0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
33 tayangan2 halaman

Materi Teks Argumentasi

Teks anekdot adalah cerita singkat dan lucu yang sering mengandung sindiran atau kritik terhadap peristiwa atau orang tertentu, dengan tujuan menghibur dan menyampaikan pesan moral. Ciri-ciri anekdot meliputi singkat, lucu, mengandung pesan moral, dan berhubungan dengan kejadian nyata, serta memiliki struktur yang terdiri dari abstrak, orientasi, krisis, reaksi, dan koda. Contoh anekdot menggambarkan interaksi antara pengacara sombong dan tukang becak, yang menyampaikan pesan bahwa kesuksesan sejati tidak hanya diukur dari kekayaan materi.

Diunggah oleh

lyana
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
33 tayangan2 halaman

Materi Teks Argumentasi

Teks anekdot adalah cerita singkat dan lucu yang sering mengandung sindiran atau kritik terhadap peristiwa atau orang tertentu, dengan tujuan menghibur dan menyampaikan pesan moral. Ciri-ciri anekdot meliputi singkat, lucu, mengandung pesan moral, dan berhubungan dengan kejadian nyata, serta memiliki struktur yang terdiri dari abstrak, orientasi, krisis, reaksi, dan koda. Contoh anekdot menggambarkan interaksi antara pengacara sombong dan tukang becak, yang menyampaikan pesan bahwa kesuksesan sejati tidak hanya diukur dari kekayaan materi.

Diunggah oleh

lyana
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Teks anekdot adalah cerita singkat dan lucu yang seringkali mengandung

sindiran atau kritikan terhadap suatu peristiwa, orang, atau situasi


tertentu. Anekdot bertujuan untuk menghibur sekaligus menyampaikan
pesan moral atau kritik secara tersirat.

Pengertian Teks Anekdot:

Teks anekdot, menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), adalah


cerita singkat yang lucu dan mengesankan. Biasanya, teks anekdot
mengangkat cerita tentang orang penting atau terkenal, dan kejadian
yang diceritakan seringkali berdasarkan pada kenyataan. Meskipun
demikian, ada juga anekdot yang merupakan cerita rekaan.

Ciri-ciri Teks Anekdot:

 Singkat dan padat:

Anekdot memiliki cerita yang ringkas dan tidak bertele-tele.

 Lucu dan menghibur:

Unsur humor menjadi bagian penting dari teks anekdot, yang


membuatnya menarik dan menyenangkan untuk dibaca atau
didengarkan.

 Mengandung pesan moral atau sindiran:

Meskipun lucu, anekdot juga seringkali mengandung pesan moral, kritik


sosial, atau sindiran terhadap suatu isu.

 Berhubungan dengan kejadian nyata:

Meskipun bisa berupa rekaan, anekdot seringkali terinspirasi dari kejadian


nyata yang terjadi di sekitar.

Struktur Teks Anekdot:

Teks anekdot umumnya memiliki struktur sebagai berikut:

1. Abstrak: Bagian awal cerita yang berisi gambaran umum tentang


cerita yang akan disampaikan.

2. Orientasi: Bagian yang memperkenalkan tokoh, latar, dan situasi


cerita.

3. Krisis/Komplikasi: Bagian yang menceritakan inti cerita atau


masalah yang dihadapi oleh tokoh.

4. Reaksi: Bagian yang menunjukkan bagaimana tokoh mengatasi


masalah atau merespons krisis.
5. Koda: Bagian penutup cerita yang berisi kesimpulan atau pesan
moral.

Contoh Teks Anekdot:

Berikut adalah salah satu contoh teks anekdot:

Judul: Tukang Becak dan Pengacara

Seorang pengacara terkenal yang sombong sedang naik becak. Di tengah


perjalanan, ia melihat seorang tukang becak yang sedang mendorong
becaknya dengan susah payah. Pengacara itu pun mengejek tukang
becak, "Hei, dasar tukang becak miskin! Mau jadi orang kaya susah,
ya?" Tukang becak itu hanya tersenyum dan menjawab, "Tentu saja susah,
Pak. Tapi, saya tidak pernah menyusahkan orang lain seperti
Bapak." Mendengar jawaban itu, pengacara itu terdiam dan merasa malu.

Pesan Moral: Anekdot ini menyindir perilaku sombong seorang pengacara


dan menunjukkan bahwa kesuksesan sejati tidak selalu diukur dari
kekayaan materi, tetapi juga dari sikap dan perilaku terhadap sesama

Anda mungkin juga menyukai