0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
121 tayangan10 halaman

Laporan Tahunan Program HIV 2019

Laporan tahunan program HIV tahun 2019 di RSU Karya Dharma Husada memberikan ringkasan pelayanan kepada pasien HIV antara lain konseling sebanyak 37 pasien, perawatan dukungan pengobatan sebanyak 9 pasien, pasca pajanan 1 pasien, dan sistem rujukan dimana 7 pasien hasil reaktif dirujuk ke fasilitas kesehatan lain.

Diunggah oleh

Rio Putratama
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
121 tayangan10 halaman

Laporan Tahunan Program HIV 2019

Laporan tahunan program HIV tahun 2019 di RSU Karya Dharma Husada memberikan ringkasan pelayanan kepada pasien HIV antara lain konseling sebanyak 37 pasien, perawatan dukungan pengobatan sebanyak 9 pasien, pasca pajanan 1 pasien, dan sistem rujukan dimana 7 pasien hasil reaktif dirujuk ke fasilitas kesehatan lain.

Diunggah oleh

Rio Putratama
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

LAPORAN TAHUNAN

PROGRAM HIV

2019
LEMBAR PENGESAHAN

Laporan tahunan program HIV

Menyetujui, Singaraja,3 Januari 2020

Manajer Yanmed dan Keperawatan Ka. Tim HIV

(dr. Indah Purnamawati) (Tri Puji Astutik,S.Kep.Ns)

Mengetahui,

Direktur RSU Karya Dharma Husada

(dr. Gede Panca)


BAB 1
PENDAHULUAN

1.1 Penjelasan Umum


Penyakit HIV/AIDS merupakan masalah besar bagi kesehatan dan sangat
berpengaruh pada pertumbuhan sosio-ekononi negara – negara di seluruh
dunia, termasuk Indonesia. hampir semua provinsi Di Indonesia melaporkan
peningkatkan kasus HIV/AIDS, dengan 10 provinsi terbanyak adalah DKI
Jakarta, Jawa Barat, Papua, Jawa Timur, Bali, Kalimantan Barat, Jawa
Tengah, Sumatera Utara, Sulawesi Selatan, dan Kepulauan Riau. Pelayanan
pasien dengan Infeksi Human Imunodifisiensi Virus (HIV) merupakan upaya
pelayanan komprehensif di Rumah Sakit untuk menanggulangi kasus
HIV/AIDS.

1.2 Maksud dan Tujuan


1. Untuk menurunkan angka kesakitan dan kematian pada pasien yang
terinfeksi HIV
2. Untuk meningkatkan pelayanan konseling test sukarela (KTS)
3. Untuk memberikan pelayanan pasca pajanan
4. Untuk memberikan pelayanan PITC/PMTCT
5. Untuk memberikan pelayanan sistem rujukan
6. Untuk memberikan pelayanankolaborasi TB-HIV
7. Untuk memberikan perawatan dukungan pengobatan
1.3 Ruang Lingkup
Seluruh pelayanan pasien di RSU Karya Dharma Husada (rawat jalan,
Rawat inap, ruang bersalin)
1.4 Dasar Laporan
Kegiatan bulanan pelayanan konseling, pelayanan perawatan dukungan
pengobatan, pelayanan pasca pajanan, layanan rujukan , pelayanan TB HIV,
pelayanan PMTCT.
BAB II
PELAKSANAAN

2.1 Hasil Pelaksanaan Kegiatan

pasca Kon
kelompok beresiko hasil rujuk
Pere pajanan seling
vc laki-
bulan tipk m tb menolak
t laki pasangan id Lain
puan R NR diperiks  
risti u -lain
a
Jan
feb 3 0 3 3 0 0 0 0 3 0 3 2 1 0 1
mar 4 0 4 4 0 2 1 0 3 0 4 1 3 0 0
apr 1 1  0 1  0  0  0 0  0 1 1 0 1 0 0
mei 3 0  3 1 2 1 1 0 2  0 3 0 2 1 0
juni 3 2 1 2 1 0  0 0 3  0 3 2 1 0 2
Juli 5 1 4 5  0  2  0 0 5 0 5 2 3 0 2
Agt 7  3 4 5 2 1 0 0 7  0 7 0 7 0 0
Sept 5 0 1 1 0 1  0 0 1  0 5 0 4 1 0
Okt 3 0 3 1 2 0 0 0 3 0 3 0 2 1 0
Nop 3 1 2 2 1 0 0 0 3 0 3 0 3 0 0
des 4 0 4 1 3 0 0 0 4 0 4 0 4 0 0
4
total 1 8 29 26 11 7 2 0 34 1 41 7 31 3 5
Chart Title
6

5
januari
februari
4 maret
april
mei
3 juni
juli
agust
2
sep
okt
1 nov
des

0
vc
t k ki an U n T hi
v f
NR
k
tip la pu ID na TC k a kti ru
ju
i- ja M ce re
l ak re
m pa P
tb
pe s ca
pa

a. Pelayanan konseling
Pelayanan konseling yang dilakukan di RSU Karya Dharma Husada
selama tahun 2019 adalah sebanyak 37 pasien, dimana pasien berasal dari
pasien rawat jalan maupun rawat inap

konseling
8
7
6
5
4
3
2
1
0
feb mar apr mei juni juli agust sept okt nov des

konseling
b. Pelayanan perawatan dukungan pengobatan
Pelayanan perawatan dukungan pengobatan terhadap pasien IO yang
dilakukan di RSU Karya Dharma Husada selama tahun 2019 adalah
sebanyak 9 pasien.

2.5 infeksi opertunitis


2

1.5

0.5

0
feb mar apr mei juni juli agst sept okt nov des

infeksi opertunitis

c. Pelayanan pasca pajanan


Pelayanan pasca pajanan yang dilakukan di RSU Karya Dharma Husada
selama tahun 2019 adalah sebanyak 1 pasien, sudah dievaluasi pada bulan
oktober 2019

d. Pelayanan sistem rujukan


Pelayanan dari hasil konseling menghasilkan 41 pasien dilakukan
konseling dan 3 diantaranya menolak dilakukan pemeriksaan rapid tes,
sisanya dilaksanakan rapid tes. hasil tes rapid selama tahun 2019 adalah
sebanyak 31 pasien hasil NR dan 7 dengan hasil reaktif. Pasien dengan
hasil reaktif sdiedukasi oleh DPJP untuk lakukan rujuk ke RSUD
kabupaten buleleng untuk mendapatkan layanan VCT lanjutan/layanan
pengobatan ARV. Dari 7 pasien yang reaktif 5 orang dirujuk ke RSUD
dqan 1 pasien meninggal saat perawatan dan 1 pasien APS.Kegiatan
selama tahun 2019 tidak ada merujuk pasien ODHA dengan resiko IDU
karena tidak ada pasien ODHA dengan faktor resiko IDU datang ke RSU
Karya Dharma Husada
Chart Title
8
7
6
5
4
3
2
1
0
ri ri et ril ei ni ju
li us be
r
be
r
be
r
be
r
nua rua ar ap m ju us
t
m to m m
j a f eb m ag te ok ve s e
s ep no de

konseling cek rapid Reaktif Non Reaktif Rujuk

e. Pelayanan TB HIV
Belum terlaksananya dengan optimal kegiatan pasien dengan TB positif
dilakukan pemeriksaan rapid test

f. Pelayanan PMTCT melalui pendekatan TIPK


Selama tahun 2019 kegiatan MPTCT/PPIA pada kegiatan ANC sebanyak
9 pasien dilakukan pemeriksaan HIV, dan hasilnya semuanya NR.
Kegiatan tersebut lebih banyak pada pasien yang akan melahirkan di
Rumah sakit (VK), karena sebagian besar ANC trimester awal di Faskes
tingkat pertama, sehingga dipoliklinik kebidanan belum ada yang pernah
ada melayani kegiatan PMTCT

Bulan Jumlah Unit asal pasien


Agustus 2 VK
September 0 VK
Oktober 2 VK
November 1 VK
Desember 3 VK
Total 8
Layanan PPIA/PMTCT tahun 2019
3.5

2.5

1.5

0.5

0
Agustus September Oktober November Desember

Layanan PPIA/PMTCT tahun 2019

g. Pengajuan pelatihan
Pelatihan konselor, pelatihan petugas laboratorium sudah diajukan, karena
menunggu informasi terkait pelatihan tersebut.sehingga pelatihan untuk
petugas terlatih akan diajukan kembali pada program kerja TIM HIV tahun
2020. Terkait diklat internal kepada petugas kesehatan(perawat, bidan dan
petugas laboratorium) akan diajukan kebagian diklat internal

2.2 Hambatan yang dihadapi

Keterbatasan tenaga konselor, sehingga saat ada pemeriksaan HIVketika


konselor berhalangan masih dibantu oleh tenaga kesehatan (perawat dan
bidan) untuk konseling pra tes.

Hambatan berikutnya adalah keterbatasan reagen pemeriksaan HIV/


persediaan reagen HIV. Karena reagen belum disubsidi oleh Dinas
Kesehatan Kabupaten, sehingga belum terlaksana secara optimal
pemeriksaan HIVnya. Masih dikembalikan kefaskes Tingkat pertama
untuk pemeriksaan lanjutan bila pasien terdiagnosa TB

2.3 Hal –hal lain yang perlu dilaporkan


BAB III
SIMPULAN, SARAN DAN REKOMENDASI

3.1 Simpulan

Program kerja Tim HIV pada tahun 2019 dari kegiatan layanan konseling
(VCT/TIPK), layanan dukungan pengobatan pasien dengan positif HIV dengan
IO,layanan pasca pajanan,pelayanan system rujukan, pelayanan TB
HIV,pelayanan PMTCT/PPIA telah terlaksana semua, meskipun belum terlaksana
secara optimal. Hasil yang belum tercapai secara optimal akan dimasukkan ke
program kerja tim HIV tahun 2020

3.2 Saran

Penambahan tenaga konselor

Pengajuan MoU ke RS Sanglah terkait system rujukan pasien dengan factor resiko
IDU

Pengajuan pengadaan reagen HIV ke Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng

3.3 Rekomendasi Direktur


BAB IV
PENUTUP

Demikian laporan program kerja tahun 2019, semoga kegiatan program


tahun 2019 bisa menjadi acuan untuk berperan aktif mensukseskan kegiatan
Program Nasional pemerintah dan meningkatkan mutu layanan Rumah Sakit
Umum Karya Dharma Husada

Anda mungkin juga menyukai