BAGAN ALIR   SIKLUS PENGELOLAAN  KEUANGAN DAERAH 

Berdasarkan  PERMENDAGRI Nomor 13 Tahun 2006  Tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah 

DEPARTEMEN DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA 12 JUNI 2006

DAFTAR ISI
Proses A. Proses Penyusunan APBD
A.1. A.2. A.3. A.4. A.5. A.6. A.7. A.8. A.9. Penyusunan KUA dan PPAS Penyiapan Pedoman Penyusunan RKA SKPD Penyusunan RKA SKPD Penyiapan Raperda APBD Pembahasan Raperda APBD dan Penyusunan Raper KDH Penjabaran APBD Evaluasi Raperda APBD dan Raper KDH Penjabaran APBD Penetapan Perda APBD dan Per KDH Penjabaran APBD Pembatalan Perda APBD dan Per KDH Penjabaran APBD Penyusunan Raper KDH APBD

Halaman 1
2 4 6 8 10 12 14 16 18 20

A.10. Penetapan Raper KDH APBD

B. Pelaksanaan dan Penatausahaan Belanja
B.1. B.2. B.3. B.4. Penyiapan Rancangan DPA – SKPD dan Rancangan Anggaran Kas Penyusunan Rancangan DPA SKPD Pengesahan Rancangan DPA SKPD Penyediaan Dana

23
24 26 28 30 32 34 36 38 40 42 44 46 48 50 52 54 56 58 60 62 64 66 68 70 72 74 76 78 80 82

B.5.1. Pengajuan SPP – UP B.5.2. Penerbitan SP2D – UP B.5.3. Pembelanjaan Dana UP B.6.1. Pengajuan SPP – GU B.6.2. Penerbitan SP2D – GU B.6.3. Pembelanjaan Dana GU B.7.1 Pengajuan SPP – TU B.7.2. Penerbitan SP2D – TU B.7.3. Pembelanjaan Dana TU B.8.1. Pengajuan SPP – LS Gaji dan Tunjangan B.8.2. Penerbitan SP2D – LS Gaji dan Tunjangan B.8.3. Pembelanjaan Dana Gaji B.9.1. Pelaksanaan Pengeluaran Barang dan Jasa B.9.2. Pengajuan SPP – LS Barang dan Jasa B.9.3. Penerbitan SP2D – LS Barang dan Jasa B.9.4. Pembelanjaan Dana Barang & Jasa B.10.1. Pelaksanaan Pengeluaran Barang dan Jasa – Non Pihak Ketiga B.10.2. Pengajuan SPP – LS Barang dan Jasa – Non Pihak Ketiga B.10.3. Penerbitan SP2D – LS Barang dan Jasa – Non Pihak Ketiga B.10.4. Pembelanjaan Dana Barang & Jasa – Non Pihak Ketiga B.11.1. Pengajuan SPP – LS – Subsidi, Bunga, Hibah dan Pembiayaan B.11.2. Penerbitan SP2D – LS – Subsidi, Bunga, Hibah dan Pembiayaan B.11.3. Pembelanjaan Dana Bunga, Subsidi, Hibah, Bantuan dan Pembiayaan B.12. B.13. B.14. Dana Cadangan Pembuatan SPJ SPJ dengan Bendahara Pembantu

11. E. D. Pelaksanaan dan Penatausahaan Pendapatan C. E.2. E. Penyusunan KUA dan PPAS Perubahan APBD Penyiapan Pedoman Penyusunan RKA SKPD untuk Perubahan APBD Penyusunan RKA SKPD Perubahan APBD Penyiapan Raperda Perubahan APBD Pembahasan Raperda Perubahan APBD Evaluasi Raperda Perubahan APBD dan Raper KDH Penjabaran P-APBD Penetapan Perda Perubahan APBD dan Per KDH – Penjabaran P-APBD Pembatalan Perda Perubahan APBD dan Per KDH – Penjabaran P-APBD Penyusunan Rancangan DPPA SKPD 113 114 116 118 120 122 124 126 128 130 132 134 E.1. D. E. D.5.5.2.4.1.4.2.8.1.1. E.2.4. E. Pelaksanaan Pendapatan Daerah – Bendahara Penerimaan C. Akuntansi dan Pelaporan D.7.6. Pelaksanaan Pendapatan Daerah – Bendahara Penerimaan Pembantu C. Penatausahaan Penerimaan C.2.3. E. Penatausahaan Penerimaan dengan Bendahara Pembantu Halaman 85 86 88 90 92 94 96 D.1.1.3. Perubahan APBD E.6.Proses C. D. D. Akuntansi SKPD Laporan Keuangan SKPD Akuntansi SKPKD Laporan Keuangan PEMDA Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Pembahasan Laporan Keuangan PEMDA 99 100 102 104 106 108 110 E. Pembahasan Rancangan DPPA SKPD E.1.10.3. Pengesahan Rancangan DPPA SKPD . Pelaksanaan Pendapatan Daerah – Bank Kasda C.9.2. Pelaksanaan Pendapatan Daerah – Bank lain C.1. E.

