Anda di halaman 1dari 16

DIARE

Unit P2M/ Promkes


Puskesmas Nanggulan
Tahun 2008

Apakah Diare
itu???

Buang

air besar dengan


bentuk lembek/cair, lebih
sering dari biasanya (lebih
dari 3 kali dalam sehari).

PENYEBAB
Infeksi
DIARE

Malabsorsi

Alergi makanan dan

keracunan makanan
Imunodefisiensi/imu
nosupresi
Faktor lingkungan dan
perilaku

KLASIFIKASI
DIARE
Diare akut
Diare kronis
Diare Persisten
Diare Disentri

???

DIARE
Tanpa Dehidrasi

Dehidrasi

Ringan /Sedang

Berat

TANDA2 DEHIDRASI BERAT

Letargis atau tidak sadar


Mata cekung
Tidak bisa minum atau malas minum
Cubitan kulit perut kemblinya sangat

lama.

Tanda Dehidrasi
Ringan/Sedang
Gelisah,rewel/mudah marah
Mata cekung
Haus,minum dengan lahap
Cubitan kulit perut kembalinya lambat

PENANGANAN DEHIDRASI
RINGAN
Beri cairan tambahan (sebanyak anak

mau)

ASI tetap diberikan bagi anak yang masih menyusu


Oralit
Larutan gula garam
Cairan makanan ( air tajin,kuah sayur atau air matang)

Lanjutkan pemberian makan


Pergi ke pusat pelayanan kesehatan

PENANGANAN
DEHIDRASI
SEDANG/RINGAN
Berikan cairan tambahan seperti

penanganan dehidrasi ringan


Berikan oralit secara intensif selama
periode 3 jam
Ulangi penilaian dan klasifikasikan derajat
dehidrasinya.

PENANGANAN DEHIDRASI
BERAT
Rujuk segera ke pusat pelayanan

kesehatan untuk pengobatan lebih lanjut.

Penanganan Diare
persisten dan Disentri

Ulangi pemberian cairan

bila terjadi

dehidrasi.
Minumlah antibiotik sesuai anjuran dokter.

Tingkatkan pemberian ASI


Perbaiki pemberian makanan pendamping

ASI
Gunakan air bersih yang cukup
Cuci tangan dengan sabun
Gunakan jamban yang benar
Buang tinja bayi dan anak-anak yang tepat
Imunisasi campak

CARA PEMBUATAN ORALIT

Air matang 1 gelas (200 cc) dan campurkan 1


bungkus oralit untuk ukuran air 200 cc kemudian
aduk sampai larut
Berikan sesendok teh tiap 1-2 menit untuk anak
dibawah umur 2 tahun
Berikan beberapa teguk dari gelas untuk anak lebih
tua
Bila anak muntah, tunggulah 10 menit, kemudian
berikan cairan lebih lama (misalnya sesendok 2-3
menit)
Bila diare berlanjut setelah oralit habis, berikan cairan
lain seperti air tajin, kuah sayuran atau air matang.

Pemberian oralit setiap BAB sesuai


umur
UMUR
<1
tahun
1-4
tahun
>5
tahun
Dewasa

Jumlah oralit yang diberikan


tiap BAB
50-100 ml
100-200 ml
200-300 ml
300-400 ml

CARA PEMBUATAN LARUTAN


GULA GARAM (LGG)
Sediakan air matang 200 cc ( 1 gelas)
Tambahkan gula pasir 1 sendok makan

dan garam sepucuk sendok teh


Kemudian aduk sampai larut.