P. 1
81334842-keuangan

81334842-keuangan

|Views: 136|Likes:
Dipublikasikan oleh Harjono Rido

More info:

Published by: Harjono Rido on Sep 25, 2012
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/09/2015

pdf

text

original

Sections

  • 1). Pengertian Bunga
  • 2). Persen di atas seratus dan Persen di bawah seratus
  • Jawab:
  • 3). Aplikasi Persen di atas seratus dan di bawah seratus
  • 4). Bunga Tunggal
  • 5). Diskonto
  • 6). Metode Perhitungan Bunga Tunggal
  • 7). Bunga Majemuk
  • 8). Nilai Akhir Bunga Majemuk
  • 9). Nilai Akhir Bunga Majemuk Dengan Masa Bunga Pecahan
  • 10). Nilai Tunai Bunga Majemuk
  • 11). Nilai Tunai Bunga Majemuk Dengan Masa Bunga Peca
  • 1). Pengertian dan macam-macam Rente
  • 2). Nilai Akhir Rente Pra numerando
  • 3). Nilai Akhir Rente Post Numerando
  • 4). Nilai Tunai Rente Pra Numerando
  • 5). Nilai Tunai Rente Post numerando
  • 6). Nilai Tunai Rente Kekal
  • 1). Pengertian Anuitas
  • 2). Nilai anuitas
  • 3). Sisa pinjaman anuitas
  • Cara 3
  • Cara 4
  • 4). Anuitas yang dibulatkan
  • 5). Tabel Pelunasan Anuitas
  • 6). An
  • 2). Menghitung Besar Penyusutan
  • 3). Penyusutan Aktiva Tetap Tidak Berwujud

Standar Kompetensi 11.

Memecahkan masalah keuangan menggunakan konsep matematika

Kompetensi Dasar 11. 1 Menyelesaikan masalah bunga tunggal dan bunga majemuk dalam keuangan 11. 2 Menyelesaikan masalah rente dalam keuangan 11. 3 Menyelesaikan masalah anuitas dalam sistem pinjaman 11. 4 Menyelesaikan masalah penyusutan nilai barang

96

Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi

A. PENDAHULUAN
Standar Kompetensi Matematika Keuangan terdiri atas empat (4) Kompetensi Dasar. Dalam penyajian pada buku ini setiap Kompetensi Dasar memuat Tujuan, Uraian materi, Rangkuman dan Latihan. Kompetensi Dasar dalam Standar Kompetensi ini adalah Bunga Tunggal dan Bunga Majemuk, Rente, Anuitas, dan Penyusutan Nilai Barang. Standar Kompetensi ini digunakan sebagai penunjang dalam mempelajari standar kompetensi produktif maupun diaplikasikan pada kehidupan sehari-hari terutama pada masalah bunga pinjaman dan simpanan di Bank, cicilan kredit rumah, dan masalah keuangan lainnya. Pada setiap akhir Kompetensi dasar tercantum soal-soal latihan yang disusun dari soalsoal yang mudah sampai soal-soal yang sukar. Latihan soal ini digunakan untuk mengukur kemampuan anda terhadap kompetensi dasar ini, artinya setelah mempelajari kompetensi dasar ini secara mandiri dengan bimbingan guru sebagai fasilitator, ukur sendiri kemampuan anda dengan mengerjakan soal-soal latihan tersebut. Untuk melancarkan kemampuan anda supaya lebih baik dalam mengerjakan soal, disarankan semua soal dalam latihan ini dikerjakan baik di sekolah dengan bimbingan guru maupun di rumah. Untuk mengukur standar kompetensi lulusan tiap siswa, di setiap akhir kompetensi dasar, guru akan memberikan evaluasi apakah anda layak atau belum layak mempelajari standar Kompetensi berikutnya. Anda dinyatakan layak jika anda dapat mengerjakan soal 65% atau lebih soal-soal evaluasi yang akan diberikan guru.

B. KOMPETENSI DASAR
B.1 Bunga Tunggal dan Bunga Majemuk

a. Tujuan Setelah mempelajari uraian kompetensi dasar ini, anda dapat: Menyelesaikan soal persen di atas seratus dan persen dibawah seratus Menghitung bunga tunggal harian, bulanan maupun tahunan Menyelesaikan soal-soal diskonto Menghitung bunga tunggal dengan metode: o angka bunga dan pembagi tetap o persen sebanding o persen seukuran Menghitung Nilai Akhir Modal bunga majemuk Menghitung Nilai Akhir Modal dengan masa bunga majemuk pecahan Menghitung Nilai Tunai Modal bunga majemuk Menghitung Nilai Tunai modal dengan masa bunga majemuk pecahan

BAB III Matematika Keuangan

97

b. Uraian materi

1). Pengertian Bunga
Mengapa banyak orang yang berbondong-bondong menyimpan atau mendepositokan uangnya di Bank. Di samping karena masalah keamanan, juga karena mendapatkan jasa dari simpanan tersebut, yang dinamakan bunga. Mengapa banyak dealer mobil maupun motor menawarkan kredit kepada konsumen. Karena dengan kredit, dealer akan mendapatkan tambahan modal dari sejumlah modal yang telah ditanamkan. Tambahan modal tersebut dinamakan bunga. Jadi, Bunga adalah jasa dari pinjaman atau simpanan yang dibayarkan pada akhir jangka waktu Jika besarnya bunga suatu pinjaman atau simpanan dinyatakan dengan persen (%), maka persen tersebut dinamakan suku bunga. Suku bunga =

yang telah disepakati bersama.

bunga x 100% pinjaman mula − mula

Contoh 1 Wulan meminjam uang dari Koperasi sebesar Rp1.000.000,00. Setelah satu bulan, maka Wulan harus mengembalikan modal beserta bunganya sebesar Rp1.020.000,00. Tentukan besarnya bunga dan suku bunganya?

Jawab: Bunga = Rp1.020.000,00 – Rp1.000.000,00 = Rp20.000,00
Suku bunga =
bunga x 100% pinjaman mula − mula 20.000,00 = x100% = 2% 1.000.000,00

Contoh 2 Fulan menyimpan uangnya di Bank ABC sebesar Rp500.000,00. Bank memberikan bunga 1.5% tiap bulan. Jika bank membebankan biaya administrasi Rp1.000,00 setiap bulan, tentukan jumlah simpanan Fulan setelah satu bulan!

Jawab:

Jumlah simpanan Fulan setelah satu bulan = simpanan mula-mula + bunga – biaya administrasi = Rp500.000,00 + 1.5% x Rp500.000,00 – Rp1.000,00 = ....

2). Persen di atas seratus dan Persen di bawah seratus
Untuk menentukan nilai persentase dari suatu bilangan jika diketahui bilangan dan persennya, hanya mengalikan bilangan tersebut dengan persen yang diketahui. Misalkan: Untuk menentukan besarnya laba jika persentase laba dan harga beli diketahui, maka laba = persen laba x harga beli. Untuk menentukan besarnya diskon jika persentase diskon dan harga sebelum diskon diketahui, maka besarnya diskon = persen diskon x harga sebelum diskon.

00 = . 25% = 25 1 = 100 4 b. Dari ilustrasi di atas.000. Bagaimana menentukan laba jika persentase laba dan harga jual yang diketahui. Ternyata besarnya laba dan diskon tidak dapat langsung dikalikan persentase masing-masing dengan nilai yang diketahui. 10% di bawah 100 = 10 10 1 = = 100 − 10 9 90 15 15 3 c.00 100 + 7 7 x Rp428. 7% di atas 100 dari Rp428.000.000. 12% di bawah 100 dari Rp4.00 = 107 = Rp28.00 88 = Rp600.000. 15% di atas 100 Jawab: a. 10% di bawah 100 c.000.000.00 12 b.000.400.400.00 b. 7% di atas 100 dari Rp428.00 = x Rp4.00 7 x 428. 12% di bawah 100 dari Rp4. 15% di atas 100 = = = 100 + 15 115 23 Contoh 4 Tentukan Nilainya! a.98 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi seratus. yaitu persen di atas seratus maupun persen di bawah Persen di atas seratus adalah bentuk pecahan yang selisih antara penyebut dan pembilangnya sama dengan seratus. maka dibutuhkan persen yang lain.000.000.000.400.400.00 Jawab: a. Juga bagaimana menentukan besarnya diskon jika persentase diskon dan harga setelah diskon diketahui.00 100 − 12 12 = x Rp4. 25% b. Secara umum ditulis: p p% di atas seratus = 100 + p Persen di bawah seratus adalah bentuk pecahan yang jumlah antara penyebut dan pembilangnya sama dengan seratus. Secara umum ditulis: p p% di bawah seratus = 100 − p Contoh 3 Ubahlah dalam bentuk pecahan! a.

33% di bawah 100 . 10 P = 100 + 10 100 10 P = 110 100 11P = 100 100 P= = 9. 10% di atas 100 = 9. 11 Jadi.BAB III Matematika Keuangan 99 Contoh 5 Ubahlah 10% di atas 100 ke dalam: a. 10% di atas 100 = 8.33% di bawah 100 Contoh 6 Ubahlah 20% di bawah 100 menjadi persen di atas 100 Jawab: 20 100 − 20 20 80 = P 100 + P P 100 + P = 2(100 + P) = 8P 200 + 2P = 8P 200 = 8P – 2P 200 P= = 33.33.33 6 Jadi. Persen b. 10 P = 100 + 10 100 − P 10 P = 110 100 − P 1 P = 11 100 − P 100 – P = 11P 100 = 11P + P 100 = 12P 100 P = = 8. 12 Jadi. Persen di bawah 100 Jawab: a.09. 10% di atas 100 = 8.09% b.

000.00 Contoh 8 Gaji seorang karyawan Rp1. dan lain-lain.000. maka ia mendapatkan bonus 17% dari gajinya.800.000.00 = 100 + 15 15 = x Rp5. tentukan besar pajak dan harga sebelum pajak! Jawab: Pajak = 12 x Rp2.980.200.00 Gaji setelah bonus = Gaji sebelum bonus + bonus = Rp1500000.000.000.000.980.100 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi 3). Aplikasi Persen di atas seratus dan di bawah seratus Persen di atas seratus digunakan jika nilai yang diketahui lebih besar dari nilai mulamula. Tentukan untung dan harga belinya! Jawab: Besarnya untung = 15% di atas 100 x harga jual 15 x Rp5. % diskon dengan harga setelah diskon.500.000. Contoh 7 Harga jual suatu barang adalah Rp5.000.00 + Rp255.00. Jika besarnya pajak 12%.000.00. Misalkan % laba dengan harga jual.500.00 – Rp780.755. Tentukan besarnya bonus dan gaji karyawan setelah dapat bonus! Jawab: Besar bonus = persen bonus x gaji mula-mula ( bukan persen di bawah atau di atas 100 ) 17 x Rp1.00 Harga Beli = Harga Jual – Untung = Rp5.000.800.00 100 + 12 . Jika barang dijual dengan untung 15%. Persen di bawah seratus digunakan jika nilai yang diketahui lebih kecil dari nilai mulamula.000.000.980.000. Karena prestasinya baik.00 115 = Rp780.00 = Rp5. Misalkan % rugi dengan harga jual.00 = 100 = Rp255.00 = Rp1.000.980. % bunga dengan modal setelah bunga dan lain-lain. % bonus dengan harga setelah bonus.00 Contoh 9 harga barang setelah dikenai pajak adalah Rp2.00.

tentukan rabat dan harga sebelum rabat! Jawab: Rabat = = 23 x Rp492.800. Perhitungan bunga setiap periode selalu dihitung berdasarkan besarnya modal yang tetap.00 112 Harga sebelum pajak = Harga setelah pajak – pajak = Rp2.00 Contoh 10 Harga barang setelah rabat adalah Rp492.000.00 100 − 37 = = 37 x 25 = Rp925.000.800.00 + Rp925.00 = Rp2.000.00 63 Harga sebelum subsidi = Harga stelah subsidi + subsidi = Rp1.800.000.00 12 x Rp2.800. Bunga Tunggal Bunga tunggal adalah bunga yang diperoleh pada setiap akhir jangka waktu tertentu yang tidak mempengaruhi besarnya modal yang dipinjam.500.00.575.00 73 Harga sebelum rabat = Harga setelah rabat – rabat = Rp492.800.200.BAB III Matematika Keuangan 101 = = 12 x 25.00 – Rp300.575.00 = Rp2.575.000.800. tentukan subsidi yang ditentukan pemerintah dan harga beras sebelum subsidi! Jawab: Subsidi = 37 x Rp1.00 Contoh 11 Harga beras tiap kilogram setelah mendapatkan subsidi dari pemerintah adalah Rp1.00. yaitu: Bunga = suku bunga tiap periode x banyaknya periode x modal .200.00 = Rp300. Jika besarnya rabat 23%.00 = Rp640.00 – Rp147.000.00 23 x Rp492. Jika pemerintah memberikan subsidi sebesar 37%.000.00 4).00 100 − 23 = Rp147.00 37 x Rp1575.500.

00 Setelah 2 bulan besar bunga = 2% x 2 x Rp1.000.540.000 x 18 x 3 = 100 = Rp540.00 dibungakan dengan bunga tunggal selama 3 tahun dengan suku bunga 18%/tahun. Tentukan bunga yang diperoleh dan modal setelah dibungakan! Jawab: M = Rp1. 2 bulan.000.000.00 dibungakan dengan suku bunga tunggal 2%/bulan.000.000.000. maka Mxix t 100 Mxixt bulan besarnya bunga: B = 1.00 = Rp100. untuk 1 tahun = 360 hari hari besarnya bunga: B = 36.000.000.500 Mxix t .00 Contoh 14 Modal sebesar Rp2.000.000.000.000.500.00 + Rp540.000.000.000.600 Modal akhir = Modal awal + bunga Ma = M + B Contoh 13 Suatu modal sebesar Rp1.000. Tentukan: .00 Modal akhir : Ma = M + B = Rp1.00 Jika suatu modal M dibungakan dengan suku bunga tunggal berlaku: Setelah t tahun besarnya bunga: B = Setelah t Setelah t Setelah t Setelah t i% tiap tahun. untuk 1 tahun = 366 hari hari besarnya bunga: B = 36.00 Setelah 5 bulan besar bunga = 2% x 5 x Rp1. untuk 1 tahun = 365 hari 36.00 i = 18%/tahun t = 3 tahun Bunga: B = Mxixt 100 1.00 = Rp20.00 dibungakan dengan bunga tunggal 3%/cawu selama 1 tahun 7 bulan.200 Mxix t .000.00 = Rp1.000.000 Mxix t hari besarnya bunga: B = .000.000. Tentukan bunga setelah 1 bulan.102 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi Contoh 12 Suatu modal sebesar Rp1.00 = Rp40.000. dan 5 bulan! Jawab: Setelah 1 bulan besar bunga = 2% x 1 x Rp1.000.

00 Setelah 18 hari. Setelah itu.5%/bulan = 0.5%/bulan selama 2 tahun 5 bulan dan 18 hari (jika dianggap 1 tahun =360 hari).000 Bunga total = Rp181. Silakan dicoba!!! b.250.000.750.250.00 = Rp2.250.000 x 6 x 29 = Rp181. Modal akhir! Jawab: M = Rp1.00 1200 Bunga Total = Bunga tahunan + bunga bulanan = Rp225.00 dibungakan dengan bunga tunggal 0.00 = Rp185.500. Setelah itu bunga Mxixt .250.00 + Rp131.000 dicoba! .250. Setelah 1 tahun bunga = = Rp225.250.00 = Rp356.00 i = 3%/cawu = 3 x 3%/tahun = 9%/tahun t = 1 tahun 7 bulan 2.250.00 1.250. Setelah 29 bulan.000.5% x 12/tahun = 6%/tahun t = 2 tahun 5 bulan 18 hari (1 tahun = 360 hari) = 29 bulan 18 hari a.BAB III Matematika Keuangan 103 a.250. Silakan diselesaikan dengan menggunakan rumus bunga harian B = 36.000 x 9 x 1 a. Modal akhir Jawab: M = Rp2. Bunga yang diperoleh b.250.00 Dapat juga diselesaikan dengan mengubah tahun menjadi bulan.856. yaitu: 2 tahun 5 bulan 18 hari = (720 + 150 + 18) hari = 888 hari.00 Dapat juga diselesaikan dengan mengubah tahun dan bulan menjadi hari.000 x 9 x 7 Setelah 7 bulan bunga = = Rp131.000.500.00 Contoh 15 Pinjaman sebesar Rp1.000.00 + Rp3.00 100 2. Tentukan: a. bunga = 36.000.00 i = 0.500.000. bunga = 1. Bunga yang diperoleh b. yaitu: 1 tahun 7 bulan = 19 bulan.000 x 6 x 18 = Rp3.000. bunga diselesaikan dengan menggunakan rumus bunga bulanan.250.00 + Rp356. Modal akhir = Modal + Bunga = Rp2.200 1.750.500.

750 i 45 x 1.800.104 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi b.00 – Rp 1.000.250.200 i= 6.000. besar bunga: M.00 i = 7.00 t = 2 tahun 3 bulan = 27 bulan B = Rp450.00 Bunga = Modal akhir – Modal awal = Rp1.500.800.200 45 x 1.000.000.00. besarnya bunga: Mxix t B= 1.500. Ternyata modal tersebut menjadi Rp1.435.000.000.200 = 225 t 3600 =16 bulan t = 225 (di bagi 100.00 dibungakan dengan suku bunga tunggal 7.200 2.500.000) .000.i.5% x 2/tahun = 15%/tahun Ma = Rp1.00.00 Setelah t tahun.750 i = 8%/tahun i= 8% /triwulan = 2%/triwulan 4 Contoh 17 Suatu pinjaman sebesar Rp1. Tentukan suku bunganya tiap tahun dan tiap triwulan! Jawab: M = Rp2.000.000.500.000 = 1. t B= 1.00 = Rp1.000.5%/semester = 7.00 + Rp185.000.000 x 15 x t 300. Ternyata bunga yang diperoleh Rp450.500.00 = Rp300.200 = 6.200 1.000 x i x 27 450.000.000. Modal akhir = Modal + Bunga = Rp1.00 dibungakan dengan bunga tunggal selama 2 tahun 3 bulan.5%/semester.00 Setelah t bulan.500.800. Setelah berapa bulan bunga tersebut dibungakan? Jawab: M = Rp1.200 3 x 1.500.000.00 Contoh 16 Suatu pinjaman sebesar Rp2.000 = 1.

Bunga = 30% di atas 100 x Rp6.000.00.00 dengan diskonto 2% tiap bulan.00 = Rp4. (baca lagi tentang penggunaan persen di bawah 100 dan persen di atas 100) Ma = Rp6.110.000.000. Dalam kasus di atas. Besarnya nilai pinjaman pada sistem diskonto nilainya sama dengan jumlah modal yang harus dibayar saat jatuh tempo.00 tiap bulan = Rp2. apa yang terjadi? Jika pinjaman M dengan diskonto i%/bulan dan akan dikembalikan setelah t bulan. bagaimanakah jika pinjaman akan dikembalikan 50 bulan yang akan datang.00 – 3 x Rp2.700. Tentukan: a.00 = 100 + 30 30 = x Rp6.000. maka: Diskonto : D = M x i x t besarnya modal yang diterima di awal pinjaman : Mt = M – M x i x t .00 – Rp1.00 = Rp98.00 dan 1 bulan yang akan datang ia harus membayar Rp100.000.000.00 – Rp2.410.00 30 x Rp6.BAB III Matematika Keuangan 105 Contoh 18 Suatu modal setelah dibungakan dengan bunga tunggal 15%/tahun selama 2 tahun modal tersebut menjadi Rp6.00.00 130 = Rp1. maka di awal pinjaman orang tersebut hanya menerima = Rp100. Modal mula-mula! Jawab: Contoh di atas diselesaikan dengan cepat menggunakan persen di atas 100.000.000.110.000.000.00 b.000. Jika pinjaman akan dikembalikan 1 bulan yang akan datang. sehingga untuk menghitung besarnya diskonto hampir sama dengan perhitungan besarnya bunga tunggal jika besarnya pinjaman dan % diskonto diketahui.000. maka di awal pinjaman orang tersebut hanya menerima = Rp100.000. Bunga yang diperoleh b.110.00 = Rp94.000.00. maka diskontonya = 2% x Rp100.000.110.000. Jika pinjaman akan dikembalikan 3 bulan yang akan datang. Misalkan seorang meminjam Rp100.110.000.000.00.000. Proses perhitungan diskonto menggunakan sistem bunga tunggal.00 5).00 dan 3 bulan yang akan datang ia harus membayar Rp100. Diskonto Diskonto adalah bunga yang dibayarkan oleh peminjam pada saat menerima pinjaman.110.00 i = 15%/tahun = 30% selama 2 tahun a.410. Modal mula-mula = Modal akhir – bunga = Rp6.000.

000 x 3% x 5 = Rp300. Bagaimanakah jika diskonto i%/bulan dan akan dikembalikan dalam t tahun atau diskonto i%/tahun akan dikembalikan dalam t bulan . Nilai diskonto b.000 x 18 x 9 = Rp675.200 Mxix t .? Nilai diskonto untuk besarnya pinjaman M dengan suku bunga i%/tahun.000.00 Contoh 20 Pinjaman sebesar Rp5.00 i = 18 %/tahun t = 9 bulan Mxix t a. Modal yang diterima peminjam! Jawab: M = Rp2. Modal yang diterima peminjam! Jawab: M = Rp5. (1 tahun = 360 hari) akan di bayar t hari yang akan datang: D = 36. Nilai diskonto b. maka nilai diskontonya adalah: D = i % di bawah 100 x Modal yang diterima Contoh 19 Pinjaman sebesar Rp2.000.00 = 1.000 akan di bayar t bulan yang akan datang : D = Bagaimanakah menentukan nilai diskontonya jika yang diketahui besarnya modal yang diterima peminjam (Mt) dan i% diskonto? Jika hal itu terjadi.00 i = 3 % / bulan t = 5 bulan a.000..000.700.200 . Diskonto: D = 1.200 5.000.00 – Rp300. Tentukan: a..000. Modal yang diterima = M – D = Rp2.000.00 dengan sistem diskonto 18%/tahun dan akan dikembalikan setelah 9 bulan.000.000. Tentukan: a.000.000.000.000.00 dengan sistem diskonto 3%/bulan dan akan dikembalikan setelah 5 bulan.000.000.00 = Rp1. Diskonto: D = M x i x t = 2.106 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi Rumus di atas berlaku juga untuk diskonto i%/tahun dan akan dikembalikan setelah t tahun.000. Mxix t akan di bayar t tahun yang akan datang: D = 100 Mxix t 1.00 b.

000.00 Contoh 21 Pinjaman sebesar Rp10. Tentukan: a.00 + Rp1.000.000. Tentukan modal yang diterima peminjam jika dianggap 1 tahun 360 hari? Jawab: M = Rp10.BAB III Matematika Keuangan 107 b. Jika Modal yang diterima peminjam di awal periode sebesar Rp5.000. Tentukan: a.000.00 i = 14 %/tahun t = 1.000. Nilai diskonto b.000.135. Besarnya pinjaman yang harus dikembalikan saat jatuh tempo! Jawab: Mt = Rp 5. i total = 14% x 1.5 tahun.00 = Rp9.135.000.500.000.00 – Rp675.00 dengan sistem diskonto 30%/tahun dan akan dikembalikan setelah 45 hari.00.000. Nilai diskonto? b. Diskonto: D = i% di bawah 100 x Mt 21 x Rp5. Besarnya pinjaman yang harus dikembalikan saat jatuh tempo! .00 Contoh 23 Suatu pinjaman akan dilunasi dengan sistem diskonto 6%/cawu dan akan dikembalikan dalam waktu 10 bulan.00 = 100 − 21 21 = x Rp5.325.365.000 Modal yang diterima = M – D = Rp10.000.000.00 – Rp375.5 = 21% a.625.000.000.500.000 x 30 x 45 = = Rp375. Jadi.00= Rp1. Modal yang dibayar = Mt + D = Rp5.000 10.365.135.000.000.000. Jika modal yang diterima peminjam di awal periode sebesar Rp5.312.000.00 36.00 79 b.000. Modal yang diterima = M – D = Rp5.000.00 = Rp6.00.00 i = 30%/tahun t = 9 bulan Mxix t Diskonto: D = 36.000.5 tahun.135.00 Contoh 22 Suatu pinjaman akan dilunasi dengan sistem diskonto 14%/tahun dan akan dikembalikan dalam waktu 1.135.00 = Rp4.000.

