Portofolio Puskesmas 2023
Portofolio Puskesmas 2023
PRAKTEK KERJA
PROFESI APOTEKER
PUSKESMAS
Laporan ini disusun untuk memenuhi salah satu syarat untuk memperoleh gelar Apoteker pada
Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker Fakultas Farmasi Universitas Borneo Lestari
Disetujui oleh :
Mengetahui,
NIM : 4890101240077
Bagian Farmasi
Rawat Jalan
Imunisasi
KIA, KB
Promosi Kesehatan
MATRIKS PEMBELAJARAN PORTOFOLIO di PKPA PUSKESMAS
4 SKS = 4 SKS X 170 MENIT X 16 tatap muka = 10.880 menit (±181,33 jam)
KEGIATAN WAKTU (JAM)
PORTOFOLIO I. LEGAL ADMINISTRASI DI PUSKESMAS
1.1 Aspek organisasi dan sumber daya manusia 8
PORTOFOLIO II. PENGELOLAAN SEDIAAN FARMASI, ALKES
DAN BAHAN MEDIS HABIS PAKAI
2.1 Aspek Perencanaan Kebutuhan Obat (RKO) 10
2.2 Aspek permintaan 10
2.3 Aspek penerimaan 8
2.4 Aspek penyimpanan 10
2.5 Aspek pendistribusian 10
2.6 Aspek pemusnahan dan pengembalian 8
2.7 Aspek pengendalian 12
2.8 Pencatatan, pelaporan dan pengarsipan 8
2.9 Pemantauan dan evaluasi pengelolaan 10
PORTOFOLIO III. PELAYANAN FARMASI KLINIK
3.1 Pengkajian resep, penyiapan dan penyerahan sediaan farmasi 20
3.2 Pelayanan informasi obat (PIO) dan Promosi Kesehatan (PROMKES) 20
3.3 Konseling 10
3.4 Monitoring efek samping obat (MESO) 12
3.5 Pemantuan terapi obat (PTO) 12
3.6 Evaluasi penggunaan obat (EPO) 10
UJIAN PKPA OLEH PRESEPTOR 4
PORTOFOLIO I.
LEGAL
ADMINISTRASI DI
PUSKESMAS
PORTOFOLIO I : LEGALITAS ADMINISTRASI
TUGAS MAHASISWA :
a. Membuat daftar tugas pokok dan fungsi semua bidang di puskesmas yang berhubungan
dengan kefarmasian dengan format sebegai berikut :
b. Menuliskan tugas pokok dan fungsi tiap seksi yang membidangi bidang kefarmasian
No Nama Seksi Nama Bidang Tugas pokok Uraian kegiatan yang berhubungan dengan
dan fungsi kegiatan kefarmasian
Indikator Capaian Ketepatan dalam menghitung perencanaan kebutuhan obat dalam satu tahun.
Kegiatan Pembelajaran Mengambil data pemakaian obat dalam satu tahun kemudian menghitung Rencana Kebutuhan Obat untuk tahun
berikutnya.
TUGAS MAHASISWA :
Melampirkan perhitungan Rencana Kebutuhan Obat di Peskesmas (minimal 10 obat)
NO NAMA SATUAN SISA STOK PREDIKSI PEMAKAIAN PREDIKSI JUMLAH RENCANA RENCANA RENCANA
OBAT PER 31 PENGADAAN RATA-RATA SISA STOK KEBUTUHAN KEBUTUHAN PENGADAAN PENGADAAN REALISASI
DESEMBER TAHUN 2023 PER BULAN 31 TAHUN 2024 TAHUN 2024 TAHUN 2024 TAHUN 2023 PENGADAAN
2022 SELAMA DESEMBER TAHUN 2022
2022 2023
(a) (b) (c) (d) = (a)+(b)- (e) = (c) x 18 (f) = (e) - (d) (g) (h) (i)
(12x(c))
1. Amlodipin tablet/
tab 5 mg kapsul/ 0 5400 300 1800 5400 3600 121800 0
kaplet
2. Antasida, tablet/
kombinasi : kapsul/
aluminium kaplet
hidroksida
19400 136800 7600 65000 136800 71800 0 0
200 mg +
magnesium
hidroksida
200 mg
3. Asam tablet/
mefenamat kapsul/
kaps 500 mg kaplet/ 4500 145800 8100 53100 145800 92700 0 0
kaptab
4. Asiklovir tab tablet/
400 mg kapsul/ 200 28800 1600 9800 28800 19000 0 0
kaplet
5. Atapulgit 600 tablet/
mg kapsul/ 0 0 0 0 0 0 0 0
kaplet
6. Ibuprofen tab tablet/
200 mg kapsul/ 900 3600 200 2100 3600 1500 0 0
kaplet
7. Kalsium tablet/
laktat (kalk) kapsul/ 7700 45000 2500 22700 45000 22300 0 0
tab 500 mg kaplet
8. Klindamisin tablet/
kaps 300 mg kapsul/ 200 1800 100 800 1800 1000 18100 0
kaplet
9. Ketokonazol tablet/
tab 200 mg kapsul/ 600 3600 200 1800 3600 1800 0 0
kaplet
TUGAS MAHASISWA :
FORM KESESUAIAN PENERIMAAN SEDIAAN FARMASI DAN BMHP DARI
GUDANG
Jenis Jumlah Waktu Suhu
No Nama Barang Kadaluars Pengiriman
a
Sesuai Tidak Sesuai Tidak Sesuai Tidak Sesuai Tidak
Sesuai Sesuai Sesuai Sesuai
1. Albendazole 400 mg √ √ √ √
2. Ambroxol 30 mg √ √ √ √
3. Amlodipine 10 mg √ √ √ √
