Standar Kompetensi 11.

Memecahkan masalah keuangan menggunakan konsep matematika

Kompetensi Dasar 11. 1 Menyelesaikan masalah bunga tunggal dan bunga majemuk dalam keuangan 11. 2 Menyelesaikan masalah rente dalam keuangan 11. 3 Menyelesaikan masalah anuitas dalam sistem pinjaman 11. 4 Menyelesaikan masalah penyusutan nilai barang

96

Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi

A. PENDAHULUAN
Standar Kompetensi Matematika Keuangan terdiri atas empat (4) Kompetensi Dasar. Dalam penyajian pada buku ini setiap Kompetensi Dasar memuat Tujuan, Uraian materi, Rangkuman dan Latihan. Kompetensi Dasar dalam Standar Kompetensi ini adalah Bunga Tunggal dan Bunga Majemuk, Rente, Anuitas, dan Penyusutan Nilai Barang. Standar Kompetensi ini digunakan sebagai penunjang dalam mempelajari standar kompetensi produktif maupun diaplikasikan pada kehidupan sehari-hari terutama pada masalah bunga pinjaman dan simpanan di Bank, cicilan kredit rumah, dan masalah keuangan lainnya. Pada setiap akhir Kompetensi dasar tercantum soal-soal latihan yang disusun dari soalsoal yang mudah sampai soal-soal yang sukar. Latihan soal ini digunakan untuk mengukur kemampuan anda terhadap kompetensi dasar ini, artinya setelah mempelajari kompetensi dasar ini secara mandiri dengan bimbingan guru sebagai fasilitator, ukur sendiri kemampuan anda dengan mengerjakan soal-soal latihan tersebut. Untuk melancarkan kemampuan anda supaya lebih baik dalam mengerjakan soal, disarankan semua soal dalam latihan ini dikerjakan baik di sekolah dengan bimbingan guru maupun di rumah. Untuk mengukur standar kompetensi lulusan tiap siswa, di setiap akhir kompetensi dasar, guru akan memberikan evaluasi apakah anda layak atau belum layak mempelajari standar Kompetensi berikutnya. Anda dinyatakan layak jika anda dapat mengerjakan soal 65% atau lebih soal-soal evaluasi yang akan diberikan guru.

B. KOMPETENSI DASAR
B.1 Bunga Tunggal dan Bunga Majemuk

a. Tujuan Setelah mempelajari uraian kompetensi dasar ini, anda dapat: Menyelesaikan soal persen di atas seratus dan persen dibawah seratus Menghitung bunga tunggal harian, bulanan maupun tahunan Menyelesaikan soal-soal diskonto Menghitung bunga tunggal dengan metode: o angka bunga dan pembagi tetap o persen sebanding o persen seukuran Menghitung Nilai Akhir Modal bunga majemuk Menghitung Nilai Akhir Modal dengan masa bunga majemuk pecahan Menghitung Nilai Tunai Modal bunga majemuk Menghitung Nilai Tunai modal dengan masa bunga majemuk pecahan

BAB III Matematika Keuangan

97

b. Uraian materi

1). Pengertian Bunga
Mengapa banyak orang yang berbondong-bondong menyimpan atau mendepositokan uangnya di Bank. Di samping karena masalah keamanan, juga karena mendapatkan jasa dari simpanan tersebut, yang dinamakan bunga. Mengapa banyak dealer mobil maupun motor menawarkan kredit kepada konsumen. Karena dengan kredit, dealer akan mendapatkan tambahan modal dari sejumlah modal yang telah ditanamkan. Tambahan modal tersebut dinamakan bunga. Jadi, Bunga adalah jasa dari pinjaman atau simpanan yang dibayarkan pada akhir jangka waktu Jika besarnya bunga suatu pinjaman atau simpanan dinyatakan dengan persen (%), maka persen tersebut dinamakan suku bunga. Suku bunga =

yang telah disepakati bersama.

bunga x 100% pinjaman mula − mula

Contoh 1 Wulan meminjam uang dari Koperasi sebesar Rp1.000.000,00. Setelah satu bulan, maka Wulan harus mengembalikan modal beserta bunganya sebesar Rp1.020.000,00. Tentukan besarnya bunga dan suku bunganya?

Jawab: Bunga = Rp1.020.000,00 – Rp1.000.000,00 = Rp20.000,00
Suku bunga =
bunga x 100% pinjaman mula − mula 20.000,00 = x100% = 2% 1.000.000,00

Contoh 2 Fulan menyimpan uangnya di Bank ABC sebesar Rp500.000,00. Bank memberikan bunga 1.5% tiap bulan. Jika bank membebankan biaya administrasi Rp1.000,00 setiap bulan, tentukan jumlah simpanan Fulan setelah satu bulan!

Jawab:

Jumlah simpanan Fulan setelah satu bulan = simpanan mula-mula + bunga – biaya administrasi = Rp500.000,00 + 1.5% x Rp500.000,00 – Rp1.000,00 = ....

2). Persen di atas seratus dan Persen di bawah seratus
Untuk menentukan nilai persentase dari suatu bilangan jika diketahui bilangan dan persennya, hanya mengalikan bilangan tersebut dengan persen yang diketahui. Misalkan: Untuk menentukan besarnya laba jika persentase laba dan harga beli diketahui, maka laba = persen laba x harga beli. Untuk menentukan besarnya diskon jika persentase diskon dan harga sebelum diskon diketahui, maka besarnya diskon = persen diskon x harga sebelum diskon.

400.00 7 x 428. 15% di atas 100 = = = 100 + 15 115 23 Contoh 4 Tentukan Nilainya! a.000.000. 12% di bawah 100 dari Rp4.000.000. 15% di atas 100 Jawab: a. Secara umum ditulis: p p% di bawah seratus = 100 − p Contoh 3 Ubahlah dalam bentuk pecahan! a. Bagaimana menentukan laba jika persentase laba dan harga jual yang diketahui. yaitu persen di atas seratus maupun persen di bawah Persen di atas seratus adalah bentuk pecahan yang selisih antara penyebut dan pembilangnya sama dengan seratus.00 100 − 12 12 = x Rp4. Dari ilustrasi di atas.00 88 = Rp600.400. maka dibutuhkan persen yang lain.00 Jawab: a.000.400.00 = 107 = Rp28.400.000.000.00 = x Rp4.000. Juga bagaimana menentukan besarnya diskon jika persentase diskon dan harga setelah diskon diketahui. 12% di bawah 100 dari Rp4. Secara umum ditulis: p p% di atas seratus = 100 + p Persen di bawah seratus adalah bentuk pecahan yang jumlah antara penyebut dan pembilangnya sama dengan seratus. 25% b. 10% di bawah 100 = 10 10 1 = = 100 − 10 9 90 15 15 3 c. 25% = 25 1 = 100 4 b. 10% di bawah 100 c.00 12 b. 7% di atas 100 dari Rp428.00 b.00 = .00 100 + 7 7 x Rp428. 7% di atas 100 dari Rp428. Ternyata besarnya laba dan diskon tidak dapat langsung dikalikan persentase masing-masing dengan nilai yang diketahui.000.000.98 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi seratus.

09. 12 Jadi. 10 P = 100 + 10 100 − P 10 P = 110 100 − P 1 P = 11 100 − P 100 – P = 11P 100 = 11P + P 100 = 12P 100 P = = 8. 10% di atas 100 = 8. 10 P = 100 + 10 100 10 P = 110 100 11P = 100 100 P= = 9. 10% di atas 100 = 9.33 6 Jadi. 11 Jadi. Persen di bawah 100 Jawab: a.33.33% di bawah 100 Contoh 6 Ubahlah 20% di bawah 100 menjadi persen di atas 100 Jawab: 20 100 − 20 20 80 = P 100 + P P 100 + P = 2(100 + P) = 8P 200 + 2P = 8P 200 = 8P – 2P 200 P= = 33.BAB III Matematika Keuangan 99 Contoh 5 Ubahlah 10% di atas 100 ke dalam: a. Persen b.33% di bawah 100 . 10% di atas 100 = 8.09% b.

800. maka ia mendapatkan bonus 17% dari gajinya.000.000.00 – Rp780. Jika besarnya pajak 12%. Tentukan besarnya bonus dan gaji karyawan setelah dapat bonus! Jawab: Besar bonus = persen bonus x gaji mula-mula ( bukan persen di bawah atau di atas 100 ) 17 x Rp1.000.800.00 115 = Rp780.00 Harga Beli = Harga Jual – Untung = Rp5.00.00 = Rp1.00 = 100 + 15 15 = x Rp5. Jika barang dijual dengan untung 15%.200.000.980.755.00 Gaji setelah bonus = Gaji sebelum bonus + bonus = Rp1500000. Persen di bawah seratus digunakan jika nilai yang diketahui lebih kecil dari nilai mulamula.100 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi 3).000.000. % bonus dengan harga setelah bonus.000.000. % diskon dengan harga setelah diskon.00 = Rp5.000.000. Misalkan % laba dengan harga jual.00 = 100 = Rp255.000.980.00 + Rp255. tentukan besar pajak dan harga sebelum pajak! Jawab: Pajak = 12 x Rp2.980.980.00.000.000.500. % bunga dengan modal setelah bunga dan lain-lain.500.00. dan lain-lain.00 Contoh 8 Gaji seorang karyawan Rp1. Aplikasi Persen di atas seratus dan di bawah seratus Persen di atas seratus digunakan jika nilai yang diketahui lebih besar dari nilai mulamula. Tentukan untung dan harga belinya! Jawab: Besarnya untung = 15% di atas 100 x harga jual 15 x Rp5.000. Contoh 7 Harga jual suatu barang adalah Rp5. Misalkan % rugi dengan harga jual. Karena prestasinya baik.00 100 + 12 .00 Contoh 9 harga barang setelah dikenai pajak adalah Rp2.

500.800.000. Jika pemerintah memberikan subsidi sebesar 37%. Bunga Tunggal Bunga tunggal adalah bunga yang diperoleh pada setiap akhir jangka waktu tertentu yang tidak mempengaruhi besarnya modal yang dipinjam.00 100 − 37 = = 37 x 25 = Rp925.200.575.00.00 = Rp2.00 = Rp300.00 63 Harga sebelum subsidi = Harga stelah subsidi + subsidi = Rp1. yaitu: Bunga = suku bunga tiap periode x banyaknya periode x modal .00 73 Harga sebelum rabat = Harga setelah rabat – rabat = Rp492.800.000.BAB III Matematika Keuangan 101 = = 12 x 25. tentukan rabat dan harga sebelum rabat! Jawab: Rabat = = 23 x Rp492.00 Contoh 11 Harga beras tiap kilogram setelah mendapatkan subsidi dari pemerintah adalah Rp1.00 – Rp147.00 Contoh 10 Harga barang setelah rabat adalah Rp492.00 – Rp300. Jika besarnya rabat 23%.500.800.000.575. tentukan subsidi yang ditentukan pemerintah dan harga beras sebelum subsidi! Jawab: Subsidi = 37 x Rp1.00 = Rp2.00 37 x Rp1575.00 12 x Rp2. Perhitungan bunga setiap periode selalu dihitung berdasarkan besarnya modal yang tetap.000.800.00 4).000.000.00 = Rp640.800.00 100 − 23 = Rp147.800.00.00 112 Harga sebelum pajak = Harga setelah pajak – pajak = Rp2.575.00 + Rp925.000.00 23 x Rp492.200.

00 i = 18%/tahun t = 3 tahun Bunga: B = Mxixt 100 1.000 x 18 x 3 = 100 = Rp540.00 Modal akhir : Ma = M + B = Rp1.000.000.00 = Rp20.000.000.000.000. maka Mxix t 100 Mxixt bulan besarnya bunga: B = 1. untuk 1 tahun = 360 hari hari besarnya bunga: B = 36.00 dibungakan dengan bunga tunggal 3%/cawu selama 1 tahun 7 bulan.00 = Rp40.000. untuk 1 tahun = 365 hari 36.000.000.00 dibungakan dengan bunga tunggal selama 3 tahun dengan suku bunga 18%/tahun.000.000.000.200 Mxix t .000.000.00 Jika suatu modal M dibungakan dengan suku bunga tunggal berlaku: Setelah t tahun besarnya bunga: B = Setelah t Setelah t Setelah t Setelah t i% tiap tahun.00 = Rp100.00 Setelah 2 bulan besar bunga = 2% x 2 x Rp1.00 dibungakan dengan suku bunga tunggal 2%/bulan.00 + Rp540. Tentukan bunga yang diperoleh dan modal setelah dibungakan! Jawab: M = Rp1.000.540. Tentukan bunga setelah 1 bulan.00 = Rp1.000. untuk 1 tahun = 366 hari hari besarnya bunga: B = 36.000.102 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi Contoh 12 Suatu modal sebesar Rp1.000.00 Setelah 5 bulan besar bunga = 2% x 5 x Rp1.000.500 Mxix t . dan 5 bulan! Jawab: Setelah 1 bulan besar bunga = 2% x 1 x Rp1.000.000. 2 bulan.00 Contoh 14 Modal sebesar Rp2.600 Modal akhir = Modal awal + bunga Ma = M + B Contoh 13 Suatu modal sebesar Rp1.500.000.000 Mxix t hari besarnya bunga: B = . Tentukan: .

00 = Rp185.00 + Rp3. Bunga yang diperoleh b.200 1.000.000 x 9 x 7 Setelah 7 bulan bunga = = Rp131.500.250. Setelah 29 bulan.000. Modal akhir Jawab: M = Rp2.00 100 2.250. Setelah itu.5% x 12/tahun = 6%/tahun t = 2 tahun 5 bulan 18 hari (1 tahun = 360 hari) = 29 bulan 18 hari a.250. bunga diselesaikan dengan menggunakan rumus bunga bulanan.000 x 6 x 18 = Rp3.500.000 dicoba! .00 = Rp2.00 Dapat juga diselesaikan dengan mengubah tahun dan bulan menjadi hari.00 i = 0.000.BAB III Matematika Keuangan 103 a. Modal akhir! Jawab: M = Rp1.250. yaitu: 1 tahun 7 bulan = 19 bulan.250.5%/bulan = 0.250.00 i = 3%/cawu = 3 x 3%/tahun = 9%/tahun t = 1 tahun 7 bulan 2.250.000.250.750. Tentukan: a.750.000.250.00 Dapat juga diselesaikan dengan mengubah tahun menjadi bulan.000 x 6 x 29 = Rp181.000.5%/bulan selama 2 tahun 5 bulan dan 18 hari (jika dianggap 1 tahun =360 hari). Setelah itu bunga Mxixt .000 Bunga total = Rp181.000. Modal akhir = Modal + Bunga = Rp2. bunga = 36.00 Contoh 15 Pinjaman sebesar Rp1.856. Silakan diselesaikan dengan menggunakan rumus bunga harian B = 36.250.00 1.250. Silakan dicoba!!! b.00 Setelah 18 hari.00 1200 Bunga Total = Bunga tahunan + bunga bulanan = Rp225.500.500.00 + Rp356. Setelah 1 tahun bunga = = Rp225. yaitu: 2 tahun 5 bulan 18 hari = (720 + 150 + 18) hari = 888 hari. Bunga yang diperoleh b.00 = Rp356. bunga = 1.00 + Rp131.00 dibungakan dengan bunga tunggal 0.000 x 9 x 1 a.

500.200 45 x 1.00 – Rp 1.000.00 dibungakan dengan suku bunga tunggal 7.000 x 15 x t 300.00 t = 2 tahun 3 bulan = 27 bulan B = Rp450.00 = Rp300. Tentukan suku bunganya tiap tahun dan tiap triwulan! Jawab: M = Rp2.000 x i x 27 450.250. Setelah berapa bulan bunga tersebut dibungakan? Jawab: M = Rp1.5% x 2/tahun = 15%/tahun Ma = Rp1.200 = 6.00 dibungakan dengan bunga tunggal selama 2 tahun 3 bulan.00 + Rp185. Modal akhir = Modal + Bunga = Rp1.00 = Rp1.800.500. Ternyata modal tersebut menjadi Rp1.000.435.200 2.000. besar bunga: M.000.5%/semester.000 = 1.000.00 Contoh 16 Suatu pinjaman sebesar Rp2. t B= 1.000.00 i = 7.000) .200 3 x 1.000.500.000.750 i = 8%/tahun i= 8% /triwulan = 2%/triwulan 4 Contoh 17 Suatu pinjaman sebesar Rp1.500.200 = 225 t 3600 =16 bulan t = 225 (di bagi 100.000.000.500.000.00 Setelah t tahun.000.00.500.800.104 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi b.000 = 1.750 i 45 x 1. besarnya bunga: Mxix t B= 1.i.200 1.00.000.00 Setelah t bulan.800.00 Bunga = Modal akhir – Modal awal = Rp1.500.000.5%/semester = 7.200 i= 6. Ternyata bunga yang diperoleh Rp450.

000. Besarnya nilai pinjaman pada sistem diskonto nilainya sama dengan jumlah modal yang harus dibayar saat jatuh tempo.000. maka: Diskonto : D = M x i x t besarnya modal yang diterima di awal pinjaman : Mt = M – M x i x t .00 dengan diskonto 2% tiap bulan.00 – 3 x Rp2. Tentukan: a. Bunga = 30% di atas 100 x Rp6.00.000.00 = 100 + 30 30 = x Rp6.000.00 = Rp4.000.700.00 i = 15%/tahun = 30% selama 2 tahun a. maka di awal pinjaman orang tersebut hanya menerima = Rp100.00. Dalam kasus di atas. sehingga untuk menghitung besarnya diskonto hampir sama dengan perhitungan besarnya bunga tunggal jika besarnya pinjaman dan % diskonto diketahui.00 – Rp1.00 = Rp94. Jika pinjaman akan dikembalikan 3 bulan yang akan datang.000.00 = Rp98.110. Modal mula-mula = Modal akhir – bunga = Rp6. Bunga yang diperoleh b.000.00 b. maka di awal pinjaman orang tersebut hanya menerima = Rp100. Jika pinjaman akan dikembalikan 1 bulan yang akan datang.110.00 5).000. maka diskontonya = 2% x Rp100.00 130 = Rp1.00 dan 1 bulan yang akan datang ia harus membayar Rp100.000.000.000.00 tiap bulan = Rp2.110. Misalkan seorang meminjam Rp100.00.000.410.000.00. bagaimanakah jika pinjaman akan dikembalikan 50 bulan yang akan datang.110.00 – Rp2.000.000.110.000.00 30 x Rp6. Modal mula-mula! Jawab: Contoh di atas diselesaikan dengan cepat menggunakan persen di atas 100. apa yang terjadi? Jika pinjaman M dengan diskonto i%/bulan dan akan dikembalikan setelah t bulan. Diskonto Diskonto adalah bunga yang dibayarkan oleh peminjam pada saat menerima pinjaman.000.00 dan 3 bulan yang akan datang ia harus membayar Rp100.410. Proses perhitungan diskonto menggunakan sistem bunga tunggal.000.000. (baca lagi tentang penggunaan persen di bawah 100 dan persen di atas 100) Ma = Rp6.110.000.BAB III Matematika Keuangan 105 Contoh 18 Suatu modal setelah dibungakan dengan bunga tunggal 15%/tahun selama 2 tahun modal tersebut menjadi Rp6.

Modal yang diterima peminjam! Jawab: M = Rp5.00 – Rp300.000 akan di bayar t bulan yang akan datang : D = Bagaimanakah menentukan nilai diskontonya jika yang diketahui besarnya modal yang diterima peminjam (Mt) dan i% diskonto? Jika hal itu terjadi.106 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi Rumus di atas berlaku juga untuk diskonto i%/tahun dan akan dikembalikan setelah t tahun.000. maka nilai diskontonya adalah: D = i % di bawah 100 x Modal yang diterima Contoh 19 Pinjaman sebesar Rp2.00 dengan sistem diskonto 18%/tahun dan akan dikembalikan setelah 9 bulan.00 = 1.000.700. Tentukan: a..00 b.? Nilai diskonto untuk besarnya pinjaman M dengan suku bunga i%/tahun.000.00 i = 18 %/tahun t = 9 bulan Mxix t a.00 dengan sistem diskonto 3%/bulan dan akan dikembalikan setelah 5 bulan.000 x 3% x 5 = Rp300.000.200 5.00 i = 3 % / bulan t = 5 bulan a.000. Diskonto: D = M x i x t = 2. Mxix t akan di bayar t tahun yang akan datang: D = 100 Mxix t 1.200 Mxix t . Nilai diskonto b.. Modal yang diterima = M – D = Rp2.000.000.000.000.000.000.000. Tentukan: a.200 . (1 tahun = 360 hari) akan di bayar t hari yang akan datang: D = 36. Bagaimanakah jika diskonto i%/bulan dan akan dikembalikan dalam t tahun atau diskonto i%/tahun akan dikembalikan dalam t bulan . Nilai diskonto b.00 = Rp1.000.000. Modal yang diterima peminjam! Jawab: M = Rp2.000 x 18 x 9 = Rp675. Diskonto: D = 1.00 Contoh 20 Pinjaman sebesar Rp5.000.000.

00 + Rp1.00 i = 14 %/tahun t = 1.000.500.00 79 b. i total = 14% x 1.000. Jadi.135.00 Contoh 22 Suatu pinjaman akan dilunasi dengan sistem diskonto 14%/tahun dan akan dikembalikan dalam waktu 1.000 Modal yang diterima = M – D = Rp10. Tentukan: a.000.00 = Rp4.00 – Rp375.00 = 100 − 21 21 = x Rp5. Jika modal yang diterima peminjam di awal periode sebesar Rp5.000. Modal yang diterima = M – D = Rp5.625.365.00 = Rp9.00 = Rp6.000.500.135.000.000 x 30 x 45 = = Rp375.000.00.00 Contoh 21 Pinjaman sebesar Rp10.000.135.000. Nilai diskonto? b.00 Contoh 23 Suatu pinjaman akan dilunasi dengan sistem diskonto 6%/cawu dan akan dikembalikan dalam waktu 10 bulan.000.000.325.5 tahun.00 – Rp675.00 36.000. Besarnya pinjaman yang harus dikembalikan saat jatuh tempo! Jawab: Mt = Rp 5. Modal yang dibayar = Mt + D = Rp5.000.00.5 tahun. Tentukan: a.000. Jika Modal yang diterima peminjam di awal periode sebesar Rp5.000 10. Besarnya pinjaman yang harus dikembalikan saat jatuh tempo! .135.00 i = 30%/tahun t = 9 bulan Mxix t Diskonto: D = 36. Diskonto: D = i% di bawah 100 x Mt 21 x Rp5.312.00 dengan sistem diskonto 30%/tahun dan akan dikembalikan setelah 45 hari.000.000.000. Tentukan modal yang diterima peminjam jika dianggap 1 tahun 360 hari? Jawab: M = Rp10.000.00= Rp1.BAB III Matematika Keuangan 107 b.000.365.000.000.5 = 21% a.135. Nilai diskonto b.000.

000.000. a).500.00 Rp4.500.000.312.500.00 100 − 15 15 = x Rp 5.000. suku bunga i%/tahun dan jangka waktu pengembalian t hari.00 Rp6.312.00 85 b.00 Jangka waktu pengembalian (t) 45 hari 100 hari 80 hari 120 hari 25 hari .5% x 10 = 15% Diskonto: D = i% di bawah 100 x Mt 15 = x Rp 5.000.5 %/bulan = 10 bulan.00 = 6 % / cawu = 1.500.312.500. bagaimanakah caranya andaikan ada suatu koperasi simpan pinjam yang memiliki banyak nasabah dimana perhitungannya menggunakan sistem bunga tunggal. = Rp 5. Jadi.00 Rp2. Bunga yang diperoleh setelah t hari: Mxixt Mxt i M x t 360 B= = . Pembagi tetapnya No Jumlah pinjaman (M) Rp5.250. Namun.00 6). i total = 1.00 = Rp6.500.312.500.000.500.00 = Rp937.00 + Rp937.000 i 100 360 100 Mxt 360 = pembagi tetap. Metode pembagi tetap Metode ini digunakan jika suku bunga tunggal merupakan pembagi dari 360.108 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi Jawab: Mt i t a.00 Rp7.000. Oleh karena itu perlu kiranya metode yang lebih efisien dalam perhitungan multi bunga tersebut.000. Metode Perhitungan Bunga Tunggal Pada dasarnya perhitungan bunga tunggal dapat diselesaikan dengan menggunakan rumus yang sudah dipelajari. 1 tahun dianggap 360 hari. Modal yang dibayar = Mt + D = Rp 5. = : 36. maka: = angka bunga dan Jika 100 i jumlah angka bunga angka bunga dan Jumlah bunga = B= pembagi tetap pembagi tetap Contoh 24 Di bawah ini adalah tabel dari nasabah Koperasi Simpan Pinjam “ X “ dengan suku bunga tunggal i = 9%/tahun dan 1 tahun dianggap 360 hari: Nama Nasabah 1 A 2 B 3 C 4 D 5 E Tentukanlah: a. Tentunya tidak efisien jika bunga yang diperoleh koperasi dari masing-masing nasabah dihitung satu persatu dengan menggunakan rumus di atas.000.

00 Rp2.500.000.000.125.00 6.00 Rp2.000 c. suku bunga i%/tahun dan waktu pengembalian t hari.! b.5%/bulan ..000 2.000.000.500.000.BAB III Matematika Keuangan 109 b.000.00 = 40 Silakan anda coba jika suku bunga tunggalnya 1.000.000 4.250.000 Jumlah angka bunga = 17.000 1.200. Pembagi tetap = 360 360 = = 40 i 9 b.000.000 7.00 Rp8.000. Untuk menentukan jumlah angka bunga.00 Rp4. Jumlah angka bunganya c.000.000.325.000. Bunga total yang diperoleh koperasi! Jawab: a. Jumlah bunga = jumlah angka bunga pembagi tetap 17. .00 7.000.500.500.00 t 45 hari 100 hari 80 hari 120 hari 25 hari jumlah Mxt 100 2.875. perhatikan tabel di bawah ini: No 1 2 3 4 5 Rp Rp Rp Rp Rp M 5..00 4.000. Contoh 25 Di bawah ini adalah tabel dari nasabah Koperasi Simpan Pinjam “ Z “ dengan suku bunga tunggal i = 11%/tahun dan 1 tahun diangap 360 hari: No 1 2 3 4 5 Nama Nasabah P Q R S T Jumlah pinjaman (M) Rp1.00 2.325.000.000 = Rp433. Metode Persen yang Sebanding Metode ini digunakan jika suku bunga tunggal bukan merupakan pembagi dari 360.000.000. 1 tahun dianggap 360 hari.000 17.000.325.00 Jangka waktu pengembalian (t) 50 hari 100 hari 60 hari 120 hari 90 hari Tentukanlah bunga total yang diperoleh koperasi Jawab: Suku bunga i = 11% diuraikan menjadi = 10% + 1% atau 9% + 2% Ditentukan dahulu jumlah angka bunga untuk i = 10%.

500.56 Pembagi tetap = Silakan anda coba jika suku bunga tunggalnya 7.000 2.000 2.000.110 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi No 1 2 3 4 5 M Rp1.277.027.00 Rp8.000 15.000 360 360 = = 36 i 10 Jumlah angka bunga = 15.! (petunjuk: uraikan 7.78 Bunga yang sebanding dengan 1% = 10% Jadi.00 Rp3. Contoh 26 Di bawah ini adalah tabel dari nasabah Koperasi Simpan Pinjam “ T “ dengan suku bunga tunggal i = 6. maka biasanya diambil suku 365 = 73 .00 Rp2.000..500.00 Rp2.000 15.00 Rp4. x B= = = 36. bunga total dari suku bunga 11% = Rp440.000.500.850.00 Rp4.5%/tahun dan 1 tahun dianggap 365 hari.000.78 = Rp484.277.00 Rp6. sehingga tidak banyak suku bunga yang memberikan hasil bagi bulat terhadap 365.000.78 + Rp44.000.000. No 1 2 3 4 5 Nama Nasabah P Q R S T Jumlah pinjaman (M) Rp5.000.000.000. bunga 5% sehingga pembagi tetapnya = 5 Bunga yang diperoleh setelah t hari: Mxixt Mxt 5 Mxt 1 .5% menjadi 6% dan 0.000.000.000.400.277.000.00 Rp7.000.5% atau 5% dan 2.. Metode Persen yang Seukuran Metode ini digunakan jika 1 tahun dianggap 365 hari.00 t 50 hari 100 hari 60 hari 120 hari 90 hari jumlah Mxt 100 500.00 Jangka waktu pengembalian (t) 40 hari 80 hari 60 hari 100 hari 20 hari Tentukanlah bunga total yang diperoleh koperasi .78 36 pembagi tetap 1% x Rp440.500 100 365 100 73 angka bunga jumlah angka bunga B= dan Jumlah bunga = 73 73 Untuk menghitung suku bunga sisanya digunakan metode persen yang sebanding.250.700.5% .5%) c).000 8.027.000 2.000 jumlah angka bunga Jumlah bunga = = = Rp440.305.850.850.000.500.000.78 = Rp44.

219.5% x Rp208.18 Bunga yang sebanding dengan 1.500.000. Contoh 27 Hanif menyimpan uang di bank sebesar Rp1.00 4.! 7).93 Silakan anda coba jika suku bunga tunggalnya 7.75 10 Jadi. bunga yang diperoleh: B = suku bunga x modal = 10% x Rp1. Bunga Majemuk Jika X menyimpan uang di bank kemudian setiap akhir periode.00 3. maka bunga itu akan bersama-sama modal menjadi modal baru yang akan berbunga pada periode berikutnya. Proses bunga berbunga pada ilustrasi ini dinamakan Bunga Majemuk.00 t 40 hari 80 hari 60 hari 100 hari 20 hari jumlah Mx t 100 2.00 dan bank memberikan bunga 10%/tahun.800. Jawab: Akhir tahun pertama.219.200.00 Awal tahun ke dua.000.000.200.000.00 + Rp100.. Tentukan jumlah bunga yang diperoleh Hanif setelah modal mengendap selama 3 tahun.18 = Rp62.500.000 365 365 = = 73 i 5 Jumlah angka bunga = 15.000.000.18 = pembagi tetap 73 1..000.000 4.000.000.000.000.500.5% .BAB III Matematika Keuangan 111 Jawab: Suku bunga i = 6.219..18 + Rp62.465. Bunga yang diperoleh nilainya menjadi lebih besar dari bunga pada periode sebelumnya.00 = Rp1.000.000.000 15.75 = Rp270.00 .000.000.5% Ditentukan dahulu jumlah angka bunga untuk i = 5% No 1 2 3 4 5 Pembagi tetap = Rp Rp Rp Rp Rp M 5.00 = Rp100.000 900.000.000 4.000.5% diuraikan menjadi = 5% + 1.100.000. Jika bunga tidak pernah diambil dan dianggap tidak ada biaya administrasi bank. modal menjadi: M2 = M + B = Rp1. bunga total dari suku bunga 11% = Rp208.219.000 15.00 7.000 3.00 6.465. bunga yang diperoleh tersebut tidak diambil.000 jumlah angka bunga Jumlah bunga = = Rp208.5% = 5% 3 = x Rp208.000.200.684.

00 + Rp110.00 i = 10%/tahun = 0.805.1/tahun n = 6 tahun Mn = M (1 + i )n = 5. maka pada n bulan modal menjadi: Mn = M(1 + i)n.000. modal menjadi: M3 = M2 + B2 = Rp1. Tentukan modal akhir dan bunga yang diperoleh setelah 6 tahun! Jawab: M = Rp5.i = M(1 + i)(1 + i) = M(1 + i)2 3 bulan modal menjadi = M2 + bunga M3 = M(1 + i)2 + M(1 + i)2 i = M(1 + i)2(1 + i) = M(1 + i)3 Dari pola uraian di atas. Nilai Akhir Bunga Majemuk Suatu modal M dengan bunga i%/bulan. bunga yang diperoleh: B2 = i x M2 = 10% x Rp1.000.i = M(1 + i) 2 bulan modal menjadi = M1 + bunga M2 = M(1 + i) + M(1 + i).000. 8).00 = Rp385.000.000.00 Akhir tahun ketiga.00 dibungakan dengan bunga majemuk 10%/tahun.000.50 .00 (1.00 = Rp331.210.1)6 = 5.000. bunga yang diperoleh: B3 = i x M3 = 10% x Rp1.00 + Rp121.000.000. dapat disimpulkan jika suatu modal M dibungakan dengan bunga majemuk i%/periode selama n periode. Jadi.000.000.50 – Rp5.000. maka setelah: 1 bulan modal menjadi = M + bunga M1 = M + M.00.857.1)6 dengan kalkulator scientific sebagai berikut: = 5.000.000.000.00 + Rp110.00 Jumlah bunga yang diperoleh setelah mengendap tiga tahun: = Rp100.00 Awal tahun ketiga.000.780.00 = Rp1.000.000.000.771561 Bunga = Rp885.210.000.00 = Rp121.00 = Rp110. maka modal akhir Mn: Mn = M(1 + i)n Contoh 28 Modal sebesar Rp5.100.000 x 1.00 diperoleh 1.100.112 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi Akhir tahun kedua.000.00 (1 + 0.000.780.1)6 Menentukan nilai (1.771561 = Rp8.

Contoh 30 Modal sebesar Rp1.48024429 = 1.00 x 1.04 .000.04 n log 1.0415 dengan tabel maupun kalkulator diperoleh: 1.628894627 = Rp3.789.500.500.00 dibungakan dengan suku bunga majemuk 4%/semester.732.440.000.000.87 Mn = M(1 + i)n 4.000.48024429 = n.000.04 log 1.04 n 3.000.04)n 4.87 = 3.04/semester Mn = Rp4.87 = 1.00 x 1.000.732.000.04)15 1.500. log 1.000.000.00 i = 5%/semester = 0.000.000.000.500. Tentukan modal akhir! Jawab: M = Rp2.000 x 1. setelah berapa tahun modal akhir menjadi = Rp4.00 dibungakan dengan bunga majemuk 4%/triwulan selama 3 tahun 9 bulan.701.00 i = 4% / triwulan = 0.00 x 1.05)10 = 2.00 (1 + 0. Tentukan modal akhir! Jawab: M = Rp1.04/triwulan n = 3 tahun 9 bulan = 15 triwulan Mn = = = = = M(1 + i) n 1.000 di logaritmakan dengan bilangan pokok 10 1.732.87? Jawab: M = Rp3.000.0510 = 2.000.000.732.440.25 dengan Daftar II maupun kalkulator diperoleh: (Menentukan nilai 1.000.000.500.440.000.26 Contoh 31 Modal sebesar Rp3.800943506 Rp2.05/semester n = 5 tahun = 10 semester Mn = M(1 + i)n = 2.000.00 x (1+ 0.00 (1+0.BAB III Matematika Keuangan 113 Contoh 29 Modal sebesar Rp2.257.00 dibungakan dengan suku bunga majemuk 5%/semester selama 5 tahun.48024429 n = = 10 semester = 5 tahun log 1.00 i = 4%/semester = 0.000.0510 dari daftar II pada lampiran buku ini diperoleh dengan cara melihat nilai pada daftar baris 10 dan kolom 5%).440.415.

00 x (1 + i)24 4.00 dibungakan dengan bunga majemuk tiap bulan. Jika disederhanakan dalam rumus adalah sebagai berikut: Mn = M(1 + i)n (1 + p.608437249 = (1 + i)24 (1 + i ) = 24 1. Jika jangka waktu bukan merupakan bilangan bulat. Nilai Akhir Bunga Majemuk Dengan Masa Bunga Pecahan Jangka waktu proses berbunganya suatu modal tidak hanya merupakan bilangan bulat. Tapi jika tidak menggunakan kursor.021.500.021.000.093.608437249 Untuk menentukan (1 + i) gunakan kalkulator Scientific dengan langkah: Klik: Jika kalkulator yang menggunakan kursor.021. antara lain: • Dengan menggunakan kalkulator yang dilengkapi dengan tombol xy • Sisa masa bunga yang belum dihitung.75 bulan! Jawab: M = Rp4. langkahnya sebagai berikut: klik: (1 + i ) = 1.12.00 dibungakan dengan suku bunga majemuk 3%/bulan.000 1. maka cara menentukan nilai (1 + i)n dapat dilakukan dengan beberapa cara.000. digunakan untuk menghitung bunga berdasarkan bunga tunggal dari nilai akhir masa bunga yang bulat.02 – 1 = 0.021.093.02 i = 1.500.00 n = 2 tahun = 24 bulan Mn = Rp4.i) Dengan p masa bunga pecahan Terdapat perbedaan sedikit modal akhir yang diperoleh dari dua cara di atas.093.12 Mn = M (1 + i)n 4.75 bulan .500.000. suku bunganya = 2 %/bulan. Contoh 33 Modal sebesar Rp4.093.000.500.03/bulan n = 5.000. 9).00 i = 3%/bulan = 0.114 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi Contoh 32 Pinjaman sebesar Rp2.12 = 2.500. Tentukanlah modal akhir setelah berbunga selama 5.500. Tentukan suku bunganya! Jawab: M = Rp2.02 = 2 % Jadi. Setelah 2 tahun modal menjadi Rp4.12 = (1 + i)24 2.

.......03)5...03)5.................. yaitu: Mn = M(1 + i)n Mn = 4..500..12)6 (1 + 0........... yaitu: Bpecahan = 0.....000.03) Mn = 5... yaitu: Mn = Mn = Mn = Mn = Mn = M(1 + i)n (1 + p.......000...03)5 (1 + 0..............500..... Jawab: M = Rp5. Mn = ......03 x Mn = .x 1......500.........500... Contoh 34 Modal sebesar Rp5......... yaitu: Mn = M(1 + i)n (1 + p. x . + .. Cara 2 dan 3 menghasilkan nilai yang sama........25 x 0......000..500.25 tahun 12 Diselesaikan dengan menggunakan rumus langsung.....03)5 (1......500..0225) 4.......... Dapat juga diselesaikan dengan menggunakan rumus langsung. Makhir = Mn + Bpecahan Makhir = ....000.....000..00 ( 1 + 0..... = .. = ..00 i = 12%/tahun = 0.....75.75 Mn =4...75: Dihitung dahulu untuk n = 5.....00 x .....000...0225 ...000.000.......000......00 (1 + 0.00(1.....75 x 0... Untuk menghitung bunga p = 0... Dengan menggunakan cara kedua untuk n = 5 dan p = 0...............03)5........BAB III Matematika Keuangan 115 Dengan menggunakan kalkulator: Mn = M(1 + i)n Mn = 4...500...........500....500. .000...............00 x ....000....i) Mn = 5.03)5 Mn = 4...... namun berbeda dengan cara 1........ Tentukanlah modal akhir setelah berbunga selama 6 tahun 3 bulan....00 (1...000.12) Mn = 5.00 dibungakan dengan suku bunga majemuk 10%/tahun..000............03) 4.....75 x 0.12)6 (1....00 (1..........................00 (1.....000... Makhir = ......00 ( 1 + 0......75 Menentukan nilai (1....000 x .03)5 Mn = 4....000....00(1 + 0.....75 Mn = 4..........000......000.........00 x ...............12/ tahun n = 6 tahun 3 bulan = 6 3 tahun = 6.000...i) 4......

116 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi 10).262.375.00 5. dengan M = modal mula-mula atau sering disebut nilai tunai dan Mn = (1 + i) n modal setelah n jangka waktu selanjutnya ditulis dengan M.1512 13.24 setelah dibungakan selama 4 tahun 9 bulan dengan suku bunga 8%/kwartal! M = Rp17.15/tahun n = 12 tahun M = = = Mn (1 + i) n 13.500.804.375.262.26 Jawab: 1.804.262. rumus nilai tunai adalah: M Nt = atau Nt = M(1 + i)–n (1 + i) n Contoh 35 Tentukan modal mula-mula jika suatu modal setelah dibungakan dengan bunga majemuk sebesar 15%/tahun selama 12 tahun modal menjadi Rp13.26 = = Rp2.08)19 Jawab: (1 tahun = 4 kwartal) .625.804 .000.24 i = 8%/kwartal = 0.24 = (1 + 0.625.375.375.625.15)12 13.26 i = 15%/tahun = 0. Dari rumus nilai akhir bunga majemuk: Mn = M(1 + i)n dapat di ubah menjadi: Mn M= .625. Nilai Tunai Bunga Majemuk Apabila n periode seseorang harus melunasi pinjamannya sebesar M dengan perhitungan suku bunga i%/periode dan ternyata orang tersebut mampu untuk melunasi hutangnya sekarang. maka dikatakan orang tersebut membayar dengan tunai.26 (1 + 0.08/kwartal n = 4 tahun 9 bulan = 19 kwartal M Nt = (1 + i) n 17.350250105 Contoh 36 Tentukan modal mula-mula (Nilai Tunai dari suatu modal) jika nilai akhir modal sebesar Rp17.26! Mn = Rp13375625. Jadi.

000. antara lain: • Menggunakan kalkulator yang dilengkapi dengan tombol xy M dengan p = suku bunga pecahan.000.000 = 1.02) 24 5.607.000.000.24 = Rp4.00 x 0.000.00 i = 2%/ bulan = 0.000.000.44 Dengan menggunakan daftar: Nt = M(1 + i)-n = 5.000.607.000.000.621721487 = Rp3.262.44 diperoleh: 11). .108.108. • Menggunakan rumus : Nt = n (1 + i) (1 + p.02 bulan n = 2 tahun = 24 bulan Nt = M(1 + i)-n = 5.44 Atau dengan rumus: M Nt = (1 + i)n 5.02)-24 = 5.000.804 .00 (1+0.607.00 x 1.000 = (1 + 0.i) Terdapat perbedaan sedikit modal akhir yang diperoleh dari dua cara di atas.315701059 = 17.000.BAB III Matematika Keuangan 117 (1.00 x 0.000.02-24 menggunakan kalkulator Scientific dengan langkah = 5.000.000.621721487 = Rp3.000.000.00 = 4 .108. kolom 2% baris 24 diperoleh: = 5. maka cara menentukan nilai (1 + i)–n dapat dilakukan dengan beberapa cara.000.00 yang dibungakan dengan bunga majemuk 2%/bulan selama 2 tahun! Jawab: M = Rp5. Nilai Tunai Bunga Majemuk Dengan Masa Bunga Pecahan Jika jangka waktu (n) bukan merupakan bilangan bulat.608437249 = Rp3.08)19 17262804 .24 Contoh 37 Tentukan nilai tunai dari suatu modal Rp5.00 (1 + 2%) -24 dengan daftar III.

.75 tahun n = 4 Tahun 9 bulan = 4 12 Dengan menggunakan kalkulator scientific: Nt = M(1 + i)–n Nt = 6.500..500....1) 4 (1 + 0... = .....000....500.00...... Contoh 39 Modal setelah dibungakan selama 4 tahun 9 bulan dengan suku bunga majemuk 10%/tahun menjadi Rp6.i) 3....500....000.5 bulan..500........500. Tentukanlah nilai tunai modal! Jawab: Jawab: M = Rp6..500.00 (1...000....500........000..........03) 6 (1.000.....5 x 0.00 jika dibungakan dengan suku bunga majemuk 3%/bulan! M = Rp3...03) 6 (1 + 0...015) 3.000 (1..000.000..194052297 x 1.03/bulan n = 6.075 . x 1.......1) 4 (1.....03)6..500.00 Nt = (1 + 0.00 = .........500.... Nt = .1) 6....75 n (1 + i) (1 + p.00 x ......000....000. ..500.03) 3..03)6...........00 Nt = (1.00 Nt = (1...000.5 Nt = 3..500.. M Dengan menggunakan rumus: Nt = dengan n = 4 dan p = 0....75 Nt = 6..00 i = 3%/bulan = 0..00 Nt = 1.. M Dengan menggunakan rumus: Nt = dengan n = 6 dan p = 0...075) 6.500....5 bulan Dengan menggunakan kalkulator Scientific: Nt = M(1 + i)–n Nt = 3...000 (1 + 0.....5 Nt = 3..000..75 x 0..1)4......500.5 n (1 + i) (1 + p......75 Nt = 6.....00 i = 10%/tahun = 0..00 (1 + 0...000.1)4.015 3...00 Nt = = ...i) 6.000.000 x .... = .......00 Nt = (1 + 0.....1/tahun 9 tahun = 4.118 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi Contoh 38 Tentukanlah nilai tunai setelah berbunga selama 6...500.000..500. Modal menjadi Rp3.......500..

Persen di atas seratus digunakan jika nilai yang diketahui lebih besar dari nilai mula-mula. untuk 1 tahun = 366 hari 36. maka berlaku: Mxix t Setelah t tahun besarnya bunga: B = 100 Mxixt Setelah t bulan besarnya bunga: B = 1. Rangkuman 1. % bonus dengan harga setelah bonus. % bunga dengan modal setelah bunga dan lain-lain. Jika suatu modal M dibungakan dengan suku bunga tunggal i% tiap tahun. Bagaimanakah jika diskonto i%/bulan dan akan dikembalikan. Misalkan % laba dengan harga jual.200 Mxix t Setelah t hari besarnya bunga: B = . 8. Secara umum ditulis: p p% di atas seratus = 100 + p 3. 5. % diskon dengan harga setelah diskon dan lain-lain. untuk 1 tahun = 365 hari 36. Persen di atas seratus adalah bentuk pecahan yang selisih antara penyebut dan pembilangnya sama dengan seratus. Persen di bawah seratus adalah bentuk pecahan yang jumlah antara penyebut dan pembilangnya sama dengan seratus.500 Mxix t Setelah t hari besarnya bunga: B = . Nilai diskonto untuk besarnya pinjaman M dengan suku bunga i%/tahun. Misalkan % rugi dengan harga jual. untuk 1 tahun = 360 hari 36. Persen di bawah seratus digunakan jika nilai yang diketahui lebih kecil dari nilai mula-mula.000 Mxix t Setelah t hari besarnya bunga: B = . Jika pinjaman M dengan diskonto i%/bulan dan akan dikembalikan setelah t bulan. Mxixt Akan di bayar t tahun yang akan datang: D = 100 . Secara umum ditulis: p p% di bawah seratus = 100 − p 4. maka: Diskonto : D = M x i x t besarnya modal yang diterima di awal pinjaman : Mt = M – M x i x t Rumus di atas berlaku juga untuk diskonto i%/tahun dan akan dikembalikan setelah t tahun.BAB III Matematika Keuangan 119 c.600 7. Bunga = suku bunga tiap periode x banyaknya periode x modal 6. Suku bunga = bunga x 100% pinjaman mula − mula 2.

i) Dengan p masa bunga pecahan 13. Rumus nilai tunai bunga majemuk adalah: M Nt = atau Nt = M(1 + i)–n n (1 + i) 14.000 Akan di bayar t bulan yang akan datang : D = 9. Mxt 360 = angka bunga dan = pembagi tetap. Rumus nilai akhir bunga majemuk dengan masa bunga pecahan: Mn = M(1 + i)n (1 + p. Metode persen yang sebanding Metode ini digunakan jika suku bunga tunggal bukan merupakan pembagi dari 360. maka modal akhir Mn: Mn = M(1 + i)n 12. Pembagi tetapnya = 73 angka bunga jumlah angka bunga dan Jumlah bunga = B= 73 73 11. Rumus nilai tunai bunga majemuk dengan masa bunga pecahan Nt = M (1 + i) (1 + p.i) n dengan p = suku bunga pecahan . Diskonto juga dapat dicari dengan rumus: D = i % di bawah 100 x Modal yang diterima 10. Metode pembagi tetap Metode ini digunakan jika suku bunga tunggal merupakan pembagi dari 360. Metode menentukan bunga tunggal: a. 1 tahun dianggap 360 hari. (1 tahun = 360 hari) 36. suku bunga i%/tahun dan jangka waktu pengembalian t hari. 1 tahun dianggap 360 hari. maka: 100 i angka bunga jumlah angka bunga dan Jumlah bunga = B= pembagi tetap pembagi tetap Jika b. c. Metode persen yang seukuran Metode ini digunakan jika 1 tahun = 365 hari. Jika suatu modal M dibungakan dengan bunga majemuk i%/periode selama n periode. Suku bunga i%/tahun dan jangka waktu pengembalian t hari.120 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi Mxixt 1.200 Mxix t Akan di bayar t hari yang akan datang: D = .

