BAGAN ALIR   SIKLUS PENGELOLAAN  KEUANGAN DAERAH 

Berdasarkan  PERMENDAGRI Nomor 13 Tahun 2006  Tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah 

DEPARTEMEN DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA 12 JUNI 2006

DAFTAR ISI
Proses A. Proses Penyusunan APBD
A.1. A.2. A.3. A.4. A.5. A.6. A.7. A.8. A.9. Penyusunan KUA dan PPAS Penyiapan Pedoman Penyusunan RKA SKPD Penyusunan RKA SKPD Penyiapan Raperda APBD Pembahasan Raperda APBD dan Penyusunan Raper KDH Penjabaran APBD Evaluasi Raperda APBD dan Raper KDH Penjabaran APBD Penetapan Perda APBD dan Per KDH Penjabaran APBD Pembatalan Perda APBD dan Per KDH Penjabaran APBD Penyusunan Raper KDH APBD

Halaman 1
2 4 6 8 10 12 14 16 18 20

A.10. Penetapan Raper KDH APBD

B. Pelaksanaan dan Penatausahaan Belanja
B.1. B.2. B.3. B.4. Penyiapan Rancangan DPA – SKPD dan Rancangan Anggaran Kas Penyusunan Rancangan DPA SKPD Pengesahan Rancangan DPA SKPD Penyediaan Dana

23
24 26 28 30 32 34 36 38 40 42 44 46 48 50 52 54 56 58 60 62 64 66 68 70 72 74 76 78 80 82

B.5.1. Pengajuan SPP – UP B.5.2. Penerbitan SP2D – UP B.5.3. Pembelanjaan Dana UP B.6.1. Pengajuan SPP – GU B.6.2. Penerbitan SP2D – GU B.6.3. Pembelanjaan Dana GU B.7.1 Pengajuan SPP – TU B.7.2. Penerbitan SP2D – TU B.7.3. Pembelanjaan Dana TU B.8.1. Pengajuan SPP – LS Gaji dan Tunjangan B.8.2. Penerbitan SP2D – LS Gaji dan Tunjangan B.8.3. Pembelanjaan Dana Gaji B.9.1. Pelaksanaan Pengeluaran Barang dan Jasa B.9.2. Pengajuan SPP – LS Barang dan Jasa B.9.3. Penerbitan SP2D – LS Barang dan Jasa B.9.4. Pembelanjaan Dana Barang & Jasa B.10.1. Pelaksanaan Pengeluaran Barang dan Jasa – Non Pihak Ketiga B.10.2. Pengajuan SPP – LS Barang dan Jasa – Non Pihak Ketiga B.10.3. Penerbitan SP2D – LS Barang dan Jasa – Non Pihak Ketiga B.10.4. Pembelanjaan Dana Barang & Jasa – Non Pihak Ketiga B.11.1. Pengajuan SPP – LS – Subsidi, Bunga, Hibah dan Pembiayaan B.11.2. Penerbitan SP2D – LS – Subsidi, Bunga, Hibah dan Pembiayaan B.11.3. Pembelanjaan Dana Bunga, Subsidi, Hibah, Bantuan dan Pembiayaan B.12. B.13. B.14. Dana Cadangan Pembuatan SPJ SPJ dengan Bendahara Pembantu

3. D.2.6. Pengesahan Rancangan DPPA SKPD .4.2.2. E.3. D. Akuntansi dan Pelaporan D.Proses C. E. E. D.1.10. D. Pelaksanaan Pendapatan Daerah – Bank lain C. Pelaksanaan dan Penatausahaan Pendapatan C. E.9.1. Perubahan APBD E.2.1.2.2.1. Penatausahaan Penerimaan dengan Bendahara Pembantu Halaman 85 86 88 90 92 94 96 D. Pelaksanaan Pendapatan Daerah – Bendahara Penerimaan C.3. D.5. Penyusunan KUA dan PPAS Perubahan APBD Penyiapan Pedoman Penyusunan RKA SKPD untuk Perubahan APBD Penyusunan RKA SKPD Perubahan APBD Penyiapan Raperda Perubahan APBD Pembahasan Raperda Perubahan APBD Evaluasi Raperda Perubahan APBD dan Raper KDH Penjabaran P-APBD Penetapan Perda Perubahan APBD dan Per KDH – Penjabaran P-APBD Pembatalan Perda Perubahan APBD dan Per KDH – Penjabaran P-APBD Penyusunan Rancangan DPPA SKPD 113 114 116 118 120 122 124 126 128 130 132 134 E.1. Penatausahaan Penerimaan C.11. Pelaksanaan Pendapatan Daerah – Bank Kasda C.7. E. E. E. Pelaksanaan Pendapatan Daerah – Bendahara Penerimaan Pembantu C.4.6. Akuntansi SKPD Laporan Keuangan SKPD Akuntansi SKPKD Laporan Keuangan PEMDA Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Pembahasan Laporan Keuangan PEMDA 99 100 102 104 106 108 110 E.5.1. Pembahasan Rancangan DPPA SKPD E. E.4.8.1.1.

3. Pengajuan SPP-LS Barang & Jasa –Non Pihak Ketiga B.4 A.3 Pelaksanaan Pendapatan Daerah–Bank Kasda C.2 B.2 A.2. Penerbitan SP2D Bunga.2. Bantuan.9.6 Evaluasi Raperda P-APBD & Raper KDH Penjabaran P-APBD E. Pembelanjaan Dana Bunga.1. Subsidi Hibah.3.6. B.2.13.1.14.2. 2 Penyiapan Pedoman Penyusunan RKA SKPD untuk P-APBD E.5.1 B. B. B. B.3.4 Pelaksanaan Pendapatan Daerah–Bank Lain C.2. Bantuan.4.12. Pembelanjaan Dana Barang & Jasa –Non Pihak Ketiga B. B.4 B. Pembuatan SPJ B.2.7 Pembatalan Perda APBD dan Per KDH Penjabaran APBD A. Bagi Hasil dan Pembiayaan B.9 Penyusunan Rancangan DPPA SKPD E. B.5 Pembahasan Raperda P-APBD E. Bantuan.6 Evaluasi Raperda APBD & Raper KDH Penjabaran APBD A. Subsidi Hibah.3 D.6.5.1 Penatausahaan Penerimaan C.7.2 D.7 Pembatalan Perda P-APBD dan Per KDH Penjabaran P-APBD E. B. B.3.9.11 Pengesahan Rancangan DPPA SKPD .1.11.3.1. Bagi Hasil dan Pembiayaan B.8.8 Penetapan Perda P-APBD dan Per KDH Penjabaran P-APBD E.1. B94 DOKUMEN PELAKSANAAN APBD DAN PENATAUSAHAAN PENGELUARAN Penyiapan Rancangan DPA-SKPD dan Rancangan Anggaran Kas Penyusunan Rancangan DPA-SKPD Pengesahan Rancangan DPA-SKPD Penyediaan Dana Pengajuan SPP-UP Penerbitan SP2D-UP Pembelanjaan Dana UP Pengajuan SPP-GU Penerbitan SP2D-GU Pembelanjaan Dana GU Pengajuan SPP-TU Penerbitan SP2D-TU Pembelanjaan Dana TU Pengajuan SPP-LS Gaji & Tunjangan Penerbitan SP2D-LS Gaji & Tunjangan Pembelanjaan Dana Gaji & Tunjangan Pelaksanaan Pengeluaran Barang & Jasa Pengajuan SPP-LS Barang & Jasa Penerbitan SP2D-LS Barang & Jasa Pembelanjaan Dana Barang & Jasa B.1 D.2 Penatausahaan Penerimaan dengan Bendahara Pembantu AKUNTANSI DAN PELAPORAN D.5. Penerbitan SP2D-LS Barang & Jasa –Non Pihak Ketiga B.SIKLUS PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH MENURUT PERMENDAGRI PENYUSUNAN APBD A. Pembentukan Dana Cadangan B.2.6.4 Penyiapan Raperda P-APBD E.8.Bendahara Penerimaan Pembantu C. Pelaksanaan Pengeluaran Barang & Jasa–Non Pihak Ketiga B.1.7.9.1 Pelaksanaan Pendapatan Daerah .10 Pembahasan Rancangan DPPA SKPD E. B.1 A.10. Penyusunan Raper KDH APBD A.Bendahara Penerimaan C.11. B.10.2 Pelaksanaan Pendapatan Daerah . Bagi Hasil dan Pembiayaan B.11. B.4 D.9.2.1.3 B.10. Penetapan Raper KDH (Dalam Hal DPRD Tidak Mengambil Keputusan Bersama) B.5 Penyusunan KUA & PPAS Penyiapan Pedoman Penyusunan RKA SKPD Penyusunan RKA SKPD Penyiapan Raperda APBD Pembahasan Raperda APBD dan Penyusunan Raper KDH Penjabaran APBD A.8.1.3 A. B.3.1 Penyusunan KUA & PPAS P-APBD E.1. Pengajuan SPP-LS Bunga. B.6 Akuntansi SKPD Laporan Keuangan SKPD Akuntansi SKPKD Laporan Keuangan PEMDA Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Pembahasan Laporan Keuangan PEMDA E. B.10.10.2.7.5 D.3.8 Penetapan Perda APBD dan Per KDH Penjabaran APBD A.1. Subsidi Hibah. SPJ dengan Bendahara Pembantu PERUBAHAN APBD PELAKSANAAN & PENATAUSAHAAN PENERIMAAN C.3 Penyusunan RKA SKPD P-APBD E.1.

KETERANGAN GAMBAR No... Gambar Keterangan 1 Proses / Aktivitas 2 Alternatif Keputusan atau Situasi 3 Dokumen 4 Proses yang Telah Dijelaskan Sebelumnya 5 Berlanjut ke Halaman... 6 Lanjutan dari Halaman. 7 Arsip / Database / Register 8 Pihak Lain di Luar Siklus .

Instansi Bank Kasda BPK BUD DPRD KDH PPKD PA PNS Daerah PPK PPTK SEKDA SKPD SKPKD TAPD 2. Dokumen BKU CALK DPA SKPD DPPA SKPD KUA LK LAK LRA Perda Per KDH PPA PPAS Raperda Raper KDH : Buku Kas Umum : Catatan Atas Laporan Keuangan : Dokumen Pelaksana Anggaran SKPD : Dokumen Pelaksanaan Perubahan Anggaran SKPD : Kebijakan Umum APBD : Laporan Keuangan : Laporan Arus Kas : Laporan Realisasi Angaran : Peraturan Daerah : Peraturan Kepala Daerah : Prioritas dan Plafon Anggaran : Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara : Rancangan Peraturan Daerah : Rancangan Peratruran Kepala Daerah : Bank Kas Daerah : Badan Pemeriksa Keuangan : Bendahara Umum Daerah : Dewan Perwakilan Rakyat Daerah : Kepala Daerah : Pejabat Pengelola Keuangan Daerah : Pengguna Anggaran : Pegawai Negeri Sipil Daerah : Pejabat Penatausahaan Keuangan : Panitia Pelaksana Teknis Kegiatan : Sekretaris Daerah : Satuan Kerja Perangkat Daerah : Satuan Kerja Pengelola Keuangan Daerah : Tim Anggaran Pemerintah Daerah .DAFTAR SINGKATAN 1.

RKA SKPD RKPD SE SK SPD SPJ SKP Daerah SKR SPM STS SPP GU SPP LS SPP TU SPP UP SPPD SP2D : Rencana Kerja dan Anggaran SKPD : Rencana Kerja Pemerintah Daerah : Surat Edaran : Surat Keputusan : Surat Penyediaan Dana : Surat Pertanggungjawaban : Surat Ketetapan Pajak Daerah : Surat Ketetapan Retribusi : Surat Perintah Membayar : Surat Tanda Setoran : Surat Permintaan Pembayaran Ganti Uang Persediaan : Surat Permintaan Pembayaran Langsung : Surat Permintaan Pembayaran Tambahan Uang Persediaan : Surat Permintaan Pembayaran Uang Persediaan : Surat Perintah Perjalanan Dinas : Surat Perintah Pencairan Dana .

Kedua dokumen tersebut kemudian dibahas bersama DPRD untuk menghasilkan sebuah Nota Kesepakatan KUA dan PPA.PROSES PENYUSUNAN APBD Penyusunan KUA & PPAS Penyusunan Raperda APBD Pedoman Penyusunan RKA-SKPD (A2) Penetapan Perda APBD Pembahasan Raperda APBD (A5) Proses Perencanaan RKPD Penyusunan RKA-SKPD (A3) Persetujuan Bersama Raperda APBD Penyusunan KUA dan PPAS (A1) RKA-SKPD Evaluasi Gubernur/ Mendagri (A6) . PPKD melakukan kompilasi RKA-SKPD menjadi Raperda APBD untuk dibahas dan memperoleh persetujuan bersama dengan DPRD sebelum diajukan dalam proses Evaluasi.KUA dan PPA Raperda APBD (A4) Perda APBD (A7) Pembatalan Perda APBD (A8) Dalam Hal DPRD Tidak Mengambil Keputusan Bersama Penyusunan Raper KDH APBD (A9) Evaluasi & Penetapan Raper KDH APBD (A10) Raper KDH APBD Proses Penyusunan APBD dimulai dengan penyusunan rancangan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan dokumen Proiritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS). Berdasarkan Nota Kesepakatan tersebut. Proses penetapan Perda APBD baru dapat dilakukan jika Mendagri/Gubernur menyatakan bahwa Perda APBD tidak bertentangan dengan kepentingan umum dan peraturan perundangan yang lebih tinggi. KDH memnyampaikan Surat Edaran yang berisi Pedoman Penyusunan RKA-SKPD yang kemudian ditindaklanjuti oleh SKPD-SKPD dengan melakukan penyusunan RKA-SKPD. 1 . KDH dapat menyusun Peraturan KDH tentang APBD. Dalam kasus tertentu dimana DPRD tidak mengambil keputusan bersama.Nota Kesepakatan .

Hal-hal khusus lainnya.A. Menentukan skala prioritas urusan 2. Menentukan urutan program tiap urusan 3.Daerah b. Penyusunan KUA dan PPAS TAPD RKPD Penyusunan Rancangan awal KUA SEKDA Rancangan KUA KDH Rancangan KUA Rancangan KUA DPRD Rancangan KUA Tidak Menyetujui Ya SE Mendagri Memuat: a. Rancangan awal KUA Rancangan awal KUA SEKDA menyetujui dan menyerahkan kepada KDH paling lambat Awal Juni Otorisasi KDH mengotorisasi dan menyerahkan kepada DPRD paling lambat Pertengahan Juni Pembahasan Bersama PEMDA .DPRD Nota Kesepakatan KUA KUA KUA disepakati paling lambat Minggu Ke-1 Juli Nota Kesepakatan KUA KUA Nota Kesepakatan KUA KUA Tahapan: 1. Menyusun plafon anggaran sementara tiap program Penyusunan Rancangan Awal PPAS Tidak Menyetujui Ya Rancangan PPAS Rancangan PPAS Rancangan PPAS Nota Kesepakatan KUA KUA Otorisasi Rancangan Awal PPAS Rancangan Awal PPAS KDH mengotorisasi dan menyerahkan kepada DPRD paling lambat Minggu Ke-2 Juli Rancangan PPAS Pembahasan Bersama PEMDA .Prinsip dan kebijakan penyusunan APBD c.DPRD PPA disepakati paling lambat Akhir Juli PPA KUA dan PPAS Menjadi Dasar Penyusunan Pedoman RKA Nota Kesepakatan PPA Nota Kesepakatan PPA PPA Nota Kesepakatan PPA PPA 2 .Teknis penyusunan APBD d.1.Pokok-pokok kebijakan yang memuat sinkronisasi kebijakan Pusat .

A.Menentukan urutan program tiap urusan . TAPD menyampaikan rancangan awal PPAS kepada SEKDA. TAPD menyampaikan rancangan awal KUA kpd SEKDA.1. Rancangan Awal KUA tersebut memuat: . KDH mengotorisasi rancangan KUA dan menyerahkan kpd DPRD paling lambat pertengahan Juni. Akhir Juli Nota Kesepakatan PPA PPA 3 . Tengah Juni Rancangan KUA 5. TAPD SEKDA KDH DPRD Rancangan awal KUA Rancangan awal KUA 3. Rancangan Awal PPAS 8. KUA disepakati paling lambat minggu ke-1 Juli. SEKDA menyetujui rancangan awal PPAS menjadi Rancangan PPAS dan menyerahkan rancangan PPAS kepada KDH.Prinsip dan kebijakan penyusunan APBD . DPRD membahas rancangan PPAS bersama PEMDA untuk menghasilkan PPA dan Nota Kesepakatan PPA. SEKDA menyetujui rancangan awal KUA dan menyerahkan rancangan KUA kpd KDH paling lambat awal Juni. TAPD menyusun rancangan awal KUA.Teknis penyusunan APBD . KDH mengotorisasi rancangan PPAS dan menyerahkan kepada DPRD paling lambat minggu ke-2 Juli. DPRD membahas rancangan KUA bersama PEMDA untuk menghasilkan KUA dan Nota Kesepakatan KUA.Pokok-pokok kebijakan yang memuat sinkronisasi kebijakan Pusat-Daerah .Menentukan skala prioritas urusan . TAPD menyusun rancangan awal PPAS Tahapan PPAS: . Rancangan PPAS 9. Kedua dokumen ini disepakati paling lambat akhir Juli. Nota Kesepakatan KUA KUA Nota Kesepakatan KUA KUA Minggu 1 Juli 6.Menyusun plafon anggaran sementara tiap program Rancangan Awal PPAS 7. Awal Juni Rancangan KUA 4. Penyusunan KUA & PPAS Uraian 1.Hal-hal khusus lainnya 2. Mgg 2 Juli Rancangan PPAS 10. Berdasarkan KUA dan Nota Kesepakatan KUA.

Sinkronisasi program dan kegiatan antar SKPD dengan kinerja SKPD sesuai dengan SPM c.Batas waktu penyampaian RKASKPD kepada PPKD d.2. Penyiapan Pedoman Penyusunan RKA SKPD TAPD SEKDA KDH Penyusunan Analisis Standar Belanja Penyusunan SPM Penyusunan Standar Satuan Harga Nota Kesepakatan KUA Nota Kesepakatan PPA Analisis Standar Belanja SPM Standar Satuan Harga Rancangan SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Rancangan SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Ya Penyiapan Rancangan AWAL Surat Edaran KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Tidak Menyetujui Otorisasi Diterbitkan paling lambat awal Agustus TA berjalan Mencakup: a.Lampiran: -KUA -PPA -Kode rekening APBD -Format RKA-SKPD -Analisis standar belanja -Standar satuan harga Rancangan AWAL SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Rancangan AWAL SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SE KDH tentang SKPD Pedoman SE KDHRKA tentang Penyusunan Pedoman SKPD Penyusunan RKA SKPD SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD 1 Ke A.Hal-hal lainnya yang perlu mendapatkan perhatian dari SKPD e. b.A.PPA untuk setiap program SKPD dan rencana pendapatan dan pembiayaan.3. Penyusunan RKA SKPD 4 .

PPA untuk tiap program SKPD dan rencana pendapatan dan pembiayaan 2. SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Awal Agustus 5. Sebagai langkah awal penyusunan Raperda APBD. SEKDA menyetujui Rancangan AWAL Surat Edaran KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA-SKPD dan meneruskannya kepada KDH. Lampiran: . Rancangan AWAL SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD TAPD Rancangan AWAL SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD SEKDA KDH 3. Penyusunan Pedoman tersebut mengacu pada KUA dan PPA yang telah disepakati serta dokumen-dokumen pendukung lain seperti Analisis Standar Belanja. SPM. TAPD menyiapkan Rancangan AWAL Surat Edaran (SE) KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA-SKPD. Sinkronisasi program dan kegiatan antar SKPD dengan kinerja SKPD sesuai dengan SPM 3.Kode Rekening APBD . KDH mengotorisasi Rancangan Surat Edaran KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD menjadi Surat Edaran KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD.Format RKA-SKPD .KUA . dan Standar Satuan Harga. Rancangan Awal SE KDH ini mencakup: 1. paling lambat awal bulan Agustus tahun anggaran berjalan. SKPD 5 . Batas waktu penyampaian RKA-SKPD kepada PPKD 4.2 Penyiapan Pedoman Penyusunan RKA-SKPD Uraian 1.A. Rancangan SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD 4.Analisis Standar Belanja . SEKDA mengkoordinasi penyebaran Surat Edaran KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD kepada SKPDSKPD. Hal-hal lain yang perlu mendapat perhatian dari SKPD 5. TAPD menyerahkan Rancangan AWAL Surat Edaran KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA-SKPD kepada SEKDA.Standar Satuan Harga 2.PPA .

Penyiapan Pedoman Penyusunan RKA SKPD 1 SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Penyusunan Rincian Anggaran Pendapatan Penyusunan Rincian Anggaran Belanja Tidak Langsung Penyusunan Rincian Anggaran Belanja Langsung (Program & Kegiatan Penyusunan Rincian Penerimaan Pembiayaan Daerah Penyusunan Rincian Pengeluaran Pembiayaan Daerah RKA SKPD 1 Form RKA SKPD 1 Disiapkan Hanya Oleh SKPD Pemungut Pendapatan RKA SKPD 2.1 RKA SKPD 3.1 RKA SKPD 3.2.3.2 Form RKA SKPD 3.2 2 RKA SKPD RKA SKPD Penyusunan RKA SKPD Ke A.2 Disiapkan Oleh SKPD yang bertindak sebagai SKPKD Penyusunan Rekapitulasi Rincian Anggaran Belanja Langsung (Program & Kegiatan RKA SKPD 2.Batas waktu penyampaian RKA-SKPD kepada PPKD d.Sinkronisasi program dan kegiatan antar SKPD dengan kinerja SKPD sesuai dengan SPM c.1 RKA SKPD 2.PPA untuk setiap program SKPD dan rencana pendapatan dan pembiayaan b.4.Lampiran: -KUA -PPA -Kode rekening APBD -Format RKA-SKPD -Analisis standar belanja -Standar satuan harga SEKDA Dari A.2.Hal-hal lainnya yang perlu mendapatkan perhatian dari SKPD e.A. Penyusunan RKA SKPD SKPD Mencakup: a.1 dan 3. Penyiapan Raperda APBD 6 .

SKPD mulai menyusun RKA masing-masing RKA SKPD 1 2.1.2 8. SKPD mengkompilasi dokumen RKA-SKPD diatas menjadi RKA-SKPD. 3. SKPD menyusun Rincian Anggaran Belanja Tidak Langsung untuk menghasilkan RKA-SKPD 2. 7. SKPD yang bertindak sebagai SKPKD menyusun Rincian Penerimaan Pembiayaan Daerah untuk menghasilkan RKASPKD 3.1 RKA SKPD 2. 6.1 untuk kemudian digabung dalam rekapitulasi Rincian Anggaran Belanja Langsung untuk menghasilkan RKASKPD 2. SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA-SKPD RKA SKPD 2.2.3 Penyusunan RKA-SKPD Uraian SKPD 1.2. SKPD yang bertindak sebagai SKPKD menyusun Rincian Pengeluaran Pembiayaan Daerah untuk menghasilkan RKASKPD 3. Form RKA-SKPD 1 disiapkan hanya oleh SKPD pemungut pendapatan.2. 4.1.2 RKA SKPD RKA SKPD 3.1 RKA SKPD 3. SKPD menerima Surat Edaran KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA-SKPD. RKA-SKPD tersebut selanjutnya diserahkan kepada PPKD untuk proses peyusunan Raperda APBD. SKPD menyusun Rincian Anggaran Belanja Langsung masing-masing kegiatan untuk menghasilkan RKA-SKPD 2.A.1 RKA SKPD 2. 7 . SKPD menyusun Rincian Anggaran Pendapatan untuk menghasilkan RKA-SKPD 1. Berdasarkan SE tersebut.2.