4. Amlodipine 5 mg √ √ √ √
5. Amoksisilin 500 mg √ √ √ √
6. Antasida doen tablet √ √ √ √
7. Asam mefenamat 500 mg √ √ √ √
8. Asam traneksamat injeksi √ √ √ √
9. Betametason krim 0,1% √ √ √ √
10. Captopril 12,5 mg √ √ √ √
11. Captopril 25 mg √ √ √ √
12. Cefadroxil Dry syrup 250 mg/5ml √ √ √ √
13. Cefotaxim inj 1 gr √ √ √ √
14. Cendo Lyteers √ √ √ √
15. Cetirizine 10 mg √ √ √ √
16. Ciprofloxacin 500 mg √ √ √ √
17. Deksametason 0,5 mg √ √ √ √
18. Domperidone 10 mg √ √ √ √
19. Ibuprofen 200 mg tab √ √ √ √
20. Furosemide 40 mg √ √ √ √
21. Garam oralit untuk 200 ml air √ √ √ √
22. Gentamicin salep kulit 0,1% √ √ √ √
23. Glimepiride 2 mg √ √ √ √
24. Ibuprofen 200 mg √ √ √ √
25. Kalsium laktat 500 mg √ √ √ √
26. Ketorolac injeksi 30 mg √ √ √ √
27. Klindamicin 150 mg √ √ √ √
28. Klindamicin 300 mg √ √ √ √
29. CTM 4 mg √ √ √ √
30. Kodein 10 mg √ √ √ √
31. Loratadine 10 mg √ √ √ √
32. Metformin 500 mg √ √ √ √
33. Miconazole cream 2% √ √ √ √
34. Natrium diclofenac 50 mg √ √ √ √
35. Oksitetrasiklin HCl salep mata √ √ √ √
36. Oksitosin injeksi √ √ √ √
37. Parasetamol syrup 120 mg/5 ml √ √ √ √
38. Parasetamol 500 mg √ √ √ √
39. Prednison 5 mg √ √ √ √
40. Ranitidine 150 mg √ √ √ √
41. Salbutamol 2 mg √ √ √ √
42. Simvastatin 10 mg √ √ √ √
43. Zinc syrup √ √ √ √
44. Zinci 20 mg √ √ √ √
45. Kasa 4 x 10 cm √ √ √ √
46. Kasa 4 x 5 cm √ √ √ √
47. Stardec sarung tangan √ √ √ √
48. Alcohol swab √ √ √ √
49. Etil klorida semprot √ √ √ √
50. Underpad √ √ √ √
51. Solvitral √ √ √ √
52. Nasal oxygen canula child √ √ √ √
53. Furamin injeksi √ √ √ √
54. Parasetamol infus √ √ √ √
55. Salbutamol inhalasi √ √ √ √
56. Polifix 10 x 5 cm √ √ √ √
2.4 Aspek Penyimpanan
Capaian Mahasiswa mampu menelaah kondisi penyimpanan yang dibutuhkan
Pembelajaran sediaan farmasi dan BMHP serta mengevaluasi kondisi dan system
penyimpanan (data penyimpanan di Ruang Gawat Darurat, ruang
persalinan, dan vaksin)
Indikator Capaian a. Ketepatan menelaah kondisi penyimpanan yang dibutuhkan
sediaan farmasi dan BMHP
b. Ketepatan mengevaluasi kondisi dan system penyimpanan (data
penyimpanan di Ruang Gawat Darurat, ruang persalinan, dan
vaksin)
Kegiatan a. Mendata kondisi penyimpanan yang dibutuhkan sediaan farmasi
Pembelajaran dan BMHP (30 item obat)
b. Melakukan evaluasi kondisi dan system penyimpanan (data
penyimpanan di Ruang Gawat Darurat, ruang persalinan, dan
vaksin)
TUGAS MAHASISWA :
a. Mendata kondisi penyimpanan yang dibutuhkan sediaan farmasi dan BMHP (30 item obat)
FORM PENYIMPANAN OBAT
No Nama Obat Tempat Penyimpanan
Lemari penyimpanan obat
1 Allopurinol 100 mg/tab
(15-25°C)
Lemari penyimpanan obat
2 Amoxicillin 500 mg/tab
(15-25°C)
Lemari penyimpanan obat
3 Amlodipine 5 mg
(15-25°C)
Lemari penyimpanan obat
4 Antasida tab
(15-25°C)
Lemari penyimpanan obat
5 Acetyilsistein 200 mg
(15-25°C)
Lemari penyimpanan obat
6 Asam mefenamat 500 mg/tab
(15-25°C)
Lemari penyimpanan obat
7 Captopril 12,5 mg/tab
(15-25°C)
Lemari penyimpanan obat
8 Cefadroxil 500mg/tab
(15-25°C)
Lemari penyimpanan obat
9 Chloramphenicol tetes telinga 3%
(15-25°C)
Lemari penyimpanan obat
10 Codein 10 mg/tab
(15-25°C)
Lemari penyimpanan obat
11 Cetirizine 10 mg/tab
(15-25°C)
Lemari penyimpanan obat
12 Domperidone 10 mg/tab
(15-25°C)
Lemari penyimpanan obat
13 Dexamethasone 0,5mg/tab
(15-25°C)
Lemari penyimpanan obat
14 Flutamol syirup 60 ml
(15-25°C)
Lemari penyimpanan obat
15 Gentamicin Sulfate 0,1%
(15-25°C)
Lemari penyimpanan obat
16 Glimepiride 2 mg/tab
(15-25°C)
Lemari penyimpanan obat
17 Haloperidol 5 mg/tab
(15-25°C)
Lemari penyimpanan obat
18 Ibuprofen 200mg/tab
(15-25°C)
Lemari penyimpanan obat
19 Metformin 500mg/tab
(15-25°C)