00 dibungakan dengan bunga tunggal selama 2 tahun 5 bulan. Tentukan bunga yang diperoleh dan modal setelah dibungakan! 8. Modal akhir! 9. 27% di atas 100 b.75%/bulan selama 1 tahun 2 bulan dan 24 hari (jika dianggap 1 tahun =360 hari). Ubahlah menjadi persen: a. 33% di bawah 100 dari 201 6. Tentukan nilainya: a. Tentukan: a.000.5% di atas 100 dari Rp51. Tentukanlah besar pajak dan harga sebelum pajak! f. dengan suku bunga 4.000 dibungakan dengan suku bunga tunggal 1. 12.5%/bulan.5% di atas 100 b.00.250.00 dibungakan dengan bunga tunggal selama 5 tahun dengan suku bunga 15%/tahun. Ubahlah menjadi persen dan persen di bawah 100: a. Harga bensin disubsidi oleh pemerintah sebesar 9% dan harganya per liter menjadi Rp4. Tentukanlah besarnya untung dan harga belinya! c. Modal sebesar Rp4.000.250.500.000. Selesaikan : a. Setelah berapa bulan modal itu dibungakan? . Tentukanlah besar diskon dan harga sebelum diskon! b. Tentukanlah besarnya subsidi perliter dan harga sebelum subsidi! 7.400. Bunga yg diperoleh! b.5% a. 18% di bawah 100 2.00 b. Tentukan: a.00 d.550. 5% di bawah 100 b.600.00 c. Ubahlah menjadi pecahan yang paling sederhana: c.00. ternyata modal menjadi Rp516. Harga barang setelah diskon 17% adalah Rp43. Ubahlah menjadi persen dan persen di atas 100: a. Modal akhir! 10. 12.400.990. Modal sebesar Rp360.500. 3% di bawah 100 dari Rp630.BAB III Matematika Keuangan 121 1.000. 25 % di bawah 100 5. 2.00. 2. 16% di atas 100 3.5% di atas 100 b. Tentukanlah besar pajak dan harga sebelum pajak! d. Harga jual suatu barang setelah untung sebesar 13% adalah Rp706.5% dari Rp300. Pinjaman Rp6. Harga jual suatu barang setelah rugi sebesar 24% adalah Rp638. Bunga yang diperoleh! b. 2. Harga barang setelah dikenai pajak 23% adalah Rp553.000.00.00 Tentukanlah besarnya rugi dan harga belinya! e.00 dibungakan dengan bunga tunggal 0.00.750. Suatu modal sebesar Rp2. 25% di bawah 100 4. Harga barang setelah dikenai pajak 28% adalah Rp806.5%/cawu. 30% di bawah 100 d.600.

tentukanlah bunga yang diperoleh! 15.120.00.000. ternyata modal tersebut menjadi Rp2. Setelah berapa bulan modal itu menjadi Rp2.000. Modal Rp2. Pinjaman sebesar Rp1.122 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi 11.00 dibungakan dengan bunga tunggal selama 1 tahun 7 bulan. Ternyata bunga yang diperoleh Rp570.00? 22. Tentukanlah bunga yang diperoleh! 12.000.000. Suatu modal setelah dibungakan dengan bunga tunggal 11%/tahun selama 2 tahun modal tersebut menjadi Rp6.00 dibungakan dengan suku bunga tunggal 5 %/ semester.000. Tentukanlah bunga yang diperoleh? 20.00 dibungakan dengan bunga tunggal 3 tahun.00 dibungakan dengan suku bunga tunggal 4.00.200. Pinjaman sebesar Rp3.500.000. Tentukanlah suku bunganya tiap triwulan? 16.800.400.000.000.000.000. Modal sebesar Rp4.00. Suatu pinjaman sebesar Rp4.060.500.000.000.00 dibungakan dengan bunga tunggal 2 tahun.500.00 setelah dibungakan dengan bunga tunggal selama 2 tahun 7 bulan menjadi Rp 4. 5 bulan dan 10 hari (1 tahun = 360 hari).500.000.5 %/bulan. Pinjaman sebesar Rp4. ternyata modal menjadi Rp3. Pinjaman sebesar Rp3.000.600. 1 bulan dan 20 hari (1 tahun = 360 hari).00 setelah dibungakan dengan bunga tunggal selama 1 tahun 8 bulan menjadi Rp1.00. Pinjaman sebesar Rp2. Setelah berapa bulan bunga tersebut dibungakan? 24.000. Tentukan suku bunganya tiap semester? 21.00 dibungakan dengan bunga tunggal selama 1 tahun 7 bulan dengan suku bunga 3%/triwulan . 2 bulan dan 18 hari (1 tahun = 360 hari) dengan suku bunga 6%/cawu.00 dibungakan dengan bunga tunggal 1 tahun.000. Tentukan suku bunganya tiap tahun dan tiap triwulan! 23.400.106. Tentukan bunga yang diperoleh! 14.634.000. Tentukanlah suku bunganya tiap semester! 13.00 setelah dibungakan dengan bunga tunggal selama 1 tahun 10 bulan menjadi Rp5. dengan suku bunga 2%/bulan.500. Modal sebesar Rp2.00.000. Modal sebesar Rp800.000.000.000. Tentukan bunga yang diperoleh dan modal mula-mula! . Pinjaman sebesar Rp2. Setelah berapa bulan modal itu dibungakan! 17.00 dibungakan dengan bunga tunggal selama 3 tahun 2 bulan dengan suku bunga 6%/semester. Suatu pinjaman sebesar Rp2.000. dengan suku bunga 1%/bulan.762.00 dibungakan dengan suku bunga tunggal 0. Modal Rp 4.832.00. Tentukan bunga yang diperoleh! 18.5%/semester.000.00. Tentukan bunga yang diperoleh! 19.00 dibungakan dengan bunga tunggal selama 8 bulan 10 hari (1 tahun = 360 hari) dengan suku bunga 6%/cawu.930.

750. Suatu pinjaman akan dilunasi dengan sistem diskonto 6.500.000. Pinjaman sebesar Rp4. Tentukan bunga total yang diperoleh koperasi! .000. Pembagi tetap dan jumlah angka bunganya b.000.00 90 hari 6 Upik Rp1. Tentukan: a.00 150 hari Dengan menggunakan persen yang sebanding.500.000.600.00.00 150 hari 5 Endang Rp5. Tentukan nilai diskonto dan besarnya pinjaman yang harus dikembalikan saat jatuh tempo! 29.250. Tentukan: a. Jika Modal yang diterima peminjam di awal periode sebesar Rp734.500.000.BAB III Matematika Keuangan 123 25. Di bawah ini adalah tabel dari nasabah Koperasi Simpan Pinjam “ Sejahtera “ dengan suku bunga tunggal i = 12%/tahun dan 1 tahun dianggap 360 hari: Nama No Jumlah pinjaman (M) Jangka waktu pengembalian (t) Nasabah 1 Arif Rp7. Modal yang diterima peminjam! 26.5%/tahun dan akan dikembalikan dalam waktu 3 tahun. Modal yang diterima peminjam! 27.00 60 hari 4 Syukur Rp3.800.00 45 hari 2 Qalam Rp1.000.182. Jika Modal yang diterima peminjam di awal periode sebesar Rp4.500.00 40 hari 4 Dwi Rp2.000.00 90 hari 3 Risma Rp4.000.00 dengan sistem diskonto 15%/tahun dan akan dikembalikan setelah 7 bulan. Tentukan besarnya pinjaman yang harus dikembalikan saat jatuh tempo! 30. Pinjaman sebesar Rp1.00 50 hari 2 Budiman Rp4.00 70 hari Tentukanlah: a.500.000.000.00 80 hari 5 Titin Rp2. Nilai diskontonya b.5%/bulan dan akan dikembalikan setelah 7 bulan.500.00 dengan sistem diskonto 1. Suatu pinjaman akan dilunasi dengan sistem diskonto 4.500. Tentukan modal yang diterima peminjam jika dianggap 1 tahun = 360 hari! 28.000. Di bawah ini adalah tabel dari nasabah Koperasi Mutiara dengan suku bunga tunggal i = 13 % / tahun dan 1 tahun diangap 360 hari: Nama No Jumlah pinjaman (M) Jangka waktu pengembalian (t) Nasabah 1 Puput Rp2.00.000.00 dengan sistem diskonto 18 %/tahun dan akan dikembalikan setelah 2 bulan 10 hari.00 120 hari 3 Cecep Rp8.000. Nilai diskontonya b.5%/kwartal dan akan dikembalikan dalam waktu 14 bulan.500.500. Pinjaman sebesar Rp8.700. Bunga total yang diperoleh koperasi! 31.000.000.000.

5%/bulan.959. Tentukan nilai tunai dari modal sebesar Rp1. Modal sebesar Rp4.000.468.25 bulan! 40.000.000.5 tahun modal menjadi Rp3.000.00 dibungakan dengan bunga 4%/caturwulan selama 5 tahun 4 bulan.000. Tentukan modal mula-mula jika suatu modal setelah dibungakan dengan bunga majemuk 11.500.500.00 dibungakan dengan suku bunga majemuk 1.400.00 50 hari 4 Nunik Rp2.000.500.00 yang dibungakan dengan bunga majemuk 2.00 dibungakan dengan suku bunga majemuk 2. Di bawah ini adalah tabel dari nasabah Koperasi ”Maju Bersama” dengan suku bunga tunggal i = 7. Tentukan nilai tunai dari suatu modal Rp800.000.00 75 hari 3 Mira Rp3. Modal sebesar Rp5.500.500.273.500. Tentukan modal akhir dan bunga yang diperoleh setelah 8 tahun! 34. Modal sebesar Rp4.00 80 hari 6 Puspita Rp7. Tentukanlah modal akhir setelah berbunga selama 5 tahun 8 bulan! 41.800.000. Tentukanlah nilai tunai dari modal sebesar Rp8. Setelah 4.00 40 hari 2 Lina Rp4.00 dibungakan dengan suku bunga majemuk 5%/semester.00 150 hari Tentukan bunga total yang diperoleh koperasi dengan mengunakan persen yang seukuran! 33.86.000.464.22! 42.800.500. setelah dibungakan selama 2 tahun 8 bulan dengan suku bunga 4.000.650.08. Modal sebesar Rp5.342.00 dibungakan dengan bunga majemuk tiap semester.985.5 bulan! 45.5%/caturwulan! 43.00 dibungakan dengan suku bunga majemuk 6%/triwulan selama 3.41? 37.00 dibungakan dengan bunga majemuk 12%/tahun. Modal Rp2.000.800.094.000. Tentukan suku bunganya! 39. setelah berapa triwulan modal akhir menjadi = Rp7.5%/bulan selama 10 bulan! 44.00 dibungakan dengan suku bunga majemuk 7%/tahun setelah berbunga selama 3 tahun 8 bulan! .500.5%/tahun selama 12 tahun modal menjadi Rp5.000. Tentukan modal akhir! majemuk 36. Tentukan modal mula-mula (Nilai Tunai dari suatu modal) jika nilai akhir modal sebesar Rp8. Tentukanlah modal akhir setelah berbunga selama 6.233.00 90 hari 5 Ophi Rp1.124 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi 32. Tentukan modal akhir! 35.5 tahun. Modal sebesar Rp3. Nama No Jumlah pinjaman (M) Jangka waktu pengembalian (t) Nasabah 1 Kunti Rp2.00 dibungakan dengan suku bunga majemuk 2. Pinjaman Rp2.75%/bulan selama 8.000.99? 38. Modal sebesar Rp7.000.040.000.5%/triwulan. setelah berapa tahun modal akhir menjadi = Rp7.5%/tahun dan 1 tahun dianggap 365 hari.000.00 dibungakan dengan suku bunga majemuk 12%/tahun.000.800.250.538.

Rente berdasarkan banyaknya angsuran terdiri dari: Rente terbatas adalah rente yang jumlah angsurannya terbatas. Rente Post Numerando adalah rente yang dibayarkan atau diterima di akhir periode. 2). Setelah sekian bulan anda akan menghitung jumlah tabungan yang telah tersimpan. Rente yang ditangguhkan adalah rente yang pembayaran pertamanya ditangguhkan beberapa periode. b. Pengertian dan macam-macam Rente Andaikan anda menyimpan sejumlah uangnya setiap awal bulan di bank dengan jumlah yang sama. dibutuhkan ilmu tentang Rente.BAB III Matematika Keuangan 125 B. Nilai Akhir Rente Pra numerando Rente Pra numerando adalah rente yang dibayarkan di awal periode. anda dapat: Menjelaskan pengertian dan macam-macam Rente Menghitung Nilai Akhir Rente Pra numerando Menghitung Nilai Akhir Rente Post Numerando Menghitung Nilai Tunai Rente Pra numerando Menghitung Nilai Tunai Rente Post Numerando Menghitung Nilai Tunai Rente Kekal b. Rente adalah sederatan modal atau angsuran yang dibayarkan atau diterima pada setiap jangka waktu tertentu yang tetap besarnya. c. Rente berdasarkan langsung tidaknya pembayaran pertama terdiri dari: Rente langsung adalah rente yang pembayaran pertamanya langsung sesuai perjanjian. Rente berdasarkan saat pembayaran angsuran terdiri dari: Rente Pra numerando adalah rente yang dibayarkan atau diterima di awal periode. dan bank memberikan bunga terhadap simpanan anda. Andaikan bank tidak membebani biaya administrasi. Misalkan modal yang dibayarkan adalah M dengan bunga i%/periode selama n periode. maka proses pembungannya perhatikan skema di bawah ini: . yaitu: a. sehingga angsuran terakhir sudah mengalami pembungaan satu periode.2. Uraian Materi 1). Tujuan Setelah mempelajari uraian kompetensi dasar ini. Pada hakikatnya ada tiga macam rente. Rente a. dapatkah anda menghitung jumlah keseluruhan simpanan uang anda? Untuk menghitung jumlah tabungan dari ilustrasi di atas. Rente kekal adalah rente yang jumlah angsurannya tidak terbatas.

+ (1 + i)n – 2 + (1 + i)n – 1 + (1 + i)n] Na = M. ∑ (1 + i) k =1 n k Na = M x Daftar Nilai akhir rente Keterangan: Daftar nilai akhir rente adalah daftar V dan VI pada lampiran buku ini Nilai dari daftar adalah kolom ke-i % dan baris ke-n . . . . . dari skema di atas diperoleh suatu deret. . sehingga: rasio r = M(1 + i) a(r n − 1) r −1 M(1 + i)((1 + i) n − 1) M(1 + i)((1 + i) n − 1) = = (1 + i) − 1 i Nilai akhir rente Pra numerando dengan angsuran M dan suku bunga i% Selama n periode adalah: M(1 + i)((1 + i) n − 1) Na = i Na = Dengan menggunakan tabel: Na = M(1 + i) + M(1 + i)2 + . + M(1 + i)n – 2 + M(1 + i)n – 1 + M(1 + i)n Na = M[(1 + i) + (1 + i)2 + .126 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi Jika Nilai akhir Rente Pra numerando dilambangkan dengan Na. . + M(1 + i)n – 2 + M(1 + i)n – 1 + M(1 + i)n Ternyata deret di atas adalah deret geometri dengan suku pertama a = M(1 + i) dan M(1 + i) 2 = (1 + i). yaitu: Na = M(1 + i) + M(1 + i)2 + .

BAB III Matematika Keuangan

127

Contoh 40 Setiap awal tahun Nisa menyimpan uang di Bank ABC sebesar Rp1.000.000,00. Jika bank memberikan bunga 6%/tahun, tentukan uang Nisa setelah menabung 20 tahun!

Jawab: M = Rp1.000.000.00 i = 6% / tahun = 0.06/tahun n = 20 tahun
Na M(1 + i)[(1 + i) n − 1] i 1.000.000(1 + 0,06)[(1 + 0,06) 20 − 1] = 0,06 = 1.060.000 x (1,06 20 − 1) 0,06 1.060.000 x 2,207135472 = = Rp38.992.726,68 0,06 = Dengan Daftar : Na = Modal x Tabel VI kolom 6% dan baris 20 = Rp1.000.000 x 38,99272668 = Rp38.992.726,68
Contoh 41 Seorang karyawan setiap awal bulan menyimpan uang di bank sebesar Rp500.000,00. Bank memberikan bunga 1,5%/bulan selama 2 tahun. Tentukan simpanan karyawan selama 2 tahun!

Jawab: M = Rp 500.000,00 i =1,5%/bulan = 0,015/bulan n = 2 tahun = 24 bulan
Na = M(1 + i)[(1 + i)n − 1] i 500.000,00 x (1 + 0,015)[(1 + 0,015) 24 − 1] = 0,015 =

507.500,00 x (1,01524 − 1) 0,015 507.500,00 x 0,429502811 = Rp14.531.511,80 = 0,015 Dengan daftar : Na = Modal x daftar V baris 24 dan kolom 1.5% = Rp500.000.00 x ................... = Rp14.531.511,80

128

Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi

3). Nilai Akhir Rente Post Numerando
Rente Post Numerando adalah rente yang dibayarkan di akhir periode, sehingga angsuran terakhirnya tidak mengalami pembungaan. Misalkan modal yang dibayarkan adalah M dengan bunga i%/periode selama n periode, maka proses pembungaannya perhatikan skema di bawah ini:

Jika Nilai akhir Rente Post Numerando dilambangkan dengan Na, dari skema di atas diperoleh suatu deret, yaitu: Na = M + M(1 + i) + M(1 + i)2 . . . + M(1 + i)n – 3 + M(1 + i)n – 2 + M(1 + i)n – 1 Ternyata deret di atas adalah deret geometri dengan suku pertama a = M dan rasio r M(1 + i) = = (1 + i), sehingga: M a(r n − 1) Na = r −1 M((1 + i)n − 1) M((1 + i)n − 1) = = i (1 + i) − 1 Nilai akhir rente Post Numerando dengan angsuran M dan suku bunga i% Selama n periode adalah: M((1 + i)n − 1) Na = i Dengan menggunakan tabel: Na = M + M(1 + i) + M(1 + i)2 . . . + M(1 + i)n – 3 + M(1 + i)n – 2 + M(1 + i)n – 1 Na = M + M[(1 + i) + (1 + i)2 . . . + (1 + i)n – 3 + (1 + i)n – 2 + (1 + i)n – 1 ] Na = M + M.

∑ (1 + i)
k =1

n −1

k

Na = M + M x Daftar Nilai akhir rente

BAB III Matematika Keuangan

129

Keterangan: Daftar nilai akhir rente adalah daftar V dan VI pada lampiran buku ini. Nilai dari daftar adalah kolom ke-i % dan baris ke-(n – 1).
Contoh 42 Setiap akhir tahun Ayah menyimpan uangnya di bank ABC sebesar Rp800.000,00 selama 25 tahun. Jika bank memberikan bunga 5%/tahun, tentukan jumlah simpanan total Ayah!

Jawab: M = Rp800.000,00 i = 5%/tahun = 0,05/tahun n = 25 tahun
Na = M((1 + i)n − 1) i 800.000,00 x (1 + 0,05) 25 − 1) = 0,05 = 800.000,00 x (1,0525 − 1) 0,05 800.000,00 x 2,386354941 = = Rp38.181.678,05 0,05 daftar: M + M x Daftar V kolom 5% dan baris ke-(25 – 1) = baris ke-24 800.000.00 + 800.000,00 x 46,72709882 800.000.00 + 37.381.679,06 Rp38.181.679,06

Dengan Na = = = =

Contoh 43 Setiap akhir bulan Yenny menyimpan uang di bank Rp500.000,00 selam 2 tahun. Jika bank memberikan suku bunga 1.5%/bulan, tentukan simpanan total Yenny di bank tersebut!

Jawab: M = Rp500.000,00 i = 1,5% / bulan = 0,015 bulan n = 2 tahun = 24 bulan M((1 + i)n − 1) Na = i 500.000,00 x ((1 + 0,015) 24 − 1) = 0,015 500.000,00 x ((1,015) 24 − 1) = 0,015 500.000,00 x 0,429502811 = = Rp14.316.760,40 0,015

130

Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi

Dengan daftar: Na = M + M x Daftar V kolom 1.5% dan baris ke-(24 – 1) = baris ke-23 = 500.000,00 + 500.000,00 x 27,63352080 = Rp 14.316.760,40

4). Nilai Tunai Rente Pra Numerando
Nilai tunai rente Pra numerando adalah jumlah semua nilai tunai angsuran yang dihitung pada awal masa bunga yang pertama. Nilai tunai angsuran pertama adalah nilai angsuran itu sendiri, yaitu M:

Jika Nilai tunai Rente Pra numerando dilambangkan dengan Nt, dari skema di atas. diperoleh suatu deret, yaitu: Nt = M + M(1 + i)–1 + M(1 + i)–2 . . . + M(1 + i)n–3 + M(1 + i)n–2 + M(1 + i)n–1 Deret di atas adalah deret geometri dengan suku pertama a = M dan rasio M(1 + i) −1 r= = (1 + i) –1 < 1, sehingga: M a(1 − r n ) Nt = 1−r M(1 − (1 + i) −n ) (1 + i) = x (1 + i) 1 − (1 + i) −1 M(1 + i)(1 − (1 + i) −n ) M(1 + i)(1 − (1 + i) −n ) = (1 + i) − 1 i Nilai tunai rente Pra numerando dengan angsuran M dan suku bunga i% selama n periode adalah: M(1 + i)(1 − (1 + i) −n ) Nt = i =

BAB III Matematika Keuangan

131

Dengan menggunakan daftar: Nt = M + M(1 + i)–1 + M(1 + i)–2 . . . + M(1 + i)n–3 + M(1 + i)n–2 + M(1 + i)n–1 Nt = M + M[(1 + i)–1 + (1 + i)–2 . . . + (1 + i)n–3 + (1 + i)n–2 + (1 + i)n–1 ] Nt = M + M.

∑ (1 + i)
k =1

n −1

−k

Nt = M + M x Daftar Nilai tunai rente Keterangan: Daftar nilai tunai rente adalah daftar VII dan VIII pada lampiran buku ini. Nilai dari daftar adalah kolom ke-i % dan baris ke-(n – 1).
Contoh 44 Seorang siswa akan mendapat beasiswa pada setiap awal bulan dari PT UNILEVER sebesar Rp250.000,00 selama 3 tahun. Jika pemberian itu akan diberikan sekaligus di awal bulan pertama dengan dikenai bunga 2%/bulan, tentukan besarnya beasiswa total yang diterima siswa!

Jawab: M = Rp250.000,00 i = 2%/bulan = 0,02/bulan n = 3 tahun = 36 bulan
Nt = M(1 + i)[1 − (1 + i) −n ] i 250.000,00 x (1 + 0,02)[1 − (1 + 0,02) −36 ] = 0,02

250.000,00 x (1,02)[1 − (1,02) −36 ] 0,02 250.000,00 x (1,02)[1 − 0,49022315] = 0,02 255.000,00 x 0,50977685 = = Rp6.499.654,83 0,02 = Dengan daftar: Nt = M + M x daftar VII kolom 2% dan baris (36 – 1) = baris 35 = 250.000,00 + 250.000,00 x 24,99861933 = 250.000,00 + 6249654,83 = Rp6.499.654,83
Contoh 45 Tentukan nilai tunai rente Pra numerando dari suatu angsuran Rp4.000.000,00 selama 20 tahun dengan suku bunga 9%/tahun!

Jawab: M = Rp4.000.000,00 i = 9%/tahun = 0.09/tahun

dari skema di atas diperoleh suatu deret. Nilai Tunai Rente Post numerando Perhatikan skema jumlah semua nilai tunai total di bawah ini: Jika nilai tunai Rente Post Numerando dilambangkan dengan Nt. sehingga: −1 M(1 + i) Nt = a(1 − r n ) 1−r M(1 + i) −1 [1 − (1 + i) −n ] (1 + i) = x (1 + i) 1 − (1 + i) −1 .00 x (1.000. yaitu: Nt = M(1 + i)–1 + M(1 + i)–2 .459. .11 = 0.09)[1 − (1.000.09) −20 ] 0.09 = 5).82156911 = Rp39.09) −20 ] = 0.000.360.00 x 0.09 4. + M(1 + i)n–2 + M(1 + i)n–1 + M(1 + i)n Deret di atas adalah deret geometri dengan suku pertama a = M(1 + i)–1 dan rasio M(1 + i) −2 r= = (1 + i) –1 < 1.178430889] = 0.800.00 x (1.09)[1 − (1 + 0.00 x (1 + 0.132 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi n Nt = 20 tahun = M(1 + i)[1 − (1 + i) −n ] i 4.000.000.000.000.09)[1 − 0.09 4. .09 4.

