PROPOSAL PENELITIAN
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KELANCARAN
PENGELUARAN ASI PADA IBU POST PARTUM DI BPM ELIS
TRISNAWATI BOGOR TAHUN 2023
Oleh:
NAMA : Serly Yulita Viana
NPM : 2204031042795
PROGRAM STUDI KEBIDANAN PROGRAM SARJANA
DAN PROGRAM STUDI PENDIDIKAN PROFESI
BIDAN PROGRAM PROFESI STIKES
BHAKTI PERTIWI INDONESIA
JAKARTA
2023/2024
SKRIPSI
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KELANCARAN
PENGELUARAN ASI PADA IBU POST PARTUM DI BPM ELIS
TRISNAWATI BOGOR TAHUN 2023
Oleh:
NAMA : Serly Yulita Viana
NPM : 2204031042795
PROGRAM STUDI KEBIDANAN PROGRAM SARJANA
DAN PROGRAM STUDI PENDIDIKAN PROFESI
BIDAN PROGRAM PROFESI STIKES
BHAKTI PERTIWI INDONESIA
JAKARTA
2023/2024
SKRIPSI
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KELANCARAN
PENGELUARAN ASI PADA IBU POST PARTUM DI BPM ELIS
TRISNAWATI BOGOR TAHUN 2023
Diajukan sebagai salah satu syarat untuk menyelesaikan
Program Studi Kebidanan Program Sarjana (S.Keb)
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bhakti Pertiwi Indonesia
dan untuk memperoleh gelar S.Keb
Oleh:
NAMA :Serly Yulita Viana
NPM : 2204031042795
PROGRAM STUDI KEBIDANAN PROGRAM SARJANA
DAN PROGRAM STUDI PENDIDIKAN PROFESI
BIDAN PROGRAM PROFESI STIKES
BHAKTI PERTIWI INDONESIA
JAKARTA
2023
PERNYATAAN TENTANG ORISINALITAS
Yang bertanda tangan di bawah ini, saya:
Nama :………………………………..
NIM :………………………………..
Program Studi :……………………………….
Angkatan :……………………………….(Alih jenjang)
Jenjang : Sarjana
Menyatakan bahwa saya tidak melakukan Tindakan plagiat dalam penulisan skripsi saya yang
berjudul:
…………………………………………………………………………………………………..
………………………………………………………………………………………………….
……………………………………………………………………………………………………
Apabila dikemudian hari saya terbukti melakukan Tindakan plagiat, maka saya bersedia menerima
sanksi yang ditetapkan.
Demikian surat pernyataan ini saya buat dengan sebenar-benarnya.
Jakarta,………………2023
Yang menyatakan,
Materai
Rp.10.000
(Nama Lengkap)
NPM
LEMBAR PERSETUJUAN
PROPOSAL PENELITIAN
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KELANCARAN
PENGELUARAN ASI PADA IBU POST PARTUM DI BPM ELIS
TRISNAWATI BOGOR TAHUN 2023
Telah disetujui, diperiksa, dan siap diujikan dihadapkan TIM Penguji
Program Studi Kebidanan Program Sarjana
Sekolah Tinggi IImu Kesehatan Bhakti Pertiwi Indonesa
Jakarta,………………….
Pembimbing
Pembimbing l Pembimbing ll
Nama & gelar Nama& gelar
Mengetahui,
Ketua Program Studi Kebidanan Program Sarjana
……………………………………………
NIDN
LEMBAR PERSETUJUAN
SKRIPSI
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KELANCARAN
PENGELUARAN ASI PADA IBU POST PARTUM DI BPM ELIS
TRISNAWATI BOGOR TAHUN 2023
Telah disetujui, diperiksa, dan siap diujikan dihadapkan TIM Penguji
Program Studi Kebidanan Program Sarjana
Sekolah Tinggi IImu Kesehatan Bhakti Pertiwi Indonesa
Jakarta,………………….
