0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
113 tayangan20 halaman

Perhitungan Stabilitas Bendung dan Kontrol

Dokumen tersebut berisi perhitungan stabilitas bendungan dengan menganalisis berbagai faktor seperti berat jenis material, sudut geser, koefisien tekanan tanah, dan gaya-gaya yang bekerja pada bendungan. Hasil analisis menunjukkan bahwa bendungan tidak stabil pada kondisi air normal karena rasio momen tekan dan momen guling kurang dari 1,5, rasio gaya vertikal dan horizontal kurang dari 1,5 yang menandakan bahaya geser

Diunggah oleh

bernika
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai XLSX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
113 tayangan20 halaman

Perhitungan Stabilitas Bendung dan Kontrol

Dokumen tersebut berisi perhitungan stabilitas bendungan dengan menganalisis berbagai faktor seperti berat jenis material, sudut geser, koefisien tekanan tanah, dan gaya-gaya yang bekerja pada bendungan. Hasil analisis menunjukkan bahwa bendungan tidak stabil pada kondisi air normal karena rasio momen tekan dan momen guling kurang dari 1,5, rasio gaya vertikal dan horizontal kurang dari 1,5 yang menandakan bahaya geser

Diunggah oleh

bernika
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai XLSX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Nama : Dhevischa Alamanda I

NIM : 191910301001
angka ke 2 angka terakhir
NIM = 2 5 7 0.7 0.07

Data perhitungan Stabilitas


Berat jenis air 10 kN/m^3
Berat jenis tanah 18.8 kN/m^3
Berat jenis tanah kering 14.31 kN/m^3
Berat jenis pasangan batu 22 kN/m^3
Sudut geser dalam (tanah pasir lepas) 25.7 degree
Koefisien tekanan tanah aktif 0.300963
Koefisien tekanan tanah pasif 3.322662
Koefisien geser antara beton dan lempung 0.67
Kohesi tanah 2.37 kN/m^2
Koefisien gempa 0.037

a. Perhitungan Berat Sendiri Bendung


Gaya-gaya vertikal dan momen penahan berat sendiri bendung, diperhitungkan terhadap titik K

Luas Lengan (m)


No Perhitungan
(m^2) X Y
1 124/360*3,14*0,45^2-(1/2*0,45^2) 0.1178 3.57 5.86
2 1/2*a*t 0.9928 4.26 3.91
3 p*l 2.4480 3.57 4.36
4 1/2*a*t 3.6992 2.21 3.91
5 p*l 1.7400 2.58 2.8
6 1/2*a*t 0.0800 0.27 2.73
7 p*l 5.2250 2.38 2.05
8 p*l 0.3750 4.38 1.25
9 1/2*a*t 0.0625 3.92 1.33
10 p*l 1.1250 1.13 1.25
11 p*l 0.7500 0.75 0.75
12 1/2*a*t 0.0625 0.58 0.33
13 p*l 0.2500 0.25 0.25
F total :
16.927765

Berat Bendung
W= F*y
372.41083 kN

Titik Berat bendung


x = Mtx/F
2.50066332147215 kN
y= Mty/F
2.84234232339591 kN

b. Gaya Gempa
K = G. E
13.77920071 kN
c. Gaya Hidrostatis
- Pada kondisi normal
p= 3m
a= 1.15 m
W1 = 17.25 kN
W2 = 45 kN

- Pada kondisi banjir


a= 1.15 m
d= 0.8 m
p= 3m
W3 = 26.45 kN
h= 3m
h1 = 3.8 m
W4 = 69 kN
h= 1.18 m
a= 1.15 m
W5 = 6.785 kN
h= 1.18 m
W6 = 6.962 kN

- Pada kondisi kosong


d= 0.38 m
p= 3m
a= 1.15 m
W7 = 21.62 kN
h1 = 3.38 m
h= 3m
W8 = 56.4 kN
a= 0.4 m
h= 0.4 m
W9 = 0.8 kN
h= 0.4 m
W10 = 0.8 kN