11. Pembelanjaan Dana Barang & Jasa –Non Pihak Ketiga B. Pelaksanaan Pengeluaran Barang & Jasa–Non Pihak Ketiga B.6.5. B. B.9. Pembelanjaan Dana Bunga.2. Penerbitan SP2D-LS Barang & Jasa –Non Pihak Ketiga B.1.2.1. Subsidi Hibah.3.9 Penyusunan Rancangan DPPA SKPD E.8 Penetapan Perda P-APBD dan Per KDH Penjabaran P-APBD E. Bantuan.1.3 Pelaksanaan Pendapatan Daerah–Bank Kasda C.1. B. Penyusunan Raper KDH APBD A. B.6 Evaluasi Raperda APBD & Raper KDH Penjabaran APBD A.1. B.2 A.11. B.5 Pembahasan Raperda P-APBD E.2.7. B.6 Akuntansi SKPD Laporan Keuangan SKPD Akuntansi SKPKD Laporan Keuangan PEMDA Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Pembahasan Laporan Keuangan PEMDA E.1 D. SPJ dengan Bendahara Pembantu PERUBAHAN APBD PELAKSANAAN & PENATAUSAHAAN PENERIMAAN C.10.3 B.8 Penetapan Perda APBD dan Per KDH Penjabaran APBD A.3.1 Penatausahaan Penerimaan C. Subsidi Hibah.1.1.12.3 A.5 Penyusunan KUA & PPAS Penyiapan Pedoman Penyusunan RKA SKPD Penyusunan RKA SKPD Penyiapan Raperda APBD Pembahasan Raperda APBD dan Penyusunan Raper KDH Penjabaran APBD A.4 A. Bantuan.SIKLUS PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH MENURUT PERMENDAGRI PENYUSUNAN APBD A.9.2 D.7.6.1 B.3 D. 2 Penyiapan Pedoman Penyusunan RKA SKPD untuk P-APBD E. B.2.13. Penetapan Raper KDH (Dalam Hal DPRD Tidak Mengambil Keputusan Bersama) B.3.3.1.10.7 Pembatalan Perda APBD dan Per KDH Penjabaran APBD A.11 Pengesahan Rancangan DPPA SKPD .4 Penyiapan Raperda P-APBD E.8. Bagi Hasil dan Pembiayaan B. Pengajuan SPP-LS Bunga.5.2 Penatausahaan Penerimaan dengan Bendahara Pembantu AKUNTANSI DAN PELAPORAN D.2.10.6.3. Pembentukan Dana Cadangan B.9.1 Pelaksanaan Pendapatan Daerah .5.2.10. B.5 D.3.Bendahara Penerimaan C.1 Penyusunan KUA & PPAS P-APBD E.1.Bendahara Penerimaan Pembantu C. B.3. B.1 A. B. Bagi Hasil dan Pembiayaan B. Penerbitan SP2D Bunga.4 Pelaksanaan Pendapatan Daerah–Bank Lain C.4 D.6 Evaluasi Raperda P-APBD & Raper KDH Penjabaran P-APBD E.4 B. Pembuatan SPJ B. B94 DOKUMEN PELAKSANAAN APBD DAN PENATAUSAHAAN PENGELUARAN Penyiapan Rancangan DPA-SKPD dan Rancangan Anggaran Kas Penyusunan Rancangan DPA-SKPD Pengesahan Rancangan DPA-SKPD Penyediaan Dana Pengajuan SPP-UP Penerbitan SP2D-UP Pembelanjaan Dana UP Pengajuan SPP-GU Penerbitan SP2D-GU Pembelanjaan Dana GU Pengajuan SPP-TU Penerbitan SP2D-TU Pembelanjaan Dana TU Pengajuan SPP-LS Gaji & Tunjangan Penerbitan SP2D-LS Gaji & Tunjangan Pembelanjaan Dana Gaji & Tunjangan Pelaksanaan Pengeluaran Barang & Jasa Pengajuan SPP-LS Barang & Jasa Penerbitan SP2D-LS Barang & Jasa Pembelanjaan Dana Barang & Jasa B. B. Pengajuan SPP-LS Barang & Jasa –Non Pihak Ketiga B.10. B. Bagi Hasil dan Pembiayaan B.2.2.2 B. Subsidi Hibah.10 Pembahasan Rancangan DPPA SKPD E.1.1.14.7 Pembatalan Perda P-APBD dan Per KDH Penjabaran P-APBD E.9.2 Pelaksanaan Pendapatan Daerah .11.2.8. Bantuan.4.3 Penyusunan RKA SKPD P-APBD E.8.7.

. Gambar Keterangan 1 Proses / Aktivitas 2 Alternatif Keputusan atau Situasi 3 Dokumen 4 Proses yang Telah Dijelaskan Sebelumnya 5 Berlanjut ke Halaman.KETERANGAN GAMBAR No.. 6 Lanjutan dari Halaman.. 7 Arsip / Database / Register 8 Pihak Lain di Luar Siklus ..

Instansi Bank Kasda BPK BUD DPRD KDH PPKD PA PNS Daerah PPK PPTK SEKDA SKPD SKPKD TAPD 2.DAFTAR SINGKATAN 1. Dokumen BKU CALK DPA SKPD DPPA SKPD KUA LK LAK LRA Perda Per KDH PPA PPAS Raperda Raper KDH : Buku Kas Umum : Catatan Atas Laporan Keuangan : Dokumen Pelaksana Anggaran SKPD : Dokumen Pelaksanaan Perubahan Anggaran SKPD : Kebijakan Umum APBD : Laporan Keuangan : Laporan Arus Kas : Laporan Realisasi Angaran : Peraturan Daerah : Peraturan Kepala Daerah : Prioritas dan Plafon Anggaran : Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara : Rancangan Peraturan Daerah : Rancangan Peratruran Kepala Daerah : Bank Kas Daerah : Badan Pemeriksa Keuangan : Bendahara Umum Daerah : Dewan Perwakilan Rakyat Daerah : Kepala Daerah : Pejabat Pengelola Keuangan Daerah : Pengguna Anggaran : Pegawai Negeri Sipil Daerah : Pejabat Penatausahaan Keuangan : Panitia Pelaksana Teknis Kegiatan : Sekretaris Daerah : Satuan Kerja Perangkat Daerah : Satuan Kerja Pengelola Keuangan Daerah : Tim Anggaran Pemerintah Daerah .

RKA SKPD RKPD SE SK SPD SPJ SKP Daerah SKR SPM STS SPP GU SPP LS SPP TU SPP UP SPPD SP2D : Rencana Kerja dan Anggaran SKPD : Rencana Kerja Pemerintah Daerah : Surat Edaran : Surat Keputusan : Surat Penyediaan Dana : Surat Pertanggungjawaban : Surat Ketetapan Pajak Daerah : Surat Ketetapan Retribusi : Surat Perintah Membayar : Surat Tanda Setoran : Surat Permintaan Pembayaran Ganti Uang Persediaan : Surat Permintaan Pembayaran Langsung : Surat Permintaan Pembayaran Tambahan Uang Persediaan : Surat Permintaan Pembayaran Uang Persediaan : Surat Perintah Perjalanan Dinas : Surat Perintah Pencairan Dana .

KUA dan PPA Raperda APBD (A4) Perda APBD (A7) Pembatalan Perda APBD (A8) Dalam Hal DPRD Tidak Mengambil Keputusan Bersama Penyusunan Raper KDH APBD (A9) Evaluasi & Penetapan Raper KDH APBD (A10) Raper KDH APBD Proses Penyusunan APBD dimulai dengan penyusunan rancangan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan dokumen Proiritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS). 1 .PROSES PENYUSUNAN APBD Penyusunan KUA & PPAS Penyusunan Raperda APBD Pedoman Penyusunan RKA-SKPD (A2) Penetapan Perda APBD Pembahasan Raperda APBD (A5) Proses Perencanaan RKPD Penyusunan RKA-SKPD (A3) Persetujuan Bersama Raperda APBD Penyusunan KUA dan PPAS (A1) RKA-SKPD Evaluasi Gubernur/ Mendagri (A6) . Berdasarkan Nota Kesepakatan tersebut. Kedua dokumen tersebut kemudian dibahas bersama DPRD untuk menghasilkan sebuah Nota Kesepakatan KUA dan PPA. Proses penetapan Perda APBD baru dapat dilakukan jika Mendagri/Gubernur menyatakan bahwa Perda APBD tidak bertentangan dengan kepentingan umum dan peraturan perundangan yang lebih tinggi.Nota Kesepakatan . KDH memnyampaikan Surat Edaran yang berisi Pedoman Penyusunan RKA-SKPD yang kemudian ditindaklanjuti oleh SKPD-SKPD dengan melakukan penyusunan RKA-SKPD. KDH dapat menyusun Peraturan KDH tentang APBD. Dalam kasus tertentu dimana DPRD tidak mengambil keputusan bersama. PPKD melakukan kompilasi RKA-SKPD menjadi Raperda APBD untuk dibahas dan memperoleh persetujuan bersama dengan DPRD sebelum diajukan dalam proses Evaluasi.

