0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
47 tayangan16 halaman

Laporan UKL-UPL Hotel Avira 2023

Dokumen ini berisi deskripsi mengenai CV Avira Pratama Property yang bergerak di bidang jasa perhotelan. Dokumen ini juga menjelaskan lokasi, komponen kegiatan, dan tahapan pembangunan Hotel Avira.

Diunggah oleh

Onank Irwanto
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
47 tayangan16 halaman

Laporan UKL-UPL Hotel Avira 2023

Dokumen ini berisi deskripsi mengenai CV Avira Pratama Property yang bergerak di bidang jasa perhotelan. Dokumen ini juga menjelaskan lokasi, komponen kegiatan, dan tahapan pembangunan Hotel Avira.

Diunggah oleh

Onank Irwanto
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

BAB I

PENDAHULUAN

A. IDENTITAS PERUSAHAAN

Nama Perusahaan : CV. Avira Pratama Property (Hotel


Avira)
Jenis Badan Hukum : CV
Alamat : Jl. Adhyaksa Baru No. 18, Kel. Masale,
Perusahaan/Pemrakarsa Kec. Panakkukang, Kota Makassar
Nomor Telepon/Fax : 0411-
E-mail : alenlokmanjaya79@gmail.com
Status Pemodalan : PMDN
Bidang usaha dan/atau : Hotel
kegiatan
SK UKL-UPL yang : 660.2/747/BLHD/X/2012
disetujui Tanggal 23 Oktober 2012
Penanggung Jawab : Alen Lokmanjaya, SE
Jabatan : Direktur
Izin yang terkait dengan Rekomendasi Lingkungan Hidup
UKL-UPL

B. LOKASI USAHA DAN ATAU KEGIATAN

Lokasi usaha dan/atau kegiatan hotel secara administratif


terletak di Adhyaksa Baru No. 18, Kelurahan Masale, Kecamatan
Panakkukang, Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan.
Secara geografis lokasi kegiatan hotel terletak pada koordinat
119°26´52,71” Bujur Timur dan 5°09´20,61” Lintang Selatan. Adapun
batas-batas lokasi dari usaha dan/atau kegiatan ini yaitu

Laporan Pemantauan Pelaksanaan UKL-UPL Semester 1 ‐ 2023 I-1


Sebelah Utara : Klinik Lacasino
Sebelah Selatan : Lorong
Sebelah Timur : Jl. Adhyaksa
Sebelah Barat : Ruko

Laporan Pemantauan Pelaksanaan UKL-UPL Semester 1 ‐ 2023 I-2


Gambar 1.1. Peta Lokasi
Laporan Pemantauan Pelaksanaan UKL-UPL Semester 1 ‐ 2023 I-3
C. DESKRIPSI USAHA DAN/ATAU KEGIATAN

Luas lahan usaha dan/atau kegiatan hotel adalah sekitar 1.370 M²


(sesuai dengan Keterangan Peruntukan Lahan No.:
008/208/DTRB/11/2012). Dari lahan yang dimiliki seluas 1370 M² terdiri
dari bangunan fisik yang berlantai 4 yang diperuntukan untuk sebuah
bangunan berupa jasa penyewaan kamar (hotel dengan jumlah kamar tidur
sebanyak 37 unit) dengan menyediakan lahan parkir pada lantai dasar yang
dapat menampung kendaraan roda empat/mobil sebanyak 15 unit.
Luas lahan yang dimanfaatkan untuk pembangunan gedung
"Hotel The Avira" akan dibangun gedung hotel 4 lantai dengan
jumlah kamar tidur sebanyak 37 unit dengan luas bangunan keseluruhan
adalah seluas; 1.260 m² dengan perincian luas kamar tidur seluas; Kamar
VIP sebanyak 8 unit dengan luas ±188 m², Kamar Delux sebanyak 14 unit
dengan luas luas ±224 m² dan untuk Kamar Standar sebanyak 10 unit
dengan luas 135 m², sedangkan untuk ruang lainnya diantaranya terdapat
ruang lobby, ruang lift, ruang dapur, break fast room, ruang untuk
karyawan, ruang staff, ruang manager, ruang laundry, gudang, serta
menyediakan taman didepan lokasi hotel.
Gedung "Hotel The Avira" ini diperuntukan untuk kamar hunian
dengan dimensi pada masing-masing lantai di sajikan pada bagian di bawah
ini;
 Lantai dasar yaitu; untuk peruntukan areal parkir untuk kapasitas
±15 unit kendaraan roda empat/mobil, septic tank serta instalasi
pengolahan alir limbah dalam bentuk tangki Biotech 1 unit dengan
kapasitas 10m³ (tangki yang ditanam ke tanah).
 Lantai II s/d lantai IV dengan peruntukan kamar VIP yaitu; s
sebanyak 8 unit (luas per unit = 5 mx 4,7 m), kamar Delux yaitu;
sebanyak 14 unit (luas per unit = 5 mx 3,2 m), dan untuk kamar
Standar yaitu; sebanyak 10 unit (luas per unit = 13,5 m²) yang
dilengkapi dengan masing-masing WC/Kamar mandi.