Pembimbing
Pembimbing l Pembimbing ll
Nama & gelar Nama& gelar
Mengetahui,
Ketua Program Studi Kebidanan Program Sarjana
……………………………………………
NIDN
LEMBAR PENGESAHAN
SKRIPSI
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KELANCARAN
PENGELUARAN ASI PADA IBU POST PARTUM DI BPM ELIS
TRISNAWATI BOGOR TAHUN 2023
Telah diuji dan dipertahankan di depan penguji dan dinyatakan memenuhi syarat
Jakarta,…………………..
Penguji
Penguji l Penguji ll
Nama & gelar Nama& gelar
NIDN. NIDN.
Mengetahui,
Ketua STIKes Bhakti Pertiwi Indonesia
……………………………………………
NIDN
BAB 1
PENDAHULUAN
1.1 Latar belakang
ASI adalah makanan pertama yang alami untuk bayi. ASI menyediakan semua energi
dan nutrisi yang dibutuhkan bayi untuk bulan-bulan pertama kehidupan. Menyusui adalah
cara yang sangat baik dalam menyediakan makanan ideal bagi pertumbuhan dan
perkembangan bayi yang sehat. Dalam rangka menurunkan angka kesakitan dan kematian
bayi, World Health Organization (WHO) merekomendasikan sebaiknya bayi hanya
disusui air susu ibu (ASI) selama paling sedikit 6 bulan, dan pemberian ASI dilanjutkan
sampai bayi berumur dua tahun (WHO, 2018).
Menurut WHO (world Health Organization) (2018), cakupan ASI eksklusif di seluruh
dunia hanya sekitar 36% selama priode 2014-2016. Berdasarkan hasil Riskesdas (2017),
cakupan pemberian ASI esklusif diindonesa sebesar 54,3%, dimana persentasi tertinggi
terdapat di propinsi maluku sebesar 79,7% dan terendah di propinsi maluku sebesar
25,2% (balitbangkes,2018). Pada tahun 2017 AKB (Angka Kematian Bayi ) dapat
dikatakan penurunan on the track (terus menurun) dan pada SDKI 2017 menunjukan
angka 32/1.000 KH (SDKI 2017). Dan pada tahun 2018 berdasarkan data SUPAS (Survei
Penduduk Antar Sensus) 2018 baik AKI (Angka Kematian Ibu ) maupun AKB ( Angka
Kematian Bayi) menunjukan penurunan AKI305/100.000 KH ; AKB 22,23/1000 KH
(SDKI 2018). Data kementrian Kesehatan mencatat, angka inisiasi menyusui dini (IMD)
di indonesa meningkat dari 51,8 persen pada 2019 menjadi 57,8 persen pada 2020. Angka
tersebut msaih jauh dari target sebesar 90 persen. Kenaikan yang sama juga terjadi pada
angka pemberian asi esklusif, dari 29,5 persen 2019 menjadi 35,7 persen pada 2020.
Angka ini juga terbilang sangat kecil jika mengingat pentingnya peran asi bagi kehidupan
anak (Kemenkes RI, 2018).
Angka keberhasilan bayi yang mendapat ASI Esklusif di indonesa menurut data
badan pusat statistik persentase pada tahun 2019 adalah sebanyak 66,9%, tahun 2020
sebanyak 69,62% dan tahun 2021 sebanyak 71,58% (Badan Pusat Statistik, 2022).
Cakupan ASI esklusif di Perofinsi Jawa Barat sebesar 76,46% (Badan Pusat Statistik,
2022). Sedangkan untuk wilayah kabupaten Ciamis menurut data Dinas Kesehatan
Kabupaten Ciamis bayi mendapat ASI Esklusif pada tahun 2019 sebanyak 45,96% (Dinas
Kesehatan Jawa Barat, 2021). Bila dihitung berdasarkan persentase bayi yang mendapat
ASI eksklusif, bayi yang mendapat ASI esklusif di Kota Bogor pada tahun 2020 baru
mencapai 53,15 %. Akan tetapi persentase pada tahun 2020 mengalami penurunan
daripada tahun 2019. Walaupum capaian kota lebih menurun, ada beberapa kecamatan
yang pada tahun 2020 persentase bayi mendapat asi esklusif lebih tinggi daripada tahun
2019, yaitu kecamatan Bogor Tengah, Bogor Barat dan Bogor Utara. Kecamatan Bogor
Tengah merupakan kecamatan dengan persentase ASI eksklusuf tertinggi dari pada
kecamatan lainya di tahun 2020, yaitu mencapai 75,04 persen yang merupakang kenaikan
capaian persentasi asi eksklusif tertinggi dari kecamatan lainnya. Hal sebaliknya terjadi di
Kecamatan Bogor Selatan. Persentasi ASI eksklusif di Bogor Selatan pada tahun 2020
hanya sebesar 44,2% dimana angka tersebut merupakan capaian terendah di tahun 2020.
