Anda di halaman 1dari 22

LAPORAN INDIVIDU

KONDISI KESEHATAN KELUARGA

Oleh :
NAMA : FATIMAH SIMBOLON
NIM : 141000134
DESA : MANGGA DUA
KECAMATAN : TANJUNG BERINGIN
KABUPATEN : SERDANG BERDAGAI

FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT


UNIVERITAS SUMATERA UTARA
MEDAN
2017
Keluarga : i, ii, iii, iv, v

variabel Hasil Tanggal kunjungan

Karateristik keluarga

Nama kepala keluarga Sukardi 18 September 2017

Jumlah anggota keluarga 3 18 September 2017

Desa/kelurahan Mangga Dua Dusun III

Kecamatan Tanjung Beringin 18 September 2017

Kabupaten Serdang Bedagai

Kebiasaan hidup sehat yang dilakukan keluarga

1.kesehatan lingkungan  Menggunakan air yang 18 September 2017


mengalir untuk mencuci
tangan.
 Memasak air hingga mendidih
untuk sumber air minum.
 Kondisi rumah selalu dalam
keadaan bersih.

2.gizi  Anggota keluarga sering 18 September 2017


sarapan pagi dan suka
mengkonsumsi sayur,
persediaan beras yang cukup
dari sawah sendiri.

3.epidemiologi - -

4.kependudukan/kesehatan  Bapak merupakan lansia yang 18 September 2017


reproduksi masih aktif bekerja

5.administrasi dan kebijakan - -


kesehatan

6.pendidikan kesehatan dan  Membuka jendela dengan 18 September 2017


ilmu perilaku rutin di pagi hari,
membersihkan rumah setiap
hari.

7.keselamatan dan kesehatan - -


kerja

Catatan : sesuaikan dengan


kondisi keluarga
Masalah kesehatan di keluarga

1.kesehatan lingkungan  Tempat pembuangan air 18 September 2017


limbah langsung ke
pekarangan.
 Septic tank <10 meter dari
sumber air minum ( air
sumur)

2.gizi  Sering menggunakan micin 18 September 2017


saat masak, jarang
mengkonsumsi buah karena
jarak pasar lumayan jauh

3.epidemiologi  Ibu sukartik sering mengeluh 18 September 2017


sakit perut dan sakit di ulu
hati serta kesulitan menelan
dan sakit tenggorokan.

4.kependudukan/kesehatan - -
reproduksi

5.administrasi dan kebijakan  Tidak menjadi anggota bpjs 18 September 2017


kesehatan

6.pendidikan kesehatan dan  Sering membakar sampah 18 September 2017


ilmu perilaku pada sore hari.

7.keselamatan dan kesehatan  Tidak memakai sarung tangan 18 September 2017


kerja saat memotong ubi.

Catatan : sesuaikan dengan


kondisi keluarga
Prioritas masalah

1.  Seringnya membakar 18 September


sampah pada sore hari. 2017

2.  Tidak memiliki bpjs 18 September


2017

Rencana Intervansi

1.  Penyuluhan tentang sampah 18 September


 Menghimbau ke keluarga tersebut 2017
untuk menimbun sampah didalam
tanah dan memberdayakan sampah
plastik.

2.  Penyuluhan tentang pentingnya 18 September


memiliki bpjs, 2017
 Menghimbau dengan cara
pendekatan yang baik-baik dan
membantu dalam mempersiapkan
syarat-syarat bpjs.

Intervensi

1.  Menghimbau ke keluarga 21 September


tersebut untuk menimbun 2017
sampah didalam tanah dan
memberdayakan sampah
plastic juga sampah organic
dijadikan kompos

2.  Menghimbau dengan cara 21 September


pendekatan yang baik-baik 2017
dan memberitahu
pentingnya memiliki bpjs.

3.

Hasil intervensi/ perubahan yang terjadi

1.  Tidak terjadi banyak 23 September


perubahan tetap 2017
membakarkan sampah
disore hari karna menurut
ibu tersebut kalau menimbun
sampah ke tanah
merepotkan.

2.  Sudah mengerti apa itu bpjs 23 September


dan sudah mendaftar 2017
menjadi anggota bpjs.
Keluarga : i, ii, iii, iv, v

variabel Hasil Tanggal kunjungan

Karateristik keluarga

Nama kepala keluarga Supriadi 16 September 2017

Jumlah anggota keluarga 4 16 September 2017

Desa/kelurahan Mangga dua dusun III

Kecamatan Tanjung beringin 16 September 2017

Kabupaten Serdang bedagai

Kebiasaan hidup sehat yang dilakukan keluarga

1.kesehatan lingkungan  Memasak air hingga 16 September 2017


mendidih untuk
sumber air minum.

