0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
104 tayangan32 halaman

Definisi dan Jenis Proyek Konstruksi

Dokumen ini membahas tentang jenis-jenis bangunan konstruksi dan bagian-bagiannya. Jenis bangunan konstruksi terdiri dari gedung, jalan, dan bangunan air. Sedangkan bagian-bagian penting bangunan gedung antara lain pondasi, sloof, struktur atas, atap, dan finishing.

Diunggah oleh

fitrhir
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
104 tayangan32 halaman

Definisi dan Jenis Proyek Konstruksi

Dokumen ini membahas tentang jenis-jenis bangunan konstruksi dan bagian-bagiannya. Jenis bangunan konstruksi terdiri dari gedung, jalan, dan bangunan air. Sedangkan bagian-bagian penting bangunan gedung antara lain pondasi, sloof, struktur atas, atap, dan finishing.

Diunggah oleh

fitrhir
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

PELAKSANA SEMESTER

AKHIR

AN
KONSTRUKSI
By : Rosmariani Arifuddin
Pertemuan
01
Bahan Diskusi
Pertemuan 1

A DEFINISI PROYEK

B BIDANG KONSTRUKSI
Daftar Referensi

- PMBOK extention construction project 6th Project


Management Institute
- Quality Management in Conctruction Project,
Abdul Razak Rumane, Penerbit CRC Press
- PMBOK extention construction project 6th Project
Management Institute
- Manajemen Konstruksi untuk Proyek Konstruksi,
Made Partiasta
Definisi Proyek
Proyek didefinisikan sebagai suatu usaha
sementara yang dilakukan untuk membentuk
suatu produk/ jasa/hasil (PMBOK 5th 2013)
Pengertian Proyek
 Mempunyai sasaran dan tujuan
 Dibatasi oleh rentang waktu, biaya, dan
sumberdaya
 Sesuatu yang unik dan kejadian tidak berulang
 Penyelesaian sesuai dengan persyaratan kinerja
dan spesifikasi yang dirancang memenuhi
kebutuhan pelanggan
 Hasil terukur dan dapat dikuantifikasi.
 Aktivitas direncanakan, dilaksanakan serta
dikendalikan
Definisi Proyek
Konstruksi
Proyek Konstruksi merupakan suatu proses di mana rencana
dan spesifikasi perancang dikonversikan menjadi struktur dan
fasilitas fisik
Konstruksi Pemukiman
Konstruksi Gedung
Konstruksi Rekayasa Berat
Konstruksi Industri
—Jenis Proyek Konstruksi
Jenis Bangunan dalam Proyek Konstruksi

Bangunan Gedung Construction


Contoh : rumah, kantor, pabrik, dll. o Contoh : jalan, jembatan, bendungan, dan infrastruktur lainnya.
Ciri-cirinya : Ciri-cirinya :
 Proyek konstruksi menghasilkan tempat orang bekerja * Proyek konstruksi dilaksanakan untuk mengendalikan alam agar
atau tinggal berguna bagi kepentingan manusia
 Pekerjaan dilaksanakan pada lokasi yang relatif kecil dan * Pekerjaan dilaksanakan pada lokasi yang luas atau panjang dan kondisi
kondisi pondasi umumnya sudah diketahui pondasi sangat berbeda satu sama lain dalam suatu proyek
 Manajemen terutama dibutuhkan untuk progressing * Manajemen dibutuhkan untuk memecahkan permasalahan
pekerjaan
Project Phase and
Project Life-Cycle

Oleh karena proyek bersifat unik, maka tingkat ketidakpastian (uncertainty)


dalam proyek menjadi tinggi.
Pada umumnya suatu proyek akan dibagi menjadi beberapa tahap
(phase) agar proses pengendalian proyek menjadi lebih baik.
Secara umum tahapan proyek juga dikenal sebagai project life cyle yang
menggambarkan urutan logis dari kegiatan-kegiatan yang dilakukan
untuk mencapai tujuan proyek
Contoh Proyek pada Industri Konstruksi
Proyek Konstruksi

Produk/ Fisik Jasa

Bangunan Jalan dan Jasa


Bangunan Jasa Jasa
Gedung Jembatan Manajemen
Air Perencanaan Pengawasan
Konstruksi
Metode Pelaksanaan
Konstruksi
Pelaksanaan pekerjaan meliputi semua kegiatan-
kegiatan yang dilakukan dalam transformasi
Gambar-Gambar dan RKS-nya dalam suatu proses
untuk mewujudkan kedalam bentuk yang nyata
berupa Fisik Bangunan dilapangan atau
lokasi.MPK = Metode KonstruksiMPK = Suatu
proses perwujudan dari gambarrencana menjadi
wujud nyata suatukonstruksi bangunan yang lazim
dilaku-kan secara bertahap.

MPK = Salah satu faktor sumber daya


pembangunanpada pengelolaan pelaksanaan pekerjaan
Tujuan Utama Manajemen
Proyek ada 6 sasaran yaitu :
1. Progres dan penyelesaian proyek agar sesuai dengan

anggaran dan target waktupelaksanaannya.

2. Pelaksanaan yang efisien dan peningkatan kualitas.

3. Penyerahan kekuasaan / wewenang .

4. Keadaan pekerjaan yang aman dan memuaskan

5. Penanganan hubungan kerja sedemikian

rupa sehingga tercipta suasana motivasi

6. Tercipta organisasi secara team.


Pertemuan
02
JENIS – JENIS BANGUNAN
KONSTRUKSI
DEFINISI BANGUNAN KONSTRUKSI
Konstruksi bangunan adalah sebuah cara/teknik untuk mendirikan
objek bangunan agar sesuai dengan Konstruksi bangunan adalah sebuah
cara/teknik untuk mendirikan objek bangunan agar sesuai dengan
beberapa syarat yaitu kuat, indah, awet, ekonomis, dan fungsional.
Kata konstruksi juga bisa diartikan sebagai satuan bangunan atau
infrastruktur pada suatu area tertentu.
JENIS – JENIS BANGUNAN KONSTRUKSI
Konstruksi adalah istilah yang umum digunakan untuk berbagai jenis pembangunan sarana dan prasarana. Namun,
secara garis besar konstruksi terbagi menjadi 3 jenis, antara lain:

1. Konstruksi Gedung
Jenis konstruksi gedung biasanya melibatkan arsitek maupun insinyur sipil dan menekankan pada aspek arsitektural.
Gedung yang dibangun beragam mulai dari gedung untuk kepentingan bisnis, kesehatan, pemerintahan, rekreasi dan
lain sebagainya.
2. Konstruksi Jalan
Jenis konstruksi jalan umumnya dilakukan atas permintaan departemen pekerjaan umum atau proyek pemerintah.
Proses pengerjaannya meliputi pengukuran, penggalian, dan pengerasan jalan. Jenis konstruksi ini juga mencakup
hal-hal lain yang mendukung infrastruktur suatu jalan seperti konstruksi jembatan dan struktur drainase.
3. Konstruksi Bangunan Air
Proyek yang termasuk dalam jenis konstruksi ini antara lain proyek besar negara yang dipakai untuk kepentingan
bersama seperti waduk, bendungan, pemasangan pipa, dan lain sebagainya. Meskipun secara umum konstruksi ini
mendapatkan pendanaan dari pemerintah, namun tak jarang juga proyek semacam ini dibiayai oleh pihak swasta
JENIS BANGUNAN KONSTRUKSI GEDUNG
Secara harfiah, bangunan atau gedung merupakan rangkaian struktur
dari dinding, dan atap dengan fungsi ditempati secara permanen. Proses ini
dibangun oleh manusia dan dalam hal bentuk bisa berupa gedung atau rumah
(dalam skala lebih kecil).
Dalam hal fungsi, gedung tak ubahnya sebuah rumah dalam bentuk
dan fasilitas lebih besar. Keberadaan bangunan ini sering digunakan untuk
berlindung dari cuaca, memenuhi kebutuhan keamanan, penyimpanan dan
lokasi beraktivitas.
Di dalam sebuah gedung biasanya terbagi dalam beberapa ruangan
dan fasilitas. Misalnya kamar mandi, tempat beristirahat, tempat beraktivitas
dan sebagainya. Untuk mencapai satu tempat ke tempat lain umumnya tersedia
beberapa fasilitas seperti tangga, eskalator atau lift untuk gedung bertingkat.
JENIS BANGUNAN KONSTRUKSI GEDUNG
Secara harfiah, bangunan atau gedung merupakan rangkaian struktur
dari dinding, dan atap dengan fungsi ditempati secara permanen. Proses ini
dibangun oleh manusia dan dalam hal bentuk bisa berupa gedung atau rumah
(dalam skala lebih kecil).
Dalam hal fungsi, gedung tak ubahnya sebuah rumah dalam bentuk
dan fasilitas lebih besar. Keberadaan bangunan ini sering digunakan untuk
berlindung dari cuaca, memenuhi kebutuhan keamanan, penyimpanan dan
lokasi beraktivitas.
Di dalam sebuah gedung biasanya terbagi dalam beberapa ruangan
dan fasilitas. Misalnya kamar mandi, tempat beristirahat, tempat beraktivitas
dan sebagainya. Untuk mencapai satu tempat ke tempat lain umumnya tersedia
beberapa fasilitas seperti tangga, eskalator atau lift untuk gedung bertingkat.
CONTOH – CONTOH
BANGUNAN
GEDUNG
CONTOH BANGUNAN GEDUNG
PABRIK
CONTOH BANGUNAN GEDUNG
TINGKAT TINGGI (HIGHRISE
BUILDING)
CONTOH BANGUNAN
JALAN

JENIS BANGUNAN JALAN MENGACU PADA MATERIAL


PEKERASAN :
 JALAN MATERIAL BETON
 JALAN MATERIAL ASPAL
CONTOH BANGUNAN KONSTRUKSI
JALAN

BERDASARKAN JENIS KONSTRUKSI :


 Konstruksi jalan di atas tanah ( Landed )
 Konstruksi Jalan Melayang ( Elevated )
CONTOH
BANGUNAN AIR
BANGUNAN KONSTRUKSI GEDUNG (1)
Konstruksi bangunan GEDUNG memiliki bagian-bagian yang berperan
penting dalam sebuah proyek pembangunan (Pondasi, Sloof/ Struktur Bawah, Struktur
Atas, Atap, Finishing/ Dinding Batu Bata)
Oleh karena itu, peninjauan secara berkala pada setiap bagian struktur
bangunan perlu dilakukan untuk menjaga kualitas bangunan secara menyeluruh.
Adapun parameter yang ditinjau yaitu material dan perhitungan volume yang dibutuhkan
untuk membangun sebuah gedung.
Nantinya parameter tersebut akan digunakan untuk merancang bangunan
dengan mempertimbangkan dampak pada lingkungan dan menghitung anggaran yang
dibutuhkan untuk membuat setiap struktur bangunan.
Konstruksi bangunan sendiri terbagi menjadi 2 macam. Nah, masing-masing
memiliki bagian-bagian yang tertentu yang membedakan satu sama lain. Simak
penjelasannya di bawah ini:
BANGUNAN
KONSTRUKSI GEDUNG
• (2)
Konstruksi Bangunan Bawah
Meski tak terlihat, konstruksi bangunan bawah memiliki
peranan yang tidak kalah penting. Agar dapat menjalankan
fungsinya sebagai penopang bangunan yang kuat, maka
perencanaannya harus terperinci dan matang. Konstruksi bagian
bawah ini meliputi:
• Pondasi
Fungsi utama fondasi adalah untuk menopang seluruh
beban bangunan. Jenis fondasi perlu disesuaikan dengan
karakteristik lahan bangunan agar dapat menjadi fondasi yang kuat
dan tepat. Beberapa jenis fondasi rumah yang umum digunakan di
Indonesia antara lain fondasi tapak, fondasi pelat beton lajur, dan
fondasi tikar.
• Sloof
Struktur bangunan yang satu ini memiliki dua fungsi
utama. Fungsi pertamanya adalah mendistribusikan beban dari
bangunan bagian atas pada fondasi secara merata pada setiap titik
fondasi. Dengan demikian, beban bangunan dapat disokong secara
seimbang oleh semua bagian fondasi dan tidak menitikberatkan
pada 1 bagian fondasi saja. Selain itu sloof juga berfungsi sebagai
pengunci dinding dan kolom agar tidak roboh jika terjadi pergerakan
JENIS PONDASI DALAM
KONSTRUKSI SLOOF
BANGUNAN
KONSTRUKSI GEDUNG
(2)
Konstruksi Bangunan Atas
Sebagai bagian yang terlihat oleh mata,
desain konstruksi bangunan atas dirancang
berdasarkan fungsi dan tujuannya. Misalnya rancangan
yang cocok untuk gedung sekolah, kantor, mall, atau
perumahan.
 Kolom
Kolom adalah bagian konstruksi bangunan
berupa batang vertikal yang menyokong beban dari
bagian atas. Kolom berfungsi mendistribusikan berat
beban bangunan beserta semua hal yang ada
didalamnya dan menimpanya, seperti perabotan,
manusia, hingga tekanan angin. Kolom menjadi
perantara penyaluran beban dari bagian atas rumah ke
fondasi.
BANGUNAN KONSTRUKSI GEDUNG (3)
• Balok
Balok lintel adalah bagian konstruksi bangunan yang dibangun di bagian atas
struktur konstruksi jendela dan pintu. Balok lintel berfungsi menghalangi beban
tembok agar tidak secara langsung menekan kusen. Dengan demikian, kusen
akan menjadi lebih awet dan tidak melengkung. Balok lintel juga dapat
membantu menahan kusen agar tetap berdiri ketika sewaktu-waktu terjadi
gempa bumi.
• Rangka Atap
Struktur konstruksi bangunan satu ini berfungsi menjadi penahan struktur atap
seperti reng, usuk, dan genteng agar tetap stabil. Rangka atap umumnya terbuat
dari bahan kayu dan baja ringan.
• Plat Lantai
Lantai yang tidak terletak di atas tanah langsung, melainkan lantai tingkat
pembatas antara tingkat yang satu dengan tingkat yang lain. Plat lantai ini
didukung oleh balok-balok yang bertumpu pada kolom bangunan.
TERIMA
KASIH

Anda mungkin juga menyukai