5% x 10 = 15% Diskonto: D = i% di bawah 100 x Mt 15 = x Rp 5.000. Metode pembagi tetap Metode ini digunakan jika suku bunga tunggal merupakan pembagi dari 360.250. Namun.000.500.000.00 + Rp937. suku bunga i%/tahun dan jangka waktu pengembalian t hari.312.00 100 − 15 15 = x Rp 5.00 Jangka waktu pengembalian (t) 45 hari 100 hari 80 hari 120 hari 25 hari . i total = 1.312.000. maka: = angka bunga dan Jika 100 i jumlah angka bunga angka bunga dan Jumlah bunga = B= pembagi tetap pembagi tetap Contoh 24 Di bawah ini adalah tabel dari nasabah Koperasi Simpan Pinjam “ X “ dengan suku bunga tunggal i = 9%/tahun dan 1 tahun dianggap 360 hari: Nama Nasabah 1 A 2 B 3 C 4 D 5 E Tentukanlah: a.500.000.000. Modal yang dibayar = Mt + D = Rp 5.000.00 6). Oleh karena itu perlu kiranya metode yang lebih efisien dalam perhitungan multi bunga tersebut.000.00 85 b.000 i 100 360 100 Mxt 360 = pembagi tetap.500.312.500.00 = Rp937.000. Jadi.108 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi Jawab: Mt i t a.312.500. bagaimanakah caranya andaikan ada suatu koperasi simpan pinjam yang memiliki banyak nasabah dimana perhitungannya menggunakan sistem bunga tunggal.00 Rp7.00 Rp6. 1 tahun dianggap 360 hari. = Rp 5.500.00 = 6 % / cawu = 1. Pembagi tetapnya No Jumlah pinjaman (M) Rp5.5 %/bulan = 10 bulan.500. = : 36. Metode Perhitungan Bunga Tunggal Pada dasarnya perhitungan bunga tunggal dapat diselesaikan dengan menggunakan rumus yang sudah dipelajari. a).00 = Rp6. Tentunya tidak efisien jika bunga yang diperoleh koperasi dari masing-masing nasabah dihitung satu persatu dengan menggunakan rumus di atas.500.00 Rp2. Bunga yang diperoleh setelah t hari: Mxixt Mxt i M x t 360 B= = .00 Rp4.

000.000 17. 1 tahun dianggap 360 hari.000. suku bunga i%/tahun dan waktu pengembalian t hari.00 Jangka waktu pengembalian (t) 50 hari 100 hari 60 hari 120 hari 90 hari Tentukanlah bunga total yang diperoleh koperasi Jawab: Suku bunga i = 11% diuraikan menjadi = 10% + 1% atau 9% + 2% Ditentukan dahulu jumlah angka bunga untuk i = 10%.000 = Rp433.500.000.500.000.000 7.000.200. perhatikan tabel di bawah ini: No 1 2 3 4 5 Rp Rp Rp Rp Rp M 5.00 2.000.000.000.000 c.325.00 Rp4.500.00 6.500.000 2.000 4.325. Metode Persen yang Sebanding Metode ini digunakan jika suku bunga tunggal bukan merupakan pembagi dari 360.00 4. Pembagi tetap = 360 360 = = 40 i 9 b.000.000.000 1. Jumlah angka bunganya c.! b.000.250. Contoh 25 Di bawah ini adalah tabel dari nasabah Koperasi Simpan Pinjam “ Z “ dengan suku bunga tunggal i = 11%/tahun dan 1 tahun diangap 360 hari: No 1 2 3 4 5 Nama Nasabah P Q R S T Jumlah pinjaman (M) Rp1.875.. Untuk menentukan jumlah angka bunga.5%/bulan .00 Rp2.00 Rp8.000.000.000.125.000.00 = 40 Silakan anda coba jika suku bunga tunggalnya 1.00 t 45 hari 100 hari 80 hari 120 hari 25 hari jumlah Mxt 100 2.BAB III Matematika Keuangan 109 b.00 Rp2.00 7. .000.000..325.000. Jumlah bunga = jumlah angka bunga pembagi tetap 17.000 Jumlah angka bunga = 17. Bunga total yang diperoleh koperasi! Jawab: a.

500. Contoh 26 Di bawah ini adalah tabel dari nasabah Koperasi Simpan Pinjam “ T “ dengan suku bunga tunggal i = 6.000 360 360 = = 36 i 10 Jumlah angka bunga = 15.56 Pembagi tetap = Silakan anda coba jika suku bunga tunggalnya 7..000. Metode Persen yang Seukuran Metode ini digunakan jika 1 tahun dianggap 365 hari.78 = Rp484.850. maka biasanya diambil suku 365 = 73 .00 Rp2.000.5% menjadi 6% dan 0.5% atau 5% dan 2.000.000.00 Jangka waktu pengembalian (t) 40 hari 80 hari 60 hari 100 hari 20 hari Tentukanlah bunga total yang diperoleh koperasi .000.78 Bunga yang sebanding dengan 1% = 10% Jadi.500.850.000.000..027. sehingga tidak banyak suku bunga yang memberikan hasil bagi bulat terhadap 365.78 = Rp44. x B= = = 36.000.5%) c).500 100 365 100 73 angka bunga jumlah angka bunga B= dan Jumlah bunga = 73 73 Untuk menghitung suku bunga sisanya digunakan metode persen yang sebanding.78 + Rp44.500.000.00 Rp4.277.00 Rp4.250.00 Rp8.000 jumlah angka bunga Jumlah bunga = = = Rp440.00 Rp7.000.00 Rp6.000.277.000 2.000.00 t 50 hari 100 hari 60 hari 120 hari 90 hari jumlah Mxt 100 500.027.000 15.000 8.277.000.110 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi No 1 2 3 4 5 M Rp1.000.000.400.000.000 2.000. bunga 5% sehingga pembagi tetapnya = 5 Bunga yang diperoleh setelah t hari: Mxixt Mxt 5 Mxt 1 .00 Rp2.00 Rp3.5%/tahun dan 1 tahun dianggap 365 hari. No 1 2 3 4 5 Nama Nasabah P Q R S T Jumlah pinjaman (M) Rp5.305.500. bunga total dari suku bunga 11% = Rp440.700.78 36 pembagi tetap 1% x Rp440.5% .! (petunjuk: uraikan 7.000 15.000 2.850.

000 365 365 = = 73 i 5 Jumlah angka bunga = 15.000.000.219.000.000.BAB III Matematika Keuangan 111 Jawab: Suku bunga i = 6.00 = Rp100.500.000.000.100. Jika bunga tidak pernah diambil dan dianggap tidak ada biaya administrasi bank.000.5% .00 = Rp1.00 .000. Bunga Majemuk Jika X menyimpan uang di bank kemudian setiap akhir periode.00 + Rp100.000 15.00 3.000 900.684. Contoh 27 Hanif menyimpan uang di bank sebesar Rp1.000 4.500.000 jumlah angka bunga Jumlah bunga = = Rp208.465. Proses bunga berbunga pada ilustrasi ini dinamakan Bunga Majemuk.000 15.18 = Rp62.500. Tentukan jumlah bunga yang diperoleh Hanif setelah modal mengendap selama 3 tahun. Jawab: Akhir tahun pertama.5% = 5% 3 = x Rp208.000.219.00 6.00 7. maka bunga itu akan bersama-sama modal menjadi modal baru yang akan berbunga pada periode berikutnya.200.75 10 Jadi.000.00 t 40 hari 80 hari 60 hari 100 hari 20 hari jumlah Mx t 100 2.00 4. modal menjadi: M2 = M + B = Rp1.000.200.000 4.! 7).18 Bunga yang sebanding dengan 1. bunga yang diperoleh tersebut tidak diambil.18 = pembagi tetap 73 1.000.000.00 Awal tahun ke dua.800.000 3..000.. bunga total dari suku bunga 11% = Rp208.93 Silakan anda coba jika suku bunga tunggalnya 7.000.000.219.000.000.5% diuraikan menjadi = 5% + 1.18 + Rp62.200. Bunga yang diperoleh nilainya menjadi lebih besar dari bunga pada periode sebelumnya.00 dan bank memberikan bunga 10%/tahun. bunga yang diperoleh: B = suku bunga x modal = 10% x Rp1.000.219.465.5% x Rp208.5% Ditentukan dahulu jumlah angka bunga untuk i = 5% No 1 2 3 4 5 Pembagi tetap = Rp Rp Rp Rp Rp M 5.75 = Rp270..

00 Awal tahun ketiga.000.1)6 = 5.i = M(1 + i) 2 bulan modal menjadi = M1 + bunga M2 = M(1 + i) + M(1 + i).00 diperoleh 1.771561 Bunga = Rp885.780.000.000.1)6 Menentukan nilai (1.i = M(1 + i)(1 + i) = M(1 + i)2 3 bulan modal menjadi = M2 + bunga M3 = M(1 + i)2 + M(1 + i)2 i = M(1 + i)2(1 + i) = M(1 + i)3 Dari pola uraian di atas.100.000.00.000.50 .780.000.112 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi Akhir tahun kedua.00 = Rp110.000.50 – Rp5.00 + Rp110.00 + Rp121.00 (1 + 0.1)6 dengan kalkulator scientific sebagai berikut: = 5.771561 = Rp8.00 = Rp1.00 Akhir tahun ketiga.00 (1.00 Jumlah bunga yang diperoleh setelah mengendap tiga tahun: = Rp100. modal menjadi: M3 = M2 + B2 = Rp1.000.00 = Rp385.805.000. dapat disimpulkan jika suatu modal M dibungakan dengan bunga majemuk i%/periode selama n periode.00 = Rp121.000 x 1. maka modal akhir Mn: Mn = M(1 + i)n Contoh 28 Modal sebesar Rp5. bunga yang diperoleh: B2 = i x M2 = 10% x Rp1.000. Tentukan modal akhir dan bunga yang diperoleh setelah 6 tahun! Jawab: M = Rp5. maka pada n bulan modal menjadi: Mn = M(1 + i)n.000.00 i = 10%/tahun = 0.1/tahun n = 6 tahun Mn = M (1 + i )n = 5. Jadi.000.000.100.000.000.000.000. maka setelah: 1 bulan modal menjadi = M + bunga M1 = M + M.857. bunga yang diperoleh: B3 = i x M3 = 10% x Rp1.000.00 = Rp331.000.000. 8). Nilai Akhir Bunga Majemuk Suatu modal M dengan bunga i%/bulan.000.00 + Rp110.210.00 dibungakan dengan bunga majemuk 10%/tahun.000.210.

000.00 x 1.04)15 1.00 x 1.00 dibungakan dengan suku bunga majemuk 4%/semester.732.000.789.000.48024429 n = = 10 semester = 5 tahun log 1.00 x (1+ 0.04 log 1.000.000.000 di logaritmakan dengan bilangan pokok 10 1.00 (1+0.500.628894627 = Rp3.00 dibungakan dengan suku bunga majemuk 5%/semester selama 5 tahun.440.732.00 i = 4% / triwulan = 0.04)n 4.04/semester Mn = Rp4.0510 = 2.04 n 3.000.415.000.26 Contoh 31 Modal sebesar Rp3.500.000.00 i = 5%/semester = 0. Tentukan modal akhir! Jawab: M = Rp2.87 Mn = M(1 + i)n 4.000.000.48024429 = n.732.05)10 = 2.04/triwulan n = 3 tahun 9 bulan = 15 triwulan Mn = = = = = M(1 + i) n 1. Tentukan modal akhir! Jawab: M = Rp1.87 = 1.000.25 dengan Daftar II maupun kalkulator diperoleh: (Menentukan nilai 1.00 dibungakan dengan bunga majemuk 4%/triwulan selama 3 tahun 9 bulan.00 i = 4%/semester = 0.500.0510 dari daftar II pada lampiran buku ini diperoleh dengan cara melihat nilai pada daftar baris 10 dan kolom 5%).BAB III Matematika Keuangan 113 Contoh 29 Modal sebesar Rp2.87? Jawab: M = Rp3.0415 dengan tabel maupun kalkulator diperoleh: 1.000.04 .000.440.00 x 1. setelah berapa tahun modal akhir menjadi = Rp4.500. Contoh 30 Modal sebesar Rp1.000.87 = 3.05/semester n = 5 tahun = 10 semester Mn = M(1 + i)n = 2.000.000 x 1.257.000.000.440.00 (1 + 0.000.000.000. log 1.04 n log 1.500.440.701.48024429 = 1.732.800943506 Rp2.000.

02 i = 1.00 dibungakan dengan bunga majemuk tiap bulan.093. Tapi jika tidak menggunakan kursor. Jika jangka waktu bukan merupakan bilangan bulat.02 – 1 = 0.03/bulan n = 5. antara lain: • Dengan menggunakan kalkulator yang dilengkapi dengan tombol xy • Sisa masa bunga yang belum dihitung.093.021.500.608437249 Untuk menentukan (1 + i) gunakan kalkulator Scientific dengan langkah: Klik: Jika kalkulator yang menggunakan kursor.093.000. Nilai Akhir Bunga Majemuk Dengan Masa Bunga Pecahan Jangka waktu proses berbunganya suatu modal tidak hanya merupakan bilangan bulat. Setelah 2 tahun modal menjadi Rp4.00 x (1 + i)24 4. Contoh 33 Modal sebesar Rp4.021.75 bulan! Jawab: M = Rp4. Tentukanlah modal akhir setelah berbunga selama 5.500. 9).000.021.000.12.75 bulan .02 = 2 % Jadi. maka cara menentukan nilai (1 + i)n dapat dilakukan dengan beberapa cara.12 = 2.12 Mn = M (1 + i)n 4. langkahnya sebagai berikut: klik: (1 + i ) = 1.093.12 = (1 + i)24 2. digunakan untuk menghitung bunga berdasarkan bunga tunggal dari nilai akhir masa bunga yang bulat.021.114 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi Contoh 32 Pinjaman sebesar Rp2.00 dibungakan dengan suku bunga majemuk 3%/bulan. Jika disederhanakan dalam rumus adalah sebagai berikut: Mn = M(1 + i)n (1 + p.00 n = 2 tahun = 24 bulan Mn = Rp4.00 i = 3%/bulan = 0.000.500.500.500. suku bunganya = 2 %/bulan.000 1.500. Tentukan suku bunganya! Jawab: M = Rp2.i) Dengan p masa bunga pecahan Terdapat perbedaan sedikit modal akhir yang diperoleh dari dua cara di atas.608437249 = (1 + i)24 (1 + i ) = 24 1.000.

.......000......000...... ......12)6 (1...000...........000....000.03 x Mn = ...000.... yaitu: Mn = Mn = Mn = Mn = Mn = M(1 + i)n (1 + p.....000.......0225) 4..........500.....00 (1....03)5....75 Mn = 4..000.500... x .........75 Menentukan nilai (1...00(1 + 0.75 Mn =4.......500....03)5......25 tahun 12 Diselesaikan dengan menggunakan rumus langsung... Makhir = ..... Jawab: M = Rp5.....i) 4..000...03)5 Mn = 4...000......00(1..... namun berbeda dengan cara 1... Makhir = Mn + Bpecahan Makhir = ..........500.....00 (1.........12)6 (1 + 0......03)5...500.......... + ...00 (1 + 0. Cara 2 dan 3 menghasilkan nilai yang sama......00 ( 1 + 0... yaitu: Mn = M(1 + i)n (1 + p..000.......500..... Dapat juga diselesaikan dengan menggunakan rumus langsung................................03) Mn = 5..000.......BAB III Matematika Keuangan 115 Dengan menggunakan kalkulator: Mn = M(1 + i)n Mn = 4.............75..03)5 (1 + 0.... = ...000 x .......00 x ............ yaitu: Bpecahan = 0..00 i = 12%/tahun = 0......12/ tahun n = 6 tahun 3 bulan = 6 3 tahun = 6..000.............000. Mn = ..00 x ........ yaitu: Mn = M(1 + i)n Mn = 4....i) Mn = 5.000...03) 4...... Tentukanlah modal akhir setelah berbunga selama 6 tahun 3 bulan....12) Mn = 5.500.03)5 Mn = 4..000..........75 x 0..00 (1.00 dibungakan dengan suku bunga majemuk 10%/tahun.. Untuk menghitung bunga p = 0.000....x 1..............000...500.....75 x 0..... Contoh 34 Modal sebesar Rp5...00 ( 1 + 0.... = .... Dengan menggunakan cara kedua untuk n = 5 dan p = 0....0225 ...500.00 x ..03)5 (1.........25 x 0..75: Dihitung dahulu untuk n = 5................

375. dengan M = modal mula-mula atau sering disebut nilai tunai dan Mn = (1 + i) n modal setelah n jangka waktu selanjutnya ditulis dengan M.24 i = 8%/kwartal = 0.08/kwartal n = 4 tahun 9 bulan = 19 kwartal M Nt = (1 + i) n 17.500.625.24 = (1 + 0.26 (1 + 0. Dari rumus nilai akhir bunga majemuk: Mn = M(1 + i)n dapat di ubah menjadi: Mn M= . Nilai Tunai Bunga Majemuk Apabila n periode seseorang harus melunasi pinjamannya sebesar M dengan perhitungan suku bunga i%/periode dan ternyata orang tersebut mampu untuk melunasi hutangnya sekarang.262.262.24 setelah dibungakan selama 4 tahun 9 bulan dengan suku bunga 8%/kwartal! M = Rp17.15)12 13.375.26 = = Rp2.804.375. maka dikatakan orang tersebut membayar dengan tunai.625.00 5. rumus nilai tunai adalah: M Nt = atau Nt = M(1 + i)–n (1 + i) n Contoh 35 Tentukan modal mula-mula jika suatu modal setelah dibungakan dengan bunga majemuk sebesar 15%/tahun selama 12 tahun modal menjadi Rp13.625.15/tahun n = 12 tahun M = = = Mn (1 + i) n 13.804. Jadi.000.08)19 Jawab: (1 tahun = 4 kwartal) .26 Jawab: 1.375.26 i = 15%/tahun = 0.804 .350250105 Contoh 36 Tentukan modal mula-mula (Nilai Tunai dari suatu modal) jika nilai akhir modal sebesar Rp17.262.625.1512 13.26! Mn = Rp13375625.116 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi 10).

000.108.000.000.000.000. maka cara menentukan nilai (1 + i)–n dapat dilakukan dengan beberapa cara. antara lain: • Menggunakan kalkulator yang dilengkapi dengan tombol xy M dengan p = suku bunga pecahan.00 (1 + 2%) -24 dengan daftar III.24 = Rp4.44 Dengan menggunakan daftar: Nt = M(1 + i)-n = 5.262.315701059 = 17.00 x 1.i) Terdapat perbedaan sedikit modal akhir yang diperoleh dari dua cara di atas.00 (1+0. Nilai Tunai Bunga Majemuk Dengan Masa Bunga Pecahan Jika jangka waktu (n) bukan merupakan bilangan bulat.24 Contoh 37 Tentukan nilai tunai dari suatu modal Rp5.44 diperoleh: 11).08)19 17262804 .000 = (1 + 0.000.02) 24 5.607.000.02-24 menggunakan kalkulator Scientific dengan langkah = 5.000.621721487 = Rp3.000 = 1.804 .00 = 4 .607.00 x 0.BAB III Matematika Keuangan 117 (1. • Menggunakan rumus : Nt = n (1 + i) (1 + p.44 Atau dengan rumus: M Nt = (1 + i)n 5. .000.000.621721487 = Rp3.108.000.000.02 bulan n = 2 tahun = 24 bulan Nt = M(1 + i)-n = 5.608437249 = Rp3.000.108. kolom 2% baris 24 diperoleh: = 5.000.000.00 x 0.000.607.00 yang dibungakan dengan bunga majemuk 2%/bulan selama 2 tahun! Jawab: M = Rp5.000.02)-24 = 5.000.00 i = 2%/ bulan = 0.

000........1)4.00 Nt = (1 + 0........00 jika dibungakan dengan suku bunga majemuk 3%/bulan! M = Rp3.....500.. Contoh 39 Modal setelah dibungakan selama 4 tahun 9 bulan dengan suku bunga majemuk 10%/tahun menjadi Rp6..... M Dengan menggunakan rumus: Nt = dengan n = 6 dan p = 0.500.....00 Nt = (1...000 (1 + 0...03) 3.500..000 (1.00 Nt = (1 + 0.......00 x .000....500.03) 6 (1.....75 x 0.000...075 ...03)6.......500.1/tahun 9 tahun = 4....194052297 x 1.. M Dengan menggunakan rumus: Nt = dengan n = 4 dan p = 0.i) 6.00 i = 3%/bulan = 0.....015) 3.500.000. ...5 x 0.....1) 4 (1 + 0......500.5 n (1 + i) (1 + p.000..03/bulan n = 6......500.1) 6...00 Nt = (1.03) 6 (1 + 0..1)4..5 bulan.......000..500.......5 Nt = 3... = .00..000.00 = ..500.5 bulan Dengan menggunakan kalkulator Scientific: Nt = M(1 + i)–n Nt = 3.500.00 i = 10%/tahun = 0.075) 6..75 Nt = 6. = .500....... x 1......000..00 Nt = = ........000..... Nt = .. Modal menjadi Rp3.........75 n (1 + i) (1 + p.03)6.........00 Nt = 1..015 3...500. Tentukanlah nilai tunai modal! Jawab: Jawab: M = Rp6.00 (1..500.....000....000.......500.75 Nt = 6.i) 3..000.5 Nt = 3....000....500..000..500.....118 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi Contoh 38 Tentukanlah nilai tunai setelah berbunga selama 6..1) 4 (1...00 (1 + 0.75 tahun n = 4 Tahun 9 bulan = 4 12 Dengan menggunakan kalkulator scientific: Nt = M(1 + i)–n Nt = 6....000 x .

8. maka: Diskonto : D = M x i x t besarnya modal yang diterima di awal pinjaman : Mt = M – M x i x t Rumus di atas berlaku juga untuk diskonto i%/tahun dan akan dikembalikan setelah t tahun. Persen di bawah seratus adalah bentuk pecahan yang jumlah antara penyebut dan pembilangnya sama dengan seratus.600 7. Persen di atas seratus adalah bentuk pecahan yang selisih antara penyebut dan pembilangnya sama dengan seratus. Misalkan % laba dengan harga jual. Persen di bawah seratus digunakan jika nilai yang diketahui lebih kecil dari nilai mula-mula.000 Mxix t Setelah t hari besarnya bunga: B = .BAB III Matematika Keuangan 119 c. Nilai diskonto untuk besarnya pinjaman M dengan suku bunga i%/tahun.200 Mxix t Setelah t hari besarnya bunga: B = . Secara umum ditulis: p p% di bawah seratus = 100 − p 4. 5. Secara umum ditulis: p p% di atas seratus = 100 + p 3. Bunga = suku bunga tiap periode x banyaknya periode x modal 6. maka berlaku: Mxix t Setelah t tahun besarnya bunga: B = 100 Mxixt Setelah t bulan besarnya bunga: B = 1. Mxixt Akan di bayar t tahun yang akan datang: D = 100 . Persen di atas seratus digunakan jika nilai yang diketahui lebih besar dari nilai mula-mula. % bunga dengan modal setelah bunga dan lain-lain. Bagaimanakah jika diskonto i%/bulan dan akan dikembalikan. Suku bunga = bunga x 100% pinjaman mula − mula 2. Rangkuman 1. untuk 1 tahun = 366 hari 36. untuk 1 tahun = 360 hari 36. Misalkan % rugi dengan harga jual. % bonus dengan harga setelah bonus. untuk 1 tahun = 365 hari 36. Jika suatu modal M dibungakan dengan suku bunga tunggal i% tiap tahun. % diskon dengan harga setelah diskon dan lain-lain.500 Mxix t Setelah t hari besarnya bunga: B = . Jika pinjaman M dengan diskonto i%/bulan dan akan dikembalikan setelah t bulan.

i) n dengan p = suku bunga pecahan .i) Dengan p masa bunga pecahan 13. maka modal akhir Mn: Mn = M(1 + i)n 12. Rumus nilai tunai bunga majemuk dengan masa bunga pecahan Nt = M (1 + i) (1 + p. Metode persen yang sebanding Metode ini digunakan jika suku bunga tunggal bukan merupakan pembagi dari 360. maka: 100 i angka bunga jumlah angka bunga dan Jumlah bunga = B= pembagi tetap pembagi tetap Jika b. Rumus nilai akhir bunga majemuk dengan masa bunga pecahan: Mn = M(1 + i)n (1 + p. Diskonto juga dapat dicari dengan rumus: D = i % di bawah 100 x Modal yang diterima 10. (1 tahun = 360 hari) 36. 1 tahun dianggap 360 hari. Jika suatu modal M dibungakan dengan bunga majemuk i%/periode selama n periode. Metode persen yang seukuran Metode ini digunakan jika 1 tahun = 365 hari. c. Mxt 360 = angka bunga dan = pembagi tetap. 1 tahun dianggap 360 hari. Pembagi tetapnya = 73 angka bunga jumlah angka bunga dan Jumlah bunga = B= 73 73 11.120 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi Mxixt 1. Suku bunga i%/tahun dan jangka waktu pengembalian t hari. Rumus nilai tunai bunga majemuk adalah: M Nt = atau Nt = M(1 + i)–n n (1 + i) 14. Metode pembagi tetap Metode ini digunakan jika suku bunga tunggal merupakan pembagi dari 360.000 Akan di bayar t bulan yang akan datang : D = 9. suku bunga i%/tahun dan jangka waktu pengembalian t hari.200 Mxix t Akan di bayar t hari yang akan datang: D = . Metode menentukan bunga tunggal: a.