Penyusunan RKA SKPD PPKD TAPD SEKDA Nota Keuangan Raperda APBD dan Lampiran KDH Nota Keuangan Raperda APBD dan Lampiran 2 RKA SKPD RKA SKPD Pembahasan RKA SKPD 3 Tidak Raperda APBD dan Lampiran Penyusunan RKA SKPD Sesuai KUA. keselarasan urusan – fungsi) 5. Daftar perkiraan penambahan/pengurangan aset lain-lain 10. Daftar dana cadangan daerah 12.4. Pembahasan Raperda APBD Akuntansi RKA SKPD RKA SKPD Laporan Keuangan Badan Kepegawaian RKA SKPD Ya Daftar Pegawai RKA SKPD Masyarakat Penyusunan Raperda APBD beserta Lampiran Lampiran Raperda APBD: 1. pendapatan.A. Daftar piutang daerah. 7. Daftar pinjaman daerah 8 RKA SKPD Raperda APBD dan Lampiran Nota Keuangan Raperda APBD dan Lampiran . Ringkasan APBD 2. Daftar perkiraan penambahan/pengurangan aset tetap 9. Daftar kegiatan dianggarkan kembali 11. Ringkasan APBD (urusan PEMDA dan organisasi) 3. Rincian APBD (urusan PEMDA. Rekap Belanja (urusan PEMDA.5.3. 6. organisasi. PPA & Dokumen Lain Ke A. program dan kegiatan. belanja. Daftar investasi daerah 8. organisasi. pembiayaan) 4. Daftar jumlah pegawai. Penyiapan Raperda APBD SKPD Dari A.

3) diserahkan kepada PPKD untuk memulai penyusunan Raperda APBD. standar harga. SPM. SEKDA menyerahkan Raperda APBD beserta lampiran dan Nota Keuangan kepada KDH dengan sebelumnya melakukan sosialisasi kepada masyarakat. serta sinkronisasi program dan kegiatan antar SKPD. indikator kinerja. prakiraan .Daftar perkiraan penambahan/ pengurangan aset tetap dan aset lain-lain . kelompok sasaran kegiatan. SKPD harus melakukan penyempurnaan. RKA-SKPD yang telah disiapkan oleh masing-masing SKPD (seperti dijelaskan di hal A. RKA SKPD RKA SKPD 3. TAPD menyerahkan RKA-SKPD yang telah sesuai kepada PPKD untuk dikompilasi menjadi Raperda APBD 4. dan dokumen perencanaan lainnya.Ringkasan APBD (urusan dan organisasi) . Dengan data tambahan berupa Laporan Keuangan dan Daftar Pegawai. Apabila hasil pembahasan RKA-SKPD terdapat ketidaksesuaian. Nota Keuangan Raperda APBD dan Lampiran 9 . 2. PPA. PPKD melakukan kompilasi atas RKA-SKPD menjadi Raperda APBD beserta lampiran dan Nota Keuangan. Raperda APBD dan Lampiran 6.Rekapitulasi belanja . PPKD menyerahkan RKA-SKPD kepada TAPD untuk dilakukan pembahasan.4 Penyiapan Raperda APBD Uraian SKPD RKA SKPD PPKD TAPD SEKDA KDH 1. PPKD menyerahkan Raperda APBD beserta lampiran dan Nota Keuangan kepada SEKDA. piutang daerah. dan investasi daerah . SAB.Daftar jumlah pegawai. Lampiran APBD: .Daftar kegiatan dianggarkan kembali . Pembahasan dilakukan untuk menelaah kesesuaian antara RKA-SKPD dengan KUA.Daftar dana cadangan daerah dan pinjaman daerah RKA SKPD Penyusunan Raperda APBD beserta Lampiran Raperda APBD dan Lampiran Nota Keuangan Nota Keuangan 5.A.Ringkasan APBD . serta capaian kinerja.

kelompok. kegiatan.5.4. Penyusunan Raper KDH APBD Persetujuan Bersama Raperda APBD Persetujuan Bersama Raperda APBD Raperda APBD Dan Lampiran Nota Keuangan Raperda APBD Dan Lampiran Lampiran Raper KDH – Penjabaran APBD: a. Penyiapan Raperda DPRD Nota Keuangan Raperda APBD dan Lampiran KUA PPA Nota Keuangan Penyiapan Raper KDH Penjabaran APBD Raperda APBD dan Lampiran Penyampaian Raperda APBD beserta lampirannya kepada DPRD paling lambat pada minggu pertama bulan Oktober RKA SKPD Pembahasan Bersama PEMDA . jenis. obyek.9. Evaluasi Raperda APBD dan Raper KDH Penjabaran APBD 10 . rincian obyek pendapatan.Penjabaran APBD menurut urusan pemerintahan daerah. belanja dan pembiayaan. Pembahasan Raperda APBD dan Penyusunan Raper KDH – Penjabaran APBD PPKD 3 RKA Persetujuan Bersama Raperda APBD Penyusunan Raperda APBD KDH Dari A. Raper KDH Penjabaran APBD Raperda APBD Dan Lampiran 5 Ke A.6. belanja daerah dan pembiayaan daerah b. organisasi.Ringkasan penjabaran anggaran pendapatan daerah.DPRD SKPD RKA SKPD diberikan jika DPRD memerlukan penjelasan tambahan Raper KDH Penjabaran APBD Raper KDH Penjabaran APBD Tidak Sesuai KUA dan PPA DPRD Tidak Mengambil Keputusan Pengambilan keputusan bersama paling lambat 1 (satu) bulan sebelum TA ybs dilaksanakan 4 Ke A.A. program.

Jika lebih dari 1 bulan DPRD tidak mengambil keputusan maka proses langsung dilanjutkan ke penyusunan Raper KDH APBD (A.4). belanja daerah. berdasarkan Persetujuan Bersama Raperda APBD dan RKA-SKPD. menyiapkan Raper KDH Penjabaran APBD. Persetujuan Bersama Raperda APBD Raperda APBD dan Lampiran 6. Raperda APBD dan Lampiran Nota Keuangan 3. Pembahasan Bersama PEMDA 4. pembiayaan Raper KDH Penjabaran APBD 7. Raper KDH Penjabaran APBD 11 . DPRD bersama PEMDA membahas kesesuaian Raperda APBD beserta lampiran dan Nota Keuangan dengan KUA dan PPAS. dan pembiayaan daerah .Ringkasan penjabaran anggaran pendapatan daerah. PPKD. belanja. Persetujuan Bersama Raperda APBD Raperda APBD dan Lampiran Paling lambat 1 bulan sebelum pelaksanaan anggaran 5. Setelah dinyatakan sesuai DPRD dan KDH membuat Persetujuan Bersama Raperda APBD selambat-lambatnya 1 bulan sebelum tahun anggaran bersangkutan dilaksanakan. KDH menyusun Raperda APBD beserta lampiran dan Nota Keuangan (seperti dijelaskan dalam proses A. kegiatan. rincian objek pendapatan. jenis. Lampiran Raper KDH Penjabaran APBD: . PPKD KDH Raperda APBD dan Lampiran Nota Keuangan DPRD Mgg 1 Oktober 2.A. kelompok. objek.9).Penjabaran KDH menurut urusan. KDH menyerahkan Raperda APBD beserta lampiran dan Nota Keuangan kepada DPRD paling lambat minggu pertama bulan Oktober.5 Pembahasan Raperda APBD dan Penyusunan Raper KDH – Penjabaran APBD Uraian 1. DPRD menyerahkan Persetujuan Bersama Raperda APBD kepada PPKD. PPKD menyerahkan Raper KDH Penjabaran APBD kepada KDH. organisasi. program.

Persetujuan bersama Pemda . Pembahasan Raperda 5 Penetapan PerMendagri tentang Evaluasi Raperda Raperda APBD Dan Lampiran Raper KDH (Penjabaran APBD) Raperda APBD Dan Lampiran Raper KDH (Penjabaran APBD) PerMendagri tentang Evaluasi Raperda Penyampaian Raperda dan Raper KDH paling lambat 3 hari kerja setelah disetujui disertai: a.KUA dan PPA yang disepakati KDH dan pimpinan DPRD c.5. Penetapan Perda dan Per KDH 7 Raper KDH (Penjabaran APBD) 12 . Pembatalan Perda Raperda APBD Dan Lampiran Raperda APBD Dan Lampiran Raper KDH (Penjabaran APBD) Ke A.8. Evaluasi Raperda APBD dan Raper KDH Penjabaran APBD KDH Gubernur/Mendagri Dari A.APBD d.DPRD terhadap Raperda .7.A. Evaluasi Raperda Ya Ditindaklanjuti KDH & DPRD Tidak Batas Waktu Penyempurnaan Adalah 7 Hari Kerja Setelah Diterimanya Evaluasi Sesuai Kepentingan Umum dan Peraturan Perundangan Lebih Tinggi Hasil Evaluasi Disampaikan Paling Lambat 15 Hari Kerja Sejak Diterimanya Raperda Tidak 6 Ya Ke A.6.Risalah sidang jalannya pembahasan Raperda .Nota keuangan dan pidato kepala daerah perihal penyampaian pengantar nota keuangan pada sidang DPRD.APBD b.

A.6 Evaluasi Raperda APBD dan Raper KDH Penjabaran APBD
Uraian
Raper KDH (Penjabaran APBD)

KDH
Raperda APBD Dan Lampiran

Gubernur/Mendagri

1. KDH menyerahkan Raperda APBD beserta lampiran dan Raper KDH Penjabaran APBD kepada Gubernur/Mendagri paling lambat 3 hari kerja setelah disetujui. Penyampaian Raperda dan Raper KDH disertai: - Persetujuan bersama PEMDA – DPRD terhadap Raperda APBD - KUA dan PPA yang disepakati KDH dan pimpinan DPRD - Risalah sidang jalannya pembahasan Raperda APBD - Nota Keuangan dan pidato kepala daerah perihal penyampaian pengantar nota keuangan pada sidang DPRD

3 hari kerja

2. Gubernur/Mendagri mengevaluasi kesesuaian Raperda APBD beserta lampiran dan Raper KDH Penjabaran APBD dengan Permendagri tentang Evaluasi Raperda. Jika Raperda APBD tidak dapat diterima dalam proses evaluasi, Pemda & DPRD harus melakukan penyempurnaan dalam jangka waktu 7 hari

Raper KDH (Penjabaran APBD)

Raperda APBD Dan Lampiran

Hasil Evaluasi disampaikan paling lambat 15 hari kerja setelah diterimanya Raperda

3. Gubernur/Mendagri menyerahkan Raperda APBD beserta lampiran dan Raper KDH Penjabaran yang sudah sesuai dengan Permendagri tentang Evaluasi Raperda kepada KDH.

Raper KDH (Penjabaran APBD)

Raperda APBD Dan Lampiran

13

A.7. Penetapan Perda APBD dan Per KDH Penjabaran APBD
KDH
7

Gubernur/Mendagri

Dari A.6. Evaluasi Raperda

Raper KDH (Penjabaran APBD)

Per KDH – Penjabaran APBD Raperda APBD Dan Lampiran

Perda - APBD

Penetapan Perda dan Per KDH

Paling lambat 31 Desember TA sebelumnya

Per KDH – Penjabaran APBD Per KDH – Penjabaran APBD Per KDH – Penjabaran APBD

8 Perda - APBD Perda - APBD Dilimpahkan Ke PPKD (Lembar B.1. Penyiapan Rancangan DPA SKPD dan Rancangan Anggaran Kas) Perda - APBD

Penyampaian Perda dan Per KDH ke Gubernur/Mendagri paling lambat 7 (tujuh) hari kerja setelah ditetapkan

14

A.7 Penetapan Perda APBD dan Per KDH Penjabaran APBD
Uraian
1. KDH menetapkan Raperda APBD beserta lampiran dan Raper KDH Penjabaran menjadi Perda APBD dan Raper KDH Penjabaran selambat-lambatnya 31 Desember tahun anggaran sebelumnya.
Raper KDH (Penjabaran APBD)

KDH
Raperda APBD Dan Lampiran

Gubernur/Mendagri

31 Des Per KDH (Penjabaran APBD)

31 Des

Perda APBD

7 hari

2. KDH menyerahkan Perda APBD dan Per KDH Penjabaran kepada Gubernur/Mendagri selambat-lambatnya 7 hari setelah ditetapkan.

7 hari

Per KDH (Penjabaran APBD)

Perda APBD

15

8. Evaluasi Raperda Ditindaklanjuti KDH dan DPRD Penetapan Pelaksanaan Pengeluaran atas Pagu Tahun Sebelumnya Pemberhentian Pelaksanaan Perda dan Pencabutan Perda Paling Lama 7 (tujuh) hari kerja setelah pembatalan Tidak Per KDH – Pelaksanaan Pengeluaran atas Pagu Tahun Sebelumnya Pembatalan Perda APBD dan Per KDH Penjabaran APBD Perda – Pencabutan Perda APBD Kep Mendagri/Gubernur – Pembatalan Perda dan Per KDH.6. dan Berlakunya Pagu Tahun Sebelumnya Gubernur/Mendagri 6 Dari A. Pembatalan Perda APBD dan Per KDH – Penjabaran APBD KDH Kep Mendagri/Gubernur – Pembatalan Perda dan Per KDH.A. dan Berlakunya Pagu Tahun Sebelumnya 16 .

Permendagri/Gubernur – Pembatalan Perda dan Per KDH. Gubernur/Mendagri menyerahkan dokumen Keputusan Mendagri/Gubernur Pembatalan Perda dan Per KDH. Per KDH – Pelaksanaan Pengeluaran atas Pagu Tahun Sebelumnya Perda – Pencabutan Perda APBD 17 . KDH juga memberhentikan pelaksanaan Perda dengan mengeluarkan Perda Pencabutan Perda APBD selambatlambatnya 7 hari kerja setelah pembatalan. KDH menetapkan pelaksanaan pengeluaran atas pagu tahun sebelumnya dengan Per KDH Pelaksanaan Pengeluaran atas Pagu Tahun Sebelumnya.8 Pembatalan Perda APBD dan Per KDH Penjabaran APBD Uraian 1.A. Gubernur/Mendagri mengeluarkan dokumen Keputusan Mendagri/Gubernur Pembatalan Perda dan Per KDH. Apabila hasil evaluasi Raperda APBD dan Raper KDH Penjabaran APBD tidak ditindaklanjuti oleh KDH dan DPRD maka Gubernur/Mendagri membatalkan Perda APBD dan Per KDH Penjabaran APBD. KDH Gubernur/Mendagri Raper KDH (Penjabaran APBD) Raperda APBD Dan Lampiran Pembatalan Perda dan Per KDH 2. Permendagri/Gubernur – Pembatalan Perda dan Per KDH. dan Berlakunya Pagu Tahun Sebelumnya 4. dan Berlakunya Pagu Tahun Sebelumnya. dan Berlakunya Pagu Tahun Sebelumnya kepada KDH. dan Berlakunya Pagu Tahun Sebelumnya 3.

Daftar piutang daerah. Daftar investasi daerah 8. 7. organisasi.A. Penyusunan Raper KDH APBD (Dalam Hal DPRD Tidak Mengambil Keputusan Bersama) SKPD 4 Raper KDH APBD dan Lampiran Raper KDH APBD dan Lampiran PPKD TAPD SEKDA KDH Penyusunan RKA SKPD RKA SKPD RKA SKPD RKA SKPD RKA SKPD Pembahasan RKA SKPD Raper KDH APBD dan Lampiran Raper KDH APBD dan Lampiran 8. organisasi. Ringkasan APBD (urusan PEMDA dan organisasi) 3. Penetapan Raper KDH . Daftar jumlah pegawai. Daftar perkiraan penambahan/pengurangan aset lain-lain 10.APBD: 1. Daftar kegiatan dianggarkan kembali 11.A RKA SKPD Akuntansi Badan Kepegawaian RKA SKPD Ke A.10.9. Ringkasan APBD 2. pendapatan. 6. keselarasan urusan – fungsi) 5. Rincian APBD (urusan PEMDA. Daftar dana cadangan daerah 12. Rekap Belanja (urusan PEMDA. Daftar pinjaman daerah 18 RKA SKPD Raper KDH APBD dan Lampiran Raper KDH APBD dan Lampiran . program dan kegiatan. pembiayaan) 4. belanja.APBD Laporan Keuangan Daftar Pegawai Penyusunan Raper KDH .APBD + Lampiran Lampiran Raper KDH . Daftar perkiraan penambahan/pengurangan aset tetap 9.

3.A. RKA SKPD Penyusunan Raper KDH APBD beserta Lampiran Raper KDH APBD dan Lampiran Raper KDH APBD dan Lampiran Raper KDH APBD dan Lampiran 19 .Ringkasan APBD . SKPD RKA SKPD PPKD TAPD SEKDA KDH RKA SKPD RKA SKPD 5. PPKD menyusun Raperda APBD beserta lampiran. PPKD menyerahkan Raperda APBD beserta lampiran kepada SEKDA.Rekapitulasi belanja . SKPD kembali menyusun RKA-SKPD. dan investasi daerah . 8.Ringkasan APBD (urusan dan organisasi) . 6.Daftar dana cadangan daerah dan pinjaman daerah 7.Daftar perkiraan penambahan/ pengurangan aset tetap dan aset lain-lain . TAPD menyerahkan RKASKPD yang telah dibahas kepada PPKD. piutang daerah. SKPD menyerahkan RKASKPD kepada PPKD. SEKDA menyerahkan Raperda APBD beserta lampiran kepada KDH. Jika DPRD tidak mengambil keputusan bersama.Daftar kegiatan dianggarkan kembali .9 Penyusunan Raper KDH APBD (DPRD tidak mengambil Keputusan Bersama) Uraian 1. PPKD menyerahkan RKA-SKPD kepada TAPD utk dibahas.Daftar jumlah pegawai. 2. Lampiran APBD: .

A Raper KDH – APBD dan Lampiran Penyampaian paling lambat 15 (lima belas) hari kerja sejak DPRD tidak menetapkan keputusan bersama KDH Raper KDH . Penyusunan Raper KDH APBD (Dalam Hal DPRD Tidak Mengambil Keputusan Bersama) Gubernur/Mendagri 8.APBD Pengesahan Raper KDH APBD Penetapan Raper KDH – APBD oleh KDH Raper KDH .9.APBD Ya Melewati 30 (tigapuluh) Hari Kerja Tidak Per KDH – APBD (Keputusan KDH) Penetapan Per KDH APBD Per KDH .10.APBD (Keputusan Gubernur/ Mendagri) 20 .APBD (Keputusan Gubernur/ Mendagri) Per KDH . Penetapan Raper KDH APBD (Dalam Hal DPRD Tidak Mengambil Keputusan Bersama) KDH Dari A.APBD (Keputusan Gubernur/ Mendagri) Per KDH .A.

Per KDH APBD (Keputusan Gubernur/Mendagri) 21 . paling lambat 15 hari kerja sejak DPRD tidak menetapkan Keputusan Bersama KDH. Gubernur/Mendagri mengesahkan Raper KDH APBD menjadi Per KDH APBD. Pengesahan harus sudah dilakukan dalam 30 hari kerja. Per KDH APBD (Keputusan Gubernur/Mendagri) 3.10 Penetapan Raper KDH APBD (DPRD tidak mengambil Keputusan Bersama) Uraian 1. Apabila pengesahan melewati batas waktu 30 hari kerja. Gubernur/Mendagri menyerahkan Per KDH APBD (Keputusan Gubernur/Mendagri) kepada KDH. KDH Raper KDH APBD dan lampiran 15 hari kerja Gubernur/Mendagri Raper KDH APBD dan lampiran 30 hari kerja 2. KDH menyerahkan Raper KDH APBD dan lampiran kepada Gubernur/Mendagri. maka KDH menetapkan Raper KDH APBD menjadi Per KDH APBD (Keputusan KDH).A.

.

2) SPPLS Dana LS Pihak III Pengajuan Dana (B.3) Pembelanjaan Dana LS (B.9.2) SPPLS Dana LS Bantuan Pengajuan Dana (B.PELAKSANAAN dan PENATAUSAHAAN BELANJA Penyiapan DPA SKPD dan SPD DPA SKPD Anggaran Kas Penyiapan DPA SKPD (B.2) Penerbitan SP2D (B.3) Dana LS Gaji Pengajuan Dana (B.5.6.2) SP2D SP2D SP2D SP2D Pembelanjaan GAJI (B.3) Pembelanjaan Dana TU (B.7.1) SPPUP Dana GU Pengajuan Dana (B.5.5.2) Penerbitan SP2D B.10.3) Pembelanjaan Dana GU (B.8.8.2) Penerbitan SP2D (B.9.1) SPPTU SPM-UP SPM-GU SPM-TU Penerbitan SP2D (B.9.3) Penerbitan SP2D (B.3) 23 .7.1) SPPGAJI Dana LS Barang Pengajuan Dana (B.11.1) SPPGU Dana TU Pengajuan Dana (B.10.10.1) SPPLS SPM-GAJI SPM-LS SPM-LS SPM-LS Penerbitan SP2D (B.11.4) Pembelanjaan Dana LS (B.6.3) Penerbitan SP2D (B.1 – B.3) Penyediaan Dana (B.4) Pembelanjaan Dana LS (B.4) SPD Dana UP Pengajuan Dana (B.6.8.2) SP2D SP2D SP2D Pembelanjaan Dana UP (B.11.7.

Perda APBD PER KDH Penjabaran Rancangan DPA-SKPD Pembuatan Surat Pemberitahuan Paling lambat 15 hari sejak ditetapkannya Per KDH Penjabaran APBD Verfikasi bersama Kepala SKPD Penyusunan Rancangan Anggaran Kas SKPD Surat Pemberitahuan Tidak Sesuai Per KDH Penjabaran Paling lambat 3 (tiga) hari setelah APBD ditetapkan Rancangan DPA-SKPD Rancangan Anggaran Kas SKPD Rancangan Anggaran Kas SKPD Ya Rancangan Anggaran Kas SKPD Rancangan DPA-SKPD Rancangan Anggaran Kas SKPD Rancangan DPA-SKPD 9 Paling lambat 6 (enam) hari setelah pemberitahuan Ke B.B.3. Penetapan Perda 8 Rancangan DPA-SKPD Rancangan Anggaran Kas SKPD Penyusunan Rancangan DPA-SKPD Halaman B.2. Pengesahan Rancangan DPA-SKPD 24 .1 Penyiapan Rancangan DPA-SKPD dan Rancangan Anggaran Kas SKPD PPKD TAPD Surat Pemberitahuan Dari A.8.

1 Penyiapan Rancangan DPA-SKPD dan Rancangan Anggaran Kas Uraian 1. Rancangan Anggaran Kas SKPD 5. 15 hari kerja sejak penetapan Per KDH Penjabaran Verfikasi bersama Kepala SKPD Rancangan Anggaran Kas SKPD Rancangan DPA-SKPD 25 . Rancangan DPA-SKPD 6 hari kerja setelah pemberitahuan Rancangan Anggaran Kas SKPD 6. Rancangan DPA-SKPD Rancangan Anggaran Kas SKPD 7.B. PPKD mengotorisasi Rancangan DPA-SKPD dan Rancangan Anggaran Kas SKPD kemudian diserahkan kepada TAPD. SKPD menyusun Rancangan DPA-SKPD (Hal B. Berdasarkan Rancangan DPA-SKPD yang telah dibuat. PPKD menyerahkan Surat Pemberitahuan kepada SKPD. SKPD PPKD Surat Pemberitahuan 3 hari kerja sejak APBD ditetapkan TAPD 2. berdasar Per KDH Penjabaran. TAPD melakukan verifikasi Rancangan DPA-SKPD dan Rancangan Anggaran Kas SKPD bersama Kepala SKPD. SKPD menyerahkan Rancangan DPA-SKPD dan Rancangan Anggaran Kas SKPD kpd PPKD paling lambat 6 hari kerja setelah adanya pemberitahuan. Surat Pemberitahuan 3.2) berdasarkan Surat Pemberitahuan Perda APBD dan Per KDH Penjabaran APBD. SKPD menyusun Rancangan Anggaran Kas SKPD. paling lambat 15 hari kerja sejak ditetapkannya Per KDH Penjabaran. Rancangan DPA-SKPD 6 hari kerja setelah pemberitahuan 4. PPKD membuat Surat Pemberitahuan berdasarkan Perda APBD dan Per KDH Penjabaran APBD paling lambat 3 hari kerja sejak APBD ditetapkan.