Laporan Pemantauan Pelaksanaan UKL-UPL Semester 1 ‐ 2023 I-4


Komponen kegiatan Hotel Avira dilakukan dari Tahap Pra-
Konstruksi sampai tahap operasional
C.1. Tahap Pra-Konstruksi
Rencana pembangunan gedung "Hotel The Avira", merupakan
upaya untuk menambah fasilitas jasa perhotelan yang telah ada
selama ini di Kota Makassar. Pada awal tahun 2012 pihak manajemen
hotel telah melakukan berbagai kegiatan antara lain adalah:
1. Kegiatan pembebasan lahan sebagai lokasi kegiatan pembangunan
"Hotel The Avira".
2. Kegiatan perizinan untuk perubahan fungsi bangunan dan
menambah dari kantor menjadi hotel.
3. Kegiatan perizinan meliputi; pengurusan Surat Izin Tempat Usaha
(SITU), Tanda Daftar Perusahaan Perorangan (TDP), dan Izin
Mendirikan Bangunan (IMB),
C.2. Tahap Konstruksi
1. Mobilisasi Tenaga Kerja
Pembangunan "Hotel The Avira" menyerap tenaga kerja baik
pada tahap konstruksi maupun operasional. Jumlah tenaga kerja
yang terserap pada tahap konstruksi yaitu; sebanyak 25 orang,
berdasarkan daerah asal pada tenaga kerja konstruksi bahwa 80%
tenaga kerja yang menggunakan tenaga kerja lokal yang tersedia
Kota Makassar dan pada umumnya tenaga kerja tersebut pria dan
status pendidikan adalah SLTP dan telah berpengalaman dalam
proyek pembangunan gedung-gedung bertingkat baik di Kota
Makassar maupun di luar Makassar. Penyerapan tenaga kerja pada
tahap konstruksi dapat dilihat pada tabel berikut ini.

Laporan Pemantauan Pelaksanaan UKL-UPL Semester 1 ‐ 2023 I-5


Tabel 1.1. Penyerapan Tenaga Kerja Pada Tahap Konstruksi
Klasifikasi Jenis Kelamin Daerah Asal Pendidikan
Pekerja Lk Prm Jml Lokal Luar SD SLTP SLTA AK/PT
Pengawas 2 1 3 3 - - - - 1
Tukang 4 - 4 2 2 - - 2 2
Buruh 15 - 15 15 - - 15 - -
Security 3 - 3 3 - - - 3 -
Total 24 1 25 23 2 - 15 5 5
Sumber: Hotel The Avira, 2023

2. Mobilisasi dan Demobilisasi Peralatan


Jenis peralatan yang akan dipergunakan selama kegiatan
konstruksi Bangunan Gedung "Hotel The Avira" antara lain adalah
Genset Penerangan kapasitas 100 KVA (1 unit), generator untuk
katrol (1 unit), mesin pengelas (1 unit), scaffolding, Light Truk 6
roda 5 ton, Beton Molen 350 ltr atau concrete transport mix, Bar
Cutter/Bender, Theodolite/W.Pass, Welding Machine, Blander
Potong.
3. Pengangkutan Bahan Material
Bahan bangunan seperti semen, pasir, kerikil, batu gunung,
bata, keramik dan sejumlah kebutuhan material lainnya seperti;
besi, cat, plafond tripleks akan diangkut dengan menggunakan
dump truk dengan kapasitas 5-10 ton.
 Material berupa bata, pasir, batu kerikil, batu gunung diperoleh
dari Kabupaten Gowa masuk ke Kota Makassar melalui
Sungguminasa - belok kanan Jl. AP. Pettarani - Jl. Boulevard
Raya belok kiri Jl. Adhyaksa Baru (Lokasi Pembangunan "Hotel
The Avira").
 Keramik dan sejumlah kebutuhan material lainnya seperti besi,
cat, plafond tripleks akan diangkut melalui Pelabuhan Soekarno
Hatta - Jl. Tol Jl. AP. Pettarani - belok kiri ke Jl. Boulevard Raya
- belok kiri Jl. Adhyaksa Baru (Lokasi Pembangunan "Hotel The
Avira").
 Pihak perusahaan melakukan kerjasama dengan usaha/kegiatan
yang menyediakan Concrete Transport Mix.
Laporan Pemantauan Pelaksanaan UKL-UPL Semester 1 ‐ 2023 I-6
4. Konstruksi
a. Pembangunan gedung "Hotel The Avira" dengan Lantai pertama
yaitu untuk peruntukan areal parkir yang dapat menampung
kendaraan roda empat (mobil) sebanyak 15 unit. Adapun
dimensi saluran drainase yang akan dimanfaatkan pada
bangunan "Hotel The Avira" barada pada bagian depan/sebelah
timur dari gedung dengan dimensi (2m x 1,5m). Saluran tersebut
nantinya ditutup dengan menggunakan besi atau plat beton
yang sewaktu-waktu dapat dibuka terutama pada saat
pembersihan saluran drainase. Saluran drainase ini akan mengalir
kearah bagian utara dari lokasi pembangunan, dimana dimensi
dari saluran drainase yang ada yaitu; (lebar 2m x kedalaman
1,5m).
b. Lantai II s/d lantai IV dengan peruntukan kamar tidur sebanyak
32 unit. Dengan rincian yaitu; kamar VIP sebanyak 8 unit (23,5
m²/unit), kamar Delux yaitu; sebanyak 14 unit (16 m²/unit), dan
untuk kamar Standar yaitu; sebanyak 10 unit (13,5 m2/unit) yang
dilengkapi dengan masing-masing WC/Kamar mandi.
c. Kegiatan konstruksi lantai dasar melputi pekerjaan pondasi,
pembuatan balok/kolom dan pembuatan slop untuk bangunan
seluruh ruangan. Untuk bangunan "Hotel The Avira" lantai
dimensi pondasi yang digunakan berukuran 123 m untuk
panjang bangunan dan 15 m untuk lebar bangunan. Untuk
bangunan dengan tinggi bangunan 4 lantai atau berada pada
ketinggian 15 meter dari dasar lantai.
Lahan parkir terdiri dari dua bagian yang kesemuanya
terletak di lantai dasar bangunan gedung. Dari Luas lahan parkir
keseluruhan yang dimiliki bangunan hotel maka kapasitas
tampung kendaraan sekitar 15 unit kendaraan roda empat.
Konstruksi lantai atas meliputi pembangunan kamar untuk
gedung sebanyak 37 unit kamar di lantai I s/d lantai IV dengan

Laporan Pemantauan Pelaksanaan UKL-UPL Semester 1 ‐ 2023 I-7


ukuran masing-masing adalah bervariasi tergantung dari kelas
kamar yang disediakan. Untuk menjaga keselamatan dan efisiensi
kerja, maka pihak manajemen "Hotel The Avira" menggunakan
rangka scaffolding dan katrol untuk pengangkutan material ke
lantai atas.
5. Finishing Gedung
Kegiatan ini meliputi pekerjaan instalasi/plumbing (air bersih
dan air kotor), instalasi listrik, instalasi televisi, instalasi telepon, fire
alarm. Sumber air bersih untuk kebutuhan pengoperasian "Hotel
The Avira" diperoleh dari PDAM dan Sumur Bor. Air PDAM untuk
mensuplay kebutuhan dapur (makan/minum) sementara air sumur
Bor dengan (kedalaman ±30 meter) digunakan untuk kebutuhan
MCK. jumlah kebutuhan air bersih bagi pengguna/pemakai kamar
sekitar 250 liter/hari/orang. Berdasarkan perhitungan tingkat
hunian maksimum 150 orang dan pemanfaatan setiap fasilitas-
fasilitas yang dimiliki "Hotel The Avira", maka diperoleh jumlah
maksimum pengguna/pemakai hotel sebanyak 12.500 liter/hari
atau sekitar 12,5 m³/hari.
Kebutuhan energi listrik pada saat pengoperasian "Hotel The
Avira" disuplay dari PLN dengan daya terpasang sebesar 66.000
watt. Untuk mengantisipasi gangguan suplay energi listrik dari PLN,
maka akan dioperasikan Genset dengan kapasitas out max sebesar
100 kVA dengan sistem yang otomatis.
Sistem Pengindera dan Alarm juga akan digunakan untuk
mengantisipasi bahaya kebakaran. Sebagai pendukung juga akan
dipasang hydrant box dengan jumlah 1 unit pada setiap lantai.
Kegiatan sanitari meliputi pemasangan water loset sebanyak 37
buah, washtafel 10 buah, urinoir sebanyak 4 buah dan kran air
sebanyak 37 buah serta pemasangan AC sebanyak 37 unit.
Kegiatan plamur dan pengecatan tembok yang terdiri dari
kegiatan pengecatan tembok pada bagian luar bangunan dan pada

Laporan Pemantauan Pelaksanaan UKL-UPL Semester 1 ‐ 2023 I-8


bagian dalam bangunan hotel, pengecatan plafond serta
pembersihan sisa-sisa bahan bangunan.
Untuk mengakses lantai I s/d lantai IV maka dapat digunakan
fasilitas Lift yang disediakan hotel, begitupula untuk mengantisipasi
insiden yang kemungkinan terjadi baik oleh pengaruh internal
external pada gedung "Hotel The Avira" maka user dapat
menggunakan tangga yang terdapat di gedung Hotel ini.
C.3. Tahap Operasional
1. Penyerapan Tenaga Kerja;
"Hotel The Avira" menyerap tenaga kerja untuk operasional
yaitu sebanyak 23 orang, berdasarkan daerah asal pada tenaga
kerja operasional bahwa 100% tenaga kerja yang berasal dari
warga sekitar khususnya dan warga Kota Makassar pada umumnya.
Penyerapan tenaga kerja pada tahap operasional dapat dilihat pada
tabel berikut ini.
Tabel 1.2. Penyerapan Tenaga Kerja Pada Tahap Operasional
Klasifikasi Jenis Kelamin Daerah Asal Pendidikan
Pekerja Lk Prm Jml Lokal Luar SD SLTP SLTA AK/PT
Direktur Utama 1 - 1 1 - - - - 1
Supervisor 1 - 1 1 - - - - 1
Operasional 6 8 14 14 - - 4 8 2
Kasir - 1 1 1 - - - - 1
Teknisi 2 - 2 2 - - - 2 -
Security 4 - 4 4 - - - 4 -
Total 14 9 23 23 - - 4 14 5
Sumber: Hotel The Avira, 2023

2. Operasional Gedung "Hotel The Avira".


"Hotel The Avira" dalam operasionalnya akan menyiapkan
kamar tidur sebanyak 32 unit dan akan ditempatkan mulai dari
lantai 2 s/d lantai 4 dengan rincian yaitu; kamar VIP sebanyak 8
unit (23,5 m³/unit), kamar Delux yaitu; sebanyak 14 unit (16
m²/unit), dan untuk kamar Standar yaitu; sebanyak 10 unit (13,5
m2/unit) yang dilengkapi dengan masing-masing WC/Kamar
mandi. Selain itu juga akan dioperasikan berbagal sarana dan

Laporan Pemantauan Pelaksanaan UKL-UPL Semester 1 ‐ 2023 I-9


fasilitas lain seperti ruang loby dan restoran serta areal parkir
dengan kapasitas 15 unit kendaraan roda empat/mobil yang dapat
ditempatkan didalam gedung lantai dasar.
3. Operasional Laundry;
Pengoperasian laundry untuk mencuci berupa pakaian, sprei,
handuk, selimut dan lain sebagainya. Dengan limbah yang
dihasilkan dari laundry dan MCK dapat berupa surface active
agents (Surfaktan) yang akan diendapkan pada salah satu bak
pengendapan yang disediakan pada "Hotel The Avira" sebelum
dibuang ke saluran drainase yang ada pada bagian depan bangunan
hotel.
4. Operasional Lahan Parkir;
Luas lahan parkir yang disediakan pada bagian dalam lantai
dasar adalah dengan kapasitas tampung kendaraan roda empat
sekitar ±15 unit kendaraan.
5. Operasional Genset;
Kebutuhan energi listrik pada saat pengoperasian "Hotel The
Avira" disuplay dari PLN dengan daya terpasang sebesar 66.000
Watt. Untuk mengantisipasi gangguan suplay energi listrik dari PLN,
maka pihak manajemen "Hotel The Avira" akan mengoperasikan
genset dengan kapasitas out max sebesar 100 kVA dengan system
otomatis.
6. Utilitas Bangunan
Utilitas bangunan yang direncanakan dalam bangunan ini
mencakup sistem air bersih, sistem air kotor dan pembuangan, dan
sistem proteksi kebakaran.
a. Sistem Air Bersih
Sistem yang digunakan adalah murni sistem down feed.
Menggunakan air dari saluran PDAM, dengan tempat
penampungan dengan kapasitas 30 m² yang diletakkan di lantai

Laporan Pemantauan Pelaksanaan UKL-UPL Semester 1 ‐ 2023 I - 10


atas. Kapasitas tersebut untuk menyuplai kebutuhan hunian
hotel, area pegawai dll.
b. Sistem Air Kotor dan Pembuangan
Sistem pemipaan air buangan pada "Hotel The Avira"
direncanakan dengan 4 jalur yaitu Grease pipe, sewage pipe,
waste water pipe, dan rain water pipe:
1. Grease Pipe; Sistem pemipaan air buangan yang bersumber
dari aktifitas dapur (kitchen) penghuni, dipisahkannya sistem
ini karena diperkirakan konsentrasi minyak dan lemak (grease)
yang bersumber dari aktifitas kitchen akan cukup signifikan
untuk mengganggu aktifitas pada STP (Sewage Treatment
Plant) sehingga dalam pengelolaannya harus dipisahkan
terlebih dahulu sebelum diolah bersama-sama dengan air
buangan lain di STP.
2. Sewage Pipe; merupakan sistem pemipaan air buangan yang
bersumber dari aktifitas sanitair unit seperti laundry, air
pengurasan kamar mandi dan lain-lain, dipisahkannya sistem
ini dengan sistem lain karena diprediksi dapat mengandung
padatan-padatan kasar yang cukup tinggi seperti plastik-plastik
kemasan sabun, shampo atau semacamnya, benang-benang
dari handuk, pembalut, dan padatan-padatan kasar lainnya,
sehingga dalam pengelolaannya harus di hancurkan kemudian
dapat dipadatkan dengan grinder dan compactor yang
merupakan salah satu instrumen pengolahan pendahuluan
(preliminary treatment) kemudian akhirnya diolah bersama-
sama dengan air buangan lain didalam STP.
3. Waste water pipe; merupakan sistem pemipaan air buangan
yang bersumber dari toilet flushing yang berkarakteristik
septik karena mengandung kotoran manusia (tinja)
dipisahkannya sistem ini karena sistem pemipaan ini dapat
langsung masuk ke STP (Sewage Treatment Plant) tanpa

Laporan Pemantauan Pelaksanaan UKL-UPL Semester 1 ‐ 2023 I - 11


pengolahan pendahuluan di mana diperkirakan tidak
mengandung padatan-padatan kasar yg secara signifikan
dapat mengganggu sistem pengolahan di STP.
4. Rain water pipe; Sistem pemipaan air limpasan (run off) yang
berasal dari air hujan yang berasal dari jalur pemipaan yang
langsung dari rooftops dan pelataran-pelataran terbuka
lainnya, dipisahkannya sistem ini karena air buangan ini tanpa
melalui pengolahan dapat langsung dibuang ke drainase (riol)
perkotaan karena tidak mengandung konsentrat-konsentrat
pencemar baik organik maupun anorganik selain sedimen
atau pasir yang dapat dipisahkan secara fisis dengan coarse
screen atau fine screen.
Pembuangan air kotor semuanya ditampung di Sewage
Treatment Plan (STP) sebelum dibuang ke saluran kota. Air
kotor dari tiap-tiap kamar dialirkan lewat shaft-shaft kecil
yang berada di lantai II sampai lantai IV.
c. Sistem Transportasi Vertikal
Sistem transportasi dari lantai 1 sampai dengan lantai IV
menggunakan elevator, selain itu juga terdapat tangga dari lantai
I hingga lantai IV.
d. Sistem Proteksi Kebakaran
Bangunan "Hotel The Avira" ini terdiri dari 4 lantai sehingga
sistem penanggulangan kebakaran mutlak harus disiapkan.
1. Sistem Evakuasi Kebakaran
Menggunakan tangga kebakaran (tangga emergency) yang
telah disiapkan disetiap lantai dari lantai dasar/parkir sampai
dengan lantai IV.
2. Perangkat Penanggulangan Kebakaran
Peralatan yang disediakan yaitu tabung pemadam kebakaran
(APAR) berisi gas halon yang ditempatkan disetiap
lantai/koridor area diseluruh bangunan. Sedangkan pada

Laporan Pemantauan Pelaksanaan UKL-UPL Semester 1 ‐ 2023 I - 12


setiap ruangan terdapat larm bel, sebuah intercom, beberapa
buah smoke/head detector. Pada setiap lantai disediakan
hydrant, pada area terbuka juga disediakan hydrant yang
menggunakan pompa khusus. Lalu dipasang juga sprinkler
yang menggunakan air yang diperkuat dengan booster pump.
Sprinkler ini mempunyai jarak antara sprinkler maksimum 4
meter dan jarak ke dinding maksimum 2 meter. Tiap-tiap
sprinkler ini akan dilengkapi dengan sebuah detektor panas.
7. Pemeliharaan Gedung;
Pemeliharaan gedung hotel meliputi pemeliharaan gedung
bagian dalam dan pemeliharaan pada bagian luar gedung hotel.
Pemeliharaan dilakukan secara berkala berupa pengecatan dan
perbaikan interior serta bagian-bagian tertentu yang mengalami
kerusakan.
8. Sumber dan Karakteristik Limbah;
Hotel adalah jenis akomodasi yang mempergunakan sebagian
atau seluruh bangunan untuk menyediakan jasa pelayanan
penginapan yang dikelola secara komersial baik hotel berbintang
atau hotel melati. Hotel ini menyediakan pemenuhan berbagai
kebutuhan hidup sehari-hari seperti makanan, pencucian/laundry
dll. bagi para pengunjungnya, sehingga dalam aktivitasnya hotel
juga menghasilkan berbagai limbah cair dan sampah layaknya suatu
komplek pemukiman penduduk.
Limbah cair dari aktivitas "Hotel The Avira" yang berlokasi
pada Jl. Adhyaksa Baru No. 18 ini diperkirakan adalah limbah
dalam bentuk cair yang dihasilkan oleh kegiatan hotel yang
dibuang ke lingkungan dan diduga dapat menurunkan kualitas
lingkungan. Karena aktivitas yang ada di hotel relatif sama seperti
layaknya pemukiman, maka sumber limbah yang ada juga relatif
sama seperti pada pemukiman dan fasilitas tambahan lainnya yang
ada di hotel. Sumber limbah cair perhotelan tersebut antara lain:

Laporan Pemantauan Pelaksanaan UKL-UPL Semester 1 ‐ 2023 I - 13


a. Limbah dari kamar mandi dan toilet,
b. Limbah dan kegiatan di dapur/restaurant
c. Limbah dari kegiatan pencucian/laundry,
Limbah dari aktivitas perhotelan pada umumnya mempunyai
sifat-sifat sebagai berikut:
1. Senyawa fisik :
 Berwarna
 Mengandung padatan
2. Senyawa kimia organik :
 Mengandung karbohidrat, minyak dan lemak
 Mengandung protein
 Mengandung unsur surfactan antara lain detergen dan sabun
3. Senyawa kimia anorganik :
 Mengandung Alkalinity
 Mengandung Khloride
 Mengandung Nitrogen
 Mengandung Phospor dan Sulfur
4. Unsur Biologi :
 Mengandung Protista dan Virus
Rata-rata karakteristik limbah dari aktivitas perhotelan adalah
sebagai berikut:
a. Konsentrasi BOD di dalam air limbah 200 - 300 mg/lt.
b. Konsentrasi TSS di dalam air limbah 200-250 mg/lt.
Menurut Morimura dan Soufyan bahwa standar pemakaian air
untuk aktifitas hotel adalah sekitar 250-300 liter per orang tamu
per hari, dan untuk karyawan adalah 120-150 liter per karyawan
per hari. Biasanya karyawan yang masuk dibagi dalam tiga (3) shift
kerja, sehingga misalkan jika jumlah seluruh karyawan 30 orang,
maka rata-rata setiap shift kerja ada 10 orang. Dengan demikian
jumlah pemakaian air untuk karyawan dihitung untuk 30 orang x
jumlah pemakaian air setiap hari (120-150 liter/hari).
Laporan Pemantauan Pelaksanaan UKL-UPL Semester 1 ‐ 2023 I - 14
 Untuk hotel dengan jumlah kamar = 37 kamar, Kapasitas
maksimal tamu (10 kamar single bad, 22 kamar double bad) =
54 orang
 Jumlah Karyawan 23 orang. Diasumsikan bahwa seluruh
pemakaian air akan menjadi air limbah, maka jumlah limbah
maksimum yang dihasilkan dari pemakaian tamu dan pemakaian
karyawan adalah sebagai berikut :
Jumlah pemakaian air oleh tamu = 54 orang tamu x 250
liter/orang
= 13.500 liter/hari
= 13.5 m³/hari
Jumlah pemakaian air karyawan = 23 orang karyawan x 120
liter/orang
= 2.760 liter/hari
= 2,76 m³/hari
Jumlah seluruh pemakaian air = 13.5 m³/hari + 2,76
m³/hari
= 16,26 m³/hari
Jadi jumlah limbah cair maksimum yang dihasilkan oleh
aktivitas dari "Hotel The Avira" yang berlokasi pada Jl. Adhyaksa
Baru No. 18 Makassar untuk tamu dan untuk seluruh karyawannya
(pada tingkat hunian kamar penuh) adalah sekitar ±16,26 m³/hari.
Untuk jenis sampah yang dihasilkan pada aktifitas hotel juga
menjadi salah satu masalah yang timbul dan harus menjadi
perhatian yang serius untuk ditangani agar lingkungan dapat
menjadi sehat dan nyaman.
 Untuk hotel dengan jumlah kamar = 37 kamar, Kapasitas
maksimal tamu (10 kamar single bad, 22 kamar double bad) =
54 orang

Laporan Pemantauan Pelaksanaan UKL-UPL Semester 1 ‐ 2023 I - 15


 Jumlah Karyawan 23 orang dan diasumsikan bahwa sampah
yang dihasilkan 0,5 kg sampah/hari. Sehingga sampah padat yang
dihasilkan dalam sehari pada aktifitas "Hotel The Avira" yaitu :
Jumlah tamu hotel = 54 org tamu x 0,5 kg/orang/hari
= 27 kg/hari
Jumlah karyawan = 23 orang karyawan x 0,5
kg/orang/hari
= 11,5 kg/hari
Total sampah/hari = 27 kg/hari + 11,5 kg/hari
= 38,5 kg/hari
Jadi jumlah limbah padat (sampah) maksimum yang dihasilkan
pada aktivitas dari Usaha dan/atau Kegiatan "Hotel The Avira" yang
berlokasi pada Jl. Adhyaksa Baru No. 18, Kelurahan Masale,
Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar untuk tamu hotel dan
untuk karyawannya (pada tingkat hunian kamar penuh) adalah
sekitar 38.5 kg/hari.
D. PERKEMBANGAN LINGKUNGAN SEKITAR
Perkembangan di sekitar lokasi kegiatan hotel cukup mengalami
perubahan yang signifikan. Kegiatan Pengembangan Mall Panakkukang
cukup membawa dampak yang sangat signifikan terhadap kondisi jalan dan
transportasi di sekitar lokasi. Banyaknya usaha dan /atau kegiatan pusat
perdagangan, pertokoan di sekitar lokasi mengakibatkan bangkitan dan
tarikan kendaraan di sekitar lokasi sehingga depan pertokoan dan bahu
jalan digunakan sebagai area parkir yang mana hal ini telah mengurangi
volume atau kapasitas jalan. Selain dampak negatif berupa kemacetan juga
telah menambah pendapatan masyarakat khususnya yang berprofesi
sebagai tukang parkir.

Laporan Pemantauan Pelaksanaan UKL-UPL Semester 1 ‐ 2023 I - 16

Anda mungkin juga menyukai