Anda di halaman 1dari 67

STIMULASI, DETEKSI, INTERVENSI

DINI TUMBUH KEMBANG

(SDIDTK)
Metode Pembelajaran
Pembelajaran Orang Dewasa
Ceramah/ tanya jawab
Praktik
Diskusi
Demonstrasi
TERIMA KASIH

SELAMAT MENGIKUTI PELATIHAN


Materi Inti 1.

KONSEP DASAR
TUMBUH DAN KEMBANG
Peserta mampu menjelaskan konsep dasar tumbuh dan
kembang
Tujuan Khusus
Peserta mampu menjelaskan
a. Pengertian tumbuh dan kembang
b. Faktor-faktor yang mempengaruhi tumbuh kembang
c. Aspek tumbuh kembang
d. Periode tumbuh kembang
e. Beberapa gangguan tumbuh kembang yang sering
ditemukan
a. Pengertian
Anak bukan merupakan seorang dewasa dalam bentuk mini,
oleh karena sifatnya berlainan dgn orang dewasa

Tumbuh dan berkembang


(sejak konsepsi akhir masa remaja)
PENGERTIAN PERTUMBUHAN
Bertambahnya ukuran fisik dan struktur tubuh
sehingga dapat diukur dengan satuan berat
badan, panjang badan, lingkar kepala

PENGERTIAN PERKEMBANGAN
Bertambahnya fungsi / kemampuan
Sensorik (dengar, lihat, raba, rasa, cium)
Motorik (gerak kasar, halus)
Kognitif (pengetahuan, kecerdasan)
Komunikasi / berbahasa
Emosi - sosial
Kemandirian
Ciri-ciri Tumbuh Kembang
Perkembangan menimbulkan perubahan
Tumbang tahap awal menentukan perkembangan selanjutnya
Kecepatan berbeda
Perkembangan berkolerasi dgn pertumbuhan
Perkembangan mempunyai pola yg tetap
Perkembangan memiliki tahap yg berurutan

Perkembangan merupakan hasil proses kematangan dan belajar


Kematangan merupakan proses intrinsik yg terjadi dg sendirinya
Belajar berasal dari latihan dan usaha
Pola perkembangan dapat diramalkan
Terdapat persamaan pola perkembangan pd semua anak
b. Faktor-faktor yg mempengaruhi
Tumbuh Kembang
1. Faktor Internal
Ras/etnik atau bangsa; suku, keluarga, umur,
jenis kelamin, genetik, kromosom

2. Faktor Eksternal
a. Prenatal (Masa Kehamilan)
b. Natal (Masa Persalinan)
c. Pasca natal (Masa Nifas)
Faktor yang mempengaruhi
NUTRITION

HEALTH

GENETIK
GENETIC

HORMON
HORMON

LOVE
Berat badan
Dipengaruhi oleh :
genetik (keturunan)
asupan nutrisi (makan, minum, camilan)
penyerapan usus, pengeluaran
aktivitas fisik
metabolisme tubuh, hormon
penyakit kronik : jantung, tbc,infeksi saluran kemih
kadar air dan lemak tubuh
Lingkar Kepala
Berhubungan dengan perkembangan volume otak
Lingkar kepala lebih besar dari normal (makrosefali))
88% IQ normal,
5 % keterbelakangan mental ringan,
7 % keterbelakangan mental berat (Lober & Priestly, 1981)
Lingkar kepala lebih kecil dari normal (mikrosefali)
keterbelakangan mental
d. Periode Tumbuh Kembang
1. Masa intra uterin (prenatal = janin)
Tiga periode:
a. Masa zigot : konsepsi 2 minggu
b. Masa embrio: 2 minggu 8/12 minggu
c. Masa fetus: 9/12 minggu akhir kelahiran
- Masa fetus dini : 9 minggu trimester II intra uterin
- Masa fetus lanjut: trimister terakhir

2. Masa ekstra uterin (postnatal = setelah lahir):


a. Masa neonatal: 0-28 hari
- Neonatal dini : 0-7 hari,
- Neonatal lanjut : 8-28 hari
b. Masa bayi: 0 hari-11 bulan
c. Masa balita: 12 59 bulan
d. Masa pra-sekolah: 60- 72 bulan
Periode Tumbuh kembang