No.gaya Gaya Lengan Momen


W1 17.25 1.15 19.8375 kNm
W2 45 1.2 54 kNm
W3 26.45 1.15 30.4175 kNm
W4 69 1.2 82.8 kNm
W5 6.785 1.15 7.80275 kNm
W6 6.962 0.5 3.481 kNm
W7 21.62 1.15 24.863 kNm
W8 56.4 1.2 67.68 kNm
W9 0.8 0.4 0.32 kNm
W10 0.8 0.4 0.32 kNm

d. Tekanan Lumpur
Gaya Lengan Momen
W1 = 9.76024535087154 1.15 11.22428 kNm
W2 = 25.4615096109692 1.2 30.55381 kNm
W3 = 26.45 1.15 30.4175 kNm
W4 = 39.0409814034862 1.2 46.84918 kNm
W5 = 3.83902983800947 1.15 4.414884 kNm
W6 = 3.93917844247928 0.5 1.969589 kNm
W7 = 12.232840839759 1.15 14.06777 kNm
W8 = 31.9117587124148 1.2 38.29411 kNm
W9 = 0.452649059750564 0.4 0.18106 kNm
W10 = 0.452649059750564 0.4 0.18106 kNm
0.007

1 ton/m^3
1.88 ton/m^3
1.431 ton/m^3
2.2 ton/m^3

0.237 ton/m^2

rhadap titik K

Momen tahanan
( tm )
0.4204 0.6901
4.2293 3.8818
8.7394 10.6733
8.1752 14.4639
4.4892 4.8720
0.0216 0.2184
12.4355 10.7113
1.6425 0.4688
0.2450 0.0831
1.2713 1.4063
0.5625 0.5625
0.0363 0.0206
0.0625 0.0625
Mtx : Mty:
42.3306411 48.1145
KONTROL STABILITAS BENDUNG
1. Pada Saat air normal
a. Kontrol terhadap bahaya guling
Momen-momen guling (Mg)
- Akibat tekanan hidrostatis (W2) = 54 kNm
- Akibat uplift pressure = 402 kNm
ΣMg = 456 kNm

Momen-momen tekan (Mt)


- Akibat berat sendiri bendung = 372.4108 kNm
- Akibat tekanan hidrostatis (W1) = 19.8375 kNm
ΣMt = 392.2483 kNm

R = ΣMt 1.5

ΣMg
= 392.24833 1.5
= 0.860194 ≥ (Tdk ok)
456

b. Kontrol terhadap bahaya geser


Gaya-gaya vertikal
- Berat sendiri bendung = 372.4108 kN
- Tekanan hidrostatis (W1) = 17.25 kN
- Uplift pressure = -140.9 kN
ΣV = 248.7608 kN

Gaya-gaya horizontal
- Tekanan hidrostatis (W2) = 45 kN
- Uplift pressure = 47 kN
ΣH = 92 kN

F = ΣV
f ≥ 1.5
ΣH
= 248.76083
0.4 = 1.081569 ≥ 1.5 (Tdk aman)
92

c. Kontrol terhadap eksentrisitas


e ≤ 0.16666667 B (dimana B 4.75 m)
= 0.79166667 m
Syarat
e = B/2-a ≤ 1/6*B
mencari nilai a
a = ΣMt - ΣMg = -63.75167
ΣV 248.7608
= -0.256 m
Sehingga
e = 4.75 - -0.256
2
= 2.63127696 m ≤ 0.791667 m (Tdk ok)

d. Kontrol Stabilitas terhadap penurunan tanah


Ꚍg = ΣV [1± (6 𝑒)/𝐵]
B
= 248.76083 1 ± 15.78766
4.75 4.75
Ꚍmax = 226.436157 (+) kN/m^2
Ꚍmin = -121.694755 (-) kN/m^2

Daya dukung yang diijinkan untuk pasir dan kerikil adalah 100 - 300 KN/m^2
Sehingga tanah aman

e. Kontrol Stabilitas terhadap pecah


Momen - momen tahanan (Mt)
- Akibat berat sendiri bendung = 372.4108 tm
- Akibat tekanan hidrostatis (W1) = 19.8375 tm
ΣMt = 392.2483 tm

