0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
100 tayangan7 halaman

Modul Dasar Kecantikan 1

Modul ajar ini dirancang untuk mata pelajaran Dasar-Dasar Kecantikan dan Spa di SMKS Misi Bagi Bangsa, dengan fokus pada pemahaman industri kecantikan dan spa. Pembelajaran menggunakan model Problem Based Learning dan mencakup asesmen diagnostik serta kegiatan kelompok untuk meningkatkan pemahaman peserta didik. Tujuan akhir adalah agar peserta didik dapat menjelaskan konsep dan proses bisnis di bidang kecantikan dan spa.

Diunggah oleh

friskamanomua
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
100 tayangan7 halaman

Modul Dasar Kecantikan 1

Modul ajar ini dirancang untuk mata pelajaran Dasar-Dasar Kecantikan dan Spa di SMKS Misi Bagi Bangsa, dengan fokus pada pemahaman industri kecantikan dan spa. Pembelajaran menggunakan model Problem Based Learning dan mencakup asesmen diagnostik serta kegiatan kelompok untuk meningkatkan pemahaman peserta didik. Tujuan akhir adalah agar peserta didik dapat menjelaskan konsep dan proses bisnis di bidang kecantikan dan spa.

Diunggah oleh

friskamanomua
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

MODUL AJAR

Informasi Umum
A. Identitas Modul
Satuan Pendidikan SMKS Misi Bagi Bangsa
Mata Pelajaran/ Semester Dasar-Dasar Kecantikan Dan Spa
Fase/ Kelas E/X
Tahun Ajaran 2025 - 2026
Elemen/ Sub Elemen Industri Kecantikan dan Spa / Industri Kecantikan
Alokasi Waktu 12 JP x 45 menit
Pertemuan ke 1 (Satu)
Profil Pelajaran Pancasila Bernalar kritis dan kreatif
Model Pembelajaran Problem Based Learning
Sarana / Prasarana Laptop, Speaker, Proyektor, Papan tulis, dan Penghapus

A. Tujuan Pembelajaran
1. Peserta didik dapat memahami konsep salon kecantikan dan kulit dengan (P3), menguraikan
fungsi utama salon kecantikan kulit, mengenal jenis salon kecantikan kulit dengan baik
Pertayaan Pemantik
1. Apakah pengertian industri kecantikan dan spa?
2. Apa sajakah kegiatan usaha bidang kecantikan dan spa?
Persiapan Pembelajaran
1. Guru melakukan asesmen diagnostik untuk pemetaan dan merancang strategi pembelajaran
pada peserta didik sebelum memulai pembelajaran.
2. Guru menyiapkan bahan tayang dalam bentuk power point mengenai materi proses bisnis
industri kecantikan dan spa.

B. Langkah-Langkah Pembelajaran

Kegiatan Deskripsi Alokasi


Waktu
Pendahuluan a. Guru membuka kegiatan pembelajaran dengan 20 menit
mengucapkan salam dan menyapa peserta didik.
b. Guru mengajak salah seorang peserta didik untuk
memimpin doa bersama.
c. Guru memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap
disiplin kepada peserta didik dan melakukan perkenalan
singkat.
d. Guru melakukan apersepsi dengan memberikan
pertanyaan pemantik sebagai cara untuk mengetahui
kompetensi awal peserta didik.
e. Guru melakukan asesmen diagnostik non-kognitif dan
kognitif di awal pertemuan.
f. Guru memberikan sedikit penjelasan tentang konsep
industri kecantikan dan spa.
g. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang ingin
dicapai dalam materi konsep industri kecantikan dan spa.
Kegiatan Inti Langkah 1. Orientasi masalah 500 menit
a. Guru memberikan rangsangan kepada peserta didik untuk
memusatkan perhatian pada topik yang akan dibahas.
b. Guru bertanya tentang apa pengertian industri kecantikan
dan spa?
c. Guru bertanya tentang apa sajakah kegiatan usaha bidang
kecantikan dan spa?
d. Peserta didik diminta menulis pengertian industri
kecantikan dan kegiatan usaha bidang kecantikan dan spa.
e. Peserta didik diminta menarik kesimpulan.
f. Guru mendorong peserta didik untuk mempelajari dan
mengumpulkan informasi lain dari berbagai sumber untuk
mendapatkan informasi dan pemahaman yang lebih
mendalam mengenai industri kecantikan dan spa.

Langkah 2. Mengorganisasi peserta didik


a. Peserta didik dibagi ke dalam kelompok terbatas, yaitu
dengan teman sebangku.
b. Peserta didik bersama teman sebangku diminta
mengerjakan Aktivitas Mandiri.

Langkah 3. Membimbing penyelidikan individu dan


kelompok
a. Guru berkeliling untuk melihat proses dan perkembangan
pekerjaan dari peserta didik.
b. Guru melihat hasil pengamatan dari pekerjaan peserta
didik/kelompok dan melakukan diskusi singkat tentang topik
apa yang sudah dicapai.
c. Guru memberikan bantuan terbatas, apabila ada peserta
didik/kelompok yang mengalami kesulitan.

Langkah 4. Mengembangkan dan menyajikan hasil


karya
a. Guru meminta dengan sukarela perwakilan peserta
didik/kelompok untuk mempresentasikan hasil diskusinya
terkait konsep industri kecantikan.
b. Peserta didik/kelompok lain diminta menanggapi dan
memberikan argumen tentang hasil diskusi yang
dipresentasikan oleh perwakilan peserta didik/kelompok.
c.Guru meminta perwakilan peserta didik/kelompok lain
untuk mempresentasikan hasil diskusi terkait konsep industri
kecantikan.
d. Peserta didik/kelompok lain diminta kembali untuk
menanggapi dan memberikan argumen tentang hasil diskusi
yang dipresentasikan oleh perwakilan peserta
didik/kelompok lain.

Langkah 5. Menganalisis dan mengevaluasi proses


pemecahan masalah
a. Guru meminta semua peserta didik untuk saling
melakukan apresiasi terhadap peserta didik/kelompok yang
telah sukarela mempresentasikan hasil diskusi dan peserta
didik yang sudah terlibat aktif dalam pembelajaran.
b. Guru memberikan penguatan apabila ada jawaban peserta
didik yang kurang sesuai.
c. Guru memberikan soal post-test berupa 5 soal esai untuk
mengecek pemahaman peserta didik dan memberikan umpan
balik pembelajaran.
Penutup a. Guru bersama peserta didik melakukan refleksi mengenai 20 menit
pembelajaran yang telah dilakukan, yaitu konsep industri
kecantikan.
b. Guru mengonfirmasi materi yang akan dibahas pada
pertemuan berikutnya, yaitu faktor kesuksesan dalam bisnis
kecantikan.
C. Assesmen
Rencana Assesmen
Peserta didik mengerjakan tugas terstruktur untuk melatih literasi dan pemahaman materi dengan
cara membuat Tugas Individu, yaitu membuat ringkasan menggunakan bahasa sendiri tentang
proses bisnis industri kecantikan dan spa.

Pengayaan dan Remedial


 Pengayaan : peserta didik diminta belajar bersama teman sekelas yang masih
mengalami hambatan belajar dengan menjadi tutor sebaya.
 Remedial : peserta didik diminta mengerjakan ulang Tugas Individu yang belum
dapat dikerjakan dengan baik.

KKTP
 Peserta didik dapat menjelaskan konsep industri kecantikan dan spa.
 Peserta didik dapat mengidentifikasi peran kecantikan dan spa dalam industri pariwisata dan
perhotelan.
 Peserta didik dapat mengidentifikasi proses bisnis di bidang kecantikan dan spa.
 Peserta didik dapat menjelaskan proses produksi di bidang kecantikan dan spa.

Refleksi Peserta Didik dan Guru


Refleksi Peserta Didik
 Cobalah Anda tuliskan kembali tentang industri kecantikan dan spa?
 Apa saja kegiatan usaha di bidang kecantikan dan spa?
Refleksi Guru
 Apakah pembelajaran telah berlangsung sesuai rencana?
 Apakah peserta didik yang mengalami hambatan dapat teridentifikasi dan terfasilitasi
dengan baik?

Glosarium
Beauty salon : adalah tempat yang menyediakan pelayanan perawatan kulit tubuh, perawatan
kuku tangan dan kaki, perawatan wajah, perawatan rambut, pengaplikasian kosmetik, serta
penghilangan rambut di daerah tertentu (hair removal).