Janin
Tahapan perkembangan
Umur 0-3 bulan
Mengangkat kepala 450
Menggerakkan kepala dari kiri/kanan ke tengah
Melihat/ menatap wajah
Mengoceh spontan/ bereaksi dgn mengoceh
Tertawa keras
Terkejut/ bereaksi terhadap suara keras
Membalas tersenyum
Mengenal ibu dgn penglihatan, penciuman,
pendengaran, kontak
tahap perkembangan
Umur 3-6 bulan
Berbalik dari telungkup ke telentang
Mengangkat kepala setinggi 90
Pertahankan kepala tetap tegak dan stabil
Menggenggam pensil
Meraih benda yang ada dalam jangkauan
Memegang tangan sendiri
Berusaha memperluas pandangan
Mengarahkan matanya pada benda-benda kecil
Mengeluarkan suara gembira bernada tinggi
Tersenyum ketika melihat mainan/ gambar yang menarik saat
bermain sendiri
tahap perkembangan
Umur 6-9 bulan
Duduk sendiri
Belajar berdiri, kedua kaki menyangga sebagian berat badan
Merangkak meraih mainan atau mendekati seseorang
Memindahkan benda dari satu tangan ketangan lainnya
Memungut 2 benda, dengan masing-masing tangan
Memungut benda sebesar kacang dengan cara meraup
Bersuara tanpa arti, mamama-bababa-dadada-tatata
Mencari mainan yang dijatuhkan
Bermain tepuk tangan/ ciluk- baa
Bergembira dengan melempar bola
Makan kue sendiri
tahap perkembangan
Umur 9-12 bulan
Mengangkat badannya ke posisi berdiri
Belajar berdiri selama 30 detik atau berpegangan di kursi
Berjalan dituntun
Mengulurkan lengan untuk meraih benda yang diinginkan
Menggenggam erat pensil
Memasukkan benda kemulut
Mengulang/ menirukan bunyi yg didengar
Menyebut 2-3 suku kata yang sama tanpa arti
Mengeksplorasi sekitar, ingin tau, ingin menyentuh apa saja
Bereaksi terhadap suara perlahan atau bisikan
Senang diajak bermain ciluk-baa
Mengenal anggota keluarga, takut pada orang yg belum dikenal
tahap perkembangan
Umur 12-18 bulan
Berdiri sendiri tanpa pegangan
Membungkuk memungut mainan kemudian
berdiri kembali
Memanggil ayah dengan kata papa, ibu mama
Menumpuk 2 kubus
Memasukkan kubus ke kota
Menunjuk apa yang diinginkan tanpa menagis/
merengek, anak bisa mengelurkan suara yang
menyenangkan atau menarik tangan ibu
Memperlihatkan rasa cemburu/ baersaing
tahap perkembangan
Umur 18-24 bulan
Berdiri sendiri tanpa berpegangan 30 detik
Berjalan tanpa terhuyung
Bertepuk tangan, melambai
Menumpuk 4 buah kubus
Memungut benda kecil dengan ibu jari dan telunjuk
Menggelindingkan bola kearah sasaran
Menyebut 3-6 kata yang mempunyai arti
Menirukan pekerjaan rumah tangga
Memegang cangkir sendiri, belajar makan, minum
sendiri
tahap perkembangan
Umur 24-36 bulan
Naik tangga sendiri
Dapat bermain dan menendang bola kecil
Mencoret-coret pensil pada kertas
Bicara dengan baik dengan 2 kata
Dapat menunjuk 1 atau lebih bagian tubuhnya ketika diminta
Melihat gambar dan dapat menyebut dengan benar nama 2 benda
atau lebih
Membantu memungut mainannya sendiri atau membantu
mengangkat piring jika diminta
Makan sendiri tanpa banyak tumpah
Melepas pakaiannya sendiri
tahap perkembangan
Umur 36-48 bulan
Berdiri 1 kaki 2 detik
Melompat kedua kaki diangkat
Mengayuh sepeda roda tiga
Menggambar garis lurus
Menumpuk 8 buah kubus
Mengenal 2-4 warna
Menyebut nama, umur, tempat
Mengerti arti kata diatas, dibawah, didepan
Mendengarkan cerita
Mencuci dan mengeringkan tangan sendiri
Bermain bersama teman, mengikuti aturan permainan
Mengenakan sepatu sendiri
Mengenakan ceklana panjang, kemeja, baju
tahap perkembangan
Umur 48-60 bulan
Berdiri 1 kaki 6 detik
Melompat-lompat 1 kaki
Menari
Menggambar tanda silang
Menggambar lingkaran
Menggambar orang dengan 3 bagian tubuh
Mengancing baju atau pakaian boneka
Menyebut nama lengkap tanpa dibantu
Senang menyebut kata-kata baru
Senang bertanya tentang sesuatu
Menjawab pertanyaan dengan kata-kata yang benar
Bicaranya mudah dimengerti
Bisa membandingkan/ membedakan sesuatu dari ukuran dan bentuknya
Menyebur angka, menghitung jari
Menyebur nama-nama hari
Berpakaian sendiri tanpa dibantu
Menggosok gigi tanpa dibantu
Bereaksi tenang dan tidak rewel ketika ditinggal ibu
e. Gangguan Tumbuh Kembang
Gangguan bicara dan bahasa
Cerebral palsy
Sindroma Down
Perawakan pendek
Autisme
Retardasi mental
Gangguan pemusatan perhatian dan
hiperaktivitas (GPPH)
Materi Inti 3
STIMULASI DAN DETEKSI DINI
TUMBUH KEMBANG
Peserta mampu melakukan stimulasi dan deteksi dini
tumbuh kembang
Tujuan Khusus
Peserta mampu menjelaskan :
a. Stimulasi pada BALITA dan Anak Prasekolah
b. Deteksi dini gangguan pertumbuhan
c. Deteksi dini penyimpangan perkembangan
d. Deteksi dini penyimpangan pendengaran
e. Deteksi dini penyimpangan penglihatan
f. Deteksi dini penyimpangan perilaku emosional
a. Stimulasi pada BALITA dan
Anak Prasekolah
pengertian stimulasi adalah
kegiatan merangsang kemampuan dasar
anak umur 0-6 tahun agar anak tumbuh dan
berkembang secara optimal

Buku KIA
Hal 50 - 63
Kebutuhan-kebutuhan Dasar Anak
untukTumbuh Kembang Optimal
I. FISIS- BIOLOGIS (ASUH):
nutrisi, imunisasi, kebersihan badan & lingkungan, pengobatan, olahraga, bermain

II. KASIH SAYANG (ASIH):


menciptakan rasa aman + nyaman, dilindungi, diperhatikan (minat, keinginan,
pendapat), diberi contoh ( bukan dipaksa), dibantu, didorong, dihargai, penuh
kegembiraan, koreksi (bukan ancaman / hukuman)
pola asuh demokratik

III. STIMULASI (ASAH):


sensorik, motorik, emosi-sosial, bicara, kognitif, mandiri, kreativitas,
kepemimpinan, moral
Jika Anak diperlakukan dengan :
Dorongan : Ia belajar Percaya diri
Toleransi : Ia belajar menahan diri
Pujian : Ia belajar mengargai
Penerimaan : Ia Belajar menyintai
Dukungan : Ia belajar memotivasi
Tidak banyak dipersalahkan : Ia belajar menjadi dirinya sendiri
Diperlakukan dgn jujur : Ia terbiasa melihat kebenaran
Rasa cinta : Ia telah belajar menjayangi orang lain dan dirinya
sendiri

(Dorothy Lou)
Tujuan :
merangsang semua fungsi dan kemampuan
anak agar berkembang optimal

Yang dirangsang :
kemampuan gerak kasar, gerak halus, bicara &
bahasa, sosialisasi dan kemandirian