Nilai dari daftar adalah kolom ke-i % dan baris ke-n.00 selama 3 tahun berturut-turut.75%/bulan = 0.02 / bulan n = 3 tahun = 36 bulan M [1 − (1 + I) −n ] Nt = i . tentukan sumbangan total yg diterima yayasan! Jawab: M = Rp5.75%/bulan! Jawab: M = Rp300.000.955. .000. Jika sumbangan akan diberikan sekaligus dan dikenai bunga sebesar 2%/bulan. ∑ (1 + i) k =1 n −k Nt = M x Daftar Nilai tunai rente Keterangan: Daftar nilai tunai rente adalah daftar VII dan VIII pada lampiran buku ini.0175/bulan n = 2 tahun 6 bulan = 30 bulan Nt = M [1 − (1 + i) −n ] i 300.000.0175 300.00 i = 1.405752363 = = Rp6. + M(1 + i)n–2 + M(1 + i)n–1 + M(1 + i)n Nt = M[(1 + i)–1 +(1 + i)–2 .BAB III Matematika Keuangan 133 M(1 − (1 + i) −n ) M(1 − (1 + i) −n ) = i (1 + i) − 1 Nilai tunai rente Post Numerando dengan angsuran M dan suku bunga i% selama n periode adalah: M(1 − (1 + i) −n ) Nt = i = Dengan menggunakan tabel: Nt = M(1 + i)–1 + M(1 + i)–2 .000/bulan selama 2.000.00 x 0.000. Contoh 46 Tentukan nilai tunai rente Post Numerando dari suatu modal Rp300.754. + (1 + i)n–2 + (1 + i)n–1 + (1 + i)n ] Nt = M.000. .0175) −30 ] = 0. .00 x [1 − (1 + 0.79 0.000.5 tahun dengan suku bunga 1. .0175 Contoh 47 Tiap akhir bulan Yayasan Cinta Damai mendapatkan sumbangan dari Badan Perdamaian Dunia sebesar Rp5.00 i = 2% / bulan = 0.

000.02 Dengan daftar: Nt = M x daftar VII kolom 2% dan baris 30 = 5.00 x 0.000.000.000.000.02) −30 ] 0.396455551 = Rp111.00/bulan dengan suku bunga 2.000.277.000. Nilai Tunai Rente Kekal Rente kekal adalah rente yang jumlah angsurannya tidak terbatas.00 x (1 − 0. maka deret di atas menjadi deret geometri tak berhingga.982. . . .982. M(1 + i) −1 dengan suku pertama a = M dan rasio r = = (1 + i) –1 < 1. .277. Nilai Tunai Rente Kekal Pra numerando Deret nilai tunai modal rente Pra numerando yang sudah dipelajari adalah: Nt = M + M(1 + i)–1 + M(1 + i)–2 .447929111 = Rp111.00 x [1 − (1 + 0.02 5. .00 i = 2. a).025/bulan .000.02 −30 ] 0.134 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi = = = = 5. Nilai tunai rente merupakan deret geometri turun. Oleh karena itu rente kekal tidak ada nilai akhirnya. yaitu: Nt = M + M(1 + i)–1 + M(1 + i)–2 .00 x 22.000.02 5.552070889) 0. + M(1 + i)n–3 + M(1 + i)n–2 + M(1 + i)n–1 Jika jumlah angsurannya tidak terbatas.000.00 x [1 − 1. .5%/bulan = 0.000. sehingga: M a Nt = 1−r M (1 + i) = x −1 (1 + i) 1 − (1 + i) M(1 + i) M(1 + i) = = i (1 + i) − 1 Nilai tunai rente Pra numerando dengan angsuran M dan suku bunga i%: M M(1 + i) Nt = atau Nt = + M i i Contoh 48 Tentukan nilai tunai Rente kekal Pra numerando dari suatu modal Rp500.80 6). sehingga nilai tunai rente kekal memiliki nilai.02 5.000. .5%/bulan! Jawab: M = Rp500.80 0. Nilai akhir rente merupakan deret geometri naik.

000.00 Contoh 50 Nilai tunai dari rente kekal Pra numerando adalah Rp15.000.00 = 175. besarnya angsuran adalah Rp300.00 tiap awal bulan sampai jangka waktu yang tidak terbatas.00 i = 2%/bulan = 0.000.00 + 500.300.UNILEVER tak mau repot. tunjangan akan diberikan sekaligus .000.00 dalam jangka waktu yang tak terbatas. Nt = Contoh 51 Chandra mendapatkan tunjangan dari orang tua asuh Rp175.00. M = Rp175. Namun.000.00 Contoh 49 Setiap awal bulan.000.01/bulan M Nt = M + i 175. Jika suku bunga 2%/bulan.000.00 = Rp17.000.000.02 306.000.00 + 17.000.00 i = 1%/bulan = 0.000.000.000.000.00 0.000.000.00 = 0.000. PT.01 = 175.500. Oleh karena itu.000.00 = Rp20.02 = Rp300.02/bulan M(1 + i) i M(1 + 0.02 = M x1.675. tentukan besarnya angsuran! Jawab: Nt = Rp15. beasiswa akan diberikan sekaligus namun harus dikenai bunga sebesar 1%/ bulan.00 = M x 1.025 = 500.000.300.00.00 M = 1.300.00 Jadi. Tentukan beasiswa total yg diterima Fulan! Jawab: Soal di atas merupakan rente kekal pra numerando karena memuat kata ” setiap awal bulan “ dan “ jangka waktu yang tak terbatas”.00 + 0.02) 15.00 + 20.00 x 0.000.500. Fulan akan mendapatkan beasiswa dari PT UNILEVER sebesar Rp175.02 306.BAB III Matematika Keuangan 135 Nt = M + M i = 500.000.300.02 15.

maka deret di atas menjadi deret geometri tak berhingga.175.00 = 175.000.075 / bulan .00 i = 0.00 dengan dikenai bunga. .00 i 10.000.00 i = 0.000. suku bunga tiap bulan = 1. . .175.000. .000.00 i= 10. .00 = 175.000.75%. sehingga: M a 1−r M(1 + i) −1 (1 + i) x = −1 (1 + i) 1 − (1 + i) M M = = i (1 + i) − 1 Nilai tunai rente Post numerando dengan angsuran M dan suku bunga i%: M Nt = i Contoh 52 Tentukan nilai tunai rente post numerando dari suatu modal Rp40.175. + M(1 + i)n–3 + M(1 + i)n–2 + M(1 + i)n–1 Jika jumlah angsurannya tidak terbatas. yaitu: Nt = M(1 + i)–1 + M(1 + i)–2 + M(1 + i)–3.75% / bulan = 0. Nilai Tunai Rente Kekal Post Numerando Deret nilai tunai modal rente Post numerando yang sudah dipelajari adalah: Nt = M(1 + i)–1 + M(1 + i)–2 . .00 M = Rp175.175.00 10. dengan suku pertama a = M(1 + i)–1 dan rasio r = Nt = M(1 + i) −1 = (1 + i) –1.00 Nt = M + M i 175.00 = i 175.000.00 + 10.000.75% / bulan! Jawab: M = Rp40. b).000.00 i 175.00 – 175.000. .000.0175 = 1.75% Jadi.00 dengan suku bunga 0.000.000.000.136 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi sebesar Rp10.000. Berapakah besar suku bunganya setiap bulan? Jawab: Nt = Rp10.000.000.

00 Jadi.00.33 0.000.000. Nt = c.00 tiap bulan.5%/tahun.00 5.00 M = Rp200.5%/tahun = 0. Jika besar angsurannya Rp200. tentukan suku bunganya! Jawab: Nt = Rp5.000.00 i= x100% = 4 % 5.000.500.175/tahun M Nt = i 3.00 dalam jangka waktu yang tidak terbatas.000.000.000. Nilai akhir rente pra numerando dengan angsuran M dan suku bunga i% selama n periode adalah: M(1 + i)((1 + i) n − 1) Na = i Dengan menggunakan tabel: Na = M x Daftar Nilai akhir rente Nilai dari daftar adalah kolom ke-i % dan baris ke-n . suku bunganya 4% / bulan.00 = 0.00 Contoh 54 Nilai tunai dari rente kekal post numerando adalah Rp5.00 M i 200.500.175 = Rp20.000.000.00 i = 17.000. tentukan jumlah sumbangan total yg diterima yayasan X tersebut! Jawab: M = Rp3.000.00 = i 200. Rangkuman 1.00 = = Rp533.075 Contoh 53 Setiap akhir tahun yayasan X akan mendapatkan sumbangan dari Bank Dunia Sebesar Rp3.000.500.000. Jika Bank Dunia akan memberikan sumbangan sekaligus dengan bunga 17.000.333.000.000.000.000.BAB III Matematika Keuangan 137 Nt = M i 40.

Nilai tunai rente: menerima. di akhir tahun. dan lain-lain. Nilai tunai rente pra numerando dengan angsuran M dan suku bunga i% Selama n periode adalah: M(1 + i)(1 − (1 + i) −n ) Nt = i Dengan menggunakan daftar: Nt = M + M x Daftar Nilai tunai rente Nilai dari daftar adalah kolom ke-i % dan baris ke-(n – 1). 5. Nilai tunai rente kekal Pra numerando dengan angsuran M dan suku bunga i% adalah: M M(1 + i) Nt = atau Nt = + M i i 6. jangka waktu yang tidak terbatas. dan lain-lain. menabung. Nilai akhir rente: menyimpan. Kata-kata yang dapat membantu untuk membedakan masing-masing rente dalam soal-soal verbal antara lain: Rente pra numerando: di awal bulan. Nilai tunai rente Post numerando dengan angsuran M dan suku bunga i%: M Nt = i 7.138 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi 2. Nilai akhir rente post numerando dengan angsuran M dan suku bunga i% Selama n periode adalah: M((1 + i)n − 1) Na = i Dengan menggunakan daftar: Na = M + M x Daftar Nilai akhir rente Nilai dari daftar adalah kolom ke-i % dan baris ke-(n – 1). Rente kekal: selama-lamanya. Nilai tunai rente post numerando dengan angsuran M dan suku bunga i% Selama n periode adalah: M(1 − (1 + i) −n ) Nt = i Dengan menggunakan daftar: Nt = M x Daftar Nilai tunai rente Nilai dari daftar adalah kolom ke-i % dan baris ke-n. Rente post numerando: di akhir bulan. dan lain-lain. abadi. dan lain-lain. dan lain-lain. . di awal tahun. 3. 4. mendapat.

8. Jika Bank Dunia akan memberikan sumbangan sekaligus dengan bunga 10%/tahun. tentukan jumlah simpanan Azzam setelah menabung 20 tahun! Tiap akhir bulan Yayasan Cinta Damai mendapatkan sumbangan dari Badan Perdamaian Dunia sebesar Rp5.BAB III Matematika Keuangan 139 1. tentukanlah angsuran tiap bulannya! Seorang siswa akan mendapat beasiswa pada setiap awal bulan dari Yayasan Super Semar sebesar Rp350.25%.500.00.75%/semester! Tentukanlah nilai akhir dari rente pra numerando dengan angsuran Rp300.00 tiap bulan dengan suku bunga 1.00 dengan suku bunga 2. 9. Berapakah besar tunjangan setiap bulannya? Setiap awal tahun Azzam menyimpan uang di Bank BRI sebesar Rp1. 13.00. Tentukanlah nilai akhir dari rente pra numerando dengan angsuran Rp125. tunjangan akan diberikan sekaligus sebesar Rp20.000. tentukan jumlah sumbangan total yang diterima yayasan ABC tersebut! 11.75%/bulan.000.5%/tahun. 5.000. 14. Jika bank memberikan bunga 8.000. 2. angsurannya tiap bulan Rp200.250.5 tahun dengan suku bunga 3.00 tiap bulan selama 2. 3.25%/bulan! Tentukan nilai tunai post numerando dari modal Rp150.000.350.00. tentukan besarnya beasiswa total yang diterima siswa! Tutik mendapatkan tunjangan dari orang tua asuh dengan besarnya tetap tiap awal bulan sampai meninggal dunia.000.6%/semester! Tentukanlah nilai tunai rente kekal pra numerando dari suatu modal Rp125. 12. Namun.00 selama 3 tahun 7 bulan.5%/bulan! Nilai tunai rente kekal post numerando adalah Rp10.450.000.00 dalam jangka waktu yang tidak terbatas.5 tahun dengan suku bunga 2.000.00 tiap bulan selama 4 tahun dengan suku bunga 2%/bulan! Tentukanlah nilai akhir dari rente post numerando dengan angsuran Rp4.000.00 tiap semester selama 8 tahun dengan suku bunga 4.500.000. tentukan sumbangan total yg diterima yayasan! Setiap akhir tahun Yayasan ABC akan mendapatkan sumbangan dari Bank Dunia sebesar Rp3.5 tahun. tentukanlah suku bunganya! Jika Nilai tunai dari rente kekal pra numerando adalah Rp20. Jika sumbangan akan diberikan sekaligus dan dikenai bunga sebesar 2%/bulan.00 selama 4.00 tiap semester selama 10 tahun dengan suku bunga 4. 6.000.00 tiap tahun selama 15 tahun dengan suku bunga 11%/tahun! Tentukan nilai tunai post numerando dari modal Rp150.000. Jika suku bunganya 1.000. .000.25%/bulan.00 selama 1.00.000.000. 4. 7. 10.000.5%/bulan! Tentukanlah nilai akhir dari rente post numerando dengan angsuran Rp600. Jika beasiswa akan diberikan sekaligus di awal bulan pertama dengan dikenai bunga 3.

Setiap akhir bulan Susan menyimpan uangnya di bank Rp225.250. Tentukan besarnya modal yang diberikan tiap bulannya! .00 selam 5 tahun.000.000.000. 17. Jika bank memberikan suku bunga 0.26.00 bank memberikan bunga 1. Jika sumbangan akan diberikan sekaligus dan dikenai bunga sebesar 1. Berapakah besar tunjangan setiap bulannya? Seorang karyawan setiap awal bulan menyimpan uang di bank sebesar Rp650.221. 24.00 selama 5 tahun.450. Setiap awal tahun Yayasan Khartika akan mendapatkan sumbangan dari luar negeri sebesar Rp2.00 selam 2 tahun 3 bulan.5 tahun.5%/tahun.000. tentukanlah suku bunganya. 22. Nilai akhir rente pra numerando dari suatu modal yang diberikan setiap bulan selama 3 tahun dengan suku bunga 2. Jika Bank Dunia akan memberikan sumbangan sekaligus dengan bunga 5%/tahun.75%/bulan. Tentukan simpanan total karyawan tersebut! Nilai tunai rente kekal post numerando adalah Rp5. tentukan jumlah simpanan Nissa setelah menabung 25 tahun! 16.00 dalam jangka waktu yang tidak terbatas. Jika Bank memberikan suku bunga 0.00 selama 4.00 Jika bank memberikan bunga 7. 23. tentukan simpanan total Susan di Bank tersebut! Seorang karyawan setiap awal bulan menyimpan uang di bank sebesar Rp650. tentukan sumbangan total yg diterima yayasan! Setiap awal bulan Sisca menyimpan uangnya di bank Rp 75.000.75%/bulan.75%/bulan. tentukan simpanan total Sisca di bank tersebut! Tutik mendapatkan tunjangan dari orang tua asuh dengan besarnya tetap tiap awal bulan sampai meninggal dunia.00 dengan suku bunga 2.000.000. Jika angsurannya tiap bulan Rp300.000. 21.5% adalah Rp21. tunjangan akan diberikan sekaligus sebesar Rp18.00 bank memberikan bunga 1.144. 18. tentukan besarnya beasiswa total yang diterima siswa! Tiap awal bulan Yayasan Keadilan Sejahtera mendapatkan sumbangan dari negara Saudi Arabia sebesar Rp7.140 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi 15.000.000. Tentukan simpanan total karyawan tersebut! Setiap awal tahun Nissa menyimpan uang di Bank BRI sebesar Rp 475.25%/bulan.5%/bulan.00. tentukan jumlah sumbangan total yang diterima yayasan tersebut! Seorang siswa akan mendapat beasiswa pada setiap akhir bulan dari Yayasan Super Semar sebesar Rp50.8%/bulan selama 2 tahun. 19.000.500. 20. 25.000. Jika beasiswa akan diberikan sekaligus di awal bulan pertama dengan dikenai bunga 1. Namun.00.8 %/ bulan selama 2 tahun.

= a1 (1 + i)(1 + i).00! b.BAB III Matematika Keuangan 141 B. 3. Menghitung anuitas. b. Menghitung rencana angsuran dengan sistem pembulatan. tentukan: a. . i = an (1 + i). Besarnya angsuran pertama jika bunga pertama = Rp250.00! . . = a1 (1 + i)2(1 + i). Besarnya bunga ke-5 jika angsuran ke-5 adalah Rp315. Menghitung anuitas pinjaman obligasi. Anuitas adalah sejumlah pembayaran pinjaman yang sama besarnya yang dibayarkan setiap jangka waktu tertentu. Pengertian Anuitas Pernahkah anda menghitung sendiri cicilan yang harus dibayar setiap bulan jika akan membeli rumah dengan cara angsuran? Dapatkah anda menghitung sisa pinjaman anda.00. jika sudah mencicil selama n tahun dari pembayaran rumah yang anda cicil? Itu semua akan di bahas dalam kompetensi dasar Anuitas. dan setiap anuitas sama besarnya. Menghitung anuitas yang dibulatkan. Anuitas = Angsuran + Bunga A = an + bn Untuk n = bilangan asli: 1. Menghitung besar sisa pinjaman. sehingga: an + 1 a2 a3 a3 a3 a4 a4 a4 = a1 (1 + i). Uraian Materi 1). dan terdiri atas bagian bunga dan bagian angsuran. . 2. Jika besarnya Anuitas Rp400. = a1 (1 + i)3. Jika suatu pinjaman sebesar M dilunasi dengan sistem anuitas tahunan selama n tahun dengan suku bunga i%/tahun. dan seterusnya. = a1 (1 + i)2. Sehingga diperoleh rumus: an = a1 (1 + i)n – 1 atau an = ak (1 + i)n – k Contoh 55 Suatu pinjaman akan dilunasi dengan sistem anuitas bulanan.000. anda dapat: Menjelaskan pengertian anuitas. = a2 (1 + i). = a3 (1 + i).000.000. Anuitas a.3. Tujuan Setelah mempelajari uraian kompetensi dasar ini. maka berlaku: = An A n+1 an + 1 + bn + 1 = an + bn = an + bn – bn + 1 an + 1 an + 1 = an + an.

00 b. angsuran ke-9: a9 = a1 ( 1 + i )9–1 a9 = 200. A = a5 + b5 b5 = A – a5 a1 = Rp400.000.142 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi Jawab: A = Rp400.036 a7 = 200.000.000.000.00 x (1 + 0.000. Jika suku bunga 3%/ bulan.00 A = Rp500.00 x 1.000. tentukan: a.000.000. i b1 = 10.000.00 a1 = Rp200.000.000.00 x 0.00 akan dilunasi dengan anuitas bulanan Rp500.00 angsuran pertama: a1 = A – b1 a1 = 500.00! a6 = Rp215. A = a1 + b1 a1 = A – b1 a1 = Rp400.00 b.03)6 a7 = 200.000.000.000.000. angsuran ke-7: a7 = a1 ( 1 + i )7–1 a7 = 200.00 – Rp250.00 Contoh 57 Suatu pinjaman Rp10. Besarnya bunga ke-9! Jawab: Jawab: M = Rp10.000.000.00 a1 = Rp150.000.00 x 1.00 x 1.000.00 + Rp85.03 b1 = Rp300.000.194052297 a7 = Rp238.03)8 a9 = 200.000.00 dan Rp85.00. Tentukan besarnya anuitas jika besarnya angsuran ke-6 dan bunga ke-6 masing-masing adalah Rp215.000.46 c. bunga pertama: b1 = M .000.000.00 x (1 + 0.000.00 – 300.000.00 A = a6 + b6 A = Rp215.00 a.000.00 = Rp400.00 – Rp315.000.000.038 .00 Contoh 56 Suatu pinjaman akan dilunasi dengan anuitas tahunan.810.000.00 a1 = Rp85.03 / bulan a.00 b6 = Rp85. Besarnya bunga pertama dan angsuran pertama b.00 i = 3%/ bulan = 0.000. Besarnya angsuran ke-7 c.

i ((1 + i) n − 1) M.645.98 2).000. i A – M.354.00 x 1.BAB III Matematika Keuangan 143 bunga ke-9: a9 = 200. . i .i+ = M.i ((1 + i) n − 1) M. i = A=M. i .(1 + i) n ((1 + i) n − 1) M.354. .02 b9 = Rp246.02 b9 = A – a9 b9 = 500.00 – 253.(1 + i) n M.i dan A = Dari pembuktian di atas diperoleh: a1 = ((1 + i) n − 1) ((1 + i) n − 1) . + a1 (1 + i)n – 1 M = Jumlah barisan geometri dengan suku pertama = a1 dan rasio = (1 + i) a ((1 + i)n − 1) M = 1 (1 + i) − 1 M a1 = = a1 ((1 + i) n − 1) i M. (1 − (1 + i) −n ) A = M x daftar anuitas baris ke-n dan kolom i % Bagaimanakah hubungan antara anuitas dan angsuran pertama? M. i (1 − (1 + i) −n ) A = (1 − atau A = ) n (1 + i) Besarnya anuitas dari suatu pinjaman M dengan suku bunga i%/periode selama n periode adalah: M. i . i A = (1 − (1 + i) −n ) i A =M.i ((1 + i) n − 1) 1 A = a1 + b1 A = a1 + M . i a1 = A – M . i A = (1 − (1 + i) −n ) Dengan menggunakan daftar anuitas: M.000. + an M = a1 + a2 M = a1 + a1 (1 + i) + a1 (1 + i)2 + a1 (1 + i)3 + . . . i 1 x (1 + i) n 1 (1 + i) n M. i ((1 + i) n − 1) A = M.((1 + i) n − 1) + M.266770081 a7 = Rp253. Nilai anuitas Besarnya pinjaman = jumlah semua angsuran + a3 + a4 + .

052871097 = Rp264. Bunga dan angsuran pertama c.000.00 x 0.000.00 n = 3 tahun = 36 bulan i = 2.000.i : = n a1 ((1 + i) − 1) ((1 + i) n − 1) A = (1 + i)n .355. Bunga dan angsuran ke-24! Jawab: M = Rp10.000. i .(1 + i) n A M.000.000.000.144 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi M.000.49 Dengan daftar anuitas: A = M x Tabel anuitas baris ke-24 kolom 2% = 5.000.02 1 − (1 + 0.5% / bulan = 0.00 dilunasi dengan anuitas bulanan selama 3 tahun dengan suku bunga 2.025) −36 .000.5%/bulan.00 n = 2 tahun = 24 bulan i = 2% / bulan = 0.02 −24 100.000.00 = 1 − 1.00 x 0. sehingga diperoleh: a1 A = a1 x (1 + i)n Contoh 58 Tentukan nilai anuitas dari suatu pinjaman sebesar Rp5.025/bulan a.02 / bulan A = Mxi 1 − (1 + i) −n = 5.00 selama 2 tahun dengan suku bunga 2%/bulan! Jawab: M = Rp5.49 Contoh 59 Pinjaman sebesar Rp10.000.000.00 x 0.000.00 = 0. Tentukan: a.355.378278512 = Rp 264. A = Mxi 1 − (1 + i) −n = 10.02) −24 100.025 1 − (1 + 0.000. Anuitasnya b.000.

