0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
226 tayangan21 halaman

Praktikum Matriks dengan MATLAB

Laporan praktikum ini membahas tentang pengertian matriks, cara membuat matriks, dan mengoperasikan matriks menggunakan MATLAB. Dibahas pula berbagai jenis matriks seperti matriks baris, kolom, persegi, nol, dan diagonal serta cara membuat matriks di MATLAB."

Diunggah oleh

heni
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
226 tayangan21 halaman

Praktikum Matriks dengan MATLAB

Laporan praktikum ini membahas tentang pengertian matriks, cara membuat matriks, dan mengoperasikan matriks menggunakan MATLAB. Dibahas pula berbagai jenis matriks seperti matriks baris, kolom, persegi, nol, dan diagonal serta cara membuat matriks di MATLAB."

Diunggah oleh

heni
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

LAPORAN PRAKTIKUM KALKULUS DASAR

MATRIKS

Oleh :
Heni Febriyanti
211810201002

LABORATORIUM MATEMATIKA DASAR


JURUSAN FISIKA
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
UNIVERSITAS JEMBER
2021
BAB 1. PENDAHULUAN

1.1 Pendahuluan
Matlab merupakan bahasa pemrograman yang hadir dengan fungsi
dan karakteristik yang berbeda dengan bahasa pemrograman lain yang
sudah ada lebih dahulu seperti Delphi, basic maupun C++. Matlab
merupakan bahasa pemrograman level tinggi yang dikhususkan untuk
kebutuhan komputasi teknis, visualisasi dan pemrograman seperti
komputasi matematik, analisis data, pengembangan algoritma, simulasi
dan pemodelan serta grafik-grafik perhitungan. Matlab hadir dengan
membawa keistimewaan dalam fungsi-fungsi matematika, isika, statistic,
dan visualisasi.
Persoalan yang berkaitan dengan masalah matematika sering kita
temui dalam kehidupan sehari-hari. Persoalan tersebut akan lebih mudah
diselesaikan apabila kita mengubahnya ke dalam bahasa atau persamaan
matematika. Dengan menggunakan matriks memudahkan kita untuk
membuat analisa-analisa yang mencakup hubungan variabel-variabel dari
suatu persoalan. Matriks yang sering dijumpai adalah matriks yang entri-
entrinya bilangan-bilangan real atau kompleks. Seperti diketahui bahwa
himpunan bilangan real merupakan field terhadap operasi penjumlahan
dan perkalian. Salah satu contoh matriks yang entri-entrinya merupakan
field adalah matriks yang dapat didiagonalisasi. Matriks yang dapat
didiagonalisasi banyak diterapkan dalam berbagai ilmu khususnya dalam
matematika sendiri.
Seringkali di dalam menuliskan atau mengoperasikan matriks terdapat
kekeliruan karena kurangnya ketelitian dalam mengerjakannya. Terutama
matriks yang berordo 3 atau mungkin lebih. Berbagai aplikasi dan
pemrograman telah ada dan dirancang untuk menyelesaikan kesulitan
dalam matematika khususnya untuk pengoperasian matriks. Dengan
menggunakan matlab, kita dapat mengetahui benar atau salahnya jawaban
dengan mudah asalkan kita mengetahui dan menggunakan syntaq yang
diperlukan untuk mengoperasikan matriks pada matlab.
1.2 Rumusan masalah
Adapun rumusan masalah dari praktikum matriks ini adalah sebagai
berikut:
1. Apa yang dimaksud dengan matriks?
2. Bagaimana cara membuat matriks pada matlab?
3. Bagaimana cara mengoperasikan matriks pada matlab?

1.3 Tujuan
Adapun tujuan yang ingin dicapai dalam praktikum matriks ini adalah
sebagai berikut:
1. Mengetahui pengertian matriks.
2. Mengetahui cara membuat syntax matriks pada matlab.
3. Mengetahui cara mengoperasikan matriks pada matlab.

