Anda di halaman 1dari 2

BAB III

KERANGKA KONSEPTUAL DAN HIPOTESIS

A. Kerangka Konseptual

OMA

Terapi Terapi Virulensi Daya tahan Hygiene buruk


terlambat tidak kuman tinggi tubuh pasien kebiasaan kurek
adekuat rendah telinga

OMSK

Keterangan :

: Tidak diteliti

: Diteliti

Gambar III.1 Kerangka Konseptual Hubungan Lama Menderita OMSK dengan


Kebiasaan Korek Telinga pada Pasien di Puskesmas Kecamatan Burneh
Kabupaten Bangkalan

OMA dapat berlanjut menjadi OMSK bila infeksi berkepanjangan lebih dari 2

bulan. Hal tersebut dipengaruhi beberapa faktor antara lain terapi terlambat, terapi

tidak efektif, daya serang kuman tinggi, daya tahan tubuh rendah dan higiene

buruk. Kebiasaan korek telinga dapat memperburuk higiene sehingga

22
23

memperlambat penyembuhan pasien dan berpengaruh pada lama menderita

OMSK.

B. Hipotesis Penelitian

Adapun hipotesis dalam penelitian ini yaitu :

H0 : tidak ada hubungan lama menderita OMSK dengan kebiasaan korek

telinga pada pasien di Puskesmas Kecamatan Burneh Kabupaten

Bangkalan

H1 : ada hubungan lama menderita OMSK dengan kebiasaan korek

telinga pada pasien di Puskesmas Kecamatan Burneh Kabupaten

Bangkalan