5% di atas 100 dari Rp51.750. Modal sebesar Rp4.5%/bulan. 2.500. 25% di bawah 100 4.250. 27% di atas 100 b. Modal sebesar Rp360.00. Ubahlah menjadi persen: a. Ubahlah menjadi persen dan persen di atas 100: a. Harga jual suatu barang setelah untung sebesar 13% adalah Rp706.400. Pinjaman Rp6.75%/bulan selama 1 tahun 2 bulan dan 24 hari (jika dianggap 1 tahun =360 hari). 33% di bawah 100 dari 201 6. 18% di bawah 100 2. dengan suku bunga 4. Modal akhir! 10. 12. Tentukanlah besarnya subsidi perliter dan harga sebelum subsidi! 7.00 c.000 dibungakan dengan suku bunga tunggal 1. Bunga yg diperoleh! b. Tentukanlah besar pajak dan harga sebelum pajak! d.000. 3% di bawah 100 dari Rp630.00. Setelah berapa bulan modal itu dibungakan? . Ubahlah menjadi pecahan yang paling sederhana: c. Tentukanlah besarnya untung dan harga belinya! c.00.00 dibungakan dengan bunga tunggal selama 5 tahun dengan suku bunga 15%/tahun.600. Bunga yang diperoleh! b.00.990.000. Tentukan bunga yang diperoleh dan modal setelah dibungakan! 8.00 b.5% dari Rp300.000. Harga barang setelah diskon 17% adalah Rp43. 5% di bawah 100 b. Harga jual suatu barang setelah rugi sebesar 24% adalah Rp638. Tentukan: a.600.5% a. Tentukan nilainya: a.5% di atas 100 b.000.00 d.400. Modal akhir! 9. Tentukanlah besar pajak dan harga sebelum pajak! f.000. 16% di atas 100 3. Harga bensin disubsidi oleh pemerintah sebesar 9% dan harganya per liter menjadi Rp4. 2.BAB III Matematika Keuangan 121 1.250.00 Tentukanlah besarnya rugi dan harga belinya! e.00 dibungakan dengan bunga tunggal selama 2 tahun 5 bulan. Tentukanlah besar diskon dan harga sebelum diskon! b. 2.00 dibungakan dengan bunga tunggal 0. Harga barang setelah dikenai pajak 28% adalah Rp806.500. Harga barang setelah dikenai pajak 23% adalah Rp553.550. ternyata modal menjadi Rp516.5% di atas 100 b. Selesaikan : a. Suatu modal sebesar Rp2. 12. Ubahlah menjadi persen dan persen di bawah 100: a. Tentukan: a.5%/cawu. 30% di bawah 100 d.00. 25 % di bawah 100 5.

000.000.000.00? 22.000.00 dibungakan dengan suku bunga tunggal 5 %/ semester.000.00. Tentukan bunga yang diperoleh! 14.00.000. Modal sebesar Rp2.762. Tentukan suku bunganya tiap semester? 21.200.832.000.500. Tentukan bunga yang diperoleh! 18.120.800.00 dibungakan dengan suku bunga tunggal 0. Tentukanlah bunga yang diperoleh! 12. Setelah berapa bulan bunga tersebut dibungakan? 24. Pinjaman sebesar Rp4. 5 bulan dan 10 hari (1 tahun = 360 hari).000.930. Tentukanlah suku bunganya tiap triwulan? 16. ternyata modal menjadi Rp3.00 setelah dibungakan dengan bunga tunggal selama 2 tahun 7 bulan menjadi Rp 4.000.000.00. Tentukan bunga yang diperoleh dan modal mula-mula! .00. Pinjaman sebesar Rp2. Tentukan bunga yang diperoleh! 19.000.060.000.000.000.122 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi 11.500. Modal Rp 4.000. Suatu pinjaman sebesar Rp4. Modal sebesar Rp4. ternyata modal tersebut menjadi Rp2. 2 bulan dan 18 hari (1 tahun = 360 hari) dengan suku bunga 6%/cawu.000.00 dibungakan dengan bunga tunggal 2 tahun.000. Pinjaman sebesar Rp1.5 %/bulan.000.400.00 dibungakan dengan bunga tunggal selama 8 bulan 10 hari (1 tahun = 360 hari) dengan suku bunga 6%/cawu. Suatu modal setelah dibungakan dengan bunga tunggal 11%/tahun selama 2 tahun modal tersebut menjadi Rp6.00 dibungakan dengan bunga tunggal selama 3 tahun 2 bulan dengan suku bunga 6%/semester.000.00 dibungakan dengan suku bunga tunggal 4. Modal sebesar Rp800.500.500.000. dengan suku bunga 2%/bulan.00 setelah dibungakan dengan bunga tunggal selama 1 tahun 8 bulan menjadi Rp1. Tentukanlah suku bunganya tiap semester! 13.600.500. Tentukan suku bunganya tiap tahun dan tiap triwulan! 23.00 dibungakan dengan bunga tunggal 1 tahun.00 dibungakan dengan bunga tunggal selama 1 tahun 7 bulan. Setelah berapa bulan modal itu menjadi Rp2. Modal Rp2.00. Tentukanlah bunga yang diperoleh? 20.5%/semester.000. Setelah berapa bulan modal itu dibungakan! 17.00.000. Suatu pinjaman sebesar Rp2. dengan suku bunga 1%/bulan.106. Ternyata bunga yang diperoleh Rp570.00. tentukanlah bunga yang diperoleh! 15. Pinjaman sebesar Rp3. Pinjaman sebesar Rp2.634.000. 1 bulan dan 20 hari (1 tahun = 360 hari).00 dibungakan dengan bunga tunggal selama 1 tahun 7 bulan dengan suku bunga 3%/triwulan .00 setelah dibungakan dengan bunga tunggal selama 1 tahun 10 bulan menjadi Rp5.400.00 dibungakan dengan bunga tunggal 3 tahun. Pinjaman sebesar Rp3.

500.000. Modal yang diterima peminjam! 27.000.000.5%/kwartal dan akan dikembalikan dalam waktu 14 bulan.000. Tentukan: a.00 80 hari 5 Titin Rp2.BAB III Matematika Keuangan 123 25.000. Bunga total yang diperoleh koperasi! 31. Pinjaman sebesar Rp8.5%/bulan dan akan dikembalikan setelah 7 bulan. Suatu pinjaman akan dilunasi dengan sistem diskonto 6.00 45 hari 2 Qalam Rp1.00 40 hari 4 Dwi Rp2.000.000.000.500.00.000.5%/tahun dan akan dikembalikan dalam waktu 3 tahun.00 90 hari 6 Upik Rp1.000.000.000.500. Nilai diskontonya b.00 120 hari 3 Cecep Rp8. Di bawah ini adalah tabel dari nasabah Koperasi Simpan Pinjam “ Sejahtera “ dengan suku bunga tunggal i = 12%/tahun dan 1 tahun dianggap 360 hari: Nama No Jumlah pinjaman (M) Jangka waktu pengembalian (t) Nasabah 1 Arif Rp7.00 dengan sistem diskonto 18 %/tahun dan akan dikembalikan setelah 2 bulan 10 hari.000.00 90 hari 3 Risma Rp4.750. Tentukan nilai diskonto dan besarnya pinjaman yang harus dikembalikan saat jatuh tempo! 29.500. Pinjaman sebesar Rp4.250.000.700.500.00 dengan sistem diskonto 1. Pinjaman sebesar Rp1.00 dengan sistem diskonto 15%/tahun dan akan dikembalikan setelah 7 bulan. Tentukan bunga total yang diperoleh koperasi! . Tentukan: a.000.800.500.600. Tentukan besarnya pinjaman yang harus dikembalikan saat jatuh tempo! 30.00 60 hari 4 Syukur Rp3.000.500.500. Suatu pinjaman akan dilunasi dengan sistem diskonto 4.182.00 70 hari Tentukanlah: a. Tentukan modal yang diterima peminjam jika dianggap 1 tahun = 360 hari! 28. Jika Modal yang diterima peminjam di awal periode sebesar Rp4.00 150 hari 5 Endang Rp5. Nilai diskontonya b.500.00. Pembagi tetap dan jumlah angka bunganya b.00 50 hari 2 Budiman Rp4. Modal yang diterima peminjam! 26. Jika Modal yang diterima peminjam di awal periode sebesar Rp734. Di bawah ini adalah tabel dari nasabah Koperasi Mutiara dengan suku bunga tunggal i = 13 % / tahun dan 1 tahun diangap 360 hari: Nama No Jumlah pinjaman (M) Jangka waktu pengembalian (t) Nasabah 1 Puput Rp2.00 150 hari Dengan menggunakan persen yang sebanding.

273.000.500. Modal sebesar Rp3.00 dibungakan dengan suku bunga majemuk 12%/tahun.124 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi 32.00 dibungakan dengan suku bunga majemuk 2.094. setelah berapa triwulan modal akhir menjadi = Rp7. Setelah 4. Tentukanlah modal akhir setelah berbunga selama 5 tahun 8 bulan! 41.000.800. Tentukan nilai tunai dari modal sebesar Rp1.00 dibungakan dengan suku bunga majemuk 5%/semester. Modal sebesar Rp4. Nama No Jumlah pinjaman (M) Jangka waktu pengembalian (t) Nasabah 1 Kunti Rp2.000. Tentukan modal mula-mula jika suatu modal setelah dibungakan dengan bunga majemuk 11.000. Modal sebesar Rp5.00 75 hari 3 Mira Rp3.5%/caturwulan! 43.000.342. Modal sebesar Rp5.500.250.800.5 tahun.800.00 50 hari 4 Nunik Rp2.500.00 dibungakan dengan suku bunga majemuk 2. Modal Rp2.040.000.00 150 hari Tentukan bunga total yang diperoleh koperasi dengan mengunakan persen yang seukuran! 33.500. Tentukan nilai tunai dari suatu modal Rp800.000. Tentukan modal akhir! 35. setelah berapa tahun modal akhir menjadi = Rp7.000.000.650.00 dibungakan dengan suku bunga majemuk 1. Tentukan suku bunganya! 39.5%/tahun dan 1 tahun dianggap 365 hari.00 dibungakan dengan suku bunga majemuk 7%/tahun setelah berbunga selama 3 tahun 8 bulan! . setelah dibungakan selama 2 tahun 8 bulan dengan suku bunga 4. Tentukan modal akhir! majemuk 36.233. Tentukanlah nilai tunai dari modal sebesar Rp8.75%/bulan selama 8.00 yang dibungakan dengan bunga majemuk 2.000.00 dibungakan dengan suku bunga majemuk 6%/triwulan selama 3.00 80 hari 6 Puspita Rp7.5 tahun modal menjadi Rp3.000. Tentukan modal akhir dan bunga yang diperoleh setelah 8 tahun! 34.000.500.00 dibungakan dengan bunga majemuk tiap semester.000.5%/triwulan.5%/bulan.5%/bulan selama 10 bulan! 44.468.959.400.800.500.464.00 40 hari 2 Lina Rp4.25 bulan! 40.22! 42.00 dibungakan dengan bunga majemuk 12%/tahun.41? 37.985.00 90 hari 5 Ophi Rp1.5 bulan! 45.5%/tahun selama 12 tahun modal menjadi Rp5.86. Modal sebesar Rp7.000.500.000. Di bawah ini adalah tabel dari nasabah Koperasi ”Maju Bersama” dengan suku bunga tunggal i = 7.99? 38. Modal sebesar Rp4.000.000. Tentukanlah modal akhir setelah berbunga selama 6. Tentukan modal mula-mula (Nilai Tunai dari suatu modal) jika nilai akhir modal sebesar Rp8. Pinjaman Rp2.000.500.00 dibungakan dengan bunga 4%/caturwulan selama 5 tahun 4 bulan.538.08.

Pada hakikatnya ada tiga macam rente. Rente Post Numerando adalah rente yang dibayarkan atau diterima di akhir periode. Rente kekal adalah rente yang jumlah angsurannya tidak terbatas. Uraian Materi 1).2. dan bank memberikan bunga terhadap simpanan anda. Rente berdasarkan langsung tidaknya pembayaran pertama terdiri dari: Rente langsung adalah rente yang pembayaran pertamanya langsung sesuai perjanjian. Rente a. Misalkan modal yang dibayarkan adalah M dengan bunga i%/periode selama n periode. Nilai Akhir Rente Pra numerando Rente Pra numerando adalah rente yang dibayarkan di awal periode. anda dapat: Menjelaskan pengertian dan macam-macam Rente Menghitung Nilai Akhir Rente Pra numerando Menghitung Nilai Akhir Rente Post Numerando Menghitung Nilai Tunai Rente Pra numerando Menghitung Nilai Tunai Rente Post Numerando Menghitung Nilai Tunai Rente Kekal b. maka proses pembungannya perhatikan skema di bawah ini: . Pengertian dan macam-macam Rente Andaikan anda menyimpan sejumlah uangnya setiap awal bulan di bank dengan jumlah yang sama. 2). sehingga angsuran terakhir sudah mengalami pembungaan satu periode. Andaikan bank tidak membebani biaya administrasi. dapatkah anda menghitung jumlah keseluruhan simpanan uang anda? Untuk menghitung jumlah tabungan dari ilustrasi di atas. yaitu: a. Rente adalah sederatan modal atau angsuran yang dibayarkan atau diterima pada setiap jangka waktu tertentu yang tetap besarnya. c. Setelah sekian bulan anda akan menghitung jumlah tabungan yang telah tersimpan. dibutuhkan ilmu tentang Rente. Rente berdasarkan saat pembayaran angsuran terdiri dari: Rente Pra numerando adalah rente yang dibayarkan atau diterima di awal periode. b.BAB III Matematika Keuangan 125 B. Tujuan Setelah mempelajari uraian kompetensi dasar ini. Rente yang ditangguhkan adalah rente yang pembayaran pertamanya ditangguhkan beberapa periode. Rente berdasarkan banyaknya angsuran terdiri dari: Rente terbatas adalah rente yang jumlah angsurannya terbatas.

. . sehingga: rasio r = M(1 + i) a(r n − 1) r −1 M(1 + i)((1 + i) n − 1) M(1 + i)((1 + i) n − 1) = = (1 + i) − 1 i Nilai akhir rente Pra numerando dengan angsuran M dan suku bunga i% Selama n periode adalah: M(1 + i)((1 + i) n − 1) Na = i Na = Dengan menggunakan tabel: Na = M(1 + i) + M(1 + i)2 + . ∑ (1 + i) k =1 n k Na = M x Daftar Nilai akhir rente Keterangan: Daftar nilai akhir rente adalah daftar V dan VI pada lampiran buku ini Nilai dari daftar adalah kolom ke-i % dan baris ke-n . . . . dari skema di atas diperoleh suatu deret. + (1 + i)n – 2 + (1 + i)n – 1 + (1 + i)n] Na = M. yaitu: Na = M(1 + i) + M(1 + i)2 + .126 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi Jika Nilai akhir Rente Pra numerando dilambangkan dengan Na. + M(1 + i)n – 2 + M(1 + i)n – 1 + M(1 + i)n Ternyata deret di atas adalah deret geometri dengan suku pertama a = M(1 + i) dan M(1 + i) 2 = (1 + i). . + M(1 + i)n – 2 + M(1 + i)n – 1 + M(1 + i)n Na = M[(1 + i) + (1 + i)2 + .

BAB III Matematika Keuangan

127

Contoh 40 Setiap awal tahun Nisa menyimpan uang di Bank ABC sebesar Rp1.000.000,00. Jika bank memberikan bunga 6%/tahun, tentukan uang Nisa setelah menabung 20 tahun!

Jawab: M = Rp1.000.000.00 i = 6% / tahun = 0.06/tahun n = 20 tahun
Na M(1 + i)[(1 + i) n − 1] i 1.000.000(1 + 0,06)[(1 + 0,06) 20 − 1] = 0,06 = 1.060.000 x (1,06 20 − 1) 0,06 1.060.000 x 2,207135472 = = Rp38.992.726,68 0,06 = Dengan Daftar : Na = Modal x Tabel VI kolom 6% dan baris 20 = Rp1.000.000 x 38,99272668 = Rp38.992.726,68
Contoh 41 Seorang karyawan setiap awal bulan menyimpan uang di bank sebesar Rp500.000,00. Bank memberikan bunga 1,5%/bulan selama 2 tahun. Tentukan simpanan karyawan selama 2 tahun!

Jawab: M = Rp 500.000,00 i =1,5%/bulan = 0,015/bulan n = 2 tahun = 24 bulan
Na = M(1 + i)[(1 + i)n − 1] i 500.000,00 x (1 + 0,015)[(1 + 0,015) 24 − 1] = 0,015 =

507.500,00 x (1,01524 − 1) 0,015 507.500,00 x 0,429502811 = Rp14.531.511,80 = 0,015 Dengan daftar : Na = Modal x daftar V baris 24 dan kolom 1.5% = Rp500.000.00 x ................... = Rp14.531.511,80

128

Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi

3). Nilai Akhir Rente Post Numerando
Rente Post Numerando adalah rente yang dibayarkan di akhir periode, sehingga angsuran terakhirnya tidak mengalami pembungaan. Misalkan modal yang dibayarkan adalah M dengan bunga i%/periode selama n periode, maka proses pembungaannya perhatikan skema di bawah ini:

Jika Nilai akhir Rente Post Numerando dilambangkan dengan Na, dari skema di atas diperoleh suatu deret, yaitu: Na = M + M(1 + i) + M(1 + i)2 . . . + M(1 + i)n – 3 + M(1 + i)n – 2 + M(1 + i)n – 1 Ternyata deret di atas adalah deret geometri dengan suku pertama a = M dan rasio r M(1 + i) = = (1 + i), sehingga: M a(r n − 1) Na = r −1 M((1 + i)n − 1) M((1 + i)n − 1) = = i (1 + i) − 1 Nilai akhir rente Post Numerando dengan angsuran M dan suku bunga i% Selama n periode adalah: M((1 + i)n − 1) Na = i Dengan menggunakan tabel: Na = M + M(1 + i) + M(1 + i)2 . . . + M(1 + i)n – 3 + M(1 + i)n – 2 + M(1 + i)n – 1 Na = M + M[(1 + i) + (1 + i)2 . . . + (1 + i)n – 3 + (1 + i)n – 2 + (1 + i)n – 1 ] Na = M + M.

∑ (1 + i)
k =1

n −1

k

Na = M + M x Daftar Nilai akhir rente

BAB III Matematika Keuangan

129

Keterangan: Daftar nilai akhir rente adalah daftar V dan VI pada lampiran buku ini. Nilai dari daftar adalah kolom ke-i % dan baris ke-(n – 1).
Contoh 42 Setiap akhir tahun Ayah menyimpan uangnya di bank ABC sebesar Rp800.000,00 selama 25 tahun. Jika bank memberikan bunga 5%/tahun, tentukan jumlah simpanan total Ayah!

Jawab: M = Rp800.000,00 i = 5%/tahun = 0,05/tahun n = 25 tahun
Na = M((1 + i)n − 1) i 800.000,00 x (1 + 0,05) 25 − 1) = 0,05 = 800.000,00 x (1,0525 − 1) 0,05 800.000,00 x 2,386354941 = = Rp38.181.678,05 0,05 daftar: M + M x Daftar V kolom 5% dan baris ke-(25 – 1) = baris ke-24 800.000.00 + 800.000,00 x 46,72709882 800.000.00 + 37.381.679,06 Rp38.181.679,06

Dengan Na = = = =

Contoh 43 Setiap akhir bulan Yenny menyimpan uang di bank Rp500.000,00 selam 2 tahun. Jika bank memberikan suku bunga 1.5%/bulan, tentukan simpanan total Yenny di bank tersebut!

Jawab: M = Rp500.000,00 i = 1,5% / bulan = 0,015 bulan n = 2 tahun = 24 bulan M((1 + i)n − 1) Na = i 500.000,00 x ((1 + 0,015) 24 − 1) = 0,015 500.000,00 x ((1,015) 24 − 1) = 0,015 500.000,00 x 0,429502811 = = Rp14.316.760,40 0,015

130

Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi

Dengan daftar: Na = M + M x Daftar V kolom 1.5% dan baris ke-(24 – 1) = baris ke-23 = 500.000,00 + 500.000,00 x 27,63352080 = Rp 14.316.760,40

4). Nilai Tunai Rente Pra Numerando
Nilai tunai rente Pra numerando adalah jumlah semua nilai tunai angsuran yang dihitung pada awal masa bunga yang pertama. Nilai tunai angsuran pertama adalah nilai angsuran itu sendiri, yaitu M:

Jika Nilai tunai Rente Pra numerando dilambangkan dengan Nt, dari skema di atas. diperoleh suatu deret, yaitu: Nt = M + M(1 + i)–1 + M(1 + i)–2 . . . + M(1 + i)n–3 + M(1 + i)n–2 + M(1 + i)n–1 Deret di atas adalah deret geometri dengan suku pertama a = M dan rasio M(1 + i) −1 r= = (1 + i) –1 < 1, sehingga: M a(1 − r n ) Nt = 1−r M(1 − (1 + i) −n ) (1 + i) = x (1 + i) 1 − (1 + i) −1 M(1 + i)(1 − (1 + i) −n ) M(1 + i)(1 − (1 + i) −n ) = (1 + i) − 1 i Nilai tunai rente Pra numerando dengan angsuran M dan suku bunga i% selama n periode adalah: M(1 + i)(1 − (1 + i) −n ) Nt = i =

BAB III Matematika Keuangan

131

Dengan menggunakan daftar: Nt = M + M(1 + i)–1 + M(1 + i)–2 . . . + M(1 + i)n–3 + M(1 + i)n–2 + M(1 + i)n–1 Nt = M + M[(1 + i)–1 + (1 + i)–2 . . . + (1 + i)n–3 + (1 + i)n–2 + (1 + i)n–1 ] Nt = M + M.

∑ (1 + i)
k =1

n −1

−k

Nt = M + M x Daftar Nilai tunai rente Keterangan: Daftar nilai tunai rente adalah daftar VII dan VIII pada lampiran buku ini. Nilai dari daftar adalah kolom ke-i % dan baris ke-(n – 1).
Contoh 44 Seorang siswa akan mendapat beasiswa pada setiap awal bulan dari PT UNILEVER sebesar Rp250.000,00 selama 3 tahun. Jika pemberian itu akan diberikan sekaligus di awal bulan pertama dengan dikenai bunga 2%/bulan, tentukan besarnya beasiswa total yang diterima siswa!

Jawab: M = Rp250.000,00 i = 2%/bulan = 0,02/bulan n = 3 tahun = 36 bulan
Nt = M(1 + i)[1 − (1 + i) −n ] i 250.000,00 x (1 + 0,02)[1 − (1 + 0,02) −36 ] = 0,02

250.000,00 x (1,02)[1 − (1,02) −36 ] 0,02 250.000,00 x (1,02)[1 − 0,49022315] = 0,02 255.000,00 x 0,50977685 = = Rp6.499.654,83 0,02 = Dengan daftar: Nt = M + M x daftar VII kolom 2% dan baris (36 – 1) = baris 35 = 250.000,00 + 250.000,00 x 24,99861933 = 250.000,00 + 6249654,83 = Rp6.499.654,83
Contoh 45 Tentukan nilai tunai rente Pra numerando dari suatu angsuran Rp4.000.000,00 selama 20 tahun dengan suku bunga 9%/tahun!