1.4 Manfaat

Adapun manfaat dari praktikum matriksini adalah mahasiswa atau


praktikan dapat memahami pengertian maupun materi dari matriks.
Mahasiswa atau praktikan dapat mengetahui dan memahami cara menerapkan
dan menuliskan syntak matriks dengan menggunakan matlab. Serta dapat
mengoperasikan matriks pada matlab.
BAB 2. TINJAUAN PUSTAKA

Matriks merupakan kumpulan dari suatu bilangan, symbol yang


berbetuk persegi panjang yang disusun berurut menurut baris dan kolom.
Bilangan yang ada pada suatu matriks disebut sebagai elemen atau sering juga
disebut sebagai anggota matriks. Matriks memiliki ord, adapun pengertian
dari ord pada matriks adalah ukuran. Ord tersebut berfungsi untuk
menjelaskan jumlah dari kolom dan baris pada matlab. Misalkan ordo 3 kali
3 maka artinya matriks tersebut memiliki 3 baris dan tiga kolom (Fauzan,
2015).

Elemen-elemen suatu matriks terdiri dari beberapa bilangan riil atau


kompleks yang disusun dalam bentuk baris atau kolom. Matriks biasanya
didefinisikan dengan kurung siku [ ] dan biasanya juga dituliskan baris
perbaris. Tanda koma(,) digunakan untuk memisahkan kolom , tand titik
koma (;) digunakan untuk memisahan baris. Hal lain yang bisa digunakan
untuk memisahkan kolom adalah dengan menggunakan spasi dan menekan
tombol enter ke baris baru untuk memisahkan baris. Matriks khusus
merupakan matriks yang didefinisikan oleh matlab sehingga kita tinggal
menggunakannya. Contoh: matriks nol, matriks diagonal, matriks identitas,
dan sebagainya (Siregar, 2018).
Macam-Macam Matriks di dalam matematika kita juga mengenal
berbagai macam jenis matriks diantaranya sebagai berikut :
1. Matriks Baris
Matriks Baris adalah matriks yang terdiri dari satu baris
Contoh : A = 1 5 3  2
2. Matriks Kolom
Matriks Kolom adalah matriks yang terdiri dari satu kolom
 2 
 
Contoh : A =  1 
  3
 
3. Matriks Persegi atau Matriks Bujur Sangkar
Matriks Persegi atau matriks Bujur Sangkar adalah matriks yang
mempunyai jumlah baris = jumlah kolom
 1 3 5
 
Contoh : A =  2 4 0  , jumlah baris = jumlah kolom
 2 3 7
 
4. Matriks Nol
Matriks Nol adalah Suatu matriks m  n yang setiap unsurnya 0
berordo m  n ,ditulis dengan huruf O.
 0 0 0
Contoh : O23 =  
 0 0 0
5. Matriks Segi Tiga
Matriks Segi Tiga adalah suatu matriks bujur sangkar yang unsur-
unsur dibawah atau diatas diagonal utama semuanya 0 .
 2 0 0 0 8 2 1  3
   
 3 7 0 0 0 6 5 4 
Contoh : C =  , D= 
9 5 8 0 0 0 3 7 
   
 4 1 3 5  0 0 9 
  0
Matriks C disebut matriks segi tiga bawah dan matriks D disebut matriks
segitiga atas.
6. Matriks Diagonal
Matriks Diagonal adalah suatu matriks bujur sangkar yang semua
unsurnya , kecuali unsur-unsur pada diagonal utama adalah nol.
5 0 00
 
0 7 00
Contoh : E = 
0 0  2 0
 
0 0 0 8 

7. Matriks Skalar
Matriks Skalar adalah matriks diagonal yang unsur-unsur pada
diagonal utama semuanya sama.
7 0 0 0
 
0 7 0 0
Contoh : F = 
0 0 7 0
 
0 0 0 7 

8. Matriks Identitas atau Matriks Satuan
Matriks Identitas atau Matriks Satuan adalah matriks diagonal yang
unsur-unsur pada diagonal utama semuanya satu ditulis dengan huruf I.
1 0 0 0
1 0 0  
  0 1 0 0
Contoh : I3 =  0 1 0  , I4 = 
0 0 1 0 0 1 0
   
