0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
256 tayangan27 halaman

Laporan PKL Tune Up di Bengkel Jaya

Laporan ini memberikan ringkasan tentang Praktik Kerja Lapangan (PKL) yang dilaksanakan di bengkel Dwipa Jaya. PKL ini bertujuan untuk memberikan pengalaman kerja nyata kepada siswa dan memperkuat pembelajaran di sekolah. Siswa melaksanakan tune up pada mesin kendaraan dan memperoleh pengetahuan tentang keselamatan kerja di bengkel. PKL ini berlangsung selama kurang lebih 6 bulan.

Diunggah oleh

Dwi Kur
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai RTF, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
256 tayangan27 halaman

Laporan PKL Tune Up di Bengkel Jaya

Laporan ini memberikan ringkasan tentang Praktik Kerja Lapangan (PKL) yang dilaksanakan di bengkel Dwipa Jaya. PKL ini bertujuan untuk memberikan pengalaman kerja nyata kepada siswa dan memperkuat pembelajaran di sekolah. Siswa melaksanakan tune up pada mesin kendaraan dan memperoleh pengetahuan tentang keselamatan kerja di bengkel. PKL ini berlangsung selama kurang lebih 6 bulan.

Diunggah oleh

Dwi Kur
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai RTF, PDF, TXT atau baca online di Scribd

LAPORAN

HASIL PRAKTIK KERJA LAPANGAN (PRAKERIN)


TUN UP MESIN DI BENGKEL DWIPA JAYA

Nama : DWI KURNIAWAN

NIS :

Kelas : Xll TKR

Program Keahlian : Teknik Kendaraan Ringan

KOMPETENSI KEAHLIAN

TEKNIK KENDARAAN RINGAN (TKR)

SMK MUHAMMADIYAH 3 METRO TAHUN 2022/2023


1
LEMBAR PERSETUJUAN

Judul : Praktik Kerja Lapangan di Bengkel Dwipa jaya yang terletak di trimurjo
bedeng 5
Pada tanggal : 1 juli 2022 s/d 29 Desember 2022

Disusun oleh:

Nama :Dwi kurniawan


NISN :
Kelas : XII tkr
Kompetensi Keahlian : Teknik kendaraan ringan

Pembimbing Direktur dudika

Widi setiawan Dwi joko

i
NBM
LEMBAR PENGESAHAN

LAPORAN PRAKTIK KERJA LAPANGAN


DI BENKEL DWIPA JAYA

Laporan Praktik Kerja Lapangan (PKL) ini kami susun dan diterima sebagai

bukti kegiatan pelaksanaan PKL di bengkel dwipa jaya pada tanggal 1 Juli sampai

dengan 29 Desember 2022.

Mengetahui,

Pembimbing Penguji

Widi setiawan -------------------------


-
NBM. NBM.
-

Menyetujui,
Kepala SMK Muhammadiyah 3 Metro

KHOERONI NBM. 83732

ii
3
MOTTO DAN PERSEMBAHAN

Motto
1. Kesulitan itu sementara, seperti semua yang sebelumnya pernah terjadi.
2. Kegagalan hanya akan terjadi bila kita menyerah.
3. Tidak ada yang bisa mengubah kebaikan diri, melainkan dari orang itu
sendiri.

Persembahan
Hasil laporan praktik kerja lapangan tahun 2022/2023 SMK Muhammadiyah 3
metro ini dipersembahkan kepada :
1. Kepala SMK Muhammadiyah 3 metro.
2. Guru pembimbing yang telah memantau kami selama prakerin
berlangsung.

1
3. Orang tua dan teman-teman prakerin.
KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas segala limpahan
rahmat, dan taufik hidayahnya sehingga kami dapat menyelesaikan penyusunan
laporan PKL ini. Semoga laporan ini dapat digunakan sebagai acuan dan
petunjuk bagi pembaca untuk mengetahui lebih dalam mengenai praktik kerja
lapangan di bengkel dwipa jaya tanggal 1 juli – 29 desember 2022.
Harapan kami semoga laporan ini membantu menambah pengetahuan
dan pengalaman bagi pembaca, sehingga dapat bermanfaat dalam kegiatan
pelaksanaaan PKL baik di bengkel dwipa jaya trimusjo bd 5.
Laporan ini tentunya masih belum sempurna, sehingga kami harapkan
kepada para pembaca untuk memberikan masukan untuk membangun
kesempurnaan laporan ini

Metro, Desember 2022


Penyusun

2
Dwi kurniawan
DAFTAR ISI

LEMBAR PERSETUJUAN .................................................................................. i

LEMBAR PENGESAHAN .................................................................................. ii

MOTTO DAN PERSEMBAHAN....................................................................... iii

KATA PENGANTAR .......................................................................................... iv

DAFTAR ISI...........................................................................................................v

BAB I .......................................................................................................................1

PENDAHULUAN...................................................................................................1

1.1 Latar Belakang ......................................................................................... 1

1.2 Maksud dan Tujuan PRAKERIN ............................................................. 1

1.3 Manfaat Kegiatan ..................................................................................... 1

1.4 Waktu dan Tempat Pelaksanaan............................................................... 2

1.5 Ruang Lingkup ......................................................................................... 2

BAB II .....................................................................................................................3

PROFIL PERUSAHAAN ......................................................................................3

2.1 Sejarah Singkat Perusahaan...................................................................... 3

2.2 Visi dan Misi Industri ............................................................................... 3

2.3 Struktur Organisasi Industri. .................................................................... 3

2.4 Waktu pelaksanaan praktik kerja industri ................................................ 3

BAB III ....................................................................................................................5

LANDASAN TEORI..............................................................................................5

3
3.1 Pengertian Tune Up .................................................................................. 5
3.2 Manfaat tune up ........................................................................................ 5

3.3 Komponen-Komponen Yang Di Cek Saat Tune Up ................................ 7

BAB IV ....................................................................................................................9

KEGIATAN PRAKTIK KERJA INDUSTRI .....................................................9

4.2 Alat dan bahan ......................................................................................... 9

4.3 Keselamatan kerja ................................................................................. 10

BAB V....................................................................................................................16

PENUTUP .............................................................................................................16

5.1 Kesimpulan............................................................................................ 16

5.2 Saran ...................................................................................................... 16

DAFTAR PUSTAKA ...........................................................................................17

4
LAMPIRAN..........................................................................................................18
BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang


Sesuai dengan program pendidikan tiga tahun di Sekolah Menengah
Kejuruan (SMK) ,maka siswa-siswi diwajibkan untuk melaksanakan Prakter
Kerja Industri (PRAKERIN). Kegiatan ini dapat dikatakan untuk menguji
pengetahuan dan keterampilan siswa/i serta sikap dalam menghadapi dunia
kerja yang nyata. Dengan ada nya praktek kerja industri ini siswa/i
diharapkan dapat mewujudkan hakikat dari tujuan pendidikan tiga tahun,
yaitu menghasilkan lulusan yang trampil, tangguh, siappakai, mandiri dan
bertanggung jawab.
Dengan adanya praktek kerja industri ini siswa/i dapat mengetahui
situasi dan kondisi kerja dalam bidang industri atau dunia usaha yang
sebenarnya. Maka kelak jika parasiswa/i akan mencari pekerjaan mereka
sudah memiliki pengalaman kerja. Selain tujuan tersebut, praktek kerja
industri ini juga memiliki latar belakang menambah materi atau keilmuan
yang belum tersampaikan di sekolah.

1.2 Maksud dan Tujuan PRAKERIN


Maksud dan tujuan dalam kegiatan PRAKERIN ini adalah:
1. Memantapkan siswa-siswi dalam pengembangan dan penerapan pelajaran
dari sekolah di tempat industri.
2. Siswa/i mampu mencari alternatif lain dalam pemecahan masalah serta
lebih rinci dan mendalam.
3. Siswa/i dapat mengumpulkan dan mengolahi nformasi yang telah
diperoleh sehingga dapat ditampilkan dalam bentuk laporan dan
presentasi.
4. Menambah koleksi pustaka di perpustakaan sekolah sehingga dapat

menambah ilmu pengetahuan baik bagi penulis maupun bagi pembaca.

1
1.3 Manfaat Kegiatan

Dari kegiatan PRAKERIN yang dilakukan ini diharapkan dapat memberikan


manfaat sebagai berikut :
1. Dapat menambah pengalaman kerja di dalam dunia usaha.
2. Agar siswa/i mempunyai wawasan yang lebih luas tentang dunia kerja,
khususnya dunia otomotif / kendaraan bermotor.
3. Agar siswa/i mempunyai sifat dan prilaku disiplin dalam dunia kerja.

1.4 Waktu dan Tempat Pelaksanaan


Kegiatan PRAKERIN ini dilaksanakan selama 6 bulan, dari tanggal 1 juli
2022 sampai dengan tanggal 29 Desember 2022, dengan mengambil tempat
PRAKRIN di Bengkel Dwipa jayaa, yang beralamat di trimujo Bedeng 5.

1.5 Ruang Lingkup

2
Adapun
ruang
lingkup
yang
dibahas
dalam
laporan
PRAKE
RIN ini
adalah
siswa
yang
melaksa
nakan
kegiatan
kerja
yang
sesuai
dengan
program
keahlian
yang
ada di
sekolah
pada
perusah
aan
yang
dijadika
n objek
PRAKE
RIN.Sis
wa
dapat
memilih
program
kecakap
an/keahl
ian yang
sesuai
dengan
minat
untuk
mengua
sai
suatu
kompete
nsi
pilihany
a,
dengan
3
syarat
mendap
at
persetuj
uan dari
pihak
sekolah
dan
perusah
aanBAB
II

PROFIL PERUSAHAAN

2.1 Sejarah Singkat Perusahaan


Bengkel Dwipa jaya pada mulanya hanya bengkel yang di dirikan oleh
bapak Dwi joko pada tahun 2003.Beliau membuka bengkel karena
kecintaannya pada mobil, dan terus berkembang sehingga sekarang menjadi
bengkel yang besar dan cukup terkenal di trimujo.

2.2 Visi dan Misi Industri


1. Visi
a) Melayani pelanggan dengan sebaik mungkin agar pelanggan
menyukainya.
b) Menolong atau melayani pelanggan yang memmbutuhkan bantuan.
2. Misi
a) Dapatmenarikkonsumen agar menjadi pelanggan.
b) Melayani dengan sebaik mungkin.
c) Membuat konsumen puas dengan pelayanan yang telah diberikan.

2.3 Struktur Organisasi Industri.

KEPALA BENGKEL

Dwi jokoo

Asisten mekanik
4
Adit

Har Ja Kegiat
i m an
Seni 08.30-08.30 Membersihkan peralatan dan
n
08.30-12.00 menyapu. Kerja.
12.00-1300 Istirahat.
13.00-18.00 Kerja, bersih bersih dan pulang
Selas 08.30-08.30 Membersihkan peralatan dan
a
08.30-12.00 menyapu. Kerja.
12.00-1300 Istirahat.
13.00-18.00 Kerja, bersih bersih dan pulang
Rabu 08.30-08.30 Membersihkanperalatan dan menyapu.
08.30-12.00 Kerja.
12.00-1300 Istirah
13.00-18.00 at.
Kam 08.30-08.30 Kerja, bersihbersih dan pulang
Membersihkanperalatan dan menyapu.
is
08.30-12.00 Kerja.
12.00-1300 Istirah
13.00-18.00 at.
Juma 08.30-08.30 Kerja, bersihbersih da npulang
Membersihkanperalatan dan menyapu.
t
08.30-12.00 Kerja.
11.30-13.00 Istirah
13.00-18.00 at.
Sabt 08.30-08.30 Kerja, bersihbersih dan pulang
Membersihkanperalatan dan menyapu.
u
08.30-12.00 Kerja.
12.00-13.00 Istirah
13.00-18.00 at.
Kerja,kerja
2.4 Waktu pelaksanaan praktik bersihbersih
industrdan pulang

5
Tanggal 1 juli sampai 29 Desember 2022

6
BAB III

LANDASAN TEORI

3.1 Pengertian Tune Up


Tune Up adalah Menyetel ulang, membersihkan, serta mengganti
komponen yang telah rusak atau aus dan melakukan perawatan berkala
akibat penggunaan mobil terus menerus. Dengan kata lain Tune Up mesin
adalah tindakan untuk mengembalikan kondisi mesin mobil pada taraf kerja
mesin optimal.

3.2 Manfaat tune up


Tune up sering dianggap sepele ketika mobil masih terasa nyaman
digunakan. Akibatnya, kamu mungkin lupa untuk melakukan tune up hingga
bertahun-tahun lamanya. Padahal, sejumlah manfaat tune up di bawah ini
sangat penting bagi mobil kamu lho.

A. Performa mesin lebih optimal

Seperti yang kita ketahui bahwa mobil yang digunakan terus


menerus akan menurunkan performanya. Padahal, menjaga performa
mesin adalah hal yang sangat penting. Melakukan tune up secara rutin
tidak hanya menjaga performa mesin mobil, tetapi juga meningkatkan
tenaga yang dihasilkan. Hal yang utama saat melakukan tune up mobil
adalah pengecekan bagian mesin.

Contoh bagian mesin adalah pengecekan oli mesin, oli transmisi, oli
gardan, dan fluida lainnya. Ketika mekanik fokus pada pemeriksaan
mesin ini, maka prosesnya dilakukan secara optimal. Manfaat tune up
mobil dapat dirasakan ketika melaju di medan apa pun bisa dilalui
dengan nyaman.

B. Memastikan fungsi filter udara dan cela

Selain komponen mesin, komponen filter udara juga menjadi fokus


ketika melakukan tune up. Ketika tune up, filter udara akan dibersihkan.

1
Pasalnya filter udara yang bermasalah juga akan berpengaruh terhadap
performa mesin.

Selain mengecek fungsi filter udara, ketika tune up juga akan dilakukan
pengecekan celah kabel busi serta celah katup. Celah busi biasanya kotor
dan celah busi yang kotor akan mengganggu besaran api yang keluar.
Selain itu, interaksi busi dan tekanan kompresi juga dapat mengubah
celah busi. Selain itu, celah katup juga perlu dicek dan disetel ulang
sesuai standar.

C. Menjaga performa komponen

Apabila di atas kita membahas tentang performa mesin secara


keseluruhan, manfaat tune up mobil selanjutnya adalah menjaga performa
komponen. Karena ketika melakukan tune up setiap komponen akan
dilihat dan dicek secara mendetail. Oleh karena itu, perlu dipastikan bahwa
kerja komponen tetap stabil dan berfungsi dengan baik. Sehingga
berkendara pun menjadi lebih aman dan tentu saja nyaman.

D. Menghindari kerusakan yang lebih parah

Dengan menjaga dan memastikan komponen mesin mobil, maka


kerusakan akan bisa dihindari sejak awal. Komponen yang rusak dan tidak
segera diperbaiki karena tidak ketahuan akan membuat kerusakan lebih
parah.

Jadi, apabila terasa ada masalah pada komponen maupun tidak, kamu tetap
perlu melakukan tune up. Jika memang merasakan masalah pada mesin
mobil, kamu bisa menjelaskannya kepada pihak bengkel agar bengkel
segera mengecek kondisi sesuai dengan gejala yang kamu ceritakan.

