Anda di halaman 1dari 4

BAB III

UPAYA PENANGGULANGAN MASALAH KEPENDIDIKAN


SMK NEGERI 7 BALEENDAH KABUPATEN BANDUNG

A. Pengelolaan/Pelaksanaan Kurikulum
SMK Negeri 7 Baleendah Kabupaten Bandung tentunya menuntut
pengelolaan kurikulum yang baik, sehingga proses belajar mengajar dapat
terlaksana dengan baik dan dapat menghasilkan lulusan yang kompeten dibidang
otomotif. Beberapa penanganan permasalahan yang ditemukan diantaranya:
1. Untuk menangani permasalahan tentang guru-guruyang belum menguasai
kurikulum 2013, wakasek bidang kurikulum mengatur kegiatan pelatihan
yang harus diikuti setiap guru yang ada di SMK Negeri 8 Bandung secara
bergiliran dan berkala.
2. Untuk mengadaptasi perkembangan ilmu yang terus berkembang tenaga
pendidik di SMK Negeri 8 Bandung membuat media pembelajaran dan
mengemasnya dalam bentuk CD sehingga dapat secara compicable
digunakan oleh para guru, untuk menanggulangi pengadaptasian dunia
pendidikan yang belum maksimal.

B. Pembinaan Kesiswaan
Usaha yang dilakukan untuk menanggulangi masalah yang terjadi dalam
pembinaan kesiswaanantara lain:
1. Semua elemen atau civitas sekolah harus ikut serta dalam mengatasi dan
menaggulangi kemungkinan munculnya masalah kedisiplinan.
2. Mengadakan remedia lteaching untuk siswa yang absensinya lebih dan atau
sama dengan 11 kali tanpa keterangan.
3. Razia atribut siswa misalnya dengan menggunting rambut apabila siswa
rambutnya panjang, menggunting celana ketat, mencoret pakaian seragam
yang tidak dimasukan celana dengan spidol.

15
C. Penyelenggaraan Kegiatan Ekstrakurikuler
Usaha yang dilakukan untuk menanggulangi masalah yang terjadi dalam
kegiatan ektrakurikuler adalah sebagai berikut:
1. Adanya reward atau penghargaan kepada siswa teladan dengan memberikan
beasiswa dengan salah satu kriterianya adalah aktif dalam organisasi
sekolah.
2. Memasukan nilai ekstrakurikuler kedalam nilai raport.
3. Menugaskan pelatih profesional yang dapat membantu berkembangnya
ekstrakurikuler.
4. Memberikan ruang yang dapat digunakan sebagai tempat kesekretariatan.

D. Pembinaan Kerjasama dengan Orang Tua Murid


Usaha yang dilakukan untuk menanggulangi masalah yang terjadi
dalampembinaan kerjasama dengan orang tua murid adalah sebagai berikut:
1. Dibutuhkan alamat tempat tinggal yang jelas dari orang tua siswa, sehingga
dapat cepat melakukan komunikasi dengan orang tua siswa.
2. Dibutuhkan informasi yang jelas mengenai masalah yang dihadapi oleh
orang tua siswa dengan mencari informasi dari siswa sendiri atau teman
dekatnya.
3. Dibutuhkan kejelasan dalam masalah yang akan dibahas pada setiap
pertemuan mengingat pentingnya setiap kali pertemuan yang diadakan oleh
sekolah, orang tua pun perlu menyadari pentingnya pertemuan karena akan
diberikan pembahasan permasalahan yang terjadi dan informasi-informasi
penting mengenai siswa.
4. Dibutuhkan pertemuan yang lebih sering antara orang tua siswa dengan
sekolah, sehingga orang tua pun mengetahui informasi mengenai sekolah
missal jadwal UAS, libur sekolah dan lain–lain.

E. Pengelolaan Fasilitas Pembelajaran


Usaha yang dilakukan untuk menanggulangi masalah di bidang
pengelolaan fasilitas pembelajaran adalah sebagai berikut:

25
1. Pemantauan fasilitas yang ada di ruangan perlu dilakukan untuk mengurangi
kerusakan (coretan meja dan kursi) yang biasa dilakukan oleh siswa.
2. Fasilitas bengkel yang dimiliki oleh sekolah mendapat beberapa peralatan
misalnya seperangkat EFI.
3. Peralatan yang rusak harus diperbaiki dan apabila tidak bisa diperbaiki
maka diganti.
4. Buku untuk menunjang KBM ada beberapa guru mengambil dari penerbit
jadi walaupun di perpustakaan bukunya masih kurang, guru mensiasatinya
dengan mencari penerbit untuk dijadikan sebagai sumber belajar.
5. Menyumbangkan buku-buku bekas dari perpustakaan kepada perpustakaan
yang memerlukannya sehingga pembaruan buku-buku perpustakaan dapat
dilakukan.
6. Mengajak pihak eksternal untuk menjadi donatur buku-buku untuk
perpustakaan sekolah

F. Pengelolaan Kesejahteraan Sivitas Akademika


Usaha yang dilakukan untuk menanggulangi masalah di bidang
kesejahteraan sivitas akademika adalah sebagai berikut:
1. Kesejahteraan Guru-Guru danStaf TU
Pihak sekolah membuat suatu program yang melibatkan seluruh komponen
seperti iuran atau kas yang dapat digunakan dalam memenuhi kesejahteraan
guru-guru dan staf salah satunya kesehatan guru dan staf TU, mengadakan
kegiatan penyuluhan di bidang kesehatan yang melibatkan berbagai pihak.
Meningkatkan dan memaksimalkan unit produksi yang sudah ada untuk
memenuhi kesejahteraan guru dan staf TU.
2. Adanya suatu perhatian khusus dari sekolah untuk menambah sarana
prasarana khususnya media pembelajaran yang dibutuhkan, adanya motivasi
yang tinggi dari guru untuk membuat media pembelajaran agar tercapainya
suatu tujuan pembelajaran yang dikehendaki.
3. Diperbanyaknya frekuensi kegiatan yang bertujuan mempererat tali
silaturahmi diantara guru-guru, staf TU dan yang lainnya.

35
G. Pembinaan Kerjasama dan Hubungan Industri dan Institusi Lain
Upaya penyesuaian pengembangan sumber daya dengan kebutuhan
industri realisasikan dengan bentuk kerjasama pihak sekolah dengan
industri/dunia kerja. Hubungan sekolah dengan industri/dunia kerja diartikan
sebagai jalinan kerjasama fungsional yang saling menguntung kan antara
sekolah dan dunia kerja/ dunia industri, sampai pada tahap evaluasi dan
pemasaran tamatan. Kerjasama tersebut dilakukan dengan tujuan untuk
meningkatkan mutu proses dan hasil diklat dalam menghasilkan tenaga kerja
berkualitas, melalui kerjasama yang saling menguntungkan antara sekolah
dengan dunia kerja/industri.

45