Anda di halaman 1dari 23

SOP dan POS

Penyederhanaan Fungsi Boolean dengan

Peta Karnaugh
CAMELIA EVIONITA ZEN / 1910501018
AMALIA AYU ARDIAN / 1910501032
Bentuk Kanonik
Ada dua macam bentuk kanonik:
1. Penjumlahan dari hasil kali (sum-of-product atau SOP)
2. Perkalian dari hasil jumlah (product-of-sum atau POS)

Contoh:
1. f(x, y, z) = x’y’z + xy’z’ + xyz
Setiap suku (term) disebut minterm.

2. g(x, y, z) = (x + y + z)(x + y’ + z)(x + y’ + z’)(x’ + y + z’)(x’ + y’ + z)


Setiap suku (term) disebut maxterm.

Setiap suku (term) di dalam ekspresi mengandung literal yang lengkap dalam peubah
x, y, z.
Definisi SOP
Penjumlahan dari hasil kali (sum-of-product atau SOP)

Kombinasi nilai-nilai peubah yang menghasilkan nilai fungsi sama dengan 1


adalah
001, 100, dan 111, maka fungsi Booleannya dalam bentuk kanonik SOP adalah :
f(x, y, z) = x’y’z + xy’z’ + xyz

atau menggantikan fungsi dengan lambang minterm

f(x, y, z) = m1 + m4 + m7 = Ʃ(1, 4, 7)
Definisi POS
Perkalian dari hasil jumlah (product-of-sum atau POS)

Kombinasi nilai-nilai peubah yang menghasilkan nilai fungsi sama dengan


0 adalah
000, 010, 011, 101, dan 110
maka fungsi Booleannya dalam bentuk kanonik POS adalah :
f(x, y, z) = (x + y + z)(x + y’+ z)(x + y’+ z’)(x’+ y + z’)(x’+ y’+ z)

atau mengganti fungsi dengan lambang maxterm


f(x, y, z) = M0 M2 M3 M5 M6 = П(0, 2, 3, 5, 6)
Contoh soal :
Tinjau fungsi Boolean yang diekspresikan dalam tabel. Nyatakan fungsi tersebut dalam bentuk Kanonik SOP dan
POS.

Penyelesaian :
1. SOP : tinjau kombinasi peubah yang menghasilkan nilai 1
f (x, y, z) = x’ y’ z + xy’ z’ + xyz
atau dalam bentuk lain,
f (x, y, z) = m1 + m4 + m7 = Ʃ(1, 4, 7)

2. POS : tinjau kombinasi peubah yang menghasilkan nilai 0


f (x, y, z) = (x + y + z) (x + y’ + z) (x + y’ + z‟) (x’+ y + z’) (x’ + y’ + z)f
atau dalam bentuk lain,
f (x, y, z) = M0 M2 M3 M5 M6 = П(0, 2, 3, 5, 6)
Contoh Soal
Nyatakan fungsi Boolean f(x, y, z) = x + y’z dalam bentuk kanonik SOP dan POS.
Penyelesaian:
(a) SOP
x = x(y + y’)
= xy + xy’
= xy (z + z’) + xy’(z + z’)
= xyz + xyz’ + xy’z + xy’z’
y’z = y’z (x + x’)
= xy’z + x’y’z
Jadi f(x, y, z) = x + y’z
= xyz + xyz’ + xy’z + xy’z’ + xy’z + x’y’z
= x’y’z + xy’z’ + xy’z + xyz’ + xyz
atau f(x, y, z) = m1 + m4 + m5 + m6 + m7 = Ʃ(1,4,5,6,7)
(b) POS
f(x, y, z) = M0.M2,M3 = П(0,2,3)
Konversi Antar Bentuk Kanonik
Fungsi Boolean dalam bentuk karnonik SOP dapat ditransformasi ke bentuk kanonik POS, demikian pula sebaliknya.
Misalkan f adalah fungsi Boolean dalam bentuk SOP dengan tiga peubah:

SOP POS
f (x,y,z) = Ʃ(1, 4, 5, 6, 7)
dan f ‘ adalah komplemen dari f.
f ‘ (x, y, z) = Ʃ(0, 2, 3) = m0 + m2 + m3
Dengan menggunakan hukum De Morgan, kita dapat memperoleh fungsi f dalam bentuk POS :
f ‘ (x, y, z) = (f ‘ (x, y, z))’ = (m0 + m2 + m3)’
= m 0‘ . m 2‘ . m 3’
= (x’ y’ z’ )’ (x’ y z’ )’ (x’ y z)’
= (x + y + z) (x + y’ + z) (x + y’ + z’ )
= M0 M2 M3
= П(0, 2, 3)
Jadi, f(x,y,z) = Ʃ(1, 4, 5, 6, 7) = П(0, 2, 3)
Kesimpulan: mj’ = Mj
POS SOP
Contoh Soal :
Nyatakan f(x, y, z)= П (0, 2, 4, 5) dan g(w, x, y, z) = Ʃ (1, 2, 5, 6, 10, 15)
dalam bentuk SOP.

