Teknik MC
untuk Acara
Formal dan
Informal
KELOMPOK 5
Arni (2040602024) A1
Sisnawati (2040602036) A1
Windi Rosalinda (2040602011) A1
Isnaini Ariska (2040602055) A2
Muhammad Fachrul Hamdany
(2040602012) A2
Weki Yudistira (2040602080) A2
MC Formal
● MC formal adalah MC yang memandu acara-acara resmi yang menggunakan bahasa resmi atau baku dan agak sedikit kaku.
Biasanya untuk MC formal ini semuanya based on the text.Jadi, kamu hanya tinggal membaca saja teks yang sudah disiapkan.
● Oleh karena itu, seorang MC formal wajib untuk menguasai teknik vokal yang baik dan harus jauh lebih menonjol daripada MC-
MC lainnya.Penampilan sebagai seorang MC pun juga dinilai dari pakaian yang dikenakan, yaitu pakaian yang bersifat
resmi.Dimana, acara yang membutuhkan MC formal ini, yaitu seperti acara kenegaraan, perkantoran, wedding, akad, dan acara
sakral lainnya.
● Kemudian, ada MC semi formal yang berada di tengah-tengah antara MC formal dan informal.Tidak jarang, MC semi formal ini
juga bisa dipadukan antara keduanya, dimana diawalnya formal, baru kemudian diakhiri dengan informal. Intinya, kamu harus bisa
menyesuaikan, misalnya pakaian yang harus sesuai dengan tema acara, bahasa yang digunakan harus sesuai dengan acara, tidak
terlalu baku tapi juga tidak terlalu santai.
● Jadi, untuk MC semi formal ini, kamu diperbolehkan untuk melakukan improvisasi di waktu-waktu tertentu.Dan biasanya acara
untuk MC semi formal ini, yaitu acara seminar, pelatihan, hari-hari besar yang dimana dibutuhkan waktu formal dan juga informal.
● Contoh MC formal atau acara resmi : Rapat ,Konferensi ,pertemuan pejabat ,pesta demokrasi.
MC informal
● Biasanya MC yang membawakan acara dengan lebih santai, temanya lebih casual, dan juga bahasa yang digunakan tidak terlalu
baku ataupun menggunakan bahasa-bahasa yang sedang tren atau terkini. Dan yang paling diutamakan sebagai MC informal, yaitu
kamu wajib untuk melakukan improvisasi.
● Oleh karena itu, kamu juga diwajibkan untuk memahami banyak wawasan dan juga mengetahui update berita-berita terkini.Acara
untuk MC informal ini, contohnya seperti acara bazar, ulang tahun, family gathering, dan acara-acara konser yang informal.
● Contoh acara informal atau tidak resmi : ulang tahun ,sukuran keluarga
Teknik MC
1. Percaya Diri
Percaya diri sangat penting dan paling dibutuhkan ketika berhadapan di depan orang
banyak saat membawakan acara. Jadi, yakinlah pada kemampuanmu bahwa kamu
bisa dan mampu membawakan acara dari awal hingga akhir.
Pastikan kamu mengikuti apa kata panitia acara dan berusahalah bersikap profesional.
Apapun yang terjadi, kamu harus tetap fokus.
2. Menguasai Acara
Sebelum hari H, pastikan kamu sudah tahu jenis acara yang akan kamu bawakan, mulai
dari waktu, tempat, jenis acara, hingga tamu yang datang. Dengan begitu, kamu
sudah ada bayangan acara tersebut akan kamu bawakan seperti apa nantinya.
3. Apapun yang terjadi dengan acara yang sedang kamu bawakan, tetaplah bersikap
tenang. Selain itu, dalam membawakan acara kamu juga harus terlihat ramah, dan
memberikan senyuman.
4. Memakai Kostum yang Tepat
Untuk menjadi seorang Pembawa Acara, kamu harus berpenampilan sebaik dan
semenarik mungkin.
Pastikan kamu sudah benar-benar mengetahui jenis acara yang akan dibawakan,
supaya tidak salah kostum. Karena kostum menjadi salah satu poin penting, dan
sangat mendukung kamu sebagai Pembawa Acara.Selain keempat tips menjadi
Pembawa Acara atau MC di atas, jangan lupa untuk berdoa. Jadikan doa sebagai
senjata terbaik kamu sebelum membawakan sebuah acara.
