LAPORAN PROJECT AKHIR
BASIS DATA
Disusun Oleh : Kelompok B2 / 3 / 2019
Rahmat Hidayat 1815025091
Teguh Satria 1815025104
Sa’diah 1815025105
Wahyu kurniawan 1815025115
Asisten :
Rizky Afwan Amar Rulah
NIM. 1715025033 NIM. 1715925099
JURUSAN ILMU KOMPUTER
FAKULTAS ILMU KOMPUTER DAN TEKNOLOGI INFORMASI
UNIVERSITAS MULAWARMAN
SAMARINDA
2019
HALAMAN COVER
LAPORAN PROJEK AKHIR
BASIS DATA
Disusun Oleh : Kelompok B2 / 3 / 2019
Rahmat Hidayat 1815025091
Teguh Satria 1815025104
Sa’diah 1815025105
Wahyu kurniawan 1815025115
Asisten :
Rizky Afwan Amar Rulah
NIM. 1715025033 NIM. 1715925099
JURUSAN ILMU KOMPUTER
FAKULTAS ILMU KOMPUTER DAN TEKNOLOGI INFORMASI
UNIVERSITAS MULAWARMAN
SAMARINDA
2019
i
PENGESAHAN
Laporan Projek Akhir Praktikum Basis Data atas nama Rahmat Hidayat,
Teguh Satria, Sa’diah, Wahyu Kurniawan. Telah disetujui pada tanggal 00 oleh :
Ketua Kelompok
Rahmat Hidayat
NIM. 1815025091
Asisten
Asisten 1 Asisten 2
Rizky Afwan Amar Rulah
NIM.1715025033 NIM. 1715025099
Mengetahui,
Kepala Laboratorium
Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi
Joan Angelina Widian, M.Kom
NIP. 19770119 200812 2 001
ii
KATA PENGANTAR
Puji syukur penulis panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas berkat
dan rahmat-Nya Sehingga penulis dapat menyelesaikan penulisan Laporan
Praktikum Basis Data dalam rangka memenuhi tugas projek akhir di Program
Studi Ilmu Komputer.
Dalam melaksanakan kegiatan penulisan laporan projek akhir ini tidak
lepas dari bimbingan dan bantuan dari berbagai pihak baik moral, material
maupun spiritual. Oleh karena itu, pada kesempatan ini penulis menyampaikan
terimakasih kepada :
1. Ibu Dyna Marisa Khairina, S.Kom., M.Kom., dan ibu Septya Maharani,
S.Kom., M.Kom., selaku dosen mata kuliah Basis Data.
2. Risky Afwan dan Amar Rulah selaku asisten laboratorium.
Penulis menyadari bahwa dalam pembuatan laporan ini masih banyak
kekurangan. Oleh karena itu, penulis mengharapkan kritik dan saran dari semua
pihak demi kebaikan laporan ini. Akhir kata penulis berharap laporan ini dapat
dimanfaatkan dan berguna bagi pembaca demi kemajuan dan perkembangan
pengetahuan pembelajaran.
Samarinda, Desember 2019
Tim Penulis
iii
DAFTAR ISI
HALAMAN COVER..............................................................................................i
PENGESAHAN......................................................................................................ii
KATA PENGANTAR..........................................................................................iii
DAFTAR ISI..........................................................................................................iv
DAFTAR GAMBAR..............................................................................................v
BAB I PENDAHULUAN.......................................................................................1
1.1 Latar Belakang................................................................................................1
1.2 Rumusan Masalah...........................................................................................2
1.3 Tujuan.............................................................................................................2
1.4 Manfaat...........................................................................................................2
BAB II PEMBAHASAN........................................................................................4
2.1 Definisi Basis Data..........................................................................................4
2.2 Pemodelan Basis Data.....................................................................................5
2.3 Pengenalan MySQL........................................................................................6
2.4 Data Manipulation Language.........................................................................7
iv
DAFTAR GAMBAR
GAMBAR 1.1 Pembuatan Database .................................................................
GAMBAR 1.2 Menghapus Database ................................................................