0 1 
 0 0
I3 adalah matriks identitas ordo 3 dan I4 adalah matriks identitas ordo 4
9. Matriks Simetris
Matriks Simetri adalah suatu matriks bujur sangkar yang unsur pada
baris ke-i kolom ke-j sama dengan unsur pada baris ke-j kolom ke-i sehingga
aij  a ji .

1 3 2 5
 
3 4 6 9
Contoh : G = 
2 6 7 8
 
5 2 
 9 10
Unsur pada baris ke-2 kolom ke-4 adalah 9 dan unsur pada baris ke-4 kolom
ke-2 juga 9.
10. Matriks Mendatar
Matriks Mendatar adalah matriks yang banyaknya baris kurang dari
3 2 1
banyaknya kolom . Contoh : H 23   
5 4 6
11. Matriks Tegak
Matriks Tegak adalah suatu matriks yang banyaknya baris lebih dari
banyaknya kolom.
5 6 
 
Contoh : K 32 = 2 1 
9  7
 
12. Matriks Transpos ( notasi At )
Transpos A adalah matriks baru dimana elemen kolom pertama =
elemen baris pertama matriks A, elemen kolom kedua = elemen baris kedua
matriks A, elemen kolom ketiga= elemen baris ketiga matriks A.
1  2 5 8 
 
Misal Matriks A =  9 1 4 2 
 0 3  2  3
 
 1 9 0 
 
t  2 1 3 
Maka Transpos A adalah A = 
5 4  2
 
 2  3 
 8
Jadi jika ordo matriks A = 3x4 maka ordo matriks transpos adalah 4x3.
Sifat-sifat dari matriks transpos antara lain :
1) ( A + B )t = At + Bt
2) ( At )t = A
3) ( AB )t = Bt At
(Josep,2005).
Pembuatan matriks dapat dilakukan dengan menggunakan aplikasi
matlab. Matriks pada matlab memiliki 2 jenis format yaitu scalar vector dan
matriks. Scalar pada matlab memiliki tiga jenis format yaitu scalar vector dan
matriks. Scalar diartikan sebagai suatu bilangan yang tunggal. Sedangkan
vector merupakan sekelompok bilanga yang tersusun I-dimensi, pada matlab
biasanya disajikan sebagai vector baris atau vector kolom. Dan yang terakhir
adalah matriks sendiri, dimana matriks pada matlab didefinisikan sebagai
jumlah baris dengan kolomnya. Pada matlab matriks terdapat dimensi 3, 4
atau lebih (Staff UNY, 2013).

Pembuatan matriks pada matlab memiliki cara tersendiri. Matriks


dengan jumlah lebih dari satu dengan isi yang sama dapat dipisahkan dengan
menekan tombol enter atau menggunakan koma untuk membuat garis baru.
Langkah selanjutnya yang harus dilakukan yaitu dengan menggabungkan
variable yang ada untuk membentuk mariks baru. Matriks gabungan harus
memiliki jumlah baris dan kolom yang valid supaya bisa digabungkan dan
akan membentuk persegi panjang (Staff UNY, 2013)

Operasi matematika yang terdapat pada matlab yaitu operasi


penjumlahan, pengurangan, dan perkalian. Pada operasi penjumlahan dapat
dilakukan apabila sudah mendefinisikan terlebih dahulu. Pendefinisian
tersebut dilakukan oleh dua atau lebih matriks yang terlibat dalam operasi
tersebut. Matriks yang sudah didefinisikan itulah yang akan digunakan untuk
operasi-operasi pada matlab yang sesuai dengan fungsinya. Perkalian pada
matriks dapat digunakan dengan menggunakan syntak perkalian matriks.
Definisi dari syntak tersebut yaitu dapat ditulis dengan cara seperti berikut:

