Anda di halaman 1dari 34

PENGETAHUAN ANYAMAN KAIN DAN PENERAPAN DESAIN STRUKTUR TENUN

JICA - BALAI BESAR TEKSTIL

MOEKARTO MOELIONO

ALAT TENUN BUKAN MESIN (ATBM)

PENJELASAN

1. GULUNGAN LUSI 2. GANDAR GOSOK 3. KAYU SILANG 4. GUN DAN MATA GUN 5. KEREKAN (ROL) 6. SISIR 7. LACI TENUN 8. PICKER 9. GANDAR DADA 10. GULUNGAN KAIN 11. GANDAR REM 12. INJAKAN 13. ALAT PEMUKUL 14. TEROPONG 15. SUMBI

Proses Pembuatan Kain


Pengertian :

Pertenunan (Weaving) adalah metode pembuatan kain melalui proses silangan antara benang lusi (Warp) dan benang pakan (Weft).

Benang pakan adalah benang pada kain yang posisinya kearah lebar kain.

Benang lusi adalah benang pada kain yang posisinya kearah panjang kain.

STRUKTUR ANYAMAN (LAPPING DIAGRAM)

Contoh - Contoh Kain

Kain Rajut Kain Tenun Kain Kempa

(Non Woven)

KONSEP PERTENUNAN

Gerakan Primer Gerakan Sekunder

GERAKAN PRIMER

Pembukaan Mulut Lusi


(Shedding Motion) Peluncuran Benang Pakan ( Picking Motion) Pengetekan (Beating Motion)

GERAKAN SEKUNDER

Penguluran Lusi
(Let - off Motion)

Penggulungan Kain
(Take - up Motion)

Pembukaan Mulut

Lusi (WARP)
Pakan LUSI

Mulut Lusi Atas


Mulut Lusi Bawah

Mulut Lusi Atas - Bawah

ELEMEN PEMBUKA MULUT LUSI

1. INJAKAN 2. DOBBY 3. JACQUARD

Pengetekan (Beating Motion)

Mulut Terbuka Mulut Silang Mulut Tertutup

Penguluran Lusi (Let - off Motion)

Penguluran Negatip Penguluran Positip Penguluran Kombinasi

Pencucukan
Pencucukan merupakan proses
memasukkan benang lusi hasil penghanian pada dropper, gun-gun dan sisir tenun

Kontruksi & Anyaman


Kontruksi Kain Tenun
1. Nomor benang 3. JENIS Anyaman Penomoran langsung Penomoran tidak langsung
2. Tetal benang Jumlah benang per satuan panjang Tetal lusi Tetal pakan

JENIS ANYAMAN

1. ANYAMAN DASAR (POLOS, KEPER,DAN


SATIN) 2. TURUNAN ANYAMAN 3. CAMPURAN 4. ANYAMAN DENGAN BENANG BERWARNA 5. ANYAMAN LAPIS 6. ANYAMAN KHUSUS

Kontruksi & Anyaman


ANYAMAN DASAR KAIN TENUN

Lanjutan

Anyaman Polos (Plain)

Anyaman Keper (Twill)

Anyaman Satin

Kontruksi & Anyaman


Anyaman Turunan Kain Tenun

Lanjutan

Rip lusi 2 Turunan Anyaman Polos Dubbel Keper Turunan Anyaman Keper

Satin Pakan 5 gun Ditambah 1 efek lusi Turunan Anyaman Satin

TURUNAN ANYAMAN POLOS

TURUNAN ANYAMAN POLOS (LANJUTAN)

TURUNAN ANYAMAN KEPER

LANJUTAN TURUNAN KEPER

TURUNAN KEPER LUSI-PAKAN (ANYAMAN DAMAST)

TURUNAN ANYAMAN SATIN

RENCANA TENUN
CI-UM RENCANA TENUN : GAMBAR ANYAMAN (A) CUCUKAN SISIR (B) CUCUKAN GUN/KAMRAN (C) PEGGING PLAN (DOBBY) (D), IKATAN
GUN INJAKAN (E)

CUCUKAN ADA 2 (DUA), YAITU CUCUKAN SISIR

CUCUKAN

DAN CUCUKAN GUN CUCUKAN SISIR : - TERATUR - BERKELOMPOK - TAK TERATUR

JENIS CUCUKAN GUN BERGANTUNG PADA : - ANYAMAN - JUMLAH GUN - TETAL LUSI

MENGGAMBAR ANYAMAN

1 RAPPORT/REPEAT/ULANGAN

EFEK LUSI DAN PAKAN

LUSI ATAS

EFEK LUSI EFEK PAKAN

JENIS CUCUKAN PADA GUN

LURUS

DIPERSINGKAT -RUNCING -PECAH


RANGKAP LONCAT CAMPURAN

JENIS CUCUKAN
DIPERSINGKAT

LURUS RUNCING

PECAH

LANJUTAN (JENIS CUCUKAN)

CUCUKAN LONCAT

RENCANA TENUN

DOBBY