.
v
BAB I
PENDAHULAN
1.1 Latar Belakang
Basis data merupakan komponen utama aplikasi program. Aplikasi
program basis data yang baik akan mudah diterima oleh pemakai dan dapat
memenuhi semua kebutuhan utama pemakai. Oleh karena itu, basis data harus
dibangun dengan mengikuti kaidah analisis dan perancangan yang sistematis
serta langkah-langkah yang telah ditetapkan, baik berdasarkan teori maupun
pengalaman yang telah terbukti berhasil.
Basis data merupakan sekumpulan informasi yang disimpan di dalam
file-file yang saling berkaitan dengan file yang lainnya serta pengolahan data
dengan menggunakan komputer secara sistematik sehingga dapat diperiksa
menggunakan suatu informasi dari database tersebut. Perangkat lunak
digunakan untuk mengolah dan mengambil query basis data disebut sistem
management basis data. Pemrosesan basis data sebagai perangkat andalan
sangat diperlukan oleh berbagai institusi dan perusahaan. Dalam
pengembangan sistem informasi diperlukan basis data sebagai media
penyimpanan data. Kehadiran basis data sebagai media penyimpanan data
dapat meningkatkan daya saing perusahaan. Basis data dapat mempercepat
upaya pelayanan kepada pelanggan, menghasilkan informasi dengan cepat
dan tepat sehingga membantu pengambilan keputusan untuk segera
memutuskan suatu masalah berdasarkan informasi yang ada. Beberapa
informasi pada perusahaan retail seperti data karyawan, data ID karyawan,
layanan konsultasi IT, teknologi komunikasi dan jasa serta layanan untuk
korporasi.
Dengan adanya sebuah sistem basis data manajemen insiden, diharapkan
dapat mengatasi permasalahan yang sedang dihadapi oleh masyarakat,
khususnya pada pelayanan teknologi komunikasi.
1
2
1.2 Rumusan Masalah
1. Apa yang dimaksud dengan basis data ?
2. Apa yang dimaksud dengan Data Definition Language dan Data
Manipulation Language ?
3. Bagaimana membuat sebuah database ?
1.3 Tujuan
1. Agar mengetahui apa yang dimaksud dengan basis data.
2. Agar mengetahui tentang Data Definition Language dan Data
Manipulation Language.
3. Agar mengetahui bagaimana pembuatan database.
1.4 Manfaat
1. Dapat mengetahui lebih banyak tentang database.
2. Dapat mengetahui maksud dari Data Definition Language dan Data
Manipulation Language.
3. Dapat mengetahui cara pembuatan database.
BAB II
PEMBAHASAN
2.1 Definisi Basis Data
Basis data atau biasa disebut dengan database terdiri dari dua pengenalan kata
yaitu data dan base, yang artinya berbasiskan pada data, tetapi secara konseptual,
database diartikan sebuah koleksi atau kumpulan data-data yang saling
berhubungan (relation), disusun menurut aturan tertentu secara logis, sehingga
menghasilkan informasi, selain itu, untuk mengelola dan memanggil query basis
data agar dapat disajikan dalam berbagai bentuk yang diinginkan dibutuhkan
perangkat lunak yang disebut Sistem Managemen Basis Data atau juga disebut
Database Management System (DBMS). Penggabungan Database Management
System (DBMS) dengan Basis Data akan membentuk satu kesatuan yang disebut
Sistem Basis Data. Sistem Basis Data adalah suatu sistem penyusunan denga
pengelolaan record-record dengan menggunakan komputer, dengan tujuan untuk
menyimpan atau merekam serta memelihara data oprasional lengkap sebuah
organisasi/perusahaan sehingga mampu menyediakan informasi yang dperlukan
pemakai untuk kepentingan proses pengambilan keputusan. Salah satu cara
menyajikan data untuk mempermudah modifikasi adalah dengan cara pemodelan
data. Model akan dipergunakan pada pelatihan ini adalah Entity Relatinonship
Model.
Istilah basis data mengacu pada koleksi dari data-data yang saling
berhubungan, dan perangkat lunaknya seharusnya mengacu sebagai sistem
manajemen basis data (Database Management System / DBMS). Jika konteksnya
sudah jelas, banyak administrator dan programer menggunakan istilah basis data
untuk kedua arti tersebut.
