BAGAN ALIR   SIKLUS PENGELOLAAN  KEUANGAN DAERAH 

Berdasarkan  PERMENDAGRI Nomor 13 Tahun 2006  Tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah 

DEPARTEMEN DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA 12 JUNI 2006

DAFTAR ISI
Proses A. Proses Penyusunan APBD
A.1. A.2. A.3. A.4. A.5. A.6. A.7. A.8. A.9. Penyusunan KUA dan PPAS Penyiapan Pedoman Penyusunan RKA SKPD Penyusunan RKA SKPD Penyiapan Raperda APBD Pembahasan Raperda APBD dan Penyusunan Raper KDH Penjabaran APBD Evaluasi Raperda APBD dan Raper KDH Penjabaran APBD Penetapan Perda APBD dan Per KDH Penjabaran APBD Pembatalan Perda APBD dan Per KDH Penjabaran APBD Penyusunan Raper KDH APBD

Halaman 1
2 4 6 8 10 12 14 16 18 20

A.10. Penetapan Raper KDH APBD

B. Pelaksanaan dan Penatausahaan Belanja
B.1. B.2. B.3. B.4. Penyiapan Rancangan DPA – SKPD dan Rancangan Anggaran Kas Penyusunan Rancangan DPA SKPD Pengesahan Rancangan DPA SKPD Penyediaan Dana

23
24 26 28 30 32 34 36 38 40 42 44 46 48 50 52 54 56 58 60 62 64 66 68 70 72 74 76 78 80 82

B.5.1. Pengajuan SPP – UP B.5.2. Penerbitan SP2D – UP B.5.3. Pembelanjaan Dana UP B.6.1. Pengajuan SPP – GU B.6.2. Penerbitan SP2D – GU B.6.3. Pembelanjaan Dana GU B.7.1 Pengajuan SPP – TU B.7.2. Penerbitan SP2D – TU B.7.3. Pembelanjaan Dana TU B.8.1. Pengajuan SPP – LS Gaji dan Tunjangan B.8.2. Penerbitan SP2D – LS Gaji dan Tunjangan B.8.3. Pembelanjaan Dana Gaji B.9.1. Pelaksanaan Pengeluaran Barang dan Jasa B.9.2. Pengajuan SPP – LS Barang dan Jasa B.9.3. Penerbitan SP2D – LS Barang dan Jasa B.9.4. Pembelanjaan Dana Barang & Jasa B.10.1. Pelaksanaan Pengeluaran Barang dan Jasa – Non Pihak Ketiga B.10.2. Pengajuan SPP – LS Barang dan Jasa – Non Pihak Ketiga B.10.3. Penerbitan SP2D – LS Barang dan Jasa – Non Pihak Ketiga B.10.4. Pembelanjaan Dana Barang & Jasa – Non Pihak Ketiga B.11.1. Pengajuan SPP – LS – Subsidi, Bunga, Hibah dan Pembiayaan B.11.2. Penerbitan SP2D – LS – Subsidi, Bunga, Hibah dan Pembiayaan B.11.3. Pembelanjaan Dana Bunga, Subsidi, Hibah, Bantuan dan Pembiayaan B.12. B.13. B.14. Dana Cadangan Pembuatan SPJ SPJ dengan Bendahara Pembantu

D.10.6. Pembahasan Rancangan DPPA SKPD E.2.1.5. E.1. Perubahan APBD E.3.2. Penyusunan KUA dan PPAS Perubahan APBD Penyiapan Pedoman Penyusunan RKA SKPD untuk Perubahan APBD Penyusunan RKA SKPD Perubahan APBD Penyiapan Raperda Perubahan APBD Pembahasan Raperda Perubahan APBD Evaluasi Raperda Perubahan APBD dan Raper KDH Penjabaran P-APBD Penetapan Perda Perubahan APBD dan Per KDH – Penjabaran P-APBD Pembatalan Perda Perubahan APBD dan Per KDH – Penjabaran P-APBD Penyusunan Rancangan DPPA SKPD 113 114 116 118 120 122 124 126 128 130 132 134 E.1.6. Pelaksanaan Pendapatan Daerah – Bendahara Penerimaan Pembantu C.4.2.3. E.4. E.1.3.2.1. D. Pelaksanaan Pendapatan Daerah – Bank Kasda C. Pelaksanaan Pendapatan Daerah – Bendahara Penerimaan C. E.11. D.8.2.1.Proses C.4. E. Pelaksanaan dan Penatausahaan Pendapatan C. Pelaksanaan Pendapatan Daerah – Bank lain C.9. D. E.5.7.2. E. D.1. Akuntansi SKPD Laporan Keuangan SKPD Akuntansi SKPKD Laporan Keuangan PEMDA Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Pembahasan Laporan Keuangan PEMDA 99 100 102 104 106 108 110 E.1. E. Akuntansi dan Pelaporan D. Penatausahaan Penerimaan dengan Bendahara Pembantu Halaman 85 86 88 90 92 94 96 D. Penatausahaan Penerimaan C. Pengesahan Rancangan DPPA SKPD .

8 Penetapan Perda APBD dan Per KDH Penjabaran APBD A.6. B. Pembelanjaan Dana Bunga.2.Bendahara Penerimaan C.2. Bantuan.1 Pelaksanaan Pendapatan Daerah .1.3. Bantuan.2.3.8.4 A.5 D.2 Penatausahaan Penerimaan dengan Bendahara Pembantu AKUNTANSI DAN PELAPORAN D. Pembentukan Dana Cadangan B.3 B.4 Pelaksanaan Pendapatan Daerah–Bank Lain C.2 D.SIKLUS PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH MENURUT PERMENDAGRI PENYUSUNAN APBD A.4 D.3.6.9 Penyusunan Rancangan DPPA SKPD E.11.1. Bagi Hasil dan Pembiayaan B. B.1.2. B.7.4 Penyiapan Raperda P-APBD E.7. B.1. B. Pembuatan SPJ B.5. B.3. Pengajuan SPP-LS Bunga. B.1.10 Pembahasan Rancangan DPPA SKPD E.3.6 Evaluasi Raperda APBD & Raper KDH Penjabaran APBD A. Penetapan Raper KDH (Dalam Hal DPRD Tidak Mengambil Keputusan Bersama) B. Pembelanjaan Dana Barang & Jasa –Non Pihak Ketiga B.2 A. Subsidi Hibah.9.2.3 Penyusunan RKA SKPD P-APBD E. B94 DOKUMEN PELAKSANAAN APBD DAN PENATAUSAHAAN PENGELUARAN Penyiapan Rancangan DPA-SKPD dan Rancangan Anggaran Kas Penyusunan Rancangan DPA-SKPD Pengesahan Rancangan DPA-SKPD Penyediaan Dana Pengajuan SPP-UP Penerbitan SP2D-UP Pembelanjaan Dana UP Pengajuan SPP-GU Penerbitan SP2D-GU Pembelanjaan Dana GU Pengajuan SPP-TU Penerbitan SP2D-TU Pembelanjaan Dana TU Pengajuan SPP-LS Gaji & Tunjangan Penerbitan SP2D-LS Gaji & Tunjangan Pembelanjaan Dana Gaji & Tunjangan Pelaksanaan Pengeluaran Barang & Jasa Pengajuan SPP-LS Barang & Jasa Penerbitan SP2D-LS Barang & Jasa Pembelanjaan Dana Barang & Jasa B.4.1.10.12.7 Pembatalan Perda P-APBD dan Per KDH Penjabaran P-APBD E.9.9.5. B.1. B. SPJ dengan Bendahara Pembantu PERUBAHAN APBD PELAKSANAAN & PENATAUSAHAAN PENERIMAAN C.11.2.1.2 Pelaksanaan Pendapatan Daerah . Penyusunan Raper KDH APBD A.14.6 Akuntansi SKPD Laporan Keuangan SKPD Akuntansi SKPKD Laporan Keuangan PEMDA Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Pembahasan Laporan Keuangan PEMDA E. 2 Penyiapan Pedoman Penyusunan RKA SKPD untuk P-APBD E. Pelaksanaan Pengeluaran Barang & Jasa–Non Pihak Ketiga B.2.3. B. Bantuan.6.1 A. Bagi Hasil dan Pembiayaan B.Bendahara Penerimaan Pembantu C.8 Penetapan Perda P-APBD dan Per KDH Penjabaran P-APBD E.1 B. Subsidi Hibah.9.1 Penatausahaan Penerimaan C.5 Pembahasan Raperda P-APBD E.10.5.11 Pengesahan Rancangan DPPA SKPD .3 D.5 Penyusunan KUA & PPAS Penyiapan Pedoman Penyusunan RKA SKPD Penyusunan RKA SKPD Penyiapan Raperda APBD Pembahasan Raperda APBD dan Penyusunan Raper KDH Penjabaran APBD A.1 D.2 B.7. B.2.3. Penerbitan SP2D-LS Barang & Jasa –Non Pihak Ketiga B.10. Pengajuan SPP-LS Barang & Jasa –Non Pihak Ketiga B. Bagi Hasil dan Pembiayaan B.6 Evaluasi Raperda P-APBD & Raper KDH Penjabaran P-APBD E.1.10.8. B.1.8.1 Penyusunan KUA & PPAS P-APBD E. Subsidi Hibah. B.4 B.13. B.3 Pelaksanaan Pendapatan Daerah–Bank Kasda C.11.10.1.3 A. Penerbitan SP2D Bunga.7 Pembatalan Perda APBD dan Per KDH Penjabaran APBD A.2.

Gambar Keterangan 1 Proses / Aktivitas 2 Alternatif Keputusan atau Situasi 3 Dokumen 4 Proses yang Telah Dijelaskan Sebelumnya 5 Berlanjut ke Halaman. 6 Lanjutan dari Halaman. 7 Arsip / Database / Register 8 Pihak Lain di Luar Siklus .KETERANGAN GAMBAR No.....

Instansi Bank Kasda BPK BUD DPRD KDH PPKD PA PNS Daerah PPK PPTK SEKDA SKPD SKPKD TAPD 2.DAFTAR SINGKATAN 1. Dokumen BKU CALK DPA SKPD DPPA SKPD KUA LK LAK LRA Perda Per KDH PPA PPAS Raperda Raper KDH : Buku Kas Umum : Catatan Atas Laporan Keuangan : Dokumen Pelaksana Anggaran SKPD : Dokumen Pelaksanaan Perubahan Anggaran SKPD : Kebijakan Umum APBD : Laporan Keuangan : Laporan Arus Kas : Laporan Realisasi Angaran : Peraturan Daerah : Peraturan Kepala Daerah : Prioritas dan Plafon Anggaran : Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara : Rancangan Peraturan Daerah : Rancangan Peratruran Kepala Daerah : Bank Kas Daerah : Badan Pemeriksa Keuangan : Bendahara Umum Daerah : Dewan Perwakilan Rakyat Daerah : Kepala Daerah : Pejabat Pengelola Keuangan Daerah : Pengguna Anggaran : Pegawai Negeri Sipil Daerah : Pejabat Penatausahaan Keuangan : Panitia Pelaksana Teknis Kegiatan : Sekretaris Daerah : Satuan Kerja Perangkat Daerah : Satuan Kerja Pengelola Keuangan Daerah : Tim Anggaran Pemerintah Daerah .

RKA SKPD RKPD SE SK SPD SPJ SKP Daerah SKR SPM STS SPP GU SPP LS SPP TU SPP UP SPPD SP2D : Rencana Kerja dan Anggaran SKPD : Rencana Kerja Pemerintah Daerah : Surat Edaran : Surat Keputusan : Surat Penyediaan Dana : Surat Pertanggungjawaban : Surat Ketetapan Pajak Daerah : Surat Ketetapan Retribusi : Surat Perintah Membayar : Surat Tanda Setoran : Surat Permintaan Pembayaran Ganti Uang Persediaan : Surat Permintaan Pembayaran Langsung : Surat Permintaan Pembayaran Tambahan Uang Persediaan : Surat Permintaan Pembayaran Uang Persediaan : Surat Perintah Perjalanan Dinas : Surat Perintah Pencairan Dana .

PPKD melakukan kompilasi RKA-SKPD menjadi Raperda APBD untuk dibahas dan memperoleh persetujuan bersama dengan DPRD sebelum diajukan dalam proses Evaluasi.PROSES PENYUSUNAN APBD Penyusunan KUA & PPAS Penyusunan Raperda APBD Pedoman Penyusunan RKA-SKPD (A2) Penetapan Perda APBD Pembahasan Raperda APBD (A5) Proses Perencanaan RKPD Penyusunan RKA-SKPD (A3) Persetujuan Bersama Raperda APBD Penyusunan KUA dan PPAS (A1) RKA-SKPD Evaluasi Gubernur/ Mendagri (A6) . KDH dapat menyusun Peraturan KDH tentang APBD. 1 . Kedua dokumen tersebut kemudian dibahas bersama DPRD untuk menghasilkan sebuah Nota Kesepakatan KUA dan PPA.Nota Kesepakatan . KDH memnyampaikan Surat Edaran yang berisi Pedoman Penyusunan RKA-SKPD yang kemudian ditindaklanjuti oleh SKPD-SKPD dengan melakukan penyusunan RKA-SKPD. Dalam kasus tertentu dimana DPRD tidak mengambil keputusan bersama. Berdasarkan Nota Kesepakatan tersebut.KUA dan PPA Raperda APBD (A4) Perda APBD (A7) Pembatalan Perda APBD (A8) Dalam Hal DPRD Tidak Mengambil Keputusan Bersama Penyusunan Raper KDH APBD (A9) Evaluasi & Penetapan Raper KDH APBD (A10) Raper KDH APBD Proses Penyusunan APBD dimulai dengan penyusunan rancangan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan dokumen Proiritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS). Proses penetapan Perda APBD baru dapat dilakukan jika Mendagri/Gubernur menyatakan bahwa Perda APBD tidak bertentangan dengan kepentingan umum dan peraturan perundangan yang lebih tinggi.

A.DPRD Nota Kesepakatan KUA KUA KUA disepakati paling lambat Minggu Ke-1 Juli Nota Kesepakatan KUA KUA Nota Kesepakatan KUA KUA Tahapan: 1. Menyusun plafon anggaran sementara tiap program Penyusunan Rancangan Awal PPAS Tidak Menyetujui Ya Rancangan PPAS Rancangan PPAS Rancangan PPAS Nota Kesepakatan KUA KUA Otorisasi Rancangan Awal PPAS Rancangan Awal PPAS KDH mengotorisasi dan menyerahkan kepada DPRD paling lambat Minggu Ke-2 Juli Rancangan PPAS Pembahasan Bersama PEMDA .Hal-hal khusus lainnya. Menentukan urutan program tiap urusan 3.Prinsip dan kebijakan penyusunan APBD c. Rancangan awal KUA Rancangan awal KUA SEKDA menyetujui dan menyerahkan kepada KDH paling lambat Awal Juni Otorisasi KDH mengotorisasi dan menyerahkan kepada DPRD paling lambat Pertengahan Juni Pembahasan Bersama PEMDA . Penyusunan KUA dan PPAS TAPD RKPD Penyusunan Rancangan awal KUA SEKDA Rancangan KUA KDH Rancangan KUA Rancangan KUA DPRD Rancangan KUA Tidak Menyetujui Ya SE Mendagri Memuat: a. Menentukan skala prioritas urusan 2.Teknis penyusunan APBD d.Daerah b.1.DPRD PPA disepakati paling lambat Akhir Juli PPA KUA dan PPAS Menjadi Dasar Penyusunan Pedoman RKA Nota Kesepakatan PPA Nota Kesepakatan PPA PPA Nota Kesepakatan PPA PPA 2 .Pokok-pokok kebijakan yang memuat sinkronisasi kebijakan Pusat .

Mgg 2 Juli Rancangan PPAS 10.Hal-hal khusus lainnya 2. Berdasarkan KUA dan Nota Kesepakatan KUA.Menentukan skala prioritas urusan .1. Rancangan Awal KUA tersebut memuat: . TAPD menyusun rancangan awal KUA. SEKDA menyetujui rancangan awal KUA dan menyerahkan rancangan KUA kpd KDH paling lambat awal Juni.Menyusun plafon anggaran sementara tiap program Rancangan Awal PPAS 7. KDH mengotorisasi rancangan PPAS dan menyerahkan kepada DPRD paling lambat minggu ke-2 Juli. Nota Kesepakatan KUA KUA Nota Kesepakatan KUA KUA Minggu 1 Juli 6.Menentukan urutan program tiap urusan . TAPD SEKDA KDH DPRD Rancangan awal KUA Rancangan awal KUA 3. Awal Juni Rancangan KUA 4. TAPD menyampaikan rancangan awal PPAS kepada SEKDA. Rancangan PPAS 9. Kedua dokumen ini disepakati paling lambat akhir Juli. Penyusunan KUA & PPAS Uraian 1. DPRD membahas rancangan KUA bersama PEMDA untuk menghasilkan KUA dan Nota Kesepakatan KUA. TAPD menyampaikan rancangan awal KUA kpd SEKDA. DPRD membahas rancangan PPAS bersama PEMDA untuk menghasilkan PPA dan Nota Kesepakatan PPA. Akhir Juli Nota Kesepakatan PPA PPA 3 .Teknis penyusunan APBD . KUA disepakati paling lambat minggu ke-1 Juli. Rancangan Awal PPAS 8.Pokok-pokok kebijakan yang memuat sinkronisasi kebijakan Pusat-Daerah .Prinsip dan kebijakan penyusunan APBD . Tengah Juni Rancangan KUA 5. SEKDA menyetujui rancangan awal PPAS menjadi Rancangan PPAS dan menyerahkan rancangan PPAS kepada KDH. KDH mengotorisasi rancangan KUA dan menyerahkan kpd DPRD paling lambat pertengahan Juni.A. TAPD menyusun rancangan awal PPAS Tahapan PPAS: .

A.Lampiran: -KUA -PPA -Kode rekening APBD -Format RKA-SKPD -Analisis standar belanja -Standar satuan harga Rancangan AWAL SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Rancangan AWAL SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SE KDH tentang SKPD Pedoman SE KDHRKA tentang Penyusunan Pedoman SKPD Penyusunan RKA SKPD SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD 1 Ke A.Hal-hal lainnya yang perlu mendapatkan perhatian dari SKPD e. Penyiapan Pedoman Penyusunan RKA SKPD TAPD SEKDA KDH Penyusunan Analisis Standar Belanja Penyusunan SPM Penyusunan Standar Satuan Harga Nota Kesepakatan KUA Nota Kesepakatan PPA Analisis Standar Belanja SPM Standar Satuan Harga Rancangan SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Rancangan SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Ya Penyiapan Rancangan AWAL Surat Edaran KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Tidak Menyetujui Otorisasi Diterbitkan paling lambat awal Agustus TA berjalan Mencakup: a.3.Sinkronisasi program dan kegiatan antar SKPD dengan kinerja SKPD sesuai dengan SPM c.2.PPA untuk setiap program SKPD dan rencana pendapatan dan pembiayaan.Batas waktu penyampaian RKASKPD kepada PPKD d. b. Penyusunan RKA SKPD 4 .

Format RKA-SKPD . dan Standar Satuan Harga.2 Penyiapan Pedoman Penyusunan RKA-SKPD Uraian 1. SPM. SEKDA menyetujui Rancangan AWAL Surat Edaran KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA-SKPD dan meneruskannya kepada KDH. PPA untuk tiap program SKPD dan rencana pendapatan dan pembiayaan 2. Rancangan Awal SE KDH ini mencakup: 1. Hal-hal lain yang perlu mendapat perhatian dari SKPD 5.Kode Rekening APBD . Rancangan AWAL SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD TAPD Rancangan AWAL SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD SEKDA KDH 3. SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Awal Agustus 5. SKPD 5 . TAPD menyiapkan Rancangan AWAL Surat Edaran (SE) KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA-SKPD. Penyusunan Pedoman tersebut mengacu pada KUA dan PPA yang telah disepakati serta dokumen-dokumen pendukung lain seperti Analisis Standar Belanja. TAPD menyerahkan Rancangan AWAL Surat Edaran KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA-SKPD kepada SEKDA. KDH mengotorisasi Rancangan Surat Edaran KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD menjadi Surat Edaran KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD. paling lambat awal bulan Agustus tahun anggaran berjalan.PPA . Lampiran: .Analisis Standar Belanja . Batas waktu penyampaian RKA-SKPD kepada PPKD 4.KUA . Rancangan SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD 4. Sebagai langkah awal penyusunan Raperda APBD. Sinkronisasi program dan kegiatan antar SKPD dengan kinerja SKPD sesuai dengan SPM 3.A.Standar Satuan Harga 2. SEKDA mengkoordinasi penyebaran Surat Edaran KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD kepada SKPDSKPD.

1 RKA SKPD 3. Penyiapan Raperda APBD 6 . Penyiapan Pedoman Penyusunan RKA SKPD 1 SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Penyusunan Rincian Anggaran Pendapatan Penyusunan Rincian Anggaran Belanja Tidak Langsung Penyusunan Rincian Anggaran Belanja Langsung (Program & Kegiatan Penyusunan Rincian Penerimaan Pembiayaan Daerah Penyusunan Rincian Pengeluaran Pembiayaan Daerah RKA SKPD 1 Form RKA SKPD 1 Disiapkan Hanya Oleh SKPD Pemungut Pendapatan RKA SKPD 2.Batas waktu penyampaian RKA-SKPD kepada PPKD d.1 RKA SKPD 3.3.2.Lampiran: -KUA -PPA -Kode rekening APBD -Format RKA-SKPD -Analisis standar belanja -Standar satuan harga SEKDA Dari A.Sinkronisasi program dan kegiatan antar SKPD dengan kinerja SKPD sesuai dengan SPM c.PPA untuk setiap program SKPD dan rencana pendapatan dan pembiayaan b.1 dan 3.1 RKA SKPD 2.A. Penyusunan RKA SKPD SKPD Mencakup: a.4.Hal-hal lainnya yang perlu mendapatkan perhatian dari SKPD e.2.2 Form RKA SKPD 3.2 Disiapkan Oleh SKPD yang bertindak sebagai SKPKD Penyusunan Rekapitulasi Rincian Anggaran Belanja Langsung (Program & Kegiatan RKA SKPD 2.2 2 RKA SKPD RKA SKPD Penyusunan RKA SKPD Ke A.

Form RKA-SKPD 1 disiapkan hanya oleh SKPD pemungut pendapatan. 6.2 RKA SKPD RKA SKPD 3. SKPD mengkompilasi dokumen RKA-SKPD diatas menjadi RKA-SKPD. SKPD mulai menyusun RKA masing-masing RKA SKPD 1 2.1 RKA SKPD 3.1 untuk kemudian digabung dalam rekapitulasi Rincian Anggaran Belanja Langsung untuk menghasilkan RKASKPD 2. SKPD menyusun Rincian Anggaran Belanja Tidak Langsung untuk menghasilkan RKA-SKPD 2.2. SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA-SKPD RKA SKPD 2. 7. SKPD menerima Surat Edaran KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA-SKPD.2.1 RKA SKPD 2.2.3 Penyusunan RKA-SKPD Uraian SKPD 1.2 8.A. SKPD menyusun Rincian Anggaran Belanja Langsung masing-masing kegiatan untuk menghasilkan RKA-SKPD 2. 4. Berdasarkan SE tersebut.1.2. 7 . SKPD yang bertindak sebagai SKPKD menyusun Rincian Pengeluaran Pembiayaan Daerah untuk menghasilkan RKASKPD 3.1 RKA SKPD 2. SKPD menyusun Rincian Anggaran Pendapatan untuk menghasilkan RKA-SKPD 1. 3.1. SKPD yang bertindak sebagai SKPKD menyusun Rincian Penerimaan Pembiayaan Daerah untuk menghasilkan RKASPKD 3. RKA-SKPD tersebut selanjutnya diserahkan kepada PPKD untuk proses peyusunan Raperda APBD.

pembiayaan) 4.5. Daftar perkiraan penambahan/pengurangan aset tetap 9. organisasi. PPA & Dokumen Lain Ke A. Ringkasan APBD (urusan PEMDA dan organisasi) 3. Rekap Belanja (urusan PEMDA. 7. Daftar pinjaman daerah 8 RKA SKPD Raperda APBD dan Lampiran Nota Keuangan Raperda APBD dan Lampiran . 6. Daftar piutang daerah. organisasi. Daftar investasi daerah 8. Daftar jumlah pegawai. pendapatan. program dan kegiatan. Penyusunan RKA SKPD PPKD TAPD SEKDA Nota Keuangan Raperda APBD dan Lampiran KDH Nota Keuangan Raperda APBD dan Lampiran 2 RKA SKPD RKA SKPD Pembahasan RKA SKPD 3 Tidak Raperda APBD dan Lampiran Penyusunan RKA SKPD Sesuai KUA.A. Daftar kegiatan dianggarkan kembali 11. Penyiapan Raperda APBD SKPD Dari A. Pembahasan Raperda APBD Akuntansi RKA SKPD RKA SKPD Laporan Keuangan Badan Kepegawaian RKA SKPD Ya Daftar Pegawai RKA SKPD Masyarakat Penyusunan Raperda APBD beserta Lampiran Lampiran Raperda APBD: 1. Daftar dana cadangan daerah 12. keselarasan urusan – fungsi) 5. belanja.3. Daftar perkiraan penambahan/pengurangan aset lain-lain 10. Ringkasan APBD 2. Rincian APBD (urusan PEMDA.4.

serta capaian kinerja. Apabila hasil pembahasan RKA-SKPD terdapat ketidaksesuaian. PPA.4 Penyiapan Raperda APBD Uraian SKPD RKA SKPD PPKD TAPD SEKDA KDH 1. PPKD menyerahkan RKA-SKPD kepada TAPD untuk dilakukan pembahasan. serta sinkronisasi program dan kegiatan antar SKPD. SPM.Ringkasan APBD (urusan dan organisasi) . kelompok sasaran kegiatan.A.Ringkasan APBD . Lampiran APBD: . SAB.Daftar perkiraan penambahan/ pengurangan aset tetap dan aset lain-lain .Rekapitulasi belanja . Dengan data tambahan berupa Laporan Keuangan dan Daftar Pegawai. Raperda APBD dan Lampiran 6. Pembahasan dilakukan untuk menelaah kesesuaian antara RKA-SKPD dengan KUA. PPKD menyerahkan Raperda APBD beserta lampiran dan Nota Keuangan kepada SEKDA.Daftar kegiatan dianggarkan kembali .3) diserahkan kepada PPKD untuk memulai penyusunan Raperda APBD. standar harga. SKPD harus melakukan penyempurnaan. prakiraan . PPKD melakukan kompilasi atas RKA-SKPD menjadi Raperda APBD beserta lampiran dan Nota Keuangan. RKA-SKPD yang telah disiapkan oleh masing-masing SKPD (seperti dijelaskan di hal A. SEKDA menyerahkan Raperda APBD beserta lampiran dan Nota Keuangan kepada KDH dengan sebelumnya melakukan sosialisasi kepada masyarakat. dan investasi daerah . indikator kinerja. Nota Keuangan Raperda APBD dan Lampiran 9 . dan dokumen perencanaan lainnya.Daftar dana cadangan daerah dan pinjaman daerah RKA SKPD Penyusunan Raperda APBD beserta Lampiran Raperda APBD dan Lampiran Nota Keuangan Nota Keuangan 5. 2.Daftar jumlah pegawai. RKA SKPD RKA SKPD 3. TAPD menyerahkan RKA-SKPD yang telah sesuai kepada PPKD untuk dikompilasi menjadi Raperda APBD 4. piutang daerah.

kegiatan. belanja daerah dan pembiayaan daerah b. program. obyek.5. Penyiapan Raperda DPRD Nota Keuangan Raperda APBD dan Lampiran KUA PPA Nota Keuangan Penyiapan Raper KDH Penjabaran APBD Raperda APBD dan Lampiran Penyampaian Raperda APBD beserta lampirannya kepada DPRD paling lambat pada minggu pertama bulan Oktober RKA SKPD Pembahasan Bersama PEMDA . organisasi. belanja dan pembiayaan.DPRD SKPD RKA SKPD diberikan jika DPRD memerlukan penjelasan tambahan Raper KDH Penjabaran APBD Raper KDH Penjabaran APBD Tidak Sesuai KUA dan PPA DPRD Tidak Mengambil Keputusan Pengambilan keputusan bersama paling lambat 1 (satu) bulan sebelum TA ybs dilaksanakan 4 Ke A.6.Ringkasan penjabaran anggaran pendapatan daerah.4.Penjabaran APBD menurut urusan pemerintahan daerah. Evaluasi Raperda APBD dan Raper KDH Penjabaran APBD 10 .9. Pembahasan Raperda APBD dan Penyusunan Raper KDH – Penjabaran APBD PPKD 3 RKA Persetujuan Bersama Raperda APBD Penyusunan Raperda APBD KDH Dari A. rincian obyek pendapatan. jenis.A. kelompok. Raper KDH Penjabaran APBD Raperda APBD Dan Lampiran 5 Ke A. Penyusunan Raper KDH APBD Persetujuan Bersama Raperda APBD Persetujuan Bersama Raperda APBD Raperda APBD Dan Lampiran Nota Keuangan Raperda APBD Dan Lampiran Lampiran Raper KDH – Penjabaran APBD: a.

DPRD menyerahkan Persetujuan Bersama Raperda APBD kepada PPKD. Raperda APBD dan Lampiran Nota Keuangan 3. jenis. PPKD menyerahkan Raper KDH Penjabaran APBD kepada KDH. Raper KDH Penjabaran APBD 11 . program. Persetujuan Bersama Raperda APBD Raperda APBD dan Lampiran Paling lambat 1 bulan sebelum pelaksanaan anggaran 5. Setelah dinyatakan sesuai DPRD dan KDH membuat Persetujuan Bersama Raperda APBD selambat-lambatnya 1 bulan sebelum tahun anggaran bersangkutan dilaksanakan. dan pembiayaan daerah . KDH menyusun Raperda APBD beserta lampiran dan Nota Keuangan (seperti dijelaskan dalam proses A. PPKD KDH Raperda APBD dan Lampiran Nota Keuangan DPRD Mgg 1 Oktober 2.5 Pembahasan Raperda APBD dan Penyusunan Raper KDH – Penjabaran APBD Uraian 1. Lampiran Raper KDH Penjabaran APBD: . PPKD.Penjabaran KDH menurut urusan. belanja daerah. menyiapkan Raper KDH Penjabaran APBD. Pembahasan Bersama PEMDA 4. pembiayaan Raper KDH Penjabaran APBD 7. objek.Ringkasan penjabaran anggaran pendapatan daerah. organisasi.9). kelompok. berdasarkan Persetujuan Bersama Raperda APBD dan RKA-SKPD. Persetujuan Bersama Raperda APBD Raperda APBD dan Lampiran 6.A.4). Jika lebih dari 1 bulan DPRD tidak mengambil keputusan maka proses langsung dilanjutkan ke penyusunan Raper KDH APBD (A. kegiatan. KDH menyerahkan Raperda APBD beserta lampiran dan Nota Keuangan kepada DPRD paling lambat minggu pertama bulan Oktober. belanja. DPRD bersama PEMDA membahas kesesuaian Raperda APBD beserta lampiran dan Nota Keuangan dengan KUA dan PPAS. rincian objek pendapatan.

APBD b.7. Pembatalan Perda Raperda APBD Dan Lampiran Raperda APBD Dan Lampiran Raper KDH (Penjabaran APBD) Ke A. Evaluasi Raperda Ya Ditindaklanjuti KDH & DPRD Tidak Batas Waktu Penyempurnaan Adalah 7 Hari Kerja Setelah Diterimanya Evaluasi Sesuai Kepentingan Umum dan Peraturan Perundangan Lebih Tinggi Hasil Evaluasi Disampaikan Paling Lambat 15 Hari Kerja Sejak Diterimanya Raperda Tidak 6 Ya Ke A.DPRD terhadap Raperda .6.A.APBD d. Penetapan Perda dan Per KDH 7 Raper KDH (Penjabaran APBD) 12 . Evaluasi Raperda APBD dan Raper KDH Penjabaran APBD KDH Gubernur/Mendagri Dari A.Nota keuangan dan pidato kepala daerah perihal penyampaian pengantar nota keuangan pada sidang DPRD.Risalah sidang jalannya pembahasan Raperda . Pembahasan Raperda 5 Penetapan PerMendagri tentang Evaluasi Raperda Raperda APBD Dan Lampiran Raper KDH (Penjabaran APBD) Raperda APBD Dan Lampiran Raper KDH (Penjabaran APBD) PerMendagri tentang Evaluasi Raperda Penyampaian Raperda dan Raper KDH paling lambat 3 hari kerja setelah disetujui disertai: a.Persetujuan bersama Pemda .5.8.KUA dan PPA yang disepakati KDH dan pimpinan DPRD c.

A.6 Evaluasi Raperda APBD dan Raper KDH Penjabaran APBD
Uraian
Raper KDH (Penjabaran APBD)

KDH
Raperda APBD Dan Lampiran

Gubernur/Mendagri

1. KDH menyerahkan Raperda APBD beserta lampiran dan Raper KDH Penjabaran APBD kepada Gubernur/Mendagri paling lambat 3 hari kerja setelah disetujui. Penyampaian Raperda dan Raper KDH disertai: - Persetujuan bersama PEMDA – DPRD terhadap Raperda APBD - KUA dan PPA yang disepakati KDH dan pimpinan DPRD - Risalah sidang jalannya pembahasan Raperda APBD - Nota Keuangan dan pidato kepala daerah perihal penyampaian pengantar nota keuangan pada sidang DPRD

3 hari kerja

2. Gubernur/Mendagri mengevaluasi kesesuaian Raperda APBD beserta lampiran dan Raper KDH Penjabaran APBD dengan Permendagri tentang Evaluasi Raperda. Jika Raperda APBD tidak dapat diterima dalam proses evaluasi, Pemda & DPRD harus melakukan penyempurnaan dalam jangka waktu 7 hari

Raper KDH (Penjabaran APBD)

Raperda APBD Dan Lampiran

Hasil Evaluasi disampaikan paling lambat 15 hari kerja setelah diterimanya Raperda

3. Gubernur/Mendagri menyerahkan Raperda APBD beserta lampiran dan Raper KDH Penjabaran yang sudah sesuai dengan Permendagri tentang Evaluasi Raperda kepada KDH.

Raper KDH (Penjabaran APBD)

Raperda APBD Dan Lampiran

13

A.7. Penetapan Perda APBD dan Per KDH Penjabaran APBD
KDH
7

Gubernur/Mendagri

Dari A.6. Evaluasi Raperda

Raper KDH (Penjabaran APBD)

Per KDH – Penjabaran APBD Raperda APBD Dan Lampiran

Perda - APBD

Penetapan Perda dan Per KDH

Paling lambat 31 Desember TA sebelumnya

Per KDH – Penjabaran APBD Per KDH – Penjabaran APBD Per KDH – Penjabaran APBD

8 Perda - APBD Perda - APBD Dilimpahkan Ke PPKD (Lembar B.1. Penyiapan Rancangan DPA SKPD dan Rancangan Anggaran Kas) Perda - APBD

Penyampaian Perda dan Per KDH ke Gubernur/Mendagri paling lambat 7 (tujuh) hari kerja setelah ditetapkan

14

A.7 Penetapan Perda APBD dan Per KDH Penjabaran APBD
Uraian
1. KDH menetapkan Raperda APBD beserta lampiran dan Raper KDH Penjabaran menjadi Perda APBD dan Raper KDH Penjabaran selambat-lambatnya 31 Desember tahun anggaran sebelumnya.
Raper KDH (Penjabaran APBD)

KDH
Raperda APBD Dan Lampiran

Gubernur/Mendagri

31 Des Per KDH (Penjabaran APBD)

31 Des

Perda APBD

7 hari

2. KDH menyerahkan Perda APBD dan Per KDH Penjabaran kepada Gubernur/Mendagri selambat-lambatnya 7 hari setelah ditetapkan.

7 hari

Per KDH (Penjabaran APBD)

Perda APBD

15

dan Berlakunya Pagu Tahun Sebelumnya 16 . Pembatalan Perda APBD dan Per KDH – Penjabaran APBD KDH Kep Mendagri/Gubernur – Pembatalan Perda dan Per KDH. dan Berlakunya Pagu Tahun Sebelumnya Gubernur/Mendagri 6 Dari A.6.8.A. Evaluasi Raperda Ditindaklanjuti KDH dan DPRD Penetapan Pelaksanaan Pengeluaran atas Pagu Tahun Sebelumnya Pemberhentian Pelaksanaan Perda dan Pencabutan Perda Paling Lama 7 (tujuh) hari kerja setelah pembatalan Tidak Per KDH – Pelaksanaan Pengeluaran atas Pagu Tahun Sebelumnya Pembatalan Perda APBD dan Per KDH Penjabaran APBD Perda – Pencabutan Perda APBD Kep Mendagri/Gubernur – Pembatalan Perda dan Per KDH.

Per KDH – Pelaksanaan Pengeluaran atas Pagu Tahun Sebelumnya Perda – Pencabutan Perda APBD 17 . dan Berlakunya Pagu Tahun Sebelumnya kepada KDH. KDH menetapkan pelaksanaan pengeluaran atas pagu tahun sebelumnya dengan Per KDH Pelaksanaan Pengeluaran atas Pagu Tahun Sebelumnya.A. Gubernur/Mendagri mengeluarkan dokumen Keputusan Mendagri/Gubernur Pembatalan Perda dan Per KDH. dan Berlakunya Pagu Tahun Sebelumnya 3.8 Pembatalan Perda APBD dan Per KDH Penjabaran APBD Uraian 1. Permendagri/Gubernur – Pembatalan Perda dan Per KDH. KDH juga memberhentikan pelaksanaan Perda dengan mengeluarkan Perda Pencabutan Perda APBD selambatlambatnya 7 hari kerja setelah pembatalan. Permendagri/Gubernur – Pembatalan Perda dan Per KDH. Apabila hasil evaluasi Raperda APBD dan Raper KDH Penjabaran APBD tidak ditindaklanjuti oleh KDH dan DPRD maka Gubernur/Mendagri membatalkan Perda APBD dan Per KDH Penjabaran APBD. Gubernur/Mendagri menyerahkan dokumen Keputusan Mendagri/Gubernur Pembatalan Perda dan Per KDH. dan Berlakunya Pagu Tahun Sebelumnya. KDH Gubernur/Mendagri Raper KDH (Penjabaran APBD) Raperda APBD Dan Lampiran Pembatalan Perda dan Per KDH 2. dan Berlakunya Pagu Tahun Sebelumnya 4.

Daftar piutang daerah. belanja. Daftar pinjaman daerah 18 RKA SKPD Raper KDH APBD dan Lampiran Raper KDH APBD dan Lampiran . Rincian APBD (urusan PEMDA. Penyusunan Raper KDH APBD (Dalam Hal DPRD Tidak Mengambil Keputusan Bersama) SKPD 4 Raper KDH APBD dan Lampiran Raper KDH APBD dan Lampiran PPKD TAPD SEKDA KDH Penyusunan RKA SKPD RKA SKPD RKA SKPD RKA SKPD RKA SKPD Pembahasan RKA SKPD Raper KDH APBD dan Lampiran Raper KDH APBD dan Lampiran 8. Ringkasan APBD 2.APBD: 1. Daftar investasi daerah 8.A. Daftar jumlah pegawai. pendapatan. Rekap Belanja (urusan PEMDA. pembiayaan) 4.APBD + Lampiran Lampiran Raper KDH . Ringkasan APBD (urusan PEMDA dan organisasi) 3. Daftar kegiatan dianggarkan kembali 11. 7.APBD Laporan Keuangan Daftar Pegawai Penyusunan Raper KDH . Daftar perkiraan penambahan/pengurangan aset lain-lain 10. Daftar dana cadangan daerah 12. organisasi. organisasi. Penetapan Raper KDH . 6. program dan kegiatan.9. Daftar perkiraan penambahan/pengurangan aset tetap 9.10. keselarasan urusan – fungsi) 5.A RKA SKPD Akuntansi Badan Kepegawaian RKA SKPD Ke A.

RKA SKPD Penyusunan Raper KDH APBD beserta Lampiran Raper KDH APBD dan Lampiran Raper KDH APBD dan Lampiran Raper KDH APBD dan Lampiran 19 . piutang daerah. 6.Ringkasan APBD (urusan dan organisasi) . Lampiran APBD: . dan investasi daerah . PPKD menyusun Raperda APBD beserta lampiran. SKPD kembali menyusun RKA-SKPD. TAPD menyerahkan RKASKPD yang telah dibahas kepada PPKD. Jika DPRD tidak mengambil keputusan bersama.9 Penyusunan Raper KDH APBD (DPRD tidak mengambil Keputusan Bersama) Uraian 1. 3. SEKDA menyerahkan Raperda APBD beserta lampiran kepada KDH. SKPD menyerahkan RKASKPD kepada PPKD. PPKD menyerahkan Raperda APBD beserta lampiran kepada SEKDA.Daftar dana cadangan daerah dan pinjaman daerah 7.Daftar kegiatan dianggarkan kembali . SKPD RKA SKPD PPKD TAPD SEKDA KDH RKA SKPD RKA SKPD 5.Daftar perkiraan penambahan/ pengurangan aset tetap dan aset lain-lain . PPKD menyerahkan RKA-SKPD kepada TAPD utk dibahas.Daftar jumlah pegawai.A. 2.Ringkasan APBD .Rekapitulasi belanja . 8.

Penyusunan Raper KDH APBD (Dalam Hal DPRD Tidak Mengambil Keputusan Bersama) Gubernur/Mendagri 8.A Raper KDH – APBD dan Lampiran Penyampaian paling lambat 15 (lima belas) hari kerja sejak DPRD tidak menetapkan keputusan bersama KDH Raper KDH .9.APBD (Keputusan Gubernur/ Mendagri) 20 .APBD Ya Melewati 30 (tigapuluh) Hari Kerja Tidak Per KDH – APBD (Keputusan KDH) Penetapan Per KDH APBD Per KDH . Penetapan Raper KDH APBD (Dalam Hal DPRD Tidak Mengambil Keputusan Bersama) KDH Dari A.APBD (Keputusan Gubernur/ Mendagri) Per KDH .APBD Pengesahan Raper KDH APBD Penetapan Raper KDH – APBD oleh KDH Raper KDH .A.APBD (Keputusan Gubernur/ Mendagri) Per KDH .10.

10 Penetapan Raper KDH APBD (DPRD tidak mengambil Keputusan Bersama) Uraian 1. KDH menyerahkan Raper KDH APBD dan lampiran kepada Gubernur/Mendagri. Gubernur/Mendagri menyerahkan Per KDH APBD (Keputusan Gubernur/Mendagri) kepada KDH. Per KDH APBD (Keputusan Gubernur/Mendagri) 21 . Per KDH APBD (Keputusan Gubernur/Mendagri) 3. paling lambat 15 hari kerja sejak DPRD tidak menetapkan Keputusan Bersama KDH. Apabila pengesahan melewati batas waktu 30 hari kerja.A. maka KDH menetapkan Raper KDH APBD menjadi Per KDH APBD (Keputusan KDH). Pengesahan harus sudah dilakukan dalam 30 hari kerja. Gubernur/Mendagri mengesahkan Raper KDH APBD menjadi Per KDH APBD. KDH Raper KDH APBD dan lampiran 15 hari kerja Gubernur/Mendagri Raper KDH APBD dan lampiran 30 hari kerja 2.

.

2) Penerbitan SP2D (B.2) SP2D SP2D SP2D Pembelanjaan Dana UP (B.1 – B.2) Penerbitan SP2D B.3) Pembelanjaan Dana TU (B.3) Penerbitan SP2D (B.3) Penerbitan SP2D (B.3) 23 .6.10.1) SPPGU Dana TU Pengajuan Dana (B.1) SPPLS SPM-GAJI SPM-LS SPM-LS SPM-LS Penerbitan SP2D (B.8.7.1) SPPUP Dana GU Pengajuan Dana (B.2) SP2D SP2D SP2D SP2D Pembelanjaan GAJI (B.8.9.11.1) SPPTU SPM-UP SPM-GU SPM-TU Penerbitan SP2D (B.7.2) SPPLS Dana LS Pihak III Pengajuan Dana (B.4) Pembelanjaan Dana LS (B.10.6.4) SPD Dana UP Pengajuan Dana (B.5.1) SPPGAJI Dana LS Barang Pengajuan Dana (B.4) Pembelanjaan Dana LS (B.PELAKSANAAN dan PENATAUSAHAAN BELANJA Penyiapan DPA SKPD dan SPD DPA SKPD Anggaran Kas Penyiapan DPA SKPD (B.8.3) Penyediaan Dana (B.9.3) Dana LS Gaji Pengajuan Dana (B.5.10.9.5.2) SPPLS Dana LS Bantuan Pengajuan Dana (B.6.2) Penerbitan SP2D (B.7.3) Pembelanjaan Dana LS (B.11.3) Pembelanjaan Dana GU (B.11.

B. Penetapan Perda 8 Rancangan DPA-SKPD Rancangan Anggaran Kas SKPD Penyusunan Rancangan DPA-SKPD Halaman B.1 Penyiapan Rancangan DPA-SKPD dan Rancangan Anggaran Kas SKPD PPKD TAPD Surat Pemberitahuan Dari A.2. Perda APBD PER KDH Penjabaran Rancangan DPA-SKPD Pembuatan Surat Pemberitahuan Paling lambat 15 hari sejak ditetapkannya Per KDH Penjabaran APBD Verfikasi bersama Kepala SKPD Penyusunan Rancangan Anggaran Kas SKPD Surat Pemberitahuan Tidak Sesuai Per KDH Penjabaran Paling lambat 3 (tiga) hari setelah APBD ditetapkan Rancangan DPA-SKPD Rancangan Anggaran Kas SKPD Rancangan Anggaran Kas SKPD Ya Rancangan Anggaran Kas SKPD Rancangan DPA-SKPD Rancangan Anggaran Kas SKPD Rancangan DPA-SKPD 9 Paling lambat 6 (enam) hari setelah pemberitahuan Ke B. Pengesahan Rancangan DPA-SKPD 24 .3.8.

Rancangan DPA-SKPD Rancangan Anggaran Kas SKPD 7. Rancangan DPA-SKPD 6 hari kerja setelah pemberitahuan 4.1 Penyiapan Rancangan DPA-SKPD dan Rancangan Anggaran Kas Uraian 1. Rancangan DPA-SKPD 6 hari kerja setelah pemberitahuan Rancangan Anggaran Kas SKPD 6.2) berdasarkan Surat Pemberitahuan Perda APBD dan Per KDH Penjabaran APBD. berdasar Per KDH Penjabaran. SKPD PPKD Surat Pemberitahuan 3 hari kerja sejak APBD ditetapkan TAPD 2. Surat Pemberitahuan 3. Berdasarkan Rancangan DPA-SKPD yang telah dibuat. Rancangan Anggaran Kas SKPD 5. paling lambat 15 hari kerja sejak ditetapkannya Per KDH Penjabaran. SKPD menyusun Rancangan DPA-SKPD (Hal B. PPKD mengotorisasi Rancangan DPA-SKPD dan Rancangan Anggaran Kas SKPD kemudian diserahkan kepada TAPD. PPKD membuat Surat Pemberitahuan berdasarkan Perda APBD dan Per KDH Penjabaran APBD paling lambat 3 hari kerja sejak APBD ditetapkan. 15 hari kerja sejak penetapan Per KDH Penjabaran Verfikasi bersama Kepala SKPD Rancangan Anggaran Kas SKPD Rancangan DPA-SKPD 25 . PPKD menyerahkan Surat Pemberitahuan kepada SKPD. SKPD menyusun Rancangan Anggaran Kas SKPD. TAPD melakukan verifikasi Rancangan DPA-SKPD dan Rancangan Anggaran Kas SKPD bersama Kepala SKPD. SKPD menyerahkan Rancangan DPA-SKPD dan Rancangan Anggaran Kas SKPD kpd PPKD paling lambat 6 hari kerja setelah adanya pemberitahuan.B.

