Modul Pembelajaran Authentic Text Kelas XI
Modul Pembelajaran Authentic Text Kelas XI
Pd
English Teacher
at Senior High School
TAHAPAN FASE F
TUJUAN PEMBELAJARAN
Merancang dan mempresentasikan teks lisan dan tertulis berbentuk Authentic texts
terkait topik lingkungan fisik dan sosial masyarakat dengan memerhatikan konteks
secara santun, kritis, kreatif, dan mandiri dengan tingkat kelancaran dan ketepatan
yang optimal.
menulis Authentic texts secara benar dan sesuai konteks
Model Pembelajaran
Assesment Individu
Berpasangan
Kelompok
TARGET PEMBELAJARAN
Sertakan paling tidak dua hasil untuk membantu mengatur dan mengelola ekspektasi
guru dan siswa. Identifikasi beragam kemampuan berpikir — kombinasi tingkat tinggi
dan rendah dalam Taksonomi Bloom.
Selalu memulai pembelajaran dengan meminta salah satu peserta didik untuk
memimpin doa, mengecek kehadiran peserta didik di kelas dan mengecek kebersihan
kelas serta kesiapan belajar peserta didik.
MATERI PEMBELAJARAN
METODE : Menyimak, diskusi kelompok, studi pustaka, role- play, penugasan individu
dan kelompok, presentasi dan tanya jawab.
MEDIA/ALAT/BAHAN/SUMBER
Langkah Pembelajaran
Kegiatan Awal
1 4
2 3
6 7 9
8
10
Try to observe the picture above, what kind of authentic text they are !
What information is conveyed in the image !
What is the main idea in the text of the image
Announcement Text is information that is conveyed to the public or the general public either
that has happened or will happen. This information is generally conveyed verbally in public
places because it involves the interests of many people. This announcement can also be
uploaded via social media.
Notice: is a type of short functional text which contains a short and simple information in the
form of writing or symbols to give instructions or warnings to the public, usually in the form of
signs.
While other forms of Notice, there are several of them, namely warning and caution.
Warning: is a text that contains information in the form of a warning shown to many people.
Usually associated with things that are dangerous (dangerous). And if ignored the
consequences can be fatal.
Caution: this text is almost the same/similar to a warning, that is, they both warn about
something, but for caution the level is lower than a warning. Because the consequences are not
as fatal as a warning
a. Alokasi waktu disesuaikan dengan konteks dan kebutuhan belajar peserta didik.
b. Tujuan
No Image Meaning
1
2
3
4
5
Read the contents of the announcement and make an announcement in the form of a picture
based on the content
No Content Image
3 Height : 153 cm
Weight : 45 kg
Additional information:
GRAMMAR
In Announcement text, the rules used are simple future and simple present tense.
Simple Present is a tense that is used at the present time or repeated events, while
Simple Future tenses is used in the future and ends in the future as well.
In the Announcement text structure, there are 2 very important things, namely the
Explanation and
Title
Simple Present
Apakah kamu masih ingat, kalau tenses itu merupakan perubahan bentuk kata kerja yang
digunakan untuk menunjukkan waktu terjadinya suatu peristiwa atau keadaan.
SIMPLE PRESENT adalah kalimat dengan pola bentuk kata kerja yang menyatakan kejadian
yang berlangsung di masa sekarang.
Kalau secara nama, rumus untuk tenses yang satu ini nggak terlalu rumit. Pasalnya, kita
sering menggunakan tenses ini dalam kehidupan sehari-hari untuk menyatakan fakta dan
peristiwa yang biasa dilakukan.
Sebelum menyelam lebih dalam, better kalau kita ingat kembali struktur dari sebuah
“kalimat”. Jadi, dapat kita katakan sebuah kalimat jika terdiri dari 3 hal berikut:
S : Subject (subjek)
P : Predicate (predikat)
C : Complement (pelengkap)
Tapi, yang wajib cuma 2 guys, yaitu subjek dan predikat. Nah, kalau sudah ingat, yuk, kita
lanjut ke penjelasan mengenai rumus hingga contohnya!
Sudah baca artikel mengenai types of sentences? Jika sudah, tentu kamu memahami
kalau suatu kalimat bisa berbentuk verbal atau nominal. Jadi, yang namanya "predikat" itu
nggak selalu kata kerja (verb).
Dalam kalimat verbal, setelah subjek akan diikuti oleh kata kerja (V). Sementara itu pada
kalimat nominal, setelah subjek akan diiringi dengan non kata kerja yang biasa kita kenal
sebagai auxiliary verb atau to be (kata kerja bantu).
Secara umum, rumus simple present tense adalah Subject + Verb 1(s/es) +
Complement untuk kalimat positif dengan pola verbal. Kalau polanya nominal, maka
rumus present tense menjadi Subject + auxiliary verb (to be) + Complement.
Tabel di atas adalah untuk kalimat positif. Kalau kamu ingin membuat kalimat
negatif dan kalimat tanya, rumus kalimat yang digunakan adalah:
Sesuai dengan pembahasan sebelumnya, pada kalimat verbal, kamu tidak perlu
menambahkan to be setelah subject, karena yang “bertugas” menjadi predikat
adalah verb. Enaknya, verb di tenses ini merupakan bentuk yang dasar, dalam
artian belum mengalami perubahan. Ini dia rumus kalimat verbal dalam present
tense:
Jadi, jika kamu membuat kalimat dengan subjek kata ganti orang ketiga (he, she, it, singular
subject), terdapat beberapa kata kerja yang harus ditambahkan s/es di bagian belakang.
Sama seperti nominal, kalimat verbal pun tentu memiliki bentuk positif seperti yang sudah
kita bahas di awal. Contoh kalimat simple present tense :
Nah, khusus untuk bagian kalimat negatif dan kalimat tanya, maka gunakan do/does atau do
not (don’t) dan does not (doesn't). Contoh:
Hayo, kenapa doesn't live? Kok nggak doesn’t lives? Yap, karena pada kata doesn’t sudah
termasuk penambahan -es. Jadi di bagian kata kerja nggak perlu ditambahin lagi.
Yes/No Question
WH Question
Apa yang kamu pikirkan saat membaca WH? Exactly! Yaitu kata tanya dalam bahasa Inggris
yang lekat dengan awalan huruf W dan H.
What do I play?
Why do we play?
H d h l ?
Kumpulan Contoh Simple Present Tense Lainnya
Kalimat positif:
4. He likes bananas.
Kalimat negatif:
Keterangan waktu yang akan kita bahas ini memiliki istilah lain, yaitu adverb of
frequency. Sebetulnya, time words nggak selalu ada di setiap kalimat simple
present tense. Namun, kalimat yang menggunakan time words di bawah ini sudah
pasti termasuk simple present tense. Ini dia list yang harus kamu catat!
Fungsi Simple Present Tense
Selain untuk mengungkapkan fakta, pada saat kapan kita menggunakan simple
present tense dalam mebuat kalimat? Jawabannya ada pada gambar di bawah ini:
2. Habitual or daily activities a.k.a repeated actions (Mengungkapkan Sesuatu yang Selalu
Terjadi Berulang-ulang)
Kalau denger kata habit, pasti kamu dapat langsung menebak artinya dengan
mudah. Yap! Simple present tense juga berfungsi untuk menunjukkan kebiasaan
atau aktivitas sehari-hari, alias kegiatan atau jadwal yang kamu lakukan berulang
kali. Contoh:
Kamu lagi sedih? Atau mungkin kamu lagi mikirin sesuatu? Jangan ragu, kamu
bisa mengekspresikannya melalui kalimat simple present tense. Contoh kalimat:
Feelings:
Emotions:
Yang dimaksud dari fungsi ini adalah simple present tense digunakan juga untuk
membahas kegiatan/acara yang terjadwal dalam waktu dekat. Selain
itu, tenses ini biasa digunakan dalam membahas jadwal transportasi. Contohnya:
Kamu pernah nonton tutorial masak nggak? Hmm, jangan jauh-jauh deh. Kamu
pasti sering baca instruksi atau perintah di smartphone, kan? Misalnya pada
kalimat berikut:
Kalau sudah paham apa saja fungsi dari simple present tense, saatnya kita deep
in dive ke bagian selanjutnya!
Lagu yang Mengandung Simple Present Tense
Kamu bisa belajar contoh penggunaan bentuk tenses ini melalui lirik lagu bahasa
Inggris, lo. Kira-kira, lirik lagu barat yang menggunakan simple present tense apa
saja ya? Contohnya adalah sebagai berikut:
Contoh 1:
Lirik lagu barat yang ada simple present tense-nya adalah "You are My Sunshine"
dari Christina Perry. Kalau kamu senang dengan kegiatan menonton iklan di TV,
pasti sudah nggak aneh dengan liriknya. Seperti ini:
My only sunshine
You make me happy
Nah, dari lirik di atas, menurutmu mana yang menggunakan kata kerja dengan
bentuk present tense? Berikut informasinya:
Selain lirik tersebut, ada juga yang termasuk pola kalimat verbal, yaitu "You make
me happy".
Kenapa "make", bukan "makes"? Soalnya, "You" adalah bentuk subjek singular
(kata ganti orang kedua tunggal). Jadi, kata kerja kembali ke bentuk dasar atau
tidak ditambahkan s/es pada bagian akhir.
Contoh 2:
Lirik lagu yang mengandung simple present tense selanjutnya adalah "Just a
Friend to You" dari Meghan Trainor. Begini bunyinya:
So it breaks my heart
Kita analisis bareng-bareng, yuk! Pada lirik pertama, kenapa "breaks", bukan
break? Yes, kan rumusnya adalah verb 1 harus ditambahkan s/es jika subjeknya
adalah bentuk orang ketiga. Dalam lirik di atas, yang menjadi subjek yaitu "it".
Makanya, verb dasarnya itu "break" tetapi diubah menjadi "breaks".
Contoh 3:
Kali ini, lirik lagu yang terkait dengan simple present tense datang
dari Westlife dengan judul "I Have a Dream". Lagu ini cocok untuk kamu yang
ingin mempelajari bentuk present tense sambil bernostalgia. Perhatikan liriknya
baik-baik:
I believe in angels
Something good in everything I see
I believe in angels
When I know the time is right for me
I have a dream
A. Believe
B. When
C. Something
D. Good
Selamat! Kamu sudah selesai mempelajari tenses yang paling dasar. Tapi ingat,
belajar teori saja nggak akan cukup loh. Bagaimana cara meningkatkan
kemampuan menguasai materi simple present tense?
Yap, kamu perlu praktik langsung dalam kehidupan sehari-hari, misalnya saat
mengobrol dengan orang tua, guru, mengirim chat pada teman dan sahabat, dan
lain sebagainya. Selain itu, bisa juga dengan mendengarkan lagu seperti tiga
contoh di atas, membaca buku, dan menonton film western.
Simple future tense merupakan bentuk tenses untuk menunjukkan suatu peristiwa yang
belum mulai dan baru terjadi di waktu yang akan datang a.k.a di masa depan.
Jadi, tenses ini merujuk pada tindakan yang akan dilakukan setelah sekarang. Selain untuk
mengekspresikan hal tersebut, simple future tense juga dapat kamu gunakan untuk
menyatakan suatu prediksi dan keinginan.
Berbeda dengan simple present tense dan simple past tense, bentuk tenses yang satu ini
mengandalkan modal auxiliary dan similar modal yang memiliki arti “akan”. Modal
auxiliary pada simple future tense adalah will, shall, dan be going to. Rumus yang digunakan
adalah sebagai berikut:
Catat! Kamu perlu perhatikan beberapa bentuk atau aturan yang ada di dalam simple
future tense agar tidak tertukar dengan tenses lain:
Pada simple future tense, bentuk kata kerja atau verb yang digunakan adalah selalu
kata kerja dasar atau verb 1, sama seperti simple present tense.
Tidak ada perubahan kata kerja untuk semua subjek dan semua pola kalimat. Jadi, jika
kamu membuat suatu kalimat menggunakan subjek I, You, We, They, He, She, It, Singular
Subject, dan Plural Subject baik itu untuk kalimat positif, kalimat negatif, atau kalimat
tanya, maka subjek tersebut akan selalu diikuti oleh kata kerja bentuk dasar atau verb 1
ya!
Will, shall, dan be going to memang memiliki arti serupa, yaitu “akan”. Namun, serupa tak
harus selalu sama, kan? Jadi, terdapat beberapa hal yang membedakan
tiga modal tersebut, tergantung konteks kalimat yang akan digunakan. Yuk, kita cari tahu!
hall & Will
Be going to
Sama seperti will, phrase modal ini bisa digunakan untuk semua subjek, yaitu I, You, We,
They, He, She, It.
Be setelah subjek dapat diganti dengan am, is, are. Contoh: “We are going to..”
Kamu masih ingat, kan, kalau dalam dua tenses yang sudah dipelajari
sebelumnya, terdapat berbagai singkatan sebagai berikut:
do not = don’t
Penggunaan Will
Untuk bagian ini, kamu dapat menggunakan rumus kalimat positif dengan modal
will sebagaimana fungsi utama dari simple future tense. Contoh kalimatnya
antara lain:
Beni will go to Turkey next month. (Beni akan berangkat ke Turki bulan depan.)
John will buy the luxury car tonight. (John akan membeli mobil mewah nanti
malam.)
They will take the school examination tomorrow morning. (Mereka akan
mengambil ujian besok pagi.)
A: Hello, is anyone home? The door is locked. (Halo, apakah ada orang di rumah?
Pintunya terkunci.)
B: Wait a minute, I’ll open the door for you. (Tunggu sebentar, aku akan
membukakan pintunya untukmu.)
Pada kalimat ini nantinya akan menunjukkan perasaan yang sekiranya muncul di
waktu mendatang. Berikut contoh penggunaannya:
My mom will love her new hermes bag. (Ibuku akan menyukai tas hermes
barunya.)
I will love you just the way you are (Aku akan mencintaimu apa adanya.)
Prediksi dalam hal ini bisa terkait dengan cuaca atau keadaan. Misal:
Yes, fungsi ini hampir sama dengan poin nomor 2. Tapi, coba kamu bedakan dari
contoh berikut:
Anto will not leave her. (Anto tidak akan meninggalkan dia.)
Pada fungsi ini, biasanya menunjukkan suatu kerelaan atau ketidakrelaan yang
berkaitan dengan orang lain.
Kamu pasti pernah dengar kalimat berikut, “Will you marry me?” (Maukah kamu
menikah denganku?) yang biasa dungkapkan seorang pria atau perempuan
kepada pasangannya untuk mengajak menikah. Dalam hal ini, tentu modal yang
kamu pakai adalah will.
7. Mengungkapkan janji
Janji merupakan kalimat yang bersifat jangka panjang yang berarti berkaitan
dengan masa depan. Contoh:
I won’t tell anyone your secret. (Aku tidak akan memberitahu rahasiamu pada
siapapun.)
8. Menyatakan ancaman
Yap! Selain janji, ancaman pun merupakan suatu hal yang kemungkinan terjadi di
masa mendatang. Kamu dapat melihat contoh berikut:
If you do that again, I’ll tell Mum. (Jika kamu melakukan hal itu lagi, aku akan
memberitahu Ibu.)
Penggunaan Shall
Kamu dapat gunakan shall dalam bentuk positif dan negatif dengan
subjek I dan We. Berikut contohnya:
We shan’t come to her party next week. (Kita tidak akan datang ke pesta dia
minggu depan.)
Untuk fungsi ini, shall akan berubah arti menjadi “perlu” atau “harus”. Contoh:
Shall I give you some money? (Perlukah aku memberimu sejumlah uang?)
What shall I buy for dinner? (Apa yang harus aku beli untuk makan malam?)
Penggunaan Be going to
I am going to his birthday party next month. (Aku akan pergi ke pesta ulang
tahunnya bulan depan.)
Berbeda dengan fungsi nomor empat pada penggunaan will, untuk be going
to digunakan jika ada pengungkapan bukti pada kalimat tersebut. Contoh:
Look at those grey clouds. It’s definitely going to rain. (Lihatlah awan kelabu itu,
pasti akan hujan.)
Fungsi yang satu ini berkaitan juga dengan present continuous tense untuk
menyatakan dua hal berikut:
The students are coming tomorrow. (Murid-murid akan masuk besok (mungkin
setelah libur panjang dan besok hari pertama sekolah.)
The sun is rising in an hour, and our day is starting again. (Matahari akan bersinar
satu jam lagi, dan hari kita akan dimulai lagi.)
2. Sebuah kewajiban/paksaan
You are coming with me to the principal. (Kamu ikut saya menghadap kepala
sekolah (tapi kejadiannya kan belum terjadi)
Fungsi dan pola kalimat dalam simple future tense memang tidak sedikit, nih.
Namun, kamu pasti dapat memahaminya secara perlahan, kok. Apalagi kata kerja
yang digunakan dalam tenses ini adalah bentuk kata kerja dasar (V1). Jadi, kamu
tidak perlu kesulitan dengan perubahan bentuk verb.
Akhirnya pembahasan simple future tense ini selesai, guys! Jangan lupa untuk
membuat contoh kalimat simple future tense berdasarkan rumus dan juga fungsi
di atas.
NOTICE
Notice is a short text that can be in the form of a sign and is in a public place to
provide information or an order.
This notice itself can have a different meaning for each person, such as a prohibition,
order, or warning.
Notices must be written in simple words so that it is easy to read and understand by
anyone who is in a public place.
Generic structure pada semua short functional text pada umumnya sama, yaitu;
Linguistic feature teks notice Ciri dari teks notice antara lain;
a. Imperative mood kata kerja yang membentuk suatu perintah atau request Contoh :
b. Declarative reference
LATIHAN
NO SWIMMING!
A. Ponds
B. Beaches
C. Bathrooms
D. Rivers
DO NOT TOUCH!
FRAGILE THINGS
B. Touching the fragile things is not allowed because they will be dirty
C. Touching the fragile things is not allowed because they will be broken
4. The prohibition may be found at the some areas in the following places, EXCEPT …
A. Electronic Shop
B. Museum
C. Mall
D. Boutique
A. Jack’s
B. John’s
C. Don’s
D. Dave’s
8. Where can you find the notice below?
A. At school
B. In library
C. In a room
D. At college
A. To give command
B. To prohibit someone
C. To warn someone
D. to give advice
11. Which of the following sentences explain the sign above best?
Hormat kami,
ig@mardilla81.co.id