Jawab: M = Rp4.000.000,00 i = 9%/tahun = 0.09/tahun

+ M(1 + i)n–2 + M(1 + i)n–1 + M(1 + i)n Deret di atas adalah deret geometri dengan suku pertama a = M(1 + i)–1 dan rasio M(1 + i) −2 r= = (1 + i) –1 < 1.09)[1 − (1 + 0.00 x (1 + 0.09) −20 ] = 0.82156911 = Rp39.000.360.09 = 5).09) −20 ] 0.000.00 x (1.800.178430889] = 0. Nilai Tunai Rente Post numerando Perhatikan skema jumlah semua nilai tunai total di bawah ini: Jika nilai tunai Rente Post Numerando dilambangkan dengan Nt.09 4. sehingga: −1 M(1 + i) Nt = a(1 − r n ) 1−r M(1 + i) −1 [1 − (1 + i) −n ] (1 + i) = x (1 + i) 1 − (1 + i) −1 . yaitu: Nt = M(1 + i)–1 + M(1 + i)–2 .000.00 x 0.09 4.000.459. .00 x (1.000. dari skema di atas diperoleh suatu deret.09)[1 − (1. .132 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi n Nt = 20 tahun = M(1 + i)[1 − (1 + i) −n ] i 4.09 4.000.09)[1 − 0.000.11 = 0.

Nilai dari daftar adalah kolom ke-i % dan baris ke-n.405752363 = = Rp6.75%/bulan! Jawab: M = Rp300.000.00 i = 1.0175 300. . ∑ (1 + i) k =1 n −k Nt = M x Daftar Nilai tunai rente Keterangan: Daftar nilai tunai rente adalah daftar VII dan VIII pada lampiran buku ini.75%/bulan = 0.00 selama 3 tahun berturut-turut. .0175) −30 ] = 0.000.000. + (1 + i)n–2 + (1 + i)n–1 + (1 + i)n ] Nt = M.00 x 0.000.02 / bulan n = 3 tahun = 36 bulan M [1 − (1 + I) −n ] Nt = i .000.0175 Contoh 47 Tiap akhir bulan Yayasan Cinta Damai mendapatkan sumbangan dari Badan Perdamaian Dunia sebesar Rp5.BAB III Matematika Keuangan 133 M(1 − (1 + i) −n ) M(1 − (1 + i) −n ) = i (1 + i) − 1 Nilai tunai rente Post Numerando dengan angsuran M dan suku bunga i% selama n periode adalah: M(1 − (1 + i) −n ) Nt = i = Dengan menggunakan tabel: Nt = M(1 + i)–1 + M(1 + i)–2 .955.79 0.5 tahun dengan suku bunga 1.0175/bulan n = 2 tahun 6 bulan = 30 bulan Nt = M [1 − (1 + i) −n ] i 300. + M(1 + i)n–2 + M(1 + i)n–1 + M(1 + i)n Nt = M[(1 + i)–1 +(1 + i)–2 .754. . . Contoh 46 Tentukan nilai tunai rente Post Numerando dari suatu modal Rp300.00 x [1 − (1 + 0.000.00 i = 2% / bulan = 0. tentukan sumbangan total yg diterima yayasan! Jawab: M = Rp5.000/bulan selama 2.000. Jika sumbangan akan diberikan sekaligus dan dikenai bunga sebesar 2%/bulan.

134 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi = = = = 5.00 x 22.277.000. Nilai Tunai Rente Kekal Rente kekal adalah rente yang jumlah angsurannya tidak terbatas.982.552070889) 0.00 x 0. .02 5. .5%/bulan! Jawab: M = Rp500. Oleh karena itu rente kekal tidak ada nilai akhirnya.80 0. Nilai tunai rente merupakan deret geometri turun.02) −30 ] 0.02 5.277.02 Dengan daftar: Nt = M x daftar VII kolom 2% dan baris 30 = 5.447929111 = Rp111.000.00 x [1 − (1 + 0. sehingga nilai tunai rente kekal memiliki nilai. yaitu: Nt = M + M(1 + i)–1 + M(1 + i)–2 .02 −30 ] 0.000.982.000. .00 x [1 − 1. Nilai Tunai Rente Kekal Pra numerando Deret nilai tunai modal rente Pra numerando yang sudah dipelajari adalah: Nt = M + M(1 + i)–1 + M(1 + i)–2 .02 5. . .80 6).396455551 = Rp111. Nilai akhir rente merupakan deret geometri naik.025/bulan .000.000. maka deret di atas menjadi deret geometri tak berhingga.000. . M(1 + i) −1 dengan suku pertama a = M dan rasio r = = (1 + i) –1 < 1.00/bulan dengan suku bunga 2. sehingga: M a Nt = 1−r M (1 + i) = x −1 (1 + i) 1 − (1 + i) M(1 + i) M(1 + i) = = i (1 + i) − 1 Nilai tunai rente Pra numerando dengan angsuran M dan suku bunga i%: M M(1 + i) Nt = atau Nt = + M i i Contoh 48 Tentukan nilai tunai Rente kekal Pra numerando dari suatu modal Rp500.000. + M(1 + i)n–3 + M(1 + i)n–2 + M(1 + i)n–1 Jika jumlah angsurannya tidak terbatas. .000.00 x (1 − 0.00 i = 2.000.000.000.5%/bulan = 0. a).

00 Jadi.000.300.000.00 + 500.025 = 500.02 = Rp300.02 306.00 x 0.000.00 = Rp20. PT.000.00 = Rp17.000.000.BAB III Matematika Keuangan 135 Nt = M + M i = 500.300. Namun.00 Contoh 49 Setiap awal bulan. Tentukan beasiswa total yg diterima Fulan! Jawab: Soal di atas merupakan rente kekal pra numerando karena memuat kata ” setiap awal bulan “ dan “ jangka waktu yang tak terbatas”.02 15.000.000. besarnya angsuran adalah Rp300.00 i = 1%/bulan = 0.00 0.00 M = 1.00 i = 2%/bulan = 0.00 + 20.00 tiap awal bulan sampai jangka waktu yang tidak terbatas.01/bulan M Nt = M + i 175.675. M = Rp175. Nt = Contoh 51 Chandra mendapatkan tunjangan dari orang tua asuh Rp175.000.00 dalam jangka waktu yang tak terbatas. tunjangan akan diberikan sekaligus .00 = M x 1.000.000.00 + 0.000.000.00 = 0.000.300.02 306.000.000.500.02 = M x1.300.00 + 17.00. Oleh karena itu.00 Contoh 50 Nilai tunai dari rente kekal Pra numerando adalah Rp15.UNILEVER tak mau repot. Jika suku bunga 2%/bulan.000.500.000.000.02/bulan M(1 + i) i M(1 + 0.000.01 = 175.00 = 175.00.000. tentukan besarnya angsuran! Jawab: Nt = Rp15. Fulan akan mendapatkan beasiswa dari PT UNILEVER sebesar Rp175. beasiswa akan diberikan sekaligus namun harus dikenai bunga sebesar 1%/ bulan.000.02) 15.

suku bunga tiap bulan = 1.000.136 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi sebesar Rp10.00 i = 0.00 10.000. Nilai Tunai Rente Kekal Post Numerando Deret nilai tunai modal rente Post numerando yang sudah dipelajari adalah: Nt = M(1 + i)–1 + M(1 + i)–2 .000.175.000.00 i = 0. .00 i 10.75%.75% / bulan! Jawab: M = Rp40.00 = 175.000.000. .0175 = 1. . sehingga: M a 1−r M(1 + i) −1 (1 + i) x = −1 (1 + i) 1 − (1 + i) M M = = i (1 + i) − 1 Nilai tunai rente Post numerando dengan angsuran M dan suku bunga i%: M Nt = i Contoh 52 Tentukan nilai tunai rente post numerando dari suatu modal Rp40.00 – 175.00 + 10.00 = i 175.00 Nt = M + M i 175.000.00 dengan suku bunga 0.00 = 175.075 / bulan .175.00 i= 10. Berapakah besar suku bunganya setiap bulan? Jawab: Nt = Rp10. maka deret di atas menjadi deret geometri tak berhingga.175.75% / bulan = 0.75% Jadi. + M(1 + i)n–3 + M(1 + i)n–2 + M(1 + i)n–1 Jika jumlah angsurannya tidak terbatas.000.000.000.000.175.000. dengan suku pertama a = M(1 + i)–1 dan rasio r = Nt = M(1 + i) −1 = (1 + i) –1.000.00 dengan dikenai bunga. .000. . b).000. yaitu: Nt = M(1 + i)–1 + M(1 + i)–2 + M(1 + i)–3.00 i 175. .000.000. .00 M = Rp175.

33 0.000.333.000.00 dalam jangka waktu yang tidak terbatas. Jika besar angsurannya Rp200.000.000.000.00 Contoh 54 Nilai tunai dari rente kekal post numerando adalah Rp5. tentukan jumlah sumbangan total yg diterima yayasan X tersebut! Jawab: M = Rp3.00.5%/tahun. Rangkuman 1.500.00 i = 17.000.00 = i 200.000. Nilai akhir rente pra numerando dengan angsuran M dan suku bunga i% selama n periode adalah: M(1 + i)((1 + i) n − 1) Na = i Dengan menggunakan tabel: Na = M x Daftar Nilai akhir rente Nilai dari daftar adalah kolom ke-i % dan baris ke-n .000. tentukan suku bunganya! Jawab: Nt = Rp5.000.000.00 i= x100% = 4 % 5. Nt = c.00 M = Rp200.000.00 Jadi.000.00 = = Rp533. Jika Bank Dunia akan memberikan sumbangan sekaligus dengan bunga 17.000.000.00 5.000.175/tahun M Nt = i 3.000.000.BAB III Matematika Keuangan 137 Nt = M i 40.00 tiap bulan.075 Contoh 53 Setiap akhir tahun yayasan X akan mendapatkan sumbangan dari Bank Dunia Sebesar Rp3.500. suku bunganya 4% / bulan.5%/tahun = 0.000.500.00 = 0.175 = Rp20.00 M i 200.

Nilai tunai rente Post numerando dengan angsuran M dan suku bunga i%: M Nt = i 7. 5. dan lain-lain. Kata-kata yang dapat membantu untuk membedakan masing-masing rente dalam soal-soal verbal antara lain: Rente pra numerando: di awal bulan.138 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi 2. dan lain-lain. dan lain-lain. Nilai tunai rente pra numerando dengan angsuran M dan suku bunga i% Selama n periode adalah: M(1 + i)(1 − (1 + i) −n ) Nt = i Dengan menggunakan daftar: Nt = M + M x Daftar Nilai tunai rente Nilai dari daftar adalah kolom ke-i % dan baris ke-(n – 1). Rente post numerando: di akhir bulan. . Nilai tunai rente: menerima. Nilai tunai rente post numerando dengan angsuran M dan suku bunga i% Selama n periode adalah: M(1 − (1 + i) −n ) Nt = i Dengan menggunakan daftar: Nt = M x Daftar Nilai tunai rente Nilai dari daftar adalah kolom ke-i % dan baris ke-n. Nilai akhir rente: menyimpan. menabung. di awal tahun. 3. di akhir tahun. dan lain-lain. dan lain-lain. Rente kekal: selama-lamanya. 4. jangka waktu yang tidak terbatas. abadi. Nilai tunai rente kekal Pra numerando dengan angsuran M dan suku bunga i% adalah: M M(1 + i) Nt = atau Nt = + M i i 6. mendapat. Nilai akhir rente post numerando dengan angsuran M dan suku bunga i% Selama n periode adalah: M((1 + i)n − 1) Na = i Dengan menggunakan daftar: Na = M + M x Daftar Nilai akhir rente Nilai dari daftar adalah kolom ke-i % dan baris ke-(n – 1).

000.450. 3.00 tiap semester selama 10 tahun dengan suku bunga 4. angsurannya tiap bulan Rp200.00 dengan suku bunga 2. tentukan jumlah sumbangan total yang diterima yayasan ABC tersebut! 11. 7. 13.000.000.000.350.250. 4.000. 8.25%. tentukanlah suku bunganya! Jika Nilai tunai dari rente kekal pra numerando adalah Rp20.75%/bulan. 14. Namun.00.00. .00 selama 4. 5. tentukan besarnya beasiswa total yang diterima siswa! Tutik mendapatkan tunjangan dari orang tua asuh dengan besarnya tetap tiap awal bulan sampai meninggal dunia. Jika beasiswa akan diberikan sekaligus di awal bulan pertama dengan dikenai bunga 3.5%/bulan! Tentukanlah nilai akhir dari rente post numerando dengan angsuran Rp600.000.00 tiap bulan selama 2.5%/tahun.000.00.000. Jika Bank Dunia akan memberikan sumbangan sekaligus dengan bunga 10%/tahun.5%/bulan! Nilai tunai rente kekal post numerando adalah Rp10. Tentukanlah nilai akhir dari rente pra numerando dengan angsuran Rp125. 9.000.000.500.000.00.6%/semester! Tentukanlah nilai tunai rente kekal pra numerando dari suatu modal Rp125.000. Jika sumbangan akan diberikan sekaligus dan dikenai bunga sebesar 2%/bulan.00 dalam jangka waktu yang tidak terbatas. tentukanlah angsuran tiap bulannya! Seorang siswa akan mendapat beasiswa pada setiap awal bulan dari Yayasan Super Semar sebesar Rp350.000.BAB III Matematika Keuangan 139 1. 10.25%/bulan.5 tahun dengan suku bunga 3.00 tiap semester selama 8 tahun dengan suku bunga 4. tentukan sumbangan total yg diterima yayasan! Setiap akhir tahun Yayasan ABC akan mendapatkan sumbangan dari Bank Dunia sebesar Rp3.000.25%/bulan! Tentukan nilai tunai post numerando dari modal Rp150.00 tiap tahun selama 15 tahun dengan suku bunga 11%/tahun! Tentukan nilai tunai post numerando dari modal Rp150. 2. tentukan jumlah simpanan Azzam setelah menabung 20 tahun! Tiap akhir bulan Yayasan Cinta Damai mendapatkan sumbangan dari Badan Perdamaian Dunia sebesar Rp5.5 tahun. 6. Jika bank memberikan bunga 8. 12.00 selama 1.00 tiap bulan selama 4 tahun dengan suku bunga 2%/bulan! Tentukanlah nilai akhir dari rente post numerando dengan angsuran Rp4.000.00 selama 3 tahun 7 bulan.00 tiap bulan dengan suku bunga 1.000. Berapakah besar tunjangan setiap bulannya? Setiap awal tahun Azzam menyimpan uang di Bank BRI sebesar Rp1.000. tunjangan akan diberikan sekaligus sebesar Rp20.5 tahun dengan suku bunga 2.500.75%/semester! Tentukanlah nilai akhir dari rente pra numerando dengan angsuran Rp300. Jika suku bunganya 1.

5%/bulan. Namun.000. Jika sumbangan akan diberikan sekaligus dan dikenai bunga sebesar 1.140 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi 15. 25. tentukan besarnya beasiswa total yang diterima siswa! Tiap awal bulan Yayasan Keadilan Sejahtera mendapatkan sumbangan dari negara Saudi Arabia sebesar Rp7. 21. Setiap akhir bulan Susan menyimpan uangnya di bank Rp225.00 dalam jangka waktu yang tidak terbatas. Berapakah besar tunjangan setiap bulannya? Seorang karyawan setiap awal bulan menyimpan uang di bank sebesar Rp650. tentukan simpanan total Susan di Bank tersebut! Seorang karyawan setiap awal bulan menyimpan uang di bank sebesar Rp650.00.144.000. tentukanlah suku bunganya. tunjangan akan diberikan sekaligus sebesar Rp18. 18.000. tentukan jumlah sumbangan total yang diterima yayasan tersebut! Seorang siswa akan mendapat beasiswa pada setiap akhir bulan dari Yayasan Super Semar sebesar Rp50.8 %/ bulan selama 2 tahun.5 tahun. Jika angsurannya tiap bulan Rp300. Tentukan simpanan total karyawan tersebut! Setiap awal tahun Nissa menyimpan uang di Bank BRI sebesar Rp 475. 24. tentukan jumlah simpanan Nissa setelah menabung 25 tahun! 16.00 bank memberikan bunga 1.000.5% adalah Rp21.8%/bulan selama 2 tahun.25%/bulan.250. 19. Tentukan besarnya modal yang diberikan tiap bulannya! . Jika Bank Dunia akan memberikan sumbangan sekaligus dengan bunga 5%/tahun.00 Jika bank memberikan bunga 7.00 selam 2 tahun 3 bulan.000.00 selama 5 tahun. 22.000.000.00 selama 4. Jika Bank memberikan suku bunga 0.000.00.5%/tahun.00 bank memberikan bunga 1.000.000.450.75%/bulan.00 selam 5 tahun.000.00 dengan suku bunga 2. tentukan sumbangan total yg diterima yayasan! Setiap awal bulan Sisca menyimpan uangnya di bank Rp 75. 23.26. 20. Setiap awal tahun Yayasan Khartika akan mendapatkan sumbangan dari luar negeri sebesar Rp2.75%/bulan. Tentukan simpanan total karyawan tersebut! Nilai tunai rente kekal post numerando adalah Rp5. Jika beasiswa akan diberikan sekaligus di awal bulan pertama dengan dikenai bunga 1. 17.75%/bulan. Jika bank memberikan suku bunga 0. Nilai akhir rente pra numerando dari suatu modal yang diberikan setiap bulan selama 3 tahun dengan suku bunga 2. tentukan simpanan total Sisca di bank tersebut! Tutik mendapatkan tunjangan dari orang tua asuh dengan besarnya tetap tiap awal bulan sampai meninggal dunia.000.500.221.

sehingga: an + 1 a2 a3 a3 a3 a4 a4 a4 = a1 (1 + i). = a1 (1 + i)2. Tujuan Setelah mempelajari uraian kompetensi dasar ini. maka berlaku: = An A n+1 an + 1 + bn + 1 = an + bn = an + bn – bn + 1 an + 1 an + 1 = an + an. Pengertian Anuitas Pernahkah anda menghitung sendiri cicilan yang harus dibayar setiap bulan jika akan membeli rumah dengan cara angsuran? Dapatkah anda menghitung sisa pinjaman anda. dan terdiri atas bagian bunga dan bagian angsuran. 2. = a1 (1 + i)(1 + i). Anuitas a. dan seterusnya. Jika suatu pinjaman sebesar M dilunasi dengan sistem anuitas tahunan selama n tahun dengan suku bunga i%/tahun. tentukan: a. = a2 (1 + i). anda dapat: Menjelaskan pengertian anuitas. 3. = a1 (1 + i)3. Menghitung anuitas pinjaman obligasi. . Besarnya angsuran pertama jika bunga pertama = Rp250. Menghitung anuitas. jika sudah mencicil selama n tahun dari pembayaran rumah yang anda cicil? Itu semua akan di bahas dalam kompetensi dasar Anuitas. Sehingga diperoleh rumus: an = a1 (1 + i)n – 1 atau an = ak (1 + i)n – k Contoh 55 Suatu pinjaman akan dilunasi dengan sistem anuitas bulanan. = a1 (1 + i)2(1 + i).BAB III Matematika Keuangan 141 B. = a3 (1 + i).000.00. Menghitung besar sisa pinjaman. . Jika besarnya Anuitas Rp400.3. dan setiap anuitas sama besarnya. i = an (1 + i). Besarnya bunga ke-5 jika angsuran ke-5 adalah Rp315.000.00! b. Uraian Materi 1). b. Anuitas = Angsuran + Bunga A = an + bn Untuk n = bilangan asli: 1. . Anuitas adalah sejumlah pembayaran pinjaman yang sama besarnya yang dibayarkan setiap jangka waktu tertentu.000. Menghitung anuitas yang dibulatkan. Menghitung rencana angsuran dengan sistem pembulatan.00! .

000.00! a6 = Rp215.000.00 A = Rp500.03)6 a7 = 200.46 c.00 A = a6 + b6 A = Rp215.000.000.000. Besarnya bunga pertama dan angsuran pertama b.00 x 1.000. i b1 = 10.000.142 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi Jawab: A = Rp400.000. angsuran ke-7: a7 = a1 ( 1 + i )7–1 a7 = 200.00 dan Rp85.00 + Rp85.000.036 a7 = 200. tentukan: a.000. angsuran ke-9: a9 = a1 ( 1 + i )9–1 a9 = 200.00 x 1.00 = Rp400.00 b6 = Rp85. Jika suku bunga 3%/ bulan. A = a5 + b5 b5 = A – a5 a1 = Rp400.00 x 1.00.00 – 300.000. A = a1 + b1 a1 = A – b1 a1 = Rp400. bunga pertama: b1 = M . Tentukan besarnya anuitas jika besarnya angsuran ke-6 dan bunga ke-6 masing-masing adalah Rp215.810.00 Contoh 57 Suatu pinjaman Rp10.00 Contoh 56 Suatu pinjaman akan dilunasi dengan anuitas tahunan.000.000.00 b.000.00 x 0.000.000.000.00 x (1 + 0.000.00 i = 3%/ bulan = 0.00 x (1 + 0.000.00 akan dilunasi dengan anuitas bulanan Rp500.00 – Rp250.000.03 b1 = Rp300.00 a.000. Besarnya angsuran ke-7 c.000.194052297 a7 = Rp238.000.000.000.000.00 a1 = Rp85. Besarnya bunga ke-9! Jawab: Jawab: M = Rp10.00 a1 = Rp150.03 / bulan a.000.038 .00 b.00 angsuran pertama: a1 = A – b1 a1 = 500.000.00 – Rp315.000.000.00 a1 = Rp200.03)8 a9 = 200.000.

i ((1 + i) n − 1) A = M.354.00 – 253.02 b9 = Rp246. . i (1 − (1 + i) −n ) A = (1 − atau A = ) n (1 + i) Besarnya anuitas dari suatu pinjaman M dengan suku bunga i%/periode selama n periode adalah: M.(1 + i) n ((1 + i) n − 1) M.i ((1 + i) n − 1) M. Nilai anuitas Besarnya pinjaman = jumlah semua angsuran + a3 + a4 + .i dan A = Dari pembuktian di atas diperoleh: a1 = ((1 + i) n − 1) ((1 + i) n − 1) . i . .000. i A = (1 − (1 + i) −n ) Dengan menggunakan daftar anuitas: M.i ((1 + i) n − 1) 1 A = a1 + b1 A = a1 + M . .98 2).354.i+ = M.i ((1 + i) n − 1) M.BAB III Matematika Keuangan 143 bunga ke-9: a9 = 200.00 x 1. . i .((1 + i) n − 1) + M. + a1 (1 + i)n – 1 M = Jumlah barisan geometri dengan suku pertama = a1 dan rasio = (1 + i) a ((1 + i)n − 1) M = 1 (1 + i) − 1 M a1 = = a1 ((1 + i) n − 1) i M. i .000.266770081 a7 = Rp253. i A – M. i A = (1 − (1 + i) −n ) i A =M. (1 − (1 + i) −n ) A = M x daftar anuitas baris ke-n dan kolom i % Bagaimanakah hubungan antara anuitas dan angsuran pertama? M. i = A=M.645. i a1 = A – M .02 b9 = A – a9 b9 = 500.(1 + i) n M. + an M = a1 + a2 M = a1 + a1 (1 + i) + a1 (1 + i)2 + a1 (1 + i)3 + . i 1 x (1 + i) n 1 (1 + i) n M.

5% / bulan = 0.025) −36 . Anuitasnya b.5%/bulan.000.02 1 − (1 + 0.025/bulan a. Tentukan: a.000.00 selama 2 tahun dengan suku bunga 2%/bulan! Jawab: M = Rp5.000.000. Bunga dan angsuran pertama c.00 x 0.000.00 x 0.052871097 = Rp264.49 Dengan daftar anuitas: A = M x Tabel anuitas baris ke-24 kolom 2% = 5.02 / bulan A = Mxi 1 − (1 + i) −n = 5. A = Mxi 1 − (1 + i) −n = 10.000.000. i .000.02 −24 100.000.144 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi M.000.00 n = 2 tahun = 24 bulan i = 2% / bulan = 0.00 = 0.i : = n a1 ((1 + i) − 1) ((1 + i) n − 1) A = (1 + i)n . Bunga dan angsuran ke-24! Jawab: M = Rp10. sehingga diperoleh: a1 A = a1 x (1 + i)n Contoh 58 Tentukan nilai anuitas dari suatu pinjaman sebesar Rp5.000.000.00 x 0.02) −24 100.000.000.00 = 1 − 1.378278512 = Rp 264.025 1 − (1 + 0.000.355.00 dilunasi dengan anuitas bulanan selama 3 tahun dengan suku bunga 2.000.355.00 n = 3 tahun = 36 bulan i = 2.49 Contoh 59 Pinjaman sebesar Rp10.(1 + i) n A M.

