Anda di halaman 1dari 31

LAPORAN KASUS ANAK

Henoch Schonlein Purpura


Marlin Feriani Sormin
1610221061

DPJP : dr. Tundjungsari Ratna, Sp.A


RSUD Ambarawa
Bangsal Anggrek
Identitas Pasien
• Nama Pasien : An. KAQA
• Jenis Kelamin : Perempuan
• Tanggal Lahir : 20 Februari 2011
• Umur : 5 tahun 5 bulan
• Alamat : Bengkle 1/5 Gebugan Bergas
• Suku : Jawa
• Pendidikan : Taman Kanak-Kanak
• Tgl Masuk : 12 Agustus 2016
ANAMNESIS
• KU : Sakit perut
• RPS :
Ibu pasien mengatakan sakit perut sudah sejak 3
hari yang lalu dan semakin memberat. Ibu pasien
juga mengeluhkan bahwa anaknya mengalami
mual dan muntah 2 kali sehari serta tidak mau
makan, kemudian diberikan obat maag namun
tidak berefek. Ibu pasien mengatakan bahwa
tidak ada gangguan buang air kecil dan tidak ada
buang air besar cair sebelumnya
• RPD & RPK :
Tidak ada riwayat peny jantung, hipertensi,
dm, dan keganasan sebelumnya
• Riw. Kehamilan :
Morbiditas kehamilan : selama masa
kehamilan, ibu pasien menyatakan bahwa
dalam keadaan sehat, tidak mengkonsumsi
alkohol, tidak mengkonsumsi obat-obatan dan
tidak merokok.
Perawatan antenatal : rutin dilakukan 1x pada
Trimester I, 2x pada Trimester II dan tiga kali
pada Trimester III.
• Riw. Kelahiran :
– Tempat bersalin : Bidan
– Cara persalinan : Spontan
– Berat Badan Lahir : 3100 kg
– Masa Gestasi : 39 minggu
– Kead. Stlh lahir : lgsg menangis, tdk biru dan
tdk kuning
– Kelainan Bawaan : tidak ada
– Anak : 1 dari 1 bersaudara
• Riwayat Perkembangan

Motorik Kasar Motorik Halus dan Kognitif


1. Tengkurap : 3 bulan • Menulis : 4 tahun
2. Duduk : 9 bulan • Membaca : 5 tahun
3. Berdiri : 12 bulan • Prestasi Belajar : Baik,
dapat mengikuti kegiatan
4. Berjalan : 13 bulan dan materi di sekolah

Bahasa Kesan : Tidak terdapat


Bicara : 12 bulan keterlambatan dalam
perkembangan
keterampilan psikomotor
• Riwayat Makanan
Umur (bln) ASI Buah Biskuit Bubur Susu Nasi Tim

0-2 ASI - - - -

2-4 ASI - - - -

4-6 ASI - - - -

6-8 ASI+SUSU - + + -
FORMULA

8-10 ASI+SUSU + + + +
FORMULA

10-12 ASI+SUSU + + + +
FORMULA
• Riwayat Imunisasi

Jenis
I II III IV Ulangan
Imunisasi
BCG 2 bln - - - -

DPT 2 bln 4 bln 6 bln - -

Polio 0 bln 2 bln 4 bln 6 bln -

Hepatitis B 0 mgg 1 bln 6 bln - -

Campak 9 bln - - - -

Kesan : Imunisasi dasar telah dilakukan, namun imunisasi ulangan belum


dilakukan
Genogram
• Riwayat Sosial Ekonomi

Status Rumah Tinggal


Pasien tinggal bersama kedua orang tuanya. Di
rumah milik sendiri pada pemukiman padat
penduduk, dengan lingkungan cukup ramai dan
jarak antara satu rumah dan rumah lain
berdempetan. Sumber air bersih air tanah untuk
keperluan sehari-hari, dan sumber air minum
dimasak sendiri. Ventilasi cukup baik,
pencahayaan baik, rumah dibersihkan 2 kali
seminggu.
PEMERIKSAAN FISIK
• Kesadaran E4 V6 M5
• Keadaan Umum : Tampak sakit ringan
• Tanda Vital :
– Nadi : 80 kali/menit
kuat angkat irama teratur (reguler)
– Respirasi : 20 kali/menit
teratur
– Suhu : 36,8 oC (axilla)
Antropometri
• Berat Badan : 16 kg
• Tinggi Badan : 111 cm
• Berat badan ideal menurut usia :
18 kg (berdasarkan kurva WHO)
• Tinggi badan ideal menurut usia :
109.5 cm (berdasarkan kurva WHO)
• Berat badan ideal menurut tinggi badan :
19 kg (berdasarkan kurva WHO)
Status Gizi
PEMERIKSAAN FISIK
• Kepala
Normochepal, distribusi rambut merata,
warna hitam, tidak mudah dicabut, kulit
kepala sehat, ubun-ubun sudah menutup.
• Wajah
Tidak tampak adanya edema. Tidak pucat,
tidak kuning. Raut muka mengernyit.
• Mata
Tampak simetris, palpebra superior dan
inferior kanan dan kiri tidak edema, tidak
terdapat perdarahan subkonjungtiva,
konjungtiva tidak anemis, sklera tidak ikterik,
pupil bulat, isokor, 3mm/3mm, reflex cahaya
langsung (+/+), reflex cahaya tidak langsung
(+/+), kelopak mata tidak tampak cekung.
• Hidung
Bentuk dan posisi normal, napas cuping
hidung tidak ada, tidak terdapat deviasi
septum nasi, tidak ada sekret. Mukosa tidak
hiperemis.
• Telinga
Bentuk normal, liang telinga lapang, tidak ada
sekret, nyeri tekan tragus tidak ada, tidak ada
tanda-tanda peradangan.
• Mulut
Mukosa bibir tidak kering, bibir tidak sianotik,
lidah tidak kotor, stomatitis tidak ada.
• Leher
Tidak ada kelainan bentuk leher, kelenjar
getah bening tidak membesar. Tidak teraba
massa lainnya.
• Thoraks
Bentuk normal, pergerakan napas simetris
kanan dan kiri saat statis dan dinamis. Tidak
terdapat jaringan parut. Rose spot tdak ada.
Paru
• Inspeksi : Pergerakan dinding dada
simetris kanan dan kiri dan
dinamis, tidak ada retraksi iga,
tidak ada otot bantu napas
tambahan.
• Palpasi : Iktus cordis kuat angkat.
• Perkusi : Sonor pada seluruh lapang paru
• Auskultasi : Suara napas vesikuler, tidak ada
ronkhi dan tidak ada wheezing.
Jantung :
• Inspeksi : Ictus cordis tidak nampak
• Palpasi : lIctus kordis teraba di ICS V
linea midclavicula sinistra,
tidak kuat angkat
• Perkusi : Tidak ada pembesaran jantung
• Auskultasi : Bunyi jantung reguler
Abdomen :
• Inspeksi : Datar, tidak ada luka, rose spot
tidak ada.
• Auskultasi : Bising usus normal
• Perkusi : Timpani di 4 kuadran abdomen.
• Palpasi : Supel, terdapat nyeri tekan di
regio epigastrium, hepar dan
lien tidak teraba membesar,
tidak ada asites.
Ekstremitas :
• Akral hangat, tidak ada sianosis, tonus baik,
CRT < 2 detik, terdapat vaskulitis (papul
eritema) pada ektresmitas bawah tungkai
inferior kanan dan kiri yang dirasakan gatal.
PEMERIKSAAN PENUNJANG
Hasil Konsultasi dengan Sp.KK tanggal 12
Agustus 2016 menyatakan bahwa :
– (+) vaskulitis
– Berikan antibiotik sesuai terapi DPJP
– Triamsinolon acetonic tab 2x1
– Cetirizine syrup 1x3/4 cth
PEMERIKSAAN PENUNJANG
DIAGNOSA BANDING
• Abdomen pain
• Suspect Henoch Schonlein Purpura

DIAGNOSA KERJA
Henoch Schonlein Purpura dengan Gizi Kurang
PENATALAKSANAAN
• Infuse Kaen 3A 10 tpm
• Injeksi Ranitidin 15 mg/12 jam
• Sucralfat 3x5 cc
• Injeksi ondansentron 2 mg/8 jam IV
• Triamsinolon acetonic 4 mg 2-1-1/2
• Cetirizine syrup 1x 3/4 cth
• Metilprednisolon 4 mg 2-1-1/2
PROGNOSIS
• Qua ad vitam : dubia ad bonam
• Qua ad functionam : dubia ad bonam
• Qua ad sanationam : dubia ad bonam
FOLLOW UP 1
FOLLOW UP 2
FOLLOW UP 3
FOLLOW UP 4