Dilakukan oleh :
ibu ayah, pengasuh, anggota keluarga lain,
kelompok masyarakat
Cara :
rangsang suara, musik, gerakan, perabaan,
bicara, menyanyi, bermain, memecahkan
masalah, mencoret, menggambar

Kapan :
setiap kali interaksi dengan anak
memandikan, ganti baju, di jalan,
bermain, di dalam mobil, nonton TV,
sebelum tidur dll
Prinsip dasar stimulasi
Rasa cinta dan kasih sayang
Perilaku yang baik, anak suka meniru
Stimulasi sesuai kelompok umur
Cara menyenangkan, jangan terpaksa bermain,
bernyanyi, bervariasi
Bertahap sesuai usia anak, terhadap 4 aspek
perkembangan
Gunakan alat bantu/ permainan sederhana dan aman
Beri kesempatan yang sama untuk anak laki-laki &
perempuan
Anak diberi pujian/ hadiah atas keberhasilannya
Kecerdasan, Kreativitas dan Perilaku (Emosi, Spiritual) Anak

Mendengar, melihat
(dari orangtua, pengasuh, kakak, adik, teman, TV,
guru, tetangga)

Merasakan Mengingat Meniru


Membayangkan Mencoba
Melakukan

Mengulang, Membiasakan

Kebebasan berkreasi

Perilaku, Kecerdasan dan Kreatifitas


Stimulasi Dini
BERMAIN AKTIF setiap hari dengan penuh kasih sayang,
gembira, berulang, konsisten, bervariasi, tuntas (selesai)

Metoda : dengar, lihat, tiru / coba, diulang-ulang


Yang dirangsang : sensorik, motorik, kognitif, komunikasi-
bahasa, sosio-emosional, kemandirian, kreativitas,
Cara : rangsang suara, musik, gerakan, perabaan, bicara,
menyanyi, membaca, mencocokkan, membandingkan,
mengelompokkan, memecahkan masalah, mencoret,
menggambar, merangkai dll
Kapan : setiap kali interaksi dengan anak :memandikan,
ganti baju, di jalan, bermain, di dalam mobil, nonton TV,
sebelum tidur dll
Suasana stimulasi (bermain)
Sikap orangtua : demokratik /otoritatif
Gembira, kasih sayang
Mendengarkan, memberi kebebasan,
kesempatan, menghargai, mendorong, memuji
Jangan : banyak membatasi, melarang,
memaksa, mendikte, mencela, mengancam,
menghukum
Batas : tidak membahayakan diri anak atau
orang lain
Pengaruh Nutrisi, Kasih Sayang dan Stimulasi
pada Jumlah sel dan Percabangan Sel-sel Otak
Cukup Nutrisi, Kurang Nutrisi,
Bayi Baru Lahir Kasih Sayang dan Kasih Sayang dan
Stimulasi Stimulasi
Stimulasi (rangsang bermain)
umur 0-3 bulan