2.gizi  Makan sayur setiap 16 September 2017


hari dengan lauk pauk
yang berbeda.

3.epidemiologi  - 16 September 2017

4.kependudukan/kesehatan  Keluarga sudah 16 September 2017


reproduksi menggunakan kb.

5.administrasi dan kebijakan  Rajin mengunjungi 16 September 2017


kesehatan pelayanan kesehatan
jika ada keluhan
penyakit.
 Sering ke posyandu
menimbang balitanya
juga imunisasi .

6.pendidikan kesehatan dan  Membuka jendela 16 September 2017


ilmu perilaku setiap di pagi hari.
 Sering membersihkan
rumah serta
pekarangan rumah.

7.keselamatan dan kesehatan  Sumur di rumah 16 September 2017


kerja memakai katrol agar
menghindari
kesakitan akibat
beban terlalu berat.
Masalah kesehatan di keluarga

1.kesehatan lingkungan  Air limbah langsung dibuang 16 September 2017


ke tanah.

2.gizi  Jarang mengkonsumsi buah- 16 September 2017


buahan.

3.epidemiologi  Anggota keluarga ( balita ) 16 September 2017


sedang menderita sakit , flu
dan batuk.

4.kependudukan/kesehatan - -
reproduksi

5.administrasi dan kebijakan  Jarang pergi ke pelayanan 16 September 2017


kesehatan kesehatan ( puskesmas )
karena jarak ke puskesmas
jauh.

6.pendidikan kesehatan dan  Sering merokok di dalam 16 September 2017


ilmu perilaku rumah.
 Barang-barang yang tidak
bisa dipakai lagi ditumpukkan
di dalam rumah sehingga
menjadi tempat perindukan
nyamuk.

7.keselamatan dan kesehatan  Jarang menggunakan alat 16 September 2017


kerja pelindung diri seperti sepatu
boot dan sarung tangan saat
sedang di ladang.

Catatan : sesuaikan dengan


kondisi keluarga
Prioritas masalah

1.  Balita diberikan makanan tambahan 16 September


< 6 bulan seperti pisang kepok. 2017

2  Sering merokok di dalam rumah 16 September


2017

3.  Banyak nyamuk akibat barang-


barang yang ditumpuk.

Rencana intervansi

1.  Memberitahu kepada ibu ibu 17 September


tentang pentingnya asi eksklusif. 2017

2.  Penyuluhan tentang bahaya 17 September


merokok. 2017

3.  Memberitahu bagaimana bahaya 17 September


nyamuk yang bersarang di barang- 2017
barang rongsokan.

Intervensi

1.  Penyuluhan tentang pentingnya asi 20 September


eksklusif. 2017

2.  Penyuluhan tentang bahaya 20 September


merokok. 2017
 Mengganti rokok dengan permen
karet

3.  Penyuluhan tentang dbd dan 20 September


memberitahu bahaya yang 2017
ditimbulkan dari tumpukan barang-
barang rongsokan.

Hasil intervensi/ perubahan yang terjadi

1.  Sudah mengerti dan paham 24 September


pentingnya asi eksklusif 2017

2  Sudah mengurangi rokok yang dari 24 September


1 bungkus menjadi setengah 2017
bungkus.

3.  Tidak banyak perubahan yang 24 September


terjadi hanya saja barang- 2017
barangnya sudah dipindahkan
sebagian dan dibakar.
Keluarga : i, ii, iii, iv, v

variabel Hasil Tanggal kunjungan

karateristik keluarga

Nama kepala keluarga Hari gunawan 18 September 2017

Jumlah anggota keluarga 4 18 September 2017

Desa/kelurahan Mangga dua dusun I

Kecamatan Tanjung beringin 18 September 2017

Kabupaten Serdang bedagai

Kebiasaan hidup sehat yang dilakukan keluarga

1.kesehatan lingkungan  Pekarangan rumah yang 18 September 2017


bersih dan sering di sapu.

2.gizi  Rajin memakan sayur 18 September 2017


sayuran setiap hari

3.epidemiologi - -

4.kependudukan/kesehatan  Memakai kb dan memiliki 18 September 2017


reproduksi kms

5.administrasi dan kebijakan  Si ibu sering membawa 18 September 2017


kesehatan anaknya ke posyandu untuk
ditimbang dan sudah
imunisasi lengkap.

6.pendidikan kesehatan dan  Selalu membuang sampah di 18 September 2017


ilmu perilaku belakang halaman dengan
terbuka

7.keselamatan dan kesehatan - -


kerja

Catatan : sesuaikan dengan


kondisi keluarga
Masalah kesehatan di keluarga

1.kesehatan lingkungan  Sampah beserakan dibelakang 18 September 2017


pekarangan rumah.