A. Penyusunan KUA dan PPAS TAPD RKPD Penyusunan Rancangan awal KUA SEKDA Rancangan KUA KDH Rancangan KUA Rancangan KUA DPRD Rancangan KUA Tidak Menyetujui Ya SE Mendagri Memuat: a.1. Menentukan urutan program tiap urusan 3. Rancangan awal KUA Rancangan awal KUA SEKDA menyetujui dan menyerahkan kepada KDH paling lambat Awal Juni Otorisasi KDH mengotorisasi dan menyerahkan kepada DPRD paling lambat Pertengahan Juni Pembahasan Bersama PEMDA .Prinsip dan kebijakan penyusunan APBD c. Menentukan skala prioritas urusan 2.DPRD Nota Kesepakatan KUA KUA KUA disepakati paling lambat Minggu Ke-1 Juli Nota Kesepakatan KUA KUA Nota Kesepakatan KUA KUA Tahapan: 1.Daerah b.Teknis penyusunan APBD d.DPRD PPA disepakati paling lambat Akhir Juli PPA KUA dan PPAS Menjadi Dasar Penyusunan Pedoman RKA Nota Kesepakatan PPA Nota Kesepakatan PPA PPA Nota Kesepakatan PPA PPA 2 .Hal-hal khusus lainnya. Menyusun plafon anggaran sementara tiap program Penyusunan Rancangan Awal PPAS Tidak Menyetujui Ya Rancangan PPAS Rancangan PPAS Rancangan PPAS Nota Kesepakatan KUA KUA Otorisasi Rancangan Awal PPAS Rancangan Awal PPAS KDH mengotorisasi dan menyerahkan kepada DPRD paling lambat Minggu Ke-2 Juli Rancangan PPAS Pembahasan Bersama PEMDA .Pokok-pokok kebijakan yang memuat sinkronisasi kebijakan Pusat .

A.1.Menyusun plafon anggaran sementara tiap program Rancangan Awal PPAS 7.Menentukan skala prioritas urusan . Rancangan Awal PPAS 8. TAPD SEKDA KDH DPRD Rancangan awal KUA Rancangan awal KUA 3. TAPD menyampaikan rancangan awal KUA kpd SEKDA. Akhir Juli Nota Kesepakatan PPA PPA 3 . Tengah Juni Rancangan KUA 5. Mgg 2 Juli Rancangan PPAS 10. SEKDA menyetujui rancangan awal KUA dan menyerahkan rancangan KUA kpd KDH paling lambat awal Juni. SEKDA menyetujui rancangan awal PPAS menjadi Rancangan PPAS dan menyerahkan rancangan PPAS kepada KDH.Hal-hal khusus lainnya 2. KDH mengotorisasi rancangan KUA dan menyerahkan kpd DPRD paling lambat pertengahan Juni. Kedua dokumen ini disepakati paling lambat akhir Juli. Awal Juni Rancangan KUA 4. Berdasarkan KUA dan Nota Kesepakatan KUA.Pokok-pokok kebijakan yang memuat sinkronisasi kebijakan Pusat-Daerah . KUA disepakati paling lambat minggu ke-1 Juli. Nota Kesepakatan KUA KUA Nota Kesepakatan KUA KUA Minggu 1 Juli 6. Rancangan Awal KUA tersebut memuat: . TAPD menyusun rancangan awal PPAS Tahapan PPAS: . DPRD membahas rancangan PPAS bersama PEMDA untuk menghasilkan PPA dan Nota Kesepakatan PPA. TAPD menyampaikan rancangan awal PPAS kepada SEKDA. DPRD membahas rancangan KUA bersama PEMDA untuk menghasilkan KUA dan Nota Kesepakatan KUA. TAPD menyusun rancangan awal KUA. KDH mengotorisasi rancangan PPAS dan menyerahkan kepada DPRD paling lambat minggu ke-2 Juli.Prinsip dan kebijakan penyusunan APBD .Menentukan urutan program tiap urusan . Rancangan PPAS 9. Penyusunan KUA & PPAS Uraian 1.Teknis penyusunan APBD .

Hal-hal lainnya yang perlu mendapatkan perhatian dari SKPD e. Penyusunan RKA SKPD 4 . b.Lampiran: -KUA -PPA -Kode rekening APBD -Format RKA-SKPD -Analisis standar belanja -Standar satuan harga Rancangan AWAL SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Rancangan AWAL SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SE KDH tentang SKPD Pedoman SE KDHRKA tentang Penyusunan Pedoman SKPD Penyusunan RKA SKPD SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD 1 Ke A.PPA untuk setiap program SKPD dan rencana pendapatan dan pembiayaan.A.2.Batas waktu penyampaian RKASKPD kepada PPKD d. Penyiapan Pedoman Penyusunan RKA SKPD TAPD SEKDA KDH Penyusunan Analisis Standar Belanja Penyusunan SPM Penyusunan Standar Satuan Harga Nota Kesepakatan KUA Nota Kesepakatan PPA Analisis Standar Belanja SPM Standar Satuan Harga Rancangan SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Rancangan SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Ya Penyiapan Rancangan AWAL Surat Edaran KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Tidak Menyetujui Otorisasi Diterbitkan paling lambat awal Agustus TA berjalan Mencakup: a.3.Sinkronisasi program dan kegiatan antar SKPD dengan kinerja SKPD sesuai dengan SPM c.

