Anda di halaman 1dari 4

Ramadhan Radiaris Permata (5353100238) Kheta Nugraha Jabar Timur (5353103120) Riyan Sopiyan Tito Adiputro Nur Hizbullah

(5353103124) (5353103134) (5353103141)

A. Tujuan : Agar mahasiswa dapat membongkar differensial sesuai dengan prosedur yang benar. Agar mahasiswa dapat mengerti prinsip dan cara kerja dari differensial unit. Agar mahasiswa dapat mengetahui komponen-komponen dari differensial unit. Agar mahasiswa dapat menganalisa kerusakan pada differensial unit. Agar mahasiswa dapat memasang kembali differensial unit.

B. Alat dan Bahan : Tool Box Balok kayu / kaso Palu karet Pembuka pan kecil Differensial unit

C. Landasan Teori : Komponen otomotif yang dikenal pada differensial terdiri dari dua bagian yaitu : final gear dan differensial gear dan mempunyai fungsi sebagai berikut : Final gear Final gear merubah arah dari perpindahan tenaga gerak ke posisi tegak lurus atau mendekati tegak ke propeller shaft sebelum dipindahkan ke roda-roda penggerak. Finals gear terdiri dari drive pinion dan ring gear. Roda gigi differensial Roda kanan dan kiri tidak selalu berputar pada kecepatan yang sama disebabkan keadaan jalan, terutama pada saat membelok. Untuk tujuan ini diperlukan bagian khusus yang dapat memutarkan roda-roda pada kecepatan yang berbeda. o Final reduction Putaran poros engkol setelah dirubah oleh transmisiselanjutnya diperkecil oleh final gear untuk memperoleh momen yang besar. o Differentiation Differensial depan belakang Susunan roda gigi differensial dibuat untuk menghasilkan kecepatan putaran roda sebelah dalam berbeda dengan kecepatan putaran roda sebelah luar pada saat kendaraan berganti arah (belok) sehingga roda-roda tidak akan slip. Differensial tengah ( full time 4WD) Differensial tengah (center differensial) memindahkan tenaga dari transmisi ke penggerak roda depan (front drive wheel) dan penggerak roda belakang (rear drive wheel) dengan keadaan sama, dan meredam setiap perbedaan kecepatan antara penggerak roda depan dan belakang selama membelok CARA KERJA

a) MEMBONGKAR : 1. Buka baut 17 mm, dan baut 12 mm, pada pengunci differensial bagian kiri dan Kanan. 2. Setelah terbuka bautnya dari pengunci diferensial, maka gigi matahari dan bodi differensial akan terpisah. Sedangkan gigi pinion masih tersambung pada bodi differensial. 3. Buka baut 17 mm pada gigi matahari. 4. Buka baut 24 mm lalu pukul dengan palu bagian atasnya dengan dialasi balok kayu/kaso. agar gigi pinion dapat lepas. 5. Pukul pan yang kecil dengan palu karet pada rumah gigi matahari agar dapat terbuka. 6. Pukul pan yang besar dengan palu karet pada rumah gigi matahari agar dapat terbuka. 7. Periksa semua komponen pada diferensial. b) MEMERIKSA : 1. Kondisi Gear pinion masih dapat berfunggsi, tidak terdapat cacat, bearing masih dapat berputar dengan baik. 2. Kondisi pengunci differensial tidak baik, drat pengunci sudah aus. 3. Gear matahari masih terlihat baik, tidak terdapat cacat / aus. 4. Pan pengunci masih terlihat baik, tidak terdapat cacat / aus. 5. Ring gear masih terlihat baik, tidak terdapat cacat / aus. 6. Penyetel laher, kondisinya agak cacat karena sering menerima hantaman palu. c) MERAKIT: 1. Masukkan gear ke dalam rumah differensial. 2. Pukul pan pengunci hingga masuk ke dalam rumah differensial. 3. Pukul pan pengunci yang kecil hingga masuk kedalam rumah differensial. 4. Pasang gear matahari ke dalam rumah differensial, putar-putar sambil dipukul dengan palu karet. 5. Pasang gear pinion pada bodi differensial, lalu di pukul dengan palu dengan dialasi balok kayu. 6. Pasang baut 12 mm dan kencangkan agar gear matahari dan gigi matahari dapat menyatu. 7. Pasang pengunci differensial pada differensial unit, lalu pukul dengan palu karet dan pasangkan bodi differensial. 8. Pasang baut 17mm, 12 mm, 17 mm pada pengunci differensial , baik pengunci differensial bagian kiri maupun pengunci differensial bagian kanan dan tidak boleh terbalik sebab ukurannya berbeda. 9. Bereskan alat-alat yang telah digunakan dan dikembalikan kembali.

KESIMPULAN Jadi diferensial atau gardan berfungsi untuk menyeimbangkan ketika putaran roda sebalah dalam berbeda dengan roda sebelah luar pada saat kendaraan berganti arah, sehingga tidak menyebabkan slip padaroda.