411093723 Dengan daftar anuitas: A = M x Tabel anuitas baris ke-36 kolom 2.515.18) −10 27.18 −10 27.77 x 1.00 = Rp 424.808935533 = . Sisa pinjaman setelah mengangsur 1 tahun dan 2 tahun! Jawab: M = Rp250.515.18 = 1 − (1 + 0.000.00 angsuran pertama: a1 = A – b1 a1 = 424.515.77 x 1. Bunga pertama: b1 = M .000.00.00.515.515. Cicilan setiap bulan c.000.025)23 a24 = 174.00 = Rp 33.00 n = 10 tahun i = 18%/tahun = 0.77 = 1 − 0. Angsuran ke-24: a24 = a1 ( 1 + i )24–1 a24 = 174. A M.563.952.77 – 250.000.5% = 10.00 – Rp100.000. Sisanya akan dicicil dengan sistem anuitas tahunan selama 10 tahun dengan suku bunga 18%/tahun.00 a1 = Rp174.764610683 a24 = Rp 307.377.00 x 0.000.952.000.000.77 c.000.025 b1 = Rp250.025 −36 250.515.000.000.000.042451577 = Rp 424.77 (1 + 0.000.i 1 − (1 + i) −n 150. Hafsah hanya memiliki uang muka Rp 100.000.39 bunga ke-24: b24 = A – a24 b24 = 424.000.00 = Rp150.02523 a24 = 174.00 x 0.39 b24 = Rp116.000.38 Contoh 60 Hafsah bersama suaminya berencana mengambil rumah di VILLA INDAH dengan harga Rp250.00 1 − 1.000.000.77 – 307.00 = 1 − 1.000.515.000. Tentukan: a.000.515. Nilai anuitasnya b.20 = 0.196.000.18/tahun a.000.BAB III Matematika Keuangan 145 = 250.00 x 0.000. i b1 = 10.77 b.

196. b bm + 1 = i .000.091.091. Tentukan: a.104.20 – 7.377. kedua. Sm .525.20 x 18% = Rp25.80 Sisa pinjaman setelah mengangsur 1 tahun: S1 = 150.80 = Rp143.196.097.803.803.000. . Sm berturut-turut merupakan sisa pinjaman setelah pembayaran anuitas pertama.58 3). sehingga: Sm = m+1 i Contoh 61 Pinjaman sebesar Rp10. ketiga .58 a2 = A – b2 a2 = 33.852. Cara 1: Sisa pinjaman dapat dihitung sebagai berikut: b1 = i .000.5 tahun.852.377. .377. .62 = Rp136.20 Setelah pembayaran anuitas kedua atau setelah mengangsur 2 tahun: b2 = M x i b2 = 143. M b2 = i .781. S2.20 – 25.00 x 18% = Rp27.377.803.33.00 akan dilunasi dengan sistem anuitas bulanan dengan suku bunga 3%/bulan selama 2. .20 = Rp2.377.000. Sisa pinjaman anuitas Jika S1.00 – 6. Setelah pembayaran anuitas pertama atau setelah mengangsur 1 tahun: b1 = M x i = 150.433.622.196.00 = Rp6.000. S1 b3 = i . .196.711.58 = Rp7.000.622.196. Sisa pinjaman setelah mengangsur 10 bulan! . .104.000. S2 .20 – 27. Besarnya anuitas! b. ke-m.622.02 12 c. .00 a1 = A – b1 = 33.000.000. maka ada beberapa cara untuk menentukan sisa pinjaman setelah pembayaran anuitas ke-m.000.146 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi b.525. .62 Sisa pinjaman setelah mengangsur 2 tahun: S2 = 143. S3. . . Cicilan setiap bulannya = Rp.

! Cara 2: Sisa pinjaman setelah pembayaran anuitas ke-k = pokok pinjaman dikurangi jumlah k angsuran yang sudah dibayar.000. Langkah-langkah menentukan sisa pinjaman setelah angsuran ke-10 (S10): Tentukan bunga pertama: b1 = M x i = Rp10.000.590.192..192.26 Tentukan bunga ke-11: b11 = A – a11 b11 = Rp 510.00 Tentukan angsuran pertama: a1 = A – b1 = Rp510.711.59 (1.000.192.00 x 0.00 x 0.00 i = 3 % / bulan = 0.03 −30 300.000.BAB III Matematika Keuangan 147 Jawab: M = Rp10.33 = Rp7.59 1 − 0.000.59 b. .051019259 = Rp 510.000.000.00 = Rp210.192.192.59 Tentukan angsuran ke-(10 + 1) atau angsuran ke-11 : a11 = a1 (1 + i)11 – 1 a11 = 210.000.59 x 1.59 – Rp282.711.03) −30 300.481.411986759 dengan menggunakan daftar anuitas: A = M x daftar anuitas baris ke-30 kolom 3% A = 10.000.192.192.192.03 = Rp300.26 = Rp227.59 (1 + 0.67 = 0.03 Silakan di coba setelah pembayaran anuitas ke-15 .33 b Sm = m+1 i b11 S10 = i 227.59 – Rp300.00 x 0.03 1 − (1 + 0.03)10 a11 = 210.i 1 − (1 + i) −n 10.03)10 a11 = 210.377.000.03/bulan n = 2.00 = = Rp 510.000.00 1 − 1..343916379 a11 = Rp282.000.5 tahun = 30 bulan a.481. A = = = M.

590..+an] – [a1 + a2+ a3+ … + ak] Sm = [a1 + a1(1+ i) + a1(1+ i)2 +. + an) Sm = [a1 + a2+ a3+.192.! Cara 3: Sisa pinjaman setelah pembayaran anuitas ke-m = jumlah semua angsuran yang masih harus dibayar.000.192. . + a1(1 + i)k–1 ) Sm = M – (a1 + a1[(1 + i) + (1 + i)2 + (1 + i)3 + .59 + 2. dan i = 3% Dari contoh 61. Tentukan sisa pinjaman setelah mengangsur 10 bulan! Dari contoh 61.52 (hampir sama dengan cara 1) Silahkan di coba untuk M = Rp15.00 akan dilunasi dengan sistem anuitas bulanan dengan suku bunga 3%/bulan selama 2.59 + 210.89) Sm = Rp 7.000.000.000.148 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi Sm = M – (a1 + a2 + a3 + . .000. . .429. + ak) Sm = M – (a1 + a1(1 + i) + a1(1 + i)2 + a1 (1 + i)3 + . .59 x 10.00 – (210.5 tahun. .5%/bulan selama 3 tahun dan sisa pinjaman setelah pembayaran anuitas ke-20 . . .00 – (210.192.+ a1(1 + i)n–1] – [a1+ a1(1+ i) + a1(1+ i)2 +.59.377.00.463879311) Sm = 10.59. .192.+ak+ ak+1+ak+2+ ak+3+. . sehingga: Sm = M – (a1 + a1 x daftar nilai akhir rente kolom 3% baris(10–1)) Sm = 10. . .000.5 tahun.+ a1(1 + i)k–1] Jawab: Sm = [a1 + a1[ ∑ k =1 n −1 (1 + i) k ] – [a1 + a1[ m −1 Sm = a1 x ∑ (1 + i) k =1 n −1 k – a1 x k =1 m −1 k =1 ∑ (1 + i) k k ] ∑ (1 + i) Sm = a1 x [daftar nilai akhir rente kolom i% baris(n –1) – daftar nilai akhir rente kolom i % baris (m –1)] Contoh 63 Pinjaman sebesar Rp10. . diperoleh a1 = Rp210. .199.00 akan dilunasi dengan sistem anuitas bulanan dengan suku bunga 3%/bulan selama 2.000.000. + (1 + i)k–1 ]) Sm = M – (a1 + a1[ m −1 k =1 ∑ (1 + i) k ]) Sm = M – (a1 + a1 x daftar nilai akhir rente kolom i% baris (m–1)) Contoh 62 Pinjaman sebesar Rp10. sehingga: . m = 10.. Tentukan sisa pinjaman setelah mengangsur 10 bulan! Jawab: n = 30. Sm = ak+1 + ak+2 + ak+3 + .000. .192. suku bunga 2.000. diperoleh a1 = Rp210. .

00 x 0. + (1 + i)n–m] Sm = A x n −m k =1 ∑ (1 + i) −k Sm = A x [daftar nilai tunai rente kolom i % baris(n – m) ] Contoh 64 Pinjaman sebesar Rp10...000.00 akan dilunasi dengan sistem anuitas bulanan dengan suku bunga 3%/bulan selama 2.111536395 S10 = Rp 7.43 (hampir sama dengan cara 1) Silakan dicoba untuk M = Rp20.377.000.00. sehingga: S10 = A x [daftar nilai tunai rente kolom 3% baris (30 – 10)] S10 = 510. Tentukan sisa pinjaman setelah mengangsur 10 bulan! n = 30.463879311] S10 = 210. M = Rp15.5% A = 15.59 x 14.5 tahun dan sisa pinjaman setelah pembayaran anuitas ke-18 .877474860 S10 = Rp 7.000. + Sm = 2 3 4 (1 + i) (1 + i) (1 + i) (1 + i) (1 + i) m−n –1 –2 –3 Sm = A[(1+ i) + (1+ i) + (1+ i) + . . Tentukan sisa pinjaman setelah pembayaran anuitas ke-15! Jawab: Jawab: Keempat cara untuk menentukan sisa pinjaman setelah pembayaran anuitas ke-m membutuhkan nilai anuitas.000.5%/bulan.. ..000.000.5%/ bulan selama 4 tahun dan sisa pinjaman setelah pembayaran anuitas ke-25 .590.000. diperoleh A = Rp510.000. m = 10 dan i = 3% Dari contoh 61.192.00 n = 3 tahun 4 bulan = 40 bulan i = 3. selama 3..192.! Cara 4: Sisa pinjaman setelah pembayaran anuitas ke-m = nilai dari semua anuitas yang belum dibayar dihitung pada akhir tahun ke-m: A A A A A + + + +. Jadi.046827282 = Rp702.00 akan dilunasi dengan anuitas bulanan selama 3 tahun 4 bulan dengan suku bunga 3.23 .! Contoh 65 Pinjaman Rp15.575415706 – 10.5 tahun.377.590.192. nilai anuitas harus dicari dahulu.59.5% / bulan A = M x Daftar anuitas baris ke-40 kolom 3.000.59 x [46.409.BAB III Matematika Keuangan 149 S10 = a1 x [daftar nilai akhir rente kolom 3% baris 29 – daftar nilai akhir rente kolom 3% baris 9] S10 = 210.000.59 x 36. suku bunga 1.000.192.000. suku bunga 4%/bulan.36 ( hampir sama dengan cara 1) Silahkan di coba untuk M = Rp12.00..

00 Dibulatkan puluhan ribu ke atas: A+ = Rp2. puluhan ribu atau yang lainnya selalu ditambah satu dari nilai sebelumnya. Jika anuitas di bulatkan ke atas. m = 10 dan i = 3% S15 = A x [daftar nilai tunai rente baris (40 – 15) kolom 3.405.409.576.00 atau Rp100.409.351. Jawab: Dibulatkan puluhan ke atas: A+ = Rp2.00 Dibulatkan ratusan ke atas: A+ = Rp2.000.409. dengan tujuan agar pembayaran mudah untuk dilaksanakan. Ribuan ke atas b.5% – daftar nilai akhir rente baris ke-14 kolom 3. Kelebihan atau kekurangan pembayaran tersebut akan diperhitungkan pada pembayaran anuitas terakhir. maka akan terjadi kekurangan pembayaran.295680879) S15 = 177.000.252572468 = Rp177. Bulatkan anuitas di atas dalam: a.000.576.00 dan lain-lain.150 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi Cara 3 A = a1 (1 + i )n a1 = A (1 + i ) – n a1 = 702.035 )– 40 a1 = 702.500.78.409. b.481514592 S10 = Rp 11. a). Puluhan ribu ke atas a.409.767.79 ( hampir sama dengan cara 3) Cara 4 4). maka akan terjadi kelebihan pembayaran.00 .23 Sm = a1 x [daftar nilai akhir rente kolom i% baris(n –1) – daftar nilai akhir rente kolom i % baris (m –1)] S15 = 177.352.23 x [daftar nilai akhir rente baris ke-39 kolom 3.23 x 0.5 %] S15 = 702. Anuitas dibulatkan ke atas Setiap bilangan yang akan dibulatkan ke atas dalam puluhan.5 % ] S15 = 177. Sebaliknya jika anuitas dibulatkan ke bawah.351. Misalkan anuitas dibulatkan ke bawah atau ke atas dengan kelipatan Rp1. Ratusan ke atas d.23 (1 + 0. ratusan. besarnya anuitas dibulatkan ke atas atau ke bawah dengan kelipatan berdasarkan persetujuan penerima hutang dengan pihak perbankan.360. Puluhan ke atas c.550277748 – 18.23 x (83. Anuitas yang dibulatkan Dalam transaksi perbankan. d.78 n = 30. Lambang untuk pembulatan anuitas ke atas adalah: A+ Contoh 66 Hasil perhitungan nilai anuitas diperoleh A = Rp2.25459687 S15 = Rp11.410.00 Dibulatkan ribuan ke atas: A+ = Rp2. Oleh karena itu. pembayaran pinjaman baik menggunakan sistem anuitas maupun lainnya nilainya bulat.409.23 x 65. c. ribuan.23 x 16.351.409.767.

000. .743.000. maka nilai akhir kelebihan dari anuitas pertama sampai anuitas terakhir = nilai akhir rente post numerando.00 – Rp1. .14 Dibulatkan puluhan ribu ke atas: A+ = Rp1.785591204 NL = Rp232. Kelebihan tiap anuitas : L = A+ – A = Rp 1.000. .000. Total kelebihan pembayaran anuitas c.308.86 x 35.00 i = 6 %/tahun n = 20 tahun a.86 Total kelebihan pembayaran anuitas: NL = L + L x Daftar Nilai akhir rente kolom i % baris (n – 1) NL = 6. + (1 + i)n – 3 + (1 + i)n – 2 + (1 + i)n – 1 ] NL = L + L. .00 x 0.000.M .308. Pembayaran anuitas terakhir! Jawab: M = Rp20. + a1(1 + i)k–1 ) – M = (a1 + a1[ ∑ (1 + i) k =1 n −1 k ]) – M NL = (a1 + a1 x daftar nilai akhir rente kolom i% baris (n –1)) – M Keterangan: NL = Nilai Lebih.86 x Daftar Nilai akhir rente kolom 6 % baris 19 NL = 6.14 = Rp6.000. Jika pembayaran anuitas dibulatkan ke atas dalam puluhan ribu.308.b1 = A+ .000.00 akan dilunasi dengan anuitas tahunan dengan suku bunga 6%/tahun selama 20 tahun. ∑ (1 + i) k =1 n −1 k NL = L + L x Daftar Nilai akhir rente kolom i% baris (n – 1) Besarnya anuitas terakhir: At = A – NL Contoh 67 Suatu pinjaman Rp20. . + an ) – M. A = M x tabel anuitas kolom 6% baris 20 A = 20.691. .000. Besarnya nilai anuitas sebelum dan sesudah dibulatkan b.087184557 A = Rp1.308. yaitu: NL = L + L(1 + i) + L(1 + i)2 . tentukan: a.BAB III Matematika Keuangan 151 Jika a1 = A+ .00 b.86 + 6. jika L = A+ – A.308. . i.14 . NL = (a1 + a2 + a3 + . maka kelebihan pembayaran dari semua angsuran adalah: lihat halaman . . + L(1 + i)n – 3 + L(1 + i)n – 2 + L(1 + i)n – 1 NL = L + L[(1 + i) + (1 + i)2 .743.750.691. .86 + 6. Dengan cara lain. 2 3 = (a1 + a1(1 + i) + a1(1 + i) + a1(1 + i) + . .750.075.

ratusan.00 x 6% = 1.691.152 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi Dengan menggunakan cara lain: Jika a1 = A+ – M .000.357.350.000.14 c.895. ribuan.000. Dengan cara lain.000.000.075.616.00 b). puluhan ribu atau yang lainnya selalu tetap dari nilai sebelumnya.14 = Rp 1.357.511.000.232. d.000.750. Jawab: Dibulatkan puluhan ke bawah: A– = Rp4.357. .00 Dibulatkan puluhan ribu ke bawah : A– = Rp4. .785591204) – 20. . .00 = Rp550.16 – 20. Puluhan ribu ke bawah a. .78 Bulatkan anuitas di atas dalam: a. Ratusan ke bawah d.00 NL = (a1 + a1 x daftar nilai akhir rente kolom 6% baris (20 –1)) – M NL = 550. c.800.000.00 = Rp232.743.200.357.000. i.00 Dibulatkan ratusan ke bawah: A– = Rp4.00 Dibulatkan ribuan ke bawah: A– = Rp4. + an ). jika L = A – A–.000.14 – 232.000.00 NL = 20. ∑ (1 + i) p =1 n −1 p NK = K + K x Daftar Nilai akhir rente kolom i% baris (n – 1) .000. yaitu: NK = K + K(1 + i) + K(1 + i)2 . + K(1 + i)n – 3 + K(1 + i)n – 2 + K(1 + i)n – 1 NK = K + K [(1 + i) + (1 + i)2 . Anuitas dibulatkan ke bawah Setiap bilangan yang akan dibulatkan ke bawah dalam puluhan. . maka kekurangan pembayaran dari semua angsuran adalah: ( lihat cara 2 sisa pinjaman) NK = M – (a1 + a2 + a3 + .00 – 1. . Lambang untuk pembulatan anuitas ke bawah adalah: A– Contoh 68 Hasil perhitungan nilai anuitas diperoleh A = Rp4. + a1(1 + i)k–1 ) = M – (a1 + a1[ ∑ (1 + i) k =1 n −1 k ]) NK = M – (a1 + a1 x daftar nilai akhir rente kolom i% baris (n –1)) Keterangan : NK = Total nilai kurang.00 (1 + 35.000. .00 – 20. maka nilai akhir kekurangan dari anuitas pertama sampai anuitas terakhir = nilai akhir rente post numerando.750.075. b.890. Puluhan ke bawah c. i. + (1 + i)n – 3 + (1 + i)n – 2 + (1 + i)n – 1 ] NK = K + K.075.00 Jika a1 = A– – b1 = A– – M . = 1. Pembayaran anuitas terakhir: Besarnya anuitas terakhir: At = A – NL = 1. Ribuan ke bawah b. 2 = M – (a1 + a1(1 + i) + a1(1 + i) + a1(1 + i)3 + .

A = M x tabel anuitas kolom 5% baris 15 A = 12.000. Besarnya nilai anuitas sebelum dan sesudah dibulatkan b. Jika pembayaran anuitas dibulatkan ke atas dalam ratusan ribu.511.000.107.39 Dengan menggunakan cara lain: Jika a1 = A– – M .100.156.46 x Daftar Nilai akhir rente kolom 5% baris 14 NK = 56.00 (1 + 20.578563588 = Rp1.107.100.46 + 232.00 b.000.107.000.79 = Rp1.000.00 x 0.789.00 – 600.281.00 akan dilunasi dengan anuitas tahunan dengan suku bunga 5%/tahun selama 15 tahun.000.000.000.46 Total kekurangan pembayaran anuitas: NK = K + K x Daftar Nilai akhir rente kolom i% baris (n – 1) NK = 56. Pembayaran anuitas terakhir: Besarnya anuitas terakhir: At = A + NK = Rp1. tentukan: a.156.000.210. Besarnya nilai anuitas sebelum dan sesudah dibulatkan .100.46 x 20.210.000.14= Rp 1.000.156. i.46 + 56. = 1. Jika pembayaran anuitas dibulatkan ke bawah dalam ratusan ribu.BAB III Matematika Keuangan 153 Besarnya anuitas terakhir: At = A + NK Contoh 69 Suatu pinjaman Rp12.000.000.000. tentukan: a.616.46 Dibulatkan ratusan ribu ke bawah: A– = Rp 1.00 = Rp500.107.000.46 + 56.00 akan dilunasi dengan anuitas tahunan dengan suku bunga 12%/tahun selama 8 tahun.21 c. Tabel Pelunasan Anuitas Untuk memberi gambaran bagi peminjam terhadap rencana pelunasannya.000.107.107.00 – 12.000.00 x 5% = 1.718.00 i = 5 %/tahun n = 15 tahun a.107. Kekurangan tiap anuitas : K = A – A– = Rp1.00 – 500.00 5). biasanya digunakan tabel pelunasan anuitas dan biasanya anuitas yang dicantumkan dalam tabel merupakan anuitas pembulatan.100.000. Pembayaran anuitas terakhir! Jawab: M = Rp12.000.000.46 – Rp 1.075. Total kekurangan pembayaran anuitas c.00 – 10.000.578563588) NK = 12.096342288 = Rp1.718.107. Contoh 70 Suatu pinjaman Rp10.00 NK = M – (a1 + a1 x daftar nilai akhir rente kolom 5% baris (15 –1)) NK = 12.00 = Rp56.

107.586.86 Rp 323.00 2 Rp 8. Pembayaran anuitas terakhir tidak sama dengan anuitas hasil pembulatan.416.42 7 Rp919.38 Rp2.00 = 1 − 1.00 akan dilunasi dengan anuitas tahunan dengan suku bunga 15%/tahun selama 7 tahun.44 = Rp 1.889.86 Rp 919.44 Rp 110.008.000.49 Rp1.20 4 Rp 5. Pinjaman awal tahun ke-3 = sisa pinjaman akhir tahun ke-2. mengapa? Contoh 71 Suatu pinjaman Rp12.00 x 0.154 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi b.000.80 Rp1.000.73 + 919.00 = b.80 Rp4.892.092.698.604.386.329.698.960.00 Tahun Pinjaman awal ke tahun Bunga (12%) angsuran Rp10.000. Tabel rencana pelunasan anuitas: Anuitas A+ = Rp2.092.000.329.564.167.000.000.00 i = 12 %/tahun = 0.00 1 Rp 9. dan seterusnya.00 = = Rp2.889.58 Rp1.696.435.00 Rp1. Jika pembayaran anuitas dibulatkan ke bawah dalam ratusan ribu.000.000.963. c.000.12 = 1 − (1 + 0.276.028. Bunga + angsuran masing-masing kelas = anuitas hasil pembulatan (A+).41 1 − 0.696.73 Rp919.092.776.604.00 Rp8.889. Tentukan: a.013.200.00 Rp 835.000.000.282.00 Rp 900.437.559.17 . Tabel rencana pelunasan anuitas c.000. maka A+ = Rp2.264.440.100. Angsuran terakhir = pinjaman awal tahun terakhir.51 6 Rp 2. Sisa pinjaman akhir tahun ke-2 = pinjaman awal tahun ke-2 – angsuran ke-2.128.00 Rp 971.58 Rp1.00 Rp1.386.000.38 Rp 513.000.12 −8 1. Pembayaran anuitas terakhir = 110.889.12/tahun n = 8 tahun a.832.42 5 Rp 4.00 Rp5.80 Rp 683.00 3 Rp 6.040.44 0 Pinjaman awal tahun ke-2 = sisa pinjaman akhir tahun ke-1.200. Sisa pinjaman akhir tahun ke-1 = pinjaman awal tahun ke-1 – angsuran ke-1.100.00 Rp1.i 1 − (1 + i) −n 10.000.040.403883228 Jika dibulatkan ke atas dalam ratusan ribu.44 8 Keterangan Tabel: • • • • Sisa pinjaman akhir tahun Rp9. A M.12) −8 1.000.000.437.100.100.00 Rp6.282.000.963.00 Rp1.000.040.200. Pembayaran anuitas terakhir! Jawab: M = Rp10.030. Besarnya nilai anuitas sebelum dan sesudah dibulatkan . kecuali pada baris terakhir (baris ke-8).