952.18 = 1 − (1 + 0.39 bunga ke-24: b24 = A – a24 b24 = 424. Sisanya akan dicicil dengan sistem anuitas tahunan selama 10 tahun dengan suku bunga 18%/tahun.00 = Rp 424.000.00 angsuran pertama: a1 = A – b1 a1 = 424.000.000. Hafsah hanya memiliki uang muka Rp 100.000.77 c.5% = 10.00 – Rp100. Tentukan: a.00.515.515.000.77 x 1.00 = Rp 33.025)23 a24 = 174.515. Nilai anuitasnya b.025 b1 = Rp250.515.000.000.000.000.563.38 Contoh 60 Hafsah bersama suaminya berencana mengambil rumah di VILLA INDAH dengan harga Rp250. A M.000.000. Bunga pertama: b1 = M .042451577 = Rp 424.00 x 0.515.000.00 = 1 − 1.77 = 1 − 0.000.00.77 x 1.000.000. Sisa pinjaman setelah mengangsur 1 tahun dan 2 tahun! Jawab: M = Rp250.00 x 0.18/tahun a.00 = Rp150.515.411093723 Dengan daftar anuitas: A = M x Tabel anuitas baris ke-36 kolom 2.00 1 − 1.952.18) −10 27.00 a1 = Rp174. Cicilan setiap bulan c.18 −10 27.515.77 b.20 = 0.77 (1 + 0.i 1 − (1 + i) −n 150.000.39 b24 = Rp116.000.196.000.00 n = 10 tahun i = 18%/tahun = 0.00 x 0.000.BAB III Matematika Keuangan 145 = 250. Angsuran ke-24: a24 = a1 ( 1 + i )24–1 a24 = 174.377.77 – 250.764610683 a24 = Rp 307.808935533 = .77 – 307.000. i b1 = 10.515.000.025 −36 250.000.000.02523 a24 = 174.000.

80 Sisa pinjaman setelah mengangsur 1 tahun: S1 = 150. b bm + 1 = i .196.196.433.000.33. .20 = Rp2.20 – 7.146 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi b. Sisa pinjaman anuitas Jika S1.525.20 – 27. .622.000.196. .097.377.711.02 12 c. Sm berturut-turut merupakan sisa pinjaman setelah pembayaran anuitas pertama.377.62 Sisa pinjaman setelah mengangsur 2 tahun: S2 = 143. Besarnya anuitas! b. .803.781. . Sm .000.62 = Rp136. S2.5 tahun.104.000.00 = Rp6. Cara 1: Sisa pinjaman dapat dihitung sebagai berikut: b1 = i . sehingga: Sm = m+1 i Contoh 61 Pinjaman sebesar Rp10.00 x 18% = Rp27. M b2 = i .00 a1 = A – b1 = 33. .80 = Rp143. Cicilan setiap bulannya = Rp.377. Tentukan: a. S2 .000.803. S1 b3 = i .091.20 Setelah pembayaran anuitas kedua atau setelah mengangsur 2 tahun: b2 = M x i b2 = 143. ketiga . .00 – 6.196.58 a2 = A – b2 a2 = 33.196.00 akan dilunasi dengan sistem anuitas bulanan dengan suku bunga 3%/bulan selama 2. Sisa pinjaman setelah mengangsur 10 bulan! .000. . S3.58 3). maka ada beberapa cara untuk menentukan sisa pinjaman setelah pembayaran anuitas ke-m. ke-m. Setelah pembayaran anuitas pertama atau setelah mengangsur 1 tahun: b1 = M x i = 150.377.104. .20 – 25.000. .622.525.000. kedua.803.000.58 = Rp7.852.091.377.000.20 x 18% = Rp25.622.852.

26 = Rp227.59 1 − 0.59 – Rp282.67 = 0.5 tahun = 30 bulan a.00 x 0.59 (1 + 0.051019259 = Rp 510.192..! Cara 2: Sisa pinjaman setelah pembayaran anuitas ke-k = pokok pinjaman dikurangi jumlah k angsuran yang sudah dibayar.03 Silakan di coba setelah pembayaran anuitas ke-15 .000.481.00 Tentukan angsuran pertama: a1 = A – b1 = Rp510.00 x 0.000.192.590.26 Tentukan bunga ke-11: b11 = A – a11 b11 = Rp 510.000.711.00 = Rp210.192.000.192..192.00 x 0.33 = Rp7.411986759 dengan menggunakan daftar anuitas: A = M x daftar anuitas baris ke-30 kolom 3% A = 10.59 – Rp300.000.343916379 a11 = Rp282.00 1 − 1.000.377.03 1 − (1 + 0.000.481. Langkah-langkah menentukan sisa pinjaman setelah angsuran ke-10 (S10): Tentukan bunga pertama: b1 = M x i = Rp10.59 x 1.000. A = = = M.192.BAB III Matematika Keuangan 147 Jawab: M = Rp10.33 b Sm = m+1 i b11 S10 = i 227.03 = Rp300.03)10 a11 = 210.192.03 −30 300.000.59 Tentukan angsuran ke-(10 + 1) atau angsuran ke-11 : a11 = a1 (1 + i)11 – 1 a11 = 210.i 1 − (1 + i) −n 10.00 = = Rp 510.03/bulan n = 2. .192.000.000.000.03)10 a11 = 210.03) −30 300.59 b.711.59 (1.00 i = 3 % / bulan = 0.

59 + 2. . Tentukan sisa pinjaman setelah mengangsur 10 bulan! Jawab: n = 30.59.00 akan dilunasi dengan sistem anuitas bulanan dengan suku bunga 3%/bulan selama 2.000.192.59.59 x 10. + a1(1 + i)k–1 ) Sm = M – (a1 + a1[(1 + i) + (1 + i)2 + (1 + i)3 + .000.5%/bulan selama 3 tahun dan sisa pinjaman setelah pembayaran anuitas ke-20 .000.192.00 – (210. + an) Sm = [a1 + a2+ a3+. . .00 akan dilunasi dengan sistem anuitas bulanan dengan suku bunga 3%/bulan selama 2. sehingga: . .463879311) Sm = 10.00 – (210. + ak) Sm = M – (a1 + a1(1 + i) + a1(1 + i)2 + a1 (1 + i)3 + .192. . .000. sehingga: Sm = M – (a1 + a1 x daftar nilai akhir rente kolom 3% baris(10–1)) Sm = 10.+ak+ ak+1+ak+2+ ak+3+. . Sm = ak+1 + ak+2 + ak+3 + .5 tahun.+ a1(1 + i)n–1] – [a1+ a1(1+ i) + a1(1+ i)2 +.590.192. ..000. diperoleh a1 = Rp210. .000. + (1 + i)k–1 ]) Sm = M – (a1 + a1[ m −1 k =1 ∑ (1 + i) k ]) Sm = M – (a1 + a1 x daftar nilai akhir rente kolom i% baris (m–1)) Contoh 62 Pinjaman sebesar Rp10.52 (hampir sama dengan cara 1) Silahkan di coba untuk M = Rp15. m = 10.000.! Cara 3: Sisa pinjaman setelah pembayaran anuitas ke-m = jumlah semua angsuran yang masih harus dibayar. suku bunga 2. Tentukan sisa pinjaman setelah mengangsur 10 bulan! Dari contoh 61. .000.192. diperoleh a1 = Rp210. . dan i = 3% Dari contoh 61. .199.148 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi Sm = M – (a1 + a2 + a3 + .00.000.000. .5 tahun.429.59 + 210. .+ a1(1 + i)k–1] Jawab: Sm = [a1 + a1[ ∑ k =1 n −1 (1 + i) k ] – [a1 + a1[ m −1 Sm = a1 x ∑ (1 + i) k =1 n −1 k – a1 x k =1 m −1 k =1 ∑ (1 + i) k k ] ∑ (1 + i) Sm = a1 x [daftar nilai akhir rente kolom i% baris(n –1) – daftar nilai akhir rente kolom i % baris (m –1)] Contoh 63 Pinjaman sebesar Rp10. .377..89) Sm = Rp 7.+an] – [a1 + a2+ a3+ … + ak] Sm = [a1 + a1(1+ i) + a1(1+ i)2 +. .

+ (1 + i)n–m] Sm = A x n −m k =1 ∑ (1 + i) −k Sm = A x [daftar nilai tunai rente kolom i % baris(n – m) ] Contoh 64 Pinjaman sebesar Rp10. .000.59 x 36. .111536395 S10 = Rp 7.BAB III Matematika Keuangan 149 S10 = a1 x [daftar nilai akhir rente kolom 3% baris 29 – daftar nilai akhir rente kolom 3% baris 9] S10 = 210.00 akan dilunasi dengan sistem anuitas bulanan dengan suku bunga 3%/bulan selama 2.000.5%/bulan..377.877474860 S10 = Rp 7. m = 10 dan i = 3% Dari contoh 61.00.192.000.000.192.590.5% / bulan A = M x Daftar anuitas baris ke-40 kolom 3.192. Tentukan sisa pinjaman setelah mengangsur 10 bulan! n = 30.5%/ bulan selama 4 tahun dan sisa pinjaman setelah pembayaran anuitas ke-25 .59.046827282 = Rp702..000.377.43 (hampir sama dengan cara 1) Silakan dicoba untuk M = Rp20.5 tahun dan sisa pinjaman setelah pembayaran anuitas ke-18 .36 ( hampir sama dengan cara 1) Silahkan di coba untuk M = Rp12.000.000.575415706 – 10.59 x 14.00 akan dilunasi dengan anuitas bulanan selama 3 tahun 4 bulan dengan suku bunga 3.5 tahun.590.192.. suku bunga 4%/bulan...000. Jadi. Tentukan sisa pinjaman setelah pembayaran anuitas ke-15! Jawab: Jawab: Keempat cara untuk menentukan sisa pinjaman setelah pembayaran anuitas ke-m membutuhkan nilai anuitas.000.. suku bunga 1. diperoleh A = Rp510.00.23 .000. + Sm = 2 3 4 (1 + i) (1 + i) (1 + i) (1 + i) (1 + i) m−n –1 –2 –3 Sm = A[(1+ i) + (1+ i) + (1+ i) + .00 x 0.000. M = Rp15. nilai anuitas harus dicari dahulu. sehingga: S10 = A x [daftar nilai tunai rente kolom 3% baris (30 – 10)] S10 = 510.409.00 n = 3 tahun 4 bulan = 40 bulan i = 3.! Cara 4: Sisa pinjaman setelah pembayaran anuitas ke-m = nilai dari semua anuitas yang belum dibayar dihitung pada akhir tahun ke-m: A A A A A + + + +.59 x [46.000.! Contoh 65 Pinjaman Rp15.5% A = 15. selama 3.463879311] S10 = 210.

Oleh karena itu. Kelebihan atau kekurangan pembayaran tersebut akan diperhitungkan pada pembayaran anuitas terakhir.23 Sm = a1 x [daftar nilai akhir rente kolom i% baris(n –1) – daftar nilai akhir rente kolom i % baris (m –1)] S15 = 177. Bulatkan anuitas di atas dalam: a.351.23 x 16. besarnya anuitas dibulatkan ke atas atau ke bawah dengan kelipatan berdasarkan persetujuan penerima hutang dengan pihak perbankan. Anuitas yang dibulatkan Dalam transaksi perbankan.00 Dibulatkan ribuan ke atas: A+ = Rp2.409.150 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi Cara 3 A = a1 (1 + i )n a1 = A (1 + i ) – n a1 = 702.767.576. Misalkan anuitas dibulatkan ke bawah atau ke atas dengan kelipatan Rp1.00 .78.00 Dibulatkan puluhan ribu ke atas: A+ = Rp2. c. Jawab: Dibulatkan puluhan ke atas: A+ = Rp2.500.576.767.78 n = 30. maka akan terjadi kelebihan pembayaran. maka akan terjadi kekurangan pembayaran.252572468 = Rp177.00 dan lain-lain.550277748 – 18.409. Ratusan ke atas d. Anuitas dibulatkan ke atas Setiap bilangan yang akan dibulatkan ke atas dalam puluhan. Sebaliknya jika anuitas dibulatkan ke bawah.00 Dibulatkan ratusan ke atas: A+ = Rp2.409. pembayaran pinjaman baik menggunakan sistem anuitas maupun lainnya nilainya bulat. b.409. a).23 x 0.351.409. ribuan. Lambang untuk pembulatan anuitas ke atas adalah: A+ Contoh 66 Hasil perhitungan nilai anuitas diperoleh A = Rp2.000.000.000.79 ( hampir sama dengan cara 3) Cara 4 4). Puluhan ribu ke atas a. dengan tujuan agar pembayaran mudah untuk dilaksanakan.5 % ] S15 = 177.5 %] S15 = 702.00 atau Rp100.23 x 65. Puluhan ke atas c.409. d.23 x [daftar nilai akhir rente baris ke-39 kolom 3.23 x (83. ratusan.352.405. Jika anuitas di bulatkan ke atas. Ribuan ke atas b.23 (1 + 0.360.409.295680879) S15 = 177.5% – daftar nilai akhir rente baris ke-14 kolom 3. m = 10 dan i = 3% S15 = A x [daftar nilai tunai rente baris (40 – 15) kolom 3.25459687 S15 = Rp11.351.035 )– 40 a1 = 702. puluhan ribu atau yang lainnya selalu ditambah satu dari nilai sebelumnya.410.481514592 S10 = Rp 11.

743. + L(1 + i)n – 3 + L(1 + i)n – 2 + L(1 + i)n – 1 NL = L + L[(1 + i) + (1 + i)2 . . A = M x tabel anuitas kolom 6% baris 20 A = 20.000.000. Total kelebihan pembayaran anuitas c.087184557 A = Rp1.000. + a1(1 + i)k–1 ) – M = (a1 + a1[ ∑ (1 + i) k =1 n −1 k ]) – M NL = (a1 + a1 x daftar nilai akhir rente kolom i% baris (n –1)) – M Keterangan: NL = Nilai Lebih.86 x Daftar Nilai akhir rente kolom 6 % baris 19 NL = 6.075.00 akan dilunasi dengan anuitas tahunan dengan suku bunga 6%/tahun selama 20 tahun.000. . maka kelebihan pembayaran dari semua angsuran adalah: lihat halaman . Pembayaran anuitas terakhir! Jawab: M = Rp20.000.743. . tentukan: a.308.86 x 35.785591204 NL = Rp232.14 = Rp6.308.000. . i. + (1 + i)n – 3 + (1 + i)n – 2 + (1 + i)n – 1 ] NL = L + L. .00 x 0.BAB III Matematika Keuangan 151 Jika a1 = A+ .86 + 6. .308. ∑ (1 + i) k =1 n −1 k NL = L + L x Daftar Nilai akhir rente kolom i% baris (n – 1) Besarnya anuitas terakhir: At = A – NL Contoh 67 Suatu pinjaman Rp20.308. 2 3 = (a1 + a1(1 + i) + a1(1 + i) + a1(1 + i) + . yaitu: NL = L + L(1 + i) + L(1 + i)2 .14 .86 + 6. . + an ) – M. Besarnya nilai anuitas sebelum dan sesudah dibulatkan b. Kelebihan tiap anuitas : L = A+ – A = Rp 1. NL = (a1 + a2 + a3 + .00 i = 6 %/tahun n = 20 tahun a.750.00 b.000.000.691. .14 Dibulatkan puluhan ribu ke atas: A+ = Rp1.b1 = A+ . Jika pembayaran anuitas dibulatkan ke atas dalam puluhan ribu.00 – Rp1.M . jika L = A+ – A.86 Total kelebihan pembayaran anuitas: NL = L + L x Daftar Nilai akhir rente kolom i % baris (n – 1) NL = 6.691.308. . Dengan cara lain. . maka nilai akhir kelebihan dari anuitas pertama sampai anuitas terakhir = nilai akhir rente post numerando.750.

16 – 20. Dengan cara lain.152 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi Dengan menggunakan cara lain: Jika a1 = A+ – M . . + K(1 + i)n – 3 + K(1 + i)n – 2 + K(1 + i)n – 1 NK = K + K [(1 + i) + (1 + i)2 . Puluhan ribu ke bawah a.00 = Rp232. . . Anuitas dibulatkan ke bawah Setiap bilangan yang akan dibulatkan ke bawah dalam puluhan.000. Lambang untuk pembulatan anuitas ke bawah adalah: A– Contoh 68 Hasil perhitungan nilai anuitas diperoleh A = Rp4.00 Jika a1 = A– – b1 = A– – M .00 NL = 20.357.000. i.075.000.357.200. maka kekurangan pembayaran dari semua angsuran adalah: ( lihat cara 2 sisa pinjaman) NK = M – (a1 + a2 + a3 + .743. Pembayaran anuitas terakhir: Besarnya anuitas terakhir: At = A – NL = 1. . . + a1(1 + i)k–1 ) = M – (a1 + a1[ ∑ (1 + i) k =1 n −1 k ]) NK = M – (a1 + a1 x daftar nilai akhir rente kolom i% baris (n –1)) Keterangan : NK = Total nilai kurang.000.78 Bulatkan anuitas di atas dalam: a.000. i.785591204) – 20. b.000. .000.350. c.00 NL = (a1 + a1 x daftar nilai akhir rente kolom 6% baris (20 –1)) – M NL = 550. Jawab: Dibulatkan puluhan ke bawah: A– = Rp4.14 c. Puluhan ke bawah c.14 – 232.14 = Rp 1. . yaitu: NK = K + K(1 + i) + K(1 + i)2 .000. + (1 + i)n – 3 + (1 + i)n – 2 + (1 + i)n – 1 ] NK = K + K.800.750.00 Dibulatkan ratusan ke bawah: A– = Rp4. = 1.750.511.357.000.00 – 20. maka nilai akhir kekurangan dari anuitas pertama sampai anuitas terakhir = nilai akhir rente post numerando.075. . 2 = M – (a1 + a1(1 + i) + a1(1 + i) + a1(1 + i)3 + . + an ).00 (1 + 35.616.075.00 = Rp550.00 b).691.000.000.000.00 Dibulatkan ribuan ke bawah: A– = Rp4. Ribuan ke bawah b.00 Dibulatkan puluhan ribu ke bawah : A– = Rp4. puluhan ribu atau yang lainnya selalu tetap dari nilai sebelumnya.895.232. ∑ (1 + i) p =1 n −1 p NK = K + K x Daftar Nilai akhir rente kolom i% baris (n – 1) .890. ribuan. jika L = A – A–.00 – 1. Ratusan ke bawah d.00 x 6% = 1. ratusan.357. d.000.

000. Kekurangan tiap anuitas : K = A – A– = Rp1.39 Dengan menggunakan cara lain: Jika a1 = A– – M . tentukan: a.616.46 – Rp 1.718. Tabel Pelunasan Anuitas Untuk memberi gambaran bagi peminjam terhadap rencana pelunasannya.00 (1 + 20.210.100. Contoh 70 Suatu pinjaman Rp10. Jika pembayaran anuitas dibulatkan ke bawah dalam ratusan ribu. Besarnya nilai anuitas sebelum dan sesudah dibulatkan b.096342288 = Rp1.000.000. Pembayaran anuitas terakhir! Jawab: M = Rp12. Besarnya nilai anuitas sebelum dan sesudah dibulatkan .000.00 i = 5 %/tahun n = 15 tahun a.000.107.46 + 232.511.210.000.00 – 12.718. Jika pembayaran anuitas dibulatkan ke atas dalam ratusan ribu.14= Rp 1.107.000.000.000.46 + 56.100.156.00 – 500. Total kekurangan pembayaran anuitas c.00 – 10.000.000. tentukan: a.000.789.00 5).107.578563588) NK = 12. biasanya digunakan tabel pelunasan anuitas dan biasanya anuitas yang dicantumkan dalam tabel merupakan anuitas pembulatan.107. i.00 b.46 Dibulatkan ratusan ribu ke bawah: A– = Rp 1.000.100.46 Total kekurangan pembayaran anuitas: NK = K + K x Daftar Nilai akhir rente kolom i% baris (n – 1) NK = 56.107.100.79 = Rp1.21 c.000.107.000.46 + 56.107.156.00 akan dilunasi dengan anuitas tahunan dengan suku bunga 5%/tahun selama 15 tahun.075.281.000.00 akan dilunasi dengan anuitas tahunan dengan suku bunga 12%/tahun selama 8 tahun.000.00 = Rp56.000.46 x Daftar Nilai akhir rente kolom 5% baris 14 NK = 56.00 – 600.46 x 20.000.00 NK = M – (a1 + a1 x daftar nilai akhir rente kolom 5% baris (15 –1)) NK = 12.156.00 = Rp500.107. = 1.000.00 x 5% = 1.BAB III Matematika Keuangan 153 Besarnya anuitas terakhir: At = A + NK Contoh 69 Suatu pinjaman Rp12. A = M x tabel anuitas kolom 5% baris 15 A = 12.00 x 0.000.578563588 = Rp1. Pembayaran anuitas terakhir: Besarnya anuitas terakhir: At = A + NK = Rp1.

437.586.963.000.276.128.100. Jika pembayaran anuitas dibulatkan ke bawah dalam ratusan ribu.73 + 919. Pembayaran anuitas terakhir tidak sama dengan anuitas hasil pembulatan.963.698. dan seterusnya.040.00 Tahun Pinjaman awal ke tahun Bunga (12%) angsuran Rp10.282.38 Rp 513.12 = 1 − (1 + 0.437.698.000.20 4 Rp 5. Tabel rencana pelunasan anuitas: Anuitas A+ = Rp2. Besarnya nilai anuitas sebelum dan sesudah dibulatkan .00 2 Rp 8.80 Rp1.200.040.000.80 Rp 683. Angsuran terakhir = pinjaman awal tahun terakhir.00 1 Rp 9.154 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi b.100.00 x 0.000.12) −8 1.000.000.86 Rp 323. maka A+ = Rp2.000.013.58 Rp1.604. Sisa pinjaman akhir tahun ke-1 = pinjaman awal tahun ke-1 – angsuran ke-1.12/tahun n = 8 tahun a. mengapa? Contoh 71 Suatu pinjaman Rp12.00 = b.960.000.80 Rp4.00 Rp1.44 = Rp 1.416.000. Pembayaran anuitas terakhir! Jawab: M = Rp10.892.00 Rp5.435.000.329.51 6 Rp 2.696. Sisa pinjaman akhir tahun ke-2 = pinjaman awal tahun ke-2 – angsuran ke-2.200.000.i 1 − (1 + i) −n 10.030.604.44 Rp 110.38 Rp2.000.564.889.092.00 Rp1.008.000.00 Rp1.000.092.100.403883228 Jika dibulatkan ke atas dalam ratusan ribu.12 −8 1.00 Rp1.264.559.200.000. c.000. Tabel rencana pelunasan anuitas c.386.000.167.776.00 Rp6.832.000.42 7 Rp919.00 Rp 900.889.000.86 Rp 919. Pembayaran anuitas terakhir = 110. Bunga + angsuran masing-masing kelas = anuitas hasil pembulatan (A+).58 Rp1.100.00 i = 12 %/tahun = 0.49 Rp1.00 Rp 971.028.73 Rp919.282.889.44 8 Keterangan Tabel: • • • • Sisa pinjaman akhir tahun Rp9.107.00 Rp8.00 = 1 − 1.41 1 − 0.42 5 Rp 4.00 akan dilunasi dengan anuitas tahunan dengan suku bunga 15%/tahun selama 7 tahun. kecuali pada baris terakhir (baris ke-8).000.092.696. Pinjaman awal tahun ke-3 = sisa pinjaman akhir tahun ke-2.00 3 Rp 6.040.44 0 Pinjaman awal tahun ke-2 = sisa pinjaman akhir tahun ke-1.889.386.00 Rp 835. Tentukan: a.00 = = Rp2.17 .440. A M.329.

000.56 Sisa pinjaman akhir tahun Rp11.56 = Rp3.800.500.5.257.625. Obligasi ini biasanya digunakan untuk mendapatkan jumlah pinjaman yang besar.000.000.850.650.00 x 0. Tabel rencana pelunasan anuitas c.75 Rp .81 Rp 486.25 Rp2.884. Pembayaran anuitas terakhir! M = Rp12.000.000.625.9.7.000.000.00 Rp1.246.800.324.261.15) −7 1.993.875.00 Rp1. Jika pinjaman obligasi ini akan dilunasi dengan sistem anuitas atau suatu pinjaman anuitas akan dilunasi dengan obligasi.00 Rp1.261.642.000.000.00 Rp .006.56 Anuitas A– = Rp2.246.00 Jawab: = b.8.00 = Rp2.800.011.56 0 c.15 = 1 − (1 + 0. .00 i = 15 %/tahun = 0. Anuitas Pinjaman Obligasi Obligasi adalah surat berharga yang merupakan perjanjian pinjaman tertulis.006. Pada surat obligasi terdapat tanggal pengeluaran. tanggal pembebasan dan nilai emisi.939.00 Rp .00 dipecah menjadi Rp10.850.000.279.79 Pembayaran anuitas terakhir tidak sama dengan anuitas hasil pembulatan. misalkan pinjaman obligasi Rp10.00 Rp .000.3.000.00 Rp1.000.520. tingkat bunga.500.357.800.050.00 Rp .000.8.15 −7 1. maka biasanya nilai nominal obligasi akan dipecah menjadi nilai nominal yang lebih kecil.500.75 Rp .261.00 Rp1.000. Tabel rencana pelunasan anuitas: Tahun ke 1 2 3 4 5 6 7 Pinjaman awal tahun Rp12.00 dengan waktu 8 tahun dan anuitas dibulatkan ke bawah dalam puluhan ribu dengan suku bunga 15%/tahun. nilai nominal.7.000.00 Rp .477.9.00 Rp1.3.375937040 Jika dibulatkan ke bawah dalam ratusan ribu.i 1 − (1 + i) −n 12. Pembayaran anuitas terakhir = 486.618.000.19 Rp3.00 sehingga banyaknya obligasi adalah 1.75 Rp 788.200. A M.000.322.000.939.00 Rp .246.000. maka A– = Rp2.527.246.23+3.125.00 Rp .5.000.749.000.00 Rp1.000.527.BAB III Matematika Keuangan 155 b.000.261.257.618.23 angsuran Rp1.36 = 1 − 0.15/tahun n = 7 tahun a.500. mengapa? dan silakan dicoba untuk pinjaman Rp15.150.800. 6).000.00 Rp11.00 Rp1.00 Rp .006.00 = 1 − 1.733.000.00 bunga (15%) Rp1.000.

.77 = Rp 5.569.00 i = 10 %/tahun = 0.040..000.000.165.00 x 10% = Rp 1..200. – Sisa pemayaran ke-n .1 = 1 − (1 + 0..98 + = Rp3..000.00 = Rp 10.000. – Angsuran .960.620921323 Rencana pelunasannya sebagai berikut: Angsuran ke-1 : Anuitas = Rp 3..77 = 1 − 0.00 – Angsuran = Rp 1.000.200 lembar obligasi yang masing-masing sebesar Rp10.000.000.960. sisa pembayaran ke-(n – 1) . + Jumlah ..000. .965. maka sisa yang bukan merupakan kelipatan obligasi akan dibayarkan pada anuitas berikutnya.77 Bunga = Rp12..i 1 − (1 + i) −n 12.77 Angsuran ke-2 : Anuitas sisa pembayaran ke-1 sisa x 10% Jumlah = Rp 3.00 akan dilunasi dengan anuitas tahunan dengan suku bunga 10%/tahun selama 5 tahun..00 = Rp 3. Menentukan besarnya angsuran dapat dihitung sebagai berikut: Angsuran ke-n : Anuitas .165.000. Jumlah obligasi terpakai = .00 – 1.00 yang terpecah menjadi 1...569.569.00 .00 x 0.77 + sisa pembayaran belum ada = 0 Jumlah = Rp 3.000..1−5 1.000.77 Jumlah obligasi terpakai = 196 x Rp10.569.. .000.200.569.165.569..000.171. sisa pinjaman x suku bunga .52 Sisa pinjaman setelah angsuran ke-1 = 12.00 = 1 − 1. . sisa x suku bunga .200.000.000. Tentukan tabel rencana pelunasannya! Jawab: M = Rp12.569.696.00 – Sisa pembayaran ke-1 = Rp 5.1) −5 1. x nilai nominal = .156 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi Jika jumlah yang dicicil bukan merupakan kelipatan dari pecahan nominal obligasi. .000. Contoh 72 Pinjaman obligasi Rp12.000.000.1/tahun n = 5 tahun A= M.165.77 = Rp 556.00 = Rp 1.

035.880.386.00 x 10% = Angsuran = Jumlah obligasi terpakai = 262 x Rp10.00 – 2.000.77 Rp 2.00 Rp10.004.622.000.165.172.000.000.165.620.30 Rp 220.30 Sisa pinjaman setelah angsuran ke-3 = 7.00 Sisa pinjaman setelah angsuran ke-3 = 5.000.500.000.000.00 Bunga = Rp 5.000.59 + = Rp3.000.000.00 Rp 7.00 – Rp 0 Sisa pinjaman Akhir tahun Rp10.035.00 Bunga = Rp 2.00 x 10% = Angsuran = Jumlah obligasi terpakai = 288 x Rp10.94 Bunga Sisa pinjaman setelah angsuran ke-2 = 10.52 Jumlah obligasi terpakai = 216 x Rp10.209.00 – Rp 2.00 – Angsuran = Rp 2.696.380.000.000.000.00 Rp 5.000.00 Jumlah 196 lembar 216 lembar 238 lembar 262 lembar 288 lembar 1.380.00 Rp 2.209.880.52 = Rp 769.000.00 Rp2.880.94 = Rp 603.94 Jumlah obligasi terpakai = 238 x Rp10.00 Rp 2. 200 lembar Rp 288.00 – sisa pembayaran ke-2 = Rp 7.000.000.000.000.000.040.880.165.00 x 10% = Rp 1.000.209.168.00 Rp 7.00 – sisa pembayaran ke-3 = Rp 6.00 = Rp 2.880.000.569.174.569.696.00 x 10% = Rp 788.000.00 = sisa pembayaran ke-5 = Tabel angsurannya sebagai berikut: th Pinjaman Awal Jumlah obligasi ke tahun yang diangsur 1 2 3 4 5 Rp12.00 – 2.77 = Rp 7.00 Rp 2.000.65 + = Rp 3.00 Bunga = Rp 7.696.040.000 lembar dan akan dilunasi dengan anuitas 5 tahun dengan suku bunga 12%/tahun .500.040.00 dipecah dalam 10.000.94 Angsuran ke-4 : Anuitas sisa pembayaran ke-3 sisa x 10% Jumlah = Rp 3.000.BAB III Matematika Keuangan 157 = Rp 10.00 = Rp 7.960.880.040.000.000.00 Rp12.00 = Rp 2.30 Rp 2.000.569.880.000.000.500.500.00 Rp 5.00 – 2.880.000.52 Angsuran ke-3 : Anuitas sisa pembayaran ke-2 sisa x 10% Jumlah = Rp 3.77 = Rp 6.00 = sisa pembayaran ke-4 = Angsuran ke-5 : Anuitas sisa pembayaran ke-4 sisa x 10% Jumlah = = = = Rp 550.000.000.880.035.93 + Rp 3.000.000.620.00 Silahkan dicoba untuk pinjaman obligasi Rp20.160.00 0 Besar angsuran Rp1.209.160.160.00 Rp2.00 – Rp 2.620.30 Rp 3.00 – Rp 2.880.000.000.380.000.00 = Rp 2.167.000.880.000.00 = Rp 5.00 – Angsuran = Rp 2..! .035.00 Rp2..000.880.500.000.000.000.000.00 Rp2.

ke-m. maka ada beberapa cara untuk menentukan sisa pinjaman setelah pembayaran anuitas ke-m. . Rangkuman Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi 1. Kelebihan pembayaran karena anuitas dibulatkan ke atas adalah: NL = (a1 + a1 x daftar nilai akhir rente kolom i% baris (n –1)) – M atau NL = L + L x Daftar Nilai akhir rente kolom i % baris (n – 1) Besarnya anuitas terakhir: At = A – NL 7. i A = (1 − (1 + i) −n ) Dengan menggunakan daftar anuitas: A = M x daftar anuitas baris ke-n dan kolom i % 4. S2. Sisa pinjaman anuitas Jika S1. . kedua. Hubungan antara angsuran yang satu dengan angsuran yang lainnya: an = a1 (1 + i)n – 1 atau an = ak (1 + i)n – k 3. . . Kekurangan pembayaran karena anuitas dibulatkan ke bawah adalah: NK = M – (a1 + a1 x daftar nilai akhir rente kolom i% baris (n –1)) atau NK = K + K x Daftar Nilai akhir rente kolom i % baris (n – 1) . Nilai anuitas dari pinjaman M. ketiga . dan terdiri atas bagian bunga dan bagian angsuran. Anuitas adalah sejumlah pembayaran pinjaman yang sama besarnya yang dibayarkan setiap jangka waktu tertentu. Sm berturut-turut merupakan sisa pinjaman setelah pembayaran anuitas pertama. 2. suku bunga i%/periode selama n periode: M. . Cara 1: Sm = Cara 2: Cara 3: b m+1 i Sm = M – (a1 + a1 x daftar nilai akhir rente kolom i% baris (m–1)) Sm = a1 x [daftar nilai akhir rente kolom i% baris(n –1) – daftar nilai akhir rente kolom i% baris (m–1)] Cara 4: Sm = A x [daftar nilai tunai rente kolom i % baris(n – m) ] 6. Hubungan antara anuitas dan angsuran pertama A = a1 x (1 + i)n 3.158 c. S3.

. Anuitasnya! b.800. Besarnya bunga pertama dan angsuran pertama! b. Suatu pinjaman akan dilunasi dengan anuitas tahunan.000.000. Nilai anuitasnya! b.BAB III Matematika Keuangan 159 1. Pinjaman sebesar Rp 2.000.000. Besarnya angsuran pertama! c. Nissa bersama suaminya berencana membeli rumah di VILLA IMPIAN dengan harga Rp300. Besarnya bunga ke-8 jika angsuran ke-8 adalah Rp412.00! b.000. Jika suku bunga 4%/bulan.5%/bulan! 6.00 selama 2 tahun dengan suku bunga 2. Tentukan sisa pinjaman setelah mengangsur 25 bulan! 9.00 akan dilunasi dengan Rp 250.5%. Besarnya angsuran ke-5! c. Besarnya angsuran ke-8! 5. tentukan: a. Pinjaman sebesar Rp12.00! 3. Cicilan setiap bulan! c.00! 2.5%/bulan selama 3 tahun.000. Tentukan nilai anuitas bulanan dari suatu pinjaman sebesar Rp 8.00 dan Nissa hanya memiliki uang muka Rp 50. Besarnya anuitas! d.00.00 dan Rp27.000.000. Besarnya pinjaman! b.00 dilunasi dengan anuitas bulanan selama 1 tahun 7 bulan dengan suku bunga 2. Sisanya akan dicicil dengan sistem anuitas tahunan selama 15 tahun dengan suku bunga 14%/tahun. Tentukan: a. Angsuran ke-5 suatu anuitas Rp300. Sisa pinjaman setelah mengangsur 10 tahun! 8.600.000.000. Besarnya bunga ke-8! anuitas bulanan 4. Tentukan besarnya anuitas jika besarnya angsuran ke-10 dan bunga ke-10 masing-masing adalah Rp318.000.00 akan dilunasi dengan anuitas bulanan dengan suku bunga 3. Bunga dan angsuran pertama! c.000. Tentukan: a. Sisa pinjaman setelah mengangsur 20 bulan! Pinjaman sebesar Rp10.000. Suatu pinjaman akan dilunasi dengan sistem anuitas Rp550.00. Tentukan: a.000.25%/bulan.00.000.00.500. tentukan: a.00 akan dilunasi dengan sistem anuitas bulanan dengan suku bunga 3%/bulan selama 3. Besarnya angsuran pertama jika bunga pertama = Rp450. Besarnya anuitas! b.000.00 dan bunga pertamanya Rp320. Suatu pinjaman Rp2. Tentukan: a. Bunga dan angsuran ke-24! 7.25 tahun.000. Jika suku bunganya 2.000.000.

Besarnya nilai anuitas sebelum dan sesudah dibulatkan! b.5 tahun.000. Pembayaran anuitas terakhir! 11.00 akan dilunasi dengan anuitas tahunan dengan suku bunga 5. Tentukan sisa pinjaman setelah mengangsur 10 semester! Pinjaman Rp18. tentukan: a. Tentukan nilai anuitasnya dan bulatkan anuitas di atas dalam: a. Pinjaman sebesar Rp15.00 akan dilunasi dengan sistem anuitas tiap bulan dengan suku bunga 1.000.000.500. Ratusan ke bawah c. Puluhan ribu ke atas Suatu pinjaman Rp25.000.5%/semester selama 7.000.00 akan dilunasi dengan anuitas tahunan dengan suku bunga 12%/tahun selama 15 tahun. Jika pembayaran anuitas dibulatkan ke atas dalam ratusan ribu.5%/bulan. .000. Pembayaran anuitas terakhir! Suatu pinjaman Rp22. Ribuan ke bawah b. Total kekurangan pembayaran anuitas! c.000. Puluhan ribu ke bawah Suatu pinjaman Rp15. 13.00 akan dilunasi dengan anuitas bulanan selama 4.160 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi 10. 19. Puluhan ke atas c. Total kelebihan pembayaran anuitas! c. Pembayaran anuitas terakhir! Pinjaman sebesar Rp14.5 tahun. tentukan: a.00 akan dilunasi dengan sistem anuitas tahunan selama 8 tahun dengan suku bunga 12. Jika pembayaran anuitas dibulatkan ke bawah dalam puluhan ribu.25%/bulan. Ribuan ke atas b. 15. Tentukan sisa pinjaman setelah mengangsur 2 tahun. Besarnya nilai anuitas sebelum dan sesudah dibulatkan! b.000. 14. Tentukan sisa pinjaman setelah pembayaran anuitas ke-25! Suatu pinjaman dilunasi dengan anuitas bulanan sebesar Rp500.000.5%/bulan selama 2. 18.500.00 akan dilunasi dengan anuitas tahunan selama 8 tahun dengan suku bunga 15%/tahun.000. Tentukan sisa pinjaman setelah pembayaran anuitas ke-12! Pinjaman Rp25.000. Tentukan besar pinjaman tersebut! Pinjaman Rp12.5%/bulan selama 2.000.25 tahun dengan suku bunga 3.5% / tahun selama 25 tahun. 16. 12.5%/tahun selama 18 tahun.25 tahun dengan suku bunga 2. 17.000.000.00 akan dilunasi dengan anuitas bulanan selama 3. Ratusan ribu ke bawah d. Pinjaman sebesar Rp4. Besarnya nilai anuitas sebelum dan sesudah dibulatkan! b.000. tentukan: a. Total kelebihan pembayaran anuitas! c.00 akan dilunasi dengan sistem anuitas tiap semester dengan suku bunga 7. Tentukan nilai anuitasnya dan bulatkan anuitas di atas dalam: a. Jika pembayaran anuitas dibulatkan ke atas dalam ratusan ribu.75 tahun.000.5%/tahun. Ratusan ke atas d.00 akan dilunasi dengan anuitas tahunan dengan suku bunga 4.000 dengan suku bunga 2.

nilai sisa. Tabel rencana pelunasanya! c. aktiva. maka obligasi tersebut dipecah menjadi 1. Besarnya nilai anuitas sebelum dan sesudah dibulatkan! b. Pembayaran anuitas terakhir! Suatu pinjaman Rp50.000. 4. • Metode persentase tetap dari nilai buku atau metode saldo menurun. tentukan: a.BAB III Matematika Keuangan 161 20. 24. Pembayaran anuitas terakhir! Suatu pinjaman dilunasi dengan anuitas sebesar Rp725.000.00 tiap bulan selama 3.000.000.000. Susunlah rencana dan tabel pelunasannya! 22. 25. • Metode satuan jasa kerja aktiva.00 dalam bentuk obligasi. Angsuran ke-10! c.000.000.00 akan dilunasi dengan anuitas tahunan dengan suku bunga 8% / tahun selama 7 tahun.75 tahun dengan suku bunga 2. . B. Suatu pinjaman Rp25. Jika pembayaran anuitas dibulatkan ke bawah dalam ratusan ribu. Besarnya nilai anuitas sebelum dan sesudah dibulatkan! b. Sisa pinjaman setelah anuitas ke-15! 23. Penyusutan Nilai Barang a.00 akan dilunasi dengan anuitas tahunan dengan suku bunga 20%/tahun selama 8 tahun. tentukan: a. • Metode satuan hasil produksi atau metode unit produksi. tentukan: a. Suatu pinjaman Rp25. Tabel rencana pelunasanya! c. Jika pembayaran anuitas dibulatkan ke bawah dalam ratusan ribu. anda dapat: Mengidentifikasikan pengertian penyusutan. dan umur manfaat Menghitung besar penyusutan dengan metode: • Metode garis lurus atau metode persentase tetap dari harga pembelian.000. • Metode jumlah bilangan tahun.00 terpecah dalam nilai nominal Rp10.000 lembar. Suatu pinjaman obligasi Rp20. Tujuan Setelah mempelajari uraian kompetensi dasar ini.00 akan dilunasi dengan anuitas tahunan dengan suku bunga 12%/tahun selama 5 tahun. Pembayaran anuitas terakhir! 21. Jika pembayaran anuitas dibulatkan ke atas dalam puluhan ribu.000. Tentukan: a. Besarnya nilai anuitas sebelum dan sesudah dibulatkan! b. Buatlah rencana pelunasannya! Suatu pinjaman Rp5.000. Karena akan dilunasi dengan anuitas dengan suku bunga 15%.000. Total kekurangan pembayaran anuitas! c. Besarnya pinjaman! b.75%/bulan.00 akan dilunasi dengan anuitas tahunan dengan suku bunga 10%/tahun selama 12 tahun.000.

pengertian penyusutan. penyusutan pada kendaraan operasional dan penyusutan aktiva tetap berwujud lainnya. • Metode jumlah bilangan tahun. peralatan. Aktiva lancar adalah suatu aktiva perusahaan yang digunakan untuk membantu kelancaran proses kegiatan oprasional perusahaan. Aktiva tetap tidak berwujud adalah suatu aktiva tetap tidak memiliki sifat-sifat. Contohnya penyusutan pada mesin produksi. hak cipta. Misalnya uang tunai dan aktiva lain yang secara layak dapat diubah menjadi uang tunai dengan cara dijual atau dipakai habis dalam satu siklus operasi perusahaan yang normal. Nilai sisa atau residu adalah taksiran nilai aktiva setelah masa manfaat dari aktiva tersebut. antara lain: • Metode garis lurus atau metode persentase tetap dari harga pembelian. Aktiva tetap berwujud contohnya tanah. Aktiva perusahan dapat dibedakan menjadi dua. dan lain-lain. goodwiil. • Metode satuan jasa kerja aktiva. Ada beberapa faktor yang harus diperhitungkan untuk mempermudah penulisan di dalam menentukan besarnya penyusutan. gedung bangunan. Untuk menentukan besarnya beban penyusutan dalam tiap-tiap periode. yaitu: . Agar perusahaan dapat tumbuh berkembang secara seimbang. objek peyusutan aktiva perusahaan hanyalah pada aktiva tetap berwujud. Contohnya hak paten. mesin kendaraan. aktiva. Berkurangnya nilai tersebut biasanya disebabkan karena aus dipakai atau umur manfaatnya. copyright. Menghitung Besar Penyusutan Pada kompetensi dasar ini. • Metode persentase tetap dari nilai buku atau metode saldo menurun. Aktiva tetap ini dibedakan menjadi dua. 2). Aktiva adalah segala sumber daya ekonomi dari suatu perusahaan yang berupa harta maupun hak-hak yang di miliki berdasarkan kekuatan hukum. Uraian Materi Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi 1). ada beberapa metode yang dapat digunakan. Aktiva tetap adalah suatu aktiva perusahaan yang sifatnya relatif permanan yang digunakan dalan meyelenggarakan operasi perusahaan. maka salah satunya perusahaan tersebut perlu mengetahui atau memperkirakan penyusutan-penyusutan aktivanya secara baik dan tepat hingga pada gilirannya perusahaan dapat mengunakan hasil-hasil prakiraan ini sebagai dasar tidak lanjut operasional. Umur manfaat suatu aktiva adalah perkiraan lamanya suatu aktiva dapat dimanfaatkan. dan merek dagang. tetapi memiliki nilai uang karena hak secara hukum. yaitu aktiva lancar dan aktiva tetap. Biaya perolehan suatu aktiva adalah besarnya biaya yang dikeluarkan untuk memperoleh aktiva tersebut. yaitu: aktiva tetap berwujud dan aktiva tetap tidak berwujud. nilai sisa dan umur manfaat Penyusutan atau Depresi adalah berkurangnya nilai ekonomi suatu aktiva. • Metode satuan hasil produksi atau metode unit produksi.162 b.

00 5 jadi.00 Jadi. maka: S3 = A – 3D S3 = 5.000.000. Nilai buku atau harga aktiva pada akhir tahun ke-3! d.000.000.00 − 2.000. Tingkat peyusutan atau persentase peyusutan per tahun! c.00 .000.000.00 – 3 x 600. Buatlah daftar peyusutan lengkap dengan akumulasi penyusutannya! Jawab: A = Rp5.000. Metode Garis Lurus (straight line method). n = umur manfaat /umur ekonomis aktiva dalam tahun.00 S = Rp2.000.000. tingkat penyusutan tiap tahun sebesar 12% dari harga pembelian c. Persentase penyusutan (r) D x 100% r= A 600. Dengan mengunakan metode garis lurus. b.000.000.000. S = Perkiraan nilai sisa aktiva yaitu nilai taksir yang mungkin dapat di peroleh melalui aktiva yang sudah lewat masa pemakaiannya.00 = = Rp600.00 x 100% = 12 % r= 5. Berdasarkan metode garis lurus besarnya beban peyusutan tiap tahun adalah tetap yang didefinisikan oleh rumus: A −S D= n Besarnya tingkat peyusutan r di definisikan oleh rumus: r= D x 100% A Contoh 73 Sebuah aktiva dengan biaya perolehan sebesar Rp5.BAB III Matematika Keuangan 163 A = Biaya perolehan aktiva yaitu besarnya biaya yang dikeluarkan perusahaan untuk memperoleh aktiva sampai aktiva itu siap di operasikan. a).000.000.000. besarnya penyusutan tiap tahun adalah Rp 600. D = Beban peyusutan tiap periode.00. tentukan: a. Metode garis lurus disebut juga metode presentase tetap dari harga pembelian aktiva.000.00 dan n = 6 tahun a.000. r = Tingkat peyusutan atau presentase peyusutan. Beban penyusutan tiap tahun: A −S D= n 5. Diperkirakan aktiva itu dapat dimanfaatkan selama 6 tahun dengan perkiraan nilai sisa Rp 2.00.000. Nilai buku atau harga aktiva pada akhir tahun ke-3 misalkan S3.000. Besarnya beban penyusutan tiap tahun! b.00.