Momen - momen guling (Mg)


- Akibat tekanan hidrostatis (W2) = 54 tm
- Akibat tekanan lumpur = 30.55381 tm
ΣMg = 84.55381 tm

ΣMt 392.2483
= 4.639038 ≥ 1.5 ok
ΣMg 84.55381
2. Pada Saat air minimum
a. Kontrol terhadap bahaya guling
Momen-momen guling (Mg)
- Akibat tekanan hidrostatis (W8-W10) = 67.36 kNm
- Akibat tekanan lumur (W11) = 38.11305 kNm
- Akibat uplift pressure = 504.9 kNm
ΣMg = 610.3731 kNm

Momen-momen tekan (Mt)


- Akibat berat sendiri bendung = 372.4108 kNm
- Akibat tekanan hidrostatis (W7+W9) = 25.183 kNm
ΣMt = 397.5938 kNm

R = ΣMt 1.5

ΣMg
= 397.59383
= 0.651395 ≥
610.373050830998

b. Kontrol terhadap bahaya geser


Gaya-gaya vertikal
- Berat sendiri bendung = 372.4108 kN
- Tekanan hidrostatis (W7+W9) = 22.42 kN
- Uplift pressure = -179.3 kN
ΣV = 215.5308 kN

Gaya-gaya horizontal
- Tekanan hidrostatis (W8-W10) = 55.6 kN
- Tekanan lumpur (W11) = 31.45911 kN
- Uplift pressure = 59.6 kN
ΣH = 146.6591 kN

F = ΣV
f ≥ 1.5
ΣH
= 215.53083
0.4 = 0.587842
146.659109652664

c. Kontrol terhadap eksentrisitas


e ≤ 0.16666666666667 B (dimana B 4.75
= 0.79166666666667 m
Syarat
e = B/2-a ≤ 1/6*B
mencari nilai a
a = ΣMt - ΣMg = -212.7792
ΣV 215.5308
= -0.987 m
Sehingga
e = 4.75 - -0.987
2
= 3.36223333840916 m ≤ 0.791667

d. Kontrol Stabilitas terhadap penurunan tanah


Ꚍg = ΣV [1± (6 𝑒)/𝐵]
B
= 215.53083 1 ± 20.1734
4.75 4.75
Ꚍmax = 238.083594237606 (+) kN/m^2
Ꚍmin = -147.33377107971 (-) kN/m^2

Daya dukung yang diijinkan untuk pasir dan kerikil adalah 100
Sehingga tanah aman

e. Kontrol Stabilitas terhadap pecah


Momen - momen tahanan (Mt)
- Akibat berat sendiri bendung = 372.4108 kN
- Akibat tekanan hidrostatis (W7+W9) = 22.42 kN
ΣMt = 394.8308 kN

Momen - momen guling (Mg)


- Akibat tekanan hidrostatis (W8-W10) = 55.6 kN
- Akibat tekanan lumpur = 31.45911 kN
ΣMg = 87.05911 kN

ΣMt 394.8308
= 4.535204 ≥ 1.5
ΣMg 87.05911
3. Pada saat air maximum
a. Kontrol terhadap bahaya guling
Momen-momen guling (Mg)
- Akibat tekanan hidrostatis (W4-W6)
- Akibat tekanan lumur (W11)
- Akibat uplift pressure

Momen-momen tekan (Mt)


- Akibat berat sendiri bendung
- Akibat tekanan hidrostatis (W4+W5)

R =

1.5 =
(Tdk ok)

b. Kontrol terhadap bahaya geser


Gaya-gaya vertikal
- Berat sendiri bendung
- Tekanan hidrostatis (W4+W5)
- Uplift pressure

Gaya-gaya horizontal
- Tekanan hidrostatis (W4-W6)
- Tekanan lumpur (W11)
- Uplift pressure

F =

≥ 1.5 (Tdk aman)

c. Kontrol terhadap eksentrisitas


e ≤
m) =
Syarat
e =
mencari nilai a
a =
=
Sehingga
e =

=
m (Tdk ok)
d. Kontrol Stabilitas terhadap penurunan tanah
Ꚍg =

Ꚍmax =
Ꚍmin =

Daya dukung yang diijinkan untuk pasir dan kerik


- 300 KN/m^2 Sehingga tanah aman

e. Kontrol Stabilitas terhadap pecah


Momen - momen tahanan (Mt)
- Akibat berat sendiri bendung
- Akibat tekanan hidrostatis (W3+W5)

Momen - momen guling (Mg)


- Akibat tekanan hidrostatis (W4-W6)
- Akibat tekanan lumpur

ΣMt 145.905
ΣMg 97.1398
ok
air maximum
rhadap bahaya guling
momen guling (Mg)
kanan hidrostatis (W4-W6) = 79.319 kNm
kanan lumur (W11) = 44.87959 kNm
plift pressure = 493.7 kNm
ΣMg = 617.8986 kNm

momen tekan (Mt)


erat sendiri bendung = 372.4108 kNm
kanan hidrostatis (W4+W5) = 90.60275 kNm
ΣMt = 463.0136 kNm

ΣMt 1.5

ΣMg
463.01358 1.5
= 0.749336 ≥ (Tdk ok)
617.898588462944

rhadap bahaya geser

ndiri bendung = 372.4108 kN


hidrostatis (W4+W5) = 75.785 kN
= -209.4 kN
ΣV = 238.7958 kN

a horizontal
hidrostatis (W4-W6) = 62.038 kN
lumpur (W11) = 35.1018 kN
= 24 kN
ΣH = 121.1398 kN

ΣV
f ≥ 1.5
ΣH
238.79583
0.4 = 0.788497 ≥ 1.5 (Tdk aman)
121.139802961007

rhadap eksentrisitas
0.166666666666667 B (dimana B 4.75 m)
0.791666666666667 m

B/2-a ≤ 1/6*B

ΣMt - ΣMg = -154.885


ΣV 238.7958
-0.649 m

4.75 - -0.649
2
3.02360851407222 m ≤ 0.791667 m (Ok)

abilitas terhadap penurunan tanah


ΣV [1± (6 𝑒)/𝐵]
B
238.79583 1 ± 18.14165
4.75 4.75
242.279482361337 (+) kN/m^2
-141.733869729758 (-) kN/m^2

ung yang diijinkan untuk pasir dan kerikil adalah 100 - 300 KN/m^2
anah aman

abilitas terhadap pecah


momen tahanan (Mt)
erat sendiri bendung = 112.67 kNm
kanan hidrostatis (W3+W5) = 33.235 kNm
ΣMt = 145.905 kNm

momen guling (Mg)


kanan hidrostatis (W4-W6) = 62.038 kNm
kanan lumpur = 35.1018 kNm
ΣMg = 97.1398 kNm

= 1.502011 ≥ 1.5 ok
KONTROL STABILITAS BENDUNG
1. Pada Saat air normal
a. Kontrol terhadap bahaya guling
Momen-momen guling (Mg)
- Akibat tekanan hidrostatis (W2) = 54 kNm
- Akibat uplift pressure = 402 kNm
ΣMg = 456 kNm

Momen-momen tekan (Mt)


- Akibat berat sendiri bendung = 372.4108 kNm
- Akibat tekanan hidrostatis (W1) = 19.8375 kNm
ΣMt = 392.2483 kNm

R = ΣMt 1.5

ΣMg
= 392.24833 1.5
= 0.860194 ≥ (Tdk ok)
456

b. Kontrol terhadap bahaya geser


Gaya-gaya vertikal
- Berat sendiri bendung = 372.4108 kN
- Tekanan hidrostatis (W1) = 17.25 kN
- Uplift pressure = -140.9 kN
ΣV = 248.7608 kN

Gaya-gaya horizontal
- Tekanan hidrostatis (W2) = 45 kN
- Uplift pressure = 47 kN
Gempa = 13.7792 kN
ΣH = 105.7792 kN
F = ΣV
f ≥ 1.5
ΣH
= 248.76083
0.4 = 0.94068 ≥ 1.5 (Tdk aman)
105.779201

c. Kontrol terhadap eksentrisitas


e ≤ 0.16666667 B (dimana B 4.75 m)
= 0.79166667 m
Syarat
e = B/2-a ≤ 1/6*B
mencari nilai a
a = ΣMt - ΣMg = -63.75167
ΣV 248.7608
= -0.256 m
Sehingga
e = 4.75 - -0.256
2
= 2.63127696 m ≤ 0.791667 m (Tdk ok)

d. Kontrol Stabilitas terhadap penurunan tanah


Ꚍg = ΣV [1± (6 𝑒)/𝐵]
B
= 248.76083 1 ± 15.78766
4.75 4.75
Ꚍmax = 226.436157 (+) kN/m^2
Ꚍmin = -121.694755 (-) kN/m^2

Daya dukung yang diijinkan untuk pasir dan kerikil adalah 100 - 300 KN/m^2
Sehingga tanah aman

e. Kontrol Stabilitas terhadap pecah


Momen - momen tahanan (Mt)
- Akibat berat sendiri bendung = 372.4108 tm
- Akibat tekanan hidrostatis (W1) = 19.8375 tm
ΣMt = 392.2483 tm

Momen - momen guling (Mg)


- Akibat tekanan hidrostatis (W2) = 54 tm
- Akibat tekanan lumpur = 30.55381 tm
ΣMg = 84.55381 tm

ΣMt 392.2483
= 4.639038 ≥ 1.5 ok
ΣMg 84.55381
2. Pada Saat air minimum
a. Kontrol terhadap bahaya guling
Momen-momen guling (Mg)
- Akibat tekanan hidrostatis (W8-W10) = 67.36 kNm
- Akibat tekanan lumur (W11) = 38.11305 kNm
- Akibat uplift pressure = 504.9 kNm
ΣMg = 610.3731 kNm

Momen-momen tekan (Mt)


- Akibat berat sendiri bendung = 372.4108 kNm
- Akibat tekanan hidrostatis (W7+W9) = 25.183 kNm
ΣMt = 397.5938 kNm

R = ΣMt 1.5

ΣMg
= 397.59383
= 0.651395 ≥
610.373050830998

b. Kontrol terhadap bahaya geser


Gaya-gaya vertikal
- Berat sendiri bendung = 372.4108 kN
- Tekanan hidrostatis (W7+W9) = 22.42 kN
- Uplift pressure = -179.3 kN
ΣV = 215.5308 kN

Gaya-gaya horizontal
- Tekanan hidrostatis (W8-W10) = 55.6 kN
- Tekanan lumpur (W11) = 31.45911 kN
- Uplift pressure = 59.6 kN
Gempa = 13.7792 kN
ΣH = 146.6591 kN

F = ΣV
f ≥ 1.5
ΣH
= 215.53083
0.4 = 0.587842
146.659109652664

c. Kontrol terhadap eksentrisitas


e ≤ 0.16666666666667 B (dimana B 4.75
= 0.79166666666667 m
Syarat
e = B/2-a ≤ 1/6*B
mencari nilai a
a = ΣMt - ΣMg = -212.7792
ΣV 215.5308
= -0.987 m
Sehingga
e = 4.75 - -0.987
2
= 3.36223333840916 m ≤ 0.791667

d. Kontrol Stabilitas terhadap penurunan tanah


Ꚍg = ΣV [1± (6 𝑒)/𝐵]
B
= 215.53083 1 ± 20.1734
4.75 4.75
Ꚍmax = 238.083594237606 (+) kN/m^2
Ꚍmin = -147.33377107971 (-) kN/m^2

Daya dukung yang diijinkan untuk pasir dan kerikil adalah 100
Sehingga tanah aman

e. Kontrol Stabilitas terhadap pecah


Momen - momen tahanan (Mt)
- Akibat berat sendiri bendung = 372.4108 kN
- Akibat tekanan hidrostatis (W7+W9) = 22.42 kN
ΣMt = 394.8308 kN

Momen - momen guling (Mg)


- Akibat tekanan hidrostatis (W8-W10) = 55.6 kN
- Akibat tekanan lumpur = 31.45911 kN
ΣMg = 87.05911 kN

ΣMt 394.8308
= 4.535204 ≥ 1.5
ΣMg 87.05911
3. Pada saat air maximum
a. Kontrol terhadap bahaya guling
Momen-momen guling (Mg)
- Akibat tekanan hidrostatis (W4-W6)
- Akibat tekanan lumur (W11)
- Akibat uplift pressure

Momen-momen tekan (Mt)


- Akibat berat sendiri bendung
- Akibat tekanan hidrostatis (W4+W5)

R =

1.5 =
(Tdk ok)

b. Kontrol terhadap bahaya geser


Gaya-gaya vertikal
- Berat sendiri bendung
- Tekanan hidrostatis (W4+W5)
- Uplift pressure

Gaya-gaya horizontal
- Tekanan hidrostatis (W4-W6)
- Tekanan lumpur (W11)
- Uplift pressure
Gempa

F =

≥ 1.5 (Tdk aman)

c. Kontrol terhadap eksentrisitas


e ≤
m) =
Syarat
e =
mencari nilai a
a =
=
Sehingga
e =

=
m (Tdk ok)
d. Kontrol Stabilitas terhadap penurunan tanah
Ꚍg =

Ꚍmax =
Ꚍmin =

Daya dukung yang diijinkan untuk pasir dan kerik


- 300 KN/m^2 Sehingga tanah aman

e. Kontrol Stabilitas terhadap pecah


Momen - momen tahanan (Mt)
- Akibat berat sendiri bendung
- Akibat tekanan hidrostatis (W3+W5)

Momen - momen guling (Mg)


- Akibat tekanan hidrostatis (W4-W6)
- Akibat tekanan lumpur

ΣMt 145.905
ΣMg 97.1398
ok
air maximum
rhadap bahaya guling
momen guling (Mg)
kanan hidrostatis (W4-W6) = 79.319 kNm
kanan lumur (W11) = 44.87959 kNm
plift pressure = 493.7 kNm
ΣMg = 617.8986 kNm

momen tekan (Mt)


erat sendiri bendung = 372.4108 kNm
kanan hidrostatis (W4+W5) = 90.60275 kNm
ΣMt = 463.0136 kNm

ΣMt 1.5

ΣMg
463.01358 1.5
= 0.749336 ≥ (Tdk ok)
617.898588462944

rhadap bahaya geser

ndiri bendung = 372.4108 kN


hidrostatis (W4+W5) = 75.785 kN
= -209.4 kN
ΣV = 238.7958 kN

a horizontal
hidrostatis (W4-W6) = 62.038 kN
lumpur (W11) = 35.1018 kN
= 24 kN
= 13.7792 kN
ΣH = 121.1398 kN
ΣV
f ≥ 1.5
ΣH
238.79583
0.4 = 0.788497 ≥ 1.5 (Tdk aman)
121.139802961007

rhadap eksentrisitas
0.166666666666667 B (dimana B 4.75 m)
0.791666666666667 m

B/2-a ≤ 1/6*B

ΣMt - ΣMg = -154.885


ΣV 238.7958
-0.649 m

4.75 - -0.649
2
3.02360851407222 m ≤ 0.791667 m (Ok)

abilitas terhadap penurunan tanah


ΣV [1± (6 𝑒)/𝐵]
B
238.79583 1 ± 18.14165
4.75 4.75
242.279482361337 (+) kN/m^2
-141.733869729758 (-) kN/m^2

ung yang diijinkan untuk pasir dan kerikil adalah 100 - 300 KN/m^2
anah aman

abilitas terhadap pecah


momen tahanan (Mt)
erat sendiri bendung = 112.67 kNm
kanan hidrostatis (W3+W5) = 33.235 kNm
ΣMt = 145.905 kNm

momen guling (Mg)


kanan hidrostatis (W4-W6) = 62.038 kNm
kanan lumpur = 35.1018 kNm
ΣMg = 97.1398 kNm

= 1.502011 ≥ 1.5 ok

Anda mungkin juga menyukai