1 DPA-SKPD 2.B.1.2 Penyusunan Rancangan DPA-SKPD Penyusunan Rancangan Anggaran Kas SKPD Rancangan DPA-SKPD Rancangan DPA-SKPD Menjadi Sub Proses di B. Penyiapan Rancangan DPA dan Rancangan Anggaran Kas 26 .2 Penyusunan Rekapitulasi Belanja Langsung menurut Program & Kegiatan SKPD DPA-SKPD 2.1 DPA-SKPD 3. Penyusunan Rancangan DPA SKPD SKPD Pembuatan Surat Pemberitahuan Mengacu pada proses B.1 DPA-SKPD 3.2.2.1 Surat Pemberitahuan Penyusunan Rincian DPA Pendapatan SKPD Penyusunan Rincian DPA Belanja Tidak Langsung SKPD Penyusunan Rincian DPA Belanja Langsung Program & Per Kegiatan SPKD Penyusunan Rincian Penerimaan Pembiayaan Daerah Penyusunan Rincian Pengeluaran Pembiayaan Daerah DPA-SKPD 1 DPA-SKPD 2.

1). DPA-SKPD 1 3.B.1 6. SKPD bertindak sebagai SKPKD menyusun Rincian Pengeluaran Pembiayaan Daerah utk menghasilkan DPA-SKPD 3. SKPD menyusun Rincian DPA Pendapatan SKPD untuk menghasilkan DPA-SKPD 1. SKPD menyusun DPA-SKPD. Rancangan DPA-SKPD ini digunakan sebagai dasar pembuatan Rancangan Anggaran Kas (Hal B.1 4.2.1. SKPD menyusun Rincian DPA Belanja Tidak Langsung SKPD untuk menghasilkan DPA-SKPD 2. SKPD menyusun Rincian DPA Belanja Langsung masing-masing kegiatan untuk menghasilkan DPA-SKPD 2. SKPD mengkompilasi dokumen-dokumen DPA-SKPD diatas menjadi Rancangan DPA-SKPD.1 DPA-SKPD 2.2 7.2. 27 . DPA-SKPD 3. Berdasarkan Surat Pemberitahuan. SKPD bertindak sebagai SKPKD menyusun Rincian Penerimaan Pembiayaan Daerah utk menghasilkan DPA-SKPD 3. SKPD untuk kemudian digabung dalam rekapitulasi Rincian DPA Belanja Langsung untuk menghasilkan DPA-SKPD 2.1 DPA-SKPD 2.2. Perda APBD dan Per KDH Penjabaran.2 Rancangan DPA-SKPD 5.1.2 Penyusunan Rancangan DPA-SKPD Uraian 1. SKPD PER KDH Penjabaran PERDA APBD Surat Pemberitahuan 2.2. DPA-SKPD 2. DPA-SKPD 3.

3.1.4. Penyediaan Dana Rancangan DPA-SKPD Tidak Pengesahan Rancangan DPA-SKPD Rancangan DPA-SKPD DPA-SKPD DPA-SKPD DPA-SKPD DPA-SKPD DPA-SKPD Bawasda BPK Setuju Ya Rancangan DPA-SKPD 11 Ke B.4. Penyediaan Dana 28 . Pengesahan Rancangan DPA-SKPD SKPD DPA-SKPD PPKD Rancangan Anggaran Kas SKPD TAPD 9 Dari B. Penyiapan Rancangan DPA SEKDA Penyusunan Anggaran Kas Pemerintah Daerah Rancangan Anggaran Kas SKPD Anggaran Kas Pemerintah Anggaran Kas Daerah Pemerintah Daerah 10 Penyiapan Rancangan DPA-SKPD dan Rancangan Anggaran Kas Rancangan Anggaran Kas SKPD Rancangan DPA-SKPD Rancangan DPA-SKPD Ke B.B.

B.4. Penyediaan Dana
PA / Kuasa PA
SPD SPD

Kuasa BUD
Anggaran Kas Pemerintah Daerah

PPKD

10

Dari B.3. Pengesahan Rancangan DPA SKPD

11

DPA SKPD 12

Penyusunan Anggaran Kas Pemerintah Daerah

Pengesahan Rancangan DPA SKPD

Ke B.5.1., B.6.1., B.7.1., B.8.1., B.9.1., B.10.1., B.11.1. (Pengajuan SPP)

Penyiapan SPD

Anggaran Kas Pemerintah Anggaran Kas Daerah Pemerintah Daerah DPA SKPD

DPA SKPD DPA SKPD

Anggaran Kas Pemerintah Daerah

Rancangan SPD Rancangan SPD Rancangan SPD

Rancangan SPD Rancangan SPD Rancangan SPD

Otorisasi

SPD SPD SPD

29

B.3 Pengesahan Rancangan DPA-SKPD
Uraian
1. TAPD menyerahkan Rancangan DPASKPD yang lolos verifikasi kepada SEKDA dan Rancangan Anggaran Kas SKPD yang lolos verifikasi kepada PPKD.

SKPD

PPKD

TAPD
Rancangan DPA-SKPD

SEKDA
Rancangan DPA-SKPD

Rancangan Anggaran Kas SKPD

Rancangan Anggaran Kas SKPD

2. PPKD menyusun Rancangan Anggaran Kas SKPD menjadi Anggaran Kas Pemerintah Daerah. Dokumen ini akan digunakan dalam proses pembuatan dokumen penyediaan dana.

Anggaran Kas Pemerintah Daerah

3. SEKDA menyetujui Rancangan DPASKPD dan menyerahkan kepada PPKD.

Rancangan DPA-SKPD

Rancangan DPA-SKPD

4. PPKD mengesahkan Rancangan DPASKPD menjadi DPA-SKPD.
7 hari kerja

DPA-SKPD

5. PPKD menyerahkan DPA-SKPD kepada SKPD, Bawasda, dan BPK. Penyerahan kepada SPKD selambat-lambatnya 7 hari kerja sejak disahkan.

DPA-SKPD

BPK & Bawasda

30

B.4 Penyediaan Dana
Uraian
1. PPKD menyerahkan dokumen Anggaran Kas Pemerintah Daerah dan DPA-SKPD kepada Kuasa BUD.

PA/Kuasa PA

Kuasa BUD
Anggaran Kas Pemerintah Daerah

PPKD
Anggaran Kas Pemerintah Daerah

DPA SKPD

DPA SKPD

2. Berdasarkan dua dokumen tersebut, Kuasa BUD menyiapkan Rancangan SPD. 3. Kuasa BUD menyerahkan Rancangan SPD kepada PPKD.

Rancangan SPD

Rancangan SPD

4. PPKD mengotorisasi Rancangan SPD dan menyerahkan SPD kepada Pengguna Anggaran/Kuasa PA.

SPD

31

B.5. Penerbitan SP2D-UP SPP-UP dan Dokumen Lain Rancangan SPM Rancangan SPM Penyampaian SPP-UP Dilampiri: Daftar rincian rencana penggunaan dana s/d jenis belanja Register SPM UP 32 . Surat Pernyataan Pengguna Anggaran 6.1. Lampiran lain SPM Register Surat Penolakan Penerbitan SPM Penerbitan SPM Paling Lambat 2 Hari Kerja Sejak SPP Diterima 13.4.A Rancangan SPM Otorisasi Ke B. Surat Pengantar SPP-UP 2.2. Salinan SPD 5. Ringkasan SPP-UP 3.5.Pengajuan SPP UP Bendahara Pengeluaran SPD PPK SKPD SPD SPD Pengguna Anggaran 12 Dari B. Penyediaan Dana Pembuatan SPP-UP SPP-UP dan Dokumen Lain DPA SKPD SPD Penelitian SPP-UP DPA SKPD Pembuatan Surat Penolakan SPM SPP UP dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM Surat Penolakan Penerbitan SPM Surat Penolakan Penerbitan SPM Otorisasi Penolakan SPM Paling Lambat 1 Hari Kerja Sejak SPP Diterima SPP UP dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM SPD SPP-UP dan Dokumen Lain dan SPP-UP Dokumen Lain SPD Lengkap Register SPP-GU Ya Pembuatan SPM Tidak Dokumen SPP-UP Terdiri dari: 1. Rincian SPP-UP (Jenis Belanja) 4.

Penerbitan SPM paling lambat 2 hari kerja sejak SPP-UP diterima.Surat Pernyataan Pengguna Anggaran .5.Salinan SPD . Bendahara menyerahkan SPP-UP beserta dokumen lain kepada PPK SKPD. Berdasarkan SPD.Surat Penolakan Penerbitan SPM ini kemudian diberikan PPK-SKPD kepada Pengguna Anggaran untuk diotorisasi. Pengguna Anggaran menyerahkan SPD kepada Bendahara dan PPK SKPD. Penolakan SPM paling lambat 1 hari kerja sejak SPP-UP diterima. SPP-UP dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM SPP-UP dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM SPP-UP dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM 1 hari kerja sejak SPP diterima 33 . Rancangan SPM ini kemudian diberikan PPKSKPD kepada Pengguna Anggaran untuk diotorisasi.Rincian SPP-UP . 6.1 Pengajuan SPP-UP Uraian 1. yang terdiri dari: . Jika SPP-UP dinyatakan tidak lengkap.Surat Pengantar SPP-UP . Bendahara Pengeluaran SPD PPK SKPD Pengguna Anggaran SPD SPD SPP-UP dan Dokumen Lain SPP-UP dan Dokumen Lain DPA 4. PPK SKPD akan menerbitkan Surat Penolakan SPM. Lengkap 2 hari kerja sejak SPP diterima Rancangan SPM Tidak Lengkap SPM 7. 2. 9. jenis belanja) 3. PPK-SKPD meneliti kelengkapan dokumen SPPUP dan kesesuaiannya dengan SPD dan DPASKPD. SPP-UP yang dinyatakan lengkap akan dibuatkan Rancangan SPM oleh PPK-SKPD.d. Penelitian SPP-UP 5. 8. Surat Penolakan Penerbitan SPM diberikan kepada Bendahara agar Bendahara melakukan penyempurnaan SPP-UP.B.Lampiran lain (daftar rincian rencana penggunaan dana s.Ringkasan SPP-UP . Bendahara membuat SPP-UP beserta dokumen lainnya.

Buku Pembantu Panjar 5.3. Penerbitan SP2D-UP Bendahara Pengeluaran Pengguna Anggaran Kuasa BUD Bank 13.2. Pembelanjaan Dana UP Pencatatan Diregister untuk keperluan pencatatan di PPK-SKPD SP2D SP2D SP2D 15. Buku Pembantu Pajak 4.A Dari B.5. Pengajuan SPP-UP SPM SP2D Pembuatan SPM SPM Penolakan SP2D Paling Lambat 1 Hari Kerja Sejak SPM Diterima Surat Penolakan Penerbitan SP2D Surat Penolakan Penerbitan SP2D Pembuatan Surat Penolakan Penerbitan SP2D Penelitian Kelengkapan 13.3.B. Buku Pembantu Simpanan/Bank 3.5. Buku Rekapitulasi Pengeluaran per rincian objek SP2D Dokumen Penatausahaan Mencakup: 1.5.1.5. Buku Kas Penerimaan 2. BKU Pengeluaran 2.D Nota Debet Pencatatan SP2D Dokumen Penatausahaan Mencakup: 1.B Tidak Lengkap Ke B. Pembelanjaan Dana UP Ya Penerbitan SP2D Paling Lambat 2 Hari Kerja Sejak SPM Diterima Penerbitan SP2D SP2D Register Surat Penolakan Penerbitan SP2D SP2D SP2D SP2D Dari B. Buku Kas Pengeluaran Register SP2D 34 .

BKU Pengeluaran . SP2D ini diserahkan kepada Bank dan Pengguna Anggaran.Buku Pembantu Panjar . Apabila SPM dinyatakan tidak lengkap. Lengkap 2 hari kerja sejak SPM diterima SP2D Dari Bank 4. Kuasa BUD sendiri harus mencatat SP2D dan Nota Debet (Dari Bank) pada dokumen Penatausahaan.B.Buku Kas Pengeluaran Dokumen Penatausahaan 6. Pengguna Anggaran menyerahkan SPM kepada Kuasa BUD. Surat penolakan penerbitan SP2D ini diserahkan kepada Pengguna Anggaran agar dilakukan penyempurnaan SPM 35 . Bendahara Pengguna Anggaran Pengeluaran SPM Kuasa BUD SPM Bank Tidak Lengkap Penelitian Kelengkapan 3.5. Kuasa BUD menerbitkan surat penolakan penerbitan SP2D paling lambat 1 hari kerja sejak SPM diterima Surat Penolakan Penerbitan SP2D 1 hari kerja sejak SPM diterima Surat Penolakan Penerbitan SP2D 9. SP2D Nota Debet SP2D 5. Kuasa BUD menerbitkan SP2D. SP2D 7.Buku Pembantu Pajak . Kuasa BUD meneliti kelengkapan SPM yang diajukan. yang terdiri dari: . paling lambat 2 hari kerja sejak diterimanya pengajuan SPM. yang terdiri dari: . 2.Buku Rekapitulasi Pengeluaran Per Rincian Objek Dokumen Penatausahaan 8.2 Penerbitan SP2D-UP Uraian 1. Bendahara mencatat SP2D pada dokumen Penatausahaan. Apabila SPM dinyatakan lengkap. Pengguna Anggaran menyerahkan SP2D kepada Bendahara.Buku Kas Penerimaan .Buku Pembantu Simpanan Bank .

B Dari B. SPJ dengan Bendahara Pembantu 13.5.5.D Ke B.4.B. Pembuatan SPJ dan D.5. Penerbitan SP2D UP Bukti Pembayaran Uang SP2D Penerimaan Uang Pencairan Dana Bukti Pembayaran Uang SP2D SP2D Nota Debet Nota Debet Pembayaran ke Pihak Ketiga Bukti Pembayaran Uang 13.5.3.2. Pembelanjaan Dana UP Bendahara Pengeluaran Bank Pihak Ketiga Penyedia Barang & Jasa 13.E Bukti Pembayaran 36 .2. Penerbitan SP2D UP Ke D.

Bank mencairkan dana. Bendahara Pengeluaran Bank SP2D Pihak Ketiga Penyedia Barang & Jasa Dari Kuasa BUD 2. Setelah menerima uang dan Bukti Pembayaran.B. Bukti Pembayaran Uang Bukti Pembayaran Uang 5. Pencairan Dana 3.3 Pembelanjaan Dana UP Uraian 1. Bank kemudian menyerahkan uang kepada Bendahara Pengeluaran dan membuat Nota Debet. Berdasarkan SP2D yang diterima. Nota Debet ini kemudian diserahkan ke Kuasa BUD. Bukti Pembayaran 37 .5. Uang Uang Nota Debet Diserahkan ke Kuasa BUD 4. Bendahara Pengeluaran menyerahkan SP2D kepada Bank. Bendahara Pengeluaran menyerahkan uang dan Bukti Pembayaran kepada Pihak Ketiga Penyedia Barang & Jasa. Pihak Ketiga menandatangani Bukti Pembayaran kemudian diserahkan kembali kepada Bendahara Pengeluaran.

Penyediaan Dana SPJ SPD SPP-GU dan Dokumen Lain Pembuatan SPP-GU Penolakan SPM Paling Lambat 1 Hari Kerja Sejak SPP Diterima DPA SKPD SPP-GU dan Dokumen Lain SPP-GU dan Dokumen Lain SPP-GU dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM Pembuatan Surat Penolakan SPM SPP-GU dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM Surat Penolakan Penerbitan SPM Surat Penolakan Penerbitan SPM Otorisasi SPD Penelitian SPP-GU SPD SPJ DPA SKPD SPD Lengkap Register SPP-GU Ya Penerbitan SPM Paling Lambat 2 Hari Kerja Sejak SPP Diterima Pembuatan SPM Tidak SPM Register Surat Penolakan Penerbitan SPM Dokumen SPP-GU Terdiri dari: 1. Pengajuan SPP-GU Bendahara Pengeluaran Pembuatan SPJ PPK SKPD SPD Pengguna Anggaran SPD 12 Dari B.6. Salinan SPD 6. Lampiran lain SPP-GU dan Dokumen Lain Rancangan SPM Rancangan SPM Rancangan SPM Otorisasi 14. Penerbitan SP2D-GU Register SPM GU 38 .1. Surat Pengantar SPP-GU 2. Surat Pernyataan Pengguna Anggaran 7. Rincian SPP-GU (Jenis Belanja) 4. Ringkasan SPP-GU 3. Surat Pengesahan SPJ atas penggunaan dana SPP-GU sebelumnya 5.2.A Ke B.4.6.B.

Berdasar SPD dan SPJ.Lampiran lain SPJ Bendahara Pengeluaran SPD PPK SKPD Pengguna Anggaran SPD SPD SPP-GU dan Dokumen Lain SPP-GU dan Dokumen Lain 3. SPP-GU dan Dokumen Lain 7.B.Surat Pengantar SPP-GU . Bendahara membuat SPP-GU beserta dokumen lainnya. DPA Tidak Lengkap 4. Penelitian SPP-GU Lengkap 2 hari kerja sejak SPP diterima 5. 2. PPK-SKPD menyerahkan SPM kepada Pengguna Anggaran untuk diotorisasi. Penolakan SPM paling lambat 1 hari kerja sejak SPP-GU diterima. yang terdiri dari: .Surat Pengesahan SPJ atas penggunaan dana SPP-GU sebelumnya . Surat Penolakan Penerbitan SPM SPP-GU dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM SPP-GU dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM 1 hari kerja sejak SPP diterima 39 . Jika SPP-GU dinyatakan tidak lengkap.Salinan SPD . paling lambat 2 hari kerja sejak SPP diterima. PPK-SKPD meneliti kelengkapan SPP-GU berdasar SPD dan DPA-SKPD. Surat Penolakan Penerbitan SPM diberikan kepada Bendahara agar Bendahara melakukan penyempurnaan SPP-GU. Bendahara menyerahkan SPP-GU beserta dokumen lain kepada PPK-SKPD.Surat Penolakan Penerbitan SPM ini kemudian diberikan PPK-SKPD kepada Pengguna Anggaran untuk diotorisasi. 8. 9. Apabila SPP-GU dinyatakan lengkap maka PPK-SKPD membuat Rancangan SPM.Rincian SPP-GU .1 Pengajuan SPP-GU Uraian 1.Ringkasan SPP-GU .Surat Pernyataan Pengguna Anggaran . PPK SKPD akan menerbitkan Surat Penolakan SPM. Rancangan SPM SPM 6. Pengguna Anggaran menyerahkan SPD kepada Bendahara dan PPK SKPD.6.

Bukti atas penyetoran PPN/PPh Bank SP2D Pembuatan SPM SPM Penelitian Kelengkapan 14.6.6.A Dari B.2. Surat Pengesahan Pertanggungjawaban Bendahara Pengeluaran periode sebelumnya 3.1. Ringkasan pengeluaran per rincian objek disertai bukti pengeluaran yang sah dan lengkap 4. Buku Pembantu Pajak 4. Pengajuan SPP-GU Kuasa BUD SPM Kelengkapan Dokumen untuk Penerbitan SP2D: 1.3. Buku Pembantu Panjar 5. Penerbitan SP2D-GU Bendahara Pengeluaran Pengguna Anggaran 14.B. Buku Pembantu Simpanan/Bank 3. BKU Pengeluaran 2. Pembelanjaan Dana GU Pencatatan Diregister untuk keperluan pencatatan di PPK-SKPD SP2D SP2D SP2D SP2D SP2D 14. Pembelanjaan Dana GU Penolakan SP2D Paling Lambat 1 Hari Kerja Sejak SPM Diterima Penerbitan SP2D Paling Lambat 2 Hari Kerja Sejak SPM Diterima SP2D Register Surat Penolakan Penerbitan SP2D SP2D Dari B. Surat Pernyataan tanggung jawab PA/Kuasa PA 2.D Nota Debet Pencatatan SP2D Dokumen Penatausahaan Mencakup: 1.B Surat Penolakan Penerbitan SP2D Surat Penolakan Penerbitan SP2D Pembuatan Surat Penolakan Penerbitan SP2D Lengkap Ya Penerbitan SP2D Ke B.6.6. Buku Rekapitulasi Pengeluaran per rincian objek SP2D Dokumen Penatausahaan Register SP2D 40 .3.

Bukti atas penyetoran PPN/PPh 4.Buku Kas Pengeluaran 6. Surat penolakan penerbitan SP2D ini diserahkan kepada Pengguna Anggaran agar dilakukan penyempurnaan SPM Surat Penolakan Penerbitan SP2D 41 .Buku Pembantu Pajak . 7.Ringkasan pengeluaran per rincian objek disertai bukti pengeluaran yg sah & lengkap .6. SP2D ini diserahkan kepada Bank dan Pengguna Anggaran.Surat Pengesahan SPJ Bendahara Pengeluaran periode sebelumnya . Kuasa BUD meneliti kelengkapan SPM. Kuasa BUD sendiri harus mencatat SP2D dan Nota Debet (Dari Bank) pada dokumen Penatausahaan. Pengguna Anggaran menyerahkan SPM kepada Kuasa BUD.Buku Rekapitulasi Pengeluaran Per Rincian Objek 8. Bila SPM dinyatakan lengkap maka Kuasa BUD menerbitkan SP2D paling lambat 2 hari kerja sejak diterima pengajuan SPM.Buku Pembantu Simpanan Bank . Kelengkapan dokumen untuk penerbitan SP2D yaitu: . Pengguna Anggaran menyerahkan SP2D kepada Bendahara.Buku Kas Penerimaan . yang terdiri dari: . yang terdiri dari: . 5. Bendahara mencatat SP2D pada dokumen Penatausahaan.BKU Pengeluaran . 3. Kuasa BUD menerbitkan surat penolakan penerbitan SP2D paling lambat 1 hari kerja sejak SPM diterima SP2D SP2D Bendahara Pengeluaran Pengguna Anggaran SPM Kuasa BUD SPM Bank Tidak Lengkap Penelitian Kelengkapan Lengkap SP2D 2 hari kerja sejak SPM diterima Dari Bank Nota Debet SP2D Dokumen Penatausahaan Dokumen Penatausahaan Surat Penolakan Penerbitan SP2D 1 hari kerja sejak SPM diterima 9.B. Apabila SPM dinyatakan tidak lengkap. 2.Buku Pembantu Panjar .2 Penerbitan SP2D-GU Uraian 1.

Penerbitan SP2D GU Bukti Pembayaran Uang SP2D Penerimaan Uang Pencairan Dana Bukti Pembayaran Nota Debet Nota Debet Pembayaran ke Pihak Ketiga Uang SP2D SP2D Bukti Pembayaran Uang 14.2.6. Penerbitan SP2D GU Ke D.3.2.6.E Bukti Pembayaran 42 .B Dari B. Pembelanjaan Dana GU Bendahara Pengeluaran Bank Pihak Ketiga Penyedia Barang & Jasa 14.B.D Ke B.5. Pembuatan SPJ dan D.4. SPJ dengan Bendahara Pembantu 14.6.

2. Pihak Ketiga menandatangani Bukti Pembayaran kemudian mengembalikan Bukti Pembayaran kepada Bendahara Pengeluaran. Bendahara Pengeluaran menyerahkan SP2D kepada Bank. Bukti Pembayaran Uang Bukti Pembayaran Uang 5. Bukti Pembayaran 43 . Nota Debet ini kemudian diserahkan kepada Kuasa BUD. Berdasarkan SP2D yang diterima. Setelah menerima uang dan Bukti Pembayaran.3 Pembelanjaan Dana GU Uraian Bendahara Pengeluaran Bank SP2D Pihak Ketiga Penyedia Barang & Jasa Dari Kuasa BUD 1. Uang Uang Nota Debet Diserahkan ke Kuasa BUD 4.6. Pencairan Dana 3. Bendahara Pengeluaran membuat Bukti Pembayaran dan menyerahkan uang serta Bukti Pembayaran kepada Pihak Ketiga. Bank kemudian menyerahkan uang kepada Bendahara Pengeluaran dan membuat Nota Debet.B. Bank mencairkan dana.

