Anda di halaman 1dari 35

Ultrasonografi (USG)

Sejarah, Pengertian dan Kegunaan Ultrasonografi

Devi Asrirani 0806453522

Sejarah USG
Pertama kali ultrasonik ini digunakan dalam bidang

teknik untuk radar, yaitu teknik SONAR ( Sound, Navigation and Ranging) oleh Langevin (1918), seorang Perancis, pada waktu perang dunia ke I, untuk mengetahui adanya kapal selam musuh. Kemudian digunakan dalam pelayaran untuk menentukan kedalaman laut. Menjelang perang dunia ke II (1937), digunakan pertama kali untuk pemeriksaan jaringan tubuh, tetapi hasilnya belum memuaskan. Setelah perang dunia ke II digunakan untuk pemeriksaan alat-alat tubuh. Hoery dan Bliss pada tahun 1952, telah melakukan pemeriksaan USG pada beberapa organ, misalnya pada hepar dan ginjal. Sekarang USG merupakan alat praktis dengan pemeriksaan klinis yang luas.

Pengertian dan Kegunaan USG


Definisi: salah satu imaging diagnostik (

pencitraan diagnostik) untuk pemeriksaan alat alat dalam tubuh manusia, Kegunaan: Dapat mempelajari bentuk, ukuran anatomis, gerakan serta hubungan dengan jaringan sekitarnya. Non-invasif, dapat dilakukan dengan cepat, aman dan data yang diperoleh mempunyai nilai diagnostik yang tinggi. Kontra indikasinya tidak ada karena pemeriksaan ini sama sekali tidak akan memperburuk penyakit penderita

Prinsip, Jenis-jenis, dan Instrumen Ultrasonografi

Elsa Utami Putri 0806453554

Prinsip Ultrasonogarfi (USG)


prinsip : penggunaan gelombang ultrasonik

yaitu gelombang suara dengan frekuensi lebih tinggi daripada kemampuan pendengaran telinga manusia, sehingga kita tidak bisa mendengarnya sama sekali
Organ tubuh mempunyai nilai pantulan

gelombang masing-masing
contoh : jika terdapat tumor atau kista

maka kelainan tersebut juga mempunyai pantulan gelombang tersendiri dibandingkan

Ultrasonografi dapat digunakan sebagai salah

satu cara untuk membantu menegakkan diagnosis penyakit dalam, terutama pemeriksaan organ-organ tubuh bagian dalam
Dapat dipelajari bentuk, ukuran organ, adanya

tumor, serta gerakan organ tubuh seperti jantung dan janin bayi
Pemeriksaan dengan ultrasonografi tidak

menyebabkan rasa sakit, dapat dilakukan dengan cepat, aman, dan tidak ada kontraindikasi
Beberapa ultrasonografi dapat digunakan pada

beberapa organ tubuh, misalnya USG saluran empedu, USG hati atau lever, USG pankreas, USG limpa, USG ginjal, USG vaskukee atau

Jenis-Jenis Ultrasonografi (USG)


USG 2D

USG 3D

USG 4D

Instrumen atau Perangkat Ultrasonografi


Perangkat USG terdiri dari Transducer komponen USG yang ditempelkan pada bagian tubuh yang akan diperiksa Monitor digunakan untuk menampilkan display hasil USG dan mengetahui arah dan gerakan jarum menuju sasaran Mesin USG untuk mengolah data yang diterima dalam bentuk gelombang

Dalam print out hasil USG juga terdapat kolom Fetal Biometry, dari kolom ini dapat dibaca informasi-informasi sebagai berikut : BPD: Biparietal diameter. Ini adalah ukuran tulang pelipis kiri dan kanan. Biasa digunakan untuk mengukur janin di trimester dua atau tiga. HC: Head Circumferencial atau lingkaran kepala AC: Abdominal Circumferencial. Ukuran lingkaran perut bayi. Jika dikombinasikan dengan BPD akan menghasilkan perkiraan berat bayi. FL: Femur Length. Merupakan ukuran

Kelebihan, Kekurangan, dan Penatalaksanaan Ultrasonografi

Trias Kusuma Dewi 0806398783

Kelebihan Ultrasonografi (USG)

Bersifat non-invasif Dapat digunakan untuk melihat pergerakan

organ, seperti fluoroskopi Sifat jaringan-jaringan yang dicitrakan dapat dibedakan Alatnya kecil dan dapat dibawa ke mana-mana (misal ke bangsal, unit darurat dll) Pemeriksaan tidak memerlukan waktu yang lama Tenaga listrik yang diperlukan hanya sedikit Ruangan yang diperlukan relatif kecil dan dinding tidak perlu diberi proteksi tambahan Memungkinkan tindakan biopsi jaringan yang tepat Peralatan relatif lebih murah kalau dibandingkan dengan alat roentgen diagnostik khusus,

Kelemahan Ultrasonografi (USG)


Memiliki masalah jika harus menembus tulang,

sehingga USG untuk otak orang dewasa sangat terbatas. Kinerjanya jelek jika ada gas antara transduser dengan organ tubuh yang akan discan akibat perbedaan ekstrim pada imperdansi akustiknya. Contoh: gas yang berlebih pada lambung akan menyulitkan untuk scanning pankreas, dan tidak mungkin untuk membuat citra dari paru-paru. Penetrasi kedalaman USG terbatas, sehingga sulit untuk membuat citra struktur/organ tubuh yang lebih dalam, terutama pada pasien yang gemuk. Metoda USG bergantung pada operator. Keahlian yang tinggi dan pengalaman sangat diperlukan untuk memperoleh citra dengan

Aplikasi Klinik Pemeriksaan Ultrasonografi (USG)


1. Ultrasonografi Obstetrik atau Pemeriksaan Kehamilan
Pemeriksaan ultrasonografi dalam kehamilan dapat berperan dalam deteksi kelainan janin, menentukan usia kehamilan, dan diagnosa dini kehamilan kembar.

Manfaat ultrasonografi untuk kehamilan:


Diagnosis dan konfirmasi awal kehamilan Melihat posisi dan kondisi plasenta Memeriksa denyut jantung janin Mengetahui bila pasien memiliki lebih dari satu

bayi (kembar) Menghitung usia kehamilan dan berat janin Mendiagnosis kelainan janin Mengetahui jenis kelamin bayi

2. Kardiologi (Ekokardiografi)
Ekokardiografi merupakan salah satu sonografi yang digunakan untuk jantung digunakan untuk diagnosa penyakit jantung

Pemeriksaan ini merupakan salah satu cara untuk menilai kesehatan jantung, diantaranya:
1. Mengetahui adanya penyakit jantung bawaan, 2. Menilai fungsi jantung, 3. Menilai kekuatan kontraksi otot-otot jantung, 4. Menilai adanya kelainan katup, 5. Menilai keadaan pembuluh darah koroner, 6. Melihat terdapatnya trombus, 7. Mengetahui adanya infeksi jantung, 8. Menilai adanya peradangan pada jantung, 9. Mencari komplikasi pada jantung dari penyakitpenyakit lainnya (misalnya: infeksi virus dapat berakibat miokarditis, penyakit kawasaki yang sangat mirip dengan campak atau rubela dapat menyebabkan kerusakan pada arteri koroner, dsb)

3. Oftalmologi (A-scan ultrasonography, B-scan ultrasonography)


Metode ultrasonografi yang

digunakan untuk pencitraan mata. Kegunaan dari USG mata adalah untuk melihat bagian lapisan mata paling dalam, apakah ditemukan suatu kebocoran pada suatu lapisan atau tidak.

4. Abdomen

Beberapa kelainan abdomen yang dapat dideteksi dengan pemeriksaan USG, antara lain: a) Obstruksi traktus gastrointestinal b) Gastrokisis, omfalokel c) Hernia umbilikalis d) Hernia diafragmatika

Penatalaksanaan Ultrasonografi
Persiapan pasien Sebelum pasien menjalani pemeriksaan USG, pasien harus memperoleh informasi yang cukup mengenai pemeriksaan USG yang akan dijalaninya. Informasi penting yang harus diketahui pasien adalah harapan dari hasil pemeriksaan, cara pemeriksaan (termasuk posisi pasien) dan berapa biaya pemeriksaan. Sebelum melakukan pemeriksaan USG, pastikan bahwa pasien benar-benar telah mengerti dan memberikan persetujuan untuk dilakukan pemeriksaan USG atas
a.

b. Persiapan pemeriksa
Pemeriksa diharapkan memeriksa dengan teliti surat

pengajuan pemeriksaan USG, apa indikasinya dan apakah perlu didahulukan karena bersifat darurat gawat, misalnya pasien dengan kecurigaan kehamilan ektopik. Hal yang perlu dipersiapkan antara lain mencocokkan identitas pasien, keluhan klinis dan pemeriksaan fisik yang ada; kemudian berikan penjelasan dan ajukan persetujuan lisan terhadap tindak medik yang akan dilakukan. Dimasa mendatang tampaknya pemeriksaan USG memerlukan persetujuan tertulis dari pasien. Salah satu tujuan utamanya adalah untuk mencegah penularan penyakit berbahaya seperti HIV/AIDS dan penyakit menular seksual akibat semakin banyaknya seks bebas dan pemakaian narkoba. Pemeriksa diharapkan juga agar selalu meningkatkan pengetahuan dan keterampilannya. Kemampuan diagnostik seorang sonologist sangat ditentukan oleh pengetahuan, pengalaman dan latihan yang dilakukannya.

c. Persiapan alat dan bahan


Perawatan peralatan yang baik akan membuat hasil

pemeriksaan juga tetap baik. Hidupkan peralatan USG sesuai dengan tatacara yang dianjurkan. Panduan pengoperasian peralatan USG sebaiknya diletakkan di dekat mesin USG, hal ini sangat penting untuk mencegah kerusakan alat akibat ketidaktahuan operator USG. Perhatikan tegangan listrik pada kamar USG, karena tegangan yang terlalu naik-turun akan membuat peralatan elektronik mudah rusak. Setiap kali selesai melakukan pemeriksaan USG, bersihkan semua peralatan dengan hati-hati, terutama pada transduser (penjejak) yang mudah rusak. Bersihkan transduser dengan memakai kain yang lembut dan cuci dengan larutan anti kuman yang tidak merusak transduser. Selanjutnya taruh kembali transduser pada tempatnya, rapikan dan bersihkan kabel-kabelnya, jangan sampai terinjak atau terjepit.

INTERPRETASI, CONTOH HASIL SCAN DAN BAHAYA ULTRASONOGRAFI

PRINSIP INTERPRETASI ULTRASONOGRAFI


Prinsip interpretasi gambar dalam ultrasonografi berdasarkan kepada kekuatan atau intensitas gelombang yang dipantulkan kembali oleh jaringan ke transduser.
Berdasarkan kekuatan intensitas tersebut, penggambaran ultrasonografi dibedakan menjadi: Hyperechoic Hypoechoic Anechoic

Hyperechoic
Echo yang dihasilkan terang terlihat warna putih pada hasil scan. Untuk menunjukkan highly-reflective interfaces, seperti collagen, lemak,

udara, benda keras dan tulang menghasilkan hyperechoic

Pada tulang dan udara menghambat laju gelombang suara

Pada interface antara jaringan lunak-udara sekitar 99% gelombang

suara direfleksikan,

Pada interface antara jaringan lunak-tulang sekitar 30% gelombang

suara direfleksikan sisanya akan diserap oleh tulang.

Oleh karena itu pada kedua jenis interface tersebut, echo yang dihasilkan

oleh permukaan sangat kuat tetapi struktur yang berada di bawah interface tersebut tidak akan tampak.

Hypoechoic
Echo yang dihasilkan sedikit terlihat warna abu-abu hitam pada

hasil scan

Penggambaran ultrasonografi hypoechoic untuk menunjukkan

intermediate reflection/ transmission, seperti pada kebanyakan jaringan lunak.

Anechoic
Tidak ada echo yang dihasilkan terlihat warna hitam pada

hasil scan

Hal ini menunjukkan complete transmission dari suara

contohnya pada cairan

Sedangkan kehadiran suatu partikulat di dalam cairan akan

menyebabkan terbentuknya echo.

Contoh Hasil Scan USG

GAMBAR 1. Hasil foto scan jantung bayi. GAMBAR 2. USG 4D yang memperlihatkan kaki bayi .

Contoh Hasil Scan USG

GAMBAR 3. Hasil USG 4D yang memperlihatkan jenis kelamin bayi

GAMBAR 4. hasil USG 4D yang memperlihatkan bayi sedang mengisap jempolnya

Contoh Hasil Scan USG

GAMBAR 5. hasil USG 4D yang bisa merekam wajah si bayi.

Bahaya Alat Ultrasonografi


Umumnya mesin USG dianggap aman, tidak menimbulkan rasa sakit dan alat yang non-invasif, namun masih terdapat beberapa kekhawatiran mengenai keamanan dalam melakukan tes diagnostik dan terapeutik. Pada umumnya ada dua bahaya yang dapat terjadi dalam prosedur USG.: Bahaya yang pertama adalah pengembangan panas yang merupakan akibat dari penyerapan energi ultrasound oleh air dan jaringan di dalam tubuh, sehingga meningkatkan suhu tubuh secara keseluruhan. Jumlah akumulasi panas harus dikontrol dengan baik supaya tidak menyebabkan kerusakan pada tubuh. Bahaya yang kedua adalah pembentukan gelembung atau kavitasi, karena panas yang dihasilkan oleh USG menyebabkan terlepasnya gas terlarut dari

Bahaya Alat Ultrasonografi


Para wanita biasanya diperingatkan mengenai potensi ancaman dari

temperatur yang meninggi di dalam rahim selama USG. Janin tidak dapat mengatur suhu tubuhnya sendiri, sehingga cairan ketuban dapat mencapai suhu yang sangat tinggi selama jangka waktu yang lama menyebabkan kerusakan neurologis dan seluler. USG dapat meningkatkan suhu cairan ketuban dapat mengakibatkan kerusakan otak janin.
Sesi USG yang panjang akan menyebabkan meningginya temperatur cairan

ketuban.
Bahaya lain yang juga dirasakan selama USG gelombang suara dengan

frekuensi yang tinggi.


Gelombang suara tersebut bisa berbunyi sangat nyaring di dalam rahim.

Bayi seakan-akan bisa mendengar suara yang mirip dengan suara kereta bawah tanah. Frekuensi ini bisa terlalu kuat untuk telinga dan sel-sel yang sedang berkembang.