Padahal pada tahun 2019 Kecamatan Bogor Selatan merupakan kecamatan dengan
capaian persentasi ASI tertinggi di Kota Bogor.(DP3A Kota Bogor, Perofil Anak Kota
Bogor, 2021).
Hasil penelitian Saraung (2018) dan Rusyantia (2018) menunjukkan, faktor-faktor
yang dapat mempengaruhi pengeluaran ASI pada ibu post partum adalah, perawatan
payudara, pola makan , faktor faktor yang mempengaruhi kelancaran pengeluaran ASI ,
stres, hubungan pengetahuan perawatan payudara ,masalah puting susu dan penganalisis
hubungan masalah puting susu.
Menurut NuzliatiT.Djam (2018), Banyak hal yang dapat mempengaruhi produksi
ASI. Peroduksi dan pengeluaran ASI dipengaruhi oleh dua hormon, yaitu prolaksin dan
oksitosin. Prolaktin mempengaruhi jumlah produksi ASI, sedangkan oksitosin
mempengaruhi peroses pengeluaran ASI. Prolaktin berkaitan dengan nutrisi ibu, semakin
asupan nutrisinya baik maka produksi yang di hasilkan juga banyak. Kandungan gizi dan
manfaat sayur lembayung bagi Kesehatan. Memperlancar produksi ASI pada ibu yang
menyusui, mencegah penyakit anemia dan melancarkan peredaran darah, memperkuat
tulang, sendi dan juga gigi, penambah tenaga dan mencegah lemah, letih dan kelesuan,
meningkatkan pola pikir dan kinerja dari otak. Meningkatkan air seni, mencegah
kerontokan rambut dan mengatasi payudara bengkak setelah melahirkan .
Berdasarkan study pendahuluan yang dilakukan di BPM Elis Trisnawati Bogor tahun
2023. Didapatkan data jumlah pasien ibu post partum normal dalam tiga bulan terakhir,
yaitu pada bulan Juli berjumlah 18 pasien, pada bulan Agustus berjumlah 20 pasien, pada
bulan septembetr berjumlah 17 pasin. Dilakukanya penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui Faktor-faktor yang mempengaruhi kelancaran pengeluaran asi di BPM Elis
Trisnawati pada tahun 2023.
Berdasarkan latar belakang tersebut, peneliti tertarik untuk melakukan penelitian
tentang “Faktor-Faktor yang mempengaruhi kelancaran pengeluaran ASI pada ibu post
partum di PMB Elis Trisnawati bogor tahun 2023”. Harapan penaliti adalah dengan
dilakukanya penelitian ininantinya dapat bermanfaat dalam memberikan asuhan
kebidanan pada kasus-kasus ibu dengan pengeluaran asi tidak lancer.
1.2 Rumusan masalah
Berdasarkan uraian diatas dan study pendahuluan yang di lakukan di BPM dilakukan
wawancara pada 10 pasien postpartum yang mempengaruhi kelancaran pengeluaran Asi
antara lain. Dilakukanya IMD, pola makan yang sehat ,perawatan payudara dan stress.
IMD dilakukan setelah bayi lahir. Dari 10 pasien tersebut ada 7 ibu postpartum yang
mengalami Asi tidak keluar dikarenakan kebanyakan ibu postpartum melakukan pola
makan yang tidak seimbang atau kurang nutrisi karena pantangan dari orang tua tidak di
bolehkan makan ayam,daging , telur ,ikan dan buah-buahan. Karena vagina bau amis dan
luka jahitan tidak cepat kering maka dari itu ibu postpartum mebih disarankan makan
tempe dan tahu saja yang menyebabkan kurangnya nutrisi sehinga produksi asi kurang
maksimal. Dan kurang pahamnya cara perawatan payudara yang baik dan benar selain
itu stress juga menjadi salahsatu penyebab Asi tidak keluar pada ibu postpartum karna
kurangnya dukungan pada keluarga dan pola istirahat yang tidak cukup
Maka dapat dirumuskan masalah dalam penelitian ini adalahsebagai berikut “fator faktor
yang mempengaruhi kelancara pengeluaran asi pada ibu post partum di BPM, Elis
Trisnawati, Bogor Tahun 2023 ?”