Tugas dan Peran MC/Pembawa Acara
Tugas utama seorang MC adalah mengatur susunan atau jalannya acara agar acara tersebut bisa berjalan
dengan baik dan tersusun sistematis.Dalam kegiatan yang di acarakan, selalu ada orang yang bertugas
memberitahu dan mengatur pelaksanaan setiap mata acara.Pergantian dari satu mata acara ke mata acara
berikutnya selalu mengikuti perintahnya.Orang-orang yang terlibat dalam setiap mata acara itu pun selalu
mematuhinya.Lancer dan tidaknya suatu acara sangat bergantung kepadanya.
1. Seorang MC harus memastikan acara berjalan dengan lancar dan tepat waktu.
2. Mengumumkan acara atau susunan acara yang akan berjalan.
3. Harus paham benar keseluruhan acara yang akan berlangsung.
4. Menarik perhatian hadirin untuk mengikuti jalnnya acara dari awal hingga akhir.
5. Menyusun acara dengan baik dan berkoordinasi dengan panitia.
6. Mengecek pengeras suara (mike) atau sound system agar berfungsi dengan baik.
7. Mengecek kesiapan acara dan kehadiran orang-orang penting yang akan tampil dan hadir.
8. Merkonsentrasi menyimak detail jalannya acara.
9. Mengendalikan waktu agar acara berjalan sesuai dengan alokasi waktu yang sudah ditetapkan.
10. Mengenalkan pembicara (introducing of the speaker) atau mengisi acar sebelum mereka tampil dipodium
dan pengartar materi yang akan disampaikannya.
11. MC adalah orang pertama dan satu-satunya orang yang berhak membuka acara atau berbicara secara
"resmi" kepada hadirin, jangan lupa karena MC adalah orang pertama yang berbicara dalam suatu acara ,
maka MC harus memperkenalkan diri sendiri kepada hadirin.
Syarat Menjadi MC
Sebagai seorang MC, dia harus bisa menarik perhatian hadirin untuk segera merasa
terlibat dalam pertemuan itu.Kalau upaya ini gagal, jalannya acara menjadi hambar, tidak
berkesan dan mengecewakan.Sebaliknya bila pembawa acara pandai menguasai dan
mengasyiki hadirin, maka acara tersebut menjadi lancer dan menyenangkan.Dengan
demikian kesuksesan sebuah acara berada di tangan MC.
Berikut ini adalah beberapa persyaratan utama yang harus dimiliki oleh seorang Master of
Ceremony:
1. Pengetahuan dan pengalaman luas
2. Cerdas
3. Rasa Humor
4. Sabar
5. Imajinasi
6. Antusiasme
7. Rendah hati dan bersahabat
8. Kemampuan bekerjasama
Tips Menjadi MC Profesional
Berikut ini adalah beberapa tips yang menarik dan bermutu bagi yang baru mau mencoba jadi MC atau belum terlalu
menguasai profesi ini, yakni:
1. Kenali peranmu
Peran seorang MC adalah untuk mempertahankan sebuah acara agar berjalan lancar, mempertahankan energi para
peserta/penonton agar semangat, membantu para peserta agar merasa disambut dgn baik dan membuat para
pembicara/pengisi acara merasa dihargai, dan masi banyak lagi.Jadi gak cuma hanya memberikan informasi dan gak cuma
sebagai timekeeper aja.
2. Kenali kelompok-kelompok peserta
Maksudnya adalah menyambut para penonton/peserta yang tidak berasal dari daerah tempat acara berlangsung. MC harus
memastikan bahwa semua penonton adalah sama, tidak memberikan perlakuan khusus pada mereka yang merupakan
"tuan rumah".
3. Ringkaslah apa yang dikatakan oleh pembicara
Poin ini penting bgt buat diperhatikan. Jadi setiap seorang pembicara selesai bicara, MC harus bisa mengambil intisari dari
apa yang dibicarakan oleh pembicara tersebut, atau setidaknya bagian penting dari isinya, untuk disampaikan kepada
penonton/MC servis.
4. Pertahankan waktu yang ditentukan
Dalam sebuah acara, tidak dipungkiri bakal ada alokasi waktu yang kurang sesuai dengan rundown acara, entah itu molor
atau kecepatan.Untuk itulah MC (training mc) harus bisa mengatur agar waktu tetap berjalan sesuai dengan rundown.
5. Buat penonton bersemangat
Kadangkala pada suatu acara pasti ada penonton yang merasa bosen atau ngantuk karena isinya kurang menarik atau
apa/MC service.
6. Jangan bicara terlalu cepat
ucapkan setiap kata dengan intonasi yang jelas (training mc).
Sekian dan Terima
Kasih