BAGAN ALIR   SIKLUS PENGELOLAAN  KEUANGAN DAERAH 

Berdasarkan  PERMENDAGRI Nomor 13 Tahun 2006  Tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah 

DEPARTEMEN DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA 12 JUNI 2006

DAFTAR ISI
Proses A. Proses Penyusunan APBD
A.1. A.2. A.3. A.4. A.5. A.6. A.7. A.8. A.9. Penyusunan KUA dan PPAS Penyiapan Pedoman Penyusunan RKA SKPD Penyusunan RKA SKPD Penyiapan Raperda APBD Pembahasan Raperda APBD dan Penyusunan Raper KDH Penjabaran APBD Evaluasi Raperda APBD dan Raper KDH Penjabaran APBD Penetapan Perda APBD dan Per KDH Penjabaran APBD Pembatalan Perda APBD dan Per KDH Penjabaran APBD Penyusunan Raper KDH APBD

Halaman 1
2 4 6 8 10 12 14 16 18 20

A.10. Penetapan Raper KDH APBD

B. Pelaksanaan dan Penatausahaan Belanja
B.1. B.2. B.3. B.4. Penyiapan Rancangan DPA – SKPD dan Rancangan Anggaran Kas Penyusunan Rancangan DPA SKPD Pengesahan Rancangan DPA SKPD Penyediaan Dana

23
24 26 28 30 32 34 36 38 40 42 44 46 48 50 52 54 56 58 60 62 64 66 68 70 72 74 76 78 80 82

B.5.1. Pengajuan SPP – UP B.5.2. Penerbitan SP2D – UP B.5.3. Pembelanjaan Dana UP B.6.1. Pengajuan SPP – GU B.6.2. Penerbitan SP2D – GU B.6.3. Pembelanjaan Dana GU B.7.1 Pengajuan SPP – TU B.7.2. Penerbitan SP2D – TU B.7.3. Pembelanjaan Dana TU B.8.1. Pengajuan SPP – LS Gaji dan Tunjangan B.8.2. Penerbitan SP2D – LS Gaji dan Tunjangan B.8.3. Pembelanjaan Dana Gaji B.9.1. Pelaksanaan Pengeluaran Barang dan Jasa B.9.2. Pengajuan SPP – LS Barang dan Jasa B.9.3. Penerbitan SP2D – LS Barang dan Jasa B.9.4. Pembelanjaan Dana Barang & Jasa B.10.1. Pelaksanaan Pengeluaran Barang dan Jasa – Non Pihak Ketiga B.10.2. Pengajuan SPP – LS Barang dan Jasa – Non Pihak Ketiga B.10.3. Penerbitan SP2D – LS Barang dan Jasa – Non Pihak Ketiga B.10.4. Pembelanjaan Dana Barang & Jasa – Non Pihak Ketiga B.11.1. Pengajuan SPP – LS – Subsidi, Bunga, Hibah dan Pembiayaan B.11.2. Penerbitan SP2D – LS – Subsidi, Bunga, Hibah dan Pembiayaan B.11.3. Pembelanjaan Dana Bunga, Subsidi, Hibah, Bantuan dan Pembiayaan B.12. B.13. B.14. Dana Cadangan Pembuatan SPJ SPJ dengan Bendahara Pembantu

D.1.1. Pelaksanaan Pendapatan Daerah – Bendahara Penerimaan C.1. D.2.3. D.3.3. E.11.4.2. Akuntansi SKPD Laporan Keuangan SKPD Akuntansi SKPKD Laporan Keuangan PEMDA Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Pembahasan Laporan Keuangan PEMDA 99 100 102 104 106 108 110 E. Pelaksanaan Pendapatan Daerah – Bank lain C.4.1. E. E. E.8. Penyusunan KUA dan PPAS Perubahan APBD Penyiapan Pedoman Penyusunan RKA SKPD untuk Perubahan APBD Penyusunan RKA SKPD Perubahan APBD Penyiapan Raperda Perubahan APBD Pembahasan Raperda Perubahan APBD Evaluasi Raperda Perubahan APBD dan Raper KDH Penjabaran P-APBD Penetapan Perda Perubahan APBD dan Per KDH – Penjabaran P-APBD Pembatalan Perda Perubahan APBD dan Per KDH – Penjabaran P-APBD Penyusunan Rancangan DPPA SKPD 113 114 116 118 120 122 124 126 128 130 132 134 E.2.10. D. E.2.1. Pembahasan Rancangan DPPA SKPD E.2. D.9. Pelaksanaan dan Penatausahaan Pendapatan C.2.Proses C. Penatausahaan Penerimaan C.6. Perubahan APBD E. E. Pelaksanaan Pendapatan Daerah – Bendahara Penerimaan Pembantu C.5. E.4. Pelaksanaan Pendapatan Daerah – Bank Kasda C.7.1.1. Pengesahan Rancangan DPPA SKPD . Akuntansi dan Pelaporan D.6. Penatausahaan Penerimaan dengan Bendahara Pembantu Halaman 85 86 88 90 92 94 96 D.5. E.1.

3.10.1 Penyusunan KUA & PPAS P-APBD E.3.3.1.11 Pengesahan Rancangan DPPA SKPD .9.11.7 Pembatalan Perda P-APBD dan Per KDH Penjabaran P-APBD E.1 Penatausahaan Penerimaan C.8.1 D. Pembelanjaan Dana Barang & Jasa –Non Pihak Ketiga B.4 B.7.3 A.5 Pembahasan Raperda P-APBD E.1. B.6.1 Pelaksanaan Pendapatan Daerah .8.2. B.7.1. 2 Penyiapan Pedoman Penyusunan RKA SKPD untuk P-APBD E.1.6 Evaluasi Raperda P-APBD & Raper KDH Penjabaran P-APBD E.7.9 Penyusunan Rancangan DPPA SKPD E.3. B. Subsidi Hibah.12.1. B.4 Penyiapan Raperda P-APBD E.10. Penyusunan Raper KDH APBD A.9.6 Akuntansi SKPD Laporan Keuangan SKPD Akuntansi SKPKD Laporan Keuangan PEMDA Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Pembahasan Laporan Keuangan PEMDA E.SIKLUS PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH MENURUT PERMENDAGRI PENYUSUNAN APBD A.8. B. Bagi Hasil dan Pembiayaan B. Pembuatan SPJ B.1.8 Penetapan Perda P-APBD dan Per KDH Penjabaran P-APBD E.2.13.1.9. Bantuan.1 A.11. B.Bendahara Penerimaan Pembantu C.1. Pembelanjaan Dana Bunga.2 D.3 D.5 Penyusunan KUA & PPAS Penyiapan Pedoman Penyusunan RKA SKPD Penyusunan RKA SKPD Penyiapan Raperda APBD Pembahasan Raperda APBD dan Penyusunan Raper KDH Penjabaran APBD A.4. B.10. B.1. Pengajuan SPP-LS Barang & Jasa –Non Pihak Ketiga B. B. B. Bantuan.3 Pelaksanaan Pendapatan Daerah–Bank Kasda C.5.4 Pelaksanaan Pendapatan Daerah–Bank Lain C.4 A.2 Penatausahaan Penerimaan dengan Bendahara Pembantu AKUNTANSI DAN PELAPORAN D. B.6.2 A.10 Pembahasan Rancangan DPPA SKPD E. B. Penetapan Raper KDH (Dalam Hal DPRD Tidak Mengambil Keputusan Bersama) B.1 B.5 D.14. Pengajuan SPP-LS Bunga.10. Pelaksanaan Pengeluaran Barang & Jasa–Non Pihak Ketiga B. Subsidi Hibah.2.2.4 D. SPJ dengan Bendahara Pembantu PERUBAHAN APBD PELAKSANAAN & PENATAUSAHAAN PENERIMAAN C.2 B.10. Bantuan.11.3. Penerbitan SP2D-LS Barang & Jasa –Non Pihak Ketiga B.2 Pelaksanaan Pendapatan Daerah . Bagi Hasil dan Pembiayaan B. Pembentukan Dana Cadangan B.3 Penyusunan RKA SKPD P-APBD E.1. B.2.7 Pembatalan Perda APBD dan Per KDH Penjabaran APBD A.1. B.2.6.2.Bendahara Penerimaan C. B94 DOKUMEN PELAKSANAAN APBD DAN PENATAUSAHAAN PENGELUARAN Penyiapan Rancangan DPA-SKPD dan Rancangan Anggaran Kas Penyusunan Rancangan DPA-SKPD Pengesahan Rancangan DPA-SKPD Penyediaan Dana Pengajuan SPP-UP Penerbitan SP2D-UP Pembelanjaan Dana UP Pengajuan SPP-GU Penerbitan SP2D-GU Pembelanjaan Dana GU Pengajuan SPP-TU Penerbitan SP2D-TU Pembelanjaan Dana TU Pengajuan SPP-LS Gaji & Tunjangan Penerbitan SP2D-LS Gaji & Tunjangan Pembelanjaan Dana Gaji & Tunjangan Pelaksanaan Pengeluaran Barang & Jasa Pengajuan SPP-LS Barang & Jasa Penerbitan SP2D-LS Barang & Jasa Pembelanjaan Dana Barang & Jasa B.6 Evaluasi Raperda APBD & Raper KDH Penjabaran APBD A.8 Penetapan Perda APBD dan Per KDH Penjabaran APBD A. Subsidi Hibah. Penerbitan SP2D Bunga.3.5.3 B.2. Bagi Hasil dan Pembiayaan B.2.9.5.3.

.KETERANGAN GAMBAR No. 6 Lanjutan dari Halaman.. 7 Arsip / Database / Register 8 Pihak Lain di Luar Siklus . Gambar Keterangan 1 Proses / Aktivitas 2 Alternatif Keputusan atau Situasi 3 Dokumen 4 Proses yang Telah Dijelaskan Sebelumnya 5 Berlanjut ke Halaman...

Instansi Bank Kasda BPK BUD DPRD KDH PPKD PA PNS Daerah PPK PPTK SEKDA SKPD SKPKD TAPD 2.DAFTAR SINGKATAN 1. Dokumen BKU CALK DPA SKPD DPPA SKPD KUA LK LAK LRA Perda Per KDH PPA PPAS Raperda Raper KDH : Buku Kas Umum : Catatan Atas Laporan Keuangan : Dokumen Pelaksana Anggaran SKPD : Dokumen Pelaksanaan Perubahan Anggaran SKPD : Kebijakan Umum APBD : Laporan Keuangan : Laporan Arus Kas : Laporan Realisasi Angaran : Peraturan Daerah : Peraturan Kepala Daerah : Prioritas dan Plafon Anggaran : Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara : Rancangan Peraturan Daerah : Rancangan Peratruran Kepala Daerah : Bank Kas Daerah : Badan Pemeriksa Keuangan : Bendahara Umum Daerah : Dewan Perwakilan Rakyat Daerah : Kepala Daerah : Pejabat Pengelola Keuangan Daerah : Pengguna Anggaran : Pegawai Negeri Sipil Daerah : Pejabat Penatausahaan Keuangan : Panitia Pelaksana Teknis Kegiatan : Sekretaris Daerah : Satuan Kerja Perangkat Daerah : Satuan Kerja Pengelola Keuangan Daerah : Tim Anggaran Pemerintah Daerah .

RKA SKPD RKPD SE SK SPD SPJ SKP Daerah SKR SPM STS SPP GU SPP LS SPP TU SPP UP SPPD SP2D : Rencana Kerja dan Anggaran SKPD : Rencana Kerja Pemerintah Daerah : Surat Edaran : Surat Keputusan : Surat Penyediaan Dana : Surat Pertanggungjawaban : Surat Ketetapan Pajak Daerah : Surat Ketetapan Retribusi : Surat Perintah Membayar : Surat Tanda Setoran : Surat Permintaan Pembayaran Ganti Uang Persediaan : Surat Permintaan Pembayaran Langsung : Surat Permintaan Pembayaran Tambahan Uang Persediaan : Surat Permintaan Pembayaran Uang Persediaan : Surat Perintah Perjalanan Dinas : Surat Perintah Pencairan Dana .

Dalam kasus tertentu dimana DPRD tidak mengambil keputusan bersama. Proses penetapan Perda APBD baru dapat dilakukan jika Mendagri/Gubernur menyatakan bahwa Perda APBD tidak bertentangan dengan kepentingan umum dan peraturan perundangan yang lebih tinggi.KUA dan PPA Raperda APBD (A4) Perda APBD (A7) Pembatalan Perda APBD (A8) Dalam Hal DPRD Tidak Mengambil Keputusan Bersama Penyusunan Raper KDH APBD (A9) Evaluasi & Penetapan Raper KDH APBD (A10) Raper KDH APBD Proses Penyusunan APBD dimulai dengan penyusunan rancangan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan dokumen Proiritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS). PPKD melakukan kompilasi RKA-SKPD menjadi Raperda APBD untuk dibahas dan memperoleh persetujuan bersama dengan DPRD sebelum diajukan dalam proses Evaluasi. 1 . KDH memnyampaikan Surat Edaran yang berisi Pedoman Penyusunan RKA-SKPD yang kemudian ditindaklanjuti oleh SKPD-SKPD dengan melakukan penyusunan RKA-SKPD. Berdasarkan Nota Kesepakatan tersebut.PROSES PENYUSUNAN APBD Penyusunan KUA & PPAS Penyusunan Raperda APBD Pedoman Penyusunan RKA-SKPD (A2) Penetapan Perda APBD Pembahasan Raperda APBD (A5) Proses Perencanaan RKPD Penyusunan RKA-SKPD (A3) Persetujuan Bersama Raperda APBD Penyusunan KUA dan PPAS (A1) RKA-SKPD Evaluasi Gubernur/ Mendagri (A6) .Nota Kesepakatan . Kedua dokumen tersebut kemudian dibahas bersama DPRD untuk menghasilkan sebuah Nota Kesepakatan KUA dan PPA. KDH dapat menyusun Peraturan KDH tentang APBD.

Menentukan urutan program tiap urusan 3.A.Pokok-pokok kebijakan yang memuat sinkronisasi kebijakan Pusat .DPRD PPA disepakati paling lambat Akhir Juli PPA KUA dan PPAS Menjadi Dasar Penyusunan Pedoman RKA Nota Kesepakatan PPA Nota Kesepakatan PPA PPA Nota Kesepakatan PPA PPA 2 .DPRD Nota Kesepakatan KUA KUA KUA disepakati paling lambat Minggu Ke-1 Juli Nota Kesepakatan KUA KUA Nota Kesepakatan KUA KUA Tahapan: 1. Menentukan skala prioritas urusan 2.Daerah b.Hal-hal khusus lainnya.1. Menyusun plafon anggaran sementara tiap program Penyusunan Rancangan Awal PPAS Tidak Menyetujui Ya Rancangan PPAS Rancangan PPAS Rancangan PPAS Nota Kesepakatan KUA KUA Otorisasi Rancangan Awal PPAS Rancangan Awal PPAS KDH mengotorisasi dan menyerahkan kepada DPRD paling lambat Minggu Ke-2 Juli Rancangan PPAS Pembahasan Bersama PEMDA .Prinsip dan kebijakan penyusunan APBD c. Penyusunan KUA dan PPAS TAPD RKPD Penyusunan Rancangan awal KUA SEKDA Rancangan KUA KDH Rancangan KUA Rancangan KUA DPRD Rancangan KUA Tidak Menyetujui Ya SE Mendagri Memuat: a.Teknis penyusunan APBD d. Rancangan awal KUA Rancangan awal KUA SEKDA menyetujui dan menyerahkan kepada KDH paling lambat Awal Juni Otorisasi KDH mengotorisasi dan menyerahkan kepada DPRD paling lambat Pertengahan Juni Pembahasan Bersama PEMDA .

Nota Kesepakatan KUA KUA Nota Kesepakatan KUA KUA Minggu 1 Juli 6.Menentukan urutan program tiap urusan .1. Penyusunan KUA & PPAS Uraian 1. KDH mengotorisasi rancangan KUA dan menyerahkan kpd DPRD paling lambat pertengahan Juni.Teknis penyusunan APBD .Menyusun plafon anggaran sementara tiap program Rancangan Awal PPAS 7. SEKDA menyetujui rancangan awal PPAS menjadi Rancangan PPAS dan menyerahkan rancangan PPAS kepada KDH. Kedua dokumen ini disepakati paling lambat akhir Juli.Menentukan skala prioritas urusan . TAPD menyusun rancangan awal KUA. Rancangan PPAS 9. Berdasarkan KUA dan Nota Kesepakatan KUA. TAPD menyusun rancangan awal PPAS Tahapan PPAS: . TAPD menyampaikan rancangan awal KUA kpd SEKDA. Akhir Juli Nota Kesepakatan PPA PPA 3 . DPRD membahas rancangan KUA bersama PEMDA untuk menghasilkan KUA dan Nota Kesepakatan KUA. KUA disepakati paling lambat minggu ke-1 Juli.Pokok-pokok kebijakan yang memuat sinkronisasi kebijakan Pusat-Daerah . Awal Juni Rancangan KUA 4.Prinsip dan kebijakan penyusunan APBD .Hal-hal khusus lainnya 2. Rancangan Awal KUA tersebut memuat: .A. TAPD menyampaikan rancangan awal PPAS kepada SEKDA. KDH mengotorisasi rancangan PPAS dan menyerahkan kepada DPRD paling lambat minggu ke-2 Juli. Rancangan Awal PPAS 8. SEKDA menyetujui rancangan awal KUA dan menyerahkan rancangan KUA kpd KDH paling lambat awal Juni. DPRD membahas rancangan PPAS bersama PEMDA untuk menghasilkan PPA dan Nota Kesepakatan PPA. TAPD SEKDA KDH DPRD Rancangan awal KUA Rancangan awal KUA 3. Tengah Juni Rancangan KUA 5. Mgg 2 Juli Rancangan PPAS 10.

A.Batas waktu penyampaian RKASKPD kepada PPKD d.2.Lampiran: -KUA -PPA -Kode rekening APBD -Format RKA-SKPD -Analisis standar belanja -Standar satuan harga Rancangan AWAL SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Rancangan AWAL SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SE KDH tentang SKPD Pedoman SE KDHRKA tentang Penyusunan Pedoman SKPD Penyusunan RKA SKPD SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD 1 Ke A. Penyiapan Pedoman Penyusunan RKA SKPD TAPD SEKDA KDH Penyusunan Analisis Standar Belanja Penyusunan SPM Penyusunan Standar Satuan Harga Nota Kesepakatan KUA Nota Kesepakatan PPA Analisis Standar Belanja SPM Standar Satuan Harga Rancangan SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Rancangan SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Ya Penyiapan Rancangan AWAL Surat Edaran KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Tidak Menyetujui Otorisasi Diterbitkan paling lambat awal Agustus TA berjalan Mencakup: a.PPA untuk setiap program SKPD dan rencana pendapatan dan pembiayaan.Sinkronisasi program dan kegiatan antar SKPD dengan kinerja SKPD sesuai dengan SPM c.3. b. Penyusunan RKA SKPD 4 .Hal-hal lainnya yang perlu mendapatkan perhatian dari SKPD e.

TAPD menyerahkan Rancangan AWAL Surat Edaran KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA-SKPD kepada SEKDA.Standar Satuan Harga 2.2 Penyiapan Pedoman Penyusunan RKA-SKPD Uraian 1. KDH mengotorisasi Rancangan Surat Edaran KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD menjadi Surat Edaran KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD. Rancangan AWAL SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD TAPD Rancangan AWAL SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD SEKDA KDH 3. SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Awal Agustus 5. Sebagai langkah awal penyusunan Raperda APBD. Hal-hal lain yang perlu mendapat perhatian dari SKPD 5. SEKDA menyetujui Rancangan AWAL Surat Edaran KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA-SKPD dan meneruskannya kepada KDH.Kode Rekening APBD .PPA . Rancangan Awal SE KDH ini mencakup: 1. dan Standar Satuan Harga.Format RKA-SKPD . Penyusunan Pedoman tersebut mengacu pada KUA dan PPA yang telah disepakati serta dokumen-dokumen pendukung lain seperti Analisis Standar Belanja. Lampiran: . Batas waktu penyampaian RKA-SKPD kepada PPKD 4. SKPD 5 . SPM. TAPD menyiapkan Rancangan AWAL Surat Edaran (SE) KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA-SKPD.KUA . PPA untuk tiap program SKPD dan rencana pendapatan dan pembiayaan 2.A. SEKDA mengkoordinasi penyebaran Surat Edaran KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD kepada SKPDSKPD. Sinkronisasi program dan kegiatan antar SKPD dengan kinerja SKPD sesuai dengan SPM 3.Analisis Standar Belanja . paling lambat awal bulan Agustus tahun anggaran berjalan. Rancangan SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD 4.

1 dan 3.2 Form RKA SKPD 3. Penyiapan Raperda APBD 6 .2. Penyusunan RKA SKPD SKPD Mencakup: a.A.2 2 RKA SKPD RKA SKPD Penyusunan RKA SKPD Ke A. Penyiapan Pedoman Penyusunan RKA SKPD 1 SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Penyusunan Rincian Anggaran Pendapatan Penyusunan Rincian Anggaran Belanja Tidak Langsung Penyusunan Rincian Anggaran Belanja Langsung (Program & Kegiatan Penyusunan Rincian Penerimaan Pembiayaan Daerah Penyusunan Rincian Pengeluaran Pembiayaan Daerah RKA SKPD 1 Form RKA SKPD 1 Disiapkan Hanya Oleh SKPD Pemungut Pendapatan RKA SKPD 2.Sinkronisasi program dan kegiatan antar SKPD dengan kinerja SKPD sesuai dengan SPM c.Hal-hal lainnya yang perlu mendapatkan perhatian dari SKPD e.2 Disiapkan Oleh SKPD yang bertindak sebagai SKPKD Penyusunan Rekapitulasi Rincian Anggaran Belanja Langsung (Program & Kegiatan RKA SKPD 2.2.1 RKA SKPD 3.3.1 RKA SKPD 3.4.PPA untuk setiap program SKPD dan rencana pendapatan dan pembiayaan b.Lampiran: -KUA -PPA -Kode rekening APBD -Format RKA-SKPD -Analisis standar belanja -Standar satuan harga SEKDA Dari A.Batas waktu penyampaian RKA-SKPD kepada PPKD d.1 RKA SKPD 2.

Form RKA-SKPD 1 disiapkan hanya oleh SKPD pemungut pendapatan. SKPD menyusun Rincian Anggaran Pendapatan untuk menghasilkan RKA-SKPD 1. SKPD yang bertindak sebagai SKPKD menyusun Rincian Penerimaan Pembiayaan Daerah untuk menghasilkan RKASPKD 3. 7 .A.2 RKA SKPD RKA SKPD 3. SKPD menyusun Rincian Anggaran Belanja Tidak Langsung untuk menghasilkan RKA-SKPD 2.2 8.2.1 RKA SKPD 3.2. SKPD mulai menyusun RKA masing-masing RKA SKPD 1 2.2. SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA-SKPD RKA SKPD 2. SKPD menyusun Rincian Anggaran Belanja Langsung masing-masing kegiatan untuk menghasilkan RKA-SKPD 2. 3. RKA-SKPD tersebut selanjutnya diserahkan kepada PPKD untuk proses peyusunan Raperda APBD.2.1. 6. Berdasarkan SE tersebut.1 RKA SKPD 2. SKPD menerima Surat Edaran KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA-SKPD. SKPD mengkompilasi dokumen RKA-SKPD diatas menjadi RKA-SKPD. SKPD yang bertindak sebagai SKPKD menyusun Rincian Pengeluaran Pembiayaan Daerah untuk menghasilkan RKASKPD 3. 7.3 Penyusunan RKA-SKPD Uraian SKPD 1. 4.1.1 RKA SKPD 2.1 untuk kemudian digabung dalam rekapitulasi Rincian Anggaran Belanja Langsung untuk menghasilkan RKASKPD 2.