00.000.00 Akumulasi peyusutan 600.00 1.000. Tentukan: a.00 2. A = 75% x Rp15.00.000.5% (metode garis lurus) = 0.00 3.000.5% tiap tahun dari harga beli.000. Daftar penyusutan aktiva menurut metode garis lurus: Tahun ke 1 2 3 4 5 Biaya perolehan 5.000. Aktiva tersebut menyusut 12.00 = Rp5.000.000.000.000.800.800.125 x 15.00 – 5 x (0.000.375.00 600.250.00 Nilai buku akhir tahun 4.600.400.00 Jadi.000.200.125 a. Total persentase akumulasi penyusutan ∑r = n.00 3.00 1.000. Dari awal tahun 2005 sampai awal tahun 2010 = 5 tahun (n = 5) Nilai buku atau harga aktiva untuk n = 5.00 2.000.000.800.625.600.625. harga aktiva pada akhir tahun ke-3 adalah Rp3.00 600. misalkan S5.000.00 = Rp11. A) S5 = 15.000.00) S5 = 15. Nilai buku dari tiap-tiap tahun dapat dicari sebagai berikut: Nilai buku pada akhir tahun ke-1 S1 =A – r.200.400.00 Contoh 74 Pada awal tahun 2005 PT Adil dan Sejahtera membeli sebuah aktiva seharga Rp15.000.000.000.000.000.000.200. d.00 Beban peyusutan 600.000.A =A (1 – r) .00 2. c. Nilai aktiva pada akhir awal tahun 2010! b.00 3.000.000.000.000. Umur aktiva pada saat S = 0.000. b.00. Umur aktiva jika aktiva tidak bernilai lagi! Jawab: A = Rp15.5% b).000. atau ∑r = 100% 100% ∑r =8 n= = r 12. harga aktiva pada awal tahun 2010 adalah Rp5.400.000.000.000.00 600.00 3.00 600.00 r = 12.000.00 4.00.000. r = 6 x 12.000.00 Jadi. Akumulasi penyusutan selama 6 tahun! c.00 – 9.000.00 3.200. maka: S5 = A – 5D S5 = A – 5 x (r .200.000.000.000.00 2.164 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi S3 = Rp3.5% = 75% Total akumulasi penyusutan = ∑r . Metode persentase tetap dari nilai buku (Metode Saldo Menurun) Metode saldo menurun dinamakan juga dengan declining balance method.000. Di dalam metode ini besarnya beban penyusutan tiap-tiap tahun diperoleh dari perkalian tingkat penyusutan (r) dengan nilai buku awal tahun pada tahun yang bersangkutan.

tentukan: a.000.BAB III Matematika Keuangan 165 Nilai buku pada akhir tahun ke-2 S2 = S1 – r.000.00 ) x 100% 20.00. diperoleh: r = (1 – 0.000. Nilai buku atau harga aktiva pada akhir tahun ke-4! c.000.000. Dengan mengunakan metode persentase tetap dari nilai buku.25 ) x 100% dengan menggunakan kalkulator scientiffic.000. S1 = S1 (1 – r) = A (1 – r) ( 1 – r) S2= A (1 – r)2 NIlai buku pada akhir tahun ke-3 = S2 – r.00 r = (1 – 6 0. maka (1 – r)n = (1 – r) Sn A S = n n A n Sn A Jika dinyatakan dalam %. Setelah beroperasi selama 6 tahun ditaksir nilai sisanya Rp5. .00.63% dari nilai buku.000. besar penyusutan tiap tahun adalah 20.7937) x 100% = 20.000.S2 S3 = S2 (1 – r) = A (1 – r)2 (1 – r) S3 = A(1 – r )3 . Tingkat penyusutan tiap tahun! b.00 n = 6 tahun S ) x 100% a.00 S = Rp5. maka tingkat penyusutan atau persentase penyusutan berdasarkan persentase tetap dari nilai buku atau metode saldo menurun adalah: S ) x 100% r = (1 – n A r =1– Contoh 75 Sebuah aktiva dengan biaya perolehan Rp20. Daftar penyusutannya! Jawab: A = Rp20.000.000.63% Jadi. r = (1 – n A r = (1 – 6 5. sehingga pada tahun ke-n nilai aktiva diperoleh: Sn= A (1 – r)n Jika Sn=A(1 – r)n.000.000.

Aktiva tersebut menyusut 7.000.299.5% a.796.68 2.79374 Sn= 20.871.20 2.000.88 = 15.000.999.984.000.700.806.000.806.874.984. Sn= A (1 – r)n Sn= 15.00 x 0.80 9.415.396849211 Sn= Rp 7. nilai buku pada akhir tahun ke-4 adalah Rp7.599.925n di logaritmakan dengan bilangan pokok 10 log 0.936.995.000.00 12.12 7.015.274.584.000.20 10. log 0.00 0.00 x (1 – 7.63% 20.925 .5%)n 11.980.88? b.796.000.5%)5 Sn= 15.9255 Sn= 15.166 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi b.584.984.000.999.796.791453125 = 3 tahun.88 Nilai buku akhir tahun 15.999.874.63% Beban penyusutan 4.213. Jawab: A = Rp15.000.019.000. Daftar penyusutan aktiva menurut metode persentase tetap dari nilai buku. Nilai aktiva setelah menyusut selama 5 tahun! Setelah berapa tahun nilai aktiva menjadi Rp 11.984.63%)4 Sn= 20.00 r = 5.000.000.000.63% 20.791453125 = 0.84 1.871.936.677187080 Sn= Rp 10.000.399.299. Tahun ke Biaya perolehan 20.299.22 6.00 15.20.00 x (1 – 20.12 7. Untuk Sn = Rp 11.26 Akumulasi penyusutan 4.925n 15.63% 20.980.000.22 Jadi.871.000.604.000.00 x (1 – 7. maka: Sn = A (1 – r)n 11. n = log 0.00 x 0.12 1 2 3 4 5 6 Contoh 76 Pada awal tahun 2005 PT Adil dan Sejahtera membeli sebuah aktiva seharga Rp15.88.80 9.63% 20.193.22 6.22.925 log 0.88 12.599.00.78 13.796.193.5% tiap tahun dari nilai buku.63% 20.000.980.871.38 4.00 3.000.062.38 Persentase penyusutan 20.000.00 12.000. c.000.126.88 = 0.126. Tentukan: a. Nilai buku pada akhir tahun ke-4: Sn= A (1 – r)n Sn= 20.000.936.400.000.637.019.063.806.00 x 0.000.791453125 = n.000.000.62 15.00 x 0.599.936.00 7. b.157.90 1.

maka besarnya tingkat penyusutan r tiap satuan hasil produksi adalah: A−S r= Q Jika D1. 1.000 dan q6 = 500) S = Rp5. .00 x 8. Tingkat penyusutan tiap satuan unit produksi! b. . q1 + r .00 c.00 x 2. ke-2.250.000. q2 + r .BAB III Matematika Keuangan 167 c).000. Nilai buku pada akhir tahun ke-5! e.000. 1.000. Susunan daftar penyusutannya! Jawab: A = Rp25.000. 2. .000 b.500. q3 + . q2 = 2.00 A−S a. . Tentukan: a. + r qk ∑ D = r(q1 + q2 + q3 + . Diperkirakan umur manfaat aktiva selama 6 tahun dengan jumlah produksinya 10.000.00 .00 n = 6 tahun Q = 10.750.500 + 2. + qk) Dan nilai buku pada akhir tahun ke-k adalah: Sk = A – ∑ D Contoh 77 Suatu aktiva dengan biaya perolehan Rp25. q4 = 1.000. dan 500 unit.00.000.750) ∑ D = 2. Dk merupakan beban penyusutan tahun pertama.000. memproduksi sebanyak Q unit produksi (Q = q1 + q2 + q3 + .000.00. Jumlah kumulatif beban penyusutan pada akhir tahun ke-4: ∑ D = r(q1 + q2 + q3+ q4) ∑ D = 2. + Dk ∑ D = r.000.000.000 unit. Beban penyusutan pada tahun ke-3! c.000.+ qn dengan q1 + q2 + q3 + . .500 = Rp17. q3 = 2.000. .000 unit dan memiliki nilai sisa Rp5. . Jika jumlah produksi tiap tahun berturut-turut adalah 2.250 + 2.000. q3 = 2. . .250 unit. ke-k.000 unit.00 x (2. Metode satuan hasil produksi (production output method) Besarnya tingkat penyusutan mengunakan metode satuan hasil produksi dihitung berdasarkan tiap satuan hasil produksi (shp). Jika suatu aktiva dengan biaya perolehan sebesar A.750 unit.000. 2. .000 + 1.000 unit (q1 = 2. ke-3 . . . D3 = r . maka jumlah kumulatif beban peyusutan pada akhir tahun ke-k adalah: ∑ D = D1 + D2 + D3 + . + qn berturut-turut merupakan jumlah satuan hasil produksi dari tahun pertama sampai dengan tahun ke-n) dan nilai residu sebesar S. D2. D3. Jumlah kumulatif beban penyusutan pada akhir tahun ke-4 ! d. masa manfaat selama n tahun. q5 = 1.000.000 = Rp2.500 unit. r = Q r= 25. . .000.000.00 = Rp2.00 10.000.00 − 5.000. .

00 5.000.000.500.750 1. ∑ D = r .000.000.00 x (2.000.000.000.00 9.00 1.000.000.500.00 – 855.00 Akumulasi penyusutan 5.500 + 2.00 11.500.00 6.250 2.500 = Rp508.000.00 Jumlah Jumlah Produksi 2.000.000.000.000.00 Nilai buku pada akhir tahun ke-5: Sk = A – ∑ D Sk = 25.000.00 e.000.00 20.000.000 = Rp855.000.645.00 20.000.00 2.250 + 2.000. Mesin itu diperkirakan mempunyai tingkat penyusutan Rp900 tiap 1000 lembar foto copy yang dihasilkan.000.000 lembar: Sk = A – ∑ D Sk = 6.00 – 19.00 x 9.000.000.00 15.000.000.000.00 r = Rp900/1.00 Beban Penyusutan 5.000 1.500 lembar foto copy.00 20.500.000 lembar a.000.000.00 1000 b.750 + 1.00 Tahun ke 1 2 3 4 5 6 Nilai buku awal tahun 25.00 = Rp5.000.000.00 13.00 4. Berapakah harga mesin foto copy itu setelah mesin tersebut memproduksi 950.000.000.000. Jika tahun tertentu mesin foto copy itu dapat menghasilkan 565.000.500.00 4.000 lembar foto copy? Jawab: A = Rp6.000.00 11.000.000.000.q 900 = x 565.000.000.000 Nilai Buku Akhir tahun 20.500.000.00 15.000.500.00 6.000.168 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi d.000. Jumlah kumulatif beban penyusutan pada akhir tahun ke-5: ∑ D = r(q1 + q2 + q3+ q4+ q5) ∑ D = 2.500. berapakah beban penyusutan pada tahun tersebut? b.500 2. ∑q 900 = x 950.000.000.000.000.00 .00.000.00 3.00 1000 Nilai buku setelah memproduksi 950.00 8.500.00 Contoh 78 Sebuah mesin foto copy dibeli dengan harga Rp 6.00 17.00 19. D =r.00 = Rp6.000.500 = Rp19.000.000.000.500.950.000 500 10.000.00 8.000.000 + 1.500.000.000.000.000.000) ∑ D = 2. a. Susunan daftar penyusutannya sebagai berikut: r = Rp2.

000 satuan hasil produksi Tahun ke-2 = 2.00 r= d. .000.000.500 satuan hasil produksi Tahun ke-4 = 2.000 750. Jumlah kumulatif beban penyusutan pada akhir tahun ke-3: ∑ D = r(q1 + q2 + q3) ∑ D = 75. mesin tersebut ditaksir mempunyai nilai Rp 2.250.00 = Rp 3.00 x (3.+ qn dengan q1 + q2 + q3 + .00 = Rp 2.000 dan q5 = 1.000.500. . .000.00 + 2. Tentukan: a.00 x 7. .000. + qn berturut-turut merupakan jumlah jam kerja aktiva dari tahun pertama sampai dengan tahun ke-n) dan nilai residu sebesar S. q2 = 2.00. masa manfaat selama n tahun. ke-3 .00 75 = 10.00 – 525. berproduksi sebanyak Q jam kerja (Q = q1 + q2 + q3 + . Dk merupakan beban penyusutan tahun pertama.500.000 unit (q1 = 3. Besarnya nilai buku pada akhir tahun ke-3! Jawab: S = Rp2.00 = A – 2.000 = Rp 525. D2.000.500.250.BAB III Matematika Keuangan 169 Contoh 79 Suatu mesin dapat berproduksi sebagai berikut: Tahun ke-1 = 3. A−S Q A − 2. maka jumlah kumulatif beban penyusutan pada akhir tahun ke-k adalah: .00 n = 5 tahun Q = 10.500 satuan hasil produksi Tahun ke-3 = 1.500.000) r = Rp75. maka besarnya tingkat penyusutan r tiap jam kerja aktiva adalah: r= A−S Q Jika D1.000 + 2.00 Nilai buku pada akhir tahun ke-5: Sk = A – ∑ D Sk = 3. ke-k.500.725.000 satuan hasil produksi Tahun ke-5 = 1.000.00 A = 750.000.000.500) ∑ D = 75. . ke-2. .500 + 1. Biaya perolehan mesin! b. Metode satuan jam kerja aktiva (service hours method) Besarnya tingkat penyusutan mengunakan metode satuan jam kerja aktiva dihitung berdasarkan tiap satuan jam kerja aktiva.000. q4 = 2. .00 per unit.500. q3 = 1. Jika dengan metode satuan hasil produksi besarnya penyusutan adalah Rp75. D3.00 d) .00 a.000. . Jika suatu aktiva dengan biaya perolehan sebesar A.000.500.000. .000 satuan hasil produksi Setelah 5 tahun.

800.000. . 3.000.00 x 5. Jumlah kumulatif beban penyusutan pada akhir tahun ke-5! d. Jumlah kumulatif beban penyusutan pada akhir tahun ke-6: ∑ D = r(q1 + q2 + q3+ q4+ q5+ q6) ∑ D = 600.000.00 x (10. .000 dan q6 = 3. Tingkat penyusutan tiap jam kerja aktiva! b.00 Nilai buku pada akhir tahun ke-6: Sk = A – ∑ D Sk = 30.500 + 5.500 = Rp 3.000.00.000.00 = Rp7. q4 = 600.000 = Rp 22. 6.00 x 35.500 + 5.000 jam. Beban penyusutan pada tahun ke-4! c.000.000.170 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi ∑ D = D1 + D2 + D3 + . Nilai buku pada akhir tahun ke-6! e. . q2 + r .000.00 − 6.000 + 5.000 Jawab: b.500.500 jam.500 + 6. 5. q1 + r . q5 = 5.000.00 a.000.000.00 x 38.000. 5.000 jam (q1 = 10. + r qk ∑ D = r(q1 + q2 + q3 + .000 ) S = Rp6.00 r= = Rp600. q3 + .000 = Rp21.000. + Dk ∑ D = r.000 dan q6 = 2.000.000) ∑ D = 600. q4 = 5.000 jam.000 + 3. dan 2. .00 d.000 jam dan memiliki nilai sisa Rp6. .500 + 6. .000 jam. Diperkirakan umur manfaat aktiva selama 7 tahun dengan pengoperasian mesin selama 40.000.000 jam.00 n = 7 tahun Q = 40.000.000 jam.000.300.000. Susunan daftar penyusutannya! A = Rp30. 8.000.00 .00 40.00 c. + qk) Nilai buku pada akhir tahun ke-k adalah: Sk = A – ∑ D Contoh 80 Suatu aktiva dengan biaya perolehan Rp30.500.000 + 5.200.000.00.000. q3 = 6. Jika jumlah jam kerja aktiva tiap tahun berturut-turut adalah 10.500 jam. q2 = 8. r = A−S Q 30.000) ∑ D = 600.00 x (10.00 – 22.000 + 8.000 + 8. Tentukan: a.000. D4 = r .800. Jumlah kumulatif beban penyusutan pada akhir tahun ke-5: ∑ D = r(q1 + q2 + q3+ q4 + q5) ∑ D = 600.

300.000 3. . JBT n−2 ( A – S).000. D1 = JBT n −1 D2 = ( A – S ).00 6.000.00 24.000.000 40. .000.000.000.000. Tentukan nilai buku pada akhir tahun ke-5! d.000.00 dengan menggunakan metode jumlah bilangan tahun: a.00 18.00 5.000.000 8.100.200.000.000.100.00 12. Metode Jumlah Bilangan Tahun (sum of the year’s digits method) Jika suatu aktiva mempuyai umur manfaat n tahun.000.000.000.00 Akumulasi Penyusutan 6.00 18.00 24.000.000.00 9.000.000.000.BAB III Matematika Keuangan 171 e.00 18.000.000. Jumlah bilangan tahun dari n tahun adalah: JBT= 1 + 2 + 3 + … + n Beban penyusutan akhir tiap-tiap tahun adalah: n ( A – S). + Dk Nilai buku pada akhir tahun ke-k adalah: Sk = A – ∑ D Contoh 81 Sebuah aktiva dengan biaya perolehan sebesar Rp5.000.800.00 Nilai Buku Akhir tahun 24.00 diperkirakan mempunyai umur manfaat selama 6 tahun dengan nilai sisa Rp800.000. D3 = JBT . maka tingkat penyusutan r merupakan bilangan pecahan dari tahun ke tahun semakin menurun dengan penyebut pecahan merupakan jumlah n bilangan asli.000.00 7.000.000.500 6.00 7.700. Susunan daftar penyusutannya sebagai berikut: Nilai Buku Awal Tahun 30.000.000.000.200.000.00 1.00 15.500 5.800.00 22.00 Jumlah Jumlah Jam Kerja 10. Buatlah daftar penyusutannya! .200.00 12.00 21.000.00 3. Tentukan beban penyusutan tiap-tiap tahun! b.000 2.00 15.000.000.000.000.300.000.000.000.00 Beban Penyusutan 6.000 5.00 1. n − k +1 ( A – S) Dk = JBT Jumlah kumulatif beban penyusutan pada akhir tahun ke-k adalah: ∑ D = D1 + D2 + D3 + . .000.300.00 3.00 Tahun ke 1 2 3 4 5 6 7 e).00 3.900.000.600. .000.000.900.00 11.000. Tentukan akumulasi beban penyusutan pada 3 tahun pertama! c.000.00 14.00 24.00 9.000.000.000 r = Rp600.000.

D1 = (A – S) JBT 6 (5.000.000.000.000.00) = 21 4 = x 4.000.00 = Rp200.000.00) = 21 2 = x 4.000.000.00 + 1.200.200.00 – 800.00) = 21 6 = x 4.00 = Rp600.000.000.000.00 21 6 −1 D2 = (A – S) JBT 5 (5.000.000.00 21 6−2 D3 = (A – S) JBT 4 (5.000.00 – 800.000.000.000.000.000.000.200.000.000.200.000.00 n = 6 tahun JBT = 6 + 5 + 4 + 3 + 2 + 1 = 21 6 a.000.000.00) = 21 1 = x 4.00 21 b.000.200.00 S = Rp800.00 – 800.000.000.000.000.00) = 21 3 = x 4.00.00 = Rp1.00 = Rp3.000.00 = Rp1.200.00 21 6−4 D5 = (A – S) JBT 2 (5. Jumlah kumulatif beban penyusutan pada akhir tahun ke-3 adalah: ∑ D = D1 + D2 + D3 = 1.00 – 800.000.00 21 6−5 D6 = (A – S) JBT 1 (5.000.000.00) = 21 5 = x 4.00 – 800.000.172 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi Jawab: A = 5.200.000.00 .00 21 6−3 D4 = (A – S) JBT 3 (5.000.200.00 = Rp400.000.00 + 800.00 – 800.00 = Rp800.000.

000.000.200.000.000.600.00) ∑D = 21 15 x 4.000.000.000.00 600.000.000.00 1.000.00 400.000.000.00 4.00 15.000.00 200.000.00 1.300.000.200.00 800. .00 – 800.000.000.000.00 Contoh 82 Sebuah aktiva mempunyai umur manfaat selama 8 tahun. .00 x 36 5 A – S = 21.000. .00 3.000.200.000.00 = Rp1.000.200. Tentukan biaya perolehan dan residu aktiva! Jawab: n = 8 tahun.00 S6 = Rp 5.00 12.00 – x 4.000. .600.000.000.00 = Rp3.000.000.000.000.000.00 8 − 4 +1 (A – S) JBT 5 (A – S) 3.000.00 2.800.000.000.000.000.00 Akumulasi Penyusutan 1.00 4.000.000.BAB III Matematika Keuangan 173 atau: ∑ D = D1 + D2 + D3 6+5+4 (A – S) ∑D = JBT 15 (5.000. Menurut metode jumlah tahun beban penyusutan tahun keempat adalah Rp3. .00 Nilai Buku Akhir Tahun 3.000.1) .000.800.000.00 3.00 2.000.000.000.000.00 24. .00 = 36 D4 = A – S = 3.00 – 4.200.00 Jumlah Beban Penyusutan 1.000.00 18.000.00) S5 = 5. Nilai buku pada akhir tahun ke-5 adalah: S5 = A – ∑ D 6+5+4+3+2 (5.000. Daftar Penyusutannya: Tahun ke 1 2 3 4 5 6 Nilai Buku Awal Tahun 5.200.00 .000.00 1.000.200.00 2.00 ∑D = 21 c.000.000.00 800.000.000.00 dan nilai buku pada akhir tahun ke-6 adalah Rp5.00 4.000.00 – 800.400. .00.200.000.200.00 – JBT 20 S5 = 5.000.900.000.00 9.00 21 S5 = 5. .000.000.000.000.000. maka JBT = 8 + 7 + 6 + 5 + 4 + 3 + 2 = 1 = 36 D4 = Rp3.00 d. .000.000.

00 S6 = A – A – S = 21.000. merek dagang.00 .00 ( dari persamaan 1) 36 5.174 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi ∑D 8+7+6+5+4+3 (S – A) 5. D = = n 15 b.000.000. Contoh 83 Perusahaan pertambangan Batu bara mendapat hak paten menambang batu bara selama 15 tahun dengan biaya perizinan sebesar Rp150.00 3).00 = Rp3. Umur manfaat aktiva tak terwujud.400.000.000.000. hak cipta (copy right).000. Perhitungan amortisasi biasanya dilakukan dengan metode garis lurus.00 = Rp10.800.00 = Rp25. Tentukan: a.600.000. Semua biaya yang dikeluarkan untuk mendapatka aktiva sehingga aktiva itu dapat digunakan di dalam operasional perusahaan.000.00 = Rp70. Proses penyusutan pada aktiva tetap tak terwujud disebut amortisasi.00 – 8 x 10.000.00 a.000. maka biaya-biaya itu dimasukan ke dalam biaya perolehan aktiva itu.200. Penyusutan Aktiva Tetap Tidak Berwujud Aktiva tidak berwujud adalah suatu aktiva tetap yang tidak memiliki sifat fisik.000. Beban penyusutan tiap tahun dari hak paten tersebut b.600.200.00 = A – x 21. Contoh: hak paten.000.000.000.000.000.00 – 21.000. n = masa berlakunya aktiva tak berwujud. Jika aktiva tak berwujud dikeluarkan oleh pemerintah maka masa berlaku aktiva itu ditetapkan oleh pemerintah sesuai dengan peraturan pemerintah.200.000. Dalam hal ini nilai sisa setelah masa manfaat dari aktiva itu habis adalah nol (S=0).000.00 = A – 36 33 5.000. Nilai buku pada akhir tahun ke-8! Jawab: A = Rp150.00 = A –19.000.00 n = 15 tahun A 150.200.800.00 A = 5.000. Misalnya hak paten masa berlaku dalam jangka waktu 15 tahun.00 + 19. beban penyusutan tiap tahun: A−S A−0 A D= = = n n n A = biaya perolehan aktiva tak berwujud.000. Nilai buku pada akhir tahun ke-8: S8 = A – ∑D S8 = 15.000.000.00. Jadi.000.600. sesuai dengan ketentuan atau peraturan yang telah ditetapkan. dan nama baik (goodwill).00 (dari persamaan 1) S = 25.000.

