Anda di halaman 1dari 26

CASE BASED DISCUSSION

SINDROMA NEFROTIK
OLEH :BINTI MARATUS SHALIHAH
IDENTITAS PASIEN

• Nama : An. RC
• Umur : 6 tahun
• Jenis Kelamin : Perempuan
• Agama : Islam
• Alamat : Kedondong 5/5 Gajah
• Tanggal Masuk : 18 September 2019
• No. CM : KLJG0120071XXXX
ANAMNESIS

• Dilakukan secara Alloanamnesis dan anamnesis


dengan ibu pasien tanggal 19 September 2019
yang dilakukan di ruang dahlia RSUD Sunan
Kalijaga Demak serta didukung catatan medik.

• Keluhan utama : Bengkak


RIWAYAT PENYAKIT SEKARANG

Pasien datang dengan diantar orangtuanya ke IGD RSUD


Sunan Kalijaga Demak dengan keluhan bengkak, bengkak
dirasakan sejak 1 hari sebelum masuk Rumah Sakit, bengkak
timbul tiba-tiba saat pasien bangun tidur, bengkak terlihat pada
awalnya di daerah wajah terutama di daerah kelopak mata,
bengkak kemudian berlanjut ke daerah sekitar perut dan ke
seluruh tubuh. Keluhan disertai demam sejak 1 hari yang lalu,
demam mendadak dan terus menerus, tidak menggigil, tidak
keringat dingin. Ibu pasien juga mengatakan buang air kecil
pasien yang menjadi jarang sejak 3 hari SMRS, biasanya sehari
minimal 5 kali, namun sekarang menjadi 1 kali dengan kuantitas
yang sedikit atau tidak miksi sama sekali dan berwarna
kecoklatan. Riwayat alergi obat-obatan dan makanan
disangkal. batuk (-) pilek (-), mual muntah (-).
RIWAYAT PENYAKIT DAHULU


•-
Pasien pernah menderita keluhan serupa 3 tahun yang lalu
dan dibawa ke dokter spesialis anak dan pernah mondok 1
kali, setelah membaik kontrol setiap 1 bulan namun 5 bulan
terakhir tidak pernah kontrol kembali,
 Riwayat pernah sakit panas, batuk, pilek tapi tidak sampai
mondok di rumah sakit.
 Riwayat kejang (-)
 Riwayat alergi (-)
 Riwayat PJB (-)
 Riwayat ikterik (-)
RIWAYAT PENYAKIT KELUARGA

• Penghuni di rumah tidak ada yang menderita penyakit seperti ini


• Teman bermain tidak ada yang sakit seperti ini
• Tetangga tidak ada yang menderita seperti ini
RIWAYAT SOSIAL EKONOMI

• Kedua orang tua bekerja sebagai wiraswasta.


Berobat menggunakan BPJS. Pasien tinggal di
rumah dengan neneknya dan kebutuhan pasien
dipenuhi oleh neneknya.
• Kesan : Sosial ekonomi cukup
RIWAYAT PERINATAL

Prenatal
Ibu biasa memeriksakan kandungan ke bidan secara
rutin 1 bulan sekali, tidak ada pesan khusus. Selama
hamil ibu sudah mendapat suntikan TT 2x. Ibu
mengaku tidak pernah menderita penyakit selama
kehamilan. Riwayat perdarahan dan trauma saat
hamil disangkal. Riwayat minum obat tanpa resep
dokter ataupun minum jamu disangkal.
• Kesan : riwayat pemeliharaan cukup
RIWAYAT PERINATAL

Natal
Anak perempuan lahir dari ibu P1A0, H. 38 minggu,
kontrol ANC di bidan, langsung menangis, BBL : 2800
gram, PB : 50 cm, LK : 35 cm , LD : 34 cm
RIWAYAT PERINATAL

Postnatal
• Pemeliharaan postnatal dilakukan oleh bidan dan
anak dalam keadaan sehat.
• Kesan : riwayat pemeliharaan postnatal baik
RIWAYAT PERKEMBANGAN

• Senyum : 2 bulan
• Miring : 3 bulan
• Tengkurap : 5 bulan
• Duduk : 6 bulan
• Berdiri berpegangan : 9 bulan
• Berjalan : 1 tahun 1 bulan
• Berbicara > 1 kata : 1 tahun 4 bulan
• Berlarian : 1 tahun 6 bulan
• Kesan : perkembangan sesuai usia.
RIWAYAT IMUNISASI

• 0 bulan = Hepatitis B, HBo


• 1 bulan = BCG, polio I
• 2 bulan = DPT + hepatitis B + HiB (Pentabio 1), polio II
• 3 bulan = Pentabio 2, polio III
• 4 bulan = Pentabio 3, polio IV
• 9 bulan = campak
• 24 bulan = campak
Kesan: Imunisasi dasar lengkap dan tepat waktu
RIWAYAT MAKAN DAN MINUM

• Ibu mengaku anak diberi ASI sejak lahir sampai usia


6 bulan. Setelah usia 6 bulan, selain ASI anak juga
mendapat makanan pendamping ASI berupa
pisang yang dilumat halus, bubur susu, nasi tim, dan
buah. Mulai usia 1 tahun sampai sekarang, anak
diberikan makanan padat seperti anggota
keluarga yang lain. Anak saat ini mengonsumsi nasi
daging ayam, tahu, tempe, telur, sayur, dan buah-
buahan dengan frekuensi makan 3 kali sehari.
• Kesan : kualitas dan kuantitas diet baik
PEMERIKSAAN STATUS GIZI

• BB 20kg
• TB 115 cm
RIWAYAT KELUARGA BERENCANA
ORANG TUA
• Ibu penderita tidak menggunakan KB
PEMERIKSAAN FISIK

• Keadaan umum : tampak lemah.


• Kesadaran : composmentis
• Tanda Vital :
• Nadi : 100 x/ menit, reguler, isi dan tegangan
cukup, equal kanan kiri
• Laju nafas : 24 x/ menit
• Suhu : 38,2 ° C (axilla)
• SpO2 : 99%
PEMERIKSAAN FISIK

• Kepala : Normocephale, kulit kepala tidak kelainan, rambut


hitam dan distribusi merata, tidak ada kaku kuduk.
• Kulit : Tidak sianosis, oedem, turgor kembali lambat >2 detik,
ikterus (-).
• Mata : Pupil bulat, isokor, Ø 4mm/ 4mm, refleks cahaya
(+/+) normal, konjungtiva anemis (-/-),
sklera ikterik (-/-), edem periorbital (+/+)
• Hidung : bentuk normal, sekret (-/-), nafas cuping hidung (-)
• Telinga : bentuk normal, serumen (-/-), discharge (-/-), nyeri (-
/-)
• Mulut : bibir kering (-), sianosis (-), pendarahan gusi (-) lidah
kotor (-)
• Tenggorok : tonsil T1-T1, arcus faring simetris, uvula di tengah,
hiperemis (-)
• Leher : simetris, tidak ada pembesaran kelenjar limfe
PEMERIKSAAN FISIK

THORAX
• Paru
• Inspeksi : Hemithoraks dextra et sinistra simetris dalam keadaan statis
dan dinamis, retraksi suprasternal, intercostal dan epigastrial (-).
• Palpasi : stem fremitus dextra et sinistra simetris
• Perkusi : sonor di seluruh lapang paru
• Auskultasi : suara dasar : bronkovesikuler
• suara tambahan : ronki basah halus (-/-), wheezing (-/-)

• Jantung
• Inspeksi : Ictus cordis tidak tampak
• Palpasi : Ictus cordis teraba di ics V 2 cm medial linea mid
clavicula sinistra, tidak melebar, tidak kuat angkat
• Perkusi : Batas jantung sulit di nilai
• Auskultasi : BJ I-II normal, murmur (-), gallop (-), bising (-)
PEMERIKSAAN FISIK

ABDOMEN
• Inspeksi : sedikit cembung, hiperemis (-), jejas (-)
• Auskultasi : BU (+) normal
• Perkusi : dominan timpani (+)
• Palpasi : supel, defense muscular (-), nyeri
tekan (-), hepar dan lien dalam batas normal
• Genitalia : Perempuan, tidak ada kelainan
PEMERIKSAAN FISIK

EKSTREMITAS
Superior Inferior

Akral Dingin -/- -/-

Akral Sianosis -/- -/-

Petechie -/- -/-

Capillary Refill Time <2" <2"

Bengkak +/+ +/+

Pitting edema +/+ +/+


PEMERIKSAAN PENUNJANG
•Pemeriksaan Darah
Tgl 19-9-2019

Darah rutin Hasil Nilai normal


(perempuan)
Hemoglobin 11,7 g% 12-16
Leukosit 20400 mm3 4000-10000
Trombosit 476000 mm3 150000-400000
Hematokrit 34,1 % 37-43

Kimia Darah Hasil Nilai normal


(perempuan)
Albumin 1,8 g% 3,5-5,5
Globulin 4,2 g/dl 1,3 – 9,3
Protein total 6,0 g/dl 6,5 – 8,4
GDS 77 mg% 80-150
Kolesterol 522 mg/dl <200
Trigliserid 251 mg/dl 5-35
Ureum 20,5 mg% 10-50
Creatinin 0,5 mg/dl 0,8-1,8
Urid acid 6,3 mg/dl 2,0 – 5,5
Pemeriksaan Urin Hasil Nilai normal (perempuan)

Warna Kuning kehijauan kuning

Kejernihan Agak keruh jernih


PH 6,5 5,0-7,5
Protein (+3) negatif
Epitel 2-4 5-15
Leukosit negatif negatif
Eritrosit 2-4 0-1
Silinder 1 (-) negatif
Kristal (-) negatif
Bakteri (-) negatif
Faeces Rutin Hasil Nilai normal (perempuan)

Warna Kuning kehijauan kuning muda

Konsistensi Lembek jernih

Lendir Positif 5,0-7,5

Darah (-) negatif


Leukosit positif negatif
Eritrosit positif negatif
• Diagnosis utama : Sindroma Nefrotik
• Diagnosis Banding : GNAPS
(Glomerulonefritis Akut Post Streptokokus)
ASSESSMENT DAN INITIAL PLAN
DIAGNOSIS

SINDROMA NEFROTIK
• Ip. Dx :
a. Subyektif :-
b. Obyektif : Urin rutin ulang, Ur&Cr ulang, ASTO
• Ip. Tx :
Infus RL 10 tpm
Methylprednisolon 3-2-2
Transfusi albumin 20% 20 gram dalam 4 jam
Furosemid 8 mg
• Ip. Mx :
- keadaan umum, tanda vital, tanda-tanda oedem
- Balance cairan
- Diuresis
- Respon pengobatan
- Timbang berat badan tiap hari
- Mengukur lingkar pinggang
• Ip. Ex
- Bila anak sakit, segera berobat ke pelayanan kesehatan
- Rutin kontrol, mulai dari 1 minggu, selanjutnya 2 minggu, lalu 1 bulan, dan seterusnya
- Meminum obat yang diberikan secara teratur
- Jelaskan untuk memperhatikan timbulnya bengkak-bengkak, atau warna air seni yang
menjadi lebih keruh, segera datang kontrol ke pusat pelayanan kesehatan
TERIMAKASIH