0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
64 tayangan19 halaman

Laporan Bulanan Penyakit Menular Lampung

Laporan mingguan penyakit menular di Kabupaten Pesawaran bulan Mei 2021 menunjukkan tidak adanya kasus baru untuk semua penyakit potensi KLB yang dilaporkan.

Diunggah oleh

Tri Andriani
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai XLSX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
64 tayangan19 halaman

Laporan Bulanan Penyakit Menular Lampung

Laporan mingguan penyakit menular di Kabupaten Pesawaran bulan Mei 2021 menunjukkan tidak adanya kasus baru untuk semua penyakit potensi KLB yang dilaporkan.

Diunggah oleh

Tri Andriani
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai XLSX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Formulir 6

LAPORAN BULANAN PENGENDALIAN PENYAKIT MENULAR

Provinsi Lampung Bulan

Kab/Kota Pesawaran Tahun

No Kegiatan
1 2
A MALARIA
1. Jumlah suspek malaria ditemukan
Jumlah suspek malaria diperiksa
2.
mikroskopis/RDT
Jumlah malaria positif (sama dengan jumlah
3. malaria positif pada Laporan Bulanan Data
Kesakitan)
4. Jumlah malaria positif Plasmodium falsiparum
5. Jumlah malaria positif indigenous
6. Jumlah malaria positif import
7. Jumlah malaria positif diobati standar
Jumlah kelambu berinsektisida yang
8.
dibagikan

No Kegiatan
1 2
B DBD
Jumlah kelurahan/desaDengue)
(Demam Berdarah berisiko penularan
1. DBD (ada kelompok/cluster dalam 3 tahun
terakhir)
Jumlah kelurahan/desa berisiko penularan
2.
DBD diperiksa jentik

Jumlah kelurahan/desa berisiko penularan


3. DBD bebas jentik (ada jentik <5
rmh/bangunan)

4. Jumlah fogging focus

Jumlah kelurahan/desa yang dilakukan


5.
larvasidasi
Jumlah kelurahan/desa yang dilakukan PSN
6.
3M Plus
7. Jumlah sekolah diperiksa jentik

Jumlah sekolah diperiksa dan bebas dari


8.
jentik

9. Jumlah RS/puskesmas/klinik diperiksa jentik

Jumlah RS/puskesmas/klinik diperiksa dan


10.
bebas dari jentik
Jumlah tempat-tempat umum lainnya
11.
diperiksa jentik
Jumlah tempat - tempat umum lainnya
12.
diperiksa dan bebas jentik

No Kegiatan

1 2
C KECACINGAN
Jumlah anak balita (1-4 tahun) yang diperiksa
1.
cacing pada tinjanya
Jumlah anak prasekolah (5-6 tahun) yang
2.
diperiksa cacing pada tinjanya
Jumlah anak sekolah (7-12 tahun) yang
3.
diperiksa cacing pada tinjanya
Jumlah anak balita (1-4 tahun) yang
4. ditemukan positif telur cacing pada
pemeriksaan tinjanya
Jumlah anak prasekolah (5-6 tahun) yang
5. ditemukan positif telur cacing pada
pemeriksaan tinjanya

Jumlah anak sekolah (7-12 tahun) yang


6. ditemukan positif telur cacing pada
pemeriksaan tinjanya

Jumlah anak balita (1-4 tahun) yang minum


7.
obat cacing (Albendazole)

Jumlah anak prasekolah (5-6 tahun) yang


8.
minum obat cacing (Albendazole)
Jumlah anak sekolah (7-12 tahun) yang
9.
minum obat cacing (Albendazole)
Jumlah SD/MI yang anak didiknya mendapat
10.
obat cacing (Albendazole) I

Jumlah SD/MI yang anak didiknya mendapat


11.
obat cacing (Albendazole) II tahun ini

12. Jumlah ibu hamil dites cacing tinjanya

Jumlah ibu hamil cacingan ditangani


13.
(mendapat albendazole) (baru/ulang)

No Kegiatan
1 2
D RABIES
Jumlah kasus Gigitan Hewan Penular Rabies
1.
(GHPR) pada anak laki-laki (umur <15 tahun)
Jumlah kasus GHPR pada laki-laki dewasa
2.
(umur > 15 tahun)

Jumlah kasus GHPR pada anak perempuan


3.
(umur <15 tahun)
Jumlah kasus GHPR pada perempuan dewasa
4.
(umur > 15 tahun)
Jumlah kasus GHPR yang mendapatkan
5.
Vaksin Anti Rabies (VAR)/SAR
Jumlah kasus Rabies (Kasus Lyssa) yang
6.
mendapatkan VAR/SAR secara lengkap
Jumlah kasus Rabies (Kasus Lyssa) yang tidak
7.
mendapatkan VAR/SAR secara lengkap

No Kegiatan
1 2
E DIARE
1. Jumlah penderita diare pada bayi dapat oralit

2. Jumlah penderita diare pada bayi dapat Zink

Jumlah penderita diare pada bayi dapat oralit


3.
dan Zink
4. Jumlah penderita diare pada bayi dapat Infus

Jumlah penderita diare pada anak balita


5.
dapat oralit

6. Jumlah penderita diare pada anak balita Zink

Jumlah penderita diare pada anak balita


7.
dapat oralit dan Zink
Jumlah penderita diare pada anak balita
8.
dapat Infus
Jumlah penderita diare umur ≥ 5 tahun dapat
9.
oralit
Jumlah penderita diare umur ≥ 5 tahun dapat
10.
infus

No Kegiatan
1 2
F HEPATITIS
1. Jumlah kasus suspek hepatitis yang dirujuk

No Kegiatan
1 2
G TB PARU
Jumlah pasien tuberculosis paru
1. terkonfirmasi bakteriologis (BTA/biakan/tes
cepat) baru
Jumlah diobati
pasien tuberculosis selain paru (klinis
2. paru, BTA negatif, rontgen positif) yang
diobati

Jumlah pasien tuberculosis anak (0-14 tahun)


3.
yang diobati

Jumlah pasien tuberculosis yang diobati bulan


4.
ini

Jumlah pasien tuberculosis paru


5.
terkonfirmasi bakteriologis yang sembuh

Jumlah pasien tuberculosis paru


6. terkonfirmasi bakteriologis yang mendapat
pengobatan lengkap
Jumlah pasien tuberculosis (paru BTA negatif,
7. rontgen positif) baru yang mendapat
pengobatan lengkap)

8. Jumlah pasien tuberculosis kambuh

No Kegiatan
1 2
H KUSTA
1. Jumlah penderita kusta baru tipe PB dan MB
Jumlah penderita kusta (MB dan PB) baru
2.
dengan cacat tingkat 0
Jumlah penderita kusta (MB dan PB) baru
3.
dengan cacat tingkat 2

4. Jumlah penderita kusta baru anak

Jumlah kasus indeks (MB dan PB) yang


5.
kontaknya dilakukan pemeriksaan kusta

Jumlah penderita kusta (PB dan MB) masih


6.
dalam pengobatan MDT

Jumlah penderita kusta (PB) dinyatakan


7.
default

No Kegiatan
1 2
I FRAMBUSIA
1. Jumlah penderita frambusia suspek
Jumlah penderita frambusia suspek diperiksa
2.
serologi (pemeriksaan cepat/RDT)

Jumlah penderita frambusia konfirmasi (RDT


3.
+)

Jumlah SD/MI dilakukan pemeriksaan


4.
frambusia

No Kegiatan
1 2
J HIV-AIDS
1. Jumlah orang dites HIV
2. Jumlah orang dengan HIV positif
3. Jumlah ibu hamil dites HIV
4. Jumlah ibu hamil dengan HIV positif

No Kegiatan
1 2
K PENYAKIT KELAMIN
1. Jumlah pasien yang dites sifilis
2. Jumlah pasien positif sifilis
3. Jumlah pasien sifilis yang diobati
4. Jumlah ibu hamil yang dites sifilis
5. Jumlah ibu hamil positif sifilis
6. Jumlah ibu hamil sifilis yang diobati

No Kegiatan
1 2
L ISPA
Jumlah kunjungan Balita batuk atau
1.
kesukaran bernapas
Jumlah Balita batuk atau kesukaran bernafas
2. yang dihitung napas atau dilihat ada tidaknya
tarikan dinding dada kedalam

Jumlah Balita batuk atau kesukaran bernafas


2. yang dihitung napas atau dilihat ada tidaknya
tarikan dinding dada kedalam
mulir 6
NYAKIT MENULAR

MEI

2021

Jumlah
3

0
0

3
3

3
3

0
0

0
0

0
3

28
0
28
0

28
0
0
28
0
0

3
Formulir 17

LAPORAN DATA MINGGUAN PENYAKIT MEN

Provinsi LAMPUNG Bulan MEI

Kab/Kota PESAWARAN Tahun 2021

Jumlah Kasus (K) dan Jumlah Meninggal (M) Menurut Jenis Pen
No Penyakit Potensi KLB Minggu 18 Minggu 19 Minggu Ke 20
K M K M K M
1 2 4 5 6 7 8 9
1 Kolera 0 0 0 0 0 0
2 Pes 0 0 0 0 0 0
3 DBD 0 0 0 0 0 0
4 Campak 0 0 0 0 0 0
5 Polio 0 0 0 0 0 0
6 Difteri 0 0 0 0 0 0
7 Pertusis 0 0 0 0 0 0
8 Rabies 0 0 0 0 0 0
9 Malaria 0 0 0 0 0 0
10 Avian Influaenza H5N1 0 0 0 0 0 0
11 Antraks 0 0 0 0 0 0
12 Leptospirosis 0 0 0 0 0 0
13 Hepatitis 0 0 0 0 0 0
14 Influenza A (H1N1) 0 0 0 0 0 0
15 Meningitis 0 0 0 0 0 0
16 Yellow Fever 0 0 0 0 0 0

17 Chikungunya
menimbulkan wabah 0 0 0 0 0 0
18 menurut Kemenkes RI 2 0 0 0 2 0

TOTAL 2 0 0 0 2 0

*) Jenis kasus yang dilaporkan sesuai ketentuan yang ditetapkan oleh Direktur Jenderal yang membawahi penyelenggaraan sis
Kesehatan sesuai dengan kebutuhan kewaspadaan terhadap penyakit menular dan potensi wabah dan keracunan di masing-m
Formulir 17

GGUAN PENYAKIT MENULAR POTENSI KLB

Jml. PKM

Jml PKM melapor

l (M) Menurut Jenis Penyakit *)


Minggu Ke21 Minggu Jumlah Total Kasus Jumlah Total Meninggal
K M K M
10 11 12 13 16 17
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0

0 0 0 0 0 0
1 0 0 0 5 0

1 0 0 0 5 0

embawahi penyelenggaraan sistem kewaspadaan dini penyakit menular potensi wabah dan ditetapkan oleh Kepala Dinas
bah dan keracunan di masing-masing wilayahnya
h Total Meninggal

17
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0
0

0
0

oleh Kepala Dinas


Formulir 18
LAPORAN KLB 24 Jam (W1)

Provinsi Lampung

Kab/Kota Pesawaran

Kepada Yth Dinas Kesehatan Prov. Lampung


Pada tanggal/bulan/tahun : Mei 2021
Desa/Kelurahan : Kalirejo, Tanjung Rejo
Kecamatan : Negeri Katon
Telah terjadi sejumlah :5 penderita
dan sejumlah : 0 kematian

Tersangka penyakit (beri tanda “v”) :


Kolera Polio Malaria

Pes Difteri Avian Inf

DBD Pertusis Antraks

Campak Rabies Leptospirosis

Dengan gejala-gejala sebagai berikut (beri tanda “v”) :


Muntah Panas/demam √ Bercak putih faring

Berak-berak Batuk √ Meringkil pada lipat

Menggigil Pilek √ Perdarahan

Turgor jelek Pusing Gatal-gatal

Kaku kuduk Kesadaran menur ……………………………….

Sakit perut Pingsan ……………………………….

hidrofobi Bercak merah di ku ……………………………….

Kejang-kejang Lumpuh ……………………………….


Syok Ikterus ……………………………….

Batuk beruntun Mulut suka dibuk ……………………………….

Tindakan yang telah diambil :


PE, Penyuluhan,Rapid Ag, Isolasi mandiri
Telp dan Email : …………………………………………………………………………………………………………………………

…………………………………………………………………………,
……………………………………..
Kepala Puskesmas
Chikungunya

Keracunan

ILI

…………………………………

Bercak putih faring

Meringkil pada lipatan paha/ketiak

Perdarahan

Gatal-gatal

……………………………….

……………………………….

……………………………….

……………………………….
……………………………….

……………………………….

Anda mungkin juga menyukai