1.3 Tujuan Penelitian
1.3.1 Tujuan umum
Untuk di ketahuinya “Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kelancaran
Pengeluaran Asi Pada Ibu Post Partum BPM Elis Trisnawati Bogor Tahun 2023”
1.3.2 Tujuan khusus
1) Untuk mengetahui distribusi frekwensi Kelancaran Pengeluaran Asi Pada Ibu
Post Partum berdasarkan IMD,pola makan,perawatan payudara ,stress di BPM
Elis Trisnawati Bogor Tahun 2023 .
2) Untuk mengetahui hubungan IMD dengan Kelancaran Pengeluaran Asi Pada
Ibu Post Partum di BPM Elis Trisnawati Bogor Tahun 2023 .
3) Untuk mengetahui hubungan keadaan pola makan dengan Kelancaran
Pengeluaran Asi Pada Ibu Post Partum di BPM Elis Trisnawati Bogor Tahun
2023.
4) Untuk mengetahui hubungan keadaan perawatan payudara dengan Kelancaran
Pengeluaran Asi Pada Ibu Post Partum di BPM Elis Trisnawati Bogor Tahun
2023.
5) Untuk mengetahui hubungan keadaan stress dengan Kelancaran Pengeluaran
Asi Pada Ibu Post Partum di BPM Elis Trisnawati Bogor Tahun 2023.
1.4 Manfaat Penelitian
1.4.1 Bagi STIKes Bhakti Pertiwi Indonesia
Sebagai bahan pengembangan ilmu untuk meningkatkan pengetahuan tentang
faktor-faktor yang mempengaruhi pengeluaran asi pada ibu post partum di BPM
Elis Terisnawati Bogor Tahun 2023. Selain itu, penelitian ini diharapkan menjadi
bahan bacaan atau masukan bagi pengunjung perpustakaan STIKes Bhakti Pertiwi
Indonesia dalam menambah wawasan dan pengalaman mahasiswa untuk
melakukan penelitian selanjutnya.
1.4.2 Bagi Responden
Perlunya Ibu untuk meningkatkan informasi tentang faktor-faktor yang
mempengaruhi pengeluaran asi pada ibu post partum di BPM Elis Terisnawati
bogor Tahun 2023, hal ini bertujuan untuk memberi pemahaman dan dapat
dijadikan sebagai bahan rujukan atau contoh bagi ibu-ibu post partum untuk
memberikan pengetahuan tentang faktor penyebab asi tidak keluar.
1.4.3 Bagi Tempat Penelitian
Dapat memberikan pengetahuan dan informasi tentang factor-faktor yang
mempengaruhi pengeluaran asi pada ibu post partum dan penanganannya dengan
terapi alternative sehingga dapat meningkatkan kualitas dan produktivitas
pendidikan khususnya di BPM Elis Trisnawati Bogor Tahun 2023 .
1.4.4 Bagi Peneliti Selanjutnya
Peneliti selanjutnya dapat mengembangkan dan melanjutkan penelitian ini secara
mendalam dengan menggunakan variable-variabel lainnya yang belum diteliti
dengan memperluas variable yang akan diteliti, subjek penelitian serta metode
penelitian dengan skala lebih besar.
1.5 Ruang lingkup
Ruang lingkup dalam penelitian ini adalah keperawatan maternitas.hal ini di tunjukan
subyek dalam penelitian ini adalah ibu post partum yang diberikan Tindakan pijat
oksitosin.
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui “faktor fator yang mempengaruhi pengeluaran
Asi pada ibu post partum di BPM Elis Terisnawati Bogor Tahun 2023”.