Ciptakan rasa nyaman, aman, senang


Peluk, cium, gusel, ayun
Senyum, tatap mata, ajak bicara,
Tirukan ocehan dan mimik bayi
Berbagai bunyi, suara, musik
Gantung benda berwarna, berbunyi
Meraih, meraba, pegang mainan, angkat kepala
Gulingkan kanan-kiri, tengkurap-telentang
stimulasi
umur 3-6 bulan
Peluk, cium, pandang mata, senyum, bicara,
Mencari sumber suara,
Bermain cilukba, melihat wajah di cermin
Memeluk, mengayun
Melihat, meraih, menendang mainan
Mengamati benda kecil, benda bergerak
Mengambil benda kecil
Memegang dgn 2 tangan, makan sendiri
Berguling-guling, duduk
stimulasi
umur 6-9 bulan
Peluk, senyum, bicara, panggil namanya,
Bersalaman, tepuk tangan, melambai ke orang lain
Panggil : mama, papa
Cilukba, melihat cermin
Tunjuk dan sebutkan nama gambar
Bacakan dongeng
Pegang mainan dengan 2 tangan
Masukan benda kecil ke dalam wadah
Sembunyikan dan cari mainan
Mainan yang mengapung di air
Mencoret-coret, memukul-mukul
Duduk, merangkak, berdiri berpegangan
stimulasi
umur 9-12 bulan
Peluk, senyum, bicara, panggil, ditanya
Cilukba, melambai pada orang lain
Tunjuk dan sebutkan nama gambar
Bicara pada boneka, menyanyi,
Masukkan benda ke wadah
Mainan yang mengapung di air
menyusun balok, menggambar
main alat dapur, minum dari gelas,
makan bersama
gelindingkan bola, berdiri, membungkuk,
berjalan berpegangan, naik tangga
stimulasi
umur 12 - 15 bulan
Peluk, senyum, bicara, panggil, ditanya
Cilukba, melambai pada orang lain
Tunjuk dan sebutkan nama gambar
Masukkan benda ke dalam wadah
Menggambar, menyusun kubus, puzzle sederhana
main boneka, sendok, piring, gelas
berjalan tanpa berpegangan,
berjalan sambil tarik mainan, mundur, jinjit
panjat tangga, lempar-tangkap -tendang bola
lepas celana, makan sendiri
meniru perkerjaan di rumah tangga
stimulasi
umur 15 -18 bulan
Berjalan mundur, jinjit, naik tangga
Tangkap dan lempar bola
Balok, puzzle, menggambar
Bermain air, meniup, menendang bola
Bercerita tentang gambar di buku
Menyebutkan nama benda, menyanyi
Main telpon-telponan, menyatakan keinginan
Bermain dgn teman sebaya, petak umpet
Merapikan mainan, membuka baju
Makan bersama
Merangkai manik besar
stimulasi
umur 18-24 bulan
Bicara, bertanya, bercerita, bernyanyi,
Tanya jawab, main telpon-telponan
Perintah sederhana, membantu pekerjaan
Nonton TV sambil dijelaskan
Melepas baju, rapikan mainan
Makan bersama dengan sendok garpu
Balok, puzzle, menggambar, membentuk lilin
Buat rumah-rumahan, petak umpet
Berjalan, berlari, melompat
Berdiri satu kaki, naik turun tangga
melempar, menangkap, menendang bola
stimulasi
umur 24 - 36 bulan
Sebutkan nama benda, sifat, guna benda
Bacakan cerita, tanya jawab,
Anak diminta bercerita pengalaman
Menonton TV didampingi, menyanyi
Cuci tangan, cebok, berpakaian, rapikan mainan
Makan dengan sendok garpu
Puzzle, balok, menggambar, menempel
Mengelompokkan benda sejenis
Mencocokan gambar dan benda
Menghitung
Melempar, menangkap,
Berlari, melompat, memanjat, merayap
stimulasi
umur 48 - 60 bulan
Sebutkan nama benda, sifat, guna benda
Bacakan buku, tanya jawab, bercerita
Menonton TV didampingi, menyanyi
Cuci tangan, cebok, berpakaian, rapikan mainan
Makan dengan sendok garpu, masak-masakan
Menggunting, menempel, menjahit
Puzzle, balok, menggambar, mewarna, menulis
Mengelompokkan dan mencocokkan benda
Mengingat, menghafal, menerti aturan
Membandingkan besar kecil, banyak sedikit
Menghitung, konsep satu dan setengah
mengenal angka, huruf, simbol, musim
Melempar, menangkap, berlari, melompat
Memanjat, merayap, sepeda roda 3, ayunan
bermain, makan dgn teman
stimulasi
umur 36 - 48 bulan
Sebutkan nama benda, sifat, guna benda
Bacakan cerita, tanya jawab, bercerita
Menonton TV didampingi, menyanyi
Cuci tangan, cebok, berpakaian, rapikan mainan
Makan dengan sendok garpu, masak-masakan
Menggunting, menempel, menjahit
Puzzle, balok, menggambar, mewarna, menulis
Mengelompokkan benda sejenis
Mencocokan gambar dan benda
Menghitung, mengenal angka, huruf
Melempar, menangkap, berlari, melompat
Memanjat, merayap, main sepeda roda 3
Main lalu lintas, ular naga dengan teman
stimulasi
umur 60 - 72 bulan
Mengenal nama, fungsi benda-benda
Bacakan buku, tanya jawab, bercerita
Menonton TV didampingi, menyanyi
Cuci tangan, cebok, berpakaian, rapikan mainan
Makan dengan sendok garpu, masak-masakan
Menggunting, menempel, menjahit,
Puzzle, balok, menggambar, mewarna, menulis nama
Mengingat, menghafal, mengerti aturan, urutan
Membandingkan besar kecil, banyak sedikit
Menghitung, konsep satu dan setengah
mengenal angka, huruf, simbol, jam, hari, tanggal
Melempar, menangkap, berlari, melompat
Memanjat, merayap, sepeda roda 3, ayunan
berjualan, bertukang, mengukur
Mengenal uang, rambu lalu lintas
hal.36-37
b. Deteksi Dini gangguan
Pertumbuhan
Pengertian deteksi dini tumbuh kembang anak

Adalah kegiatan/pemeriksaan untuk


menemukan penyimpangan Perkembangan
secara dini agar lebih mudah diintervensi

Bila penyimpangan terlambat dideteksi, maka


lebih sulit diintervensi dan akan berpengaruh
pada tumbuh kembang anak
Cara Deteksi Dini gangguan
Pertumbuhan Anak
PERTUMBUHAN
Timbang berat badannya (BB)
Ukur tinggi badan (TB)
Lingkar kepalanya (LK)

PENENTUAN STATUS GIZI


BB/PB atau BB/TB untuk anak < 5 tahun
Normal/Kurus/Sangat Kurus/Gemuk
PB/U atau TB/U Normal/Pendek/Sangat Pendek
IMT/U untuk anak 5 6 tahun
Normal/Kurus/Sangat Kurus/Gemuk
Puskesmas
Tabel BB/TB, Tabel TB/U, grafik LK,
timbangan, alat ukur tinggi badan, pita
pengukur lingkar kepala
Umur Kemampuan perkembangan
0-1 bulan Menatap ke ibu, mengeluarkan suara, tersenyum, dll
1-3 bulan Mengangkat kepala tegak ketika tengkurap, tertawa, mengamati
tangannya, dll
3-6 bulan Meniru bunyi, meraih benda, tengkurap sendiri, dll
6-9 bulan Duduk sendiri,mengucapkan ma..ma..ma,da..da..da..,pegang biskuit,dll

9-12 bulan Bermain CI LUK BA, menjimpit benda kecil, berdiri dan berjalan
berpegangan, dll
1-2 tahun Menunjukkan dan menyebut nama bagian tubuh, naik tangga, corat-
coret, dll
2-3 tahun Berdiri di atas satu kaki tanpa berpegangan, bicara domengerti, makan
sendiri, memeluk dan mencium orang yang terdekat, dll
3-5 tahun Melompat-lompat,menggambar, cerita, pakai pakaian, dll
Anak 0-6 thn Alur rujukan dini

Deteksi dini tumbuh kembang

Sesuai Meragukan Penyimpangan

Stimulasi rutin Intervensi 2 minggu Tingkat


dirumah Puskesmas
Evaluasi hasil

Sesuai Meragukan Penyimpangan Tingkat


Puskesmas
Evaluasi hasil Intervensi2 minggu

Sesuai Meragukan Penyimpangan


Tingkat
RS Rujukan
Rujuk ke klinik tumbuh kembang RS Kl. Tumbuh
Untuk penanganan spesialistik Kembang
Tempat Pelaksanaan
SDIDTK
Fasyankes : RS,
Puskesmas, Pustu, Agar ibu/Keluarga
Polindes konsentrasi:
- Tersedia ruang/
Luar Fasyankes pojok bermain,
:Posyandu, upayakan mainan
PAUD/TK tidak berbunyi/
BKB, TPA dll berisik
- Ajak suami/
anggota keluarga

Intergrasikan
dengan Kelas ibu
Balita, BKB dan
Posyandu
Pelayanan Pelaksana Alat yang digunakan

Deteksi Dini Orang tua, KMS


Penyimpangan kader,petugas PAUD, BKB, Timbangan Dacin
Pertumbuhan TPA dan guru TK Buku KIA

Deteksi dini Orang tua, KMS


penyimpangan kader, BKB, TPA tidak Timbangan Dacin
perkembangan (tidak terlatih) Buku KIA
KKA

Petugas PAUD dan Guru kuisioner Praskrining


TK terlatih Perkembangan (KPSP),
Kusioner Masalah Perilaku
Emosional (KMPE) Tes Daya
Dengar (TDD) , Tes Daya Lihat
(TDL)
Pelayanan Pelaksana Alat yang digunakan

Deteksi Dokter, bidan, perawat, Tabel BB/TB


penyimpangan ahli Gizi dll Grafik LK
Pertumbuhan Timbangan, alat ukur TB
Pita Pengukur LK

Deteksi KPSP, TDD, TDL


Penyimpangan KMPE, Modified Checklist
Perkembangan for Autism in Toodler (M-
CHAT), Gangguan
Pemusatan Perhatian dan
Hiperaktik (GPPH)
PENERAPAN SDIDTK DI PAUD
PERAN PENDIDIK PAUD PERAN PETUGAS KESEHATAN

Mengisi identitas anak di formulir Deteksi Menentukan status gizi anak berdasarkan
Dini Tumbuh Kembang Anak pengukuran tinggi badan, berat badan yang
Melakukan pengukuran tinggi badan dan telah dilakukan oleh tenaga pendidik PAUD
berat badan Melakukan pengukuran lingkar kepala anak
Menuliskan hasil pengukuran dan Melakukan pemeriksaan Autis jika ada
pemeriksaan perkembangan di formulir keluhan
Deteksi Dini Tumbuh Kembang Anak Melakukan pemeriksaan GPPH jika ada
Melakukan pemeriksaan perkembangan keluhan
anak dengan KPSP Menuliskan hasil pemeriksaan tersebut di
Mengisi Kuesioner Tes Daya Dengar formulir Deteksi Dini Tumbuh Kembang
(TDD) Anak
Melakukan Tes Daya Lihat (TDL) Melakukan intervensi kelainan gizi dan
Mengisi kuesioner KMPE tumbuh kembang
Merujuk bila diperlukan

58
PENERAPAN SDIDTK DI POSYANDU
PERAN KADER PERAN PETUGAS KESEHATAN

Mengisi identitas anak di formulir Deteksi Dini Tumbuh Menentukan status gizi anak berdasarkan
Kembang Anak pengukuran tinggi badan, berat badan yang
Melakukan pengukuran tinggi badan dan berat badan telah dilakukan oleh kader
serta menuliskannya di formulir deteksi dini tumbuh Melakukan pengukuran lingkar kepala anak
kembang anak Melakukan pemeriksaan perkembangan
Melakukan pengamatan kemampuan perkembangan anak dengan KPSP pada anak yang
anak dengan mengunakan check list perkembangan kemampuan perkembangan nya tidak sesuai
anak di buku KIA apakah sudah/belum sesuai dengan usia
dengan mengunakan. bila sesuai berikan tanda rumput Melakukan TDD, TDL
(V), bila belum sesuai beri tanda (-). Mengisi Kuesioner KMPE
Memberikan penyuluhan kepada ibu / keluarga Melakukan pemeriksaan Autis dan GPPH
mengenai pentingnya stimulasi pada anak agar tumbuh jika ada keluhan
kembang optimal Menuliskan hasil pemeriksaan tersebut di
Merujuk anak ke meja 5. Pelayanan kesehatan bila : formulir Deteksi Dini Tumbuh Kembang Anak
Anak sakit Melakukan intervensi kelainan gizi dan
Anak mengalami permasalahan gizi
tumbuh kembang
Anak dengan kemampuan
perkembangan tidak sesuai usia Merujuk bila diperlukan
Ada indikasi/keluhan dari orang tua anak
59
PEMENUHAN KEBUTUHAN GIZI
& PERKEMBANGAN ANAK
Kebutuhan gizi, pemantauan perkembangan & stimulasi,
disampaikan dalam satu kelompok umur