2.gizi  Terlalu banyak menggunakan 18 September 2017


micin saat masak agar rasa
lebih enak.
 Menggunakan garam kasar
tidak beryodium.

3.epidemiologi  Salah satu anak tersebut 18 September 2017


terkena gondok

4.kependudukan/kesehatan - -
reproduksi

5.administrasi dan kebijakan  Keluarga tidak memiliki bpjs. 18 September 2017


kesehatan

6.pendidikan kesehatan dan  Selalu membakar sampah 18 September 2017


ilmu perilaku dipagi hari.
 Selalu merokok di dalam
rumah.
 Jarang olahraga

7.keselamatan dan kesehatan  Tidak menggunakan apd saat 18 September 2017


kerja bertani seperti sepatu boot,
masker, sarung tangan dll.

Catatan : sesuaikan dengan


kondisi keluarga
Prioritas masalah

1.  Menggunakan garam kasar tidak 18 September


beryodium. 2017

2.  Sampah berserakan di belakang 18 September


rumah 2017

3.  Merokok di dalam rumah 18 September


2017

Rencana intervansi

1.  Memberitahu kepada ibu ibu 18 September


tentang pentingnya yodium 2017
 Penyuluhan tentang bahaya
yang terjadi jika kekurangan
yodium dan cara
mengatasinya
 Membertahu agar anaknya
dibawa berobat ke
puskesmas

2.  Penyuluhan tentang sampah. 18 September


 Pendekatan dengan masyarakat 2017
agar ia memikirkan kondisi
lingkungan belakang rumah

3.  Pendekatan pada bapak untuk 18 September


berbicara bahaya dari rokok. 2017
 Pendekatan pada ibu agar melarang
bapak merokok di dalam rumah.

Intervensi

1.  Memberitahu kepada ibu ibu 21 September


tentang pentingnya yodium 2017

2.  Pendekatan dengan 21 September


masyarakat agar ia 2017
memikirkan kondisi
lingkungan belakang rumah
 Memberitahu agar sampah
nya dibuat ke tps.

3  Memberitahu bahaya dari 21 September


merokok 2017

Hasil intervensi/ perubahan yang terjadi


1.  Si ibu sudah membawa 25 September
anaknya berobat dan 2017
berniat untuk mengganti
garam menjadi garam
iodium.

2.  Tidak banyak perubahan 25 September


masyarakat untuk membuat 2017
tps.

3.  Tidak banyak perubahan 25 September


yang di berikan oleh si bapak 2017
dan tetap merokok seperti
biasanya.
Keluarga : i, ii, iii, iv, v

variabel Hasil Tanggal kunjungan

Karateristik keluarga

Nama kepala keluarga Irwandi 18 September 2017

Jumlah anggota keluarga 3 18 September 2017

Desa/kelurahan Mangga dua dusun I

Kecamatan Tanjung beringin 18 September 2017

Kabupaten Serdang bedagai

Kebiasaan hidup sehat yang dilakukan keluarga

1.kesehatan lingkungan  Memasak air minum 18 September 2017


hingga matang ( 100
C)
 Pekarangan rumah
bersih karena sering
disapu.

2.gizi  Makan sayur setiap 3x 18 September 2017


dalam satu hari,
makan ikan.

3.epidemiologi - -

4.kependudukan/kesehatan  Ibu sudah 18 September 2017


reproduksi menggunakan kb.

5.administrasi dan kebijakan  Memiliki buku 18 September 2017


kesehatan kesehatan ibu dan
anak, dan kms balita.

6.pendidikan kesehatan dan  Membuka jendela 18 September 2017


ilmu perilaku dengan rutin setiap
pagi, membersihkan
dan menyapu
halaman.

7.keselamatan dan kesehatan - -


kerja

Masalah kesehatan di keluarga

1.kesehatan lingkungan  Kurangnya kebersihan 18 September 2017


rumah.
 Kurangnya
pencahayaan di dalam
rumah karena gelap
pada saat siang hari.

2.gizi  Terlalu banyak 18 September 2017


menggunakan micin
saat masak agar rasa
lebih enak.

3.epidemiologi  Anak dari ibu tersebut 18 September 2017


sedang terkena
demam,pilek dan
batuk.

4.kependudukan/kesehatan - -
reproduksi

5.administrasi dan kebijakan - -


kesehatan

6.pendidikan kesehatan dan  Selalu membakar 18 September 2017


ilmu perilaku sampah di siang hari
dan pagi hari,
membuang sampah di
belakang halaman
dengan terbuka dan
berserakan.

7.keselamatan dan kesehatan  Tidak memakai apd 18 September 2017


kerja saat bekerja.