4
2.2 Pemodelan Basis Data
Entity Relationship Diagram (ERD) adalah ilustrasi dari entitas-
entitas dalam bisnis dan relationship antar entitas. ERD memisahkan
antara informasi yang dibutuhkan dalam bisnis dari aktivitas-aktivitas
yang dilakukan
dalam bisnis. Jadi, meskipun terjadi perubahan proses bisnis, jenis
informasi hampir tetap konstan. Oleh karena itu, struktur data juga hampir
tidak berubah. Tujuan utama dari penggambaran ERD adalah untuk
menunjukkan struktur objek data (entity) dan hubungan (relationship) yang
ada pada objek tersebut. ERD berguna bagi profesional sistem, karena ERD
memperlihatkan hubungan antara data store pada Data Flow Diagram
(DFD). Terdapat lima macam konstruksi utama dari ER, yaitu entity,
atribut, relationship, key, dan Kardinalitas.
a. Entity
Entity atau entitas adalah konsep dasar dalam pemodelan basis
data berupa individu yang mewakili sesuatu yang nyata dan dapat
dibedakan dari sesuatu yang lain. Di dunia nyata, entitas berupa objek
yang dapat diidentifikasikan dan dibedakan dari objek lain
serta mempunyai karakteristik tertentu, dimana informasi yang
berkaitan dengan objek yang bersangkutan dikumpulkan.
b. Atribut
Karakteristik suatu entitas yang mendeskripsikan suatu entitas.
Atribut dapat juga disebut sebagai karakteristik atau properti dari entitas
yang menyediakan penjelasan detail tentang entitas tersebut.
c. Relationship
Relasi menunjukkan adanya hubungan di antara sejumlah entity
berasal dari himpunan entitas yang berbeda. Relationship mempunyai
keberadaan fisik kecuali yang mewarisi dari huentitas tersebut.
d. Key
5
Setiap entity biasanya memiliki sebuah atribut yang nilainya
berbeda untuk masing-masing individu dalam entity. Oleh karena itu,
dua nilai yang sama untuk atribut kunci tersebut tidak dibolehkan.
e. Kardinalitas
Pemetaan kardinalitas (mapping cardinalities) atau rasio kardinalitas
menspesifikasikan jumlah kejadian relationship dimana sebuah entity
dapat berpartisipasi. Rasio kardinalitas sangat berguna untuk
mendeskripsikan. relationship yang melibatkan dua entity, meskipun
kadang-kadang juga bisa mendeskripsikan relationship lebih dari dua
entity.
2.3 Pengenalan MySQL
MySQL adalah sebuah perangkat lunak system manajemen basis data
SQL (DBMS) yang multithread, dan multi-user. MySQL adalah
implementasi dari system manajemen basis data relasional (RDBMS).
MySQL dibuah oleh TcX dan telah dipercaya mengelola system dengan 40
buah database berisi 10.000 tabel dan 500 di antaranya memiliki 7 juta baris.
MySQL AB merupakan perusahaan komersial Swedia yang mensponsori dan
yang memiliki MySQL. Pendiri MySQL AB adalah dua orang Swedia yang
bernama David Axmark, Allan Larsson dan satu orang Finlandia bernama
Michael “Monty”. Setiap pengguna MySQL dapat menggunakannya secara
bebas yang didistribusikan gratis dibawah lisensi GPL(General Public
License) namun tidak boleh menjadikan produk turunan yang bersifat
komersial. Pada saat ini MySQL merupakan database server yang sangat
terkenal di dunia, semua itu tak lain karena bahasa dasar yang digunakan
untuk mengakses database yaitu SQL. SQL (Structured Query Language)
pertama kali diterapkan pada sebuah proyek riset pada laboratorium riset San
Jose, IBM yang bernama system R. Kemudian SQL juga dikembangan oleh
Oracle, Informix dan Sybase. Dengan menggunakan SQL, proses
pengaksesan database lebih user-friendly dibandingan dengan yang lain,
misalnya Base atau Clipper karena mereka masih menggunakan perintah-
6
perintah pemrograman murni. SQL dapat digunakan secara berdiri sendiri
maupun di lekatkan pada bahasa pemograman seperti C, dan Delphi.
2.4 Data Definition Languange (DDL)
DDL adalah singkatan dari data definition languange yaitu komponen
perintah pada SQL (Structure Query Languange) untuk menggambarkana
desain dari database secara menyeluruh, selain itu DDL juga digunakan untuk
membuat, merubah maupun menghapus struktur atau definisi tipe dari objek
yang ada pada database. Konsep awal dari DDL pertama kali diperkenalkan
sehubung dengan model database Codasyl, dimana skema database ditulis
dalam bahasa sintaksis yang menggambarkan catatan, bidang dan set model
data pengguan. DDL tidak bisa lepas dari SQL untuk menampilkan tabel,
kolom, data dan batasan. SQL juga memperkenalkan bahasa manipulasi
skema dan tabel informasi skema ke skema permintaan. Tabel informasi ini
ditetapkan sebagai SQL/Schemata dalam SQL:2003. Istilah DDL juga
digunakan dalam arti umum untuk menggambarkan struktur data atau
informasi.
DDL pada dasarnya adalah bahasa pemrograman untuk memberikan
perintah dalam sebuah struktur database. DDL digunakan untuk membuat
skema, tabel, indeks dan lain-lain. Berikut beberapa fungsi dari DDL.
2.4.1 Membuat, melihat dan menghapus database.
1. Membuat database : dalam membuat database, kita perlu
menginputkan query create database pada console command
prompt. Contoh :
Tabel 2.1 Create database
CREATE DATABASE db_univ;
7
Gambar 2.1 Create database
2. Melihat database : dalam melihat database, kita perlu
menginputkan query show databases pada console command
prompt. Contoh :
Tabel 2.2 Show database
SHOW DATABASES;
Gambar 2.2 Show database
3. Menghapus database : dalam menghapus database, kita perlu
menginputkan query drop database pada console command
prompt. Contoh :
Tabel 2.3 Drop database
DROP DATABASE db_univ;
Gambar 2.3 Drop database
2.4.2 Membuat, melihat dan menghapus tabel.
1. Membuat tabel : dalam membuat tabel, kita perlu menginputkan
query create table pada console command prompt. Contoh :
8
Tabel 2.4 Create table
CREATE TABLE tb_mahasiswa (
nim int(9) not null,
nama_mahasiswa varchar(30),
alamat varchar(30),
jenis_kelamin enum(“Laki-Laki”,”Perempuan”),
primary key (nim)
);
Gambar 2.4 Create table
2. Melihat tabel : dalam melihat tabel, kita perlu menginputkan
query show tables pada console command prompt untuk melihat
tabel apa saja yang sudah kita buat. Contoh :
Tabel 2.5 Show table
SHOW TABLES;
9
Gambar 2.5 Show table
3. Manghapus tabel : dalam menghapus tabel kita perlu
menginputkan query drop table pada console comand prompt.
Contoh :
Tabel 2.6 Drop table
DROP TABLE tb_mahasiswa;
Gambar 2.6 Drop table
2.4.3 Menambah, melihat, megubah dan menghapus field.
1. Menambah field : dalam menambah field kita perlu
menginputkan query alter table add pada console command
prompt. Contoh :
Tabel 2.7 Alter table add
ALTER TABLE tb_mahasiswa ADD nilai int(3) NOT NULL;
10
Gambar 2.7 Alter table add
2. Melihat field : untuk melihat field, ada dua cara yaitu pertama
melihat sebagian field dengan query select nama field from
nama tabel, dan melihat seluruh field di dalam tabel dengan
query desc nama tabel, pada console command prompt. Contoh :
Tabel 2.8 Select field from tabel
SELECT nim FROM tb_mahasiswa;
Gambar 2.8 Select field from tabel
11
Table 2.9 Desc table
DESC TABLE tb_mahasiswa;
Gambar 2.9 Desc table
3. Mengubah field : untuk mengubah field, maka kita harus
menginputkan query alter tabel nama tabel change
nama_field_lama nama_field_baru tipe_data(jumlah_karakter).
Contoh :
Table 2.10 Alter tabel change field
ALTER TABLE tb_mahasiswa
CHANGE jenis_kelamin gender enum(“Laki-Laki”,
”Perempuan);
Gambar 2.10 Alter tabel change field
12
4. Menghapus field : untuk menghapus field di dalam tabel, kita
perlu menginputkan query alter table nama_tabel drop
nama_field. Contoh :
Table 2.11 Alter table drop field
ALTER TABLE tb_mahasiswa DROP nilai;
Gambar 2.11 Alter table drop field
2.5 Data Manipulation Language (DML)
Data Manipulation Language adalah sekumpulan elemen sintaks yang
mirip dengan bahasa pemrograman komputer yang digunakan untuk
memanipulasi data, misalnya memilih, memasukkan, menghapus dan
memperbarui data yang ada di dalam database.
2.5.1 Mengisi, menampilkan, mengubah dan menghapus data.
1. Mengisi data : untuk memasukkan data, maka kita perlu
menginputkan query insert into nama_tabel values (kolom 1,
kolom 2, dst…) pada console command prompt. Contoh :
Tabel 2.12 Insert value
INSERT INTO tb_mahasiswa
VALUES (1104020885, ‘Arif’, ‘Pramuka’, ‘Laki-Laki’);
13
Gambar 2.12 Insert value
2. Menampilkan data : untuk menampilkan data , maka kita perlu
menginputkan query select *from nama_tabel pada console
command prompt. Contoh :
Table 2.13 Select *from table
SELECT *FROM tb_mahasiswa;
14
Gambar 2.13 Select *from table
3. Mengubah data : untuk mengubah data pada tabel, maka kita
perlu menginputkan query update nama_tabel set nama_kolom =
data_baru where kondisi pada console command prompt.
Kondisi disini ialah sebuah data yang menjadi nilai kunci
(primary key). Contoh :
Tabel 2.14 Update data
UPDATE tb_mahasiswa
SET alamat = ‘Gatot Subroto’
WHERE nim = 110709;
Gambar 2.14 Update data
4. Menghapus data : untuk menghapus data, kita dapat perlu
menginputkan delete from nama_tabel where nama_field pada
console command prompt. Perintah ini akan menghapus data
berdasarkan pilihan user. Contoh :
Table 2.15 Delete data
DELETE FROM tb_mahasiswa WHERE nim = 110709;
15
Gambar 2.15 Delete data
2.5.2 Perintah select (order, disting, as dan in)
1. Order : perintah ini digunakan untuk mengurutkan data
berdasarkan nama_tabel yang dikehendaki, dan berurut dari
yang terbesar ke yang terkecil atau sebaliknya. Contoh :
Table 2.16 Order by
SELECT *FROM tb_mahasiswa ORDER BY
nama_mahasiswa ASC;
Table 2.16 Order by
16
2. Disting : perintah yang digunakan untuk menampilkan semua
data pada salah satu field yang diinginkan. Contoh :
3. As : perintah ini digunakan untuk menampilkan semua data pada
suatu field yang dimana nama dari field tersebut diubah
sementara menjadi nama lain. Contoh :
4. In : perintah ini digunakan untuk menampilkan tupel
berdasarkan nama data yang dipilih. Contoh :
2.5.3 Fungsi agregrat (COUNT, SUM, AVG, MIN dan MAX
1. Count : perintah yang digunakan untuk menghitung jumlah tupel
dalam sebuah field. Contoh :
SELECT COUNT(nama_mahasiswa) FROM tb_mahasiswa;
2. Sum : perintah yang digunakan untuk menghitung jumlah data
dari field yang dipilih. Perintah ini hanya berlaku bagi field yang
bertipe data integer. Contoh :
SELECT SUM(nim) FROM tb_mahasiswa;
17
3. Avg : perintah yang digunakan untuk menghitung nilai rata-rata
dari semua data dalam satu field yang dipilih. Perintah ini hanya
berlaku bagi field yang bertipe data integer. Contoh :
SELECT SUM(nim) FROM tb_mahasiswa;
4. Min : perintah yang digunakan untuk mencari nilai minimum