MultaB=A*B, MultaB=*A

(Fauzan, 2015).
BAB 3. METODOLOGI

3.1. Alat dan Bahan


3.1.1. Alat
1. Laptop
3.1.2. Bahan
1. Program MATLAB
2. Buku Catatan
3.2. Prosedur Kerja
Adapun prosedur kerja dalam praktikum plotting kali ini adalah
sebagai berikut:
1. Dihidupkan laptop.
2. Dipastikan bahwa dalam laptop tersebut sudah terinstal aplikasi
matlab.
3. Jika sudah terinstal, dibuka software matlab.
4. Dituliskan syntax matriks yang akan kita operasikan pada
command window.
5. Discreenshoot atau simpanlah hasil perhitungan yang kita
kerjakan pada matlab saat praktikum.
BAB 4. HASIL DAN PEMBAHASAN

4.1 Hasil

Adapun hasil yang diperoleh dari praktikum matriks adalah sebagai berikut:

4.1.1 Membuat skalar, vektor, dan matriks

4.1.2 Menetukan ukuran matriks


4.1.3 Manipulasi matriks

4.1.4 Operasi matriks

Operasi perkalian:
Operasi penjumalahan dan pengurangan:

4.2 Pembahasan

Berdasarkan praktikum matriks dari beberapa percobaan diatas telah


dilakukan pendefinisian vector dan matriks dengan menggunakan kurung
siku. Berdasarkan teori pada matriks,mendefinisikan juga ada pada scalar.
Pendefinisian pada skalar dapat dilakukan tanpa atau dengan kurung siku.
Percobaan berdasarkan hasil diatas yaitu mendefinisikan vector dan matriks
dengan menggunakan kurug siku. Percobaan itu dilakukan dengan
memasukkan elemen elemen yang akan didefinisikan kedalam kurung siku,
dan selanjutnya dengan cukup enter, pendefinisian tersebut akan muncul.
Telah dikatan bahwa matlab merupakan salah satu aplikasi laptop yang sangat
canggih dan membantu dala menyelesakikan persoalan dalam matematika
seperti vector dan matriks tersebut.

Matriks juga sama dengan vector cara pendefinisiaannya. Mendefinisikan


matriks sama juga dengan vector yaitu dengan menggunakan kurung siku.
Praktikum berdasarkan percobaan diatas yaitu mendefinisikan matrik berordo
4*4 sehingga menghasilkan seperti gambar diatas. Mendefinisikan ini juga
sangat mudah cukup mengenter akan muncul dari pndefinisian elemen
elemen yang dimasukkan tersebut.

Praktikum kedua bedasarkan hasil yaitu menggabungkan elemen dari A


dengan elemen anggota B. Penggabungan ini juga sangat mudah dan tidak
perlu membutuhkan waktu yang lama dengan menggunakan aplikasi matlab.
Penggabungan ini dimullai dengan menulis elemen elemen dari masing
maing yaitu elemen A dan B. Pada matlab penulisan elemen anggota A
maupun B dengan diawali tanda kurung siku, setelah itu Digabungkan
keduaanya dengan (A,B), yang nantinya akan menghasilkan gabungan dari
keduannya.

Ukuran atau dimensi dari matriks yang ada kita bisa menggunakan size
dan length. Size biasanya digunakan untuk matriks dua dimensi, sementara
length digunakan dalam vector.Keduanyaantara length dan size emiliki fungsi
yang berbeda

Seperti halnya operasi hitung lainnya, suatu matriks juga dapat


dioperasikan. Operasi hitung pada matriks meliputi penjumlahan,
pengurangan, dan perkalian sedangkan operasi pembagian matriks sangat
jarang ditemukan. Cara melakukan penjumlahan dan pengurangan pada
matriks adalah dengan cara menuliskan jumlah atau selisih lalu dikuti dengan
matriks yang akan dioperasikan. Contoh jumlah= X + Y, atau selisih = X –
Y. Sedangkan untuk operasi perkalian, caranya adalah dengan menuliskan
multXY=X*Y. Perlu diingat bahwa perkalian dalam matriks tidak berlaku
sifat komutatif sehingga hasil perkalian matriks XY tidak sama dengan YX.
BAB 5. PENUTUP

5.1 Kesimpulan
Matriks adalah kumpulan bilangan-bilangan yang diatur dalam baris-
baris dan kolom-kolom berbentuk persegi panjang serta termuat diantara
sepasang tanda kurung. Matriks juga dapat didefinisikan sebagai kumpulan
beberapa vector kolom atau vector baris. Matriks dapat dinyatakan sebagai :
Am x n = |aij| .
Dimana : aij = elemen atau unsur matriks. Beberapa bentuk pengoperasian
matriks yang terdapat dalam matlab antara lain pendefinisian skalar, vektor
dan matriks, menentukan ukuran dari vektor dan matriks, manipulasi suatu
matriks, dan operasi dari matriks itu sendiri yakni berupa penjumlahan,
pengurangan dan perkalian.
5.2 Saran
Praktikan hendaknya selalu mengasah kemampuan matlab mereka
diluar jam praktikum, agar dapat lebih memahami dan menguasai tentang
matlab terutama yang berkaitan dengan matriks. Apabila terjadi error selama
praktikum berlangsung,jangan ragu untuk bertanya kepada asisten apa yang
menyebabkan pengoperasian matlab milik kita menjadai error. Selain itu,
apabila kita menemukan hal yng tidak kita mengerti atau pahami selam
melakukan praktikum jangan ragu untuk bertanya kepada asisten.
DAFTAR PUSTAKA

Fauzan, C. 2015. Mengenal Berbagai Fungsi Matematika.


Kalangu,Josep Bintang.2005.Matematika Ekonomi untuk Bisnis Edisi Ke-1.
Jakarta:Penerbit Salemba Empat.
Staff UNY, 2013. Modul Pemrograman Komputer. Yogykarta: UNY.
Siregar, Tiur M. 2018. Dasar-dasar Mathlab. Medan: Unimed Press.
LAMPIRAN

1. Definisikan vektor dan matriks berikut ini :

2. Gabungkan matriks A dan B berikut ini :


3. Hitunglah :
a. Ukuran masing-masing matriks/vektor pada soal no.1

b. Jumlah masing-masing elemen vektor/matriks soal no 2


c. Perkalian per elemen dari A dan B kemudian nyatakan sebagai matriks
D

d. Apakah = dan ( + )= 2+ ?
−1 −1
e. Jika = . Apakah = dan = ?

4. Selesaikan Sistem Persamaan Linier berikut


EROR

Dalam pengerjaan tugas nomer 1 terjadi eror. Eror tersebut


disebabkan karena kurang telitinya praktikan dalam pengerjaan tugas
yaitu pada kesalahan penulisan matriks dan tanda titik dua. Untuk
meyelesaikan eror tersebut adalah dengan memperbaiki tulisan
menjadi”matriks1=[1 3 5 0; 3 1 3 5; 5 3 1 3; 0 5 3 1].

Dalam pengerjaan tugas nomer 4 terjadi eror. Eror tersebut


disebabkan karena kurang telitinya praktikan dalam pengerjaan tugas
yaitu pada kesalahan penulisan “invA*x”. Untuk meyelesaikan eror
tersebut adalah dengan memperbaiki tulisan menjadi “inv(A)*B”
Dalam pengerjaan tugas nomer 2 terjadi eror. Eror tersebut
disebabkan karena kurang telitinya praktikan dalam pengerjaan tugas
yaitu pada kesalahan penulisan “c=[a b]”. Untuk meyelesaikan eror
tersebut adalah dengan memperbaiki tulisan menjadi “C=[A B]”.

Anda mungkin juga menyukai