Anda di halaman 1dari 9

POTENSI BERBAHAYA PADA AKUPUNTUR

• Azmi • Mashita • Azizah • Nabilah •


1. Melakukan wawancara dengan pasien
Potensi bahaya: Pada terapis dapat tertular penyakit atau virus lewat nafas
Tanggung jawab:
Pengendalian :gunakan masker untuk meminimalisir

2. Melakukan pemeriksaan dan anamnesa


Potensi bahaya : pada terapis dapat tertular penyakit
Tanggung jawab:
Pengendalian : gunakan masker dan handscoon
3. Menentukan sindrom
Potensi bahaya: Pada pasien, jika terapis salah menentukan sindrom/ diagnosa , dapat membahayakan
pasien. Pasien tak kunjung sembuh , terapinya menjadi tidak efektif, bahkan bisa membahayakan
Tanggung jawab :
Pengendalian : terapis harus paham betul , dan memiliki banyak referensi
4. Menentukan titik akupuntur
Potensi bahaya : Pada pasien, jika salah menentukan titik akupuntur, terapi menjadi tidak efektif.
Beberapa titik akupuntur ada di daerah yang berbahaya, misalnya dekat mata, di dada, perut,
tenggorokan.
Tanggung jawab :
Pengendalian : harus paham betul kedalaman yang ditentukan
5. Mencuci tangan
Potensi bahaya :Pada terapis , cuci tangan sangat penting, agar tidak terjadi perpindahan bakteri dari
terapis ke pasien
Tanggung jawab :
Pengendalian : mencucilah sesuai standar mencuci tangan yang baik dan benar
6. Menggunakan handscoon
Potensi bahaya:Pada terapis, agar tidak terkontaminasi dengan penyakit pasien, semisal penyakit
kulit yang menular
Tanggung jawab :
Pengendalian : cek keadaan kualitas handscoon
7. Mencari titik dengan meraba bagian tubuh pasien
Potensi bahaya: Pada pasien, jika terapis salah menentukan lokasi titik yang ingin ditusuk, terapi
menjadi tidak efektif hanya rasa sakit yang didapat
Tanggung jawab :
Pengendalian : terapis harus sering berlatih dan peka
8. Mengusap alcohol swab ke bagian yang ingin ditusuk
Tidak ada potensi bahaya dan resiko
9. Mengambil jarum single use
Potensi bahaya :
- Pada pasien, sangat berbahaya jika jarum yang dipakai berkarat, bengkok, atau tumpul. Harus dicek
betul kualitas jarum
-Pada terapis, pada saat mengambil jarum bisa terjadi jarinya tertusuk meskipun sudah
menggunakan handscoon
-Tanggungjawab :
-Pengendalian : cek kualitas jarum dan berhati-hati saat mengambil
10. Menusukkan jarum ke bagian yang ingin ditusuk
Potensi bahaya :
- Pada pasien, salahpenusukan,hematom,tusukantembuskeorgan/pembuluhdarah,rasasakitmempengaruhipsikologi.
-Padaterapis,posisitubuhterapissaatmenerapikadangterlalumembungkukmembuatmengalamilowerbackpain.
-Tanggungjawab:
-Pengendalian:
-Memahamibetulanatomimanusia,seringberlatih,danberhati-hati
-Solusinyakasurditinggikansupayatidakmembungkuk.
11.Menstimulasi titik akupuntur (manual, elektro stimulator, laser, infrared)
Potensi bahaya :
- Pada pasien, salahdalamcaramenstimulasibisamembuatpasienmerasatidakkuatdenganaliranyangdiberikan,akhirnyapasienmengalamipingsan.
-Padaterapis,gerakanrepetitifsaatstimulasimanualmembuatjarimengalamitegangototjari.Jikamenggunakanelektrostimulatorakanmengalamikesetrumjikatidakmemperhatikan
perlengkapanyangdigunakan
-Tanggungjawab:
-Pengendalian:
-Pintarmengalihkanperhatianpasienagartidaktakutdanmerasasakit
-Menggunakan alaskakiberkaret
12. Menyalakan alat (jika menggunakan elektro stimulator, laser, atau, infrared)
Potensi bahaya :
-Pada terapis, akanmengalami kesetrum jika tidak memperhatikan perlengkapan yangdigunakan.
- Padapasienbisakesetrumjikaaliranlistriktidak stabil
-Tanggungjawab:
-Pengendalian: -cekkelengkapanpterapisjugapasien, dancek kestabilandayalistrik
13. Menyesuaikan daya alat pada tubuh pasien
Potensi bahaya: Padapasien, ambangnyeri setiap pasien berbeda, jika terlalu kencang nanti akanmenyebabkan nyeri pada
sekitar titik.
Padaterapis, akanmengalami kesetrum jika tidak memperhatikan perlengkapan yangdigunakan.
- Tanggungjawab:
- Pengendalian:
14. Menunggu 10-20 menit bagian-bagian yang ditusuk jarum
Potensi bahaya :
Tidak ada potensi bahaya
15. Mengangkat/Mencabut jarum
Potensi bahaya :
- Pada pasien: dapat terjadi hematom/pendarahan kecil, terasa nyeri pada area
bekas jarum, jika tidak teliti jarum dapat tertinggal di bagian tubuh pasien
- Pada terapis: dapat tertusuk pada jari/tangan terapis, terkontaminasi
penyakit/darah (jika mengeluarkan darah) pasien, salah posisi (membungkuk) saat
mencabut jarum dapat menyebabkan lower back pain
16. Membuang jarum bekas ke tempat sampah khusus jarum
Potensi bahaya:
- Pada terapis: dapat terkontaminasi dengan penyakit/darah (jika mengeluarkan
darah) pasien, dapat tertusuk ke bagian tubuh terapis/pasien lain
- Pada lingkungan sekitar: jika tidak dibuang pada tempat sampah khusus jarum,
berpotensi sebagai media penularan penyakit
17. Mengusap kapas ke bagian yang telah ditusuk
Potensi bahaya :
Pada terapis, kemungkinan terkena cairan tubuh atau darah dari pasien ketika
handscoon yang dikenakan terapis kurang safety
18. Membuang kapas ke tempat sampah
Potensi bahaya:
Tidak ada potensi bahaya
19. Melepas handscoon dan membereskan peralatan
Potensi bahaya:
Tidak ada potensi bahaya
20. Mencuci tangan sesuai dengan standar mencuci tangan yang baik dan benar
Potensi bahaya:
Pada terapis , penting dilakukan sebagai tindakan pencegahan akhir terhadap
kemungkinan terjadinya perpindahan bakteri/virus dari pasien ke terapis sepanjang
perlakuan terapi.