0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
372 tayangan9 halaman

Panduan Persiapan dan Indikasi USG

USG merupakan alat diagnostik yang menggunakan gelombang ultrasonik untuk mengamati organ dalam tubuh secara non-invasif. USG berguna untuk memantau kehamilan, mendiagnosis masalah medis, dan memandu prosedur medis. Prosedur USG melibatkan pemindaian organ tubuh menggunakan probe yang mengirimkan dan menerima gelombang suara untuk menghasilkan citra."
Hak Cipta
© Attribution Non-Commercial (BY-NC)
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
372 tayangan9 halaman

Panduan Persiapan dan Indikasi USG

USG merupakan alat diagnostik yang menggunakan gelombang ultrasonik untuk mengamati organ dalam tubuh secara non-invasif. USG berguna untuk memantau kehamilan, mendiagnosis masalah medis, dan memandu prosedur medis. Prosedur USG melibatkan pemindaian organ tubuh menggunakan probe yang mengirimkan dan menerima gelombang suara untuk menghasilkan citra."
Hak Cipta
© Attribution Non-Commercial (BY-NC)
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

BAHAN USG

A 1. Proses pemeriksaan USG dan indikasi pemeriksaan ? Pemeriksaan USG Di masa sekarang, USG telah menjadi sebuah prosedur yang sangat umum ada di klinik dan rumah sakit. Meskipun tidak ada efek samping atau reaksi yang tak diinginkan dari mesin USG, tetap penting bagi Anda tahu cara mempersiapkan prosedur yang benar demi keselamatan dan pengetahuan. Anda akan lihat bahwa prosedur ini tidak memerlukan banyak waktu dan usaha, dibandingkan dengan metode diagnostik biasa. Persiapan Dasar Kebanyakan prosedur USG tidak memerlukan persiapan khusus. Baiknya minta dokter Anda untuk menentukan apakah Anda perlu membawa sesuatu atau mengikuti beberapa panduan sebelum menuju klinik. Pakailah pakaian yang nyaman dan longgar ketika datang. Persiapan dasar yang akan diperlukan dalam pemeriksaan biasanya dokter menyuruh Anda datang dengan perut kosong atau datang dengan kandung kemih penuh. Anda juga harus datang lebih awal, idealnya sekitar 15 menit sebelumnya. Setiap organ yang harus diperiksa akan memerlukan persiapan khusus untuk hasil yang lebih akurat. Misalnya, pemindaian hati atau kandung empedu mengharuskan pasien untuk berpuasa atau tidak makan minum selama beberapa jam sebelum tes. Anda hanya akan diijinkan minum beberapa teguk air sebelum prosedur. Contoh lain adalah pemindaian selama awal kehamilan. Wanita hamil akan diminta untuk minum beberapa gelas air dan dilarang untuk buang air kecil sebelum ujian. Kandung kemih penuh akan membantu ahli diagnosa dalam melihat rahim lebih baik karena tonjolan ekstra akan memindahkan loop usus. Persiapan Bagi Pasien

Ingatlah bahwa mesin USG tidak akan melukai Anda, sehingga Anda tidak perlu khawatir. prosedur ini juga merupakan prosedur non-invasif, meskipun dalam beberapa kasus untuk memandu pembedahan harus dilakukan bersama-sama dengan prosedur invasif. Jika pasien tidak cukup melakukan persiapan khusus, pemeriksaan mungkin ditunda karena sang dokter ingin mendapatkan hasil yang paling akurat. Tidur malam yang cukup dan mandilah sebelum pergi ke klinik, kecuali tidak diperbolehkan. Seluruh prosedur akan berlangsung selama 10 sampai 30 menit, tergantung pada organ yang diamati dan kondisi yang sedang dipelajari. Selesai diperiksa Anda boleh pulang meninggalkan klinik. Anda boleh menyetir atau berjalan kaki. Kegiatan normal seperti berolahraga, melakukan tugas-tugas rumah dan bekerja atau belajar bisa dilakukan setelahnya. Bagian Pengecekan Seorang yang berumur minimal 1 tahun harus minum air sebelum tes dan menjaga kandung kemih tetap penuh. Organ-organ panggul selama dilakukan USG akan lebih jelas jika kandung kemih penuh. Anda dapat makan sebanyak apapun sebelum USG panggul. Untuk USG perut, bayi di bawah usia 2 bulan sebaiknya tidak makan apa-apa 2 jam sebelum prosedur. Bayi umur 3 sampai dengan 12 bulan tidak boleh makan minum 4 jam sebelum tes. Anak-anak umur 1-8 tahun tidak diperbolehkan makan minum 5 jam sebelum USG. Makanan terakhir mereka juga harus rendah lemak. Seorang di atas 8 tahun tidak diperbolehkan untuk mengkonsumsi apapun selama 6 jam sebelum mengambil ujian. Makanannya harus rendah lemak juga. Untuk ginjal tidak perlu persiapan apapun. Jika terdapat gejala hematuria tanpa rasa sakit atau ada darah dalam urin, kandung kemih harus penuh sebelum pengujian. Indikasi Pemeriksaan USG Indikasipemeriksaan USG merupakan salah satu prasyarat penting yang harus dipenuhi sebelum pemeriksaan USG dilakukan. Pemeriksaan USG janganlah dilakukan secara rutin atau setiap melakukan pemeriksaan pasien,

terutama bila pasien hamil. Banyak panduan yang telah diterbitkan, misalnya dariISUOG (International Society of Ultrasound in Medicine),AIUM (American Institute of Ultrasound in Medicine),RCOG (Royal College of Obstetrics and Gynecology), atauASUM (Australian Society of Ultrasound in Medicine). Untuk mempermudah memilah indikasi pemeriksaan tersebut penulis menyaran-kan pembagian indikasi sebagai berikut : a. indikasi obstetri, b. indikasi ginekologi onkologi, c. indikasi endokrinologi reproduksi, d. indikasi uroginekologi, dan e. indikasi non obstetri ginekologi. Dalam bidang USG obstetri, indikasi yang dianut di RSPAD Gatot Soebroto adalah : 1) melakukan pemeriksaan USG begitu diketahui hamil atau belum pernah di USG di Departemen OBGIN RSPAD Gatot Soebroto, 2) penapisan USG pada trimester pertama (kehamilan 10 14 minggu), 3) penapisan USG pada kehamilan trimester kedua (18 22 minggu), dan 4) pemeriksaan tambahan yang diperlukan, misalnya untuk memantau tumbuh kembang janin pada kasus pertumbuhan janin terhambat atau pemeriksaan ulang plasenta praevia pada kehamilan 36 minggu

B BAB II PEMBAHASAN 1.1 Pengertian Ultrasonografi (USG) USG adalah suatu alat dalam dunia kedokteran yang memanfaatkan gelombang ultrasonik, yaitu gelombang suara yang memiliki frekuensi yang tinggi (250 kHz - 2000 kHz) yang kemudian hasilnya ditampilkan dalam layar monitor. Pada awalnya penemuan alat USG diawali dengan penemuan gelombang ultrasonik kemudian bertahun-tahun setelah itu, tepatnya sekitar tahun 1920-an, prinsip kerja gelombang ultrasonik mulai diterapkan dalam bidang kedokteran. Penggunaan ultrasonik dalam bidang kedokteran ini pertama kali diaplikasikan untuk kepentingan terapi bukan untuk mendiagnosis suatu penyakit. Teknologi transduser digital sekira tahun 1990-an memungkinkan sinyal gelombang ultrasonik yang diterima menghasilkan tampilan gambar suatu jaringan tubuh dengan lebih jelas. Penemuan komputer pada pertengahan 1990 jelas sangat membantu teknologi ini. Gelombang ultrasonik akan melalui proses sebagai berikut, pertama, gelombang akan diterima transduser. Kemudian gelombang tersebut diproses sedemikian rupa dalam komputer sehingga bentuk tampilan gambar akan terlihat pada layar monitor. Transduser yang digunakan terdiri dari transduser penghasil gambar dua dimensi atau tiga dimensi. Seperti inilah hingga USG berkembang sedemikian rupa hingga saat ini. Ultrasonography adalah salah satu dari produk teknologi medical imaging yang dikenal sampai saat ini Medical imaging (MI) adalah suatu teknik yang digunakan untuk mencitrakan bagian dalam organ atau suatu jaringan sel (tissue) pada tubuh, tanpa membuat sayatan atau luka (non-invasive). Interaksi antara fenomena fisik tissue dan diikuti dengan teknik pendeteksian

hasil interaksi itu sendiri untuk diproses dan direkonstruksi menjadi suatu citra (image), menjadi dasar bekerjanya peralatan MI.

1.2 Fungsi dan Manfaat Ultrasonografi (USG) Ultrasonografi atau yang lebih dikenal dengan singkatan USG digunakan luas dalam medis. Pelaksanaan prosedur diagnosis atau terapi dapat dilakukan dengan bantuan ultrasonografi (misalnya untuk biopsi atau pengeluaran cairan). Biasanya menggunakan probe yang digenggam yang diletakkan di atas pasien dan digerakkan: gel berair memastikan penyerasian antara pasien dan probe.

Gambar 1.1. Sonograf ini menunjukkan citra kepala sebuah janin dalam kandungan.

Dalam kasus kehamilan, Ultrasonografi (USG) digunakan oleh dokter spesialis kandungan (DSOG) untuk memperkirakan usia kandungan dan memperkirakan hari persalinan. Dalam dunia kedokteran secara luas, alat USG (ultrasonografi) digunakan sebagai alat bantu untuk melakukan diagnosa atas bagian tubuh yang terbangun dari cairan.

Manfaat USG sangat banyak bagi kehamilan, karena dapat memeriksa kehamilan secara mendetail. Dengan USG, anda dapat mengkonfirmasi kehamilan, mengetahui usia

kehamilan, menilai pertumbuhan dan perkembangan bayi di dalam kandungan, mengetahui secara dini ancaman keguguran, mengetahu bila ada masalah dengan plasenta, mengetahui apakah janin anda kembar, mengukur cairan ketuban, mengetahui kelainan posisi janin, dan mngetahui jenis kelamin janin secara tepat. USG dapat dilakukan kapan saja selama masa kehamilan karena USG tidak berbahaya untuk bayi dan ibu hamil. USG terutama dilakukan bila terjadi masalah kehamilan, misalnya adanya detak jantung janin yang tidak teratur. Sebelum USG dilakukan, anda diminta minum air dalam jumlah banyak agar kandung kemih dapat mendorong uterus atau rahim ke depan, sehingga citra janin dapat ditampilkan dengan sempurna di layar. Perut akan dilumuri jeli dan sebuah alat pemantau digerakkan perlahan menyusuri area perut. Computer akan menerjemahkan gema suara menjadi gambar video yang akan menunjukkan janin di dalam rahim.

1.3 Cara Kerja Ultrasonografi (USG) 1.3.1 Skema Cara Kerja USG Transducer bekerja sebagai pemancar dan sekaligus penerima gelombang suara. Pulsa listrik yang dihasilkan oleh generator diubah menjadi energi akustik oleh transducer, yang dipancarkan dengan arah tertentu pada bagian tubuh yang akan dipelajari. Sebagian akan dipantulkan dan

sebagian lagi akan merambat terus menembus jaringan yang akan menimbulkan bermacammacam echo sesuai dengan jaringan yang dulaluinya. Pantulan echo yang berasal dari jaringan-jaringan tersebut akan membentur transducer, dan kemudian diubah menjadi pulsa listrik lalu diperkuat dan selanjutnya diperlihatkan dalam bentuk cahaya pada layar oscilloscope. Dengan demikian bila transducer digerakkan seolah-olah kita melakukan irisan-irisan pada bagian tubuh yang dinginkan, dan gambaran irisan-irisan tersebut akan dapat dilihat pada layar monitor. Masing-masing jaringan tubuh mempunyai impedance accoustic tertentu. Dalam jaringan yang heterogen akan ditimbulkan bermacam-macam echo, jaringan tersebut dikatakan echogenic. Sedang jaringan yang homogen hanya sedikit atau sama sekali tidak ada echo, disebut anecho atau echofree . Suatu rongga berisi cairan bersifat anechoic, misalnya : kista, asites, pembuluh darah besar, pericardial dan pleural efusion.

2.3.2

Cara Pemeriksaan USG dapat dilakukan dengan dua cara yaitu:

Pemeriksaan

a). Pervaginam

Memasukkan probe USG transvaginal/seperti melakukan pemeriksaan dalam. Dilakukan pada kehamilan di bawah 8 minggu. Lebih mudah dan ibu tidak perlu menahan kencing. Lebih jelas karena bisa lebih dekat pada rahim. Daya tembusnya 8-10 cm dengan resolusi tinggi.

Tidak menyebabkan keguguran.

b). Perabdominan

Probe USG di atas perut. Biasa dilakukan pada kehamilan lebih dari 12 minggu. Karena dari atas perut maka daya tembusnya akan melewati otot perut, lemak baru menembus rahim.

1.3.2

Jenis Pemeriksaan USG

1. USG 2 Dimensi Menampilkan gambar dua bidang (memanjang dan melintang). Kualitas gambar yang baik sebagian besar keadaan janin dapat ditampilkan. 2. USG 3 Dimensi Dengan alat USG ini maka ada tambahan 1 bidang gambar lagi yang disebut koronal. Gambar yang tampil mirip seperti aslinya. Permukaan suatu benda (dalam hal ini tubuh janin) dapat dilihat dengan jelas. Begitupun keadaan janin dari posisi yang berbeda. Ini dimungkinkan karena gambarnya dapat diputar (bukan janinnya yang diputar). 3. USG 4 Dimensi Sebetulnya USG 4 Dimensi ini hanya istilah untuk USG 3 dimensi yang dapat bergerak (live 3D). Kalau gambar yang diambil dari USG 3 Dimensi statis, sementara pada USG 4 Dimensi, gambar janinnya dapat bergerak. Jadi pasien dapat melihat lebih jelas dan membayangkan keadaan janin di dalam rahim. 4. USG Doppler

Pemeriksaan USG yang mengutamakan pengukuran aliran darah terutama aliran tali pusat. Alat ini digunakan untuk menilai keadaan/kesejahteraan janin. Penilaian kesejahteraan janin ini meliputi: Gerak napas janin (minimal 2x/10 menit). Tonus (gerak janin). Indeks cairan ketuban (normalnya 10-20 cm). Doppler arteri umbilikalis. Reaktivitas denyut jantung janin.

Anda mungkin juga menyukai