Penyelesaian:

f (x, y, z) = Ʃ (1, 3, 6, 7)
g(w, x, y, z)= П(0, 3, 4, 7, 8, 9, 11, 12, 13, 14)
Bentuk Baku
Dua bentuk kanonik adalah bentuk dasar yang diperoleh dengan membaca
fungsi dari tabel kebenaran. Bentuk ini umumnya sangat jarang muncul, karena setiap
suku(term) di dalam bentuk kanonik harus mengandung literal atau peubah yang
lengkap, baik dalam bentuk normal (x) atau dalam bentuk komplemennya (x’).

Cara lain untuk mengekspresikan fungsi Boolean adalah bentuk baku


(standard). Pada bentuk ini, suku – suku yang membentuk fungsi dapat mengandung
satu, dua, atau sejumlah literal. Dua tipe bentuk baku adalah bentuk baku SOP dan
bentuk baku POS.

Contohnya :
f(x, y, z) = y’ + xy + x’yz (bentuk baku SOP)
f(x, y, z) = x(y’ + z)(x’ + y + z’) (bentuk baku POS)
Penyederhanaan Fungsi Boolean

Mencari bentuk fungsi lain yang ekivalen tetapi dengan jumlah


literal atau operasi yang lebih sedikit. Penyederhaan fungsi Boolean
disebut juga minimalisasi fungsi.

Fungsi boolean dapat disederhanakan dalam 3 cara :


1. Secara aljabar
2. Menggunakan Peta Karnaugh
3. Menggunakan metode Quine Mc Cluskey (metode Tabulasi)
Definisi Peta Karnaugh (K-map)
Metode ini ditemukan oleh Maurice Karnough pada tahun 1953. K-map
ini terbentuk atau tersusun dari kotak-kotak berbentuk bujur sangkar yang
bersisian. Setiap kotak merepresentasikan sebuah minterm. Tiap kotak dikatakan
bertetangga jika minterm-minterm yang merepresentasikannya berbeda hanya
sebuah literal.

K-map dapat dibentuk dari fungsi Boolean yang dispesifikasikan dengan ekspresi
Boolean maupun fungsi yang direpresentasikan dalam bentuk tabel kebenaran.
Peta karnaugh untuk fungsi dengan 2,3,4 buah peubah.
Peta Karnaugh dengan Dua Peubah
Peta Karnaugh dengan Tiga Peubah
Peta Karnaugh dengan Empat Peubah
Contoh Soal
Diberikan sebuah table kebenaran , gambarkan Peta Karnaugh!

yz
00 01 11 10
0 1 0 0
x 0
1 1 0 1 0
00 01 11 10
00 0 1 0 1

01 0 0 1 1

11 0 0 0 1

0 0 0 0
10
Teknik Minimasi Fungsi Boolean dengan Peta Karnaugh
1. Pasangan : dua buah 1 yang bertetangga

00 01 11 10 Sebelum disederhanakan :
f(w,x,y,z) = wxyz +wxyz’
00 0 0 0 0
Hasil penyederhanaan
01 0 0 0 0 f(w,x,y,z) = wxy

11
0 0 1 1
10
0 0 0 0
2. Kuad : empat buah 1 yang bertetangga

Fungsi Boolean sebelum disederhanakan :


f (w, x, y, z) = w x y’ z’ + w x y’ z + w x y z + w x y z’

Setelah disederhanakan : f (w, x, y, z) = w x


3. Oktet : delapan buah 1 yang bertetangga

Fungsi Boolean sebelum disederhanakan :


f (w, x, y, z) = w x y’ z’ + w x y’ z + w x y z + w x y z’ + w x’ y’ z’ + w x’ y’ z + w x’ y z + w x’ y z’
Setelah disederhanakan : f (w, x, y, z) = w
Menyederhanakan fungsi Boolean ke dalam bentuk POS

Contoh :
1. f (w, x, y, z) = Ʃ(0, 1, 2, 5, 8, 9, 10)
Jawab :
Untuk memperoleh POS, kelompokkan kotak-kotak yang berelemen 0 dengan cara yang sama seperti
pengelompokan 1

Jadi f (w, x, y, z) = (w’ + x ‟ ) ( y’ + z’ ) ( x’ + z)


Thanks!