JARING LINGKAR
Jaring lingkar adalah alat penangkapan ikan yang berupa jaring persegi panjang yang terdiri
dari sayap, badan, dilengkapi pelampung, pemberat, tali ris atas dan bawah dengan atau tanpa
tali kerucut/pengerut. Jenis ini memiliki efektivitas yang tinggi. Berdasarkan peraturan
menteri No. 6 Tahun 2010, API jaring lingkar dibagi menjadi dua, yaitu:
1. Jaring lingkar bertali kerut (With Purse Lines)
a. Pukat cincin dengan satu kapal
i. Pukat cincin pelagis kecil dengan satu kapal merupakan API yang bersifat aktif,
dioperasikan dengan menggunakan ukuran:
Mesh size ≥ 1 inch dan tali ris atas ≤ 300 m, menggunakan ABPI berupa
rumpon dan lampu dengan total daya < 4.000 watt, menggunakan kapal
motor berukuran ≤ 10 GT, dan dioperasikan pada Jalur Penangkapan Ikan IB,
Jalur Penangkapan Ikan II, dan Jalur Penangkapan Ikan III di WPPNRI 571,
WPPNRI 572, WPPNRI 573, WPPNRI 711, WPPNRI 712, WPPNRI 713,
WPPNRI 714, WPPNRI 715, WPPNRI 716, WPPNRI 717, dan WPPNRI
718.
Mesh size ≥ 1 inch dan tali ris atas ≤ 400 m, menggunakan ABPI berupa
rumpon dan lampu dengan total daya < 8.000 watt, menggunakan kapal
motor berukuran > 10 s.d. 30 GT, dan dioperasikan pada Jalur Penangkapan
Ikan II dan Jalur Penangkapan Ikan III di WPPNRI 571, WPPNRI 572,
WPPNRI 573, WPPNRI 711, WPPNRI 712, WPPNRI 713, WPPNRI 714,
WPPNRI 715, WPPNRI 716, WPPNRI 717, dan WPPNRI 718
Mesh size ≥ 1 inch dan tali ris atas ≤ 600 m, menggunakan ABPI berupa
rumpon dan lampu dengan total daya < 16.000 watt, menggunakan kapal
motor berukuran > 30 GT, dan dioperasikan pada Jalur Penangkapan Ikan III
di WPPNRI 571, WPPNRI 711, WPPNRI 712, WPPNRI 713, WPPNRI 715,
dan WPPNRI 718
Mesh size ≥1 inch dan tali ris atas ≤ 600 m, menggunakan ABPI berupa
rumpon dan lampu dengan total daya ≤16.000 watt, menggunakan kapal
motor berukuran > 30 GT s.d. 100 GT, dan dioperasikan pada Jalur
Penangkapan Ikan III di WPPNRI 572, WPPNRI 573, WPPNRI 714,
WPPNRI 716, dan WPPNRI 717
ii. Pukat cincin pelagis besar dengan satu kapal
Mesh size ≥ 2 inch dan tali ris atas ≤ 700 m, menggunakan ABPI berupa
rumpon dan lampu dengan total daya < 16.000 watt, menggunakan kapal
motor berukuran > 10 s.d. 30 GT, dan dioperasikan pada Jalur Penangkapan
Ikan II dan Jalur Penangkapan Ikan III di WPPNRI 572, WPPNRI 573,
WPPNRI 714, WPPNRI 716, dan WPPNRI 717
Mesh size ≥ 2 inch dan tali ris atas ≤ 1.500 m, menggunakan ABPI berupa
rumpon dan lampu dengan total daya < 16.000 watt, menggunakan kapal
motor berukuran > 30 GT, dan dioperasikan pada Jalur Penangkapan Ikan III
di WPPNRI 572, WPPNRI 573, WPPNRI 714, WPPNRI 716, dan WPPNRI
717
b. Pukat cincin dengan dua kapal
i. Pukat cincin pelagis kecil merupakan API yang bersifat aktif, dioperasikan
dengan menggunakan ukuran mesh size ≥1 inch dan tali ris atas ≤ 600 m
menggunakan dua kapal penangkapan ikan berukuran .10 s.d. 30 GT, dan
dioperasikan pada jalur penangkapan ikan II dan jalur penangkapan ikan III di
WPP 571, WPP, 711, WPP 712, WPP 713, WPP 715, dan WPP 718.
ii. Pukat cincin pelagus besar merupakan API yang bersifat aktif dan dilarang di
semua jalur penangkapan ikan dan di semua WPPNRI
2. Jaring lingkar tanpa tali kerut (Without Purse Lines) merupakan API yang bersifat aktif,
dioperasikan dengan menggunakan ukuran mesh size ≥ 1 inch dan tali ris atas ≤ 150 m,
menggunakan kapal motor berukuran > 5 s.d. 10 GT, dan dioperasikan pada Jalur
Penangkapan Ikan IB, Jalur Penangkapan Ikan II, dan Jalur Penangkapan Ikan III di
WPPNRI 571, WPPNRI 572, WPPNRI 573, WPPNRI 711, WPPNRI 712, WPPNRI 713,
WPPNRI 715, dan WPPNRI 718.
Pengoperasian alat tangkap kapal ikan jenis ini dilakukan dengam cara melingkari
gerombolan ikan sehingga menghadang arah gerak dari ikan yang ingin ditangkap. Setelah itu
maka ikan akan terkurung di dalam lingkaran jaring. Daerah pengoperasian dengan alat
tangkap jenis ini dilakukan pada permukaan sampai dengan kolom perairan dengan
kedalaman jaring ≤0.75 kedalam perairan. Pada umumnya alat tangkpa ikan jenis ini
digunakan untuk menangka ikan pelagis yang hidup <200 m.
Ikan pelagis adalah kelompok ikan yang berada di lapisan permukaan air. Ikan pelagis banyak
ditemukan dekat terumbu karang dan perairan hangat dekat Pantai. Ikan pelagis dibagi
menjadi dua kelompok yaitu ikan pelagis besar (Tongkol, tembang, selar, cakalang, tuna sirip
kuning) dan ikan pelagis kecil (Layang, teri, kembung).