625. Pembayaran anuitas terakhir = 486.8.246. Pembayaran anuitas terakhir! M = Rp12.00 Rp1. Anuitas Pinjaman Obligasi Obligasi adalah surat berharga yang merupakan perjanjian pinjaman tertulis.56 0 c. .00 Rp1. mengapa? dan silakan dicoba untuk pinjaman Rp15.261. Pada surat obligasi terdapat tanggal pengeluaran.000.00 x 0.000.00 Rp .00 Rp .00 dipecah menjadi Rp10.8. maka biasanya nilai nominal obligasi akan dipecah menjadi nilai nominal yang lebih kecil.850.800.000.875. A M.56 = Rp3.000.25 Rp2.00 Rp .246.5.800.000.000.000.79 Pembayaran anuitas terakhir tidak sama dengan anuitas hasil pembulatan.i 1 − (1 + i) −n 12.246.00 Rp1.000.00 dengan waktu 8 tahun dan anuitas dibulatkan ke bawah dalam puluhan ribu dengan suku bunga 15%/tahun.261.75 Rp .006.618.939.000.375937040 Jika dibulatkan ke bawah dalam ratusan ribu.00 = Rp2. tanggal pembebasan dan nilai emisi.000.150.00 Rp1.006.642.500.939.000.261.000.15) −7 1.00 Rp .000.000. tingkat bunga.00 Jawab: = b.00 i = 15 %/tahun = 0.00 Rp .000.000.000. Jika pinjaman obligasi ini akan dilunasi dengan sistem anuitas atau suatu pinjaman anuitas akan dilunasi dengan obligasi.9.884. maka A– = Rp2.3.7.000.00 Rp .3.00 Rp1.324.000.011.9.520.23 angsuran Rp1.993.00 Rp11. nilai nominal.23+3.56 Anuitas A– = Rp2.00 = 1 − 1.00 Rp1.527.000.00 bunga (15%) Rp1.000.7.500.00 Rp .800.749.527. 6).000.500.000. Tabel rencana pelunasan anuitas c.000. Obligasi ini biasanya digunakan untuk mendapatkan jumlah pinjaman yang besar.500.81 Rp 486.006.19 Rp3.650.850.00 Rp .75 Rp .00 Rp1.257.246.15 = 1 − (1 + 0.279.800.15/tahun n = 7 tahun a.125.200.36 = 1 − 0.BAB III Matematika Keuangan 155 b.000.000.322.477.15 −7 1.618. misalkan pinjaman obligasi Rp10.050.00 sehingga banyaknya obligasi adalah 1.75 Rp 788.257.00 Rp1.625.56 Sisa pinjaman akhir tahun Rp11. Tabel rencana pelunasan anuitas: Tahun ke 1 2 3 4 5 6 7 Pinjaman awal tahun Rp12.357.5.733.261.000.800.

.000.98 + = Rp3..569..77 Jumlah obligasi terpakai = 196 x Rp10.000.000...77 = 1 − 0.00 = 1 − 1.000.200. sisa pembayaran ke-(n – 1) .569.00 – Sisa pembayaran ke-1 = Rp 5.960.77 = Rp 5.000.000.77 Bunga = Rp12.165. . Tentukan tabel rencana pelunasannya! Jawab: M = Rp12.171.i 1 − (1 + i) −n 12. .00 = Rp 10.1−5 1..000.000. sisa x suku bunga .040. Contoh 72 Pinjaman obligasi Rp12. .000.200.000.200 lembar obligasi yang masing-masing sebesar Rp10. x nilai nominal = .000.00 – Angsuran = Rp 1.77 Angsuran ke-2 : Anuitas sisa pembayaran ke-1 sisa x 10% Jumlah = Rp 3.00 – 1... sisa pinjaman x suku bunga .569..620921323 Rencana pelunasannya sebagai berikut: Angsuran ke-1 : Anuitas = Rp 3.77 + sisa pembayaran belum ada = 0 Jumlah = Rp 3.000. .156 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi Jika jumlah yang dicicil bukan merupakan kelipatan dari pecahan nominal obligasi.000. Menentukan besarnya angsuran dapat dihitung sebagai berikut: Angsuran ke-n : Anuitas .569.00 yang terpecah menjadi 1.000. Jumlah obligasi terpakai = .000. maka sisa yang bukan merupakan kelipatan obligasi akan dibayarkan pada anuitas berikutnya.00 x 10% = Rp 1.569.200.00 i = 10 %/tahun = 0.165.00 = Rp 3. + Jumlah .000..00 = Rp 1.1 = 1 − (1 + 0.00 .52 Sisa pinjaman setelah angsuran ke-1 = 12.960..000.00 x 0.00 akan dilunasi dengan anuitas tahunan dengan suku bunga 10%/tahun selama 5 tahun.165...696.569.. – Angsuran .1) −5 1.569.77 = Rp 556. – Sisa pemayaran ke-n .000.1/tahun n = 5 tahun A= M.965.165.

00 – Angsuran = Rp 2.00 Rp2.500.00 Rp 2..00 x 10% = Angsuran = Jumlah obligasi terpakai = 262 x Rp10.000.93 + Rp 3.000.040.77 Rp 2.569.500.880.000.160.880.00 Silahkan dicoba untuk pinjaman obligasi Rp20.00 – Rp 2.94 Jumlah obligasi terpakai = 238 x Rp10.500.00 Jumlah 196 lembar 216 lembar 238 lembar 262 lembar 288 lembar 1.00 Rp2.000.000.000. 200 lembar Rp 288.000.174.035.000.65 + = Rp 3.000.160.00 = Rp 5.000.00 dipecah dalam 10.00 = sisa pembayaran ke-4 = Angsuran ke-5 : Anuitas sisa pembayaran ke-4 sisa x 10% Jumlah = = = = Rp 550.00 – Angsuran = Rp 2.000.00 Bunga = Rp 7.167..620.000.BAB III Matematika Keuangan 157 = Rp 10.00 Rp 7.880.00 0 Besar angsuran Rp1.00 Rp 5.880.000.880.00 – Rp 0 Sisa pinjaman Akhir tahun Rp10.880.00 Bunga = Rp 5.00 = Rp 2.000.000.165.00 x 10% = Angsuran = Jumlah obligasi terpakai = 288 x Rp10.52 Angsuran ke-3 : Anuitas sisa pembayaran ke-2 sisa x 10% Jumlah = Rp 3.035.172.500.00 – Rp 2.00 Rp10.000.30 Rp 2.94 Bunga Sisa pinjaman setelah angsuran ke-2 = 10.165.77 = Rp 6.160.209.500.00 – Rp 2.! .000.000.000.000.035.00 – 2.000.569.00 Rp2.000.000.00 Rp 7.035.30 Rp 3.960.00 = Rp 2.000.000.696.696.040.000.00 – 2.000.00 x 10% = Rp 788.000.52 Jumlah obligasi terpakai = 216 x Rp10.000.000.000.30 Rp 220.00 Rp 2.880.000.000.00 – sisa pembayaran ke-2 = Rp 7.209.622.880.00 Sisa pinjaman setelah angsuran ke-3 = 5.00 = Rp 2.000.880.380.00 Rp 5.040.00 Rp 2.696.94 Angsuran ke-4 : Anuitas sisa pembayaran ke-3 sisa x 10% Jumlah = Rp 3.000.880.620.000.380.00 = sisa pembayaran ke-5 = Tabel angsurannya sebagai berikut: th Pinjaman Awal Jumlah obligasi ke tahun yang diangsur 1 2 3 4 5 Rp12.004.209.00 – sisa pembayaran ke-3 = Rp 6.000.00 – 2.000.386.000.00 Bunga = Rp 2.52 = Rp 769.00 x 10% = Rp 1.000 lembar dan akan dilunasi dengan anuitas 5 tahun dengan suku bunga 12%/tahun .000.59 + = Rp3.30 Sisa pinjaman setelah angsuran ke-3 = 7.880.000.77 = Rp 7.000.94 = Rp 603.168.040.380.880.000.620.000.00 = Rp 7.00 Rp2.000.000.569.165.209.00 Rp12.

Hubungan antara anuitas dan angsuran pertama A = a1 x (1 + i)n 3.158 c. suku bunga i%/periode selama n periode: M. Sisa pinjaman anuitas Jika S1. Hubungan antara angsuran yang satu dengan angsuran yang lainnya: an = a1 (1 + i)n – 1 atau an = ak (1 + i)n – k 3. S2. 2. Rangkuman Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi 1. maka ada beberapa cara untuk menentukan sisa pinjaman setelah pembayaran anuitas ke-m. . S3. . kedua. Anuitas adalah sejumlah pembayaran pinjaman yang sama besarnya yang dibayarkan setiap jangka waktu tertentu. ketiga . Sm berturut-turut merupakan sisa pinjaman setelah pembayaran anuitas pertama. Nilai anuitas dari pinjaman M. dan terdiri atas bagian bunga dan bagian angsuran. . Kelebihan pembayaran karena anuitas dibulatkan ke atas adalah: NL = (a1 + a1 x daftar nilai akhir rente kolom i% baris (n –1)) – M atau NL = L + L x Daftar Nilai akhir rente kolom i % baris (n – 1) Besarnya anuitas terakhir: At = A – NL 7. i A = (1 − (1 + i) −n ) Dengan menggunakan daftar anuitas: A = M x daftar anuitas baris ke-n dan kolom i % 4. Kekurangan pembayaran karena anuitas dibulatkan ke bawah adalah: NK = M – (a1 + a1 x daftar nilai akhir rente kolom i% baris (n –1)) atau NK = K + K x Daftar Nilai akhir rente kolom i % baris (n – 1) . . Cara 1: Sm = Cara 2: Cara 3: b m+1 i Sm = M – (a1 + a1 x daftar nilai akhir rente kolom i% baris (m–1)) Sm = a1 x [daftar nilai akhir rente kolom i% baris(n –1) – daftar nilai akhir rente kolom i% baris (m–1)] Cara 4: Sm = A x [daftar nilai tunai rente kolom i % baris(n – m) ] 6. . ke-m.

000. Besarnya angsuran ke-5! c. Tentukan: a. Bunga dan angsuran ke-24! 7. Besarnya pinjaman! b.5%/bulan! 6. Nilai anuitasnya! b.25 tahun.000. Cicilan setiap bulan! c.800. Besarnya bunga ke-8 jika angsuran ke-8 adalah Rp412.00 dilunasi dengan anuitas bulanan selama 1 tahun 7 bulan dengan suku bunga 2. Suatu pinjaman akan dilunasi dengan sistem anuitas Rp550. Tentukan nilai anuitas bulanan dari suatu pinjaman sebesar Rp 8. Jika suku bunganya 2.000.00 akan dilunasi dengan anuitas bulanan dengan suku bunga 3.600.000.000. Jika suku bunga 4%/bulan.000.000.00.00. .000. Nissa bersama suaminya berencana membeli rumah di VILLA IMPIAN dengan harga Rp300.000.00. Tentukan: a. Besarnya angsuran pertama jika bunga pertama = Rp450.00.500.000. Tentukan: a.000. Suatu pinjaman Rp2.25%/bulan.00! 2. Tentukan besarnya anuitas jika besarnya angsuran ke-10 dan bunga ke-10 masing-masing adalah Rp318. Sisa pinjaman setelah mengangsur 20 bulan! Pinjaman sebesar Rp10.00 selama 2 tahun dengan suku bunga 2. Angsuran ke-5 suatu anuitas Rp300.000. Bunga dan angsuran pertama! c. Pinjaman sebesar Rp 2. Besarnya bunga ke-8! anuitas bulanan 4. Suatu pinjaman akan dilunasi dengan anuitas tahunan.00 akan dilunasi dengan sistem anuitas bulanan dengan suku bunga 3%/bulan selama 3. Besarnya anuitas! b.5%.BAB III Matematika Keuangan 159 1. Besarnya bunga pertama dan angsuran pertama! b. Pinjaman sebesar Rp12.000. Besarnya angsuran pertama! c.00! b.5%/bulan selama 3 tahun. Tentukan sisa pinjaman setelah mengangsur 25 bulan! 9. Besarnya anuitas! d.000.00 dan Nissa hanya memiliki uang muka Rp 50. Sisanya akan dicicil dengan sistem anuitas tahunan selama 15 tahun dengan suku bunga 14%/tahun. Sisa pinjaman setelah mengangsur 10 tahun! 8.000.000.00! 3.00 dan Rp27. tentukan: a. Besarnya angsuran ke-8! 5. Tentukan: a.000.000. Anuitasnya! b.00 akan dilunasi dengan Rp 250.000.00 dan bunga pertamanya Rp320. tentukan: a.

000.000.5%/semester selama 7. Ratusan ke bawah c.25%/bulan. 14.5%/tahun selama 18 tahun.75 tahun. Ratusan ke atas d.500.5%/bulan selama 2. Besarnya nilai anuitas sebelum dan sesudah dibulatkan! b.000. tentukan: a. Besarnya nilai anuitas sebelum dan sesudah dibulatkan! b. Total kelebihan pembayaran anuitas! c.00 akan dilunasi dengan anuitas tahunan dengan suku bunga 4.5% / tahun selama 25 tahun. Tentukan sisa pinjaman setelah mengangsur 2 tahun.000.00 akan dilunasi dengan anuitas bulanan selama 3. 13.00 akan dilunasi dengan sistem anuitas tahunan selama 8 tahun dengan suku bunga 12.000. Jika pembayaran anuitas dibulatkan ke atas dalam ratusan ribu. Tentukan sisa pinjaman setelah mengangsur 10 semester! Pinjaman Rp18. Puluhan ke atas c. 18. Tentukan besar pinjaman tersebut! Pinjaman Rp12.000. Pinjaman sebesar Rp15.00 akan dilunasi dengan anuitas tahunan dengan suku bunga 12%/tahun selama 15 tahun.500.000. Tentukan nilai anuitasnya dan bulatkan anuitas di atas dalam: a.00 akan dilunasi dengan anuitas bulanan selama 4. Puluhan ribu ke atas Suatu pinjaman Rp25.000. Ribuan ke atas b.000.5 tahun. Total kelebihan pembayaran anuitas! c. tentukan: a.5 tahun. Besarnya nilai anuitas sebelum dan sesudah dibulatkan! b. 17.000.5%/tahun.000 dengan suku bunga 2. Total kekurangan pembayaran anuitas! c.5%/bulan selama 2.25 tahun dengan suku bunga 3.000. .000.00 akan dilunasi dengan anuitas tahunan selama 8 tahun dengan suku bunga 15%/tahun. Pembayaran anuitas terakhir! Pinjaman sebesar Rp14.00 akan dilunasi dengan anuitas tahunan dengan suku bunga 5. Tentukan sisa pinjaman setelah pembayaran anuitas ke-25! Suatu pinjaman dilunasi dengan anuitas bulanan sebesar Rp500. Pinjaman sebesar Rp4. Ribuan ke bawah b.000. Pembayaran anuitas terakhir! Suatu pinjaman Rp22. Tentukan sisa pinjaman setelah pembayaran anuitas ke-12! Pinjaman Rp25. Tentukan nilai anuitasnya dan bulatkan anuitas di atas dalam: a. 12. Pembayaran anuitas terakhir! 11.000. Jika pembayaran anuitas dibulatkan ke atas dalam ratusan ribu.00 akan dilunasi dengan sistem anuitas tiap bulan dengan suku bunga 1.160 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi 10.000. tentukan: a. Ratusan ribu ke bawah d.5%/bulan.00 akan dilunasi dengan sistem anuitas tiap semester dengan suku bunga 7. 19. Jika pembayaran anuitas dibulatkan ke bawah dalam puluhan ribu.000.25 tahun dengan suku bunga 2. 15. Puluhan ribu ke bawah Suatu pinjaman Rp15. 16.

75 tahun dengan suku bunga 2. Jika pembayaran anuitas dibulatkan ke atas dalam puluhan ribu. nilai sisa. • Metode satuan hasil produksi atau metode unit produksi. Buatlah rencana pelunasannya! Suatu pinjaman Rp5.000.000. Tabel rencana pelunasanya! c. maka obligasi tersebut dipecah menjadi 1. Tujuan Setelah mempelajari uraian kompetensi dasar ini. Penyusutan Nilai Barang a.000 lembar. • Metode satuan jasa kerja aktiva.000. Tentukan: a. Total kekurangan pembayaran anuitas! c.00 akan dilunasi dengan anuitas tahunan dengan suku bunga 20%/tahun selama 8 tahun. • Metode persentase tetap dari nilai buku atau metode saldo menurun. Besarnya nilai anuitas sebelum dan sesudah dibulatkan! b.00 dalam bentuk obligasi. .00 akan dilunasi dengan anuitas tahunan dengan suku bunga 10%/tahun selama 12 tahun.000.00 akan dilunasi dengan anuitas tahunan dengan suku bunga 12%/tahun selama 5 tahun.000.000. Besarnya nilai anuitas sebelum dan sesudah dibulatkan! b.000. Susunlah rencana dan tabel pelunasannya! 22. Pembayaran anuitas terakhir! Suatu pinjaman dilunasi dengan anuitas sebesar Rp725.00 tiap bulan selama 3. Suatu pinjaman Rp25. Tabel rencana pelunasanya! c. Besarnya nilai anuitas sebelum dan sesudah dibulatkan! b. dan umur manfaat Menghitung besar penyusutan dengan metode: • Metode garis lurus atau metode persentase tetap dari harga pembelian. anda dapat: Mengidentifikasikan pengertian penyusutan. Besarnya pinjaman! b. 4.000.000.000. Pembayaran anuitas terakhir! 21. 25. tentukan: a. B.00 terpecah dalam nilai nominal Rp10. • Metode jumlah bilangan tahun. Jika pembayaran anuitas dibulatkan ke bawah dalam ratusan ribu.75%/bulan.00 akan dilunasi dengan anuitas tahunan dengan suku bunga 8% / tahun selama 7 tahun. Pembayaran anuitas terakhir! Suatu pinjaman Rp50. 24. Suatu pinjaman obligasi Rp20.000. Jika pembayaran anuitas dibulatkan ke bawah dalam ratusan ribu. aktiva.000. Karena akan dilunasi dengan anuitas dengan suku bunga 15%. tentukan: a. tentukan: a. Suatu pinjaman Rp25. Angsuran ke-10! c. Sisa pinjaman setelah anuitas ke-15! 23.BAB III Matematika Keuangan 161 20.

tetapi memiliki nilai uang karena hak secara hukum. yaitu aktiva lancar dan aktiva tetap. dan merek dagang. 2). gedung bangunan. Aktiva tetap adalah suatu aktiva perusahaan yang sifatnya relatif permanan yang digunakan dalan meyelenggarakan operasi perusahaan. • Metode jumlah bilangan tahun. Ada beberapa faktor yang harus diperhitungkan untuk mempermudah penulisan di dalam menentukan besarnya penyusutan. yaitu: . pengertian penyusutan. Untuk menentukan besarnya beban penyusutan dalam tiap-tiap periode. Aktiva lancar adalah suatu aktiva perusahaan yang digunakan untuk membantu kelancaran proses kegiatan oprasional perusahaan. Biaya perolehan suatu aktiva adalah besarnya biaya yang dikeluarkan untuk memperoleh aktiva tersebut. • Metode satuan jasa kerja aktiva. ada beberapa metode yang dapat digunakan. Aktiva tetap ini dibedakan menjadi dua. objek peyusutan aktiva perusahaan hanyalah pada aktiva tetap berwujud. Uraian Materi Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi 1). • Metode satuan hasil produksi atau metode unit produksi. nilai sisa dan umur manfaat Penyusutan atau Depresi adalah berkurangnya nilai ekonomi suatu aktiva. hak cipta.162 b. goodwiil. antara lain: • Metode garis lurus atau metode persentase tetap dari harga pembelian. peralatan. Misalnya uang tunai dan aktiva lain yang secara layak dapat diubah menjadi uang tunai dengan cara dijual atau dipakai habis dalam satu siklus operasi perusahaan yang normal. dan lain-lain. mesin kendaraan. Nilai sisa atau residu adalah taksiran nilai aktiva setelah masa manfaat dari aktiva tersebut. Contohnya penyusutan pada mesin produksi. aktiva. Aktiva perusahan dapat dibedakan menjadi dua. Berkurangnya nilai tersebut biasanya disebabkan karena aus dipakai atau umur manfaatnya. Aktiva tetap berwujud contohnya tanah. yaitu: aktiva tetap berwujud dan aktiva tetap tidak berwujud. Aktiva tetap tidak berwujud adalah suatu aktiva tetap tidak memiliki sifat-sifat. penyusutan pada kendaraan operasional dan penyusutan aktiva tetap berwujud lainnya. copyright. Umur manfaat suatu aktiva adalah perkiraan lamanya suatu aktiva dapat dimanfaatkan. Contohnya hak paten. Aktiva adalah segala sumber daya ekonomi dari suatu perusahaan yang berupa harta maupun hak-hak yang di miliki berdasarkan kekuatan hukum. Menghitung Besar Penyusutan Pada kompetensi dasar ini. Agar perusahaan dapat tumbuh berkembang secara seimbang. • Metode persentase tetap dari nilai buku atau metode saldo menurun. maka salah satunya perusahaan tersebut perlu mengetahui atau memperkirakan penyusutan-penyusutan aktivanya secara baik dan tepat hingga pada gilirannya perusahaan dapat mengunakan hasil-hasil prakiraan ini sebagai dasar tidak lanjut operasional.

000. besarnya penyusutan tiap tahun adalah Rp 600.000. Beban penyusutan tiap tahun: A −S D= n 5. Metode garis lurus disebut juga metode presentase tetap dari harga pembelian aktiva.000. Metode Garis Lurus (straight line method).00. tingkat penyusutan tiap tahun sebesar 12% dari harga pembelian c.00 = = Rp600.000. Buatlah daftar peyusutan lengkap dengan akumulasi penyusutannya! Jawab: A = Rp5.000.000.BAB III Matematika Keuangan 163 A = Biaya perolehan aktiva yaitu besarnya biaya yang dikeluarkan perusahaan untuk memperoleh aktiva sampai aktiva itu siap di operasikan. Nilai buku atau harga aktiva pada akhir tahun ke-3 misalkan S3.00 S = Rp2.000. Dengan mengunakan metode garis lurus.000. Persentase penyusutan (r) D x 100% r= A 600.00 Jadi.000.000. Nilai buku atau harga aktiva pada akhir tahun ke-3! d.000.000.00 5 jadi. S = Perkiraan nilai sisa aktiva yaitu nilai taksir yang mungkin dapat di peroleh melalui aktiva yang sudah lewat masa pemakaiannya. Tingkat peyusutan atau persentase peyusutan per tahun! c.00 .00 x 100% = 12 % r= 5.000.000.000.00 − 2. Besarnya beban penyusutan tiap tahun! b.00 – 3 x 600. a).000. D = Beban peyusutan tiap periode.00. tentukan: a. Diperkirakan aktiva itu dapat dimanfaatkan selama 6 tahun dengan perkiraan nilai sisa Rp 2.000.000.000. maka: S3 = A – 3D S3 = 5.000. Berdasarkan metode garis lurus besarnya beban peyusutan tiap tahun adalah tetap yang didefinisikan oleh rumus: A −S D= n Besarnya tingkat peyusutan r di definisikan oleh rumus: r= D x 100% A Contoh 73 Sebuah aktiva dengan biaya perolehan sebesar Rp5. b.00 dan n = 6 tahun a.00. r = Tingkat peyusutan atau presentase peyusutan. n = umur manfaat /umur ekonomis aktiva dalam tahun.

00.000. harga aktiva pada awal tahun 2010 adalah Rp5.250.00 3.000.400.000.00 3.5% = 75% Total akumulasi penyusutan = ∑r .400. r = 6 x 12.5% tiap tahun dari harga beli.000.000.00 = Rp5.800.000. Total persentase akumulasi penyusutan ∑r = n.00 600.00. Nilai buku dari tiap-tiap tahun dapat dicari sebagai berikut: Nilai buku pada akhir tahun ke-1 S1 =A – r.000.A =A (1 – r) .00 Beban peyusutan 600.000.625. misalkan S5.600. d.000.000.00 r = 12.000.000.00 Jadi.5% b).000.00 3.00 = Rp11. A) S5 = 15.00 – 9.000.375.000.000. Akumulasi penyusutan selama 6 tahun! c.000.000.000.200. Aktiva tersebut menyusut 12.125 a.000.00 2.00.00 600.000.000. c.600.000.00 Nilai buku akhir tahun 4.000.000.000.000.00 Jadi.000.00 – 5 x (0.000.200.200.125 x 15.000. Nilai aktiva pada akhir awal tahun 2010! b.00 1.200.164 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi S3 = Rp3.00 600. harga aktiva pada akhir tahun ke-3 adalah Rp3. maka: S5 = A – 5D S5 = A – 5 x (r . Daftar penyusutan aktiva menurut metode garis lurus: Tahun ke 1 2 3 4 5 Biaya perolehan 5. Metode persentase tetap dari nilai buku (Metode Saldo Menurun) Metode saldo menurun dinamakan juga dengan declining balance method. Umur aktiva pada saat S = 0.00 1.00.000.400.800.000.000.625.00 3.000.000. atau ∑r = 100% 100% ∑r =8 n= = r 12. A = 75% x Rp15.00 2. Tentukan: a.800.200.00 2.000.00 3.00 Contoh 74 Pada awal tahun 2005 PT Adil dan Sejahtera membeli sebuah aktiva seharga Rp15.000.00 Akumulasi peyusutan 600.000.00 600.000. Dari awal tahun 2005 sampai awal tahun 2010 = 5 tahun (n = 5) Nilai buku atau harga aktiva untuk n = 5. Di dalam metode ini besarnya beban penyusutan tiap-tiap tahun diperoleh dari perkalian tingkat penyusutan (r) dengan nilai buku awal tahun pada tahun yang bersangkutan.000.00) S5 = 15. b.00 2.5% (metode garis lurus) = 0. Umur aktiva jika aktiva tidak bernilai lagi! Jawab: A = Rp15.00 4.000.