Lemari penyimpanan obat
20 Miconazole Nitrate Krim 2%
(15-25°C)
Lemari penyimpanan obat
21 Natrium diclofenac 25 mg/tab
(15-25°C)
Lemari penyimpanan obat
22 Oxytetracycline HCl Salep mata 1%
(15-25°C)
Lemari penyimpanan obat
23 Paracetamol 500 mg/tab
(15-25°C)
Lemari penyimpanan obat
24 Simvastatin 20mg/ta
(15-25°C)
Lemari penyimpanan obat
25 Solvitral
(15-25°C)
Lemari penyimpanan obat
26 Spuit 0,5 ml
(15-25°C)
Lemari penyimpanan obat
27 Spuit 5 ml
(15-25°C)
Lemari penyimpanan obat
28 Tablet tambah darah
(15-25°C)
Lemari penyimpanan obat
29 Vitamin B6
(15-25°C)
Lemari penyimpanan obat
30 Zinc sulfate 20mg/tab
(15-25°C)
b. Melakukan evaluasi kondisi dan sistem penyimpanan (data penyimpanan di Ruang Gawat
Darurat, ruang persalinan, dan vaksin)
FORM MASALAH PENYIMPANAN OBAT
No Nama Obat Masalah Penyimpanan Solusi
Sudah Sesuai Dengan Suhu
Tidak Ada Masalah
1 Allopurinol 100 mg/tab Penyimpanan Pada Suhu Ruang
Penyimpanan
15-25°C
Sudah Sesuai Dengan Suhu
Tidak ada masalah
2 Amoxicillin 500 mg/tab Penyimpanan Pada Suhu Ruang
penyimpanan
15-25°C
Sudah Sesuai Dengan Suhu
Tidak ada masalah
3 Amlodipine 5 mg Penyimpanan Pada Suhu Ruang
penyimpanan
15-25°C
Sudah Sesuai Dengan Suhu
Tidak ada masalah
4 Antasida tab Penyimpanan Pada Suhu Ruang
penyimpanan
15-25°C
Sudah Sesuai Dengan Suhu
Tidak ada masalah
5 Acetyilsistein 200 mg Penyimpanan Pada Suhu Ruang
penyimpanan
15-25°C
Sudah Sesuai Dengan Suhu
Asam mefenamat 500 Tidak ada masalah
6 Penyimpanan Pada Suhu Ruang
mg/tab penyimpanan
15-25°C
Sudah Sesuai Dengan Suhu
Tidak ada masalah
7 Captopril 12,5 mg/tab Penyimpanan Pada Suhu Ruang
penyimpanan
15-25°C
Sudah Sesuai Dengan Suhu
Tidak ada masalah
8 Cefadroxil 500mg/tab Penyimpanan Pada Suhu Ruang
penyimpanan
15-25°C
Sudah Sesuai Dengan Suhu
Chloramphenicol tetes Tidak ada masalah
9 Penyimpanan Pada Suhu Ruang
telinga 3% penyimpanan
15-25°C
Sudah Sesuai Dengan Suhu
Tidak ada masalah
10 Codein 10 mg/tab Penyimpanan Pada Suhu Ruang
penyimpanan
15-25°C
Sudah Sesuai Dengan Suhu
Tidak ada masalah
11 Cetirizine 10 mg/tab Penyimpanan Pada Suhu Ruang
penyimpanan
15-25°C
Sudah Sesuai Dengan Suhu
Tidak ada masalah
12 Domperidone 10 mg/tab Penyimpanan Pada Suhu Ruang
penyimpanan
15-25°C
Sudah Sesuai Dengan Suhu
Tidak ada masalah
13 Dexamethasone 0,5mg/tab Penyimpanan Pada Suhu Ruang
penyimpanan
15-25°C
Sudah Sesuai Dengan Suhu
Tidak ada masalah
14 Flutamol syirup 60 ml Penyimpanan Pada Suhu Ruang
penyimpanan
15-25°C
Sudah Sesuai Dengan Suhu
Tidak ada masalah
15 Gentamicin Sulfate 0,1% Penyimpanan Pada Suhu Ruang
penyimpanan
15-25°C
Sudah Sesuai Dengan Suhu
Tidak ada masalah
16 Glimepiride 2 mg/tab Penyimpanan Pada Suhu Ruang
penyimpanan
15-25°C
Sudah Sesuai Dengan Suhu
Tidak ada masalah
17 Haloperidol 5 mg/tab Penyimpanan Pada Suhu Ruang
penyimpanan
15-25°C
Sudah Sesuai Dengan Suhu
Tidak ada masalah
18 Ibuprofen 200mg/tab Penyimpanan Pada Suhu Ruang
penyimpanan
15-25°C
Sudah Sesuai Dengan Suhu
Tidak ada masalah
19 Metformin 500mg/tab Penyimpanan Pada Suhu Ruang
penyimpanan
15-25°C
Sudah Sesuai Dengan Suhu
Miconazole Nitrate Krim Tidak ada masalah
20 Penyimpanan Pada Suhu Ruang
2% penyimpanan
15-25°C
Sudah Sesuai Dengan Suhu
Natrium diclofenac 25 Tidak ada masalah
21 Penyimpanan Pada Suhu Ruang
mg/tab penyimpanan
15-25°C
Sudah Sesuai Dengan Suhu
Oxytetracycline HCl Salep Tidak ada masalah
22 Penyimpanan Pada Suhu Ruang
mata 1% penyimpanan
15-25°C
23 Paracetamol 500 mg/tab Tidak ada masalah Sudah Sesuai Dengan Suhu
penyimpanan Penyimpanan Pada Suhu Ruang
15-25°C
Sudah Sesuai Dengan Suhu
Tidak ada masalah
24 Simvastatin 20mg/ta Penyimpanan Pada Suhu Ruang
penyimpanan
15-25°C
