Standar Kompetensi 11.

Memecahkan masalah keuangan menggunakan konsep matematika

Kompetensi Dasar 11. 1 Menyelesaikan masalah bunga tunggal dan bunga majemuk dalam keuangan 11. 2 Menyelesaikan masalah rente dalam keuangan 11. 3 Menyelesaikan masalah anuitas dalam sistem pinjaman 11. 4 Menyelesaikan masalah penyusutan nilai barang

96

Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi

A. PENDAHULUAN
Standar Kompetensi Matematika Keuangan terdiri atas empat (4) Kompetensi Dasar. Dalam penyajian pada buku ini setiap Kompetensi Dasar memuat Tujuan, Uraian materi, Rangkuman dan Latihan. Kompetensi Dasar dalam Standar Kompetensi ini adalah Bunga Tunggal dan Bunga Majemuk, Rente, Anuitas, dan Penyusutan Nilai Barang. Standar Kompetensi ini digunakan sebagai penunjang dalam mempelajari standar kompetensi produktif maupun diaplikasikan pada kehidupan sehari-hari terutama pada masalah bunga pinjaman dan simpanan di Bank, cicilan kredit rumah, dan masalah keuangan lainnya. Pada setiap akhir Kompetensi dasar tercantum soal-soal latihan yang disusun dari soalsoal yang mudah sampai soal-soal yang sukar. Latihan soal ini digunakan untuk mengukur kemampuan anda terhadap kompetensi dasar ini, artinya setelah mempelajari kompetensi dasar ini secara mandiri dengan bimbingan guru sebagai fasilitator, ukur sendiri kemampuan anda dengan mengerjakan soal-soal latihan tersebut. Untuk melancarkan kemampuan anda supaya lebih baik dalam mengerjakan soal, disarankan semua soal dalam latihan ini dikerjakan baik di sekolah dengan bimbingan guru maupun di rumah. Untuk mengukur standar kompetensi lulusan tiap siswa, di setiap akhir kompetensi dasar, guru akan memberikan evaluasi apakah anda layak atau belum layak mempelajari standar Kompetensi berikutnya. Anda dinyatakan layak jika anda dapat mengerjakan soal 65% atau lebih soal-soal evaluasi yang akan diberikan guru.

B. KOMPETENSI DASAR
B.1 Bunga Tunggal dan Bunga Majemuk

a. Tujuan Setelah mempelajari uraian kompetensi dasar ini, anda dapat: Menyelesaikan soal persen di atas seratus dan persen dibawah seratus Menghitung bunga tunggal harian, bulanan maupun tahunan Menyelesaikan soal-soal diskonto Menghitung bunga tunggal dengan metode: o angka bunga dan pembagi tetap o persen sebanding o persen seukuran Menghitung Nilai Akhir Modal bunga majemuk Menghitung Nilai Akhir Modal dengan masa bunga majemuk pecahan Menghitung Nilai Tunai Modal bunga majemuk Menghitung Nilai Tunai modal dengan masa bunga majemuk pecahan

BAB III Matematika Keuangan

97

b. Uraian materi

1). Pengertian Bunga
Mengapa banyak orang yang berbondong-bondong menyimpan atau mendepositokan uangnya di Bank. Di samping karena masalah keamanan, juga karena mendapatkan jasa dari simpanan tersebut, yang dinamakan bunga. Mengapa banyak dealer mobil maupun motor menawarkan kredit kepada konsumen. Karena dengan kredit, dealer akan mendapatkan tambahan modal dari sejumlah modal yang telah ditanamkan. Tambahan modal tersebut dinamakan bunga. Jadi, Bunga adalah jasa dari pinjaman atau simpanan yang dibayarkan pada akhir jangka waktu Jika besarnya bunga suatu pinjaman atau simpanan dinyatakan dengan persen (%), maka persen tersebut dinamakan suku bunga. Suku bunga =

yang telah disepakati bersama.

bunga x 100% pinjaman mula − mula

Contoh 1 Wulan meminjam uang dari Koperasi sebesar Rp1.000.000,00. Setelah satu bulan, maka Wulan harus mengembalikan modal beserta bunganya sebesar Rp1.020.000,00. Tentukan besarnya bunga dan suku bunganya?

Jawab: Bunga = Rp1.020.000,00 – Rp1.000.000,00 = Rp20.000,00
Suku bunga =
bunga x 100% pinjaman mula − mula 20.000,00 = x100% = 2% 1.000.000,00

Contoh 2 Fulan menyimpan uangnya di Bank ABC sebesar Rp500.000,00. Bank memberikan bunga 1.5% tiap bulan. Jika bank membebankan biaya administrasi Rp1.000,00 setiap bulan, tentukan jumlah simpanan Fulan setelah satu bulan!

Jawab:

Jumlah simpanan Fulan setelah satu bulan = simpanan mula-mula + bunga – biaya administrasi = Rp500.000,00 + 1.5% x Rp500.000,00 – Rp1.000,00 = ....

2). Persen di atas seratus dan Persen di bawah seratus
Untuk menentukan nilai persentase dari suatu bilangan jika diketahui bilangan dan persennya, hanya mengalikan bilangan tersebut dengan persen yang diketahui. Misalkan: Untuk menentukan besarnya laba jika persentase laba dan harga beli diketahui, maka laba = persen laba x harga beli. Untuk menentukan besarnya diskon jika persentase diskon dan harga sebelum diskon diketahui, maka besarnya diskon = persen diskon x harga sebelum diskon.

Secara umum ditulis: p p% di bawah seratus = 100 − p Contoh 3 Ubahlah dalam bentuk pecahan! a.00 88 = Rp600. 15% di atas 100 Jawab: a. Dari ilustrasi di atas.000. 15% di atas 100 = = = 100 + 15 115 23 Contoh 4 Tentukan Nilainya! a. 25% = 25 1 = 100 4 b.00 = 107 = Rp28.000.400. 10% di bawah 100 c.98 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi seratus.400.000. Secara umum ditulis: p p% di atas seratus = 100 + p Persen di bawah seratus adalah bentuk pecahan yang jumlah antara penyebut dan pembilangnya sama dengan seratus. yaitu persen di atas seratus maupun persen di bawah Persen di atas seratus adalah bentuk pecahan yang selisih antara penyebut dan pembilangnya sama dengan seratus.00 12 b. 10% di bawah 100 = 10 10 1 = = 100 − 10 9 90 15 15 3 c.000.00 100 + 7 7 x Rp428.400.00 = x Rp4.400. 12% di bawah 100 dari Rp4.00 Jawab: a. 7% di atas 100 dari Rp428. Ternyata besarnya laba dan diskon tidak dapat langsung dikalikan persentase masing-masing dengan nilai yang diketahui.00 = .000. 7% di atas 100 dari Rp428.000. Juga bagaimana menentukan besarnya diskon jika persentase diskon dan harga setelah diskon diketahui.00 100 − 12 12 = x Rp4.000.00 b.000.00 7 x 428. maka dibutuhkan persen yang lain. 12% di bawah 100 dari Rp4.000. 25% b. Bagaimana menentukan laba jika persentase laba dan harga jual yang diketahui.000.

10% di atas 100 = 9.33 6 Jadi. 11 Jadi.09. 10% di atas 100 = 8. Persen b. Persen di bawah 100 Jawab: a. 10 P = 100 + 10 100 10 P = 110 100 11P = 100 100 P= = 9.BAB III Matematika Keuangan 99 Contoh 5 Ubahlah 10% di atas 100 ke dalam: a. 10 P = 100 + 10 100 − P 10 P = 110 100 − P 1 P = 11 100 − P 100 – P = 11P 100 = 11P + P 100 = 12P 100 P = = 8.33.33% di bawah 100 . 10% di atas 100 = 8.09% b.33% di bawah 100 Contoh 6 Ubahlah 20% di bawah 100 menjadi persen di atas 100 Jawab: 20 100 − 20 20 80 = P 100 + P P 100 + P = 2(100 + P) = 8P 200 + 2P = 8P 200 = 8P – 2P 200 P= = 33. 12 Jadi.

00.980.00 = Rp1.755. % bunga dengan modal setelah bunga dan lain-lain. Misalkan % rugi dengan harga jual. tentukan besar pajak dan harga sebelum pajak! Jawab: Pajak = 12 x Rp2. Persen di bawah seratus digunakan jika nilai yang diketahui lebih kecil dari nilai mulamula. Jika besarnya pajak 12%.000.000.980. Aplikasi Persen di atas seratus dan di bawah seratus Persen di atas seratus digunakan jika nilai yang diketahui lebih besar dari nilai mulamula. Contoh 7 Harga jual suatu barang adalah Rp5. Tentukan untung dan harga belinya! Jawab: Besarnya untung = 15% di atas 100 x harga jual 15 x Rp5. dan lain-lain.000.000.00 100 + 12 .000.800.000. Jika barang dijual dengan untung 15%.100 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi 3).000.00 + Rp255. % bonus dengan harga setelah bonus.00 – Rp780. maka ia mendapatkan bonus 17% dari gajinya.00 Contoh 9 harga barang setelah dikenai pajak adalah Rp2.800.980.00 Gaji setelah bonus = Gaji sebelum bonus + bonus = Rp1500000. Misalkan % laba dengan harga jual.00.00 = Rp5.00 Harga Beli = Harga Jual – Untung = Rp5.00 Contoh 8 Gaji seorang karyawan Rp1.00 = 100 = Rp255. % diskon dengan harga setelah diskon.200.00 = 100 + 15 15 = x Rp5.000. Karena prestasinya baik.000.000.000.000.980.500.000.000.00 115 = Rp780.500.00. Tentukan besarnya bonus dan gaji karyawan setelah dapat bonus! Jawab: Besar bonus = persen bonus x gaji mula-mula ( bukan persen di bawah atau di atas 100 ) 17 x Rp1.

000. Jika besarnya rabat 23%.000. tentukan rabat dan harga sebelum rabat! Jawab: Rabat = = 23 x Rp492.00 100 − 37 = = 37 x 25 = Rp925.00.575.200. tentukan subsidi yang ditentukan pemerintah dan harga beras sebelum subsidi! Jawab: Subsidi = 37 x Rp1.000. yaitu: Bunga = suku bunga tiap periode x banyaknya periode x modal .00.575.00 = Rp2.00 Contoh 10 Harga barang setelah rabat adalah Rp492. Bunga Tunggal Bunga tunggal adalah bunga yang diperoleh pada setiap akhir jangka waktu tertentu yang tidak mempengaruhi besarnya modal yang dipinjam.800.575.00 = Rp2.00 37 x Rp1575.800.500. Jika pemerintah memberikan subsidi sebesar 37%.200.00 = Rp640.000.00 – Rp300.000.500.00 12 x Rp2.00 4). Perhitungan bunga setiap periode selalu dihitung berdasarkan besarnya modal yang tetap.00 63 Harga sebelum subsidi = Harga stelah subsidi + subsidi = Rp1.00 73 Harga sebelum rabat = Harga setelah rabat – rabat = Rp492.00 = Rp300.000.00 + Rp925.800.800.00 Contoh 11 Harga beras tiap kilogram setelah mendapatkan subsidi dari pemerintah adalah Rp1.BAB III Matematika Keuangan 101 = = 12 x 25.00 – Rp147.00 100 − 23 = Rp147.00 112 Harga sebelum pajak = Harga setelah pajak – pajak = Rp2.000.800.800.00 23 x Rp492.

00 Setelah 5 bulan besar bunga = 2% x 5 x Rp1.000.000.000.00 i = 18%/tahun t = 3 tahun Bunga: B = Mxixt 100 1.000.500. maka Mxix t 100 Mxixt bulan besarnya bunga: B = 1.00 Setelah 2 bulan besar bunga = 2% x 2 x Rp1.00 = Rp1.00 Modal akhir : Ma = M + B = Rp1.000.000.00 Jika suatu modal M dibungakan dengan suku bunga tunggal berlaku: Setelah t tahun besarnya bunga: B = Setelah t Setelah t Setelah t Setelah t i% tiap tahun.000.500 Mxix t . untuk 1 tahun = 365 hari 36.540.000 x 18 x 3 = 100 = Rp540. untuk 1 tahun = 366 hari hari besarnya bunga: B = 36.000.102 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi Contoh 12 Suatu modal sebesar Rp1.00 = Rp100.00 Contoh 14 Modal sebesar Rp2.000.00 dibungakan dengan suku bunga tunggal 2%/bulan.00 dibungakan dengan bunga tunggal 3%/cawu selama 1 tahun 7 bulan.000.000.000.600 Modal akhir = Modal awal + bunga Ma = M + B Contoh 13 Suatu modal sebesar Rp1.000 Mxix t hari besarnya bunga: B = .000.00 dibungakan dengan bunga tunggal selama 3 tahun dengan suku bunga 18%/tahun.000.000.000.000. 2 bulan.00 = Rp20.00 + Rp540. dan 5 bulan! Jawab: Setelah 1 bulan besar bunga = 2% x 1 x Rp1.000.000. untuk 1 tahun = 360 hari hari besarnya bunga: B = 36. Tentukan bunga yang diperoleh dan modal setelah dibungakan! Jawab: M = Rp1.200 Mxix t .000.000. Tentukan: .000. Tentukan bunga setelah 1 bulan.00 = Rp40.

bunga = 36.00 100 2.00 = Rp356.250.250.000 x 9 x 7 Setelah 7 bulan bunga = = Rp131.000.00 dibungakan dengan bunga tunggal 0.500.00 1.BAB III Matematika Keuangan 103 a.200 1.5% x 12/tahun = 6%/tahun t = 2 tahun 5 bulan 18 hari (1 tahun = 360 hari) = 29 bulan 18 hari a. Tentukan: a.250.00 + Rp3.00 1200 Bunga Total = Bunga tahunan + bunga bulanan = Rp225.500.00 i = 0.250.000. Setelah itu.250.000.750.000 dicoba! .000.5%/bulan = 0.5%/bulan selama 2 tahun 5 bulan dan 18 hari (jika dianggap 1 tahun =360 hari). yaitu: 2 tahun 5 bulan 18 hari = (720 + 150 + 18) hari = 888 hari.00 + Rp131.000. Bunga yang diperoleh b.856. Setelah itu bunga Mxixt .00 = Rp2.00 = Rp185.500.250. bunga = 1.250.500. Modal akhir Jawab: M = Rp2.250. Setelah 1 tahun bunga = = Rp225.00 + Rp356. Modal akhir! Jawab: M = Rp1. bunga diselesaikan dengan menggunakan rumus bunga bulanan.250. Setelah 29 bulan. Modal akhir = Modal + Bunga = Rp2.000 x 9 x 1 a.000 x 6 x 18 = Rp3. Silakan dicoba!!! b. yaitu: 1 tahun 7 bulan = 19 bulan.00 Contoh 15 Pinjaman sebesar Rp1.00 Dapat juga diselesaikan dengan mengubah tahun dan bulan menjadi hari.250. Bunga yang diperoleh b.00 Dapat juga diselesaikan dengan mengubah tahun menjadi bulan.750.000.250.00 Setelah 18 hari. Silakan diselesaikan dengan menggunakan rumus bunga harian B = 36.000 x 6 x 29 = Rp181.000 Bunga total = Rp181.00 i = 3%/cawu = 3 x 3%/tahun = 9%/tahun t = 1 tahun 7 bulan 2.000.

besarnya bunga: Mxix t B= 1.000. Ternyata modal tersebut menjadi Rp1.200 i= 6.00 – Rp 1.000.750 i 45 x 1.00 Setelah t bulan.00 + Rp185.200 2.200 = 225 t 3600 =16 bulan t = 225 (di bagi 100.200 3 x 1. Modal akhir = Modal + Bunga = Rp1.i.000.800.000. t B= 1.00 = Rp300.750 i = 8%/tahun i= 8% /triwulan = 2%/triwulan 4 Contoh 17 Suatu pinjaman sebesar Rp1.104 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi b.000 x 15 x t 300.000.000.000. Setelah berapa bulan bunga tersebut dibungakan? Jawab: M = Rp1.00 dibungakan dengan suku bunga tunggal 7.000.200 45 x 1. Ternyata bunga yang diperoleh Rp450.000 = 1.800.200 = 6.435.000.000.5%/semester = 7.00.500.00 i = 7.250.00 Bunga = Modal akhir – Modal awal = Rp1.800.000.5%/semester.000.00 Setelah t tahun.500.000) .000 x i x 27 450.00 Contoh 16 Suatu pinjaman sebesar Rp2.000.00 dibungakan dengan bunga tunggal selama 2 tahun 3 bulan. Tentukan suku bunganya tiap tahun dan tiap triwulan! Jawab: M = Rp2.000 = 1.00 = Rp1.500.00.00 t = 2 tahun 3 bulan = 27 bulan B = Rp450.200 1. besar bunga: M.500.5% x 2/tahun = 15%/tahun Ma = Rp1.500.000.500.500.

000.000.00 5).000.00. Modal mula-mula = Modal akhir – bunga = Rp6. maka: Diskonto : D = M x i x t besarnya modal yang diterima di awal pinjaman : Mt = M – M x i x t .110. maka diskontonya = 2% x Rp100. Besarnya nilai pinjaman pada sistem diskonto nilainya sama dengan jumlah modal yang harus dibayar saat jatuh tempo.00 30 x Rp6.00 dan 1 bulan yang akan datang ia harus membayar Rp100.410.00 – Rp2. Bunga = 30% di atas 100 x Rp6.BAB III Matematika Keuangan 105 Contoh 18 Suatu modal setelah dibungakan dengan bunga tunggal 15%/tahun selama 2 tahun modal tersebut menjadi Rp6.000.000. Jika pinjaman akan dikembalikan 1 bulan yang akan datang. Diskonto Diskonto adalah bunga yang dibayarkan oleh peminjam pada saat menerima pinjaman.000. Proses perhitungan diskonto menggunakan sistem bunga tunggal.000.00 i = 15%/tahun = 30% selama 2 tahun a. Modal mula-mula! Jawab: Contoh di atas diselesaikan dengan cepat menggunakan persen di atas 100. Misalkan seorang meminjam Rp100.00 = Rp4.00. (baca lagi tentang penggunaan persen di bawah 100 dan persen di atas 100) Ma = Rp6.00.000.000.110.000. maka di awal pinjaman orang tersebut hanya menerima = Rp100.000.000.410. Jika pinjaman akan dikembalikan 3 bulan yang akan datang.110.00 = 100 + 30 30 = x Rp6.000. Tentukan: a.00 = Rp94.00.110. apa yang terjadi? Jika pinjaman M dengan diskonto i%/bulan dan akan dikembalikan setelah t bulan. maka di awal pinjaman orang tersebut hanya menerima = Rp100.000.110.00 – Rp1.00 130 = Rp1.000. Dalam kasus di atas.000.00 tiap bulan = Rp2.000.00 dengan diskonto 2% tiap bulan.700.00 = Rp98.000.00 b. bagaimanakah jika pinjaman akan dikembalikan 50 bulan yang akan datang.000.110.000. Bunga yang diperoleh b.00 – 3 x Rp2. sehingga untuk menghitung besarnya diskonto hampir sama dengan perhitungan besarnya bunga tunggal jika besarnya pinjaman dan % diskonto diketahui.00 dan 3 bulan yang akan datang ia harus membayar Rp100.

00 i = 18 %/tahun t = 9 bulan Mxix t a. Modal yang diterima peminjam! Jawab: M = Rp5.. Nilai diskonto b.000. Diskonto: D = 1.000.000 x 3% x 5 = Rp300.000.000.000.000 x 18 x 9 = Rp675. Modal yang diterima = M – D = Rp2.00 dengan sistem diskonto 3%/bulan dan akan dikembalikan setelah 5 bulan.700.200 Mxix t .00 b. Mxix t akan di bayar t tahun yang akan datang: D = 100 Mxix t 1.00 – Rp300.000.00 = 1. Tentukan: a. Modal yang diterima peminjam! Jawab: M = Rp2.000.200 .000.000. Tentukan: a.000.00 = Rp1. (1 tahun = 360 hari) akan di bayar t hari yang akan datang: D = 36.? Nilai diskonto untuk besarnya pinjaman M dengan suku bunga i%/tahun.000.000.000. Nilai diskonto b.000 akan di bayar t bulan yang akan datang : D = Bagaimanakah menentukan nilai diskontonya jika yang diketahui besarnya modal yang diterima peminjam (Mt) dan i% diskonto? Jika hal itu terjadi.00 i = 3 % / bulan t = 5 bulan a.000. maka nilai diskontonya adalah: D = i % di bawah 100 x Modal yang diterima Contoh 19 Pinjaman sebesar Rp2.106 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi Rumus di atas berlaku juga untuk diskonto i%/tahun dan akan dikembalikan setelah t tahun..200 5. Bagaimanakah jika diskonto i%/bulan dan akan dikembalikan dalam t tahun atau diskonto i%/tahun akan dikembalikan dalam t bulan .00 Contoh 20 Pinjaman sebesar Rp5.00 dengan sistem diskonto 18%/tahun dan akan dikembalikan setelah 9 bulan.000.000. Diskonto: D = M x i x t = 2.

000. Jika Modal yang diterima peminjam di awal periode sebesar Rp5.00 + Rp1.000.00. Tentukan: a.365.135. Jadi.000.000.000.5 tahun. i total = 14% x 1.BAB III Matematika Keuangan 107 b.000 Modal yang diterima = M – D = Rp10.00. Jika modal yang diterima peminjam di awal periode sebesar Rp5.000 10.135.000.000.00 dengan sistem diskonto 30%/tahun dan akan dikembalikan setelah 45 hari.00 i = 14 %/tahun t = 1.00 Contoh 22 Suatu pinjaman akan dilunasi dengan sistem diskonto 14%/tahun dan akan dikembalikan dalam waktu 1.00 36.00= Rp1.000.365.000.00 i = 30%/tahun t = 9 bulan Mxix t Diskonto: D = 36.000 x 30 x 45 = = Rp375.000.000.5 tahun.312.00 – Rp375.135. Nilai diskonto b.00 – Rp675.00 Contoh 23 Suatu pinjaman akan dilunasi dengan sistem diskonto 6%/cawu dan akan dikembalikan dalam waktu 10 bulan.000.000. Tentukan: a. Besarnya pinjaman yang harus dikembalikan saat jatuh tempo! . Modal yang diterima = M – D = Rp5.5 = 21% a.500.000.00 Contoh 21 Pinjaman sebesar Rp10.000. Besarnya pinjaman yang harus dikembalikan saat jatuh tempo! Jawab: Mt = Rp 5.325. Tentukan modal yang diterima peminjam jika dianggap 1 tahun 360 hari? Jawab: M = Rp10.00 = 100 − 21 21 = x Rp5.000.000.000.000.00 = Rp4.00 = Rp6. Nilai diskonto? b.135.000.135. Diskonto: D = i% di bawah 100 x Mt 21 x Rp5.500.00 = Rp9.625.00 79 b. Modal yang dibayar = Mt + D = Rp5.000.000.

000.00 85 b.500. a).00 = Rp937. i total = 1.00 + Rp937.00 Jangka waktu pengembalian (t) 45 hari 100 hari 80 hari 120 hari 25 hari .000. 1 tahun dianggap 360 hari.500.00 6). Metode pembagi tetap Metode ini digunakan jika suku bunga tunggal merupakan pembagi dari 360.000.00 Rp2.500. Pembagi tetapnya No Jumlah pinjaman (M) Rp5. Metode Perhitungan Bunga Tunggal Pada dasarnya perhitungan bunga tunggal dapat diselesaikan dengan menggunakan rumus yang sudah dipelajari.000.312.312. Bunga yang diperoleh setelah t hari: Mxixt Mxt i M x t 360 B= = . Modal yang dibayar = Mt + D = Rp 5.250.5 %/bulan = 10 bulan.00 100 − 15 15 = x Rp 5.000.00 = Rp6.000 i 100 360 100 Mxt 360 = pembagi tetap.500. Jadi.312. maka: = angka bunga dan Jika 100 i jumlah angka bunga angka bunga dan Jumlah bunga = B= pembagi tetap pembagi tetap Contoh 24 Di bawah ini adalah tabel dari nasabah Koperasi Simpan Pinjam “ X “ dengan suku bunga tunggal i = 9%/tahun dan 1 tahun dianggap 360 hari: Nama Nasabah 1 A 2 B 3 C 4 D 5 E Tentukanlah: a.000.500.000.00 Rp4.000. suku bunga i%/tahun dan jangka waktu pengembalian t hari.00 Rp6.00 Rp7. Tentunya tidak efisien jika bunga yang diperoleh koperasi dari masing-masing nasabah dihitung satu persatu dengan menggunakan rumus di atas.000.108 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi Jawab: Mt i t a. Namun.500.5% x 10 = 15% Diskonto: D = i% di bawah 100 x Mt 15 = x Rp 5.00 = 6 % / cawu = 1.500. = Rp 5.500.312. bagaimanakah caranya andaikan ada suatu koperasi simpan pinjam yang memiliki banyak nasabah dimana perhitungannya menggunakan sistem bunga tunggal. = : 36. Oleh karena itu perlu kiranya metode yang lebih efisien dalam perhitungan multi bunga tersebut.