Daftar jumlah pegawai. Penyusunan RKA SKPD PPKD TAPD SEKDA Nota Keuangan Raperda APBD dan Lampiran KDH Nota Keuangan Raperda APBD dan Lampiran 2 RKA SKPD RKA SKPD Pembahasan RKA SKPD 3 Tidak Raperda APBD dan Lampiran Penyusunan RKA SKPD Sesuai KUA. pendapatan. Rekap Belanja (urusan PEMDA. program dan kegiatan. keselarasan urusan – fungsi) 5. Daftar pinjaman daerah 8 RKA SKPD Raperda APBD dan Lampiran Nota Keuangan Raperda APBD dan Lampiran .A.4. Pembahasan Raperda APBD Akuntansi RKA SKPD RKA SKPD Laporan Keuangan Badan Kepegawaian RKA SKPD Ya Daftar Pegawai RKA SKPD Masyarakat Penyusunan Raperda APBD beserta Lampiran Lampiran Raperda APBD: 1. pembiayaan) 4. Ringkasan APBD 2. organisasi.5. Daftar perkiraan penambahan/pengurangan aset lain-lain 10. belanja. PPA & Dokumen Lain Ke A.3. Daftar kegiatan dianggarkan kembali 11. Penyiapan Raperda APBD SKPD Dari A. 7. Ringkasan APBD (urusan PEMDA dan organisasi) 3. organisasi. 6. Daftar investasi daerah 8. Rincian APBD (urusan PEMDA. Daftar perkiraan penambahan/pengurangan aset tetap 9. Daftar dana cadangan daerah 12. Daftar piutang daerah.

Nota Keuangan Raperda APBD dan Lampiran 9 . dan investasi daerah . 2.Ringkasan APBD . indikator kinerja. kelompok sasaran kegiatan. Apabila hasil pembahasan RKA-SKPD terdapat ketidaksesuaian. PPA.Ringkasan APBD (urusan dan organisasi) .3) diserahkan kepada PPKD untuk memulai penyusunan Raperda APBD. RKA SKPD RKA SKPD 3. standar harga.A.Daftar dana cadangan daerah dan pinjaman daerah RKA SKPD Penyusunan Raperda APBD beserta Lampiran Raperda APBD dan Lampiran Nota Keuangan Nota Keuangan 5. Pembahasan dilakukan untuk menelaah kesesuaian antara RKA-SKPD dengan KUA.Rekapitulasi belanja . PPKD menyerahkan RKA-SKPD kepada TAPD untuk dilakukan pembahasan. SAB. Raperda APBD dan Lampiran 6. SKPD harus melakukan penyempurnaan.4 Penyiapan Raperda APBD Uraian SKPD RKA SKPD PPKD TAPD SEKDA KDH 1. dan dokumen perencanaan lainnya. SPM. prakiraan . SEKDA menyerahkan Raperda APBD beserta lampiran dan Nota Keuangan kepada KDH dengan sebelumnya melakukan sosialisasi kepada masyarakat. RKA-SKPD yang telah disiapkan oleh masing-masing SKPD (seperti dijelaskan di hal A. PPKD menyerahkan Raperda APBD beserta lampiran dan Nota Keuangan kepada SEKDA. Lampiran APBD: . Dengan data tambahan berupa Laporan Keuangan dan Daftar Pegawai.Daftar jumlah pegawai. PPKD melakukan kompilasi atas RKA-SKPD menjadi Raperda APBD beserta lampiran dan Nota Keuangan. TAPD menyerahkan RKA-SKPD yang telah sesuai kepada PPKD untuk dikompilasi menjadi Raperda APBD 4. serta sinkronisasi program dan kegiatan antar SKPD.Daftar kegiatan dianggarkan kembali . piutang daerah. serta capaian kinerja.Daftar perkiraan penambahan/ pengurangan aset tetap dan aset lain-lain .

rincian obyek pendapatan. belanja daerah dan pembiayaan daerah b. Evaluasi Raperda APBD dan Raper KDH Penjabaran APBD 10 . Pembahasan Raperda APBD dan Penyusunan Raper KDH – Penjabaran APBD PPKD 3 RKA Persetujuan Bersama Raperda APBD Penyusunan Raperda APBD KDH Dari A. belanja dan pembiayaan.A. obyek. Penyusunan Raper KDH APBD Persetujuan Bersama Raperda APBD Persetujuan Bersama Raperda APBD Raperda APBD Dan Lampiran Nota Keuangan Raperda APBD Dan Lampiran Lampiran Raper KDH – Penjabaran APBD: a.6.Ringkasan penjabaran anggaran pendapatan daerah.5. Penyiapan Raperda DPRD Nota Keuangan Raperda APBD dan Lampiran KUA PPA Nota Keuangan Penyiapan Raper KDH Penjabaran APBD Raperda APBD dan Lampiran Penyampaian Raperda APBD beserta lampirannya kepada DPRD paling lambat pada minggu pertama bulan Oktober RKA SKPD Pembahasan Bersama PEMDA . Raper KDH Penjabaran APBD Raperda APBD Dan Lampiran 5 Ke A.4.DPRD SKPD RKA SKPD diberikan jika DPRD memerlukan penjelasan tambahan Raper KDH Penjabaran APBD Raper KDH Penjabaran APBD Tidak Sesuai KUA dan PPA DPRD Tidak Mengambil Keputusan Pengambilan keputusan bersama paling lambat 1 (satu) bulan sebelum TA ybs dilaksanakan 4 Ke A.9. jenis. program. kegiatan. organisasi. kelompok.Penjabaran APBD menurut urusan pemerintahan daerah.

Lampiran Raper KDH Penjabaran APBD: . PPKD menyerahkan Raper KDH Penjabaran APBD kepada KDH. PPKD KDH Raperda APBD dan Lampiran Nota Keuangan DPRD Mgg 1 Oktober 2. rincian objek pendapatan.Penjabaran KDH menurut urusan.Ringkasan penjabaran anggaran pendapatan daerah. KDH menyerahkan Raperda APBD beserta lampiran dan Nota Keuangan kepada DPRD paling lambat minggu pertama bulan Oktober. Raperda APBD dan Lampiran Nota Keuangan 3. Jika lebih dari 1 bulan DPRD tidak mengambil keputusan maka proses langsung dilanjutkan ke penyusunan Raper KDH APBD (A. pembiayaan Raper KDH Penjabaran APBD 7. DPRD menyerahkan Persetujuan Bersama Raperda APBD kepada PPKD. kelompok. dan pembiayaan daerah . jenis. PPKD.A. Persetujuan Bersama Raperda APBD Raperda APBD dan Lampiran Paling lambat 1 bulan sebelum pelaksanaan anggaran 5. objek. kegiatan.5 Pembahasan Raperda APBD dan Penyusunan Raper KDH – Penjabaran APBD Uraian 1. belanja. Setelah dinyatakan sesuai DPRD dan KDH membuat Persetujuan Bersama Raperda APBD selambat-lambatnya 1 bulan sebelum tahun anggaran bersangkutan dilaksanakan. berdasarkan Persetujuan Bersama Raperda APBD dan RKA-SKPD. organisasi. Raper KDH Penjabaran APBD 11 . Pembahasan Bersama PEMDA 4.9). program. menyiapkan Raper KDH Penjabaran APBD. Persetujuan Bersama Raperda APBD Raperda APBD dan Lampiran 6. belanja daerah.4). DPRD bersama PEMDA membahas kesesuaian Raperda APBD beserta lampiran dan Nota Keuangan dengan KUA dan PPAS. KDH menyusun Raperda APBD beserta lampiran dan Nota Keuangan (seperti dijelaskan dalam proses A.

DPRD terhadap Raperda . Evaluasi Raperda Ya Ditindaklanjuti KDH & DPRD Tidak Batas Waktu Penyempurnaan Adalah 7 Hari Kerja Setelah Diterimanya Evaluasi Sesuai Kepentingan Umum dan Peraturan Perundangan Lebih Tinggi Hasil Evaluasi Disampaikan Paling Lambat 15 Hari Kerja Sejak Diterimanya Raperda Tidak 6 Ya Ke A.Persetujuan bersama Pemda .A.Risalah sidang jalannya pembahasan Raperda .5. Penetapan Perda dan Per KDH 7 Raper KDH (Penjabaran APBD) 12 .APBD d. Pembahasan Raperda 5 Penetapan PerMendagri tentang Evaluasi Raperda Raperda APBD Dan Lampiran Raper KDH (Penjabaran APBD) Raperda APBD Dan Lampiran Raper KDH (Penjabaran APBD) PerMendagri tentang Evaluasi Raperda Penyampaian Raperda dan Raper KDH paling lambat 3 hari kerja setelah disetujui disertai: a. Evaluasi Raperda APBD dan Raper KDH Penjabaran APBD KDH Gubernur/Mendagri Dari A.KUA dan PPA yang disepakati KDH dan pimpinan DPRD c.Nota keuangan dan pidato kepala daerah perihal penyampaian pengantar nota keuangan pada sidang DPRD.APBD b.6.7.8. Pembatalan Perda Raperda APBD Dan Lampiran Raperda APBD Dan Lampiran Raper KDH (Penjabaran APBD) Ke A.

A.6 Evaluasi Raperda APBD dan Raper KDH Penjabaran APBD
Uraian
Raper KDH (Penjabaran APBD)

KDH
Raperda APBD Dan Lampiran

Gubernur/Mendagri

1. KDH menyerahkan Raperda APBD beserta lampiran dan Raper KDH Penjabaran APBD kepada Gubernur/Mendagri paling lambat 3 hari kerja setelah disetujui. Penyampaian Raperda dan Raper KDH disertai: - Persetujuan bersama PEMDA – DPRD terhadap Raperda APBD - KUA dan PPA yang disepakati KDH dan pimpinan DPRD - Risalah sidang jalannya pembahasan Raperda APBD - Nota Keuangan dan pidato kepala daerah perihal penyampaian pengantar nota keuangan pada sidang DPRD

3 hari kerja

2. Gubernur/Mendagri mengevaluasi kesesuaian Raperda APBD beserta lampiran dan Raper KDH Penjabaran APBD dengan Permendagri tentang Evaluasi Raperda. Jika Raperda APBD tidak dapat diterima dalam proses evaluasi, Pemda & DPRD harus melakukan penyempurnaan dalam jangka waktu 7 hari

Raper KDH (Penjabaran APBD)

Raperda APBD Dan Lampiran

Hasil Evaluasi disampaikan paling lambat 15 hari kerja setelah diterimanya Raperda

3. Gubernur/Mendagri menyerahkan Raperda APBD beserta lampiran dan Raper KDH Penjabaran yang sudah sesuai dengan Permendagri tentang Evaluasi Raperda kepada KDH.

Raper KDH (Penjabaran APBD)

Raperda APBD Dan Lampiran

13

A.7. Penetapan Perda APBD dan Per KDH Penjabaran APBD
KDH
7

Gubernur/Mendagri

Dari A.6. Evaluasi Raperda

Raper KDH (Penjabaran APBD)

Per KDH – Penjabaran APBD Raperda APBD Dan Lampiran

Perda - APBD

Penetapan Perda dan Per KDH

Paling lambat 31 Desember TA sebelumnya

Per KDH – Penjabaran APBD Per KDH – Penjabaran APBD Per KDH – Penjabaran APBD

8 Perda - APBD Perda - APBD Dilimpahkan Ke PPKD (Lembar B.1. Penyiapan Rancangan DPA SKPD dan Rancangan Anggaran Kas) Perda - APBD

Penyampaian Perda dan Per KDH ke Gubernur/Mendagri paling lambat 7 (tujuh) hari kerja setelah ditetapkan

14

A.7 Penetapan Perda APBD dan Per KDH Penjabaran APBD
Uraian
1. KDH menetapkan Raperda APBD beserta lampiran dan Raper KDH Penjabaran menjadi Perda APBD dan Raper KDH Penjabaran selambat-lambatnya 31 Desember tahun anggaran sebelumnya.
Raper KDH (Penjabaran APBD)

KDH
Raperda APBD Dan Lampiran

Gubernur/Mendagri

31 Des Per KDH (Penjabaran APBD)

31 Des

Perda APBD

7 hari

2. KDH menyerahkan Perda APBD dan Per KDH Penjabaran kepada Gubernur/Mendagri selambat-lambatnya 7 hari setelah ditetapkan.

7 hari

Per KDH (Penjabaran APBD)

Perda APBD

15

Evaluasi Raperda Ditindaklanjuti KDH dan DPRD Penetapan Pelaksanaan Pengeluaran atas Pagu Tahun Sebelumnya Pemberhentian Pelaksanaan Perda dan Pencabutan Perda Paling Lama 7 (tujuh) hari kerja setelah pembatalan Tidak Per KDH – Pelaksanaan Pengeluaran atas Pagu Tahun Sebelumnya Pembatalan Perda APBD dan Per KDH Penjabaran APBD Perda – Pencabutan Perda APBD Kep Mendagri/Gubernur – Pembatalan Perda dan Per KDH.A.8. Pembatalan Perda APBD dan Per KDH – Penjabaran APBD KDH Kep Mendagri/Gubernur – Pembatalan Perda dan Per KDH.6. dan Berlakunya Pagu Tahun Sebelumnya 16 . dan Berlakunya Pagu Tahun Sebelumnya Gubernur/Mendagri 6 Dari A.

KDH menetapkan pelaksanaan pengeluaran atas pagu tahun sebelumnya dengan Per KDH Pelaksanaan Pengeluaran atas Pagu Tahun Sebelumnya. Permendagri/Gubernur – Pembatalan Perda dan Per KDH. KDH Gubernur/Mendagri Raper KDH (Penjabaran APBD) Raperda APBD Dan Lampiran Pembatalan Perda dan Per KDH 2. Gubernur/Mendagri menyerahkan dokumen Keputusan Mendagri/Gubernur Pembatalan Perda dan Per KDH. dan Berlakunya Pagu Tahun Sebelumnya 3.A. dan Berlakunya Pagu Tahun Sebelumnya. Permendagri/Gubernur – Pembatalan Perda dan Per KDH. dan Berlakunya Pagu Tahun Sebelumnya kepada KDH.8 Pembatalan Perda APBD dan Per KDH Penjabaran APBD Uraian 1. dan Berlakunya Pagu Tahun Sebelumnya 4. Apabila hasil evaluasi Raperda APBD dan Raper KDH Penjabaran APBD tidak ditindaklanjuti oleh KDH dan DPRD maka Gubernur/Mendagri membatalkan Perda APBD dan Per KDH Penjabaran APBD. Per KDH – Pelaksanaan Pengeluaran atas Pagu Tahun Sebelumnya Perda – Pencabutan Perda APBD 17 . KDH juga memberhentikan pelaksanaan Perda dengan mengeluarkan Perda Pencabutan Perda APBD selambatlambatnya 7 hari kerja setelah pembatalan. Gubernur/Mendagri mengeluarkan dokumen Keputusan Mendagri/Gubernur Pembatalan Perda dan Per KDH.

A. Penyusunan Raper KDH APBD (Dalam Hal DPRD Tidak Mengambil Keputusan Bersama) SKPD 4 Raper KDH APBD dan Lampiran Raper KDH APBD dan Lampiran PPKD TAPD SEKDA KDH Penyusunan RKA SKPD RKA SKPD RKA SKPD RKA SKPD RKA SKPD Pembahasan RKA SKPD Raper KDH APBD dan Lampiran Raper KDH APBD dan Lampiran 8. Daftar kegiatan dianggarkan kembali 11. Daftar perkiraan penambahan/pengurangan aset lain-lain 10. program dan kegiatan. Daftar investasi daerah 8. Daftar piutang daerah. Daftar perkiraan penambahan/pengurangan aset tetap 9. belanja.A RKA SKPD Akuntansi Badan Kepegawaian RKA SKPD Ke A.10. 6.APBD + Lampiran Lampiran Raper KDH .APBD Laporan Keuangan Daftar Pegawai Penyusunan Raper KDH . Daftar jumlah pegawai.9. Ringkasan APBD 2. pembiayaan) 4. Daftar pinjaman daerah 18 RKA SKPD Raper KDH APBD dan Lampiran Raper KDH APBD dan Lampiran . Rincian APBD (urusan PEMDA. Daftar dana cadangan daerah 12. pendapatan. organisasi.APBD: 1. Ringkasan APBD (urusan PEMDA dan organisasi) 3. organisasi. keselarasan urusan – fungsi) 5. Penetapan Raper KDH . Rekap Belanja (urusan PEMDA. 7.

PPKD menyerahkan RKA-SKPD kepada TAPD utk dibahas. SKPD RKA SKPD PPKD TAPD SEKDA KDH RKA SKPD RKA SKPD 5. 3. 6.A. 2. PPKD menyusun Raperda APBD beserta lampiran.Daftar perkiraan penambahan/ pengurangan aset tetap dan aset lain-lain .Daftar jumlah pegawai.Daftar dana cadangan daerah dan pinjaman daerah 7.Rekapitulasi belanja . 8. TAPD menyerahkan RKASKPD yang telah dibahas kepada PPKD. RKA SKPD Penyusunan Raper KDH APBD beserta Lampiran Raper KDH APBD dan Lampiran Raper KDH APBD dan Lampiran Raper KDH APBD dan Lampiran 19 .Ringkasan APBD . PPKD menyerahkan Raperda APBD beserta lampiran kepada SEKDA. SKPD menyerahkan RKASKPD kepada PPKD. dan investasi daerah . SKPD kembali menyusun RKA-SKPD. Jika DPRD tidak mengambil keputusan bersama.Daftar kegiatan dianggarkan kembali . Lampiran APBD: . SEKDA menyerahkan Raperda APBD beserta lampiran kepada KDH. piutang daerah.9 Penyusunan Raper KDH APBD (DPRD tidak mengambil Keputusan Bersama) Uraian 1.Ringkasan APBD (urusan dan organisasi) .

9.APBD (Keputusan Gubernur/ Mendagri) Per KDH .A Raper KDH – APBD dan Lampiran Penyampaian paling lambat 15 (lima belas) hari kerja sejak DPRD tidak menetapkan keputusan bersama KDH Raper KDH . Penyusunan Raper KDH APBD (Dalam Hal DPRD Tidak Mengambil Keputusan Bersama) Gubernur/Mendagri 8.APBD (Keputusan Gubernur/ Mendagri) 20 .APBD (Keputusan Gubernur/ Mendagri) Per KDH .APBD Pengesahan Raper KDH APBD Penetapan Raper KDH – APBD oleh KDH Raper KDH .10.APBD Ya Melewati 30 (tigapuluh) Hari Kerja Tidak Per KDH – APBD (Keputusan KDH) Penetapan Per KDH APBD Per KDH .A. Penetapan Raper KDH APBD (Dalam Hal DPRD Tidak Mengambil Keputusan Bersama) KDH Dari A.

Apabila pengesahan melewati batas waktu 30 hari kerja. Per KDH APBD (Keputusan Gubernur/Mendagri) 3. Per KDH APBD (Keputusan Gubernur/Mendagri) 21 .10 Penetapan Raper KDH APBD (DPRD tidak mengambil Keputusan Bersama) Uraian 1. KDH menyerahkan Raper KDH APBD dan lampiran kepada Gubernur/Mendagri. Pengesahan harus sudah dilakukan dalam 30 hari kerja. maka KDH menetapkan Raper KDH APBD menjadi Per KDH APBD (Keputusan KDH).A. Gubernur/Mendagri menyerahkan Per KDH APBD (Keputusan Gubernur/Mendagri) kepada KDH. Gubernur/Mendagri mengesahkan Raper KDH APBD menjadi Per KDH APBD. KDH Raper KDH APBD dan lampiran 15 hari kerja Gubernur/Mendagri Raper KDH APBD dan lampiran 30 hari kerja 2. paling lambat 15 hari kerja sejak DPRD tidak menetapkan Keputusan Bersama KDH.

.

11.3) Dana LS Gaji Pengajuan Dana (B.10.11.2) SPPLS Dana LS Bantuan Pengajuan Dana (B.3) Pembelanjaan Dana TU (B.4) SPD Dana UP Pengajuan Dana (B.2) Penerbitan SP2D (B.6.8.3) Penyediaan Dana (B.2) SP2D SP2D SP2D Pembelanjaan Dana UP (B.1) SPPLS SPM-GAJI SPM-LS SPM-LS SPM-LS Penerbitan SP2D (B.6.4) Pembelanjaan Dana LS (B.1 – B.9.2) SP2D SP2D SP2D SP2D Pembelanjaan GAJI (B.8.7.5.3) 23 .11.1) SPPTU SPM-UP SPM-GU SPM-TU Penerbitan SP2D (B.10.PELAKSANAAN dan PENATAUSAHAAN BELANJA Penyiapan DPA SKPD dan SPD DPA SKPD Anggaran Kas Penyiapan DPA SKPD (B.9.7.6.10.7.3) Penerbitan SP2D (B.1) SPPGU Dana TU Pengajuan Dana (B.9.1) SPPUP Dana GU Pengajuan Dana (B.5.2) SPPLS Dana LS Pihak III Pengajuan Dana (B.1) SPPGAJI Dana LS Barang Pengajuan Dana (B.2) Penerbitan SP2D B.3) Penerbitan SP2D (B.2) Penerbitan SP2D (B.8.4) Pembelanjaan Dana LS (B.5.3) Pembelanjaan Dana GU (B.3) Pembelanjaan Dana LS (B.

B. Penetapan Perda 8 Rancangan DPA-SKPD Rancangan Anggaran Kas SKPD Penyusunan Rancangan DPA-SKPD Halaman B. Perda APBD PER KDH Penjabaran Rancangan DPA-SKPD Pembuatan Surat Pemberitahuan Paling lambat 15 hari sejak ditetapkannya Per KDH Penjabaran APBD Verfikasi bersama Kepala SKPD Penyusunan Rancangan Anggaran Kas SKPD Surat Pemberitahuan Tidak Sesuai Per KDH Penjabaran Paling lambat 3 (tiga) hari setelah APBD ditetapkan Rancangan DPA-SKPD Rancangan Anggaran Kas SKPD Rancangan Anggaran Kas SKPD Ya Rancangan Anggaran Kas SKPD Rancangan DPA-SKPD Rancangan Anggaran Kas SKPD Rancangan DPA-SKPD 9 Paling lambat 6 (enam) hari setelah pemberitahuan Ke B.2.3.8.1 Penyiapan Rancangan DPA-SKPD dan Rancangan Anggaran Kas SKPD PPKD TAPD Surat Pemberitahuan Dari A. Pengesahan Rancangan DPA-SKPD 24 .

TAPD melakukan verifikasi Rancangan DPA-SKPD dan Rancangan Anggaran Kas SKPD bersama Kepala SKPD. Berdasarkan Rancangan DPA-SKPD yang telah dibuat. Rancangan Anggaran Kas SKPD 5.1 Penyiapan Rancangan DPA-SKPD dan Rancangan Anggaran Kas Uraian 1. berdasar Per KDH Penjabaran. SKPD menyusun Rancangan DPA-SKPD (Hal B. paling lambat 15 hari kerja sejak ditetapkannya Per KDH Penjabaran. PPKD mengotorisasi Rancangan DPA-SKPD dan Rancangan Anggaran Kas SKPD kemudian diserahkan kepada TAPD. 15 hari kerja sejak penetapan Per KDH Penjabaran Verfikasi bersama Kepala SKPD Rancangan Anggaran Kas SKPD Rancangan DPA-SKPD 25 . Rancangan DPA-SKPD Rancangan Anggaran Kas SKPD 7. Surat Pemberitahuan 3. Rancangan DPA-SKPD 6 hari kerja setelah pemberitahuan 4. PPKD menyerahkan Surat Pemberitahuan kepada SKPD. SKPD menyusun Rancangan Anggaran Kas SKPD. SKPD menyerahkan Rancangan DPA-SKPD dan Rancangan Anggaran Kas SKPD kpd PPKD paling lambat 6 hari kerja setelah adanya pemberitahuan. PPKD membuat Surat Pemberitahuan berdasarkan Perda APBD dan Per KDH Penjabaran APBD paling lambat 3 hari kerja sejak APBD ditetapkan.2) berdasarkan Surat Pemberitahuan Perda APBD dan Per KDH Penjabaran APBD.B. SKPD PPKD Surat Pemberitahuan 3 hari kerja sejak APBD ditetapkan TAPD 2. Rancangan DPA-SKPD 6 hari kerja setelah pemberitahuan Rancangan Anggaran Kas SKPD 6.

2.1 DPA-SKPD 3.1 DPA-SKPD 3. Penyusunan Rancangan DPA SKPD SKPD Pembuatan Surat Pemberitahuan Mengacu pada proses B.2.1.1 Surat Pemberitahuan Penyusunan Rincian DPA Pendapatan SKPD Penyusunan Rincian DPA Belanja Tidak Langsung SKPD Penyusunan Rincian DPA Belanja Langsung Program & Per Kegiatan SPKD Penyusunan Rincian Penerimaan Pembiayaan Daerah Penyusunan Rincian Pengeluaran Pembiayaan Daerah DPA-SKPD 1 DPA-SKPD 2.B.1 DPA-SKPD 2.2 Penyusunan Rancangan DPA-SKPD Penyusunan Rancangan Anggaran Kas SKPD Rancangan DPA-SKPD Rancangan DPA-SKPD Menjadi Sub Proses di B. Penyiapan Rancangan DPA dan Rancangan Anggaran Kas 26 .2 Penyusunan Rekapitulasi Belanja Langsung menurut Program & Kegiatan SKPD DPA-SKPD 2.

SKPD menyusun Rincian DPA Belanja Langsung masing-masing kegiatan untuk menghasilkan DPA-SKPD 2. SKPD mengkompilasi dokumen-dokumen DPA-SKPD diatas menjadi Rancangan DPA-SKPD.1 DPA-SKPD 2.1 DPA-SKPD 2. SKPD bertindak sebagai SKPKD menyusun Rincian Pengeluaran Pembiayaan Daerah utk menghasilkan DPA-SKPD 3.2 7. Perda APBD dan Per KDH Penjabaran.2. DPA-SKPD 3. DPA-SKPD 1 3.1. DPA-SKPD 2.1. Rancangan DPA-SKPD ini digunakan sebagai dasar pembuatan Rancangan Anggaran Kas (Hal B.1). SKPD untuk kemudian digabung dalam rekapitulasi Rincian DPA Belanja Langsung untuk menghasilkan DPA-SKPD 2. 27 . Berdasarkan Surat Pemberitahuan.2 Rancangan DPA-SKPD 5. SKPD menyusun Rincian DPA Pendapatan SKPD untuk menghasilkan DPA-SKPD 1.2. DPA-SKPD 3. SKPD bertindak sebagai SKPKD menyusun Rincian Penerimaan Pembiayaan Daerah utk menghasilkan DPA-SKPD 3.1 4.2.2.2 Penyusunan Rancangan DPA-SKPD Uraian 1. SKPD menyusun DPA-SKPD. SKPD menyusun Rincian DPA Belanja Tidak Langsung SKPD untuk menghasilkan DPA-SKPD 2. SKPD PER KDH Penjabaran PERDA APBD Surat Pemberitahuan 2.1 6.B.

Penyediaan Dana Rancangan DPA-SKPD Tidak Pengesahan Rancangan DPA-SKPD Rancangan DPA-SKPD DPA-SKPD DPA-SKPD DPA-SKPD DPA-SKPD DPA-SKPD Bawasda BPK Setuju Ya Rancangan DPA-SKPD 11 Ke B.B.1.4. Penyediaan Dana 28 . Pengesahan Rancangan DPA-SKPD SKPD DPA-SKPD PPKD Rancangan Anggaran Kas SKPD TAPD 9 Dari B.3.4. Penyiapan Rancangan DPA SEKDA Penyusunan Anggaran Kas Pemerintah Daerah Rancangan Anggaran Kas SKPD Anggaran Kas Pemerintah Anggaran Kas Daerah Pemerintah Daerah 10 Penyiapan Rancangan DPA-SKPD dan Rancangan Anggaran Kas Rancangan Anggaran Kas SKPD Rancangan DPA-SKPD Rancangan DPA-SKPD Ke B.

B.4. Penyediaan Dana
PA / Kuasa PA
SPD SPD

Kuasa BUD
Anggaran Kas Pemerintah Daerah

PPKD

10

Dari B.3. Pengesahan Rancangan DPA SKPD

11

DPA SKPD 12

Penyusunan Anggaran Kas Pemerintah Daerah

Pengesahan Rancangan DPA SKPD

Ke B.5.1., B.6.1., B.7.1., B.8.1., B.9.1., B.10.1., B.11.1. (Pengajuan SPP)

Penyiapan SPD

Anggaran Kas Pemerintah Anggaran Kas Daerah Pemerintah Daerah DPA SKPD

DPA SKPD DPA SKPD

Anggaran Kas Pemerintah Daerah

Rancangan SPD Rancangan SPD Rancangan SPD

Rancangan SPD Rancangan SPD Rancangan SPD

Otorisasi

SPD SPD SPD

29

B.3 Pengesahan Rancangan DPA-SKPD
Uraian
1. TAPD menyerahkan Rancangan DPASKPD yang lolos verifikasi kepada SEKDA dan Rancangan Anggaran Kas SKPD yang lolos verifikasi kepada PPKD.

SKPD

PPKD

TAPD
Rancangan DPA-SKPD

SEKDA
Rancangan DPA-SKPD

Rancangan Anggaran Kas SKPD

Rancangan Anggaran Kas SKPD

2. PPKD menyusun Rancangan Anggaran Kas SKPD menjadi Anggaran Kas Pemerintah Daerah. Dokumen ini akan digunakan dalam proses pembuatan dokumen penyediaan dana.

Anggaran Kas Pemerintah Daerah

3. SEKDA menyetujui Rancangan DPASKPD dan menyerahkan kepada PPKD.

Rancangan DPA-SKPD

Rancangan DPA-SKPD

4. PPKD mengesahkan Rancangan DPASKPD menjadi DPA-SKPD.
7 hari kerja

DPA-SKPD

5. PPKD menyerahkan DPA-SKPD kepada SKPD, Bawasda, dan BPK. Penyerahan kepada SPKD selambat-lambatnya 7 hari kerja sejak disahkan.

DPA-SKPD

BPK & Bawasda

30

B.4 Penyediaan Dana
Uraian
1. PPKD menyerahkan dokumen Anggaran Kas Pemerintah Daerah dan DPA-SKPD kepada Kuasa BUD.

PA/Kuasa PA

Kuasa BUD
Anggaran Kas Pemerintah Daerah

PPKD
Anggaran Kas Pemerintah Daerah

DPA SKPD

DPA SKPD

2. Berdasarkan dua dokumen tersebut, Kuasa BUD menyiapkan Rancangan SPD. 3. Kuasa BUD menyerahkan Rancangan SPD kepada PPKD.

Rancangan SPD

Rancangan SPD

4. PPKD mengotorisasi Rancangan SPD dan menyerahkan SPD kepada Pengguna Anggaran/Kuasa PA.

SPD

31

A Rancangan SPM Otorisasi Ke B.B. Penerbitan SP2D-UP SPP-UP dan Dokumen Lain Rancangan SPM Rancangan SPM Penyampaian SPP-UP Dilampiri: Daftar rincian rencana penggunaan dana s/d jenis belanja Register SPM UP 32 .Pengajuan SPP UP Bendahara Pengeluaran SPD PPK SKPD SPD SPD Pengguna Anggaran 12 Dari B.5. Ringkasan SPP-UP 3.2. Surat Pernyataan Pengguna Anggaran 6. Lampiran lain SPM Register Surat Penolakan Penerbitan SPM Penerbitan SPM Paling Lambat 2 Hari Kerja Sejak SPP Diterima 13. Salinan SPD 5.4. Rincian SPP-UP (Jenis Belanja) 4. Penyediaan Dana Pembuatan SPP-UP SPP-UP dan Dokumen Lain DPA SKPD SPD Penelitian SPP-UP DPA SKPD Pembuatan Surat Penolakan SPM SPP UP dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM Surat Penolakan Penerbitan SPM Surat Penolakan Penerbitan SPM Otorisasi Penolakan SPM Paling Lambat 1 Hari Kerja Sejak SPP Diterima SPP UP dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM SPD SPP-UP dan Dokumen Lain dan SPP-UP Dokumen Lain SPD Lengkap Register SPP-GU Ya Pembuatan SPM Tidak Dokumen SPP-UP Terdiri dari: 1.5.1. Surat Pengantar SPP-UP 2.

Jika SPP-UP dinyatakan tidak lengkap.Surat Penolakan Penerbitan SPM ini kemudian diberikan PPK-SKPD kepada Pengguna Anggaran untuk diotorisasi. Bendahara Pengeluaran SPD PPK SKPD Pengguna Anggaran SPD SPD SPP-UP dan Dokumen Lain SPP-UP dan Dokumen Lain DPA 4. Lengkap 2 hari kerja sejak SPP diterima Rancangan SPM Tidak Lengkap SPM 7.d. Bendahara menyerahkan SPP-UP beserta dokumen lain kepada PPK SKPD. yang terdiri dari: . Penolakan SPM paling lambat 1 hari kerja sejak SPP-UP diterima. Penerbitan SPM paling lambat 2 hari kerja sejak SPP-UP diterima. PPK-SKPD meneliti kelengkapan dokumen SPPUP dan kesesuaiannya dengan SPD dan DPASKPD.Surat Pengantar SPP-UP . 6.Rincian SPP-UP . Penelitian SPP-UP 5. 8. 2.Salinan SPD . Bendahara membuat SPP-UP beserta dokumen lainnya.B. Pengguna Anggaran menyerahkan SPD kepada Bendahara dan PPK SKPD. SPP-UP yang dinyatakan lengkap akan dibuatkan Rancangan SPM oleh PPK-SKPD. Rancangan SPM ini kemudian diberikan PPKSKPD kepada Pengguna Anggaran untuk diotorisasi.Lampiran lain (daftar rincian rencana penggunaan dana s. Berdasarkan SPD. jenis belanja) 3. PPK SKPD akan menerbitkan Surat Penolakan SPM.5. SPP-UP dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM SPP-UP dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM SPP-UP dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM 1 hari kerja sejak SPP diterima 33 .Surat Pernyataan Pengguna Anggaran .Ringkasan SPP-UP . Surat Penolakan Penerbitan SPM diberikan kepada Bendahara agar Bendahara melakukan penyempurnaan SPP-UP.1 Pengajuan SPP-UP Uraian 1. 9.

BKU Pengeluaran 2.1. Buku Rekapitulasi Pengeluaran per rincian objek SP2D Dokumen Penatausahaan Mencakup: 1. Buku Pembantu Panjar 5. Pembelanjaan Dana UP Pencatatan Diregister untuk keperluan pencatatan di PPK-SKPD SP2D SP2D SP2D 15.2.A Dari B. Buku Pembantu Simpanan/Bank 3. Pengajuan SPP-UP SPM SP2D Pembuatan SPM SPM Penolakan SP2D Paling Lambat 1 Hari Kerja Sejak SPM Diterima Surat Penolakan Penerbitan SP2D Surat Penolakan Penerbitan SP2D Pembuatan Surat Penolakan Penerbitan SP2D Penelitian Kelengkapan 13.5.5.3.D Nota Debet Pencatatan SP2D Dokumen Penatausahaan Mencakup: 1.3. Buku Pembantu Pajak 4.B Tidak Lengkap Ke B.B. Pembelanjaan Dana UP Ya Penerbitan SP2D Paling Lambat 2 Hari Kerja Sejak SPM Diterima Penerbitan SP2D SP2D Register Surat Penolakan Penerbitan SP2D SP2D SP2D SP2D Dari B. Penerbitan SP2D-UP Bendahara Pengeluaran Pengguna Anggaran Kuasa BUD Bank 13.5.5. Buku Kas Penerimaan 2. Buku Kas Pengeluaran Register SP2D 34 .

Pengguna Anggaran menyerahkan SPM kepada Kuasa BUD. 2. yang terdiri dari: .Buku Rekapitulasi Pengeluaran Per Rincian Objek Dokumen Penatausahaan 8. Surat penolakan penerbitan SP2D ini diserahkan kepada Pengguna Anggaran agar dilakukan penyempurnaan SPM 35 . Kuasa BUD meneliti kelengkapan SPM yang diajukan. Bendahara Pengguna Anggaran Pengeluaran SPM Kuasa BUD SPM Bank Tidak Lengkap Penelitian Kelengkapan 3. Kuasa BUD menerbitkan SP2D.Buku Kas Pengeluaran Dokumen Penatausahaan 6. Pengguna Anggaran menyerahkan SP2D kepada Bendahara.2 Penerbitan SP2D-UP Uraian 1.Buku Pembantu Pajak . SP2D 7. Lengkap 2 hari kerja sejak SPM diterima SP2D Dari Bank 4.B.BKU Pengeluaran .Buku Pembantu Panjar . SP2D ini diserahkan kepada Bank dan Pengguna Anggaran.Buku Pembantu Simpanan Bank . Kuasa BUD sendiri harus mencatat SP2D dan Nota Debet (Dari Bank) pada dokumen Penatausahaan. Kuasa BUD menerbitkan surat penolakan penerbitan SP2D paling lambat 1 hari kerja sejak SPM diterima Surat Penolakan Penerbitan SP2D 1 hari kerja sejak SPM diterima Surat Penolakan Penerbitan SP2D 9.5. Apabila SPM dinyatakan lengkap. Bendahara mencatat SP2D pada dokumen Penatausahaan. yang terdiri dari: .Buku Kas Penerimaan . Apabila SPM dinyatakan tidak lengkap. paling lambat 2 hari kerja sejak diterimanya pengajuan SPM. SP2D Nota Debet SP2D 5.

4.D Ke B.E Bukti Pembayaran 36 .2. Pembelanjaan Dana UP Bendahara Pengeluaran Bank Pihak Ketiga Penyedia Barang & Jasa 13.B. Pembuatan SPJ dan D.5.2. Penerbitan SP2D UP Ke D.B Dari B.5.3.5. Penerbitan SP2D UP Bukti Pembayaran Uang SP2D Penerimaan Uang Pencairan Dana Bukti Pembayaran Uang SP2D SP2D Nota Debet Nota Debet Pembayaran ke Pihak Ketiga Bukti Pembayaran Uang 13. SPJ dengan Bendahara Pembantu 13.5.

Pihak Ketiga menandatangani Bukti Pembayaran kemudian diserahkan kembali kepada Bendahara Pengeluaran. Bendahara Pengeluaran Bank SP2D Pihak Ketiga Penyedia Barang & Jasa Dari Kuasa BUD 2. Pencairan Dana 3. Bukti Pembayaran 37 . Bank mencairkan dana.5. Bendahara Pengeluaran menyerahkan SP2D kepada Bank. Bukti Pembayaran Uang Bukti Pembayaran Uang 5. Setelah menerima uang dan Bukti Pembayaran. Bank kemudian menyerahkan uang kepada Bendahara Pengeluaran dan membuat Nota Debet. Uang Uang Nota Debet Diserahkan ke Kuasa BUD 4.3 Pembelanjaan Dana UP Uraian 1. Bendahara Pengeluaran menyerahkan uang dan Bukti Pembayaran kepada Pihak Ketiga Penyedia Barang & Jasa.B. Berdasarkan SP2D yang diterima. Nota Debet ini kemudian diserahkan ke Kuasa BUD.

A Ke B.4.B.6. Penyediaan Dana SPJ SPD SPP-GU dan Dokumen Lain Pembuatan SPP-GU Penolakan SPM Paling Lambat 1 Hari Kerja Sejak SPP Diterima DPA SKPD SPP-GU dan Dokumen Lain SPP-GU dan Dokumen Lain SPP-GU dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM Pembuatan Surat Penolakan SPM SPP-GU dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM Surat Penolakan Penerbitan SPM Surat Penolakan Penerbitan SPM Otorisasi SPD Penelitian SPP-GU SPD SPJ DPA SKPD SPD Lengkap Register SPP-GU Ya Penerbitan SPM Paling Lambat 2 Hari Kerja Sejak SPP Diterima Pembuatan SPM Tidak SPM Register Surat Penolakan Penerbitan SPM Dokumen SPP-GU Terdiri dari: 1.1. Pengajuan SPP-GU Bendahara Pengeluaran Pembuatan SPJ PPK SKPD SPD Pengguna Anggaran SPD 12 Dari B. Lampiran lain SPP-GU dan Dokumen Lain Rancangan SPM Rancangan SPM Rancangan SPM Otorisasi 14. Penerbitan SP2D-GU Register SPM GU 38 .6. Surat Pengesahan SPJ atas penggunaan dana SPP-GU sebelumnya 5. Ringkasan SPP-GU 3. Salinan SPD 6.2. Surat Pernyataan Pengguna Anggaran 7. Surat Pengantar SPP-GU 2. Rincian SPP-GU (Jenis Belanja) 4.

yang terdiri dari: .Surat Pengesahan SPJ atas penggunaan dana SPP-GU sebelumnya . PPK SKPD akan menerbitkan Surat Penolakan SPM.Rincian SPP-GU . 2.1 Pengajuan SPP-GU Uraian 1. Pengguna Anggaran menyerahkan SPD kepada Bendahara dan PPK SKPD. Berdasar SPD dan SPJ. Jika SPP-GU dinyatakan tidak lengkap.6. Apabila SPP-GU dinyatakan lengkap maka PPK-SKPD membuat Rancangan SPM.Surat Pernyataan Pengguna Anggaran . PPK-SKPD menyerahkan SPM kepada Pengguna Anggaran untuk diotorisasi.Ringkasan SPP-GU .B.Surat Penolakan Penerbitan SPM ini kemudian diberikan PPK-SKPD kepada Pengguna Anggaran untuk diotorisasi. Bendahara menyerahkan SPP-GU beserta dokumen lain kepada PPK-SKPD. Surat Penolakan Penerbitan SPM diberikan kepada Bendahara agar Bendahara melakukan penyempurnaan SPP-GU. SPP-GU dan Dokumen Lain 7.Surat Pengantar SPP-GU .Salinan SPD . DPA Tidak Lengkap 4. Penelitian SPP-GU Lengkap 2 hari kerja sejak SPP diterima 5. Rancangan SPM SPM 6. paling lambat 2 hari kerja sejak SPP diterima. Bendahara membuat SPP-GU beserta dokumen lainnya.Lampiran lain SPJ Bendahara Pengeluaran SPD PPK SKPD Pengguna Anggaran SPD SPD SPP-GU dan Dokumen Lain SPP-GU dan Dokumen Lain 3. 8. PPK-SKPD meneliti kelengkapan SPP-GU berdasar SPD dan DPA-SKPD. Penolakan SPM paling lambat 1 hari kerja sejak SPP-GU diterima. 9. Surat Penolakan Penerbitan SPM SPP-GU dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM SPP-GU dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM 1 hari kerja sejak SPP diterima 39 .

A Dari B.3. Surat Pengesahan Pertanggungjawaban Bendahara Pengeluaran periode sebelumnya 3. Buku Rekapitulasi Pengeluaran per rincian objek SP2D Dokumen Penatausahaan Register SP2D 40 .6. Pembelanjaan Dana GU Penolakan SP2D Paling Lambat 1 Hari Kerja Sejak SPM Diterima Penerbitan SP2D Paling Lambat 2 Hari Kerja Sejak SPM Diterima SP2D Register Surat Penolakan Penerbitan SP2D SP2D Dari B.6. Surat Pernyataan tanggung jawab PA/Kuasa PA 2. Ringkasan pengeluaran per rincian objek disertai bukti pengeluaran yang sah dan lengkap 4.B Surat Penolakan Penerbitan SP2D Surat Penolakan Penerbitan SP2D Pembuatan Surat Penolakan Penerbitan SP2D Lengkap Ya Penerbitan SP2D Ke B. Buku Pembantu Pajak 4. Buku Pembantu Panjar 5. Pengajuan SPP-GU Kuasa BUD SPM Kelengkapan Dokumen untuk Penerbitan SP2D: 1.1.B. BKU Pengeluaran 2. Penerbitan SP2D-GU Bendahara Pengeluaran Pengguna Anggaran 14.6. Buku Pembantu Simpanan/Bank 3. Pembelanjaan Dana GU Pencatatan Diregister untuk keperluan pencatatan di PPK-SKPD SP2D SP2D SP2D SP2D SP2D 14.D Nota Debet Pencatatan SP2D Dokumen Penatausahaan Mencakup: 1.6.2. Bukti atas penyetoran PPN/PPh Bank SP2D Pembuatan SPM SPM Penelitian Kelengkapan 14.3.

2. Bendahara mencatat SP2D pada dokumen Penatausahaan. Kuasa BUD meneliti kelengkapan SPM.BKU Pengeluaran .Buku Kas Pengeluaran 6. 7.B.Buku Kas Penerimaan . Apabila SPM dinyatakan tidak lengkap. 3.Buku Pembantu Simpanan Bank .Ringkasan pengeluaran per rincian objek disertai bukti pengeluaran yg sah & lengkap . SP2D ini diserahkan kepada Bank dan Pengguna Anggaran. Kuasa BUD sendiri harus mencatat SP2D dan Nota Debet (Dari Bank) pada dokumen Penatausahaan. Surat penolakan penerbitan SP2D ini diserahkan kepada Pengguna Anggaran agar dilakukan penyempurnaan SPM Surat Penolakan Penerbitan SP2D 41 . yang terdiri dari: .6.Bukti atas penyetoran PPN/PPh 4. Pengguna Anggaran menyerahkan SPM kepada Kuasa BUD.Buku Rekapitulasi Pengeluaran Per Rincian Objek 8.Buku Pembantu Pajak . 5. Bila SPM dinyatakan lengkap maka Kuasa BUD menerbitkan SP2D paling lambat 2 hari kerja sejak diterima pengajuan SPM. yang terdiri dari: . Kelengkapan dokumen untuk penerbitan SP2D yaitu: . Kuasa BUD menerbitkan surat penolakan penerbitan SP2D paling lambat 1 hari kerja sejak SPM diterima SP2D SP2D Bendahara Pengeluaran Pengguna Anggaran SPM Kuasa BUD SPM Bank Tidak Lengkap Penelitian Kelengkapan Lengkap SP2D 2 hari kerja sejak SPM diterima Dari Bank Nota Debet SP2D Dokumen Penatausahaan Dokumen Penatausahaan Surat Penolakan Penerbitan SP2D 1 hari kerja sejak SPM diterima 9.2 Penerbitan SP2D-GU Uraian 1.Buku Pembantu Panjar .Surat Pengesahan SPJ Bendahara Pengeluaran periode sebelumnya . Pengguna Anggaran menyerahkan SP2D kepada Bendahara.

Penerbitan SP2D GU Bukti Pembayaran Uang SP2D Penerimaan Uang Pencairan Dana Bukti Pembayaran Nota Debet Nota Debet Pembayaran ke Pihak Ketiga Uang SP2D SP2D Bukti Pembayaran Uang 14. Penerbitan SP2D GU Ke D. SPJ dengan Bendahara Pembantu 14.6. Pembelanjaan Dana GU Bendahara Pengeluaran Bank Pihak Ketiga Penyedia Barang & Jasa 14.6.4.3. Pembuatan SPJ dan D.E Bukti Pembayaran 42 .2.D Ke B.6.B.B Dari B.2.5.

Bank mencairkan dana. Uang Uang Nota Debet Diserahkan ke Kuasa BUD 4. Pihak Ketiga menandatangani Bukti Pembayaran kemudian mengembalikan Bukti Pembayaran kepada Bendahara Pengeluaran. Bukti Pembayaran Uang Bukti Pembayaran Uang 5.6. Berdasarkan SP2D yang diterima. Bendahara Pengeluaran membuat Bukti Pembayaran dan menyerahkan uang serta Bukti Pembayaran kepada Pihak Ketiga. Bukti Pembayaran 43 . Bank kemudian menyerahkan uang kepada Bendahara Pengeluaran dan membuat Nota Debet. Setelah menerima uang dan Bukti Pembayaran.3 Pembelanjaan Dana GU Uraian Bendahara Pengeluaran Bank SP2D Pihak Ketiga Penyedia Barang & Jasa Dari Kuasa BUD 1. Bendahara Pengeluaran menyerahkan SP2D kepada Bank. 2. Nota Debet ini kemudian diserahkan kepada Kuasa BUD.B. Pencairan Dana 3.

B.2.4.A Dokumen SPP-TU Terdiri dari: 1. Surat Keterangan penjelasan keperluan pengisian TU 7. Surat Pengesahan SPJ 5. Surat Pengantar SPP-TU 2. Lampiran lain SPP-TU dan Dokumen Lain Rancangan Rancangan SPM SPM Ke B. Penerbitan SP2D-TU Register SPM TU 44 . Salinan SPD 6.7.7. Pengajuan SPP-TU Bendahara Pengeluaran PPK SKPD Pengguna Anggaran SPD SPD 12 Dari B. Rincian SPP-TU (Jenis Belanja) 4.1. Ringkasan SPP-TU 3. Penyediaan Dana SPD SPP-TU dan Dokumen Lain DPA SKPD Penelitian SPP-TU SPD SPP-TU dan Dokumen Lain SPP-TU dan Dokumen Lain DPA SKPD SPD Penolakan SPM Paling Lambat 1 Hari Kerja Sejak SPP Diterima SPP-TU dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM Pembuatan Surat Penolakan SPM SPP-TU dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM Surat Penolakan Penerbitan SPM Surat Penolakan Penerbitan SPM Otorisasi Pembuatan SPP-TU SPD Lengkap Register SPP-TU Ya Pembuatan SPM Tidak Penerbitan SPM Paling Lambat 2 Hari Kerja Sejak SPP Diterima SPM Register Surat Penolakan Penerbitan SPM Rancangan SPM Otorisasi 15.

7. Pengguna Anggaran menyerahkan SPD kepada Bendahara dan PPK SKPD. Surat Penolakan Penerbitan SPM diberikan kepada Bendahara agar Bendahara melakukan penyempurnaan SPP-TU. Tidak Lengkap Penelitian SPP-TU Lengkap 2 hari kerja sejak SPP diterima 5. Bendahara membuat SPPTU beserta dokumen lainnya. Bendahara menyerahkan SPP-TU beserta dokumen lain kepada PPK-SKPD.Surat Keterangan penjelasan keperluan pengisian TU .Lampiran lain SPP-TU dan Dokumen Lain SPP-TU dan Dokumen Lain 3. 8.Surat Pengesahan SPJ atas penggunaan dana SPPTU sebelumnya . PPK SKPD akan menerbitkan Surat Penolakan SPM. DPA 4. Jika SPP-TU dinyatakan tidak lengkap.B.Surat Pengantar SPP-TU . PPK-SKPD meneliti kelengkapan SPP-TU berdasarkan DPA-SKPD dan SPD. SPP-TU dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM SPP-TU dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM 1 hari kerja sejak SPP diterima 45 . SPM SPP-TU dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM 7. 9.Rincian SPP-TU . SPJ Bendahara Pengeluaran SPD PPK SKPD Pengguna Anggaran SPD SPD 2. Berdasarkan SPD dan SPJ. Rancangan SPM 6.Salinan SPD . paling lambat 2 hari kerja sejak SPP diterima. PPK-SKPD menyerahkan SPM kepada Pengguna Anggaran untuk diotorisasi.Ringkasan SPP-TU .1 Pengajuan SPP-TU Uraian 1. Apabila SPP-TU dinyatakan lengkap maka PPK-SKPD membuat Rancangan SPM. yang terdiri dari: . Penolakan SPM paling lambat 1 hari kerja sejak SPP-TU diterima.Surat Penolakan Penerbitan SPM ini kemudian diberikan PPK-SKPD kepada Pengguna Anggaran untuk diotorisasi.

7. Buku Rekapitulasi Pengeluaran per rincian objek SP2D Dokumen Penatausahaan Register SP2D 46 . Buku Pembantu Panjar 5.7.3.D Nota Debet Pencatatan SP2D Dokumen Penatausahaan Mencakup: 1.7. Pengajuan SPP-TU SPM SP2D Pembuatan SPM SPM Kelengkapan Dokumen untuk Penerbitan SP2D: .Surat Pernyataan tanggung jawab PA/Kuasa PA Penelitian Kelengkapan 15. Pembelanjaan Dana TU Pencatatan Diregister untuk keperluan pencatatan di PPK-SKPD SP2D SP2D SP2D SP2D SP2D 15. Buku Pembantu Pajak 4. Buku Pembantu Simpanan/Bank 3.A Dari B.1.B Surat Penolakan Penerbitan SP2D Surat Penolakan Penerbitan SP2D Pembuatan Surat Penolakan Penerbitan SP2D Lengkap Ya Ke B.B. Penerbitan SP2D-TU Bendahara Pengeluaran Pengguna Anggaran Kuasa BUD Bank 15.7.2.3. Pembelanjaan Dana TU Penolakan SP2D Paling Lambat 1 Hari Kerja Sejak SPM Diterima Penerbitan SP2D Paling Lambat 2 Hari Kerja Sejak SPM Diterima Penerbitan SP2D SP2D Register Surat Penolakan Penerbitan SP2D SP2D Dari B. BKU Pengeluaran 2.

Bila SPM dinyatakan lengkap maka Kuasa BUD menerbitkan SP2D paling lambat 2 hari kerja sejak diterimanya pengajuan SPM. Kuasa BUD meneliti kelengkapan SPM. 3.7.Buku Kas Penerimaan . Kelengkapan dokumen untuk penerbitan SP2D adalah: . Apabila SPM dinyatakan tidak lengkap.Buku Pembantu Panjar . 7. yang terdiri dari: .Buku Kas Pengeluaran 6.Buku Rekapitulasi Pengeluaran Per Rincian Objek 8. 5. 2. Bendahara mencatat SP2D pada dokumen Penatausahaan. Kuasa BUD sendiri harus mencatat SP2D dan Nota Debet pd dokumen Penatausahaan. yang terdiri dari: . Pengguna Anggaran menyerahkan SPM kepada Kuasa BUD. Kuasa BUD menerbitkan surat penolakan penerbitan SP2D paling lambat 1 hari kerja sejak SPM diterima SPP-TU dan Dokumen Lain 1 hari kerja sejak SPM diterima SP2D Dokumen Penatausahaan Dokumen Penatausahaan SPP-TU dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SP2D 9.2 Penerbitan SP2D-TU Uraian 1.Buku Pembantu Pajak .BKU Pengeluaran . SP2D ini diserahkan kepada Bank dan Pengguna Anggaran.B.Buku Pembantu Simpanan Bank .Surat Pernyataan tanggung jawab Pengguna Anggaran/Kuasa Pengguna Anggaran SP2D Pengguna Anggaran SPM Bendahara Pengeluaran Kuasa BUD SPM Bank Tidak Lengkap Penelitian Kelengkapan Lengkap SP2D 2 hari kerja sejak SPM diterima Dari Bank Nota Debet SP2D 4. Pengguna Anggaran menyerahkan SP2D kepada Bendahara. Surat penolakan penerbitan SP2D ini diserahkan kepada Pengguna Anggaran agar dilakukan penyempurnaan SPM Surat Penolakan Penerbitan SP2D 47 .

4.7.7. Pembuatan SPJ dan D. Penerbitan SP2D TU Bukti Pembayaran Uang SP2D Penerimaan Uang Pencairan Dana Bukti Pembayaran Uang SP2D SP2D Nota Debet Nota Debet Pembayaran ke Pihak Ketiga Bukti Pembayaran Uang 15.D Ke B. Penerbitan SP2D TU Ke D.2.2.B Dari B. SPJ dengan Bendahara Pembantu 15.E Bukti Pembayaran 48 .B.5.7.3. Pembelanjaan Dana TU Bendahara Pengeluaran Bank Pihak Ketiga 15.

Bukti Pembayaran 49 .7.B.3 Pembelanjaan Dana TU Uraian 1. Pencairan Dana Uang Uang Nota Debet Diserahkan ke Kuasa BUD 4. Bendahara Pengeluaran Bank SP2D Pihak Ketiga Dari Kuasa BUD 2. Bank kemudian menyerahkan uang kepada Bendahara Pengeluaran dan membuat Nota Debet. Bendahara Pengeluaran menyerahkan SP2D kepada Bank. Bendahara Pengeluaran membuat Bukti Pembayaran dan menyerahkan uang beserta Bukti Pembayaran kepada Pihak Ketiga. Nota Debet ini kemudian diserahkan kepada Kuasa BUD. Pihak Ketiga menandatangani Bukti Pembayaran kemudian mengembalikan Bukti Pembayaran kepada Bendahara Pengeluaran. 3. Bank mencairkan dana. Bukti Pembayaran Uang Bukti Pembayaran Uang 5. Setelah menerima uang dan Bukti Pembayaran. Berdasarkan SP2D yang diterima.

Surat Pengantar SPP-LS Gaji 2. Penerbitan SP2D-LS Gaji 50 .4. Ringkasan SPP-LS Gaji 3.1. ……………………. Penyediaan Dana Pembuatan SPP-LS SPP-LS dan Dokumen Lain DPA SKPD Penelitian SPP-LS SPD SPP-LS dan Dokumen Lain dan SPP-LS Dokumen Lain DPA SKPD SPD SPP-LS dan Dokumen Lain Penolakan SPM Paling Lambat 1 Hari Kerja Sejak SPP Diterima Pembuatan Surat Penolakan SPM SPP-LS dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM Surat Penolakan Penerbitan SPM Surat Penolakan Penerbitan SPM Otorisasi Surat Penolakan Penerbitan SPM SPD Lengkap Register SPP-GU Ya Dokumen SPP-LS Terdiri Dari: 1. Kekurangan Gaji 4. Pembayaran Gaji Induk 2. Pengajuan SPP-LS Gaji & Tunjangan Bendahara Pengeluaran SPD PPK SKPD Pengguna Anggaran SPD SPD 12 Dari B. Gaji Susulan 3. Lampiran SPP-LS Gaji Pembuatan SPM Tidak Register Surat Penolakan Penerbitan SPM SPP-LS dan Dokumen Lain Rancangan Rancangan SPM SPM Penerbitan SPM Paling Lambat 2 Hari Kerja Sejak SPP Diterima SPM Rancangan SPM Otorisasi 16.B. Rincian SPP-LS Gaji 4.A Lampiran Dokumen SPP-LS Gaji: 1.8. Gaji Terusan 5.2. Register SPM LS Gaji Ke B..8.

Ringkasan SPP-LS Gaji . Surat Penolakan Penerbitan SPM diberikan kepada Bendahara agar Bendahara melakukan penyempurnaan SPP-LS Gaji. PPK SKPD akan menerbitkan Surat Penolakan SPM.Surat Pengantar SPP-LS Gaji .Gaji Susulan . SPP-LS dan Dokumen Lain 7. Penolakan SPM paling lambat 1 hari kerja sejak SPP-LS Gaji diterima. yang terdiri dari: .Surat Penolakan Penerbitan SPM ini kemudian diberikan PPK-SKPD kepada Pengguna Anggaran untuk diotorisasi. Jika SPP-LS Gaji dinyatakan tidak lengkap.Pembayaran Gaji Induk . Bendahara Pengeluaran SPD PPK SKPD Pengguna Anggaran SPD SPD 2. SPP-LS dan Dokumen Lain 1 hari kerja sejak SPP diterima Surat Penolakan Penerbitan SPM 9.B.Gaji Terusan . DPA 4. Surat Penolakan Penerbitan SPM 51 . Bendahara menyerahkan SPP-LS Gaji beserta dokumen lain kepada PPK-SKPD. PPK-SKPD meneliti kelengkapan SPP-LS Gaji berdasar SPD dan DPA-SKPD. Rancangan SPM 2 hari kerja sejak SPP diterima SPM 6. paling lambat 2 hari kerja sejak SPP diterima.Dll SPP-LS Gaji dan Dokumen Lain SPP-LS Gaji dan Dokumen Lain 3. Tidak Lengkap Penelitian SPP-LS Gaji Lengkap 5. Berdasarkan SPD.Lampiran yang terdiri dari: . Surat Penolakan Penerbitan SPM SPP-LS dan Dokumen Lain 8.Rincian SPP-LS Gaji . Apabila SPP-LS Gaji dinyatakan lengkap maka PPKSKPD membuat Rancangan SPM.1 Pengajuan SPP-LS Gaji & Tunjangan Uraian 1. Bendahara membuat SPP-Gaji beserta dokumen lainnya.8.Kekurangan Gaji . Pengguna Anggaran menyerahkan SPD kepada Bendahara dan PPK-SKPD. PPK-SKPD menyerahkan SPM kepada Pengguna Anggaran untuk diotorisasi.

3. Buku Pembantu Simpanan/Bank 3.B Mencakup: 1. Bukti-bukti pengeluaran yang sah dan lengkap Pembuatan SPM SPM Penelitian Kelengkapan Surat Penolakan Penerbitan SP2D Penolakan SP2D Paling Lambat 1 Hari Kerja Sejak SPM Diterima Surat Penolakan Penerbitan SP2D Pembuatan Surat Penolakan Penerbitan SP2D Lengkap Ya Penerbitan SP2D SP2D Penerbitan SP2D Paling Lambat 2 Hari Kerja Sejak SPM Diterima SP2D Register Surat Penolakan Penerbitan SP2D SP2D SP2D SP2D SP2D Pencatatan SP2D Dokumen Penatausahaan Diregister untuk keperluan pencatatan di PPK-SKPD 16.A Dari B.C Nota Debet Pencatatan 16.3. Penerbitan SP2D-LS Gaji & Tunjangan Bendahara Pengeluaran Pengguna Anggaran Kuasa BUD SPM 16.8. Pembelanjaan Dana Gaji Register SP2D 52 . Buku Pembantu Pajak 4. Pengajuan SPP-LS Gaji & Tunjangan Kelengkapan Dokumen untuk Penerbitan SP2D: 1. BKU Pengeluaran 2.8.8.1.8. Pembelanjaan Dana Gaji SP2D Dokumen Penatausahaan Ke B. Buku Pembantu Panjar 5.B. Surat Pernyataan tanggung jawab PA / Kuasa PA 2.2. Buku Rekapitulasi Pengeluaran per rincian objek Dari B.

SP2D ini diserahkan kepada Pengguna Anggaran. Penelitian Kelengkapan Tidak Lengkap Lengkap 3. Kuasa BUD menerbitkan surat penolakan penerbitan SP2D paling lambat 1 hari kerja sejak SPM diterima 1 hari kerja sejak SPM diterima Surat Penolakan Penerbitan SP2D 9.Buku Kas Penerimaan .B. Apabila SPM dinyatakan tidak lengkap.Bukti-bukti pengeluaran yang sah dan lengkap SP2D 2 hari kerja sejak SPM diterima SP2D Dari Bank Nota Debet 4. Pengguna Anggaran menyerahkan SPM kepada Kuasa BUD.2 Penerbitan SP2D-LS Gaji & Tunjangan Uraian 1.8. Bendahara Pengeluaran Pengguna Anggaran SPM Kuasa BUD SPM 2.Buku Pembantu Pajak . Bendahara mencatat SP2D pada dokumen Penatausahaan. yang terdiri dari: . Kuasa BUD sendiri harus mencatat SP2D dan Nota Debet pada dokumen Penatausahaan.Surat Pernyataan tanggung jawab Pengguna Anggaran/Kuasa Pengguna Anggaran . Surat penolakan penerbitan SP2D ini diserahkan kepada Pengguna Anggaran agar dilakukan penyempurnaan SPM Surat Penolakan Penerbitan SP2D 53 . 7. Pengguna Anggaran menyerahkan SP2D kepada Bendahara.BKU Pengeluaran . 5.Buku Pembantu Simpanan Bank .Buku Kas Pengeluaran SP2D Dokumen Penatausahaan 6.Buku Rekapitulasi Pengeluaran Per Rincian Objek Dokumen Penatausahaan 8. Kelengkapan dokumen untuk penerbitan SP2D: .Buku Pembantu Panjar . yang terdiri dari: . Kuasa BUD meneliti kelengkapan SPM. Bila SPM dinyatakan lengkap maka Kuasa BUD menerbitkan SP2D paling lambat 2 hari kerja sejak diterimanya pengajuan SPM.

Penerbitan SP2D LS Gaji Uang Dapat Juga Ditransfer Langsung Ke Rekening PNS Daerah Penerima Gaji 54 .8. Penerbitan SP2D LS Gaji SP2D SP2D Uang Ditransfer Ke Rekening Bendahara Pengeluaran untuk Didistribusikan Kepada Penerima Gaji Pencairan Dana Uang Uang SP2D Nota Debet Nota Debet 16.8.2.C PNS Daerah Ke B.2. Pembelanjaan Dana Gaji Bendahara Pengeluaran Bank 16.3.B Dari B.B.8.

Nota Debet ini kemudian diserahkan kepada Kuasa BUD Uang Nota Debet Diserahkan ke Kuasa BUD 3. Uang Uang Ditransfer Ke Rekening Bendahara Pengeluaran untuk Didistribusikan Kepada Penerima Gaji PNS Daerah Uang Dapat Juga Ditransfer Langsung Ke Rekening PNS Daerah Penerima Gaji 55 . Berdasarkan SP2D yang diterima.3 Pembelanjaan Dana Gaji & Tunjangan Uraian 1. Bendahara Pengeluaran SP2D Bank SP2D 2. Bendahara Pengeluaran menyerahkan SP2D kepada Bank.8. Bank mentransfer uang ke Rekening Bendahara Pengeluaran untuk didistribusikan kepada Penerima Gaji. Bank mencairkan dana dan membuat Nota Debet.B.

4.B.1. Pengajuan SPP-LS Barang & Jasa Keputusan Lelang Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan Kontrak Pelaksanaan Kontrak Pekerjaan Pelaksanaan Pekerjaan Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan Berita Acara Penyelesaian Berita Acara Pekerjaan Penyelesaian Pekerjaan 56 . Pelaksanaan Pengeluaran Barang & Jasa PPTK Bendahara Pengeluaran Pengguna Anggaran Pihak Ketiga 12 Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan Dari B.9.2. Penyediaan Dana Disertai Berita Acara Penyerahan Barang SPD SPD Pelaksanaan Lelang Pekerjaan Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan SPD SPD Keputusan Lelang Pelaksanaan Pekerjaan 17.9.A Pembuatan Kontrak Pekerjaan Ke D.

Pengguna Anggaran menyerahkan Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan kepada Pihak Ketiga. Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan 5. Pengguna Anggaran menyerahkan SPD kepada Bendahara Pengeluaran dan berdasarkan SPD. PPTK menyerahkan Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan & Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan kepada Bendahara Pengeluaran. Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan Disertai Berita Acara Penyerahan Barang Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan 57 . Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan 4. Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan 6. Pengguna Anggaran membuat Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan. Pihak Ketiga menyerahkan Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan dan Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan kepada PPTK. Pihak Ketiga melaksanakan pekerjaan dan membuat Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan. Keputusan Lelang Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan 3. PPTK Bendahara Pengeluaran SPD Pengguna Anggaran SPD Pihak Ketiga Pelaksanaan lelang pekerjaan 2.B. Setelah keluar dokumen Keputusan Lelang.1 Pelaksanaan Pengeluaran Barang & Jasa Uraian 1.9. melaksanakan lelang pekerjaan.

Pelaksanaan Pengeluaran Barang & Jasa PPK SKPD Pengguna Anggaran Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan SPD SPD SPP-LS dan Dokumen Lain DPA SKPD Penelitian SPP-LS SPP-LS dan Dokumen Lain SPP-LS dan Dokumen Lain DPA SKPD Penolakan SPM Paling Lambat 1 Hari Kerja Sejak SPP Diterima SPP-LS dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM Otorisasi SPD SPP-LS dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM Pembuatan SPP-LS SPD Pembuatan Surat Penolakan SPM Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan SPD Surat Penolakan Penerbitan SPM Lengkap Tidak Surat Penolakan Penerbitan SPM Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan Register SPP-LS Ya Pembuatan SPM Register Surat Penolakan Penerbitan SPM Rancangan SPM Rancangan SPM Penerbitan SPM Paling Lambat 2 Hari Kerja Sejak SPP Diterima SPM Dokumen SPP-LS Terdiri Dari: 1.1. Pengajuan SPP-LS Barang & Jasa Bendahara Pengeluaran 17. ……………………. Surat Pengantar SPP-LS 2.A Dari B.9.9. Ringkasan SPP-LS 3. Rincian SPP-LS (Jenis Belanja) 4.2. SPP-LS dan Dokumen Lain Rancangan SPM Otorisasi 17. Salinan Surat Rekomendasi SKPD Terkait c. Salinan SPD b.B. Lampiran SPP-LS: a.2. Penerbitan SP2D-LS Barang & Jasa 58 .B Register SPM LS Barang & Jasa Ke B..9.

Surat Penolakan Penerbitan SPM diberikan kepada Bendahara agar Bendahara melakukan penyempurnaan SPP-LS. Bendahara Pengeluaran membuat SPP-LS dan dokumen lain. PPK-SKPD meneliti kelengkapan dokumen SPP-LS berdasarkan SPD yang diterima dari Pengguna Anggaran dan DPA-SKPD. Berdasar SPD. Rancangan SPM 2 hari kerja sejak SPP diterima SPM SPP-LS dan Dokumen Lain 5. paling lambat 2 hari kerja sejak SPP diterima. Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan.Ringkasan SPP-LS Barang & Jasa . dan Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan.Surat Pengantar SPP-LS Barang & Jasa . maka PPK-SKPD membuat SPM. PPK SKPD akan menerbitkan Surat Penolakan SPM.Surat Penolakan Penerbitan SPM ini kemudian diberikan PPK-SKPD kepada Pengguna Anggaran untuk diotorisasi. Dokumen lain tersebut terdiri dari: .B. 6. SPP-LS dan Dokumen Lain 1 hari kerja sejak SPP diterima Surat Penolakan Penerbitan SPM 8. Jika SPP-LS dinyatakan tidak lengkap. PPK-SPKD menyerahkan SPM kepada Pengguna Anggaran untuk diotorisasi. Surat Penolakan Penerbitan SPM SPP-LS dan Dokumen Lain 7.2 Pengajuan SPP-LS Barang & Jasa Uraian 1. Bila SPP-LS dinyatakan lengkap.Rincian SPP-LS Barang & Jasa Lampiran SPP-LS: . DPA SPP-LS dan Dokumen Lain 3.SSP disertai faktur pajak yang ditandatangani WP .9.Salinan SPD . Penolakan SPM paling lambat 1 hari kerja sejak SPP-LS diterima.Salinan Surat Rekomendasi dari SKPD terkait . Surat Penolakan Penerbitan SPM 59 . Bendahara Pengeluaran menyerahkan SPPLS beserta dokumen lain kepada PPKSKPD untuk diteliti.Dll Bendahara Pengeluaran Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan PPK-SKPD Pengguna Anggaran SPD SPP-LS dan Dokumen Lain 2. Tidak Lengkap Penelitian SPP-LS SPD SPD Lengkap 4.

4.D Nota Debet Pencatatan Pencatatan Dari B.2. BKU Pengeluaran 2.9.9.B. Buku Rekapitulasi Pengeluaran per rincian objek SP2D Dokumen Penatausahaan Dokumen Penatausahaan SP2D Register SP2D 60 . Bukti-bukti pengeluaran yang sah dan lengkap Penelitian Kelengkapan 17. Buku Pembantu Simpanan/Bank 3.9.C Surat Penolakan Penerbitan SP2D Penolakan SP2D Paling Lambat 1 Hari Kerja Sejak SPM Diterima Surat Penolakan Penerbitan SP2D Pembuatan Surat Penolakan Penerbitan SP2D Lengkap Ya Penerbitan SP2D Ke B. Pengajuan SPP-LS Barang & Jasa Pengguna Anggaran Kuasa BUD SPM BANK SP2D 17. Penerbitan SP2D-LS Barang & Jasa Bendahara Pengeluaran Dari B. Pembelanjaan Dana Barang & Jasa Penerbitan SP2D Paling Lambat 2 Hari Kerja Sejak SPM Diterima SP2D SP2D SP2D SP2D Register Surat Penolakan Penerbitan SP2D SP2D SP2D SP2D Diregister untuk keperluan pencatatan di PPK-SKPD 17.B Pembuatan SPM SPM Kelengkapan Dokumen untuk Penerbitan SP2D: 1. Surat Pernyataan tanggung jawab PA / Kuasa PA 2. Pembelanjaan Dana Barang & Jasa Mencakup: 1. Buku Pembantu Panjar 5.3.4. Buku Pembantu Pajak 4.9.