dari suatu field. Contoh :
SELECT MIN(nim) FROM tb_mahasiswa;
5. Max : perintah yang digunakan untuk mencari nilai maksimum
dari suatu field. Contoh :
SELECT MAX(nim) FROM tb_mahasiswa;
2.5.4 RETRIVE, GROUP, FILTER dan PATTER MATCHING
1. Like : perintah yang menampilkan tupel berdasarkan kecocokan
karakter yang dicari. Contoh :
18
Table 2.25
SELECT * FROM tb_mahasiswa WHERE
nama_mahasiswa LIKE 'A%';
Gambar 2.25
2.5.5 Join
1. Inner join : perintah ini digunakan untuk merelasikan dua buah
tabel berdasarkan kecocokan dari kedua tabel. Contoh :
Table 2.25 Inner Join
SELECT *FROM tb_kota INNER JOIN tb_propinsi ON
tb_kota.id_propinsi = tb_propinsi.id;
Gambar 2.25 Inner Join
2. Left join : perintah ini digunakan untuk merelasikan dua buah
tabel berdasarkan data pada tabel sebelah kiri. Contoh :
Table 2.26 Left Join
19
SELECT *FROM tb_kota LEFT JOIN tb_propinsi ON
tb_kota.id_propinsi = tb_propinsi.id;
Gambar 2.26 Left Join
3. Right join : perintah ini digunakan untuk merelasikan dua buah
data berdasarkan data pada tabel sebelah kanan. Contoh :
Table 2.27 Right Join
SELECT *FROM tb_kota RIGHT JOIN tb_propinsi ON
tb_kota.id_propinsi = tb_propinsi.id;
Gambar 2.27 Right Join
4. Full join : perintah ini digunakan untuk merelasikan dua buah
tabel tanpa adanya kecocokan data. Contoh :
Table 2.28 Full Join
SELECT *FROM tb_kota RIGHT JOIN tb_propinsi ON
tb_kota.id_propinsi = tb_propinsi.id UNION SELECT
*FROM tb_kota LEFT JOIN tb_propinsi ON
tb_kota.id_propinsi = tb_propinsi.id;
20
Gambsr 2.28 Full Join
21
BAB III
PENUTUP
3.1 KESIMPULAN
Basis data atau juga disebut database artinya berbasiskan pada data, tetapi
secara konseptual, database diartikan sebuah koleksi atau kumpulan data-data
yang saling berhubungan (relation), disusun menurut aturan tertentu secara logis,
sehingga menghasilkan informasi. Untuk mengelola dan mengambil query basis
data agar dapat disajikan dalam berbagai bentuk yang diinginkan dibutuhkan
perangkat lunak yang disebut Sistem Management Basis Data atau juga disebut
Data Base Management System (DBMS). Penggabungan Database Management
System (DBMS) dengan Basis Data akan membentuk satu kesatuan yang disebut
Sistem Basis Data.
Komponen dasar dalam pembuatan basis data dengan adanya data, hardware,
software dan user. Istilah-istilah dalam basis data juga kita tahu yaitu : enteprise,
entitas, atribut, nilai data, kunci element data, record data.
3.2 SARAN
Saran Kami Kedepannya Diharapkan bisa membuat laporan secara grafik
tidak hanya secara dokumen agar dapat terintegrasi dengan baik. Dan juga
kedepannya Praktikum Basis Data ini bisa lebih baik lagi dari yang sebelumnya
Karena kita juga Menyadari adanya keterbatasan pengetahuan, kemampuan,
serta peralatan yang Kurang mendukung seperti kurangnya Laptop atau komputer
Sehingga kita lambat memahaminya semoga saja nanti alat-alat komputer bisa
digunakan sebagaimana mestinya.
22
Daftar Pustaka
https://www.nesabamedia.com/pengertian-ddl-dan-dml/
http://safniagustina.blogspot.com/2019/01/pengertian-sql-ddl-dml-dcl-dan-
contohnya.html
https://www.labwisnu.com/2017/10/pengertian-dml-data-manipulation.html
https://www.mastekno.com/id/pengertian-beserta-fungsi-dan-perintah-dml/
https://www.setoprak69.wordpress.com/2017/10/03/pengertian-dml-data-
manipulation-language/
23