KONSEP GEOGRAFI
NAMA KELOMPOK:
1. ANGGI KIREY SITUNGKIR
2. NATASYA EKA PUTRI
3. SINDI INDRIANI
4. M.SYIVA ALFAH REZI
5. M.ALTAIR
6. FELIX ARYA DWI PUTRA
GURU PEMBIMBING:
HAYATI MARDIAH S.Pd
TAHUN PELAJARAN 2024-2025
KATA PENGANTAR
Puji syukur kami panjatkan atas hadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah
melimpahkan rahmat dan kasih-Nya sehingga kami bisa menyelesaikan
makalah tentang "Konsep Geografi". Tidak lupa juga kami mengucapkan terima
kasih kepada semua pihak yang telah turut memberikan kontribusi dalam
penyusunan makalah ini. Tentunya, tidak akan bisa maksimal jika tidak
mendapat dukungan dari berbagai pihak. Sebagai penyusun, kami menyadari
bahwa masih terdapat kekurangan, baik dari penyusunan maupun tata bahasa
penyampaian dalam karya ilmiah ini. Oleh karena itu, kami dengan rendah hati
menerima saran dan kritik dari pembaca agar kami dapat memperbaiki karya
ilmiah ini. Kami berharap semoga karya ilmiah yang kami susun ini
memberikan manfaat dan juga inspirasi untuk pembaca.
Jambi, Juli 2024
Penulis
DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL………………………………………….…………i
KATA PENGANTAR…………………………………………….……...ii
DAFTAR ISI……………………………………………………….……iii
BAB 1 PENDAHULUAN…………………………………….…………1
A. Latar Belakang…………………...……………….……….………1
B. Tujuan………………………………………………….…………..1
BAB 2 ISI……………………………………………………….………..2
A. Konsep Lokasi………………………………………...……..…….2
B. Konsep Jarak……………………………………………….………3
C. Konsep Keterjangkauan……………….…………………………...4
D. Konsep Pola…………………………………………………….….5
E. Konsep Mortofologi……………………………………….……….6
BAB 3 PENUTUP……………………………………………….……….7
Kesimpulan……………………………………………………………7
BAB 1
PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG
Dalam dunia pengajaran , Ilmu-ilmu sosial telah mengalami
perkembangan sehingga timbullah paham studi-sosial atau disebut Ilmu
Pengetahuan Sosial (IPS). Ilmu pengetahuan sosial (IPS) adalah ilmu-
ilmu sosial yang disederhanakan untuk tujuan-tujuan pendidikan dan
pengajaran di sekolah dasar dan menengah. Geografi merupakan ilmu
yang mempelajari tentang fenomena-fenomena
alam dan manusia yang terjadi di permukaan bumi. Pentingnya
mempelajari ilmu geografi mengharuskan setiap orang mampu
memahami lingkungan sekitar, fenomena alam dan aktivitas manusia.
Geografi adalah mata pelajaran yang termasuk dalam Ilmu Pengetahuan
Sosial (IPS) yang diajarkan dari tingkat sekolah dasar hingga tingkat
sekolah menengah. Geografi bukanlah ilmu yang mengembangkan
prinsip, konsep dan teori saja, melainkan mampu mengkaji dan
menganalisis peristiwa yang terjadi di muka bumi.
B. TUJUAN
1. Makalah ini dibuat untuk menginformasikan kepada pembaca tentang
konsep geografi dalam kehidupan manusia.
2. Untuk melatih keterampilan peserta didik dalam mencari informasi
dan membuat makalah.
BAB II
ISI
A. Konsep Lokasi
Konsep lokasi membahas tentang letak atau posisi spasial dari objek
tertentu di permukaan bumi. Secara umum, lokasi terbagi menjadi dua
yaitu lokasi absolut dan lokasi relatif.
Lokasi absolut adalah letak atau tempat yang dilihat dari garis lintang dan
garis bujur. Lokasi absolut keadaannya tetap karena berpedoman pada
garis astronomis bumi. Contoh lokasi absolut yaitu letak astronomis
Indonesia pada 6°LU-11°LS dan 95°BT-141°BT.
Lokasi relatif adalah letak atau tempat yang dilihat dari daerah lain di
sekitarnya. Lokasi relatif dapat berganti-ganti sesuai dengan objek yang
ada di sekitarnya. Contoh lokasi relatif adalah lokasi geografis negara
Indonesia yang terletak di antara Samudera Hindia dan Samudera Pasifik,
serta Benua Asia dan Benua Australia.
Gambar konsep Lokasi
B. Konsep Jarak
Konsep ini mengacu rentang dua lokasi. Jarak adalah pemisah alami.
Jarak berkaitan dengan lokasi dan upaya pemenuhan kebutuhan dasar
hidup. Terdapat dua pemahaman akan jarak yaitu: pertama, jarak absolut
yaitu jarak yang sebenarnya. Sebagai contoh jarak absolut Kabupaten
Malang dan Ibukota Jakarta adalah 888,5 km. kedua, jarak relatif yaitu
penentuan jarak antara dua wilayah berdasarkan waktu (waktu tempuh)
apabila menggunakan moda transportasi yang berbeda. Sebagai contoh
jarak relatif Kabupaten Malang dan Ibukota Jakarta adalah 1,5 jam
apabila menggunakan moda transportasi pesawat. Tetapi apabila
menggunakan transportasi kereta api maka jarak relatifnta adalah 15,5
jam.
Gambar konsep jarak
C. Konsep Keterjangkauan
Keterjangkauan berkaitan dengan kondisi permukaan bumi. Contohnya
suatu daerah terisolasi karena kondisi permukaan bumi yang sulit
dijangkau. Keterjangkauan memperhatikan kondisi medan, ketersediaan
prasarana, infrasruktur seperti jalan, kondisi kualitas prasarana yang
tersedia, serta ketersediaan sarana transportasi dan komunikasi.
Berdasarkan konsep keterjangkauan, wilayah suatu daerah akan dilihat
berdasarkan akses dan keterjangkauannya. Keterjangkauan pada
umumnya berubah sesuai perkembangan ekonomi, kemajuan ilmu
pengetahuan dan teknologi, serta transportasi. Situasi dan kondisi
keterjangkauan bisa berubah apabila terdapat bencana, misalnya banjir
atau tanah longsor yang memutus akses untuk menuju suatu tempat.
Gambar konsep keterjangkauan
D. Konsep Pola
Konsep pola merupakan bentuk interaksi manusia dengan lingkungan
atau interaksi alam dengan alam maupun sosial budaya. Pola adalah
karakteristik ketergantungan pada berbagai fenomena geografis suatu
tempat atau ruang di permukaan bumi.
Geografi mempelajari tentang pola-pola bentuk dan penyebaran
fenomena geografis.
Pola aliran sungai terkait dengan struktur geologi dan jenis batuan. Pola
pemukiman penduduk terkait dengan sungai, jalan, bentuk lahan dan lain
sebagainya. Misalnya pemukiman penduduk di daerah dataran tinggi
didominasi oleh pola persebaran, pola vegetasi di Daerah Aliran Sungai
(DAS), pola pemukiman di daerah tepi pantai. Pola juga terkait dengan
flora fauna, curah hujan, dan lain-lain.
Gambar konsep pola
E. Konsep Morfologi
Konsep morfologi mengacu pada gambaran dan bentuk suatu tempat di
permukaan bumi akibat kekuatan endogenik dan eksogenik. Bentuk
permukaan bumi dikaji lebih detail pada kajian Geomorfologi yang
merupakan cabang ilmu Geografi. Misalnya dataran rendah di sepanjang
kawasan pantai utara jawa didominasi oleh kondisi pendangkalan dan
erosi daerah aliran sungai akibat proses sedimentasi, dan lain sebagai nya.
Hal ini dapat kalian temukan di lingkungan sekitar kalian. Tenaga
endogen adalah tenaga yang berasal dari dalam bumi. Diantaranya ada
tektonisme, vulkanisme, dan gempa bumi. Sementara, tenaga eksogen
adalah tenaga yang berasal dari permukaan bumi. Diantaranya ada
pelapukan, erosi, dan sedimentasi.
Gambar konsep morfologi
BAB III
PENUTUP
KESIMPULAN
Geografi di artikan sebagai cabang ilmu sosial yang mempelajari
tentangmanusia,tempat,lingkungan alam dan kapasitas bumi untuk mendukung
kehidupanmanusia. Geografi adalah ilmu yang mempelajari persamaan dan
perbedaan fenomena geosfer dengan sudut pandang kelingkupan yang
diketengahkan di atas secara jelas menegaskan bahwa yang menjadi objek studi
geografi tidak lain adalah geosfer, yaitu permukaan bumi pada hakikatnya
merupakan bagian dari bumi yang terdiri dari atmosfer (lapisan udara), litosfer
(lapisan batuan, kulit bumi), hidrosfer (lapisan air, perairan), dan biosfer
(lapisan kehidupan). Pada konsep ini, geosfer atau permukaan bumi ditinjau dari
sudut pandang kewilayahan atau kelingkungan yang menampakkan persamaan
dan perbedaan. Dan didalam geografi juga terdapat istilah konsep geografi,
yaitu merupakan konsep yang paling penting dalam menggambarkan struktur
ilmu ataupun hakikat suatu ilmu. Konsep-konsep geografi berupa rancangan
atau gambaran objek, proses, atau apapun yang berkaitan dengan ilmu
greografi.