Kuasa BUD menerbitkan surat penolakan penerbitan SP2D paling lambat 1 hari kerja sejak SPM diterima SP2D Bendahara Pengeluaran Pengguna Anggaran SPM Kuasa BUD SPM BANK Tidak Lengkap Penelitian Kelengkapan Lengkap SP2D 2 hari kerja sejak SPM diterima Dari Bank SP2D Nota Debet SP2D Dokumen Penatausahaan Dokumen Penatausahaan Surat Penolakan Penerbitan SP2D 1 hari kerja sejak SPM diterima 9. Kuasa BUD meneliti kelengkapan dokumen SPM. Bendahara Pengeluaran mencatat SP2D ke dalam dokumen Penatausahaan yang terdiri dari: . 6. Bila dokumen SPM dinyatakan lengkap.Bukti-bukti pengeluaran yang sah dan lengkap 4. Kuasa BUD menyerahkan SP2D kepada Bank dan Pengguna Anggaran. 7. Kuasa BUD sendiri harus mencatat SP2D dan Nota Debet ke dokumen Penatausahaan. Pengguna Anggaran menyerahkan SP2D kepada Bendahara Pengeluaran. Kelengkapan dokumen untuk penerbitan SP2D: .Buku Pembantu Pajak . 5. Kuasa BUD menerbitkan SP2D paling lambat 2 hari kerja sejak diterimanya pengajuan SPM.Buku Rekapitulasi Pengeluaran Per Rincian Objek 8.BKU Pengeluaran .B. Apabila SPM dinyatakan tidak lengkap.Surat Pernyataan tanggung jawab Pengguna Anggaran/ Kuasa Pengguna Anggaran .9. 2.Buku Pembantu Panjar . Pengguna Anggaran menyerahkan SPM kepada Kuasa BUD.Buku Pembantu Simpanan/ Bank .3 Penerbitan SP2D-LS Barang & Jasa Uraian 1. 3. Surat penolakan penerbitan SP2D ini diserahkan kepada Pengguna Anggaran agar dilakukan penyempurnaan SPM Surat Penolakan Penerbitan SP2D 61 .

Penerbitan SP2D LS Barang & Jasa 62 .9.C Dari B.3.3. Penerbitan SP2D LS Barang & Jasa SP2D Pencairan Dana Uang Uang SP2D Nota Debet Nota Debet Uang Ditransfer ke Rekening Pihak Ketiga 17.9.9. Pembelanjaan Dana Barang & Jasa Pihak Ketiga Bank 17.B.4.D Ke B.

Berdasarkan SP2D yang diterima.4 Pembelanjaan Dana Barang & Jasa Uraian Pihak Ketiga Dari Kuasa BUD Bank SP2D 1.B. Bank mencairkan dana dan membuat Nota Debet. Uang Nota Debet 2. Nota Debet ini kemudian diserahkan kepada Kuasa BUD. Uang Diserahkan ke Kuasa BUD 63 .9. Bank membayarkan/mentransfer uang kepada Pihak Ketiga.

Pengajuan SPP-LS Barang & Jasa – Non Pihak Ketiga 64 .1.A Surat Perintah dan atau SPPD Surat Perintah dan atau SPPD SK Tim Surat Perintah dan atau SPPD Laporan Pelaksanaan Tugas Ke D. Pelaksanaan Pengeluaran Barang & Jasa – Non Pihak Ketiga PPTK Bendahara Pengeluaran Pengguna Anggaran PNS Daerah SK Tim Surat Perintah dan atau SPPD Laporan Pelaksanaan Tugas 12 Dari B.10.8.4.2. Penyediaan Dana SK Tim Surat Perintah dan atau SPPD SPD SPD Penugasan SK Tim Surat Perintah dan atau SPPD Laporan Pelaksanaan Tugas SPD Pelaksanaan Tugas SK Tim SK Tim 18.B.

Pengguna Anggaran membuat dokumen SK Tim dan Surat Perintah dan atau SPPD.1 Pelaksanaan Pengeluaran Barang & Jasa – Non Pihak Ketiga Uraian 1. Pengguna Anggaran menyerahkan SK Tim dan Surat Perintah dan atau SPPD kepada PNS Daerah.B. Untuk penugasan. PNS Daerah melaksanakan tugas dan membuat dokumen Laporan Pelaksanaan Tugas. Surat Perintah dan atau SPPD Laporan Pelaksanaan Tugas SK Tim 65 . SK Tim Surat Perintah dan atau SPPD 3. dan Laporan Pelaksanaan Tugas kepada PPTK. Surat Perintah dan atau SPPD. Pengguna Anggaran menyerahkan SPD kpd Bendahara Pengeluaran dan berdasarkan SPD tersebut Pengguna Anggaran melakukan penugasan.10. PPTK Bendahara Pengeluaran SPD Pengguna Anggaran SPD PNS Daerah 2. PPTK menyerahkan ketiga dokumen ini kepada Bendahara Pengeluaran. PNS Daerah menyerahkan SK Tim. SK Tim Surat Perintah dan atau SPPD 4. 6. Laporan Pelaksanaan Tugas SK Tim Laporan Pelaksanaan Tugas Surat Perintah dan atau SPPD 5.

Pelaksanaan Pengeluaran Barang & Jasa – Non Pihak Ketiga PPK SKPD Pengguna Anggaran SK Tim Surat Perintah dan atau SPPD Laporan Pelaksanaan Tugas SPD SPD SPP-LS dan Dokumen Lain DPA SKPD Penelitian SPP-LS DPA SKPD SPD Surat Penolakan Penerbitan SPM Pembuatan SPP-LS Laporan Pelaksanaan Tugas SPP-LS dan Dokumen Lain SPP-LS dan Dokumen Lain SPD Pembuatan Surat Penolakan SPM Penolakan SPM Paling Lambat 1 Hari Kerja Sejak SPP Diterima Surat Perintah dan atau SPPD Surat Penolakan Penerbitan SPM Lengkap Tidak Surat Penolakan Penerbitan SPM Surat Penolakan Penerbitan SPM Otorisasi SPD Register SPP-LS SK Tim Ya Pembuatan SPM Register Surat Penolakan Penerbitan SPM SPM SPM SPM Otorisasi 18. Rincian SPP-LS 4. Ringkasan SPP-LS 3.10. SPP-LS dan Dokumen Lain Register SPM LS Barang & Jasa Non Pihak Ketiga Ke B.B Penerbitan SPM Paling Lambat 2 Hari Kerja Sejak SPP Diterima SPM Dokumen SPP-LS Terdiri Dari: 1. Pengajuan SPP-LS Barang & Jasa – Non Pihak Ketiga Bendahara Pengeluaran 18.10.2.10. Penerbitan SP2D-LS Barang & Jasa – Non Pihak Ketiga 66 . Salinan SPD b.A Dari B.1.2. ……………………..B. Salinan Surat Rekomendasi SKPD Terkait c. Lampiran SPP-LS: a. Surat Pengantar SPP-LS 2.

SK Tim. maka PPK-SKPD membuat SPM.Salinan Surat Rekomendasi dari SKPD terkait .Rincian SPP-LS Lampiran: . Surat Penolakan Penerbitan SPM diberikan kepada Bendahara agar Bendahara melakukan penyempurnaan SPP-LS. Laporan Pelaksanaan TUgas.Ringkasan SPP-LS .Surat Penolakan Penerbitan SPM ini kemudian diberikan PPK-SKPD kepada Pengguna Anggaran untuk diotorisasi. DPA SPP-LS dan Dokumen Lain 3. Jika SPP-LS dinyatakan tidak lengkap. Pembuatan SPM paling lambat 2 hari kerja sejak SPP diterima. 6. 1 hari kerja sejak SPP diterima Surat Penolakan Penerbitan SPM 8.Dll Bendahara Pengeluaran Berita Acara Penyelesaian Tugas PPK SKPD Pengguna Anggaran Surat Tugas SPD SPP-LS dan Dokumen Lain 2. Tidak Lengkap Penelitian SPP-LS SPD SPD Lengkap 4. Berdasar SPD. SPM 2 hari kerja sejak SPP diterima SPM 5.Salinan SPD . PPK SKPD akan menerbitkan Surat Penolakan SPM.B.2 Pengajuan SPP-LS Barang & Jasa – Non Pihak Ketiga Uraian 1.SSP disertai faktur pajak yang ditandatangani WP . Bendahara Pengeluaran menyerahkan SPPLS beserta dokumen lain kepada PPKSKPD untuk diteliti.Surat Pengantar SPP-LS . Bila SPP-LS dinyatakan lengkap. Surat Perintah dan atau SPPD. Penolakan SPM paling lambat 1 hari kerja sejak SPP-LS diterima. Dokumen lain tersebut terdiri dari: . Surat Penolakan Penerbitan SPM 67 . PPK-SPKD menyerahkan SPM kepada Pengguna Anggaran untuk diotorisasi. Bendahara Pengeluaran membuat SPP-LS dan dokumen lain.10. Surat Penolakan Penerbitan SPM 7. PPK-SKPD meneliti kelengkapan dokumen SPP-LS berdasarkan SPD yang diterima dari Pengguna Anggaran dan DPA SKPD.

Buku Pembantu Pajak 4.C Ke B.10. Bukti-bukti pengeluaran yang sah dan lengkap Kuasa BUD SPM Dari B. Pembelanjaan Dana Barang & Jasa – Non Pihak Ketiga Register SP2D 68 . Surat Pernyataan tanggung jawab PA / Kuasa PA 2.10.10.10.D Diregister untuk keperluan pencatatan di PPK-SKPD Nota Debet Pencatatan Dari B. Buku Pembantu Panjar 5. Pembelanjaan Dana Barang & Jasa – Non Pihak Ketiga SP2D Dokumen Penatausahaan 18. BKU Pengeluaran 2. Buku Rekap Pengeluaran per rincian objek 18.B.2. Pengajuan SPPLS Gaji & Tunjangan Pembuatan SPM SPM Penelitian Kelengkapan Surat Penolakan Penerbitan SP2D Penolakan SP2D Paling Lambat 1 Hari Kerja Sejak SPM Diterima Surat Penolakan Penerbitan SP2D Pembuatan Surat Penolakan Penerbitan SP2D Lengkap Ya Penerbitan SP2D SP2D Penerbitan SP2D Paling Lambat 2 Hari Kerja Sejak SPM Diterima SP2D Pencatatan SP2D SP2D SP2D Register Surat Penolakan Penerbitan SP2D SP2D SP2D Dokumen Penatausahaan Mencakup: 1. Buku Pembantu Simpanan/Bank 3.B Kelengkapan Dokumen untuk Penerbitan SP2D: 1. Penerbitan SP2D-LS Barang & Jasa – Non Pihak Ketiga Bendahara Pengeluaran Pengguna Anggaran 18.4.3.4.

Bendahara Pengeluaran mencatat SP2D ke dalam dokumen Penatausahaan yang terdiri dari: . Kelengkapan dokumen untuk penerbitan SP2D: . 2.B. Pengguna Anggaran menyerahkan SPM kepada Kuasa BUD.Bukti-bukti pengeluaran yang sah dan lengkap 4. 6. Kuasa BUD menerbitkan SP2D paling lambat 2 hari kerja sejak diterimanya pengajuan SPM.Buku Pembantu Simpanan/ Bank . Apabila SPM dinyatakan tidak lengkap. 7. 3. Pengguna Anggaran menyerahkan SP2D kepada Bendahara Pengeluaran. Kuasa BUD menerbitkan surat penolakan penerbitan SP2D paling lambat 1 hari kerja sejak SPM diterima SP2D SP2D Bendahara Pengeluaran Pengguna Anggaran SPM Kuasa BUD SPM Tidak Lengkap Penelitian Kelengkapan Lengkap 2 hari kerja sejak SPM diterima SP2D Dari Bank Nota Debet Dokumen Penatausahaan Dokumen Penatausahaan Surat Penolakan Penerbitan SP2D 9.Buku Rekapitulasi Pengeluaran Per Rincian Objek 8. Surat penolakan penerbitan SP2D ini diserahkan kepada Pengguna Anggaran agar dilakukan penyempurnaan SPM Surat Penolakan Penerbitan SP2D 1 hari kerja sejak SPM diterima 69 . 5.Buku Pembantu Pajak . Kuasa BUD sendiri harus mencatat SP2D dan Nota Debet ke dlm dokumen Penatausahaan.BKU Pengeluaran .Surat Pernyataan tangung jawab Pengguna Anggaran/Kuasa Pengguna Anggaran . Kuasa BUD menyerahkan SP2D kepada Pengguna Anggaran. Bila dokumen SPM dinyatakan lengkap.Buku Pembantu Panjar .3 Penerbitan SP2D-LS Barang & Jasa – Non Pihak Ketiga Uraian 1. Kuasa BUD meneliti kelengkapan dokumen SPM.10.

D Ke B.3. Penerbitan SP2D Barang & Jasa – Non Pihak Ketiga 70 .10.4.10. Pembelanjaan Dana Barang & Jasa – Non Pihak Ketiga Bendahara Pengeluaran Bank SP2D Uang Ditransfer Ke Rekening Bendahara Pengeluaran untuk Didistribusikan Kepada PNS Daerah Pelaksana Tugas Pencairan Dana Uang Uang SP2D Nota Debet Nota Debet 18.B.

Bank mentransfer uang ke Rekening Bendahara Pengeluaran untuk didistribusikan kepada PNS Daerah Pelaksana Tugas. Berdasarkan SP2D yang diterima. Uang 71 .4 Pembelanjaan Dana LS Barang & Jasa .Non Pihak Ketiga Uraian 1.10. Nota Debet ini kemudian diserahkan kepada Kuasa BUD Uang Nota Debet Diserahkan ke Kuasa BUD 3. Bank mencairkan dana dan membuat Nota Debet.B. Bendahara Pengeluaran menyerahkan SP2D kepada Bank. Bendahara Pengeluaran Dari Kuasa BUD Bank SP2D 2.

Hibah SPD Pembuatan SPP-LS SPP-LS dan Dokumen Lain DPA SKPD Penelitian SPP-LS DPA SKPD Otorisasi Pembuatan Surat Penolakan SPM SPD Surat Penolakan Penerbitan SPM Keputusan KDH – Subsidi. Subsidi. ……………………. Pengajuan SPP-LS – Bunga.A Register SPM LS Barang & Jasa Non Pihak Ketiga Ke B. Rincian SPP-LS (Rincian Objek) 4. Bunga.1. Salinan SPD b. Hibah.11.11. Ringkasan SPP-LS 3. Hibah 72 .. Hibah SPD SPP-LS dan Dokumen Lain dan SPP-LS Dokumen Lain SPD Surat Penolakan Penerbitan SPM Lengkap Tidak Surat Penolakan Penerbitan SPM Surat Penolakan Penerbitan SPM Register SPP-LS Ya Pembuatan SPM Register Surat Penolakan Penerbitan SPM SPM SPM Dokumen SPP-LS Terdiri Dari: 1. Bunga. Hibah SPD SPD Keputusan KDH – Subsidi. Bagi Hasil & Pembiayaan Bendahara Pengeluaran SKPKD PPK SKPKD PPKD Pembuatan Keputusan KDH – Subsidi. Hibah Keputusan KDH – Subsidi. Subsidi. Surat Pengantar SPP-LS 2. Salinan Surat Rekomendasi SKPD Terkait c. Bantuan.B. Lampiran SPP-LS: a. SPP-LS dan Dokumen Lain SPM SPM Otorisasi 19. Penerbitan SP2D-LS – Bunga. Bunga. Bunga.2.

Bendahara Pengeluaran SKPKD SPD Keputusan KDH – Subsidi. Hibah kepada Bendahara Pengeluaran SKPKD. Bunga.11. Bunga. PPKD menyerahkan SPD dan Keputusan KDH Subsidi. Bendahara Pengeluaran SKPKD membuat SPP-LS & Dokumen Lain. Bunga.Salinan Surat Rekomendasi dari SKPD terkait . 4. Hibah PPK SKPKD PPKD SPD Keputusan KDH – Subsidi.SSP disertai faktur pajak yang ditandatangani WP . Bantuan. paling lambat 2 hari kerja sejak diterimanya SPP.1 Pengajuan SPP-LS – Subsidi. Surat Penolakan Penerbitan SPM diberikan kepada Bendahara agar Bendahara melakukan penyempurnaan SPP-LS.Ringkasan SPP-LS . Setelah diteliti dan dinyatakan lengkap. Penolakan SPM paling lambat 1 hari kerja sejak SPP-LS diterima. 6.Surat Pengantar SPP-LS . Hibah. SPP-LS dan Dokumen Lain SPP-LS dan Dokumen Lain DPA Tidak Lengkap Penelitian SPP-LS Lengkap Rancangan SPM SPD 2 hari kerja sejak SPP diterima SPM SPP-LS dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM SPP-LS dan Dokumen Lain 8. 7.Dll 3. yang terdiri dari: . Jika SPP-LS dinyatakan tidak lengkap. PPK SKPKD akan menerbitkan Surat Penolakan SPM.Surat Penolakan Penerbitan SPM ini kemudian diberikan PPK-SKPKD kepada PPKD untuk diotorisasi.Rincian SPP-LS Lampiran: .B. Bunga. Bendahara Pengeluaran SKPKD menyerahkan SPP-LS beserta dokumen lain kepada PPK-SKPKD untuk diteliti. PPK-SKPKD menyerahkan SPM kepada PPKD untuk diotorisasi. Surat Penolakan Penerbitan SPM 73 . PPK-SKPKD membuat SPM. Bagi Hasil & Pembiayaan Uraian 1. SPP-LS dan Dokumen Lain 1 hari kerja sejak SPP diterima Surat Penolakan Penerbitan SPM 9. 5.Salinan SPD . Berdasarkan kedua dokumen ini. Hibah 2. PPK-SKPKD meneliti SPP-LS beserta dokumen lain berdasarkan SPD yang diterima dari Pengguna Anggaran dan DPA-SKPD.

B.11.2. Penerbitan SP2D-LS - Bunga, Subsidi, Hibah, Bantuan, Bagi Hasil & Pembiayaan
Bendahara Pengeluaran SKPKD
SPM

Kuasa BUD
19.A

PPKD
Dari B.11.1. Pengajuan SPP-LS Bunga, Subsidi, Hibah

BANK

Penelitian Kelengkapan

Kelengkapan Dokumen untuk Penerbitan SP2D: 1. Surat Pernyataan tanggung jawab PA / Kuasa PA 2. Bukti-bukti pengeluaran yang sah dan lengkap

Pembuatan SPM

SP2D

SPM Pembuatan Surat Penolakan Penerbitan SP2D Surat Penolakan Penerbitan SP2D Surat Penolakan Penerbitan SP2D Penolakan SP2D Paling Lambat 1 Hari Kerja Sejak SPM Diterima 19.B

Lengkap

Tidak

Ya Penerbitan SP2D
Penerbitan SP2D Paling Lambat 2 Hari Kerja Sejak SPM Diterima

Ke B.11.3. Pembelanjaan Dana Bunga, Subsidi, Hibah

Register Surat Penolakan Penerbitan SP2D SP2D SP2D SP2D SP2D Dari B.11.3. Pembelanjaan Dana Bunga, Subsidi, Hibah 19.C SP2D

SP2D

Otorisasi

Pencatatan

Nota Debet

Pencatatan

SP2D

Dokumen Penatausahaan

Mencakup: 1. BKU Pengeluaran 2. Buku Pembantu Simpanan/Bank 3. Buku Pembantu Pajak 4. Buku Pembantu Panjar 5. Buku Rekapitulasi Pengeluaran per rincian objek

SP2D

Dokumen Penatausahaan

Diregister untuk keperluan pencatatan di PPK-SKPKD

Register SP2D

74

B.11.2 Penerbitan SP2D-LS – Subsidi, Bunga, Hibah, Bantuan, Bagi Hasil & Pembiayaan
Uraian
1. PPKD menyerahkan SPM kepada Kuasa BUD. 2. Kuasa BUD meneliti kelengkapan SPM. 3. Jika dinyatakan lengkap, maka Kuasa BUD menerbitkan SP2D paling lambat 2 hari kerja sejak pengajuan SPM diterima. Kelengkapan dokumen untuk penerbitan SP2D: - Surat Pernyataan tangung jawab Pengguna Anggaran/Kuasa Pengguna Anggaran - Bukti-bukti pengeluaran yang sah dan lengkap 4. Kuasa BUD menyerahkan SP2D kepada Bendahara Pengeluaran SKPKD dan PPKD. 5. Sedangkan BUD sendiri harus mencatat SP2D dan Nota Debet ke dokumen Penatausahaan. 6. Bendahara Pengeluaran SKPKD mencatat SP2D ke dalam Dokumen Penatausahaan yang terdiri dari: - BKU Pengeluaran - Buku Pembantu Simpanan/ Bank - Buku Pembantu Pajak - Buku Pembantu Panjar - Buku Rekapitulasi Pengeluaran Per Rincian Objek 7. PPKD mengotorisasi SP2D dan menyerahkannya kepada Bank. 8. Apabila SPM dinyatakan tidak lengkap, Kuasa BUD menerbitkan surat penolakan penerbitan SP2D paling lambat 1 hari kerja sejak SPM diterima
SP2D 2 hari kerja sejak SPM diterima

Bendahara Pengeluaran SKPKD

Kuasa BUD
SPM

PPKD
SPM

BANK

Penelitian Kelengkapan

Tidak Lengkap

Lengkap

SP2D

Dari Bank Nota Debet SP2D

Dokumen Penatausahaan

Dokumen Penatausahaan

SP2D

Surat Penolakan Penerbitan SP2D

9. Surat penolakan penerbitan SP2D ini diserahkan kepada Pengguna Anggaran agar dilakukan penyempurnaan SPM

1 hari kerja sejak SPM diterima

Surat Penolakan Penerbitan SP2D

75

B.11.3. Pembelanjaan Dana Bunga, Subsidi, Hibah, Bantuan dan Pembiayaan
Pihak Ketiga Bank

19.B

Dari B.11.2. Penerbitan SP2D LS Bunga, Subsidi, Hibah, Bantuan dan Pembiayaan

SP2D

Pencairan Dana

Uang

Uang

SP2D

Nota Debet Nota Debet

19.C

Ke B.11.2. Penerbitan SP2D LS Bunga, Subsidi, Hibah, Bantuan dan Pembiayaan

76

Berdasarkan SP2D yang diterima. Subsidi. Uang Nota Debet Diserahkan ke Kuasa BUD 2. Nota Debet ini kemudian diserahkan kepada Kuasa BUD. Bank membayarkan/mentransfer uang kepada Pihak Ketiga. Hibah. Bank mencairkan dana dan membuat Nota Debet. Bantuan Bagi Hasil dan Pembiayaan Uraian Pihak Ketiga Dari Kuasa BUD Bank SP2D 1. Uang 77 .3 Pembelanjaan Dana Bunga.11.B.

B.12. Pembentukan Dana Cadangan Kuasa BUD PPKD Penetapan Perda Pembentukan Dana Cadangan Daftar Program/ Kegiatan Daftar Kebutuhan Dana Cadangan Perda Dana Cadangan Perda Dana Cadangan Penyisihan Dana Cadangan Tidak Verifikasi Kecukupan Daftar Program/ Kegiatan Daftar Kebutuhan Dana Cadangan Perda Dana Cadangan Pemilihan Program/Kegiatan Cukup Pembuatan Surat Perintah Pemindahbukuan Surat Perintah Pemindahbukuan Surat Perintah Pemindahbukuan Pencatatan Pemindahbukuan Surat Perintah Pemindahbukuan Surat Perintah Pemindahbukuan Ya Setuju Tidak Dokumen Penatausahaan Surat Perintah Pemindahbukuan Bank 78 .

