Anda di halaman 1dari 13

PENGAKUAN PENDAPATAN

AKUNTANSI KEUANGAN MENENGAH


KELOMPOK 6

 SANTI DAMAYANTI
 VANYA SYAFIRA RANI
 INDAH TIKA APSARI
 LATIFAH OKTAVIANI HIDAYAT
PEMBAHASAN

a. Lingkungan Saat Ini


• Pedoman untuk pengakuan pendapatan
• Penyimpangan dari dasar penjualan
b. Pengakuan Pendapatan pada Saat Penjualan
• Penjualan tunai dan penjualan kredit
• Pengakuan pendapatan jika ada hak
mengembalikan barang
c. Pengakuan Pendapatan Kontrak Jangka
Panjang
• Metode persentase
• Penyelesaian
• Metode kontrak selesai
• Kerugian kontrak jangka panjang
• Pengungkapan
• Berdasarkan penyelesaian produksi
d. Pengakuan Pendapatan Lainnya
LINGKUNGAN SAAT INI

Pedoman untuk Pengakuan Pendapatan


Prinsip pengakuan pendapatan menetapkan bahwa pendapatan diakui pada saat:
1. Direalisasi atau dapat direalisasi, dan
2. Dihasilkan
LINGKUNGAN SAAT INI

Empat transaksi pendapatan telah diakui sesuai dengan


prinsip berikut:
1. Pendapatan dari penjualan produk diakui pada tanggal penjualan, yang biasanya
diinterpretasikan sebagai tanggal penyerahan kepada pelanggan
2. Pendapatan dari pemberian jasa diakui ketika jasa-jasa itu telah dilaksanakan dan dapat
ditagih
3. Pendapatan dari mengizinkan pihak lain untuk menggunakan aktiva perusahaan, seperti
bunga, sewa, dan royalty, diakui sesuai dengan berlalunya waktu atau ketika aktiva itu
digunakan
4. Pendapatan dari pelepasan aktiva selain produk diakui pada tanggal penjualan
LINGKUNGAN SAAT INI

Penyimpangan dari Dasar Penjualan


Alasan umum untuk menyimpang dari dasar penjualan:
1. Keinginan untuk mengakui lebih awal dalam proses menghasilkan laba, dan bukan pada
saat penjualan jika terdapat tingkat kepastian yang tinggi mengenai jumlah pendapatan yang
dihasilkan.
2. Keinginan untuk menangguhkan pengakuan pendapatan setelah saat penjualan jika
tingkat ketidakpastian mengenai jumlah pendapatan ataupun biaya cukup tinggi, atau jika
penjualan bukan merupakan penyelesaian yang substansial dari proses menghasilkan laba.
PENGAKUAN PENDAPATAN PADA
SAAT PENJUALAN

PENGUKURAN PENDAPATAN PENJUALAN


Pendapatan harus diukur sebesar fair value yang diperkirakan akan diterima atau
piutang dagang.
1. Potongan penjualan harus mengurangi jumlah yang akan diterima atau piutang dan
pendapatan.
2. Jika pembayaran ditunda, penjual harus menetapkan tingkat bunga untuk selisih
antara kas atau kas ekuivalen dan jumlah yang ditunda pembayarannya.
PENGAKUAN PENDAPATAN PADA
SAAT PENJUALAN

PENGUKURAN PENDAPATAN PENJUALAN


Apabila transaksi penjualan melibatkan pengaturan pembiayaan, nilai wajar ditentukan
dengan mendiskontokan pembayaran menggunakan tingkat bunga diperhitungkan.
Tingkat bunga yang diperhitungkan dapat ditentukan lebih jelas menggunakan:
1. Tarif yang berlaku untuk instrument sejenis dengan credit rating yang sama, atau
2. Tingkat bunga yang mendiskonto nilai nominal instrumen ke harga barang atau jasa
sekarang.
PENGAKUAN PENDAPATAN PADA
SAAT PENJUALAN

PENGAKUAN PENDAPATAN PENJUALAN


Pendapatan dari penjualan barang diakui bila seluruh kondisi berikut terpenuhi:
1. Perusahaan telah mentransfer kepemilikan barang kepada pembeli;
2. Perusahaan tidak lagi mempertahankan berbagai hal yang biasanya dilakukan oleh
pemilik barang;
3. Jumlah pendapatan dapat diukur secara jelas;
4. Kemungkinan besar ada manfaat ekonomi yang mengalir ke perusahaan; dan
5. Kos yang terjadi atau diperhitungkan dapat diestimasi secara jelas.
KONTRAK JANGKA PANJANG

Dua metode kontrak jangka panjang


1. Metode persentase penyelesaian
2. Metode pemulihan biaya
KONTRAK JANGKA PANJANG

Perusahaan harus menggunakan metode persentase penyelesaian ketika


semua kondisi berikut.
1. Kontrak menentukan secara jelas hak yang dapat digunakan berkenaan dengan
produk atau jasa yang akan diberikan oleh penjual dan diterima oleh pembeli, imbal
balik pertukaran, tatacara dan waktu pelunasan/penyelesaian.
2. Pembeli diharapkan dapat memenuhi kewajibannya dalam kontrak
3. Kontraktor diharapkan dapatt melaksanakan kewajiban kontraktual
KONTRAK JANGKA PANJANG

Perusahaan harus menggunakan metode pemulihan biaya ketika semua kondisi


berikut.
1. Ketika perusahaan tidak bisa menggunakan metode persentase penyelesaian
2. Ketika ada masalah dalam kontrak diluar normal.
PENGAKUAN PENDAPATAN LAINNYA

Anda mungkin juga menyukai