Sudah Sesuai Dengan Suhu
Tidak ada masalah
25 Solvitral Penyimpanan Pada Suhu Ruang
penyimpanan
15-25°C
Sudah Sesuai Dengan Suhu
Tidak ada masalah
26 Spuit 0,5 ml Penyimpanan Pada Suhu Ruang
penyimpanan
15-25°C
Sudah Sesuai Dengan Suhu
Tidak ada masalah
27 Spuit 5 ml Penyimpanan Pada Suhu Ruang
penyimpanan
15-25°C
Sudah Sesuai Dengan Suhu
Tidak ada masalah
28 Tablet tambah darah Penyimpanan Pada Suhu Ruang
penyimpanan
15-25°C
Sudah Sesuai Dengan Suhu
Tidak ada masalah
29 Vitamin B6 Penyimpanan Pada Suhu Ruang
penyimpanan
15-25°C
Sudah Sesuai Dengan Suhu
Tidak ada masalah
30 Zinc sulfate 20mg/tab Penyimpanan Pada Suhu Ruang
penyimpanan
15-25°C
PENYIMPANAN VAKSIN
TUGAS MAHASISWA :
Melampirkan Salinan/fotokopi dokumen kegiatan distribusi yang dilakukan
1. Pendistribusian ke Apotek Rawat Jalan
2. Pendistribusian ke Pustu Cempaka
3. Pendistribusian ke P3K
4. Pendistribusian ke Polindes Bangkal
TUGAS MAHASISWA :
Melampirkan form berita acara pemusnahan, form berita acara pengembalian, SOP
pengembalian dan pemusnahan, dokumentasi kegiatan pemusnahan.
Berita Acara Pemusnahan Obat yang Rekap Pemusnahan Obat Kadaluwarsa
Kadaluwarsa
Pada periode PKPA bulan 2-28 januari 2025, tidak ada dokumentasi kegiatan pemusnahan
di Puskesmas Rawat Inap Cempaka karena obat yang ingin dimusnahkan dikembalikan kepada
Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru untuk dilakukan pemusnahan di Dinas Kesehatan. SOP
pengembalian dan pemusnaan tidak boleh di dokumentasikan.
2.7 Aspek Pengendalian
Capaian Pembelajaran Mahasiswa mampu melakukan pencatatan di kartu stok,
pencatatan sediaan farmasi dan BMHP yang rusak, near ED,
kadaluarsa, dan melakukan stok opname di puskesmas
Indikator Capaian a. Ketepatan melakukan pencatatan di kartu stok.
b. Ketepatan melakukan pencatatan sediaan farmasi dan
BMHP yang rusak, near ED, dan kadaluarsa.
c. Ketepatan melakukan stok opname di puskesmas.
Kegiatan Pembelajaran a. Mengisi kartu stok (30 item obat)
b. Melakukan pencatatan sediaan farmasi dan BMHP yang
rusak, near ED, dan kadaluarsa.
c. Melakukan stok opname di puskesmas.
TUGAS MAHASISWA :
a. Mengisi kartu stok (30 item obat)
FORM KARTU STOK
NAMA OBAT : Methoclorpropamid
Tanggal Dari / kepada Penerimaan Pengeluaran Sisa stock Paraf Keterangan
23/12/24 Pustu Palam 100 3.200
23/12/24 Apotek 200 3.000
b. Melakukan pencatatan sediaan farmasi dan BMHP yang rusak, near ED, dan kadaluarsa
TUGAS MAHASISWA :
a. Melampirkan dokumentasi kegiatan
Mengetahui,
Kepala Puskesmas Banjarbaru, 10 Januari 2024
Rawat Inap Cempaka Pengelola Obat
Mengetahui,
Kepala Puskesmas Banjarbaru, 10 Januari 2024
Rawat Inap Cempaka Pengelola Obat
Mengetahui,
Kepala Puskesmas Banjarbaru, 10 Januari 2024
Rawat Inap Cempaka Pengelola Obat
TUGAS MAHASISWA :
a. Membuat makalah tentang evaluasi pengelolaan sediaan farmasi dan BMHP didasarkan
pada SOP
MAKALAH
Disusun Oleh :
NURUL AULIA NASUTION
4890101240077
ANGKATAN IX
Puji dan syukur kami panjatkan ke hadirat Allah SWT atas segala limpahan rahmat,
hidayat, dan karunia-Nya sehingga makalah ini dengan judul “Evaluasi Pengelolaan Sediaan
Farmasi dan BMHP di Puskesmas Rawat Inap Cempaka” dapat diselesaikan dengan baik.
Makalah ini disusun untuk memenuhi porfolio dalam rangka Praktik Kerja Profesi Apoteker
(PKPA).
Dalam penyusunan makalah ini, saya mendapatkan banyak bimbingan, bantuan dan
dukungan dari berbagai pihak. Oleh karena itu, saya ingin menyampaikan rasa terima kasih
yang sebesar-besarnya kepada :
1. Ibu apt. Nur Indriyani Syarifuddin, S.Farm., selaku preseptor di Puskesmas Rawat Inap
Cempaka, atas arahan, bimbingan dan ilmu yang telah diberikan selama pelaksanaan PKPA.
2. Bapak apt. H. Syahrizal Ramadhani, M.Clin. Pharm., selaku dosen pembimbing, atas
dukungan, motivasi, serta koreksi yang sangat membantu dalam penyusunan makalah ini.
3. Seluruh staf dan tenaga kesehatan di Puskesmas Rawat Inap Cempaka yang telah
memberikan kesempatan dan fasilitas selama proses pembelajaran berlangsung.
4. Rekan-rekan sejawat dan semua pihak yang telah memberikan dukungan baik secara
langsung maupun tidak langsung.
Saya menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari sempurna. Oleh karena itu, kritik
dan saran yang membangun sangat saya harapkan untuk perbaikan di masa yang akan datang.
Semoga makalah ini dapat memberikan manfaat bagi semua pihak, khususnya dalam
pengelolaan sediaan farmasi dan BMHP di fasilitas pelayanan kesehatan.
Penyusun
Nurul Aulia Nasution
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 LATAR BELAKANG
Berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 74 tahun 2016 tentang Standar
Pelayanan Kefarmasian di Puskesmas, bahwa pelayanan kefarmasian terbagi menjadi dua
yaitu kegiatan pengelolaan sediaan farmasi dan BMHP serta pelayanan farmasi klinis
1.2 RUMUSAN MASALAH
Bagaimana evaluasi pengelolaan sediaan farmasi dan BMHP berdasarkan SOP?
1.3 TUJUAN
Mengetahui evaluasi pengelolaan sediaan farmasi dan BMHP berdasarkan SOP.
BAB II
PEMBAHASAN
2.1 Evaluasi Pengelolaan Sediaan Farmasi dan BMHP Berdasarkan SOP
Evaluasi pengelolaan sediaan farmasi dan BMHP di Puskesmas merupakan
salah satu indicator mutu pelayanan kefarmasian yang penting karena menentukan
keberhasilan manajemen Puskesmas. Kegiatan pengelolaan obat di Puskesmas
meliputi aspek perencanaan, penerimaan, penyimpanan, pendistribusian, pemusnahan,
pengendalian, serta pencatatan dan pelaporan. Kegiatan pengelolaan obat tercantum
pada Standar Operasional Prosedur (SOP untuk dijadikan suatu pedoman atau acuan
dalam mengatur cara pengelolaan obat di Puskesmas.
BAB III
PENUTUP
DAFTAR PUSTAKA
b. Melampirkan Salinan lembar pemantauan pengelolaan obat di Puskesmas
1. Pengelolaan sediaan farmasi
2. Pengelolaan BMHP
PORTOFOLIO III.
PELAYANAN
FARMASI KLINIK
PORTOFOLIO III : PELAYANAN FARMASI KLINIK
TUGAS MAHASISWA :
a. Melakukan pengkajian resep (10 resep) dan melampirkan form pengkajian resep
b. Melakukan pelayanan resep (10 resep) dan melampirkan form pelayanan resep
1. Resep 1
b. Skrining Farmasetis - √ -
c. Skrining Klinis - √ -
Masalah Rekomendasi
Efek samping
informasi apa
Nama obat
Cara Pakai
Lain-lain
Stabilitas
dibrikan)
Interaksi
(tuliskan
Sediaan
Indikasi
Dosis
yang
2. Paracetamol syr Menurunkan Hipersensitivitas 20-25°C Reaksi alergi, ruam Kolestiramin menurunkan
120mg/5ml demam dan kulit berupa eritema absorpsi pct. Penurunan
meredakan nyeri atau urtikaria, kelainan konsentrasi pct dalam
darah, hipotensi, serum bila diberikan
kerusakan hati bersama dengan
rifampicin, phenytoin,
phenobarbital,
carbamazepine.
b. Skrining Farmasetis - √ -
c. Skrining Klinis - √ -
Masalah Rekomendasi
Efek samping
informasi apa
Nama obat
Cara Pakai
Lain-lain
Stabilitas
dibrikan)
Interaksi
(tuliskan
Sediaan
Indikasi
Dosis
- - - yang
Amoxicillin syr harus dihabiskan walau sudah
√ √ √ √ √ √ √
tidak sakit lagi karena antibiotik
3. Resep 3
FORM DESKRIPSI OBAT
Nama Obat dan
Penyimpanan
No kandungan zat Indikasi Kontraindikasi Efek samping Interaksi
dan Stabilitas
aktif
1. Amlodipine5 mg Anti hipertensi Hipersensitivitas, 20-25℃ Edema Simvastatin dan sildenafil
syok
kardiogenik,
angina tidak
stabil, gagal
jantung
2. Metformin Gula darah Hipersensitivas, 20-25°C Mual dan muntah, Beberapa obat yang dapat
pasien dengan sesak napas, pusing mengganggu transporter
asidosis, ataupun metformin sehingga
gangguan fungsi menyebabkan kelainan
ginjal yang berat metabolism metformin
seperti cimetidine,
trimethoprim, rifampicin,
pirimetamin dll
3. Glimepiride 2 mg Gula darah hipersensitivitas 20-25°C Hipoglikemia Interaksi obat juga dapat
terhadap terjadi pada penggunaan
glimepiride, glimepiride bersama obat
diabetes mellitus lain yang menurunkan
tipe 1, kadar glukosa darah
ketoasidosis
diabetik dengan
atau tanpa koma,
serta diabetes
gestasional
komplikata
b. Skrining Farmasetis - √ -
c. Skrining Klinis - √ -
FORM MASALAH TERKAIT PENGOBATAN DAN REKOMENDASI
Masalah Rekomendasi
Kontraindikasi
Penyimpanan
Efek samping
informasi apa
Nama obat
Cara Pakai
Lain-lain
Stabilitas
dibrikan)
Interaksi
(tuliskan
Sediaan
Indikasi
Dosis
yang
√ √ √ √ √ √ - - √ - Metformin diminum saat makan suapan
pertama. Glimepiride diminum 30 menit
sebelum makan
4. Resep 4
Nama Obat dan
Penyimpanan
No kandungan zat Indikasi Kontraindikasi Efek samping Interaksi
dan Stabilitas
aktif
1. Amlodipine5 mg Anti hipertensi Hipersensitivitas, 20-25℃ Edema Simvastatin dan sildenafil
syok
kardiogenik,
angina tidak
stabil, gagal
jantung
2. Simvastatin 10 mg Kolesterol Hipersensitivitas, 20-25°C efek miopati dan Amlodipine
ibu hamil dan rhabdomyolysis.
menyusui
3. Metformin Gula darah Hipersensitivas, 20-25°C Mual dan muntah, Beberapa obat yang dapat
pasien dengan sesak napas, pusing mengganggu transporter
asidosis, ataupun metformin sehingga
gangguan fungsi menyebabkan kelainan
ginjal yang berat metabolism metformin
seperti cimetidine,
trimethoprim, rifampicin,
pirimetamin dll
4. Glimepiride 2 mg Gula darah Hipersensitivitas 20-25°C Hipoglikemia Interaksi obat juga dapat
terhadap terjadi pada penggunaan
glimepiride, glimepiride bersama obat
diabetes mellitus lain yang menurunkan
tipe 1, kadar glukosa darah
ketoasidosis
diabetik dengan
atau tanpa koma,
serta diabetes
gestasional
komplikata
5. Solvitral Vitamin Hipersensitivitas 20-25°C Reaksi alergi dan -
hipersensitivitas
b. Skrining Farmasetis - √ -
c. Skrining Klinis - √ -
Masalah Rekomendasi
Efek samping
informasi apa
Nama obat
Cara Pakai
Lain-lain
Stabilitas
dibrikan)
Interaksi
(tuliskan
Sediaan
Indikasi
Dosis
- - - yang
Amlodipine dan simvastatin tidak boleh
√ √ √ √ √ √ √
digunakan bersamaan karena dapat
meningkatkan kadar simvastatin. Amlodipine
diminum pagi hari. Simvastatin diminum
malam hari. Metformin diminum saat makan
suapan pertama. Glimepiride diminum 30 menit
sebelum makan
5. Resep 5
b. Skrining Farmasetis - √ -
c. Skrining Klinis - √ -
Masalah Rekomendasi
Efek samping
informasi apa
Nama obat
Cara Pakai
Lain-lain
Stabilitas
dibrikan)
Interaksi
(tuliskan
Sediaan
Indikasi
Dosis
yang
6. Resep 6
Nama Obat dan
Penyimpanan
No kandungan zat Indikasi Kontraindikasi Efek samping Interaksi
dan Stabilitas
aktif
1. Dexamethasone Radang Hipersensitivitas 20-25℃ Supresi aksis Rifampicin dan fenitoin,
hipotalamus-pituitari- serta obat-obatan yang
adrenal (HPA) dimetabolisme enzim
CYP3A4, seperti
klaritromisin dan
eritromisin.
2. Solvitral Vitamin Hipersensitivitas 20-25°C Reaksi alergi dan -
hipersensitivitas
b. Skrining Farmasetis - √ -
c. Skrining Klinis - √ -
Masalah Rekomendasi
Kontraindikasi
Penyimpanan
Efek samping
informasi apa
Nama obat
Cara Pakai
Lain-lain
Stabilitas
dibrikan)
Interaksi
(tuliskan
Sediaan
Indikasi
Dosis
yang
√ √ √ √ √ √ - - √ - Solvitral diminum pagi hari
7. Resep 7
Nama Obat dan
Penyimpanan
No kandungan zat Indikasi Kontraindikasi Efek samping Interaksi
dan Stabilitas
aktif
1. Ranitidine 150 mg Asam lambung Hipersensitivitas 20-25℃ Sakit kepala, diare, Warfarin, glipizide,
mual, muntah sakit ketoconazole dll
perut
2. Omeprazole Magh Hipersensitivitas 20-25°C Sakit kepala, diare, Penghambat atau
terhadap mual. penginduksi enzim
omeprazole dan CYP2C19.
obat golongan
penghambat
pompa proton
lain
3. Paracetamol 500 mg Menurunkan Hipersensitivitas 20-25°C Reaksi alergi, ruam Kolestiramin menurunkan
demam dan kulit berupa eritema absorpsi pct. Penurunan
meredakan nyeri atau urtikaria, konsentrasi pct dalam
kelainan darah, serum bila diberikan
hipotensi, kerusakan bersama dengan
hati rifampicin, phenytoin,
phenobarbital,
carbamazepine.
4. Vitamin B6 Vitamin Hipersensitivitas 20-25°C Neuropati sensorik Isoniazid, penicillamine,
jika digunakan dalam kontrasepsi oral,
dosis yang sangat levodopa,
tinggi phenobarbitone, dan
phenytoin.
5. Solvitral Vitamin Hipersensitivitas 20-25°C Reaksi alergi dan -
hipersensitivitas
FORM PERHITUNGAN DOSIS
b. Skrining Farmasetis - √ -
c. Skrining Klinis - √ -
Masalah Rekomendasi
Efek samping
informasi apa
Nama obat
Cara Pakai
Lain-lain
Stabilitas
dibrikan)
Interaksi
(tuliskan
Sediaan
Indikasi
Dosis
yang
8. Resep 8
Nama Obat dan
Penyimpanan
No kandungan zat Indikasi Kontraindikasi Efek samping Interaksi
dan Stabilitas
aktif
1. Simvastatin 10 mg Kolesterol Hipersensitivitas, 20-25°C efek miopati dan Amlodipine
ibu hamil dan rhabdomyolysis.
menyusui
b. Skrining Farmasetis - √ -
c. Skrining Klinis - √ -
Masalah Rekomendasi
Efek samping
informasi apa
Nama obat
Cara Pakai
Lain-lain
Stabilitas
dibrikan)
Interaksi
(tuliskan
Sediaan
Indikasi
Dosis
yang
b. Skrining Farmasetis - √ -
c. Skrining Klinis - √ -
Masalah Rekomendasi
Efek samping
informasi apa
Nama obat
Cara Pakai
Lain-lain
Stabilitas
dibrikan)
Interaksi
(tuliskan
Sediaan
Indikasi
Dosis
yang
√ √ √ √ √ √ - - √ - -
10. Resep 10
Nama Obat dan
Penyimpanan
No kandungan zat Indikasi Kontraindikasi Efek samping Interaksi
dan Stabilitas
aktif
1. Vitamin C Vitamin Hipersensitivitas 20-25°C Reaksi alergi, nyeri Amphetamine berupa
pada sendi, serta penurunan kadar
peningkatan risiko amphetamine dalam darah
terbentuknya batu
ginjal.
2. Ambroxol 20 mg Batuk Hipersensitivitas 20-25°C Mual, muntah, rasa Haloperidol, ritonavir,
perut tidak nyaman, cenobamate, dan
dan mulut kering. satralizumab.
b. Skrining Farmasetis - √ -
c. Skrining Klinis - √ -
Masalah Rekomendasi
informasi apa
yang
dibrikan)
Interaksi
-
Efek samping
√
Stabilitas
-
Kontraindikasi
-
Indikasi
√
Penyimpanan
√
Cara Pakai
Dosis √
√
Sediaan
√
Nama obat
√
3.2 Pelayanan Informasi Obat (PIO)
Capaian Mahasiswa mampu melakukan Pelayanan Informasi Obat (PIO),
Pembelajaran memberikan edukasi dan pemberdayaan masyarakat melalui Gema
Cermat dengan cara penyuluhan/sosialisasi dengan media
leaflet/brosur.
Indikator a. Ketepatan menggunakan leaflet sebagai media edukasi untuk
Capaian pasien/tenaga kesehatan di puskesmas
b. Ketepatan melakukan edukasi dalam bentuk penyuluhan
kesehatan
c. Ketepatan melakukan Pelayanan Informasi Obat di Puskesmas
Kegiatan a. Membuat satu buah media edukasi untuk pasien/tenaga
Pembelajaran kesehatan di lingkungan puskesmas
b. Melakukan satu kali penyuluhan kesehatan
c. Mengisi lembar PIO (1 kasus)
TUGAS MAHASISWA :
a. Melampirkan media edukasi, materi penyuluhan dan dokumentasi penyuluhan
FORM PENILAIAN MEDIA EDUKASI (POSTER/LEAFLET/BULETIN/AUDOVISUAL)
5. PIO 5
3.3 Konseling
Capaian Pembelajaran Mahasiswa mampu melakukan kegiatan konseling di puskesmas
Indikator Capaian Ketepatan melakukan kegiatan konseling di puskesmas
Kegiatan Pembelajaran a. Melakukan satu kali pelayanan konseling
b. Mengisi dokumentasi konseling (1 kasus)
TUGAS MAHASISWA :
a. Melakukan satu kali pelayanan konseling
TUGAS MAHASISWA :
a. Melampirkan bukti kegiatan simulasi pengisian MESO pada buku Kejadian Nyaris Cedera
(KNC), Kejadian Potensial Cedera (KPC), dan Kejadian Tidak Diinginkan (KTD).
b. Melampirkan isian Lembar MESO
c. Melampirkan bukti pengisian algoritma Naranjo
MONITORING EFEK SAMPING OBAT
PENDERITA
Umur : Suku :
Nama :
L/P* ( ) Hamil ( ) Tidak Hamil ( ) Tidak tahu
BB : kg TB : cm Pekerjaan :
Penyakit Utama :
Kesudahan E.S.O (Tanggal) : ( ) Sembuh dengan gejala sisa ( ) Belum sembuh ( ) Tidak Tahu
( ) Sembuh ( ) Meninggal
Beri Pemberian
Nama
tanda X Indikasi
Dagang/ Bentuk untuk Penggunaa
Nama Sediaan obat yang Cara Dosis/Waktu Tgl Mula Tgl Akhir n
Generik dicurigai
Algoritma Naranjo
Skala
No Pertanyaan Tidak
Ya Tidak
Diketahui
1 Apakah ada laporan efek samping obat yang serupa? 1 0 0
2 Apakah efek samping obat terjadi setelah pemberian obat yang 2 -1 0
dicurigai?
3 Apakah efek samping obat membaik setelah obat dihentikan atau 1 0 0
obat antagonis khusus diberikan?
4 Apakah efek samping obat terjadi berulang setelah obat diberikan 2 -1 0
kembali?
5 Apakah ada alternatif penyebab yang dapat menjelaskan -1 2 0
kemungkinan terjadinya efek samping obat?
6 Apakah efek samping obat muncul kembali ketika plasebo diberikan? -1 1 0
7 Apakah obat yang dicurigai terdeteksi di dalam darah atau cairan 1 0 0
tubuh lainnya dengan konsentrasi yang toksik?
8 Apakah efek samping obat bertambah parah ketika dosis obat 1 0 0
ditingkatkan atau bertambah ringan ketika obat diturunkan
dosisnya?
9 Apakah pasien pernah mengalami efek samping obat yang sama atau 1 0 0
dengan obat yang mirip sebelumnya?
10 Apakah efek samping obat dapat dikonfirmasi dengan bukti yang 1 0 0
obyektif?
Skor Total
Naranjo Probability Scale:
Score Category
9+ Highly probable
5-8 Probable
1-4 Possible
0 Doubtful
3.5 Pemantauan Terapi Obat (PTO)
Capaian Mahasiswa mampu melakukan Pemantauan Terapi Obat (PTO) di
Pembelajaran Puskesmas
Indikator Capaian Ketepatan melakukan Pemantauan Terapi Obat (PTO) di
Puskesmas
Kegiatan a. Melakukan PTO minimal 1 pasien dari pengamatan rekam
Pembelajaran medis
b. Mengisi form PTO
TUGAS MAHASISWA :
a. Melakukan PTO (1 pasien)
b. Mengisi form PTO (1 pasien)
Form Dokumentasi Pemantauan Terapi Obat
Nama Pasien : Tn. S
Tanggal Lahir/Umur : 31 tahun BB : 61 kg TB: 170 cm Ruang: Zaal Pria
Asuhan
Tanggal
Kefarmasian
Subjektif Objektif Assessment Planning
16/01/2025 • Sulit Data vital: Tidak ada masalah • Noza dihentikan
menelan TD: terapi karena
karena sakit mengakibatkan
tenggorokan 110/77 pasien dada
sudah 3 hari mmHg berdebar dan
• Demam N: 80 kali/menit sudah tidak
• Nyeri ulu RR: 18 kali/menit mengalami
hati hidung
S = 38,8°C tersumbat
• Terapi obat
Terapi: omeprazole.
1. Omeprazole 2 x 1 cefadroxil dan
sebelum makan solvitral tetap
dilanjutkan
2. Noza 3 x 1
sesudah makan
3. Cefadroxil 2 x 1
sesudah makan
4. Solvitral 1 x 1
sesudah makan
Diagnosa: Sakit
tenggorokan, magh,
dan demam
17/01/2025 • Demam Data vital: Tidak ada masalah • Terapi obat
menurun TD: 96/64 terapi dilanjutkan
• Nyeri ulu dengan
mmHg (antibiotic
hati (+)
• Sulit N: 80 kali/menit diresepkan
menelan (+) RR: 18 kali/menit untuk 10 hari
Sehingga karena infeksi
S = 36,9°C
makan dan tonsilitis, PPI,
minum leukosit = 15.490 antiinflamasi
berkurang dan vitamin)
• Sakit Terapi: • Terapi non
tengorokan 1. Omeprazole 2 x 1 farmakologi :
(+) sebelum makan 1. Perbanyak
minum air
2. Cefadroxil 2 x 1
putih
sesudah makan 2. Berkumur
3. Solvitral 1 x 1 menggunaka
sesudah makan n air garam
4. Dexamethasone 1 3. Menghindari
x 1 sesudah makan makanan
5. Injeksi norages 1 berminyak
ampul 4. Memakan
6. Injeksi buah-buahan
omeprazole 1 vial (kecuali buah
7. Injeksi yang
mengandung
dexamethasone 1
banyak
vial vitamin C)
Diagnosa: Infeksi
tonsilitis dan magh
3.6 Evaluasi Penggunaan Obat (EPO)
Capaian Mahasiswa mampu menghitung persentase penggunaan obat
Pembelajaran rasional di puskesmas sesuai dengan indicator peresepan.
Indikator Capaian a. Ketepatan menghitung persentase penggunaan obat rasional di
puskesmas sesuai dengan indicator peresepan.
b. Ketepatan melakukan evaluasi kesesuaian antara ketersediaan
obat dengan formularium puskesmas
Kegiatan a. Melakukan pendataan dan menghitung persentase penggunaan
Pembelajaran obat rasional di puskesmas sesuai dengan indikator peresepan*
b. Mengevaluasi kesesuaian antara ketersediaan obat dengan
formularium puskesmas
TUGAS MAHASISWA :
a. Melampirkan salinan laporan hasil evaluasi penggunaan obat rasional sesuai indicator
peresepan dengan perhitungan
1. Penggunaan Antibiotika pada ISPA non pneumonia maksimal 20%
11
= 318 x 100 % = 3,45 %
Jika a < 20%, maka presentasi capaian indicator kinerja POR adalah 100%
2. Penggunaan Antibiotika pada diare non spesifik
0
= 19 x 100 % = 0 %
Jika b < 8 %, maka persentase capaian indicator kinerja POR adalah 100%
3. Mylagia
0
= 73 x 100% = 0%
Jika c < 8 %, maka persentase capaian indicator kinerja POR adalah 100%
4. Rata-rata rasional
Total Persentase Rasional
= Jumlah Penyakit
3,45 + 0+0
= 3
= 1,15%
Rata-rata untuk 3 penyakit diatas adalah 1,15% maka capaian indicator
kinerja POR adalah 0%.
b. Melampirkan bukti perhitungan evaluasi kesesuaian antara ketersediaan obat dengan
formularium puskesmas
LEMBAR UMPAN BALIK PRESEPTOR
Capaian Positif :
Saran :
Mengetahui,
Preseptor
Capaian Positif :
Saran :
Rencana Perbaikan :
Mengetahui,
Mahasiswa