E. Menghemat biaya perawatan

Ketika ada komponen yang benar-benar rusak parah sampai harus


diganti, tentu saja biaya yang dikeluarkan akan lebih besar juga. Oleh

2
sebab itu, salah satu manfaat tune up adalah meminimalisasi biaya
perawatan karena komponen yang rusak segera terdeteksi.

F. Memperpanjang usia pakai mobil

Manfaat tune up mobil berikutnya adalah memperpanjang usia pakai


mobil. Komponen yang berfungsi baik dan mesin mobil yang terjaga
performanya adalah kombinasi terbaik untuk memperpanjang usia pakai
mobil. Mobil-mobil yang rajin dirawat dan dilakukan tune up akan terasa
seperti baru dan bertenag

G. Meningkatkan kenyamanan selama berkendara

Apabila kondisi mobil baik, tentu saja kita akan merasa aman dan
nyaman ketika berkendara. Apalagi jika berencana melakukan perjalanan
jauh. Keamanan dan kenyamanan kendaraan adalah nomor satu. Oleh
sebab itu, jangan sampai melewatkan waktu tune up ya.

Itu dia 7 manfaat tune up mobil jika dilakukan secara rutin.

3.3 Komponen-Komponen Yang Di Cek Saat Tune Up


Ada beberapa komponen mobil memang sangat sensitif sehingga
diperlukan untuk pengecekan berkala. Lalu, komponen apa saja yang harus
dicek:
1) Pengecekan dan Pembersihan Filter Udara
Langkah awal dalam melakukan tune up adalah mengecek bagian filter
udara. Pada umumnya mekanik hanya akan membersihkan debu di
permukaan filter menggunakan angin bertekanan. Namun, kalau
kondisinya sudah sangat kotor, Anda harus menggantinya karena filter
yang sudah sangat kotor akan sulit dibersihkan. Kalaupun dibersihkan,
maka dalam waktu dekat filter langsung kotor kembali.

3
2) Pengecekan Celah Busi dan Pembersihan Busi

Pengecekan celah busi dilakukan untuk menjaga agar api yang keluar
pada busi tidak terlalu besar dan tidak terlalu kecil. Memang celah busi
sudah diatur dari pabrikan, tetapi karena terus berinteraksi dengan
tekanan kompresi maka akan ada sedikit perubahan pada celah busi, oleh
sebab itu penyetelan dan pembersihan perlu dilakukan saat pengerjaan.

3) Pengecekan Tegangan V Belt


Poin ini berlaku untuk semua jenis mobil, baik mobil injeksi atau
manual. Sebab V belt wajib dicek dari kondisinya hingga
ketegangannya. Kalau ternyata agak kendor maka mekanik akan
melakukan penyetelan, namun penyetelan ini berlaku pada mesin dengan
tensioner manual (tensioner ulir). Sementara pada mesin dengan
tensioner pegas, kalau V belt kendor maka perlu diganti tensioner-nya
atau perlu diganti V belt- nya. Tinggal mencari mana yang kondisinya
rusak

4) Pengecekan Baterai/Aki
Pada aki yang dicek adalah teganganya harus ada pada angka 12 Volt
saat mesin mati dan maksimal 14 Volt saat mesin menyala. Selain
tegangan, kapasitas arus yang dimiliki juga perlu dicek biasanya
menggunakan battery tester. Untuk standar aru listriknya, tiap aki
berbeda dan ini tercantum pada cover baterai. Khusus untuk aki reguler
atau aki basah juga perlu dicek elektrolitnya, apakah masih bagus atau
sudah lemah. Volume air juga perlu dicek.

5) Pengecekan Berbagai Fluida

4
Fluida yang dimaksud adalah oli mesin, oli transmisi, minyak rem, oli power steering,
dan oli gardan. Saat pengecekan bukan hanya mengecek apakah volume cukup atau
tidak, tapi juga dicek kondisinya apakah oli masih sanggup melumasi atau perlu diganti..

BAB IV

KEGIATAN PRAKTIK KERJA INDUSTRI

4.1 Tune uo pada toyota avanza km 30.000


Dalam hal ini penulis akan membahas tentang pekerjaan – pekerjaan tune
up untuk mesin Toyota Avansa pada KM 30.0000 pekerjaan – pekerja yang
di lakukan yaitu:
1. Pemeriksaan sistem pendingin (radiator)
2. Pemeriksan tali kipas
3. Pemeriksaan saringan udara
4. Pemerikssan sistem pelumas (oli)
5. Pemeriksaan batrai
6. Pemeriksaan busi
4.2 Alat dan bahan
A. Alat
1) Kunci pas
2) Kunci ring
3) Obeng plus dan minus
4) Pengukur celah (feeler gauge)
5) Amplas
6) Hidrometer
7) Spring scale dan mistar baja
8) Kain lap
9) Sikat baja
10) Radiator tester
B. Bahan
1) 1 unit mobil toyota avansa

5
2) Oli filter
4.3 Keselamatan kerja
A. Keselamatan manusia
• Gunakan wearpack yang sesuai dengan badan kita
• Gunakan masker dan sarung tangan
• Gunakan safety shoes pelindung kaki

B. keselamatan alat
• gusnsksn salat-alat dengan benar dan hati-hati untuk menghindari
dari kerusakan pada alat kerja
• Simpan kembali alat kerja setelah di gunakan dalam cadyy apabila
telah selesai bekerja , bila masih di perlukan simpan saja di atas
cadyy

4.4 Proses pengerjaan

Berikut adalah kegiatan penulis saat praktik kerja industri yaitu


melakukan
Tune Up mesin bensin dan Langkah-langkah pengerjaanya:
1) Periksa Tinggi Air Pendingin
Periksa tinggi air pendingin pada tangki air reservoir, tinggi air harus
berada pada tanda full. Jika tinggi air kurang isi hingga garis FULL pada
tangk icadangan (reservoirtank).

6
Gambar 4.1 ( Periksa Tinggi air pendidnginan)
2) Periksa Air Pendingin
Periksa air radiator, kemungkinan terdapat oli, karat atau, kotoran
(bila perlu ganti air pendingin).

Gambar 4.2 ( Periksa air pendidnginan)


3) Periksa Sistem Pendingin
1. Kerusakan atau berubahnya bentuk dari radiator atau slang
2. Klem slang longgar
3. Kerusakan atau berkaratnya kisi-kisi radiator
4) Periksa Cara Kerja Tutup Radiator dengan radiator tester
Dengan menggunakan alat test tutup radiator, periksa tegangan
pegas dan kedudukan katup vakum dari tutup radiator. Tutup harus
diganti, jika tutup membuka pada tekanan di bawah angka spesifikasi.
Tekanan pembukaan katup :STD : 0,75-1,05 kg/cm²

7
Gambar 4.3 ( Periksa cara kerja tutup radiator)
5) Periksa kebocoran sistem pendingin dengan radiator tester

Gambar 4.4 ( Periksa cara kerja tutup radiator)


Pengetesan dengan radiator tester hasilnya akan lebih baik, pada
prinsipnya radiator akan diberi dengan tekanan tertentu, kemudian
apabila ditemukan air menetes pada tempat tertentu dan tekanan pada
manometer -pendingin. Pada buku manual toyota seri k, tekanan yang
digunakan adalah 1,2 kg/cm2.alat radiator tester maka dapat dipastikan
terjadi kebocoran sistem
6) Tali Kipas
a. Pemeriksaan Secara Visual
Pemeriksaan tali kipas kemungkinan :
1) Retak, berubah bentuk, terlalu kencang atau aus
2) Terkena oli atau gemuk
3) Persinggungan yang tidak sempurna antara tali dan puli
b. Periksa & Setel Kekencangan Tali Kipas
1) Dengan kekuatan tekanan 10 kg, tekanan tali pada gambar
dibawah :

8
Gambar 4.5(periksa& stel kekencangan tali kipas)
7) Saringan Udara

Gambar 4.6 ( saringan udara)


Buka elemen saringan udara, usahakan agar tidak ada kotoran
ataubenda lain masuk ke dalam karburator. Untuk membersihkan
elemen hubuskan udara bertekanan dari sebelah dalam. Jika elemen
koyak atau terlalu kotor, ganti dengan yang baru.
8) Oli Mesin
A. Memeriksa Tinggi Oli
Periksa tinggi oli mesin, oli mesin harus berada antara
tanda L dan F. jika lebih rendah periksa kemungkinan ada
kebocoran , lalu tambahkan oli hingga angka F dengan oli yang
sesuai ketentuan dan kualitasnya.

9
Gambar 4.7( memeriksa tinggi oli)
B. Periksa Kualitas Oli
Periksa oli kemungkinan sudah kotor, kemasukan air atau berubah
warna
Gambar 4.8 ( memeriksa kualitas oli

9) Baterai
)
Periksa baterai kemungkinan terminal baterai terdapat kotoran,
Hubungan terminal longgar, Terminal longgar atau berkarat, Baterai
rusak atau bocor.

Gambar 4.9 ( batrai)


10) Ukur Berat Jenis Elektrolit
A. Periksa berat jenis elektrolit dengan hydrometer, Berat jenis : 1,25
– 1,27 pada 20 ˚

10
CB. Periksa banyaknya elektrolit pada setiap sel. jika tidak berada
pada ketinggian yang semestinya, isilah dengan air suling

Gambar 4.10 ( mengukur berat jenis elektrolid

11) Busi
)
Periksa busi kemungkinan terdapat hal – hal berikut :
A. Retak atau kerusakan lain pada ulir dan isolator
B. Keausan elektroda
C. Gasket rusak atau berubah bentuk
D. Elektroda terbakar atau terdapat kotoran yang berlebihan
E. Periksa setiap celah busi menggunakan alat pengukur celah
busi. Standar celah busi (0,7 – 1,0 )

Gambar 4.11( pemeriksaan busi

11
)
BAB V

PENUTUP

5.1 KESIMPULAN
Dengan adannya Praktek Kerja Lapangan (PKL) dapat mengambil
kesimpulan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat bagi siswa-siswi
Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Pengalaman kerja yang didapatkan
akan membuat para siswa untuk meemiliki keahlain yang professional
dalam bidangnya, dan mendidik para siswa untuk memiliki rasa disiplin
dan tanggung jawab yang tinggi.
5.2 SARAN
Berikut saya sampaikan saran-saran agar pelaksanaan prakerin
mendatang jauh lebih baik.
Bagi Sekolah:
a lebih awal mengajarkan materi,teori cara kerja agar siswa tidak
kesulitan ketika menjalani tugas di tempat prakerin .
b untuk selalu memperhatikan siswa agar yang berbakat di bidang
tertentu dapat di beri apresiasi agar tetap semangat
Bagi Tempat Prakerin:

12
Mengharap kesediaanya untuk dapat menerima rekan kami yang akan datang khususnya
dari siswa SMK Muhammadiyah 3 metro yang membutuhkan bimbingan praktek.
DAFTAR PUSTAKA

www.jayamotor.com
https://www.futuready.com/artikel/mobil/tune-up-mobil-ini-pengertian-dan-
tata-caranya/

13
https://www.carmudi.co.id/advice/perawatan-mobil/lakukan-sendiri-tuneup- mobil
LAMPIRAN

14

Anda mungkin juga menyukai