1 Surat Pemberitahuan Penyusunan Rincian DPA Pendapatan SKPD Penyusunan Rincian DPA Belanja Tidak Langsung SKPD Penyusunan Rincian DPA Belanja Langsung Program & Per Kegiatan SPKD Penyusunan Rincian Penerimaan Pembiayaan Daerah Penyusunan Rincian Pengeluaran Pembiayaan Daerah DPA-SKPD 1 DPA-SKPD 2.1 DPA-SKPD 3. Penyiapan Rancangan DPA dan Rancangan Anggaran Kas 26 .1 DPA-SKPD 2.2.2.B.2 Penyusunan Rancangan DPA-SKPD Penyusunan Rancangan Anggaran Kas SKPD Rancangan DPA-SKPD Rancangan DPA-SKPD Menjadi Sub Proses di B. Penyusunan Rancangan DPA SKPD SKPD Pembuatan Surat Pemberitahuan Mengacu pada proses B.1.1 DPA-SKPD 3.2 Penyusunan Rekapitulasi Belanja Langsung menurut Program & Kegiatan SKPD DPA-SKPD 2.

SKPD bertindak sebagai SKPKD menyusun Rincian Penerimaan Pembiayaan Daerah utk menghasilkan DPA-SKPD 3.2.1 DPA-SKPD 2.2 Rancangan DPA-SKPD 5.1.B.1 4.2.1. SKPD bertindak sebagai SKPKD menyusun Rincian Pengeluaran Pembiayaan Daerah utk menghasilkan DPA-SKPD 3. Berdasarkan Surat Pemberitahuan. SKPD menyusun DPA-SKPD. SKPD untuk kemudian digabung dalam rekapitulasi Rincian DPA Belanja Langsung untuk menghasilkan DPA-SKPD 2.2. DPA-SKPD 1 3. SKPD menyusun Rincian DPA Belanja Tidak Langsung SKPD untuk menghasilkan DPA-SKPD 2. SKPD menyusun Rincian DPA Belanja Langsung masing-masing kegiatan untuk menghasilkan DPA-SKPD 2.1 DPA-SKPD 2. Rancangan DPA-SKPD ini digunakan sebagai dasar pembuatan Rancangan Anggaran Kas (Hal B. 27 .2 7.2 Penyusunan Rancangan DPA-SKPD Uraian 1.2. SKPD mengkompilasi dokumen-dokumen DPA-SKPD diatas menjadi Rancangan DPA-SKPD. DPA-SKPD 2. SKPD menyusun Rincian DPA Pendapatan SKPD untuk menghasilkan DPA-SKPD 1. DPA-SKPD 3. SKPD PER KDH Penjabaran PERDA APBD Surat Pemberitahuan 2.1). DPA-SKPD 3.1 6. Perda APBD dan Per KDH Penjabaran.

4.1.3. Penyediaan Dana 28 . Penyiapan Rancangan DPA SEKDA Penyusunan Anggaran Kas Pemerintah Daerah Rancangan Anggaran Kas SKPD Anggaran Kas Pemerintah Anggaran Kas Daerah Pemerintah Daerah 10 Penyiapan Rancangan DPA-SKPD dan Rancangan Anggaran Kas Rancangan Anggaran Kas SKPD Rancangan DPA-SKPD Rancangan DPA-SKPD Ke B. Penyediaan Dana Rancangan DPA-SKPD Tidak Pengesahan Rancangan DPA-SKPD Rancangan DPA-SKPD DPA-SKPD DPA-SKPD DPA-SKPD DPA-SKPD DPA-SKPD Bawasda BPK Setuju Ya Rancangan DPA-SKPD 11 Ke B.4.B. Pengesahan Rancangan DPA-SKPD SKPD DPA-SKPD PPKD Rancangan Anggaran Kas SKPD TAPD 9 Dari B.

B.4. Penyediaan Dana
PA / Kuasa PA
SPD SPD

Kuasa BUD
Anggaran Kas Pemerintah Daerah

PPKD

10

Dari B.3. Pengesahan Rancangan DPA SKPD

11

DPA SKPD 12

Penyusunan Anggaran Kas Pemerintah Daerah

Pengesahan Rancangan DPA SKPD

Ke B.5.1., B.6.1., B.7.1., B.8.1., B.9.1., B.10.1., B.11.1. (Pengajuan SPP)

Penyiapan SPD

Anggaran Kas Pemerintah Anggaran Kas Daerah Pemerintah Daerah DPA SKPD

DPA SKPD DPA SKPD

Anggaran Kas Pemerintah Daerah

Rancangan SPD Rancangan SPD Rancangan SPD

Rancangan SPD Rancangan SPD Rancangan SPD

Otorisasi

SPD SPD SPD

29

B.3 Pengesahan Rancangan DPA-SKPD
Uraian
1. TAPD menyerahkan Rancangan DPASKPD yang lolos verifikasi kepada SEKDA dan Rancangan Anggaran Kas SKPD yang lolos verifikasi kepada PPKD.

SKPD

PPKD

TAPD
Rancangan DPA-SKPD

SEKDA
Rancangan DPA-SKPD

Rancangan Anggaran Kas SKPD

Rancangan Anggaran Kas SKPD

2. PPKD menyusun Rancangan Anggaran Kas SKPD menjadi Anggaran Kas Pemerintah Daerah. Dokumen ini akan digunakan dalam proses pembuatan dokumen penyediaan dana.

Anggaran Kas Pemerintah Daerah

3. SEKDA menyetujui Rancangan DPASKPD dan menyerahkan kepada PPKD.

Rancangan DPA-SKPD

Rancangan DPA-SKPD

4. PPKD mengesahkan Rancangan DPASKPD menjadi DPA-SKPD.
7 hari kerja

DPA-SKPD

5. PPKD menyerahkan DPA-SKPD kepada SKPD, Bawasda, dan BPK. Penyerahan kepada SPKD selambat-lambatnya 7 hari kerja sejak disahkan.

DPA-SKPD

BPK & Bawasda

30

B.4 Penyediaan Dana
Uraian
1. PPKD menyerahkan dokumen Anggaran Kas Pemerintah Daerah dan DPA-SKPD kepada Kuasa BUD.

PA/Kuasa PA

Kuasa BUD
Anggaran Kas Pemerintah Daerah

PPKD
Anggaran Kas Pemerintah Daerah

DPA SKPD

DPA SKPD

2. Berdasarkan dua dokumen tersebut, Kuasa BUD menyiapkan Rancangan SPD. 3. Kuasa BUD menyerahkan Rancangan SPD kepada PPKD.

Rancangan SPD

Rancangan SPD

4. PPKD mengotorisasi Rancangan SPD dan menyerahkan SPD kepada Pengguna Anggaran/Kuasa PA.

SPD

31

Surat Pengantar SPP-UP 2. Rincian SPP-UP (Jenis Belanja) 4.Pengajuan SPP UP Bendahara Pengeluaran SPD PPK SKPD SPD SPD Pengguna Anggaran 12 Dari B.1.5.5.A Rancangan SPM Otorisasi Ke B. Surat Pernyataan Pengguna Anggaran 6. Salinan SPD 5. Penerbitan SP2D-UP SPP-UP dan Dokumen Lain Rancangan SPM Rancangan SPM Penyampaian SPP-UP Dilampiri: Daftar rincian rencana penggunaan dana s/d jenis belanja Register SPM UP 32 . Ringkasan SPP-UP 3. Lampiran lain SPM Register Surat Penolakan Penerbitan SPM Penerbitan SPM Paling Lambat 2 Hari Kerja Sejak SPP Diterima 13.B.4. Penyediaan Dana Pembuatan SPP-UP SPP-UP dan Dokumen Lain DPA SKPD SPD Penelitian SPP-UP DPA SKPD Pembuatan Surat Penolakan SPM SPP UP dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM Surat Penolakan Penerbitan SPM Surat Penolakan Penerbitan SPM Otorisasi Penolakan SPM Paling Lambat 1 Hari Kerja Sejak SPP Diterima SPP UP dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM SPD SPP-UP dan Dokumen Lain dan SPP-UP Dokumen Lain SPD Lengkap Register SPP-GU Ya Pembuatan SPM Tidak Dokumen SPP-UP Terdiri dari: 1.2.

SPP-UP yang dinyatakan lengkap akan dibuatkan Rancangan SPM oleh PPK-SKPD. yang terdiri dari: . 2.d. PPK SKPD akan menerbitkan Surat Penolakan SPM. SPP-UP dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM SPP-UP dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM SPP-UP dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM 1 hari kerja sejak SPP diterima 33 . PPK-SKPD meneliti kelengkapan dokumen SPPUP dan kesesuaiannya dengan SPD dan DPASKPD. Surat Penolakan Penerbitan SPM diberikan kepada Bendahara agar Bendahara melakukan penyempurnaan SPP-UP. Bendahara membuat SPP-UP beserta dokumen lainnya.Salinan SPD . Bendahara menyerahkan SPP-UP beserta dokumen lain kepada PPK SKPD.Rincian SPP-UP .5.Surat Pernyataan Pengguna Anggaran . Bendahara Pengeluaran SPD PPK SKPD Pengguna Anggaran SPD SPD SPP-UP dan Dokumen Lain SPP-UP dan Dokumen Lain DPA 4. Pengguna Anggaran menyerahkan SPD kepada Bendahara dan PPK SKPD.Lampiran lain (daftar rincian rencana penggunaan dana s. 8.1 Pengajuan SPP-UP Uraian 1.Surat Pengantar SPP-UP .Ringkasan SPP-UP . Penelitian SPP-UP 5. Penerbitan SPM paling lambat 2 hari kerja sejak SPP-UP diterima.Surat Penolakan Penerbitan SPM ini kemudian diberikan PPK-SKPD kepada Pengguna Anggaran untuk diotorisasi. Jika SPP-UP dinyatakan tidak lengkap. Rancangan SPM ini kemudian diberikan PPKSKPD kepada Pengguna Anggaran untuk diotorisasi. Lengkap 2 hari kerja sejak SPP diterima Rancangan SPM Tidak Lengkap SPM 7. jenis belanja) 3. Penolakan SPM paling lambat 1 hari kerja sejak SPP-UP diterima.B. 6. Berdasarkan SPD. 9.

Buku Kas Pengeluaran Register SP2D 34 .2. BKU Pengeluaran 2.1. Penerbitan SP2D-UP Bendahara Pengeluaran Pengguna Anggaran Kuasa BUD Bank 13.3. Buku Kas Penerimaan 2.3.5. Pembelanjaan Dana UP Ya Penerbitan SP2D Paling Lambat 2 Hari Kerja Sejak SPM Diterima Penerbitan SP2D SP2D Register Surat Penolakan Penerbitan SP2D SP2D SP2D SP2D Dari B.B. Buku Pembantu Panjar 5.5. Buku Pembantu Pajak 4.5. Pembelanjaan Dana UP Pencatatan Diregister untuk keperluan pencatatan di PPK-SKPD SP2D SP2D SP2D 15. Buku Pembantu Simpanan/Bank 3. Pengajuan SPP-UP SPM SP2D Pembuatan SPM SPM Penolakan SP2D Paling Lambat 1 Hari Kerja Sejak SPM Diterima Surat Penolakan Penerbitan SP2D Surat Penolakan Penerbitan SP2D Pembuatan Surat Penolakan Penerbitan SP2D Penelitian Kelengkapan 13.5.A Dari B. Buku Rekapitulasi Pengeluaran per rincian objek SP2D Dokumen Penatausahaan Mencakup: 1.D Nota Debet Pencatatan SP2D Dokumen Penatausahaan Mencakup: 1.B Tidak Lengkap Ke B.

yang terdiri dari: .Buku Kas Penerimaan .2 Penerbitan SP2D-UP Uraian 1. Kuasa BUD menerbitkan surat penolakan penerbitan SP2D paling lambat 1 hari kerja sejak SPM diterima Surat Penolakan Penerbitan SP2D 1 hari kerja sejak SPM diterima Surat Penolakan Penerbitan SP2D 9. SP2D Nota Debet SP2D 5. paling lambat 2 hari kerja sejak diterimanya pengajuan SPM. Pengguna Anggaran menyerahkan SPM kepada Kuasa BUD. Kuasa BUD menerbitkan SP2D. Apabila SPM dinyatakan lengkap.B. Pengguna Anggaran menyerahkan SP2D kepada Bendahara.Buku Rekapitulasi Pengeluaran Per Rincian Objek Dokumen Penatausahaan 8. yang terdiri dari: .BKU Pengeluaran . Bendahara Pengguna Anggaran Pengeluaran SPM Kuasa BUD SPM Bank Tidak Lengkap Penelitian Kelengkapan 3.Buku Pembantu Simpanan Bank . Kuasa BUD meneliti kelengkapan SPM yang diajukan. 2. Surat penolakan penerbitan SP2D ini diserahkan kepada Pengguna Anggaran agar dilakukan penyempurnaan SPM 35 . SP2D 7. SP2D ini diserahkan kepada Bank dan Pengguna Anggaran. Bendahara mencatat SP2D pada dokumen Penatausahaan.Buku Kas Pengeluaran Dokumen Penatausahaan 6. Apabila SPM dinyatakan tidak lengkap. Kuasa BUD sendiri harus mencatat SP2D dan Nota Debet (Dari Bank) pada dokumen Penatausahaan.Buku Pembantu Pajak .Buku Pembantu Panjar . Lengkap 2 hari kerja sejak SPM diterima SP2D Dari Bank 4.5.

5.5.B. SPJ dengan Bendahara Pembantu 13.4. Pembelanjaan Dana UP Bendahara Pengeluaran Bank Pihak Ketiga Penyedia Barang & Jasa 13.E Bukti Pembayaran 36 . Penerbitan SP2D UP Bukti Pembayaran Uang SP2D Penerimaan Uang Pencairan Dana Bukti Pembayaran Uang SP2D SP2D Nota Debet Nota Debet Pembayaran ke Pihak Ketiga Bukti Pembayaran Uang 13.B Dari B. Pembuatan SPJ dan D.2.D Ke B.3.5.2. Penerbitan SP2D UP Ke D.5.

Bendahara Pengeluaran menyerahkan uang dan Bukti Pembayaran kepada Pihak Ketiga Penyedia Barang & Jasa. Bendahara Pengeluaran menyerahkan SP2D kepada Bank.5. Setelah menerima uang dan Bukti Pembayaran. Uang Uang Nota Debet Diserahkan ke Kuasa BUD 4. Bukti Pembayaran 37 .B. Pihak Ketiga menandatangani Bukti Pembayaran kemudian diserahkan kembali kepada Bendahara Pengeluaran. Bank kemudian menyerahkan uang kepada Bendahara Pengeluaran dan membuat Nota Debet. Bendahara Pengeluaran Bank SP2D Pihak Ketiga Penyedia Barang & Jasa Dari Kuasa BUD 2. Bukti Pembayaran Uang Bukti Pembayaran Uang 5. Berdasarkan SP2D yang diterima.3 Pembelanjaan Dana UP Uraian 1. Nota Debet ini kemudian diserahkan ke Kuasa BUD. Pencairan Dana 3. Bank mencairkan dana.

Salinan SPD 6. Pengajuan SPP-GU Bendahara Pengeluaran Pembuatan SPJ PPK SKPD SPD Pengguna Anggaran SPD 12 Dari B. Lampiran lain SPP-GU dan Dokumen Lain Rancangan SPM Rancangan SPM Rancangan SPM Otorisasi 14.B. Surat Pengesahan SPJ atas penggunaan dana SPP-GU sebelumnya 5. Penerbitan SP2D-GU Register SPM GU 38 . Surat Pengantar SPP-GU 2.2. Rincian SPP-GU (Jenis Belanja) 4.1. Ringkasan SPP-GU 3.4.A Ke B. Surat Pernyataan Pengguna Anggaran 7.6. Penyediaan Dana SPJ SPD SPP-GU dan Dokumen Lain Pembuatan SPP-GU Penolakan SPM Paling Lambat 1 Hari Kerja Sejak SPP Diterima DPA SKPD SPP-GU dan Dokumen Lain SPP-GU dan Dokumen Lain SPP-GU dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM Pembuatan Surat Penolakan SPM SPP-GU dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM Surat Penolakan Penerbitan SPM Surat Penolakan Penerbitan SPM Otorisasi SPD Penelitian SPP-GU SPD SPJ DPA SKPD SPD Lengkap Register SPP-GU Ya Penerbitan SPM Paling Lambat 2 Hari Kerja Sejak SPP Diterima Pembuatan SPM Tidak SPM Register Surat Penolakan Penerbitan SPM Dokumen SPP-GU Terdiri dari: 1.6.

Jika SPP-GU dinyatakan tidak lengkap. PPK-SKPD meneliti kelengkapan SPP-GU berdasar SPD dan DPA-SKPD. Bendahara membuat SPP-GU beserta dokumen lainnya. Apabila SPP-GU dinyatakan lengkap maka PPK-SKPD membuat Rancangan SPM. DPA Tidak Lengkap 4. yang terdiri dari: . PPK-SKPD menyerahkan SPM kepada Pengguna Anggaran untuk diotorisasi. Rancangan SPM SPM 6. 8. Bendahara menyerahkan SPP-GU beserta dokumen lain kepada PPK-SKPD. Pengguna Anggaran menyerahkan SPD kepada Bendahara dan PPK SKPD. Surat Penolakan Penerbitan SPM diberikan kepada Bendahara agar Bendahara melakukan penyempurnaan SPP-GU. paling lambat 2 hari kerja sejak SPP diterima. Surat Penolakan Penerbitan SPM SPP-GU dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM SPP-GU dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM 1 hari kerja sejak SPP diterima 39 .B. Penelitian SPP-GU Lengkap 2 hari kerja sejak SPP diterima 5.Lampiran lain SPJ Bendahara Pengeluaran SPD PPK SKPD Pengguna Anggaran SPD SPD SPP-GU dan Dokumen Lain SPP-GU dan Dokumen Lain 3.Rincian SPP-GU .Salinan SPD .Surat Pengantar SPP-GU . PPK SKPD akan menerbitkan Surat Penolakan SPM.Surat Pengesahan SPJ atas penggunaan dana SPP-GU sebelumnya . SPP-GU dan Dokumen Lain 7.6. 2.Surat Pernyataan Pengguna Anggaran . Berdasar SPD dan SPJ.Ringkasan SPP-GU .1 Pengajuan SPP-GU Uraian 1.Surat Penolakan Penerbitan SPM ini kemudian diberikan PPK-SKPD kepada Pengguna Anggaran untuk diotorisasi. Penolakan SPM paling lambat 1 hari kerja sejak SPP-GU diterima. 9.

Pembelanjaan Dana GU Penolakan SP2D Paling Lambat 1 Hari Kerja Sejak SPM Diterima Penerbitan SP2D Paling Lambat 2 Hari Kerja Sejak SPM Diterima SP2D Register Surat Penolakan Penerbitan SP2D SP2D Dari B.A Dari B. Ringkasan pengeluaran per rincian objek disertai bukti pengeluaran yang sah dan lengkap 4.2.6. Surat Pengesahan Pertanggungjawaban Bendahara Pengeluaran periode sebelumnya 3.B. BKU Pengeluaran 2.6.3. Penerbitan SP2D-GU Bendahara Pengeluaran Pengguna Anggaran 14.6. Pengajuan SPP-GU Kuasa BUD SPM Kelengkapan Dokumen untuk Penerbitan SP2D: 1. Surat Pernyataan tanggung jawab PA/Kuasa PA 2. Buku Pembantu Pajak 4.3. Bukti atas penyetoran PPN/PPh Bank SP2D Pembuatan SPM SPM Penelitian Kelengkapan 14.1. Buku Pembantu Panjar 5.6.D Nota Debet Pencatatan SP2D Dokumen Penatausahaan Mencakup: 1. Buku Pembantu Simpanan/Bank 3. Buku Rekapitulasi Pengeluaran per rincian objek SP2D Dokumen Penatausahaan Register SP2D 40 . Pembelanjaan Dana GU Pencatatan Diregister untuk keperluan pencatatan di PPK-SKPD SP2D SP2D SP2D SP2D SP2D 14.B Surat Penolakan Penerbitan SP2D Surat Penolakan Penerbitan SP2D Pembuatan Surat Penolakan Penerbitan SP2D Lengkap Ya Penerbitan SP2D Ke B.

yang terdiri dari: . 5. Surat penolakan penerbitan SP2D ini diserahkan kepada Pengguna Anggaran agar dilakukan penyempurnaan SPM Surat Penolakan Penerbitan SP2D 41 . yang terdiri dari: .Ringkasan pengeluaran per rincian objek disertai bukti pengeluaran yg sah & lengkap . Kelengkapan dokumen untuk penerbitan SP2D yaitu: . Kuasa BUD sendiri harus mencatat SP2D dan Nota Debet (Dari Bank) pada dokumen Penatausahaan. Bila SPM dinyatakan lengkap maka Kuasa BUD menerbitkan SP2D paling lambat 2 hari kerja sejak diterima pengajuan SPM. Apabila SPM dinyatakan tidak lengkap.Buku Pembantu Pajak .6.Surat Pengesahan SPJ Bendahara Pengeluaran periode sebelumnya . 2.BKU Pengeluaran .Buku Kas Pengeluaran 6. Bendahara mencatat SP2D pada dokumen Penatausahaan. Pengguna Anggaran menyerahkan SP2D kepada Bendahara.Bukti atas penyetoran PPN/PPh 4. 3.Buku Kas Penerimaan . Kuasa BUD meneliti kelengkapan SPM. Pengguna Anggaran menyerahkan SPM kepada Kuasa BUD. 7.Buku Pembantu Simpanan Bank .Buku Rekapitulasi Pengeluaran Per Rincian Objek 8. SP2D ini diserahkan kepada Bank dan Pengguna Anggaran. Kuasa BUD menerbitkan surat penolakan penerbitan SP2D paling lambat 1 hari kerja sejak SPM diterima SP2D SP2D Bendahara Pengeluaran Pengguna Anggaran SPM Kuasa BUD SPM Bank Tidak Lengkap Penelitian Kelengkapan Lengkap SP2D 2 hari kerja sejak SPM diterima Dari Bank Nota Debet SP2D Dokumen Penatausahaan Dokumen Penatausahaan Surat Penolakan Penerbitan SP2D 1 hari kerja sejak SPM diterima 9.B.2 Penerbitan SP2D-GU Uraian 1.Buku Pembantu Panjar .

6.B Dari B.6. SPJ dengan Bendahara Pembantu 14. Penerbitan SP2D GU Ke D.D Ke B.4.B.3. Pembelanjaan Dana GU Bendahara Pengeluaran Bank Pihak Ketiga Penyedia Barang & Jasa 14.2.6.5.E Bukti Pembayaran 42 .2. Pembuatan SPJ dan D. Penerbitan SP2D GU Bukti Pembayaran Uang SP2D Penerimaan Uang Pencairan Dana Bukti Pembayaran Nota Debet Nota Debet Pembayaran ke Pihak Ketiga Uang SP2D SP2D Bukti Pembayaran Uang 14.

Uang Uang Nota Debet Diserahkan ke Kuasa BUD 4. Bukti Pembayaran Uang Bukti Pembayaran Uang 5. Berdasarkan SP2D yang diterima. Pihak Ketiga menandatangani Bukti Pembayaran kemudian mengembalikan Bukti Pembayaran kepada Bendahara Pengeluaran. 2. Bank kemudian menyerahkan uang kepada Bendahara Pengeluaran dan membuat Nota Debet. Nota Debet ini kemudian diserahkan kepada Kuasa BUD. Bendahara Pengeluaran menyerahkan SP2D kepada Bank. Bendahara Pengeluaran membuat Bukti Pembayaran dan menyerahkan uang serta Bukti Pembayaran kepada Pihak Ketiga. Bank mencairkan dana. Setelah menerima uang dan Bukti Pembayaran.B. Pencairan Dana 3.6.3 Pembelanjaan Dana GU Uraian Bendahara Pengeluaran Bank SP2D Pihak Ketiga Penyedia Barang & Jasa Dari Kuasa BUD 1. Bukti Pembayaran 43 .