A Dokumen SPP-TU Terdiri dari: 1.1. Salinan SPD 6. Penerbitan SP2D-TU Register SPM TU 44 .7. Surat Pengesahan SPJ 5. Rincian SPP-TU (Jenis Belanja) 4. Lampiran lain SPP-TU dan Dokumen Lain Rancangan Rancangan SPM SPM Ke B. Surat Keterangan penjelasan keperluan pengisian TU 7. Pengajuan SPP-TU Bendahara Pengeluaran PPK SKPD Pengguna Anggaran SPD SPD 12 Dari B. Ringkasan SPP-TU 3. Surat Pengantar SPP-TU 2.7.B. Penyediaan Dana SPD SPP-TU dan Dokumen Lain DPA SKPD Penelitian SPP-TU SPD SPP-TU dan Dokumen Lain SPP-TU dan Dokumen Lain DPA SKPD SPD Penolakan SPM Paling Lambat 1 Hari Kerja Sejak SPP Diterima SPP-TU dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM Pembuatan Surat Penolakan SPM SPP-TU dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM Surat Penolakan Penerbitan SPM Surat Penolakan Penerbitan SPM Otorisasi Pembuatan SPP-TU SPD Lengkap Register SPP-TU Ya Pembuatan SPM Tidak Penerbitan SPM Paling Lambat 2 Hari Kerja Sejak SPP Diterima SPM Register Surat Penolakan Penerbitan SPM Rancangan SPM Otorisasi 15.4.2.

Surat Pengesahan SPJ atas penggunaan dana SPPTU sebelumnya .Lampiran lain SPP-TU dan Dokumen Lain SPP-TU dan Dokumen Lain 3. Penolakan SPM paling lambat 1 hari kerja sejak SPP-TU diterima.Ringkasan SPP-TU . PPK SKPD akan menerbitkan Surat Penolakan SPM.Surat Penolakan Penerbitan SPM ini kemudian diberikan PPK-SKPD kepada Pengguna Anggaran untuk diotorisasi. paling lambat 2 hari kerja sejak SPP diterima. Berdasarkan SPD dan SPJ. PPK-SKPD menyerahkan SPM kepada Pengguna Anggaran untuk diotorisasi. yang terdiri dari: . Bendahara menyerahkan SPP-TU beserta dokumen lain kepada PPK-SKPD. Surat Penolakan Penerbitan SPM diberikan kepada Bendahara agar Bendahara melakukan penyempurnaan SPP-TU. Pengguna Anggaran menyerahkan SPD kepada Bendahara dan PPK SKPD.7. Jika SPP-TU dinyatakan tidak lengkap. 8.Salinan SPD . SPP-TU dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM SPP-TU dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM 1 hari kerja sejak SPP diterima 45 . Rancangan SPM 6. 9.Rincian SPP-TU .Surat Pengantar SPP-TU . SPM SPP-TU dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM 7. PPK-SKPD meneliti kelengkapan SPP-TU berdasarkan DPA-SKPD dan SPD.B. Bendahara membuat SPPTU beserta dokumen lainnya.1 Pengajuan SPP-TU Uraian 1.Surat Keterangan penjelasan keperluan pengisian TU . DPA 4. Apabila SPP-TU dinyatakan lengkap maka PPK-SKPD membuat Rancangan SPM. SPJ Bendahara Pengeluaran SPD PPK SKPD Pengguna Anggaran SPD SPD 2. Tidak Lengkap Penelitian SPP-TU Lengkap 2 hari kerja sejak SPP diterima 5.

A Dari B. Penerbitan SP2D-TU Bendahara Pengeluaran Pengguna Anggaran Kuasa BUD Bank 15.7.2. Buku Pembantu Pajak 4.Surat Pernyataan tanggung jawab PA/Kuasa PA Penelitian Kelengkapan 15.D Nota Debet Pencatatan SP2D Dokumen Penatausahaan Mencakup: 1. Pembelanjaan Dana TU Penolakan SP2D Paling Lambat 1 Hari Kerja Sejak SPM Diterima Penerbitan SP2D Paling Lambat 2 Hari Kerja Sejak SPM Diterima Penerbitan SP2D SP2D Register Surat Penolakan Penerbitan SP2D SP2D Dari B.B. Buku Pembantu Simpanan/Bank 3.1. BKU Pengeluaran 2. Buku Pembantu Panjar 5.B Surat Penolakan Penerbitan SP2D Surat Penolakan Penerbitan SP2D Pembuatan Surat Penolakan Penerbitan SP2D Lengkap Ya Ke B. Pembelanjaan Dana TU Pencatatan Diregister untuk keperluan pencatatan di PPK-SKPD SP2D SP2D SP2D SP2D SP2D 15.3. Buku Rekapitulasi Pengeluaran per rincian objek SP2D Dokumen Penatausahaan Register SP2D 46 .7.3. Pengajuan SPP-TU SPM SP2D Pembuatan SPM SPM Kelengkapan Dokumen untuk Penerbitan SP2D: .7.7.

Kuasa BUD menerbitkan surat penolakan penerbitan SP2D paling lambat 1 hari kerja sejak SPM diterima SPP-TU dan Dokumen Lain 1 hari kerja sejak SPM diterima SP2D Dokumen Penatausahaan Dokumen Penatausahaan SPP-TU dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SP2D 9. 2. Kelengkapan dokumen untuk penerbitan SP2D adalah: . Kuasa BUD meneliti kelengkapan SPM.2 Penerbitan SP2D-TU Uraian 1. Pengguna Anggaran menyerahkan SP2D kepada Bendahara. Bendahara mencatat SP2D pada dokumen Penatausahaan. 7.Buku Pembantu Panjar . yang terdiri dari: . Kuasa BUD sendiri harus mencatat SP2D dan Nota Debet pd dokumen Penatausahaan.Buku Kas Penerimaan .Buku Pembantu Simpanan Bank .7. Surat penolakan penerbitan SP2D ini diserahkan kepada Pengguna Anggaran agar dilakukan penyempurnaan SPM Surat Penolakan Penerbitan SP2D 47 .Surat Pernyataan tanggung jawab Pengguna Anggaran/Kuasa Pengguna Anggaran SP2D Pengguna Anggaran SPM Bendahara Pengeluaran Kuasa BUD SPM Bank Tidak Lengkap Penelitian Kelengkapan Lengkap SP2D 2 hari kerja sejak SPM diterima Dari Bank Nota Debet SP2D 4.Buku Rekapitulasi Pengeluaran Per Rincian Objek 8. yang terdiri dari: . Pengguna Anggaran menyerahkan SPM kepada Kuasa BUD.Buku Kas Pengeluaran 6. SP2D ini diserahkan kepada Bank dan Pengguna Anggaran.B. Bila SPM dinyatakan lengkap maka Kuasa BUD menerbitkan SP2D paling lambat 2 hari kerja sejak diterimanya pengajuan SPM.Buku Pembantu Pajak . 5.BKU Pengeluaran . Apabila SPM dinyatakan tidak lengkap. 3.

D Ke B. Pembelanjaan Dana TU Bendahara Pengeluaran Bank Pihak Ketiga 15. Penerbitan SP2D TU Bukti Pembayaran Uang SP2D Penerimaan Uang Pencairan Dana Bukti Pembayaran Uang SP2D SP2D Nota Debet Nota Debet Pembayaran ke Pihak Ketiga Bukti Pembayaran Uang 15.7. SPJ dengan Bendahara Pembantu 15.4.7.5. Pembuatan SPJ dan D.B.7.2.E Bukti Pembayaran 48 .B Dari B.2. Penerbitan SP2D TU Ke D.3.

Bukti Pembayaran 49 . Berdasarkan SP2D yang diterima.B. Bank kemudian menyerahkan uang kepada Bendahara Pengeluaran dan membuat Nota Debet. Pencairan Dana Uang Uang Nota Debet Diserahkan ke Kuasa BUD 4. Setelah menerima uang dan Bukti Pembayaran.7. Bendahara Pengeluaran menyerahkan SP2D kepada Bank. Bukti Pembayaran Uang Bukti Pembayaran Uang 5. Bank mencairkan dana. Nota Debet ini kemudian diserahkan kepada Kuasa BUD. Pihak Ketiga menandatangani Bukti Pembayaran kemudian mengembalikan Bukti Pembayaran kepada Bendahara Pengeluaran. Bendahara Pengeluaran membuat Bukti Pembayaran dan menyerahkan uang beserta Bukti Pembayaran kepada Pihak Ketiga. Bendahara Pengeluaran Bank SP2D Pihak Ketiga Dari Kuasa BUD 2.3 Pembelanjaan Dana TU Uraian 1. 3.

Gaji Susulan 3. Register SPM LS Gaji Ke B.8.B. Pembayaran Gaji Induk 2. Pengajuan SPP-LS Gaji & Tunjangan Bendahara Pengeluaran SPD PPK SKPD Pengguna Anggaran SPD SPD 12 Dari B.A Lampiran Dokumen SPP-LS Gaji: 1.1. Ringkasan SPP-LS Gaji 3. Penerbitan SP2D-LS Gaji 50 . Penyediaan Dana Pembuatan SPP-LS SPP-LS dan Dokumen Lain DPA SKPD Penelitian SPP-LS SPD SPP-LS dan Dokumen Lain dan SPP-LS Dokumen Lain DPA SKPD SPD SPP-LS dan Dokumen Lain Penolakan SPM Paling Lambat 1 Hari Kerja Sejak SPP Diterima Pembuatan Surat Penolakan SPM SPP-LS dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM Surat Penolakan Penerbitan SPM Surat Penolakan Penerbitan SPM Otorisasi Surat Penolakan Penerbitan SPM SPD Lengkap Register SPP-GU Ya Dokumen SPP-LS Terdiri Dari: 1..8. Kekurangan Gaji 4. …………………….2. Rincian SPP-LS Gaji 4. Gaji Terusan 5.4. Lampiran SPP-LS Gaji Pembuatan SPM Tidak Register Surat Penolakan Penerbitan SPM SPP-LS dan Dokumen Lain Rancangan Rancangan SPM SPM Penerbitan SPM Paling Lambat 2 Hari Kerja Sejak SPP Diterima SPM Rancangan SPM Otorisasi 16. Surat Pengantar SPP-LS Gaji 2.

1 Pengajuan SPP-LS Gaji & Tunjangan Uraian 1.8. Surat Penolakan Penerbitan SPM 51 .Ringkasan SPP-LS Gaji . Bendahara membuat SPP-Gaji beserta dokumen lainnya. Apabila SPP-LS Gaji dinyatakan lengkap maka PPKSKPD membuat Rancangan SPM.Dll SPP-LS Gaji dan Dokumen Lain SPP-LS Gaji dan Dokumen Lain 3. PPK-SKPD meneliti kelengkapan SPP-LS Gaji berdasar SPD dan DPA-SKPD. PPK SKPD akan menerbitkan Surat Penolakan SPM. Jika SPP-LS Gaji dinyatakan tidak lengkap. Surat Penolakan Penerbitan SPM diberikan kepada Bendahara agar Bendahara melakukan penyempurnaan SPP-LS Gaji. Berdasarkan SPD. yang terdiri dari: .Rincian SPP-LS Gaji .Surat Penolakan Penerbitan SPM ini kemudian diberikan PPK-SKPD kepada Pengguna Anggaran untuk diotorisasi. Pengguna Anggaran menyerahkan SPD kepada Bendahara dan PPK-SKPD.Gaji Susulan . DPA 4. Tidak Lengkap Penelitian SPP-LS Gaji Lengkap 5.B. Rancangan SPM 2 hari kerja sejak SPP diterima SPM 6.Pembayaran Gaji Induk . SPP-LS dan Dokumen Lain 1 hari kerja sejak SPP diterima Surat Penolakan Penerbitan SPM 9. Bendahara menyerahkan SPP-LS Gaji beserta dokumen lain kepada PPK-SKPD. SPP-LS dan Dokumen Lain 7.Surat Pengantar SPP-LS Gaji . Penolakan SPM paling lambat 1 hari kerja sejak SPP-LS Gaji diterima. Surat Penolakan Penerbitan SPM SPP-LS dan Dokumen Lain 8. Bendahara Pengeluaran SPD PPK SKPD Pengguna Anggaran SPD SPD 2. paling lambat 2 hari kerja sejak SPP diterima.Kekurangan Gaji . PPK-SKPD menyerahkan SPM kepada Pengguna Anggaran untuk diotorisasi.Lampiran yang terdiri dari: .Gaji Terusan .

8. Buku Pembantu Simpanan/Bank 3. Buku Rekapitulasi Pengeluaran per rincian objek Dari B.B Mencakup: 1. Surat Pernyataan tanggung jawab PA / Kuasa PA 2.3. Pembelanjaan Dana Gaji Register SP2D 52 . Bukti-bukti pengeluaran yang sah dan lengkap Pembuatan SPM SPM Penelitian Kelengkapan Surat Penolakan Penerbitan SP2D Penolakan SP2D Paling Lambat 1 Hari Kerja Sejak SPM Diterima Surat Penolakan Penerbitan SP2D Pembuatan Surat Penolakan Penerbitan SP2D Lengkap Ya Penerbitan SP2D SP2D Penerbitan SP2D Paling Lambat 2 Hari Kerja Sejak SPM Diterima SP2D Register Surat Penolakan Penerbitan SP2D SP2D SP2D SP2D SP2D Pencatatan SP2D Dokumen Penatausahaan Diregister untuk keperluan pencatatan di PPK-SKPD 16.8. BKU Pengeluaran 2.2. Penerbitan SP2D-LS Gaji & Tunjangan Bendahara Pengeluaran Pengguna Anggaran Kuasa BUD SPM 16.8.C Nota Debet Pencatatan 16.1. Pengajuan SPP-LS Gaji & Tunjangan Kelengkapan Dokumen untuk Penerbitan SP2D: 1.3.B.8. Buku Pembantu Panjar 5. Pembelanjaan Dana Gaji SP2D Dokumen Penatausahaan Ke B. Buku Pembantu Pajak 4.A Dari B.

BKU Pengeluaran . Bila SPM dinyatakan lengkap maka Kuasa BUD menerbitkan SP2D paling lambat 2 hari kerja sejak diterimanya pengajuan SPM. Pengguna Anggaran menyerahkan SP2D kepada Bendahara. SP2D ini diserahkan kepada Pengguna Anggaran. Kuasa BUD meneliti kelengkapan SPM. Bendahara Pengeluaran Pengguna Anggaran SPM Kuasa BUD SPM 2. Penelitian Kelengkapan Tidak Lengkap Lengkap 3.Buku Kas Penerimaan . Kuasa BUD sendiri harus mencatat SP2D dan Nota Debet pada dokumen Penatausahaan.Buku Pembantu Panjar . 5.Buku Pembantu Simpanan Bank . Surat penolakan penerbitan SP2D ini diserahkan kepada Pengguna Anggaran agar dilakukan penyempurnaan SPM Surat Penolakan Penerbitan SP2D 53 . Kuasa BUD menerbitkan surat penolakan penerbitan SP2D paling lambat 1 hari kerja sejak SPM diterima 1 hari kerja sejak SPM diterima Surat Penolakan Penerbitan SP2D 9. 7. yang terdiri dari: .8. Kelengkapan dokumen untuk penerbitan SP2D: . Apabila SPM dinyatakan tidak lengkap.Buku Rekapitulasi Pengeluaran Per Rincian Objek Dokumen Penatausahaan 8.2 Penerbitan SP2D-LS Gaji & Tunjangan Uraian 1.Surat Pernyataan tanggung jawab Pengguna Anggaran/Kuasa Pengguna Anggaran . Pengguna Anggaran menyerahkan SPM kepada Kuasa BUD.Buku Kas Pengeluaran SP2D Dokumen Penatausahaan 6. Bendahara mencatat SP2D pada dokumen Penatausahaan.B.Bukti-bukti pengeluaran yang sah dan lengkap SP2D 2 hari kerja sejak SPM diterima SP2D Dari Bank Nota Debet 4. yang terdiri dari: .Buku Pembantu Pajak .

Penerbitan SP2D LS Gaji Uang Dapat Juga Ditransfer Langsung Ke Rekening PNS Daerah Penerima Gaji 54 .B Dari B.B. Pembelanjaan Dana Gaji Bendahara Pengeluaran Bank 16.8.8.8.2. Penerbitan SP2D LS Gaji SP2D SP2D Uang Ditransfer Ke Rekening Bendahara Pengeluaran untuk Didistribusikan Kepada Penerima Gaji Pencairan Dana Uang Uang SP2D Nota Debet Nota Debet 16.3.C PNS Daerah Ke B.2.

B.3 Pembelanjaan Dana Gaji & Tunjangan Uraian 1.8. Bank mentransfer uang ke Rekening Bendahara Pengeluaran untuk didistribusikan kepada Penerima Gaji. Uang Uang Ditransfer Ke Rekening Bendahara Pengeluaran untuk Didistribusikan Kepada Penerima Gaji PNS Daerah Uang Dapat Juga Ditransfer Langsung Ke Rekening PNS Daerah Penerima Gaji 55 . Bendahara Pengeluaran SP2D Bank SP2D 2. Bank mencairkan dana dan membuat Nota Debet. Berdasarkan SP2D yang diterima. Nota Debet ini kemudian diserahkan kepada Kuasa BUD Uang Nota Debet Diserahkan ke Kuasa BUD 3. Bendahara Pengeluaran menyerahkan SP2D kepada Bank.

9. Pelaksanaan Pengeluaran Barang & Jasa PPTK Bendahara Pengeluaran Pengguna Anggaran Pihak Ketiga 12 Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan Dari B. Pengajuan SPP-LS Barang & Jasa Keputusan Lelang Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan Kontrak Pelaksanaan Kontrak Pekerjaan Pelaksanaan Pekerjaan Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan Berita Acara Penyelesaian Berita Acara Pekerjaan Penyelesaian Pekerjaan 56 .B.2.A Pembuatan Kontrak Pekerjaan Ke D.9. Penyediaan Dana Disertai Berita Acara Penyerahan Barang SPD SPD Pelaksanaan Lelang Pekerjaan Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan SPD SPD Keputusan Lelang Pelaksanaan Pekerjaan 17.4.1.

PPTK Bendahara Pengeluaran SPD Pengguna Anggaran SPD Pihak Ketiga Pelaksanaan lelang pekerjaan 2. Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan 5. Pengguna Anggaran membuat Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan. Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan 6. melaksanakan lelang pekerjaan. Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan 4.B.1 Pelaksanaan Pengeluaran Barang & Jasa Uraian 1. Pihak Ketiga menyerahkan Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan dan Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan kepada PPTK. Pengguna Anggaran menyerahkan SPD kepada Bendahara Pengeluaran dan berdasarkan SPD. Pihak Ketiga melaksanakan pekerjaan dan membuat Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan. Keputusan Lelang Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan 3. Pengguna Anggaran menyerahkan Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan kepada Pihak Ketiga.9. PPTK menyerahkan Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan & Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan kepada Bendahara Pengeluaran. Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan Disertai Berita Acara Penyerahan Barang Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan 57 . Setelah keluar dokumen Keputusan Lelang.

…………………….2. Salinan SPD b. SPP-LS dan Dokumen Lain Rancangan SPM Otorisasi 17. Pengajuan SPP-LS Barang & Jasa Bendahara Pengeluaran 17. Lampiran SPP-LS: a.9..A Dari B. Ringkasan SPP-LS 3.9.9.B. Pelaksanaan Pengeluaran Barang & Jasa PPK SKPD Pengguna Anggaran Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan SPD SPD SPP-LS dan Dokumen Lain DPA SKPD Penelitian SPP-LS SPP-LS dan Dokumen Lain SPP-LS dan Dokumen Lain DPA SKPD Penolakan SPM Paling Lambat 1 Hari Kerja Sejak SPP Diterima SPP-LS dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM Otorisasi SPD SPP-LS dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM Pembuatan SPP-LS SPD Pembuatan Surat Penolakan SPM Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan SPD Surat Penolakan Penerbitan SPM Lengkap Tidak Surat Penolakan Penerbitan SPM Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan Register SPP-LS Ya Pembuatan SPM Register Surat Penolakan Penerbitan SPM Rancangan SPM Rancangan SPM Penerbitan SPM Paling Lambat 2 Hari Kerja Sejak SPP Diterima SPM Dokumen SPP-LS Terdiri Dari: 1. Surat Pengantar SPP-LS 2.1.B Register SPM LS Barang & Jasa Ke B. Salinan Surat Rekomendasi SKPD Terkait c. Rincian SPP-LS (Jenis Belanja) 4. Penerbitan SP2D-LS Barang & Jasa 58 .2.

Dokumen lain tersebut terdiri dari: .9.Salinan Surat Rekomendasi dari SKPD terkait . DPA SPP-LS dan Dokumen Lain 3. PPK-SPKD menyerahkan SPM kepada Pengguna Anggaran untuk diotorisasi. Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan. PPK SKPD akan menerbitkan Surat Penolakan SPM.Surat Pengantar SPP-LS Barang & Jasa . Tidak Lengkap Penelitian SPP-LS SPD SPD Lengkap 4. dan Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan. Bendahara Pengeluaran membuat SPP-LS dan dokumen lain. Berdasar SPD. PPK-SKPD meneliti kelengkapan dokumen SPP-LS berdasarkan SPD yang diterima dari Pengguna Anggaran dan DPA-SKPD. Surat Penolakan Penerbitan SPM 59 . Bendahara Pengeluaran menyerahkan SPPLS beserta dokumen lain kepada PPKSKPD untuk diteliti. Surat Penolakan Penerbitan SPM diberikan kepada Bendahara agar Bendahara melakukan penyempurnaan SPP-LS. Bila SPP-LS dinyatakan lengkap. Surat Penolakan Penerbitan SPM SPP-LS dan Dokumen Lain 7.Rincian SPP-LS Barang & Jasa Lampiran SPP-LS: . Jika SPP-LS dinyatakan tidak lengkap. paling lambat 2 hari kerja sejak SPP diterima.SSP disertai faktur pajak yang ditandatangani WP .B. maka PPK-SKPD membuat SPM.2 Pengajuan SPP-LS Barang & Jasa Uraian 1. 6.Dll Bendahara Pengeluaran Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan PPK-SKPD Pengguna Anggaran SPD SPP-LS dan Dokumen Lain 2. Rancangan SPM 2 hari kerja sejak SPP diterima SPM SPP-LS dan Dokumen Lain 5.Ringkasan SPP-LS Barang & Jasa . SPP-LS dan Dokumen Lain 1 hari kerja sejak SPP diterima Surat Penolakan Penerbitan SPM 8.Surat Penolakan Penerbitan SPM ini kemudian diberikan PPK-SKPD kepada Pengguna Anggaran untuk diotorisasi.Salinan SPD . Penolakan SPM paling lambat 1 hari kerja sejak SPP-LS diterima.

4. Buku Rekapitulasi Pengeluaran per rincian objek SP2D Dokumen Penatausahaan Dokumen Penatausahaan SP2D Register SP2D 60 .9. Buku Pembantu Simpanan/Bank 3.B Pembuatan SPM SPM Kelengkapan Dokumen untuk Penerbitan SP2D: 1. Buku Pembantu Pajak 4. Pengajuan SPP-LS Barang & Jasa Pengguna Anggaran Kuasa BUD SPM BANK SP2D 17.9.3. Buku Pembantu Panjar 5.D Nota Debet Pencatatan Pencatatan Dari B. Surat Pernyataan tanggung jawab PA / Kuasa PA 2. BKU Pengeluaran 2. Penerbitan SP2D-LS Barang & Jasa Bendahara Pengeluaran Dari B.4.2.9.9. Bukti-bukti pengeluaran yang sah dan lengkap Penelitian Kelengkapan 17. Pembelanjaan Dana Barang & Jasa Mencakup: 1.C Surat Penolakan Penerbitan SP2D Penolakan SP2D Paling Lambat 1 Hari Kerja Sejak SPM Diterima Surat Penolakan Penerbitan SP2D Pembuatan Surat Penolakan Penerbitan SP2D Lengkap Ya Penerbitan SP2D Ke B. Pembelanjaan Dana Barang & Jasa Penerbitan SP2D Paling Lambat 2 Hari Kerja Sejak SPM Diterima SP2D SP2D SP2D SP2D Register Surat Penolakan Penerbitan SP2D SP2D SP2D SP2D Diregister untuk keperluan pencatatan di PPK-SKPD 17.B.

Bendahara Pengeluaran mencatat SP2D ke dalam dokumen Penatausahaan yang terdiri dari: . 7. Kuasa BUD menerbitkan surat penolakan penerbitan SP2D paling lambat 1 hari kerja sejak SPM diterima SP2D Bendahara Pengeluaran Pengguna Anggaran SPM Kuasa BUD SPM BANK Tidak Lengkap Penelitian Kelengkapan Lengkap SP2D 2 hari kerja sejak SPM diterima Dari Bank SP2D Nota Debet SP2D Dokumen Penatausahaan Dokumen Penatausahaan Surat Penolakan Penerbitan SP2D 1 hari kerja sejak SPM diterima 9. Pengguna Anggaran menyerahkan SP2D kepada Bendahara Pengeluaran.Buku Rekapitulasi Pengeluaran Per Rincian Objek 8.Surat Pernyataan tanggung jawab Pengguna Anggaran/ Kuasa Pengguna Anggaran .9. 6.B.Buku Pembantu Panjar . Bila dokumen SPM dinyatakan lengkap.Buku Pembantu Pajak . 2. Kelengkapan dokumen untuk penerbitan SP2D: .Buku Pembantu Simpanan/ Bank . Kuasa BUD menerbitkan SP2D paling lambat 2 hari kerja sejak diterimanya pengajuan SPM. Apabila SPM dinyatakan tidak lengkap.Bukti-bukti pengeluaran yang sah dan lengkap 4. Kuasa BUD sendiri harus mencatat SP2D dan Nota Debet ke dokumen Penatausahaan. Pengguna Anggaran menyerahkan SPM kepada Kuasa BUD.BKU Pengeluaran .3 Penerbitan SP2D-LS Barang & Jasa Uraian 1. Kuasa BUD menyerahkan SP2D kepada Bank dan Pengguna Anggaran. Kuasa BUD meneliti kelengkapan dokumen SPM. Surat penolakan penerbitan SP2D ini diserahkan kepada Pengguna Anggaran agar dilakukan penyempurnaan SPM Surat Penolakan Penerbitan SP2D 61 . 3. 5.

Penerbitan SP2D LS Barang & Jasa SP2D Pencairan Dana Uang Uang SP2D Nota Debet Nota Debet Uang Ditransfer ke Rekening Pihak Ketiga 17.C Dari B. Penerbitan SP2D LS Barang & Jasa 62 . Pembelanjaan Dana Barang & Jasa Pihak Ketiga Bank 17.D Ke B.9.9.3.4.B.9.3.

B. Berdasarkan SP2D yang diterima. Bank membayarkan/mentransfer uang kepada Pihak Ketiga.9. Bank mencairkan dana dan membuat Nota Debet.4 Pembelanjaan Dana Barang & Jasa Uraian Pihak Ketiga Dari Kuasa BUD Bank SP2D 1. Uang Nota Debet 2. Uang Diserahkan ke Kuasa BUD 63 . Nota Debet ini kemudian diserahkan kepada Kuasa BUD.

Pengajuan SPP-LS Barang & Jasa – Non Pihak Ketiga 64 .10.2.4. Penyediaan Dana SK Tim Surat Perintah dan atau SPPD SPD SPD Penugasan SK Tim Surat Perintah dan atau SPPD Laporan Pelaksanaan Tugas SPD Pelaksanaan Tugas SK Tim SK Tim 18.8.A Surat Perintah dan atau SPPD Surat Perintah dan atau SPPD SK Tim Surat Perintah dan atau SPPD Laporan Pelaksanaan Tugas Ke D.B.1. Pelaksanaan Pengeluaran Barang & Jasa – Non Pihak Ketiga PPTK Bendahara Pengeluaran Pengguna Anggaran PNS Daerah SK Tim Surat Perintah dan atau SPPD Laporan Pelaksanaan Tugas 12 Dari B.

Pengguna Anggaran menyerahkan SK Tim dan Surat Perintah dan atau SPPD kepada PNS Daerah. PNS Daerah menyerahkan SK Tim. Pengguna Anggaran menyerahkan SPD kpd Bendahara Pengeluaran dan berdasarkan SPD tersebut Pengguna Anggaran melakukan penugasan.1 Pelaksanaan Pengeluaran Barang & Jasa – Non Pihak Ketiga Uraian 1. PPTK menyerahkan ketiga dokumen ini kepada Bendahara Pengeluaran. Laporan Pelaksanaan Tugas SK Tim Laporan Pelaksanaan Tugas Surat Perintah dan atau SPPD 5. Surat Perintah dan atau SPPD. Untuk penugasan. Pengguna Anggaran membuat dokumen SK Tim dan Surat Perintah dan atau SPPD. 6. PPTK Bendahara Pengeluaran SPD Pengguna Anggaran SPD PNS Daerah 2. Surat Perintah dan atau SPPD Laporan Pelaksanaan Tugas SK Tim 65 . PNS Daerah melaksanakan tugas dan membuat dokumen Laporan Pelaksanaan Tugas.B.10. SK Tim Surat Perintah dan atau SPPD 3. SK Tim Surat Perintah dan atau SPPD 4. dan Laporan Pelaksanaan Tugas kepada PPTK.

1.2. Penerbitan SP2D-LS Barang & Jasa – Non Pihak Ketiga 66 . Salinan Surat Rekomendasi SKPD Terkait c.A Dari B.10.2.B Penerbitan SPM Paling Lambat 2 Hari Kerja Sejak SPP Diterima SPM Dokumen SPP-LS Terdiri Dari: 1. Pelaksanaan Pengeluaran Barang & Jasa – Non Pihak Ketiga PPK SKPD Pengguna Anggaran SK Tim Surat Perintah dan atau SPPD Laporan Pelaksanaan Tugas SPD SPD SPP-LS dan Dokumen Lain DPA SKPD Penelitian SPP-LS DPA SKPD SPD Surat Penolakan Penerbitan SPM Pembuatan SPP-LS Laporan Pelaksanaan Tugas SPP-LS dan Dokumen Lain SPP-LS dan Dokumen Lain SPD Pembuatan Surat Penolakan SPM Penolakan SPM Paling Lambat 1 Hari Kerja Sejak SPP Diterima Surat Perintah dan atau SPPD Surat Penolakan Penerbitan SPM Lengkap Tidak Surat Penolakan Penerbitan SPM Surat Penolakan Penerbitan SPM Otorisasi SPD Register SPP-LS SK Tim Ya Pembuatan SPM Register Surat Penolakan Penerbitan SPM SPM SPM SPM Otorisasi 18. Salinan SPD b. Surat Pengantar SPP-LS 2. Ringkasan SPP-LS 3. Lampiran SPP-LS: a.10. SPP-LS dan Dokumen Lain Register SPM LS Barang & Jasa Non Pihak Ketiga Ke B.. Pengajuan SPP-LS Barang & Jasa – Non Pihak Ketiga Bendahara Pengeluaran 18.B. Rincian SPP-LS 4. …………………….10.

Salinan SPD . DPA SPP-LS dan Dokumen Lain 3. PPK SKPD akan menerbitkan Surat Penolakan SPM.10. PPK-SPKD menyerahkan SPM kepada Pengguna Anggaran untuk diotorisasi. Surat Penolakan Penerbitan SPM diberikan kepada Bendahara agar Bendahara melakukan penyempurnaan SPP-LS. Laporan Pelaksanaan TUgas. Bendahara Pengeluaran membuat SPP-LS dan dokumen lain. maka PPK-SKPD membuat SPM. Berdasar SPD.Rincian SPP-LS Lampiran: . Bila SPP-LS dinyatakan lengkap.B. Surat Penolakan Penerbitan SPM 7. SPM 2 hari kerja sejak SPP diterima SPM 5. Jika SPP-LS dinyatakan tidak lengkap.2 Pengajuan SPP-LS Barang & Jasa – Non Pihak Ketiga Uraian 1. Surat Perintah dan atau SPPD. Dokumen lain tersebut terdiri dari: . Tidak Lengkap Penelitian SPP-LS SPD SPD Lengkap 4.Surat Pengantar SPP-LS . SK Tim. 1 hari kerja sejak SPP diterima Surat Penolakan Penerbitan SPM 8. Pembuatan SPM paling lambat 2 hari kerja sejak SPP diterima. Bendahara Pengeluaran menyerahkan SPPLS beserta dokumen lain kepada PPKSKPD untuk diteliti.Salinan Surat Rekomendasi dari SKPD terkait .Surat Penolakan Penerbitan SPM ini kemudian diberikan PPK-SKPD kepada Pengguna Anggaran untuk diotorisasi. Surat Penolakan Penerbitan SPM 67 . 6. PPK-SKPD meneliti kelengkapan dokumen SPP-LS berdasarkan SPD yang diterima dari Pengguna Anggaran dan DPA SKPD.Ringkasan SPP-LS .Dll Bendahara Pengeluaran Berita Acara Penyelesaian Tugas PPK SKPD Pengguna Anggaran Surat Tugas SPD SPP-LS dan Dokumen Lain 2.SSP disertai faktur pajak yang ditandatangani WP . Penolakan SPM paling lambat 1 hari kerja sejak SPP-LS diterima.

4. Buku Pembantu Panjar 5. Buku Pembantu Simpanan/Bank 3. Pembelanjaan Dana Barang & Jasa – Non Pihak Ketiga SP2D Dokumen Penatausahaan 18. Surat Pernyataan tanggung jawab PA / Kuasa PA 2. Penerbitan SP2D-LS Barang & Jasa – Non Pihak Ketiga Bendahara Pengeluaran Pengguna Anggaran 18.D Diregister untuk keperluan pencatatan di PPK-SKPD Nota Debet Pencatatan Dari B. Buku Pembantu Pajak 4. Buku Rekap Pengeluaran per rincian objek 18. Bukti-bukti pengeluaran yang sah dan lengkap Kuasa BUD SPM Dari B.4.C Ke B.B.2. Pengajuan SPPLS Gaji & Tunjangan Pembuatan SPM SPM Penelitian Kelengkapan Surat Penolakan Penerbitan SP2D Penolakan SP2D Paling Lambat 1 Hari Kerja Sejak SPM Diterima Surat Penolakan Penerbitan SP2D Pembuatan Surat Penolakan Penerbitan SP2D Lengkap Ya Penerbitan SP2D SP2D Penerbitan SP2D Paling Lambat 2 Hari Kerja Sejak SPM Diterima SP2D Pencatatan SP2D SP2D SP2D Register Surat Penolakan Penerbitan SP2D SP2D SP2D Dokumen Penatausahaan Mencakup: 1. Pembelanjaan Dana Barang & Jasa – Non Pihak Ketiga Register SP2D 68 . BKU Pengeluaran 2.10.3.10.B Kelengkapan Dokumen untuk Penerbitan SP2D: 1.10.10.

Surat Pernyataan tangung jawab Pengguna Anggaran/Kuasa Pengguna Anggaran . Kuasa BUD menerbitkan surat penolakan penerbitan SP2D paling lambat 1 hari kerja sejak SPM diterima SP2D SP2D Bendahara Pengeluaran Pengguna Anggaran SPM Kuasa BUD SPM Tidak Lengkap Penelitian Kelengkapan Lengkap 2 hari kerja sejak SPM diterima SP2D Dari Bank Nota Debet Dokumen Penatausahaan Dokumen Penatausahaan Surat Penolakan Penerbitan SP2D 9.B.Buku Pembantu Simpanan/ Bank . Pengguna Anggaran menyerahkan SPM kepada Kuasa BUD. Apabila SPM dinyatakan tidak lengkap.Buku Pembantu Panjar . 3. Kelengkapan dokumen untuk penerbitan SP2D: . 7.3 Penerbitan SP2D-LS Barang & Jasa – Non Pihak Ketiga Uraian 1. Surat penolakan penerbitan SP2D ini diserahkan kepada Pengguna Anggaran agar dilakukan penyempurnaan SPM Surat Penolakan Penerbitan SP2D 1 hari kerja sejak SPM diterima 69 . 5. Bendahara Pengeluaran mencatat SP2D ke dalam dokumen Penatausahaan yang terdiri dari: .Bukti-bukti pengeluaran yang sah dan lengkap 4. 6. Kuasa BUD menyerahkan SP2D kepada Pengguna Anggaran. Kuasa BUD meneliti kelengkapan dokumen SPM. Kuasa BUD sendiri harus mencatat SP2D dan Nota Debet ke dlm dokumen Penatausahaan. Kuasa BUD menerbitkan SP2D paling lambat 2 hari kerja sejak diterimanya pengajuan SPM. 2.Buku Rekapitulasi Pengeluaran Per Rincian Objek 8.BKU Pengeluaran . Bila dokumen SPM dinyatakan lengkap.Buku Pembantu Pajak .10. Pengguna Anggaran menyerahkan SP2D kepada Bendahara Pengeluaran.

3. Pembelanjaan Dana Barang & Jasa – Non Pihak Ketiga Bendahara Pengeluaran Bank SP2D Uang Ditransfer Ke Rekening Bendahara Pengeluaran untuk Didistribusikan Kepada PNS Daerah Pelaksana Tugas Pencairan Dana Uang Uang SP2D Nota Debet Nota Debet 18.4.10.10.D Ke B.B. Penerbitan SP2D Barang & Jasa – Non Pihak Ketiga 70 .

Bendahara Pengeluaran menyerahkan SP2D kepada Bank. Bendahara Pengeluaran Dari Kuasa BUD Bank SP2D 2.10.Non Pihak Ketiga Uraian 1.4 Pembelanjaan Dana LS Barang & Jasa . Nota Debet ini kemudian diserahkan kepada Kuasa BUD Uang Nota Debet Diserahkan ke Kuasa BUD 3. Uang 71 . Berdasarkan SP2D yang diterima. Bank mentransfer uang ke Rekening Bendahara Pengeluaran untuk didistribusikan kepada PNS Daerah Pelaksana Tugas. Bank mencairkan dana dan membuat Nota Debet.B.

Hibah Keputusan KDH – Subsidi. Hibah SPD SPD Keputusan KDH – Subsidi. Subsidi. Salinan SPD b. Pengajuan SPP-LS – Bunga. Hibah. Bunga. Hibah 72 .1.. Bunga. Bunga. Bunga.A Register SPM LS Barang & Jasa Non Pihak Ketiga Ke B. Penerbitan SP2D-LS – Bunga. SPP-LS dan Dokumen Lain SPM SPM Otorisasi 19.11. Surat Pengantar SPP-LS 2. Ringkasan SPP-LS 3. Hibah SPD Pembuatan SPP-LS SPP-LS dan Dokumen Lain DPA SKPD Penelitian SPP-LS DPA SKPD Otorisasi Pembuatan Surat Penolakan SPM SPD Surat Penolakan Penerbitan SPM Keputusan KDH – Subsidi. Bagi Hasil & Pembiayaan Bendahara Pengeluaran SKPKD PPK SKPKD PPKD Pembuatan Keputusan KDH – Subsidi. Subsidi. Lampiran SPP-LS: a.B.2. Hibah SPD SPP-LS dan Dokumen Lain dan SPP-LS Dokumen Lain SPD Surat Penolakan Penerbitan SPM Lengkap Tidak Surat Penolakan Penerbitan SPM Surat Penolakan Penerbitan SPM Register SPP-LS Ya Pembuatan SPM Register Surat Penolakan Penerbitan SPM SPM SPM Dokumen SPP-LS Terdiri Dari: 1. Rincian SPP-LS (Rincian Objek) 4. …………………….11. Salinan Surat Rekomendasi SKPD Terkait c. Bantuan.

Hibah PPK SKPKD PPKD SPD Keputusan KDH – Subsidi. Bunga. Setelah diteliti dan dinyatakan lengkap. PPK-SKPKD membuat SPM. PPK-SKPKD meneliti SPP-LS beserta dokumen lain berdasarkan SPD yang diterima dari Pengguna Anggaran dan DPA-SKPD.Surat Penolakan Penerbitan SPM ini kemudian diberikan PPK-SKPKD kepada PPKD untuk diotorisasi.Salinan Surat Rekomendasi dari SKPD terkait . Bunga.Ringkasan SPP-LS .SSP disertai faktur pajak yang ditandatangani WP . PPK-SKPKD menyerahkan SPM kepada PPKD untuk diotorisasi. SPP-LS dan Dokumen Lain 1 hari kerja sejak SPP diterima Surat Penolakan Penerbitan SPM 9. SPP-LS dan Dokumen Lain SPP-LS dan Dokumen Lain DPA Tidak Lengkap Penelitian SPP-LS Lengkap Rancangan SPM SPD 2 hari kerja sejak SPP diterima SPM SPP-LS dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM SPP-LS dan Dokumen Lain 8. Bunga.Surat Pengantar SPP-LS . Hibah kepada Bendahara Pengeluaran SKPKD. Hibah 2.Salinan SPD . paling lambat 2 hari kerja sejak diterimanya SPP. 5.1 Pengajuan SPP-LS – Subsidi. Penolakan SPM paling lambat 1 hari kerja sejak SPP-LS diterima. Bagi Hasil & Pembiayaan Uraian 1. 6. Surat Penolakan Penerbitan SPM diberikan kepada Bendahara agar Bendahara melakukan penyempurnaan SPP-LS.Dll 3.Rincian SPP-LS Lampiran: . PPK SKPKD akan menerbitkan Surat Penolakan SPM. 4.11. Surat Penolakan Penerbitan SPM 73 . yang terdiri dari: . 7. PPKD menyerahkan SPD dan Keputusan KDH Subsidi. Jika SPP-LS dinyatakan tidak lengkap. Hibah. Berdasarkan kedua dokumen ini. Bendahara Pengeluaran SKPKD menyerahkan SPP-LS beserta dokumen lain kepada PPK-SKPKD untuk diteliti.B. Bendahara Pengeluaran SKPKD membuat SPP-LS & Dokumen Lain. Bunga. Bantuan. Bendahara Pengeluaran SKPKD SPD Keputusan KDH – Subsidi.

B.11.2. Penerbitan SP2D-LS - Bunga, Subsidi, Hibah, Bantuan, Bagi Hasil & Pembiayaan
Bendahara Pengeluaran SKPKD
SPM

Kuasa BUD
19.A

PPKD
Dari B.11.1. Pengajuan SPP-LS Bunga, Subsidi, Hibah

BANK

Penelitian Kelengkapan

Kelengkapan Dokumen untuk Penerbitan SP2D: 1. Surat Pernyataan tanggung jawab PA / Kuasa PA 2. Bukti-bukti pengeluaran yang sah dan lengkap

Pembuatan SPM

SP2D

SPM Pembuatan Surat Penolakan Penerbitan SP2D Surat Penolakan Penerbitan SP2D Surat Penolakan Penerbitan SP2D Penolakan SP2D Paling Lambat 1 Hari Kerja Sejak SPM Diterima 19.B

Lengkap

Tidak

Ya Penerbitan SP2D
Penerbitan SP2D Paling Lambat 2 Hari Kerja Sejak SPM Diterima

Ke B.11.3. Pembelanjaan Dana Bunga, Subsidi, Hibah

Register Surat Penolakan Penerbitan SP2D SP2D SP2D SP2D SP2D Dari B.11.3. Pembelanjaan Dana Bunga, Subsidi, Hibah 19.C SP2D

SP2D

Otorisasi

Pencatatan

Nota Debet

Pencatatan

SP2D

Dokumen Penatausahaan

Mencakup: 1. BKU Pengeluaran 2. Buku Pembantu Simpanan/Bank 3. Buku Pembantu Pajak 4. Buku Pembantu Panjar 5. Buku Rekapitulasi Pengeluaran per rincian objek

SP2D

Dokumen Penatausahaan

Diregister untuk keperluan pencatatan di PPK-SKPKD

Register SP2D

74

B.11.2 Penerbitan SP2D-LS – Subsidi, Bunga, Hibah, Bantuan, Bagi Hasil & Pembiayaan
Uraian
1. PPKD menyerahkan SPM kepada Kuasa BUD. 2. Kuasa BUD meneliti kelengkapan SPM. 3. Jika dinyatakan lengkap, maka Kuasa BUD menerbitkan SP2D paling lambat 2 hari kerja sejak pengajuan SPM diterima. Kelengkapan dokumen untuk penerbitan SP2D: - Surat Pernyataan tangung jawab Pengguna Anggaran/Kuasa Pengguna Anggaran - Bukti-bukti pengeluaran yang sah dan lengkap 4. Kuasa BUD menyerahkan SP2D kepada Bendahara Pengeluaran SKPKD dan PPKD. 5. Sedangkan BUD sendiri harus mencatat SP2D dan Nota Debet ke dokumen Penatausahaan. 6. Bendahara Pengeluaran SKPKD mencatat SP2D ke dalam Dokumen Penatausahaan yang terdiri dari: - BKU Pengeluaran - Buku Pembantu Simpanan/ Bank - Buku Pembantu Pajak - Buku Pembantu Panjar - Buku Rekapitulasi Pengeluaran Per Rincian Objek 7. PPKD mengotorisasi SP2D dan menyerahkannya kepada Bank. 8. Apabila SPM dinyatakan tidak lengkap, Kuasa BUD menerbitkan surat penolakan penerbitan SP2D paling lambat 1 hari kerja sejak SPM diterima
SP2D 2 hari kerja sejak SPM diterima

Bendahara Pengeluaran SKPKD

Kuasa BUD
SPM

PPKD
SPM

BANK

Penelitian Kelengkapan

Tidak Lengkap

Lengkap

SP2D

Dari Bank Nota Debet SP2D

Dokumen Penatausahaan

Dokumen Penatausahaan

SP2D

Surat Penolakan Penerbitan SP2D

9. Surat penolakan penerbitan SP2D ini diserahkan kepada Pengguna Anggaran agar dilakukan penyempurnaan SPM

1 hari kerja sejak SPM diterima

Surat Penolakan Penerbitan SP2D

75

B.11.3. Pembelanjaan Dana Bunga, Subsidi, Hibah, Bantuan dan Pembiayaan
Pihak Ketiga Bank

19.B

Dari B.11.2. Penerbitan SP2D LS Bunga, Subsidi, Hibah, Bantuan dan Pembiayaan

SP2D

Pencairan Dana

Uang

Uang

SP2D

Nota Debet Nota Debet

19.C

Ke B.11.2. Penerbitan SP2D LS Bunga, Subsidi, Hibah, Bantuan dan Pembiayaan

76

11. Bank membayarkan/mentransfer uang kepada Pihak Ketiga. Hibah. Bantuan Bagi Hasil dan Pembiayaan Uraian Pihak Ketiga Dari Kuasa BUD Bank SP2D 1. Uang 77 . Uang Nota Debet Diserahkan ke Kuasa BUD 2. Bank mencairkan dana dan membuat Nota Debet. Nota Debet ini kemudian diserahkan kepada Kuasa BUD.3 Pembelanjaan Dana Bunga. Berdasarkan SP2D yang diterima. Subsidi.B.

B. Pembentukan Dana Cadangan Kuasa BUD PPKD Penetapan Perda Pembentukan Dana Cadangan Daftar Program/ Kegiatan Daftar Kebutuhan Dana Cadangan Perda Dana Cadangan Perda Dana Cadangan Penyisihan Dana Cadangan Tidak Verifikasi Kecukupan Daftar Program/ Kegiatan Daftar Kebutuhan Dana Cadangan Perda Dana Cadangan Pemilihan Program/Kegiatan Cukup Pembuatan Surat Perintah Pemindahbukuan Surat Perintah Pemindahbukuan Surat Perintah Pemindahbukuan Pencatatan Pemindahbukuan Surat Perintah Pemindahbukuan Surat Perintah Pemindahbukuan Ya Setuju Tidak Dokumen Penatausahaan Surat Perintah Pemindahbukuan Bank 78 .12.

Penyisihan Dana Cadangan 4. Surat Perintah Pemindahbukuan 6. Perda Dana Cadangan Daftar Program/ Kegiatan Daftar Kebutuhan Dana Cadangan 3. Berdasarkan ke tiga dokumen ini. maka BUD membuat Surat Perintah Pemindahbukuan. BUD menyisihkan Dana Cadangan. PPKD memilih Program/Kegiatan untuk menghasilkan dokumen Daftar Program/Kegiatan dan Daftar Kebutuhan Dana Cadangan. Kemudian BUD memverifikasi kecukupan Dana Cadangan.B. Surat Perintah Pemindahbukuan 8. Jika dinyatakan cukup. Verifikasi Kecukupan 5. Berdasarkan Perda Dana Cadangan. PPKD menyetujui Surat Perintah Pemindahbukuan dan menyerahkannya kembali kepada BUD. Dokumen Penatausahaan Bank 79 . Daftar Program/ Kegiatan Kuasa BUD PPKD Perda Dana Cadangan Daftar Kebutuhan Dana Cadangan 2.12 Pembentukan Dana Cadangan Uraian 1. Surat Perintah Pemindahbukuan 7. PPKD menyerahkan ke tiga dokumen ini kepada BUD. BUD mencatat Surat Perintah Pemindahbukuan dalam Dokumen Penatausahaan dan menyerahkan Surat Perintah Pemindahbukuan kepada Bank. BUD menyerahkan Surat Perintah Pemindahbukuan kepada PPKD.

bukti atas penyetoran PPN/PPh d. Pembelanjaan Dana GU SPJ Pengeluaran SPJ Pengeluaran Bukti Pembayaran Bukti Pembayaran Bukti Pembayaran 20 Dari B.ringkasan pengeluaran per rincian obyek disertai buktibukti yang sah c.13 Pembuatan SPJ Bendahara Pengeluaran 13. b. Pembelanjaan Dana UP PPK SKPD 15.3. 80 . Pembelanjaan Dana TU Kepala SKPD SPJ Pengeluaran 14.5. SPJ dengan Bendahara Pengeluaran Pembantu Pencatatan Bukti Bukti Pembayaran Pembayaran Bukti Pembayaran Pengesahan SPJ Verifikasi BKU Pengeluaran Buku Pajak Buku Panjar Buku Simpanan/ Bank Buku Rekap Pengeluaran Per Objek SPJ Pengeluaran Pembantu Surat Penolakan SPJ Surat Penolakan SPJ Tidak Surat Pengesahan SPJSurat Pengesahan SPJ SPJ Pengeluaran Menyetujui Register Pengesahan SPJ Pembuatan SPJ Pengeluaran Ya SPJ Pengeluaran SPJ Pengeluaran Register Penolakan SPJ Paling lambat tanggal 10 bulan berikutnya SPJ Pengeluaran SPJ Pengeluaran SPJ Pengeluaran SPJ Pengeluaran Penyerahan SPJ ke Kepala SKPD paling lambat tanggal 10 bulan berikutnya Register Penerimaan SPJ BUD Menjadi Dasar Pengajuan SPP Surat Pengesahan SPJ Dokumen SPJ: a.buku kas umum.3.B.E Dari B.E Dari B.6.register penutupan kas.3.7.14.E Dari B.

Register penutupan kas.Buku Pembantu Panjar . Kepala SKPD menyerahkan Surat Pengesahan SPJ kepada Bendahara Pengeluaran. Berdasarkan lima dokumen tersebut ditambah dokumen SPJ Pengeluaran Pembantu. Surat Pengesahan SPJ 8. PPK-SKPD menyampaikan SPJ Pengeluaran kepada Kepala SKPD paling lambat tanggal 10 bulan berikutnya. b. Kepala SKPD mengesahkan SPJ Pengeluaran.BKU Pengeluaran . Bukti atas penyetoran PPN/PPh d. SPJ Pengeluaran Pembantu SPJ Pengeluaran Tgl 10 bln berikutnya 4.13 Pembuatan SPJ Uraian 1.Buku Pembantu Simpanan/Bank . PPK-SKPD memverifikasi SPJ Pengeluaran. Surat Pengesahan SPJ 81 .Buku Rekap Pengeluaran Per Objek Buku Simpanan/ Bank Buku Pajak Buku Panjar Buku Rekap Pengeluaran Per Objek 3.Buku Pembantu Pajak . Apabila disetujui. Bendahara Pengeluaran menyerahkan SPJ Pengeluaran kepada PPK-SKPD. Ringkasan pengeluaran per rincian obyek disertai bukti-bukti yang sah c.B. Buku kas umum. Bendahara Pengeluaran Bukti Transaksi UPGU-TU PPK SKPD Kepala SKPD BKU 2. Bendahara Pengeluaran membuat SPJ Pengeluaran. Dokumen SPJ: a. SPJ Pengeluaran Tgl 10 bln berikutnya SPJ Pengeluaran 7. Verifikasi 6. Bendahara Pengeluaran melakukan pencatatan bukti-bukti pembelanjaan dana. Dari proses pencatatan ini dihasilkan dokumen sebagai berikut: . Bendahara Pengeluaran juga harus menyerahkan SPJ Pengeluaran kepada BUD paling lambat tanggal 10 bulan berikutnya. BUD SPJ Pengeluaran 5.

Pembelanjaan Dana UP Bendahara Pengeluaran Dari B.3.buku pajak PPN/PPh c.buku kas umum b. Evaluasi. Pembelanjaan Dana TU 14. Pembelanjaan Dana GU 15. SPJ Dengan Bendahara Pengeluaran Pembantu Bendahara Pengeluaran Pembantu 13. dan Analisis Bukti Bukti Transaksi Bukti Transaksi Transaksi Pencatatan Paling lambat tanggal 5 bulan berikutnya Buku Kas Pengeluaran Pembantu Buku Pajak PPN/ PPh Pembantu Buku Panjar Pembantu Tidak Menyetujui Ya Pembuatan SPJ Pengeluaran Pembantu SPJ Pengeluaran Pembantu Buku Kas Pengeluaran Pembantu Buku Pajak PPN/ PPh Pembantu Buku Panjar Pembantu SPJ Pengeluaran Pembantu SPJ Pengeluaran Pembantu 20 Dokumen SPJ Pembantu: a.E Dari B.bukti pengeluaran yang sah Ke B. SPJ 82 .E Dari B.B.14.E SPJ Pengeluaran Pembantu Bukti Transaksi Bukti Transaksi Bukti Transaksi Verifikasi.3.13.7.6.3.5.

Buku Pajak PPN/PPh . Berdasarkan ke tiga dokumen tadi. Evaluasi.Bukti pengeluaran yang sah SPJ Pengeluaran Pembantu Tgl 5 bln berikutnya 4. mengevaluasi. Bendahara Pengeluaran memverifikasi. SPJ Pengeluaran Pembantu 5. Dari proses pencatatan ini dihasilkan dokumen sebagai berikut: . Bendahara Pengeluaran Pembantu mencatat buktibukti transaksi pembelanjaan dana. dan Analisis 6. SPJ Pengeluaran Pembantu 83 .Buku Panjar Pembantu Buku Kas Pengeluaran Pembantu Buku Pajak PPN/PPh Pembantu Buku Panjar Pembantu 3. Bendahara Pengeluaran akan menggunakan SPJ Pengeluaran Pembantu dalam proses pembuatan SPJ.Buku Kas Pengeluaran Pembantu . Bendahara Pengeluaran Pembantu menyerahkan SPJ Pengeluaran Pembantu kepada Bendahara Pengeluaran paling lambat tanggal 5 bulan berikutnya.Buku Pajak PPN/PPh Pembantu .BKU .B. Bendahara Pengeluaran Pembantu Bukti Transaksi UPGU-TU Bendahara Pengeluaran 2. Setelah disetujui. dan menganalisa SPJ Pengeluaran Pembantu. Verifikasi. Bendahara Pengeluaran Pembantu membuat SPJ Pengeluaran Pembantu.14 SPJ Dengan Bendahara Pengeluaran Pembantu Uraian 1. Dokumen SPJ Pembantu: .

.

3) Pelaksanaan Pendapatan – Bank Lain (C.2) SPJ Penerimaan SPJ Penerimaan Pembantu 85 .4) STS SKP Daerah / SKR Surat Tanda Bukti Pembayaran / Bukti lain yg Sah Penatausahaan Penerimaan (C.1.2) Pelaksanaan Pendapatan – Bank Kasda (C.2.1) Pelaksanaan Pendapatan – Bendahara Penerimaan Pembantu (C.1) Penatausahaan Penerimaan dengan Bendahara Pembantu (C.1.1.2.Penatausahaan Penerimaan Pelaksanaan Pendapatan – Bendahara Penerimaan (C.1.

1.1. Penatausahaan Penerimaan Disampaikan kepada BUD 86 .C.A Ke C.2.1. Pelaksanaan Pendapatan Daerah – Bendahara Penerimaan Wajib Pajak/Retribusi Bendahara Penerimaan Pengguna Anggaran Penerbitan SKP Daerah / SKR BANK SKP Daerah / SKR SKP Daerah / SKR SKP Daerah / SKR Pembayaran Uang SKP Daerah / SKR Uang STS SKP Daerah / SKR Uang Verifikasi Penerimaan Surat Tanda Bukti Pembayaran / Bukti Surat Tanda Bukti lain yg Sah Pembayaran / Bukti lain yg Sah SKP Daerah / SKR Uang STS STS Nota Kredit STS Surat Tanda Bukti Pembayaran / Bukti lain yg Sah 21.

Verifikasi 5. Pengguna Anggaran menyerahkan SKP Daerah/SKR kepada Bendahara Penerimaan dan Wajib Pajak/Retribusi. Bendahara menyerahkan Tanda Bukti Pembayaran/Bukti Lain yang Sah kepada Wajib Pajak/ Retribusi dan menyerahkan uang yang diterimanya tadi beserta STS kepada Bank. Surat Tanda Bukti Pembayaran/Bukti Lain yang Sah STS Uang 6.1 Pelaksanaan Pendapatan Daerah – Bendahara Penerimaan Uraian 1. Bank kemudian menyerahkan kembali STS kepada Bendahara Penerimaan. Nota Kredit disampaikan kepada BUD Nota Kredit STS STS 87 . Bendahara Penerimaan akan menerbitkan STS dan Surat Tanda Bukti Pembayaran/Bukti Lain yang Sah. Bank membuat Nota Kredit dan mengotorisasi STS.C.1. Wajib Pajak/Retribusi membayarkan sejumlah uang yang tertera dalam SKP Daerah/ SKR kepada Bendahara Penerimaan. Uang Uang 4. Surat Tanda Bukti Pembayaran/Bukti Lain yang Sah Uang STS Diserahkan ke BUD 7. Setelah diverifikasi. SKP Daerah / SKR SKP Daerah / SKR WP/Retribusi Bendahara Penerimaan Pengguna Anggaran SKP Daerah / SKR Bank 3. Bendahara Penerimaan memverifikasi kesesuaian jumlah uang yang diterimanya dengan dokumen SKP Daerah/ SKR yang diterimanya dari Pengguna Anggaran.

1. Penatausahaan Penerimaan Dengan Bendahara Penerimaan Pembantu Disampaikan kepada BUD 88 . Pelaksanaan Pendapatan Daerah – Bendahara Penerimaan Pembantu Wajib Pajak/Retribusi Bendahara Penerimaan Pembantu Pengguna Anggaran BANK Penerbitan SKP Daerah / SKR SKP Daerah / SKR SKP Daerah / SKR SKP Daerah / SKR Pembayaran Uang SKP Daerah / SKR Uang STS SKP Daerah / SKR Uang Verifikasi Penerimaan Surat Tanda Bukti Pembayaran / Surat Tanda Bukti Bukti lain Pembayaran yg Sah / Bukti lain yg Sah SKP Daerah / SKR Uang STS STS Nota Kredit STS Surat Tanda Bukti Pembayaran / Bukti lain yg Sah 21.2.B Ke C.2.C.2.

Jika sesuai maka Bendahara Penerimaan Pembantu membuat dokumen STS dan Surat Tanda Bukti Pembayaran/ Bukti Lain yang Sah. Bendahara Penerimaan Pembantu menyerahkan Surat Tanda Bukti Pembayaran/Bukti Lain yang Sah kepada Wajib Pajak/Retribusi dan STS beserta uang kepada Bank. Bank mengembalikan STS Bendahara Penerimaan Pembantu. Uang Uang 3.2 Pelaksanaan Pendapatan Daerah – Bendahara Penerimaan Pembantu Uraian 1. Nota Kredit disampaikan ke BUD Nota Kredit STS STS 89 . Verifikasi 4.1. Bendahara Penerimaan Pembantu memverifikasi uang yang diterimanya dengan SKP Daerah/SKR dari Pengguna Anggaran. SKP Daerah / SKR SKP Daerah / SKR WP/Retribusi Bendahara Penerimaan Pengguna Anggaran Pembantu SKP Daerah / SKR BANK 2. Bank mengotorisasi STS dan menerbitkan Nota Kredit. Surat Tanda Bukti Pembayaran/Bukti Lain yang Sah STS Uang 5. Wajib Pajak/Retribusi membayarkan uang kepada Bendahara Penerimaan Pembantu sejumlah yang tertera di SKP Daerah/SKR.C. Surat Tanda Bukti Pembayaran/Bukti Lain yang Sah STS Uang Diserahkan ke BUD 6. Pengguna Anggaran menyerahkan SKP Daerah/SKR kepada Wajib Pajak/Retribusi dan Bendahara Penerimaan Pembantu.

1.3. Pelaksanaan Pendapatan Daerah – Bank Kasda Wajib Pajak/Retribusi Bank Kasda Bendahara Penerimaan Pengguna Anggaran Penerbitan SKP Daerah / SKR BUD SKP Daerah / SKR SKP Daerah / SKR SKP Daerah / SKR Pembayaran Uang SKP Daerah / SKR Uang Penerimaan Slip Setoran (Bukti Lain yg Sah) Slip Setoran (Bukti Lain yg Sah) Slip Setoran (Bukti Lain yg Sah) Slip Setoran (Bukti Lain yg Sah) Nota Kredit Nota Kredit Slip Setoran (Bukti Lain yg Sah) SKP Daerah / SKR 21. Penatausahaan Penerimaan 90 .A Ke C.C.1.2.

Slip Setoran/ Bukti Lain yang Sah Nota Kredit 5. Uang Uang 3.3 Pelaksanaan Pendapatan Daerah – Bank Kasda Uraian 1. Bank Kasda menyerahkan Slip Setoran/Bukti Lain yang Sah kepada WP/Retribusi dan Nota Kredit kepada BUD.1. Wajib Pajak/Retribusi membayarkan uang kepada Bank Kasda sejumlah yang tertera di SKP Daerah/SKR. WP/Retribusi menyerahkan Slip Setoran/Bukti Lain yang Sah kepada Bendahara Penerimaan. Pengguna Anggaran menyerahkan SKP Daerah/SKR kepada Wajib Pajak/Retribusi dan Bendahara Penerimaan. SKP Daerah / SKR SKP Daerah / SKR WP/Retribusi Bank Kasda Bendahara Penerimaan Pengguna Anggaran SKP Daerah / SKR BUD 2. Slip Setoran/ Bukti Lain yang Sah Nota Kredit 4. Slip Setoran/ Bukti Lain yang Sah 91 . Bank Kasda menerbitkan Slip Setoran/Bukti Lain yang Sah dan Nota Kredit.C.

Penatausahaan Penerimaan 92 .4.1. Pelaksanaan Pendapatan Daerah – Bank Lain Wajib Pajak/Retribusi Bank Lain Bendahara Penerimaan Pengguna Anggaran Bank Kasda Penerbitan SKP Daerah / SKR SKP Daerah / SKR SKP Daerah / SKR SKP Daerah / SKR Pembayaran Uang SKP Daerah / SKR Uang Uang Penerimaan Slip Setoran (Bukti Lain yg Sah) Slip Setoran (Bukti Lain yg Sah) Slip Setoran (Bukti Lain yg Sah) Slip Setoran (Bukti Lain yg Sah) Nota Kredit Uang Nota Kredit Slip Setoran (Bukti Lain yg Sah) SKP Daerah / SKR Disampaikan kepada BUD 21.2.1.A Ke C.C.

WP/Retribusi menyerahkan Slip Setoran/Bukti Lain yang Sah kepada Bendahara Penerimaan. Slip Setoran/ Bukti Lain yang Sah 93 .C.1. Wajib Pajak/Retribusi membayarkan uang kepada Bank Lain sejumlah yang tertera di SKP Daerah/SKR. Slip Setoran/ Bukti Lain yang Sah Slip Setoran/ Bukti Lain yang Sah Nota Kredit Nota Kredit Uang 4. Bank Lain membuat Slip Setoran/Bukti Lain yang Sah dan Nota Kredit serta menyerahkan uang kepada Bank Kasda.4 Pelaksanaan Pendapatan Daerah – Bank Lain Uraian 1. WP/Retribusi Bank Lain Bendahara Penerimaan Pengguna Anggaran SKP Daerah / SKR Bank Kasda SKP Daerah / SKR SKP Daerah / SKR 2. Uang Uang 3. Pengguna Anggaran menyerahkan SKP Daerah/ SKR kepada Wajib Pajak/ Retribusi dan Bendahara Penerimaan.

2. Bank Kasda.Bukti penerimaan lainnya yang sah.3.2.4.1. C. Pelaksanaan Pendapatan Daerah (Bendahara Penerimaan. Akuntansi SKPD SPJ Penerimaan SPJ Penerimaan SKP Daerah / SKR STS Surat Tanda Bukti Pembayaran / Bukti lain yg Sah BKU Penerimaan Buku Pembantu (Rincian Obyek Penerimaan) Buku Rekapitulasi Penerimaan Harian SPJ Penerimaan Pembantu Pengesahan SPJ Pembuatan SPJ Penerimaan Surat Pengesahan SPJ Surat Pengesahan SPJ Surat Pengesahan SPJ SPJ Penerimaan BKU Penerimaan Buku Pembantu (Rincian Obyek Penerimaan) Buku Rekapitulasi Penerimaan Harian SPJ Penerimaan Pembantu SPJ Penerimaan SPJ Penerimaan SPJ Penerimaan Lampiran SPJ Penerimaan: a. Penatausahaan Penerimaan dengan Bendahara Pembantu SPJ Penerimaan 22 Otorisasi Verifikasi. Penatausahaan Penerimaan Bendahara Penerimaan 21. dan Analisis Dilakukan Dalam Rangka Rekonsiliasi Penerimaan 15 Ke D. C.A Dari C.C.1.2.Buku pembantu per rincian objek penerimaan c.Buku rekapitulasi penerimaan harian d.1.BKU b.. 94 .1.. Bank Lain) PPK SKPD Pengguna Anggaran BUD Paling lambat tanggal 10 bulan berikutnya SKP Daerah / SKR STS Surat Tanda Bukti Pembayaran / Bukti lain yg Sah SPJ Penerimaan SPJ Penerimaan SPJ Penerimaan Penatausahaan Penerimaan Dari C. Evaluasi.1.1.

PPK-SKPD menyerahkan SPJ Penerimaan kepada Pengguna Anggaran paling lambat tanggal 10 bulan berikutnya. dan Surat Tanda Bukti Pembayaran/Bukti Lain yang Sah PPK SKPD Pengguna Anggaran BUD BKU Penerimaan Buku Pembantu Buku Rekapitulasi SPJ Penerimaan Pembantu SPJ Penerimaan Tgl 10 bulan berikutnya SPJ Penerimaan Tgl 10 bulan berikutnya SPJ Penerimaan Tgl 10 bulan berikutnya SPJ Penerimaan Verifikasi.Buku Rekapitulasi Penerimaan Harian .C. 8.Bukti Penerimaan lain yg sah 4. 2. Lampiran SPJ Penerimaan: . dan Analisis Surat Pengesahan SPJ 95 . STS.Buku Pembantu (Rincian Objek Penerimaan) . dan Surat Tanda Bukti Pembayaran/Bukti Lain yang Sah. Dalam rangka rekonsiliasi penerimaan. Setelah diotorisasi. mengevaluasi. Evaluasi. Bendahara Penerimaan akan menghasilkan dokumen sebagai berikut: . Surat Pengesahan SPJ Dilakukan Dalam Rangka Rekonsiliasi Penerimaan Bendahara Penerimaan SKP Daerah. 6. dan menganalisis SPJ Penerimaan. Pengguna Anggaran menyerahkan SPJ Penerimaan kepada BUD paling lambat tanggal 10 bulan berikutnya. Berdasarkan ke tiga dokumen tadi ditambah dokumen SPJ Penerimaan Pembantu.Buku Pembantu Per Rincian Objek Penerimaan . 9. STS. BUD memverifikasi. Kemudian BUD mengesahkan SPJ Penerimaan.2. SKR. Berdasarkan dokumen SKP Daerah. Dari proses penetausahaan penerimaan.1 Penatausahaan Penerimaan Uraian 1. Bendahara Penerimaan melakukan penatausahaan penerimaan. 7. 5. SKR.BKU Penerimaan .BKU . Bendahara Penerimaan menyerahkan SPJ Penerimaan kepada PPK-SKPD paling lambat tanggal 10 bulan berikutnya. Bendahara Penerimaan membuat SPJ Penerimaan. BUD menyerahkan Surat Pengesahan SPJ kepada Pengguna Anggaran.Buku Rekapitulasi Penerimaan Harian 3.

Penatausahaan Penerimaan 96 .1.2. dan Analisis SKP Daerah SKR STS Bukti Lain Yang Sah BKU Penerimaan Pembantu Buku Rekapitulasi Penerimaan Harian Pembantu SPJ Penerimaan Pembantu Pembuatan SPJ Pembantu 22 BKU Penerimaan Pembantu Buku Rekapitulasi Penerimaan Harian Pembantu SPJ Penerimaan Pembantu SPJ Penerimaan Pembantu Ke C.2. Evaluasi.1.C.2. Pelaksanaan Pendapatan Daerah – Bendahara Pembantu SKP Daerah / SKR STS Surat Tanda Bukti Pembayaran / Bukti lain yg Sah Paling lambat tanggal 5 (lima) bulan berikutnya SPJ Penerimaan Pembantu Penatausahaan Penerimaan Verifikasi.B Dari C. Penatausahaan Penerimaan Dengan Bendahara Pembantu Bendahara Penerimaan Pembantu Bendahara Penerimaan 21.2.

Bendahara Penerimaan Pembantu menghasilkan dokumen BKU Penerimaan Pembantu dan Buku Rekapitulasi Penerimaan Harian Pembantu. Verifikasi. Kemudian SPJ Penerimaan Pembantu digunakan dalam penatausahaan penerimaan. SPJ Penerimaan Pembantu 5. Bendahara Penerimaan Pembantu membuat SPJ Pembantu. STS. dan menganalisis dokumen ini. Bendahara Penerimaan melakukan penatausahaan penerimaan. mengevaluasi.C. Bendahara Penerimaan Pembantu SKP Daerah. Dari proses penatausahaan penerimaan. SPJ Penerimaan Pembantu 97 .2 Penatausahaan Penerimaan Dengan Bendahara Pembantu Uraian 1. dan Analisis 6. Evaluasi. BKU Penerimaan Pembantu Buku Rekapitulasi Penerimaan Harian Pembantu 3. Berdasarkan kedua dokumen ini. dan Surat Tanda Bukti Pembayaran/Bukti Lain yang Sah Bendahara Penerimaan 2. SPJ Penerimaan Pembantu diserahkan Bendahara Penerimaan Pembantu kepada Bendahara Penerimaan paling lambat tanggal 5 bulan berikutnya. Berdasarkan dokumen SKP Daerah. STS. SKR. SKR. dan Surat Tanda Bukti Pembayaran/Bukti Lain yang Sah. SPJ Penerimaan Pembantu Tgl 5 bulan berikutnya 4.2. Bendahara Penerimaan memverifikasi.

.

3) LK PEMDA (LRA. CALK) Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD (D. Neraca. LAK.Akuntansi dan Pertanggungjawaban Akuntansi SKPD (D. Neraca. LAK. CALK) LK Perusahaan Daerah LK PEMDA (LRA. Neraca. Neraca.1) Neraca Saldo SKPD Laporan Keuangan SKPD (D. Neraca. CALK) Akuntansi SKPKD (D. CALK) Berupa Perda LK Perusahaan Daerah Penjabaran LRA 99 .4) LK SKPKD (LRA.2) LK SKPD (LRA. CALK) Laporan Keuangan PEMDA (D.6) LK PEMDA (LRA. LAK.5) LK Perusahaan Daerah Penjabaran LRA Pembahasan LK PEMDA (D. LAK.

SK Penghapusan Barang 3. SK Penghapusan Barang 3.D. Berita Acara Penerimaan Barang 2. Berita Acara Penilaian 7. Akuntansi SKPD PPK SKPD Akuntansi Penerimaan Kas 15 Dari C. SK Mutasi Barang 4. Berita Acara Penilaian Akuntansi Selain Kas Identifikasi transaksi Selain Kas SPJ Penerimaan SPJ Pengeluaran SP2D Bukti Transaksi Bukti Transaksi Pembuatan Bukti Memorial Pembuatan Bukti Memorial Bukti Memorial Bukti Memorial PENJURNALAN PENJURNALAN PENJURNALAN PENJURNALAN Jurnal Penerimaan Kas Jurnal Pengeluaran Kas Jurnal Umum Jurnal Umum POSTING Buku Besar SKPD Neraca Saldo SKPD PEMBUATAN NERACA SALDO 23 Ke D.2.1. Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan Terdiri Dari: 1. Berita Acara Serah Terima Barang 6.1 Penatausahaan Penerimaan Akuntansi Pengeluaran Kas Akuntansi Aset Pengelolaan Barang Daerah Terdiri Dari: 1. SK Mutasi Barang 5. Berita Acara Pemusnahan Barang 5. Berita Acara Penerimaan Barang 2. Berita Acara Serah Terima Barang 7. Surat Pengiriman Barang 4. Laporan Keuangan SKPD 100 .2. Berita Acara Pemusnahan Barang 6.

BA Pemusnahan Barang . Register Buku Besar SKPD 3.Bukti memorial transaksi Aset Tetap dalam Register Jurnal Umum.SPJ Pengeluaran dan SP2D dalam Register Jurnal Pengeluaran Kas.BA Penerimaan Barang . Bukti Memorial transaksi Aset Tetap dibuat berdasarkan bukti transaksi yang terdiri dari: . PPK SKPD membuat Neraca Saldo SKPD.D. .BA Penilaian Akuntansi Penerimaan Kas PPK SKPD Akuntansi Pengeluaran Kas Akuntansi Aset Akuntansi Selain Kas SPJ Penerimaan SPJ Pengeluaran SP2D Bukti Transaksi Bukti Transaksi Bukti Memorial Bukti Memorial Register Jurnal Penerimaan Kas Register Jurnal Pengeluaran Kas Register Jurnal Umum Register Jurnal Umum 2.SK Mutasi Barang .BA Penerimaan Barang . Berdasarkan Buku Besar SKPD.Bukti memorial transaksi Selain Kas dalam Register Jurnal Umum.SK Penghapusan Barang .BA Penyelesaian Pekerjaan Bukti Memorial transaksi Selain Kas dibuat berdasarkan bukti transaksi yang terdiri dari: .BA Seraht Terima Barang . Akuntansi SKPD Uraian 1.BA Pemusnahan Barang . Neraca Saldo SKPD 101 .SK Mutasi Barang .Surat Pengiriman Barang . .SK Penghapusan Barang . .1.BA Penilaian .BA Seraht Terima Barang .SPJ Penerimaan dalam Register Jurnal Penerimaan Kas. Jurnal-jurnal tersebut oleh PPKSKPD diposting ke Register Buku Besar SKPD. PPK-SKPD menjurnal: .

Laporan Keuangan SKPD PPK SKPD Pengguna Anggaran PPKD Dari D. Neraca. CALK)Laporan Keuangan SKPD (LRA. Neraca. Laporan Keuangan PEMDA Laporan Keuangan SKPD (LRA. CALK) Neraca Saldo SKPD 24 Pembuatan LK SKPD Otorisasi Ke D. CALK) Surat Pernyataan Laporan Keuangan SKPD (LRA. Neraca. CALK) 102 .1. Neraca. Akuntansi SKPD 23 Laporan Keuangan SKPD (LRA.D.2. CALK) Surat Pernyataan Laporan Keuangan SKPD (LRA.4. Neraca.

2. CALK) 2.D. Berdasarkan Neraca Saldo SKPD.Laporan Realisasi Anggaran . CALK) Laporan Keuangan SKPD (LRA. Pengguna Anggaran menyerahkan Laporan Keuangan SKPD berikut Surat Pernyataan kepada PPKD Surat Pernyataan 103 .Catatan Atas Laporan Keuangan Laporan Keuangan SKPD (LRA. PPK SKPD menyerahkan Laporan Keuangan SKPD kepada Pengguna Anggaran untuk diotorisasi. Neraca.Neraca . CALK) 3. Neraca. PPK SKPD menyusun Laporan Keuangan SKPD yang terdiri dari: . Pengguna Anggaran mengotorisasi Laporan Keuangan SKPD. Neraca. dan membuat Surat Pernyataan. Laporan Keuangan SKPD (LRA. CALK) 4. Neraca. Surat Pernyataan Laporan Keuangan SKPD (LRA. Laporan Keuangan SKPD Uraian PPK SKPD Neraca Saldo SKPD Pengguna Anggaran PPKD 1.

BA Penilaian Akuntansi Selain Kas Identifikasi transaksi Selain Kas Nota Kredit Nota Debet Bukti Transaksi Bukti Transaksi PENJURNALAN Pembuatan Bukti Memorial Pembuatan Bukti Memorial Jurnal Penerimaan/ Pengeluaran Kas Bukti Memorial Bukti Memorial POSTING PENJURNALAN PENJURNALAN PENJURNALAN PENJURNALAN Buku Besar Kas Jurnal Penerimaan Kas Jurnal Pengeluaran Kas Jurnal Umum Jurnal Umum Pembuatan Laporan Keuangan POSTING Laporan Keuangan SKPKD (LRA. BA Penerimaan Barang 2. SK Mutasi Barang 4. BA Penerimaan Barang 2. Akuntansi SKPKD BUD Akuntansi Penerimaan Kas Laporan Posisi Kas Harian Terdiri Dari: 1. BA Pemusnahan Barang 5. Laporan Keuangan PEMDA 104 . SK Mutasi Barang 5. SK Penghapusan Barang 3. Nota Debet 2. BA Serah Terima Barang 6. BA Penyelesaian Pekerjaan Fungsi Akuntansi SKPKD Akuntansi Pengeluaran Kas Akuntansi Aset / Hutang Pengelolaan Barang /Hutang Daerah Terdiri Dari: 1. LAK. Neraca. CALK) Laporan Arus Kas Laporan Posisi Kas Harian Buku Besar SKPKD Pembuatan Neraca Saldo SKPKD Neraca Saldo SKPKD Laporan Arus Kas Laporan Posisi Kas Harian dilampiri: 1. Surat Pengiriman Barang 4. BA Penilaian 7. SK Penghapusan Barang 3.4.3. BA Pemusnahan Barang 6. Nota Kredit Pembuatan LK SKPKD 25 Ke D.D. BA Serah Terima Barang 7.

5. Fungsi Akuntansi SKPKD melakukan penjurnalan dalam Register Jurnal Penerimaan Kas dan Register Jurnal Pengeluaran Kas.3. Fungsi Akuntansi juga menjurnal Bukti Memorial transaksi Aset / Hutang dan Bukti Memorial transaksi Selain Kas ke dalam Register Jurnal Umum 7. LAK. Berdasarkan Buku Besar SKPKD.D. Berdasarkan Buku Besar Kas.BUD menjurnal Nota Kredit dan Nota Debet ke dalam Register Jurnal Penerimaan/Pengeluaran Kas 2. Neraca. 9. Neraca. CALK) Register Jurnal Penerimaan / Pengeluaran Kas Buku Besar Kas Laporan Arus Kas Laporan Posisi Kas Harian Laporan Posisi Kas Harian Bukti Transaksi Bukti Transaksi Register Jurnal Penerimaan Kas Register Jurnal Pengeluaran Kas Bukti Memorial Bukti Memorial Register Jurnal Umum Register Jurnal Umum Buku Besar SKPKD Laporan Arus Kas Neraca Saldo SKPKD Laporan Keuangan SKPKD (LRA. Fungsi Akuntansi SKPKD memposting jurnal-jurnal tsb ke dalam Buku Besar SKPKD 8. Fungsi Akuntansi Menggabungkan Neraca Saldo dan Laporan Arus Kas dalam menyusun Laporan Keuangan SKPKD (LRA. 3. 6. BUD menyerahkan Laporan Arus Kas dan Laporan Posisi Kas Harian yang dilampiri Nota Kredit dan Nota Debet kepada Fungsi Akuntansi SKPKD. BUD membuat Laporan Arus Kas dan Laporan Posisi Kas Harian 4. BUD kemudian memposting jurnal tersebut ke dalam Buku Besar Kas. Fungsi Akuntansi membuat Neraca Saldo SKPKD. Berdasarkan Laporan Posisi Kas Harian. Akuntansi SKPKD Uraian Nota Kredit BUD Nota Debet Fungsi Akuntansi SKPKD Akuntansi Penerimaan Akuntansi Pengeluaran Kas Kas Akuntansi Aset / Hutang Akuntansi Selain Kas 1. CALK) 105 .

LAK. CALK) LK Perusahaan Daerah LK PEMDA (LRA. Neraca. Neraca. LAK. LAK. CALK) LK Perusahaan Daerah Konsolidasi (Penggabungan) LK PEMDA (LRA. Neraca. Neraca. Neraca. Laporan Keuangan PEMDA Fungsi Akuntansi SKPKD 25 PPKD 24 SEKDA KDH Laporan Keuangan SKPKD (LRA. LAK. CALK) Laporan Keuangan SKPD (LRA. Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 106 . Neraca. LAK.4. CALK) LK PEMDA (LRA. CALK) LK Perusahaan Daerah Surat Pernyataan KDH Otorisasi LK PEMDA (LRA. CALK) LK Perusahaan Daerah Perusahaan Daerah LK PEMDA (LRA. LAK.D. CALK) Laporan Keuangan SKPD (LRA. CALK) LK Perusahaan Daerah Pembuatan Surat Pernyataan KDH Penjabaran LRA LK PEMDA (LRA. CALK) LK Perusahaan Daerah 26 Ke D. Neraca. Neraca.5. Neraca. LAK.

CALK) PPKD Laporan Keuangan SKPD (LRA. CALK LK Perusahaan Daerah Surat Pernyataan KDH 107 . CALK LK Perusahaan Daerah LK PEMDA (LRA. Kepala Daerah membuat surat pernyataan. Fungsi Akuntansi SKPKD melakukan konsolidasi (penggabungan) Laporan Keuangan SKPKD dan Laporan Keuangan SKPD. LAK.D. 4. Neraca. 7. SEKDA meneruskan kedua laporan tersebut kepada Kepala Daerah. Laporan Keuangan PEMDA dan Perusahaan Daerah beserta Surat Pernyataan KDH berlanjut ke proses Pertanggungjawaban Pelaksanaa APBD. Proses konsolidasi tsb menghasilkan Laporan Keuangan PEMDA dan Penjabaran LRA. LAK. Laporan Keuangan Pemda tersebut disertai oleh Laporan Keuangan Perusahaan Daerah. Neraca.4. LAK. Konsolidasi Penjabaran LRA LK PEMDA (LRA. LAK. CALK) SEKDA KDH 2. 3. Neraca. Neraca. 5. Neraca. CALK LK Perusahaan Daerah LK PEMDA (LRA. PPKD kemudian menyerahkan kedua laporan tsb kepada SEKDA 6. CALK LK Perusahaan Daerah Perusahaan Daerah LK PEMDA (LRA. Laporan Keuangan PEMDA dan Laporan Keuangan Perusahan Daerah diserahkan oleh Fungsi Akuntansi SKPKD ke PPKD untuk diotorisasi. CALK) Laporan Keuangan SKPD (LRA. Laporan Keuangan PEMDA Uraian 1. LAK. Setelah mengotorisasi Laporan Keuangan PEMDA dan Laporan Keuangan Perusahaan Daerah. Neraca. Setelah menerima Laporan Keuangan PEMDA dan Laporan Keuangan Perusahaan Daerah. yang diserahkan oleh PPKD. Fungsi Akuntansi SKPKD Laporan Keuangan SKPKD (LRA. Neraca.

Neraca. CALK) LK Perusahaan Daerah Surat Pernyataan KDH Pemeriksaan Penjabaran LRA Ya Melewati Batas Waktu? Pemeriksaan diselesaikan paling lambat 2 bulan setelah penerimaan LK Pemda Tidak Laporan Hasil Pemeriksaan Laporan Hasil Pemeriksaan Laporan Hasil Pemeriksaan LK PEMDA (LRA.6. LAK. Neraca. LAK. Neraca. Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Fungsi Akuntansi SKPKD Dari D. CALK) LK Perusahaan Daerah Tanggapan dan Penyesuaian LK PEMDA (LRA. CALK) LK Perusahaan Daerah Surat Pernyataan KDH LK PEMDA (LRA. LAK. Neraca. Laporan Keuangan Pemda KDH 26 BPK Penyampaian LK paling lambat 3 bulan setelah TA berakhir LK PEMDA (LRA. Neraca. CALK) LK Perusahaan Daerah LK PEMDA (LRA. LAK.D. LAK. CALK) LK Perusahaan Daerah LK PEMDA (LRA. Neraca. Pembahasan LK Pemda 108 . LAK.5.4. LAK. CALK) LK Perusahaan Daerah Penjabaran LRA LK PEMDA (LRA. CALK) LK Perusahaan Daerah Penjabaran LRA 27 Ke D. Neraca.

LK PEMDA (LRA. CALK LK Perusahaan Daerah Laporan Hasil Pemerikaan 5.5.D. CALK LK PEMDA (LRA. LAK. KDH meneruskan Laporan Hasil Pemeriksaan dan Laporan Keuangan yang telah diperiksa kepada Fungsi Akuntansi untuk disesuaikan. Neraca. LAK. KDH menyerahkan LK PEMDA dan LK Perusahaan Daerah beserta Surat Pernyataan KDH kepada BPK. BPK menyerahkan Laporan Hasil Pemeriksaan dan Laporan Keuangan yang telah diperiksa kepada KDH. Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Uraian 1. Fungsi Akuntansi menyerahkan Laporan Keuangan yang disertai Penjabaran LRA kepada KDH LK Perusahaan Daerah Penjabaran LRA 109 . Fungsi Akuntansi SKPKD Surat Pernyataan KDH KDH LK PEMDA (LRA. Neraca. LAK. Neraca. Fungsi Akuntansi melakukan penyesuaian dan meyiapkan tanggapan terhadao Laporan Hasil Pemeriksaan. CALK LK Perusahaan Daerah Laporan Hasil Pemerikaan Laporan Hasil Pemerikaan 4. CALK LK Perusahaan Daerah Pemeriksaan 3. LK PEMDA (LRA. CALK LK Perusahaan Daerah Penjabaran LRA 6. CALK LK Perusahaan Daerah BPK Surat Pernyataan KDH 2. CALK LK Perusahaan Daerah LK PEMDA (LRA. Pemeriksaan diselesaikan paling lambat 2 bulan setelah diterimanya LK. LAK. Fungsi Akuntansi juga menambahkan penjabaran LRA ke Laporan Keuangan. Neraca. LAK. Neraca. Neraca. Neraca. Penjabaran LRA Tanggapan dan Penyesuaian LK PEMDA (LRA. LAK. LAK. LK PEMDA (LRA. BPK melakukan pemeriksaan atas LK PEMDA dan LK Perusahaan Daerah.

Neraca.D.5. Pembahasan LK Pemda KDH DPRD Dari D. LAK. CALK) LK Perusahaan Daerah Penjabaran LRA LK PEMDA (LRA. CALK) LK Perusahaan Daerah Penjabaran LRA 110 . Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 27 Paling lambat 6 bulan setelah Tahun Anggaran berakhir Raperda Pertanggungjawaban APBD LK PEMDA (LRA. LAK.6. LAK. Neraca. Neraca. CALK) LK Perusahaan Daerah Penjabaran LRA Pembahasan Persetujuan bersama paling lambat 1 bulan sejak diterimanya Raperda Perda Pertanggungjawaban APBD yang harus dipublikasikan LK PEMDA (LRA.

Neraca. DPRD melakukan pembahasan terhadap LK Pemda. Neraca. Persetujuan bersama dicapai paling lambat 1 bulan sejak diterimanya Raperda Pertanggungjawaban APBD. Perda ini harus dipublikasikan Berupa Perda Pertanggungjawaban APBD LK PEMDA (LRA. LAK. dan Penjabaran LRA. LK Perusahaan Daerah. Raperda yang disetujui ditetapkan menjadi Perda Pertanggungjawaban APBD (LK Pemda. LAK. CALK LK Perusahaan Daerah Penjabaran LRA 111 . LK PEMDA (LRA. CALK LK Perusahaan Daerah Penjabaran LRA 3. LK PEMDA (LRA. LK Perusahan Daerah. LAK. Neraca. Pembahasan LK PEMDA Uraian KDH DPRD 1. Penjabaran LRA). KDH menyerahkan LK PEMDA.D. LK Perusahaan Daerah. dan Penjabaran LRA (Berupa Raperda Pertanggungjawaban APBD) kepada DPRD.6. CALK LK Perusahaan Daerah Penjabaran LRA Berupa Raperda Pertanggungjawaban APBD 2.

.

6) Raper KDH Penjabaran Perubahan APBD Raperda Perubahan APBD Pembatalan Perda Perubahan APBD (E.2) Pedoman Penyusunan RKA-SKPD Perubahan Raperda Perubahan APBD Penyiapan Raperda Perubahan APBD (E.7) Per KDH-Pelaksanaan Pengeluaran atas Pagu TA Berjalan Perda-Pencabutan Perda Perubahan APBD Per KDH Penjabaran Perubahan APBD Perda Perubahan APBD Penyusunan Rancangan DPPA-SKPD (E.3) Raper KDH Penjabaran Perubahan APBD Pembahasan Raperda Perubahan APBD (E.4) RKA-SKPD Perubahan Penyusunan RKASKPD Perubahan APBD (E.9) Pengesahan Rancangan DPPASKPD (E.1) KUA Perubahan PPA Perubahan Penyiapan Pedoman Penyusunan RKA.Perubahan APBD Penyusunan KUA dan PPAS Perubahan APBD (E.SKPD Perubahan (E.11) Rancangan DPPA-SKPD Pembahasan Rancangan DPPA-SKPD (E.5) Raperda Perubahan APBD Evaluasi Raperda Perubahan APBD (E.10) Rancangan DPPA-SKPD DPPA-SKPD 113 .8) Penetapan Perda Perubahan APBD (E.

E.DPRD Nota Nota Kesepakatan PPA Kesepakatan PPA Perubahan Perubahan PPA PPA Perubahan Perubahan 114 . Penyusunan KUA dan PPAS Perubahan APBD TAPD Identifikasi Faktor Penyebab Perubahan APBD Penyusunan Rancangan awal KUA Perubahan Rancangan awal KUA Perubahan SEKDA Rancangan KUA Perubahan Rancangan KUA Perubahan KDH Rancangan KUA Perubahan DPRD Rancangan KUA Perubahan Tidak Menyetujui Ya Rancangan awal KUA Perubahan Otorisasi Penyampaian ke DPRD paling lambat minggu pertama Agustus TA berjalan Pembahasan Bersama PEMDA .DPRD Nota Kesepakatan KUA Perubahan KUA Perubahan Rancangan KUA & PPAS Perubahan APBD disepakati menjadi KUA & PPA Perubahan paling lambat minggu kedua Agustus TA berjalan Nota Kesepakatan KUA Perubahan KUA Perubahan Nota Kesepakatan KUA Perubahan KUA Perubahan Rancangan KUA dan PPAS Perubahan Menjelaskan: 1. Program dan kegiatan diusulkan dalam perubahan APBD 3.1. Capaian target kinerja yang harus dikurangi 4. Perbedaan asumsi KUA 2. Capaian target kinerja yang harus ditingkatkan Penyusunan Rancangan Awal PPAS Perubahan Tidak Menyetujui Ya Rancangan PPAS Perubahan Rancangan PPAS Perubahan Rancangan PPAS Perubahan Rancangan PPAS Perubahan Otorisasi Nota Kesepakatan KUA Perubahan KUA Perubahan Nota Kesepakatan PPA Perubahan PPA Perubahan Rancangan Awal PPAS Perubahan Rancangan Awal PPAS Perubahan Pembahasan Bersama PEMDA .

DPRD menyerahkan KUA Perubahan dan Nota Kesepakatan KUA Perubahan kepada TAPD. Rancangan Awal PPAS Perubahan Rancangan KUA & PPAS Perubahan APBD disepakati menjadi KUA & PPA Perubahan paling lambat minggu kedua Agustus TA berjalan 8. 2. 7. Rancangan awal KUA Perubahan TAPD SEKDA KDH DPRD 3. KUA Perubahan disepakati paling lambat minggu ke-2 Agustus. Rancangan KUA Perubahan 5. SEKDA menyetujui rancangan awal KUA Perubahan dan menyerahkan rancangan KUA Perubahan kpd KDH. yang disepakati paling lambat minggu ke-2 Agustus TA berjalan. TAPD menyusun rancangan awal KUA Perubahan.E. KDH mengotorisasi rancangan PPAS Perubahan dan menyerahkan kepada DPRD. 10. DPRD membahas rancangan PPAS Perubahan bersama PEMDA untuk menghasilkan PPA Perubahan dan Nota Kesepakatan PPA Perubahan. Rancangan Awal PPAS Perubahan Rancangan PPAS Perubahan 9. TAPD menyampaikan rancangan awal KUA Perubahan kpd SEKDA. SEKDA menyetujui rancangan awal PPAS Perubahan menjadi Rancangan PPAS Perubahan dan menyerahkan rancangan PPAS Perubahan kepada KDH. Rancangan PPAS Perubahan Minggu 2 Agustus Nota Kesepakatan PPA Perubahan PPA Perubahan 115 . TAPD menyampaikan rancangan awal PPAS Perubahan kepada SEKDA.1. TAPD menyusun rancangan awal PPAS Perubahan berdasarkan KUA Perubahan dan Nota Kesepakatan KUA Perubahan. DPRD membahas rancangan KUA Perubahan bersama PEMDA untuk menghasilkan KUA Perubahan dan Nota Kesepakatan KUA Perubahan. Rancangan awal KUA Perubahan 4. Minggu 1 Agustus Rancangan awal KUA Perubahan Nota Kesepakatan KUA Perubahan KUA Perubahan Nota Kesepakatan KUA Perubahan KUA Perubahan Minggu 2 Agustus 6. KDH mengotorisasi rancangan KUA Perubahan dan menyerahkan kpd DPRD paling lambat Minggu 1 Agustus. Penyusunan KUA & PPAS Perubahan APBD Uraian 1.

Lampiran: .Standar Harga 28 Ke E.Format RKA SKPD dan/atau DPPA SKPD . Sinkronisasi program 3.Kode rekening APBD . PPA Perubahan APBD untuk program baru dan/atau kriteria DPA-SKPD yang dapat diubah 2.KUA Perubahan APBD .SAB . Penyiapan Pedoman Penyusunan RKA SKPD Perubahan TAPD SEKDA KDH Nota Kesepakatan KUA Perubahan Nota Kesepakatan PPA Perubahan Rancangan SE KDH Pedoman Penyusunan RKA SKPD – Perubahan APBD Rancangan SE KDH Pedoman Penyusunan RKA SKPD – Perubahan APBD Ya Penyiapan Rancangan AWAL SE KDH Pedoman Penyusunan RKA SKPD Perubahan APBD Tidak Menyetujui Otorisasi Rancangan AWAL SE KDH Pedoman Penyusunan RKA SKPD – Perubahan APBD Rancangan AWAL SE KDH Pedoman Penyusunan RKA SKPD – Perubahan APBD Diterbitkan paling lambat minggu ketiga Agustus TA berjalan SE KDH Pedoman Penyusunan RKA SKPD – Perubahan APBD SE KDH Pedoman Penyusunan RKA SKPD – Perubahan APBD Rancangan SE KDH Mencakup: 1.E.PPA Perubahan APBD . Penyusunan RKA SKPD – Perubahan APBD 116 .3.2. Hal lain yang perlu mendapat perhatian 5. Batas waktu penyampaian RKA – SKPD 4.

paling lambat minggu ke-3 Agustus tahun anggaran berjalan.Kode rekening APBD . Rancangan SE KDH Mencakup: 1. Lampiran: . Berdasarkan dokumen Nota Kesepakatan KUA Perubahan dan Nota Kesepakatan PPA Perubahan.SKPD. SEKDA mengkoordinasi penyebaran Surat Edaran KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Perubahan APBD kepada SKPD. 117 . KDH mengotorisasi Rancangan Surat Edaran KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Perubahan APBD menjadi Surat Edaran KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Perubahan APBD.2 Penyiapan Pedoman Penyusunan RKA-SKPD Perubahan APBD Uraian 1. Hal lain yang perlu mendapat perhatian 5. SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Perubahan APBD SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Perubahan APBD Minggu ke-3 Agustus 5.PPA Perubahan APBD .Format RKA SKPD dan/atau DPPA SKPD . TAPD menyiapkan Rancangan AWAL Surat Edaran KDH tentang Pedoman Penyusunan RKASKPD Perubahan APBD TAPD Rancangan AWAL SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Perubahan APBD SEKDA KDH 2.KUA Perubahan APBD . TAPD menyerahkan Rancangan AWAL Surat Edaran KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA-SKPD Perubahan APBD kepada SEKDA. Sinkronisasi program 3.E. SEKDA menyetujui Rancangan AWAL Surat Edaran KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA-SKPD Perubahan APBD dan menyerahkan Rancangan Surat Edaran KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Perubahan APBD kepada KDH. PPA Perubahan APBD untuk program baru dan/ atau kriteria DPA-SKPD yang dapat diubah 2.SAB .Standar Harga Rancangan SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Perubahan APBD 4. Batas waktu penyampaian RKA – SKPD 4. Rancangan AWAL SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Perubahan APBD 3.

Hal lain yang perlu mendapat perhatian 5. Sinkronisasi program 3.PPA Perubahan APBD .SAB . Batas waktu penyampaian RKA – SKPD 4.Standar Harga SEKDA Dari E.1 RKA SKPD 3.1 dan 3.4. Penyiapan Raperda Perubahan APBD 118 .Format RKA SKPD dan/atau DPPA SKPD .E.2 Disiapkan Oleh SKPD yang bertindak sebagai SKPKD RKA SKPD 2.2.Kode rekening APBD .2 Penyusunan Rekapitulasi Rincian Anggaran Belanja Langsung (Program & Kegiatan Form RKA SKPD 3.1 RKA SKPD 3.3.2 29 RKA SKPD – Perubahan RKA SKPD – APBD Perubahan APBD Penyusunan RKA SKPD – Perubahan APBD Ke E.KUA Perubahan APBD .1 RKA SKPD 2. PPA Perubahan APBD untuk program baru dan/atau kriteria DPA-SKPD yang dapat diubah 2.2. Lampiran: . Penyiapan Pedoman Penyusunan RKA Perubahan APBD 28 SE KDH Pedoman Penyusunan RKA SKPD – Perubahan APBD SE KDH Pedoman Penyusunan RKA SKPD – Perubahan APBD Penyusunan Rincian Anggaran Pendapatan Penyusunan Rincian Anggaran Belanja Tidak Langsung Penyusunan Rincian Anggaran Belanja Langsung (Program & Kegiatan Penyusunan Rincian Penerimaan Pembiayaan Daerah Penyusunan Rincian Pengeluaran Pembiayaan Daerah RKA SKPD 1 Form RKA SKPD 1 Disiapkan Hanya Oleh SKPD Pemungut Pendapatan RKA SKPD 2. Penyusunan RKA SKPD Perubahan APBD SKPD Rancangan SE KDH Mencakup: 1.

E. SKPD menyusun Rincian Anggaran Pendapatan untuk menghasilkan RKA-SKPD 1.1 7. SKPD menyusun Rincian Anggaran Belanja Langsung masing-masing kegiatan untuk menghasilkan RKASKPD 2.1.1 RKA SKPD 2. RKA SKPD 2. RKA SKPD 3.Hal lain terkait prinsip transparansi & akuntabilitas Lampiran: .2. KDH menyerahkan Pedoman Penyusunan RKA-SKPD Perubahan APBD kepada SKPD. SKPD yang bertindak sebagai SKPKD menyusun Rincian Penerimaan Pembiayaan Daerah untuk menghasilkan RKA-SPKD 3.2.2 6.1 4.1 dan merekapitulasi Rincian Anggaran Belanja Langsung untuk menghasilkan RKA-SKPD 2. SKPD yang bertindak sebagai SKPKD menyusun Rincian Pengeluaran Pembiayaan Daerah untuk menghasilkan RKA-SKPD 3.3.Standar Analisis Belanja . Pedoman ini mencakup: .Sinkronisasi program nasional-daerah . SKPD menyusun Rincian Anggaran Belanja Tidak Langsung untuk menghasilkan RKA-SKPD 2. RKA SKPD 2.KUA & PPAS . SKPD mengkompilasi dokumen RKA-SKPD diatas menjadi RKA-SKPD Perubahan APBD. RKA SKPD 3.PPAS untuk tiap program .Standar Harga SKPD SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Perubahan APBD KDH SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Perubahan APBD 2.2. RKA SKPD Perubahan APBD 119 .Format RKA . RKA SKPD 1 3.2.Batas waktu penyampaian RKA .1.Sinkronisasi kinerja-SPM .Kode rekening .2 8. Penyusunan RKA-SKPD Perubahan APBD Uraian 1.

Ringkasan APBD (urusan PEMDA dan organisasi) 3. 7. Penyusunan RKA Perubahan APBD RKA SKPD – Perubahan APBD RKA SKPD – Perubahan APBD Nota Keuangan Perubahan APBD Raperda Perubahan APBD dan Lampiran Nota Keuangan Perubahan APBD Raperda Perubahan APBD dan Lampiran Penyusunan RKA SKPD – Perubahan APBD Pembahasan RKA SKPD – Perubahan APBD RKA SKPD – Perubahan APBD RKA SKPD – Perubahan APBD Badan Kepegawaian Raperda Perubahan APBD dan Lampiran Sesuai KUA. program dan kegiatan. belanja.3. Rekap Belanja (urusan PEMDA. pendapatan. Ringkasan APBD 2. Penyiapan Raperda Perubahan APBD SKPD PPKD TAPD SEKDA KDH 29 Dari E. LK Daerah (LRA.5. Pembahasan Raperda Perubahan APBD Akuntansi Laporan Keuangan Daftar Pegawai RKA SKPD – Perubahan APBD RKA SKPD – Perubahan APBD Masyarakat Penyusunan Raperda Perubahan APBD beserta Lampiran RKA SKPD – Perubahan APBD Raperda Perubahan APBD dan Lampiran Nota Keuangan Perubahan APBD Raperda Perubahan APBD dan Lampiran Lampiran Raperda Perubahan APBD: 1. pembiayaan) 4. 6. organisasi. Daftar pinjaman daerah 120 . Daftar jumlah pegawai. Neraca. LAK. Daftar kegiatan dianggarkan kembali 8. organisasi. PPAS & Dokumen Lain 30 Ke E. CALK).E. Rincian APBD (urusan PEMDA. keselarasan urusan – fungsi) 5.4.

PPKD mengotorisasi Raperda APBD beserta lampiran dan Nota Keuangan Perubahan APBD & menyerahkannya kepada SEKDA. SEKDA akan mengotorisasi kedua dokumen ini dan menyerahkannya kepada KDH setelah sebelumnya melakukan sosialisasi kepada masyarakat. TAPD menyerahkan Raperda APBD beserta lampiran dan Nota Keuangan Perubahan APBD kpd PPKD.daftar perubahan jumlah pegawai . SKPD menyerahkan RKA-SKPD Perubahan APBD kepada PPKD. SKPD RKA SKPD Perubahan APBD PPKD RKA SKPD Perubahan APBD TAPD SEKDA KDH RKA SKPD Perubahan APBD Pembahasan RKA SKPD Perubahan APBD Raperda APBD dan Lampiran Nota Keuangan Perubahan APBD Lampiran: .daftar pinjaman daerah Raperda APBD dan Lampiran Nota Keuangan Perubahan APBD Nota Keuangan Perubahan APBD Raperda Perubahan APBD dan Lampiran Raperda Perubahan APBD dan Lampiran Masyarakat Nota Keuangan Perubahan APBD 121 .daftar kegiatan tahun sebelumnya yang belum terealisasi dan dianggarkan kembali . Tim Anggaran membahas kesesuaian RKASKPD Perubahan APBD dengan KUA & PPAS. 7. 2.rekapitulasi perubahan belanja . PPKD mengotorisasi RKA-SKPD Perubahan APBD kemudian menyerahkannya kpd TAPD.ringkasan perubahan APBD . 5. TAPD menyusun Raperda Perubahan APBD beserta lampiran dan Nota Keuangan Perubahan APBD. Apabila dinyatakan sesuai. 6. 4.4 Penyiapan Raperda Perubahan APBD Uraian 1. 3.E.laporan keuangan pemda .

5.E.DPRD RKA SKPD Perubahan diberikan jika DPRD memerlukan penjelasan tambahan Raper KDH – Penjabaran Perubahan APBD Raper KDH Penjabaran Perubahan APBD Tidak Sesuai KUA dan PPA Pengambilan keputusan bersama paling lambat 3 bulan sebelum TA ybs berakhir Ya Persetujuan Bersama Raperda Perubahan APBD Persetujuan Raper KDH Penjabaran Perubahan APBD Lampiran: 1.6. Penyiapan Raperda Perubahan APBD DPRD Nota Keuangan Perubahan APBD Raperda Perubahan APBD dan Lampiran KUA Perubahan PPA Perubahan RKA SKPD Perubahan Penyiapan Raper KDH Penjabaran Perubahan APBD Nota Keuangan Perubahan APBD Raperda Perubahan APBD dan Lampiran SKPD Pembahasan Bersama PEMDA . Evaluasi Raperda Perubahan APBD dan Raper KDH Penjabaran Perubahan APBD 122 . Pembahasan Raperda APBD dan Penyusunan Raper KDH – Penjabaran APBD PPKD 30 RKA Persetujuan Bersama Raperda Perubahan APBD Penyusunan Raperda Perubahan APBD KDH Dari E.4. Ringkasan penjabaran perubahan anggaran APBD 2. Penjabaran perubahan APBD Bersama Raperda Perubahan APBD Raperda Perubahan APBD dan Lampiran Raperda Perubahan APBD dan Lampiran Nota Keuangan Perubahan APBD Raperda Perubahan APBD dan Lampiran 31 Ke E.

Setelah Raperda Perubahan APBD beserta lampiran dan Nota Keuangan Perubahan APBD dinyatakan sesuai dengan KUA Perubahan APBD & PPA Perubahan APBD. Pembahasan Bersama PEMDA . KDH menyiapkan Raper KDH Penjabaran Perubahan APBD. Lampiran Raper KDH Penjabaran Perubahan APBD adalah sebagai berikut: .DPRD 3.Penjabaran perubahan APBD Raper KDH – Penjabaran Perubahan APBD 123 . KDH menyerahkan Raperda Perubahan APBD beserta lampiran dan Nota Keuangan Perubahan APBD kepada DPRD paling lambat akhir September tahun anggaran berjalan.Ringkasan penjabaran perubahan anggaran APBD .5 Pembahasan Raperda Perubahan APBD Uraian 1. dibuatlah Persetujuan Bersama Raperda Perubahan APBD antara DPRD dan KDH. KDH Raperda Perubahan APBD dan Lampiran Nota Keuangan Perubahan APBD DPRD Akhir September Raperda Perubahan APBD dan Lampiran Nota Keuangan Perubahan APBD 2. Persetujuan Bersama Raperda Perubahan APBD Persetujuan Bersama Raperda Perubahan APBD 3 bulan sebelum tahun anggaran bersangkutan berakhir 4.E. Berdasarkan Persetujuan Bersama Raperda Perubahan APBD. paling lambat tiga bulan sebelum tahun anggaran yang bersangkutan berakhir. DPRD membahas Raperda Perubahan APBD beserta lampiran dan Nota Keuangan Perubahan APBD bersama PEMDA.

Penetapan Perda Perubahan APBD dan Per KDH Penjabaran Perubahan APBD 33 Raperda Perubahan APBD dan Lampiran 124 .5.6. Pembatalan Perda Perubahan APBD dan Per KDH Penjabaran Perubahan APBD 32 Ya Raper KDH (Penjabaran Perubahan APBD) Raper KDH (Penjabaran Perubahan APBD) Raperda Perubahan APBD Dan Lampiran Ke D.7.8. Pembahasan Raperda Perubahan APBD Gubernur/Mendagri Penetapan PerMendagri tentang Evaluasi Raperda Perubahan APBD Raper KDH (Penjabaran Perubahan APBD) PerMendagri tentang Evaluasi Raperda Perubahan APBD Penyusunan Raper KDH (Penjabaran Perubahan APBD) Pembahasan Bersama Raperda Perubahan APBD Dan Lampiran Raper KDH (Penjabaran Perubahan APBD) Raperda Perubahan APBD Dan Lampiran Evaluasi Raperda dan Raper KDH Perubahan Hasil Evaluasi Disampaikan Paling Lambat 15 Hari Kerja Sejak Diterimanya Raperda Penyempurnaan paling lama 7 (tujuh) hari kerja setelah diterimanya hasil evaluasi Ya Ditindaklanjuti KDH dan DPRD Tidak Sesuai Kepentingan Umum dan Peraturan Perundangan Lebih Tinggi Tidak Ke D. Evaluasi Raperda Perubahan APBD dan Raper KDH Penjabaran Perubahan APBD KDH 31 Dari E.E.

Raperda Perubahan APBD Dan Raper KDH Lampiran (Penjabaran Perubahan APBD) 125 .E.6 Evaluasi Raperda Perubahan APBD dan Raper KDH Penjabaran Perubahan APBD Uraian 1. Evaluasi Raperda dan Raper KDH Perubahan Raperda Perubahan APBD Dan Lampiran Raper KDH (Penjabaran Perubahan APBD) 3. KDH menyerahkan Raperda Perubahan APBD beserta lampiran dan Raper KDH Penjabaran Perubahan APBD kepada Gubernur/ Mendagri. Gubernur/Mendagri meneliti kesesuaian Raperda dan Raper KDH dengan PerMendagri tentang Evaluasi Raperda Perubahan APBD . Gubernur/Mendagri mengevaluasi Raperda dan Raper KDH. Raperda dan Raper KDH yang telah lolos evaluasi diserahkan kembali oleh Gubernur/Mendagri kepada KDH. KDH Raper KDH (Penjabaran Perubahan APBD) Gubernur/Mendagri Raper KDH (Penjabaran Perubahan APBD) Raperda Perubahan APBD Dan Lampiran Raperda Perubahan APBD Dan Lampiran 2.

Penetapan Perda Perubahan APBD dan Per KDH Penjabaran Perubahan APBD KDH Dari F. Penyusunan Rancangan DPPA SKPD Penyampaian Perda Perubahan APBD dan Per KDH Penjabaran Perubahan APBD ke Gubernur/Mendagri paling lambat 7 (tujuh) hari kerja setelah ditetapkan 126 .9. Evaluasi Perda Perubahan APBD Gubernur/Mendagri 33 Raper KDH (Penjabaran Perubahan APBD) Raperda Perubahan APBD Dan Lampiran Per KDH – Penjabaran Perubahan APBD Perda Perubahan APBD Penetapan Perda dan Per KDH Per KDH – Penjabaran Perubahan APBD Per KDH – Penjabaran Perubahan APBD Per KDH – Penjabaran Perubahan APBD 34 Perda Perubahan APBD Perda Perubahan APBD Perda Perubahan APBD Ke F.E.6.7.

7 Penetapan Perda Perubahan APBD dan Per KDH Penjabaran Perubahan APBD Uraian 1. KDH menyerahkan Perda Perubahan APBD dan Per KDH Penjabaran Perubahan APBD kepada Gubernur/Mendagri. Per KDH (Penjabaran Perubahan APBD) Perda Perubahan APBD 127 . Raper KDH (Penjabaran Perubahan APBD) KDH Raperda Perubahan APBD Dan Lampiran Gubernur/Mendagri Per KDH (Penjabaran Perubahan APBD) Perda Perubahan APBD 2.E. KDH menetapkan Raperda Perubahan APBD beserta lampiran dan Raper KDH Penjabaran Perubahan APBD menjadi Perda Perubahan APBD dan Raper KDH Penjabaran Perubahan APBD.

dan Berlakunya Pagu TA Berjalan Gubernur/Mendagri 32 Dari E.E.dan Berlakunya Pagu TA Berjalan 128 . Pembatalan Perda Perubahan APBD dan Per KDH – Penjabaran Perubahan APBD KDH Kep Mendagri/Gubernur – Pembatalan Perda Perubahan APBD dan Per KDH Penjabaran Perubahan.8.6. Evaluasi Raperda Perubahan APBD Ditindaklanjuti KDH dan DPRD Penetapan Pelaksanaan Pengeluaran atas Pagu TA Berjalan Pemberhentian Pelaksanaan Perda Perubahan APBD dan Pencabutan Perda Perubahan APBD Paling Lama 7 (tujuh) hari kerja setelah pembatalan Tidak Pembatalan Perda Perubahan APBD dan Per KDH Penjabaran Perubahan APBD Per KDH – Pelaksanaan Pengeluaran atas Pagu TA Berjalan Perda – Pencabutan Perda Perubahan APBD Kep Mendagri/Gubernur – Pembatalan Perda Perubahan APBD dan Per KDH Penjabaran Perubahan.

maka Gubernur/ Mendagri membatalkan Perda Perubahan APBD dan Per KDH Penjabaran Perubahan APBD dengan mengeluarkan Per Mendagri/Gubernur – Pembatalan Perda Perubahan dan Per KDH Perubahan. Per Mendagri/Gubernur – Pembatalan Perda Perubahan dan Per KDH Perubahan. Berdasarkan dokumen ini KDH: . Penyempurnaan ini dilakukan paling lambat 7 hari kerja sejak diterimanya hasil evaluasi.8. Per Mendagri/Gubernur – Pembatalan Perda Perubahan dan Per KDH Perubahan. dan Berlakunya APBD TA Berjalan kepada KDH. Pembatalan Perda Perubahan APBD dan Per KDH – Penjabaran Perubahan APBD Uraian KDH Raper KDH (Penjabaran Perubahan APBD) Gubernur/Mendagri Raper KDH (Penjabaran Perubahan APBD) 1. Per KDH – Pelaksanaan Pengeluaran atas Pagu TA Berjalan Perda – Pencabutan Perda Perubahan APBD 129 . dan Berlakunya APBD TA Berjalan.Menetapkan Per KDH – Pelaksanaan Pengeluaran atas Pagu Tahun Anggaran Berjalan. . dan Berlakunya APBD TA Berjalan 7 Hari Kerja setelah pembatalan 4.Memberhentikan pelaksanaan Perda Perubahan dan mencabut Perda Perubahan dengan mengeluarkan Perda – Pencabutan Perda Perubahan APBD selambatlambatnya 7 hari kerja setelah pembatalan. Gubernur/Medagri kemudian menyerahkan Per Mendagri/ Gubernur – Pembatalan Perda Perubahan dan Per KDH Perubahan. Apabila Raperda Perubahan APBD dan Raper KDH Penjabaran APBD dinyatakan tidak sesuai Kepentingan Umum. Raperda Perubahan APBD Dan Lampiran Raperda Perubahan APBD Dan Lampiran 2. dan PerMendagri tentang Evaluasi Raperda Perubahan APBD maka Gubernur/Mendagri akan mengembalikan kedua dokumen tersebut kepada KDH untuk ditindaklanjuti bersama DPRD. Bila KDH dan DPRD tidak menindaklanjuti. dan Berlakunya APBD TA Berjalan 3. Peraturan Perundangan yang lebih tinggi.E.

10. Pembahasan Rancangan DPPA SKPD 130 .E. Penyusunan Rancangan DPPA SKPD SKPD Surat Pemberitahuan Paling lambat 3 hari kerja setelah penetapan Perda Perubahan APBD Penyusunan Rancangan DPPA SKPD PPKD Dari F. Penetapan Perda Perubahan APBD KDH 34 Per KDH – Penjabaran Perubahan APBD Per KDH – Penjabaran Perubahan APBD Perda Perubahan APBD Pembuatan Surat Pemberitahuan Perda Perubahan APBD Disertai penjelasan perbedaan jumlah anggaran sebelum dan setelah perubahan Rancangan DPPA SKPD Surat Pemberitahuan Surat Pemberitahuan Per KDH – Penjabaran Perubahan APBD Perda Perubahan APBD Rancangan DPPA SKPD 35 Ke E.9.8.

SKPD PPKD Perda Perubahan APBD KDH Perda Perubahan APBD Per KDH – Penjabaran Perubahan APBD Per KDH – Penjabaran Perubahan APBD 2. Surat Pemberitahuan 3. PPKD membuat Surat Pemberitahuan. PPKD mendistribusikan Surat Pemberitahuan kepada SKPD.E. SKPD menyerahkan Rancangan DPPA-SKPD kepada PPKD paling lambat 3 hari kerja setelah perubahan APBD ditetapkan. Berdasarkan kedua dokumen ini. SKPD menyusun Rancangan DPPA-SKPD. 3 hari kerja Rancangan DPPA SKPD 131 . Rancangan DPPA SKPD 5.9 Penyusunan Rancangan DPPA SKPD Uraian 1. Surat Pemberitahuan 4. Berdasarkan Surat Pemberitahuan. KDH menyerahkan Perda Perubahan APBD dan Per KDH Penjabaran Perubahan APBD kepada PPKD.

9. Pembahasan Rancangan DPPA SKPD PPKD TAPD Rancangan DPPA SKPD SEKDA Dari E.11.10.E. Pengesahan Rancangan DPPA SKPD 132 . Penyusunan DPPA SKPD 35 Penyusunan Rancangan DPPA SKPD Pembahasan Rancangan DPPA SKPD Rancangan DPPA SKPD Rancangan DPPA SKPD Tidak Menyetujui Ya Rancangan DPPA SKPD Rancangan DPPA SKPD Pengesahan DPPA SKPD 36 DPPA SKPD Ke E.

PPKD mengotorisasi Rancangan DPPA-SKPD kemudian menyerahkannya kepada TAPD. Rancangan DPPA SKPD 3.E. Setelah disetujui. Kemudian menyerahkan Rancangan DPPASKPD ini kepada SEKDA untuk disetujui. Rancangan DPPA SKPD 4. TAPD membahas Rancangan DPPA-SKPD. TAPD mengesahkan Rancangan DPPA-SKPD menjadi DPPA-SKPD kemudian DPPA-SKPD diserahkan kepada PPKD. DPPA SKPD 133 .10 Pembahasan Rancangan DPPA SKPD Uraian 1. Rancangan DPPA SKPD TAPD PPKD Rancangan DPPA SKPD SEKDA 2. SEKDA menyerahkan Rancangan DPPA-SKPD kepada TAPD.

E. Pengesahan Rancangan DPPA SKPD SKPD PPKD SEKDA DPPA SKPD Rancangan DPPA SKPD 36 Dari E.11. Pembahasan Rancangan DPPA SKPD Pengesahan Rancangan DPPA SKPD Pembahasan Rancangan DPPA SKPD DPPA SKPD Rancangan DPPA SKPD 134 .10.

SKPD PPKD Rancangan DPPA SKPD SEKDA Rancangan DPPA SKPD 2. SEKDA menyerahkan dokumen Rancangan DPPA-SKPD kepada PPKD. PPKD mengesahkan Rancangan DPPASKPD menjadi DPPA-SKPD. PPKD menyerahkan DPPA-SKPD kepada SKPD. DPPA SKPD 135 .11 Pengesahan Rancangan DPPA-SKPD Uraian 1.E. DPPA SKPD 3.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful