MATERI PEMBELAJARAN
Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia
Kelas/Semester : X/Gasal
Materi : Teks Prosedur
CONTOH TEKS PROSEDUR
Cara Membuat SIM secara Online
Salah satu dokumen penting yang wajib Anda miliki jika Anda mengemudikan sendiri
suatu kendaraan bermotor adalah Surat Izin Mengemudi (SIM). Di Indonesia, SIM adalah bukti
registrasi dan identifikasi yang diberikan oleh Kepolisian Republik Indonesia (Polri) kepada
seseorang yang telah memenuhi persyaratan administrasi, sehat jasmani dan rohani, memahami
peraturan lalu lintas, dan terampil mengemudikan kendaraan bermotor.Untuk pembuatan Surat
Izin Mengemudi (SIM) baru, silakan ikuti alur prosedur yang telah ditetapkan di bawah ini:
1. Pastikan anda memiliki e-KTP, karena hanya orang yang memiliki e-KTP saja yang bisa
membuat SIM secara online.
2. Masuk ke website http://sim.korlantas.polri.go.id, Setelah masuk akan tersedia 4 menu,
pilih menu “Pendaftaran SIM”.
3. Saat pertama kali membuka menu Pendaftaran SIM akan muncul beberapa informasi
pendaftaran yang wajib dibaca terlebih dahulu sebelum anda melanjutkan langkah
membuat SIM online. Selanjutnya klik “Lanjut”, anda akan menjumpai form jenis
permohonan yang terdiri dari SIM baru dan perpanjangan SIM. Silakan pilih sesuai
kebutuhan.
4. Setelah itu, lengkapi beberapa data, dan pastikan email yang anda masukan merupakan
email aktif. Selain itu, anda harus memilih lokasi tes sesuai dengan alamat anda saat ini.
Setelah semua data permohonan terisi, isilah data pribadi, mulai dari kewarganegraan
sampai pendidikan. Semua data tersebut wajib sesuai e-KTP yang anda miliki dan diisi
dengan data yang sebenar-benarnya. Apabila pendaftaran sukses, anda akan
mendapatkan kode booking dan pesan via e-mail yang nantinya harus dicetak dan
dibawa ketika datang ke Satpas yang dipilih.
5. Selanjutnya anda harus melakukan pembayaran di ATM atau teller bank BRI di seluruh
Indonesia. Biaya pembuatan SIM baru berkisar 100 ribu sampai 200 ribu bergantung
dengan jenis SIM yang akan dibuat.
6. Sebelum datang ke lokasi Satpas/Gerai/Sim keliling, anda wajib membuat terlebih
dahulu keterangan sehat dari dokter. Jangan lupa persiapkan pula KTP beserta fotokopi
KTP. Apabila anda ingin melakukan perpanjangan SIM, anda juga harus membawa SIM
lama
7. Setelah semua terpenuhi, datanglah ke lokasi Satpas/Gerai/SIM keliling yang
sebelumnya dipilih saat pendaftaran SIM online. Saat dilokasi Satpas, pihak kepolisian
akan melakukan indentifikasi dan verifikasi data yang dibawa.
Setelah itu, anda akan melakukan pengambilan foto, sidik jari, dan tanda tangan. Setelah
semuanya selesai, anda harus menjalani ujian teori dan praktik. Apabila kedua ujian tersebut
lulus, maka SIM yang anda ajukan siap dicetak.
(Sumber https://www.otomaniac.com/cara-membuat-sim-online/ dengan pengubahan)
KARAKTERISTIK TEKS PROSEDUR
Teks prosedur merupakan teks yang berisi tentang langkah-langkah atau tahap-tahap
untuk melakukan sesuatu hal baik melakukan suatu kegiatan tertentu maupun membuat sesuatu
yang disajikan secara berurutan.
Adapun karakteristik umum dari teks prosedur adalah sebagai berikut.
1. Merupakan teks yang berisi tentang petunjuk-petunjuk mengerjakan sesuatu
2. Terdiri dari tiga bagian.
3. Bagian pertama disebut juga sebagai bagian tujuan, yaitu ide utama dari teks prosedur
tersebut. Bagian pertama merupakan generalisasi tentang isi dari teks.
4. Bagian kedua adalah bagian material. Khususnya jika teks memerlukan alat atau bahan
sebelum dilanjutkan dengan langkah-langkah. Misalkan, pada resep masakan, atau
melakukan percobaan
5. Bagian terakhir adalah bagian langkah-langkah. Bagian inilah yang memuat tentang
petunjuk atau cara-cara pembuatan sesuatu sesuai dengan ide pokok teks. Pada bagian
langkah-langkah, yang dimaksud adalah berurutan, tidak diberikan secara acak serta
langkah-langkah dijelaskan secara mendetail.
