LAPORAN PROYEK
Software Aplikasi Pencarian Kos Berbasis Web
Disusun oleh:
Ulvia Fitriyani
(2011040) Teknik
Informatika
Dosen pengampu:
Ahmad Fauzi Anggi Ariesta Kusuma, M.Kom
PROGRAM STUDI TEKNIK
INFORMATIKA STMIK BINA PATRIA
1 | Ulvia Fitriyani
MAGELANG
2 | Ulvia Fitriyani
DAFTAR ISI
DAFTAR ISI
KATAPENGANTAR
BAB I. LATAR
BELAKANG BAB II.
ANALISIS
2.1 Analisis Kebutuhan
2.2 Analisis Konten
2.3 Analisis Pasar
2.4 Analisis Teknologi
2.5 Analisis Pemasaran
BAB III. SKILL SET
BAB IV. ANGGARAN
BIAYA BAB V. TIMELINE
BAB VI. PELAYANAN
BAB VII. DESAIN LAYOUT SOFTWARE
3 | Ulvia Fitriyani
KATA PENGANTAR
Puji Syukur saya panjatkan ke hadirat Allah SWT, karena berkat rahmat-Nya saya
bisa menyelesaikan laporan proyek yang berjudul Software Aplikasi Pencarian Kos Berbasis
Web. Laporan proyek ini diajukan guna memenuhi tugas mata kuliah Konsep Aplikasi
Multimedia.
Saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu sehingga
makalah ini dapat diselesaikan tepat pada waktunya. Laporan proyek ini masih jauh dari
sempurna, oleh karena itu saya mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun
demi kesempurnaan laporan ini.
Semoga laporan ini memberikan informasi bagi pembaca, mahasiswa dan bermanfaat
untuk pengembangan wawasan dan peningkatan ilmu pengetahuan bagi kita semua.
Temanggung, 10 Januari 2023
Ulvia Fitriyani
4 | Ulvia Fitriyani
BAB I. LATAR BELAKANG
Perkembangan komputer saat ini berperan besar dalam memberikan dukungan kepada
manusia untuk menyelesaikan berbagai macam persoalan baik dalam bidang industri,
perdagangan, pendidikan, dan hampir seluruh bidang kehidupan manusia. Seiring pesatnya
teknologi tersebut juga memudahkan masyarakat mendapat berbagai macam informasi, salah
satunya sistem informasi pencarian tempat kos.
Rumah kos atau disebut dengan pondokan merupakan salah satu tempat penyedia jasa
penginapan atau tempat tinggal sementara yang terdiri dari beberapa kamar dan setiap kamar
memiliki beberapa fasilitas yang ditawarkan serta harga yang telah ditentukan oleh pemilik
kos, sedangkan lama waktu penyewaan ditentukan sendiri oleh seorang penyewa kamar.
Pemilik kos dalam hal promosi rumah kosannya masih konvensional, yang hanya
menggunakan brosur, pamflet, atau tulisan terima kos dan terima kontrak. Hal ini memakan
waktu yang tidak sedikit untuk mencetak brosur atau pamflet. Area promosi hanya sebatas
dimana brosur atau pamflet tersebut ditempel dan dekat dengan tempat kosan itu sendiri
sehingga bagi seseorang yang berada di luar daerah yang ingin menyewa akan kesulitan
mengetahui informasi tersebut.
Seringkali ketersedian jumlah kos tidak sebanding dengan pencari kos, maka pencari
kos harus mencari informasi lebih capat agar mendapat tempat tinggal sesuai yang
diinginkan. Fasilitas, harga, posisi kos, ukuran tempat kos juga jadi pemicu bagi pencari kos
untuk menyewa atau tidak tempat tersebut. Sistem yang sudah ada sebelumnya berbasis
website, sebagian orang bingung website mana yang memberikan informasi yang update.
Pencarian lewat google itu pun kurang efisien, karena untuk mencari informasi website kos,
harus buka link google terlebih dahulu.
Saat ini untuk mendapatkan informasi tempat penyewa yang lebih rinci dan terfokus
khususnya melalui android masih sangat sulit diperoleh. Untuk mengatasi permasalahan
tersebut maka dibutuhkan suatu aplikasi untuk memudahkan mereka mencari tempat tinggal
tanpa harus mencari langsung ke tempat lokasi. Suatu sistem informasi mengenai rumah kos
yang dapat memudahkan bagi pihak pencari kos dan pemilik kos. Baik itu berupa gambaran
kos, kelengkapan kos, serta daftar harga per kamar dan jenis kos, maka diusulkan
membangun aplikasi mobile pada sistem operasi android tentang rumah kos tersebut.
5 | Ulvia Fitriyani
Data yang diolah melalui suatu model menjadi informasi, kemudian penerima
menerima informasi tersebut, membuat suatu keputusan dan melakukan tindakan, yang
berarti menghasilkan suatu tindakan yang lain akan membuat sejumlah data kembali. Data
tersebut akan ditangkap sebagai input, diproses kembali lewat suatu model dan seterusnya
membentuk suatu siklus.
Masyarakat yang belum mengetahui tentang wilayah untuk mencari tempat rumah
kos di daerah Temanggung, apalagi wilayah yang dekat dengan industri pabrik, dapat
mengakses sistem ini melalui internet dengan menggunakan media apa saja yang bisa
terhubung dengan internet. Kemudian mengunduh aplikasi dan menginstallnya di
smartphone. Aplikasi yang ingin diinstal biasa langsung terhubung ke Play Store yang
tersedia di setiap smartphone yang berbasis android.
6 | Ulvia Fitriyani
BAB II. ANALISIS
2.1. Analisis Kebutuhan
Pada tahap ini seluruh kebutuhan software harus bisa didapatkan, termasuk di
dalamnya kegunaan software yang diharapkan pengguna dan batasan software.
Informasi ini biasanya dapat diperoleh melalui wawancara, survei, atau diskusi.
Informasi tersebut dianalisis untuk mendapatkan dokumentasi kebutuhan pengguna
yang digunakan pada tahap selanjutnya.
Tahap analisis kebutuhan data dan informasi adalah tahap dimana pengumpulan
bahan dan materi yang berkaitan dengan penelitian. Dalam penelitian ini dilakukan
beberapa teknik pengumpulan data, yaitu wawancara, observasi, studi literatur serta
pengumpulan data dan dokumentasi.
● Wawancara
Wawancara dilakukan dengan melakukan pembicaraan langsung dengan
pihak yang bersangkutan, seperti pemilik kos dan pencari kos. Wawancara
dilakukan untuk mendapatkan segala informasi yang dibutuhkan dalam
perancangan sistem yang akan dibangun.
Dari hasil wawancara yang telah penulis lakukan dengan pencari rumah
kos dan pemilik rumah kos, maka dapat disimpulkan bahwa pemilik kos
umumnya masih mempromosikan rumah kosnya dengan manual seperti
memasang tulisan “Terima Kos” di depan rumah. Dimana hal tersebut
masih dianggap kurang efesien karena pencari rumah kos terkadang tidak
mengetahui letak rumah kos tersebut. Pencari rumah kos pada umumnya
mendapatkan informasi rumah kos dari referensi kerabat, teman, dan
informasi dari papan promosi. Untuk sistem penyewaan umumnya
dilakukan per tahun, tetapi ada juga yang menyewakan berdasarkan per
bulan.
● Observasi
Observasi dilakukan dengan mengunjungi dan mengamati secara langsung
lokasi tempat kos yang ada di wilayah Temanggung. Data yang
didapatkan dari hasil observasi yaitu mengenai cara periklanan rumah kos
yang dilakukan oleh pemilik kos yang masih dianggap kurang efesien
bagi
7 | Ulvia Fitriyani
pencari rumah kos dalam hal cara menemukan informasi mengenai rumah
kos yang dapat disewa karena dengan hanya sekedar menempelkan papan
promosi. Pencari rumah kos harus melakukan survei langsung.
● Pengambilan data dan dokumentasi
Penulis mengumpulkan data-data mengenai identitas pemilik kos,
identitas penyewa kos, harga kos, fasilitas kos yang tersedia, dan
informasi lainya terkait kosan. Data yang diperoleh dari dokumentasi ini
akan digunakan sebagai dasar untuk membuat data yang ternormalisasi
nantinya.
2.2. Analisis Konten
Analisis konten atau isi yaitu analisis input, proses, dan output dari sistem yang
dibangun. Data-data inilah yang akan dijadikan sebagai acuan dalam tahap
perancangan database. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada pembahasan mengenai
desain database. Sistem alternatif yang dibangun menggunakan perangkat lunak untuk
mendesain antarmuka aplikasi dan membuat basisdatanya. Perangkat lunak tersebut
antara lain Android Studio dengan bahasa pemrograman Java, DBMS MySQL pada
XAMPP. Sedangkan untuk perangkat keras yang digunakan adalah modem dan laptop
dengan processor dan RAM (Random Acsess Memory) yang mampu mendukung
penggunaan perangkat lunak tersebut.
2.3. Analisis Pasar
Berdasarkan hasil analisis kebutuhan, maka solusi alternatif yang ditawarkan
adalah dengan memanfaatkan teknologi informasi berupa penggunaan aplikasi yang
mampu mempermudah dan mempercepat proses layanan mengenai informasi tempat
kos. Analisis pasar yang dimaksud antara lain:
● Mempermudah pendatang luar kota Temanggung dalam mencari lokasi
tempat kos beserta fasilitasnya.
● Mempermudah pemilik kos melakukan promosi.
● Mempermudah pencari kos dalam memesan tempat kos dengan
memanfaatkan sebuah sistem informasi.
● Mempermudah pencari dan pemilik kos dalam mencari informasi tentang
kosan tanpa harus memiliki komputer.
8 | Ulvia Fitriyani
Cont
● Menyediakan informasi dengan cepat, murah secara penggunaan, dan
efektif untuk dilakukan.
2.4. Analisis Teknologi
Analisis teknologi digunakan untuk mempelajari lebih rinci mengenai sistem
yang nantinya digunakan sebagai dasar dalam perancangan sistem. Dari hasil
identifikasi yang ada maka teknologi yang diperlukan untuk menjalankan aplikasi
agar hasil yang diperoleh sesuai dengan harapan dan dapat berjalan dengan baik
antara lain.
● Analisis teknologi perangkat keras (hardware)
Untuk menjalankan sistem ini dibutuhkan perangkat keras yang mampu
mendukung pengoperasian program. Sistem perangkat keras tersebut harus
memenuhi spesifikasi minimal dari kebutuhan hardware dari sistem yang
akan diterapkan. Kebutuhan perangkat keras dalam membangun sistem ini
dapat dilihat dari 2 (dua) segi, yaitu segi pengembang (developer) dan segi
pengguna (end user).
● Analisis teknologi perangkat lunak (software)
Perangkat lunak yang digunakan dalam membangun sistem informasi
pencarian tempat kos ini adalah Android Studio dengan bahasa
pemrograman java dan DBMS (Database Management System)
menggunakan MySQL pada XAMPP.
● Analisis sumber daya manusia
Sumber daya manusia yang menjalankan aplikasi ini harus paham
mengenai penggunaan perangkat komputer dan aplikasi di dalamnya,
sehingga kesalahan yang disebabkan oleh pengguna (human error) dapat
dihindari. Adapun SDM yang terlibat dalam kegiatan pengujian aplikasi ini
yaitu pemilik rumah kos dan pencari kos.
2.5. Analisis Pemasaran
contoh
Adapun analisis pemasaran yang dapat membantu sistem dapat dikembangkan
atau tidak yaitu:
● Analisis sarana dan prasarana
Dilihat dari segi infrastruktur, kota Temanggung merupakan pusat
pemerintah propinsi Jawa Tengah dan pusat bisnis industri pabrik.
9 | Ulvia Fitriyani
Masyarakatnya sudah banyak yang mengenal teknologi. Didukung dengan
tawaran perkembangan teknologi yang semakin canggih, mendorong
mereka untuk mempunyai alat teknologi dalam memenuhi kebutuhan
hidup, salah satunya adalah smartphone. Dimana lebih banyak yang
menggunakan smartphone android/ios, maka ini yang menjadi acuan
penulis membuat aplikasi mobile berbasis android/ios. Salah satu
kemudahannya adalah tersedia fitur aplikasi Play Store/App Store, yang
mendukung untuk menginstal semua aplikasi android/ios yang diinginkan
dengan mudah.
● Analisis kelayakan
Pengembangan sistem ini bisa bermanfaat dan juga tidak merugikan orang
lain karena untuk mendapatkan atau menginstal aplikasi ini tidak perlu
bayar serta tidak melanggar hukum.
contoh
10 | Ulvia Fitriyani
Cont
BAB III. SKILL SET
Dalam pembuatan software aplikasi pencarian kos berbasis web ini di perlukan
beberapa skill set/keahlian diantaranya:
1) Mempunyai Kemampuan Komunikasi yang Baik
Seorang software desainer berkomunikasi dengan klien menggunakan media visual.
Software desainer harus secara strategis dan dengan tepat sasaran mengekspresikan
pesan tertentu kepada klien.
Selain berkomunikasi dengan klien, berkolaborasi dengan tim software desainer akan
melakukan mengumpulkan ide, berdiskusi, dan bahkan berargumen bila terjadi
perbedaan pendapat. Karenanya, penting bagi seorang software desainer untuk
memiliki kemampuan yang baik dalam berkomunikasi, manajemen konflik, serta
negosiasi.
2) Keterampilan Kolaboratif
Memiliki kemampuan kolaborasi berarti mampu menghormati pandangan alternatif,
bekerja sama dengan kepribadian yang berbeda dan mampu mendukung anggota tim
ketika membutuhkan bantuan. Tugas dan kewajiban setiap bagian tim sangat
berkaitan dan berpengaruh antara satu sama lain. Desainer harus mengutarakan
pendapat serta mendengarkan pendapat dari klien dan pemangku kepentingan lainnya
untuk membuat desain yang lebih ideal.
3) Menguasai Bahasa Pemorgraman
Seorang software desainer harus memiliki keahlian yang satu ini. Bahasa
pemrograman adalah bahasa komputer yang terdiri dari sintaksis dan semantik.
Dalam hal ini, bahasa komputer digunakan untuk memberikan instruksi untuk
membuat dan menjalankan program. Memabami lebih dari satu bahasa pemrograman
nantinya akan sangat membantu dalam pekerjaan. Selain memudahkan dalam
mengerjakan proyek, dengan menguasai beberapa bahasa pemrograman juga akan
membuka peluang untuk dilibatkan dalam banyak proyek.
4) Memahami Algoritma dan Struktur Data
Pemahaman yang baik tentang algoritma dan struktur data wajib dikuasai seorang
software desainer untuk dapat membuat sebuah program yang berjalan tanpa cela.
11 | Ulvia Fitriyani
Contohnya, dalam penyusunan program untuk software aplikasi dalam smartphone,
seperti pada proyek ini.
5) Menguasai Frameworks
Frameworks akan sangat membantu tugas software designer karena dapat
menyederhanakan coding. Seperti namanya, frameworks merupakan kerangka kerja
yang digunakan software developer untuk mengembangkan software aplikasi berbasis
website maupun desktop.
12 | Ulvia Fitriyani
BAB IV. ANGGARAN BIAYA
NO URAIAN KEGIATAN JUMLAH HARGA SATUAN
(Rp.)
A TENAGA AHLI
1 Ahli Teknologi Informasi (Team Leader) 1 Orang 4.000.000
2 Ahli Programmer Web Base 1 Orang 3.000.000
3 Ahli Desain Web 1 Orang 3.000.000
B TENAGA ASISTEN AHLI
1 Ass. Programmer Web Base 1 Orang 2.500.000
2 Ass. Analisa Sistem 1 Orang 2.500.000
C OPERASIONAL
1 Komunikasi dan Internet 1 Paket 1.000.000
2 Pemasangan Software Aplikasi dan 1 Paket 4.000.000
Pendukung
3 Hosting dan domain (5 tahun) 1 Paket 2.000.000
D LAIN-LAIN
1 Dokumentasi 1 Paket 500.000
TOTAL 22.500.000
13 | Ulvia Fitriyani
BAB V. TIMELINE
Untuk proses pembuatan software aplikasi menggunakan metode waterfall yaitu :
● Analisis kebutuhan (requirement analysis)
● Perancangan sistem (system design)
● Penulisan code program (implementation)
● Penerapan dan pengujian (integration and testing)
Langkah-langkah dalam waterfall sistematis sehingga memudahkan dalam pembuatan
software aplikasi.
14 | Ulvia Fitriyani
BAB VI. PELAYANAN
Untuk memastikan kepuasan klien pada bisnis software desain ini, perlu diadakan
pelayanan after sales. Selain kepuasan klien, pelayanan after sales ini juga secara tidak
langsung merekomendasikan produk atau layanan. Berikut pelayanan after sales yang ada
pada bisnis ini :
1) Menyediakan panduan penggunaan produk
Panduan penggunaan produk dapat menjadi salah satu layanan after sales yang
membantu pelanggan. Panduan ini diberikan melalui guide yang telah diprint. Melalui
panduan ini, para pelanggan di harapkan bisa mempelajari cara menggunakan
produk. Jadi, pelanggan tidak akan merasa bingung ataupun memutuskan untuk
beralih ke produk competitor.
2) Garansi
Garansi menjadi salah satu faktor penting dalam memberikan layanan after sales.
Dengan memberikan garansi, dapat meningkatkan kepercayaan klien terhadap bisnis
serta klien akan semakin yakin bahwa kualitas software desain ini bagus dan terjamin.
Garansi pada bisnis ini yaitu selama 1 tahun.
3) Customer service
Memastikan kenyamanan para pelaanggan saat menggunakan software ini sangat
penting. Apabila pelanggan ingin bertanya atau mengalami kendala, CS dapat
menghadirkan layanan support sehingga pertanyaan ataupun masalah yang dihadapi
pelanggan dapat diselesaikan. Agar layanan ini semakin efektif, maka di sediakan
melalui bermacam-macam media komunikasi, seperti e-mail dan instant messaging.
4) Layanan perbaikan dan pemeliharaan
Sebagai salah satu bentuk apresiasi terhadap pelanggan, dihadirkan layanan perbaikan
dan pemeliharaan. Software yang sudah diupgrade tentu memiliki fungsi yang lebih
banyak. Jadi, pelanggan pun bisa menggunakannya secara lebih praktis dan efektif.
15 | Ulvia Fitriyani
BAB VII. DESAIN LAYOUT SOFTWARE
1. Desain halaman 2. Desain form job 3. Desain informasi
utama request anak kos
4. Desain form 5. Desain form daftar 6. Desain form input
pencarian jarak rumah kos data calon anak kos
terdekat
16 | Ulvia Fitriyani
7. Desain form login 8. Desain form 9. Desain form input
calon anak kos konfirmasi pilih kos data rumah kos
17 | Ulvia Fitriyani