BUD menyisihkan Dana Cadangan. Jika dinyatakan cukup. Penyisihan Dana Cadangan 4. maka BUD membuat Surat Perintah Pemindahbukuan. Dokumen Penatausahaan Bank 79 . Verifikasi Kecukupan 5. Berdasarkan Perda Dana Cadangan. Surat Perintah Pemindahbukuan 7. BUD menyerahkan Surat Perintah Pemindahbukuan kepada PPKD. Surat Perintah Pemindahbukuan 8. Daftar Program/ Kegiatan Kuasa BUD PPKD Perda Dana Cadangan Daftar Kebutuhan Dana Cadangan 2.B. Kemudian BUD memverifikasi kecukupan Dana Cadangan.12 Pembentukan Dana Cadangan Uraian 1. PPKD memilih Program/Kegiatan untuk menghasilkan dokumen Daftar Program/Kegiatan dan Daftar Kebutuhan Dana Cadangan. BUD mencatat Surat Perintah Pemindahbukuan dalam Dokumen Penatausahaan dan menyerahkan Surat Perintah Pemindahbukuan kepada Bank. PPKD menyetujui Surat Perintah Pemindahbukuan dan menyerahkannya kembali kepada BUD. Perda Dana Cadangan Daftar Program/ Kegiatan Daftar Kebutuhan Dana Cadangan 3. Berdasarkan ke tiga dokumen ini. PPKD menyerahkan ke tiga dokumen ini kepada BUD. Surat Perintah Pemindahbukuan 6.

E Dari B.bukti atas penyetoran PPN/PPh d.ringkasan pengeluaran per rincian obyek disertai buktibukti yang sah c.13 Pembuatan SPJ Bendahara Pengeluaran 13. Pembelanjaan Dana UP PPK SKPD 15. Pembelanjaan Dana GU SPJ Pengeluaran SPJ Pengeluaran Bukti Pembayaran Bukti Pembayaran Bukti Pembayaran 20 Dari B. b.buku kas umum.14.5.B. SPJ dengan Bendahara Pengeluaran Pembantu Pencatatan Bukti Bukti Pembayaran Pembayaran Bukti Pembayaran Pengesahan SPJ Verifikasi BKU Pengeluaran Buku Pajak Buku Panjar Buku Simpanan/ Bank Buku Rekap Pengeluaran Per Objek SPJ Pengeluaran Pembantu Surat Penolakan SPJ Surat Penolakan SPJ Tidak Surat Pengesahan SPJSurat Pengesahan SPJ SPJ Pengeluaran Menyetujui Register Pengesahan SPJ Pembuatan SPJ Pengeluaran Ya SPJ Pengeluaran SPJ Pengeluaran Register Penolakan SPJ Paling lambat tanggal 10 bulan berikutnya SPJ Pengeluaran SPJ Pengeluaran SPJ Pengeluaran SPJ Pengeluaran Penyerahan SPJ ke Kepala SKPD paling lambat tanggal 10 bulan berikutnya Register Penerimaan SPJ BUD Menjadi Dasar Pengajuan SPP Surat Pengesahan SPJ Dokumen SPJ: a.E Dari B. Pembelanjaan Dana TU Kepala SKPD SPJ Pengeluaran 14.3.7.3.register penutupan kas.E Dari B.3. 80 .6.

Surat Pengesahan SPJ 81 . Kepala SKPD mengesahkan SPJ Pengeluaran. Berdasarkan lima dokumen tersebut ditambah dokumen SPJ Pengeluaran Pembantu. SPJ Pengeluaran Tgl 10 bln berikutnya SPJ Pengeluaran 7. PPK-SKPD menyampaikan SPJ Pengeluaran kepada Kepala SKPD paling lambat tanggal 10 bulan berikutnya. Bendahara Pengeluaran melakukan pencatatan bukti-bukti pembelanjaan dana. Surat Pengesahan SPJ 8. BUD SPJ Pengeluaran 5. Buku kas umum.Buku Pembantu Panjar . SPJ Pengeluaran Pembantu SPJ Pengeluaran Tgl 10 bln berikutnya 4. Bukti atas penyetoran PPN/PPh d. Kepala SKPD menyerahkan Surat Pengesahan SPJ kepada Bendahara Pengeluaran. PPK-SKPD memverifikasi SPJ Pengeluaran. Bendahara Pengeluaran Bukti Transaksi UPGU-TU PPK SKPD Kepala SKPD BKU 2. Bendahara Pengeluaran juga harus menyerahkan SPJ Pengeluaran kepada BUD paling lambat tanggal 10 bulan berikutnya. Apabila disetujui.B. Bendahara Pengeluaran menyerahkan SPJ Pengeluaran kepada PPK-SKPD.BKU Pengeluaran .Buku Rekap Pengeluaran Per Objek Buku Simpanan/ Bank Buku Pajak Buku Panjar Buku Rekap Pengeluaran Per Objek 3.13 Pembuatan SPJ Uraian 1. Dokumen SPJ: a. Verifikasi 6.Buku Pembantu Simpanan/Bank . b.Buku Pembantu Pajak . Register penutupan kas. Ringkasan pengeluaran per rincian obyek disertai bukti-bukti yang sah c. Dari proses pencatatan ini dihasilkan dokumen sebagai berikut: . Bendahara Pengeluaran membuat SPJ Pengeluaran.

13.B. Pembelanjaan Dana UP Bendahara Pengeluaran Dari B. SPJ Dengan Bendahara Pengeluaran Pembantu Bendahara Pengeluaran Pembantu 13. Pembelanjaan Dana GU 15.3.E Dari B.E Dari B.3.buku pajak PPN/PPh c.bukti pengeluaran yang sah Ke B.E SPJ Pengeluaran Pembantu Bukti Transaksi Bukti Transaksi Bukti Transaksi Verifikasi. Pembelanjaan Dana TU 14.5.14.3.7.6.buku kas umum b. Evaluasi. dan Analisis Bukti Bukti Transaksi Bukti Transaksi Transaksi Pencatatan Paling lambat tanggal 5 bulan berikutnya Buku Kas Pengeluaran Pembantu Buku Pajak PPN/ PPh Pembantu Buku Panjar Pembantu Tidak Menyetujui Ya Pembuatan SPJ Pengeluaran Pembantu SPJ Pengeluaran Pembantu Buku Kas Pengeluaran Pembantu Buku Pajak PPN/ PPh Pembantu Buku Panjar Pembantu SPJ Pengeluaran Pembantu SPJ Pengeluaran Pembantu 20 Dokumen SPJ Pembantu: a. SPJ 82 .

Setelah disetujui. dan Analisis 6. Bendahara Pengeluaran Pembantu menyerahkan SPJ Pengeluaran Pembantu kepada Bendahara Pengeluaran paling lambat tanggal 5 bulan berikutnya.Buku Pajak PPN/PPh .B.Buku Panjar Pembantu Buku Kas Pengeluaran Pembantu Buku Pajak PPN/PPh Pembantu Buku Panjar Pembantu 3. Bendahara Pengeluaran Pembantu membuat SPJ Pengeluaran Pembantu. Bendahara Pengeluaran Pembantu mencatat buktibukti transaksi pembelanjaan dana. SPJ Pengeluaran Pembantu 83 . Evaluasi.Buku Kas Pengeluaran Pembantu . mengevaluasi. Bendahara Pengeluaran Pembantu Bukti Transaksi UPGU-TU Bendahara Pengeluaran 2. dan menganalisa SPJ Pengeluaran Pembantu. Verifikasi. Dari proses pencatatan ini dihasilkan dokumen sebagai berikut: .14 SPJ Dengan Bendahara Pengeluaran Pembantu Uraian 1. Dokumen SPJ Pembantu: . Bendahara Pengeluaran akan menggunakan SPJ Pengeluaran Pembantu dalam proses pembuatan SPJ. SPJ Pengeluaran Pembantu 5. Bendahara Pengeluaran memverifikasi.Buku Pajak PPN/PPh Pembantu .BKU .Bukti pengeluaran yang sah SPJ Pengeluaran Pembantu Tgl 5 bln berikutnya 4. Berdasarkan ke tiga dokumen tadi.

.

2) SPJ Penerimaan SPJ Penerimaan Pembantu 85 .Penatausahaan Penerimaan Pelaksanaan Pendapatan – Bendahara Penerimaan (C.3) Pelaksanaan Pendapatan – Bank Lain (C.2.1.1.1.2.1.2) Pelaksanaan Pendapatan – Bank Kasda (C.4) STS SKP Daerah / SKR Surat Tanda Bukti Pembayaran / Bukti lain yg Sah Penatausahaan Penerimaan (C.1) Pelaksanaan Pendapatan – Bendahara Penerimaan Pembantu (C.1) Penatausahaan Penerimaan dengan Bendahara Pembantu (C.

Pelaksanaan Pendapatan Daerah – Bendahara Penerimaan Wajib Pajak/Retribusi Bendahara Penerimaan Pengguna Anggaran Penerbitan SKP Daerah / SKR BANK SKP Daerah / SKR SKP Daerah / SKR SKP Daerah / SKR Pembayaran Uang SKP Daerah / SKR Uang STS SKP Daerah / SKR Uang Verifikasi Penerimaan Surat Tanda Bukti Pembayaran / Bukti Surat Tanda Bukti lain yg Sah Pembayaran / Bukti lain yg Sah SKP Daerah / SKR Uang STS STS Nota Kredit STS Surat Tanda Bukti Pembayaran / Bukti lain yg Sah 21.A Ke C.C.1.2. Penatausahaan Penerimaan Disampaikan kepada BUD 86 .1.1.

Surat Tanda Bukti Pembayaran/Bukti Lain yang Sah STS Uang 6. Surat Tanda Bukti Pembayaran/Bukti Lain yang Sah Uang STS Diserahkan ke BUD 7. Wajib Pajak/Retribusi membayarkan sejumlah uang yang tertera dalam SKP Daerah/ SKR kepada Bendahara Penerimaan. SKP Daerah / SKR SKP Daerah / SKR WP/Retribusi Bendahara Penerimaan Pengguna Anggaran SKP Daerah / SKR Bank 3. Uang Uang 4. Bank kemudian menyerahkan kembali STS kepada Bendahara Penerimaan. Pengguna Anggaran menyerahkan SKP Daerah/SKR kepada Bendahara Penerimaan dan Wajib Pajak/Retribusi. Verifikasi 5. Bank membuat Nota Kredit dan mengotorisasi STS. Bendahara menyerahkan Tanda Bukti Pembayaran/Bukti Lain yang Sah kepada Wajib Pajak/ Retribusi dan menyerahkan uang yang diterimanya tadi beserta STS kepada Bank.1. Nota Kredit disampaikan kepada BUD Nota Kredit STS STS 87 . Bendahara Penerimaan memverifikasi kesesuaian jumlah uang yang diterimanya dengan dokumen SKP Daerah/ SKR yang diterimanya dari Pengguna Anggaran. Setelah diverifikasi. Bendahara Penerimaan akan menerbitkan STS dan Surat Tanda Bukti Pembayaran/Bukti Lain yang Sah.1 Pelaksanaan Pendapatan Daerah – Bendahara Penerimaan Uraian 1.C.

2. Pelaksanaan Pendapatan Daerah – Bendahara Penerimaan Pembantu Wajib Pajak/Retribusi Bendahara Penerimaan Pembantu Pengguna Anggaran BANK Penerbitan SKP Daerah / SKR SKP Daerah / SKR SKP Daerah / SKR SKP Daerah / SKR Pembayaran Uang SKP Daerah / SKR Uang STS SKP Daerah / SKR Uang Verifikasi Penerimaan Surat Tanda Bukti Pembayaran / Surat Tanda Bukti Bukti lain Pembayaran yg Sah / Bukti lain yg Sah SKP Daerah / SKR Uang STS STS Nota Kredit STS Surat Tanda Bukti Pembayaran / Bukti lain yg Sah 21.2. Penatausahaan Penerimaan Dengan Bendahara Penerimaan Pembantu Disampaikan kepada BUD 88 .2.1.C.B Ke C.

Surat Tanda Bukti Pembayaran/Bukti Lain yang Sah STS Uang 5. Verifikasi 4.1. Uang Uang 3. Bank mengotorisasi STS dan menerbitkan Nota Kredit. Pengguna Anggaran menyerahkan SKP Daerah/SKR kepada Wajib Pajak/Retribusi dan Bendahara Penerimaan Pembantu. Bank mengembalikan STS Bendahara Penerimaan Pembantu.C.2 Pelaksanaan Pendapatan Daerah – Bendahara Penerimaan Pembantu Uraian 1. Jika sesuai maka Bendahara Penerimaan Pembantu membuat dokumen STS dan Surat Tanda Bukti Pembayaran/ Bukti Lain yang Sah. Wajib Pajak/Retribusi membayarkan uang kepada Bendahara Penerimaan Pembantu sejumlah yang tertera di SKP Daerah/SKR. Surat Tanda Bukti Pembayaran/Bukti Lain yang Sah STS Uang Diserahkan ke BUD 6. Nota Kredit disampaikan ke BUD Nota Kredit STS STS 89 . Bendahara Penerimaan Pembantu menyerahkan Surat Tanda Bukti Pembayaran/Bukti Lain yang Sah kepada Wajib Pajak/Retribusi dan STS beserta uang kepada Bank. SKP Daerah / SKR SKP Daerah / SKR WP/Retribusi Bendahara Penerimaan Pengguna Anggaran Pembantu SKP Daerah / SKR BANK 2. Bendahara Penerimaan Pembantu memverifikasi uang yang diterimanya dengan SKP Daerah/SKR dari Pengguna Anggaran.

2.A Ke C.1.1.C.3. Pelaksanaan Pendapatan Daerah – Bank Kasda Wajib Pajak/Retribusi Bank Kasda Bendahara Penerimaan Pengguna Anggaran Penerbitan SKP Daerah / SKR BUD SKP Daerah / SKR SKP Daerah / SKR SKP Daerah / SKR Pembayaran Uang SKP Daerah / SKR Uang Penerimaan Slip Setoran (Bukti Lain yg Sah) Slip Setoran (Bukti Lain yg Sah) Slip Setoran (Bukti Lain yg Sah) Slip Setoran (Bukti Lain yg Sah) Nota Kredit Nota Kredit Slip Setoran (Bukti Lain yg Sah) SKP Daerah / SKR 21. Penatausahaan Penerimaan 90 .

Bank Kasda menyerahkan Slip Setoran/Bukti Lain yang Sah kepada WP/Retribusi dan Nota Kredit kepada BUD. WP/Retribusi menyerahkan Slip Setoran/Bukti Lain yang Sah kepada Bendahara Penerimaan.3 Pelaksanaan Pendapatan Daerah – Bank Kasda Uraian 1. Slip Setoran/ Bukti Lain yang Sah Nota Kredit 5. Pengguna Anggaran menyerahkan SKP Daerah/SKR kepada Wajib Pajak/Retribusi dan Bendahara Penerimaan. Slip Setoran/ Bukti Lain yang Sah Nota Kredit 4. Uang Uang 3.C. Slip Setoran/ Bukti Lain yang Sah 91 . SKP Daerah / SKR SKP Daerah / SKR WP/Retribusi Bank Kasda Bendahara Penerimaan Pengguna Anggaran SKP Daerah / SKR BUD 2.1. Wajib Pajak/Retribusi membayarkan uang kepada Bank Kasda sejumlah yang tertera di SKP Daerah/SKR. Bank Kasda menerbitkan Slip Setoran/Bukti Lain yang Sah dan Nota Kredit.

A Ke C. Penatausahaan Penerimaan 92 .1.4.1.C. Pelaksanaan Pendapatan Daerah – Bank Lain Wajib Pajak/Retribusi Bank Lain Bendahara Penerimaan Pengguna Anggaran Bank Kasda Penerbitan SKP Daerah / SKR SKP Daerah / SKR SKP Daerah / SKR SKP Daerah / SKR Pembayaran Uang SKP Daerah / SKR Uang Uang Penerimaan Slip Setoran (Bukti Lain yg Sah) Slip Setoran (Bukti Lain yg Sah) Slip Setoran (Bukti Lain yg Sah) Slip Setoran (Bukti Lain yg Sah) Nota Kredit Uang Nota Kredit Slip Setoran (Bukti Lain yg Sah) SKP Daerah / SKR Disampaikan kepada BUD 21.2.

Slip Setoran/ Bukti Lain yang Sah Slip Setoran/ Bukti Lain yang Sah Nota Kredit Nota Kredit Uang 4. WP/Retribusi menyerahkan Slip Setoran/Bukti Lain yang Sah kepada Bendahara Penerimaan. Wajib Pajak/Retribusi membayarkan uang kepada Bank Lain sejumlah yang tertera di SKP Daerah/SKR. Uang Uang 3.1. Pengguna Anggaran menyerahkan SKP Daerah/ SKR kepada Wajib Pajak/ Retribusi dan Bendahara Penerimaan. Slip Setoran/ Bukti Lain yang Sah 93 .4 Pelaksanaan Pendapatan Daerah – Bank Lain Uraian 1. Bank Lain membuat Slip Setoran/Bukti Lain yang Sah dan Nota Kredit serta menyerahkan uang kepada Bank Kasda. WP/Retribusi Bank Lain Bendahara Penerimaan Pengguna Anggaran SKP Daerah / SKR Bank Kasda SKP Daerah / SKR SKP Daerah / SKR 2.C.

dan Analisis Dilakukan Dalam Rangka Rekonsiliasi Penerimaan 15 Ke D. Akuntansi SKPD SPJ Penerimaan SPJ Penerimaan SKP Daerah / SKR STS Surat Tanda Bukti Pembayaran / Bukti lain yg Sah BKU Penerimaan Buku Pembantu (Rincian Obyek Penerimaan) Buku Rekapitulasi Penerimaan Harian SPJ Penerimaan Pembantu Pengesahan SPJ Pembuatan SPJ Penerimaan Surat Pengesahan SPJ Surat Pengesahan SPJ Surat Pengesahan SPJ SPJ Penerimaan BKU Penerimaan Buku Pembantu (Rincian Obyek Penerimaan) Buku Rekapitulasi Penerimaan Harian SPJ Penerimaan Pembantu SPJ Penerimaan SPJ Penerimaan SPJ Penerimaan Lampiran SPJ Penerimaan: a.2.. Penatausahaan Penerimaan Bendahara Penerimaan 21.. Evaluasi. Penatausahaan Penerimaan dengan Bendahara Pembantu SPJ Penerimaan 22 Otorisasi Verifikasi.3. Bank Kasda.1. 94 .Buku rekapitulasi penerimaan harian d. C.C.2.A Dari C.Buku pembantu per rincian objek penerimaan c.1. Pelaksanaan Pendapatan Daerah (Bendahara Penerimaan.1.1.Bukti penerimaan lainnya yang sah. Bank Lain) PPK SKPD Pengguna Anggaran BUD Paling lambat tanggal 10 bulan berikutnya SKP Daerah / SKR STS Surat Tanda Bukti Pembayaran / Bukti lain yg Sah SPJ Penerimaan SPJ Penerimaan SPJ Penerimaan Penatausahaan Penerimaan Dari C. C.2.1.4.1.BKU b.

Bukti Penerimaan lain yg sah 4. dan Surat Tanda Bukti Pembayaran/Bukti Lain yang Sah PPK SKPD Pengguna Anggaran BUD BKU Penerimaan Buku Pembantu Buku Rekapitulasi SPJ Penerimaan Pembantu SPJ Penerimaan Tgl 10 bulan berikutnya SPJ Penerimaan Tgl 10 bulan berikutnya SPJ Penerimaan Tgl 10 bulan berikutnya SPJ Penerimaan Verifikasi. dan Surat Tanda Bukti Pembayaran/Bukti Lain yang Sah. mengevaluasi.C. Surat Pengesahan SPJ Dilakukan Dalam Rangka Rekonsiliasi Penerimaan Bendahara Penerimaan SKP Daerah. STS. dan Analisis Surat Pengesahan SPJ 95 . 6. Bendahara Penerimaan akan menghasilkan dokumen sebagai berikut: . SKR.Buku Rekapitulasi Penerimaan Harian 3. BUD memverifikasi. Kemudian BUD mengesahkan SPJ Penerimaan.BKU Penerimaan . Bendahara Penerimaan membuat SPJ Penerimaan. 2.1 Penatausahaan Penerimaan Uraian 1. Lampiran SPJ Penerimaan: .Buku Pembantu Per Rincian Objek Penerimaan . 7. Setelah diotorisasi. Dari proses penetausahaan penerimaan. dan menganalisis SPJ Penerimaan. BUD menyerahkan Surat Pengesahan SPJ kepada Pengguna Anggaran. Berdasarkan dokumen SKP Daerah. 9. Bendahara Penerimaan melakukan penatausahaan penerimaan. 5. Berdasarkan ke tiga dokumen tadi ditambah dokumen SPJ Penerimaan Pembantu.2. 8.Buku Pembantu (Rincian Objek Penerimaan) .BKU .Buku Rekapitulasi Penerimaan Harian . Dalam rangka rekonsiliasi penerimaan. PPK-SKPD menyerahkan SPJ Penerimaan kepada Pengguna Anggaran paling lambat tanggal 10 bulan berikutnya. Evaluasi. Pengguna Anggaran menyerahkan SPJ Penerimaan kepada BUD paling lambat tanggal 10 bulan berikutnya. SKR. Bendahara Penerimaan menyerahkan SPJ Penerimaan kepada PPK-SKPD paling lambat tanggal 10 bulan berikutnya. STS.

2.2. dan Analisis SKP Daerah SKR STS Bukti Lain Yang Sah BKU Penerimaan Pembantu Buku Rekapitulasi Penerimaan Harian Pembantu SPJ Penerimaan Pembantu Pembuatan SPJ Pembantu 22 BKU Penerimaan Pembantu Buku Rekapitulasi Penerimaan Harian Pembantu SPJ Penerimaan Pembantu SPJ Penerimaan Pembantu Ke C.1.2. Penatausahaan Penerimaan 96 . Penatausahaan Penerimaan Dengan Bendahara Pembantu Bendahara Penerimaan Pembantu Bendahara Penerimaan 21. Evaluasi.B Dari C.2. Pelaksanaan Pendapatan Daerah – Bendahara Pembantu SKP Daerah / SKR STS Surat Tanda Bukti Pembayaran / Bukti lain yg Sah Paling lambat tanggal 5 (lima) bulan berikutnya SPJ Penerimaan Pembantu Penatausahaan Penerimaan Verifikasi.C.1.

Evaluasi. Bendahara Penerimaan Pembantu SKP Daerah. SKR. dan Analisis 6. SPJ Penerimaan Pembantu 97 . Kemudian SPJ Penerimaan Pembantu digunakan dalam penatausahaan penerimaan. Bendahara Penerimaan melakukan penatausahaan penerimaan. Bendahara Penerimaan Pembantu menghasilkan dokumen BKU Penerimaan Pembantu dan Buku Rekapitulasi Penerimaan Harian Pembantu. STS. Berdasarkan dokumen SKP Daerah. BKU Penerimaan Pembantu Buku Rekapitulasi Penerimaan Harian Pembantu 3. Dari proses penatausahaan penerimaan. Bendahara Penerimaan Pembantu membuat SPJ Pembantu. dan Surat Tanda Bukti Pembayaran/Bukti Lain yang Sah. SPJ Penerimaan Pembantu diserahkan Bendahara Penerimaan Pembantu kepada Bendahara Penerimaan paling lambat tanggal 5 bulan berikutnya. STS. SPJ Penerimaan Pembantu Tgl 5 bulan berikutnya 4. mengevaluasi. Bendahara Penerimaan memverifikasi.2. dan Surat Tanda Bukti Pembayaran/Bukti Lain yang Sah Bendahara Penerimaan 2. Berdasarkan kedua dokumen ini.C.2 Penatausahaan Penerimaan Dengan Bendahara Pembantu Uraian 1. SPJ Penerimaan Pembantu 5. Verifikasi. SKR. dan menganalisis dokumen ini.

.

CALK) LK Perusahaan Daerah LK PEMDA (LRA. LAK. CALK) Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD (D.5) LK Perusahaan Daerah Penjabaran LRA Pembahasan LK PEMDA (D. Neraca.1) Neraca Saldo SKPD Laporan Keuangan SKPD (D. LAK.2) LK SKPD (LRA. CALK) Akuntansi SKPKD (D.3) LK PEMDA (LRA. CALK) Berupa Perda LK Perusahaan Daerah Penjabaran LRA 99 . Neraca. Neraca. Neraca.4) LK SKPKD (LRA. LAK.6) LK PEMDA (LRA. Neraca. CALK) Laporan Keuangan PEMDA (D. LAK.Akuntansi dan Pertanggungjawaban Akuntansi SKPD (D.

2. Berita Acara Penerimaan Barang 2. SK Penghapusan Barang 3. Berita Acara Pemusnahan Barang 5. SK Mutasi Barang 4. Berita Acara Penilaian 7. Surat Pengiriman Barang 4. Laporan Keuangan SKPD 100 . Berita Acara Pemusnahan Barang 6. SK Penghapusan Barang 3. Berita Acara Serah Terima Barang 6.1. Berita Acara Serah Terima Barang 7. SK Mutasi Barang 5. Berita Acara Penerimaan Barang 2. Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan Terdiri Dari: 1. Berita Acara Penilaian Akuntansi Selain Kas Identifikasi transaksi Selain Kas SPJ Penerimaan SPJ Pengeluaran SP2D Bukti Transaksi Bukti Transaksi Pembuatan Bukti Memorial Pembuatan Bukti Memorial Bukti Memorial Bukti Memorial PENJURNALAN PENJURNALAN PENJURNALAN PENJURNALAN Jurnal Penerimaan Kas Jurnal Pengeluaran Kas Jurnal Umum Jurnal Umum POSTING Buku Besar SKPD Neraca Saldo SKPD PEMBUATAN NERACA SALDO 23 Ke D.1 Penatausahaan Penerimaan Akuntansi Pengeluaran Kas Akuntansi Aset Pengelolaan Barang Daerah Terdiri Dari: 1. Akuntansi SKPD PPK SKPD Akuntansi Penerimaan Kas 15 Dari C.2.D.

1. Berdasarkan Buku Besar SKPD.BA Penerimaan Barang .Surat Pengiriman Barang .BA Penilaian .BA Penerimaan Barang . Register Buku Besar SKPD 3. . .BA Penilaian Akuntansi Penerimaan Kas PPK SKPD Akuntansi Pengeluaran Kas Akuntansi Aset Akuntansi Selain Kas SPJ Penerimaan SPJ Pengeluaran SP2D Bukti Transaksi Bukti Transaksi Bukti Memorial Bukti Memorial Register Jurnal Penerimaan Kas Register Jurnal Pengeluaran Kas Register Jurnal Umum Register Jurnal Umum 2.SK Penghapusan Barang .BA Pemusnahan Barang .SPJ Penerimaan dalam Register Jurnal Penerimaan Kas.BA Seraht Terima Barang .SK Penghapusan Barang . . Akuntansi SKPD Uraian 1. Neraca Saldo SKPD 101 . PPK-SKPD menjurnal: .SPJ Pengeluaran dan SP2D dalam Register Jurnal Pengeluaran Kas.BA Pemusnahan Barang .BA Penyelesaian Pekerjaan Bukti Memorial transaksi Selain Kas dibuat berdasarkan bukti transaksi yang terdiri dari: .SK Mutasi Barang . Jurnal-jurnal tersebut oleh PPKSKPD diposting ke Register Buku Besar SKPD.D. Bukti Memorial transaksi Aset Tetap dibuat berdasarkan bukti transaksi yang terdiri dari: . PPK SKPD membuat Neraca Saldo SKPD.Bukti memorial transaksi Selain Kas dalam Register Jurnal Umum.Bukti memorial transaksi Aset Tetap dalam Register Jurnal Umum.BA Seraht Terima Barang .SK Mutasi Barang .

Akuntansi SKPD 23 Laporan Keuangan SKPD (LRA. CALK)Laporan Keuangan SKPD (LRA. Neraca. CALK) Surat Pernyataan Laporan Keuangan SKPD (LRA. Laporan Keuangan SKPD PPK SKPD Pengguna Anggaran PPKD Dari D.4. CALK) Neraca Saldo SKPD 24 Pembuatan LK SKPD Otorisasi Ke D. Neraca. Laporan Keuangan PEMDA Laporan Keuangan SKPD (LRA.2. Neraca.1.D. CALK) Surat Pernyataan Laporan Keuangan SKPD (LRA. Neraca. CALK) 102 . Neraca.

Neraca. CALK) 3. Neraca. Berdasarkan Neraca Saldo SKPD. dan membuat Surat Pernyataan. PPK SKPD menyerahkan Laporan Keuangan SKPD kepada Pengguna Anggaran untuk diotorisasi. CALK) Laporan Keuangan SKPD (LRA.D. PPK SKPD menyusun Laporan Keuangan SKPD yang terdiri dari: .Laporan Realisasi Anggaran . CALK) 2. CALK) 4. Laporan Keuangan SKPD (LRA. Surat Pernyataan Laporan Keuangan SKPD (LRA.2.Neraca . Pengguna Anggaran menyerahkan Laporan Keuangan SKPD berikut Surat Pernyataan kepada PPKD Surat Pernyataan 103 . Neraca. Pengguna Anggaran mengotorisasi Laporan Keuangan SKPD.Catatan Atas Laporan Keuangan Laporan Keuangan SKPD (LRA. Neraca. Laporan Keuangan SKPD Uraian PPK SKPD Neraca Saldo SKPD Pengguna Anggaran PPKD 1.

BA Serah Terima Barang 7.D. Laporan Keuangan PEMDA 104 . Akuntansi SKPKD BUD Akuntansi Penerimaan Kas Laporan Posisi Kas Harian Terdiri Dari: 1. BA Penilaian Akuntansi Selain Kas Identifikasi transaksi Selain Kas Nota Kredit Nota Debet Bukti Transaksi Bukti Transaksi PENJURNALAN Pembuatan Bukti Memorial Pembuatan Bukti Memorial Jurnal Penerimaan/ Pengeluaran Kas Bukti Memorial Bukti Memorial POSTING PENJURNALAN PENJURNALAN PENJURNALAN PENJURNALAN Buku Besar Kas Jurnal Penerimaan Kas Jurnal Pengeluaran Kas Jurnal Umum Jurnal Umum Pembuatan Laporan Keuangan POSTING Laporan Keuangan SKPKD (LRA.3. BA Penerimaan Barang 2. BA Penilaian 7.4. BA Penerimaan Barang 2. Surat Pengiriman Barang 4. LAK. Neraca. SK Penghapusan Barang 3. SK Mutasi Barang 4. SK Mutasi Barang 5. SK Penghapusan Barang 3. BA Pemusnahan Barang 6. BA Pemusnahan Barang 5. BA Penyelesaian Pekerjaan Fungsi Akuntansi SKPKD Akuntansi Pengeluaran Kas Akuntansi Aset / Hutang Pengelolaan Barang /Hutang Daerah Terdiri Dari: 1. BA Serah Terima Barang 6. Nota Kredit Pembuatan LK SKPKD 25 Ke D. CALK) Laporan Arus Kas Laporan Posisi Kas Harian Buku Besar SKPKD Pembuatan Neraca Saldo SKPKD Neraca Saldo SKPKD Laporan Arus Kas Laporan Posisi Kas Harian dilampiri: 1. Nota Debet 2.

Berdasarkan Laporan Posisi Kas Harian. Fungsi Akuntansi membuat Neraca Saldo SKPKD. 6. Fungsi Akuntansi juga menjurnal Bukti Memorial transaksi Aset / Hutang dan Bukti Memorial transaksi Selain Kas ke dalam Register Jurnal Umum 7. BUD membuat Laporan Arus Kas dan Laporan Posisi Kas Harian 4. 9. BUD kemudian memposting jurnal tersebut ke dalam Buku Besar Kas. 5. 3. CALK) Register Jurnal Penerimaan / Pengeluaran Kas Buku Besar Kas Laporan Arus Kas Laporan Posisi Kas Harian Laporan Posisi Kas Harian Bukti Transaksi Bukti Transaksi Register Jurnal Penerimaan Kas Register Jurnal Pengeluaran Kas Bukti Memorial Bukti Memorial Register Jurnal Umum Register Jurnal Umum Buku Besar SKPKD Laporan Arus Kas Neraca Saldo SKPKD Laporan Keuangan SKPKD (LRA.D. Fungsi Akuntansi SKPKD memposting jurnal-jurnal tsb ke dalam Buku Besar SKPKD 8. LAK. Fungsi Akuntansi SKPKD melakukan penjurnalan dalam Register Jurnal Penerimaan Kas dan Register Jurnal Pengeluaran Kas. Neraca. BUD menyerahkan Laporan Arus Kas dan Laporan Posisi Kas Harian yang dilampiri Nota Kredit dan Nota Debet kepada Fungsi Akuntansi SKPKD. Berdasarkan Buku Besar SKPKD. Akuntansi SKPKD Uraian Nota Kredit BUD Nota Debet Fungsi Akuntansi SKPKD Akuntansi Penerimaan Akuntansi Pengeluaran Kas Kas Akuntansi Aset / Hutang Akuntansi Selain Kas 1. Berdasarkan Buku Besar Kas. CALK) 105 . Neraca.BUD menjurnal Nota Kredit dan Nota Debet ke dalam Register Jurnal Penerimaan/Pengeluaran Kas 2.3. Fungsi Akuntansi Menggabungkan Neraca Saldo dan Laporan Arus Kas dalam menyusun Laporan Keuangan SKPKD (LRA.

CALK) LK Perusahaan Daerah 26 Ke D. CALK) LK Perusahaan Daerah Konsolidasi (Penggabungan) LK PEMDA (LRA.5. Neraca. CALK) LK Perusahaan Daerah Perusahaan Daerah LK PEMDA (LRA. LAK. LAK. LAK. Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 106 . Neraca. CALK) Laporan Keuangan SKPD (LRA. LAK. LAK. Neraca. LAK. CALK) LK Perusahaan Daerah Surat Pernyataan KDH Otorisasi LK PEMDA (LRA. CALK) LK Perusahaan Daerah LK PEMDA (LRA. Neraca. Neraca.4. Laporan Keuangan PEMDA Fungsi Akuntansi SKPKD 25 PPKD 24 SEKDA KDH Laporan Keuangan SKPKD (LRA. CALK) LK PEMDA (LRA. Neraca. Neraca. CALK) Laporan Keuangan SKPD (LRA. CALK) LK Perusahaan Daerah Pembuatan Surat Pernyataan KDH Penjabaran LRA LK PEMDA (LRA. Neraca. Neraca. LAK.D.

Laporan Keuangan PEMDA Uraian 1. Neraca. Fungsi Akuntansi SKPKD Laporan Keuangan SKPKD (LRA. Proses konsolidasi tsb menghasilkan Laporan Keuangan PEMDA dan Penjabaran LRA. Laporan Keuangan PEMDA dan Perusahaan Daerah beserta Surat Pernyataan KDH berlanjut ke proses Pertanggungjawaban Pelaksanaa APBD. LAK. LAK. Neraca. LAK. Fungsi Akuntansi SKPKD melakukan konsolidasi (penggabungan) Laporan Keuangan SKPKD dan Laporan Keuangan SKPD. SEKDA meneruskan kedua laporan tersebut kepada Kepala Daerah. CALK) PPKD Laporan Keuangan SKPD (LRA. CALK LK Perusahaan Daerah Perusahaan Daerah LK PEMDA (LRA. Laporan Keuangan Pemda tersebut disertai oleh Laporan Keuangan Perusahaan Daerah. Kepala Daerah membuat surat pernyataan. Neraca. yang diserahkan oleh PPKD. CALK LK Perusahaan Daerah LK PEMDA (LRA. 5. CALK LK Perusahaan Daerah Surat Pernyataan KDH 107 . Neraca. CALK) SEKDA KDH 2. CALK LK Perusahaan Daerah LK PEMDA (LRA. Neraca. LAK. LAK. Neraca. Neraca. 7.D. Setelah menerima Laporan Keuangan PEMDA dan Laporan Keuangan Perusahaan Daerah. 4. Konsolidasi Penjabaran LRA LK PEMDA (LRA. 3. CALK) Laporan Keuangan SKPD (LRA. PPKD kemudian menyerahkan kedua laporan tsb kepada SEKDA 6. Setelah mengotorisasi Laporan Keuangan PEMDA dan Laporan Keuangan Perusahaan Daerah. Laporan Keuangan PEMDA dan Laporan Keuangan Perusahan Daerah diserahkan oleh Fungsi Akuntansi SKPKD ke PPKD untuk diotorisasi.4.

CALK) LK Perusahaan Daerah LK PEMDA (LRA. Neraca.6. CALK) LK Perusahaan Daerah Surat Pernyataan KDH Pemeriksaan Penjabaran LRA Ya Melewati Batas Waktu? Pemeriksaan diselesaikan paling lambat 2 bulan setelah penerimaan LK Pemda Tidak Laporan Hasil Pemeriksaan Laporan Hasil Pemeriksaan Laporan Hasil Pemeriksaan LK PEMDA (LRA. Neraca. Pembahasan LK Pemda 108 . Neraca. LAK. Neraca. CALK) LK Perusahaan Daerah Penjabaran LRA LK PEMDA (LRA. LAK. Laporan Keuangan Pemda KDH 26 BPK Penyampaian LK paling lambat 3 bulan setelah TA berakhir LK PEMDA (LRA. CALK) LK Perusahaan Daerah Surat Pernyataan KDH LK PEMDA (LRA. Neraca. Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Fungsi Akuntansi SKPKD Dari D.D. CALK) LK Perusahaan Daerah Tanggapan dan Penyesuaian LK PEMDA (LRA. LAK. CALK) LK Perusahaan Daerah Penjabaran LRA 27 Ke D. LAK. Neraca.5. LAK. CALK) LK Perusahaan Daerah LK PEMDA (LRA. LAK. LAK. Neraca.4.

5. Neraca. KDH menyerahkan LK PEMDA dan LK Perusahaan Daerah beserta Surat Pernyataan KDH kepada BPK. Neraca. CALK LK Perusahaan Daerah Pemeriksaan 3. Pemeriksaan diselesaikan paling lambat 2 bulan setelah diterimanya LK. LAK. CALK LK Perusahaan Daerah Penjabaran LRA 6. Neraca. LAK. BPK melakukan pemeriksaan atas LK PEMDA dan LK Perusahaan Daerah. Neraca. Fungsi Akuntansi SKPKD Surat Pernyataan KDH KDH LK PEMDA (LRA. Neraca. BPK menyerahkan Laporan Hasil Pemeriksaan dan Laporan Keuangan yang telah diperiksa kepada KDH. LAK. LAK. Fungsi Akuntansi melakukan penyesuaian dan meyiapkan tanggapan terhadao Laporan Hasil Pemeriksaan. Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Uraian 1. LAK.D. CALK LK Perusahaan Daerah Laporan Hasil Pemerikaan Laporan Hasil Pemerikaan 4. LK PEMDA (LRA. CALK LK Perusahaan Daerah BPK Surat Pernyataan KDH 2. Fungsi Akuntansi menyerahkan Laporan Keuangan yang disertai Penjabaran LRA kepada KDH LK Perusahaan Daerah Penjabaran LRA 109 . LAK. Fungsi Akuntansi juga menambahkan penjabaran LRA ke Laporan Keuangan. Neraca. CALK LK PEMDA (LRA. CALK LK Perusahaan Daerah Laporan Hasil Pemerikaan 5. Neraca. KDH meneruskan Laporan Hasil Pemeriksaan dan Laporan Keuangan yang telah diperiksa kepada Fungsi Akuntansi untuk disesuaikan. LAK. CALK LK Perusahaan Daerah LK PEMDA (LRA. Penjabaran LRA Tanggapan dan Penyesuaian LK PEMDA (LRA. LK PEMDA (LRA. LK PEMDA (LRA.

LAK. Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 27 Paling lambat 6 bulan setelah Tahun Anggaran berakhir Raperda Pertanggungjawaban APBD LK PEMDA (LRA.5.D. Neraca. Neraca. LAK. CALK) LK Perusahaan Daerah Penjabaran LRA 110 . CALK) LK Perusahaan Daerah Penjabaran LRA LK PEMDA (LRA.6. CALK) LK Perusahaan Daerah Penjabaran LRA Pembahasan Persetujuan bersama paling lambat 1 bulan sejak diterimanya Raperda Perda Pertanggungjawaban APBD yang harus dipublikasikan LK PEMDA (LRA. LAK. Neraca. Pembahasan LK Pemda KDH DPRD Dari D.

6. dan Penjabaran LRA. CALK LK Perusahaan Daerah Penjabaran LRA Berupa Raperda Pertanggungjawaban APBD 2. DPRD melakukan pembahasan terhadap LK Pemda. LK PEMDA (LRA. CALK LK Perusahaan Daerah Penjabaran LRA 111 . CALK LK Perusahaan Daerah Penjabaran LRA 3. LK Perusahaan Daerah. Persetujuan bersama dicapai paling lambat 1 bulan sejak diterimanya Raperda Pertanggungjawaban APBD. LAK. Penjabaran LRA). Raperda yang disetujui ditetapkan menjadi Perda Pertanggungjawaban APBD (LK Pemda. dan Penjabaran LRA (Berupa Raperda Pertanggungjawaban APBD) kepada DPRD. Neraca. LK Perusahaan Daerah. LAK. Neraca. LAK. KDH menyerahkan LK PEMDA. LK Perusahan Daerah. Perda ini harus dipublikasikan Berupa Perda Pertanggungjawaban APBD LK PEMDA (LRA. Pembahasan LK PEMDA Uraian KDH DPRD 1. LK PEMDA (LRA. Neraca.D.

.

4) RKA-SKPD Perubahan Penyusunan RKASKPD Perubahan APBD (E.Perubahan APBD Penyusunan KUA dan PPAS Perubahan APBD (E.1) KUA Perubahan PPA Perubahan Penyiapan Pedoman Penyusunan RKA.2) Pedoman Penyusunan RKA-SKPD Perubahan Raperda Perubahan APBD Penyiapan Raperda Perubahan APBD (E.8) Penetapan Perda Perubahan APBD (E.9) Pengesahan Rancangan DPPASKPD (E.3) Raper KDH Penjabaran Perubahan APBD Pembahasan Raperda Perubahan APBD (E.SKPD Perubahan (E.7) Per KDH-Pelaksanaan Pengeluaran atas Pagu TA Berjalan Perda-Pencabutan Perda Perubahan APBD Per KDH Penjabaran Perubahan APBD Perda Perubahan APBD Penyusunan Rancangan DPPA-SKPD (E.11) Rancangan DPPA-SKPD Pembahasan Rancangan DPPA-SKPD (E.6) Raper KDH Penjabaran Perubahan APBD Raperda Perubahan APBD Pembatalan Perda Perubahan APBD (E.10) Rancangan DPPA-SKPD DPPA-SKPD 113 .5) Raperda Perubahan APBD Evaluasi Raperda Perubahan APBD (E.

Program dan kegiatan diusulkan dalam perubahan APBD 3. Capaian target kinerja yang harus ditingkatkan Penyusunan Rancangan Awal PPAS Perubahan Tidak Menyetujui Ya Rancangan PPAS Perubahan Rancangan PPAS Perubahan Rancangan PPAS Perubahan Rancangan PPAS Perubahan Otorisasi Nota Kesepakatan KUA Perubahan KUA Perubahan Nota Kesepakatan PPA Perubahan PPA Perubahan Rancangan Awal PPAS Perubahan Rancangan Awal PPAS Perubahan Pembahasan Bersama PEMDA . Penyusunan KUA dan PPAS Perubahan APBD TAPD Identifikasi Faktor Penyebab Perubahan APBD Penyusunan Rancangan awal KUA Perubahan Rancangan awal KUA Perubahan SEKDA Rancangan KUA Perubahan Rancangan KUA Perubahan KDH Rancangan KUA Perubahan DPRD Rancangan KUA Perubahan Tidak Menyetujui Ya Rancangan awal KUA Perubahan Otorisasi Penyampaian ke DPRD paling lambat minggu pertama Agustus TA berjalan Pembahasan Bersama PEMDA .E.1.DPRD Nota Nota Kesepakatan PPA Kesepakatan PPA Perubahan Perubahan PPA PPA Perubahan Perubahan 114 .DPRD Nota Kesepakatan KUA Perubahan KUA Perubahan Rancangan KUA & PPAS Perubahan APBD disepakati menjadi KUA & PPA Perubahan paling lambat minggu kedua Agustus TA berjalan Nota Kesepakatan KUA Perubahan KUA Perubahan Nota Kesepakatan KUA Perubahan KUA Perubahan Rancangan KUA dan PPAS Perubahan Menjelaskan: 1. Capaian target kinerja yang harus dikurangi 4. Perbedaan asumsi KUA 2.

Minggu 1 Agustus Rancangan awal KUA Perubahan Nota Kesepakatan KUA Perubahan KUA Perubahan Nota Kesepakatan KUA Perubahan KUA Perubahan Minggu 2 Agustus 6. DPRD menyerahkan KUA Perubahan dan Nota Kesepakatan KUA Perubahan kepada TAPD. TAPD menyusun rancangan awal KUA Perubahan. Rancangan Awal PPAS Perubahan Rancangan PPAS Perubahan 9. DPRD membahas rancangan PPAS Perubahan bersama PEMDA untuk menghasilkan PPA Perubahan dan Nota Kesepakatan PPA Perubahan. 7. TAPD menyampaikan rancangan awal PPAS Perubahan kepada SEKDA. SEKDA menyetujui rancangan awal PPAS Perubahan menjadi Rancangan PPAS Perubahan dan menyerahkan rancangan PPAS Perubahan kepada KDH. SEKDA menyetujui rancangan awal KUA Perubahan dan menyerahkan rancangan KUA Perubahan kpd KDH. KDH mengotorisasi rancangan KUA Perubahan dan menyerahkan kpd DPRD paling lambat Minggu 1 Agustus. Rancangan Awal PPAS Perubahan Rancangan KUA & PPAS Perubahan APBD disepakati menjadi KUA & PPA Perubahan paling lambat minggu kedua Agustus TA berjalan 8. Penyusunan KUA & PPAS Perubahan APBD Uraian 1.E. KUA Perubahan disepakati paling lambat minggu ke-2 Agustus. TAPD menyampaikan rancangan awal KUA Perubahan kpd SEKDA. Rancangan KUA Perubahan 5.1. Rancangan PPAS Perubahan Minggu 2 Agustus Nota Kesepakatan PPA Perubahan PPA Perubahan 115 . DPRD membahas rancangan KUA Perubahan bersama PEMDA untuk menghasilkan KUA Perubahan dan Nota Kesepakatan KUA Perubahan. TAPD menyusun rancangan awal PPAS Perubahan berdasarkan KUA Perubahan dan Nota Kesepakatan KUA Perubahan. yang disepakati paling lambat minggu ke-2 Agustus TA berjalan. 2. Rancangan awal KUA Perubahan 4. Rancangan awal KUA Perubahan TAPD SEKDA KDH DPRD 3. KDH mengotorisasi rancangan PPAS Perubahan dan menyerahkan kepada DPRD. 10.

Hal lain yang perlu mendapat perhatian 5.Format RKA SKPD dan/atau DPPA SKPD . Penyusunan RKA SKPD – Perubahan APBD 116 .E.3.PPA Perubahan APBD . Lampiran: .Standar Harga 28 Ke E. Sinkronisasi program 3.Kode rekening APBD . PPA Perubahan APBD untuk program baru dan/atau kriteria DPA-SKPD yang dapat diubah 2. Penyiapan Pedoman Penyusunan RKA SKPD Perubahan TAPD SEKDA KDH Nota Kesepakatan KUA Perubahan Nota Kesepakatan PPA Perubahan Rancangan SE KDH Pedoman Penyusunan RKA SKPD – Perubahan APBD Rancangan SE KDH Pedoman Penyusunan RKA SKPD – Perubahan APBD Ya Penyiapan Rancangan AWAL SE KDH Pedoman Penyusunan RKA SKPD Perubahan APBD Tidak Menyetujui Otorisasi Rancangan AWAL SE KDH Pedoman Penyusunan RKA SKPD – Perubahan APBD Rancangan AWAL SE KDH Pedoman Penyusunan RKA SKPD – Perubahan APBD Diterbitkan paling lambat minggu ketiga Agustus TA berjalan SE KDH Pedoman Penyusunan RKA SKPD – Perubahan APBD SE KDH Pedoman Penyusunan RKA SKPD – Perubahan APBD Rancangan SE KDH Mencakup: 1. Batas waktu penyampaian RKA – SKPD 4.2.KUA Perubahan APBD .SAB .

PPA Perubahan APBD untuk program baru dan/ atau kriteria DPA-SKPD yang dapat diubah 2.Standar Harga Rancangan SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Perubahan APBD 4. Batas waktu penyampaian RKA – SKPD 4. Sinkronisasi program 3. Lampiran: . SEKDA menyetujui Rancangan AWAL Surat Edaran KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA-SKPD Perubahan APBD dan menyerahkan Rancangan Surat Edaran KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Perubahan APBD kepada KDH.Format RKA SKPD dan/atau DPPA SKPD . Rancangan SE KDH Mencakup: 1. 117 .KUA Perubahan APBD .SKPD. paling lambat minggu ke-3 Agustus tahun anggaran berjalan.PPA Perubahan APBD .E. Rancangan AWAL SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Perubahan APBD 3. Hal lain yang perlu mendapat perhatian 5. SEKDA mengkoordinasi penyebaran Surat Edaran KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Perubahan APBD kepada SKPD.SAB . TAPD menyerahkan Rancangan AWAL Surat Edaran KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA-SKPD Perubahan APBD kepada SEKDA.Kode rekening APBD .2 Penyiapan Pedoman Penyusunan RKA-SKPD Perubahan APBD Uraian 1. SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Perubahan APBD SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Perubahan APBD Minggu ke-3 Agustus 5. TAPD menyiapkan Rancangan AWAL Surat Edaran KDH tentang Pedoman Penyusunan RKASKPD Perubahan APBD TAPD Rancangan AWAL SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Perubahan APBD SEKDA KDH 2. KDH mengotorisasi Rancangan Surat Edaran KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Perubahan APBD menjadi Surat Edaran KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Perubahan APBD. Berdasarkan dokumen Nota Kesepakatan KUA Perubahan dan Nota Kesepakatan PPA Perubahan.

2 29 RKA SKPD – Perubahan RKA SKPD – APBD Perubahan APBD Penyusunan RKA SKPD – Perubahan APBD Ke E. Penyusunan RKA SKPD Perubahan APBD SKPD Rancangan SE KDH Mencakup: 1. Penyiapan Pedoman Penyusunan RKA Perubahan APBD 28 SE KDH Pedoman Penyusunan RKA SKPD – Perubahan APBD SE KDH Pedoman Penyusunan RKA SKPD – Perubahan APBD Penyusunan Rincian Anggaran Pendapatan Penyusunan Rincian Anggaran Belanja Tidak Langsung Penyusunan Rincian Anggaran Belanja Langsung (Program & Kegiatan Penyusunan Rincian Penerimaan Pembiayaan Daerah Penyusunan Rincian Pengeluaran Pembiayaan Daerah RKA SKPD 1 Form RKA SKPD 1 Disiapkan Hanya Oleh SKPD Pemungut Pendapatan RKA SKPD 2.SAB .KUA Perubahan APBD . Penyiapan Raperda Perubahan APBD 118 . PPA Perubahan APBD untuk program baru dan/atau kriteria DPA-SKPD yang dapat diubah 2.4.1 dan 3.2 Disiapkan Oleh SKPD yang bertindak sebagai SKPKD RKA SKPD 2.Standar Harga SEKDA Dari E. Hal lain yang perlu mendapat perhatian 5. Sinkronisasi program 3.Format RKA SKPD dan/atau DPPA SKPD .PPA Perubahan APBD .3.2.1 RKA SKPD 3.2.1 RKA SKPD 2. Lampiran: .2 Penyusunan Rekapitulasi Rincian Anggaran Belanja Langsung (Program & Kegiatan Form RKA SKPD 3.E. Batas waktu penyampaian RKA – SKPD 4.Kode rekening APBD .1 RKA SKPD 3.

1 dan merekapitulasi Rincian Anggaran Belanja Langsung untuk menghasilkan RKA-SKPD 2.1 RKA SKPD 2.Format RKA .KUA & PPAS . RKA SKPD 3.E. Penyusunan RKA-SKPD Perubahan APBD Uraian 1. SKPD menyusun Rincian Anggaran Belanja Langsung masing-masing kegiatan untuk menghasilkan RKASKPD 2.2. SKPD menyusun Rincian Anggaran Pendapatan untuk menghasilkan RKA-SKPD 1. RKA SKPD 1 3.2 8.Standar Harga SKPD SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Perubahan APBD KDH SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Perubahan APBD 2.Kode rekening .1. RKA SKPD 2.Sinkronisasi kinerja-SPM . Pedoman ini mencakup: .Hal lain terkait prinsip transparansi & akuntabilitas Lampiran: . SKPD mengkompilasi dokumen RKA-SKPD diatas menjadi RKA-SKPD Perubahan APBD.2.2.Batas waktu penyampaian RKA .2 6. RKA SKPD Perubahan APBD 119 .1. RKA SKPD 2. RKA SKPD 3. SKPD yang bertindak sebagai SKPKD menyusun Rincian Pengeluaran Pembiayaan Daerah untuk menghasilkan RKA-SKPD 3.PPAS untuk tiap program .1 7.Standar Analisis Belanja .Sinkronisasi program nasional-daerah .3. SKPD yang bertindak sebagai SKPKD menyusun Rincian Penerimaan Pembiayaan Daerah untuk menghasilkan RKA-SPKD 3.1 4. SKPD menyusun Rincian Anggaran Belanja Tidak Langsung untuk menghasilkan RKA-SKPD 2.2. KDH menyerahkan Pedoman Penyusunan RKA-SKPD Perubahan APBD kepada SKPD.

Daftar kegiatan dianggarkan kembali 8. Daftar jumlah pegawai. LAK. LK Daerah (LRA. belanja. Penyusunan RKA Perubahan APBD RKA SKPD – Perubahan APBD RKA SKPD – Perubahan APBD Nota Keuangan Perubahan APBD Raperda Perubahan APBD dan Lampiran Nota Keuangan Perubahan APBD Raperda Perubahan APBD dan Lampiran Penyusunan RKA SKPD – Perubahan APBD Pembahasan RKA SKPD – Perubahan APBD RKA SKPD – Perubahan APBD RKA SKPD – Perubahan APBD Badan Kepegawaian Raperda Perubahan APBD dan Lampiran Sesuai KUA. Pembahasan Raperda Perubahan APBD Akuntansi Laporan Keuangan Daftar Pegawai RKA SKPD – Perubahan APBD RKA SKPD – Perubahan APBD Masyarakat Penyusunan Raperda Perubahan APBD beserta Lampiran RKA SKPD – Perubahan APBD Raperda Perubahan APBD dan Lampiran Nota Keuangan Perubahan APBD Raperda Perubahan APBD dan Lampiran Lampiran Raperda Perubahan APBD: 1. Neraca.4. pendapatan. 7. 6.5.3. Penyiapan Raperda Perubahan APBD SKPD PPKD TAPD SEKDA KDH 29 Dari E. organisasi. program dan kegiatan.E. Rincian APBD (urusan PEMDA. Daftar pinjaman daerah 120 . organisasi. Ringkasan APBD 2. Ringkasan APBD (urusan PEMDA dan organisasi) 3. keselarasan urusan – fungsi) 5. PPAS & Dokumen Lain 30 Ke E. CALK). pembiayaan) 4. Rekap Belanja (urusan PEMDA.

SKPD menyerahkan RKA-SKPD Perubahan APBD kepada PPKD. Tim Anggaran membahas kesesuaian RKASKPD Perubahan APBD dengan KUA & PPAS.daftar pinjaman daerah Raperda APBD dan Lampiran Nota Keuangan Perubahan APBD Nota Keuangan Perubahan APBD Raperda Perubahan APBD dan Lampiran Raperda Perubahan APBD dan Lampiran Masyarakat Nota Keuangan Perubahan APBD 121 . Apabila dinyatakan sesuai.E. PPKD mengotorisasi RKA-SKPD Perubahan APBD kemudian menyerahkannya kpd TAPD.4 Penyiapan Raperda Perubahan APBD Uraian 1. 6.rekapitulasi perubahan belanja . 3. 5. SKPD RKA SKPD Perubahan APBD PPKD RKA SKPD Perubahan APBD TAPD SEKDA KDH RKA SKPD Perubahan APBD Pembahasan RKA SKPD Perubahan APBD Raperda APBD dan Lampiran Nota Keuangan Perubahan APBD Lampiran: . SEKDA akan mengotorisasi kedua dokumen ini dan menyerahkannya kepada KDH setelah sebelumnya melakukan sosialisasi kepada masyarakat.ringkasan perubahan APBD . 2. PPKD mengotorisasi Raperda APBD beserta lampiran dan Nota Keuangan Perubahan APBD & menyerahkannya kepada SEKDA. 7.laporan keuangan pemda . TAPD menyerahkan Raperda APBD beserta lampiran dan Nota Keuangan Perubahan APBD kpd PPKD. 4.daftar perubahan jumlah pegawai .daftar kegiatan tahun sebelumnya yang belum terealisasi dan dianggarkan kembali . TAPD menyusun Raperda Perubahan APBD beserta lampiran dan Nota Keuangan Perubahan APBD.

Ringkasan penjabaran perubahan anggaran APBD 2.4. Penyiapan Raperda Perubahan APBD DPRD Nota Keuangan Perubahan APBD Raperda Perubahan APBD dan Lampiran KUA Perubahan PPA Perubahan RKA SKPD Perubahan Penyiapan Raper KDH Penjabaran Perubahan APBD Nota Keuangan Perubahan APBD Raperda Perubahan APBD dan Lampiran SKPD Pembahasan Bersama PEMDA . Penjabaran perubahan APBD Bersama Raperda Perubahan APBD Raperda Perubahan APBD dan Lampiran Raperda Perubahan APBD dan Lampiran Nota Keuangan Perubahan APBD Raperda Perubahan APBD dan Lampiran 31 Ke E.6. Evaluasi Raperda Perubahan APBD dan Raper KDH Penjabaran Perubahan APBD 122 .E.5. Pembahasan Raperda APBD dan Penyusunan Raper KDH – Penjabaran APBD PPKD 30 RKA Persetujuan Bersama Raperda Perubahan APBD Penyusunan Raperda Perubahan APBD KDH Dari E.DPRD RKA SKPD Perubahan diberikan jika DPRD memerlukan penjelasan tambahan Raper KDH – Penjabaran Perubahan APBD Raper KDH Penjabaran Perubahan APBD Tidak Sesuai KUA dan PPA Pengambilan keputusan bersama paling lambat 3 bulan sebelum TA ybs berakhir Ya Persetujuan Bersama Raperda Perubahan APBD Persetujuan Raper KDH Penjabaran Perubahan APBD Lampiran: 1.

Pembahasan Bersama PEMDA . KDH menyerahkan Raperda Perubahan APBD beserta lampiran dan Nota Keuangan Perubahan APBD kepada DPRD paling lambat akhir September tahun anggaran berjalan. KDH Raperda Perubahan APBD dan Lampiran Nota Keuangan Perubahan APBD DPRD Akhir September Raperda Perubahan APBD dan Lampiran Nota Keuangan Perubahan APBD 2. Lampiran Raper KDH Penjabaran Perubahan APBD adalah sebagai berikut: .5 Pembahasan Raperda Perubahan APBD Uraian 1. Persetujuan Bersama Raperda Perubahan APBD Persetujuan Bersama Raperda Perubahan APBD 3 bulan sebelum tahun anggaran bersangkutan berakhir 4.E.DPRD 3. dibuatlah Persetujuan Bersama Raperda Perubahan APBD antara DPRD dan KDH. Berdasarkan Persetujuan Bersama Raperda Perubahan APBD. KDH menyiapkan Raper KDH Penjabaran Perubahan APBD. paling lambat tiga bulan sebelum tahun anggaran yang bersangkutan berakhir.Ringkasan penjabaran perubahan anggaran APBD .Penjabaran perubahan APBD Raper KDH – Penjabaran Perubahan APBD 123 . DPRD membahas Raperda Perubahan APBD beserta lampiran dan Nota Keuangan Perubahan APBD bersama PEMDA. Setelah Raperda Perubahan APBD beserta lampiran dan Nota Keuangan Perubahan APBD dinyatakan sesuai dengan KUA Perubahan APBD & PPA Perubahan APBD.

E. Pembatalan Perda Perubahan APBD dan Per KDH Penjabaran Perubahan APBD 32 Ya Raper KDH (Penjabaran Perubahan APBD) Raper KDH (Penjabaran Perubahan APBD) Raperda Perubahan APBD Dan Lampiran Ke D. Pembahasan Raperda Perubahan APBD Gubernur/Mendagri Penetapan PerMendagri tentang Evaluasi Raperda Perubahan APBD Raper KDH (Penjabaran Perubahan APBD) PerMendagri tentang Evaluasi Raperda Perubahan APBD Penyusunan Raper KDH (Penjabaran Perubahan APBD) Pembahasan Bersama Raperda Perubahan APBD Dan Lampiran Raper KDH (Penjabaran Perubahan APBD) Raperda Perubahan APBD Dan Lampiran Evaluasi Raperda dan Raper KDH Perubahan Hasil Evaluasi Disampaikan Paling Lambat 15 Hari Kerja Sejak Diterimanya Raperda Penyempurnaan paling lama 7 (tujuh) hari kerja setelah diterimanya hasil evaluasi Ya Ditindaklanjuti KDH dan DPRD Tidak Sesuai Kepentingan Umum dan Peraturan Perundangan Lebih Tinggi Tidak Ke D.8.6. Evaluasi Raperda Perubahan APBD dan Raper KDH Penjabaran Perubahan APBD KDH 31 Dari E. Penetapan Perda Perubahan APBD dan Per KDH Penjabaran Perubahan APBD 33 Raperda Perubahan APBD dan Lampiran 124 .5.7.

Gubernur/Mendagri mengevaluasi Raperda dan Raper KDH. KDH Raper KDH (Penjabaran Perubahan APBD) Gubernur/Mendagri Raper KDH (Penjabaran Perubahan APBD) Raperda Perubahan APBD Dan Lampiran Raperda Perubahan APBD Dan Lampiran 2. Raperda Perubahan APBD Dan Raper KDH Lampiran (Penjabaran Perubahan APBD) 125 . Evaluasi Raperda dan Raper KDH Perubahan Raperda Perubahan APBD Dan Lampiran Raper KDH (Penjabaran Perubahan APBD) 3.6 Evaluasi Raperda Perubahan APBD dan Raper KDH Penjabaran Perubahan APBD Uraian 1.E. Gubernur/Mendagri meneliti kesesuaian Raperda dan Raper KDH dengan PerMendagri tentang Evaluasi Raperda Perubahan APBD . Raperda dan Raper KDH yang telah lolos evaluasi diserahkan kembali oleh Gubernur/Mendagri kepada KDH. KDH menyerahkan Raperda Perubahan APBD beserta lampiran dan Raper KDH Penjabaran Perubahan APBD kepada Gubernur/ Mendagri.

Evaluasi Perda Perubahan APBD Gubernur/Mendagri 33 Raper KDH (Penjabaran Perubahan APBD) Raperda Perubahan APBD Dan Lampiran Per KDH – Penjabaran Perubahan APBD Perda Perubahan APBD Penetapan Perda dan Per KDH Per KDH – Penjabaran Perubahan APBD Per KDH – Penjabaran Perubahan APBD Per KDH – Penjabaran Perubahan APBD 34 Perda Perubahan APBD Perda Perubahan APBD Perda Perubahan APBD Ke F.6. Penyusunan Rancangan DPPA SKPD Penyampaian Perda Perubahan APBD dan Per KDH Penjabaran Perubahan APBD ke Gubernur/Mendagri paling lambat 7 (tujuh) hari kerja setelah ditetapkan 126 .E.7.9. Penetapan Perda Perubahan APBD dan Per KDH Penjabaran Perubahan APBD KDH Dari F.

KDH menyerahkan Perda Perubahan APBD dan Per KDH Penjabaran Perubahan APBD kepada Gubernur/Mendagri.E. Raper KDH (Penjabaran Perubahan APBD) KDH Raperda Perubahan APBD Dan Lampiran Gubernur/Mendagri Per KDH (Penjabaran Perubahan APBD) Perda Perubahan APBD 2. KDH menetapkan Raperda Perubahan APBD beserta lampiran dan Raper KDH Penjabaran Perubahan APBD menjadi Perda Perubahan APBD dan Raper KDH Penjabaran Perubahan APBD.7 Penetapan Perda Perubahan APBD dan Per KDH Penjabaran Perubahan APBD Uraian 1. Per KDH (Penjabaran Perubahan APBD) Perda Perubahan APBD 127 .

dan Berlakunya Pagu TA Berjalan 128 . Pembatalan Perda Perubahan APBD dan Per KDH – Penjabaran Perubahan APBD KDH Kep Mendagri/Gubernur – Pembatalan Perda Perubahan APBD dan Per KDH Penjabaran Perubahan. Evaluasi Raperda Perubahan APBD Ditindaklanjuti KDH dan DPRD Penetapan Pelaksanaan Pengeluaran atas Pagu TA Berjalan Pemberhentian Pelaksanaan Perda Perubahan APBD dan Pencabutan Perda Perubahan APBD Paling Lama 7 (tujuh) hari kerja setelah pembatalan Tidak Pembatalan Perda Perubahan APBD dan Per KDH Penjabaran Perubahan APBD Per KDH – Pelaksanaan Pengeluaran atas Pagu TA Berjalan Perda – Pencabutan Perda Perubahan APBD Kep Mendagri/Gubernur – Pembatalan Perda Perubahan APBD dan Per KDH Penjabaran Perubahan.E.dan Berlakunya Pagu TA Berjalan Gubernur/Mendagri 32 Dari E.6.8.

Peraturan Perundangan yang lebih tinggi.8. Penyempurnaan ini dilakukan paling lambat 7 hari kerja sejak diterimanya hasil evaluasi. Pembatalan Perda Perubahan APBD dan Per KDH – Penjabaran Perubahan APBD Uraian KDH Raper KDH (Penjabaran Perubahan APBD) Gubernur/Mendagri Raper KDH (Penjabaran Perubahan APBD) 1. dan Berlakunya APBD TA Berjalan. Bila KDH dan DPRD tidak menindaklanjuti.Menetapkan Per KDH – Pelaksanaan Pengeluaran atas Pagu Tahun Anggaran Berjalan. Raperda Perubahan APBD Dan Lampiran Raperda Perubahan APBD Dan Lampiran 2. Per KDH – Pelaksanaan Pengeluaran atas Pagu TA Berjalan Perda – Pencabutan Perda Perubahan APBD 129 . Gubernur/Medagri kemudian menyerahkan Per Mendagri/ Gubernur – Pembatalan Perda Perubahan dan Per KDH Perubahan. dan Berlakunya APBD TA Berjalan kepada KDH. Berdasarkan dokumen ini KDH: . dan Berlakunya APBD TA Berjalan 3. Per Mendagri/Gubernur – Pembatalan Perda Perubahan dan Per KDH Perubahan. dan Berlakunya APBD TA Berjalan 7 Hari Kerja setelah pembatalan 4. Apabila Raperda Perubahan APBD dan Raper KDH Penjabaran APBD dinyatakan tidak sesuai Kepentingan Umum. .Memberhentikan pelaksanaan Perda Perubahan dan mencabut Perda Perubahan dengan mengeluarkan Perda – Pencabutan Perda Perubahan APBD selambatlambatnya 7 hari kerja setelah pembatalan. maka Gubernur/ Mendagri membatalkan Perda Perubahan APBD dan Per KDH Penjabaran Perubahan APBD dengan mengeluarkan Per Mendagri/Gubernur – Pembatalan Perda Perubahan dan Per KDH Perubahan. Per Mendagri/Gubernur – Pembatalan Perda Perubahan dan Per KDH Perubahan. dan PerMendagri tentang Evaluasi Raperda Perubahan APBD maka Gubernur/Mendagri akan mengembalikan kedua dokumen tersebut kepada KDH untuk ditindaklanjuti bersama DPRD.E.

E.8. Penetapan Perda Perubahan APBD KDH 34 Per KDH – Penjabaran Perubahan APBD Per KDH – Penjabaran Perubahan APBD Perda Perubahan APBD Pembuatan Surat Pemberitahuan Perda Perubahan APBD Disertai penjelasan perbedaan jumlah anggaran sebelum dan setelah perubahan Rancangan DPPA SKPD Surat Pemberitahuan Surat Pemberitahuan Per KDH – Penjabaran Perubahan APBD Perda Perubahan APBD Rancangan DPPA SKPD 35 Ke E.9. Penyusunan Rancangan DPPA SKPD SKPD Surat Pemberitahuan Paling lambat 3 hari kerja setelah penetapan Perda Perubahan APBD Penyusunan Rancangan DPPA SKPD PPKD Dari F.10. Pembahasan Rancangan DPPA SKPD 130 .

SKPD menyusun Rancangan DPPA-SKPD. PPKD membuat Surat Pemberitahuan.E.9 Penyusunan Rancangan DPPA SKPD Uraian 1. SKPD menyerahkan Rancangan DPPA-SKPD kepada PPKD paling lambat 3 hari kerja setelah perubahan APBD ditetapkan. Surat Pemberitahuan 4. Surat Pemberitahuan 3. PPKD mendistribusikan Surat Pemberitahuan kepada SKPD. Berdasarkan Surat Pemberitahuan. SKPD PPKD Perda Perubahan APBD KDH Perda Perubahan APBD Per KDH – Penjabaran Perubahan APBD Per KDH – Penjabaran Perubahan APBD 2. Rancangan DPPA SKPD 5. Berdasarkan kedua dokumen ini. 3 hari kerja Rancangan DPPA SKPD 131 . KDH menyerahkan Perda Perubahan APBD dan Per KDH Penjabaran Perubahan APBD kepada PPKD.

E. Pembahasan Rancangan DPPA SKPD PPKD TAPD Rancangan DPPA SKPD SEKDA Dari E. Pengesahan Rancangan DPPA SKPD 132 . Penyusunan DPPA SKPD 35 Penyusunan Rancangan DPPA SKPD Pembahasan Rancangan DPPA SKPD Rancangan DPPA SKPD Rancangan DPPA SKPD Tidak Menyetujui Ya Rancangan DPPA SKPD Rancangan DPPA SKPD Pengesahan DPPA SKPD 36 DPPA SKPD Ke E.11.10.9.

10 Pembahasan Rancangan DPPA SKPD Uraian 1. PPKD mengotorisasi Rancangan DPPA-SKPD kemudian menyerahkannya kepada TAPD. TAPD mengesahkan Rancangan DPPA-SKPD menjadi DPPA-SKPD kemudian DPPA-SKPD diserahkan kepada PPKD. SEKDA menyerahkan Rancangan DPPA-SKPD kepada TAPD. Rancangan DPPA SKPD TAPD PPKD Rancangan DPPA SKPD SEKDA 2. Rancangan DPPA SKPD 4. TAPD membahas Rancangan DPPA-SKPD.E. DPPA SKPD 133 . Rancangan DPPA SKPD 3. Setelah disetujui. Kemudian menyerahkan Rancangan DPPASKPD ini kepada SEKDA untuk disetujui.

10. Pengesahan Rancangan DPPA SKPD SKPD PPKD SEKDA DPPA SKPD Rancangan DPPA SKPD 36 Dari E.11. Pembahasan Rancangan DPPA SKPD Pengesahan Rancangan DPPA SKPD Pembahasan Rancangan DPPA SKPD DPPA SKPD Rancangan DPPA SKPD 134 .E.

11 Pengesahan Rancangan DPPA-SKPD Uraian 1. PPKD menyerahkan DPPA-SKPD kepada SKPD. SEKDA menyerahkan dokumen Rancangan DPPA-SKPD kepada PPKD. DPPA SKPD 135 . SKPD PPKD Rancangan DPPA SKPD SEKDA Rancangan DPPA SKPD 2.E. DPPA SKPD 3. PPKD mengesahkan Rancangan DPPASKPD menjadi DPPA-SKPD.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful