Anda di halaman 1dari 2

ABSTRAK

Pemberian susu formula pada bayi baru lahir berisiko tinggi bagi
kesehatannya. Diketahui pencampuran dengan tingkat pengenceran yang
salah dan kebersihan air pencampur yang buruk menyebabkan bayi mudah
terserang penyakit salah satunya diare. Diare merupakan salah satu
penyebab utama kematian dan kesakitan terutama pada anak balita.
Kematian dan kesakitan anak balita masih menunjukkan angka yang cukup
tinggi terutama dinegara berkembang termasuk Indonesia. Sekitar 80%
kematian karena diare terjadi pada anak di bawah 2 tahun. Salah satu sebab
diantaranya akibat pemberian susu formula yang tidak higienis.
Penelitian ini merupakan penelitian analitik yang bersifat cross
sectional. Sampel diambil dengan teknik simple random sampling sejumlah
52 responden. Variabel independent adalah pemberian susu formula,
sedangkan variabel dependent adalah kejadian diare pada bayi usia 0-12
bulan. Pengumpulan data menggunakan kuisioner. Untuk menganalisis
hubungan pemberian susu formula dengan kejadian diare pada bayi usia 0-
12 bulan digunakan Uji Chi-Square dengan (α = 0,05).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa bayi yang diberi ASI tetapi diare
yaitu sejumlah 5 bayi dan bayi yang di beri susu formula dan diare sejumlah
14 bayi. Dari hasil analisis menggunakan Uji Chi-Square disimpulkan ada
hubungan pemberian susu formula dengan kejadian diare pada bayi usia 0-
12 bulan di Posyandu Desa Pandantoyo Kecamatan Kertosono Kabupaten
Nganjuk tahun 2013.
Berdasarkan uraian diatas dapat disimpulkan bahwa pemberian susu
formula pada pada bayi 0-12 bulan berisiko terjadinya diare.

Kata kunci : susu formula, diare

viii
ABSTRACT

Giving of formula milk at newborn baby of high risk to its health. Known
by mixing with wrong thinning storey level and hygiene of water of pencampur
ugly cause come down with easy baby one of them diarrhoea. Diarrhoea
represent one of the the root cause painfulness and death especially at child of
balita. Death and painfulness of child of balita still show number which high
enough especially developing countries of is including Indonesia. About 80%
death because diarrhoea happened at child under 2 year. One of the cause
among others effect of giving of formula milk which is not hygienic.
The study is a cross sectional analytic. Samples were taken by simple
random sampling technique a number 52 respondent. Independent variable is
the feeding formula milk, while the dependent variable is the accident diarrhea.
Collecting data using questionnaries. To analyze feeding relationship with the
incidence of diarrhea in baby is 0-12 age used Chi-Square test with a
significance (α = 0,05).
The result showed that baby was gived exclusive breastfeeding but
diarrhea is 5 baby, while baby was gived formula milk and diarrhea is 14 baby.
From the analysis using Chi-Square test concluded there is formula feeding
relationship with the incidence of diarrhea in baby 0-12 age in infants in
countryside of Kutorejo, district of Kertosono, sub-province of Nganjuk.
Based on the description above it can be that formula milk feeding
relationship with the incidence of diarrhea in baby 0-12 age can be diarrhea.

Keyword : formula milk, diarrhea

viii