Anda di halaman 1dari 12

01

PENGENALAN STATISTIKA DAN STATISTIKA DESKRIPTIF

Metode Statistika ada dua:


1. Statistika Deskriptif : Metode yang digunakan untuk mengumpulkan dan menyajikan
data, sehingga dapat memberikan informasi yang berguna.
2. Statistika Inferensia : Metode yang digunakan untuk menganalisis data dan cara menarik
kesimpulan sehingga kesimpulan dapat dinilai secara objektif (biasanya diikuti kata
peramalan).

Istilah-istilah dalam statistika


a. Populasi : Keseluruhan pengamatan yang menjadi perhatian kita.
b. Contoh : Himpunan bagian dari populasi.
c. Parameter : Suatu nilai yang menjadi karateristik dari populasi
(µ, 𝜎 , 𝜎 2 )
d. Statistik : Suatu nilai yang menjadi karateristik dari contoh.
(𝑥̅ , s, 𝑠 2 )
e. Peubah (variabel) : Karateristik dari suatu objek yang ingin diamati.

Contoh kasus: Ingin mengamati pendapatan RT di Provinsi Jawa Barat


Populasi : Seluruh RT di prov. Jawa Barat
Contoh : Beberapa RT di prov. Jawa Barat

Cara Pengambilan Data:


1. Sensus : Arahnya populasi, mengamati populasi yang ada, contoh: sensus
penduduk.
2. Survey : Arahnya contoh, contoh: survei kepuasaan pelanggan mall A.
3. Penelitian : Langsung kontak, turun ke lapangan.
4. Observasi : Mengamati tetapi tidak kontak langsung, contoh: pengamatan hewan.

Skala Pengukuran
Untuk data Kategorik :
1. Nominal (kategorisasi, pengelompokan)
Contoh: jenis kelamin, golongan darah, warna kulit.
2. Ordinal (Kategorisasi, peringkat (mengurutkan))
Contoh : Tingkat pendidikan, golongan pns, ukuran baju (S, M, L, XL)
Untuk data Numerik :
3. Interval (menggolongkan, mengurutkan, ada jarak, tidak memiliki nol mutlak)
Contoh: suhu, ipk, IQ, tahun masehi.
4. Rasio (menggolongkan, mengurutkan, ada jarak, perbandingan, memiliki nol mutlak)
Contoh : berat badan, tinggi badan, dosis pupuk.

Peringkasan Data (Pemusatan dan Penyebaran)


Beberapa ukuran pemusatan, yaitu:
1. Modus : Nilai pengamatan yang paling sering muncul
21 02
a. Buatlah sebaran bagi peluang X! 2. Median: Nilai pengamatan yang berada ditengah-tengah dari data terurut
b. Hitung nilai harapan dan simpanganbaku bagi peubah acak X! Jika n = ganjil, maka Median=X(n+1)/2
Jika n = genap, maka Median=(X(n)/2+ X(n)/2+1)/2
5. Rataan pertambahan bobot badan harian (PBBH) sapi yang diberi probiotik selama 3 3. Quartil : Nilai-nilai yang membagi data terurut menjadi 4 bagian yang sama
bulan penggemukan adalah 1,8 kg dengan simpangan baku 0,05 kg.  Cari posisi kuartil
a. Berapa % dari populasi sapi tersebut yang PBBHnya lebih dari 1,85?  nq1=(1/4)(n+1)
b. Berapa peluang seekor sapi memiliki PBBH antara 1,75 dan 1,85 kg  nq2=(2/4)(n+1)
 nq3=(3/4)(n+1)
6. Peluang seorang Balita terkena penyakit infeksi virus ‘X’ berdasarkan suatu penelitian Sehingga:
adalah sebesar 0.4. Jika disuatu daerah terdapat 100 orang balita, hitunglah : Q1 = Xn(q1); Q2 = Xn(q2) ; Q3 = Xn(q3)
a. Peluang ada lima anak balita yang terinfeksi  Nilai kuartil dihitung sebagai berikut (metode Interpolasi):
b. Peluang sedikitnya ada sepuluh anak yang terinfeksi  Xqi=Xai + hi (Xbi-Xai)
 Xai = pengamatan sebelum posisi kuartil ke-i, Xbi = pengamatan setelah posisi
7. Dalam suatu permainan judi, petaruh akan mendapat $5 bila hasil dari pelemparan tiga kuartil ke-i dan hi = nilai pecahan dari posisi kuartil.
mata uang logam adalah gambar semua atau angka semua, tetapi jika hasilnya tidak 4. Mean: merupakan pusat massa (centroid) sehingga simpangan kiri dan simpangan kanan
N
demikian maka harus membayar $3. Jika peubah acak X adalah banyaknya uang yang sama besar .
diterima oleh petaruh, tentukan: x i
a. Sebaran peluang X (Peluang untuk setiap nilai X) Populasi :  i 1

b. Berapa penerimaan harapan bagi petaruh tersebut N


n

x
c. Tentukan ragam dari X
i

8. Dalam suatu permainan judi, petaruh akan mendapat $5 bila hasil dari pelemparan tiga Contoh : x i 1

mata uang logam adalah gambar semua atau angka semua, tetapi jika hasilnya tidak n
demikian maka harus membayar $3. Jika peubah acak X adalah banyaknya uang yang Beberapa ukuran penyebaran, yaitu:
diterima oleh petaruh, tentukan: 1. Range: besarnya penyebaran data dari data terkecil sampai data terbesar
a. Sebaran peluang X (Peluang untuk setiap nilai X) W = Xmax - Xmin
b. Berapa penerimaan harapan bagi petaruh tersebut 2. Interquartile Range / Jangkauan atar kuartil :
c. Tentukan ragam dari X besarnya penyebaran data yang diukur mulai quartile satu sampai quartile tiga atau
besarnya penyebaran data dari 50% pengamatan ditengah.
9. Pada suatu populasi pohon dalam tegakan hutan tanaman jati (Tectona grandis) terdapat JAK = Q3 - Q1
100 pohon yang ukuran diameternya menyebar normal dengan nilai tengah 80 cm dan 3. Ragam : merupakan rata-rata jarak kuadrat setiap titik pengataman terhadap nilai mean
ragam 64 cm2. (rata-rata).
a. Berapa peluang mendapatkan secara acak satu pohon pada tegakan tersebut yang
∑𝑛𝑖=1(𝑥𝑖 − 𝑥̅ )2
memiliki ukuran diameter kurang dari 78 cm. Sampel ∶ 𝑠2 =
b. Berapa peluang mendapatkan secara acak satu pohon pada tegakan tersebut yang 𝑛−1
memiliki ukuran diameter antara 78 cm sampai dengan 84 cm. 2
∑𝑁
𝑖=1(𝑥𝑖 − µ
̅)
Populasi ∶ σ2 =
𝑁
Histogram
1. Menjulur kiri: Modus > Median > Mean.
2. Sebaran normal: Bentuk lonceng, simetris, Mean = Modus = Median.
3. Menjulur kanan: Mean > Median > Modus.
03 20
Membuat tabel frekuensi C. Peluang tidak satupun pelamar diterima kerja di perusahaan XXXX adalah sebesar
1. Tentukan jumlah kelas 0.65
k = 1 + 3.3 log(n) D. Semua jawaban benar
2. Tentukan lebar kelas 12 Tiga orang ibu akan melahirkan bayi tunggal. Peluang setiap ibu untuk melahirkan
𝑋(𝑛) − 𝑋(1) bayi perempuan atau bayi laki-laki sama. Peluang semua bayi yang dilahirkan laki-
𝑐=
𝑘 laki sama dengan:
3. Buat batas kelas A. 0.125 B. 0.250 C. 0.500 D. 0.875
4. Buat tepi kelas 13 Nilai ragam peubah acak X yang mempunyai distibusi peluang sebagai berikut adalah:
Tepi bawah = batas bawah – 0,5 ( satuan data) X 0 1 2 3
Tepi atas = batas atas + 0,5 ( satuan data) p(x) 0,41 0,38 0,20 0,01
5. Hitung frekuensi
A. 0,61 B. 0,78 C. 0,81 D. 1,27
Diagram dahan Daun
- Informasi penyebaran dan pemusatan data
- Informasi data masih lengkap
III. ESSAY
- Jumlah dahan ideal ± 12 dahan

Jika dibagi 2 : 1. Peluang suatu pertanaman padi mendapat serangan hama dan penyakit pada suatu
Simbol ( . ) untuk 0-4 musim tanam adalah 1/3. Jika kita melakukan survei terhadap 3 petani padi di daerah
Simbol ( * ) untuk 5-9 Karawang, dan X adalah peubah acak yang menyatakan banyaknya petani yang
Jika dibagi 5 : mengalami kerugian karena tanamannya terserang hama dan penyakit.
Simbol ( . ) untuk 0-1 a. Buat sebaran peluang bagi peubah acak X tersebut.
Simbol ( t ) untuk 2-3 b. Hitung nilai harapan dan ragam bagi X.
Simbol ( f ) untuk 4-5 c. Jika nilai kerugian akibat serangan hama dan penyakit tersebut Rp 2 juta per petani,
Simbol ( s ) untuk 6-7 dan peubah acak Y menyatakan besarnya kerugian yang diderita petani padi (Y = 2X),
Simbol ( * ) untuk 8-9 maka hitung rata-rata dan ragam dari besarnya kerugian akibat serangan hama dan
penyakit tersebut.

2. Sebuah badan penelitian pertanian menghasilkan varietas padi baru yang memiliki
potensi produksi dengan rata-rata 7.5 ton/ha dan simpangan baku 0.6 ton/ha. Bila
terkena serangan hama ringan, maka produksinya turun berkisar antara 5.7 dan 6.7
ton/ha. Diasumsikan produksi padi varietas baru tersebut menyebar normal.
a. Berapa peluang pada musim tanam mendatang seorang petani yang menanam
varietas padi baru tersebut mampu menghasilkan paling sedikit 7.2 ton padi per
hektar?
b. Bila ada 100 petani yang menanam varietas baru tersebut, berapa petani yang
mengalami serangan hama dengan tingkat serangan ringan?
c. Berapa batas terendah dari 5% potensi produksi tertinggi?

3. Peluang seekor ikan sakit insang adalah 0.3. Bila di dalam wadah terdapat 10 ekor ikan,
berapakah peluang terdapat 4 ekor ikan yang terkena penyakit insang?

4. Sebuah kotak berisi 10 telur, terdapat 3 diantaranya sudah busuk. Seseorang mengambil
4 telur secara acak. Bila X menyatakan banyaknya telur yang terambil oleh orang
tersebut.
19 04
A. E(X)=10 dan Var(X)=16 B. E(X)=100 dan Var(X)=160 LATIHAN SOAL
C. E(X)=100 dan Var(X)=1600 D. E(X)=10 dan Var(X)=1600
I. BENAR/SALAH
3 Satu karung beras rata-rata memiliki 5 butir gabah. Peluang suatu karung beras yang
akan anda beli bebas gabah sebesar: Jawaban
No Pernyataan
A. 1-e -5
B. e -5
C. 5e -5
D. 5!e -5 (B/S)
Statistika merupakan suatu ilmu yang mempelajari tentang
4 Kiriman uang per bulan dari orang tua yang diterima mahasiswa menyebar normal 1
teknik/cara agar suatu data menjadi informasi yang bermakna
dengan mean=500 ribu rupiah dan simpangan baku=100 ribu rupiah. Berapa kiriman
Statistika deskriptif adalah cabang ilmu statistika yang mempelajari
uang tertinggi dari 5 % mahasiswa yang mendapat kiriman terendah? 2
tentang teknik penyajian dan peringkasan data.
Skala pengukuran peubah dapat dibedakan menjadi empat yaitu
A. 394.0 B 335.5 C. 664.5 D. 695.0 3
nominal, ordinal, interval dan rasio.
5 Nilai harapan banyaknya pesawat televisi yang kondisinya rusak pada pemilihan
Skala pengukuran interval merupakan skala pengukuran yang
televisi secara acak sebanyak 2 buah dari 4 televisi yang kondisinya baik dan 3 televisi
besarannya dapat berfungsi mengklasifikasikan, mengurutkan dan
yang kondisinya rusak adalah: 4
besarannya dapat dibedakan tapi tidak bisa diperbandingkan serta
A. 0,857 B. 1,143 C. 1,715 D. 1,286 besaran nolnya bukan merupakan nilai mutlak.
Tinggi badan manusia hanya dapat diukur dengan menggunakan skala
6 Peluang munculnya angka pada mata uang dan bilangan prima ganjil pada dadu pada 5
pengukuran rasio.
pelemparan sebuah mata uang dan sebuah dadu yang masing-masing seimbang
Ukuran pemusatan data yang menyatakan pengamatan paling sering
sebanyak 1 kali adalah: 6
muncul adalah median.
A. 3/12 B. 2/12 C. 4/12 D. 6/12 Mean atau rata-rata adalah salah satu ukuran pemusatan data yang
7
7 Jika peubah acak X mempunyai nilai tengah 18 dan simpangan baku 2,5 maka sangat sensitif terhadap nilai ekstrem/pencilan
peluang X lebih dari 16 adalah: 8 Median adalah ukuran pemusatan yang sensitif terhadap data ekstrim
A. 0,2119 B. 0,1030 C. 0,7881 D. 0,8970 9 Modus adalah ukuran pemusatan yang bersifat unik
8 Peluang terdapat 3 pohon sengon terserang hama inger-inger dari pengamatan Histogram adalah suatu diagram yang dapat digunakan untuk melihat
10
contoh acak 10 pohon sengon jika diketahui peluang terserang hama inger-inger sebaran suatu data
sebesar 0,2 adalah: Data yang sebarannya menjulur ke kanan, rataan data tersebut akan
11
lebih kecil dari median.
A. 0,2668 B. 0,2013 C. 0,0008 D. 0,0090 Untuk mengukur kecantikan seseorang sebaiknya digunakan skala
2 2 12
9 Jika diketahui Y = 2X – X Y adalah: rasio
Lima dari enam penghuni asrama putra berasal dari keluarga tidak
A. 3 B. 8 C. 11 D. 16 13
mampu
10 Probabilitas sebuah komponen dapat lolos uji tertentu adalah 2/3 dan mengikuti
14 Kuartil pertama (Q1) pasti lebih kecil dari rataan
distribusi binomial. Probabilitas bahwa tiga dari enam komponen yang diuji
berikutnya lolos uji adalah: 15 Kualitas buah mangga sebaiknya diukur dengan skala interval
Parameter yang diukur dalam penelitian itu adalah penghasilan
A. 160/729 B. 20/729 C. 30/729 D. 40/729 16
keluarga
11 Lima orang sarjana melamar kerja pada suatu perusahaan XXXX. Menurut informasi 17 Modus adalah frekuensi yang sering muncul
diketahui peluang seorang diterima kerja pada perusahaan tersebut sebesar 0.4.
18 Rata-rata mahasiswa SPS-IPB bekerja sebagai dosen
Manakah pernyataan tersebut yang benar?
A. Besarnya harapan jumlah pelamar yang diterima kerja pada perusahaan XXXX dari 19 Nilai yang merupakan hasil fungsi dari data contoh adalah parameter
10 pelamar adalah 4 orang. Rata-rata dari kuadrat simpangan setiap nilai pengamatan terhadap
B. Jumlah pelamar yang diterima kerja di perusahaan XXXX adalah peubah acak 20
rata-rata contohnya dikenal dengan istilah ragam contoh
binomial
05 18
Penggunaan nilai tengah sebagai ukuran pemusatan data mempunyai LATIHAN SOAL
21 keunggulan kekar terhadap data ekstrim dibandingkan dengan
median I. BENAR/SALAH
Sama seperti halnya dengan median, penentuan nilai quartil
22 Jawaban
dilakukan terhadap satu set data yang telah diurutkan No Pernyataan
Salah satu keuntungan dari diagram dahan daun dibandingkan (B/S)
23 dengan tabel sebaran frekuensi ialah informasi data asal masih Peubah acak merupakan suatu fungsi pemetaan dari ruang bilangan riil ke
1
tersedia. ruang kejadian
Analisis statistika yang bertujuan untuk menyajikan data dalam 2 Peubah acak tentang jumlah kejadian sukses mengikuti sebaran Bernoulli
24
bentuk tabel atau grafik dikenal sebagai statistita deskriptif Sebaran Normal adalah sebaran peubah acak yang berbentuk lonceng,
Analisis statistika yang bertujuan meringkas (ukuran pemusatan dan 3 simetri terhadap mean/median/modus, sehingga peluang disebelah kiri
25 penyebaran) data sehingga data menjadi informasi yang mudah dan kanan dari nilai mean sama besar yaitu 0.5.
dipahami disebut sebagai statistika inferensia Peubah acak adalah suatu fungsi yang memetakan kejadian ke dalam
Pendugaan dengan menggunakan pendekatan statistic dapat 4
26 bilangan rill dalam selang tertutup [0,1].
memberikan hasil yang pasti Jika suatu peubah acak menyebar normal maka peubah acak tersebut
27 Sumber data dapat berasal dari hasil pengukuran 5
akan memiliki mean, median serta modus yang sama
Hasil pengukuran berat badan. Misalnya, bayi A memiliki berat badan 6 Sebaran Bernouli adalah bentuk khusus dari sebaran Binomial
8 kg, dan bayi B memiliki berat badan 4 kg, maka dapat disimpulkan Peubah acak yang menyebar menurut sebaran Poisson adalah peubah
28 7
bahwa bayi A dua kali lebih berat daripada bayi B. skala tersebut acak kontinu
dikenal sebagai skala interval
Peluang dari suatu peubah acak diskrit bernilai tunggal tertentu akan
8
selalu nol
Nilai harapan dan ragam dari peubah acak kontinu menggunakan konsep
II. PILIHAN GANDA 9
integral.
No Pertanyaan Pelemparan sekeping uang logam bersisi angka dan gambar sebanyak 1
10 kali merupakan kejadian Binomial, sedangkan jika pelemparan dilakukan 5
1 Rata-rata dan ragam dari data berikut: 4, 5, 8, 8, 9 adalah:
kali merupakan kejadian Bernoulli
A. 6.8 dan 4.7 C. 8 dan 4.7
B. 6.8 dan 2.168 D. 8 dan 2.168 Sebaran normal mempunyai bentuk kurva yang simetris sehingga nilai
11
median, modus, dan mean berada pada satu titik yang sama
2 Rata-rata dari 10 pengamatan adalah 5, sedangkan jika satu pengamatan
terbesarnya dibuang rata-ratanya menjadi 4.5. Berapakah nilai pengamatan
II. PILIHAN GANDA
terbesar yang dibuang tersebut?
A. 9 C. 10
No Pertanyaan
B. 9.5 D. Semua jawaban salah
1 Peubah acak X diketahui menyebar normal dengan nilai tengah 50 dan ragam 100,
3 Median dari 10 pengamatan adalah 55. Jika pengamatan terbesarnya dikalikan 100
maka pernyataan yang benar
maka median dari data yang baru adalah:
A. 77.5 C. 45 A. Modus dari peubah acak X adalah 50
B. 55 D. 100 B. Median dari peubah acak X adalah 50
4 Dalam suatu percobaan, salah satu respon yang diukur adalah tinggi tanaman. C. Peluang pengamatan yang kurang dari 50 adalah 0.5
Peubah respon tinggi tanaman dapat diukur menggunakan skala pengukuran
A. Ordinal C. Rasio D. Semua pernyataan di atas benar
B. Nominal D. Jawaban A dan C benar 2 Nilai harapan suatu peubah acak X adalah 10 dan ragamnya 16. Jika peubah acak X
dikalikan 10 maka,
17 06
Peubah Acak Kontinu, nilainya tidak bisa tercacah 5 Jika x1, x2, …,x10 memiliki rata-rata 10 maka rata-rata dari x1/2+1, x2/2+2, ….,
1. Peubah Acak Normal x10/2+10 adalah:
𝑥− 𝜇
Rumus normal baku : z = A. 10.5 C. 55
𝜎
B. 60 D. 10
Peluang pada sebaran Normal adalah luas dibawah kurva kepekatan Normal 6 Data populasi terdiri atas: 30, 15, 25, 35, 30, 40, 15, 30, 25, 40 maka nilai
Catatan: belajar baca tabel Normal tengahnya adalah:
A. 35 C. 28,5
Contoh : Lamanya perjalanan karyawan untuk sampai ke kantornya rata-rata 24 menit B. 30 D. 25
dengan simpangan baku 6 menit. Disediakan kopi bagi karyawan yang datang 7 Data contoh terdiri atas: 40, 70, 10, 50, 30, 80 maka mediannya adalah:
sebelum jam 8.00. jika A berangkat pada jam 07.40. Berapa peluang A tidak A. 70 C. 25,8
mendapatkan kopi ? B. 23,6 D. 45
8 Suatu data contoh berukuran 10 diketahui bahwa ∑x2 = 123,456 dan ∑x = 7,890
maka ragam contohnya adalah :
A. 3,609 C. 13,026
B. 11,723 D. 3,424
9 Statistika menyediakan alat bantu untuk menformalkan dan membakukan
prosedur-prosedur untuk menarik kesimpulan, yaitu dengan memperkenalkan
langkah-langkah untuk mengambil kesimpulan dari fakta yang diperoleh dari
sample. Prosedur untuk menarik kesimpulan tentang sejumlah kejadian
berdasarkan pada pengamatan sebagian saja dari kejadian tersebut (dengan cara
sampling) dikenal sebagai:
A. Statistika inferensia C. Statistika parametric
B. Statistika Deskriptif D. Statistika non-parametrik
10 Data hasil pengamatan (setelah diurutkan) adalah 48, 49, 57, 61, 79, 80, 80, 81, 83
dan 90. Pernyataan berikut betul, kecuali:
A. Q1= 57, C. median = 79,5, ,
B. Q2=79,5 D. jangkauan antar kuartil (JAK) = 24,5

III. ESSAY

1. Berikut adalah data produksi usaha kecil dan menengah (dalam ton/bulan) di daerah A:
29 22 16 17 30 11 13 50 21 13 10 33
23 23 20 12 21 27 29 18 22 14 31 24

Berdasarkan data tersebut :


a. Cari rataan dan ragam data tersebut
b. Buat diagram dahan daun!
c. Hitung statistik 5 serangkai (median, Q1, Q3, Min, Max)-nya!
d. Buat diagram kotak garis (boxplot)!
e. Informasi apa yang bisa diperoleh dari diagram kotak garis pada point (c)!
07 16
2. Lengkapilah tabel berikut dengan skala pengukuran yang sesuai (nominal, ordinal, Sifat Ragam
interval dan rasio) a. V (c) =0
Skala b. V (cX) = c2 V(x)
NO. Peubah c. V (aX ±c) = a2 V(x)
Pengukuran
Tingkat gizi balita (kurang, cukup, baik, sangat baik) Contoh : Dari contoh sebelumnya, tentukan
1
1. V (x)
2 Nilai indeks prestasi kumulatif (IPK) 2. V (X + 2X + 3)
3 Taraf penyakit : ringan, sedang, berat, sangat berat
Metode kontrasepsi yang digunakan (pil KB, suntik, IUD, Peubah Acak Diskret, nilainya hanya pada himpunan bagian yang tercacah {x1, x2, …} dari R
4 1. Bernoulli = Hasilnya hanya ada dua kemungkinan yaitu ‘sukses’ dengan peluang p dan
pasektomi, kondom, dll)
‘gagal’ dengan peluang (1-p)
5 Tingkat inflasi negara pada selang waktu tertentu (%)
𝑝 𝑥 (1 − 𝑝)1−𝑥 𝐽𝑖𝑘𝑎 𝑥 = 0, 1, … , 𝑛
6 Nilai kecerdasan (IQ) Px(x,p) = {
0 𝐽𝑖𝑘𝑎 𝑥 𝑙𝑎𝑖𝑛𝑛𝑦𝑎
7 Penghasilan rumah tangga per bulan (Rp) E(x) = p
8 Letak bujur dan lintang suatu tempat (derajat) V(x) = p(1-p)
9 Penyebab penyakit: Virus, bakteri, bahan kimia dll
2. Binomial = Peubah acak Bernoulli yang diulang secara bebas dan identik sebanyak u kali
Jenis pekerjaan kepala rumah tangga (petani, peternak, PNS,
10 atau banyaknya sukses diantara u ulangan.
wira suasta, dll)
(𝑛)𝑝 𝑥 (1 − 𝑝)𝑛−𝑥 𝑗𝑖𝑘𝑎 𝑥 = 0, 1, … , 𝑛
Dalam suatu penelitian tingkat kesukaan konsumen terhadap Px(x, n, p) = { 𝑥
suatu produk, sering digunakan skala 3 untuk menunjukkan 0 𝑗𝑖𝑘𝑎 𝑥 𝑙𝑎𝑖𝑛𝑛𝑦𝑎
11 E(x) = np
suka, 2 menunjukkan sedang, dan 1 untuk menunjukkan tidak
V(x) = np(1-p)
suka. Skala tersebut dikenal sebagai skala:
Contoh :
3. Suatu survey dilakukan untuk mengetahui minat konsumen terhadap produk susu
1. P(X = 2) dengan p= 0.7 dan n=7
kambing olahan. Survei dilakukan melalui kuisioner pada suatu majalah peternakan.
2. P(X > 2) dengan p= 0.7 dan n=7
Pembeli majalah tersebut dapat mengirimkan kuisioner yang telah diisi ke alamat
3. P(2 < X < 5) dengan p= 0.7 dan n=7
redaksi. Beberapa pertanyaan dalam kuisioner menyangkut umur responden (tahun),
4. Sebuah mata uang yang seimbang dilempar sebanyak enam kali. Tentukan peluang
jenis kelamin (pria, wanita), pekerjaan (PNS, Pegawai Swasta, pedagang,
munculnya empat sisi muka
petani/peternak, wiraswasta, dll) dan tingkat kesukaan pada susu tersebut (sangat suka,
suka , kurang suka, tidak suka).
3. Poisson = Memiliki peluang yang sangat kecil serta menyatakan banyaknya kejadian yang
a. Sebutkan populasi dan contoh pada survey di atas!
terjadi pada suatu interval tertentu
b. Sebutkan peubah yang diamati dalam survey tersebut dan klasifikasikan masing- 𝑒 −𝜇 𝜇 𝑥
masing peubah berdasarkan (jenis dan skala pengukurannya)! 𝑗𝑖𝑘𝑎 𝑥 = 0, 1, 2, …
Px(x) ={ 𝑥!
0 𝑗𝑖𝑘𝑎 𝑥 𝑙𝑎𝑖𝑛𝑛𝑦𝑎
4. Berikut adalah data usia penduduk di Desa Sukatani : E(x) = 𝜇
50 45 23 28 67 62 41 68 37 60 41 70 47 66 51 57 40 36 38 72 V(x) = 𝜇
a. Buatlah diagram dahan daun untuk data tersebut! Catatan : Belajar baca tabel Poisson
b. Hitunglah statistik 5 serangkai (median, Q1, Q3, Min, Max) untuk data tersebut!
c. Buatlah diagram kotak garis (boxplot) dari data tersebut! Contoh :
d. Berdasarkan hasil pada point (c), adakah nilai ekstrim pada data tersebut ?Jelaskan Misalkan secara rata-rata. banyaknya kecelakaan lalu lintas yang terjadi di suatu simpang
jawaban anda! jalan adalah sebuah keceakaan per minggu
a. Tentukan peluang bahwa dalam satu minggu terjadi paling banyak sebuah kecelakaan
b. Tentukan peluang bahwa dalam dua minggu terjadi paling banyak dua kecelakaan
c. Periksa apakah peluang terjadinya sebuah kecelakaan dalam satu minggu adaiah sama
dengan peluang terjadinya dua kecelakaan dalam dua minggu!
08
15 KONSEP DASAR PELUANG
KONSEP PEUBAH ACAK DAN SEBARAN PELUANG

Peluang adalah suatu bentuk matematik dari sifat acak


Peubah acak = fungsi yang memetakan ruang kejadian ke ruang bilangan riil Percobaan :
Misal : melempar tiga mata uang dan X menyatakan banyaknya sisi muka yang muncul, maka 1. Deterministik : Suatu percobaan yang hasilnya sama
X adalah suatu peubah acak. X = {0,1,2,3} 2. Probabilistik : Kemungkinan hasilnya percobaan sembarang (acak)
Fungsi Sebaran Ruang contoh = himpunan semua hasil dari suatu percobaan acak
 Fx(x) = P(X ≤ x) Titik Contoh = Setiap unsur atau anggota dari ruang contoh
Contoh : Buatlah fungsi sebaran dari contoh sebelumnya! Ilustrasi: Jika kita melempar dua keping mata uang maka ruang contohnya adalah MM, MB,
BM, BB
Dengan fungsi sebaran, berbagai pertanyaan peluang dapat dijawab seperti :
a. P (a < X < b) = P(X < b) – P(X ≤ a) = Fx (b-) – Fx (a) Kejadian (E) = himpunan bagian dari suatu ruang contoh
b. P (a < X ≤ b) = P(X ≤ b) – P(X ≤ a) = Fx (b) – Fx (a) 1. Kejadian Sederhana : Suatu kejadian yang hanya terdiri dari satu unsur ruang
c. P (a ≤ X < b) = P(X < b) – P(X < a) = Fx (b-) – Fx (a-) contoh
d. P (a ≤ X ≤ b) = P(X ≤ b) – P(X ≤ a) = Fx (b) – Fx (a-) 2. Kejadian Majemuk : Gabungan dari beberapa kejadian sederhana
e. P (X = a) = P(X ≤ a) – P(X < a) = Fx (a) – Fx (a-) 3. Kejadian Mustahil : Suatu kejadian yang tidak mungkin terjadi atau tidak
f. P (X > a) = 1 – P(X ≤ a) = 1 – Fx(a) memiliki unsur ruang contoh
g. P (X ≥ a) = 1 – P(X < a) = 1 – Fx(a-) Ilustrasi: Kejadian munculnya sisi muka lebih banyak daripada sisi belakang pada
Contoh : Jawab pertanyaan berikut ! pelemparan 3 mata uang
1. P (1 < X < 2) Operasi Kejadian
2. P (1 < X ≤ 2) 1. Komplemen suatu kejadian
3. P (1 ≤ X < 2) Suatu kejadian yang unsurnya adalah semua anggota ruang contoh yang tidak merupakan
4. P (1 ≤ X ≤ 2) unsur dari kejadian E.
5. P (X = 1) 2. Dua Kejadian lepas
6. P (X > 1) Jika dan hanya jika tidak ada unsur dari A yang juga merupakan unsur dari B atau
7. P (X ≥ 1) sebaliknya
P (A ∪ B) = P(A) + P(B)
Nilai Harapan dan Ragam Jadi, P(A1 ∪ A2 ∪ … ∪ An) = P(A1) + P(A2) + … + P(An)
 Nilai harapan dari peubah acak adalah pemusatan dari nilai peubah acak jika percobaannya 3. Gabungan dua kejadian (A ∪ B)
dilakukan secara berulang-ulang sampai tak berhingga kali Suatu kejadian yang unsurnya adalah unsur kejadian A, kejadian B atau unsur keduanya
1. Untuk Diskret : E(x) = ∑𝑥∈𝐴 𝑥𝑝(𝑥) 4. Irisan dua kejadian (A ∩ B)

2. Untuk Kontinu : E(x) = ∫−∞ 𝑥𝑓(𝑥) Suatu kejadian yang unsurnya adalah dua kejadian sekaligus unsur kejadian A dan
kejadian B
Sifat Nilai Harapan
1. E(c) =c Cara Menghitung Ukuran Ruang Contoh
2. E(cX) = c E(x) A. Kaidah Penggandaan = dibentuk dari komponen yang saling bebas yang memiliki n1 cara,
3. E (aX ± c) = a E(x) ± c n2 cara, dll.
c = konstanta n(S) = n1 x n2 x …
Contoh : Dari contoh sebelumnya, tentukan: Ilustrasi :
1. E(x) 1. Melempar 3 buah mata uang
2. E(X + 2X + 3) N(S) = 2 x 2 x 2 = 23 = 8
2. Ada berapa banyak cara untuk menyusun 4 huruf secara berbeda dari alphabet jika :
 Ragam = untuk mengukur tingkat sebaran nilai peubah acak a. Huruf s tidak boleh digunakan
Rumus : V(X) = E(X- E(X))2 = E(X2) – (E(X))2 b. Huruf s harus digunakan
09 14
c. Kata harus dimulai dari huruf s tersebut adalah 20%. Berapakah peluang seorang mahasiswa mendapatkan nilai A pada
d. Kata harus dimulai dengan huruf vokal mata kuliah Pengantar Komputer bila diketahui bahwa dia mendapatkan nilai A pada
3. Permutasi = kejadian dimana susunan objek yang terpilih diperhatikan mata kuliah Metode Statistika?
𝑛 𝑛! 𝑛 𝑥 (𝑛 − 1) 𝑥 (𝑛 − 2) 𝑥 … 𝑥 0!
𝑝 = =
𝑟 (𝑎 − 𝑟)! (𝑛 − 𝑟) 𝑥 (𝑛 − 𝑟 − 1) 𝑥 … 𝑥 0! 9. Di dalam suatu bak terdapat 4 ikan mas, 6 ikan lele, dan 10 ikan gurame. Lalu, diambil 5
ikan dari bak tersebut. Berapakah peluang kelima ikan yang terambil tersebut terdiri dari
Ilustrasi : Banyaknya kemungkinan yang dihasilkan dari kejadi terambilnya 2 ikan mas, 2 ikan lele, dan 1 ikan gurame?
dua kupon dari 20 kupon adalah 𝑝 20
2
= 380
4. Kombinasi = Kejadian dimana susunan objek yang terpilih tidak diperhatikan 10. Seorang penjual sepeda motor memiliki stok 10 buah motor di tokonya, empat
𝑛 𝑛! 𝑛 𝑥 (𝑛 − 1) 𝑥 (𝑛 − 2) 𝑥 … 𝑥 0! diantaranya berwarna merah dan sisanya berwarna hitam. Tuan A ingin membeli 3 buah
𝑐 = =
𝑟 (𝑛 − 𝑟)! (𝑛 − 𝑟) 𝑥 (𝑛 − 𝑟 − 1) 𝑥 … 𝑥 0! sepeda motor dari penjual tersebut. Hitunglah:
a. Ada berapa banyak cara memilih sepeda motor tersebut?
Ilustrasi: Terdapat 5 orang perempuan dan 7 orang laki-laki yang b. Berapa peluang Tuan A mendapatkan tepat dua buah motor yang berwarna merah?
mencalonkan sebagai panitia dies natalis IPB ke-50. Hitunglah c. Berapa peluang Tuan A mendapatkan semua sepeda motor yang berwarna hitam?
banyaknya kemungkinan yang diambil untuk panitia yang terdiri
dari 2 perempuan dan 3 laki-laki!

B. Kaidah Susunan
1. Menyusun n benda secara lurus = n!
2. Menyusun n benda secara melingkar = (n-1)!
3. Menyusun dari n benda yang terdiri dari beberapa jenis yang sama misal n1 sama, n2
sama dll secara lurus
4. Menyusun n benda yang terdiri dari beberapa jenis yang sama misal n1 sama, n2
sama, dll secara melingkar
5. Jika n benda yang harus berdekatan maka dianggap jadi suatu benda
6. Jika ada benda yang tidak boleh berdekatan, perhitungannya ialah cara benda
disusun bebas-cara benda-benda tersebut disusun berdekatan
Ilustrasi:
Sepuluh pasangan (laki-laki - perempuan) ingin duduk di 20 kursi yang tersedia
a. Banyaknya cara penempatan ke sepuluh pasangan duduk pada kursi panjang
b. Banyaknya cara penempatan ke sepuluh pasangan duduk pada kursi melingkar
c. Banyaknya cara penempatan 20 orang tersebut (10 pasangan) dengan syarat
dikelompokan antara laki – laki dan perempuan di kursi memanjang
d. Banyaknya cara penempatan 20 orang tersebut (10 pasangan) dengan syarat
dikelompokan antara laki – laki dan perempuan di kursi melingkar
e. Banyaknya cara penempatan jika anggota dari sepuluh pasangan tersebut yaitu
si A (laki - laki) dan si B (laki - laki) ingin duduk berdekatan terus
f. Banyaknya cara penempatan jika anggota dari sepuluh pasangan tersebut yaitu
si A (laki - laki) dan si B (laki - laki) tidak ingin duduk berdekatan karena mereka
sedang ada masalah

C. Kaidah Pembagian
1. n buah benda berbeda dibagi ke k tempat yang kapasitasnya berlebih dan bebas = kn
2. Jika kapasitas terbatas / tidak bebas
13 10
10 Peluang suatu penerbangan yang telah terjadwal teratur berangkat tepat waktu Ilustrasi: Terdapat 85 mahasiswa yang akan melakukan fieldtrip ke Bali. Dengan
P(B) = 0,83; peluang sampai tepat waktu P(S)=0,82 dan peluang berangkat dan tersedianya 3 bis. Berapa cara menempatkannya jika :
sampai tepat waktu P(B∩S) = 0,78. Peluang bahwa pesawat sampai tepat waktu a. Kapasitas bis masing – masing 90 orang
bila diketahui berangkat tepat waktu adalah: b. Kapasitas bis masing – masing 60 orang
A. 0,93, B. 0,94, C. 0,95, D. 0,96
Peluang Suatu Kejadian
11 Seperti soal sebelumnya, peluang bahwa berangkat tepat waktu jika diketahui 𝑛(𝐴)
sampai tepat waktu adalah: P(A) = dengan
𝑛(𝑠)
A. 0,93, B. 0,94, C. 0,95, D. 0,96 n(A) = Banyaknya kejadian
12 Peluang munculnya angka pada mata uang dan bilangan prima ganjil pada dadu n(S) = Banyaknya ruang contoh
pada pelemparan sebuah mata uang dan sebuah dadu yang masing-masing Syarat peluang: 0 ≤ P(A) ≤ 1
seimbang sebanyak 1 kali adalah: P(∅) = 0
P(S) = 1
A. 3/12 B. 2/12 C. 4/12 D. 6/12
Ilustrasi : Tiga mata uang dilempar sekali, berapa peluang untuk muncul jumlah muka lebih
banyak daripada jumlah belakang dalam sekali pelemparan.
III. ESSAY
Rumus-Rumus Peluang
11. Kandungan Vitamin B12 (Cyanocobalamine) pada minuman energy diketahui menyebar
1. P (Ec) = 1 – P(E) [Peluang Komplemen]
normal dengan nilai tengah 5 mg dengan ragam 0.0625 mg2. Hitunglah:
2. P (A ∩ Bc) = P(A) – P(B) [Peluang A selain B]
b. Peluang kandungan vitamin B12 dalam suatu minuman energy kurang dari 5 mg
3. P (A ∪ 𝐵) = P(A) + P(B) – P(A ∩ 𝐵)
c. Peluang kandungan vitamin B12 dalam suatu minuman energy berada antara 2.5 mg
4. P (A ∩ B) = P(A) P(B) [Peluang jika A dan B saling bebas]
sampai 7.5 mg
5. P(A) = P (A ∩ B) + P (A ∩ Bc)
d. Peluang kandungan vitamin B12 dalam suatu minuman energy sebesar 5 mg.
e. Jika ingin dibuat kategori kandungan vitamin B12 dalam berbagai minuman energy Peluang Bersyarat = Peluang suatu kejadian A jika kejadian lain (missal B) diketahui telah
yang beredar di pasaran, dengan ketentuan 20% berkadar sangat tinggi, 35% terjadi.
berkadar tinggi, 40% berkadar sedang dan sisanya berkadar rendah. Tentukanlah P (A ∩ B)
P(A | B) =
batasan kandungan vitamin B12 untuk setiap kategori. 𝑃(𝐵)
Jika A dan B saling bebas maka P(A | B) = P(A)
12. Seseorang membawa sebuah kantong belanja yang berisi 6 buah apel lokal (L) dan 4 buah Ilustrasi :Misalkan tukang pos yang bertugas untuk mengantarkan surat terdiri dari 12 orang
apel impor (I) yang baru dibeli dari sebuah toko buah. laki-laki dan 8 orang perempuan. Diantara 12 orang laki-laki terdapat 4 orang gendut
a. Bila sebuah apel diambil secara acak dari kantong tersebut, ada berapa macam dan 8 orang kurus, serta 8 orang wanita terdapat 5 orang gendut dan 4 orang kurus.
kemungkinan apel itu terambil tanpa membedakan jenisnya? Berapa peluang Berapakah peluang orang yang mengantarkan laki-laki jika diketahui orang yang
terambil apel lokal? Dan berapa peluang terambil apel impor? mengantarkan orang gendut ?
b. Bila dua buah apel diambil secara acak tanpa pemulihan, hitung berapa banyak
Hukum Penggandaan Peluang
kemungkinan contoh terambil bila urutan jenis apel tidak diperhatikan (misalnya, LI
P (A1 ∩ A2 ∩ A3 ∩ … ∩ An) = P(A1) P(A2 | A1) P(A3 | A1 ∩ A2) ….. P(An | A1 ∩ A2 ∩ A3 ∩ … ∩ An-1)
dan IL adalah sama)? Berapa peluang kedua apel tersebut adalah apel lokal (P(LL))?
c. Dari butir b, bila apel pertama terambil adalah apel lokal, berapa peluang apel kedua Hukum Peluang Total
terambil adalah apel impor (P(I|L))? P(A) = [P(A | B) P(B)] + [P(A | Bc) P(Bc)]
d. Diketahui bahwa peluang terserang lalat buah (S) jika apel lokal atau P(S|L) adalah
0,2 dan jika apel impor atau P(S|I) adalah 0,3. Jika dari kantong buah tersebut
diambil sebuah apel secara acak dan ternyata terdapat lubang gigitan ulat lalat buah,
berapa peluang bahwa apel tersebut adalah apel impor atau P(I|S)?

13. Di antara mahasiswa terdapat 70% yang mendapatkan nilai A untuk mata kuliah Metode
Statistika, dan 40% mahasiswa memperoleh nilai A untuk mata pelajaran Pengantar
Komputer. Sedangkan, mahasiswa yang memperoleh nilai A pada kedua mata kuliah
11 12
LATIHAN SOAL II. PILIHAN GANDA

I. BENAR/SALAH No Pertanyaan
1 Dalam sebuah kotak terdapat dua buah kelereng merah, tiga buah kelereng biru
Jawaban
No Pernyataan dan satu buah kelereng putih. Jika dari dalam kotak diambil 2 buah kelereng
(B/S)
secara bersamaan, berapakah peluang terambil satu kelereng merah dan satu
Ruang contoh adalah suatu gugus atau set yang anggotanya kelereng biru?
1 merupakan semua hasil (outcome) dari suatu percobaan atau A. 2/6 B. 6/15 C. 1/6 D. Salah semua
eksperimen. 2 Dari soal No. II.8, jika dari dalam kotak diambil 2 buah kelereng satu persatu
Kejadian adalah sub set atau himpunan bagian dari suatu ruang tanpa pemulihan, berapakah peluang pada pengambilan kedua terpilih kelereng
2
contoh berwarna merah?
Ruang kejadian adalah suatu gugus atau set yang anggotanya A. 1/3 B. 1/5 C. 2/5 D. Salah semua
3
merupakan semua kedian dari suatu ruang contoh. 3 Jika tiga butir telur ditetaskan dan yang menjadi perhatian adalah telur menetas
Peluang adalah suatu fungsi yang memetakan kejadian kedalam atau telur tidak menetas, maka ruang contohnya akan memiliki anggota
4 sebanyak:
bilangan riil
A. 3 B. 6 C. 8 D. 256
5 Kejadian lepas dan kejadian bebas memiliki makna yang sama
4 Dari Suatu kelas yang terdiri atas 20 mahasiswa akan dikirim 2 orang mahasiswa
Kejadian mustahil dan kejadian pasti akan selalu menjadi anggota dari sebagai perwakilan untuk mengikuti lomba balap karung. Banyaknya tim yang
6
ruang kejadian dapat dibedakan akan ada sebanyak:
Banyaknya elemen pada ruang contoh dari percobaan pengambilan 3 A. 20 B. 40. C. 190 D. 380
7 buah kelereng dari suatu kotak yang berisi 3 kelereng putih dan 2 5 Serombongan ibu-ibu terdiri atas 2 berbaju biru, 3 berbaju merah dan 2 berbaju
kelereng merah sebesar 5P3 hijau akan duduk pada sederetan kursi sebanyak 7 buah. Cara mereka duduk
yang dapat dibedakan dari sisi warna baju akan ada sebanyak:
Peluang suatu kejadian yang ditentukan berdasarkan rasio banyaknya
A. 7 B. 12 C. 49 D 210
8 suatu kejadian terhadap keseluruhan cara merupakan peluang empiris
suatu kejadian 6 Dari suatu tim yang berjumlah 10 mahasiswa akan dipilih satu ketua, satu
sekertaris dan satu bendahara. Ada berapa kepengurusan tersebut yang dapat
Seorang pengembang menawarkan 4 jenis pilihan disain rumah, yaitu
dibedakan jika tidak boleh ada rangkap jabatan?
bercorak A, B, C dan D. Rumah tersebut dapat dibangun di pusat kota,
9 A. 10 B. 30 C. 120 D. 720
di pantai atau di bukit. Jumlah kemungkinan pembeli dapat memesan
rumah tersebut adalah 12. 7 Seorang peternak menetaskan dua butir telur yang setiap telurnya memiliki
Di suatu restoran terdapat 4 macam sop, 3 macam nasi goreng, 5 peluang menetas sebesar 0.9 atau disebut memiliki daya tetas 90 %. Peluang
macam bakmi, dan 4 macam soto. Jenis kemungkinan hidangan yang hanya satu telur menetas sama dengan :
10 A. 0.09 B. 0.18 C. 0.81 D. 0.99
dapat disajikan, jika masing-masing hidangan terdiri atas 4 macam
menu tersebut adalah 240 8 Susi, Ine dan Santi adalah mahasiswi gemuk yang melakukan diit makan agar
Jumlah bilangan genap yang terdiri atas 3 angka disusun dari angka 1, bertubuh langsing. Setiap mahasiswi tersebut akan menjadi langsing dengan
11 2, 5, 4, dan 9 bila angka tersebut hanya boleh digunakan sekali adalah peluang 0.5. Berapa peluang Ine dan Santi akan langsing jika Susi telah langsing
24 terlebih dahulu?
12 Jumlah titik sampel jika dua buah dadu dilempar bersamaan adalah 12
A. 0.125 B. 0.250 C. 0.500 D. 0.750
9 Peluang seorang mahasiswa lulus kuliah Matematika adalah 2/3, sedangkan
peluang lulusnya kuliah Metode Statistika adalah 4/9. Jika peluang lulus
sedikitnya satu dari kedua kuliah tsb adalah 4/5 maka peluang lulus kedua kuliah
tersebut adalah:
A. -0,31 B. 1,91 C. 1,11 D. 0,31