Ringkasan SPP-TU 3. Surat Pengantar SPP-TU 2.A Dokumen SPP-TU Terdiri dari: 1. Surat Pengesahan SPJ 5. Rincian SPP-TU (Jenis Belanja) 4. Pengajuan SPP-TU Bendahara Pengeluaran PPK SKPD Pengguna Anggaran SPD SPD 12 Dari B.7.7.2. Surat Keterangan penjelasan keperluan pengisian TU 7.4.1. Penyediaan Dana SPD SPP-TU dan Dokumen Lain DPA SKPD Penelitian SPP-TU SPD SPP-TU dan Dokumen Lain SPP-TU dan Dokumen Lain DPA SKPD SPD Penolakan SPM Paling Lambat 1 Hari Kerja Sejak SPP Diterima SPP-TU dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM Pembuatan Surat Penolakan SPM SPP-TU dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM Surat Penolakan Penerbitan SPM Surat Penolakan Penerbitan SPM Otorisasi Pembuatan SPP-TU SPD Lengkap Register SPP-TU Ya Pembuatan SPM Tidak Penerbitan SPM Paling Lambat 2 Hari Kerja Sejak SPP Diterima SPM Register Surat Penolakan Penerbitan SPM Rancangan SPM Otorisasi 15. Lampiran lain SPP-TU dan Dokumen Lain Rancangan Rancangan SPM SPM Ke B. Salinan SPD 6. Penerbitan SP2D-TU Register SPM TU 44 .B.

Salinan SPD . Penolakan SPM paling lambat 1 hari kerja sejak SPP-TU diterima. Apabila SPP-TU dinyatakan lengkap maka PPK-SKPD membuat Rancangan SPM. PPK SKPD akan menerbitkan Surat Penolakan SPM. SPP-TU dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM SPP-TU dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM 1 hari kerja sejak SPP diterima 45 . Berdasarkan SPD dan SPJ. PPK-SKPD meneliti kelengkapan SPP-TU berdasarkan DPA-SKPD dan SPD. Rancangan SPM 6. 9.7.Lampiran lain SPP-TU dan Dokumen Lain SPP-TU dan Dokumen Lain 3.Surat Pengesahan SPJ atas penggunaan dana SPPTU sebelumnya . SPJ Bendahara Pengeluaran SPD PPK SKPD Pengguna Anggaran SPD SPD 2.1 Pengajuan SPP-TU Uraian 1. 8.B. DPA 4. paling lambat 2 hari kerja sejak SPP diterima.Ringkasan SPP-TU . Pengguna Anggaran menyerahkan SPD kepada Bendahara dan PPK SKPD. Tidak Lengkap Penelitian SPP-TU Lengkap 2 hari kerja sejak SPP diterima 5. Bendahara membuat SPPTU beserta dokumen lainnya. SPM SPP-TU dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM 7. Bendahara menyerahkan SPP-TU beserta dokumen lain kepada PPK-SKPD.Surat Keterangan penjelasan keperluan pengisian TU .Surat Pengantar SPP-TU .Surat Penolakan Penerbitan SPM ini kemudian diberikan PPK-SKPD kepada Pengguna Anggaran untuk diotorisasi. yang terdiri dari: . Surat Penolakan Penerbitan SPM diberikan kepada Bendahara agar Bendahara melakukan penyempurnaan SPP-TU. PPK-SKPD menyerahkan SPM kepada Pengguna Anggaran untuk diotorisasi. Jika SPP-TU dinyatakan tidak lengkap.Rincian SPP-TU .

3. Pembelanjaan Dana TU Penolakan SP2D Paling Lambat 1 Hari Kerja Sejak SPM Diterima Penerbitan SP2D Paling Lambat 2 Hari Kerja Sejak SPM Diterima Penerbitan SP2D SP2D Register Surat Penolakan Penerbitan SP2D SP2D Dari B.D Nota Debet Pencatatan SP2D Dokumen Penatausahaan Mencakup: 1.7.7. Buku Pembantu Simpanan/Bank 3.B.7.Surat Pernyataan tanggung jawab PA/Kuasa PA Penelitian Kelengkapan 15.2. Pembelanjaan Dana TU Pencatatan Diregister untuk keperluan pencatatan di PPK-SKPD SP2D SP2D SP2D SP2D SP2D 15.A Dari B.7. Buku Pembantu Panjar 5. BKU Pengeluaran 2.B Surat Penolakan Penerbitan SP2D Surat Penolakan Penerbitan SP2D Pembuatan Surat Penolakan Penerbitan SP2D Lengkap Ya Ke B.3. Penerbitan SP2D-TU Bendahara Pengeluaran Pengguna Anggaran Kuasa BUD Bank 15.1. Pengajuan SPP-TU SPM SP2D Pembuatan SPM SPM Kelengkapan Dokumen untuk Penerbitan SP2D: . Buku Rekapitulasi Pengeluaran per rincian objek SP2D Dokumen Penatausahaan Register SP2D 46 . Buku Pembantu Pajak 4.

Surat Pernyataan tanggung jawab Pengguna Anggaran/Kuasa Pengguna Anggaran SP2D Pengguna Anggaran SPM Bendahara Pengeluaran Kuasa BUD SPM Bank Tidak Lengkap Penelitian Kelengkapan Lengkap SP2D 2 hari kerja sejak SPM diterima Dari Bank Nota Debet SP2D 4.Buku Rekapitulasi Pengeluaran Per Rincian Objek 8. yang terdiri dari: .Buku Kas Penerimaan . Kuasa BUD menerbitkan surat penolakan penerbitan SP2D paling lambat 1 hari kerja sejak SPM diterima SPP-TU dan Dokumen Lain 1 hari kerja sejak SPM diterima SP2D Dokumen Penatausahaan Dokumen Penatausahaan SPP-TU dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SP2D 9.Buku Kas Pengeluaran 6. yang terdiri dari: . 3.Buku Pembantu Panjar . Pengguna Anggaran menyerahkan SPM kepada Kuasa BUD.Buku Pembantu Pajak .2 Penerbitan SP2D-TU Uraian 1. Pengguna Anggaran menyerahkan SP2D kepada Bendahara. Surat penolakan penerbitan SP2D ini diserahkan kepada Pengguna Anggaran agar dilakukan penyempurnaan SPM Surat Penolakan Penerbitan SP2D 47 . 5. Bendahara mencatat SP2D pada dokumen Penatausahaan. Bila SPM dinyatakan lengkap maka Kuasa BUD menerbitkan SP2D paling lambat 2 hari kerja sejak diterimanya pengajuan SPM.Buku Pembantu Simpanan Bank . 2. Kuasa BUD sendiri harus mencatat SP2D dan Nota Debet pd dokumen Penatausahaan.BKU Pengeluaran . SP2D ini diserahkan kepada Bank dan Pengguna Anggaran.B. Kelengkapan dokumen untuk penerbitan SP2D adalah: . Kuasa BUD meneliti kelengkapan SPM. Apabila SPM dinyatakan tidak lengkap.7. 7.

7. Penerbitan SP2D TU Bukti Pembayaran Uang SP2D Penerimaan Uang Pencairan Dana Bukti Pembayaran Uang SP2D SP2D Nota Debet Nota Debet Pembayaran ke Pihak Ketiga Bukti Pembayaran Uang 15.2.B Dari B.E Bukti Pembayaran 48 .D Ke B.3.2.4. Penerbitan SP2D TU Ke D.B.7. Pembuatan SPJ dan D. SPJ dengan Bendahara Pembantu 15.7.5. Pembelanjaan Dana TU Bendahara Pengeluaran Bank Pihak Ketiga 15.

Bank kemudian menyerahkan uang kepada Bendahara Pengeluaran dan membuat Nota Debet. Setelah menerima uang dan Bukti Pembayaran. Bendahara Pengeluaran membuat Bukti Pembayaran dan menyerahkan uang beserta Bukti Pembayaran kepada Pihak Ketiga. Nota Debet ini kemudian diserahkan kepada Kuasa BUD.3 Pembelanjaan Dana TU Uraian 1. Bendahara Pengeluaran menyerahkan SP2D kepada Bank. Bukti Pembayaran 49 . Pencairan Dana Uang Uang Nota Debet Diserahkan ke Kuasa BUD 4.7. 3.B. Bendahara Pengeluaran Bank SP2D Pihak Ketiga Dari Kuasa BUD 2. Bank mencairkan dana. Berdasarkan SP2D yang diterima. Bukti Pembayaran Uang Bukti Pembayaran Uang 5. Pihak Ketiga menandatangani Bukti Pembayaran kemudian mengembalikan Bukti Pembayaran kepada Bendahara Pengeluaran.

B. Pengajuan SPP-LS Gaji & Tunjangan Bendahara Pengeluaran SPD PPK SKPD Pengguna Anggaran SPD SPD 12 Dari B. Gaji Terusan 5.8. Kekurangan Gaji 4. …………………….1. Penyediaan Dana Pembuatan SPP-LS SPP-LS dan Dokumen Lain DPA SKPD Penelitian SPP-LS SPD SPP-LS dan Dokumen Lain dan SPP-LS Dokumen Lain DPA SKPD SPD SPP-LS dan Dokumen Lain Penolakan SPM Paling Lambat 1 Hari Kerja Sejak SPP Diterima Pembuatan Surat Penolakan SPM SPP-LS dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM Surat Penolakan Penerbitan SPM Surat Penolakan Penerbitan SPM Otorisasi Surat Penolakan Penerbitan SPM SPD Lengkap Register SPP-GU Ya Dokumen SPP-LS Terdiri Dari: 1.. Register SPM LS Gaji Ke B. Pembayaran Gaji Induk 2. Lampiran SPP-LS Gaji Pembuatan SPM Tidak Register Surat Penolakan Penerbitan SPM SPP-LS dan Dokumen Lain Rancangan Rancangan SPM SPM Penerbitan SPM Paling Lambat 2 Hari Kerja Sejak SPP Diterima SPM Rancangan SPM Otorisasi 16. Penerbitan SP2D-LS Gaji 50 .A Lampiran Dokumen SPP-LS Gaji: 1. Surat Pengantar SPP-LS Gaji 2.8. Ringkasan SPP-LS Gaji 3. Gaji Susulan 3. Rincian SPP-LS Gaji 4.2.4.

yang terdiri dari: . PPK-SKPD menyerahkan SPM kepada Pengguna Anggaran untuk diotorisasi.Ringkasan SPP-LS Gaji . Bendahara membuat SPP-Gaji beserta dokumen lainnya. Rancangan SPM 2 hari kerja sejak SPP diterima SPM 6. Bendahara menyerahkan SPP-LS Gaji beserta dokumen lain kepada PPK-SKPD. Apabila SPP-LS Gaji dinyatakan lengkap maka PPKSKPD membuat Rancangan SPM. Penolakan SPM paling lambat 1 hari kerja sejak SPP-LS Gaji diterima.Pembayaran Gaji Induk .B.Lampiran yang terdiri dari: . Pengguna Anggaran menyerahkan SPD kepada Bendahara dan PPK-SKPD.Gaji Susulan . Surat Penolakan Penerbitan SPM diberikan kepada Bendahara agar Bendahara melakukan penyempurnaan SPP-LS Gaji. Tidak Lengkap Penelitian SPP-LS Gaji Lengkap 5. SPP-LS dan Dokumen Lain 7. SPP-LS dan Dokumen Lain 1 hari kerja sejak SPP diterima Surat Penolakan Penerbitan SPM 9.Gaji Terusan . PPK SKPD akan menerbitkan Surat Penolakan SPM.Surat Pengantar SPP-LS Gaji . Berdasarkan SPD.1 Pengajuan SPP-LS Gaji & Tunjangan Uraian 1.Kekurangan Gaji . Jika SPP-LS Gaji dinyatakan tidak lengkap.Surat Penolakan Penerbitan SPM ini kemudian diberikan PPK-SKPD kepada Pengguna Anggaran untuk diotorisasi.Rincian SPP-LS Gaji . Surat Penolakan Penerbitan SPM 51 . DPA 4. Surat Penolakan Penerbitan SPM SPP-LS dan Dokumen Lain 8.8. paling lambat 2 hari kerja sejak SPP diterima. PPK-SKPD meneliti kelengkapan SPP-LS Gaji berdasar SPD dan DPA-SKPD.Dll SPP-LS Gaji dan Dokumen Lain SPP-LS Gaji dan Dokumen Lain 3. Bendahara Pengeluaran SPD PPK SKPD Pengguna Anggaran SPD SPD 2.

3.8.1. Pengajuan SPP-LS Gaji & Tunjangan Kelengkapan Dokumen untuk Penerbitan SP2D: 1.3. Pembelanjaan Dana Gaji SP2D Dokumen Penatausahaan Ke B. BKU Pengeluaran 2. Pembelanjaan Dana Gaji Register SP2D 52 . Bukti-bukti pengeluaran yang sah dan lengkap Pembuatan SPM SPM Penelitian Kelengkapan Surat Penolakan Penerbitan SP2D Penolakan SP2D Paling Lambat 1 Hari Kerja Sejak SPM Diterima Surat Penolakan Penerbitan SP2D Pembuatan Surat Penolakan Penerbitan SP2D Lengkap Ya Penerbitan SP2D SP2D Penerbitan SP2D Paling Lambat 2 Hari Kerja Sejak SPM Diterima SP2D Register Surat Penolakan Penerbitan SP2D SP2D SP2D SP2D SP2D Pencatatan SP2D Dokumen Penatausahaan Diregister untuk keperluan pencatatan di PPK-SKPD 16.2. Penerbitan SP2D-LS Gaji & Tunjangan Bendahara Pengeluaran Pengguna Anggaran Kuasa BUD SPM 16. Surat Pernyataan tanggung jawab PA / Kuasa PA 2.B.8.8.B Mencakup: 1.8. Buku Pembantu Pajak 4.C Nota Debet Pencatatan 16. Buku Pembantu Panjar 5. Buku Pembantu Simpanan/Bank 3. Buku Rekapitulasi Pengeluaran per rincian objek Dari B.A Dari B.

Bukti-bukti pengeluaran yang sah dan lengkap SP2D 2 hari kerja sejak SPM diterima SP2D Dari Bank Nota Debet 4.Buku Pembantu Simpanan Bank .BKU Pengeluaran . Bendahara Pengeluaran Pengguna Anggaran SPM Kuasa BUD SPM 2.2 Penerbitan SP2D-LS Gaji & Tunjangan Uraian 1. Bila SPM dinyatakan lengkap maka Kuasa BUD menerbitkan SP2D paling lambat 2 hari kerja sejak diterimanya pengajuan SPM.Surat Pernyataan tanggung jawab Pengguna Anggaran/Kuasa Pengguna Anggaran . 7.B. yang terdiri dari: .Buku Kas Pengeluaran SP2D Dokumen Penatausahaan 6. Penelitian Kelengkapan Tidak Lengkap Lengkap 3. Apabila SPM dinyatakan tidak lengkap. Bendahara mencatat SP2D pada dokumen Penatausahaan. SP2D ini diserahkan kepada Pengguna Anggaran. Kuasa BUD menerbitkan surat penolakan penerbitan SP2D paling lambat 1 hari kerja sejak SPM diterima 1 hari kerja sejak SPM diterima Surat Penolakan Penerbitan SP2D 9.Buku Pembantu Pajak . 5.Buku Kas Penerimaan .Buku Pembantu Panjar . Kelengkapan dokumen untuk penerbitan SP2D: . Pengguna Anggaran menyerahkan SP2D kepada Bendahara.8. Kuasa BUD sendiri harus mencatat SP2D dan Nota Debet pada dokumen Penatausahaan. Surat penolakan penerbitan SP2D ini diserahkan kepada Pengguna Anggaran agar dilakukan penyempurnaan SPM Surat Penolakan Penerbitan SP2D 53 . yang terdiri dari: . Pengguna Anggaran menyerahkan SPM kepada Kuasa BUD. Kuasa BUD meneliti kelengkapan SPM.Buku Rekapitulasi Pengeluaran Per Rincian Objek Dokumen Penatausahaan 8.

2.8.C PNS Daerah Ke B. Pembelanjaan Dana Gaji Bendahara Pengeluaran Bank 16.2. Penerbitan SP2D LS Gaji Uang Dapat Juga Ditransfer Langsung Ke Rekening PNS Daerah Penerima Gaji 54 . Penerbitan SP2D LS Gaji SP2D SP2D Uang Ditransfer Ke Rekening Bendahara Pengeluaran untuk Didistribusikan Kepada Penerima Gaji Pencairan Dana Uang Uang SP2D Nota Debet Nota Debet 16.8.B Dari B.8.3.B.

Bank mentransfer uang ke Rekening Bendahara Pengeluaran untuk didistribusikan kepada Penerima Gaji.B.8. Nota Debet ini kemudian diserahkan kepada Kuasa BUD Uang Nota Debet Diserahkan ke Kuasa BUD 3. Uang Uang Ditransfer Ke Rekening Bendahara Pengeluaran untuk Didistribusikan Kepada Penerima Gaji PNS Daerah Uang Dapat Juga Ditransfer Langsung Ke Rekening PNS Daerah Penerima Gaji 55 . Bendahara Pengeluaran SP2D Bank SP2D 2. Bank mencairkan dana dan membuat Nota Debet. Berdasarkan SP2D yang diterima.3 Pembelanjaan Dana Gaji & Tunjangan Uraian 1. Bendahara Pengeluaran menyerahkan SP2D kepada Bank.

Pelaksanaan Pengeluaran Barang & Jasa PPTK Bendahara Pengeluaran Pengguna Anggaran Pihak Ketiga 12 Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan Dari B.2.4.9.1.B. Penyediaan Dana Disertai Berita Acara Penyerahan Barang SPD SPD Pelaksanaan Lelang Pekerjaan Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan SPD SPD Keputusan Lelang Pelaksanaan Pekerjaan 17. Pengajuan SPP-LS Barang & Jasa Keputusan Lelang Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan Kontrak Pelaksanaan Kontrak Pekerjaan Pelaksanaan Pekerjaan Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan Berita Acara Penyelesaian Berita Acara Pekerjaan Penyelesaian Pekerjaan 56 .A Pembuatan Kontrak Pekerjaan Ke D.9.

melaksanakan lelang pekerjaan. Pengguna Anggaran menyerahkan SPD kepada Bendahara Pengeluaran dan berdasarkan SPD. Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan Disertai Berita Acara Penyerahan Barang Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan 57 . Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan 6.1 Pelaksanaan Pengeluaran Barang & Jasa Uraian 1. Pihak Ketiga melaksanakan pekerjaan dan membuat Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan. Pengguna Anggaran menyerahkan Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan kepada Pihak Ketiga. Keputusan Lelang Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan 3. Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan 5.B. Setelah keluar dokumen Keputusan Lelang. PPTK Bendahara Pengeluaran SPD Pengguna Anggaran SPD Pihak Ketiga Pelaksanaan lelang pekerjaan 2. Pengguna Anggaran membuat Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan. Pihak Ketiga menyerahkan Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan dan Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan kepada PPTK. PPTK menyerahkan Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan & Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan kepada Bendahara Pengeluaran. Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan 4.9.

Salinan SPD b. Rincian SPP-LS (Jenis Belanja) 4. SPP-LS dan Dokumen Lain Rancangan SPM Otorisasi 17. Ringkasan SPP-LS 3.1.9. Pengajuan SPP-LS Barang & Jasa Bendahara Pengeluaran 17. Penerbitan SP2D-LS Barang & Jasa 58 ..9. …………………….9.A Dari B. Surat Pengantar SPP-LS 2.2.B Register SPM LS Barang & Jasa Ke B.B. Salinan Surat Rekomendasi SKPD Terkait c. Pelaksanaan Pengeluaran Barang & Jasa PPK SKPD Pengguna Anggaran Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan SPD SPD SPP-LS dan Dokumen Lain DPA SKPD Penelitian SPP-LS SPP-LS dan Dokumen Lain SPP-LS dan Dokumen Lain DPA SKPD Penolakan SPM Paling Lambat 1 Hari Kerja Sejak SPP Diterima SPP-LS dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM Otorisasi SPD SPP-LS dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM Pembuatan SPP-LS SPD Pembuatan Surat Penolakan SPM Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan SPD Surat Penolakan Penerbitan SPM Lengkap Tidak Surat Penolakan Penerbitan SPM Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan Register SPP-LS Ya Pembuatan SPM Register Surat Penolakan Penerbitan SPM Rancangan SPM Rancangan SPM Penerbitan SPM Paling Lambat 2 Hari Kerja Sejak SPP Diterima SPM Dokumen SPP-LS Terdiri Dari: 1. Lampiran SPP-LS: a.2.

Bila SPP-LS dinyatakan lengkap. Tidak Lengkap Penelitian SPP-LS SPD SPD Lengkap 4.Surat Pengantar SPP-LS Barang & Jasa . Bendahara Pengeluaran membuat SPP-LS dan dokumen lain.SSP disertai faktur pajak yang ditandatangani WP . Rancangan SPM 2 hari kerja sejak SPP diterima SPM SPP-LS dan Dokumen Lain 5.Salinan SPD . Surat Penolakan Penerbitan SPM SPP-LS dan Dokumen Lain 7. PPK SKPD akan menerbitkan Surat Penolakan SPM.9. PPK-SKPD meneliti kelengkapan dokumen SPP-LS berdasarkan SPD yang diterima dari Pengguna Anggaran dan DPA-SKPD. Surat Penolakan Penerbitan SPM diberikan kepada Bendahara agar Bendahara melakukan penyempurnaan SPP-LS. Jika SPP-LS dinyatakan tidak lengkap. PPK-SPKD menyerahkan SPM kepada Pengguna Anggaran untuk diotorisasi. DPA SPP-LS dan Dokumen Lain 3.Rincian SPP-LS Barang & Jasa Lampiran SPP-LS: . paling lambat 2 hari kerja sejak SPP diterima. SPP-LS dan Dokumen Lain 1 hari kerja sejak SPP diterima Surat Penolakan Penerbitan SPM 8.B. Bendahara Pengeluaran menyerahkan SPPLS beserta dokumen lain kepada PPKSKPD untuk diteliti. Berdasar SPD.2 Pengajuan SPP-LS Barang & Jasa Uraian 1. Surat Penolakan Penerbitan SPM 59 .Salinan Surat Rekomendasi dari SKPD terkait . Dokumen lain tersebut terdiri dari: . Penolakan SPM paling lambat 1 hari kerja sejak SPP-LS diterima. Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan. maka PPK-SKPD membuat SPM.Dll Bendahara Pengeluaran Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan PPK-SKPD Pengguna Anggaran SPD SPP-LS dan Dokumen Lain 2.Surat Penolakan Penerbitan SPM ini kemudian diberikan PPK-SKPD kepada Pengguna Anggaran untuk diotorisasi. 6.Ringkasan SPP-LS Barang & Jasa . dan Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan.

Buku Rekapitulasi Pengeluaran per rincian objek SP2D Dokumen Penatausahaan Dokumen Penatausahaan SP2D Register SP2D 60 . Pembelanjaan Dana Barang & Jasa Mencakup: 1.2. Buku Pembantu Pajak 4.C Surat Penolakan Penerbitan SP2D Penolakan SP2D Paling Lambat 1 Hari Kerja Sejak SPM Diterima Surat Penolakan Penerbitan SP2D Pembuatan Surat Penolakan Penerbitan SP2D Lengkap Ya Penerbitan SP2D Ke B.9.3.4. Pembelanjaan Dana Barang & Jasa Penerbitan SP2D Paling Lambat 2 Hari Kerja Sejak SPM Diterima SP2D SP2D SP2D SP2D Register Surat Penolakan Penerbitan SP2D SP2D SP2D SP2D Diregister untuk keperluan pencatatan di PPK-SKPD 17.9. Pengajuan SPP-LS Barang & Jasa Pengguna Anggaran Kuasa BUD SPM BANK SP2D 17. BKU Pengeluaran 2. Surat Pernyataan tanggung jawab PA / Kuasa PA 2.9.B.D Nota Debet Pencatatan Pencatatan Dari B.9. Bukti-bukti pengeluaran yang sah dan lengkap Penelitian Kelengkapan 17. Penerbitan SP2D-LS Barang & Jasa Bendahara Pengeluaran Dari B. Buku Pembantu Panjar 5.4.B Pembuatan SPM SPM Kelengkapan Dokumen untuk Penerbitan SP2D: 1. Buku Pembantu Simpanan/Bank 3.

Kelengkapan dokumen untuk penerbitan SP2D: . 6. Kuasa BUD menerbitkan surat penolakan penerbitan SP2D paling lambat 1 hari kerja sejak SPM diterima SP2D Bendahara Pengeluaran Pengguna Anggaran SPM Kuasa BUD SPM BANK Tidak Lengkap Penelitian Kelengkapan Lengkap SP2D 2 hari kerja sejak SPM diterima Dari Bank SP2D Nota Debet SP2D Dokumen Penatausahaan Dokumen Penatausahaan Surat Penolakan Penerbitan SP2D 1 hari kerja sejak SPM diterima 9. Bendahara Pengeluaran mencatat SP2D ke dalam dokumen Penatausahaan yang terdiri dari: . 5.Buku Rekapitulasi Pengeluaran Per Rincian Objek 8. 2. Kuasa BUD sendiri harus mencatat SP2D dan Nota Debet ke dokumen Penatausahaan.Surat Pernyataan tanggung jawab Pengguna Anggaran/ Kuasa Pengguna Anggaran .9. Kuasa BUD meneliti kelengkapan dokumen SPM.Buku Pembantu Simpanan/ Bank . Pengguna Anggaran menyerahkan SP2D kepada Bendahara Pengeluaran. Kuasa BUD menerbitkan SP2D paling lambat 2 hari kerja sejak diterimanya pengajuan SPM. Apabila SPM dinyatakan tidak lengkap.3 Penerbitan SP2D-LS Barang & Jasa Uraian 1.B.Buku Pembantu Pajak . 3.Bukti-bukti pengeluaran yang sah dan lengkap 4. Kuasa BUD menyerahkan SP2D kepada Bank dan Pengguna Anggaran. 7. Surat penolakan penerbitan SP2D ini diserahkan kepada Pengguna Anggaran agar dilakukan penyempurnaan SPM Surat Penolakan Penerbitan SP2D 61 . Pengguna Anggaran menyerahkan SPM kepada Kuasa BUD.Buku Pembantu Panjar .BKU Pengeluaran . Bila dokumen SPM dinyatakan lengkap.

Penerbitan SP2D LS Barang & Jasa 62 .9.9.9.3.D Ke B.4. Pembelanjaan Dana Barang & Jasa Pihak Ketiga Bank 17.C Dari B. Penerbitan SP2D LS Barang & Jasa SP2D Pencairan Dana Uang Uang SP2D Nota Debet Nota Debet Uang Ditransfer ke Rekening Pihak Ketiga 17.B.3.

Berdasarkan SP2D yang diterima. Uang Nota Debet 2. Bank mencairkan dana dan membuat Nota Debet. Uang Diserahkan ke Kuasa BUD 63 .4 Pembelanjaan Dana Barang & Jasa Uraian Pihak Ketiga Dari Kuasa BUD Bank SP2D 1. Bank membayarkan/mentransfer uang kepada Pihak Ketiga.9. Nota Debet ini kemudian diserahkan kepada Kuasa BUD.B.

1.2.8.B.4. Pengajuan SPP-LS Barang & Jasa – Non Pihak Ketiga 64 . Pelaksanaan Pengeluaran Barang & Jasa – Non Pihak Ketiga PPTK Bendahara Pengeluaran Pengguna Anggaran PNS Daerah SK Tim Surat Perintah dan atau SPPD Laporan Pelaksanaan Tugas 12 Dari B. Penyediaan Dana SK Tim Surat Perintah dan atau SPPD SPD SPD Penugasan SK Tim Surat Perintah dan atau SPPD Laporan Pelaksanaan Tugas SPD Pelaksanaan Tugas SK Tim SK Tim 18.A Surat Perintah dan atau SPPD Surat Perintah dan atau SPPD SK Tim Surat Perintah dan atau SPPD Laporan Pelaksanaan Tugas Ke D.10.

PNS Daerah melaksanakan tugas dan membuat dokumen Laporan Pelaksanaan Tugas. PNS Daerah menyerahkan SK Tim. Untuk penugasan. Pengguna Anggaran menyerahkan SPD kpd Bendahara Pengeluaran dan berdasarkan SPD tersebut Pengguna Anggaran melakukan penugasan. Surat Perintah dan atau SPPD. PPTK menyerahkan ketiga dokumen ini kepada Bendahara Pengeluaran. PPTK Bendahara Pengeluaran SPD Pengguna Anggaran SPD PNS Daerah 2.B. Surat Perintah dan atau SPPD Laporan Pelaksanaan Tugas SK Tim 65 . SK Tim Surat Perintah dan atau SPPD 3. Laporan Pelaksanaan Tugas SK Tim Laporan Pelaksanaan Tugas Surat Perintah dan atau SPPD 5. dan Laporan Pelaksanaan Tugas kepada PPTK.10. Pengguna Anggaran menyerahkan SK Tim dan Surat Perintah dan atau SPPD kepada PNS Daerah.1 Pelaksanaan Pengeluaran Barang & Jasa – Non Pihak Ketiga Uraian 1. Pengguna Anggaran membuat dokumen SK Tim dan Surat Perintah dan atau SPPD. SK Tim Surat Perintah dan atau SPPD 4. 6.

SPP-LS dan Dokumen Lain Register SPM LS Barang & Jasa Non Pihak Ketiga Ke B. Pengajuan SPP-LS Barang & Jasa – Non Pihak Ketiga Bendahara Pengeluaran 18. Salinan SPD b. Salinan Surat Rekomendasi SKPD Terkait c. …………………….A Dari B. Surat Pengantar SPP-LS 2..2.10.B Penerbitan SPM Paling Lambat 2 Hari Kerja Sejak SPP Diterima SPM Dokumen SPP-LS Terdiri Dari: 1. Penerbitan SP2D-LS Barang & Jasa – Non Pihak Ketiga 66 . Ringkasan SPP-LS 3.2.B. Lampiran SPP-LS: a. Rincian SPP-LS 4.10.1. Pelaksanaan Pengeluaran Barang & Jasa – Non Pihak Ketiga PPK SKPD Pengguna Anggaran SK Tim Surat Perintah dan atau SPPD Laporan Pelaksanaan Tugas SPD SPD SPP-LS dan Dokumen Lain DPA SKPD Penelitian SPP-LS DPA SKPD SPD Surat Penolakan Penerbitan SPM Pembuatan SPP-LS Laporan Pelaksanaan Tugas SPP-LS dan Dokumen Lain SPP-LS dan Dokumen Lain SPD Pembuatan Surat Penolakan SPM Penolakan SPM Paling Lambat 1 Hari Kerja Sejak SPP Diterima Surat Perintah dan atau SPPD Surat Penolakan Penerbitan SPM Lengkap Tidak Surat Penolakan Penerbitan SPM Surat Penolakan Penerbitan SPM Otorisasi SPD Register SPP-LS SK Tim Ya Pembuatan SPM Register Surat Penolakan Penerbitan SPM SPM SPM SPM Otorisasi 18.10.

Surat Penolakan Penerbitan SPM 7.Surat Penolakan Penerbitan SPM ini kemudian diberikan PPK-SKPD kepada Pengguna Anggaran untuk diotorisasi. Berdasar SPD. 6.SSP disertai faktur pajak yang ditandatangani WP . Laporan Pelaksanaan TUgas. 1 hari kerja sejak SPP diterima Surat Penolakan Penerbitan SPM 8.Rincian SPP-LS Lampiran: .Dll Bendahara Pengeluaran Berita Acara Penyelesaian Tugas PPK SKPD Pengguna Anggaran Surat Tugas SPD SPP-LS dan Dokumen Lain 2.10. Dokumen lain tersebut terdiri dari: . Bila SPP-LS dinyatakan lengkap.B. Surat Penolakan Penerbitan SPM diberikan kepada Bendahara agar Bendahara melakukan penyempurnaan SPP-LS. PPK SKPD akan menerbitkan Surat Penolakan SPM. Tidak Lengkap Penelitian SPP-LS SPD SPD Lengkap 4. SK Tim. Penolakan SPM paling lambat 1 hari kerja sejak SPP-LS diterima.Salinan Surat Rekomendasi dari SKPD terkait . Bendahara Pengeluaran menyerahkan SPPLS beserta dokumen lain kepada PPKSKPD untuk diteliti. PPK-SPKD menyerahkan SPM kepada Pengguna Anggaran untuk diotorisasi. SPM 2 hari kerja sejak SPP diterima SPM 5. maka PPK-SKPD membuat SPM.Ringkasan SPP-LS .Salinan SPD . Jika SPP-LS dinyatakan tidak lengkap.Surat Pengantar SPP-LS . DPA SPP-LS dan Dokumen Lain 3. Surat Perintah dan atau SPPD.2 Pengajuan SPP-LS Barang & Jasa – Non Pihak Ketiga Uraian 1. PPK-SKPD meneliti kelengkapan dokumen SPP-LS berdasarkan SPD yang diterima dari Pengguna Anggaran dan DPA SKPD. Bendahara Pengeluaran membuat SPP-LS dan dokumen lain. Surat Penolakan Penerbitan SPM 67 . Pembuatan SPM paling lambat 2 hari kerja sejak SPP diterima.

Buku Pembantu Simpanan/Bank 3.D Diregister untuk keperluan pencatatan di PPK-SKPD Nota Debet Pencatatan Dari B.4. Buku Rekap Pengeluaran per rincian objek 18.2.B. Penerbitan SP2D-LS Barang & Jasa – Non Pihak Ketiga Bendahara Pengeluaran Pengguna Anggaran 18. Pembelanjaan Dana Barang & Jasa – Non Pihak Ketiga Register SP2D 68 .10.10.B Kelengkapan Dokumen untuk Penerbitan SP2D: 1. Pembelanjaan Dana Barang & Jasa – Non Pihak Ketiga SP2D Dokumen Penatausahaan 18. Pengajuan SPPLS Gaji & Tunjangan Pembuatan SPM SPM Penelitian Kelengkapan Surat Penolakan Penerbitan SP2D Penolakan SP2D Paling Lambat 1 Hari Kerja Sejak SPM Diterima Surat Penolakan Penerbitan SP2D Pembuatan Surat Penolakan Penerbitan SP2D Lengkap Ya Penerbitan SP2D SP2D Penerbitan SP2D Paling Lambat 2 Hari Kerja Sejak SPM Diterima SP2D Pencatatan SP2D SP2D SP2D Register Surat Penolakan Penerbitan SP2D SP2D SP2D Dokumen Penatausahaan Mencakup: 1. Buku Pembantu Panjar 5.C Ke B. Buku Pembantu Pajak 4.3. BKU Pengeluaran 2.10.10. Surat Pernyataan tanggung jawab PA / Kuasa PA 2. Bukti-bukti pengeluaran yang sah dan lengkap Kuasa BUD SPM Dari B.4.

3.Buku Pembantu Pajak . 5. Pengguna Anggaran menyerahkan SP2D kepada Bendahara Pengeluaran. 2.B. Apabila SPM dinyatakan tidak lengkap.Buku Pembantu Panjar . Kuasa BUD menerbitkan SP2D paling lambat 2 hari kerja sejak diterimanya pengajuan SPM.Buku Rekapitulasi Pengeluaran Per Rincian Objek 8. 7. Kuasa BUD menyerahkan SP2D kepada Pengguna Anggaran. Pengguna Anggaran menyerahkan SPM kepada Kuasa BUD. Kelengkapan dokumen untuk penerbitan SP2D: . 6. Bendahara Pengeluaran mencatat SP2D ke dalam dokumen Penatausahaan yang terdiri dari: .10. Kuasa BUD meneliti kelengkapan dokumen SPM. Surat penolakan penerbitan SP2D ini diserahkan kepada Pengguna Anggaran agar dilakukan penyempurnaan SPM Surat Penolakan Penerbitan SP2D 1 hari kerja sejak SPM diterima 69 . Kuasa BUD sendiri harus mencatat SP2D dan Nota Debet ke dlm dokumen Penatausahaan.Bukti-bukti pengeluaran yang sah dan lengkap 4.Buku Pembantu Simpanan/ Bank .BKU Pengeluaran . Bila dokumen SPM dinyatakan lengkap. Kuasa BUD menerbitkan surat penolakan penerbitan SP2D paling lambat 1 hari kerja sejak SPM diterima SP2D SP2D Bendahara Pengeluaran Pengguna Anggaran SPM Kuasa BUD SPM Tidak Lengkap Penelitian Kelengkapan Lengkap 2 hari kerja sejak SPM diterima SP2D Dari Bank Nota Debet Dokumen Penatausahaan Dokumen Penatausahaan Surat Penolakan Penerbitan SP2D 9.3 Penerbitan SP2D-LS Barang & Jasa – Non Pihak Ketiga Uraian 1.Surat Pernyataan tangung jawab Pengguna Anggaran/Kuasa Pengguna Anggaran .

Pembelanjaan Dana Barang & Jasa – Non Pihak Ketiga Bendahara Pengeluaran Bank SP2D Uang Ditransfer Ke Rekening Bendahara Pengeluaran untuk Didistribusikan Kepada PNS Daerah Pelaksana Tugas Pencairan Dana Uang Uang SP2D Nota Debet Nota Debet 18.4.D Ke B.10.10.B.3. Penerbitan SP2D Barang & Jasa – Non Pihak Ketiga 70 .

Bendahara Pengeluaran Dari Kuasa BUD Bank SP2D 2. Nota Debet ini kemudian diserahkan kepada Kuasa BUD Uang Nota Debet Diserahkan ke Kuasa BUD 3. Bendahara Pengeluaran menyerahkan SP2D kepada Bank. Bank mencairkan dana dan membuat Nota Debet. Bank mentransfer uang ke Rekening Bendahara Pengeluaran untuk didistribusikan kepada PNS Daerah Pelaksana Tugas. Berdasarkan SP2D yang diterima. Uang 71 .10.B.4 Pembelanjaan Dana LS Barang & Jasa .Non Pihak Ketiga Uraian 1.

Hibah SPD Pembuatan SPP-LS SPP-LS dan Dokumen Lain DPA SKPD Penelitian SPP-LS DPA SKPD Otorisasi Pembuatan Surat Penolakan SPM SPD Surat Penolakan Penerbitan SPM Keputusan KDH – Subsidi.11. Hibah SPD SPD Keputusan KDH – Subsidi. Salinan Surat Rekomendasi SKPD Terkait c. Surat Pengantar SPP-LS 2. Pengajuan SPP-LS – Bunga. SPP-LS dan Dokumen Lain SPM SPM Otorisasi 19.11. Bunga. Bunga. ……………………. Hibah Keputusan KDH – Subsidi.B.A Register SPM LS Barang & Jasa Non Pihak Ketiga Ke B.1. Bunga. Subsidi. Subsidi.2. Rincian SPP-LS (Rincian Objek) 4. Bagi Hasil & Pembiayaan Bendahara Pengeluaran SKPKD PPK SKPKD PPKD Pembuatan Keputusan KDH – Subsidi.. Hibah. Bunga. Ringkasan SPP-LS 3. Hibah SPD SPP-LS dan Dokumen Lain dan SPP-LS Dokumen Lain SPD Surat Penolakan Penerbitan SPM Lengkap Tidak Surat Penolakan Penerbitan SPM Surat Penolakan Penerbitan SPM Register SPP-LS Ya Pembuatan SPM Register Surat Penolakan Penerbitan SPM SPM SPM Dokumen SPP-LS Terdiri Dari: 1. Salinan SPD b. Hibah 72 . Bantuan. Lampiran SPP-LS: a. Penerbitan SP2D-LS – Bunga.

SPP-LS dan Dokumen Lain SPP-LS dan Dokumen Lain DPA Tidak Lengkap Penelitian SPP-LS Lengkap Rancangan SPM SPD 2 hari kerja sejak SPP diterima SPM SPP-LS dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM SPP-LS dan Dokumen Lain 8.Rincian SPP-LS Lampiran: . Setelah diteliti dan dinyatakan lengkap.Salinan Surat Rekomendasi dari SKPD terkait . Surat Penolakan Penerbitan SPM diberikan kepada Bendahara agar Bendahara melakukan penyempurnaan SPP-LS. Hibah kepada Bendahara Pengeluaran SKPKD. Penolakan SPM paling lambat 1 hari kerja sejak SPP-LS diterima.Salinan SPD . Bendahara Pengeluaran SKPKD SPD Keputusan KDH – Subsidi. yang terdiri dari: . Bunga. Surat Penolakan Penerbitan SPM 73 . Bagi Hasil & Pembiayaan Uraian 1. Bunga. Bunga.11. SPP-LS dan Dokumen Lain 1 hari kerja sejak SPP diterima Surat Penolakan Penerbitan SPM 9.B. Hibah. PPKD menyerahkan SPD dan Keputusan KDH Subsidi. 5. Bendahara Pengeluaran SKPKD membuat SPP-LS & Dokumen Lain. PPK-SKPKD membuat SPM. Jika SPP-LS dinyatakan tidak lengkap. Hibah PPK SKPKD PPKD SPD Keputusan KDH – Subsidi. Hibah 2.SSP disertai faktur pajak yang ditandatangani WP .1 Pengajuan SPP-LS – Subsidi. Bantuan. 7. PPK SKPKD akan menerbitkan Surat Penolakan SPM.Ringkasan SPP-LS . 4.Surat Penolakan Penerbitan SPM ini kemudian diberikan PPK-SKPKD kepada PPKD untuk diotorisasi. PPK-SKPKD menyerahkan SPM kepada PPKD untuk diotorisasi. Bunga. Bendahara Pengeluaran SKPKD menyerahkan SPP-LS beserta dokumen lain kepada PPK-SKPKD untuk diteliti. PPK-SKPKD meneliti SPP-LS beserta dokumen lain berdasarkan SPD yang diterima dari Pengguna Anggaran dan DPA-SKPD. 6. Berdasarkan kedua dokumen ini.Surat Pengantar SPP-LS .Dll 3. paling lambat 2 hari kerja sejak diterimanya SPP.

B.11.2. Penerbitan SP2D-LS - Bunga, Subsidi, Hibah, Bantuan, Bagi Hasil & Pembiayaan
Bendahara Pengeluaran SKPKD
SPM

Kuasa BUD
19.A

PPKD
Dari B.11.1. Pengajuan SPP-LS Bunga, Subsidi, Hibah

BANK

Penelitian Kelengkapan

Kelengkapan Dokumen untuk Penerbitan SP2D: 1. Surat Pernyataan tanggung jawab PA / Kuasa PA 2. Bukti-bukti pengeluaran yang sah dan lengkap

Pembuatan SPM

SP2D

SPM Pembuatan Surat Penolakan Penerbitan SP2D Surat Penolakan Penerbitan SP2D Surat Penolakan Penerbitan SP2D Penolakan SP2D Paling Lambat 1 Hari Kerja Sejak SPM Diterima 19.B

Lengkap

Tidak

Ya Penerbitan SP2D
Penerbitan SP2D Paling Lambat 2 Hari Kerja Sejak SPM Diterima

Ke B.11.3. Pembelanjaan Dana Bunga, Subsidi, Hibah

Register Surat Penolakan Penerbitan SP2D SP2D SP2D SP2D SP2D Dari B.11.3. Pembelanjaan Dana Bunga, Subsidi, Hibah 19.C SP2D

SP2D

Otorisasi

Pencatatan

Nota Debet

Pencatatan

SP2D

Dokumen Penatausahaan

Mencakup: 1. BKU Pengeluaran 2. Buku Pembantu Simpanan/Bank 3. Buku Pembantu Pajak 4. Buku Pembantu Panjar 5. Buku Rekapitulasi Pengeluaran per rincian objek

SP2D

Dokumen Penatausahaan

Diregister untuk keperluan pencatatan di PPK-SKPKD

Register SP2D

74

B.11.2 Penerbitan SP2D-LS – Subsidi, Bunga, Hibah, Bantuan, Bagi Hasil & Pembiayaan
Uraian
1. PPKD menyerahkan SPM kepada Kuasa BUD. 2. Kuasa BUD meneliti kelengkapan SPM. 3. Jika dinyatakan lengkap, maka Kuasa BUD menerbitkan SP2D paling lambat 2 hari kerja sejak pengajuan SPM diterima. Kelengkapan dokumen untuk penerbitan SP2D: - Surat Pernyataan tangung jawab Pengguna Anggaran/Kuasa Pengguna Anggaran - Bukti-bukti pengeluaran yang sah dan lengkap 4. Kuasa BUD menyerahkan SP2D kepada Bendahara Pengeluaran SKPKD dan PPKD. 5. Sedangkan BUD sendiri harus mencatat SP2D dan Nota Debet ke dokumen Penatausahaan. 6. Bendahara Pengeluaran SKPKD mencatat SP2D ke dalam Dokumen Penatausahaan yang terdiri dari: - BKU Pengeluaran - Buku Pembantu Simpanan/ Bank - Buku Pembantu Pajak - Buku Pembantu Panjar - Buku Rekapitulasi Pengeluaran Per Rincian Objek 7. PPKD mengotorisasi SP2D dan menyerahkannya kepada Bank. 8. Apabila SPM dinyatakan tidak lengkap, Kuasa BUD menerbitkan surat penolakan penerbitan SP2D paling lambat 1 hari kerja sejak SPM diterima
SP2D 2 hari kerja sejak SPM diterima

Bendahara Pengeluaran SKPKD

Kuasa BUD
SPM

PPKD
SPM

BANK

Penelitian Kelengkapan

Tidak Lengkap

Lengkap

SP2D

Dari Bank Nota Debet SP2D

Dokumen Penatausahaan

Dokumen Penatausahaan

SP2D

Surat Penolakan Penerbitan SP2D

9. Surat penolakan penerbitan SP2D ini diserahkan kepada Pengguna Anggaran agar dilakukan penyempurnaan SPM

1 hari kerja sejak SPM diterima

Surat Penolakan Penerbitan SP2D

75

B.11.3. Pembelanjaan Dana Bunga, Subsidi, Hibah, Bantuan dan Pembiayaan
Pihak Ketiga Bank

19.B

Dari B.11.2. Penerbitan SP2D LS Bunga, Subsidi, Hibah, Bantuan dan Pembiayaan

SP2D

Pencairan Dana

Uang

Uang

SP2D

Nota Debet Nota Debet

19.C

Ke B.11.2. Penerbitan SP2D LS Bunga, Subsidi, Hibah, Bantuan dan Pembiayaan

76

Hibah. Uang Nota Debet Diserahkan ke Kuasa BUD 2. Subsidi.B. Bantuan Bagi Hasil dan Pembiayaan Uraian Pihak Ketiga Dari Kuasa BUD Bank SP2D 1. Berdasarkan SP2D yang diterima. Bank mencairkan dana dan membuat Nota Debet. Nota Debet ini kemudian diserahkan kepada Kuasa BUD.11.3 Pembelanjaan Dana Bunga. Bank membayarkan/mentransfer uang kepada Pihak Ketiga. Uang 77 .

B.12. Pembentukan Dana Cadangan Kuasa BUD PPKD Penetapan Perda Pembentukan Dana Cadangan Daftar Program/ Kegiatan Daftar Kebutuhan Dana Cadangan Perda Dana Cadangan Perda Dana Cadangan Penyisihan Dana Cadangan Tidak Verifikasi Kecukupan Daftar Program/ Kegiatan Daftar Kebutuhan Dana Cadangan Perda Dana Cadangan Pemilihan Program/Kegiatan Cukup Pembuatan Surat Perintah Pemindahbukuan Surat Perintah Pemindahbukuan Surat Perintah Pemindahbukuan Pencatatan Pemindahbukuan Surat Perintah Pemindahbukuan Surat Perintah Pemindahbukuan Ya Setuju Tidak Dokumen Penatausahaan Surat Perintah Pemindahbukuan Bank 78 .

BUD menyerahkan Surat Perintah Pemindahbukuan kepada PPKD.B. PPKD memilih Program/Kegiatan untuk menghasilkan dokumen Daftar Program/Kegiatan dan Daftar Kebutuhan Dana Cadangan. Verifikasi Kecukupan 5. Perda Dana Cadangan Daftar Program/ Kegiatan Daftar Kebutuhan Dana Cadangan 3.12 Pembentukan Dana Cadangan Uraian 1. BUD menyisihkan Dana Cadangan. Surat Perintah Pemindahbukuan 7. Daftar Program/ Kegiatan Kuasa BUD PPKD Perda Dana Cadangan Daftar Kebutuhan Dana Cadangan 2. maka BUD membuat Surat Perintah Pemindahbukuan. PPKD menyetujui Surat Perintah Pemindahbukuan dan menyerahkannya kembali kepada BUD. Kemudian BUD memverifikasi kecukupan Dana Cadangan. Penyisihan Dana Cadangan 4. BUD mencatat Surat Perintah Pemindahbukuan dalam Dokumen Penatausahaan dan menyerahkan Surat Perintah Pemindahbukuan kepada Bank. Dokumen Penatausahaan Bank 79 . Surat Perintah Pemindahbukuan 8. PPKD menyerahkan ke tiga dokumen ini kepada BUD. Berdasarkan Perda Dana Cadangan. Berdasarkan ke tiga dokumen ini. Surat Perintah Pemindahbukuan 6. Jika dinyatakan cukup.

b. Pembelanjaan Dana UP PPK SKPD 15. Pembelanjaan Dana TU Kepala SKPD SPJ Pengeluaran 14.E Dari B. 80 .register penutupan kas.6.ringkasan pengeluaran per rincian obyek disertai buktibukti yang sah c.E Dari B.3.14.13 Pembuatan SPJ Bendahara Pengeluaran 13.bukti atas penyetoran PPN/PPh d. SPJ dengan Bendahara Pengeluaran Pembantu Pencatatan Bukti Bukti Pembayaran Pembayaran Bukti Pembayaran Pengesahan SPJ Verifikasi BKU Pengeluaran Buku Pajak Buku Panjar Buku Simpanan/ Bank Buku Rekap Pengeluaran Per Objek SPJ Pengeluaran Pembantu Surat Penolakan SPJ Surat Penolakan SPJ Tidak Surat Pengesahan SPJSurat Pengesahan SPJ SPJ Pengeluaran Menyetujui Register Pengesahan SPJ Pembuatan SPJ Pengeluaran Ya SPJ Pengeluaran SPJ Pengeluaran Register Penolakan SPJ Paling lambat tanggal 10 bulan berikutnya SPJ Pengeluaran SPJ Pengeluaran SPJ Pengeluaran SPJ Pengeluaran Penyerahan SPJ ke Kepala SKPD paling lambat tanggal 10 bulan berikutnya Register Penerimaan SPJ BUD Menjadi Dasar Pengajuan SPP Surat Pengesahan SPJ Dokumen SPJ: a.E Dari B.B. Pembelanjaan Dana GU SPJ Pengeluaran SPJ Pengeluaran Bukti Pembayaran Bukti Pembayaran Bukti Pembayaran 20 Dari B.3.buku kas umum.5.7.3.

Surat Pengesahan SPJ 8. BUD SPJ Pengeluaran 5.Buku Pembantu Simpanan/Bank .Buku Pembantu Panjar . Bukti atas penyetoran PPN/PPh d. Bendahara Pengeluaran membuat SPJ Pengeluaran. SPJ Pengeluaran Pembantu SPJ Pengeluaran Tgl 10 bln berikutnya 4. Apabila disetujui. Kepala SKPD menyerahkan Surat Pengesahan SPJ kepada Bendahara Pengeluaran. SPJ Pengeluaran Tgl 10 bln berikutnya SPJ Pengeluaran 7. Buku kas umum. Kepala SKPD mengesahkan SPJ Pengeluaran. Surat Pengesahan SPJ 81 . Ringkasan pengeluaran per rincian obyek disertai bukti-bukti yang sah c. Dari proses pencatatan ini dihasilkan dokumen sebagai berikut: . Register penutupan kas. PPK-SKPD menyampaikan SPJ Pengeluaran kepada Kepala SKPD paling lambat tanggal 10 bulan berikutnya.BKU Pengeluaran . Bendahara Pengeluaran melakukan pencatatan bukti-bukti pembelanjaan dana.Buku Rekap Pengeluaran Per Objek Buku Simpanan/ Bank Buku Pajak Buku Panjar Buku Rekap Pengeluaran Per Objek 3.B. Bendahara Pengeluaran Bukti Transaksi UPGU-TU PPK SKPD Kepala SKPD BKU 2. Bendahara Pengeluaran juga harus menyerahkan SPJ Pengeluaran kepada BUD paling lambat tanggal 10 bulan berikutnya. PPK-SKPD memverifikasi SPJ Pengeluaran.Buku Pembantu Pajak . Berdasarkan lima dokumen tersebut ditambah dokumen SPJ Pengeluaran Pembantu. Verifikasi 6. Bendahara Pengeluaran menyerahkan SPJ Pengeluaran kepada PPK-SKPD. b.13 Pembuatan SPJ Uraian 1. Dokumen SPJ: a.

6.buku kas umum b.E Dari B.14.7.3. Evaluasi.E Dari B.13. Pembelanjaan Dana GU 15. SPJ Dengan Bendahara Pengeluaran Pembantu Bendahara Pengeluaran Pembantu 13. Pembelanjaan Dana TU 14.B.buku pajak PPN/PPh c.3. Pembelanjaan Dana UP Bendahara Pengeluaran Dari B.5.E SPJ Pengeluaran Pembantu Bukti Transaksi Bukti Transaksi Bukti Transaksi Verifikasi. dan Analisis Bukti Bukti Transaksi Bukti Transaksi Transaksi Pencatatan Paling lambat tanggal 5 bulan berikutnya Buku Kas Pengeluaran Pembantu Buku Pajak PPN/ PPh Pembantu Buku Panjar Pembantu Tidak Menyetujui Ya Pembuatan SPJ Pengeluaran Pembantu SPJ Pengeluaran Pembantu Buku Kas Pengeluaran Pembantu Buku Pajak PPN/ PPh Pembantu Buku Panjar Pembantu SPJ Pengeluaran Pembantu SPJ Pengeluaran Pembantu 20 Dokumen SPJ Pembantu: a.3. SPJ 82 .bukti pengeluaran yang sah Ke B.

B. Berdasarkan ke tiga dokumen tadi.Buku Pajak PPN/PPh . mengevaluasi. Bendahara Pengeluaran Pembantu Bukti Transaksi UPGU-TU Bendahara Pengeluaran 2.Buku Panjar Pembantu Buku Kas Pengeluaran Pembantu Buku Pajak PPN/PPh Pembantu Buku Panjar Pembantu 3. dan menganalisa SPJ Pengeluaran Pembantu.Bukti pengeluaran yang sah SPJ Pengeluaran Pembantu Tgl 5 bln berikutnya 4. Dari proses pencatatan ini dihasilkan dokumen sebagai berikut: . SPJ Pengeluaran Pembantu 83 . Verifikasi. Bendahara Pengeluaran Pembantu menyerahkan SPJ Pengeluaran Pembantu kepada Bendahara Pengeluaran paling lambat tanggal 5 bulan berikutnya. Evaluasi.BKU .14 SPJ Dengan Bendahara Pengeluaran Pembantu Uraian 1. Bendahara Pengeluaran Pembantu membuat SPJ Pengeluaran Pembantu.Buku Pajak PPN/PPh Pembantu . Setelah disetujui. Bendahara Pengeluaran akan menggunakan SPJ Pengeluaran Pembantu dalam proses pembuatan SPJ. Bendahara Pengeluaran memverifikasi. Bendahara Pengeluaran Pembantu mencatat buktibukti transaksi pembelanjaan dana. SPJ Pengeluaran Pembantu 5. Dokumen SPJ Pembantu: .Buku Kas Pengeluaran Pembantu . dan Analisis 6.

.

1) Penatausahaan Penerimaan dengan Bendahara Pembantu (C.2.1) Pelaksanaan Pendapatan – Bendahara Penerimaan Pembantu (C.2.1.2) SPJ Penerimaan SPJ Penerimaan Pembantu 85 .1.3) Pelaksanaan Pendapatan – Bank Lain (C.1.2) Pelaksanaan Pendapatan – Bank Kasda (C.4) STS SKP Daerah / SKR Surat Tanda Bukti Pembayaran / Bukti lain yg Sah Penatausahaan Penerimaan (C.1.Penatausahaan Penerimaan Pelaksanaan Pendapatan – Bendahara Penerimaan (C.

Penatausahaan Penerimaan Disampaikan kepada BUD 86 .1.1.C. Pelaksanaan Pendapatan Daerah – Bendahara Penerimaan Wajib Pajak/Retribusi Bendahara Penerimaan Pengguna Anggaran Penerbitan SKP Daerah / SKR BANK SKP Daerah / SKR SKP Daerah / SKR SKP Daerah / SKR Pembayaran Uang SKP Daerah / SKR Uang STS SKP Daerah / SKR Uang Verifikasi Penerimaan Surat Tanda Bukti Pembayaran / Bukti Surat Tanda Bukti lain yg Sah Pembayaran / Bukti lain yg Sah SKP Daerah / SKR Uang STS STS Nota Kredit STS Surat Tanda Bukti Pembayaran / Bukti lain yg Sah 21.2.A Ke C.1.

Surat Tanda Bukti Pembayaran/Bukti Lain yang Sah Uang STS Diserahkan ke BUD 7.1 Pelaksanaan Pendapatan Daerah – Bendahara Penerimaan Uraian 1. Wajib Pajak/Retribusi membayarkan sejumlah uang yang tertera dalam SKP Daerah/ SKR kepada Bendahara Penerimaan.C. Verifikasi 5. SKP Daerah / SKR SKP Daerah / SKR WP/Retribusi Bendahara Penerimaan Pengguna Anggaran SKP Daerah / SKR Bank 3. Uang Uang 4. Surat Tanda Bukti Pembayaran/Bukti Lain yang Sah STS Uang 6. Bendahara menyerahkan Tanda Bukti Pembayaran/Bukti Lain yang Sah kepada Wajib Pajak/ Retribusi dan menyerahkan uang yang diterimanya tadi beserta STS kepada Bank. Pengguna Anggaran menyerahkan SKP Daerah/SKR kepada Bendahara Penerimaan dan Wajib Pajak/Retribusi. Bank membuat Nota Kredit dan mengotorisasi STS. Setelah diverifikasi. Bendahara Penerimaan memverifikasi kesesuaian jumlah uang yang diterimanya dengan dokumen SKP Daerah/ SKR yang diterimanya dari Pengguna Anggaran. Bank kemudian menyerahkan kembali STS kepada Bendahara Penerimaan. Nota Kredit disampaikan kepada BUD Nota Kredit STS STS 87 . Bendahara Penerimaan akan menerbitkan STS dan Surat Tanda Bukti Pembayaran/Bukti Lain yang Sah.1.

Penatausahaan Penerimaan Dengan Bendahara Penerimaan Pembantu Disampaikan kepada BUD 88 .2. Pelaksanaan Pendapatan Daerah – Bendahara Penerimaan Pembantu Wajib Pajak/Retribusi Bendahara Penerimaan Pembantu Pengguna Anggaran BANK Penerbitan SKP Daerah / SKR SKP Daerah / SKR SKP Daerah / SKR SKP Daerah / SKR Pembayaran Uang SKP Daerah / SKR Uang STS SKP Daerah / SKR Uang Verifikasi Penerimaan Surat Tanda Bukti Pembayaran / Surat Tanda Bukti Bukti lain Pembayaran yg Sah / Bukti lain yg Sah SKP Daerah / SKR Uang STS STS Nota Kredit STS Surat Tanda Bukti Pembayaran / Bukti lain yg Sah 21.1.C.2.B Ke C.2.

Bank mengotorisasi STS dan menerbitkan Nota Kredit. Verifikasi 4.C. Bendahara Penerimaan Pembantu menyerahkan Surat Tanda Bukti Pembayaran/Bukti Lain yang Sah kepada Wajib Pajak/Retribusi dan STS beserta uang kepada Bank. Pengguna Anggaran menyerahkan SKP Daerah/SKR kepada Wajib Pajak/Retribusi dan Bendahara Penerimaan Pembantu. SKP Daerah / SKR SKP Daerah / SKR WP/Retribusi Bendahara Penerimaan Pengguna Anggaran Pembantu SKP Daerah / SKR BANK 2. Bank mengembalikan STS Bendahara Penerimaan Pembantu.1. Bendahara Penerimaan Pembantu memverifikasi uang yang diterimanya dengan SKP Daerah/SKR dari Pengguna Anggaran. Surat Tanda Bukti Pembayaran/Bukti Lain yang Sah STS Uang Diserahkan ke BUD 6. Surat Tanda Bukti Pembayaran/Bukti Lain yang Sah STS Uang 5.2 Pelaksanaan Pendapatan Daerah – Bendahara Penerimaan Pembantu Uraian 1. Uang Uang 3. Nota Kredit disampaikan ke BUD Nota Kredit STS STS 89 . Jika sesuai maka Bendahara Penerimaan Pembantu membuat dokumen STS dan Surat Tanda Bukti Pembayaran/ Bukti Lain yang Sah. Wajib Pajak/Retribusi membayarkan uang kepada Bendahara Penerimaan Pembantu sejumlah yang tertera di SKP Daerah/SKR.

2.1.C.1. Pelaksanaan Pendapatan Daerah – Bank Kasda Wajib Pajak/Retribusi Bank Kasda Bendahara Penerimaan Pengguna Anggaran Penerbitan SKP Daerah / SKR BUD SKP Daerah / SKR SKP Daerah / SKR SKP Daerah / SKR Pembayaran Uang SKP Daerah / SKR Uang Penerimaan Slip Setoran (Bukti Lain yg Sah) Slip Setoran (Bukti Lain yg Sah) Slip Setoran (Bukti Lain yg Sah) Slip Setoran (Bukti Lain yg Sah) Nota Kredit Nota Kredit Slip Setoran (Bukti Lain yg Sah) SKP Daerah / SKR 21. Penatausahaan Penerimaan 90 .A Ke C.3.

Bank Kasda menyerahkan Slip Setoran/Bukti Lain yang Sah kepada WP/Retribusi dan Nota Kredit kepada BUD. Slip Setoran/ Bukti Lain yang Sah 91 . Uang Uang 3. Slip Setoran/ Bukti Lain yang Sah Nota Kredit 4. WP/Retribusi menyerahkan Slip Setoran/Bukti Lain yang Sah kepada Bendahara Penerimaan.1. Bank Kasda menerbitkan Slip Setoran/Bukti Lain yang Sah dan Nota Kredit.3 Pelaksanaan Pendapatan Daerah – Bank Kasda Uraian 1. SKP Daerah / SKR SKP Daerah / SKR WP/Retribusi Bank Kasda Bendahara Penerimaan Pengguna Anggaran SKP Daerah / SKR BUD 2. Wajib Pajak/Retribusi membayarkan uang kepada Bank Kasda sejumlah yang tertera di SKP Daerah/SKR. Pengguna Anggaran menyerahkan SKP Daerah/SKR kepada Wajib Pajak/Retribusi dan Bendahara Penerimaan.C. Slip Setoran/ Bukti Lain yang Sah Nota Kredit 5.

Pelaksanaan Pendapatan Daerah – Bank Lain Wajib Pajak/Retribusi Bank Lain Bendahara Penerimaan Pengguna Anggaran Bank Kasda Penerbitan SKP Daerah / SKR SKP Daerah / SKR SKP Daerah / SKR SKP Daerah / SKR Pembayaran Uang SKP Daerah / SKR Uang Uang Penerimaan Slip Setoran (Bukti Lain yg Sah) Slip Setoran (Bukti Lain yg Sah) Slip Setoran (Bukti Lain yg Sah) Slip Setoran (Bukti Lain yg Sah) Nota Kredit Uang Nota Kredit Slip Setoran (Bukti Lain yg Sah) SKP Daerah / SKR Disampaikan kepada BUD 21.A Ke C.C.1.2.1. Penatausahaan Penerimaan 92 .4.

Uang Uang 3. WP/Retribusi menyerahkan Slip Setoran/Bukti Lain yang Sah kepada Bendahara Penerimaan.1.C.4 Pelaksanaan Pendapatan Daerah – Bank Lain Uraian 1. Wajib Pajak/Retribusi membayarkan uang kepada Bank Lain sejumlah yang tertera di SKP Daerah/SKR. WP/Retribusi Bank Lain Bendahara Penerimaan Pengguna Anggaran SKP Daerah / SKR Bank Kasda SKP Daerah / SKR SKP Daerah / SKR 2. Pengguna Anggaran menyerahkan SKP Daerah/ SKR kepada Wajib Pajak/ Retribusi dan Bendahara Penerimaan. Slip Setoran/ Bukti Lain yang Sah Slip Setoran/ Bukti Lain yang Sah Nota Kredit Nota Kredit Uang 4. Bank Lain membuat Slip Setoran/Bukti Lain yang Sah dan Nota Kredit serta menyerahkan uang kepada Bank Kasda. Slip Setoran/ Bukti Lain yang Sah 93 .

Buku rekapitulasi penerimaan harian d. Akuntansi SKPD SPJ Penerimaan SPJ Penerimaan SKP Daerah / SKR STS Surat Tanda Bukti Pembayaran / Bukti lain yg Sah BKU Penerimaan Buku Pembantu (Rincian Obyek Penerimaan) Buku Rekapitulasi Penerimaan Harian SPJ Penerimaan Pembantu Pengesahan SPJ Pembuatan SPJ Penerimaan Surat Pengesahan SPJ Surat Pengesahan SPJ Surat Pengesahan SPJ SPJ Penerimaan BKU Penerimaan Buku Pembantu (Rincian Obyek Penerimaan) Buku Rekapitulasi Penerimaan Harian SPJ Penerimaan Pembantu SPJ Penerimaan SPJ Penerimaan SPJ Penerimaan Lampiran SPJ Penerimaan: a.A Dari C.BKU b.4. Penatausahaan Penerimaan Bendahara Penerimaan 21. Bank Kasda.C.1.3. Bank Lain) PPK SKPD Pengguna Anggaran BUD Paling lambat tanggal 10 bulan berikutnya SKP Daerah / SKR STS Surat Tanda Bukti Pembayaran / Bukti lain yg Sah SPJ Penerimaan SPJ Penerimaan SPJ Penerimaan Penatausahaan Penerimaan Dari C. Penatausahaan Penerimaan dengan Bendahara Pembantu SPJ Penerimaan 22 Otorisasi Verifikasi. Evaluasi.Bukti penerimaan lainnya yang sah.1...2. C. C. Pelaksanaan Pendapatan Daerah (Bendahara Penerimaan. dan Analisis Dilakukan Dalam Rangka Rekonsiliasi Penerimaan 15 Ke D.1.1.1.2.2.Buku pembantu per rincian objek penerimaan c. 94 .1.

5. dan Surat Tanda Bukti Pembayaran/Bukti Lain yang Sah PPK SKPD Pengguna Anggaran BUD BKU Penerimaan Buku Pembantu Buku Rekapitulasi SPJ Penerimaan Pembantu SPJ Penerimaan Tgl 10 bulan berikutnya SPJ Penerimaan Tgl 10 bulan berikutnya SPJ Penerimaan Tgl 10 bulan berikutnya SPJ Penerimaan Verifikasi. STS.1 Penatausahaan Penerimaan Uraian 1.Buku Pembantu (Rincian Objek Penerimaan) . Evaluasi. BUD menyerahkan Surat Pengesahan SPJ kepada Pengguna Anggaran. Setelah diotorisasi. Bendahara Penerimaan melakukan penatausahaan penerimaan. Berdasarkan dokumen SKP Daerah. dan Analisis Surat Pengesahan SPJ 95 . Bendahara Penerimaan menyerahkan SPJ Penerimaan kepada PPK-SKPD paling lambat tanggal 10 bulan berikutnya. SKR. 7. SKR.BKU Penerimaan . Dari proses penetausahaan penerimaan. Dalam rangka rekonsiliasi penerimaan. Lampiran SPJ Penerimaan: . 6.Buku Pembantu Per Rincian Objek Penerimaan .Bukti Penerimaan lain yg sah 4. 9. 2. Bendahara Penerimaan akan menghasilkan dokumen sebagai berikut: .Buku Rekapitulasi Penerimaan Harian . BUD memverifikasi. mengevaluasi.BKU . 8. Berdasarkan ke tiga dokumen tadi ditambah dokumen SPJ Penerimaan Pembantu. dan menganalisis SPJ Penerimaan. Surat Pengesahan SPJ Dilakukan Dalam Rangka Rekonsiliasi Penerimaan Bendahara Penerimaan SKP Daerah.Buku Rekapitulasi Penerimaan Harian 3.2.C. Bendahara Penerimaan membuat SPJ Penerimaan. STS. Kemudian BUD mengesahkan SPJ Penerimaan. PPK-SKPD menyerahkan SPJ Penerimaan kepada Pengguna Anggaran paling lambat tanggal 10 bulan berikutnya. Pengguna Anggaran menyerahkan SPJ Penerimaan kepada BUD paling lambat tanggal 10 bulan berikutnya. dan Surat Tanda Bukti Pembayaran/Bukti Lain yang Sah.

Penatausahaan Penerimaan Dengan Bendahara Pembantu Bendahara Penerimaan Pembantu Bendahara Penerimaan 21.2. Pelaksanaan Pendapatan Daerah – Bendahara Pembantu SKP Daerah / SKR STS Surat Tanda Bukti Pembayaran / Bukti lain yg Sah Paling lambat tanggal 5 (lima) bulan berikutnya SPJ Penerimaan Pembantu Penatausahaan Penerimaan Verifikasi.2. dan Analisis SKP Daerah SKR STS Bukti Lain Yang Sah BKU Penerimaan Pembantu Buku Rekapitulasi Penerimaan Harian Pembantu SPJ Penerimaan Pembantu Pembuatan SPJ Pembantu 22 BKU Penerimaan Pembantu Buku Rekapitulasi Penerimaan Harian Pembantu SPJ Penerimaan Pembantu SPJ Penerimaan Pembantu Ke C.B Dari C. Evaluasi.1.1. Penatausahaan Penerimaan 96 .C.2.2.

Verifikasi. BKU Penerimaan Pembantu Buku Rekapitulasi Penerimaan Harian Pembantu 3. Berdasarkan kedua dokumen ini. STS. SKR. STS. SKR. Dari proses penatausahaan penerimaan.2 Penatausahaan Penerimaan Dengan Bendahara Pembantu Uraian 1. dan Surat Tanda Bukti Pembayaran/Bukti Lain yang Sah Bendahara Penerimaan 2. Bendahara Penerimaan memverifikasi. dan Analisis 6. dan menganalisis dokumen ini.2. Evaluasi. Berdasarkan dokumen SKP Daerah. SPJ Penerimaan Pembantu 5. Bendahara Penerimaan melakukan penatausahaan penerimaan.C. SPJ Penerimaan Pembantu diserahkan Bendahara Penerimaan Pembantu kepada Bendahara Penerimaan paling lambat tanggal 5 bulan berikutnya. dan Surat Tanda Bukti Pembayaran/Bukti Lain yang Sah. Bendahara Penerimaan Pembantu SKP Daerah. Bendahara Penerimaan Pembantu membuat SPJ Pembantu. SPJ Penerimaan Pembantu 97 . mengevaluasi. Kemudian SPJ Penerimaan Pembantu digunakan dalam penatausahaan penerimaan. SPJ Penerimaan Pembantu Tgl 5 bulan berikutnya 4. Bendahara Penerimaan Pembantu menghasilkan dokumen BKU Penerimaan Pembantu dan Buku Rekapitulasi Penerimaan Harian Pembantu.

.

LAK. CALK) Akuntansi SKPKD (D. LAK.3) LK PEMDA (LRA. Neraca.5) LK Perusahaan Daerah Penjabaran LRA Pembahasan LK PEMDA (D.6) LK PEMDA (LRA. CALK) LK Perusahaan Daerah LK PEMDA (LRA. LAK.2) LK SKPD (LRA. Neraca. CALK) Laporan Keuangan PEMDA (D.1) Neraca Saldo SKPD Laporan Keuangan SKPD (D. Neraca.Akuntansi dan Pertanggungjawaban Akuntansi SKPD (D. CALK) Berupa Perda LK Perusahaan Daerah Penjabaran LRA 99 . Neraca.4) LK SKPKD (LRA. Neraca. CALK) Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD (D. LAK.

Akuntansi SKPD PPK SKPD Akuntansi Penerimaan Kas 15 Dari C. Laporan Keuangan SKPD 100 . Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan Terdiri Dari: 1. Berita Acara Penilaian 7.1 Penatausahaan Penerimaan Akuntansi Pengeluaran Kas Akuntansi Aset Pengelolaan Barang Daerah Terdiri Dari: 1. SK Penghapusan Barang 3. Berita Acara Penerimaan Barang 2. SK Penghapusan Barang 3. Berita Acara Penilaian Akuntansi Selain Kas Identifikasi transaksi Selain Kas SPJ Penerimaan SPJ Pengeluaran SP2D Bukti Transaksi Bukti Transaksi Pembuatan Bukti Memorial Pembuatan Bukti Memorial Bukti Memorial Bukti Memorial PENJURNALAN PENJURNALAN PENJURNALAN PENJURNALAN Jurnal Penerimaan Kas Jurnal Pengeluaran Kas Jurnal Umum Jurnal Umum POSTING Buku Besar SKPD Neraca Saldo SKPD PEMBUATAN NERACA SALDO 23 Ke D.D. SK Mutasi Barang 5. Berita Acara Serah Terima Barang 7. Surat Pengiriman Barang 4. Berita Acara Pemusnahan Barang 6. SK Mutasi Barang 4. Berita Acara Penerimaan Barang 2.2.2. Berita Acara Pemusnahan Barang 5. Berita Acara Serah Terima Barang 6.1.

BA Pemusnahan Barang .SPJ Penerimaan dalam Register Jurnal Penerimaan Kas. . PPK SKPD membuat Neraca Saldo SKPD. Neraca Saldo SKPD 101 .SK Mutasi Barang .SPJ Pengeluaran dan SP2D dalam Register Jurnal Pengeluaran Kas.Bukti memorial transaksi Aset Tetap dalam Register Jurnal Umum.BA Seraht Terima Barang .BA Seraht Terima Barang . .BA Penerimaan Barang .BA Pemusnahan Barang .Surat Pengiriman Barang .BA Penilaian .D.1. Register Buku Besar SKPD 3.SK Mutasi Barang . .SK Penghapusan Barang .BA Penyelesaian Pekerjaan Bukti Memorial transaksi Selain Kas dibuat berdasarkan bukti transaksi yang terdiri dari: .BA Penerimaan Barang .SK Penghapusan Barang . PPK-SKPD menjurnal: . Bukti Memorial transaksi Aset Tetap dibuat berdasarkan bukti transaksi yang terdiri dari: . Akuntansi SKPD Uraian 1.Bukti memorial transaksi Selain Kas dalam Register Jurnal Umum. Berdasarkan Buku Besar SKPD.BA Penilaian Akuntansi Penerimaan Kas PPK SKPD Akuntansi Pengeluaran Kas Akuntansi Aset Akuntansi Selain Kas SPJ Penerimaan SPJ Pengeluaran SP2D Bukti Transaksi Bukti Transaksi Bukti Memorial Bukti Memorial Register Jurnal Penerimaan Kas Register Jurnal Pengeluaran Kas Register Jurnal Umum Register Jurnal Umum 2. Jurnal-jurnal tersebut oleh PPKSKPD diposting ke Register Buku Besar SKPD.

Akuntansi SKPD 23 Laporan Keuangan SKPD (LRA. Neraca.1.4. CALK) 102 . Laporan Keuangan SKPD PPK SKPD Pengguna Anggaran PPKD Dari D. CALK)Laporan Keuangan SKPD (LRA. Neraca.2. Neraca. CALK) Neraca Saldo SKPD 24 Pembuatan LK SKPD Otorisasi Ke D. Laporan Keuangan PEMDA Laporan Keuangan SKPD (LRA.D. CALK) Surat Pernyataan Laporan Keuangan SKPD (LRA. CALK) Surat Pernyataan Laporan Keuangan SKPD (LRA. Neraca. Neraca.

PPK SKPD menyerahkan Laporan Keuangan SKPD kepada Pengguna Anggaran untuk diotorisasi.2. Berdasarkan Neraca Saldo SKPD. Laporan Keuangan SKPD (LRA. PPK SKPD menyusun Laporan Keuangan SKPD yang terdiri dari: . Neraca. Laporan Keuangan SKPD Uraian PPK SKPD Neraca Saldo SKPD Pengguna Anggaran PPKD 1. Pengguna Anggaran menyerahkan Laporan Keuangan SKPD berikut Surat Pernyataan kepada PPKD Surat Pernyataan 103 .D.Laporan Realisasi Anggaran .Catatan Atas Laporan Keuangan Laporan Keuangan SKPD (LRA. dan membuat Surat Pernyataan. Neraca. Surat Pernyataan Laporan Keuangan SKPD (LRA. CALK) Laporan Keuangan SKPD (LRA. CALK) 3. CALK) 2.Neraca . Pengguna Anggaran mengotorisasi Laporan Keuangan SKPD. Neraca. CALK) 4. Neraca.

BA Serah Terima Barang 7. BA Penerimaan Barang 2. Surat Pengiriman Barang 4. BA Pemusnahan Barang 6. Akuntansi SKPKD BUD Akuntansi Penerimaan Kas Laporan Posisi Kas Harian Terdiri Dari: 1.D. BA Serah Terima Barang 6. Nota Debet 2. SK Penghapusan Barang 3. BA Penerimaan Barang 2. Nota Kredit Pembuatan LK SKPKD 25 Ke D. LAK. BA Pemusnahan Barang 5. SK Mutasi Barang 4.3. SK Mutasi Barang 5. BA Penyelesaian Pekerjaan Fungsi Akuntansi SKPKD Akuntansi Pengeluaran Kas Akuntansi Aset / Hutang Pengelolaan Barang /Hutang Daerah Terdiri Dari: 1. Laporan Keuangan PEMDA 104 . Neraca.4. BA Penilaian Akuntansi Selain Kas Identifikasi transaksi Selain Kas Nota Kredit Nota Debet Bukti Transaksi Bukti Transaksi PENJURNALAN Pembuatan Bukti Memorial Pembuatan Bukti Memorial Jurnal Penerimaan/ Pengeluaran Kas Bukti Memorial Bukti Memorial POSTING PENJURNALAN PENJURNALAN PENJURNALAN PENJURNALAN Buku Besar Kas Jurnal Penerimaan Kas Jurnal Pengeluaran Kas Jurnal Umum Jurnal Umum Pembuatan Laporan Keuangan POSTING Laporan Keuangan SKPKD (LRA. SK Penghapusan Barang 3. CALK) Laporan Arus Kas Laporan Posisi Kas Harian Buku Besar SKPKD Pembuatan Neraca Saldo SKPKD Neraca Saldo SKPKD Laporan Arus Kas Laporan Posisi Kas Harian dilampiri: 1. BA Penilaian 7.

6. Fungsi Akuntansi SKPKD melakukan penjurnalan dalam Register Jurnal Penerimaan Kas dan Register Jurnal Pengeluaran Kas. CALK) 105 .BUD menjurnal Nota Kredit dan Nota Debet ke dalam Register Jurnal Penerimaan/Pengeluaran Kas 2. BUD membuat Laporan Arus Kas dan Laporan Posisi Kas Harian 4. BUD kemudian memposting jurnal tersebut ke dalam Buku Besar Kas. Fungsi Akuntansi membuat Neraca Saldo SKPKD. Akuntansi SKPKD Uraian Nota Kredit BUD Nota Debet Fungsi Akuntansi SKPKD Akuntansi Penerimaan Akuntansi Pengeluaran Kas Kas Akuntansi Aset / Hutang Akuntansi Selain Kas 1. Berdasarkan Laporan Posisi Kas Harian. Fungsi Akuntansi juga menjurnal Bukti Memorial transaksi Aset / Hutang dan Bukti Memorial transaksi Selain Kas ke dalam Register Jurnal Umum 7. Neraca. BUD menyerahkan Laporan Arus Kas dan Laporan Posisi Kas Harian yang dilampiri Nota Kredit dan Nota Debet kepada Fungsi Akuntansi SKPKD. LAK. Berdasarkan Buku Besar Kas. 3.D. Fungsi Akuntansi Menggabungkan Neraca Saldo dan Laporan Arus Kas dalam menyusun Laporan Keuangan SKPKD (LRA. Berdasarkan Buku Besar SKPKD. Fungsi Akuntansi SKPKD memposting jurnal-jurnal tsb ke dalam Buku Besar SKPKD 8.3. CALK) Register Jurnal Penerimaan / Pengeluaran Kas Buku Besar Kas Laporan Arus Kas Laporan Posisi Kas Harian Laporan Posisi Kas Harian Bukti Transaksi Bukti Transaksi Register Jurnal Penerimaan Kas Register Jurnal Pengeluaran Kas Bukti Memorial Bukti Memorial Register Jurnal Umum Register Jurnal Umum Buku Besar SKPKD Laporan Arus Kas Neraca Saldo SKPKD Laporan Keuangan SKPKD (LRA. 5. Neraca. 9.

CALK) LK Perusahaan Daerah Pembuatan Surat Pernyataan KDH Penjabaran LRA LK PEMDA (LRA. LAK. Neraca. Neraca. CALK) LK Perusahaan Daerah Perusahaan Daerah LK PEMDA (LRA.D. CALK) LK Perusahaan Daerah LK PEMDA (LRA. Neraca. CALK) LK Perusahaan Daerah Surat Pernyataan KDH Otorisasi LK PEMDA (LRA. Neraca. CALK) LK PEMDA (LRA. LAK. Neraca. CALK) LK Perusahaan Daerah Konsolidasi (Penggabungan) LK PEMDA (LRA. Neraca.5. LAK. Neraca. LAK. LAK. CALK) Laporan Keuangan SKPD (LRA. CALK) Laporan Keuangan SKPD (LRA. Laporan Keuangan PEMDA Fungsi Akuntansi SKPKD 25 PPKD 24 SEKDA KDH Laporan Keuangan SKPKD (LRA. CALK) LK Perusahaan Daerah 26 Ke D. Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 106 .4. LAK. Neraca. LAK. Neraca.

yang diserahkan oleh PPKD. Neraca. Fungsi Akuntansi SKPKD Laporan Keuangan SKPKD (LRA. Laporan Keuangan PEMDA dan Laporan Keuangan Perusahan Daerah diserahkan oleh Fungsi Akuntansi SKPKD ke PPKD untuk diotorisasi. Neraca. Kepala Daerah membuat surat pernyataan. LAK. LAK. CALK LK Perusahaan Daerah Surat Pernyataan KDH 107 . Neraca. CALK LK Perusahaan Daerah LK PEMDA (LRA. Neraca. 7. 3. Laporan Keuangan PEMDA Uraian 1. Proses konsolidasi tsb menghasilkan Laporan Keuangan PEMDA dan Penjabaran LRA. PPKD kemudian menyerahkan kedua laporan tsb kepada SEKDA 6. CALK LK Perusahaan Daerah LK PEMDA (LRA. 4.4. SEKDA meneruskan kedua laporan tersebut kepada Kepala Daerah. Setelah menerima Laporan Keuangan PEMDA dan Laporan Keuangan Perusahaan Daerah. Neraca. LAK. Laporan Keuangan PEMDA dan Perusahaan Daerah beserta Surat Pernyataan KDH berlanjut ke proses Pertanggungjawaban Pelaksanaa APBD. LAK. CALK) PPKD Laporan Keuangan SKPD (LRA.D. Setelah mengotorisasi Laporan Keuangan PEMDA dan Laporan Keuangan Perusahaan Daerah. 5. Neraca. CALK) Laporan Keuangan SKPD (LRA. Konsolidasi Penjabaran LRA LK PEMDA (LRA. LAK. Fungsi Akuntansi SKPKD melakukan konsolidasi (penggabungan) Laporan Keuangan SKPKD dan Laporan Keuangan SKPD. CALK LK Perusahaan Daerah Perusahaan Daerah LK PEMDA (LRA. Laporan Keuangan Pemda tersebut disertai oleh Laporan Keuangan Perusahaan Daerah. Neraca. CALK) SEKDA KDH 2.

CALK) LK Perusahaan Daerah LK PEMDA (LRA. CALK) LK Perusahaan Daerah Surat Pernyataan KDH Pemeriksaan Penjabaran LRA Ya Melewati Batas Waktu? Pemeriksaan diselesaikan paling lambat 2 bulan setelah penerimaan LK Pemda Tidak Laporan Hasil Pemeriksaan Laporan Hasil Pemeriksaan Laporan Hasil Pemeriksaan LK PEMDA (LRA.6. Neraca. LAK. Neraca. Neraca. Neraca. LAK. Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Fungsi Akuntansi SKPKD Dari D. CALK) LK Perusahaan Daerah Surat Pernyataan KDH LK PEMDA (LRA.4. CALK) LK Perusahaan Daerah Penjabaran LRA LK PEMDA (LRA. LAK. CALK) LK Perusahaan Daerah LK PEMDA (LRA. Pembahasan LK Pemda 108 . Neraca. LAK. Neraca. CALK) LK Perusahaan Daerah Penjabaran LRA 27 Ke D. CALK) LK Perusahaan Daerah Tanggapan dan Penyesuaian LK PEMDA (LRA. LAK. Neraca.5.D. Laporan Keuangan Pemda KDH 26 BPK Penyampaian LK paling lambat 3 bulan setelah TA berakhir LK PEMDA (LRA. LAK. LAK.

Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Uraian 1. Neraca. Pemeriksaan diselesaikan paling lambat 2 bulan setelah diterimanya LK. Neraca. LAK. LAK. LAK. LAK. LAK. CALK LK Perusahaan Daerah Laporan Hasil Pemerikaan Laporan Hasil Pemerikaan 4. LAK. Penjabaran LRA Tanggapan dan Penyesuaian LK PEMDA (LRA. CALK LK Perusahaan Daerah Pemeriksaan 3. KDH menyerahkan LK PEMDA dan LK Perusahaan Daerah beserta Surat Pernyataan KDH kepada BPK. CALK LK Perusahaan Daerah Penjabaran LRA 6. BPK melakukan pemeriksaan atas LK PEMDA dan LK Perusahaan Daerah. Fungsi Akuntansi SKPKD Surat Pernyataan KDH KDH LK PEMDA (LRA. Neraca. CALK LK Perusahaan Daerah BPK Surat Pernyataan KDH 2. CALK LK PEMDA (LRA. Fungsi Akuntansi melakukan penyesuaian dan meyiapkan tanggapan terhadao Laporan Hasil Pemeriksaan. LK PEMDA (LRA.D. LAK.5. Fungsi Akuntansi menyerahkan Laporan Keuangan yang disertai Penjabaran LRA kepada KDH LK Perusahaan Daerah Penjabaran LRA 109 . Neraca. KDH meneruskan Laporan Hasil Pemeriksaan dan Laporan Keuangan yang telah diperiksa kepada Fungsi Akuntansi untuk disesuaikan. LK PEMDA (LRA. CALK LK Perusahaan Daerah LK PEMDA (LRA. Neraca. CALK LK Perusahaan Daerah Laporan Hasil Pemerikaan 5. Neraca. BPK menyerahkan Laporan Hasil Pemeriksaan dan Laporan Keuangan yang telah diperiksa kepada KDH. LK PEMDA (LRA. Neraca. Fungsi Akuntansi juga menambahkan penjabaran LRA ke Laporan Keuangan.

D. LAK. CALK) LK Perusahaan Daerah Penjabaran LRA Pembahasan Persetujuan bersama paling lambat 1 bulan sejak diterimanya Raperda Perda Pertanggungjawaban APBD yang harus dipublikasikan LK PEMDA (LRA. CALK) LK Perusahaan Daerah Penjabaran LRA 110 . LAK. Pembahasan LK Pemda KDH DPRD Dari D.6. Neraca. Neraca. Neraca.5. Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 27 Paling lambat 6 bulan setelah Tahun Anggaran berakhir Raperda Pertanggungjawaban APBD LK PEMDA (LRA. LAK. CALK) LK Perusahaan Daerah Penjabaran LRA LK PEMDA (LRA.

dan Penjabaran LRA (Berupa Raperda Pertanggungjawaban APBD) kepada DPRD. CALK LK Perusahaan Daerah Penjabaran LRA Berupa Raperda Pertanggungjawaban APBD 2. DPRD melakukan pembahasan terhadap LK Pemda. LAK. Neraca. Raperda yang disetujui ditetapkan menjadi Perda Pertanggungjawaban APBD (LK Pemda. Neraca. LAK. Neraca. dan Penjabaran LRA. CALK LK Perusahaan Daerah Penjabaran LRA 3. Perda ini harus dipublikasikan Berupa Perda Pertanggungjawaban APBD LK PEMDA (LRA. LK Perusahaan Daerah. Pembahasan LK PEMDA Uraian KDH DPRD 1. CALK LK Perusahaan Daerah Penjabaran LRA 111 . Penjabaran LRA). Persetujuan bersama dicapai paling lambat 1 bulan sejak diterimanya Raperda Pertanggungjawaban APBD. KDH menyerahkan LK PEMDA. LK Perusahan Daerah.6. LK PEMDA (LRA. LK PEMDA (LRA. LK Perusahaan Daerah.D. LAK.

.

7) Per KDH-Pelaksanaan Pengeluaran atas Pagu TA Berjalan Perda-Pencabutan Perda Perubahan APBD Per KDH Penjabaran Perubahan APBD Perda Perubahan APBD Penyusunan Rancangan DPPA-SKPD (E.9) Pengesahan Rancangan DPPASKPD (E.4) RKA-SKPD Perubahan Penyusunan RKASKPD Perubahan APBD (E.11) Rancangan DPPA-SKPD Pembahasan Rancangan DPPA-SKPD (E.8) Penetapan Perda Perubahan APBD (E.5) Raperda Perubahan APBD Evaluasi Raperda Perubahan APBD (E.Perubahan APBD Penyusunan KUA dan PPAS Perubahan APBD (E.6) Raper KDH Penjabaran Perubahan APBD Raperda Perubahan APBD Pembatalan Perda Perubahan APBD (E.1) KUA Perubahan PPA Perubahan Penyiapan Pedoman Penyusunan RKA.10) Rancangan DPPA-SKPD DPPA-SKPD 113 .2) Pedoman Penyusunan RKA-SKPD Perubahan Raperda Perubahan APBD Penyiapan Raperda Perubahan APBD (E.SKPD Perubahan (E.3) Raper KDH Penjabaran Perubahan APBD Pembahasan Raperda Perubahan APBD (E.

Perbedaan asumsi KUA 2. Penyusunan KUA dan PPAS Perubahan APBD TAPD Identifikasi Faktor Penyebab Perubahan APBD Penyusunan Rancangan awal KUA Perubahan Rancangan awal KUA Perubahan SEKDA Rancangan KUA Perubahan Rancangan KUA Perubahan KDH Rancangan KUA Perubahan DPRD Rancangan KUA Perubahan Tidak Menyetujui Ya Rancangan awal KUA Perubahan Otorisasi Penyampaian ke DPRD paling lambat minggu pertama Agustus TA berjalan Pembahasan Bersama PEMDA .1.E. Capaian target kinerja yang harus ditingkatkan Penyusunan Rancangan Awal PPAS Perubahan Tidak Menyetujui Ya Rancangan PPAS Perubahan Rancangan PPAS Perubahan Rancangan PPAS Perubahan Rancangan PPAS Perubahan Otorisasi Nota Kesepakatan KUA Perubahan KUA Perubahan Nota Kesepakatan PPA Perubahan PPA Perubahan Rancangan Awal PPAS Perubahan Rancangan Awal PPAS Perubahan Pembahasan Bersama PEMDA .DPRD Nota Nota Kesepakatan PPA Kesepakatan PPA Perubahan Perubahan PPA PPA Perubahan Perubahan 114 .DPRD Nota Kesepakatan KUA Perubahan KUA Perubahan Rancangan KUA & PPAS Perubahan APBD disepakati menjadi KUA & PPA Perubahan paling lambat minggu kedua Agustus TA berjalan Nota Kesepakatan KUA Perubahan KUA Perubahan Nota Kesepakatan KUA Perubahan KUA Perubahan Rancangan KUA dan PPAS Perubahan Menjelaskan: 1. Capaian target kinerja yang harus dikurangi 4. Program dan kegiatan diusulkan dalam perubahan APBD 3.

E. 2. DPRD membahas rancangan PPAS Perubahan bersama PEMDA untuk menghasilkan PPA Perubahan dan Nota Kesepakatan PPA Perubahan. SEKDA menyetujui rancangan awal PPAS Perubahan menjadi Rancangan PPAS Perubahan dan menyerahkan rancangan PPAS Perubahan kepada KDH. TAPD menyusun rancangan awal PPAS Perubahan berdasarkan KUA Perubahan dan Nota Kesepakatan KUA Perubahan. TAPD menyampaikan rancangan awal PPAS Perubahan kepada SEKDA. TAPD menyusun rancangan awal KUA Perubahan. KDH mengotorisasi rancangan KUA Perubahan dan menyerahkan kpd DPRD paling lambat Minggu 1 Agustus. Rancangan Awal PPAS Perubahan Rancangan PPAS Perubahan 9. Rancangan KUA Perubahan 5. Rancangan Awal PPAS Perubahan Rancangan KUA & PPAS Perubahan APBD disepakati menjadi KUA & PPA Perubahan paling lambat minggu kedua Agustus TA berjalan 8. Rancangan PPAS Perubahan Minggu 2 Agustus Nota Kesepakatan PPA Perubahan PPA Perubahan 115 . TAPD menyampaikan rancangan awal KUA Perubahan kpd SEKDA. DPRD menyerahkan KUA Perubahan dan Nota Kesepakatan KUA Perubahan kepada TAPD. KDH mengotorisasi rancangan PPAS Perubahan dan menyerahkan kepada DPRD. Penyusunan KUA & PPAS Perubahan APBD Uraian 1. 7. Minggu 1 Agustus Rancangan awal KUA Perubahan Nota Kesepakatan KUA Perubahan KUA Perubahan Nota Kesepakatan KUA Perubahan KUA Perubahan Minggu 2 Agustus 6.1. SEKDA menyetujui rancangan awal KUA Perubahan dan menyerahkan rancangan KUA Perubahan kpd KDH. 10. yang disepakati paling lambat minggu ke-2 Agustus TA berjalan. Rancangan awal KUA Perubahan TAPD SEKDA KDH DPRD 3. Rancangan awal KUA Perubahan 4. DPRD membahas rancangan KUA Perubahan bersama PEMDA untuk menghasilkan KUA Perubahan dan Nota Kesepakatan KUA Perubahan. KUA Perubahan disepakati paling lambat minggu ke-2 Agustus.

Penyusunan RKA SKPD – Perubahan APBD 116 . Sinkronisasi program 3. Batas waktu penyampaian RKA – SKPD 4.PPA Perubahan APBD . PPA Perubahan APBD untuk program baru dan/atau kriteria DPA-SKPD yang dapat diubah 2.Kode rekening APBD . Hal lain yang perlu mendapat perhatian 5. Penyiapan Pedoman Penyusunan RKA SKPD Perubahan TAPD SEKDA KDH Nota Kesepakatan KUA Perubahan Nota Kesepakatan PPA Perubahan Rancangan SE KDH Pedoman Penyusunan RKA SKPD – Perubahan APBD Rancangan SE KDH Pedoman Penyusunan RKA SKPD – Perubahan APBD Ya Penyiapan Rancangan AWAL SE KDH Pedoman Penyusunan RKA SKPD Perubahan APBD Tidak Menyetujui Otorisasi Rancangan AWAL SE KDH Pedoman Penyusunan RKA SKPD – Perubahan APBD Rancangan AWAL SE KDH Pedoman Penyusunan RKA SKPD – Perubahan APBD Diterbitkan paling lambat minggu ketiga Agustus TA berjalan SE KDH Pedoman Penyusunan RKA SKPD – Perubahan APBD SE KDH Pedoman Penyusunan RKA SKPD – Perubahan APBD Rancangan SE KDH Mencakup: 1. Lampiran: .3.Standar Harga 28 Ke E.2.Format RKA SKPD dan/atau DPPA SKPD .SAB .E.KUA Perubahan APBD .

E. Rancangan AWAL SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Perubahan APBD 3.2 Penyiapan Pedoman Penyusunan RKA-SKPD Perubahan APBD Uraian 1. 117 .Kode rekening APBD . SEKDA menyetujui Rancangan AWAL Surat Edaran KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA-SKPD Perubahan APBD dan menyerahkan Rancangan Surat Edaran KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Perubahan APBD kepada KDH. SEKDA mengkoordinasi penyebaran Surat Edaran KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Perubahan APBD kepada SKPD. Hal lain yang perlu mendapat perhatian 5. Berdasarkan dokumen Nota Kesepakatan KUA Perubahan dan Nota Kesepakatan PPA Perubahan. Rancangan SE KDH Mencakup: 1. TAPD menyiapkan Rancangan AWAL Surat Edaran KDH tentang Pedoman Penyusunan RKASKPD Perubahan APBD TAPD Rancangan AWAL SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Perubahan APBD SEKDA KDH 2.KUA Perubahan APBD .Standar Harga Rancangan SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Perubahan APBD 4. Sinkronisasi program 3.SKPD.PPA Perubahan APBD . paling lambat minggu ke-3 Agustus tahun anggaran berjalan. Batas waktu penyampaian RKA – SKPD 4.SAB . SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Perubahan APBD SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Perubahan APBD Minggu ke-3 Agustus 5. Lampiran: .Format RKA SKPD dan/atau DPPA SKPD . PPA Perubahan APBD untuk program baru dan/ atau kriteria DPA-SKPD yang dapat diubah 2. KDH mengotorisasi Rancangan Surat Edaran KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Perubahan APBD menjadi Surat Edaran KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Perubahan APBD. TAPD menyerahkan Rancangan AWAL Surat Edaran KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA-SKPD Perubahan APBD kepada SEKDA.

2 Penyusunan Rekapitulasi Rincian Anggaran Belanja Langsung (Program & Kegiatan Form RKA SKPD 3.Kode rekening APBD . Lampiran: .2.2 Disiapkan Oleh SKPD yang bertindak sebagai SKPKD RKA SKPD 2.1 RKA SKPD 3. Penyiapan Pedoman Penyusunan RKA Perubahan APBD 28 SE KDH Pedoman Penyusunan RKA SKPD – Perubahan APBD SE KDH Pedoman Penyusunan RKA SKPD – Perubahan APBD Penyusunan Rincian Anggaran Pendapatan Penyusunan Rincian Anggaran Belanja Tidak Langsung Penyusunan Rincian Anggaran Belanja Langsung (Program & Kegiatan Penyusunan Rincian Penerimaan Pembiayaan Daerah Penyusunan Rincian Pengeluaran Pembiayaan Daerah RKA SKPD 1 Form RKA SKPD 1 Disiapkan Hanya Oleh SKPD Pemungut Pendapatan RKA SKPD 2.4.E.2.1 dan 3.1 RKA SKPD 2.SAB .2 29 RKA SKPD – Perubahan RKA SKPD – APBD Perubahan APBD Penyusunan RKA SKPD – Perubahan APBD Ke E. Penyusunan RKA SKPD Perubahan APBD SKPD Rancangan SE KDH Mencakup: 1. Penyiapan Raperda Perubahan APBD 118 . Sinkronisasi program 3. PPA Perubahan APBD untuk program baru dan/atau kriteria DPA-SKPD yang dapat diubah 2.KUA Perubahan APBD .Standar Harga SEKDA Dari E.3. Hal lain yang perlu mendapat perhatian 5. Batas waktu penyampaian RKA – SKPD 4.Format RKA SKPD dan/atau DPPA SKPD .1 RKA SKPD 3.PPA Perubahan APBD .

1 4. SKPD yang bertindak sebagai SKPKD menyusun Rincian Pengeluaran Pembiayaan Daerah untuk menghasilkan RKA-SKPD 3.2. RKA SKPD 3.2. SKPD menyusun Rincian Anggaran Belanja Langsung masing-masing kegiatan untuk menghasilkan RKASKPD 2. RKA SKPD Perubahan APBD 119 . SKPD menyusun Rincian Anggaran Pendapatan untuk menghasilkan RKA-SKPD 1.1 7.Batas waktu penyampaian RKA .1.Sinkronisasi kinerja-SPM .2. RKA SKPD 2.2 8. SKPD yang bertindak sebagai SKPKD menyusun Rincian Penerimaan Pembiayaan Daerah untuk menghasilkan RKA-SPKD 3. KDH menyerahkan Pedoman Penyusunan RKA-SKPD Perubahan APBD kepada SKPD. RKA SKPD 2. Pedoman ini mencakup: .1. RKA SKPD 3.Sinkronisasi program nasional-daerah .E.Standar Analisis Belanja . SKPD menyusun Rincian Anggaran Belanja Tidak Langsung untuk menghasilkan RKA-SKPD 2.2.Kode rekening .2 6.KUA & PPAS . Penyusunan RKA-SKPD Perubahan APBD Uraian 1.Hal lain terkait prinsip transparansi & akuntabilitas Lampiran: .Standar Harga SKPD SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Perubahan APBD KDH SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Perubahan APBD 2.1 dan merekapitulasi Rincian Anggaran Belanja Langsung untuk menghasilkan RKA-SKPD 2. SKPD mengkompilasi dokumen RKA-SKPD diatas menjadi RKA-SKPD Perubahan APBD.Format RKA .PPAS untuk tiap program . RKA SKPD 1 3.3.1 RKA SKPD 2.

4. Daftar jumlah pegawai. Daftar pinjaman daerah 120 .3. program dan kegiatan. organisasi. pembiayaan) 4. PPAS & Dokumen Lain 30 Ke E. organisasi. Ringkasan APBD 2.E. Ringkasan APBD (urusan PEMDA dan organisasi) 3. LAK. Rekap Belanja (urusan PEMDA. Neraca.5. 6. keselarasan urusan – fungsi) 5. Daftar kegiatan dianggarkan kembali 8. Penyusunan RKA Perubahan APBD RKA SKPD – Perubahan APBD RKA SKPD – Perubahan APBD Nota Keuangan Perubahan APBD Raperda Perubahan APBD dan Lampiran Nota Keuangan Perubahan APBD Raperda Perubahan APBD dan Lampiran Penyusunan RKA SKPD – Perubahan APBD Pembahasan RKA SKPD – Perubahan APBD RKA SKPD – Perubahan APBD RKA SKPD – Perubahan APBD Badan Kepegawaian Raperda Perubahan APBD dan Lampiran Sesuai KUA. Rincian APBD (urusan PEMDA. belanja. Penyiapan Raperda Perubahan APBD SKPD PPKD TAPD SEKDA KDH 29 Dari E. pendapatan. Pembahasan Raperda Perubahan APBD Akuntansi Laporan Keuangan Daftar Pegawai RKA SKPD – Perubahan APBD RKA SKPD – Perubahan APBD Masyarakat Penyusunan Raperda Perubahan APBD beserta Lampiran RKA SKPD – Perubahan APBD Raperda Perubahan APBD dan Lampiran Nota Keuangan Perubahan APBD Raperda Perubahan APBD dan Lampiran Lampiran Raperda Perubahan APBD: 1. LK Daerah (LRA. CALK). 7.

4. 3. Apabila dinyatakan sesuai. 5.4 Penyiapan Raperda Perubahan APBD Uraian 1. TAPD menyusun Raperda Perubahan APBD beserta lampiran dan Nota Keuangan Perubahan APBD.E.daftar pinjaman daerah Raperda APBD dan Lampiran Nota Keuangan Perubahan APBD Nota Keuangan Perubahan APBD Raperda Perubahan APBD dan Lampiran Raperda Perubahan APBD dan Lampiran Masyarakat Nota Keuangan Perubahan APBD 121 . TAPD menyerahkan Raperda APBD beserta lampiran dan Nota Keuangan Perubahan APBD kpd PPKD.daftar kegiatan tahun sebelumnya yang belum terealisasi dan dianggarkan kembali . Tim Anggaran membahas kesesuaian RKASKPD Perubahan APBD dengan KUA & PPAS. PPKD mengotorisasi Raperda APBD beserta lampiran dan Nota Keuangan Perubahan APBD & menyerahkannya kepada SEKDA. SEKDA akan mengotorisasi kedua dokumen ini dan menyerahkannya kepada KDH setelah sebelumnya melakukan sosialisasi kepada masyarakat.daftar perubahan jumlah pegawai . 7. 2. SKPD menyerahkan RKA-SKPD Perubahan APBD kepada PPKD. SKPD RKA SKPD Perubahan APBD PPKD RKA SKPD Perubahan APBD TAPD SEKDA KDH RKA SKPD Perubahan APBD Pembahasan RKA SKPD Perubahan APBD Raperda APBD dan Lampiran Nota Keuangan Perubahan APBD Lampiran: .laporan keuangan pemda . 6. PPKD mengotorisasi RKA-SKPD Perubahan APBD kemudian menyerahkannya kpd TAPD.rekapitulasi perubahan belanja .ringkasan perubahan APBD .

Penjabaran perubahan APBD Bersama Raperda Perubahan APBD Raperda Perubahan APBD dan Lampiran Raperda Perubahan APBD dan Lampiran Nota Keuangan Perubahan APBD Raperda Perubahan APBD dan Lampiran 31 Ke E.5. Pembahasan Raperda APBD dan Penyusunan Raper KDH – Penjabaran APBD PPKD 30 RKA Persetujuan Bersama Raperda Perubahan APBD Penyusunan Raperda Perubahan APBD KDH Dari E.DPRD RKA SKPD Perubahan diberikan jika DPRD memerlukan penjelasan tambahan Raper KDH – Penjabaran Perubahan APBD Raper KDH Penjabaran Perubahan APBD Tidak Sesuai KUA dan PPA Pengambilan keputusan bersama paling lambat 3 bulan sebelum TA ybs berakhir Ya Persetujuan Bersama Raperda Perubahan APBD Persetujuan Raper KDH Penjabaran Perubahan APBD Lampiran: 1. Evaluasi Raperda Perubahan APBD dan Raper KDH Penjabaran Perubahan APBD 122 . Ringkasan penjabaran perubahan anggaran APBD 2.4.E. Penyiapan Raperda Perubahan APBD DPRD Nota Keuangan Perubahan APBD Raperda Perubahan APBD dan Lampiran KUA Perubahan PPA Perubahan RKA SKPD Perubahan Penyiapan Raper KDH Penjabaran Perubahan APBD Nota Keuangan Perubahan APBD Raperda Perubahan APBD dan Lampiran SKPD Pembahasan Bersama PEMDA .6.

E. DPRD membahas Raperda Perubahan APBD beserta lampiran dan Nota Keuangan Perubahan APBD bersama PEMDA. Pembahasan Bersama PEMDA . Persetujuan Bersama Raperda Perubahan APBD Persetujuan Bersama Raperda Perubahan APBD 3 bulan sebelum tahun anggaran bersangkutan berakhir 4. Berdasarkan Persetujuan Bersama Raperda Perubahan APBD. Lampiran Raper KDH Penjabaran Perubahan APBD adalah sebagai berikut: .Penjabaran perubahan APBD Raper KDH – Penjabaran Perubahan APBD 123 . KDH menyiapkan Raper KDH Penjabaran Perubahan APBD.DPRD 3. KDH menyerahkan Raperda Perubahan APBD beserta lampiran dan Nota Keuangan Perubahan APBD kepada DPRD paling lambat akhir September tahun anggaran berjalan.Ringkasan penjabaran perubahan anggaran APBD . paling lambat tiga bulan sebelum tahun anggaran yang bersangkutan berakhir. KDH Raperda Perubahan APBD dan Lampiran Nota Keuangan Perubahan APBD DPRD Akhir September Raperda Perubahan APBD dan Lampiran Nota Keuangan Perubahan APBD 2.5 Pembahasan Raperda Perubahan APBD Uraian 1. dibuatlah Persetujuan Bersama Raperda Perubahan APBD antara DPRD dan KDH. Setelah Raperda Perubahan APBD beserta lampiran dan Nota Keuangan Perubahan APBD dinyatakan sesuai dengan KUA Perubahan APBD & PPA Perubahan APBD.

Pembahasan Raperda Perubahan APBD Gubernur/Mendagri Penetapan PerMendagri tentang Evaluasi Raperda Perubahan APBD Raper KDH (Penjabaran Perubahan APBD) PerMendagri tentang Evaluasi Raperda Perubahan APBD Penyusunan Raper KDH (Penjabaran Perubahan APBD) Pembahasan Bersama Raperda Perubahan APBD Dan Lampiran Raper KDH (Penjabaran Perubahan APBD) Raperda Perubahan APBD Dan Lampiran Evaluasi Raperda dan Raper KDH Perubahan Hasil Evaluasi Disampaikan Paling Lambat 15 Hari Kerja Sejak Diterimanya Raperda Penyempurnaan paling lama 7 (tujuh) hari kerja setelah diterimanya hasil evaluasi Ya Ditindaklanjuti KDH dan DPRD Tidak Sesuai Kepentingan Umum dan Peraturan Perundangan Lebih Tinggi Tidak Ke D. Penetapan Perda Perubahan APBD dan Per KDH Penjabaran Perubahan APBD 33 Raperda Perubahan APBD dan Lampiran 124 .6.7.5. Evaluasi Raperda Perubahan APBD dan Raper KDH Penjabaran Perubahan APBD KDH 31 Dari E.E.8. Pembatalan Perda Perubahan APBD dan Per KDH Penjabaran Perubahan APBD 32 Ya Raper KDH (Penjabaran Perubahan APBD) Raper KDH (Penjabaran Perubahan APBD) Raperda Perubahan APBD Dan Lampiran Ke D.

Gubernur/Mendagri mengevaluasi Raperda dan Raper KDH. Evaluasi Raperda dan Raper KDH Perubahan Raperda Perubahan APBD Dan Lampiran Raper KDH (Penjabaran Perubahan APBD) 3. KDH Raper KDH (Penjabaran Perubahan APBD) Gubernur/Mendagri Raper KDH (Penjabaran Perubahan APBD) Raperda Perubahan APBD Dan Lampiran Raperda Perubahan APBD Dan Lampiran 2.E. Raperda dan Raper KDH yang telah lolos evaluasi diserahkan kembali oleh Gubernur/Mendagri kepada KDH. Gubernur/Mendagri meneliti kesesuaian Raperda dan Raper KDH dengan PerMendagri tentang Evaluasi Raperda Perubahan APBD .6 Evaluasi Raperda Perubahan APBD dan Raper KDH Penjabaran Perubahan APBD Uraian 1. KDH menyerahkan Raperda Perubahan APBD beserta lampiran dan Raper KDH Penjabaran Perubahan APBD kepada Gubernur/ Mendagri. Raperda Perubahan APBD Dan Raper KDH Lampiran (Penjabaran Perubahan APBD) 125 .

7.6. Evaluasi Perda Perubahan APBD Gubernur/Mendagri 33 Raper KDH (Penjabaran Perubahan APBD) Raperda Perubahan APBD Dan Lampiran Per KDH – Penjabaran Perubahan APBD Perda Perubahan APBD Penetapan Perda dan Per KDH Per KDH – Penjabaran Perubahan APBD Per KDH – Penjabaran Perubahan APBD Per KDH – Penjabaran Perubahan APBD 34 Perda Perubahan APBD Perda Perubahan APBD Perda Perubahan APBD Ke F. Penetapan Perda Perubahan APBD dan Per KDH Penjabaran Perubahan APBD KDH Dari F.9.E. Penyusunan Rancangan DPPA SKPD Penyampaian Perda Perubahan APBD dan Per KDH Penjabaran Perubahan APBD ke Gubernur/Mendagri paling lambat 7 (tujuh) hari kerja setelah ditetapkan 126 .

Per KDH (Penjabaran Perubahan APBD) Perda Perubahan APBD 127 .7 Penetapan Perda Perubahan APBD dan Per KDH Penjabaran Perubahan APBD Uraian 1. KDH menyerahkan Perda Perubahan APBD dan Per KDH Penjabaran Perubahan APBD kepada Gubernur/Mendagri.E. Raper KDH (Penjabaran Perubahan APBD) KDH Raperda Perubahan APBD Dan Lampiran Gubernur/Mendagri Per KDH (Penjabaran Perubahan APBD) Perda Perubahan APBD 2. KDH menetapkan Raperda Perubahan APBD beserta lampiran dan Raper KDH Penjabaran Perubahan APBD menjadi Perda Perubahan APBD dan Raper KDH Penjabaran Perubahan APBD.

E.6.8. Evaluasi Raperda Perubahan APBD Ditindaklanjuti KDH dan DPRD Penetapan Pelaksanaan Pengeluaran atas Pagu TA Berjalan Pemberhentian Pelaksanaan Perda Perubahan APBD dan Pencabutan Perda Perubahan APBD Paling Lama 7 (tujuh) hari kerja setelah pembatalan Tidak Pembatalan Perda Perubahan APBD dan Per KDH Penjabaran Perubahan APBD Per KDH – Pelaksanaan Pengeluaran atas Pagu TA Berjalan Perda – Pencabutan Perda Perubahan APBD Kep Mendagri/Gubernur – Pembatalan Perda Perubahan APBD dan Per KDH Penjabaran Perubahan.dan Berlakunya Pagu TA Berjalan 128 . Pembatalan Perda Perubahan APBD dan Per KDH – Penjabaran Perubahan APBD KDH Kep Mendagri/Gubernur – Pembatalan Perda Perubahan APBD dan Per KDH Penjabaran Perubahan.dan Berlakunya Pagu TA Berjalan Gubernur/Mendagri 32 Dari E.

8. dan Berlakunya APBD TA Berjalan. Per Mendagri/Gubernur – Pembatalan Perda Perubahan dan Per KDH Perubahan. Penyempurnaan ini dilakukan paling lambat 7 hari kerja sejak diterimanya hasil evaluasi. maka Gubernur/ Mendagri membatalkan Perda Perubahan APBD dan Per KDH Penjabaran Perubahan APBD dengan mengeluarkan Per Mendagri/Gubernur – Pembatalan Perda Perubahan dan Per KDH Perubahan. Per Mendagri/Gubernur – Pembatalan Perda Perubahan dan Per KDH Perubahan. dan Berlakunya APBD TA Berjalan 3. Raperda Perubahan APBD Dan Lampiran Raperda Perubahan APBD Dan Lampiran 2. Apabila Raperda Perubahan APBD dan Raper KDH Penjabaran APBD dinyatakan tidak sesuai Kepentingan Umum.Memberhentikan pelaksanaan Perda Perubahan dan mencabut Perda Perubahan dengan mengeluarkan Perda – Pencabutan Perda Perubahan APBD selambatlambatnya 7 hari kerja setelah pembatalan. dan Berlakunya APBD TA Berjalan kepada KDH. .E. Gubernur/Medagri kemudian menyerahkan Per Mendagri/ Gubernur – Pembatalan Perda Perubahan dan Per KDH Perubahan. Bila KDH dan DPRD tidak menindaklanjuti. Peraturan Perundangan yang lebih tinggi. Per KDH – Pelaksanaan Pengeluaran atas Pagu TA Berjalan Perda – Pencabutan Perda Perubahan APBD 129 . Pembatalan Perda Perubahan APBD dan Per KDH – Penjabaran Perubahan APBD Uraian KDH Raper KDH (Penjabaran Perubahan APBD) Gubernur/Mendagri Raper KDH (Penjabaran Perubahan APBD) 1. dan PerMendagri tentang Evaluasi Raperda Perubahan APBD maka Gubernur/Mendagri akan mengembalikan kedua dokumen tersebut kepada KDH untuk ditindaklanjuti bersama DPRD. Berdasarkan dokumen ini KDH: .Menetapkan Per KDH – Pelaksanaan Pengeluaran atas Pagu Tahun Anggaran Berjalan. dan Berlakunya APBD TA Berjalan 7 Hari Kerja setelah pembatalan 4.

8.10.E. Penyusunan Rancangan DPPA SKPD SKPD Surat Pemberitahuan Paling lambat 3 hari kerja setelah penetapan Perda Perubahan APBD Penyusunan Rancangan DPPA SKPD PPKD Dari F. Penetapan Perda Perubahan APBD KDH 34 Per KDH – Penjabaran Perubahan APBD Per KDH – Penjabaran Perubahan APBD Perda Perubahan APBD Pembuatan Surat Pemberitahuan Perda Perubahan APBD Disertai penjelasan perbedaan jumlah anggaran sebelum dan setelah perubahan Rancangan DPPA SKPD Surat Pemberitahuan Surat Pemberitahuan Per KDH – Penjabaran Perubahan APBD Perda Perubahan APBD Rancangan DPPA SKPD 35 Ke E. Pembahasan Rancangan DPPA SKPD 130 .9.

9 Penyusunan Rancangan DPPA SKPD Uraian 1. Rancangan DPPA SKPD 5. SKPD menyerahkan Rancangan DPPA-SKPD kepada PPKD paling lambat 3 hari kerja setelah perubahan APBD ditetapkan. Berdasarkan kedua dokumen ini. SKPD PPKD Perda Perubahan APBD KDH Perda Perubahan APBD Per KDH – Penjabaran Perubahan APBD Per KDH – Penjabaran Perubahan APBD 2.E. PPKD membuat Surat Pemberitahuan. KDH menyerahkan Perda Perubahan APBD dan Per KDH Penjabaran Perubahan APBD kepada PPKD. SKPD menyusun Rancangan DPPA-SKPD. Surat Pemberitahuan 4. Surat Pemberitahuan 3. PPKD mendistribusikan Surat Pemberitahuan kepada SKPD. 3 hari kerja Rancangan DPPA SKPD 131 . Berdasarkan Surat Pemberitahuan.

11.10.9.E. Pembahasan Rancangan DPPA SKPD PPKD TAPD Rancangan DPPA SKPD SEKDA Dari E. Pengesahan Rancangan DPPA SKPD 132 . Penyusunan DPPA SKPD 35 Penyusunan Rancangan DPPA SKPD Pembahasan Rancangan DPPA SKPD Rancangan DPPA SKPD Rancangan DPPA SKPD Tidak Menyetujui Ya Rancangan DPPA SKPD Rancangan DPPA SKPD Pengesahan DPPA SKPD 36 DPPA SKPD Ke E.

TAPD membahas Rancangan DPPA-SKPD.E. SEKDA menyerahkan Rancangan DPPA-SKPD kepada TAPD. Rancangan DPPA SKPD 3. Kemudian menyerahkan Rancangan DPPASKPD ini kepada SEKDA untuk disetujui. TAPD mengesahkan Rancangan DPPA-SKPD menjadi DPPA-SKPD kemudian DPPA-SKPD diserahkan kepada PPKD.10 Pembahasan Rancangan DPPA SKPD Uraian 1. PPKD mengotorisasi Rancangan DPPA-SKPD kemudian menyerahkannya kepada TAPD. Rancangan DPPA SKPD 4. Rancangan DPPA SKPD TAPD PPKD Rancangan DPPA SKPD SEKDA 2. Setelah disetujui. DPPA SKPD 133 .

Pembahasan Rancangan DPPA SKPD Pengesahan Rancangan DPPA SKPD Pembahasan Rancangan DPPA SKPD DPPA SKPD Rancangan DPPA SKPD 134 .10.11.E. Pengesahan Rancangan DPPA SKPD SKPD PPKD SEKDA DPPA SKPD Rancangan DPPA SKPD 36 Dari E.

SEKDA menyerahkan dokumen Rancangan DPPA-SKPD kepada PPKD.11 Pengesahan Rancangan DPPA-SKPD Uraian 1. PPKD mengesahkan Rancangan DPPASKPD menjadi DPPA-SKPD. SKPD PPKD Rancangan DPPA SKPD SEKDA Rancangan DPPA SKPD 2. PPKD menyerahkan DPPA-SKPD kepada SKPD. DPPA SKPD 3.E. DPPA SKPD 135 .