PIDATO MENGABDI PADA NEGERI
NAMA : NIRMA RIZQIYA
UTUSAN : TPQ AL FAJAR KEMBANG KUNING
Air beriak tanda tak dalam
Air tenang seperti berlian
Izinkan saya ucapkan salam
Untuk para hadirin sekalian
ِهلل
الّس اَل ُم َعَلْيُك ْم َو َر َمْحُة ا َو َبَر َك اُتُه
ِف ِب ِء ِر ِه ِع ِم ِل ِه
َالَّصاَل ُة َو الَّس اَل ُم َعَلى َأْش َر اَأْلْن َيا َو. َاَحْلْم ُد ّل َر ِّب اْلَعاَل َنْي َو ِب َنْس َت َنْي َعَلى ُأُمْو الُّد ْنَيا َو الِّد ْيَن
… َأَّم ا َبْع ُد. اْلُمْر َس ِلَنْي َس ِّيِدَنا َو َمْو اَل َنا َحُمَّم ٍد َو َعَلى اِله َو َأْص َح اِبه َأَمْجِعَنْي
Yang saya hormati dewan juri yang arif lagi bijaksana
Yang saya muliakan jajaran panitia pelaksana festival anak shaleh Indonesia
Serta seluruh ustadz/ustadzah dan teman-teman seperjuangan yang semoga selalu dalam lindungan Allah SWT
Marilah kita panjatkan puji syukur kepada Allah atas nikmat-Nya sehingga kita bisa berkumpul di tempat yang In
Syaa Allah penuh barakah ini.
Shalawat dan salam semoga selalu tercurah kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW. Nabi penghulu segala
umat, pembawa rahmat dunia dan akhirat.
Perkenalkan nama saya Nirma Rizqiya utusan dari TPQ Al Fajar Kembang Kuning Kecamatan Amuntai Tengah.
Izinkan saya menyampaikan sebuah pidato dengan judul
Mengabdi untuk Negeri dengan Meneladani Nabi Muhammad SAW
Para hadirin rahimakumullah
Sebelum memulai pidato ini marilah kita bernyanyi bersama-sama lagu Bagimu Negeri
Padamu negeri kami berjanji
Padamu Negeri kami berbakti
Padamu negeri kami mengabdi
Bagimu negeri jiwa raga kami
Bangsa Indonesia saat ini sudah berada pada zaman ilmu pengetahuan dan teknologi, memiliki tradisi dan
berkeinginan maju, sehingga keadaannya tidak sesulit dalam membangun masyarakat Arab jahiliyah. Oleh karena
itu, jika kita berbicara tentang mengabdi untuk negeri maka kiranya Rasulullah Muhammad SAW adalah contoh
yang wajib kita teladani.
Salah satu contoh yang dilakukan Rasulullah hingga berhasil membangun negerinya yaitu Nabi sahari-hari
memberi contoh dalam menjalankan kehidupan yang benar. Apa yang diajarkan kepada umatnya, maka itulah
yang dilakukan. Antara ucapan dan tindakan menyatu pada diri Nabi, sehingga beliau disebut sebagai uswatun
hasanah.
Sesuai dengan firman Allah dalam surah Al Ahzab ayat 21
َلَقْد َك اَن َلُك ْم ْيِف َرُسْو ِل اِهلل ُأْس َو ٌة َح َس َنٌة
Artinya: Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu
Hadirin rahimakumullah
Oleh karena itu marilah kita mengabdi untuk negeri seperti yang telah dicontohkan oleh Nabi.
Lihatlah Rasulullah yang begitu mencintai negerinya yaitu Kota Madinah. Di kota inilah Rasulullah SAW sukses
berdakwah menyebarkan Islam.
Dari Anas r.a. berkata: “bahwa NAbi SAW apabila pulang dari bepergian dan melihat dataran tinggi kota
Madinah. Beliau mempercepat jalan unta Beliau dan bila menunggang hewan lain Beliau memacunya karena
kecintaannya (kepada Madinah).” (H.R. Bukhari).
Hadits di atas menjadi contoh bahwa Rasulullah SAW. Sang Nabi terakhir sangat cinta terhadap tanah airnya. Jika
Rasulullah SAW. mencintai tanah airnya, lantas mengapa kita tidak? Tentulah apa yang dilakukan Rasulullah SAW
menjadi contoh bagi kita dalam mencintai Negara kita Indonesia.
Hadirin rahimakumullah
Berbagai sikap nyata yang bisa dilakukan dalam rangka pengabdian kepada negeri kita yaitu menjadi warga
Negara yang baik sesuai profesi dan kedudukan kita masing-masing. Jika kita seorang pemimpin jadilah pemimpin
yang adil. Jika kita seorang pelajar belajarlah dengan rajin dan tekun. Jika seorang guru didiklah anak bangsa agar
menjadi generasi yang cerdas serta berakhlak mulia.
Dapat kita simpulkan bahwa, apapun kedudukan dan profesi, kita dapat mengabdi pada negeri selama tetap
berada pada jalur ketaatan kepada Allah serta dalam bingkai keteladan Rasulullah. Maka negeri kita akan menjadi
negeri yang makmur, thayyibatun wa rabbun ghafur. In syaa allah… aaaamiiin ya rabbal ‘alamin.
Mungkin hanya itu yang dapat saya sampaikan, kurang lebihnya mohon dimaafkan.
Jalan-jalan ke rumah pak camat
Tidak lupa membeli tomat
Semoga Allah member rahmat
Dan ilmu yang bermanfaat
Diawali dengan basmalah
Diakhiri dengan hamdalah
Semoga pidato berkah
Menjadi lentera di alam barzakh
ِهلل ِع ِة ِهلل ِف ِهْل ِة
ِبا الَّتْو ْيِق َو ا َد اَي َو الِّر َض ا َو اْل َناَي َّمُث الّس اَل ُم َعَلْيُك ْم َو َر َمْحُة ا َو َبَر َك اُتُه