.7937) x 100% = 20.BAB III Matematika Keuangan 165 Nilai buku pada akhir tahun ke-2 S2 = S1 – r.000. S1 = S1 (1 – r) = A (1 – r) ( 1 – r) S2= A (1 – r)2 NIlai buku pada akhir tahun ke-3 = S2 – r. Nilai buku atau harga aktiva pada akhir tahun ke-4! c.000. r = (1 – n A r = (1 – 6 5.000. maka tingkat penyusutan atau persentase penyusutan berdasarkan persentase tetap dari nilai buku atau metode saldo menurun adalah: S ) x 100% r = (1 – n A r =1– Contoh 75 Sebuah aktiva dengan biaya perolehan Rp20. besar penyusutan tiap tahun adalah 20.00.000.000. sehingga pada tahun ke-n nilai aktiva diperoleh: Sn= A (1 – r)n Jika Sn=A(1 – r)n. Dengan mengunakan metode persentase tetap dari nilai buku.000.00 S = Rp5.000.S2 S3 = S2 (1 – r) = A (1 – r)2 (1 – r) S3 = A(1 – r )3 .00.00 r = (1 – 6 0. Tingkat penyusutan tiap tahun! b. Daftar penyusutannya! Jawab: A = Rp20. diperoleh: r = (1 – 0.00 ) x 100% 20. Setelah beroperasi selama 6 tahun ditaksir nilai sisanya Rp5. maka (1 – r)n = (1 – r) Sn A S = n n A n Sn A Jika dinyatakan dalam %.000.000.000.000.63% dari nilai buku.25 ) x 100% dengan menggunakan kalkulator scientiffic. tentukan: a.63% Jadi.00 n = 6 tahun S ) x 100% a.000.

000.396849211 Sn= Rp 7.63% Beban penyusutan 4.000.999. Sn= A (1 – r)n Sn= 15.063.599. c.000. Tentukan: a.78 13.874. Nilai aktiva setelah menyusut selama 5 tahun! Setelah berapa tahun nilai aktiva menjadi Rp 11.000.00 x (1 – 7.00 0.22 Jadi.796.193.63% 20.80 9.5%)5 Sn= 15.925 .88 Nilai buku akhir tahun 15.79374 Sn= 20.00 12.000.000.871.000.22 6.88.00 12. Tahun ke Biaya perolehan 20.000.166 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi b.796.599.63%)4 Sn= 20.12 7.984.63% 20.677187080 Sn= Rp 10.000.584. Aktiva tersebut menyusut 7.000.936.700.584.000.984.999.984.26 Akumulasi penyusutan 4.980.213.126.015.000. n = log 0.00 15.000.126.925n 15.000. maka: Sn = A (1 – r)n 11.000.000. b.791453125 = 3 tahun.871.019. Untuk Sn = Rp 11.000.9255 Sn= 15.62 15.00 3.604.63% 20.000.299.00.00 7.980.019.20 10.00 x 0.000.936. nilai buku pada akhir tahun ke-4 adalah Rp7.062.874.995.22.63% 20.90 1.000.274.925 log 0.000.399.12 1 2 3 4 5 6 Contoh 76 Pada awal tahun 2005 PT Adil dan Sejahtera membeli sebuah aktiva seharga Rp15.22 6.796.806.000.299.415.00 x 0.5%)n 11.00 x (1 – 7.00 r = 5.925n di logaritmakan dengan bilangan pokok 10 log 0. Jawab: A = Rp15.936.871.20.806.00 x (1 – 20.796.999.871. Daftar penyusutan aktiva menurut metode persentase tetap dari nilai buku.000.88 = 15.88? b.791453125 = 0.88 12.980.791453125 = n.00 x 0.38 Persentase penyusutan 20.299. log 0.000.88 = 0.157.000.193.637.400.68 2. Nilai buku pada akhir tahun ke-4: Sn= A (1 – r)n Sn= 20.63% 20.00 x 0.806.20 2.12 7.000.5% a.000.000.599.38 4.984.84 1.5% tiap tahun dari nilai buku.936.80 9.

000. .00 .000.000. Beban penyusutan pada tahun ke-3! c. 1.00 c. D2. q5 = 1. q3 = 2. ke-2. ke-k. . 2. 2. . Tentukan: a. . + qk) Dan nilai buku pada akhir tahun ke-k adalah: Sk = A – ∑ D Contoh 77 Suatu aktiva dengan biaya perolehan Rp25. memproduksi sebanyak Q unit produksi (Q = q1 + q2 + q3 + .000.750 unit.500.250 unit. q3 + .+ qn dengan q1 + q2 + q3 + . maka jumlah kumulatif beban peyusutan pada akhir tahun ke-k adalah: ∑ D = D1 + D2 + D3 + .500 = Rp17.500 + 2. Jika jumlah produksi tiap tahun berturut-turut adalah 2. Jika suatu aktiva dengan biaya perolehan sebesar A.000. + qn berturut-turut merupakan jumlah satuan hasil produksi dari tahun pertama sampai dengan tahun ke-n) dan nilai residu sebesar S.00 A−S a.750. . . ke-3 . + r qk ∑ D = r(q1 + q2 + q3 + .000.000.00 − 5. .000. D3.250.000 unit. dan 500 unit. . + Dk ∑ D = r.00 x 8. q2 + r .500 unit. .000. 1.00 = Rp2.000 b. . .250 + 2. q2 = 2. q4 = 1. masa manfaat selama n tahun. Susunan daftar penyusutannya! Jawab: A = Rp25.000.000 unit (q1 = 2.000. D3 = r . Nilai buku pada akhir tahun ke-5! e.000. q1 + r . . r = Q r= 25.00.000 unit. q3 = 2.000.000.000 dan q6 = 500) S = Rp5.00 x (2. maka besarnya tingkat penyusutan r tiap satuan hasil produksi adalah: A−S r= Q Jika D1.BAB III Matematika Keuangan 167 c).000. Jumlah kumulatif beban penyusutan pada akhir tahun ke-4: ∑ D = r(q1 + q2 + q3+ q4) ∑ D = 2.000.000 = Rp2.000. Metode satuan hasil produksi (production output method) Besarnya tingkat penyusutan mengunakan metode satuan hasil produksi dihitung berdasarkan tiap satuan hasil produksi (shp). .000. . Jumlah kumulatif beban penyusutan pada akhir tahun ke-4 ! d.00 x 2.00 n = 6 tahun Q = 10. Dk merupakan beban penyusutan tahun pertama. Diperkirakan umur manfaat aktiva selama 6 tahun dengan jumlah produksinya 10.000.00.000. Tingkat penyusutan tiap satuan unit produksi! b.000 unit dan memiliki nilai sisa Rp5.000 + 1. .000.750) ∑ D = 2.00 10.

000 1.000.000.500.500.000.000.250 2.000.000.645.00 = Rp5.000.168 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi d.500. Susunan daftar penyusutannya sebagai berikut: r = Rp2.00 11.500. Jika tahun tertentu mesin foto copy itu dapat menghasilkan 565.000.000.000.00 r = Rp900/1.000.00 2. a.000 500 10.00 20.500.000 lembar foto copy? Jawab: A = Rp6.00 1000 b.00 3.00 x (2.000.000. Berapakah harga mesin foto copy itu setelah mesin tersebut memproduksi 950.000.000.000.000.000. ∑q 900 = x 950.000.00 8.500.000.00 1000 Nilai buku setelah memproduksi 950.00 Contoh 78 Sebuah mesin foto copy dibeli dengan harga Rp 6.000.000.000.000.500.000.500 2.950.000 + 1.750 + 1. D =r.500 = Rp508.000.000.000. ∑ D = r .000.000.000.000.00 6.750 1. Mesin itu diperkirakan mempunyai tingkat penyusutan Rp900 tiap 1000 lembar foto copy yang dihasilkan. Jumlah kumulatif beban penyusutan pada akhir tahun ke-5: ∑ D = r(q1 + q2 + q3+ q4+ q5) ∑ D = 2.00 x 9.000.000.000.00 8.500. berapakah beban penyusutan pada tahun tersebut? b.00 4.00 5.500 = Rp19.000.00 1.000.00 9.500.00 – 19.000.00 Nilai buku pada akhir tahun ke-5: Sk = A – ∑ D Sk = 25.00 Akumulasi penyusutan 5.000.000 lembar a.q 900 = x 565.00 15.00 6.000.00 Jumlah Jumlah Produksi 2.000.000.000.000 lembar: Sk = A – ∑ D Sk = 6.000.00 .000.000.000.000.000) ∑ D = 2.00 15.00 Tahun ke 1 2 3 4 5 6 Nilai buku awal tahun 25.000.000.500.00 11.000.000 = Rp855.500 + 2.500 lembar foto copy.000 Nilai Buku Akhir tahun 20.500.00 4.00 = Rp6.000.00.000.00 e.00 17.00 20.000.000.00 Beban Penyusutan 5.00 – 855.00 13.000.00 19.00 20.000.000.000.250 + 2.

+ qn berturut-turut merupakan jumlah jam kerja aktiva dari tahun pertama sampai dengan tahun ke-n) dan nilai residu sebesar S.00 x (3.000.00 n = 5 tahun Q = 10. ke-k. .500. Biaya perolehan mesin! b. A−S Q A − 2.00 Nilai buku pada akhir tahun ke-5: Sk = A – ∑ D Sk = 3. masa manfaat selama n tahun.500. .000) r = Rp75. .000. mesin tersebut ditaksir mempunyai nilai Rp 2.000 satuan hasil produksi Tahun ke-2 = 2.500. . berproduksi sebanyak Q jam kerja (Q = q1 + q2 + q3 + . ke-3 .000.250.500) ∑ D = 75.000.500 satuan hasil produksi Tahun ke-4 = 2.000.000 satuan hasil produksi Setelah 5 tahun.000.000 dan q5 = 1.00 d) .00 = Rp 2.000 + 2. . . q2 = 2. Jumlah kumulatif beban penyusutan pada akhir tahun ke-3: ∑ D = r(q1 + q2 + q3) ∑ D = 75.+ qn dengan q1 + q2 + q3 + . q4 = 2.000.00 x 7.500.00 = A – 2. .250. Tentukan: a.500.500 + 1. .500.BAB III Matematika Keuangan 169 Contoh 79 Suatu mesin dapat berproduksi sebagai berikut: Tahun ke-1 = 3.000.00 A = 750.00 r= d.725.000. Dk merupakan beban penyusutan tahun pertama.000.000.000 unit (q1 = 3.00 + 2.00 = Rp 3. maka jumlah kumulatif beban penyusutan pada akhir tahun ke-k adalah: . . ke-2.00.000 satuan hasil produksi Tahun ke-5 = 1.00 per unit.000. D2.000 = Rp 525. Metode satuan jam kerja aktiva (service hours method) Besarnya tingkat penyusutan mengunakan metode satuan jam kerja aktiva dihitung berdasarkan tiap satuan jam kerja aktiva.500 satuan hasil produksi Tahun ke-3 = 1. maka besarnya tingkat penyusutan r tiap jam kerja aktiva adalah: r= A−S Q Jika D1. D3.000 750. Jika dengan metode satuan hasil produksi besarnya penyusutan adalah Rp75. Jika suatu aktiva dengan biaya perolehan sebesar A.00 75 = 10.00 – 525.000.00 a. q3 = 1.500. Besarnya nilai buku pada akhir tahun ke-3! Jawab: S = Rp2.

800.000.000.000 jam.000) ∑ D = 600. q3 = 6.00 x (10. Tentukan: a.000.000 ) S = Rp6.500 jam.000 + 5. . + qk) Nilai buku pada akhir tahun ke-k adalah: Sk = A – ∑ D Contoh 80 Suatu aktiva dengan biaya perolehan Rp30. q5 = 5.00 d.00 r= = Rp600.300. dan 2. 6. Nilai buku pada akhir tahun ke-6! e. Jumlah kumulatif beban penyusutan pada akhir tahun ke-5! d.500 = Rp 3.000 jam.800.000 jam.200.000.000 dan q6 = 3. 5.000 = Rp21.00.000.000 + 8.00 n = 7 tahun Q = 40.000.00 x (10.000 jam. .000 dan q6 = 2. .000 jam. q2 + r . q2 = 8. .000. q4 = 600. q3 + . + r qk ∑ D = r(q1 + q2 + q3 + . + Dk ∑ D = r.000.00 – 22.500.000.000.000.000) ∑ D = 600. Susunan daftar penyusutannya! A = Rp30.000.000 + 3.500 + 6.00 40.00 .000 jam dan memiliki nilai sisa Rp6. .500 jam. 5.000 + 5.00 x 38.000.00 x 35.000. q1 + r . Beban penyusutan pada tahun ke-4! c.000 jam (q1 = 10. Diperkirakan umur manfaat aktiva selama 7 tahun dengan pengoperasian mesin selama 40.000.000.000.500 + 5.000.500.000. Jumlah kumulatif beban penyusutan pada akhir tahun ke-6: ∑ D = r(q1 + q2 + q3+ q4+ q5+ q6) ∑ D = 600. Jumlah kumulatif beban penyusutan pada akhir tahun ke-5: ∑ D = r(q1 + q2 + q3+ q4 + q5) ∑ D = 600.000 = Rp 22. Tingkat penyusutan tiap jam kerja aktiva! b.000. r = A−S Q 30.00 x 5.00.500 + 5.000.00 = Rp7.170 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi ∑ D = D1 + D2 + D3 + .00 c.000 Jawab: b. Jika jumlah jam kerja aktiva tiap tahun berturut-turut adalah 10.500 + 6.00 − 6.000. D4 = r . .000 + 8. 8.00 Nilai buku pada akhir tahun ke-6: Sk = A – ∑ D Sk = 30. q4 = 5.00 a. 3.

000.000.000.000.000. .300.00 9.000.000.200.000. Tentukan nilai buku pada akhir tahun ke-5! d.000.100.000.00 18.000. Jumlah bilangan tahun dari n tahun adalah: JBT= 1 + 2 + 3 + … + n Beban penyusutan akhir tiap-tiap tahun adalah: n ( A – S).00 diperkirakan mempunyai umur manfaat selama 6 tahun dengan nilai sisa Rp800.000.000.00 dengan menggunakan metode jumlah bilangan tahun: a.00 Tahun ke 1 2 3 4 5 6 7 e).000 2.000.000.900.500 6. .00 22.700.00 15.00 Akumulasi Penyusutan 6.00 9.000.000. Susunan daftar penyusutannya sebagai berikut: Nilai Buku Awal Tahun 30.000.300.000.000 r = Rp600.000.00 1. D3 = JBT .100. .00 6.600. Buatlah daftar penyusutannya! . + Dk Nilai buku pada akhir tahun ke-k adalah: Sk = A – ∑ D Contoh 81 Sebuah aktiva dengan biaya perolehan sebesar Rp5.000.00 Nilai Buku Akhir tahun 24.000.00 21.900.000. JBT n−2 ( A – S).000 40.000. Tentukan akumulasi beban penyusutan pada 3 tahun pertama! c.00 Jumlah Jumlah Jam Kerja 10.00 24.000.000. .000.500 5. D1 = JBT n −1 D2 = ( A – S ).00 3.00 Beban Penyusutan 6.00 11.000.000 3.000 8.000.00 3.00 1.00 15.000.00 18.000.00 12.00 18.000.00 5.000.000.000 5.00 24.000. Metode Jumlah Bilangan Tahun (sum of the year’s digits method) Jika suatu aktiva mempuyai umur manfaat n tahun.000.000.200.00 12.000.000.000.300.000.000.00 3.00 24.BAB III Matematika Keuangan 171 e.200.00 14.00 7.000. n − k +1 ( A – S) Dk = JBT Jumlah kumulatif beban penyusutan pada akhir tahun ke-k adalah: ∑ D = D1 + D2 + D3 + .800.000.800. maka tingkat penyusutan r merupakan bilangan pecahan dari tahun ke tahun semakin menurun dengan penyebut pecahan merupakan jumlah n bilangan asli.000.000.000. Tentukan beban penyusutan tiap-tiap tahun! b.00 7.

000.000.000.000.200.000.200.000.000.000.000.000.000.000.000.00 = Rp800.00) = 21 3 = x 4.000.200.00 = Rp1.000.200.00 + 1.000.00) = 21 2 = x 4.00) = 21 6 = x 4.00) = 21 5 = x 4.000.00) = 21 1 = x 4.00 – 800.000.00) = 21 4 = x 4.00 = Rp600.000.00 S = Rp800.00 = Rp200.00 21 6 −1 D2 = (A – S) JBT 5 (5.00.200.000.00 – 800.000.000.000.00 21 6−5 D6 = (A – S) JBT 1 (5.000.00 21 6−2 D3 = (A – S) JBT 4 (5.200.00 .172 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi Jawab: A = 5.000.00 21 6−3 D4 = (A – S) JBT 3 (5.000.000.000.00 – 800.00 = Rp400. Jumlah kumulatif beban penyusutan pada akhir tahun ke-3 adalah: ∑ D = D1 + D2 + D3 = 1.00 21 b.00 + 800.000.00 = Rp1.000.000.00 – 800.00 21 6−4 D5 = (A – S) JBT 2 (5.000.000.00 n = 6 tahun JBT = 6 + 5 + 4 + 3 + 2 + 1 = 21 6 a.200.00 – 800.000.000.000.000.000.200. D1 = (A – S) JBT 6 (5.00 = Rp3.000.00 – 800.

00 .000.00 – x 4.00 3.00 Jumlah Beban Penyusutan 1.000.000. Menurut metode jumlah tahun beban penyusutan tahun keempat adalah Rp3.000.1) .000.000.000.00 Akumulasi Penyusutan 1. . maka JBT = 8 + 7 + 6 + 5 + 4 + 3 + 2 = 1 = 36 D4 = Rp3. .900.00 Contoh 82 Sebuah aktiva mempunyai umur manfaat selama 8 tahun.000.800.00 – 800.00 3.000.000.000.000. .000.200. . Nilai buku pada akhir tahun ke-5 adalah: S5 = A – ∑ D 6+5+4+3+2 (5.000.000.00 4.200.000.200.00 S6 = Rp 5.000.000.200.000.00 – JBT 20 S5 = 5.00 Nilai Buku Akhir Tahun 3.00 400.000.00 600.00 1.000.00 ∑D = 21 c.000.00 = 36 D4 = A – S = 3.000.00) ∑D = 21 15 x 4.00 200.200.000. .000.000.000.000.000.600.000.00 24.00 d.00) S5 = 5.800.00 = Rp1.000.000.00 2.000.000.000.BAB III Matematika Keuangan 173 atau: ∑ D = D1 + D2 + D3 6+5+4 (A – S) ∑D = JBT 15 (5.000. Daftar Penyusutannya: Tahun ke 1 2 3 4 5 6 Nilai Buku Awal Tahun 5.00 15.000.000.200.300.000.000.000.000.000.000.00 4.000.00 2.000. .000.200.00 2.000.000.000.00.00 21 S5 = 5.000.600. Tentukan biaya perolehan dan residu aktiva! Jawab: n = 8 tahun.200.000.000.00 9.00 dan nilai buku pada akhir tahun ke-6 adalah Rp5.200.00 – 800.00 = Rp3.00 x 36 5 A – S = 21.000.00 4.400.00 18.00 1.000.000.00 800.000.000.00 8 − 4 +1 (A – S) JBT 5 (A – S) 3. .000.00 – 4.000.00 800.000.000.000.00 12. .000.000.00 1. .

00 a.600.000.000.00 S6 = A – A – S = 21.00 – 21.00 3).000. dan nama baik (goodwill).00.600.000.200. Umur manfaat aktiva tak terwujud.00 = Rp10.000.000.000.174 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi ∑D 8+7+6+5+4+3 (S – A) 5.000.000. Jadi.00 . Perhitungan amortisasi biasanya dilakukan dengan metode garis lurus.000.000.000.00 = Rp3.000. Jika aktiva tak berwujud dikeluarkan oleh pemerintah maka masa berlaku aktiva itu ditetapkan oleh pemerintah sesuai dengan peraturan pemerintah.00 = A – 36 33 5.000.00 A = 5.000.00 ( dari persamaan 1) 36 5. Penyusutan Aktiva Tetap Tidak Berwujud Aktiva tidak berwujud adalah suatu aktiva tetap yang tidak memiliki sifat fisik.00 = Rp25.000. hak cipta (copy right).000.000.400.00 = A – x 21.200.200.000. Semua biaya yang dikeluarkan untuk mendapatka aktiva sehingga aktiva itu dapat digunakan di dalam operasional perusahaan. Contoh: hak paten.000. Dalam hal ini nilai sisa setelah masa manfaat dari aktiva itu habis adalah nol (S=0).000. sesuai dengan ketentuan atau peraturan yang telah ditetapkan.00 = Rp70.200. maka biaya-biaya itu dimasukan ke dalam biaya perolehan aktiva itu.800.000. Beban penyusutan tiap tahun dari hak paten tersebut b.00 n = 15 tahun A 150.000. Proses penyusutan pada aktiva tetap tak terwujud disebut amortisasi.00 (dari persamaan 1) S = 25.800.000. merek dagang. Misalnya hak paten masa berlaku dalam jangka waktu 15 tahun.00 + 19.000. n = masa berlakunya aktiva tak berwujud.000.600. beban penyusutan tiap tahun: A−S A−0 A D= = = n n n A = biaya perolehan aktiva tak berwujud.000. D = = n 15 b. Nilai buku pada akhir tahun ke-8: S8 = A – ∑D S8 = 15. Contoh 83 Perusahaan pertambangan Batu bara mendapat hak paten menambang batu bara selama 15 tahun dengan biaya perizinan sebesar Rp150.00 = A –19. Tentukan: a. Nilai buku pada akhir tahun ke-8! Jawab: A = Rp150.000.00 – 8 x 10.