000.00 Rp4.000.00 = 40 Silakan anda coba jika suku bunga tunggalnya 1.000. Metode Persen yang Sebanding Metode ini digunakan jika suku bunga tunggal bukan merupakan pembagi dari 360.000.00 Rp2.! b.000.875. suku bunga i%/tahun dan waktu pengembalian t hari.00 7.000.500.000.BAB III Matematika Keuangan 109 b.325.00 4.000.000.000.325.000 1.500. Contoh 25 Di bawah ini adalah tabel dari nasabah Koperasi Simpan Pinjam “ Z “ dengan suku bunga tunggal i = 11%/tahun dan 1 tahun diangap 360 hari: No 1 2 3 4 5 Nama Nasabah P Q R S T Jumlah pinjaman (M) Rp1.000..000 17.00 2. .000.. Bunga total yang diperoleh koperasi! Jawab: a. 1 tahun dianggap 360 hari. Untuk menentukan jumlah angka bunga.000 2. Jumlah angka bunganya c.5%/bulan .250.125.500.325.000.00 Jangka waktu pengembalian (t) 50 hari 100 hari 60 hari 120 hari 90 hari Tentukanlah bunga total yang diperoleh koperasi Jawab: Suku bunga i = 11% diuraikan menjadi = 10% + 1% atau 9% + 2% Ditentukan dahulu jumlah angka bunga untuk i = 10%.00 6.000.000.200.000 4.00 Rp8.000 = Rp433.000 Jumlah angka bunga = 17.000.000.500.000 7. Pembagi tetap = 360 360 = = 40 i 9 b.000.000 c. perhatikan tabel di bawah ini: No 1 2 3 4 5 Rp Rp Rp Rp Rp M 5. Jumlah bunga = jumlah angka bunga pembagi tetap 17.00 Rp2.00 t 45 hari 100 hari 80 hari 120 hari 25 hari jumlah Mxt 100 2.

5% .78 = Rp484.700.78 36 pembagi tetap 1% x Rp440.000.000.000 15.000.5%/tahun dan 1 tahun dianggap 365 hari.5%) c).000. Metode Persen yang Seukuran Metode ini digunakan jika 1 tahun dianggap 365 hari. x B= = = 36.500.850. bunga total dari suku bunga 11% = Rp440.000.850. sehingga tidak banyak suku bunga yang memberikan hasil bagi bulat terhadap 365.78 Bunga yang sebanding dengan 1% = 10% Jadi.00 Jangka waktu pengembalian (t) 40 hari 80 hari 60 hari 100 hari 20 hari Tentukanlah bunga total yang diperoleh koperasi .000.56 Pembagi tetap = Silakan anda coba jika suku bunga tunggalnya 7.000.277.000 2.000 15.000 8.400..000 jumlah angka bunga Jumlah bunga = = = Rp440.00 Rp4.00 t 50 hari 100 hari 60 hari 120 hari 90 hari jumlah Mxt 100 500..78 + Rp44.110 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi No 1 2 3 4 5 M Rp1.00 Rp2.00 Rp7.000 2.500.027.5% menjadi 6% dan 0.000.000.00 Rp6. No 1 2 3 4 5 Nama Nasabah P Q R S T Jumlah pinjaman (M) Rp5.000.000. Contoh 26 Di bawah ini adalah tabel dari nasabah Koperasi Simpan Pinjam “ T “ dengan suku bunga tunggal i = 6.00 Rp4.250.000 2.! (petunjuk: uraikan 7.305.000.000.500 100 365 100 73 angka bunga jumlah angka bunga B= dan Jumlah bunga = 73 73 Untuk menghitung suku bunga sisanya digunakan metode persen yang sebanding.000.000.78 = Rp44.000 360 360 = = 36 i 10 Jumlah angka bunga = 15.850.500.000. maka biasanya diambil suku 365 = 73 .000.00 Rp2.500.027.277.5% atau 5% dan 2. bunga 5% sehingga pembagi tetapnya = 5 Bunga yang diperoleh setelah t hari: Mxixt Mxt 5 Mxt 1 .00 Rp3.277.00 Rp8.

000.000 4.93 Silakan anda coba jika suku bunga tunggalnya 7. Jika bunga tidak pernah diambil dan dianggap tidak ada biaya administrasi bank.000 3.000.18 = pembagi tetap 73 1.000.200. bunga total dari suku bunga 11% = Rp208.000.000.000 15. Bunga Majemuk Jika X menyimpan uang di bank kemudian setiap akhir periode. Tentukan jumlah bunga yang diperoleh Hanif setelah modal mengendap selama 3 tahun.684. Bunga yang diperoleh nilainya menjadi lebih besar dari bunga pada periode sebelumnya.5% .18 = Rp62.75 = Rp270.75 10 Jadi.00 4.BAB III Matematika Keuangan 111 Jawab: Suku bunga i = 6.00 dan bank memberikan bunga 10%/tahun.18 + Rp62.000.000.500. Contoh 27 Hanif menyimpan uang di bank sebesar Rp1.100.219.200.000.000 900.00 7.5% x Rp208.000.00 Awal tahun ke dua.219.00 = Rp100. maka bunga itu akan bersama-sama modal menjadi modal baru yang akan berbunga pada periode berikutnya.500.18 Bunga yang sebanding dengan 1.. Jawab: Akhir tahun pertama.219. bunga yang diperoleh: B = suku bunga x modal = 10% x Rp1.465. modal menjadi: M2 = M + B = Rp1.000.465.00 t 40 hari 80 hari 60 hari 100 hari 20 hari jumlah Mx t 100 2.000.200.500..800.000..000 365 365 = = 73 i 5 Jumlah angka bunga = 15.5% diuraikan menjadi = 5% + 1.000.00 .00 3.000.000 jumlah angka bunga Jumlah bunga = = Rp208.000 4. Proses bunga berbunga pada ilustrasi ini dinamakan Bunga Majemuk.00 = Rp1.000.5% Ditentukan dahulu jumlah angka bunga untuk i = 5% No 1 2 3 4 5 Pembagi tetap = Rp Rp Rp Rp Rp M 5.00 + Rp100.000 15.000.00 6. bunga yang diperoleh tersebut tidak diambil.5% = 5% 3 = x Rp208.000.! 7).219.000.000.

780.805.00 = Rp331.000.00 Awal tahun ketiga.000.112 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi Akhir tahun kedua.00 Akhir tahun ketiga.1)6 = 5.000.000.000.100.00 + Rp110.00 dibungakan dengan bunga majemuk 10%/tahun.771561 Bunga = Rp885. bunga yang diperoleh: B3 = i x M3 = 10% x Rp1.00 = Rp1.000.00 Jumlah bunga yang diperoleh setelah mengendap tiga tahun: = Rp100.1)6 Menentukan nilai (1.00 + Rp121.000.00 = Rp121.000.000. modal menjadi: M3 = M2 + B2 = Rp1. dapat disimpulkan jika suatu modal M dibungakan dengan bunga majemuk i%/periode selama n periode. Tentukan modal akhir dan bunga yang diperoleh setelah 6 tahun! Jawab: M = Rp5.100.210.00 = Rp385.00 (1 + 0.000.000.00 diperoleh 1. maka setelah: 1 bulan modal menjadi = M + bunga M1 = M + M. Nilai Akhir Bunga Majemuk Suatu modal M dengan bunga i%/bulan.00 (1.50 – Rp5.00 = Rp110.000. maka pada n bulan modal menjadi: Mn = M(1 + i)n.00 i = 10%/tahun = 0.000.857.000.000.000.i = M(1 + i)(1 + i) = M(1 + i)2 3 bulan modal menjadi = M2 + bunga M3 = M(1 + i)2 + M(1 + i)2 i = M(1 + i)2(1 + i) = M(1 + i)3 Dari pola uraian di atas.000.1)6 dengan kalkulator scientific sebagai berikut: = 5.000. Jadi.000 x 1. bunga yang diperoleh: B2 = i x M2 = 10% x Rp1.780.771561 = Rp8.50 .000.000.1/tahun n = 6 tahun Mn = M (1 + i )n = 5. maka modal akhir Mn: Mn = M(1 + i)n Contoh 28 Modal sebesar Rp5.00.000.i = M(1 + i) 2 bulan modal menjadi = M1 + bunga M2 = M(1 + i) + M(1 + i).00 + Rp110.210. 8).000.

87 = 3.500.000.00 dibungakan dengan suku bunga majemuk 5%/semester selama 5 tahun.000.500.415.000.00 x 1.48024429 = n.000.04 n 3.000.732.04 n log 1.87 Mn = M(1 + i)n 4.04 .000.000.000.87? Jawab: M = Rp3.04/triwulan n = 3 tahun 9 bulan = 15 triwulan Mn = = = = = M(1 + i) n 1.000. Tentukan modal akhir! Jawab: M = Rp1.732. Contoh 30 Modal sebesar Rp1.000.732.440.701.257.48024429 = 1.0510 = 2.000.48024429 n = = 10 semester = 5 tahun log 1.04 log 1.500.04)n 4.440.00 i = 4%/semester = 0.000.0415 dengan tabel maupun kalkulator diperoleh: 1.500.000 di logaritmakan dengan bilangan pokok 10 1.000.00 i = 5%/semester = 0. setelah berapa tahun modal akhir menjadi = Rp4.00 dibungakan dengan bunga majemuk 4%/triwulan selama 3 tahun 9 bulan.000.26 Contoh 31 Modal sebesar Rp3.87 = 1.04/semester Mn = Rp4.628894627 = Rp3.00 dibungakan dengan suku bunga majemuk 4%/semester.00 x 1.00 x (1+ 0.440. Tentukan modal akhir! Jawab: M = Rp2.000.000.789.05/semester n = 5 tahun = 10 semester Mn = M(1 + i)n = 2.500.000.04)15 1.440.00 i = 4% / triwulan = 0.000 x 1.000.00 (1+0.732.0510 dari daftar II pada lampiran buku ini diperoleh dengan cara melihat nilai pada daftar baris 10 dan kolom 5%).BAB III Matematika Keuangan 113 Contoh 29 Modal sebesar Rp2.00 x 1.25 dengan Daftar II maupun kalkulator diperoleh: (Menentukan nilai 1.05)10 = 2.00 (1 + 0.000.000.800943506 Rp2. log 1.000.

75 bulan . Setelah 2 tahun modal menjadi Rp4.000 1.02 – 1 = 0.000.000.608437249 Untuk menentukan (1 + i) gunakan kalkulator Scientific dengan langkah: Klik: Jika kalkulator yang menggunakan kursor. Tentukan suku bunganya! Jawab: M = Rp2.12 = (1 + i)24 2.75 bulan! Jawab: M = Rp4.12 Mn = M (1 + i)n 4.00 x (1 + i)24 4.021.000.500.12 = 2.02 i = 1. Tapi jika tidak menggunakan kursor. Jika disederhanakan dalam rumus adalah sebagai berikut: Mn = M(1 + i)n (1 + p.500.021. antara lain: • Dengan menggunakan kalkulator yang dilengkapi dengan tombol xy • Sisa masa bunga yang belum dihitung.000.021.00 dibungakan dengan suku bunga majemuk 3%/bulan. 9). langkahnya sebagai berikut: klik: (1 + i ) = 1.500. suku bunganya = 2 %/bulan.500. Nilai Akhir Bunga Majemuk Dengan Masa Bunga Pecahan Jangka waktu proses berbunganya suatu modal tidak hanya merupakan bilangan bulat. Jika jangka waktu bukan merupakan bilangan bulat. maka cara menentukan nilai (1 + i)n dapat dilakukan dengan beberapa cara.000.00 i = 3%/bulan = 0.02 = 2 % Jadi.12.00 dibungakan dengan bunga majemuk tiap bulan.00 n = 2 tahun = 24 bulan Mn = Rp4.608437249 = (1 + i)24 (1 + i ) = 24 1. digunakan untuk menghitung bunga berdasarkan bunga tunggal dari nilai akhir masa bunga yang bulat.03/bulan n = 5. Contoh 33 Modal sebesar Rp4.500.093.114 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi Contoh 32 Pinjaman sebesar Rp2. Tentukanlah modal akhir setelah berbunga selama 5.093.021.500.093.093.i) Dengan p masa bunga pecahan Terdapat perbedaan sedikit modal akhir yang diperoleh dari dua cara di atas.

.12/ tahun n = 6 tahun 3 bulan = 6 3 tahun = 6... Untuk menghitung bunga p = 0.......x 1..000..0225 ...... Contoh 34 Modal sebesar Rp5.000.03)5 (1 + 0.......... Tentukanlah modal akhir setelah berbunga selama 6 tahun 3 bulan.000...500...i) 4.03 x Mn = ..... = .. Mn = .000...........25 x 0....12)6 (1 + 0.......03) Mn = 5..500......03)5.75..00 dibungakan dengan suku bunga majemuk 10%/tahun................000....03)5.25 tahun 12 Diselesaikan dengan menggunakan rumus langsung....000.....00 (1..00 x .000..... Makhir = Mn + Bpecahan Makhir = ....000............... namun berbeda dengan cara 1...00 ( 1 + 0.....03)5 Mn = 4....500....00 x ..... = ...03)5 Mn = 4..00 (1 + 0.......................500...................00(1 + 0.... yaitu: Mn = Mn = Mn = Mn = Mn = M(1 + i)n (1 + p.... Makhir = .....00 x ....00 (1.500....75: Dihitung dahulu untuk n = 5.......000.........000 x ........ Dapat juga diselesaikan dengan menggunakan rumus langsung..000..000...00 i = 12%/tahun = 0...........75 x 0......000...00 (1........0225) 4....BAB III Matematika Keuangan 115 Dengan menggunakan kalkulator: Mn = M(1 + i)n Mn = 4..... yaitu: Mn = M(1 + i)n Mn = 4. x .....500......500.. Jawab: M = Rp5...03)5 (1....i) Mn = 5...000..03)5.... yaitu: Mn = M(1 + i)n (1 + p........03) 4..........12) Mn = 5.. + ............. Dengan menggunakan cara kedua untuk n = 5 dan p = 0....000..00(1.................75 Mn =4.......12)6 (1...500..................00 ( 1 + 0.. .......000..75 Mn = 4.... yaitu: Bpecahan = 0..000............75 x 0...75 Menentukan nilai (1...500....000.000..... Cara 2 dan 3 menghasilkan nilai yang sama....

375.625.262. Jadi.26 i = 15%/tahun = 0. rumus nilai tunai adalah: M Nt = atau Nt = M(1 + i)–n (1 + i) n Contoh 35 Tentukan modal mula-mula jika suatu modal setelah dibungakan dengan bunga majemuk sebesar 15%/tahun selama 12 tahun modal menjadi Rp13.15/tahun n = 12 tahun M = = = Mn (1 + i) n 13.08)19 Jawab: (1 tahun = 4 kwartal) .500.804.08/kwartal n = 4 tahun 9 bulan = 19 kwartal M Nt = (1 + i) n 17.24 = (1 + 0. maka dikatakan orang tersebut membayar dengan tunai.262.1512 13. Dari rumus nilai akhir bunga majemuk: Mn = M(1 + i)n dapat di ubah menjadi: Mn M= .15)12 13.26 (1 + 0.804.625.262.625.24 i = 8%/kwartal = 0.116 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi 10).26! Mn = Rp13375625.375.000. Nilai Tunai Bunga Majemuk Apabila n periode seseorang harus melunasi pinjamannya sebesar M dengan perhitungan suku bunga i%/periode dan ternyata orang tersebut mampu untuk melunasi hutangnya sekarang.26 = = Rp2.625.804 .26 Jawab: 1.375.350250105 Contoh 36 Tentukan modal mula-mula (Nilai Tunai dari suatu modal) jika nilai akhir modal sebesar Rp17.375.24 setelah dibungakan selama 4 tahun 9 bulan dengan suku bunga 8%/kwartal! M = Rp17.00 5. dengan M = modal mula-mula atau sering disebut nilai tunai dan Mn = (1 + i) n modal setelah n jangka waktu selanjutnya ditulis dengan M.

000.607.000.000.000.08)19 17262804 . Nilai Tunai Bunga Majemuk Dengan Masa Bunga Pecahan Jika jangka waktu (n) bukan merupakan bilangan bulat. • Menggunakan rumus : Nt = n (1 + i) (1 + p.621721487 = Rp3.000.000 = (1 + 0.44 Dengan menggunakan daftar: Nt = M(1 + i)-n = 5.000.00 = 4 .621721487 = Rp3.i) Terdapat perbedaan sedikit modal akhir yang diperoleh dari dua cara di atas.00 x 0.02)-24 = 5.02-24 menggunakan kalkulator Scientific dengan langkah = 5.00 i = 2%/ bulan = 0.02 bulan n = 2 tahun = 24 bulan Nt = M(1 + i)-n = 5. .000.000.000.24 Contoh 37 Tentukan nilai tunai dari suatu modal Rp5.000.44 diperoleh: 11).804 .00 x 0.000.108. antara lain: • Menggunakan kalkulator yang dilengkapi dengan tombol xy M dengan p = suku bunga pecahan.000.108.02) 24 5.00 yang dibungakan dengan bunga majemuk 2%/bulan selama 2 tahun! Jawab: M = Rp5.000.000.608437249 = Rp3.315701059 = 17.000 = 1.44 Atau dengan rumus: M Nt = (1 + i)n 5. maka cara menentukan nilai (1 + i)–n dapat dilakukan dengan beberapa cara.00 (1+0.24 = Rp4.BAB III Matematika Keuangan 117 (1.000.108.00 (1 + 2%) -24 dengan daftar III.000.262.000. kolom 2% baris 24 diperoleh: = 5.00 x 1.607.607.000.

03/bulan n = 6.... M Dengan menggunakan rumus: Nt = dengan n = 6 dan p = 0.00 Nt = = ..500..000...1/tahun 9 tahun = 4.00 Nt = (1 + 0.................. Tentukanlah nilai tunai modal! Jawab: Jawab: M = Rp6...5 n (1 + i) (1 + p.500..i) 3.. = ..000.00 (1 + 0..75 n (1 + i) (1 + p....500..500.03) 6 (1 + 0..000.000.....00 jika dibungakan dengan suku bunga majemuk 3%/bulan! M = Rp3.5 bulan Dengan menggunakan kalkulator Scientific: Nt = M(1 + i)–n Nt = 3.00 i = 10%/tahun = 0.5 x 0...75 Nt = 6..075) 6..5 bulan..........000.5 Nt = 3...00 Nt = (1.. Nt = . .03) 6 (1..1) 4 (1 + 0.500.000...118 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi Contoh 38 Tentukanlah nilai tunai setelah berbunga selama 6.03)6.....000.03)6. = . Contoh 39 Modal setelah dibungakan selama 4 tahun 9 bulan dengan suku bunga majemuk 10%/tahun menjadi Rp6...000 (1..500....03) 3.500........00...75 tahun n = 4 Tahun 9 bulan = 4 12 Dengan menggunakan kalkulator scientific: Nt = M(1 + i)–n Nt = 6.................015 3.500...00 Nt = 1..500...1) 4 (1.000...00 Nt = (1 + 0..500........00 i = 3%/bulan = 0.000....194052297 x 1.... x 1...00 (1.......500..500.i) 6.....00 = ...00 Nt = (1...75 x 0.. Modal menjadi Rp3....000 x .1)4..............1)4..500..75 Nt = 6...00 x .000 (1 + 0.5 Nt = 3.......015) 3.500..500....075 .000.000...000..1) 6.........500.. M Dengan menggunakan rumus: Nt = dengan n = 4 dan p = 0.000.500....000..

% diskon dengan harga setelah diskon dan lain-lain. Persen di bawah seratus adalah bentuk pecahan yang jumlah antara penyebut dan pembilangnya sama dengan seratus. Suku bunga = bunga x 100% pinjaman mula − mula 2. Jika pinjaman M dengan diskonto i%/bulan dan akan dikembalikan setelah t bulan. % bonus dengan harga setelah bonus. untuk 1 tahun = 365 hari 36. Secara umum ditulis: p p% di bawah seratus = 100 − p 4.600 7. untuk 1 tahun = 360 hari 36. Bunga = suku bunga tiap periode x banyaknya periode x modal 6. maka: Diskonto : D = M x i x t besarnya modal yang diterima di awal pinjaman : Mt = M – M x i x t Rumus di atas berlaku juga untuk diskonto i%/tahun dan akan dikembalikan setelah t tahun. Mxixt Akan di bayar t tahun yang akan datang: D = 100 . maka berlaku: Mxix t Setelah t tahun besarnya bunga: B = 100 Mxixt Setelah t bulan besarnya bunga: B = 1. Rangkuman 1. 8. Jika suatu modal M dibungakan dengan suku bunga tunggal i% tiap tahun. % bunga dengan modal setelah bunga dan lain-lain. Secara umum ditulis: p p% di atas seratus = 100 + p 3. Misalkan % rugi dengan harga jual. Persen di bawah seratus digunakan jika nilai yang diketahui lebih kecil dari nilai mula-mula. untuk 1 tahun = 366 hari 36. Persen di atas seratus adalah bentuk pecahan yang selisih antara penyebut dan pembilangnya sama dengan seratus. Persen di atas seratus digunakan jika nilai yang diketahui lebih besar dari nilai mula-mula.BAB III Matematika Keuangan 119 c.500 Mxix t Setelah t hari besarnya bunga: B = . Bagaimanakah jika diskonto i%/bulan dan akan dikembalikan. 5. Misalkan % laba dengan harga jual.000 Mxix t Setelah t hari besarnya bunga: B = .200 Mxix t Setelah t hari besarnya bunga: B = . Nilai diskonto untuk besarnya pinjaman M dengan suku bunga i%/tahun.

Metode menentukan bunga tunggal: a. Mxt 360 = angka bunga dan = pembagi tetap. maka: 100 i angka bunga jumlah angka bunga dan Jumlah bunga = B= pembagi tetap pembagi tetap Jika b.i) n dengan p = suku bunga pecahan . Metode persen yang seukuran Metode ini digunakan jika 1 tahun = 365 hari. Metode pembagi tetap Metode ini digunakan jika suku bunga tunggal merupakan pembagi dari 360. Rumus nilai tunai bunga majemuk dengan masa bunga pecahan Nt = M (1 + i) (1 + p. Jika suatu modal M dibungakan dengan bunga majemuk i%/periode selama n periode. maka modal akhir Mn: Mn = M(1 + i)n 12.000 Akan di bayar t bulan yang akan datang : D = 9. Metode persen yang sebanding Metode ini digunakan jika suku bunga tunggal bukan merupakan pembagi dari 360. Suku bunga i%/tahun dan jangka waktu pengembalian t hari. 1 tahun dianggap 360 hari.i) Dengan p masa bunga pecahan 13. 1 tahun dianggap 360 hari. Rumus nilai tunai bunga majemuk adalah: M Nt = atau Nt = M(1 + i)–n n (1 + i) 14.120 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi Mxixt 1. Diskonto juga dapat dicari dengan rumus: D = i % di bawah 100 x Modal yang diterima 10.200 Mxix t Akan di bayar t hari yang akan datang: D = . Pembagi tetapnya = 73 angka bunga jumlah angka bunga dan Jumlah bunga = B= 73 73 11. c. Rumus nilai akhir bunga majemuk dengan masa bunga pecahan: Mn = M(1 + i)n (1 + p. (1 tahun = 360 hari) 36. suku bunga i%/tahun dan jangka waktu pengembalian t hari.

00. Bunga yg diperoleh! b. 3% di bawah 100 dari Rp630.000.00.250.00 dibungakan dengan bunga tunggal 0. 30% di bawah 100 d. 25% di bawah 100 4. 25 % di bawah 100 5. Harga barang setelah diskon 17% adalah Rp43.5% di atas 100 b.5%/bulan. Selesaikan : a. Bunga yang diperoleh! b.500.550. Tentukanlah besar pajak dan harga sebelum pajak! d.990. Tentukan nilainya: a. Modal akhir! 10.00 Tentukanlah besarnya rugi dan harga belinya! e. Modal akhir! 9. Tentukan: a.00 dibungakan dengan bunga tunggal selama 5 tahun dengan suku bunga 15%/tahun. 2. 5% di bawah 100 b. Ubahlah menjadi persen: a.BAB III Matematika Keuangan 121 1.750. Harga bensin disubsidi oleh pemerintah sebesar 9% dan harganya per liter menjadi Rp4.000. 27% di atas 100 b.250.000.00 dibungakan dengan bunga tunggal selama 2 tahun 5 bulan. 16% di atas 100 3.5%/cawu.000. Suatu modal sebesar Rp2.5% dari Rp300. 33% di bawah 100 dari 201 6.75%/bulan selama 1 tahun 2 bulan dan 24 hari (jika dianggap 1 tahun =360 hari). Tentukan: a. Tentukanlah besarnya untung dan harga belinya! c. Modal sebesar Rp360.00. Pinjaman Rp6. Setelah berapa bulan modal itu dibungakan? .00 d. Harga barang setelah dikenai pajak 28% adalah Rp806. Modal sebesar Rp4. Ubahlah menjadi persen dan persen di bawah 100: a.5% di atas 100 dari Rp51. dengan suku bunga 4.400. Tentukanlah besarnya subsidi perliter dan harga sebelum subsidi! 7. 18% di bawah 100 2.600.000 dibungakan dengan suku bunga tunggal 1. Tentukan bunga yang diperoleh dan modal setelah dibungakan! 8. 12.400. 12.00 b. Ubahlah menjadi persen dan persen di atas 100: a.600. 2.00.500. Tentukanlah besar diskon dan harga sebelum diskon! b.5% di atas 100 b.000. Tentukanlah besar pajak dan harga sebelum pajak! f.5% a. Harga barang setelah dikenai pajak 23% adalah Rp553. 2. Harga jual suatu barang setelah rugi sebesar 24% adalah Rp638. Harga jual suatu barang setelah untung sebesar 13% adalah Rp706. ternyata modal menjadi Rp516.00. Ubahlah menjadi pecahan yang paling sederhana: c.00 c.

000.600. Suatu pinjaman sebesar Rp2.000.000. 5 bulan dan 10 hari (1 tahun = 360 hari).000.800.000.00 dibungakan dengan bunga tunggal selama 8 bulan 10 hari (1 tahun = 360 hari) dengan suku bunga 6%/cawu.000.00 dibungakan dengan bunga tunggal selama 1 tahun 7 bulan.00 dibungakan dengan suku bunga tunggal 4. Pinjaman sebesar Rp1.00.00.500.762. Setelah berapa bulan bunga tersebut dibungakan? 24.00.400.00 setelah dibungakan dengan bunga tunggal selama 1 tahun 8 bulan menjadi Rp1.00 setelah dibungakan dengan bunga tunggal selama 2 tahun 7 bulan menjadi Rp 4.00 dibungakan dengan bunga tunggal 3 tahun. Suatu modal setelah dibungakan dengan bunga tunggal 11%/tahun selama 2 tahun modal tersebut menjadi Rp6. Suatu pinjaman sebesar Rp4.500. Modal sebesar Rp4.00. Setelah berapa bulan modal itu menjadi Rp2.500.200. Tentukan bunga yang diperoleh dan modal mula-mula! .5%/semester. Pinjaman sebesar Rp3.00 dibungakan dengan suku bunga tunggal 0.00 dibungakan dengan bunga tunggal 2 tahun.5 %/bulan. Pinjaman sebesar Rp2.000. Tentukanlah suku bunganya tiap triwulan? 16.00 setelah dibungakan dengan bunga tunggal selama 1 tahun 10 bulan menjadi Rp5.000.00? 22. ternyata modal tersebut menjadi Rp2. tentukanlah bunga yang diperoleh! 15.000.00.00 dibungakan dengan bunga tunggal selama 1 tahun 7 bulan dengan suku bunga 3%/triwulan . Modal Rp 4. Modal Rp2. Tentukanlah bunga yang diperoleh! 12. Modal sebesar Rp800.000.832. dengan suku bunga 2%/bulan.000.000. Tentukan bunga yang diperoleh! 18.000.000. Tentukan suku bunganya tiap semester? 21. Ternyata bunga yang diperoleh Rp570.00 dibungakan dengan bunga tunggal selama 3 tahun 2 bulan dengan suku bunga 6%/semester. Tentukanlah suku bunganya tiap semester! 13. 1 bulan dan 20 hari (1 tahun = 360 hari). Tentukan suku bunganya tiap tahun dan tiap triwulan! 23.930. Tentukanlah bunga yang diperoleh? 20.000. Tentukan bunga yang diperoleh! 19.000.500.000.122 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi 11. Setelah berapa bulan modal itu dibungakan! 17.500.00 dibungakan dengan suku bunga tunggal 5 %/ semester.060.000. Pinjaman sebesar Rp3. Modal sebesar Rp2. Tentukan bunga yang diperoleh! 14.000.000.00.00 dibungakan dengan bunga tunggal 1 tahun.400. dengan suku bunga 1%/bulan. 2 bulan dan 18 hari (1 tahun = 360 hari) dengan suku bunga 6%/cawu.120.000.000.634.106.000.00. Pinjaman sebesar Rp4. Pinjaman sebesar Rp2. ternyata modal menjadi Rp3.

000. Suatu pinjaman akan dilunasi dengan sistem diskonto 6. Di bawah ini adalah tabel dari nasabah Koperasi Mutiara dengan suku bunga tunggal i = 13 % / tahun dan 1 tahun diangap 360 hari: Nama No Jumlah pinjaman (M) Jangka waktu pengembalian (t) Nasabah 1 Puput Rp2.000.00 90 hari 3 Risma Rp4. Tentukan: a.000.000. Modal yang diterima peminjam! 26.500.000. Di bawah ini adalah tabel dari nasabah Koperasi Simpan Pinjam “ Sejahtera “ dengan suku bunga tunggal i = 12%/tahun dan 1 tahun dianggap 360 hari: Nama No Jumlah pinjaman (M) Jangka waktu pengembalian (t) Nasabah 1 Arif Rp7. Bunga total yang diperoleh koperasi! 31. Tentukan modal yang diterima peminjam jika dianggap 1 tahun = 360 hari! 28. Tentukan besarnya pinjaman yang harus dikembalikan saat jatuh tempo! 30. Suatu pinjaman akan dilunasi dengan sistem diskonto 4.000.600.000.750.700. Tentukan nilai diskonto dan besarnya pinjaman yang harus dikembalikan saat jatuh tempo! 29.500. Modal yang diterima peminjam! 27. Tentukan: a.00 dengan sistem diskonto 15%/tahun dan akan dikembalikan setelah 7 bulan.00 dengan sistem diskonto 1. Pinjaman sebesar Rp4.000.500.800. Pembagi tetap dan jumlah angka bunganya b.500.000.000.00 45 hari 2 Qalam Rp1.500.182. Nilai diskontonya b.500.000.BAB III Matematika Keuangan 123 25. Jika Modal yang diterima peminjam di awal periode sebesar Rp4.500. Jika Modal yang diterima peminjam di awal periode sebesar Rp734. Nilai diskontonya b.00.5%/tahun dan akan dikembalikan dalam waktu 3 tahun. Pinjaman sebesar Rp1.00 50 hari 2 Budiman Rp4.000.00 dengan sistem diskonto 18 %/tahun dan akan dikembalikan setelah 2 bulan 10 hari.00 60 hari 4 Syukur Rp3. Tentukan bunga total yang diperoleh koperasi! .5%/bulan dan akan dikembalikan setelah 7 bulan.500.00 90 hari 6 Upik Rp1. Pinjaman sebesar Rp8.00 150 hari 5 Endang Rp5.250.00.500.00 70 hari Tentukanlah: a.00 120 hari 3 Cecep Rp8.5%/kwartal dan akan dikembalikan dalam waktu 14 bulan.00 40 hari 4 Dwi Rp2.00 80 hari 5 Titin Rp2.000.00 150 hari Dengan menggunakan persen yang sebanding.000.000.000.

Tentukan modal mula-mula (Nilai Tunai dari suatu modal) jika nilai akhir modal sebesar Rp8.500.500.5 tahun.273.500. Nama No Jumlah pinjaman (M) Jangka waktu pengembalian (t) Nasabah 1 Kunti Rp2.00 dibungakan dengan suku bunga majemuk 2.5%/tahun dan 1 tahun dianggap 365 hari.500.5%/bulan.41? 37. Tentukanlah modal akhir setelah berbunga selama 6.5 tahun modal menjadi Rp3.650.800.000. Tentukanlah modal akhir setelah berbunga selama 5 tahun 8 bulan! 41.000. Modal sebesar Rp5.000.00 dibungakan dengan bunga majemuk tiap semester.800. Modal Rp2.000.000.25 bulan! 40. Tentukan nilai tunai dari suatu modal Rp800.959.00 dibungakan dengan suku bunga majemuk 1.00 80 hari 6 Puspita Rp7. setelah berapa tahun modal akhir menjadi = Rp7. setelah dibungakan selama 2 tahun 8 bulan dengan suku bunga 4.538.000.468.094. setelah berapa triwulan modal akhir menjadi = Rp7.000.75%/bulan selama 8.124 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi 32.000.500.500.5%/triwulan.000.5 bulan! 45.5%/bulan selama 10 bulan! 44.250.400.00 150 hari Tentukan bunga total yang diperoleh koperasi dengan mengunakan persen yang seukuran! 33.000.800.000. Modal sebesar Rp4.00 dibungakan dengan suku bunga majemuk 2.99? 38.500.00 75 hari 3 Mira Rp3.00 dibungakan dengan suku bunga majemuk 6%/triwulan selama 3.000.800.000. Tentukan suku bunganya! 39. Di bawah ini adalah tabel dari nasabah Koperasi ”Maju Bersama” dengan suku bunga tunggal i = 7.040.000.00 dibungakan dengan suku bunga majemuk 5%/semester.000. Tentukan modal akhir! majemuk 36.00 yang dibungakan dengan bunga majemuk 2.08.00 50 hari 4 Nunik Rp2. Modal sebesar Rp5. Tentukan modal akhir dan bunga yang diperoleh setelah 8 tahun! 34. Setelah 4.342.000.985.000.464.00 dibungakan dengan suku bunga majemuk 7%/tahun setelah berbunga selama 3 tahun 8 bulan! .86.00 40 hari 2 Lina Rp4. Modal sebesar Rp4. Tentukanlah nilai tunai dari modal sebesar Rp8. Modal sebesar Rp7.00 dibungakan dengan bunga 4%/caturwulan selama 5 tahun 4 bulan.00 90 hari 5 Ophi Rp1.22! 42.5%/caturwulan! 43. Tentukan modal akhir! 35.233. Tentukan modal mula-mula jika suatu modal setelah dibungakan dengan bunga majemuk 11.500. Pinjaman Rp2. Tentukan nilai tunai dari modal sebesar Rp1.000.5%/tahun selama 12 tahun modal menjadi Rp5. Modal sebesar Rp3.00 dibungakan dengan bunga majemuk 12%/tahun.00 dibungakan dengan suku bunga majemuk 12%/tahun.

c. Rente Post Numerando adalah rente yang dibayarkan atau diterima di akhir periode. maka proses pembungannya perhatikan skema di bawah ini: . Rente berdasarkan saat pembayaran angsuran terdiri dari: Rente Pra numerando adalah rente yang dibayarkan atau diterima di awal periode. dibutuhkan ilmu tentang Rente. Setelah sekian bulan anda akan menghitung jumlah tabungan yang telah tersimpan. yaitu: a. b. Rente adalah sederatan modal atau angsuran yang dibayarkan atau diterima pada setiap jangka waktu tertentu yang tetap besarnya. Uraian Materi 1). sehingga angsuran terakhir sudah mengalami pembungaan satu periode. Tujuan Setelah mempelajari uraian kompetensi dasar ini.2. Pengertian dan macam-macam Rente Andaikan anda menyimpan sejumlah uangnya setiap awal bulan di bank dengan jumlah yang sama. Rente a. dapatkah anda menghitung jumlah keseluruhan simpanan uang anda? Untuk menghitung jumlah tabungan dari ilustrasi di atas. Andaikan bank tidak membebani biaya administrasi. Rente berdasarkan banyaknya angsuran terdiri dari: Rente terbatas adalah rente yang jumlah angsurannya terbatas. dan bank memberikan bunga terhadap simpanan anda. Nilai Akhir Rente Pra numerando Rente Pra numerando adalah rente yang dibayarkan di awal periode. 2). Pada hakikatnya ada tiga macam rente.BAB III Matematika Keuangan 125 B. Rente kekal adalah rente yang jumlah angsurannya tidak terbatas. anda dapat: Menjelaskan pengertian dan macam-macam Rente Menghitung Nilai Akhir Rente Pra numerando Menghitung Nilai Akhir Rente Post Numerando Menghitung Nilai Tunai Rente Pra numerando Menghitung Nilai Tunai Rente Post Numerando Menghitung Nilai Tunai Rente Kekal b. Misalkan modal yang dibayarkan adalah M dengan bunga i%/periode selama n periode. Rente yang ditangguhkan adalah rente yang pembayaran pertamanya ditangguhkan beberapa periode. Rente berdasarkan langsung tidaknya pembayaran pertama terdiri dari: Rente langsung adalah rente yang pembayaran pertamanya langsung sesuai perjanjian.

. dari skema di atas diperoleh suatu deret. . . + M(1 + i)n – 2 + M(1 + i)n – 1 + M(1 + i)n Na = M[(1 + i) + (1 + i)2 + . yaitu: Na = M(1 + i) + M(1 + i)2 + . . . sehingga: rasio r = M(1 + i) a(r n − 1) r −1 M(1 + i)((1 + i) n − 1) M(1 + i)((1 + i) n − 1) = = (1 + i) − 1 i Nilai akhir rente Pra numerando dengan angsuran M dan suku bunga i% Selama n periode adalah: M(1 + i)((1 + i) n − 1) Na = i Na = Dengan menggunakan tabel: Na = M(1 + i) + M(1 + i)2 + . ∑ (1 + i) k =1 n k Na = M x Daftar Nilai akhir rente Keterangan: Daftar nilai akhir rente adalah daftar V dan VI pada lampiran buku ini Nilai dari daftar adalah kolom ke-i % dan baris ke-n . + M(1 + i)n – 2 + M(1 + i)n – 1 + M(1 + i)n Ternyata deret di atas adalah deret geometri dengan suku pertama a = M(1 + i) dan M(1 + i) 2 = (1 + i). + (1 + i)n – 2 + (1 + i)n – 1 + (1 + i)n] Na = M. .126 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi Jika Nilai akhir Rente Pra numerando dilambangkan dengan Na.

BAB III Matematika Keuangan

127

Contoh 40 Setiap awal tahun Nisa menyimpan uang di Bank ABC sebesar Rp1.000.000,00. Jika bank memberikan bunga 6%/tahun, tentukan uang Nisa setelah menabung 20 tahun!

Jawab: M = Rp1.000.000.00 i = 6% / tahun = 0.06/tahun n = 20 tahun
Na M(1 + i)[(1 + i) n − 1] i 1.000.000(1 + 0,06)[(1 + 0,06) 20 − 1] = 0,06 = 1.060.000 x (1,06 20 − 1) 0,06 1.060.000 x 2,207135472 = = Rp38.992.726,68 0,06 = Dengan Daftar : Na = Modal x Tabel VI kolom 6% dan baris 20 = Rp1.000.000 x 38,99272668 = Rp38.992.726,68
Contoh 41 Seorang karyawan setiap awal bulan menyimpan uang di bank sebesar Rp500.000,00. Bank memberikan bunga 1,5%/bulan selama 2 tahun. Tentukan simpanan karyawan selama 2 tahun!

Jawab: M = Rp 500.000,00 i =1,5%/bulan = 0,015/bulan n = 2 tahun = 24 bulan
Na = M(1 + i)[(1 + i)n − 1] i 500.000,00 x (1 + 0,015)[(1 + 0,015) 24 − 1] = 0,015 =

507.500,00 x (1,01524 − 1) 0,015 507.500,00 x 0,429502811 = Rp14.531.511,80 = 0,015 Dengan daftar : Na = Modal x daftar V baris 24 dan kolom 1.5% = Rp500.000.00 x ................... = Rp14.531.511,80

128

Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi

3). Nilai Akhir Rente Post Numerando
Rente Post Numerando adalah rente yang dibayarkan di akhir periode, sehingga angsuran terakhirnya tidak mengalami pembungaan. Misalkan modal yang dibayarkan adalah M dengan bunga i%/periode selama n periode, maka proses pembungaannya perhatikan skema di bawah ini:

Jika Nilai akhir Rente Post Numerando dilambangkan dengan Na, dari skema di atas diperoleh suatu deret, yaitu: Na = M + M(1 + i) + M(1 + i)2 . . . + M(1 + i)n – 3 + M(1 + i)n – 2 + M(1 + i)n – 1 Ternyata deret di atas adalah deret geometri dengan suku pertama a = M dan rasio r M(1 + i) = = (1 + i), sehingga: M a(r n − 1) Na = r −1 M((1 + i)n − 1) M((1 + i)n − 1) = = i (1 + i) − 1 Nilai akhir rente Post Numerando dengan angsuran M dan suku bunga i% Selama n periode adalah: M((1 + i)n − 1) Na = i Dengan menggunakan tabel: Na = M + M(1 + i) + M(1 + i)2 . . . + M(1 + i)n – 3 + M(1 + i)n – 2 + M(1 + i)n – 1 Na = M + M[(1 + i) + (1 + i)2 . . . + (1 + i)n – 3 + (1 + i)n – 2 + (1 + i)n – 1 ] Na = M + M.

∑ (1 + i)
k =1

n −1

k

Na = M + M x Daftar Nilai akhir rente

BAB III Matematika Keuangan

129

Keterangan: Daftar nilai akhir rente adalah daftar V dan VI pada lampiran buku ini. Nilai dari daftar adalah kolom ke-i % dan baris ke-(n – 1).
Contoh 42 Setiap akhir tahun Ayah menyimpan uangnya di bank ABC sebesar Rp800.000,00 selama 25 tahun. Jika bank memberikan bunga 5%/tahun, tentukan jumlah simpanan total Ayah!

Jawab: M = Rp800.000,00 i = 5%/tahun = 0,05/tahun n = 25 tahun
Na = M((1 + i)n − 1) i 800.000,00 x (1 + 0,05) 25 − 1) = 0,05 = 800.000,00 x (1,0525 − 1) 0,05 800.000,00 x 2,386354941 = = Rp38.181.678,05 0,05 daftar: M + M x Daftar V kolom 5% dan baris ke-(25 – 1) = baris ke-24 800.000.00 + 800.000,00 x 46,72709882 800.000.00 + 37.381.679,06 Rp38.181.679,06

Dengan Na = = = =

Contoh 43 Setiap akhir bulan Yenny menyimpan uang di bank Rp500.000,00 selam 2 tahun. Jika bank memberikan suku bunga 1.5%/bulan, tentukan simpanan total Yenny di bank tersebut!

Jawab: M = Rp500.000,00 i = 1,5% / bulan = 0,015 bulan n = 2 tahun = 24 bulan M((1 + i)n − 1) Na = i 500.000,00 x ((1 + 0,015) 24 − 1) = 0,015 500.000,00 x ((1,015) 24 − 1) = 0,015 500.000,00 x 0,429502811 = = Rp14.316.760,40 0,015

130

Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi

Dengan daftar: Na = M + M x Daftar V kolom 1.5% dan baris ke-(24 – 1) = baris ke-23 = 500.000,00 + 500.000,00 x 27,63352080 = Rp 14.316.760,40

4). Nilai Tunai Rente Pra Numerando
Nilai tunai rente Pra numerando adalah jumlah semua nilai tunai angsuran yang dihitung pada awal masa bunga yang pertama. Nilai tunai angsuran pertama adalah nilai angsuran itu sendiri, yaitu M:

Jika Nilai tunai Rente Pra numerando dilambangkan dengan Nt, dari skema di atas. diperoleh suatu deret, yaitu: Nt = M + M(1 + i)–1 + M(1 + i)–2 . . . + M(1 + i)n–3 + M(1 + i)n–2 + M(1 + i)n–1 Deret di atas adalah deret geometri dengan suku pertama a = M dan rasio M(1 + i) −1 r= = (1 + i) –1 < 1, sehingga: M a(1 − r n ) Nt = 1−r M(1 − (1 + i) −n ) (1 + i) = x (1 + i) 1 − (1 + i) −1 M(1 + i)(1 − (1 + i) −n ) M(1 + i)(1 − (1 + i) −n ) = (1 + i) − 1 i Nilai tunai rente Pra numerando dengan angsuran M dan suku bunga i% selama n periode adalah: M(1 + i)(1 − (1 + i) −n ) Nt = i =

BAB III Matematika Keuangan

131

Dengan menggunakan daftar: Nt = M + M(1 + i)–1 + M(1 + i)–2 . . . + M(1 + i)n–3 + M(1 + i)n–2 + M(1 + i)n–1 Nt = M + M[(1 + i)–1 + (1 + i)–2 . . . + (1 + i)n–3 + (1 + i)n–2 + (1 + i)n–1 ] Nt = M + M.

∑ (1 + i)
k =1

n −1

−k

Nt = M + M x Daftar Nilai tunai rente Keterangan: Daftar nilai tunai rente adalah daftar VII dan VIII pada lampiran buku ini. Nilai dari daftar adalah kolom ke-i % dan baris ke-(n – 1).
Contoh 44 Seorang siswa akan mendapat beasiswa pada setiap awal bulan dari PT UNILEVER sebesar Rp250.000,00 selama 3 tahun. Jika pemberian itu akan diberikan sekaligus di awal bulan pertama dengan dikenai bunga 2%/bulan, tentukan besarnya beasiswa total yang diterima siswa!

Jawab: M = Rp250.000,00 i = 2%/bulan = 0,02/bulan n = 3 tahun = 36 bulan
Nt = M(1 + i)[1 − (1 + i) −n ] i 250.000,00 x (1 + 0,02)[1 − (1 + 0,02) −36 ] = 0,02

250.000,00 x (1,02)[1 − (1,02) −36 ] 0,02 250.000,00 x (1,02)[1 − 0,49022315] = 0,02 255.000,00 x 0,50977685 = = Rp6.499.654,83 0,02 = Dengan daftar: Nt = M + M x daftar VII kolom 2% dan baris (36 – 1) = baris 35 = 250.000,00 + 250.000,00 x 24,99861933 = 250.000,00 + 6249654,83 = Rp6.499.654,83
Contoh 45 Tentukan nilai tunai rente Pra numerando dari suatu angsuran Rp4.000.000,00 selama 20 tahun dengan suku bunga 9%/tahun!

Jawab: M = Rp4.000.000,00 i = 9%/tahun = 0.09/tahun

yaitu: Nt = M(1 + i)–1 + M(1 + i)–2 .360. sehingga: −1 M(1 + i) Nt = a(1 − r n ) 1−r M(1 + i) −1 [1 − (1 + i) −n ] (1 + i) = x (1 + i) 1 − (1 + i) −1 .00 x (1.459.00 x (1 + 0.800.000.09)[1 − (1 + 0.000. Nilai Tunai Rente Post numerando Perhatikan skema jumlah semua nilai tunai total di bawah ini: Jika nilai tunai Rente Post Numerando dilambangkan dengan Nt.00 x 0.11 = 0.09 4.132 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi n Nt = 20 tahun = M(1 + i)[1 − (1 + i) −n ] i 4.09) −20 ] 0. dari skema di atas diperoleh suatu deret. .82156911 = Rp39.000.178430889] = 0.09)[1 − (1.000.09) −20 ] = 0.09 4.09)[1 − 0.000. + M(1 + i)n–2 + M(1 + i)n–1 + M(1 + i)n Deret di atas adalah deret geometri dengan suku pertama a = M(1 + i)–1 dan rasio M(1 + i) −2 r= = (1 + i) –1 < 1.00 x (1. .09 4.09 = 5).000.000.

00 i = 2% / bulan = 0.955. + (1 + i)n–2 + (1 + i)n–1 + (1 + i)n ] Nt = M. . .000/bulan selama 2. .000.000.000.0175 Contoh 47 Tiap akhir bulan Yayasan Cinta Damai mendapatkan sumbangan dari Badan Perdamaian Dunia sebesar Rp5. tentukan sumbangan total yg diterima yayasan! Jawab: M = Rp5.02 / bulan n = 3 tahun = 36 bulan M [1 − (1 + I) −n ] Nt = i .75%/bulan = 0.000. ∑ (1 + i) k =1 n −k Nt = M x Daftar Nilai tunai rente Keterangan: Daftar nilai tunai rente adalah daftar VII dan VIII pada lampiran buku ini.0175/bulan n = 2 tahun 6 bulan = 30 bulan Nt = M [1 − (1 + i) −n ] i 300. Jika sumbangan akan diberikan sekaligus dan dikenai bunga sebesar 2%/bulan.5 tahun dengan suku bunga 1.405752363 = = Rp6.0175 300.754.79 0.00 selama 3 tahun berturut-turut.75%/bulan! Jawab: M = Rp300.000.000.00 x [1 − (1 + 0.BAB III Matematika Keuangan 133 M(1 − (1 + i) −n ) M(1 − (1 + i) −n ) = i (1 + i) − 1 Nilai tunai rente Post Numerando dengan angsuran M dan suku bunga i% selama n periode adalah: M(1 − (1 + i) −n ) Nt = i = Dengan menggunakan tabel: Nt = M(1 + i)–1 + M(1 + i)–2 . Contoh 46 Tentukan nilai tunai rente Post Numerando dari suatu modal Rp300.00 x 0.0175) −30 ] = 0. .00 i = 1. + M(1 + i)n–2 + M(1 + i)n–1 + M(1 + i)n Nt = M[(1 + i)–1 +(1 + i)–2 .000. Nilai dari daftar adalah kolom ke-i % dan baris ke-n.

02 5.000.025/bulan .80 6). .134 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi = = = = 5.000.982.00 x [1 − 1.02) −30 ] 0.00 i = 2.000.000.80 0.000. Nilai tunai rente merupakan deret geometri turun. a).277.5%/bulan! Jawab: M = Rp500. sehingga: M a Nt = 1−r M (1 + i) = x −1 (1 + i) 1 − (1 + i) M(1 + i) M(1 + i) = = i (1 + i) − 1 Nilai tunai rente Pra numerando dengan angsuran M dan suku bunga i%: M M(1 + i) Nt = atau Nt = + M i i Contoh 48 Tentukan nilai tunai Rente kekal Pra numerando dari suatu modal Rp500. . . Oleh karena itu rente kekal tidak ada nilai akhirnya.000.982.396455551 = Rp111.00 x 0.447929111 = Rp111.00 x [1 − (1 + 0.5%/bulan = 0.000.02 −30 ] 0.00 x 22. yaitu: Nt = M + M(1 + i)–1 + M(1 + i)–2 .02 5.000.00/bulan dengan suku bunga 2.000. Nilai Tunai Rente Kekal Pra numerando Deret nilai tunai modal rente Pra numerando yang sudah dipelajari adalah: Nt = M + M(1 + i)–1 + M(1 + i)–2 . Nilai akhir rente merupakan deret geometri naik. .00 x (1 − 0.02 5.000.000. . M(1 + i) −1 dengan suku pertama a = M dan rasio r = = (1 + i) –1 < 1.02 Dengan daftar: Nt = M x daftar VII kolom 2% dan baris 30 = 5. sehingga nilai tunai rente kekal memiliki nilai. maka deret di atas menjadi deret geometri tak berhingga. .000.552070889) 0.277. + M(1 + i)n–3 + M(1 + i)n–2 + M(1 + i)n–1 Jika jumlah angsurannya tidak terbatas. Nilai Tunai Rente Kekal Rente kekal adalah rente yang jumlah angsurannya tidak terbatas. .

00 + 17.000.00 M = 1.000.025 = 500.000.000.000. tunjangan akan diberikan sekaligus .000.00 Contoh 49 Setiap awal bulan.00.000. Tentukan beasiswa total yg diterima Fulan! Jawab: Soal di atas merupakan rente kekal pra numerando karena memuat kata ” setiap awal bulan “ dan “ jangka waktu yang tak terbatas”. besarnya angsuran adalah Rp300. Oleh karena itu.00 dalam jangka waktu yang tak terbatas.000.BAB III Matematika Keuangan 135 Nt = M + M i = 500. PT. tentukan besarnya angsuran! Jawab: Nt = Rp15.000.000.00 x 0.500.00 i = 1%/bulan = 0.00 + 20. beasiswa akan diberikan sekaligus namun harus dikenai bunga sebesar 1%/ bulan.000.00 0. Namun.00 = Rp20.00 = M x 1.000.000.000.02 306.000. Jika suku bunga 2%/bulan.00 Jadi.000.00 i = 2%/bulan = 0.02 306.300.000.300.00 Contoh 50 Nilai tunai dari rente kekal Pra numerando adalah Rp15.00 + 0.000.300. Fulan akan mendapatkan beasiswa dari PT UNILEVER sebesar Rp175. M = Rp175.02 = Rp300.02/bulan M(1 + i) i M(1 + 0. Nt = Contoh 51 Chandra mendapatkan tunjangan dari orang tua asuh Rp175.00.00 = Rp17.000.02 = M x1.000.00 = 0.UNILEVER tak mau repot.00 = 175.300.675.01 = 175.01/bulan M Nt = M + i 175.00 tiap awal bulan sampai jangka waktu yang tidak terbatas.00 + 500.500.02 15.000.000.02) 15.

Nilai Tunai Rente Kekal Post Numerando Deret nilai tunai modal rente Post numerando yang sudah dipelajari adalah: Nt = M(1 + i)–1 + M(1 + i)–2 .175.000.00 i 10.00 + 10.000.00 = i 175.00 = 175.075 / bulan . maka deret di atas menjadi deret geometri tak berhingga. dengan suku pertama a = M(1 + i)–1 dan rasio r = Nt = M(1 + i) −1 = (1 + i) –1.00 Nt = M + M i 175.000.000.000.000.75%.00 dengan dikenai bunga.00 i = 0.00 = 175. Berapakah besar suku bunganya setiap bulan? Jawab: Nt = Rp10.175. . suku bunga tiap bulan = 1.75% / bulan = 0.00 M = Rp175. .000.00 dengan suku bunga 0. yaitu: Nt = M(1 + i)–1 + M(1 + i)–2 + M(1 + i)–3. . + M(1 + i)n–3 + M(1 + i)n–2 + M(1 + i)n–1 Jika jumlah angsurannya tidak terbatas. .000.00 – 175.175.75% Jadi.0175 = 1.00 i= 10.000.000.000.000. . sehingga: M a 1−r M(1 + i) −1 (1 + i) x = −1 (1 + i) 1 − (1 + i) M M = = i (1 + i) − 1 Nilai tunai rente Post numerando dengan angsuran M dan suku bunga i%: M Nt = i Contoh 52 Tentukan nilai tunai rente post numerando dari suatu modal Rp40. .000.175.00 i 175. .136 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi sebesar Rp10. b).75% / bulan! Jawab: M = Rp40.00 i = 0.000.000.000.00 10.000.

000.00 = 0.00 = = Rp533. Jika Bank Dunia akan memberikan sumbangan sekaligus dengan bunga 17.175/tahun M Nt = i 3. tentukan jumlah sumbangan total yg diterima yayasan X tersebut! Jawab: M = Rp3.000.00 M = Rp200.000.00 Jadi.000.175 = Rp20.00 M i 200.5%/tahun.00.000.000.000. Rangkuman 1.00 Contoh 54 Nilai tunai dari rente kekal post numerando adalah Rp5. suku bunganya 4% / bulan. Nilai akhir rente pra numerando dengan angsuran M dan suku bunga i% selama n periode adalah: M(1 + i)((1 + i) n − 1) Na = i Dengan menggunakan tabel: Na = M x Daftar Nilai akhir rente Nilai dari daftar adalah kolom ke-i % dan baris ke-n .000.000. tentukan suku bunganya! Jawab: Nt = Rp5.00 5.000.333. Jika besar angsurannya Rp200.BAB III Matematika Keuangan 137 Nt = M i 40.00 = i 200.000.33 0.500.000.000.000.075 Contoh 53 Setiap akhir tahun yayasan X akan mendapatkan sumbangan dari Bank Dunia Sebesar Rp3.5%/tahun = 0.000.000.00 tiap bulan.500.00 dalam jangka waktu yang tidak terbatas.000. Nt = c.00 i= x100% = 4 % 5.500.000.00 i = 17.

di awal tahun. Kata-kata yang dapat membantu untuk membedakan masing-masing rente dalam soal-soal verbal antara lain: Rente pra numerando: di awal bulan.138 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi 2. dan lain-lain. 5. Nilai tunai rente pra numerando dengan angsuran M dan suku bunga i% Selama n periode adalah: M(1 + i)(1 − (1 + i) −n ) Nt = i Dengan menggunakan daftar: Nt = M + M x Daftar Nilai tunai rente Nilai dari daftar adalah kolom ke-i % dan baris ke-(n – 1). dan lain-lain. 3. di akhir tahun. Rente kekal: selama-lamanya. Rente post numerando: di akhir bulan. . dan lain-lain. Nilai tunai rente: menerima. Nilai tunai rente Post numerando dengan angsuran M dan suku bunga i%: M Nt = i 7. Nilai akhir rente: menyimpan. dan lain-lain. Nilai akhir rente post numerando dengan angsuran M dan suku bunga i% Selama n periode adalah: M((1 + i)n − 1) Na = i Dengan menggunakan daftar: Na = M + M x Daftar Nilai akhir rente Nilai dari daftar adalah kolom ke-i % dan baris ke-(n – 1). Nilai tunai rente kekal Pra numerando dengan angsuran M dan suku bunga i% adalah: M M(1 + i) Nt = atau Nt = + M i i 6. menabung. abadi. jangka waktu yang tidak terbatas. 4. Nilai tunai rente post numerando dengan angsuran M dan suku bunga i% Selama n periode adalah: M(1 − (1 + i) −n ) Nt = i Dengan menggunakan daftar: Nt = M x Daftar Nilai tunai rente Nilai dari daftar adalah kolom ke-i % dan baris ke-n. dan lain-lain. mendapat.

00 dalam jangka waktu yang tidak terbatas.25%/bulan.500.75%/bulan.00 dengan suku bunga 2.00 tiap bulan dengan suku bunga 1.00. 10. tentukan sumbangan total yg diterima yayasan! Setiap akhir tahun Yayasan ABC akan mendapatkan sumbangan dari Bank Dunia sebesar Rp3.000. 4. tentukan jumlah simpanan Azzam setelah menabung 20 tahun! Tiap akhir bulan Yayasan Cinta Damai mendapatkan sumbangan dari Badan Perdamaian Dunia sebesar Rp5.000. tentukanlah angsuran tiap bulannya! Seorang siswa akan mendapat beasiswa pada setiap awal bulan dari Yayasan Super Semar sebesar Rp350. 8.000. 7.450.5 tahun dengan suku bunga 2. tentukanlah suku bunganya! Jika Nilai tunai dari rente kekal pra numerando adalah Rp20. 14.000.5%/tahun.000. 13.6%/semester! Tentukanlah nilai tunai rente kekal pra numerando dari suatu modal Rp125. tentukan jumlah sumbangan total yang diterima yayasan ABC tersebut! 11.25%/bulan! Tentukan nilai tunai post numerando dari modal Rp150.000.5%/bulan! Tentukanlah nilai akhir dari rente post numerando dengan angsuran Rp600.500.350.00 tiap bulan selama 4 tahun dengan suku bunga 2%/bulan! Tentukanlah nilai akhir dari rente post numerando dengan angsuran Rp4.00.00.000.000. Namun.000.000. 5.00 selama 3 tahun 7 bulan. 6.000.00 tiap bulan selama 2.00 tiap tahun selama 15 tahun dengan suku bunga 11%/tahun! Tentukan nilai tunai post numerando dari modal Rp150. Jika bank memberikan bunga 8.00 tiap semester selama 8 tahun dengan suku bunga 4.000. Jika suku bunganya 1.5 tahun dengan suku bunga 3.75%/semester! Tentukanlah nilai akhir dari rente pra numerando dengan angsuran Rp300. tunjangan akan diberikan sekaligus sebesar Rp20.250. Berapakah besar tunjangan setiap bulannya? Setiap awal tahun Azzam menyimpan uang di Bank BRI sebesar Rp1. Jika beasiswa akan diberikan sekaligus di awal bulan pertama dengan dikenai bunga 3.000.000. 3. 9. Jika Bank Dunia akan memberikan sumbangan sekaligus dengan bunga 10%/tahun.00 selama 1.000. Jika sumbangan akan diberikan sekaligus dan dikenai bunga sebesar 2%/bulan.00.00 tiap semester selama 10 tahun dengan suku bunga 4.000.BAB III Matematika Keuangan 139 1.000.5 tahun.00 selama 4. angsurannya tiap bulan Rp200. tentukan besarnya beasiswa total yang diterima siswa! Tutik mendapatkan tunjangan dari orang tua asuh dengan besarnya tetap tiap awal bulan sampai meninggal dunia. Tentukanlah nilai akhir dari rente pra numerando dengan angsuran Rp125.5%/bulan! Nilai tunai rente kekal post numerando adalah Rp10.25%. 2. 12. .

250.000.000.25%/bulan. Nilai akhir rente pra numerando dari suatu modal yang diberikan setiap bulan selama 3 tahun dengan suku bunga 2. Jika Bank Dunia akan memberikan sumbangan sekaligus dengan bunga 5%/tahun. 21.000.000.000.8%/bulan selama 2 tahun. Jika sumbangan akan diberikan sekaligus dan dikenai bunga sebesar 1.000.000.450. tentukan simpanan total Sisca di bank tersebut! Tutik mendapatkan tunjangan dari orang tua asuh dengan besarnya tetap tiap awal bulan sampai meninggal dunia.5% adalah Rp21. Namun.00 selama 5 tahun.000. 18. tentukan jumlah simpanan Nissa setelah menabung 25 tahun! 16. Berapakah besar tunjangan setiap bulannya? Seorang karyawan setiap awal bulan menyimpan uang di bank sebesar Rp650.75%/bulan.000. tunjangan akan diberikan sekaligus sebesar Rp18.00 selama 4.00 selam 2 tahun 3 bulan.221.75%/bulan. 17. tentukan jumlah sumbangan total yang diterima yayasan tersebut! Seorang siswa akan mendapat beasiswa pada setiap akhir bulan dari Yayasan Super Semar sebesar Rp50.5%/tahun.00 Jika bank memberikan bunga 7. tentukan simpanan total Susan di Bank tersebut! Seorang karyawan setiap awal bulan menyimpan uang di bank sebesar Rp650.5 tahun.000. 25.00. tentukanlah suku bunganya. Jika Bank memberikan suku bunga 0. tentukan sumbangan total yg diterima yayasan! Setiap awal bulan Sisca menyimpan uangnya di bank Rp 75.26.000. 19.00 dalam jangka waktu yang tidak terbatas. Jika beasiswa akan diberikan sekaligus di awal bulan pertama dengan dikenai bunga 1. Tentukan besarnya modal yang diberikan tiap bulannya! .500.00. Tentukan simpanan total karyawan tersebut! Setiap awal tahun Nissa menyimpan uang di Bank BRI sebesar Rp 475. Setiap akhir bulan Susan menyimpan uangnya di bank Rp225. 22.144.00 selam 5 tahun. tentukan besarnya beasiswa total yang diterima siswa! Tiap awal bulan Yayasan Keadilan Sejahtera mendapatkan sumbangan dari negara Saudi Arabia sebesar Rp7.00 dengan suku bunga 2.140 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi 15. Setiap awal tahun Yayasan Khartika akan mendapatkan sumbangan dari luar negeri sebesar Rp2.8 %/ bulan selama 2 tahun. 23.75%/bulan. 20. 24. Jika bank memberikan suku bunga 0.5%/bulan. Jika angsurannya tiap bulan Rp300.000.00 bank memberikan bunga 1. Tentukan simpanan total karyawan tersebut! Nilai tunai rente kekal post numerando adalah Rp5.00 bank memberikan bunga 1.

Tujuan Setelah mempelajari uraian kompetensi dasar ini. 3. Menghitung anuitas pinjaman obligasi. . Besarnya bunga ke-5 jika angsuran ke-5 adalah Rp315. sehingga: an + 1 a2 a3 a3 a3 a4 a4 a4 = a1 (1 + i). anda dapat: Menjelaskan pengertian anuitas. dan terdiri atas bagian bunga dan bagian angsuran. i = an (1 + i). Menghitung anuitas yang dibulatkan. .00! b. 2.000. = a1 (1 + i)3.00! . Besarnya angsuran pertama jika bunga pertama = Rp250. Anuitas a. Anuitas = Angsuran + Bunga A = an + bn Untuk n = bilangan asli: 1. = a2 (1 + i). maka berlaku: = An A n+1 an + 1 + bn + 1 = an + bn = an + bn – bn + 1 an + 1 an + 1 = an + an. = a1 (1 + i)(1 + i). Menghitung besar sisa pinjaman.000.BAB III Matematika Keuangan 141 B. dan seterusnya. = a3 (1 + i). jika sudah mencicil selama n tahun dari pembayaran rumah yang anda cicil? Itu semua akan di bahas dalam kompetensi dasar Anuitas. Anuitas adalah sejumlah pembayaran pinjaman yang sama besarnya yang dibayarkan setiap jangka waktu tertentu. Menghitung rencana angsuran dengan sistem pembulatan. Menghitung anuitas. b. tentukan: a. Pengertian Anuitas Pernahkah anda menghitung sendiri cicilan yang harus dibayar setiap bulan jika akan membeli rumah dengan cara angsuran? Dapatkah anda menghitung sisa pinjaman anda. Uraian Materi 1).00. . = a1 (1 + i)2.3. = a1 (1 + i)2(1 + i). Sehingga diperoleh rumus: an = a1 (1 + i)n – 1 atau an = ak (1 + i)n – k Contoh 55 Suatu pinjaman akan dilunasi dengan sistem anuitas bulanan.000. dan setiap anuitas sama besarnya. Jika suatu pinjaman sebesar M dilunasi dengan sistem anuitas tahunan selama n tahun dengan suku bunga i%/tahun. Jika besarnya Anuitas Rp400.

000.00 – 300.000.00 Contoh 57 Suatu pinjaman Rp10.038 . angsuran ke-9: a9 = a1 ( 1 + i )9–1 a9 = 200.810. A = a1 + b1 a1 = A – b1 a1 = Rp400.00 Contoh 56 Suatu pinjaman akan dilunasi dengan anuitas tahunan.00 x (1 + 0. tentukan: a.46 c.00 – Rp315.000.00 A = a6 + b6 A = Rp215.142 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi Jawab: A = Rp400. Besarnya bunga pertama dan angsuran pertama b.00 – Rp250.000.00 x 1.00 x (1 + 0.000.00 x 1.000.000.000. Besarnya bunga ke-9! Jawab: Jawab: M = Rp10.00 dan Rp85.00 A = Rp500.03 b1 = Rp300.000.000.000.036 a7 = 200.000.000.000.00! a6 = Rp215.000.000.00 = Rp400.00 i = 3%/ bulan = 0.000.00 a1 = Rp85.000.00 angsuran pertama: a1 = A – b1 a1 = 500.000.000. A = a5 + b5 b5 = A – a5 a1 = Rp400.00 x 0.00 a. Jika suku bunga 3%/ bulan.000.000.03 / bulan a. i b1 = 10.000.03)6 a7 = 200. bunga pertama: b1 = M . Besarnya angsuran ke-7 c.00 a1 = Rp200.00 b.000.000.00 + Rp85.00 akan dilunasi dengan anuitas bulanan Rp500.000.194052297 a7 = Rp238.00 x 1. Tentukan besarnya anuitas jika besarnya angsuran ke-6 dan bunga ke-6 masing-masing adalah Rp215.000.00 b6 = Rp85.00.000.03)8 a9 = 200.00 a1 = Rp150.00 b.000.000.000. angsuran ke-7: a7 = a1 ( 1 + i )7–1 a7 = 200.

00 – 253.354.i+ = M.000.i ((1 + i) n − 1) M. . i = A=M. (1 − (1 + i) −n ) A = M x daftar anuitas baris ke-n dan kolom i % Bagaimanakah hubungan antara anuitas dan angsuran pertama? M.((1 + i) n − 1) + M. . i (1 − (1 + i) −n ) A = (1 − atau A = ) n (1 + i) Besarnya anuitas dari suatu pinjaman M dengan suku bunga i%/periode selama n periode adalah: M.000. i A = (1 − (1 + i) −n ) i A =M. i a1 = A – M .BAB III Matematika Keuangan 143 bunga ke-9: a9 = 200. i ((1 + i) n − 1) A = M. . .00 x 1.645.02 b9 = A – a9 b9 = 500. + a1 (1 + i)n – 1 M = Jumlah barisan geometri dengan suku pertama = a1 dan rasio = (1 + i) a ((1 + i)n − 1) M = 1 (1 + i) − 1 M a1 = = a1 ((1 + i) n − 1) i M.(1 + i) n M.98 2).i dan A = Dari pembuktian di atas diperoleh: a1 = ((1 + i) n − 1) ((1 + i) n − 1) . Nilai anuitas Besarnya pinjaman = jumlah semua angsuran + a3 + a4 + . i . i .354.(1 + i) n ((1 + i) n − 1) M.266770081 a7 = Rp253. i A = (1 − (1 + i) −n ) Dengan menggunakan daftar anuitas: M. + an M = a1 + a2 M = a1 + a1 (1 + i) + a1 (1 + i)2 + a1 (1 + i)3 + .i ((1 + i) n − 1) 1 A = a1 + b1 A = a1 + M . i 1 x (1 + i) n 1 (1 + i) n M. i A – M.i ((1 + i) n − 1) M. i .02 b9 = Rp246.

00 selama 2 tahun dengan suku bunga 2%/bulan! Jawab: M = Rp5.000.5%/bulan.000. Bunga dan angsuran ke-24! Jawab: M = Rp10.00 = 0.052871097 = Rp264.00 = 1 − 1.49 Dengan daftar anuitas: A = M x Tabel anuitas baris ke-24 kolom 2% = 5.00 x 0.00 dilunasi dengan anuitas bulanan selama 3 tahun dengan suku bunga 2.000.02 1 − (1 + 0.i : = n a1 ((1 + i) − 1) ((1 + i) n − 1) A = (1 + i)n .02) −24 100.000.378278512 = Rp 264. A = Mxi 1 − (1 + i) −n = 10.000.00 x 0.025) −36 .000.00 n = 2 tahun = 24 bulan i = 2% / bulan = 0.000.49 Contoh 59 Pinjaman sebesar Rp10. i .000.(1 + i) n A M.025/bulan a.000.00 x 0.5% / bulan = 0.000.00 n = 3 tahun = 36 bulan i = 2. Anuitasnya b.000.025 1 − (1 + 0. sehingga diperoleh: a1 A = a1 x (1 + i)n Contoh 58 Tentukan nilai anuitas dari suatu pinjaman sebesar Rp5.02 / bulan A = Mxi 1 − (1 + i) −n = 5.355.000.000.02 −24 100. Bunga dan angsuran pertama c.000.000.144 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi M.355.000. Tentukan: a.

515.00.00 = Rp150.00 = Rp 424.i 1 − (1 + i) −n 150.00 x 0.77 x 1.377.000.000.77 b.515.000.20 = 0.18/tahun a.18 −10 27.563.952.000.515. Tentukan: a.02523 a24 = 174. Sisanya akan dicicil dengan sistem anuitas tahunan selama 10 tahun dengan suku bunga 18%/tahun.000.000.77 (1 + 0.000.00 1 − 1.00 = 1 − 1.000.00 – Rp100.515. Hafsah hanya memiliki uang muka Rp 100.952. Bunga pertama: b1 = M .77 – 250.025 b1 = Rp250.77 x 1.00 n = 10 tahun i = 18%/tahun = 0. A M.00 a1 = Rp174.000.025)23 a24 = 174.77 = 1 − 0.196.000.000.000.77 – 307.000.000.39 b24 = Rp116.000. Nilai anuitasnya b. Sisa pinjaman setelah mengangsur 1 tahun dan 2 tahun! Jawab: M = Rp250.000.000.5% = 10.00. Angsuran ke-24: a24 = a1 ( 1 + i )24–1 a24 = 174.764610683 a24 = Rp 307.000.18) −10 27.77 c. Cicilan setiap bulan c.000. i b1 = 10.39 bunga ke-24: b24 = A – a24 b24 = 424.000.BAB III Matematika Keuangan 145 = 250.411093723 Dengan daftar anuitas: A = M x Tabel anuitas baris ke-36 kolom 2.00 x 0.000.025 −36 250.515.000.000.18 = 1 − (1 + 0.515.808935533 = .000.38 Contoh 60 Hafsah bersama suaminya berencana mengambil rumah di VILLA INDAH dengan harga Rp250.515.00 = Rp 33.042451577 = Rp 424.515.00 x 0.00 angsuran pertama: a1 = A – b1 a1 = 424.

20 – 25. Sm berturut-turut merupakan sisa pinjaman setelah pembayaran anuitas pertama. Cicilan setiap bulannya = Rp.525.00 x 18% = Rp27.525.80 Sisa pinjaman setelah mengangsur 1 tahun: S1 = 150.196. kedua.000.377.62 Sisa pinjaman setelah mengangsur 2 tahun: S2 = 143.196.33. Sisa pinjaman anuitas Jika S1.000.433.622. b bm + 1 = i .000.000.20 – 27.20 = Rp2.622. Setelah pembayaran anuitas pertama atau setelah mengangsur 1 tahun: b1 = M x i = 150.5 tahun.711. . .091.377. Cara 1: Sisa pinjaman dapat dihitung sebagai berikut: b1 = i . . sehingga: Sm = m+1 i Contoh 61 Pinjaman sebesar Rp10. S3. S2 .196.00 – 6.803.097. S1 b3 = i . M b2 = i .00 a1 = A – b1 = 33.781.000. . .000.377.196.000.62 = Rp136.377. Tentukan: a. Sisa pinjaman setelah mengangsur 10 bulan! .852.803.20 Setelah pembayaran anuitas kedua atau setelah mengangsur 2 tahun: b2 = M x i b2 = 143.000.196.20 x 18% = Rp25. ke-m.803.000.622.104.80 = Rp143.377. .146 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi b.20 – 7. Sm .852.104.00 akan dilunasi dengan sistem anuitas bulanan dengan suku bunga 3%/bulan selama 2.58 3). .58 a2 = A – b2 a2 = 33. . . ketiga . Besarnya anuitas! b.000.02 12 c. . maka ada beberapa cara untuk menentukan sisa pinjaman setelah pembayaran anuitas ke-m.00 = Rp6.58 = Rp7.091. S2.

000.481.26 = Rp227.03 −30 300.00 i = 3 % / bulan = 0.377.000.192.! Cara 2: Sisa pinjaman setelah pembayaran anuitas ke-k = pokok pinjaman dikurangi jumlah k angsuran yang sudah dibayar.711.00 = Rp210.192.192.000.00 Tentukan angsuran pertama: a1 = A – b1 = Rp510.000.59 (1 + 0. Langkah-langkah menentukan sisa pinjaman setelah angsuran ke-10 (S10): Tentukan bunga pertama: b1 = M x i = Rp10.590.03) −30 300.67 = 0.00 x 0.5 tahun = 30 bulan a.192.000.000.59 – Rp282.33 b Sm = m+1 i b11 S10 = i 227.192.00 x 0.711.192.i 1 − (1 + i) −n 10.03 = Rp300.000.481.03 1 − (1 + 0.59 b.03)10 a11 = 210.59 x 1.00 x 0.03/bulan n = 2.000.59 1 − 0.03)10 a11 = 210.00 = = Rp 510.000.192..000.411986759 dengan menggunakan daftar anuitas: A = M x daftar anuitas baris ke-30 kolom 3% A = 10.192.. A = = = M.59 Tentukan angsuran ke-(10 + 1) atau angsuran ke-11 : a11 = a1 (1 + i)11 – 1 a11 = 210.03 Silakan di coba setelah pembayaran anuitas ke-15 .26 Tentukan bunga ke-11: b11 = A – a11 b11 = Rp 510.33 = Rp7. .000.59 (1.343916379 a11 = Rp282.BAB III Matematika Keuangan 147 Jawab: M = Rp10.000.00 1 − 1.051019259 = Rp 510.59 – Rp300.

+ak+ ak+1+ak+2+ ak+3+. .59 + 210.00.+ a1(1 + i)k–1] Jawab: Sm = [a1 + a1[ ∑ k =1 n −1 (1 + i) k ] – [a1 + a1[ m −1 Sm = a1 x ∑ (1 + i) k =1 n −1 k – a1 x k =1 m −1 k =1 ∑ (1 + i) k k ] ∑ (1 + i) Sm = a1 x [daftar nilai akhir rente kolom i% baris(n –1) – daftar nilai akhir rente kolom i % baris (m –1)] Contoh 63 Pinjaman sebesar Rp10. .590. + an) Sm = [a1 + a2+ a3+.000. . + (1 + i)k–1 ]) Sm = M – (a1 + a1[ m −1 k =1 ∑ (1 + i) k ]) Sm = M – (a1 + a1 x daftar nilai akhir rente kolom i% baris (m–1)) Contoh 62 Pinjaman sebesar Rp10. . sehingga: . + ak) Sm = M – (a1 + a1(1 + i) + a1(1 + i)2 + a1 (1 + i)3 + . suku bunga 2.429. diperoleh a1 = Rp210. . + a1(1 + i)k–1 ) Sm = M – (a1 + a1[(1 + i) + (1 + i)2 + (1 + i)3 + .000.000.192.00 – (210.192.192.+an] – [a1 + a2+ a3+ … + ak] Sm = [a1 + a1(1+ i) + a1(1+ i)2 +. Tentukan sisa pinjaman setelah mengangsur 10 bulan! Jawab: n = 30..148 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi Sm = M – (a1 + a2 + a3 + .192.59.00 akan dilunasi dengan sistem anuitas bulanan dengan suku bunga 3%/bulan selama 2.192. . ..463879311) Sm = 10.+ a1(1 + i)n–1] – [a1+ a1(1+ i) + a1(1+ i)2 +. .199.377. . .! Cara 3: Sisa pinjaman setelah pembayaran anuitas ke-m = jumlah semua angsuran yang masih harus dibayar. Sm = ak+1 + ak+2 + ak+3 + . sehingga: Sm = M – (a1 + a1 x daftar nilai akhir rente kolom 3% baris(10–1)) Sm = 10.5%/bulan selama 3 tahun dan sisa pinjaman setelah pembayaran anuitas ke-20 .000. diperoleh a1 = Rp210.59 + 2. . Tentukan sisa pinjaman setelah mengangsur 10 bulan! Dari contoh 61.59.000.5 tahun.00 akan dilunasi dengan sistem anuitas bulanan dengan suku bunga 3%/bulan selama 2.59 x 10. m = 10.000. .000.000. dan i = 3% Dari contoh 61. .52 (hampir sama dengan cara 1) Silahkan di coba untuk M = Rp15.00 – (210. .89) Sm = Rp 7. .000.000.5 tahun. .

000.59 x 14.000.5 tahun dan sisa pinjaman setelah pembayaran anuitas ke-18 .59 x 36. .111536395 S10 = Rp 7. suku bunga 1.192.5% / bulan A = M x Daftar anuitas baris ke-40 kolom 3. nilai anuitas harus dicari dahulu.000.409.000.377.000. + Sm = 2 3 4 (1 + i) (1 + i) (1 + i) (1 + i) (1 + i) m−n –1 –2 –3 Sm = A[(1+ i) + (1+ i) + (1+ i) + . Tentukan sisa pinjaman setelah pembayaran anuitas ke-15! Jawab: Jawab: Keempat cara untuk menentukan sisa pinjaman setelah pembayaran anuitas ke-m membutuhkan nilai anuitas.59 x [46.5% A = 15..000.00 n = 3 tahun 4 bulan = 40 bulan i = 3. selama 3.43 (hampir sama dengan cara 1) Silakan dicoba untuk M = Rp20.36 ( hampir sama dengan cara 1) Silahkan di coba untuk M = Rp12.. + (1 + i)n–m] Sm = A x n −m k =1 ∑ (1 + i) −k Sm = A x [daftar nilai tunai rente kolom i % baris(n – m) ] Contoh 64 Pinjaman sebesar Rp10.192.00 x 0.000.877474860 S10 = Rp 7.000.377. Jadi. sehingga: S10 = A x [daftar nilai tunai rente kolom 3% baris (30 – 10)] S10 = 510.046827282 = Rp702. .5%/bulan.000.5 tahun.BAB III Matematika Keuangan 149 S10 = a1 x [daftar nilai akhir rente kolom 3% baris 29 – daftar nilai akhir rente kolom 3% baris 9] S10 = 210.00 akan dilunasi dengan anuitas bulanan selama 3 tahun 4 bulan dengan suku bunga 3.000.590..5%/ bulan selama 4 tahun dan sisa pinjaman setelah pembayaran anuitas ke-25 .! Cara 4: Sisa pinjaman setelah pembayaran anuitas ke-m = nilai dari semua anuitas yang belum dibayar dihitung pada akhir tahun ke-m: A A A A A + + + +.000.00. diperoleh A = Rp510.463879311] S10 = 210. m = 10 dan i = 3% Dari contoh 61.! Contoh 65 Pinjaman Rp15..575415706 – 10.000.192.192.590.23 .. M = Rp15. suku bunga 4%/bulan..00 akan dilunasi dengan sistem anuitas bulanan dengan suku bunga 3%/bulan selama 2. Tentukan sisa pinjaman setelah mengangsur 10 bulan! n = 30.59.00.

409. Anuitas dibulatkan ke atas Setiap bilangan yang akan dibulatkan ke atas dalam puluhan.500.5 % ] S15 = 177.79 ( hampir sama dengan cara 3) Cara 4 4). puluhan ribu atau yang lainnya selalu ditambah satu dari nilai sebelumnya.00 atau Rp100.252572468 = Rp177.000.767.550277748 – 18. ratusan.5 %] S15 = 702.409.00 dan lain-lain. Jawab: Dibulatkan puluhan ke atas: A+ = Rp2.409. Misalkan anuitas dibulatkan ke bawah atau ke atas dengan kelipatan Rp1.78 n = 30.00 Dibulatkan ratusan ke atas: A+ = Rp2. besarnya anuitas dibulatkan ke atas atau ke bawah dengan kelipatan berdasarkan persetujuan penerima hutang dengan pihak perbankan.576.351.23 x 16.00 Dibulatkan ribuan ke atas: A+ = Rp2.409. Bulatkan anuitas di atas dalam: a.576.150 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi Cara 3 A = a1 (1 + i )n a1 = A (1 + i ) – n a1 = 702.409.00 Dibulatkan puluhan ribu ke atas: A+ = Rp2. Sebaliknya jika anuitas dibulatkan ke bawah. Puluhan ke atas c.295680879) S15 = 177. maka akan terjadi kekurangan pembayaran.351.23 (1 + 0. Anuitas yang dibulatkan Dalam transaksi perbankan. Ribuan ke atas b. a).035 )– 40 a1 = 702.409.405. maka akan terjadi kelebihan pembayaran.23 x (83.767.000. Jika anuitas di bulatkan ke atas. d. m = 10 dan i = 3% S15 = A x [daftar nilai tunai rente baris (40 – 15) kolom 3.23 x 65. ribuan.23 x 0. b. Lambang untuk pembulatan anuitas ke atas adalah: A+ Contoh 66 Hasil perhitungan nilai anuitas diperoleh A = Rp2. Oleh karena itu. dengan tujuan agar pembayaran mudah untuk dilaksanakan. Ratusan ke atas d.360. Kelebihan atau kekurangan pembayaran tersebut akan diperhitungkan pada pembayaran anuitas terakhir. Puluhan ribu ke atas a.23 x [daftar nilai akhir rente baris ke-39 kolom 3.5% – daftar nilai akhir rente baris ke-14 kolom 3. c.25459687 S15 = Rp11. pembayaran pinjaman baik menggunakan sistem anuitas maupun lainnya nilainya bulat.000.481514592 S10 = Rp 11.78.23 Sm = a1 x [daftar nilai akhir rente kolom i% baris(n –1) – daftar nilai akhir rente kolom i % baris (m –1)] S15 = 177.409.351.410.00 .352.

691.000. NL = (a1 + a2 + a3 + .00 i = 6 %/tahun n = 20 tahun a.308.00 – Rp1.00 x 0.86 x Daftar Nilai akhir rente kolom 6 % baris 19 NL = 6.000.M . + (1 + i)n – 3 + (1 + i)n – 2 + (1 + i)n – 1 ] NL = L + L. Pembayaran anuitas terakhir! Jawab: M = Rp20.087184557 A = Rp1. . .14 . + L(1 + i)n – 3 + L(1 + i)n – 2 + L(1 + i)n – 1 NL = L + L[(1 + i) + (1 + i)2 .743.00 akan dilunasi dengan anuitas tahunan dengan suku bunga 6%/tahun selama 20 tahun. + an ) – M.14 = Rp6. i. .000. Total kelebihan pembayaran anuitas c. .075. jika L = A+ – A.000. . .308. Kelebihan tiap anuitas : L = A+ – A = Rp 1.b1 = A+ . .750.86 + 6.308. A = M x tabel anuitas kolom 6% baris 20 A = 20.743. maka kelebihan pembayaran dari semua angsuran adalah: lihat halaman . .691.750. maka nilai akhir kelebihan dari anuitas pertama sampai anuitas terakhir = nilai akhir rente post numerando. .000. Besarnya nilai anuitas sebelum dan sesudah dibulatkan b.308. yaitu: NL = L + L(1 + i) + L(1 + i)2 .14 Dibulatkan puluhan ribu ke atas: A+ = Rp1.BAB III Matematika Keuangan 151 Jika a1 = A+ . Dengan cara lain.785591204 NL = Rp232.000.00 b.000. ∑ (1 + i) k =1 n −1 k NL = L + L x Daftar Nilai akhir rente kolom i% baris (n – 1) Besarnya anuitas terakhir: At = A – NL Contoh 67 Suatu pinjaman Rp20.308. Jika pembayaran anuitas dibulatkan ke atas dalam puluhan ribu.86 + 6. tentukan: a.000. .86 x 35.86 Total kelebihan pembayaran anuitas: NL = L + L x Daftar Nilai akhir rente kolom i % baris (n – 1) NL = 6. 2 3 = (a1 + a1(1 + i) + a1(1 + i) + a1(1 + i) + . + a1(1 + i)k–1 ) – M = (a1 + a1[ ∑ (1 + i) k =1 n −1 k ]) – M NL = (a1 + a1 x daftar nilai akhir rente kolom i% baris (n –1)) – M Keterangan: NL = Nilai Lebih.

075.895.075. Ribuan ke bawah b.00 NL = (a1 + a1 x daftar nilai akhir rente kolom 6% baris (20 –1)) – M NL = 550. Ratusan ke bawah d. 2 = M – (a1 + a1(1 + i) + a1(1 + i) + a1(1 + i)3 + .691. Pembayaran anuitas terakhir: Besarnya anuitas terakhir: At = A – NL = 1. jika L = A – A–. . ribuan.000.750.350.743. .00 = Rp232. ∑ (1 + i) p =1 n −1 p NK = K + K x Daftar Nilai akhir rente kolom i% baris (n – 1) .000. i.357.075.000. .14 = Rp 1.00 = Rp550. ratusan.14 – 232.750.000. .00 Dibulatkan ratusan ke bawah: A– = Rp4.00 NL = 20.000.00 – 1.00 Jika a1 = A– – b1 = A– – M .000. .511. Anuitas dibulatkan ke bawah Setiap bilangan yang akan dibulatkan ke bawah dalam puluhan.000. Lambang untuk pembulatan anuitas ke bawah adalah: A– Contoh 68 Hasil perhitungan nilai anuitas diperoleh A = Rp4.00 (1 + 35.357.000.00 – 20.800.232. + (1 + i)n – 3 + (1 + i)n – 2 + (1 + i)n – 1 ] NK = K + K.00 Dibulatkan puluhan ribu ke bawah : A– = Rp4.000. c. puluhan ribu atau yang lainnya selalu tetap dari nilai sebelumnya.78 Bulatkan anuitas di atas dalam: a. Puluhan ke bawah c.200.14 c. .000.616. yaitu: NK = K + K(1 + i) + K(1 + i)2 .000. maka nilai akhir kekurangan dari anuitas pertama sampai anuitas terakhir = nilai akhir rente post numerando.16 – 20.00 b).357. i. = 1.152 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi Dengan menggunakan cara lain: Jika a1 = A+ – M . Jawab: Dibulatkan puluhan ke bawah: A– = Rp4.000.890.785591204) – 20. b.000.357. .00 x 6% = 1. Dengan cara lain. + K(1 + i)n – 3 + K(1 + i)n – 2 + K(1 + i)n – 1 NK = K + K [(1 + i) + (1 + i)2 . + an ).00 Dibulatkan ribuan ke bawah: A– = Rp4. maka kekurangan pembayaran dari semua angsuran adalah: ( lihat cara 2 sisa pinjaman) NK = M – (a1 + a2 + a3 + . Puluhan ribu ke bawah a. . d. + a1(1 + i)k–1 ) = M – (a1 + a1[ ∑ (1 + i) k =1 n −1 k ]) NK = M – (a1 + a1 x daftar nilai akhir rente kolom i% baris (n –1)) Keterangan : NK = Total nilai kurang.

39 Dengan menggunakan cara lain: Jika a1 = A– – M .075. Pembayaran anuitas terakhir: Besarnya anuitas terakhir: At = A + NK = Rp1.000.000.000.578563588 = Rp1. biasanya digunakan tabel pelunasan anuitas dan biasanya anuitas yang dicantumkan dalam tabel merupakan anuitas pembulatan.46 Dibulatkan ratusan ribu ke bawah: A– = Rp 1.00 – 10.156.107.107.156.00 = Rp56.000.00 x 5% = 1.096342288 = Rp1. = 1.000.00 akan dilunasi dengan anuitas tahunan dengan suku bunga 5%/tahun selama 15 tahun.789.156.46 Total kekurangan pembayaran anuitas: NK = K + K x Daftar Nilai akhir rente kolom i% baris (n – 1) NK = 56.46 x Daftar Nilai akhir rente kolom 5% baris 14 NK = 56. Besarnya nilai anuitas sebelum dan sesudah dibulatkan .00 = Rp500. Pembayaran anuitas terakhir! Jawab: M = Rp12.281.00 – 600.00 5).000. i.107.21 c.00 NK = M – (a1 + a1 x daftar nilai akhir rente kolom 5% baris (15 –1)) NK = 12.000.718.210.107. Tabel Pelunasan Anuitas Untuk memberi gambaran bagi peminjam terhadap rencana pelunasannya.46 + 56. tentukan: a.100.000.00 b.511.000.00 (1 + 20.46 + 232.00 akan dilunasi dengan anuitas tahunan dengan suku bunga 12%/tahun selama 8 tahun.79 = Rp1. Jika pembayaran anuitas dibulatkan ke atas dalam ratusan ribu.107.616.107.000.000.107. A = M x tabel anuitas kolom 5% baris 15 A = 12.000.000. tentukan: a.46 x 20.100.14= Rp 1.000. Kekurangan tiap anuitas : K = A – A– = Rp1.46 + 56.000.000. Total kekurangan pembayaran anuitas c.100. Jika pembayaran anuitas dibulatkan ke bawah dalam ratusan ribu.00 – 12.00 – 500.000.000.000.00 i = 5 %/tahun n = 15 tahun a.718.107.000.46 – Rp 1.578563588) NK = 12.000.00 x 0.210. Contoh 70 Suatu pinjaman Rp10. Besarnya nilai anuitas sebelum dan sesudah dibulatkan b.100.BAB III Matematika Keuangan 153 Besarnya anuitas terakhir: At = A + NK Contoh 69 Suatu pinjaman Rp12.

00 1 Rp 9.51 6 Rp 2.86 Rp 919.604.44 0 Pinjaman awal tahun ke-2 = sisa pinjaman akhir tahun ke-1.00 Tahun Pinjaman awal ke tahun Bunga (12%) angsuran Rp10.889.00 akan dilunasi dengan anuitas tahunan dengan suku bunga 15%/tahun selama 7 tahun.276. mengapa? Contoh 71 Suatu pinjaman Rp12.42 5 Rp 4.963. Pinjaman awal tahun ke-3 = sisa pinjaman akhir tahun ke-2.00 i = 12 %/tahun = 0.00 Rp 835. Tabel rencana pelunasan anuitas: Anuitas A+ = Rp2.889.107. Jika pembayaran anuitas dibulatkan ke bawah dalam ratusan ribu.889.44 8 Keterangan Tabel: • • • • Sisa pinjaman akhir tahun Rp9.282. Pembayaran anuitas terakhir! Jawab: M = Rp10.960.100.040.030.440.604.58 Rp1.12 = 1 − (1 + 0.832.00 2 Rp 8.00 Rp1.000.00 Rp1.00 Rp5.49 Rp1.58 Rp1.00 Rp1.100.437.12) −8 1.698.000. Tentukan: a.128.44 = Rp 1.000.00 Rp6. Bunga + angsuran masing-masing kelas = anuitas hasil pembulatan (A+).00 Rp8.000.i 1 − (1 + i) −n 10.44 Rp 110.154 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi b.000.000.200.38 Rp2.776.892. kecuali pada baris terakhir (baris ke-8).86 Rp 323.12/tahun n = 8 tahun a.000.00 x 0.386.008.264.586.80 Rp 683. Angsuran terakhir = pinjaman awal tahun terakhir.80 Rp4.000.040. Besarnya nilai anuitas sebelum dan sesudah dibulatkan .040.013.386.329.00 = b.000.73 + 919.559. dan seterusnya.416.092.000.000. Pembayaran anuitas terakhir = 110. A M.200.437.000.200.000. Pembayaran anuitas terakhir tidak sama dengan anuitas hasil pembulatan.000.028. maka A+ = Rp2.167.38 Rp 513.092. Sisa pinjaman akhir tahun ke-2 = pinjaman awal tahun ke-2 – angsuran ke-2.20 4 Rp 5.696.42 7 Rp919.889.000.000.698.80 Rp1.282.73 Rp919.403883228 Jika dibulatkan ke atas dalam ratusan ribu.000.00 3 Rp 6.435. Sisa pinjaman akhir tahun ke-1 = pinjaman awal tahun ke-1 – angsuran ke-1.00 = 1 − 1.00 Rp 971.00 = = Rp2.963.000.100.000.100. c.00 Rp1.12 −8 1.564. Tabel rencana pelunasan anuitas c.17 .41 1 − 0.329.092.00 Rp 900.000.696.

7.257.800.23 angsuran Rp1.357.749.000.000.618.00 Rp1.000.15) −7 1.000. Pembayaran anuitas terakhir! M = Rp12.00 = Rp2.000.200.36 = 1 − 0. 6).00 Rp1. Obligasi ini biasanya digunakan untuk mendapatkan jumlah pinjaman yang besar.BAB III Matematika Keuangan 155 b.875.00 i = 15 %/tahun = 0.00 Rp1.00 Rp1.000.00 Rp11.642.800.625. maka biasanya nilai nominal obligasi akan dipecah menjadi nilai nominal yang lebih kecil.56 = Rp3.15 −7 1.000.8.00 sehingga banyaknya obligasi adalah 1.500.800.000.00 Rp1.993. A M.00 Rp .520.261.246.00 Rp . Pada surat obligasi terdapat tanggal pengeluaran.500.850.527.000.25 Rp2.23+3.246.00 Rp1.9.000.125.477.19 Rp3.7.81 Rp 486.733.261.000.000.5.00 Rp .00 Rp .000. misalkan pinjaman obligasi Rp10.800.00 Rp .322.00 Jawab: = b.625.56 Anuitas A– = Rp2.00 Rp1.000.8.79 Pembayaran anuitas terakhir tidak sama dengan anuitas hasil pembulatan.000.006.5.75 Rp 788.279.800. Pembayaran anuitas terakhir = 486. mengapa? dan silakan dicoba untuk pinjaman Rp15.00 Rp .000. tanggal pembebasan dan nilai emisi.00 dengan waktu 8 tahun dan anuitas dibulatkan ke bawah dalam puluhan ribu dengan suku bunga 15%/tahun. .884.006.000.650.050.3.500.9.15/tahun n = 7 tahun a.15 = 1 − (1 + 0. maka A– = Rp2. Tabel rencana pelunasan anuitas: Tahun ke 1 2 3 4 5 6 7 Pinjaman awal tahun Rp12.618.000.000.56 Sisa pinjaman akhir tahun Rp11.00 Rp .261.00 Rp1.000. Jika pinjaman obligasi ini akan dilunasi dengan sistem anuitas atau suatu pinjaman anuitas akan dilunasi dengan obligasi.324.000.3.500.011.375937040 Jika dibulatkan ke bawah dalam ratusan ribu.246.000.00 = 1 − 1.00 bunga (15%) Rp1.150.000. Tabel rencana pelunasan anuitas c.939. tingkat bunga.000.850.i 1 − (1 + i) −n 12.75 Rp . Anuitas Pinjaman Obligasi Obligasi adalah surat berharga yang merupakan perjanjian pinjaman tertulis.006.257.939.00 dipecah menjadi Rp10.000.000.00 Rp .00 x 0.527.000.75 Rp .261.56 0 c. nilai nominal.246.

.000.. sisa x suku bunga ..000.1) −5 1.00 yang terpecah menjadi 1.1−5 1.200..00 x 0.165. .00 = Rp 1. + Jumlah .200..000..000.569.000.569.620921323 Rencana pelunasannya sebagai berikut: Angsuran ke-1 : Anuitas = Rp 3. .00 = Rp 3.000.000.000.00 = Rp 10...77 Bunga = Rp12.000.569.00 – 1.000.569.696.171.1 = 1 − (1 + 0..960.77 Angsuran ke-2 : Anuitas sisa pembayaran ke-1 sisa x 10% Jumlah = Rp 3.00 i = 10 %/tahun = 0.200 lembar obligasi yang masing-masing sebesar Rp10. Jumlah obligasi terpakai = .165....98 + = Rp3.77 = Rp 5. – Angsuran ..1/tahun n = 5 tahun A= M.00 .77 Jumlah obligasi terpakai = 196 x Rp10.00 = 1 − 1.000.200.77 = 1 − 0.000.00 akan dilunasi dengan anuitas tahunan dengan suku bunga 10%/tahun selama 5 tahun.77 = Rp 556. sisa pinjaman x suku bunga .000. Menentukan besarnya angsuran dapat dihitung sebagai berikut: Angsuran ke-n : Anuitas .569.165.000. – Sisa pemayaran ke-n .000.000. maka sisa yang bukan merupakan kelipatan obligasi akan dibayarkan pada anuitas berikutnya.i 1 − (1 + i) −n 12.569.00 – Sisa pembayaran ke-1 = Rp 5. Tentukan tabel rencana pelunasannya! Jawab: M = Rp12.00 x 10% = Rp 1. Contoh 72 Pinjaman obligasi Rp12.960.77 + sisa pembayaran belum ada = 0 Jumlah = Rp 3..00 – Angsuran = Rp 1. sisa pembayaran ke-(n – 1) ..569.000. x nilai nominal = .165.000. .040.965.52 Sisa pinjaman setelah angsuran ke-1 = 12.156 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi Jika jumlah yang dicicil bukan merupakan kelipatan dari pecahan nominal obligasi.

00 = Rp 2.000.000.BAB III Matematika Keuangan 157 = Rp 10.160.94 = Rp 603.00 – 2.880.172.94 Angsuran ke-4 : Anuitas sisa pembayaran ke-3 sisa x 10% Jumlah = Rp 3.000.000 lembar dan akan dilunasi dengan anuitas 5 tahun dengan suku bunga 12%/tahun .000.! .500.00 – Rp 2.380.040.622.000.00 Rp12.00 Rp2.000.880.000.00 – Angsuran = Rp 2.52 = Rp 769.65 + = Rp 3.880.77 = Rp 7.00 = Rp 7.165.77 = Rp 6.569.380.00 = sisa pembayaran ke-5 = Tabel angsurannya sebagai berikut: th Pinjaman Awal Jumlah obligasi ke tahun yang diangsur 1 2 3 4 5 Rp12.000.620.696.00 Rp10. 200 lembar Rp 288.000.00 Rp2.00 Rp 2.035.00 = sisa pembayaran ke-4 = Angsuran ke-5 : Anuitas sisa pembayaran ke-4 sisa x 10% Jumlah = = = = Rp 550.30 Rp 2.165.209.00 = Rp 2.000.000.00 Rp 2.00 Bunga = Rp 5.00 = Rp 5.160.880.167.52 Angsuran ke-3 : Anuitas sisa pembayaran ke-2 sisa x 10% Jumlah = Rp 3.000.386.209.00 Rp 2.00 x 10% = Angsuran = Jumlah obligasi terpakai = 288 x Rp10.160.000.000.000..040.000.569.00 Bunga = Rp 2.00 Sisa pinjaman setelah angsuran ke-3 = 5.00 – 2.000.000.040.93 + Rp 3.000.165.000.880.00 Silahkan dicoba untuk pinjaman obligasi Rp20.696.000.500.000.52 Jumlah obligasi terpakai = 216 x Rp10.880.696.168.880.000.880.00 Rp 5.960.00 0 Besar angsuran Rp1.035.620.569.00 – 2.000.000.00 x 10% = Rp 1.004.00 Bunga = Rp 7.00 x 10% = Rp 788.000.035.77 Rp 2.000.00 – Rp 2.000.000.000.30 Rp 3.000.000.620.500.94 Bunga Sisa pinjaman setelah angsuran ke-2 = 10.880.209.380.000.880.000.00 – sisa pembayaran ke-3 = Rp 6.000.880.000.00 – Rp 2.880.000.00 Rp 5.00 Rp2.00 Rp2..00 x 10% = Angsuran = Jumlah obligasi terpakai = 262 x Rp10.00 Rp 7.000.00 Rp 7.035.500.00 – Angsuran = Rp 2.30 Sisa pinjaman setelah angsuran ke-3 = 7.174.000.94 Jumlah obligasi terpakai = 238 x Rp10.000.000.000.00 – sisa pembayaran ke-2 = Rp 7.000.209.000.00 = Rp 2.59 + = Rp3.00 – Rp 0 Sisa pinjaman Akhir tahun Rp10.00 Jumlah 196 lembar 216 lembar 238 lembar 262 lembar 288 lembar 1.00 dipecah dalam 10.500.000.040.30 Rp 220.000.

. Sm berturut-turut merupakan sisa pinjaman setelah pembayaran anuitas pertama. kedua. S2. . Anuitas adalah sejumlah pembayaran pinjaman yang sama besarnya yang dibayarkan setiap jangka waktu tertentu. Hubungan antara anuitas dan angsuran pertama A = a1 x (1 + i)n 3. S3. suku bunga i%/periode selama n periode: M. ke-m. ketiga . dan terdiri atas bagian bunga dan bagian angsuran. i A = (1 − (1 + i) −n ) Dengan menggunakan daftar anuitas: A = M x daftar anuitas baris ke-n dan kolom i % 4. . . 2. . Kekurangan pembayaran karena anuitas dibulatkan ke bawah adalah: NK = M – (a1 + a1 x daftar nilai akhir rente kolom i% baris (n –1)) atau NK = K + K x Daftar Nilai akhir rente kolom i % baris (n – 1) . Rangkuman Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi 1. Hubungan antara angsuran yang satu dengan angsuran yang lainnya: an = a1 (1 + i)n – 1 atau an = ak (1 + i)n – k 3.158 c. Sisa pinjaman anuitas Jika S1. Cara 1: Sm = Cara 2: Cara 3: b m+1 i Sm = M – (a1 + a1 x daftar nilai akhir rente kolom i% baris (m–1)) Sm = a1 x [daftar nilai akhir rente kolom i% baris(n –1) – daftar nilai akhir rente kolom i% baris (m–1)] Cara 4: Sm = A x [daftar nilai tunai rente kolom i % baris(n – m) ] 6. maka ada beberapa cara untuk menentukan sisa pinjaman setelah pembayaran anuitas ke-m. Nilai anuitas dari pinjaman M. Kelebihan pembayaran karena anuitas dibulatkan ke atas adalah: NL = (a1 + a1 x daftar nilai akhir rente kolom i% baris (n –1)) – M atau NL = L + L x Daftar Nilai akhir rente kolom i % baris (n – 1) Besarnya anuitas terakhir: At = A – NL 7.

Angsuran ke-5 suatu anuitas Rp300. Anuitasnya! b.00 dilunasi dengan anuitas bulanan selama 1 tahun 7 bulan dengan suku bunga 2. Bunga dan angsuran ke-24! 7. Jika suku bunganya 2.000.25 tahun. Besarnya angsuran pertama jika bunga pertama = Rp450. tentukan: a.000.00! 3.000.000.BAB III Matematika Keuangan 159 1. Tentukan besarnya anuitas jika besarnya angsuran ke-10 dan bunga ke-10 masing-masing adalah Rp318. Pinjaman sebesar Rp 2. Besarnya angsuran ke-5! c. Suatu pinjaman Rp2.00 akan dilunasi dengan sistem anuitas bulanan dengan suku bunga 3%/bulan selama 3.00! b.000. Tentukan: a.5%. Tentukan nilai anuitas bulanan dari suatu pinjaman sebesar Rp 8.25%/bulan. Bunga dan angsuran pertama! c.00. Tentukan: a.000. Nissa bersama suaminya berencana membeli rumah di VILLA IMPIAN dengan harga Rp300.00. Cicilan setiap bulan! c.00. Besarnya angsuran ke-8! 5. Tentukan: a. Tentukan sisa pinjaman setelah mengangsur 25 bulan! 9. tentukan: a. Besarnya anuitas! d. Sisa pinjaman setelah mengangsur 10 tahun! 8.000.600.00 dan Nissa hanya memiliki uang muka Rp 50.5%/bulan selama 3 tahun.500.000.000.000. Sisanya akan dicicil dengan sistem anuitas tahunan selama 15 tahun dengan suku bunga 14%/tahun.00 akan dilunasi dengan anuitas bulanan dengan suku bunga 3. Sisa pinjaman setelah mengangsur 20 bulan! Pinjaman sebesar Rp10. Besarnya angsuran pertama! c.800. Besarnya pinjaman! b.00! 2. Tentukan: a. Besarnya bunga pertama dan angsuran pertama! b.00 akan dilunasi dengan Rp 250.000.000. Besarnya bunga ke-8 jika angsuran ke-8 adalah Rp412.000.000.000. Besarnya anuitas! b.00.00 dan Rp27.5%/bulan! 6.000. Suatu pinjaman akan dilunasi dengan anuitas tahunan. Suatu pinjaman akan dilunasi dengan sistem anuitas Rp550. Jika suku bunga 4%/bulan.00 dan bunga pertamanya Rp320.000.00 selama 2 tahun dengan suku bunga 2. Nilai anuitasnya! b. Pinjaman sebesar Rp12.000. .000. Besarnya bunga ke-8! anuitas bulanan 4.

Jika pembayaran anuitas dibulatkan ke bawah dalam puluhan ribu.00 akan dilunasi dengan anuitas tahunan dengan suku bunga 4.00 akan dilunasi dengan sistem anuitas tiap semester dengan suku bunga 7.000.000.5%/bulan selama 2. Ratusan ke atas d.000. Jika pembayaran anuitas dibulatkan ke atas dalam ratusan ribu. tentukan: a.000.000. Tentukan sisa pinjaman setelah mengangsur 10 semester! Pinjaman Rp18.5 tahun. Total kekurangan pembayaran anuitas! c. 17. Pembayaran anuitas terakhir! Pinjaman sebesar Rp14. 16.000.00 akan dilunasi dengan sistem anuitas tiap bulan dengan suku bunga 1. Pembayaran anuitas terakhir! Suatu pinjaman Rp22.5%/semester selama 7. Besarnya nilai anuitas sebelum dan sesudah dibulatkan! b.000.000.00 akan dilunasi dengan anuitas tahunan dengan suku bunga 12%/tahun selama 15 tahun. Ratusan ke bawah c.00 akan dilunasi dengan anuitas bulanan selama 3.160 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi 10. Tentukan sisa pinjaman setelah pembayaran anuitas ke-25! Suatu pinjaman dilunasi dengan anuitas bulanan sebesar Rp500. 13. . Puluhan ribu ke atas Suatu pinjaman Rp25.00 akan dilunasi dengan anuitas tahunan selama 8 tahun dengan suku bunga 15%/tahun.00 akan dilunasi dengan sistem anuitas tahunan selama 8 tahun dengan suku bunga 12.25 tahun dengan suku bunga 2. Tentukan nilai anuitasnya dan bulatkan anuitas di atas dalam: a. 18.000.000. Ratusan ribu ke bawah d.5%/tahun. Tentukan sisa pinjaman setelah mengangsur 2 tahun.000. Tentukan sisa pinjaman setelah pembayaran anuitas ke-12! Pinjaman Rp25. Ribuan ke atas b. Tentukan besar pinjaman tersebut! Pinjaman Rp12.000 dengan suku bunga 2.000.75 tahun. tentukan: a. 12.25 tahun dengan suku bunga 3. Besarnya nilai anuitas sebelum dan sesudah dibulatkan! b.500. Total kelebihan pembayaran anuitas! c. Puluhan ke atas c.000. tentukan: a.500. Pembayaran anuitas terakhir! 11.5%/tahun selama 18 tahun.25%/bulan. Jika pembayaran anuitas dibulatkan ke atas dalam ratusan ribu.000. Puluhan ribu ke bawah Suatu pinjaman Rp15.00 akan dilunasi dengan anuitas bulanan selama 4.5 tahun.000.00 akan dilunasi dengan anuitas tahunan dengan suku bunga 5. 15.000. Pinjaman sebesar Rp4. Total kelebihan pembayaran anuitas! c. Tentukan nilai anuitasnya dan bulatkan anuitas di atas dalam: a.5%/bulan.5%/bulan selama 2. Pinjaman sebesar Rp15. 14. Ribuan ke bawah b.5% / tahun selama 25 tahun. Besarnya nilai anuitas sebelum dan sesudah dibulatkan! b. 19.

• Metode jumlah bilangan tahun. • Metode satuan jasa kerja aktiva. Suatu pinjaman Rp25. 24.000.BAB III Matematika Keuangan 161 20.00 terpecah dalam nilai nominal Rp10. Pembayaran anuitas terakhir! Suatu pinjaman Rp50.000.000. Tujuan Setelah mempelajari uraian kompetensi dasar ini.000. Buatlah rencana pelunasannya! Suatu pinjaman Rp5.000. tentukan: a. tentukan: a.75%/bulan. Susunlah rencana dan tabel pelunasannya! 22.000.000.00 akan dilunasi dengan anuitas tahunan dengan suku bunga 20%/tahun selama 8 tahun.00 dalam bentuk obligasi.00 akan dilunasi dengan anuitas tahunan dengan suku bunga 8% / tahun selama 7 tahun.00 akan dilunasi dengan anuitas tahunan dengan suku bunga 12%/tahun selama 5 tahun.000. tentukan: a. Pembayaran anuitas terakhir! 21.000.000. Tentukan: a. Tabel rencana pelunasanya! c. Sisa pinjaman setelah anuitas ke-15! 23. Besarnya pinjaman! b. Besarnya nilai anuitas sebelum dan sesudah dibulatkan! b. aktiva. B. Total kekurangan pembayaran anuitas! c. Besarnya nilai anuitas sebelum dan sesudah dibulatkan! b. Tabel rencana pelunasanya! c. 25.000. Besarnya nilai anuitas sebelum dan sesudah dibulatkan! b. Suatu pinjaman obligasi Rp20. Jika pembayaran anuitas dibulatkan ke bawah dalam ratusan ribu.000 lembar. nilai sisa. Jika pembayaran anuitas dibulatkan ke atas dalam puluhan ribu. Karena akan dilunasi dengan anuitas dengan suku bunga 15%. Angsuran ke-10! c. dan umur manfaat Menghitung besar penyusutan dengan metode: • Metode garis lurus atau metode persentase tetap dari harga pembelian. Penyusutan Nilai Barang a. 4.000. maka obligasi tersebut dipecah menjadi 1. . Pembayaran anuitas terakhir! Suatu pinjaman dilunasi dengan anuitas sebesar Rp725.00 tiap bulan selama 3.75 tahun dengan suku bunga 2. • Metode persentase tetap dari nilai buku atau metode saldo menurun. Suatu pinjaman Rp25. Jika pembayaran anuitas dibulatkan ke bawah dalam ratusan ribu.00 akan dilunasi dengan anuitas tahunan dengan suku bunga 10%/tahun selama 12 tahun. anda dapat: Mengidentifikasikan pengertian penyusutan. • Metode satuan hasil produksi atau metode unit produksi.

Umur manfaat suatu aktiva adalah perkiraan lamanya suatu aktiva dapat dimanfaatkan. gedung bangunan. objek peyusutan aktiva perusahaan hanyalah pada aktiva tetap berwujud. Aktiva tetap ini dibedakan menjadi dua. Menghitung Besar Penyusutan Pada kompetensi dasar ini. goodwiil. Agar perusahaan dapat tumbuh berkembang secara seimbang. Aktiva tetap berwujud contohnya tanah. 2). Misalnya uang tunai dan aktiva lain yang secara layak dapat diubah menjadi uang tunai dengan cara dijual atau dipakai habis dalam satu siklus operasi perusahaan yang normal. antara lain: • Metode garis lurus atau metode persentase tetap dari harga pembelian. Biaya perolehan suatu aktiva adalah besarnya biaya yang dikeluarkan untuk memperoleh aktiva tersebut. penyusutan pada kendaraan operasional dan penyusutan aktiva tetap berwujud lainnya. copyright. Berkurangnya nilai tersebut biasanya disebabkan karena aus dipakai atau umur manfaatnya. pengertian penyusutan. Contohnya penyusutan pada mesin produksi. • Metode persentase tetap dari nilai buku atau metode saldo menurun. Untuk menentukan besarnya beban penyusutan dalam tiap-tiap periode. Contohnya hak paten. nilai sisa dan umur manfaat Penyusutan atau Depresi adalah berkurangnya nilai ekonomi suatu aktiva. dan lain-lain. • Metode jumlah bilangan tahun. Aktiva lancar adalah suatu aktiva perusahaan yang digunakan untuk membantu kelancaran proses kegiatan oprasional perusahaan. ada beberapa metode yang dapat digunakan. Aktiva tetap tidak berwujud adalah suatu aktiva tetap tidak memiliki sifat-sifat. Uraian Materi Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi 1). Aktiva adalah segala sumber daya ekonomi dari suatu perusahaan yang berupa harta maupun hak-hak yang di miliki berdasarkan kekuatan hukum. Ada beberapa faktor yang harus diperhitungkan untuk mempermudah penulisan di dalam menentukan besarnya penyusutan. • Metode satuan jasa kerja aktiva. Aktiva tetap adalah suatu aktiva perusahaan yang sifatnya relatif permanan yang digunakan dalan meyelenggarakan operasi perusahaan. Nilai sisa atau residu adalah taksiran nilai aktiva setelah masa manfaat dari aktiva tersebut. tetapi memiliki nilai uang karena hak secara hukum. dan merek dagang. maka salah satunya perusahaan tersebut perlu mengetahui atau memperkirakan penyusutan-penyusutan aktivanya secara baik dan tepat hingga pada gilirannya perusahaan dapat mengunakan hasil-hasil prakiraan ini sebagai dasar tidak lanjut operasional. peralatan. aktiva.162 b. yaitu: aktiva tetap berwujud dan aktiva tetap tidak berwujud. • Metode satuan hasil produksi atau metode unit produksi. hak cipta. yaitu aktiva lancar dan aktiva tetap. mesin kendaraan. yaitu: . Aktiva perusahan dapat dibedakan menjadi dua.

Buatlah daftar peyusutan lengkap dengan akumulasi penyusutannya! Jawab: A = Rp5.000. n = umur manfaat /umur ekonomis aktiva dalam tahun.000. tentukan: a.000.00 .00 Jadi.000. Persentase penyusutan (r) D x 100% r= A 600.000.000. D = Beban peyusutan tiap periode.000. a).00.000.00 dan n = 6 tahun a. maka: S3 = A – 3D S3 = 5. Diperkirakan aktiva itu dapat dimanfaatkan selama 6 tahun dengan perkiraan nilai sisa Rp 2. besarnya penyusutan tiap tahun adalah Rp 600. Besarnya beban penyusutan tiap tahun! b. r = Tingkat peyusutan atau presentase peyusutan.000.000.00 5 jadi.000.00 − 2. Metode garis lurus disebut juga metode presentase tetap dari harga pembelian aktiva.000. Nilai buku atau harga aktiva pada akhir tahun ke-3 misalkan S3. b. Beban penyusutan tiap tahun: A −S D= n 5. Nilai buku atau harga aktiva pada akhir tahun ke-3! d. Tingkat peyusutan atau persentase peyusutan per tahun! c. Berdasarkan metode garis lurus besarnya beban peyusutan tiap tahun adalah tetap yang didefinisikan oleh rumus: A −S D= n Besarnya tingkat peyusutan r di definisikan oleh rumus: r= D x 100% A Contoh 73 Sebuah aktiva dengan biaya perolehan sebesar Rp5.000.000. Dengan mengunakan metode garis lurus.BAB III Matematika Keuangan 163 A = Biaya perolehan aktiva yaitu besarnya biaya yang dikeluarkan perusahaan untuk memperoleh aktiva sampai aktiva itu siap di operasikan.000.00 S = Rp2.00 = = Rp600. Metode Garis Lurus (straight line method).000.00.000.000.000. tingkat penyusutan tiap tahun sebesar 12% dari harga pembelian c.000. S = Perkiraan nilai sisa aktiva yaitu nilai taksir yang mungkin dapat di peroleh melalui aktiva yang sudah lewat masa pemakaiannya.00 x 100% = 12 % r= 5.00 – 3 x 600.00.

800. Umur aktiva jika aktiva tidak bernilai lagi! Jawab: A = Rp15.250.000.400.00 2.00 Jadi.000.625. Nilai buku dari tiap-tiap tahun dapat dicari sebagai berikut: Nilai buku pada akhir tahun ke-1 S1 =A – r.5% (metode garis lurus) = 0.000.000.5% tiap tahun dari harga beli.000.164 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi S3 = Rp3.625.400. Dari awal tahun 2005 sampai awal tahun 2010 = 5 tahun (n = 5) Nilai buku atau harga aktiva untuk n = 5.00 600.00 – 5 x (0. harga aktiva pada awal tahun 2010 adalah Rp5.00 Nilai buku akhir tahun 4.00 2. atau ∑r = 100% 100% ∑r =8 n= = r 12.200. harga aktiva pada akhir tahun ke-3 adalah Rp3.125 a.200.000.000.000.000.000.000. maka: S5 = A – 5D S5 = A – 5 x (r .5% = 75% Total akumulasi penyusutan = ∑r .000.00 1.00 600.00 2.000.125 x 15.000.00 Contoh 74 Pada awal tahun 2005 PT Adil dan Sejahtera membeli sebuah aktiva seharga Rp15.000.000.00 = Rp5.00.00 Jadi.000.000.00 – 9.000.000. d.000.200. Aktiva tersebut menyusut 12.200.600. Di dalam metode ini besarnya beban penyusutan tiap-tiap tahun diperoleh dari perkalian tingkat penyusutan (r) dengan nilai buku awal tahun pada tahun yang bersangkutan. Metode persentase tetap dari nilai buku (Metode Saldo Menurun) Metode saldo menurun dinamakan juga dengan declining balance method.000.00 Akumulasi peyusutan 600.00 3.000.000. Tentukan: a.000.5% b).400.00 600. b. misalkan S5.00.000. A = 75% x Rp15.000. A) S5 = 15.800.A =A (1 – r) .000.000.000. Daftar penyusutan aktiva menurut metode garis lurus: Tahun ke 1 2 3 4 5 Biaya perolehan 5.00 2. Nilai aktiva pada akhir awal tahun 2010! b.00 3.00.00.000.00) S5 = 15.375. r = 6 x 12.00 3. Total persentase akumulasi penyusutan ∑r = n.00 3. Umur aktiva pada saat S = 0.000.000.800.000.00 4.000.200.00 1.600.000.000.00 600.000.000. Akumulasi penyusutan selama 6 tahun! c.00 = Rp11.00 Beban peyusutan 600.00 r = 12.000.00 3. c.000.

Setelah beroperasi selama 6 tahun ditaksir nilai sisanya Rp5.000.63% dari nilai buku. Nilai buku atau harga aktiva pada akhir tahun ke-4! c. S1 = S1 (1 – r) = A (1 – r) ( 1 – r) S2= A (1 – r)2 NIlai buku pada akhir tahun ke-3 = S2 – r.000.000.BAB III Matematika Keuangan 165 Nilai buku pada akhir tahun ke-2 S2 = S1 – r. maka (1 – r)n = (1 – r) Sn A S = n n A n Sn A Jika dinyatakan dalam %.00.63% Jadi. maka tingkat penyusutan atau persentase penyusutan berdasarkan persentase tetap dari nilai buku atau metode saldo menurun adalah: S ) x 100% r = (1 – n A r =1– Contoh 75 Sebuah aktiva dengan biaya perolehan Rp20.25 ) x 100% dengan menggunakan kalkulator scientiffic.000.00. Daftar penyusutannya! Jawab: A = Rp20.S2 S3 = S2 (1 – r) = A (1 – r)2 (1 – r) S3 = A(1 – r )3 . diperoleh: r = (1 – 0.000.000.000.000. Tingkat penyusutan tiap tahun! b.00 ) x 100% 20.7937) x 100% = 20.000.000. . besar penyusutan tiap tahun adalah 20.00 S = Rp5. sehingga pada tahun ke-n nilai aktiva diperoleh: Sn= A (1 – r)n Jika Sn=A(1 – r)n. r = (1 – n A r = (1 – 6 5.000. Dengan mengunakan metode persentase tetap dari nilai buku.00 n = 6 tahun S ) x 100% a. tentukan: a.000.00 r = (1 – 6 0.

Nilai buku pada akhir tahun ke-4: Sn= A (1 – r)n Sn= 20.26 Akumulasi penyusutan 4.00 0.980.984. Nilai aktiva setelah menyusut selama 5 tahun! Setelah berapa tahun nilai aktiva menjadi Rp 11. Untuk Sn = Rp 11.5%)5 Sn= 15.400.000.806.00 15.68 2.936.925n di logaritmakan dengan bilangan pokok 10 log 0.5% a.12 7.38 Persentase penyusutan 20.00 x 0. nilai buku pada akhir tahun ke-4 adalah Rp7.936.00 r = 5.126.157.12 1 2 3 4 5 6 Contoh 76 Pada awal tahun 2005 PT Adil dan Sejahtera membeli sebuah aktiva seharga Rp15.00 3.019.700.000.925 .000.980.995.63% Beban penyusutan 4.396849211 Sn= Rp 7.871.000.193.274.000.806.126.79374 Sn= 20. Jawab: A = Rp15.9255 Sn= 15.874.000.22.000.00 x 0.00 12. c. log 0.20 10.871.000.936. Tentukan: a.88 = 15.399. Aktiva tersebut menyusut 7.925 log 0.677187080 Sn= Rp 10.5% tiap tahun dari nilai buku.88 = 0.22 Jadi.000.000.38 4.796.584.599.00 x (1 – 20.599. Daftar penyusutan aktiva menurut metode persentase tetap dari nilai buku.604.063.166 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi b.000.00 x 0.000.796.90 1.63%)4 Sn= 20. Tahun ke Biaya perolehan 20.796.193.791453125 = n.000.84 1.88? b. n = log 0.000.000.22 6.000.000.22 6.63% 20.019. b.63% 20.00 x (1 – 7.000.796.000.12 7.415. maka: Sn = A (1 – r)n 11.80 9.000.000.299.213.299.000.791453125 = 0.63% 20.62 15.00 x (1 – 7.871.63% 20.88.00 12.984.980.63% 20.000.999.000.20.599.874.015.871.00 x 0.806.584.000.791453125 = 3 tahun.80 9.062.984. Sn= A (1 – r)n Sn= 15.78 13.999.925n 15.299.00 7.00.936.5%)n 11.000.000.637.999.88 12.984.20 2.000.88 Nilai buku akhir tahun 15.

500 + 2.000 unit (q1 = 2.750) ∑ D = 2. Dk merupakan beban penyusutan tahun pertama. q1 + r .250 + 2.00. Jumlah kumulatif beban penyusutan pada akhir tahun ke-4: ∑ D = r(q1 + q2 + q3+ q4) ∑ D = 2.000 unit. .000 + 1. 2. maka besarnya tingkat penyusutan r tiap satuan hasil produksi adalah: A−S r= Q Jika D1. q3 = 2.000 unit.500 unit.00 A−S a. q5 = 1. dan 500 unit. q3 + . + Dk ∑ D = r. D3. q4 = 1. ke-k.000.000. Susunan daftar penyusutannya! Jawab: A = Rp25.00 − 5.750 unit. .000.500. .000 = Rp2.750.00.000.00 x 2. q3 = 2.000.250.00 . D3 = r . ke-2. q2 + r .00 n = 6 tahun Q = 10.000. Tentukan: a. + r qk ∑ D = r(q1 + q2 + q3 + . Beban penyusutan pada tahun ke-3! c. . + qn berturut-turut merupakan jumlah satuan hasil produksi dari tahun pertama sampai dengan tahun ke-n) dan nilai residu sebesar S.00 x 8. Tingkat penyusutan tiap satuan unit produksi! b. 1.250 unit.000 dan q6 = 500) S = Rp5. . 1.BAB III Matematika Keuangan 167 c).000. . q2 = 2. Metode satuan hasil produksi (production output method) Besarnya tingkat penyusutan mengunakan metode satuan hasil produksi dihitung berdasarkan tiap satuan hasil produksi (shp). .000. D2. . ke-3 . maka jumlah kumulatif beban peyusutan pada akhir tahun ke-k adalah: ∑ D = D1 + D2 + D3 + .000.000. .000.00 x (2.+ qn dengan q1 + q2 + q3 + . r = Q r= 25. Diperkirakan umur manfaat aktiva selama 6 tahun dengan jumlah produksinya 10.000.000.000.000. .00 = Rp2. .000. . Jika jumlah produksi tiap tahun berturut-turut adalah 2. . + qk) Dan nilai buku pada akhir tahun ke-k adalah: Sk = A – ∑ D Contoh 77 Suatu aktiva dengan biaya perolehan Rp25.000.000. Nilai buku pada akhir tahun ke-5! e. masa manfaat selama n tahun. 2.000.00 10.000 b. .000.00 c. Jika suatu aktiva dengan biaya perolehan sebesar A. .500 = Rp17. Jumlah kumulatif beban penyusutan pada akhir tahun ke-4 ! d.000.000 unit dan memiliki nilai sisa Rp5. memproduksi sebanyak Q unit produksi (Q = q1 + q2 + q3 + .

000.00 11.000.00 9.000.00 20.000.000.00 15. ∑ D = r .000.000.500.950.000.00 19.000) ∑ D = 2.250 + 2.000.500.000.00 e.00 Nilai buku pada akhir tahun ke-5: Sk = A – ∑ D Sk = 25.000.750 + 1.000.000.00 20.00 1.000.000. Jika tahun tertentu mesin foto copy itu dapat menghasilkan 565.00 5.000 1.00. a.000.000.500 2. berapakah beban penyusutan pada tahun tersebut? b.500 = Rp19.500.00 2.000.000 lembar a.000.500.000.000.00 = Rp5.000.00 11.000.00 = Rp6.500.00 3.500.00 – 19.500 lembar foto copy.000.00 20.000 lembar foto copy? Jawab: A = Rp6.000.000.000.00 8.q 900 = x 565.00 6. Berapakah harga mesin foto copy itu setelah mesin tersebut memproduksi 950.000.00 .00 17.00 13.00 r = Rp900/1.00 1000 Nilai buku setelah memproduksi 950.00 6.000.000.00 Tahun ke 1 2 3 4 5 6 Nilai buku awal tahun 25.00 1000 b.000.000.00 Contoh 78 Sebuah mesin foto copy dibeli dengan harga Rp 6.000 = Rp855.000 500 10. Jumlah kumulatif beban penyusutan pada akhir tahun ke-5: ∑ D = r(q1 + q2 + q3+ q4+ q5) ∑ D = 2.500.168 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi d.000.500 + 2.500.000.000.000 lembar: Sk = A – ∑ D Sk = 6.00 x (2.500.00 Akumulasi penyusutan 5.000.00 – 855.500.00 Beban Penyusutan 5.000.000.000.000.500.000 Nilai Buku Akhir tahun 20.000.000.000.000 + 1.00 15.000. Susunan daftar penyusutannya sebagai berikut: r = Rp2.000.645.000.00 4.000.500 = Rp508.000.000.000.000. D =r. Mesin itu diperkirakan mempunyai tingkat penyusutan Rp900 tiap 1000 lembar foto copy yang dihasilkan.750 1.000.00 4.000.000.00 Jumlah Jumlah Produksi 2.000.000.00 x 9.000.000.000.00 8. ∑q 900 = x 950.250 2.

000 = Rp 525.00 per unit.000.500.500 satuan hasil produksi Tahun ke-3 = 1. maka besarnya tingkat penyusutan r tiap jam kerja aktiva adalah: r= A−S Q Jika D1.00 A = 750.500. Biaya perolehan mesin! b.000.00 r= d. + qn berturut-turut merupakan jumlah jam kerja aktiva dari tahun pertama sampai dengan tahun ke-n) dan nilai residu sebesar S.00 x (3. maka jumlah kumulatif beban penyusutan pada akhir tahun ke-k adalah: .000.000.00 = A – 2.00 = Rp 3. .000 satuan hasil produksi Tahun ke-5 = 1. Besarnya nilai buku pada akhir tahun ke-3! Jawab: S = Rp2.000.000. mesin tersebut ditaksir mempunyai nilai Rp 2.500.500.000. D3. Tentukan: a.000.00 + 2.000.500.500 + 1. .250. . Metode satuan jam kerja aktiva (service hours method) Besarnya tingkat penyusutan mengunakan metode satuan jam kerja aktiva dihitung berdasarkan tiap satuan jam kerja aktiva. ke-k.000 + 2. .BAB III Matematika Keuangan 169 Contoh 79 Suatu mesin dapat berproduksi sebagai berikut: Tahun ke-1 = 3.000 satuan hasil produksi Tahun ke-2 = 2.00 = Rp 2. .00.00 n = 5 tahun Q = 10. . . . berproduksi sebanyak Q jam kerja (Q = q1 + q2 + q3 + . Jika dengan metode satuan hasil produksi besarnya penyusutan adalah Rp75. q3 = 1.500) ∑ D = 75. Jika suatu aktiva dengan biaya perolehan sebesar A.000.250. D2.500 satuan hasil produksi Tahun ke-4 = 2.500.000. Dk merupakan beban penyusutan tahun pertama.500. A−S Q A − 2.00 75 = 10.00 x 7.000 satuan hasil produksi Setelah 5 tahun.725. Jumlah kumulatif beban penyusutan pada akhir tahun ke-3: ∑ D = r(q1 + q2 + q3) ∑ D = 75.000 unit (q1 = 3.00 a. .000.000 dan q5 = 1.00 – 525.00 Nilai buku pada akhir tahun ke-5: Sk = A – ∑ D Sk = 3.+ qn dengan q1 + q2 + q3 + . q2 = 2.000) r = Rp75.00 d) . ke-3 .000. masa manfaat selama n tahun. ke-2.000 750. q4 = 2.

q2 + r .000 jam. q5 = 5.800.000 jam. .000.00.00 – 22.000. .000.000 + 3. 5. q4 = 5. q1 + r .00 .170 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi ∑ D = D1 + D2 + D3 + .200.000 jam. q2 = 8.000 + 5.000.00 x 5.000 dan q6 = 2.500 jam. q3 = 6.000. Diperkirakan umur manfaat aktiva selama 7 tahun dengan pengoperasian mesin selama 40.800.00 d.00 x (10. q3 + . .500 + 5.000.000.500 jam.000. dan 2. Tentukan: a. r = A−S Q 30.000.000.000.00 = Rp7. + r qk ∑ D = r(q1 + q2 + q3 + .000 Jawab: b.000.00.000 dan q6 = 3.500.000 + 8.00 a. Jumlah kumulatif beban penyusutan pada akhir tahun ke-5: ∑ D = r(q1 + q2 + q3+ q4 + q5) ∑ D = 600.000) ∑ D = 600.500. q4 = 600. + qk) Nilai buku pada akhir tahun ke-k adalah: Sk = A – ∑ D Contoh 80 Suatu aktiva dengan biaya perolehan Rp30.000. Jumlah kumulatif beban penyusutan pada akhir tahun ke-6: ∑ D = r(q1 + q2 + q3+ q4+ q5+ q6) ∑ D = 600.000 = Rp21. D4 = r . .000 ) S = Rp6.000.00 r= = Rp600.000.000 jam.000. 8. Susunan daftar penyusutannya! A = Rp30.000.000 + 8. 3.00 40.000 jam dan memiliki nilai sisa Rp6. . .000.000.00 x 35. 6.300.00 Nilai buku pada akhir tahun ke-6: Sk = A – ∑ D Sk = 30. Jumlah kumulatif beban penyusutan pada akhir tahun ke-5! d.00 n = 7 tahun Q = 40. Jika jumlah jam kerja aktiva tiap tahun berturut-turut adalah 10. Tingkat penyusutan tiap jam kerja aktiva! b. 5.00 x 38.000 = Rp 22.000 jam.000.500 + 6.000) ∑ D = 600. Nilai buku pada akhir tahun ke-6! e.500 + 5.000. Beban penyusutan pada tahun ke-4! c.000 jam (q1 = 10.000 + 5.500 + 6.500 = Rp 3.00 x (10.00 c. + Dk ∑ D = r.00 − 6.000.

000 3.000.000.00 7.00 9.000. .00 12.000.000.00 5.000.000.000.00 1.000.000.000 8.200. D1 = JBT n −1 D2 = ( A – S ).200.00 24. Jumlah bilangan tahun dari n tahun adalah: JBT= 1 + 2 + 3 + … + n Beban penyusutan akhir tiap-tiap tahun adalah: n ( A – S).000.200.000.00 Nilai Buku Akhir tahun 24.000.000. Tentukan nilai buku pada akhir tahun ke-5! d. .000.00 Jumlah Jumlah Jam Kerja 10. Metode Jumlah Bilangan Tahun (sum of the year’s digits method) Jika suatu aktiva mempuyai umur manfaat n tahun.00 dengan menggunakan metode jumlah bilangan tahun: a. Susunan daftar penyusutannya sebagai berikut: Nilai Buku Awal Tahun 30.000.000.00 3.000.00 15.00 6.000. Tentukan beban penyusutan tiap-tiap tahun! b.100.000.000.300.100.000.000.00 3.00 Beban Penyusutan 6.00 18.000 40.00 12.300.000.000.000.000. maka tingkat penyusutan r merupakan bilangan pecahan dari tahun ke tahun semakin menurun dengan penyebut pecahan merupakan jumlah n bilangan asli.900.BAB III Matematika Keuangan 171 e.00 diperkirakan mempunyai umur manfaat selama 6 tahun dengan nilai sisa Rp800.000.000 r = Rp600.000.900. . Buatlah daftar penyusutannya! .000 2. D3 = JBT .000.000. + Dk Nilai buku pada akhir tahun ke-k adalah: Sk = A – ∑ D Contoh 81 Sebuah aktiva dengan biaya perolehan sebesar Rp5.000.300.00 Akumulasi Penyusutan 6.00 9.000.000.000.00 14. JBT n−2 ( A – S).000 5.00 21.000.500 5.000.00 Tahun ke 1 2 3 4 5 6 7 e).700.00 15.000.600.000.00 22.00 18.800.500 6.00 18.000.00 7.000.00 11.000. n − k +1 ( A – S) Dk = JBT Jumlah kumulatif beban penyusutan pada akhir tahun ke-k adalah: ∑ D = D1 + D2 + D3 + . .000.00 1.00 24.00 3.000.000. Tentukan akumulasi beban penyusutan pada 3 tahun pertama! c.000.000.800.00 24.

D1 = (A – S) JBT 6 (5.00 – 800.200.000.000.000.000.00 = Rp800.000.000.000.000.00) = 21 4 = x 4.000.00) = 21 5 = x 4.00 = Rp3.00 S = Rp800.000.00 – 800.000.000.000.200. Jumlah kumulatif beban penyusutan pada akhir tahun ke-3 adalah: ∑ D = D1 + D2 + D3 = 1.00 = Rp1.00) = 21 2 = x 4.000.00 – 800.00 .200.00 + 1.172 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi Jawab: A = 5.00 21 6 −1 D2 = (A – S) JBT 5 (5.00 21 b.000.000.00 = Rp600.000.200.000.00 n = 6 tahun JBT = 6 + 5 + 4 + 3 + 2 + 1 = 21 6 a.000.000.00 21 6−4 D5 = (A – S) JBT 2 (5.000.000.000.00 = Rp1.000.00) = 21 1 = x 4.00 – 800.000.00 – 800.00 21 6−2 D3 = (A – S) JBT 4 (5.00 = Rp400.000.200.000.200.00 = Rp200.000.00.00 21 6−3 D4 = (A – S) JBT 3 (5.000.000.000.200.200.000.000.000.000.000.00 21 6−5 D6 = (A – S) JBT 1 (5.000.000.00) = 21 6 = x 4.00 – 800.00) = 21 3 = x 4.00 + 800.000.

000.00 .600.00 800. .000.000.00 x 36 5 A – S = 21.000.200.000. .000.000.00 – 800.00 800.00 18.00 400.200.000.000. Nilai buku pada akhir tahun ke-5 adalah: S5 = A – ∑ D 6+5+4+3+2 (5.900.000.00 d.00 Nilai Buku Akhir Tahun 3.200.00 ∑D = 21 c.000.000. Daftar Penyusutannya: Tahun ke 1 2 3 4 5 6 Nilai Buku Awal Tahun 5.000.000.000.300.00 – 4.000.00 15.00 8 − 4 +1 (A – S) JBT 5 (A – S) 3.000.00 Contoh 82 Sebuah aktiva mempunyai umur manfaat selama 8 tahun.00 9.00) ∑D = 21 15 x 4.000.800.000.00) S5 = 5.00 2.000.00 – JBT 20 S5 = 5.00 dan nilai buku pada akhir tahun ke-6 adalah Rp5.00 = Rp3.000.00 1. .000.000.00 3.200.000.00 – x 4.000.1) .00 600.000.000.000.00 S6 = Rp 5.600.000.000.000.000.200.00.000.000.000.000.00 – 800.00 2.000.00 1.000.00 21 S5 = 5.000. Tentukan biaya perolehan dan residu aktiva! Jawab: n = 8 tahun.200.00 Akumulasi Penyusutan 1.000.000.000.00 2.000.000.000.000.00 24.000. . .00 = Rp1.00 1.00 4. maka JBT = 8 + 7 + 6 + 5 + 4 + 3 + 2 = 1 = 36 D4 = Rp3.800.000.000.000. .200.00 4.000.400.000.000.000.00 4.000.000.000. . .200.000.000.000.BAB III Matematika Keuangan 173 atau: ∑ D = D1 + D2 + D3 6+5+4 (A – S) ∑D = JBT 15 (5. Menurut metode jumlah tahun beban penyusutan tahun keempat adalah Rp3.000.000.000.00 Jumlah Beban Penyusutan 1.200.000.00 12. .00 200.000.00 = 36 D4 = A – S = 3.00 3.

000.174 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi ∑D 8+7+6+5+4+3 (S – A) 5. Nilai buku pada akhir tahun ke-8! Jawab: A = Rp150.400.000.000.00 = A – 36 33 5. Nilai buku pada akhir tahun ke-8: S8 = A – ∑D S8 = 15.00 3).200.00 = Rp25. hak cipta (copy right). Jadi.00 + 19.200.00.000.600. beban penyusutan tiap tahun: A−S A−0 A D= = = n n n A = biaya perolehan aktiva tak berwujud.00 (dari persamaan 1) S = 25.200.000. dan nama baik (goodwill). Jika aktiva tak berwujud dikeluarkan oleh pemerintah maka masa berlaku aktiva itu ditetapkan oleh pemerintah sesuai dengan peraturan pemerintah. D = = n 15 b. Misalnya hak paten masa berlaku dalam jangka waktu 15 tahun. n = masa berlakunya aktiva tak berwujud.00 = Rp70. Umur manfaat aktiva tak terwujud.000.00 S6 = A – A – S = 21.000. Perhitungan amortisasi biasanya dilakukan dengan metode garis lurus.000.000.800. Contoh: hak paten.00 = Rp10.00 a.000.000.000. Proses penyusutan pada aktiva tetap tak terwujud disebut amortisasi.000.00 A = 5.00 – 21. maka biaya-biaya itu dimasukan ke dalam biaya perolehan aktiva itu.00 ( dari persamaan 1) 36 5.600.000.000.200.000.000.00 n = 15 tahun A 150.000.00 – 8 x 10.00 . sesuai dengan ketentuan atau peraturan yang telah ditetapkan. Contoh 83 Perusahaan pertambangan Batu bara mendapat hak paten menambang batu bara selama 15 tahun dengan biaya perizinan sebesar Rp150.600.800. Dalam hal ini nilai sisa setelah masa manfaat dari aktiva itu habis adalah nol (S=0).000.00 = Rp3.000. Penyusutan Aktiva Tetap Tidak Berwujud Aktiva tidak berwujud adalah suatu aktiva tetap yang tidak memiliki sifat fisik.000.000.000.00 = A –19.000.000. Semua biaya yang dikeluarkan untuk mendapatka aktiva sehingga aktiva itu dapat digunakan di dalam operasional perusahaan. Beban penyusutan tiap tahun dari hak paten tersebut b.00 = A – x 21. merek dagang.000. Tentukan: a.000.000.

000.00. Harga aktiva pada akhir tahun ke-5 d.00. 19. Setelah berapa tahun nilai aktiva menjadi Rp9.000.000.500 unit. Buatlah daftar penyusutanya! 4.00. Pada awal tahun 2005 PT Adil dan Sejahtera membeli sebuah aktiva seharga Rp20. Besarnya beban penyusutan tiap tahun b.000 unit dan 10. Mesin itu diperkirakan mempunyai tingkat penyusutan Rp85 tiap 100 lembar foto copy yang di hasilkan. Susunan daftar penyusutannya.00. 6. Sebuah mesin foto copy dibeli dengan harga Rp8.000.000 lembar foto copy. Sebuah aktiva dengan biaya perolehan Rp25. tentukan: a. Harga aktiva pada akhir tahun ke-5 c.00. Dengan mengunakan metode persentase tetap dari nilai buku. Persentase penyusutan per tahun c. Tentukan: a.00.00.00.000. 25.000. Diperkirakan umur manfaat aktiva selama 8 tahun dengan jumlah produksinya 165.500 unit. Berapakah harga mesin foto copy itu setelah mesin tersebut memproduksi 600.000. berapakah beban penyusutan pada tahun tersebut? b.000. Suatu aktiva dengan biaya perolehan Rp35. Diperkirakan aktiva itu dapat dimanfaatkan selama 8 tahun dengan perkiraan nilai sisa Rp 3.938. 3.000. Tingkat penyusutan tiap satuan unit produksi! b. Umur aktiva jika aktiva tidak bernilai lagi! 2. Tingkat penyusutan tiap tahun b. Dengan mengunakan metode garis lurus. Jika tahun tertentu mesin foto copy itu dapat menghasilkan 250. a. Aktiva tersebut menyusut 10% tiap tahun dari nilai buku. 20. Jumlah kumulatif beban penyusutan pada akhir tahun ke-5! d.000 unit dan memiliki nilai sisa Rp2. Buatlah daftar penyusutan lengkap dengan akumulasi penyusutannya! Pada awal tahun 2006 CV Sejahtera membeli sebuah aktiva seharga Rp12.000 unit. Nilai buku pada akhir tahun ke-4! e.500. Beban penyusutan pada tahun ke-6! c.000. 18. tentukan: a. Nilai aktiva pada akhir tahun 2010 b.000 unit. Jika jumlah produksi tiap tahun berturut-turut adalah 30.BAB III Matematika Keuangan 175 1. Tentukan: a.000 unit. Akumulasi penyusutan sampai akhir tahun 2012 c.000.000.00.750 unit. Aktiva tersebut menyusut 10% tiap tahun dari harga beli.000.000. 18. 23.250 unit.565.000. Sebuah aktiva dengan biaya perolehan sebesar Rp15. Setelah beroperasi selama 7 tahun ditaksir nilai sisanya Rp7. Tentukan: a.000.000.00! 5.000 lembar foto copy? . Nilai aktiva pada akhir tahun 2010 b.

Jika jumlah jam kerja aktiva tiap tahun berturut-turut adalah 11.000. Dengan perkiraan umur manfaat selama 15 tahun.000 jam.00 a.000. mesin tersebut ditaksir mempunyai nilai Rp 2.000. Hitunglah: a.00 per unit. Tentukan: a.250.176 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi 7. Tiap tahun harganya tinggal 3 nya dari nilai buku. Buat daftar penyusutan! Perusahaan pertambangan timah mendapat hak paten menambang timah selama 12 tahun dengan biaya perizinan sebesar Rp180.200. Biaya perolehan mesin! b. Harga beli aktiva! Suatu aktiva dengan harga Rp12. Berdasarkan metode jumlah bilangan tahun.000.000 jam dan memiliki nilai sisa Rp3. Persentase penyusutannya! b. Besarnya nilai buku pada akhir tahun ke-4! Suatu aktiva dengan biaya perolehan Rp45.500 jam. 10.000.750.000. Susunan daftar penyusutannya! Sebuah aktiva mempunyai umur manfaat selama 6 tahun menurut metode jumlah bilangan tahun.00 dan nilai buku pada akhir tahun ke-3 adalah Rp 6.00.000.000 jam dan sisanya tahun ke-6. Tentukan: a.000.000 jam. 3. 5. Besar residunya! b.000 unit Setelah 5 tahun. Tentukan: a. Suatu mesin dapat berproduksi sebagai berikut: Tahun ke-1 = 5. Nilai buku pada akhir tahun ke-8! Sebuah mobil dibeli dengan harga Rp100. Tingkat penyusutan tiap jam kerja aktiva! b.00. Diperkirakan umur manfaat aktiva selama 6 tahun dengan pengoperasian mesin selama 42. 14.00.00. tentukan harga aktiva pada akhir tahun ke-5! 4 8. Jika dengan metode satuan hasil produksi besarnya penyusutan adalah Rp105.00.000. . Tentukan: a. nilai buku akhir tahun ke-2 adalah Rp2. 8. Nilai buku pada akhir tahun ke-10! Suatu aktiva dengan metode saldo menurun. Tentukan biaya perolehan dan residu! b. beban penyusutan pada tahun ke-6 adalah Rp6.00.00.00 dan masa manfaat selama 8 tahun. 13.000 unit Tahun ke-5 = 2. 11.000 unit Tahun ke-2 = 4.000.000. 7.000. beban penyusutan tahun kedua adalah Rp2.000. Jumlah kumulatif beban penyusutan pada akhir tahun ke-6! d. 5.000.000 jam.000. 12. Nilai buku pada akhir tahun ke-2! e.500 jam.000.500 unit Tahun ke-4 = 3. Beban penyusutan pada tahun ke-3! c.500 unit Tahun ke-3 = 3.500. Beban penyusutan tiap tahun dari hak paten tersebut! b.

000 jam dengan taksiran sebagai berikut: Tahun I = 12.000. Nilai sisa jika mesin tersebut habis masa manfaatnya adalah Rp4. Tingkat penyusutan setiap jam kerja b. Tahun kedua dapat memproduksi 800 unit.000 ton.00. 17. Dengan metode persentase tetap dari harga beli besarnya persentase penyusutan 6. Suatu aktiva setiap tahun nilainya menyusut hanya tinggal 0.500.000 jam Tahun V = 6. 4.BAB III Matematika Keuangan 177 15. Hitunglah tingkat penyusutan tiap satu unit produksi! b.000 jam Tahun II = 10. . Beban penyusutan aktiva tiap tahun b.200 unit. 7000 ton.000 ton dengan hasil tahun pertama sampai dengan tahun ke-10 berturut-turut adalah 5.000 ton.000. Berapa harga aktiva seandainya pada akhir tahun ke-2 dijual? c.218.000. 3.00 dan ditaksir akan dapat digunakan selama 56.00. 18. Hitunglah: a.000. Jika nilai aktiva pada akhir tahun ke-5 adalah Rp2. Jumlah akumulasi nilai penyusutan 10 tahun pertama c.85 nya dari nilai buku.000 ton. Tentukan nilai buku pada akhir tahun ke-8! Sebuah mesin pabrik dibeli dengan harga Rp60. 19. Akumulasi penyusutan selama 3 tahun pertama c.500 jam Tahun VI = 5. 5.500 jam Tahun IV = 8.00.000 ton.000. tentukan: a. 5.000 ton 7000 ton. Masa manfaat aktiva sehingga aktiva tidak bernilai lagi! Sebuah aktiva dengan biaya perolehan Rp500. Buat daftar penyusutan! 16. Harga aktiva setelah beroperasi selama 8 tahun d. a.500 jam Tahun VII = 4. Tentukan tingkat penyusutan setiap satu ton batu bara yang dihasilkan! b. Harga mesin setelah beroperasi selama 5 tahun d. Dengan metode satuan hasil produksi: a. Selanjutnya aktiva itu tidak dapat dimanfaatkan lagi kemudian dijual dan laku sebesar Rp5.500 jam Tahun III = 9.000.25% per tahun. Tahun keempat dapat memproduksi 400 unit.526. Susunan daftar penyusutan! Suatu aktiva dengan harga Rp6. Tahun ketiga dapat memproduksi 600 unit.000 jam Dengan metode satuan jam kerja.00 diperkirakan selama 5 tahun dapat memproduksi dengan rincian sebagai berikut: Tahun pertama dapat memproduksi 1.56. 5000 ton dan 4000 ton. Tentukan nilai aktiva pada akhir tahun ke-3! Selama jangka waktu 10 tahun PT Hasil Alam menghasilkan batu bara sebanyak 50.000.000.000.

000.000.600 unit dan bekerja selama 8.980.00 e. Rp780. Rp1.000. e.550.00 a.000. 15% di atas 100 senilai dengan ….000.178 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi 20. Harga jual suatu barang adalah Rp5. 1.100. 8.00 Suatu modal sebesar Rp1. c.240. d. maka untungnya adalah …. a.000. 8.000.00 d.43 % e.000.000.600 unit Nilai residu………………………………….00 Perkiraan aktiva: Masa manfaat aktiva…………………….000.000. 22 18 12% dibawah 100 dari Rp 4.500 jam kerja)! A. Rp5. e. hitunglah beban penyusutan untuk tahun kedua (tahun kedua dihasilkan 7. Rp682.. Rp1. persen di bawah 100 c.00 dibungakan dengan bunga tunggal selama 3 tahun dengan suku bunga tunggal 18%/tahun. 8 Jumlah jam kerja…………………………… 50.00 b.53 % a..000.450.440. Rp5. Rp628. Hitunglah beban penyusutan dan persentase penyusutan tiap tahun dengan menggunakan metode garis lurus! b. Rp1. Rp880. Rp471. Data suatu aktiva sebagai berikut: Biaya perolehan …………………………… Rp20.400. Hitunglah tingkat penyusutan tiap jam kerja! c. Rp 4.. 3 3 c..000. . a. 8. maka modal setelah dibungakan adalah ….00 e.00 3.000 jam Jumlah produksi yang dihasilkan……. Rp1.33 % 4. Rp1.000..09 % b.200.00 b. Dengan metode satuan hasil produksi dan satuan jam kerja.000.000.000.000.000.00.83 % d.00 5.00 10% diatas 100 senilai dengan …. 9.00 c..000. Hitunglah tingkat penyusutan tiap unit produksi! d. Jika barang dijual dengan untung 15%.. 3 17 2.00 a. 8.00 c.428. 23 20 3 3 b.00 b.00 d.00 d. a. Rp528.000. Rp760.00 adalah …. Rp600. Pilihan Ganda 1.000.540.

9.375.108.789.00.00 dibungakan dengan bunga tunggal selama 1 tahun 7 bulan dengan suku bunga 3%/cawu.700.00 Suatu pinjaman sebesar Rp2.257. 20 bulan Suatu pinjaman setelah dibungakan dengan bunga tunggal 15%/tahun selama 2 tahun modal tersebut menjadi Rp6.415.00 yang dibungakan dengan bunga majemuk 2%/bulan selama 2 tahun adalah …. Rp2. Rp2.000. 1.25 c.000.701.44 b.26 Pinjaman sebesar Rp2. 14 bulan c.00 Modal sebesar Rp2.500.00 dibungakan dengan suku bunga tunggal 7.701.500.415.00 b.5%/semester dan modal tersebut menjadi Rp1.897. 13.550. Rp 4.000.25 e.00 c. a. 1.44 d. maka modal akhirnya adalah ….752.00 e. 18 bulan e.26.607.018.800.000. Rp 4.700.00 d. Rp 7.000.789.BAB III Matematika Keuangan 179 6.607. a.00 dibungakan dengan suku bunga majemuk 5%/semester selama 5 tahun. 6% c.000. Rp3. 8.710.4%/bulan d.03. Rp3. Rp4. 16 bulan d. a. Bunga yang diperoleh adalah ….26 a. Rp3.711.5% Suatu pinjaman sebesar Rp1. . Rp635. maka modal mula-mulanya adalah ….415.000. 7.757.00 b.711. Rp3.415. 14.350.00 Nilai tunai dari suatu modal Rp5.257.008.350.00 dibungakan dengan bunga majemuk tiap bulan selama 2 tahun ternyata modal menjadi Rp3.250. Rp2.44 e. 8% d.257. Setelah dibungakan selama t bulan. Rp3. 6. Rp2. maka suku bunganya tiap tahun adalah ….00.800. 1. 21 bulan b. maka modal mula-mulanya adalah ….44 7.400. Rp3. 1.000.000.600.250. Rp2. Rp3.527. 1.25 b.000.00 a.000.500.789. Rp2. a. c. c. Rp2.500. Rp356.00.706.26 e. nilai t adalah ….44 a. 7% e.00 e.00 b.00 dibungakan dengan bunga majemuk 4%/triwulan selama 3 tahun 9 bulan.00 d. Rp536. a.5% b. Modal sebesar Rp2. Rp366. Rp3. Rp 4.000.575.26 d.789.2%/bulan c.180.000.25 Modal sebesar Rp1.000.5%/bulan e.00 e. 10.400. Rp 4.810.000.500.000. Rp2.000.8%/bulan b.00 d. a. Rp3.25 d. Rp3.625.500.00 dibungakan dengan bunga tunggal selama 2 tahun 3 bulan dan bunga yang diperoleh Rp450. maka suku bunganya adalah ….00 c.250.607.500. Rp563.000.6%/bulan Suatu modal setelah dibungakan dengan bunga majemuk sebesar 15%/tahun selama 12 tahun modal menjadi Rp13. 12. maka modal akhirnya adalah ….000.600.110. Rp3.000.415. c.607.000.26 b.000. 11.

500.000.5%/bulan adalah ….679. Rp34. Rp24.00 Nilai tunai dari rente kekal Post Numerando adalah Rp5.00.979. Rp39. maka jumlah sumbangan total yang diterima yayasan tersebut adalah ….679. Rp6. Rp7.06 Seorang siswa akan mendapat beasiswa pada setiap awal bulannya dari PT.531.000.000.275.000.000. Rp33. Rp23.500. Rp34. Rp23.00 d. Yayasan tak mau repot.00 c.500.499.000.000.654.UNILEVER sebesar Rp250.80 c.679.765.000. Nilai anuitasnya adalah …. Rp6.000.337.06 b.00 b. Rp16.531.000.196.80 Setiap akhir tahun Susan menyimpan uangnya di bank sebesar Rp800.00 tiap bulan.773. a.675. a. Rp14. Rp21.949. 19. a. 4. Rp17. Rp34.00 sisanya akan dicicil dengan sistem anuitas tahunan selama 10 tahun dengan suku bunga 18%/tahun . Rp16. maka beasiswa total yang diterima siswa tersebut adalah ….000.654.000.654. 5% b.000.00 tiap bulan dengan suku bunga 2. Jika Bank dunia akan memberikan sumbangan sekaligus dengan bunga 17.00 d.80 e. Rp38. maka simpanan karyawan selama 2 tahun adalah ….00 a.180 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi 15. Rp39.5% c.196.00 Setiap awal bulan Azzam akan mendapatkan beasiswa dari Yayasan Supersemar sebesar Rp175.196. Rp20.5%/bulan. 3. Rp7.00 e.000.500. a.000. Rp15. 6% d. 20. a. Rp39.000. Rp38.00 selama 25 tahun di Bank ABC. Jika bank memberikan bunga 1. Rp6. Rp22.2 b.654.06 e.511.00 d.349.994.00 e.521.00 b. maka jumlah simpanan total Susan di bank tersebut adalah ….679.511.00 c. Jika bank memberikan bunga 5%/tahun. 18.631.2 e. a. Rp17.000. Rp15.135.773.000. jika angsurannya sebesar Rp200.499.000.83 c.06 c.500. Rp19.000. 4% Mia bersama suaminya berencana mengambil rumah di VILLA BANDARA INDAH dengan harga Rp250.000.377.000. . maka suku bunganya tiap bulan adalah ….2 16.500. Rp33.00 dalam jangka waktu yang tidak terbatas. maka beasiswa total yang diterima Azzam adalah ….000.500.654.00 dalam jangka waktu yang tak terbatas.000.2 d.000.00 b. Seorang karyawan setiap awal bulan menyimpan uang di bank sebesar Rp 500. c.83 Setiap akhir tahun Yayasan Kasih Ibu akan mendapatkan sumbangan dari Bank Dunia sebesar Rp3.000.000.196.811.83 e.000.881.811.500. Rp14.531.000. 17.5% e.80 b.00 selama 3 tahun. Rp19.377.000.80 d.83 b. oleh karena itu beasiswa akan diberikan sekaligus namun harus dikenai bunga sebesar 1%/bulan. a. Rp20.181.06 d.000. ternyata Mia hanya memiliki uang muka Rp100.181.500.83 d.2 c.511. 21. Rp16.00 e. Jika beasiswa akan diberikan sekaligus diawal bulan pertama dengan dikenai bunga 2%/bulan.00.511.000. 22.196.00 Nilai tunai Rente kekal pra numerando dari suatu modal Rp500.5%/tahun. Rp14.00. Rp20.

00 dan aktiva tersebut sekarang berharga Rp300.00. 6 tahun c. Rp 265. Jika dengan metode satuan hasil produksi besarnya penyusutan adalah Rp55. 8 % e. Besar bunga selama setengah tahun adalah ….00 e.Rp580.600.49 e.00 b. Rp560.000.00 Marina meminjam uang dengan sistem diskonto 5% setahun.000. Rp 264. Rp28.553. Rp558.49 b.00 d. 26.00 e. 25. Persentase penyusutan aktiva tersebut menurut straight line method adalah ….49 a.00 dengan menggunakan metode persentase tetap dari harga beli. Rp800.500.00 e. Rp 262.00 b.500 satuan hasil produksi Tahun ke-4=2. a. c.355.00 mempunyai taksiran masa manfaat selama 10 tahun dengan nilai residu Rp500.00 d. 7 % 2 Seorang anggota meminjam uang dari koperasi sebesar Rp5.5% setiap bulan. Rp 264.8% b.000.Rp600.00 Biaya perolehan aktiva sebesar Rp3.00 selama 2 tahun dengan suku bunga 2%/bulan adalah ….000.00 24. maka harga beli mesin tersebut adalah …. 6 % 2 2 3 1 d.000.00 c. 28. Rp600.000.00 b. 9 tahun Suatu mesin dapat berproduksi sebagai berikut: Tahun ke-1=3. 7 tahun d.000. Rp750. Nilai anuitas dari suatu pinjaman sebesar Rp5.600.000.000.000.BAB III Matematika Keuangan 181 23. Jika pada saat meminjam ia menerima uang sebesar Rp532.000.335.00.000.00 e. 10 tahun b.000.00 d.000.49 d. Rp700.355.000.00 dengan suku bunga tunggal 1. Rp500. Rp225. Besarnya penyusutan tiap 6 bulan adalah Rp100.000.000.000.00 per unit. Rp26.000. Rp550. 1 1 1 c.00. maka umur manfaat aktiva tersebut adalah ….000.000 satuan hasil produksi Mesin itu ditaksir mempunyai nilai Rp150. a.355. Rp 750. a.49 Suatu aktiva dibeli dengan harga Rp1. a.000 satuan hasil produksi Tahun ke-2=2. maka besar uang yang harus dikembalikan Sabrina setelah satu tahun adalah …. 8 tahun e.000 satuan hasil produksi Tahun ke-5=1.00 c. Rp 263. .000.00.000.000.000.500 satuan hasil produksi Tahun ke-3=1. 8 % a. 27.000. Rp450.

000. Rp888. a. Rp1.125.00 b.250.000.00 Rp3. Rp400.250.000.000.400.00 c. a.250.250. Rp1. Rp264.000.5 % a.182 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi 29.205. Rp168.000.2563 d.00 30.000.000. Rp1.000.000.600.00 d.000. Rp1. Rp1. Jumlah tabungan tersebut pada akhir tahun ke-2 adalah ….00 d.00 e.00 b. Seorang pedagang meminjam uang dengan sistem diskonto 20%/tahun. Rp1.000. .00 b.00 e. Setiap awal semester Umi menabungkan uangnya sebesar Rp200. Rp1.051.00 Anuitas Bunga 2 ½% Angsuran Rp121. Rp1.000. Besar uang yang harus dikembalikan setelah satu tahun adalah ….000. Jika dihitung dengan metode garis lurus.000.000. Rp320. a. Dengan bantuan tabel di bawah.960. Rp1.475.000. Perhatikan tabel rencana pelunasan dengan sebagian data berikut Anuitas =Rp…… Bulan Pinjaman Sisa ke Awal Pinjaman Bunga = 2 % Angsuran 1 Rp60. a. Ia menerima pinjaman tersebut sebesar Rp960.00 e. Rp260. Rp1.000.644.00 b.00 Besar anuitas pada tabel di atas adalah . Rp830.00 8 10.00 pada sebuah bank yang memberikan bunga majemuk 20% setiap tahun.000.00 d.00 d. maka beban penyusutan setiap tahunnya adalah ….00 e. besar angsuran pada bulan ke-2 adalah .00 c.00 d. .688. Tabel rencana pelunasan hutang: Bulan ke1 2 Pinjaman Awal Rp6.000.300. . Rp40.00 2 2. Rp2. Rp59.000.000.000. a.00.200. Rp1.671. .00 pada sebuah bank yang memberikan suku bunga majemuk 5.00.00 e.00 . Rp336. Rp1.00 Pada setiap awal tahun.000.00. .5811 c.220.5% setiap semester.00 31.00 32.00 2 Berdasarkan data di atas.000. jumlah tabungan Umi pada akhir tahun ke-4 adalah ….000. Rp240. Rp1.00 e.000. Rp220.000. Setelah dipakai 5 tahun diperkirakan mempunyai nilai sisa Rp4.000.000.384. n 5.000.000.000. Nilai beli suatu aktiva sebesar Rp8. Rp916.00 c.00 4 4.050.000.260.800.1680 b. seorang menabung sebesar Rp100.00 Sisa Hutang Rp4.00 b.00 c. Rp40.00 33. 34.000.00 c.00 Rp2. Rp850.000. Rp58.850.200.150.152.

000. 4. 2.075.000.425.00 jika besarnya pajak 12%. Tentukan beban penyusutan pada tahun 2008! b.500. Anuitasnya b.250.000. Tentukanlah besarnya pajak dan harga sebelum pajak! Pinjaman sebesar Rp1.0000. a.5%/bulan.000. Rp6. 200.00 e.00 Besarnya Anuitas adalah . 6. Bunga dan angsuran pertama! Pada awal tahun 2004 PT TEKNIK JAYA membeli sebuah aktiva termasuk biayabiaya lain sehingga aktiva itu siap dioperasikan sebesar Rp15. Soal Essay 1.00 Rp.000. 138.00 d.500. Rp30. 170.000.000. . jika Bank memberikan bunga 9%/tahun.2. Tentukan nilai buku pada akhir tahun 2007! c.000.00 a. Tentukan nilai residu! 3. 138.00 dibungakan dengan bunga tunggal 0. Tentukan: a. 33.00 aktiva itu setiap tahun disusutkan 40% dari nilai buku dan diperkirakan mempunyai umur manfaat selama 6 tahun.00 Rp.00 dst Anuitas Bunga 5 % Angsuran Rp. .000.925. Rp10.00 Rp.500.440. .000. Rp40.00 C. 170.00 b.00 dibungakan dengan suku bunga majemuk 4%/semester.000.00 Rp.000. Harga barang setelah dikenai pajak adalah Rp2.87! Setiap awal tahun Tutik menyimpan uangnya di Bank Asia sebesar Rp1.00 Sisa Pinjaman Rp.5%/bulan selama 2 tahun 5 bulan dan 18 hari (1 tahun = 360 hari).000. . c.00 akan dilunasi dengan anuitas bulanan selama 3 tahun dengan suku bunga 2. 5.000.00.000.000.800.732.00 Rp. 105. 8. Rp31. Berikut ini adalah tabel rencana pelunasan suatu pinjaman dengan sebagian data: Bulan ke 1 2 3 4 Pinjaman Awal Rp. Tentukanlah bunga yang diperoleh! Modal sebesar Rp3.BAB III Matematika Keuangan 183 35. Tentukanlah uang Tutik setelah menabung 20 tahun! Pinjaman sebesar Rp10. Tentukanlah setelah berapa tahun modal menjadi Rp 4.

Dengan metode persentase tetap dari harga beli jika besarnya persentase penyusutan 20% per tahun.000.000. dan c.000 jam Dengan metode satuan hasil produksi.300.000.000 jam Tahun II = 8. Mesin ini selama umur manfaatnya akan memberi hasil sebagai berikut: Tahun I =10.00 diangsur dengan 10 anuitas dengan bunga 3% setahun. maka hitunglah: a.00. b.500. masa manfaat aktiva.000 jam Tahun III = 6.000.00 dan bunga 4% per tahun! Utang Rp10.00 ditaksir mempinyai nilai sisa Rp40. beban penyusutan tiap-tiap unit.00.000.000.00 dan ditaksir nilai sisanya Rp1.000 jam Tahun IV = 4. . Suatu mesin yang dibeli dengan harga Rp600. dan b. Tentukan sisa pinjaman setelah anuitas ke-6! 9. nilai buku setelah tahun ke-2! Hitunglah angsuran ke-5 dari suatu pinjaman Rp2. tentukan: a.184 Matematika XII SMK Kelompok: Penjualan dan Akuntansi 7.000. 10.000. Suatu aktiva dengan harga Rp6.000. beban penyusutan pada tahun ke-2! 8.000. beban penyusutan aktiva.00 dengan anuitas Rp800.000.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful