Anda di halaman 1dari 15

Course : S0743 - Traffic Engineering

Year : 2011

Traffic Characteristic
Session 2
TRAFFIC CHARACTERISTIC
Faktor Pengguna Jalan (Manusia)
Karakteristik Kendaraan
Komponen Jalan

Bina Nusantara University


3
TRAFFIC CHARACTERISTIC
(PEOPLE)
Penglihatan
Waktu Persepsi dan Reaksi
Peka Warna
Pendengaran
Perasaan
Tinggi Mata Pengemudi
Tinggi Pejalan Kaki
Kecepatan Pejalan Kaki
Penggeseran Lateral Terhadap Obyek
Zona Dilemma
Umur
Perilaku (Motivasi, Pengaruh Lingkungan, Pendidikan)
Bina Nusantara University
4
VEHICLE CHARACTERISTIC
Kendaraan Rencana
Kemampuan Olah Gerak (Maneuverability)
Gerak Lurus
Gerak Belok
Gerak Relatif
Jarak Pengereman

Bina Nusantara University


5
ROAD CHARACTERISTIC
Klas Jalan
Geometri Jalan
Plan (Alinemen Horisontal)
Profile (Alinemen Vertikal)
Cross Section (Potongan Melintang)
Kanalisasi Pada Simpang Sebidang
Jarak Pandangan
Jarak pandangan henti
Jarak pandangan menyiap
Jarak pandangan samping
Bina Nusantara University
6
TRAFFIC CHARACTERISTIC

Bina Nusantara University


7
Bina Nusantara University
8
Bina Nusantara University
9
Bina Nusantara University
10
Kondisi Jam Sibuk

Bina Nusantara University


11
TRAFFIC FLOW THEORY
1. Jenis Arus Lalu Lintas
2. Kecepatan
3. Volume
4. Arus
5. Faktor Jam Sibuk
6. Kerapatan

Bina Nusantara University


12
TRAFFIC FLOW VARIABLE
JENIS ARUS LALU LINTAS
Uninterrupted Flow atau Arus Tidak Terganggu
Arus yang ditentukan oleh interaksi kendaraan
kendaraan dan interaksi kendaraan jalan. Contoh
kendaraan di jalan tol atau jalan raya antar kota.
Interrupted Flow atau Arus Terganggu
Arus yang ditentukan (diatur) oleh alat atau cara dari luar
(eksternal) misalnya lampu atau marka lalu lintas.
Interaksi kendaraan kendaraan dan interaksi kendaraan
jalan mempunyai peranan kedua dalam menentukan
arus lalu lintas.
Pemahaman atas keadaan arus yang terjadi pada suatu keadaan
akan
Bina Nusantara menentukan jenis perlakuan, metoda analisis dan deskripsi
University
13
lalu lintas.
TRAFFIC FLOW VARIABLE
Speed (kecepatan) = v
Kecepatan adalah jarak per satuan waktu.
Tiap kendaraan di jalan raya mempunyai kecepatan yang
berbeda. Untuk keperluan kuantifikasi digunakan
kecepatan rata-rata sebagai variable signifikan yaitu
kecepatan rata-rata ruang (space mean speed) yang
diperoleh dengan merata-ratakan kecepatan individual
semua kendaraan dalam daerah studi.
Volume
Adalah jumlah kendaraan yang melewati satu titik tinjau
selama suatu perioda waktu. Biasanya volume langsung
dikonversikan ke arus (q) sebagai parameter yang lebih
berarti.
Jumlah kendaraan yang melewati satu titik selama 15 menit
Bina Nusantara University
disebut volume 15 menit. 14
TRAFFIC FLOW VARIABLE
Flow (Arus) = q
Flow adalah laju kendaraan yang melewati satu titik
( kendaraan per jam).
Volume 15 menit dapat dikonversi menjadi flow dengan mengalikan
empat. Bila volume 15 menit sebesar 100 mobil, maka flow adalah
100 x 4 = 400 kendaraan/jam. Sehingga untuk interval waktu 15
menit, kendaraan melintas titik tinjau dengan laju 400
kendaraan/jam.
Peak Hour Factor (Faktor Jam Sibuk) = PHF
Rasio laju arus jam2an (q60) dibagi dengan laju arus 15 menit
puncak (peak 15 min rate of flow) yang dinyatakan dalam arus
jam2an.
PHF = q60/q15
Density (Kerapatan) = k
Kerapatan adalah jumlah kendaraan yang ada dalam suatu ruas
jalan (kendaraan/km atau kendaraan/mil).
Kerapatan tinggi menunjukkan jarak antar kendaraan cukup
dekat, kerapatan rendah berarti jarak antar kendaraan cukup 15
Bina Nusantara University

jauh.