Anda di halaman 1dari 6

[Type the fax number] [Type the phone number]

PENETAPAN KADAR SULFAT DARI SAMPEL SECARA SPEKTROFOTOMETR I

Ilham Hambali
Kelas 2 Analis 2

SMK NEGERI 7 KOTA BANDUNG Jl. Soekarno-Hatta no. 596

Penetapan kadar ammonium secara kolorimetri Tanggal : selasa,27 september 2011 Prinsip : ammonium NH4 diubah menjadi NH3 yang akan membentuk warna kuning hingga kuning kecoklatan saat bereaksi dengan pereaksi nessler. Tujuan : dapat melakukan analisis secara kolorimetri dapat menentukan kadar ammonium dalam sample secara kolorimetri

Teori Dasar : Amonium (lebih samar-samar: aminium) kation adalah poliatomik kation bermuatan positif dengan rumus kimia NH + 4. Hal ini dibentuk oleh protonasi amonia (NH3). Amonium juga merupakan nama umum untuk diganti amina bermuatan positif atau terprotonasi dan kation amonium kuartener (N + R4), di mana satu atau lebih atom hidrogen digantikan oleh kelompokkelompok radikal organik (ditunjukkan oleh R). Dalam nomenklatur NH4 + substitutive dilambangkan dengan nama azanium bukanamonium. Kation amonium ditemukan dalam berbagai garam amonium seperti karbonat, amoniumklorida, dan amonium nitrat. Garam amonium yang paling sederhana yang sangat larut dalam air. Pengecualian adalah amonium hexachloroplatinate, pembentukan yang pernah digunakan sebagai tes untuk amonium. Garam amonium nitrat dan dari terutamaperklorat yang sangat eksplosif, dalam kasuskasus amonium adalah agen mengurangi. Dalam proses yang tidak biasa, bentuk ion

amonium suatu amalgam. Spesies tersebutdibuat dengan elektrolisis larutan amonium menggunakan katoda merkuri. [1] amalga mini akhirnya terurai menjadi amonia dan hidrogen rilis. [2] Pasangan elektron elektron bebas pada atom nitrogen (N) dalam amonia,direpresentasikan sebagai sepasang titik, membentuk ikatan dengan proton (H +).Setelah itu, semua empat NH obligasi yang setara, sedang ikatan kovalen polar. Ion iniisoelektronik dengan metana dan borohidrida. Dalam hal ukuran, kation amonium (rionic= 175 pm) menyerupai kation caesium (r ionic = 183 pm). Kolorimetri adalah metode analisis yang menggunakan dalam kimia untuk menentukan konsentrasi suatu larutan. Satu keuntungan yang semakin kuat solusi warna, semakin tinggi konsentrasi. Satu dapat membawa solusi kolorimetriforsk terlalu banyak tanpa warna juga, dengan terlebih dahulu menambahkan reagen bahwa noda solusi. Kolorimetri menggunakan hukum Lambert-Beers yang disederhanakan mengatakan bahwa penyerapan solusi sebanding dengan konsentrasi senyawa kimia yang memberi warna. Colorimeter adalah alat yang digunakan untuk menentukan intensitas warna dari solusi, dan dengan demikian konsentrasi. Hal ini membuat instrumen dengan mengirimkan cahaya dalam rentang panjang gelombang yang terbatas dan sekaligus mengukur jumlah cahaya yang diserap oleh larutan. Contoh kolorimetre yang berbeda dapat menyaring photometers dan spektrofotometer. kolorimetri dengan menggunakan larutan standar Kolorimetrianalyser juga dapat dilakukan tanpa kolorimetre. Bila menggunakan keluar solusi standar, yang merupakan solusi dari konsentrasi dikenal. Dengan membandingkan intensitas warna dengan intensitas larutan standar dapat menentukan seberapa kuat solusinya.

Prosedur prosedur

Pengamatan Sample larutan,tidak berwarna

Larutan siegnette jingga Larutan nessler kuning Sample + larutan siegnette + larutan nessler berwarna jingga muda Dibiarkan 10 menit Endapan / Zat pengotor turun ke bawah

Setelah diuji warna sample sama dengan warna larutan deret standar yang berkonsentrasi 0,30 ppm

Pembahasan Tujuan dari ditambahkannya larutan siegnette dan larutan nessler ialah untuk membantu memudahkan penetapan kadar. Warna dari sample tidak ada yang sama dengan ke enam larutan deret standar,maka dari itu dibuat larutan deret standar dengan konsentrasi 0.1, 0.2, 0.3, 0.4, dan 0.5.

Persamaan reaksi : NH4 + OH NH3 + H2O NH3 + 2K2HgI4 + 3NaOH NH2-Hg-O-Hg-I + 3Nal +4KJ +2H2O

Perhitungan

C sampel = C sampel = C sampel = 0,30 ppm

Kesimpulan Setelah dilakukannya praktikum penetapan kadar ammonium dalam sampel,saya dapat menyimpulkan,bahwa kadar ammonium dalam sampel tersebut ialah berkisar 0,30 ppm

Daftar pustaka http://www.google.co.id/search?q=kolorimetri&ie=utf-8&oe=utf8&aq=t&rls=org.mozilla:en-US:official&client=firefox-a http://www.scribd.com/doc/31356675/I-KOLORIMETRI