Catatan : sesuaikan dengan


kondisi keluarga
Prioritas masalah

1.  Membakar sampah dan 18 September


membuang sampah di 2017
perkarangan belakang rumah
secara terbuka

2.  Kurangnya pencahayaan di 18 September


dalam rumah 2017

Rencana intervensi

1.  Penyuluhan tentang sampah dan 27 September


pemisahan sampah organic dan 2017
sampah anorganik
 Memberdayakan masyarakat agar
dapat mengolah sampah

2. Penyuluhan tentang rumah sehat 27 September


serta penggolonan pencahayaan 2017
yang bagus di dalam rumah.

Intervensi

1.  Penyuluhan tentang sampah dan 27 September


pemisahan sampah organic dan 2017
sampah anorganik

2. Penyuluhan tentang rumah sehat 27 September


serta penggolonan pencahayaan 2017
yang bagus di dalam rumah.

Hasil intervensi/ perubahan yang terjadi

1.  Tidak terjadi banyak 29 September


perubahan hanya saja ibu 2017
tersebut lebih merapikan
sampahnya dan
membersihkan perkarangan
belakang rumah tetapi tetap
membakarkan sampah
hanya dipagi hari karna
menurut ibu tersebut kalau
memisahkan sampah
merepotkan.
2.  Sudah mengganti lampu 29 September
yang ada dirumah dan sudah 2017
jauh lebih terang dari
sebelumnya.
Keluarga : i, ii, iii, iv, v

Variabel Hasil Tanggal kunjungan

Karakteristik keluarga

Nama kepala keluarga Jumadi 19 September 2017

Jumlah anggota keluarga 2 19 September 2017

Desa/kelurahan Mangga dua dusun I

Kecamatan Tanjung beringin 19 September 2017

Kabupaten Serdang bedagai

Kebiasaan hidup sehat yang dilakukan keluarga

1.kesehatan lingkungan  Banyak tanaman 19 September 2017


di halaman rumah
pekarangan
rumahnya bersih.
 Air minum
dimasak sampai
matang( 100 ̊c )

2.gizi  Setiap hari 19 September 2017


memakan sayuran
3.epidemiologi - -

4.kependudukan/kesehatan - -
reproduksi
5.administrasi dan  Sudah memiliki 19 September 2017
kebijakan kesehatan bpjs
6.pendidikan kesehatan - -
dan ilmu pendidikan
7. Keselamatan dan - -
kesehatan kerja

Catatan : sesuaikan dengan


kondisi keluarga.
Masalah kesehatan di keluarga
1. Kesehatan lingkungan  Jarak kandang 19 September
ternak bebek dan 2017
ayam terlalu
dekat dengan
rumah sehingga
rumah berbau
dan banyak
kotoran di dalam
rumah.
 Tidak memiliki
spal sehingga sisa
limbah rumah
tangga di buang
langsung
kepermukaan
tanah.
2. Gizi  Jarang 19 September
mengkonsumsi 2017
buah-buahan.
3. Epidemiologi - -

4. Kependudukan/kesehatan - -
reproduksi

5. administrasi dan kebijakan  Jarang ke 19 September


kesehatan pelayanan 2017
kesehatan dan
tidak memiliki
BPJS
6. Pendidikan kesehatan dan  Sering 19 September
ilmu perilaku menggantung 2017
baju di belakang
pintu hingga
bertumpuk
7. Keselamatan dan kesehatan  Tidak memakai 19 September
kerja apd saat di 2017
ladang.

Catatan : sesuaikan dengan kondisi


keluarga.
Prioritas masalah

1.  Tidak memiliki spal 19 September 2017


sehingga sisa limbah
rumah tangga di
buang langsung
kepermukaan tanah

2.  Sering menggantung 19 September 2017


baju di belakang
pintu hingga
bertumpuk
Rencana intervensi

1.  Memberitahu agar 19 September 2017


kandang ternak
sering dibersihkan .
 Penyuluhan tentang
fungsi spal
2.  Memberitahu agar 19 September 2017
baju tidak sering
ditumpuk.
 Penyuluhan tentang
dbd

Intervensi

1  Memberitahu agar 23 september 2017


kandang ternak sering
dibersihkan .
 Penyuluhan tentang
fungsi spal
2  Memberitahu agar baju 23 september 2017
tidak sering ditumpuk.
 Penyuluhan tentang dbd
Hasil intervensi / perubahan yang terjadi

1  Kandang ternak sudah 30 september 2017


mulai dibersihkan dan
dibuat pembatas antara
kandang ternak dengan
rumah.
 Tetap membuang limbah
rumah tangga ke
permukaan tanah.
2  Sudah mengurangi 30 september 2017
volume banyaknya baju
yang digantung dan mulai
sering mencuci baju yang
biasa dipakai ke ladang.