NASKAH ROLE PLAY PRAKONSEPSI
Assalamu’alaikum Wr.Wb, kami dari kelas 7b akan menampilkan drama kami
tentang Konseling Calon Ibu (Prakonsepsi), yang berjudul “PENTINGNYA
PRAKONSEPSI” yang diperankan oleh sebagai…
Bidan 1 : Nisrina Luayyan Dania
Bidan 2 : Alda Riyanti
Istri (Ny. L) : Silvia
Suami (Tn.S) : Yulis mayanti
Ibu Pasien : Nia novalia
Bibik pasien : Putri dwimeiza
Narator : putri dwimeiza
SELAMAT MENYAKSIKAN………………………………….
NARATOR :
Di pagi hari, ada ibu dan bibi berkunjung ke rumah Ny. L dan Tn.S dan sang suami sedang
bekerja di salah satu perusahaan swasta…
Ny. L dan Tn.S . adalah suami istri yang telah menikah 2 tahun yang lalu, dan 1 tahun yang
lalunya Istrinya hamil, namun mengalami keguguran. Semua keluarga mereka sangat ingin
melihat Ny.s da Tn. D mempunyai momongan. Maka dari itu, kini mereka sependapat untuk
melakukan konseling di salah satu tempat konseling di tempat tinggal mereka. Berikut dialognya…
Part 1
Ibu pasien : Nak… gimana apa ada tanda2 kamu hamil?
Bibik Pasien : Iya ni kamu udah 2 tahun masa ia kamu belum ada tanda – tanda lagi sih …..
Istri : iya bu, bik aku sama mas juga usaha selalu kok.
Bibik pasien : Coba deh kamu periksa gitu siapa tau ada solusi nya…
Ibu pasien : iya nak coba kamu ajak suami mu buat periksa di bidan. Semoga aja kamu bisa
hamil lagi …
Istri : iya buk, bik nanti aku ajak mas buat periksa
Bibik pasien : nah gitu dong masa ia Cuma diem aja ngak ada usaha sama sekali…
Part 2 :
Di sore hari sang suami yaitu Tn. L pulang kerumah
Istri : papa ….
Suami : Ya, kenapa ma?
Istri : ibu sama bibi tadi datang kerumah, mereka kasih saran ke kita kalo kita disarani
buat periksa, mama juga ingin sekali punya anak, tapi mama belum muncul-
muncul lagi sihh? Padahalkan, udah tahunan kita nunggu.
Suami : Hm, iya juga sih ma,!!!
Istri : gimana pa, Apa, ada saran ngak pa?
Suami : Papa denger-denger dekat sini ada tempat konseling ma. Bagaimana kalo kita
minta solusi atau tanya penyebab kenapa mama belum hamil-hamil lagi ? Gi
mana ma’?
Istri : Yah.. Terserah papa saja deh… Kalau itu jalan yang terbaik.
NARATOR :
Besok harinya mereka pun pergi ke tempat yang mereka rencanakan bersama yaitu ke BPM untuk
melakukan konseling. Tetapi, si ISTRI merasa malu karena dia berifikir, bahwa masalah pribadi
harus melibatkan orang lain.….
Setibah nya di BPM
Part 3
Istri : “aduuuhh.. gi mana nih, apa ini keputusan yang benar, membawa masalah pribadi ke
orang lain, its not good.”
Suami : Kenapa, Ma?
Istri : NGGAK papa pa!
Suami : yawda yuk masuk ma , Assalamu’alaikum bu
Bidan 2 : Waalaikum’salam.. Silahkan masuk Pak, Bu’.. Silahkan duduk. Selamat datang Pak,
Bu’ i. perkenalkan nama saya Bidan Alda dan ini Bidan Nisrina. Bapak dan Ibu sendiri
namanya siapa??
Suami dan Istri : nama saya pak SUGA dan saya Ibu Lisa.
Suami : Begini Bu Bidan, kami datang ini mau konsling karena kami sudah menikah 2 tahun
yang lalu, tetapi dulu 1 tahun yang lalu isteri saya hamil, tpi mengalami keguguran, dan
sampai sekarang belum hamil-hamil lagi, apakah ada solusi untuk kita bu bidan ?
Bidan 2 : Ok Jadi begini, ibu dan bapak sudah sangat bagus ya karena sudah ingin berkonsultasi
ke tenaga kesehatan. Nah disini kita akan melakukan konsling prakonsepsi, banyak yang
berpendapat bahwa prakonsepsi itu di anggap tindakan yang tidak berguna. Karena
mereka menganngap kehamilan merupakan sebuah proses alami, bagian dari kehidupan
manusia. Padahal suami istri yang ingin memiliki buah hati, ada baiknya melakukan
konseling prakonsepsi dulu. Langkah ini penting untuk mempersiapkan kehamilan yang
optimal dan mengurangi risiko gangguan selama kehamilan.
Bidan 2 : umur nya berapa pak buk ?
Suami & istri : saya 25 tahun dan suami saya 30 tahun bu
Istri : Maaf Bu Bidan, yang dimaksud prakonsepsi itu apa?
Bidan 2 : Jadi Bu, prakonsepsi itu sebuah langkah yang dilakukan sebelum ingin memiliki buah
hati. Disitu dijelaskan akan digali berbagai faktor risiko, mulai usia, riwayat penyakit,
pola gaya hidup seperti kebiasaan merokok atau minum obat-obatan tertentu, pekerjaan,
lingkungan sekitar, pola nutrisi, hingga imunisasi yang pernah dilakukan. Konseling
kesehatan juga dapat mendeteksi berbagai hal, seperti pembawa kelainan genetik atau
menderita penyakit keturunan yang perlu mendapat perhatian, seperti kencing manis,
jantung, dan tekanan darah tinggi. Dengan konseling juga dapat diketahui, apakah si
calon ibu menderita penyakit-penyakit lainnya, seperti penyakit kelamin, paru-paru,
jantung, epilepsi, atau kanker rahim. Intinya, kami akan secara jelas menginformasikan
hal-hal yang bersifat medis maupun nonmedis.
Jika diperlukan, sang calon ibu pun diminta untuk melakukan beberapa uji skrining. Di
antaranya, apabila pasangan tersebut hobi memelihara binatang, seperti kucing atau
anjing, mereka akan berisiko terpapar toksoplasma. Jika terjadi infeksi akut si wanita saat
mengandung akan mengalami masalah pada kehamilan.
Istri : Ohh, jadi seperti itu ya Bu’…
Bidan 2 : iya bu, nah sekarang maaf saya mau tanya untuk ibu diumur berapa ibu mendapatkan
menstruasi pertama?
Istri : umur 14 tahun bu.
Bidan 2 : apakah menstruasi nya lancar perbulannya?
Istri : Iya lancar bu.
Bidan 2 : ketika sedang menstruasi apakah ada keluhan bu ?
Istri : alhamdulillah ngak ada bu
Bidan 2 : Ibu tadi bapak bilang ibu pernah hamil tapi keguguran ya nah selama kehamilan itu ibu
pernah di urut ngak oleh dukun ?
Istri : iya bu bidan saya pernah diurut oleh dukun karena bibi saya pernah menganjurkan nya.
Bidan 2 : oh begitu, nah ibu disini kami menganjurkan selama kehamilan itu jangan diurut ya
karena itu sangat berbahaya bagi kandungan dan juga ada baiknya selalu di periksa ke
bidan terdekat ataupun ke rumah sakit.
Istri : baiklah bu.
Bidan 2 : ibu apakah mempuanyai riwayat penyakit menular ?
Istri : Alhamdulillah tidak ada bu
Bidan 2 : apakah ibu mempunyai gaya hidup atau kebiasaan seperti merokok atau minum obat-
obatan tertentu ? Atau ada hewan peliharaan dirumah?
Istri : Tidak ada bu. Tapi saya memelihara kucing
Bidan 2 : ibu sekarang apakah ada keluhan bu ?
Istri : Tidak ada bu.
Bidan 2 : baiklah bu, setelah ini kita melakukan pemeriksaan tekanan darah dan pemeriksaan fisik
ya bu Oleh bidan nisrina
Dilakukan pemeriksaan hasil normal
Bidan 1. : hasil pemeriksaan TD dan fisik normal dan baik ya bu... TD 110/80 mmHg..
Dan dari hasil wawancara yang sudah kita lakukan ibu sebenarnya kondisi ibu
sudah sehat dan siap untuk hamil kembali dan kami menganjurkan untuk ibu sama
bapak harus lebih berusaha baik dalam melakukan hubungan seksual dimasa
subur, selalu beroda, menjaga pola makan dan istirahat jangan sampai stress ya
bu, pak agar cepat diberikan momongan lagi. Mungkin ada yang ingin ditanyakan
Pak,Bu?
Suami : Begini Bu’, klo misalnya Istri saya ternyata mengalami kelainan, jadi kami harus
berbuat apa Bu? Karena, kami ingin sekali memiliki buah hati, langkah apa yang harus
kami ambil?
Bidan 1 : ok baiklah pak, saya anjurakan Ibu melakukan pemeriksaan Lab darah lengkap
dan TORCH (toksoplasma,rubella, cytomegalovirus,dan herpes). Ke empat jenis
penyakti infeksi ini sama-sama berbahaya bagi janin bila infeksi diderita oleh ibu
hamil dan saya sarankan melakukan pemeriksaan ACA (anticardioliphin
antibodies) yang berguna untuk mengetahui tingkat kekentalan darah seseorang,
terutama yang memiliki riwayat keguguran pada awal kehamilan. Dan pastinya
Ibu tidak merokok, meminum obat-obatan tertentu yg tidak baik bagi kesehatan
tubuh, dan pastinya lingkungan sekitar harus terjaga dengan baik. bersih dan
nyaman. Nanti apabila hasilnya sudah keluar bapak dan ibu bisa kembali lagi
kasino untuk berkonsultasi dengan kami untuk selanjutnya bagaimana pak bu?
Apakah masih ada pertanyaan
NARATOR : Merekapun merasa legah setelah mendengar informasi yang sangat penting ini dari
Ibu Bidan.
Istri : oh iya bu, terima kasih atas informasinya dan nasehat yang diberikan. Kini kami akan
menjalani apa yang Ibu Bidan sampaikan ke kami..
Bidan 2 : Sama-sama Ibu, Bapak dan ibu tidak usah sungkan2 untuk datang kemari lagi,jika
memiliki maslah kesehtan, pintu kami selalu terbuka untuk semua orang.
Suami : Iya Bu’ klo begitu kami permisi pulang dulu.. Assalamu’alaikum
Bidan : Waalaikum’salam (sambil menjabat tangan) (berdiri)