paling lambat awal bulan Agustus tahun anggaran berjalan. SEKDA menyetujui Rancangan AWAL Surat Edaran KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA-SKPD dan meneruskannya kepada KDH. SPM. SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Awal Agustus 5. TAPD menyiapkan Rancangan AWAL Surat Edaran (SE) KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA-SKPD.2 Penyiapan Pedoman Penyusunan RKA-SKPD Uraian 1.Standar Satuan Harga 2. Rancangan SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD 4. Lampiran: . Sinkronisasi program dan kegiatan antar SKPD dengan kinerja SKPD sesuai dengan SPM 3.PPA . SEKDA mengkoordinasi penyebaran Surat Edaran KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD kepada SKPDSKPD. Batas waktu penyampaian RKA-SKPD kepada PPKD 4.Kode Rekening APBD . KDH mengotorisasi Rancangan Surat Edaran KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD menjadi Surat Edaran KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD.Format RKA-SKPD . Rancangan AWAL SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD TAPD Rancangan AWAL SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD SEKDA KDH 3.Analisis Standar Belanja . TAPD menyerahkan Rancangan AWAL Surat Edaran KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA-SKPD kepada SEKDA. SKPD 5 . Rancangan Awal SE KDH ini mencakup: 1. Penyusunan Pedoman tersebut mengacu pada KUA dan PPA yang telah disepakati serta dokumen-dokumen pendukung lain seperti Analisis Standar Belanja.KUA . Sebagai langkah awal penyusunan Raperda APBD. dan Standar Satuan Harga. Hal-hal lain yang perlu mendapat perhatian dari SKPD 5.A. PPA untuk tiap program SKPD dan rencana pendapatan dan pembiayaan 2.

1 RKA SKPD 3.PPA untuk setiap program SKPD dan rencana pendapatan dan pembiayaan b.A.1 RKA SKPD 3.2.2 2 RKA SKPD RKA SKPD Penyusunan RKA SKPD Ke A.Batas waktu penyampaian RKA-SKPD kepada PPKD d.2 Form RKA SKPD 3.Lampiran: -KUA -PPA -Kode rekening APBD -Format RKA-SKPD -Analisis standar belanja -Standar satuan harga SEKDA Dari A. Penyiapan Pedoman Penyusunan RKA SKPD 1 SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Penyusunan Rincian Anggaran Pendapatan Penyusunan Rincian Anggaran Belanja Tidak Langsung Penyusunan Rincian Anggaran Belanja Langsung (Program & Kegiatan Penyusunan Rincian Penerimaan Pembiayaan Daerah Penyusunan Rincian Pengeluaran Pembiayaan Daerah RKA SKPD 1 Form RKA SKPD 1 Disiapkan Hanya Oleh SKPD Pemungut Pendapatan RKA SKPD 2.4. Penyusunan RKA SKPD SKPD Mencakup: a.1 RKA SKPD 2.2. Penyiapan Raperda APBD 6 .Sinkronisasi program dan kegiatan antar SKPD dengan kinerja SKPD sesuai dengan SPM c.2 Disiapkan Oleh SKPD yang bertindak sebagai SKPKD Penyusunan Rekapitulasi Rincian Anggaran Belanja Langsung (Program & Kegiatan RKA SKPD 2.3.1 dan 3.Hal-hal lainnya yang perlu mendapatkan perhatian dari SKPD e.

2.1 untuk kemudian digabung dalam rekapitulasi Rincian Anggaran Belanja Langsung untuk menghasilkan RKASKPD 2. SKPD menyusun Rincian Anggaran Belanja Langsung masing-masing kegiatan untuk menghasilkan RKA-SKPD 2. SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA-SKPD RKA SKPD 2.2. SKPD mengkompilasi dokumen RKA-SKPD diatas menjadi RKA-SKPD. SKPD menerima Surat Edaran KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA-SKPD.1. Form RKA-SKPD 1 disiapkan hanya oleh SKPD pemungut pendapatan. 6. SKPD yang bertindak sebagai SKPKD menyusun Rincian Penerimaan Pembiayaan Daerah untuk menghasilkan RKASPKD 3. 7 .2. 7.2. RKA-SKPD tersebut selanjutnya diserahkan kepada PPKD untuk proses peyusunan Raperda APBD. 3. SKPD yang bertindak sebagai SKPKD menyusun Rincian Pengeluaran Pembiayaan Daerah untuk menghasilkan RKASKPD 3.2 RKA SKPD RKA SKPD 3. Berdasarkan SE tersebut. 4.2 8.A. SKPD mulai menyusun RKA masing-masing RKA SKPD 1 2.1 RKA SKPD 2. SKPD menyusun Rincian Anggaran Belanja Tidak Langsung untuk menghasilkan RKA-SKPD 2.1 RKA SKPD 3.1.3 Penyusunan RKA-SKPD Uraian SKPD 1. SKPD menyusun Rincian Anggaran Pendapatan untuk menghasilkan RKA-SKPD 1.1 RKA SKPD 2.

Daftar pinjaman daerah 8 RKA SKPD Raperda APBD dan Lampiran Nota Keuangan Raperda APBD dan Lampiran . pembiayaan) 4. Ringkasan APBD 2. Penyusunan RKA SKPD PPKD TAPD SEKDA Nota Keuangan Raperda APBD dan Lampiran KDH Nota Keuangan Raperda APBD dan Lampiran 2 RKA SKPD RKA SKPD Pembahasan RKA SKPD 3 Tidak Raperda APBD dan Lampiran Penyusunan RKA SKPD Sesuai KUA. Daftar piutang daerah. 6. Daftar perkiraan penambahan/pengurangan aset tetap 9.5. keselarasan urusan – fungsi) 5. Daftar perkiraan penambahan/pengurangan aset lain-lain 10. Ringkasan APBD (urusan PEMDA dan organisasi) 3.3. Pembahasan Raperda APBD Akuntansi RKA SKPD RKA SKPD Laporan Keuangan Badan Kepegawaian RKA SKPD Ya Daftar Pegawai RKA SKPD Masyarakat Penyusunan Raperda APBD beserta Lampiran Lampiran Raperda APBD: 1. Daftar investasi daerah 8. PPA & Dokumen Lain Ke A.A.4. 7. Daftar dana cadangan daerah 12. Rincian APBD (urusan PEMDA. pendapatan. organisasi. Daftar jumlah pegawai. organisasi. Penyiapan Raperda APBD SKPD Dari A. program dan kegiatan. Rekap Belanja (urusan PEMDA. Daftar kegiatan dianggarkan kembali 11. belanja.

