0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
34 tayangan12 halaman

Dinamika Litosfer: Tenaga Endogen dan Eksogen

Dokumen ini membahas tentang dinamika litosfer, yang terdiri dari tenaga endogen dan eksogen yang membentuk muka bumi. Tenaga endogen mencakup proses tektonisme, vulkanisme, dan seisme, sedangkan tenaga eksogen meliputi pelapukan, erosi, dan sedimentasi. Litosfer terdiri dari dua lapisan utama, SiAl dan SiMa, yang masing-masing memiliki karakteristik dan komposisi berbeda.

Diunggah oleh

ANHAR MUTTAQIN
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
34 tayangan12 halaman

Dinamika Litosfer: Tenaga Endogen dan Eksogen

Dokumen ini membahas tentang dinamika litosfer, yang terdiri dari tenaga endogen dan eksogen yang membentuk muka bumi. Tenaga endogen mencakup proses tektonisme, vulkanisme, dan seisme, sedangkan tenaga eksogen meliputi pelapukan, erosi, dan sedimentasi. Litosfer terdiri dari dua lapisan utama, SiAl dan SiMa, yang masing-masing memiliki karakteristik dan komposisi berbeda.

Diunggah oleh

ANHAR MUTTAQIN
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

Tenaga Tektonisme

Endogen Seisme

Vulkanisme

Dinamika
Litosfer Peta Konsep
Pelapukan
Tenaga Erosi
Eksogen
Sedimentasi
Dinamika
Litosfer
Lithosfer berasal dari kata
Lithos = batuan dan Sharia =
lapisan sehingga diartikan
sebagai lapisan batuan yang
mencangkup bagian kerak
hingga lapisan mantel bumi
bagian atas.
STRUKTUR LAPISAN BUMI Litosfer merupakan lapisan kulit bumi yang
terletak diatas lapisan perantara/astenosfera.
Berdasarkan komposisi penyusun lapisan
litosfer terdiri dari dua :

a. Lapisan SiAl : terdiri dari unsur silicon


dan aluminium, banyak terdapat jenis
batuan sedimen, granit, andesit, dan
metamorf, bersifat padat, kaku dengan
ketebalan 35 km. Banyak ditemukan
pada lempeng benua

b. Lapisan SiMa : terdiri dari unsur silicon


dan magnesium memiliki berat jenis lebih
besar (kandungan ferromagnesium/besi
lebih banyak) *besi lebih berat dari aluminum
bersifat elastis dengan ketebalan 65 km
dan terdiri dari batuan basalt. Banyak di
● Flash temukan pada lempeng Samudra.
back
Table of
Bentuk muka bumi tidak rata dan Dinamika litosfer berarti proses
selalu berubah – ubah sehingga perubahan kondisi lapisan batuan
dikatakan dinamis baik kerak benua ataupun
Contents! Samudra

A. Tenaga Endogen B. Tenaga Eksogen


Tenaga endogen adalah tenaga Tenaga eksogen adalah tenaga
pembentuk muka bumi yang berasal pembentuk muka bumi yang
dari dalam bumi bersifat membangun berasal dari luar yakni berupa
(konstruktif). Bentuk tenaga ini tenaga air, angin, sinar matahari
dibedakan menjadi tiga yaitu maupun tenaga dari makhluk
Tektonisme, Vulkanisme dan Seisme. hidup. Tenaga ini bersifat
destruktif (merusak) bentukan
muka bumi yang telah ada.
A
ENDOGEN

TEKTONISME

TENAGA ENDOGEN
Orogenesa
1. TEKTONISME
Epirogenesa
Tektonisme ?
Adalah dinamika pergerakan lempeng bumi (kerak
Samudra & Benua) baik secara konvergen, divergen,
ataupun sesar akibat adanya arus konveksi dari
dalam bumi. Pergerakan tersebut akan menimbulkan
perbedaan bentuk relief muka bumi. *sudah diipelajari
pada materi dinamika planet bumi ya,

Tektonisme berdasarkan prosesnya dapat dibedakan


menjadi dua yaitu :

- Gerak epirogenesa

- Gerak Orogenesa
1. Epirogenesa 2. Orogenesa
Epirogenesa adalah gerak atau pergeseran kulit bumi yang yang
berlangsung dalam jangka waktu yang lama dan meliputi daerah Orogenesa merupakan gerak yang menyebabkan terjadinya relief
yang luas sehingga menyebabkan naik- turunnya daratan. Gerak muka bumi daratan seperti gunung dan pegunungan. Gerak ini relatif
Epirogenetik terbagi menjadi 2 yaitu : lebih cepat dari pada gerak epirogenetik. Gerak orogenetik juga
menyebabkan tekanan pada kulit bumi secara vertikal maupun
• Epirogenetik positif menyebabkan turunnya daratan sehingga horizontal sehingga menyebabkan dislokasi atau perpindahan letak
permukaan laut naik. lapisan kulit bumi. Gerak orogenesa tersebut mengakibatkan
• epirogenetik negatif adalah gerak naiknya daratan sehingga terbentuknya :
permukaan laut terlihat turun. :
- Lipatan / fold
- Patahan / fault
Lipatan/fold
Dislokasi; perubahan

Patahan/Fault posisi lapisan batuan


yang berbeda

Terbentuk karena pergeseran Lipatan umumnya terjadi pada Terbentuk akibat proses tenaga
lempeng tektonik. Pergeseran lapisan batuan sedimen daengan endogen (pengaruh gerak
lempeng tersebut mengakibatkan proses tekanan yang relative lempeng) yang terjadi secara
adanya bagian yang terdorong secara lambat dan lemah sehingga proses cepat dengan tenaga tekanan
pengangkatan lempeng secara yang relative kuat sehingga
horizontal, (naik keatas) baik pada
haorisontal terjadi perlahan hingga tidak membentuk bidang
salah satu tepi lapisan maupun pada
terbentuk bidang yang lengkung, namun terjadi patahan
kedua tepi lapisan. Lapisan batuan
melengkung. Ex: terbentuknya pada formasi lapisan batuan
kemudian mengalami pelipatan atau pegunungan, ,perbukitan yang
pelengkungan. akibatnya, lapisan batuan
bergelombang mengalami perubahan posisi.
*ilustrasikan : 3 - 5 lembar handuk masing-masing dilipat 2x dan
ditumpuk secara bersusun (sebagai kulit bumi yang tersusun
lapisan batuan). Kemudian berikan tekanan dengan cara
mendorong pada sisi kanan dan kiri secara perlahan, maka
lembaran handuk yang elastis tersebut akan mengalami
*ilustrasikan: jika sebatang coklat
pengangkatan berupa bentuk lipatan (tidak berbentuk datar lagi)

adalah lapisan batuan kulit bumi yang


kemudian mendapat tekanan dengan
cara mendorong pada sisi kanan dan
kiri coklat dengan tenaga yang kuat
dan waktu yang cepat, maka bagian
tengah coklat tersebut akan tertekan
dan patah
Bagian ● Lipatan Tegak :membagi sinklin dan anktiklin sama besar atau
simetris. Lipatan tegak dihasilkan dari kekuatan yang sama yang

Lipatan ●
mendorong dua sisi dengan seimbang

Lipatan Miring :lipatan tegak yang memperoleh tekanan secara


terus-menerus sehingga bentuknya tidak lagi tegak melainkan
miring ke salah satu sisi. Lipatan miring terjadi ketika kekuatan
- Antiklinal : merupakan bagian lipatan yang memiliki posisi lebih tenaga pendorong di salah satunya sisi lebih kuat, maka akan
tinggi dari bagian lipatan lainnya ex : perbukitan menghasilkan kenampakan yang salah satu sisinya lebih curam.
- Sinklinal : merupakan bagian lipatan yang memiliki bagian yang
lebih rendah dari bagian lipatan lainnya ex : lembah ● Lipatan Menggantung :kelanjutan dari lipatan miring yang terus
mendapat dorongan. lipatan ini mempunyai puncak yang
menggantung atau bagian puncaknya terdorong sangat tinggi
sehingga bentuknya seperti menggantung.

Jenis ● Lipatan Isoklinal : lipatan yang memiliki bidang sumbu yang sejajar

Lipatan
satu dengan yang lainnya. Lipatan ini disebabkan oleh adanya
dorongan yang terjadi secara berkelanjutan.

● Lipatan Rebah :lipatan yang memiliki bentuk landai Penyebab


terjadinya lipatan ini yaitu karena adanya dorongan secara
melintang dari satu arah.

● Lipatan Sesar Sungkup: merupakan kelanjutan dari lipatan rebah


yang mendapatkan tekanan secara terus menerus. Jika lapisan
tanah yang mengalami lipatan sesar sungkup tidak cukup elastis,
maka akan terjadi patahan
Bagian Patahan
Patahan/Fault sering
disebut juga dengan
sesar Hanging
A. Normal Fault wall

B. Reserve Fault

Jenis
Patahan
C. Strike Fault
● Normal Fault : Merupakan patahan yang memungkinkan satu blok
(footwall) lapisan batuan bergerak dengan arah relatif naik terhadap blok
lainnya (hanging wall). Ciri dari patahan ini adalah sudut kemiringan besar
Horst adalah puncak
Graben adalah lbagian patahan yang hingga mendekati 90 derajat.
patahan yang mengalami
mengalami penurunan. letaknya lebih
pengangkatan. Jika
terdapat aliran sungai
rendah dibandingkan dengan yang ada di ● Reserve Fault: Merupakan patahan dengan arah footwall (lapisan yang
kanan dan kirinya, seperti lembah yang bergerak) relatif turun dibanding hanging wall. Ciri dari patahan ini adalah
dapat terbentuk
aiapit dua pegunungan selain itu graben sudut kemiringan yang relatif kecil yaitu kurang dari 45 derajat.
kenampakan alam berupa dapat berupa cekungan yang apabila terisi
air terjun air dapat menjadi danau. Ex: d Toba ● Merupakan patahan yang arahnya relatif mendatar ke kiri atau ke kanan.
Arah patahan mendatar ini tidak sepenuhnya seluruh lapisan batuan
bergerak dengan arah mendatar namun sebagian ada yang bergerak
dengan arah vertikal. Bila gerakan patahan ke kanan di sebut sesar
geser sinistrial dan bila ke kiri dinamakan sesar geser dekstral.
Thank
You
Minggu depan kita lanjutkan masih
tentang tenaga endogen mengenai
seisme dan vulkanisme

Anda mungkin juga menyukai