0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
31 tayangan9 halaman

Penyuluhan 4T dalam Kehamilan Sehat

Diunggah oleh

Ira Amalia Assyifa
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
31 tayangan9 halaman

Penyuluhan 4T dalam Kehamilan Sehat

Diunggah oleh

Ira Amalia Assyifa
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

SATUAN ACARA PENYULUHAN

I. POKOK BAHASAN : 4 Terlalu Dalam Kehamilan

N : Keluarga Binaan / Ibu Santiyah

TEMPAT : Kp. Serdang Lor RT/RW 02/08

HARI/ TANGGAL : Selasa, 24 Desember 2024

WAKTU : 30 Menit

II. ANALISIS SITUASI

Masih rendahnya pengetahuan dan kesadaran masyarakat akan pentingnya


mencegah dan menghindari 4 terlalu dalam kehamilan serta resiko yang akan
ditimbulkannya.

III. TUJUAN UMUM

Setelah dilakukan penyuluhan 4T selama ± 30 menit, diharapkan para warga dapat


memahami betapa pentingnya untuk menghindari 4T secara mandiri. Sehingga
akan terjadi perubahan prilaku kesehatan di masyarakat kearah yang lebih positif.

IV. TUJUAN KHUSUS

Setelah dilakukan penyuluhan tentang perawatan payudara selama 30 menit,


diharapkan warga mampu:

a. Menyebutkan apa yang masuk kedalam 4T


b. Menjelaskan masing-masing dari 4T
c. Menguraikan cara menghindari 4T
d. Menyebutkan menyebutkan manfaat yang diperoleh dari 4T

V. LANGKAH KEGIATAN
Waktu Kegiatan Keterangan
5 Menit Pendahuluan : 1. Masyarakat menjawab salam
1. Mengucapkan salam 2. Masyarakat mendengarkan
2. Perkenalan diri dan memperhatikan
3. Masyarakat mengerti maksud
3. Menjelaskan maksud dan tujuan dan tujuan
4. Menyebutkan topik-topik yang akan
disampaikan.
15 1 Kegiatan inti :
Menit 1. Menjelaskan apa yang termasuk ke1. Masyarakat menyimak
dalam 4T mengajukan pertanyaan
2. Menjelaskan masing-masing dari 4T mendengarkan
3. Menjelaskan risiko yang akan terjadi dari
4T
4. Menjelaskan cara menghindari 4T
5. Menjelaskan manfaat yang diperoleh dari
4T
10 Penutup :
Menit 1. Memberikan pertanyaan kepada sasaran1. Masyarakat menjawab
tentang materi yang sudah disampaikan pertanyaan yang diajukan
penyuluh penyuluh
2. Menyimpulkan materi penyuluhan yang
telah disampaikan sasaran 2. Masyarakat mendengankan
3. Memberikan kesempatan kepada salah penyampaian kesimpulan
satu klien untuk
Memaparkan kembali tentang 4T 3. Masyarakat mampumemaparkan
4. Menutup acara dan mengucapkan salam kembali tentang 4T

4. Mendengarkan penyuluh
menutup acara dan menjawab
salam

VI. METODE PEMBELAJARAN

a. Ceramah

b. Tanya jawab

VII. ALAT PERAGA PENYULUHAN

a. Poster

VIII. EVALUASI
1. Menyebutkan apa saja yang masuk ke dalam 4T !

2. Jelaskan masing-masing dari 4T !

3. Sebutkan manfaat yang diperoleh dari 4T !

IX. SUMBER

Rina Tri Wahyuni danNunik Puspitasari. 2021. Relationship between Mother’s


Status Too Young, Too Old, Too Close, Too Much (4T), and Contraceptive Use
with Incidence of Maternal Mortality. International Journal of Nursing
Education, April-June 2021, Vol.13, No. 2.

Dapat di akses pada https://news.unair.ac.id/2021/06/22/ibu-hamil-dengan-4t-


dapat-meningkatkan-risiko-kematian-ibu/

Lampiran Materi
4 TERLALU DALAM KEHAMILAN

1. Terlalu Muda
Yang dimaksud terlalu muda adalah hamil usia kurang dari 20 tahun.

Mengapa tidak boleh hamil pada usia muda. Sebab :

a. Secara fisik

 Kondisi rahim dan panggul belum berkembang secara optimal, mengakibatkan


kesakitan dan kematian ibu dan bayinya.

 Pertumbuhan dan perkembangan fisik ibu terhenti/terhambat

b. Secara mental

 Belum siap menghadapi perubahan yang terjadi saat kehamilan.

 Belum slap menjalankan peran sebagai seorang ibu

 Belum siap menghadapi masalah-masalah berumah tangga

Gabungan factor fisik dan mental yang belum matang akan meningkatkan
resiko terjadinya persalinan yang sulit dengan komplikasi medis.

Risiko yang mungkin dapat terjadi antara lain :

a. Keguguran

b. Preeklamsia (tekanan darah tinggi, oedema, proteinuria)

c. Eklamsi (keracunan kehamilan)

d. Timbulnya kesulitan persalinan (persalinan lama dsb)

e. Bayi lahir senelum waktunya

f. Perdarahan
g. Cacat bawaan

h. BBLR hanya 2500gr

i. Fistula vesikovagina (merembesnya air seni ke vagina)

j. Kanker leher rahim

Risiko ini dapat meningkatkan kesakitan dan kematian ibu dan bayi.

Cara menghindari :

a. Tunda usia perkawinan

b. Rencanakan jumlah anak yang diinginkan

c. Tunda kehamilan pertama sampai usia ibu diatas 20 tahun

d. Konsultasi/konseling pada petugas kesehatan

e. Gunakan slat kontrasvpsi (kondom, pil, IUD)

2. Terlalu Tua
Yang dimaksud terlalu muda adalah hamil diatas usia 35 tahun.

Mengapa tidak boleh hamil pada usia tua?

Sebab :

a. Pada usia tersebut kondisi kesehatan ibu mulai menurun

b. Fungsi rahim menurun

c. Kualitas sel telur berkurang

d. Meningkatkan komplikasi medis pada kehamilan dan persalinan, berhubungan


dengan kelainan degenerative, hipertensi dan kencing manis

Risiko yang mungkin terjadi antara lain :


a. Keguguran

b. Preeklamsi (tekanan darah tinggi, oedema, proteinuria)

c. Eklamsia (keracunan kehamilan)

d. Timbulnya kesulitan pada persalinan

e. Perdarahan

f. BBLR

g. Cacat bawaan

Cara menghindari :

a. Tidak hamil lagi

b. Gunakan kontrasepsi

c. Konsultasi/konseling pada tenaga kesehatan

Catatan : bagi pasangan yang belum mempunyai anak pada usia tersebut
dianjurkan untuk berkonsultasi ke dokter.

3. Terlalu Dekat
Yang dimaksud terlalu dekat adalah jarak antara kehamilan satu dengan
berikutnya kurang dari 2 tahun (24 tahun). Jarak kehamilan yang optimal
dianjurkan adalah 36 bulan.

Mengapa tidak boleh hamil terlalu dekat jaraknya?

Sebab :

a. Kondisi rahim ibu belum pulih

b. Dapat mengakibatkan terjadinya penyulit dalam kehamilan seperti anemia

c. Dapat menghambat proses persalinan seperti gangguan kontraksi, kelainan letak


dan posisi

d. Dapat menyebabkan perdarahan pasca persalinan


e. Waktu ibu untuk menyusui dan merawat bayi kurang

Risiko yang mungkin terjadi antara lain :

a. Keguguran

b. Anemia

c. Payah jantung

d. Bayi lahir sebelum waktunya

e. Cacat bawaan

f. Tidak optimalnya tumbuh kembang balita

Cara menghindari :

a. Gunakan alat kontrasepsi (IUD, Impla, pil dan suntik)

b. Berikan ASI eksklusif selama 6 bulan, lanjutkan sampai 2 tahun dengan


makanan pendamping ASI (MPASI)

c. Konsultasi pada petugas kesehatan

4. Terlalu banyak
Yang dimaksud dengan terlalu banyak adalah jumlah anak yang dilahirkan lebih
dari 3 orang.

Mengapa tidak booleh melahirkan terlalu banyak?

Sebab :

a. Dapat mengakibatkan terjadinya gangguan dalam kehamilan, seperti plasenta


(ari-ari) yang letaknya dekat jalan lahir.

b. Dapat menghambat proses persalinan seperti gangguan kontrksi, kelainan letak,


dan posisi janin

c. Dapat menyebabkan perdarahan pasca persalinan


d. Waktu ibu untuk menyusui dan merawat bayi kurang

e. Tumbuh kembang anak tidak optimal

f. Menambah beban ekonomi keluarga

Risiko yang mungkin terjadi antara lain :

a. Sisi kesehatan

 Keguguran

 Anemia

 Perdarahan hebat

 Preeklamsi (tekanan darah tinggi, oedema, proteinuria)

 Eklamsia (keracunan kehamilan karena hipertensi dll)

 Plasenta previa (plasenta menghalangi jalan lahir)

 BBLR kurang dari 2500gr

 Prolapus uteri (turunnya rahim melalui vagina)

b. Sisi ekonomi :

 Kurang gizi

 Putus sekolah

 Kurang perhatian/kasih saying

 Pertumbuhan dan perkembangan anak tidak optimal

Cara menghindari :

a. Tidak hamil lagi


b. Konsultasi/konseling pada petugas

c. Gunakan kontrasespi

5. Manfaat yang akan diperoleh :

 Setiap kehamilan yang terjadi adalah kehamilan yang diinginkan, maka proses
kehamilan dan persalinannya dapat dilalui dengan aman dan sehat.

 Ibu akan mempunyai kesehatan rerpoduksi yang prima dan memiliki waktu
yang cukup untuk merawat diri dan keluarganya.

 Anak akan tumbuh dan berkembang dangan optimal, sehat, cerdas, dan
mempunyai peluang mendapatkan pendidikan yang lebih baik.

 Keluarga mempunyai peluang untuk meningkatkan kemandirian dalam


mengembagkan kesejahteraannya.

Anda mungkin juga menyukai