Daftar kegiatan dianggarkan kembali . 2. indikator kinerja. serta sinkronisasi program dan kegiatan antar SKPD. PPKD menyerahkan RKA-SKPD kepada TAPD untuk dilakukan pembahasan. SKPD harus melakukan penyempurnaan.Daftar jumlah pegawai. TAPD menyerahkan RKA-SKPD yang telah sesuai kepada PPKD untuk dikompilasi menjadi Raperda APBD 4.Ringkasan APBD (urusan dan organisasi) . Pembahasan dilakukan untuk menelaah kesesuaian antara RKA-SKPD dengan KUA. SEKDA menyerahkan Raperda APBD beserta lampiran dan Nota Keuangan kepada KDH dengan sebelumnya melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Apabila hasil pembahasan RKA-SKPD terdapat ketidaksesuaian. PPA.4 Penyiapan Raperda APBD Uraian SKPD RKA SKPD PPKD TAPD SEKDA KDH 1. piutang daerah. Dengan data tambahan berupa Laporan Keuangan dan Daftar Pegawai. Lampiran APBD: . PPKD menyerahkan Raperda APBD beserta lampiran dan Nota Keuangan kepada SEKDA. RKA SKPD RKA SKPD 3. kelompok sasaran kegiatan. prakiraan . dan investasi daerah . serta capaian kinerja.A.Ringkasan APBD . Raperda APBD dan Lampiran 6.3) diserahkan kepada PPKD untuk memulai penyusunan Raperda APBD. standar harga.Rekapitulasi belanja . RKA-SKPD yang telah disiapkan oleh masing-masing SKPD (seperti dijelaskan di hal A. PPKD melakukan kompilasi atas RKA-SKPD menjadi Raperda APBD beserta lampiran dan Nota Keuangan. Nota Keuangan Raperda APBD dan Lampiran 9 . SAB. dan dokumen perencanaan lainnya.Daftar perkiraan penambahan/ pengurangan aset tetap dan aset lain-lain .Daftar dana cadangan daerah dan pinjaman daerah RKA SKPD Penyusunan Raperda APBD beserta Lampiran Raperda APBD dan Lampiran Nota Keuangan Nota Keuangan 5. SPM.

belanja dan pembiayaan.9. rincian obyek pendapatan. Evaluasi Raperda APBD dan Raper KDH Penjabaran APBD 10 .Penjabaran APBD menurut urusan pemerintahan daerah. program. jenis. obyek. Penyiapan Raperda DPRD Nota Keuangan Raperda APBD dan Lampiran KUA PPA Nota Keuangan Penyiapan Raper KDH Penjabaran APBD Raperda APBD dan Lampiran Penyampaian Raperda APBD beserta lampirannya kepada DPRD paling lambat pada minggu pertama bulan Oktober RKA SKPD Pembahasan Bersama PEMDA . Pembahasan Raperda APBD dan Penyusunan Raper KDH – Penjabaran APBD PPKD 3 RKA Persetujuan Bersama Raperda APBD Penyusunan Raperda APBD KDH Dari A. organisasi.4.Ringkasan penjabaran anggaran pendapatan daerah. belanja daerah dan pembiayaan daerah b.A.5. Penyusunan Raper KDH APBD Persetujuan Bersama Raperda APBD Persetujuan Bersama Raperda APBD Raperda APBD Dan Lampiran Nota Keuangan Raperda APBD Dan Lampiran Lampiran Raper KDH – Penjabaran APBD: a.6. Raper KDH Penjabaran APBD Raperda APBD Dan Lampiran 5 Ke A.DPRD SKPD RKA SKPD diberikan jika DPRD memerlukan penjelasan tambahan Raper KDH Penjabaran APBD Raper KDH Penjabaran APBD Tidak Sesuai KUA dan PPA DPRD Tidak Mengambil Keputusan Pengambilan keputusan bersama paling lambat 1 (satu) bulan sebelum TA ybs dilaksanakan 4 Ke A. kegiatan. kelompok.

kegiatan.A. Pembahasan Bersama PEMDA 4. menyiapkan Raper KDH Penjabaran APBD. Jika lebih dari 1 bulan DPRD tidak mengambil keputusan maka proses langsung dilanjutkan ke penyusunan Raper KDH APBD (A. Persetujuan Bersama Raperda APBD Raperda APBD dan Lampiran Paling lambat 1 bulan sebelum pelaksanaan anggaran 5.Penjabaran KDH menurut urusan. belanja.9).Ringkasan penjabaran anggaran pendapatan daerah. pembiayaan Raper KDH Penjabaran APBD 7. program. KDH menyerahkan Raperda APBD beserta lampiran dan Nota Keuangan kepada DPRD paling lambat minggu pertama bulan Oktober. rincian objek pendapatan. Setelah dinyatakan sesuai DPRD dan KDH membuat Persetujuan Bersama Raperda APBD selambat-lambatnya 1 bulan sebelum tahun anggaran bersangkutan dilaksanakan.5 Pembahasan Raperda APBD dan Penyusunan Raper KDH – Penjabaran APBD Uraian 1. objek. PPKD menyerahkan Raper KDH Penjabaran APBD kepada KDH. Raper KDH Penjabaran APBD 11 . DPRD menyerahkan Persetujuan Bersama Raperda APBD kepada PPKD. kelompok.4). belanja daerah. berdasarkan Persetujuan Bersama Raperda APBD dan RKA-SKPD. KDH menyusun Raperda APBD beserta lampiran dan Nota Keuangan (seperti dijelaskan dalam proses A. PPKD. DPRD bersama PEMDA membahas kesesuaian Raperda APBD beserta lampiran dan Nota Keuangan dengan KUA dan PPAS. Persetujuan Bersama Raperda APBD Raperda APBD dan Lampiran 6. jenis. Lampiran Raper KDH Penjabaran APBD: . Raperda APBD dan Lampiran Nota Keuangan 3. dan pembiayaan daerah . organisasi. PPKD KDH Raperda APBD dan Lampiran Nota Keuangan DPRD Mgg 1 Oktober 2.

8.6. Evaluasi Raperda Ya Ditindaklanjuti KDH & DPRD Tidak Batas Waktu Penyempurnaan Adalah 7 Hari Kerja Setelah Diterimanya Evaluasi Sesuai Kepentingan Umum dan Peraturan Perundangan Lebih Tinggi Hasil Evaluasi Disampaikan Paling Lambat 15 Hari Kerja Sejak Diterimanya Raperda Tidak 6 Ya Ke A. Evaluasi Raperda APBD dan Raper KDH Penjabaran APBD KDH Gubernur/Mendagri Dari A.Risalah sidang jalannya pembahasan Raperda .APBD d.Persetujuan bersama Pemda .7.DPRD terhadap Raperda .A.APBD b. Pembahasan Raperda 5 Penetapan PerMendagri tentang Evaluasi Raperda Raperda APBD Dan Lampiran Raper KDH (Penjabaran APBD) Raperda APBD Dan Lampiran Raper KDH (Penjabaran APBD) PerMendagri tentang Evaluasi Raperda Penyampaian Raperda dan Raper KDH paling lambat 3 hari kerja setelah disetujui disertai: a.Nota keuangan dan pidato kepala daerah perihal penyampaian pengantar nota keuangan pada sidang DPRD.KUA dan PPA yang disepakati KDH dan pimpinan DPRD c.5. Pembatalan Perda Raperda APBD Dan Lampiran Raperda APBD Dan Lampiran Raper KDH (Penjabaran APBD) Ke A. Penetapan Perda dan Per KDH 7 Raper KDH (Penjabaran APBD) 12 .