Alat skrining pertumbuhan dan perkembangan anak


Direktorat Bina Kesehatan Keluarga dan cara stimulasi perkembangan anak
PELAKSANAAN INTEGRASI

POS PAUD/
TPA/TK
POSYANDU

1. Meminimalisasi missed
opportuniy
2. Meningkatkan akses
dan kualitas pelayanan
Kelas Ibu kesehatan balita
Balita/ Akselerasi penurunan AKB POSKESDES
Bina Keluarga 24 jam sehari
Balita

ANUNG utk PAUDHI61


PENGINTEGRASIAN PADA
KEGIATAN POSYANDU-PAUD-BKB
(1)
MASUK

TAMAN
BERMAIN
dan PMT
KELUAR
PENGINTEGRASIAN Contoh
PADA KEGIATAN
POSYANDU-PAUD-BKB
(2)

RUJUK
PENCATATAN DAN PELAPORAN

Pencatatan dan pelaporan kegiatan deteksi


dini tumbuh kembang anak di tingkat
puskesmas dan jaringannya, menggunakan
sistem yang sudah ada dengan tambahan
beberapa formulir untuk mencatat dan
melaporkan kegiatan ini.
1. Formulir Deteksi Dini Tumbuh
Kembang (Formulir DDTK).
FORMULIR DETEKSI DINI TUMBUH KEMBANG ANAK
Puskesmas Kec...Kab/kota.Prov..........
I. IDENTITAS ANAK
1.Nama : ............................................Laki-laki/ Perempuan;
2.Nama Ayah :............................................; Nama lbu:.............................................................
3.Alamat .....................................................

1.

4.Tanggal Pemeriksaan : ......../................./ 20.....


5.Tanggal Lahir
6.Umur Anak
: ......../................
: ............bulan.. hari
/ 20.....

ANAMNESIS :
1.Keluhan Utama.....................................................................................................................
2.Apakah anak punya masalah tumbuh kembang :.......................................................................
PEMERIKSAAN RUTIN SESUAI JADWAL
BB:_______ Kg; PB/TB: _____Cm. BB/TB: a.Normal b. Kurus c. Kurus Sekali d. Gemuk
I. PB/U atau TB/U: a. TInggi b. Normal c. Pendek d. Sangat Pendek
LKA:........Cm. LKA/U :a. Normal; b. Mikrosefal; c. Makrosefal;
Perkembangan anak:
1). Sesuai, Jumlah jawaban Ya: Jumlah jawaban Tidak:
2). Meragukan: Jumlah jawaban Ya: Jumlah jawaban Tidak
a. Gerak .Kasar, c. Bicara bahasa
b. Gerak.Halus, d. Sosialisasi .Kemandirian,
3). Penyimpangan: Jumlah jawaban Ya: Jumlah jawaban Tidak
a. Gerak .Kasar, c. Bicara bahasa
b. Gerak.Halus, d. Sosialisasi .Kemandirian,

. Daya Dengar
a. Normal, b. Curiga ada gangguan,
Daya Lihat
a. Normal, b. Curiga ada gangguan,
Perilaku dan Emosional:
a. Normal, b. Curiga ada gangguan,

PEMERIKSAAN ATAS I NDIKASl/JIKA ADA KELUHAN


Autisme; a. Risiko tinggi autisme b. Risiko autisme c. normal
I. GPPH: a. Kemungkinan GPPH; b. normal

KESIMPULAN
_____________________________________________________________________________________________________________________________
____________________________________________________________________________________________________________________________

TINDAKAN INTERVENSI
Konseling stimulasi bagi ibu/ pengasuh : a. Diberikan b. Tidak diberikan
Intervensi stimulasi perkembangan
a. Gerak Kasar b. Gerak Halus c. Bicara dan Bahasa d. Sosialisasi dan Kemandirian
e. Tanggal evaluasi intervensi : ____________________
3. Tindakan pengobatan lain:

4. Dirujuk dengan surat rujukan ke _________________________________________________


Pemeriksa:
67