0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
259 tayangan4 halaman

Cinta Terlarang: Kisah Hantu dan Remaja

1. Cerita ini menceritakan tentang seorang siswi SMP bernama Anisa yang jatuh cinta pada teman barunya bernama Gilang. 2. Setelah beberapa bulan pacaran, Anisa merasa ada yang aneh dengan Gilang yang tidak pernah makan dan menolak untuk makan bersama. 3. Sahabat Anisa kemudian menemukan berita lama yang menunjukkan Gilang sebenarnya sudah meninggal satu tahun yang lalu dalam kecelakaan b

Diunggah oleh

Deaa
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
259 tayangan4 halaman

Cinta Terlarang: Kisah Hantu dan Remaja

1. Cerita ini menceritakan tentang seorang siswi SMP bernama Anisa yang jatuh cinta pada teman barunya bernama Gilang. 2. Setelah beberapa bulan pacaran, Anisa merasa ada yang aneh dengan Gilang yang tidak pernah makan dan menolak untuk makan bersama. 3. Sahabat Anisa kemudian menemukan berita lama yang menunjukkan Gilang sebenarnya sudah meninggal satu tahun yang lalu dalam kecelakaan b

Diunggah oleh

Deaa
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

JATUH CINTA PADA HANTU

Aku adalah murid kelas IX . Aku lahir di Bandung , tapi belum lama ini aku dan
keluargaku pindah rumah . Sekarang kami tinggal di Kota Padang .Disinilah kisahku bermula .
Dengan kami pindah rumah , aku pun pindah sekolah . Aku sekolah di salah satu SMP favorit .
Disana aku bertemu banyak sekali teman . Mereka sangat baik padaku . Aku juga punya teman
yang sangat dekat denganku atau bisa dibilang kami bersahabat , namanya Anita . Anita adalah
perempuan yang rajin , pintar , juga baik hati . Tidak heran jika dia banyak di sukai oleh cowok -
cowok disekolah . Terkadang aku iri dengannya , tapi apa boleh buat ? Aku hanya bisa berharap
ada cowok yang menyukai ku juga .

Hari ini Hari Senin , aku berangkat sekolah lebih awal kerena hari ini jadwal
piketku. Apalagi akan ada upacara bendera seperti biasa . Aku berangkat dengan berjalan kaki ,
kebetulan rumahku tidak jauh dari sekolah . Sesampainya di depan pintu gerbang , aku
mencium bau yang agak aneh . Baunya seperti bunga mawar . Saat sampai di depan kelas ,
baunya semakin mencekat . Angin bertiup sangat kencang , pintu kelas terbuka tutup sendiri .
Aku merinding ketakutan . Saat aku masuk kelas tiba tiba ada yang memegang pundakku . Aku
spontan berteriak " AAAHHH " saat aku menoleh ke belakang , aku melihat ada seorang pria
yang sangat tampan . Seketika rasa takut ku hilang . Aku terpesona dengan ketampanannya .
Gaya rambutnya yang indah , matanya yang memancarkan pesona , aku hanya bisa diam sambil
memandang wajahnya . " Hey , kau kenapa ? " suara manis keluar dari mulutnya . Aku sangat
cangguk aku tak sanggup bicara padanya , aku hanya bisa tersenyum sambil memandang
wajahnya . Waktu itu aku sangat malu ,aku menundukkan kepala sejenak .... saat aku menoleh
kearahnya dia sudah pergi . Entah kemana perginya , ia pergi secepat kilat .

( KRING....KRIIIING.....KRRRIIINGGG) Bel masuk berbunyi , aku duduk di bangku


ku .Aku sebangku dengan Anita .Saat Anita masuk ke kelas , rasanya aku ingin sekali bercerita
tentang peristiwa yang aku alami pagi ini . Tapi Ibu guru , sudah masuk kelas duluan . Bu guru
menjelaskan materi dengan panjang lebar . " Anak anak , sekarang kerjakan soal halaman 50 ya
!! " . Aku hanya termenung memikirkan kejadian tadi pagi . " Sttttt , kamu kenapa ? " Anita
bertanya padaku . " Bu guru menyuruh kita untuk mengerjakan halaman 50 . " lanjutnya . Aku
hanya mengaggukkan kepala .

(TET...TEEETTT) "Huh !! Akhirnya waktu istirahat datang , aku udah nggak sabar
mau cerita kejadian tadi pagi sama Anita " kataku dalam hati . " Ke taman sekolah yuk , aku
akan menunggu mu di sana ya , nita !! " ajakku pada Anita .Aku langsung berlari menuju taman ,
aku duduk di bangku taman dekat bunga matahari . Aku mendengar langkah kaki dari
belakang . Aku pikir itu Anita , tapi ... " Hmmmm, bau itu lagi ...gimaana nih ??!! " ungkapku

1
dengan badan merinding . Tiba tiba ada yang menutup kedua mataku . " Iiih Anita , udah deh
nggak usah bercanda mulu . Nggak lucu tau !! " ungkap ku dengan nada kesal . Ternyata yang
dibelakangku bukan Anita melainkan cowok yang aku liat tadi pagi . " Kamu kan yang tadi
pagi ... ?! " kata kata itu keluar dari mulutku begitu saja. Dia hanya tersenyum , " Oh ya , tadi
pagi kita sempat bertemu " , "Namaku Gilang , dan kamu ? " . " Aku Anisa senang bertemu
denganmu ." Jawabku dengan gugup . "Nama yang cantik cocok dengan orangnya " Gilang
memandangku sambil tersenyum .

Sejak pertemuan di taman sekolah kemarin , aku dan Gilang semakin dekat .
Tanpa kusadari aku telah menaruh hati padanya . Semakin hari perasaan ini semakin kuat .
Apalagi perlakuan Gilang padaku yang sangat romantis .Aku rasa Gilang adalah cinta pertamaku
, karena dari dulu aku belum pernah merasakan perasaan seperti ini pada seseorang . Suatu
ketika saat aku sedang mengepel lantai , aku mencium bau aneh lagi . Tiba tiba angin bertiup
sangat kencang , lampu berkedip kedip . Matahari yang bersinar pun tertutup awan gelap .
Suasana sangat mencekam hari itu . Saat aku melihat jendela , aku seperti melihat orang
"Sepertinya ada orang , tapi kok dia seperti sedang memperhatikanku ." Karena penasaran aku
melihat ke depan ,ternyata tidak ada orang . " Sepertinya aku melihat Gilang tadi , kok nggak
ada ya " Bulu kudukku merinding . "Sepertinya aku salah lihat ." Ungkapku untuk menenangkan
diriku sendiri .

Esok harinya , aku menemui Anita . Aku menceritakan semua kejadian yang aku
alami beberapa minggu ini . Anita hanya bilang jika aku hanya salah lihat saja . Katanya tidak
ada hantu di siang bolong . Mendengarnya aku menjadi lebih tenang . " Ngomong ngomong ,
kamu ada rasa ya sama Gilang? " Anita mengalihkan topik pembicaraaan . " Udah deh , jujur aja
masa sama sahabat sendiri nggak jujur ! " lanjutnya ."Nggak kok " Aku berusaha menutupi
perasaanku . Tapi aku rasa Anita tidak percaya dengan perkataan ku .

Pada Hari Sabtu aku menerima chat dari Gilang , dia mengajakku bertemu nanti
malam . Aku sangat girang ,aku mulai mempersiapkan bajuku yang paling bagus . Malam itu aku
berdandan lebih lama dari biasanya . Setelah siap , aku berangkat ke tempat janjian kita .
Sesampainya disana aku tak bisa berhenti tersenyum , karena ini kencan pertamaku . Namun
rasa senang ku berubah menjadi rasa takut saat kejadian yang biasa ku alami terjadi disana .
Apalagi sekarang kondisinya bukan siang tapi malam hari . Tiba tiba ada yang memelukku dari
belakang sambil berkata " I LOVE YOU " ternyata itu adalah gilang . " Aku mencintaimu Amira ,
sejak pertama kita bertemu , maukah kau jadi pacarku ? " Aku sangat senang saat
mendengarnya ,aku menganggukkan kepala ku . Malam itu berlangsung sangat cepat rasanya .
Padahal aku pulang ke rumah hampir tengah malam .

Aku dan Gilang berpacaran selama enam bulan , pada bulan ke tujuh aku
merasa ada yang mengganjal . Aku tidak pernah melihat Gilang makan . Rasa penasaranku

2
membuatku tidak tenang , aku bercerita pada Anita dia memberiku saran agar aku mengajak
dia makan bersama . Aku mengajak Gilang makan bersama dan dia menerima ajakanku . Pada
saat hendak makan ," Aduh !!! " Gilang menjerit kesakitan . "Kenapa sayang ? " tanyaku
keheranan . " Aku sepertinya sakit perut sayang " jawabnya . "Oh , ya udah lain kali aja
makannya " jawabku ,sebenarnya mendengar kata kata tersebut aku semakin yakin ada sesuatu
yang disembunyikan oleh pacarku.

Malamnya aku tidak bisa tidur , memikirkan kejadian tadi siang . Aku juga
heran mengapa saat Gilang menembakku dia menyebut nama AMIRA , siapa itu Amira ?? Ada
hubungan apa dia dengan pacarku ?? Malam itu aku menelpon sahabat ku , aku meminta saran
darinya dan juga meminta bantuan darinya untuk menyelidiki hal tersebut .

Saat Anita pergi ke sekolah dia menemukan koran lama ,di dalam koran
tersebut ada nama dan foto gilang beserta pacarnya Amira yang dinyatakan kecelakaan satu
tahun yang lalu. Dia menyerahkan koran tersebut pada diriku. " Loh , kok ada foto ku dan Gilang
disini ?" Kataku . "Itu bukan fotomu , itu foto gadis yang bernama Amira . Menurutku dia mirip
sekali denganmu .Apakah kamu punya saudara kembar ? " tanya sahabatku . Aku hanya diam .
"OOOOOHHHH , pantesan aja saat dia menembakku dia menyebut nama Amira . Jajajaadiii
Gilang itu .....?" Aku tak sanggub melanjutkan perkataanku . " SUDAH MENINGGAL ,dan
pacarmu itu adalah arwah nya Gilang ." Anita melanjutkan perkataanku . "Nggak itu nggak
mungkin ." Aku tak percaya dengan hal ini . Aku akan membuktikan kalau ini semua tidaklah
benar .

Pagi ini aku melanggar janjiku pada Gilang , dulu aku pernah berjanji tak akan
datang ke rumahnya jika dia tidak mengundangku . Aku datang ke rumahnya , saat ku
mengetuk pintu .... tiba tiba pintunya terbuka sendiri . Dari luar aku melihat kegelapan di dalam
rumahnya . Tak ada cahaya sama sekali . "Untung saja aku bawa senter " ungkapku sambil
mengambil senter dari dalam tasku . Aku melihat banyak darah berceceran di dalam rumahnya .
Bulu kudukku merinding melihat KEPALA yang menggelinding ke arah ku , wajahnya penuh luka
dan darah . Aku langsung lari ketakutan menuju ke luar . Saat sampai pintu kakiku ditarik oleh
sesuatu. Saat ku lihat ternyata ada orang tanpa kepala yang memegang kakiku . Aku berusaha
meloloskan diri . Setelah beberapa menit akhirnya aku bebas . Aku langsung lari , pulang ke
rumah .

"Aku benar benar tak menyangka , ternyata orang yang aku sayang ...orang
yang aku cinta itu adalah HANTU . Untung aku segera mengetahuinya." Kataku dalam hati .
Setelah kejadian itu aku berpamitan pada sahabatku , " Aku akan pulang ke Bandung . Hidupku
penuh ketakutan disini ." Anita terlihat sedih ,"Secepat itukah? Tinggallah lebih lama lagi ." Aku
hanya tersenyum padanya .Aku bersukur memiliki sahabat seperti Anita .

3
_____________________TAMAT___________________
__

Anda mungkin juga menyukai