6. Teks prosedur disusun secara informatif, yaitu teks prosedur memang diperuntukkan
untuk memberikan informasi pada pembaca
7. Bersifat objektif. Teks prosedur merupakan salah satu teks nonfiksi jadi data-data yang
ada dalam teks harus objektif.
8. Prosedur dapat diuji kebenarannya
9. Menggunakan syarat atau pilihan
10. Bersifat aktual dan akurat
11. Bersifat logis
CARA MENYUSUN TEKS PROSEDUR
Berikut ini langkah penulisan dalam membuat teks prosedur kompleks yang baik dan benar:
1. Menentukan topik apa yang akan dibuat.Dapat berupa nama benda atau sesuatu yang
hendak dibuat atau dilakukan, dapat pula berupa cara melakukan atau menggunakan
sesuatu.
2. Mengumpulkan sumber informasi dan menulis kerangka karangan.
3. Mengembangkan informasi yang telah didapat dan memikirkan langkah-langkahnya.
4. Menyusun teks prosedur kompleks secara utuh.
HAL YANG HARUS DIPERHATIKAN KETIKA MENYUSUN TEKS PROSEDUR
1. Kalimat yang digunakan sesuai dengan karakteristik teks prosedur kompleks.
2. Langkah-langkah atau instruksi yang diberikan kepada pembaca harus jelas.
3. Bahasa yang digunakan pas dengan karakteristik pembaca.
4. Urutan langkah-langkah harus sistematis.
STRUKTUR TEKS PROSEDUR
Struktur pembentuk teks prosedur ada tiga, yaitu:
1. Tujuan
Tujuan merupakan hasil akhir yang akan dicapai;
2. Langkah-langkah
Langkah-langkah adalah cara-cara yang ditempuh agar tujuan tercapai; dan
3. Penegasan Ulang
Penegasan ulang adalah bagian yang berisi tentang pengulangan pernyataan yang
digunakan untuk meyakinkan pembaca.
CIRI-CIRI STRUKTUR TEKS PROSEDUR
1. Tujuan
a. Memuat sebuah pernyataan/latar belakang
b. Memuat tujuan
c. Berbentuk paragraf
2. Langkah-langkah
a. Memuat tahap/langkah
b. Ditulis dalam bentuk point berurutan atau paragraf berurutan
c. Lengkap dan detail
3. Penegasan ulang
a. berisi penguatan atas tujuan
b. berbentuk paragraf singkat (1 paragraf)
KAIDAH KEBAHASAAN TEKS PROSEDUR
1. Kata Imperatif
Teks prosedur banyak menggunakan kata-kata kerja perintah (imperatif). Kata kerja
imperatif antara lain harus, pastikan jangan, hindari, ceritakan(lah), jadilah, tunjukan(lah),
dan gunakan(lah).
Contoh:
Bentuk Dasar Imbuhan/partikel Bentukan Kata
pasti -kan pastikan
tunjuk -kan tunjukkan
cerita -kan ceritakan
hindar -i hindari
jadi -lah jadilah
Berdasarkan contoh tersebut, dapat disimpulkan bahwa kata imperatif bisa dibentuk dari
kata dasar yang diberi imbuhan -kan, -i, dan partikel -lah.
2. Kata Teknis
Banyak menggunakan kata-kata teknis yang berkaitan dengan topik yang dibahasnya.
Apabila teks tersebut berkenaan dengan masalah komunikasi, akan digunakan istilah-
istilah komunikasi pula, misalnya tanya jawab, kontak mata, pewawancara, verbal,
nonverbal, bahasa tubuh, dan negosiasi.
3. Kata Penghubung (Konjungsi)
Banyak menggunakan kata penghubung (konjungsi) partikel yang bermakna
penambahan, seperti selain itu, pun, kemudian, selanjutnya, oleh karena itu, lalu, setelah
itu, dan di samping itu.
4. Kata Persuasif
Banyak menggunakan kata-kata persuasif. Berikut adalah contoh kalimatnya.
- Penggunaan bahasa yang baik juga menjadi keharusan.
- Singkatnya, akan lebih baik bila kita mampu menampilkan sikap yang antusias,
verbal, maupun nonverbal.
- Ini wajar karena bersikap pasif dan menyerahkan segala sesuatu pada pihak
perusahaan tidak akan menambah nilai kita di mata pewawancara.
- Pewawancara sangat menghargai kandidat yang mampu menentukan nominal gaji
yang ia harapkan karena dianggap bisa melakukan penilaian atas kemampuannya dan
tugas-tugas yang akan dilakukan.
5. Deskripsi
Apabila prosedur itu berupa resep dan petunjuk penggunaan alat, akan digunakan
gambaran rinci tentang benda dan alat yang dipakai, termasuk ukuran, jumlah, dan warna.