UNIT OPERASI MEKANIK
KELOMPOK II
1. F E B R I A N S YA H ( 0 6 2 3 3 0 4 0 0 9 2 1 )
2. L E O P A L D I A D YA S A P U T R A
(062330400925)
3. MUH RIZKY REIHAN (062330400927)
4. VERONICA APRILIA (062330400936)
DOSEN PENGAMPU :
M E I L I A N T I , S . T. , M . T.
TANGKI
(ALAT PENYIMPANAN FLUIDA)
Pengertian dan fungsi tangki
Tangki adalah tempat penyimpanan
bagi produk/ bahan baku sebelum
didistribusikan kepada konsumen.
Fungsinya:
Menjaga kelancaran ketersediaan produk dan
bahan baku
Menjaga produk atau bahan baku dari
kontaminan
KLASIFIKASI TANGKI PENYIMPANAN
Berdasarkan Tekanan
Berdasarkan letak Tangki
Operasi
Berdasarkan Ada Tidaknya Berdasarkan Fungsional
Tutup Tangki Operasi
Berdasarkan Bentuk Berdasarkan Konstruksi
Tangki Material
Berdasarkan Bentuk Atap
Tangki
BERDASARKAN LETAK TANGKI
1. 1. Aboveground Tank
yaitu tangki penimbun yang terletak di atas permukaan tanah.
• Kelebihan : Mudah dideteksi jika ada keretakan/kebocoran, Biaya
perawatan lebih murah dari underground tank
• kekurangannya :Terpapar langsung terhadap panas dan cuaca
buruk
1. Tanki di Permukaan 2. Tanki Menara
Tanah
2. Underground Tank,
yaitu tangki penimbun yang terletak di bawah permukaan tanah.
• Kelebihan : Tidak terpapar langsung terhadap panas dan cuaca buruk
dan tidak memakan banyak tempat.
• kekurangannya : Sulit dideteksi jika ada keretakan/kebocoran serta
harganya relatif mahal dibandingkan dengan Aboveground Tank
Gambar underground tank
BERDASARKAN ADA TIDAKNYA TUTUP
TANGKI
1. Open tank
Open tangki biasanya digunakan
sebagai surge tank diantara operasi, sebagai
vats untuk proses batch dimana material
tercampur, sebagai setting tank, decanter,
reactor, reservoir dan lain-lain.
• 2. Closed tank
• Fluida yang mudah terbakar, fluida
yang bersifat toksik, dan gas harus
disimpan pada tangki tertutup. Bahan kimia
berbahaya, seperti asam dan kaustik akan
mengurangi resiko yang dapat ditimbulkan
jika disimpan pada tangki tertutup. Tangki
ini digunakan pada industri perminyakan dan
petrokimia
BEDASARKAN BENTUK
TANKI
1.Tangki Lingkaran
(Circular Tank)
2. Tangki Persegi /
Persegi Panjang
(Rectangular Tank)
Tangki Lingkaran/silinder (Circular
Tank)
Tangki yang umum digunakan sebagai tempat
penyimpanan adalah tangki yang berbentuk silinder.
Tangki ini memiliki nilai ekonomis dalam
perencanaan. Selain itu, dalam perhitungan teknisnya,
momen yang terjadi tidak besar.
Tanki Silinder
Tangki Persegi / Persegi Panjang
(Rectangular Tank)
Bentuk silinder secara structural
paling cocok untuk kostruksi
tangki, tapi tangki persegi panjang
sering disukai untuk tujuan
tertentu, antara lain kemudahan
dalam proses konstruksi.
BERDASARKAN BENTUK ATAP
TANGKI
1. FIXED ROOF TANK,
Dibagi menjadi dua jenis bentuk atap yaitu :
a.) Cone Roof,
jenis tangki penyimpanan ini paling sering digunakan
untuk menyimpan fluida yang tidak terlalu volatil.
Terdapat dua jenis tipe cone roof berdasarkan penyanggga
atapnya yaitu :
Supported Cone Roof adalah suatu atap yang berbentuk
menyerupai konus dan ditumpu pada bagian utamanya dengan
rusuk di atas balok penopang ataupun kolom
Self-supporting Cone Roof adalah
atap yang berbentuk menyerupai
konus dan hanya ditopang pada
keliling konus. Atap langsung ditahan
oleh dinding tangki (shellplate).
Cone Roof Tank
b.) DOME ROOF
adalah atap yang dibentuk
menyerupai permukaan bulatan
dan hanya ditopang pada keliling
kubah yang biasanya digunakan Dome Roof Tank
untuk menyimpan cairan kimia yang
bersifat volatil pada tekanan rendah.
2. FLOATING ROOF
TANK,
yang biasanya digunakan
untuk menyimpan minyak
mentah dan premium.
Keuntungannya yaitu tidak
terdapat vapour space dan
mengurangi kehilangan
akibat penguapan.
Berdasarkan Tekanan Operasi
1. Tangki
Atmosferik
2. Pressu
re Tank
Tangki atmosferik
a.) FIXED CONE ROOF TANK,
digunakan untuk menimbun atau
menyimpan berbagai jenis fluida
dengan tekanan uap rendah atau amat
rendah.
b.) Tangki Umbrella,
bentuk tutupnya yang
melengkung dengan titik
pusat meredian di puncak
tangki.
c.) Fixed Dome Roof memiliki bentuk
tutup yang cembung dan ekonomis bila
digunakan dengan volume > 2000 m3.
Bahkan cukup ekonomis hingga volume
7000 m3 (dengan D < 65 m).
Kegunaannya sama dengan fixed cone
roof tank.
d.) Tangki Horizontal , dapat menyimpan
bahan kimia yang memiliki tingkat
penguapan rendah (low volatility), seperti air
minum dengan tekanan uap tidak melebihi 5
psi, diameter dari tangki dapat mencapai 12
feet (3,6 m) dengan panjang mencapai 60 feet
(18,3 m).
e.) Tangki Tipe Plain
Hemispheroid, digunakan
untuk menimbun fluida
(minyak) dengan tekanan
uap (RVP) sedikit dibawah
5 psi.
f.) Tangki Tipe Noded
Hemispheroid, digunakan
untuk menyimpan fluida
(light naptha pentane)
dengan tekanan uap tidak
lebih dari 5 psi.
g.) Tangki Plain Spheroid,
tangki bertekanan rendah
dengan kapasitas 20.000
barrel.
h.Tangki Tipe Floating
Roof, ditujukan untuk
penyimpanan bahan–
bahan yang mudah
terbakar atau mudah
menguap.
Pressure Tank
a. Tangki peluru (bullet tank), digunakan
untuk menyimpan LPG, Propana, Butana
, H2, ammonia dengan tekanan diatas 15
psig.
b. Tangki bola (spherical tank),
digunakan untuk menyimpan gas–
gas yang dicairkan seperti LPG, O2,
N2 dan lain – lain.
c. Dome Roof tank, Untuk
menyimpan bahan -bahan yang
mudah terbakar, meledak , dan mudah
menguap seperti gasoline.
Berdasarkan Fungsional
Operasi
3.Tangki
Penyimpanan Gas
1. Tangki
Penyimpanan 2.Tangki
Zat Padat Penyimpanan Zat
Cair
1. Tangki Penyimpanan Zat Padat
a. Ditimbun dengan sistem out door
Bahan yang disimpan adalah bahan yang tidak dipengaruhi
oleh udara, hujan, panas contoh coal, batu, kayu, dll. Alat
yang digunakan belt conveyor.
Pemilihan metode penyimpanan didasarkan
pada:
*Sifat bahan yang disimpan
*Jumlah bahan yang disimpan
*Cara handling bahan
b. Ditimbun dengan sistem indoor
Penyimpanan dengan sistem ini dapat dilakukan dengan 2 cara:
1. Penyimpanan indoor dalam bentuk timbunan:
* Untuk menyimpan bahan yang harus dipertahankan tetap kering
* Bahan yang memerlukan perlindungan terhadap atmosfer misal bahan
keramik, mineral, hasil pertanian, dll
2. Disimpan dalam bin/bunker dan silo
Untuk zat padat yang berbahaya, mudah larut dalam air atau rusak bila
ditumpukkan di udara terbuka.
BIN
Alat ini banyak dipakai dan sangat
menguntungkan bila Feeding
berlangsung menggunakan gaya
gravitasi serta bentuknya tidak terlalu
tinggi dan biasanya agak besar
SILO
Alat ini prinsipnya sama
dengan BIN hanya ukurannya
lebih besar (40m)
Cocok untuk menyimpan
bahan seperti lime, semen, dll
Pengumpanan bahan melalui
bagian atas dan karena
ketinggiannya digunakan
pengumpan berupa elevator,
HOPPER
Hopper adalah
bin kecil dengan
dasar agak
miring dan
digunakan untuk
menumpuk
sementara
sebelum
diumpan
kedalam proses.
2. Tangki Penyimpanan Zat Cair
Tangki adalah alat untuk menyimpan fluida,
umumnya zat cair.
Tangki yang sangat besar (kapasitasnya) disebut
dengan Reservoir, karena besarnya kapasitas
maka biasanya tidak tertutup. Atas dasar inilah
reservoir digunakan untuk menyimpan
cadangan air
Tanki Silinder
3 . TA N G K I P E N Y I M PA N A N G A S
Tangki bola digunakan untuk
menyimpan gas. Sifat gas adalah
menyebar ke segala arah sehingga
tekanan didalam tempat itu adalah sama,
maka bila dalam tempat itu terdapat
celah atau lekukan yang membuat
tekanan dalam tempat itu tidak sama
akan menyebabkan terjadinya kebocoran
gas.
Spherical Tank
Gasometer
Berdasarkan Material
Material yang dipakai dalam desain tangki ini
adalah material yang direkomendasikan oleh
API Std 650 yang secara kekuatan, dan
komposisi kimia memenuhi persyaratan yang
ditentukan oleh standar. American Society for
Testingand Materials (ASTM) membagi baja
dalam empat grades (A,B,C dan D)
berdasarkan tegangan leleh dengan kisaran
rendah dan menengah untuk carbonsteel
plates. Material yang dimaksud adalah A 283
grade C.
Tangki Hydrolik
Fungsi Tangki Hidrolik
yaitu :
1. Sebagai tempat atau tandon cairan hidrolik.
2. Tempat pemisahan air, udara dan pertikel-
partikel padat yang hanyut dalam cairan
hidrolik.
3. Menghilangkan panas dengan menyebarkan
panas ke seluruh badan tangki.
KOMPONEN TANGKI HYDROLIK
1. FILL CAP
berfungsi untuk menjaga kotoran masuk lewat lubang yang dipakai
untuk mengisi dan menambah oli ke dalam tangki dan juga untuk
menjaga dan menutup tangki.
2. SIGHT GLASS
digunakan untuk men cek level/permukaan dari oli. Level oli yang
baik berada ditengah - tengah sight glass.
3. SUPPLY AND RETURN LINES
merupakan sistem yang memungkinkan oli mengalir dari tangki ke
sistem hidrolik (supply lines) dan dari sistem hidrolik ke tanki hidrolik
(returnlines).
4. DRAIN atau saluran pembuangan digunakan untuk membuang oli
lama dari tangki hidrolik dan juga untuk membuang endapan air didlam
tangki.
type tangki hydrolik, yaitu:
Un Pressurized
• oli dalam tangki Hidrolik berhubungan dengan udara luar jadi tekanan
dalam tangki sama dengan tekanan atmosfir. Biasanya dipakai untuk
konstruksi ringan
Pressurized Relief
• oli dalam tangki Hidrolik bertekanan tertentu sebab tekanan udara
didalam tangki dibatasi tekanannya oleh relief valve. Yang bertujuan
untuk menaikkan efficiency volume metris pompa. Biasanya dipakai
untuk konstruksi sedang.
Pressurized
• oli dalam tangki Hidrolik bertekanan tinggi karena tidak berhubungan
dengan udara luar,
S YA R AT- S YA R AT D A L A M
M E M B U AT TA N K I
Persyaratan – persyaratan rancang bangun konstruksi suatu tangki
adalah sbb:
1. Memenuhi persyaratan kekuatan, kestabilan konstruksi dan
standar.
2. Memenuhi persyaratan keamanan terhadap bahaya kebakaran
dan pencemaran lingkungan.
3. Memperkecil terjadinya losses pada produk atau bahan baku
yang disimpan.
4. Dapat digunakan dalam waktu yang cukup lama.
5. Kapasitasnya mencukupi.
6. Tidak meninggalkan segi-segi keindahannya.
7. Faktor pemeliharaan, serta ekonomis dalam pembuatannya