000. Nilai aktiva pada akhir tahun 2010 b. Susunan daftar penyusutannya.000.000. Tentukan: a.00. Besarnya beban penyusutan tiap tahun b.500 unit.938.000. Buatlah daftar penyusutanya! 4. 3. 18. Sebuah mesin foto copy dibeli dengan harga Rp8.565. Aktiva tersebut menyusut 10% tiap tahun dari nilai buku. Tentukan: a. Pada awal tahun 2005 PT Adil dan Sejahtera membeli sebuah aktiva seharga Rp20.000.000 lembar foto copy? .000. Setelah berapa tahun nilai aktiva menjadi Rp9.750 unit. Suatu aktiva dengan biaya perolehan Rp35.000. Diperkirakan umur manfaat aktiva selama 8 tahun dengan jumlah produksinya 165. Beban penyusutan pada tahun ke-6! c. Tingkat penyusutan tiap tahun b. Aktiva tersebut menyusut 10% tiap tahun dari harga beli. Setelah beroperasi selama 7 tahun ditaksir nilai sisanya Rp7. Harga aktiva pada akhir tahun ke-5 d.000 lembar foto copy. Buatlah daftar penyusutan lengkap dengan akumulasi penyusutannya! Pada awal tahun 2006 CV Sejahtera membeli sebuah aktiva seharga Rp12.000 unit.000. Sebuah aktiva dengan biaya perolehan Rp25. Jika jumlah produksi tiap tahun berturut-turut adalah 30.00.500 unit. tentukan: a. Dengan mengunakan metode persentase tetap dari nilai buku. a. Akumulasi penyusutan sampai akhir tahun 2012 c.500. tentukan: a. Harga aktiva pada akhir tahun ke-5 c.000. Jika tahun tertentu mesin foto copy itu dapat menghasilkan 250.BAB III Matematika Keuangan 175 1.000 unit dan memiliki nilai sisa Rp2.000. berapakah beban penyusutan pada tahun tersebut? b.000. Persentase penyusutan per tahun c.000.00! 5. Diperkirakan aktiva itu dapat dimanfaatkan selama 8 tahun dengan perkiraan nilai sisa Rp 3.000.000. 20.00.00. Sebuah aktiva dengan biaya perolehan sebesar Rp15. Tentukan: a.000 unit dan 10.00. 18.00. Dengan mengunakan metode garis lurus.000. 6. 23. 19. Tingkat penyusutan tiap satuan unit produksi! b. Berapakah harga mesin foto copy itu setelah mesin tersebut memproduksi 600.00. Jumlah kumulatif beban penyusutan pada akhir tahun ke-5! d.000.000 unit. Umur aktiva jika aktiva tidak bernilai lagi! 2. Mesin itu diperkirakan mempunyai tingkat penyusutan Rp85 tiap 100 lembar foto copy yang di hasilkan.00.00.000.000 unit. 25. Nilai aktiva pada akhir tahun 2010 b. Nilai buku pada akhir tahun ke-4! e.250 unit.

000.00 a. 5. Tentukan: a.200. Jika jumlah jam kerja aktiva tiap tahun berturut-turut adalah 11. Tentukan biaya perolehan dan residu! b.500 jam.176 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi 7. 7.000. tentukan harga aktiva pada akhir tahun ke-5! 4 8.000 jam. Beban penyusutan tiap tahun dari hak paten tersebut! b.00.000 jam dan sisanya tahun ke-6.00.000. nilai buku akhir tahun ke-2 adalah Rp2.000. Nilai buku pada akhir tahun ke-10! Suatu aktiva dengan metode saldo menurun. 12.00 per unit.000. 14. beban penyusutan tahun kedua adalah Rp2. Beban penyusutan pada tahun ke-3! c. 8. beban penyusutan pada tahun ke-6 adalah Rp6. Besar residunya! b. 11.500 jam. Tentukan: a.500 unit Tahun ke-4 = 3. 13. Tentukan: a.000 jam dan memiliki nilai sisa Rp3. Suatu mesin dapat berproduksi sebagai berikut: Tahun ke-1 = 5. Besarnya nilai buku pada akhir tahun ke-4! Suatu aktiva dengan biaya perolehan Rp45. Dengan perkiraan umur manfaat selama 15 tahun.000. 10.000. Jumlah kumulatif beban penyusutan pada akhir tahun ke-6! d. Biaya perolehan mesin! b. Harga beli aktiva! Suatu aktiva dengan harga Rp12.000 jam.750. .000.00.000 jam. Nilai buku pada akhir tahun ke-2! e.250.500 unit Tahun ke-3 = 3.00 dan masa manfaat selama 8 tahun. Diperkirakan umur manfaat aktiva selama 6 tahun dengan pengoperasian mesin selama 42.000.00. Tingkat penyusutan tiap jam kerja aktiva! b. 3.000. Nilai buku pada akhir tahun ke-8! Sebuah mobil dibeli dengan harga Rp100.00. 5.000 unit Tahun ke-2 = 4. Hitunglah: a. Buat daftar penyusutan! Perusahaan pertambangan timah mendapat hak paten menambang timah selama 12 tahun dengan biaya perizinan sebesar Rp180. Susunan daftar penyusutannya! Sebuah aktiva mempunyai umur manfaat selama 6 tahun menurut metode jumlah bilangan tahun. Tentukan: a. Persentase penyusutannya! b.00 dan nilai buku pada akhir tahun ke-3 adalah Rp 6. Berdasarkan metode jumlah bilangan tahun.00. mesin tersebut ditaksir mempunyai nilai Rp 2.00.000.000.000 unit Tahun ke-5 = 2.000.500. Jika dengan metode satuan hasil produksi besarnya penyusutan adalah Rp105.000.000. Tiap tahun harganya tinggal 3 nya dari nilai buku.000.000 unit Setelah 5 tahun.

000 ton. 18. Suatu aktiva setiap tahun nilainya menyusut hanya tinggal 0. 3. Tingkat penyusutan setiap jam kerja b.500 jam Tahun VII = 4. Tahun ketiga dapat memproduksi 600 unit. Hitunglah: a.000 ton 7000 ton. 19. Tentukan nilai buku pada akhir tahun ke-8! Sebuah mesin pabrik dibeli dengan harga Rp60.00.000 ton. Beban penyusutan aktiva tiap tahun b.000 jam Dengan metode satuan jam kerja.000 ton dengan hasil tahun pertama sampai dengan tahun ke-10 berturut-turut adalah 5.000 jam dengan taksiran sebagai berikut: Tahun I = 12. a.000.000. Buat daftar penyusutan! 16. Dengan metode persentase tetap dari harga beli besarnya persentase penyusutan 6.56.500 jam Tahun VI = 5.000.500 jam Tahun III = 9.000 ton. Dengan metode satuan hasil produksi: a. Tentukan tingkat penyusutan setiap satu ton batu bara yang dihasilkan! b. Nilai sisa jika mesin tersebut habis masa manfaatnya adalah Rp4. 17.00 dan ditaksir akan dapat digunakan selama 56.000. 5.500.218. Jumlah akumulasi nilai penyusutan 10 tahun pertama c.200 unit.000 jam Tahun II = 10. Susunan daftar penyusutan! Suatu aktiva dengan harga Rp6.000.000.000.000 ton. Selanjutnya aktiva itu tidak dapat dimanfaatkan lagi kemudian dijual dan laku sebesar Rp5. Harga mesin setelah beroperasi selama 5 tahun d. 4.00. .500 jam Tahun IV = 8.25% per tahun.85 nya dari nilai buku.000.000 jam Tahun V = 6.00. Tentukan nilai aktiva pada akhir tahun ke-3! Selama jangka waktu 10 tahun PT Hasil Alam menghasilkan batu bara sebanyak 50. Akumulasi penyusutan selama 3 tahun pertama c. Berapa harga aktiva seandainya pada akhir tahun ke-2 dijual? c. 5000 ton dan 4000 ton. tentukan: a. 7000 ton. Masa manfaat aktiva sehingga aktiva tidak bernilai lagi! Sebuah aktiva dengan biaya perolehan Rp500.00 diperkirakan selama 5 tahun dapat memproduksi dengan rincian sebagai berikut: Tahun pertama dapat memproduksi 1. Tahun kedua dapat memproduksi 800 unit.BAB III Matematika Keuangan 177 15.526. Hitunglah tingkat penyusutan tiap satu unit produksi! b.000. Harga aktiva setelah beroperasi selama 8 tahun d. Tahun keempat dapat memproduksi 400 unit. Jika nilai aktiva pada akhir tahun ke-5 adalah Rp2. 5.

e.09 % b. maka modal setelah dibungakan adalah …. Rp471.00 adalah ….00 Suatu modal sebesar Rp1.000.00 dibungakan dengan bunga tunggal selama 3 tahun dengan suku bunga tunggal 18%/tahun.550. Data suatu aktiva sebagai berikut: Biaya perolehan …………………………… Rp20. Rp1.00 c.000.428. 1.00 e.000.00 3. a. Rp880..00 d.53 % a.440... Hitunglah tingkat penyusutan tiap unit produksi! d. 22 18 12% dibawah 100 dari Rp 4. . c. Rp682.000. hitunglah beban penyusutan untuk tahun kedua (tahun kedua dihasilkan 7.000. Jika barang dijual dengan untung 15%.00 d.000.000.00. 3 17 2..00 10% diatas 100 senilai dengan …. Rp760.000 jam Jumlah produksi yang dihasilkan…….178 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi 20. Rp5. Hitunglah beban penyusutan dan persentase penyusutan tiap tahun dengan menggunakan metode garis lurus! b.980.. 15% di atas 100 senilai dengan …. Rp1.000. 8 Jumlah jam kerja…………………………… 50. a.000. d.83 % d. 8.33 % 4. Rp780. 8. 9. maka untungnya adalah ….240.540.00 b. Rp1. Rp 4.100.200. e.000.00 b.600 unit dan bekerja selama 8.000.000.500 jam kerja)! A. Harga jual suatu barang adalah Rp5.000.00 5. a.43 % e.600 unit Nilai residu………………………………….000.000. Rp1.000. 8..000. Rp628. Hitunglah tingkat penyusutan tiap jam kerja! c.00 c.000. persen di bawah 100 c.000. Dengan metode satuan hasil produksi dan satuan jam kerja.400. Rp528. 3 3 c. Pilihan Ganda 1.00 a. 8. Rp5.00 d.450.000.000.00 b. 23 20 3 3 b. Rp1.000. Rp600.00 a..00 Perkiraan aktiva: Masa manfaat aktiva…………………….00 e.

26 Pinjaman sebesar Rp2.000. 1.257.257.415. Rp2.00 e.5%/semester dan modal tersebut menjadi Rp1. c.625.415.000.710. a.110.000. Rp536. Rp2. a. maka modal mula-mulanya adalah …. Rp3. Rp3.500.03.415. Rp3. Rp 4.00 b.00 Nilai tunai dari suatu modal Rp5. 20 bulan Suatu pinjaman setelah dibungakan dengan bunga tunggal 15%/tahun selama 2 tahun modal tersebut menjadi Rp6.607.757.415.250.00 e.00 dibungakan dengan suku bunga tunggal 7.44 7.4%/bulan d. Rp563.607. 18 bulan e.00 d. Rp3.44 d.26. 1.700. 10. 8.00 dibungakan dengan bunga tunggal selama 1 tahun 7 bulan dengan suku bunga 3%/cawu.701. Rp 4.000. 6. Rp 4.500.607. Modal sebesar Rp2.26 d.44 a.5% Suatu pinjaman sebesar Rp1.44 b.26 b.00 c.44 e.000. 9.500.700.25 c. c.415.000. Rp 4.00 dibungakan dengan bunga majemuk tiap bulan selama 2 tahun ternyata modal menjadi Rp3.2%/bulan c.00 Suatu pinjaman sebesar Rp2. Rp2.25 b.400.350.26 a. Rp2.350.500. Rp366.711.500. a.108.008. 11.00 dibungakan dengan bunga tunggal selama 2 tahun 3 bulan dan bunga yang diperoleh Rp450.600.000.000.000. Rp3. Rp356.8%/bulan b.6%/bulan Suatu modal setelah dibungakan dengan bunga majemuk sebesar 15%/tahun selama 12 tahun modal menjadi Rp13.00 e.00 b.789. a.250.180.250. 7.00 d. 7% e.00 c.000. Rp3.5% b.25 d.000.00 Modal sebesar Rp2.000. Bunga yang diperoleh adalah ….00.000.25 Modal sebesar Rp1. 14 bulan c.575.000. maka modal mula-mulanya adalah ….00.500.00 d. .527.800. 13.00 dibungakan dengan suku bunga majemuk 5%/semester selama 5 tahun. 14. 16 bulan d.000.706. Rp3. 1.5%/bulan e.00 dibungakan dengan bunga majemuk 4%/triwulan selama 3 tahun 9 bulan. maka suku bunganya adalah ….25 e. Rp3.000. Setelah dibungakan selama t bulan. Rp 7. Rp2.000. maka modal akhirnya adalah ….701.789. 1.800. 12. 6% c. maka modal akhirnya adalah ….018. a. Rp3. Rp4.752. Rp2.897.400.00.BAB III Matematika Keuangan 179 6.000.000.607.000.500. Rp635.000. Rp2. Rp3.711. 1.810.00 b. 8% d.000.789.257.00 yang dibungakan dengan bunga majemuk 2%/bulan selama 2 tahun adalah ….26 e.789.550.600. nilai t adalah …. a. c. Rp3.00 a. maka suku bunganya tiap tahun adalah …. 21 bulan b. Rp2.375.

Rp33.500. Rp7.000. . Rp14. Rp7.80 c. Rp6.000.531. Rp20.500.00 c.83 Setiap akhir tahun Yayasan Kasih Ibu akan mendapatkan sumbangan dari Bank Dunia sebesar Rp3.000.000.2 b.2 16.500. Rp19.979.000.00 selama 25 tahun di Bank ABC.511.196.500.000.631. Rp15.06 c.500.811.2 d. Rp34.06 Seorang siswa akan mendapat beasiswa pada setiap awal bulannya dari PT.765.196.00 e. a. a.196. jika angsurannya sebesar Rp200.500.5%/bulan.811.00 c.500. Rp24.949.511. Rp39.180 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi 15. Jika bank memberikan bunga 5%/tahun. Rp17. 6% d. 19.349. 4% Mia bersama suaminya berencana mengambil rumah di VILLA BANDARA INDAH dengan harga Rp250.000. maka beasiswa total yang diterima Azzam adalah …. maka simpanan karyawan selama 2 tahun adalah ….994.500. 21.00 b.00 selama 3 tahun. Jika beasiswa akan diberikan sekaligus diawal bulan pertama dengan dikenai bunga 2%/bulan.000.000.531.679.2 c.654.00 e. a. Rp33. ternyata Mia hanya memiliki uang muka Rp100. 22.00 d.000. Yayasan tak mau repot.5% e. Rp39.06 e.83 d. Rp34.83 b.654.00 Setiap awal bulan Azzam akan mendapatkan beasiswa dari Yayasan Supersemar sebesar Rp175.00.00 d. Rp19. Rp38.881.181. c.000.80 b.675. 18.00 e.5% c.521. Rp6. Rp21.80 Setiap akhir tahun Susan menyimpan uangnya di bank sebesar Rp800.000. 5% b. a. Jika bank memberikan bunga 1.00 tiap bulan.499.679.511.679.196.00 a.000.654.83 c.00 tiap bulan dengan suku bunga 2. Rp16.000.00 Nilai tunai dari rente kekal Post Numerando adalah Rp5.337.2 e.00. maka jumlah simpanan total Susan di bank tersebut adalah …. Rp17. 20.000.UNILEVER sebesar Rp250.00 d.377. 17.80 d. Rp16.83 e. Jika Bank dunia akan memberikan sumbangan sekaligus dengan bunga 17.000. Rp15. maka suku bunganya tiap bulan adalah ….06 d.80 e.654.00.000. Rp22. Rp23.000. a. Rp14.000. Rp20. Seorang karyawan setiap awal bulan menyimpan uang di bank sebesar Rp 500. a. Rp6.500. Rp38.377.654. 3.196.00 dalam jangka waktu yang tidak terbatas.000.06 b.00 Nilai tunai Rente kekal pra numerando dari suatu modal Rp500.000.531.000. a.00 sisanya akan dicicil dengan sistem anuitas tahunan selama 10 tahun dengan suku bunga 18%/tahun .000.000.773. Rp16.000.499.000. maka jumlah sumbangan total yang diterima yayasan tersebut adalah ….00 b.000. Nilai anuitasnya adalah …. oleh karena itu beasiswa akan diberikan sekaligus namun harus dikenai bunga sebesar 1%/bulan. Rp23.181.000.275.135.5%/tahun.00 b.511.000.773. Rp34.000. Rp39. Rp20. 4.5%/bulan adalah ….679. maka beasiswa total yang diterima siswa tersebut adalah ….00 dalam jangka waktu yang tak terbatas. Rp14.000.000.

335. Jika pada saat meminjam ia menerima uang sebesar Rp532. 8 % e.000. Rp800. a. c.000. maka harga beli mesin tersebut adalah …. Jika dengan metode satuan hasil produksi besarnya penyusutan adalah Rp55.00 b.000.000.553. Rp750.00 d.00 24. Rp600.000.49 Suatu aktiva dibeli dengan harga Rp1.00 d. Rp 265.000.000 satuan hasil produksi Tahun ke-2=2.00 Marina meminjam uang dengan sistem diskonto 5% setahun.000.00. 7 % 2 Seorang anggota meminjam uang dari koperasi sebesar Rp5.00 b.500.00 e. 1 1 1 c.000.00. 10 tahun b.8% b. Rp26.BAB III Matematika Keuangan 181 23.5% setiap bulan.Rp580.000.Rp600.49 e. Nilai anuitas dari suatu pinjaman sebesar Rp5. 8 % a.00 e. Rp560.355.00 b.600.00 dan aktiva tersebut sekarang berharga Rp300. 6 tahun c. 7 tahun d.000.00 selama 2 tahun dengan suku bunga 2%/bulan adalah ….000. Rp 263. 9 tahun Suatu mesin dapat berproduksi sebagai berikut: Tahun ke-1=3.00 c.49 a.00 dengan suku bunga tunggal 1.00 dengan menggunakan metode persentase tetap dari harga beli. 8 tahun e. Rp 264.000. Persentase penyusutan aktiva tersebut menurut straight line method adalah ….355.00 e.500 satuan hasil produksi Tahun ke-4=2. Rp 750.000.000. a. 27.000. Rp500.49 b. 28. 26. .000.000.000 satuan hasil produksi Mesin itu ditaksir mempunyai nilai Rp150. a. 25. Rp225.000 satuan hasil produksi Tahun ke-5=1. Besarnya penyusutan tiap 6 bulan adalah Rp100. Besar bunga selama setengah tahun adalah ….000. maka besar uang yang harus dikembalikan Sabrina setelah satu tahun adalah ….00 e.000. a.00.00 d.00 Biaya perolehan aktiva sebesar Rp3.000.00 c.000. Rp450.49 d. maka umur manfaat aktiva tersebut adalah ….000. Rp700. Rp28. Rp558.600.500 satuan hasil produksi Tahun ke-3=1.000.000.355. Rp550.000. Rp 262. 6 % 2 2 3 1 d.00.00 per unit. Rp 264.00 mempunyai taksiran masa manfaat selama 10 tahun dengan nilai residu Rp500.

00 d.00 c.00 b.00 c.000. Setelah dipakai 5 tahun diperkirakan mempunyai nilai sisa Rp4.00 d. seorang menabung sebesar Rp100.00 d. Rp320.00 .00 e.00 e. Rp850.00 d.00 Anuitas Bunga 2 ½% Angsuran Rp121.000. . Besar uang yang harus dikembalikan setelah satu tahun adalah ….000.000. Nilai beli suatu aktiva sebesar Rp8. Rp220. Rp1.051.250. Rp1.475. besar angsuran pada bulan ke-2 adalah .00 2 Berdasarkan data di atas.000. Rp888.000.800. Rp916.000.00 Rp2.250.00 d. Rp1. Rp1. jumlah tabungan Umi pada akhir tahun ke-4 adalah …. a.250. Rp2. Perhatikan tabel rencana pelunasan dengan sebagian data berikut Anuitas =Rp…… Bulan Pinjaman Sisa ke Awal Pinjaman Bunga = 2 % Angsuran 1 Rp60.205. Rp264. Rp1.000.00 e. a.5% setiap semester. .000.00 b. Rp260. Rp1.300. a. Setiap awal semester Umi menabungkan uangnya sebesar Rp200.00 b.000.000.00 Sisa Hutang Rp4.384.200. Rp1. .850.00 Rp3.000. Rp1.000.644.00. Tabel rencana pelunasan hutang: Bulan ke1 2 Pinjaman Awal Rp6.000.00.00 pada sebuah bank yang memberikan suku bunga majemuk 5.000. Rp400.000.00 31. Rp1. .050.5 % a.000. Rp830.000.150. Rp40. Rp59.000.000.000.182 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi 29.400.00 pada sebuah bank yang memberikan bunga majemuk 20% setiap tahun.000.000.200.00 Pada setiap awal tahun.000.00 2 2. maka beban penyusutan setiap tahunnya adalah ….1680 b.00 c.00 33.671.000.125.00 c.00 e.00 e.00 8 10. Ia menerima pinjaman tersebut sebesar Rp960. Rp1.250. Jika dihitung dengan metode garis lurus.000.00 32. Rp240.00 Besar anuitas pada tabel di atas adalah .00 b.00 4 4.000. Rp1.00 b.000. Dengan bantuan tabel di bawah.260.5811 c. Rp336. 34.00 c. n 5. Rp40. a.600.2563 d. Rp58.000. Rp1.220. Rp1.000. Jumlah tabungan tersebut pada akhir tahun ke-2 adalah ….000. Seorang pedagang meminjam uang dengan sistem diskonto 20%/tahun.000. Rp168.000.000.00.000.688.00 e.960.152.00 30.000. . a.

800. 138.500. Tentukan nilai residu! 3. Rp30.000. Rp10.000.250. c. Tentukanlah setelah berapa tahun modal menjadi Rp 4. .000.00 C. 4. a.000. Harga barang setelah dikenai pajak adalah Rp2.425.5%/bulan. 6. 138. Berikut ini adalah tabel rencana pelunasan suatu pinjaman dengan sebagian data: Bulan ke 1 2 3 4 Pinjaman Awal Rp.000.000. 105. Tentukanlah bunga yang diperoleh! Modal sebesar Rp3.00 jika besarnya pajak 12%. .5%/bulan selama 2 tahun 5 bulan dan 18 hari (1 tahun = 360 hari).00 Besarnya Anuitas adalah .000.000.500.00 dibungakan dengan suku bunga majemuk 4%/semester. 170. Anuitasnya b.BAB III Matematika Keuangan 183 35. Tentukanlah uang Tutik setelah menabung 20 tahun! Pinjaman sebesar Rp10.000.00 Rp. 8.732.00 Rp.00 akan dilunasi dengan anuitas bulanan selama 3 tahun dengan suku bunga 2. 170.00 Rp.000. 5.000.2.00 e.000.00 dst Anuitas Bunga 5 % Angsuran Rp.00 Rp. .925.00 d.075. Soal Essay 1.87! Setiap awal tahun Tutik menyimpan uangnya di Bank Asia sebesar Rp1. Tentukan nilai buku pada akhir tahun 2007! c.00 Rp.00 dibungakan dengan bunga tunggal 0. Bunga dan angsuran pertama! Pada awal tahun 2004 PT TEKNIK JAYA membeli sebuah aktiva termasuk biayabiaya lain sehingga aktiva itu siap dioperasikan sebesar Rp15.000.00 aktiva itu setiap tahun disusutkan 40% dari nilai buku dan diperkirakan mempunyai umur manfaat selama 6 tahun.0000.000. Rp40.440. Rp31. Rp6. Tentukan beban penyusutan pada tahun 2008! b.000. Tentukan: a.00 Sisa Pinjaman Rp.00 a. . 200. 33.000.500. jika Bank memberikan bunga 9%/tahun. Tentukanlah besarnya pajak dan harga sebelum pajak! Pinjaman sebesar Rp1. 2.00 b.00.

300. b.00.000 jam Tahun IV = 4. Dengan metode persentase tetap dari harga beli jika besarnya persentase penyusutan 20% per tahun. dan b.184 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi 7.500.000.000 jam Tahun II = 8.000.000. nilai buku setelah tahun ke-2! Hitunglah angsuran ke-5 dari suatu pinjaman Rp2.00 dan ditaksir nilai sisanya Rp1. beban penyusutan tiap-tiap unit. masa manfaat aktiva.00.00 diangsur dengan 10 anuitas dengan bunga 3% setahun.000. Mesin ini selama umur manfaatnya akan memberi hasil sebagai berikut: Tahun I =10. Tentukan sisa pinjaman setelah anuitas ke-6! 9.000. dan c. beban penyusutan pada tahun ke-2! 8.000. 10. Suatu aktiva dengan harga Rp6.000.00 dengan anuitas Rp800. .00 dan bunga 4% per tahun! Utang Rp10. Suatu mesin yang dibeli dengan harga Rp600.000.000. beban penyusutan aktiva. tentukan: a.000 jam Tahun III = 6.00 ditaksir mempinyai nilai sisa Rp40.000.000 jam Dengan metode satuan hasil produksi. maka hitunglah: a.000.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->