000.00.565. 18.000. 3. 25.000 unit.000. 6. Besarnya beban penyusutan tiap tahun b. Diperkirakan aktiva itu dapat dimanfaatkan selama 8 tahun dengan perkiraan nilai sisa Rp 3.000. Suatu aktiva dengan biaya perolehan Rp35. Pada awal tahun 2005 PT Adil dan Sejahtera membeli sebuah aktiva seharga Rp20.000.000. Tentukan: a. 18. Mesin itu diperkirakan mempunyai tingkat penyusutan Rp85 tiap 100 lembar foto copy yang di hasilkan.00.250 unit. Susunan daftar penyusutannya. Jika jumlah produksi tiap tahun berturut-turut adalah 30.00! 5.000. Tentukan: a. Beban penyusutan pada tahun ke-6! c.000 unit.BAB III Matematika Keuangan 175 1.500 unit.00. Sebuah aktiva dengan biaya perolehan Rp25. Tingkat penyusutan tiap satuan unit produksi! b.000 lembar foto copy. 23. Diperkirakan umur manfaat aktiva selama 8 tahun dengan jumlah produksinya 165.000 unit dan 10. Setelah berapa tahun nilai aktiva menjadi Rp9. Umur aktiva jika aktiva tidak bernilai lagi! 2.750 unit. Sebuah mesin foto copy dibeli dengan harga Rp8. Dengan mengunakan metode garis lurus. Aktiva tersebut menyusut 10% tiap tahun dari nilai buku.000.000. Berapakah harga mesin foto copy itu setelah mesin tersebut memproduksi 600. 19.00. Jika tahun tertentu mesin foto copy itu dapat menghasilkan 250.000 unit.000. 20. Buatlah daftar penyusutan lengkap dengan akumulasi penyusutannya! Pada awal tahun 2006 CV Sejahtera membeli sebuah aktiva seharga Rp12. Buatlah daftar penyusutanya! 4. Akumulasi penyusutan sampai akhir tahun 2012 c. a.00. berapakah beban penyusutan pada tahun tersebut? b. Jumlah kumulatif beban penyusutan pada akhir tahun ke-5! d. Nilai aktiva pada akhir tahun 2010 b.000. tentukan: a.500. Tingkat penyusutan tiap tahun b.00.500 unit.000 unit dan memiliki nilai sisa Rp2. Nilai buku pada akhir tahun ke-4! e.938.00.000.000. Sebuah aktiva dengan biaya perolehan sebesar Rp15.000 lembar foto copy? .00. Harga aktiva pada akhir tahun ke-5 d.000.00.000. Tentukan: a. Nilai aktiva pada akhir tahun 2010 b. tentukan: a. Aktiva tersebut menyusut 10% tiap tahun dari harga beli.000.000. Setelah beroperasi selama 7 tahun ditaksir nilai sisanya Rp7. Dengan mengunakan metode persentase tetap dari nilai buku. Persentase penyusutan per tahun c. Harga aktiva pada akhir tahun ke-5 c.

Jika dengan metode satuan hasil produksi besarnya penyusutan adalah Rp105.500 unit Tahun ke-4 = 3. mesin tersebut ditaksir mempunyai nilai Rp 2.00.000.000 jam dan sisanya tahun ke-6. Susunan daftar penyusutannya! Sebuah aktiva mempunyai umur manfaat selama 6 tahun menurut metode jumlah bilangan tahun. 14. Tentukan: a.000. Biaya perolehan mesin! b.176 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi 7. 3.200. tentukan harga aktiva pada akhir tahun ke-5! 4 8.000.000.000. Beban penyusutan tiap tahun dari hak paten tersebut! b. 5. Tentukan: a.000. Tentukan biaya perolehan dan residu! b.500 unit Tahun ke-3 = 3. 12.000 unit Setelah 5 tahun.000.000 jam. . beban penyusutan tahun kedua adalah Rp2. 10.00.000 jam.000. Persentase penyusutannya! b. Suatu mesin dapat berproduksi sebagai berikut: Tahun ke-1 = 5. Beban penyusutan pada tahun ke-3! c. Besarnya nilai buku pada akhir tahun ke-4! Suatu aktiva dengan biaya perolehan Rp45.00.000 unit Tahun ke-5 = 2.000.750.000 jam. Jika jumlah jam kerja aktiva tiap tahun berturut-turut adalah 11.00 a. Dengan perkiraan umur manfaat selama 15 tahun.00 dan masa manfaat selama 8 tahun. Harga beli aktiva! Suatu aktiva dengan harga Rp12. Tentukan: a. 5. 8.500 jam.000. Tentukan: a. Buat daftar penyusutan! Perusahaan pertambangan timah mendapat hak paten menambang timah selama 12 tahun dengan biaya perizinan sebesar Rp180. Nilai buku pada akhir tahun ke-8! Sebuah mobil dibeli dengan harga Rp100.500. Berdasarkan metode jumlah bilangan tahun.000.000.000. 13.00 per unit.000.00.000 jam dan memiliki nilai sisa Rp3. beban penyusutan pada tahun ke-6 adalah Rp6.000. Tiap tahun harganya tinggal 3 nya dari nilai buku.00 dan nilai buku pada akhir tahun ke-3 adalah Rp 6. Tingkat penyusutan tiap jam kerja aktiva! b. Hitunglah: a. Besar residunya! b. Nilai buku pada akhir tahun ke-10! Suatu aktiva dengan metode saldo menurun.500 jam.00.00. nilai buku akhir tahun ke-2 adalah Rp2. 7.00.000 unit Tahun ke-2 = 4.250. Jumlah kumulatif beban penyusutan pada akhir tahun ke-6! d. 11.000. Nilai buku pada akhir tahun ke-2! e. Diperkirakan umur manfaat aktiva selama 6 tahun dengan pengoperasian mesin selama 42.

500.000 ton. Buat daftar penyusutan! 16.BAB III Matematika Keuangan 177 15.000.000 jam Tahun II = 10.000 jam Dengan metode satuan jam kerja.526.000.000. 5. 3. Beban penyusutan aktiva tiap tahun b.000 jam dengan taksiran sebagai berikut: Tahun I = 12.500 jam Tahun III = 9.200 unit.000.500 jam Tahun VII = 4.000 jam Tahun V = 6.00. Harga aktiva setelah beroperasi selama 8 tahun d. Berapa harga aktiva seandainya pada akhir tahun ke-2 dijual? c. Hitunglah tingkat penyusutan tiap satu unit produksi! b. Masa manfaat aktiva sehingga aktiva tidak bernilai lagi! Sebuah aktiva dengan biaya perolehan Rp500. Jumlah akumulasi nilai penyusutan 10 tahun pertama c. a. Akumulasi penyusutan selama 3 tahun pertama c. 5.000 ton. 7000 ton.000. Susunan daftar penyusutan! Suatu aktiva dengan harga Rp6. Tentukan nilai aktiva pada akhir tahun ke-3! Selama jangka waktu 10 tahun PT Hasil Alam menghasilkan batu bara sebanyak 50. Tingkat penyusutan setiap jam kerja b.56. Tentukan tingkat penyusutan setiap satu ton batu bara yang dihasilkan! b. 18. Suatu aktiva setiap tahun nilainya menyusut hanya tinggal 0. 5000 ton dan 4000 ton.000 ton 7000 ton.000. tentukan: a. . Dengan metode satuan hasil produksi: a. Tahun ketiga dapat memproduksi 600 unit.000 ton dengan hasil tahun pertama sampai dengan tahun ke-10 berturut-turut adalah 5. Tahun keempat dapat memproduksi 400 unit.85 nya dari nilai buku. Tentukan nilai buku pada akhir tahun ke-8! Sebuah mesin pabrik dibeli dengan harga Rp60. Harga mesin setelah beroperasi selama 5 tahun d.00 dan ditaksir akan dapat digunakan selama 56.00. Nilai sisa jika mesin tersebut habis masa manfaatnya adalah Rp4. Jika nilai aktiva pada akhir tahun ke-5 adalah Rp2. 17. 4.000 ton. Tahun kedua dapat memproduksi 800 unit.000.500 jam Tahun IV = 8.218.000 ton. Hitunglah: a.25% per tahun. Dengan metode persentase tetap dari harga beli besarnya persentase penyusutan 6.000.500 jam Tahun VI = 5.000.00. Selanjutnya aktiva itu tidak dapat dimanfaatkan lagi kemudian dijual dan laku sebesar Rp5. 19.00 diperkirakan selama 5 tahun dapat memproduksi dengan rincian sebagai berikut: Tahun pertama dapat memproduksi 1.

178 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi 20. Rp1. 3 3 c. d. a.000. Jika barang dijual dengan untung 15%.00.00 e. Rp1.. 1.00 d. Hitunglah tingkat penyusutan tiap unit produksi! d.000.83 % d.000. c. Rp 4. Rp1. e.00 d.450. maka modal setelah dibungakan adalah ….00 a.000. Rp682.00 b.. Rp5. Rp471. Rp1.000. a. 3 17 2. .000.00 5.000. Hitunglah tingkat penyusutan tiap jam kerja! c. Rp760. Pilihan Ganda 1.000.000.200. 8. hitunglah beban penyusutan untuk tahun kedua (tahun kedua dihasilkan 7.00 e. Harga jual suatu barang adalah Rp5.00 a. Data suatu aktiva sebagai berikut: Biaya perolehan …………………………… Rp20.53 % a.980. 23 20 3 3 b.00 3. persen di bawah 100 c. Rp5.00 10% diatas 100 senilai dengan ….000. Rp528.000. Rp1.00 adalah ….000.440.000.000.540.00 Suatu modal sebesar Rp1. 8 Jumlah jam kerja…………………………… 50.600 unit Nilai residu…………………………………. 22 18 12% dibawah 100 dari Rp 4. Dengan metode satuan hasil produksi dan satuan jam kerja.500 jam kerja)! A..000.09 % b. a.550.000 jam Jumlah produksi yang dihasilkan…….240. 9. 8.00 Perkiraan aktiva: Masa manfaat aktiva…………………….000. Rp628. 8.00 c.000..000. Rp600.. Rp880..00 b.00 dibungakan dengan bunga tunggal selama 3 tahun dengan suku bunga tunggal 18%/tahun.. maka untungnya adalah ….43 % e. 8. 15% di atas 100 senilai dengan ….000.100. Hitunglah beban penyusutan dan persentase penyusutan tiap tahun dengan menggunakan metode garis lurus! b.000.000.00 d. Rp780.00 c. e.33 % 4.00 b.428.400.600 unit dan bekerja selama 8.000.

00 Nilai tunai dari suatu modal Rp5.000. Rp2.710.810.752. 18 bulan e.26 d.00 d. c. 21 bulan b. 9.00 e.BAB III Matematika Keuangan 179 6.000. 16 bulan d. maka suku bunganya tiap tahun adalah ….400.757.00 Suatu pinjaman sebesar Rp2. 1.000.6%/bulan Suatu modal setelah dibungakan dengan bunga majemuk sebesar 15%/tahun selama 12 tahun modal menjadi Rp13. Rp 4.500.415.00 c.000.00 a. Rp366. c.789.44 b. Rp 4.706.789. Modal sebesar Rp2. Rp563. Rp3. Rp3. 6. 20 bulan Suatu pinjaman setelah dibungakan dengan bunga tunggal 15%/tahun selama 2 tahun modal tersebut menjadi Rp6. maka modal akhirnya adalah ….500.25 e.00 Modal sebesar Rp2.000.00. Rp2.00 d.26 a.527.415.000. .110.607.897. Rp3.789.415.350.00 dibungakan dengan suku bunga tunggal 7.400.000.000.00 e. Rp536.25 c.00 b.250. Rp356.257.5%/semester dan modal tersebut menjadi Rp1. Rp3.700.607. Rp3. Rp3.000.00 b. 11.00 dibungakan dengan suku bunga majemuk 5%/semester selama 5 tahun.000. a.415.2%/bulan c.600.000.44 7.711.00 dibungakan dengan bunga majemuk tiap bulan selama 2 tahun ternyata modal menjadi Rp3. Rp2. 1.5% b.25 b. Rp3.000. maka modal mula-mulanya adalah ….00 dibungakan dengan bunga tunggal selama 1 tahun 7 bulan dengan suku bunga 3%/cawu.607.800.03. 10.500.00 c. Rp2. Rp2. 14 bulan c.500.600.711.575.701. Rp2.500. 14.000. 7% e.25 d.250. Rp3.5% Suatu pinjaman sebesar Rp1.350. maka suku bunganya adalah …. 1.257. 12.000.26 e. Rp 4. 8. Rp 4.44 a.00 dibungakan dengan bunga tunggal selama 2 tahun 3 bulan dan bunga yang diperoleh Rp450. Rp3. 1. a. Rp 7.8%/bulan b.00 d.415.00 e.257. Rp3.44 d.26. Rp4. a.550.26 Pinjaman sebesar Rp2.26 b. 1.000. nilai t adalah …. 7.5%/bulan e.00. a. c.000.500.000.180.44 e.000.700. a.250. a. Rp2.500.00 dibungakan dengan bunga majemuk 4%/triwulan selama 3 tahun 9 bulan. Bunga yang diperoleh adalah ….000. 13.789.008. Setelah dibungakan selama t bulan.00 b.000. Rp635. Rp2.000. 8% d.625.108.800.607.25 Modal sebesar Rp1. 6% c. maka modal mula-mulanya adalah ….018.00 yang dibungakan dengan bunga majemuk 2%/bulan selama 2 tahun adalah ….00.000.701.375. maka modal akhirnya adalah ….4%/bulan d. Rp3.

a. Rp6. Rp19. Rp14.83 b.000.5%/bulan adalah ….00 dalam jangka waktu yang tak terbatas. Jika Bank dunia akan memberikan sumbangan sekaligus dengan bunga 17.654. Rp23.00 dalam jangka waktu yang tidak terbatas. Rp20.83 Setiap akhir tahun Yayasan Kasih Ibu akan mendapatkan sumbangan dari Bank Dunia sebesar Rp3. Rp19.811.000.000.654.80 b.83 e.2 c.500.500.5%/bulan.00 e.000.949.000.00 Nilai tunai Rente kekal pra numerando dari suatu modal Rp500. Rp23.377.2 e.00 selama 3 tahun. Rp33. Yayasan tak mau repot.000.377.00 selama 25 tahun di Bank ABC.000. Rp6.500.80 d.000.83 d.000. Rp15. Rp39.06 c. . Jika bank memberikan bunga 5%/tahun.000. a. Jika bank memberikan bunga 1.000.349.679.275. 17.5% e.654.979.2 b.679.UNILEVER sebesar Rp250.06 Seorang siswa akan mendapat beasiswa pada setiap awal bulannya dari PT.000.00 e. a.531.2 16.500.000.679.00 sisanya akan dicicil dengan sistem anuitas tahunan selama 10 tahun dengan suku bunga 18%/tahun . Rp17.000.765.000.180 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi 15. maka suku bunganya tiap bulan adalah ….00 Setiap awal bulan Azzam akan mendapatkan beasiswa dari Yayasan Supersemar sebesar Rp175.773.000. Rp14.773. Rp24.181.00 Nilai tunai dari rente kekal Post Numerando adalah Rp5. Rp38.511.00 tiap bulan.531.679. Nilai anuitasnya adalah ….181. maka simpanan karyawan selama 2 tahun adalah …. Rp21.196.000.511.500.00 tiap bulan dengan suku bunga 2. maka jumlah simpanan total Susan di bank tersebut adalah …. 20.811. 3.80 c. 4% Mia bersama suaminya berencana mengambil rumah di VILLA BANDARA INDAH dengan harga Rp250.631. Rp39.499.5%/tahun. Rp33.00.000.654.00 b. Rp7. ternyata Mia hanya memiliki uang muka Rp100. c. Rp20. Rp16.196.2 d.654. maka jumlah sumbangan total yang diterima yayasan tersebut adalah …. 6% d. 5% b.500.00 d.00.500.00 e. Rp16.000. Rp6. 22. 18.000. Rp16.000.80 e.06 d.511.00 d.000. Rp17. Seorang karyawan setiap awal bulan menyimpan uang di bank sebesar Rp 500.337. Rp34. Rp7.500.000. Jika beasiswa akan diberikan sekaligus diawal bulan pertama dengan dikenai bunga 2%/bulan.00 b.196. maka beasiswa total yang diterima siswa tersebut adalah …. a.000. maka beasiswa total yang diterima Azzam adalah ….994.000. 21.000. Rp34. oleh karena itu beasiswa akan diberikan sekaligus namun harus dikenai bunga sebesar 1%/bulan. Rp38.00 d.000. jika angsurannya sebesar Rp200.531.511.521.00 b. 4.00 c. a. Rp34.83 c.000.675.500.881.196. Rp20.06 e.499. a.00 a.06 b.000. a.80 Setiap akhir tahun Susan menyimpan uangnya di bank sebesar Rp800.000. Rp15. 19.00.5% c.000.196. Rp39.000. Rp22. Rp14.135.00 c.

49 b. 9 tahun Suatu mesin dapat berproduksi sebagai berikut: Tahun ke-1=3.BAB III Matematika Keuangan 181 23. Rp 265.000.00 selama 2 tahun dengan suku bunga 2%/bulan adalah ….000.553. Rp500.00 dengan suku bunga tunggal 1.00 c. 10 tahun b. Rp 262.00 Marina meminjam uang dengan sistem diskonto 5% setahun. 1 1 1 c.00 e.500 satuan hasil produksi Tahun ke-3=1. 25.000.00 24. 26.000. Jika dengan metode satuan hasil produksi besarnya penyusutan adalah Rp55.355.00 e. Rp450.000 satuan hasil produksi Tahun ke-5=1.000.000.Rp600.000 satuan hasil produksi Mesin itu ditaksir mempunyai nilai Rp150.000. 27. Nilai anuitas dari suatu pinjaman sebesar Rp5.00 dengan menggunakan metode persentase tetap dari harga beli. Rp 264.00 b.00 Biaya perolehan aktiva sebesar Rp3.000.000. Besar bunga selama setengah tahun adalah ….000. 8 tahun e.00 d.00 b.Rp580. Persentase penyusutan aktiva tersebut menurut straight line method adalah ….49 a. Rp225.000.000. 6 tahun c.00 mempunyai taksiran masa manfaat selama 10 tahun dengan nilai residu Rp500.000.00. Rp28. Rp 263.000 satuan hasil produksi Tahun ke-2=2.000.000.355.49 d.00 e. 7 % 2 Seorang anggota meminjam uang dari koperasi sebesar Rp5. . Rp700.000.335. Rp558.000.000.000. Rp750. 8 % a. 8 % e.49 e.00 dan aktiva tersebut sekarang berharga Rp300. c. Rp800. maka besar uang yang harus dikembalikan Sabrina setelah satu tahun adalah …. 7 tahun d.000. 6 % 2 2 3 1 d. Rp 264. Rp 750.00 c.500.000.000. Rp560.00 per unit.000.00. a. a.00 d. Rp26.00.000. Jika pada saat meminjam ia menerima uang sebesar Rp532.00 b. a.00.355.000. a.00 e.5% setiap bulan.500 satuan hasil produksi Tahun ke-4=2.49 Suatu aktiva dibeli dengan harga Rp1. maka umur manfaat aktiva tersebut adalah ….8% b.00 d. 28.600. Rp550.600. Besarnya penyusutan tiap 6 bulan adalah Rp100. Rp600. maka harga beli mesin tersebut adalah ….

850.00 b.2563 d.250. Rp264.00 2 Berdasarkan data di atas. Rp2.200.125.152.000.5811 c.5 % a.182 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi 29.200. a.800. Rp1.960. a. Rp1.00 d. 34.00 c. Rp336. Jumlah tabungan tersebut pada akhir tahun ke-2 adalah ….000.00 c. Rp260. Rp850.00 4 4.00 d.00 Pada setiap awal tahun.5% setiap semester. Rp1.000.000.00 e. Dengan bantuan tabel di bawah.00 b. Rp1.000.220.250. Seorang pedagang meminjam uang dengan sistem diskonto 20%/tahun.300.00 d. seorang menabung sebesar Rp100. .00 b.000. Jika dihitung dengan metode garis lurus.00.000.000. Rp830.00. Nilai beli suatu aktiva sebesar Rp8. Rp320. Rp40.250.688.00 e. a. Rp240.00 8 10. Rp220. . Rp58.000.000.000. Rp1. maka beban penyusutan setiap tahunnya adalah ….050.000.475.00 e.000.600. n 5.00 Anuitas Bunga 2 ½% Angsuran Rp121.00 b.00 d. Rp168.000. Rp916.00 2 2.00 Rp3.00 c.00 31. Rp1.000.00 d. . Besar uang yang harus dikembalikan setelah satu tahun adalah ….000. Setiap awal semester Umi menabungkan uangnya sebesar Rp200. Tabel rencana pelunasan hutang: Bulan ke1 2 Pinjaman Awal Rp6.000. Rp40.00.400.000.000.1680 b.000.000.000.00 Besar anuitas pada tabel di atas adalah .00 c.000. jumlah tabungan Umi pada akhir tahun ke-4 adalah …. Setelah dipakai 5 tahun diperkirakan mempunyai nilai sisa Rp4.00 e.000. Rp1.000.051. Rp59. Rp1.000. Rp1.00 . Rp1.00 pada sebuah bank yang memberikan suku bunga majemuk 5.00 c.644.384.000.671.150.000.260.250.000.000.000. a.00 e.00 32.000. Ia menerima pinjaman tersebut sebesar Rp960.00 33.00 pada sebuah bank yang memberikan bunga majemuk 20% setiap tahun. a. .000.00 Sisa Hutang Rp4. Rp1. Perhatikan tabel rencana pelunasan dengan sebagian data berikut Anuitas =Rp…… Bulan Pinjaman Sisa ke Awal Pinjaman Bunga = 2 % Angsuran 1 Rp60. Rp888.000. Rp1.00 30.00 b. Rp400.205.000.00 Rp2. besar angsuran pada bulan ke-2 adalah .00 e. Rp1.000. .

075.00 jika besarnya pajak 12%.500.00 a. Tentukan nilai residu! 3.87! Setiap awal tahun Tutik menyimpan uangnya di Bank Asia sebesar Rp1.000. jika Bank memberikan bunga 9%/tahun.000.732.425.500.000.000.BAB III Matematika Keuangan 183 35. 2.00 Rp.00.000. Tentukan beban penyusutan pada tahun 2008! b. Harga barang setelah dikenai pajak adalah Rp2. Bunga dan angsuran pertama! Pada awal tahun 2004 PT TEKNIK JAYA membeli sebuah aktiva termasuk biayabiaya lain sehingga aktiva itu siap dioperasikan sebesar Rp15.000. .00 C. Rp30.5%/bulan. 8. .2. 200.000.000. a.00 dibungakan dengan suku bunga majemuk 4%/semester. 105.00 dst Anuitas Bunga 5 % Angsuran Rp.00 Rp. 33. Rp6. Berikut ini adalah tabel rencana pelunasan suatu pinjaman dengan sebagian data: Bulan ke 1 2 3 4 Pinjaman Awal Rp. .0000.000. 170.00 dibungakan dengan bunga tunggal 0.000. Rp40. 138.5%/bulan selama 2 tahun 5 bulan dan 18 hari (1 tahun = 360 hari). 5.250. Tentukan: a.500.000.00 Rp.00 b. Tentukanlah setelah berapa tahun modal menjadi Rp 4.00 Sisa Pinjaman Rp.800.440. Rp31. c. 6.00 Rp.000. Soal Essay 1. 4.00 aktiva itu setiap tahun disusutkan 40% dari nilai buku dan diperkirakan mempunyai umur manfaat selama 6 tahun. Rp10. Tentukanlah besarnya pajak dan harga sebelum pajak! Pinjaman sebesar Rp1. 170.000.000.00 akan dilunasi dengan anuitas bulanan selama 3 tahun dengan suku bunga 2.00 e.00 Rp.925.000. Tentukanlah bunga yang diperoleh! Modal sebesar Rp3. Tentukanlah uang Tutik setelah menabung 20 tahun! Pinjaman sebesar Rp10.000.00 d. Tentukan nilai buku pada akhir tahun 2007! c.00 Besarnya Anuitas adalah . . 138. Anuitasnya b.

000. Dengan metode persentase tetap dari harga beli jika besarnya persentase penyusutan 20% per tahun.300.000.00 dan ditaksir nilai sisanya Rp1.000. beban penyusutan aktiva.000.000. 10.000. nilai buku setelah tahun ke-2! Hitunglah angsuran ke-5 dari suatu pinjaman Rp2. Suatu aktiva dengan harga Rp6. .00 diangsur dengan 10 anuitas dengan bunga 3% setahun.000. dan c.00 ditaksir mempinyai nilai sisa Rp40.00 dengan anuitas Rp800.000 jam Tahun II = 8.00 dan bunga 4% per tahun! Utang Rp10. beban penyusutan tiap-tiap unit.000. masa manfaat aktiva.00. b. Mesin ini selama umur manfaatnya akan memberi hasil sebagai berikut: Tahun I =10.000.500. tentukan: a.000 jam Tahun III = 6.000. Tentukan sisa pinjaman setelah anuitas ke-6! 9. dan b. beban penyusutan pada tahun ke-2! 8.184 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi 7.000 jam Tahun IV = 4. Suatu mesin yang dibeli dengan harga Rp600.000. maka hitunglah: a.00.000 jam Dengan metode satuan hasil produksi.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful