0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
110 tayangan11 halaman

Panduan Lengkap Building Automation System

Building Automation System (BAS) adalah sistem otomatisasi gedung pintar yang mengontrol berbagai sistem seperti penerangan, AC, keamanan, dan alarm secara otomatis tanpa campur tangan manusia menggunakan teknologi komputer dan informasi. BAS terdiri dari controller, occupancy sensor, air handler, dan central plant yang bekerja bersama untuk mengoptimalkan efisiensi gedung.

Diunggah oleh

hafidz jody
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
110 tayangan11 halaman

Panduan Lengkap Building Automation System

Building Automation System (BAS) adalah sistem otomatisasi gedung pintar yang mengontrol berbagai sistem seperti penerangan, AC, keamanan, dan alarm secara otomatis tanpa campur tangan manusia menggunakan teknologi komputer dan informasi. BAS terdiri dari controller, occupancy sensor, air handler, dan central plant yang bekerja bersama untuk mengoptimalkan efisiensi gedung.

Diunggah oleh

hafidz jody
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

BAS

STUDY FOR ENGINEER


BY. SOFYAN

Apa itu BAS (Building Automation System)?

Building automation system adalah sebuah pemrograman, komputerisasi, intelligent network


dari peralatan elektronik yang memonitor dan mengontrol sistem mekanis dan sistem
penerangan dalam sebuah gedung. Building Automation Systems (BAS) mengoptimasi start-
up dan performansi dari peralatan HVAC dan sistem alarm. BAS menambah dalam jumlah besar
interaksi dari mekanikal subsistem dalam gedung, meningkatkan kenyamanan pemilik,
minimasi energi yang digunakan, dan menyediakan off-site kontrol gedung. BAS berbasis
kontrol komputer untuk mengkoordinasi, mengorganisasi, dan mengoptimasi kontrol subsistem
pada gedung seperti keamanan, kebakaran/keselamatan, elevator, dan lain-lain.

Bagian dari sistem

1. Controller

Controller yang digunakan biasanya terdiri dari satu atau lebih PLC (Programmable Logic
Controllers), dengan pemrograman tertentu. PLC dalam BAS digunakan untuk mengontrol
peralatan yang biasanya digunakan dalam sebuah gedung.

2. Occupancy Sensor

Occupancy biasanya didasarkan pada waktu dari skedul harian. Override switch atau sensor
dapat digunakan untuk memantau occupancy pada beberapa daerah internal gedung.

3. Lighting

Lighting dapat dinyalakan maupun dimatikan dengan Building Automation System berdasarkan
waktu harian, atau pengatur waktu dan sensor. Contoh sederhana sistem tersebut adalah
menyalanya lampu pada suatu ruangan setelah setengah jam orang terakhir keluar dari
ruangan tersebut.

4. Air Handler
BAS
STUDY FOR ENGINEER
BY. SOFYAN

Air handler digunakan untuk mengatur keluar masuknya udara dalam gedung. Pengaturan ini
dilakukan untuk menjaga agar udara tetap sesuai dengan kebutuhan serta kesehatan manusia
yang ada dalam gedung tersebut.

5. Central Plant

Central Plant dibutuhkan untuk menyuplai air-handling unit dengan air.

6. Alarms and Security

Banyak Building Automation System memiliki kemampuan alarm. Jika sebuah alarm dideteksi,
alarm tersebut dapat diprogram untuk memberitahukan seseorang. Pemberitahuan dapat
dilakukan melalui komputer, pager maupun suara alarm. Sistem sekuriti dapat disambungkan
pada building automation system. Jika occupancy sensor ada, maka sensor tersebut dapat juga
digunakan sebagai alarm pencuri.

Topologi

Jaringan otomatis gedung terdiri dari primary dan secondary bus yang terdiri
dari Programmable Logic Controllers, input / output dan sebuah user interface (human interface
device). Primary dan secondary bus dapat berupa kabel fiber optik, ethernet, ARCNET, RS-232,
RS-485 atau wireless network. Controller digunakan dengan software yang akan bekerja dengan
standar BACnet, LanTalk, dan ASHRAE. Input dan output berupa analog dan digital (binary).
Input analog digunakan untuk membaca pengukuran variabel. Input digital mengindikasikan
apabila device menyala atau tidak. Output analog mengontrol kecepatan atau posisi dari
peralatan, seperti variable frequency drive, sebuah I-P transducer, atau sebuah aktuator.
Output digital digunakan untuk membuka dan menutup relay dan switch

Building Automation System

Dalam sebuah gedung ada banyak fasilitas yang menunjang kenyamanan para penghuni gedung
seperti toilet, penerangan, AC, dan lainnya. Dari sekian banyak fasilitas yang terpasang di dalam
BAS
STUDY FOR ENGINEER
BY. SOFYAN

gedung, muncul sebuah pertanyaan , “siapa yang menyalakan dan mematikan semua fasilitas
tersebut?”

Jika hanya mengandalkan pekerja tentunya akan kesulitan, mulai dari mengontrol air yang
keluar di setiap toilet, menyalakan lampu, hingga menyalakan alarm kebakaran. Selain itu,
pihak gedung juga membutuhkan biaya yang cukup besar untuk menggaji pekerja, karena
sudah pasti dibutuhkan banyak pekerja untuk mengontrol semua fasilitas tersebut.

Building Automation System

Seiring perkembangan teknologi semua permasalahan tersebut dapat diatasi yaitu dengan
menggunakan sistem yang disebut Building Automation System. Sistem ini bisa dibilang untuk
menjalankan semua fungsi yang ada di dalam gedung secara otomatis tanpa ada campur tangan
manusia di dalamnya. Sistem ini menggunakan komputer dan juga teknologi informasi untuk
mengontrol semua kegiatan fasilitas gedung.
BAS
STUDY FOR ENGINEER
BY. SOFYAN

Building Automation System akan mengoptimasi beberapa sistem di dalam gedung seperti
sistem keamanan, lift, lampu, dan lainnya. Fungsi dari system ini sangat bermanfaat untuk
menekan biaya atau efesiensi cost yang dikeluarkan oleh management gedung. Adapun
beberapa bagian yang termasuk dalam teknologi Building Automation System (BAS) :

Occupancy Sensor

Sensor ini pada umumnya disesuaikan dengan schedule harian pada gedung. Fungsinya, sensor
ini dapat digunakan untuk memantau kondisi yang ada di dalam gedung.

Controller

Untuk controller yang digunakan terdiri dari satu atau bisa lebih PLC (Progammable Logic
Controller), tergantung pemograman yang digunakan. Sistem ini akan digunakan untuk
memantau semua peralatan yang digunakan di dalam gedung.

Air Handler

Udara di dalam gedung pasti terasa sangat sejuk, itulah fungsi dari Air Handler yang digunakan
untuk mengontrol keluar masuknya udara yang sesuai dengan banyaknya penghuni gedung.

Central Plant

Fungsi dari sistem ini untuk memberikan suplai pada Air Handler.

Lighting

Semua jenis penerangan dapat dikontrol menggunakan building automation system. Misalkan,
sistem tersebut akan mematikan lampu 25 menit setelah orang-orang keluar dari suatu ruangan
di dalam gedung.
BAS
STUDY FOR ENGINEER
BY. SOFYAN

Alarms dan Security

Kelebihan lain dari Building Automation System yaitu dapat memberikan sinyal tanda bahaya di
dalam gedung menggunakan alarm. Salah satu contohnya adalah kebakaran, ketikan ada
indikasi terjadinya kebakaran maka sistem akan menyalakan alarm dan beberapa fasilitas akan
dimatikan secara otomatis.

Dengan teknologi building automation system maka terciptalah sebuah hunian pintar yang
disebut smart building. Memang harus diakui jika kehadiran sistem ini sangat membantu semua
pengelola gedung untuk meminimalisir biaya dan menjaga keamanan gedung.

BUILDING AUTOMATION SYSTEM (BAS)

Definisi

Building
Automationdideskripsikansebagaisebuahfungsicanggihdarisebuahsistembangunan.BAS
merupakancontohdariSistemKontrolTerdistribusi.SistemKontrolitusendiriadalahkomputerisasi,
jaringanpintar (intelligent network) darialatelektronik yang
didesainuntukmemonitordanmengkontrolsistemmekanikal, elektrikal,
danpenerangandaribangunan.

BAS
direferensikansebagaisebuahtransistorberdasarkansistemelektrikalyagdigunakanuntukmengko
ntrolpemanasan, pendinginan, dansistemventilasibangunan (HVAC). BAS
jugamengkontrolpeneranganindoordanoutdoor, sekuritas, alarm kebakaran, dansemua yang
bersifatelektrikpadabangunantersebut.

DDC atauDirect Digital Control, adalahjantungdari BAS.DDC


mengukurkondisilingkungandanmembandingkannyadenganpengaturan yang diinginkan
(setpoints). DDC mengkalkulasirespon yang pantasketikakeduanyatidaksama,
danmemberikansinyaluntukmengkontroldanmengoreksiperbedaantersebut.
BAS
STUDY FOR ENGINEER
BY. SOFYAN

Fumgsi

Fungsi inti BAS adalahuntukmenjagaiklimbangunandalamjangkauan yang


sudahdispesiikasi, menyediakanpeneranganberdasarkanjadwalpemakaian,
memonitorperformasistemdankerusakanalat, danmenyediakan alarm apabilaterjadimalfungsi
(via email dan/ataupemberitahuan) kepadabuilding engineering/maintenance staff.BAS
mengurangienergibangunandanbiayaperbaikanketikadibandingandenganbangunan non-
BAS.Bangunan yang dikontrololeh BAS cenderungdisebutIntelligent BuildingatauSmart Home.

Topologi

Beberapaotomatisasibangunanbarudansolusikontrolpencahayaanmenggunakanstandart
erbukawireless mesh (sepertiZigBee). Sisteminidapatmenyediakaninteroperabilitas, yang
memungkinkanpenggunauntukmencampur-dan-menyesuaikanperangkatdariprodusen yang
berbeda, danuntukmenyediakanintegrasidengansistemkontrolbangunan lain yang kompatibel.

Input dan output dapatberupa analog atau digital


(beberapaperusahaanmengatakanbiner). Input analog
digunakanuntukmembacapengukuranvariabel. Contohnyaadalahsuhu, kelembabandan sensor
tekanan yang dapatmenjaditermistor, 4-20 mA, 0-10 volt atauthermometer resistensi platinum
(detektorresistansisuhu), atausensor wireless.
BAS
STUDY FOR ENGINEER
BY. SOFYAN

Infrastruktur

 Controller
Merupakansebuah computer yang dibuatdengantujuantertentu, wujudnyakecil,
mempunyaikemampuaninputdanoutput.
Inputmempersilakancontrolleruntukmengirimkanperintahdansinyal control kealat-
alatbawahannya, dankepadabagiandarisistem. Input danoutputdapatberupa digital atau
analog.
Padakontrolerterdapat 3 katogori:
1. Programmable Logic Controllers (PLCs)
2. System/Network Controllers
3. Terminal Unit Controllers;

Walaupundibagimenjadi 3,
sebuahalattambahanjugadapatdihadirkandalamrangkamengintegrasikan3rd party
system (cth.Sistem AC yang berdirisendiri) menjadi BAS sentral.

Contohkontroler:

 WebAccess HMI/SCADA Software


BASProadalahsebuahpaket software programming
untukaplikasibuilding automation,
bekerjasamadenganbaikdengan BAS-3500 DDC Controller.
FungsiBASProantara lain kalkulasimatematik, konversi data,
operasilogikal, alarm, event dan timer, control alogaritma
(PID, Ramp, control ON/OFF), penjadwal, kalkulasi HVAC
dan control sequensial.

 BACnet Remote I/O Modules


BAS-3500BC merupakankontrolermandiri yang dapat di
program, berbasis Ethernet, didesain special
bagiaplikasistandarbuiling
automation,BACnet.Bertanggungjawabdalammanajemendans
istemfungsi (manajemen alarm, penjadwalan, manajemen
remote, proteksiakses, dsb)
BAS
STUDY FOR ENGINEER
BY. SOFYAN

 Web-enabled DDC & I/O Modules


Ekspansi BAS-3060 modul I/O dapatberinteraksidengankontroler DDC,
ataupunmemberikanpelayanansebagaimodul I/O mandirimelaluijaringan RS-
485.Sseperti DDC, modulekspansi I/O dapat di program melaluiBASPro.
 Energy Data Concentrators
PME-1230 adalahPower Meter multi fungsidengan 3
faseuntukaplikasi sub-metering,
berjangkauandaridistribusitenaga, control motorkecil,
sampailighting load circuit. Benda inimengukurarus
individual danvoltase, KW, kwh, kvarh, PF dannilaikVAR.
Data pengukuraninidapatdilihatlangsungdari display local,
dandapatjugaditransmisikanmelalui RS-485 melalui protocol Modbus.
BEMG-4110 adalahEnergy Data Concentrator,
memfiturkan AMD Geode LX800 500MHz
daninterfasemewah (seperti serial, USB, dan
LAN).Diinstaldengan Advantech WinCE WebAccess, BEMG-
4110 merupakan browser berbasis Energy Data
Contentrator, yang manafungsi web server
lebihfleksibeldannyaman,
membuatmudahuntukmengkonfigurasidanmempertahankansistem via internet.
 Occupancy(Pemakaian)
Merupakansatudariduaataulebihmoduloperasiuntuk BAS.Mode
umumnyaadalahTakterpakai (unoccupied), pemanasanpagi (morning warmup)
danpengaturanmalamhari (night-time setback).Occupancy
biasanyaberbasiswaktudarijadwalharian.Dalam mode Occupancy, BAS
berusahamenyediakaniklim yang nyamandanpenerangan yang pas, biasanyadalam
control berbasiszonasehinggapenggunadalamsuatubagianbanguanandapat thermostat
berbeda.
 Lighting(Penerangan)
Penerangandapatdinyalakan, dimatikan, ataudimmeddengan BA ataulighting
control system yang berbasiswaktu di suatuhari. Atau sensor Occupancy, photosensors,
dan
timers.Contohtipikalnyaadalahuntukmenyalakanlampudisebuahruangselamasetengah
jam setelahpergerakanterakhirdirasakan.
BAS
STUDY FOR ENGINEER
BY. SOFYAN

Sebuahphotocelldiletakandiluarbangunansehinggadapatmerasakangelap,
danwaktudalamsehari, danmemodulasipenerangan di luarkantordan di tepatparkir.

 Air handlers
Kebanyakanpengontroludaramencampurkembalikeudaraluarsehinggahanyasedik
ittemperaturdankelembabandibutuhkan.Didapatkanpenghematanuangdenganmenggun
akan air yang kurangdinginataukurangpanas (tidaksemua AHU menggunakansirkuit air
dingin/panas).Udaraluartetapdibutuhkanuntukmenjagakesegaran/kesehatanudaradala
mbangunan.
o Constant volume air-handling units(CAV)
Tata udara yang kurangefisien.Kipaspada CAV tidakmempunyai control
kecepatan yang bervariasi. Sebaliknya, CAV menggunakansuplai air
untukmenjaga temperature dalamruangbangunan.
o Variable volume air-handling units(VAV)
Tata udara yang lebihefisien.VAV menyuplaiudarabertekanankekotak VAV,
biasanya 1 box per area/ per ruang. Tata udara VAV
dapatmengubahtekanankekotak VAV dengancaramengubahkecepatankipas.
Setiapkotak VAV mensuplai air keruangankecilsepertikantor. Memilikikatup yang
dapatmembukadanmenutup, mengeluarkanudara yang
dibutuhkansesuaipermintaan.
 VAV hybrid systems
Sistem hybrid dari CAV dan VAV
 Central plant
Dibutuhkanuntukmensuplai air bagisistemtataudara.Dapatmensuplaisistem air
dingin, sistem air panas, dansistem air condenser, jugatranformasidanaucilliary power
unitbagiemergency power.
o Chilled water system
Biasadigunakanuntukmenginginkanudarabangunandanperalatanbangunan.
o Condenser water system
Menggunakanmenarapendingindanpompadigunakanuntukmenyuplai condenser
dingindengan air kependingin.
o Hot water system
Menyuplaipanaske unit tataudaraataukotak VAV, bersamadenganpemanas air
domestic (calorifier).
 Alarms and security
BAS
STUDY FOR ENGINEER
BY. SOFYAN

Banyak BAS yang mempunyai alarm.Jikasebuah alarm dideteksi, alarm


tersebutdapat di program untukmemberitahuseseorang.Pemberitahuandapatmelalui
computer, pager, teleponselular, dan alarm yang berbunyi.
 Alarm temperature yang umumantara lain: ruang, suplaiudara, suplai air
panasdandingin.
 Switchpembedaantekanandapatdiletakan di filter
untukmenentukankebersihan.
 Umumnya alarm status.
Ketikasebuahalatmekaniksepertipompadimintauntukmulai, dan status
inpurmengindikasikan OFF. Hal inidapatmengindikasikankegagalanmekanikal.
 Mengindikasikanterbukaatautertutupnyakatup.
 Sensor
karbonmonoksidadankarbondioksidadapatdigunakanuntukmengalarmketika
kadarnyaterlalutinggi.
 Sensor refrigerant dapatdigunakanuntukmengindikasiadanyakebocoran
refrigerant.
 Sensor arusdapatdigunakanuntukmendeteksikeadaanarusrendahdikarenakan
fan belts yang salah, ataupompa yang macet.

Sistemsekuritasdapat di lokasikandalam BAS.Jika sensor occupancysedangmenyala,


makadapatdigunakansebagai alarm pencuri.

Sistem alarm apidanasapdapatmenggunakankabeluntukmengambilalih BA. Contoh: jika


alarm asapteraktivasi,
makasegalasaluranudaraluarakanditutupuntukmencegahmasuknyaudaradariluarkedala
mbangunandansistem yang lelahdapat di isolasi.

Room Automation

Adalahsebuah subset BA dengantujuanyang hampersama.


Merupakansebuahkonsolidasidarisatuataulebihsistemdibawah control sentralisasi, walaupun
dalam kasus iniadalah sebuah ruangan. Contoh umumdari room automationadalah boardroom
perusahaan, ruang presentasi, hall seminar, dimana operasi sebagian besar alat-alat ditaruh
dalam satu ruangan tersendiri.
BAS
STUDY FOR ENGINEER
BY. SOFYAN

Anda mungkin juga menyukai