ANALISIS JABATAN: APA, MENGAPA, UNTUK APA?

n

Analisis Jabatan (Anjab): proses, metode dan teknik untuk mendapatkan data jabatan yg diolah menjadi informasi jabatan guna penyusunan kebijakan, program pembianaan/penataan lembaga, kepegawaian, ketatalaksanaan dan perencanaan kebutuhan diklat serta umpan balik bagi organisasi. Tiga tahap Anjab:
1. 2. 3.

n

Mengumpulkan data jabatan Mengolah menjadi informasi jabatan Menyajikan informasi bagi: kelembagaan, kepegawaian, manajemen / ketatalaksanaan, dan perencanaan kebutuhan diklat.

nilai jabatan. tugas. Bahan kerja. . Masukan kerja (benda. pengalaman. hari & jam kerja. syarat fisik. jasa. fungsi pekerja 6. perlengkapan. Identitas. orang lain 7. jalur jabatan. Syarat jabatan. Identitas jabatan. pendidikan formal. Keluaran kerja pemegang jabatan (benda. Kewajiban. pelatihan/kursus. Hasil kerja. 8. Kondisi pelaksanaan. wewenang. perkakas. arus proses kerja. Perangkat kerja. tanggungjawab. Pelaksanaan kerja. kegiatan. Alat untuk memroses bahan (mesin. minat kerja. menyangkut nama jabatan. data) 4. Hubungan jabatan. informasi) 3. bidang kerja. Fungsi. kondisi lingk. pengetahuan. Hub dg: jabatan lain. Kemampuan kerja. temperamen. jasa.INFORMASI JABATAN 1. kode & ringkasan tugas 2. alat kerja lain) 5. unsur. peraturan kepegawaian. bakat.

8.8/2003 Kepmendagri No. 3. 7.32/2004 UU No.43/1999 ttg Pokok-pokok Kepegawaian PP No. 6. 11.DASAR PERATURAN 1. 10.01/2003 ttg Juklak atas PP No. Penyidikan dan Diklat PNS PP No.8/2005 ttg perubahan atas UU No. 9.8/2003 ttg Pedoman Organisasi Perangkat Daerah PP No.130-67 th 2002 ttg Pengakuan Kewenangan Kab/Kota PP No.9/2003 ttg Wewenang pengangkatan & pemberhentian PNS SKB Menpan & Mendagri No. 5.6. 4. 2.4/2005 ttg Pedoman Anjab di lingkungan Depdagri dan Pemda .7. UU No.8/2003 ttg Pembinaan.32/2004 ttg Sistem Pemerintahan Daerah UU No.72/2005 ttg Desa Kepmendagri No.97/2000 ttg Formasi PNS Permendagri No.

21/2000 ttg Kewenangan Daerah Perda No.5/2001 ttg Susunan & Tatakerja Setda dan Sekretariat DPRD Perda No.20/2002 ttg Pembentukan Lembaga Teknis Daerah Perda No. No.25/2000 ttg Pembentukan SOT Kecamatan Perda ttg SOT No.17/2002 untuk Kantor Pengelolaan Pasar. dan No. Perda No. 6. 4.18/2002 untuk Dinas Kependudukan dan KB .16/2002 untuk Kantor Pengendalian Dampak Lingkungan.DASAR ANJAB DI PEMDA GUNUNGKIDUL 1. 2.19/2002 ttg Pembentukan Dinas-dinas Daerah Perda No. 5. 3.

Bappeda Badan Pengelola Keuangan dan Kekayaan Daerah Badan Kepegawaian Daerah Inspektorat Daerah . 4. 5.LEMBAGA DI PEMDA GUNUNGKIDUL (Sekretariat & Badan/Inspektorat) 1. 6. 2. Sekretariat Daerah Sekretariat DPRD Badan/Inspektorat (4 bh): 3.

Kantor Kesbanglinmas 12. Kantor Pengendalian Dampak Lingkungan 11. Satuan Polisi Pamong Praja . Kantor Penyuluhan Pertanian Daerah 15. Kantor Kependudukan dan Capil 8. Kantor Penyelenggara Pelayanan Terpadu Satu Pintu 16. Kantor Pengelolaan Pasar 10. Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah 14. Rumah Sakit Umum Daerah Wonosari 17. Kantor Pertambangan dan Energi 9. Kantor Informasi dan Komunikasi 13.LEMBAGA DI PEMDA GUNUNGKIDUL (Kantor) Kantor (9 bh): 7.

30. 22. 26. 20. Dinas Pendidikan Dinas Kesehatan & KB Dinas Pertanian Tanaman Pangan & Holtikultura Dinas Peternakan Dinas Kelautan dan Perikanan Dinas Kehutanan dan Perkebunan Dinas Pekerjaan Umum Dinas Tenagakerja & Transmigrasi Dinas Perindag Dinas Sosial & Pemberdayaan Masyarakat Dinas Perhubungan Dinas Pariwisata & Kebudayaan Kecamatan (18) . 28. 19. 29. 27. 23. 25. 21. 24.LEMBAGA DI PEMDA GUNUNGKIDUL (Dinas & Kecamatan) Dinas (12 bh): 18.

BEBERAPA CATATAN 1. 6. informasi) sudah dipahami setiap pegawai? Apakah hasil Anjab untuk kepentingan mikro (inventarisasi jabatan s.d. Perpust & Arsip. 1994. PPTSP. Kelautan & Perikanan) semuanya belum diAnjab Apakah pola 47 lembaga. 5. PPL. 370 jabatan struktural) Apakah penempatan pegawai/pejabat sudah sesuai dengan Anjab? Apakah produk / hasil kerja yg terjabar dalam Anjab (benda. BP7. Mawil Hansip. PMD. 4. Din. Itwilkab. Sebagian Anjab sudah kedaluwarsa (Diperta. Peternakan. 1996) Satuan-satuan baru (5 lembaga: Kantor Tamben. peningkatan produktivitas pegawai) telah dapat terlaksana? . 3. penempatan pegawai)dan kepentingan makro (hub antar satuan s. 12 dinas sudah optimal? (PP 8/2003: maksimal 14 dinas. jasa. 2. 1991.d.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful