Anda di halaman 1dari 53

NURIA CIPTA SARI

• RS Pondok Indah “scrub nurse” 2012-2016”


• RS Cendana “KaNit OT CSSD” 2016-2018”
• RS Mayapada Hospital Kuningan “KaNit OT
CSSD Endoscopy” 2018-saat ini
• STIKes PERTAMEDIKA & Universitas
Tarumanagara (Skep Ners, Magister
Managemen)
• PW HIPKABI (2015 sebagai: anggota bid
kemasyarakatan, 2018 sbgi: sekertaris 1 –
saat ini)
nuria.cipta8@gmail.com
0813-2689-6510 (WA & call)
Tujuan Pembelajaran

UMUM :

Peserta mampu memahami tentang Askep


Perioperatif.

KHUSUS :
Mampu memahami dan menjelaskan :
1. Pengertian keperawatan perioperatif
2. Fase-fase perioperatif
3. Faktor resiko terhadap pembedahan
4. Peran perawat dalam fase pre operatif
5. Peran perawat dalam fase intra operatif
6. Peran perawat dalam fase post operatif
7.Diagnosa keperawatan pada fase pre, intra dan post
operatif
Peserta mampu mengaplikasikan peran perawat dalam fase
pre, inta dan post operatif
DEFINISI
PERIOPERATIF

SESUDAH
OPERASI
SELAMA
OPERASI

PERIODE
SEBELUM
OPERASI
KEPERAWATAN
PERIOPERATIF

ISTILAH YG DIGUNAKAN
UNTUK KEBERAGAMAN
FUNGSI KEPERAWATAN YG
BERKAITAN DGN
PENGALAMAN
PEMBEDAHAN PASIEN
3 PHASE PERIOPERATIF

PREOPERATIVEPHASE : PERIODE INI DIMULAINYA


1 KEPUTUSAN PEMBEDAHAN s/d MENGIRIM PASIEN
KE RUANG OPERASI

INTRAOPERATIVEPHASE: DIMULAI DARI PASIEN


DIPINDAHKAN KE TT KAMAR OPERASI SAMPAI PASIEN
2 DIPINDAHKAN KE RUANG PEMULIHAN (RECOVERY
ROOM) atau ICU

POST OPERATIVEPHASE: DIMULAI DARI TIBANYA


PASIEN DI RUANG PEMULIHAN SAMPAI PASIEN
KELUAR DARI RUMAH SAKIT/PULANG
3

6/24/2021 6
LINGKUP AKTIVITAS PERAWATAN
PREOPERATIF DI RS

MERENCANAKAN METODE
MELAKUKAN PENGKAJIAN
PENYULUHAN YG SESUAI DGN
PERIOPERATIF AWAL KEBUTUHAN PASIEN

MELIBATKAN MEMASTIKAN
KELUARGA DLM KELENGKAPAN PRE
WAWANCARA OPERASI

MENGKAJI KEBUTUHAN KLIEN


TERHADAP TRANSPORTASI DAN
PERAWATAN PASCA OPERASI

6/24/2021 7
FAKTOR RISIKO TERHADAP
PEMBEDAHAN

USIA, NUTRISI

KATIDAKSEMPURNAAN RESPON
NEURO ENDOKRIN

MEROKOK, ALKOHOL

OBAT-OBATAN

PENYAKIT KRONIS
6/24/2021 8
PERSIAPAN PASIEN DI RUANG
PERAWATAN
PERSIAPAN FISIK :
• STATUS KESEHATAN FISIK SECARA UMUM
• STATUS NUTRISI
• KESEIMBANGAN CAIRAN DAN
ELEKTROLIT
• KEBERSIHAN LAMBUNG DAN KOLON
• PENCUKURAN DAERAH OPERASI
• PERSONAL HYGIENE
• PENGOSONGAN KANDUNG KEMIH
• LATIHAN PRA OPERASI
6/24/2021 9
PERSIAPAN PENUNJANG

 Pemeriksaan
radiologi
 Laboratorium
 Pemeriksaan lain
seperti ECG
 DLL

6/24/2021 10
PEMERIKSAAN STATUS ANASTESI

• Pemeriksaaan status fisik


untuk dilakukan pembiuasan
dilakukan untuk keselamatan
selama pembedahan
• metode ASA (American
Society of Anasthesiologist).

6/24/2021 11
KLASIFIKASI ASA
 Kelas 1 = klien sehat
 Kelas 2 = klien dengan penyakit sistemik ringan
 Kelas 3 = klien yang menderita penyakit sistemik
berat disertai ketidakmampuan tetapi
masih dpt dikendalikan
 Kelas 4 = Klien yang menderita penyakit sistemik
diikuti ketidakmampuan yang
dapat secara konstan mengancam
kehidupan
 Kelas 5 = Klien yang hampir meninggal dan tidak
mampu berahan selama 24 jam
tanpa Op
 E = Gawat darurat 11

6/24A/2S0A21=American Society of Anesthesi ( Litwack


INFORM CONSENT
• Setiap pasien yang akan
menjalani tindakan medis,
wajib menuliskan surat
pernyataan persetujuan
dilakukan tindakan medis
(pembedahan dan
anastesi).
6/24/2021 13
PERSIAPAN MENTAL / PSIKIS

• Tindakan pembedahan
merupakan ancaman
potensial maupun aktual
pada integeritas seseorang
yang dapat membangkitkan
reaksi stres fisiologis
maupun psikologis (Barbara
C. Long)

6/24/2021 14
AKIBAT KECEMASAN :
• Pasien dengan riwayat hipertensi jika
mengalami kecemasan sebelum
operasi dapat mengakibatkan pasien
sulit tidur dan tekanan darahnya
akan meningkat
• Pasien wanita yang terlalu cemas
menghadapi operasi dapat mengalami
menstruasi lebih cepat dari biasanya

6/24/2021 15
Alasan yang dapat menyebabkan
ketakutan/kecemasan pasien dalam
menghadapi pembedahan

• Takut nyeri setelah


pembedahan
• Takut terjadi perubahan fisik,
menjadi buruk rupa dan tidak
berfungsi normal (body
image)
• Takut keganasan (bila
diagnosa yang ditegakkan

6/24/2021 belum pasti 15


LANJUTAN…

– Takut/cemas mengalami
kondisi yang Sama dengan
orang lain yang mempunyai
penyakit yang sama.
– Takut / nyeri menghadapi
ruang operasi, peralatan dan
petugas.
– Takut mati saat dibius/tidak
sadar lagi.

6/24/2021 – Takut operasi gaga16l.


PERAN PERAWAT ??

• Membantu pasien mengetahui


tentang tindakan-tindakan yang
dialami pasien sebelum operasi
• Memberikan penjelasan terlebih
dahulu sebelum setiap tindakan
persiapan operasi sesuai dengan
tingkat perkembangam

6/24/2021 17
LANJUTAN…

• Memberi kesempatan pada


pasien dan keluarganya untuk
menanyakan tentang segala
prosedur yang ada.

• Dan memberi kesempatan pada


pasien dan keluarga untuk
berdoa bersama-sama sebelum
pasien di antar ke kamar operasi.

6/24/2021 18
LANJUTAN…

• Mengoreksi pengertian yang


salah tentang tindakan
pembedahan
• Kolaborasi dengan dokter
terkait dengan pemberian
obat pre medikasi, seperti
valium dan diazepam tablet
sebelum pasien tidur

6/24/2021 20
6/24/2021 21
DIAGNOSA PERAWATAN

• Ansietas berhubungan
dengan tindakan
pembedahan/ancaman
kematian
• Risiko infeksi
berhubungan dengan
prosedur invasive
6/24/2021 22
ICPN
SDKI

• Respirasi • Intergitas ego


• Sirkulasi • Pertumbuhan &
• Nutrisi / cairan perkembangan
• Eliminasi • Kebersihan diri
• Aktivitas / istirahat • Penyuluhan dan
pelajaran
• Neuro sensoro
• Interaksi soaial
• Reproduksi /
seksual • Keamanan /
• Nyeri/nyaman proteksi
SDKI PRE OPERASI

• 008 : Ansietas
• 007 : Nyeri Akut
• 008 : Nyeri Kronis
• 0001 : Bersihan jalan nafas tidak efektif
• 0005 : Pola nafas tidak efektif
• 0009 : Perfusi perifer tidak efektif
Intervensi

• Kaji tingkat kecemasan pasien


• Observasi tanda-tanda vital
• Jelaskan tindakan pembedahan yang
akan dilakukan
• Pertahankan teknik aseptic dan
antiseptic
• Pastikan kadaluarsa alat dan bahan
sebelum digunakan
• Pastikan perawat dan dokter melakukan
6/2c
4/u
20c
2i1 tangan sesuai prosedur 27
INTRAOPERATIF

PERSIAPAN PASIEN DI KAMAR OPERASI


Persiapan di ruang serah terima diantaranya adalah
prosedur administrasi, persiapan anastesi

PRINSIP-PRINSIP UMUM
• Prinsip Asepsis dan Antisepsis
• Cakupan tindakan antisepsis :
• Seluruh sarana kamar operasi, semua implantat, alat-alat
yang dipakai tim bedah (sandal, celana, baju, masker, topi)
dan juga cara membersihkan kulit/tangan

6/24/2021 29
FUNGSI KEPERAWATAN
INTRA OPERATIF
• Secara umum fungsi
perawat di dalam
kamar operasi
seringkali dijelaskan
dalam hubungan
aktivitas-aktivitas
perawat sirkulasi dan
scrubNurse

6/24/2021 30
PERAN PERAWAT SIRKULASI
 Mengatur ruang operasi

 Melindungi keselamatan
 Memperhatikan kebutuhan pasien
Memantau aktivitas anggota tim
bedah
Memeriksa kondisi di dalam ruang
operasi
6/24/2021 30
PERAN SCRUB NURSE :

6/24/2021 32
AKTIVITAS KEPERAWATAN
SECARA UMUM

• Safety Management
• Monitoring Fisiologis
• Monitoring Psikologis
• Pengaturan dan
koordinasi Nursing Care

6/24/2021 33
SAFETY MANAGEMENT
• Pengaturan posisi pasien
• Memasang alat grounding ke pasien
• Memberikan dukungan fisik dan
psikologis pada klien
• Memastikan bahwa semua peralatan
yang dibutuhkan telah siap seperti :
cairan infus, oksigen, jumlah spongs,
jarum dan instrumen

6/24/2021
34
MONITORING FISIOLOGIS

• Melakukan balance cairan


• Memantau kondisi
6/24/2021
cardiopulmonal meliputi fungsi
pernafasan, nadi dan tekanan
darah, saturasi oksigen,
perdarahan dll.
• Pemantauan terhadap
perubahan vital sign
35
DUKUNGAN PSIKOLOGIS

• Memberikan dukungan emosional


pada pasien
• Berdiri di dekat klien dan
memberikan sentuhan selama
prosedur induksi

• Mengkaji status emosional klien


• Mengkomunikasikan status

6/24/2021 emosional klien kepa3d5 a tim


PENGATURAN & KOORDINASI
NURSING CARE :

• Memanage keamanan fisik


pasien
• Mempertahankan prinsip
dan teknik asepsis

6/24/2021 37
6/24/2021 38
DIAGNOSA KEPERAWATAN

a. Resiko infeksi berhubungan dengan


prosedur invasif (luka insisi)
b. Resiko injury berhubungan dengan
kondisi lingkungan eksternal misal
struktrur lingkungan, pemajanan
peralatan, instrumentasi dan penggunaan
obat-obatan anastesi.

6/24/2021 39
SDKI INTRA OPERATIF

• 0012 : Risiko perdarahan


• 0139 : Risiko Hipotermi
• 0141 : Risiko Infeksi
• 0034 : Risiko hypovolemia
• 0128 : Kerusakan integritas
kulit
PERENCANAAN ASKEP

6/24/2021 41
INTERVENSI
A. Memberikan dukungan emosional
B. Mengatur posisi yang sesuai untuk pasien
C. Mempertahankan keadaan asepsis selam
pembedahan
D. Menjaga kestabilan temperatur pasien
E. Memonitor terjadinya hipertermi malignan
F. Membantu penutupan luka operasi

6/24/2021 42
INTERVENSI
G. Membantu drainage
H. Memindahkan pasien dari ruang
operasi ke ruang pemulihan/ICU
I. Pasien ditutup dengan selimut dan
dipasang sabuk pengaman.
J. Pengaman tempat tidur (side rail)
harus selalu dipasang untuk keamanan
pasien

6/24/2021 43
KEPERAWATAN POST OPERATIF

• Menstabilkan kondisi pasien pada


keadaan equlibrium fisiologis pasien,

• Menghilangkan nyeri
• Pencegahan komplikasi.
• Pengkajian yang cermat dan intervensi
segera membantu pasien kembali pada
fungsi optimalnya dengan cepat& aman.

6/24/2021 44
TAHAPAN KEPERAWATAN
POST OPERATIF

• Pemindahan pasien dari kamar


operasi ke unit perawatan
pasca anastesi (recovery room)
• Perawatan post anastesi di
ruang pemulihan (recovery
room)

• Transportasi pasien ke ruang

6/24/2021 rawat 44
Kriteria penilaian untuk menentukan kesiapan
pasien untuk dikeluarkan dari PACU ( Post
Anestesi Care Unit ) / RR adalah :

• Fungsi pulmonal yang tidak terganggu


• Hasil oksimetri nadi menunjukkan
saturasi oksigen yang adekuat
• Tanda-tanda vital stabil, termasuk
tekanan darah
• Orientasi pasien terhadap tempat,
waktu dan orang
• Haluaran urine tidak kurang dari 30
ml/jam
• Mual dan muntah dalam kontrol
6/24/2021 45
• Nyeri minimal
TUJUAN PERAWATAN
PASIEN DI PACU

• Mempertahankan jalan nafas


• Mempertahankan
ventilasi/oksigenasi
• Mempertahakan sirkulasi darah
• Observasi keadaan umum,
observasi vomitus dan drainase
Balance cairan
• Mempertahanakn kenyamanan
dan mencegah resiko injury
6/24/2021 46
DIAGNOSA KEPERAWATAN

 Gangguan pertukaran gas berhubungan


dengan efek dari anesthesia
 Tidak efektif jalan napas berhubungan dengan
peningkatan sekresi
 Nyeri berhubungan dengan insisi dan posisi selama
operasi
 Gangguan integritas kulit berhubungan dengan
luka operasi, drain
 Potensial injury efek anesthesia, sedasi dan
imobilisasi
 Defisit volume cairan berhubungan dengan
6/24k/2e0h2i1langan cairan selama operasi 47
SDKI Post operasi

• 0003 : Gangguan pertukaran gas


• 0083 : Gangguan citra tubuh
• 0128 : Gangguan integritas kulit & jaringan
• 0036 : Ketidakseimbangan cairan
• 0005 : Pola nafas tidak efektif
• 0001 : Bersihan jalan nafas tidak efektif
• 0040 : Gangguan pola eliminasi urin
• 009 : Deficit nutrisi
INTERVENSI KEPERAWATAN
• Memastikan fungsi pernafasan yang
optimal
• Meningkatkan ekspansi paru
• Menghilangkan ketidaknyamanan pasca
operatif : nyeri
• Menghilangkan kegelisahan
• Status nutrisi yang normal
• Meningkantkan fungsi urinarious yang
normal
• Meningkatkan eliminasi usus
• Pengaturan posisi
• Ambulasi
6/24/2021 49
LANJUTAN INTERVENSI
• Menghilangkan mual dan
muntah
• Menghilangakn distensi
abdomen
• Menghilangkan cegukan
• Mempertahankan suhu
tubuh normal
• Menghindari cedera
• Mempertahankan status
nutrisi

6/24/2021 51
KESIMPULAN :
1. Pengkajian yg tepat menghasilkan
data yg akurat Askep
perioperati
f dapat berjalan dengan baik
2. Dengan melakukan askep pasien
secara maksimal maka
Menurunkan mortalitas maupun
morbiditas
3. Mutu pelayanan meningkat
6/24/2021 52
TERIMA KASIH