Daftar Pustaka
Ahmad. (2014). Rahasia Kecantikan Kulit Wajah. Jakarta : Carta PPS.
Azhar Arsyad. (2005). Media Pembelajaran. Jakarta : PT. Raja Grafindo Pustaka.
Basuki, Kinkin S. (2001). Tampil Cantik dengan Perawatan Sendiri. Jakarta : Gramedia Pustaka
Mandiri.

Mengetahui, Batam, Juli 2025


Kepala SMKS Misi Bagi Bangsa Guru Mata Pelajaran

Jeugelin S. Kowaas, S.Th, M.Pd Friska Manurung S.Pd


MATERI PEMBELAJARAN

Industri Kecantikan
1. Pengertian Kecantikan
Kecantikan berasal dari kata cantik yang berarti bagus, elok, dan indah. Kecantikan
adalah keindahan dan keelokan, baik tentang wajah maupun bentuk tubuh. Mayoritas
perempuan di Indonesia beranggapan bahwa definisi caągik adalah ketika seorang
wanita memiliki tubuh yang sehat dan terawat, memiliki wajah yang bersih dan mulus,
serta memiliki rasa percaya diri yang tinggi dan etika yang baik.
Definisi itulah yang memotivasi wanita untuk tetap terlihat cantik dan bugar dengan cara
melakukan perawatan kecantikan sebagai bentuk relaksasi diri setelah jenuh
beraktivitas. Hal inilah yang kemudian membuat kaum wanita berłomba-lomba untuk
menjadi cantik yang sempurna.
Fenomena iłu tentu menjadi peluang bisnis yang menggiurkan. Para pelaku industri
kecantikan pun memanfaatkannya dengan menghadirkan klinik-klinik kecantikan, salon-
salon kecantikan, treatments spa, dan merek baru kosmetik. Semua ini ditujukan untuk
memenuhi kebutuhan para wanita untuk menunjang penampilan wajah dan tubuh yang
mereka inginkan.

2. Profil Industri Kecantikan


Abad ke-20 atau sekitar tahun 1901, usaha di bidang kecantikan berkembang dengan
sangat pesat. Saat itu usaha kecantikan tidak hanya memotong dan menata rambut saja,
tetapi juga melakukan perawatan kulit, kesehatan rambut, dan lainnya sehingga istilah
salon kecantikan mulai dipakai. Seiring dengan perkembangan zaman dan teknologi,
istilah usaha di bidang kecantikan pun berkembang menjadi industri kecantikan.
Faktor usia, gaya hidup, lingkungan, dan paparan sinar matahari akan menyebabkan
kondisi kesehatan kulit semakin menurun apabila tidak dirawat dengan baik. Akibatnya,
elastisitas kulit akan berkurang dan dapat memicu munculnya kerutan-kerutan halus
pada kulit. Selain kerutan-kerutan halus, flek hitam juga akan muncul dan mengganggu
kesehatan kulit wajah.

3. Jenis-Jenis Industri Kecantikan


Jenis-jenis industri kecantikan merupakan semua lini usaha yang berkaitan dengan
kecantikan, mulai dari industri kosmetik hingga usaha di bidang salon kecantikan.
Secara umum, pelayanan salon kecantikan meliputi jasa kesehatan kulit dan wajah,
perawatan rambut, manikur (perawatan kuku dan tangan), pedikur (perawatan kuku dan
kaki), body massage (pijat tubuh), dan waxing. Dalam perkembangannya, salon
kecantikan terbagi menjadi usaha jasa yang lebih spesifik sebagai berikut:
a. Klinik Kecantikan
Klinik kecantikan adalah tempat yang
menyediakan pelayanan berupa treatments
(perawatan) yang dapat meningkatkan Kesehatan
kulit. Pelayanan dalam klinik kecantikan
melibatkan tindakan medis dengan peralatan yang canggih. Berbeda dengan salon,
pada klinik kecantikan akan dilayani oleh dokter spesialis kulit atau dokter Yang
telah berlisensi di bidang kecantikan. Berikut ini jenis-jenis pelayanan di klinik
kecantikan.
b. Beauty Salon
Beauty salon (salon kecantikan) adalah tempat
yang menyediakan pelayanan perawatan kulit
tubuh, perawatan kuku tangan dan kaki,
perawatan wajah, perawatan rambut,
pengaplikasian kosmetik, serta penghilangan rambut di daerah tertentu (hair
removal).

c. Hair Salon
Hair salon (salon rambut) adalah tempat pelayanan
perawatan yang berhubungan dengan rambut saja.
Misalnya, jasa perawatan rambut, pemangkasan
rambut, penataan rambut, pewarnaan rambut,
pencucian rambut, perawatan spesial seperti
penyambungan rambut (hair extensions), dan penghilangan rambut di daerah
tertentu.

d. Barber Shop
Barber shop (tempat pangkas rambut) adalah salon
khusus kaum pria yang melayani kebutuhan
penampilan pria, mulai dari memangkas rambut,
menata rambut, hingga mencukur rambut di wajah
seperti kumis dan jenggot. Sekarang ini banyak
barber shop yang menyediakan produk dan perawatan kesehatan rambut seperti
creambath dan sebagainya
e. Nail Salon
Nail salon (salon kuku) adalah salon khusus yang
melayani perawatan kuku saja. Perawatan
dilakukan oleh teknisi kuku yang biasa disebut
"manicurists" atau "nailists". Salon kuku
menyediakan semua perawatan khusus kuku kaki, kuku tangan, kulit di sekitar kuku,
dan melayani nail art (seni merias kuku) yang bervariasi.

f. Bridal Salon
Bridal salon (salon pengantin) adalah tempat
khusus pelayanan kebutuhan tata rias
pengantin, mu\ai rias wajah sampai penataan
rambut. Bahkan, lengkap dengan menyediakan banyak pi\ihan gaun beserta
aksesoris untuk menunjang penamepilan pengantin.
LEMBAR OBSERVASI UNTUK KEGIATAN PEMBELAJARAN

Nama Siswa :

Kelas :

Pertemuan Ke :

Hari/Tanggal Pelaksanaan :

Skors Penilaian

Sangat
No Aspek yang diamati Kurang Cukup Baik
baik

1. Pendahuluan

Melakukan doa sebelum belajar

Mencermati penjelasan guru terkait


dengan materi yang akan dibahas

2. Kegiatan inti

Keaktifan siswa dalam pembelajaran

Kerja sama dalam kelompok

Mengajukan pertanyaan

Menyampaikan pendapat

Menghargai pendapat orang lain

3. Penutup

Menyampaikan refleksi pembelajaran

Memperhatikan arahan guru berkaitan


materi selanjutnya.

Keterangan :
Skor 1 = Kurang
Skor 2 = Cukup
Skor 3 = Baik
Skor 4 = Sangat Baik
ASESMEN FORMATIF

1. Kegiatan Pembelajaran 1

Salon Kecantikan Kulit


Kali ini kalian akan melihat tayangan video tentang aktivitas di sebuah salon, kemudian
ikuti langkah-langkah yang muncul dalam video pada tautan berikut ini!

https://www.youtube.com/watch?v=KCwAh9jJiFg

Video yang terdapat pada tautan di atas menggambarkan suasana pelayanan yang
ada di salon kecantikan.

Pertanyaan Pemantik
1. Pernahkah kalian mengunjungi salon yang
khusus melakukan pelayanan perawatan kulit
wajah saja?
2. Apa yang ada di benak kalian setelah
menyaksikan tayangan video tadi?
3. Tuliskan pertanyaan kalian yang berkaitan
dengan tayangan video tersebut dalam kolom
di bawah ini!
4. Buat lima kata kunci yang menurut kalian
sesuai dengan video tersebut!

Kunci jawaban
Menuliskan informasi tentang gambaran suasana di salon kecantikan kulit. Isian hasil diskusi
berupa informasi dituliskan pada tabel 1.1 dalam Buku Siswa.
Menuliskan informasi tentang perbedaan yang terjadi di industri salon kecantikan kulit. Hasil
jawaban peserta didik dituliskan pada tabel 1.2 dalam Buku Siswa.

Penilaian
Berikut merupakan penilaian yang dilakukan dalam pembelajaran 1.
a. Jenis : Tes
b. Bentuk : Tes tulis
c. Instrumen : Uraian (tergantung dari variasi hasil jawaban peserta didik

Anda mungkin juga menyukai