A.6 Evaluasi Raperda APBD dan Raper KDH Penjabaran APBD
Uraian
Raper KDH (Penjabaran APBD)

KDH
Raperda APBD Dan Lampiran

Gubernur/Mendagri

1. KDH menyerahkan Raperda APBD beserta lampiran dan Raper KDH Penjabaran APBD kepada Gubernur/Mendagri paling lambat 3 hari kerja setelah disetujui. Penyampaian Raperda dan Raper KDH disertai: - Persetujuan bersama PEMDA – DPRD terhadap Raperda APBD - KUA dan PPA yang disepakati KDH dan pimpinan DPRD - Risalah sidang jalannya pembahasan Raperda APBD - Nota Keuangan dan pidato kepala daerah perihal penyampaian pengantar nota keuangan pada sidang DPRD

3 hari kerja

2. Gubernur/Mendagri mengevaluasi kesesuaian Raperda APBD beserta lampiran dan Raper KDH Penjabaran APBD dengan Permendagri tentang Evaluasi Raperda. Jika Raperda APBD tidak dapat diterima dalam proses evaluasi, Pemda & DPRD harus melakukan penyempurnaan dalam jangka waktu 7 hari

Raper KDH (Penjabaran APBD)

Raperda APBD Dan Lampiran

Hasil Evaluasi disampaikan paling lambat 15 hari kerja setelah diterimanya Raperda

3. Gubernur/Mendagri menyerahkan Raperda APBD beserta lampiran dan Raper KDH Penjabaran yang sudah sesuai dengan Permendagri tentang Evaluasi Raperda kepada KDH.

Raper KDH (Penjabaran APBD)

Raperda APBD Dan Lampiran

13

A.7. Penetapan Perda APBD dan Per KDH Penjabaran APBD
KDH
7

Gubernur/Mendagri

Dari A.6. Evaluasi Raperda

Raper KDH (Penjabaran APBD)

Per KDH – Penjabaran APBD Raperda APBD Dan Lampiran

Perda - APBD

Penetapan Perda dan Per KDH

Paling lambat 31 Desember TA sebelumnya

Per KDH – Penjabaran APBD Per KDH – Penjabaran APBD Per KDH – Penjabaran APBD

8 Perda - APBD Perda - APBD Dilimpahkan Ke PPKD (Lembar B.1. Penyiapan Rancangan DPA SKPD dan Rancangan Anggaran Kas) Perda - APBD

Penyampaian Perda dan Per KDH ke Gubernur/Mendagri paling lambat 7 (tujuh) hari kerja setelah ditetapkan

14

A.7 Penetapan Perda APBD dan Per KDH Penjabaran APBD
Uraian
1. KDH menetapkan Raperda APBD beserta lampiran dan Raper KDH Penjabaran menjadi Perda APBD dan Raper KDH Penjabaran selambat-lambatnya 31 Desember tahun anggaran sebelumnya.
Raper KDH (Penjabaran APBD)

KDH
Raperda APBD Dan Lampiran

Gubernur/Mendagri

31 Des Per KDH (Penjabaran APBD)

31 Des

Perda APBD

7 hari

2. KDH menyerahkan Perda APBD dan Per KDH Penjabaran kepada Gubernur/Mendagri selambat-lambatnya 7 hari setelah ditetapkan.

7 hari

Per KDH (Penjabaran APBD)

Perda APBD

15

dan Berlakunya Pagu Tahun Sebelumnya Gubernur/Mendagri 6 Dari A.6. dan Berlakunya Pagu Tahun Sebelumnya 16 . Evaluasi Raperda Ditindaklanjuti KDH dan DPRD Penetapan Pelaksanaan Pengeluaran atas Pagu Tahun Sebelumnya Pemberhentian Pelaksanaan Perda dan Pencabutan Perda Paling Lama 7 (tujuh) hari kerja setelah pembatalan Tidak Per KDH – Pelaksanaan Pengeluaran atas Pagu Tahun Sebelumnya Pembatalan Perda APBD dan Per KDH Penjabaran APBD Perda – Pencabutan Perda APBD Kep Mendagri/Gubernur – Pembatalan Perda dan Per KDH. Pembatalan Perda APBD dan Per KDH – Penjabaran APBD KDH Kep Mendagri/Gubernur – Pembatalan Perda dan Per KDH.8.A.

KDH menetapkan pelaksanaan pengeluaran atas pagu tahun sebelumnya dengan Per KDH Pelaksanaan Pengeluaran atas Pagu Tahun Sebelumnya. dan Berlakunya Pagu Tahun Sebelumnya 3. KDH juga memberhentikan pelaksanaan Perda dengan mengeluarkan Perda Pencabutan Perda APBD selambatlambatnya 7 hari kerja setelah pembatalan.8 Pembatalan Perda APBD dan Per KDH Penjabaran APBD Uraian 1. Permendagri/Gubernur – Pembatalan Perda dan Per KDH. Gubernur/Mendagri menyerahkan dokumen Keputusan Mendagri/Gubernur Pembatalan Perda dan Per KDH. dan Berlakunya Pagu Tahun Sebelumnya 4.A. Per KDH – Pelaksanaan Pengeluaran atas Pagu Tahun Sebelumnya Perda – Pencabutan Perda APBD 17 . Apabila hasil evaluasi Raperda APBD dan Raper KDH Penjabaran APBD tidak ditindaklanjuti oleh KDH dan DPRD maka Gubernur/Mendagri membatalkan Perda APBD dan Per KDH Penjabaran APBD. dan Berlakunya Pagu Tahun Sebelumnya kepada KDH. Permendagri/Gubernur – Pembatalan Perda dan Per KDH. KDH Gubernur/Mendagri Raper KDH (Penjabaran APBD) Raperda APBD Dan Lampiran Pembatalan Perda dan Per KDH 2. dan Berlakunya Pagu Tahun Sebelumnya. Gubernur/Mendagri mengeluarkan dokumen Keputusan Mendagri/Gubernur Pembatalan Perda dan Per KDH.

Daftar piutang daerah. program dan kegiatan.APBD + Lampiran Lampiran Raper KDH .APBD Laporan Keuangan Daftar Pegawai Penyusunan Raper KDH . Rincian APBD (urusan PEMDA. Daftar pinjaman daerah 18 RKA SKPD Raper KDH APBD dan Lampiran Raper KDH APBD dan Lampiran . Rekap Belanja (urusan PEMDA. 6.APBD: 1.9. Daftar dana cadangan daerah 12. belanja. pembiayaan) 4. keselarasan urusan – fungsi) 5. Penetapan Raper KDH . Daftar perkiraan penambahan/pengurangan aset tetap 9. Daftar jumlah pegawai. organisasi. Daftar perkiraan penambahan/pengurangan aset lain-lain 10. Daftar kegiatan dianggarkan kembali 11. organisasi. Ringkasan APBD 2. Daftar investasi daerah 8.A RKA SKPD Akuntansi Badan Kepegawaian RKA SKPD Ke A. 7. Ringkasan APBD (urusan PEMDA dan organisasi) 3.A.10. pendapatan. Penyusunan Raper KDH APBD (Dalam Hal DPRD Tidak Mengambil Keputusan Bersama) SKPD 4 Raper KDH APBD dan Lampiran Raper KDH APBD dan Lampiran PPKD TAPD SEKDA KDH Penyusunan RKA SKPD RKA SKPD RKA SKPD RKA SKPD RKA SKPD Pembahasan RKA SKPD Raper KDH APBD dan Lampiran Raper KDH APBD dan Lampiran 8.

TAPD menyerahkan RKASKPD yang telah dibahas kepada PPKD. PPKD menyerahkan RKA-SKPD kepada TAPD utk dibahas.Rekapitulasi belanja .9 Penyusunan Raper KDH APBD (DPRD tidak mengambil Keputusan Bersama) Uraian 1. SEKDA menyerahkan Raperda APBD beserta lampiran kepada KDH. Jika DPRD tidak mengambil keputusan bersama.A. PPKD menyerahkan Raperda APBD beserta lampiran kepada SEKDA. RKA SKPD Penyusunan Raper KDH APBD beserta Lampiran Raper KDH APBD dan Lampiran Raper KDH APBD dan Lampiran Raper KDH APBD dan Lampiran 19 . dan investasi daerah . 8.Daftar kegiatan dianggarkan kembali . piutang daerah.Daftar dana cadangan daerah dan pinjaman daerah 7. SKPD RKA SKPD PPKD TAPD SEKDA KDH RKA SKPD RKA SKPD 5.Ringkasan APBD . PPKD menyusun Raperda APBD beserta lampiran.Daftar jumlah pegawai. SKPD menyerahkan RKASKPD kepada PPKD.Daftar perkiraan penambahan/ pengurangan aset tetap dan aset lain-lain .Ringkasan APBD (urusan dan organisasi) . SKPD kembali menyusun RKA-SKPD. 3. 6. 2. Lampiran APBD: .

A Raper KDH – APBD dan Lampiran Penyampaian paling lambat 15 (lima belas) hari kerja sejak DPRD tidak menetapkan keputusan bersama KDH Raper KDH .APBD Pengesahan Raper KDH APBD Penetapan Raper KDH – APBD oleh KDH Raper KDH .9.APBD (Keputusan Gubernur/ Mendagri) Per KDH .APBD Ya Melewati 30 (tigapuluh) Hari Kerja Tidak Per KDH – APBD (Keputusan KDH) Penetapan Per KDH APBD Per KDH .A. Penyusunan Raper KDH APBD (Dalam Hal DPRD Tidak Mengambil Keputusan Bersama) Gubernur/Mendagri 8.APBD (Keputusan Gubernur/ Mendagri) Per KDH . Penetapan Raper KDH APBD (Dalam Hal DPRD Tidak Mengambil Keputusan Bersama) KDH Dari A.APBD (Keputusan Gubernur/ Mendagri) 20 .10.

paling lambat 15 hari kerja sejak DPRD tidak menetapkan Keputusan Bersama KDH. KDH menyerahkan Raper KDH APBD dan lampiran kepada Gubernur/Mendagri. Gubernur/Mendagri mengesahkan Raper KDH APBD menjadi Per KDH APBD. Apabila pengesahan melewati batas waktu 30 hari kerja.10 Penetapan Raper KDH APBD (DPRD tidak mengambil Keputusan Bersama) Uraian 1. Gubernur/Mendagri menyerahkan Per KDH APBD (Keputusan Gubernur/Mendagri) kepada KDH. maka KDH menetapkan Raper KDH APBD menjadi Per KDH APBD (Keputusan KDH). Per KDH APBD (Keputusan Gubernur/Mendagri) 3.A. Pengesahan harus sudah dilakukan dalam 30 hari kerja. Per KDH APBD (Keputusan Gubernur/Mendagri) 21 . KDH Raper KDH APBD dan lampiran 15 hari kerja Gubernur/Mendagri Raper KDH APBD dan lampiran 30 hari kerja 2.

.

3) Dana LS Gaji Pengajuan Dana (B.7.4) SPD Dana UP Pengajuan Dana (B.2) Penerbitan SP2D (B.2) SP2D SP2D SP2D Pembelanjaan Dana UP (B.1 – B.1) SPPLS SPM-GAJI SPM-LS SPM-LS SPM-LS Penerbitan SP2D (B.1) SPPTU SPM-UP SPM-GU SPM-TU Penerbitan SP2D (B.2) SP2D SP2D SP2D SP2D Pembelanjaan GAJI (B.3) Pembelanjaan Dana GU (B.11.1) SPPGAJI Dana LS Barang Pengajuan Dana (B.4) Pembelanjaan Dana LS (B.8.9.5.10.5.PELAKSANAAN dan PENATAUSAHAAN BELANJA Penyiapan DPA SKPD dan SPD DPA SKPD Anggaran Kas Penyiapan DPA SKPD (B.11.7.3) Pembelanjaan Dana LS (B.3) Pembelanjaan Dana TU (B.9.9.6.3) Penerbitan SP2D (B.10.2) SPPLS Dana LS Bantuan Pengajuan Dana (B.11.3) Penerbitan SP2D (B.8.2) SPPLS Dana LS Pihak III Pengajuan Dana (B.6.1) SPPUP Dana GU Pengajuan Dana (B.6.7.2) Penerbitan SP2D (B.2) Penerbitan SP2D B.4) Pembelanjaan Dana LS (B.3) 23 .5.1) SPPGU Dana TU Pengajuan Dana (B.3) Penyediaan Dana (B.10.8.

8. Perda APBD PER KDH Penjabaran Rancangan DPA-SKPD Pembuatan Surat Pemberitahuan Paling lambat 15 hari sejak ditetapkannya Per KDH Penjabaran APBD Verfikasi bersama Kepala SKPD Penyusunan Rancangan Anggaran Kas SKPD Surat Pemberitahuan Tidak Sesuai Per KDH Penjabaran Paling lambat 3 (tiga) hari setelah APBD ditetapkan Rancangan DPA-SKPD Rancangan Anggaran Kas SKPD Rancangan Anggaran Kas SKPD Ya Rancangan Anggaran Kas SKPD Rancangan DPA-SKPD Rancangan Anggaran Kas SKPD Rancangan DPA-SKPD 9 Paling lambat 6 (enam) hari setelah pemberitahuan Ke B.3. Penetapan Perda 8 Rancangan DPA-SKPD Rancangan Anggaran Kas SKPD Penyusunan Rancangan DPA-SKPD Halaman B. Pengesahan Rancangan DPA-SKPD 24 .1 Penyiapan Rancangan DPA-SKPD dan Rancangan Anggaran Kas SKPD PPKD TAPD Surat Pemberitahuan Dari A.B.2.

SKPD PPKD Surat Pemberitahuan 3 hari kerja sejak APBD ditetapkan TAPD 2. berdasar Per KDH Penjabaran. SKPD menyerahkan Rancangan DPA-SKPD dan Rancangan Anggaran Kas SKPD kpd PPKD paling lambat 6 hari kerja setelah adanya pemberitahuan. SKPD menyusun Rancangan Anggaran Kas SKPD. Rancangan Anggaran Kas SKPD 5.1 Penyiapan Rancangan DPA-SKPD dan Rancangan Anggaran Kas Uraian 1. PPKD mengotorisasi Rancangan DPA-SKPD dan Rancangan Anggaran Kas SKPD kemudian diserahkan kepada TAPD. Berdasarkan Rancangan DPA-SKPD yang telah dibuat. PPKD menyerahkan Surat Pemberitahuan kepada SKPD. paling lambat 15 hari kerja sejak ditetapkannya Per KDH Penjabaran. Surat Pemberitahuan 3. SKPD menyusun Rancangan DPA-SKPD (Hal B.B. PPKD membuat Surat Pemberitahuan berdasarkan Perda APBD dan Per KDH Penjabaran APBD paling lambat 3 hari kerja sejak APBD ditetapkan. 15 hari kerja sejak penetapan Per KDH Penjabaran Verfikasi bersama Kepala SKPD Rancangan Anggaran Kas SKPD Rancangan DPA-SKPD 25 . Rancangan DPA-SKPD Rancangan Anggaran Kas SKPD 7.2) berdasarkan Surat Pemberitahuan Perda APBD dan Per KDH Penjabaran APBD. Rancangan DPA-SKPD 6 hari kerja setelah pemberitahuan 4. Rancangan DPA-SKPD 6 hari kerja setelah pemberitahuan Rancangan Anggaran Kas SKPD 6. TAPD melakukan verifikasi Rancangan DPA-SKPD dan Rancangan Anggaran Kas SKPD bersama Kepala SKPD.

1 DPA-SKPD 3.1 DPA-SKPD 3.B. Penyiapan Rancangan DPA dan Rancangan Anggaran Kas 26 .1 Surat Pemberitahuan Penyusunan Rincian DPA Pendapatan SKPD Penyusunan Rincian DPA Belanja Tidak Langsung SKPD Penyusunan Rincian DPA Belanja Langsung Program & Per Kegiatan SPKD Penyusunan Rincian Penerimaan Pembiayaan Daerah Penyusunan Rincian Pengeluaran Pembiayaan Daerah DPA-SKPD 1 DPA-SKPD 2.2.1.2. Penyusunan Rancangan DPA SKPD SKPD Pembuatan Surat Pemberitahuan Mengacu pada proses B.2 Penyusunan Rekapitulasi Belanja Langsung menurut Program & Kegiatan SKPD DPA-SKPD 2.2 Penyusunan Rancangan DPA-SKPD Penyusunan Rancangan Anggaran Kas SKPD Rancangan DPA-SKPD Rancangan DPA-SKPD Menjadi Sub Proses di B.1 DPA-SKPD 2.

DPA-SKPD 1 3. SKPD PER KDH Penjabaran PERDA APBD Surat Pemberitahuan 2. DPA-SKPD 3. SKPD bertindak sebagai SKPKD menyusun Rincian Pengeluaran Pembiayaan Daerah utk menghasilkan DPA-SKPD 3.2. SKPD menyusun Rincian DPA Belanja Langsung masing-masing kegiatan untuk menghasilkan DPA-SKPD 2.B.2.2.1 DPA-SKPD 2.1 6.1). SKPD menyusun DPA-SKPD. 27 .2.1. SKPD menyusun Rincian DPA Pendapatan SKPD untuk menghasilkan DPA-SKPD 1.2 7. SKPD menyusun Rincian DPA Belanja Tidak Langsung SKPD untuk menghasilkan DPA-SKPD 2.1 4. DPA-SKPD 3. SKPD mengkompilasi dokumen-dokumen DPA-SKPD diatas menjadi Rancangan DPA-SKPD. DPA-SKPD 2. SKPD bertindak sebagai SKPKD menyusun Rincian Penerimaan Pembiayaan Daerah utk menghasilkan DPA-SKPD 3. Rancangan DPA-SKPD ini digunakan sebagai dasar pembuatan Rancangan Anggaran Kas (Hal B.1.1 DPA-SKPD 2.2 Penyusunan Rancangan DPA-SKPD Uraian 1. Perda APBD dan Per KDH Penjabaran. Berdasarkan Surat Pemberitahuan.2 Rancangan DPA-SKPD 5. SKPD untuk kemudian digabung dalam rekapitulasi Rincian DPA Belanja Langsung untuk menghasilkan DPA-SKPD 2.

1. Pengesahan Rancangan DPA-SKPD SKPD DPA-SKPD PPKD Rancangan Anggaran Kas SKPD TAPD 9 Dari B.4. Penyediaan Dana Rancangan DPA-SKPD Tidak Pengesahan Rancangan DPA-SKPD Rancangan DPA-SKPD DPA-SKPD DPA-SKPD DPA-SKPD DPA-SKPD DPA-SKPD Bawasda BPK Setuju Ya Rancangan DPA-SKPD 11 Ke B. Penyediaan Dana 28 .3.B. Penyiapan Rancangan DPA SEKDA Penyusunan Anggaran Kas Pemerintah Daerah Rancangan Anggaran Kas SKPD Anggaran Kas Pemerintah Anggaran Kas Daerah Pemerintah Daerah 10 Penyiapan Rancangan DPA-SKPD dan Rancangan Anggaran Kas Rancangan Anggaran Kas SKPD Rancangan DPA-SKPD Rancangan DPA-SKPD Ke B.4.

B.4. Penyediaan Dana
PA / Kuasa PA
SPD SPD

Kuasa BUD
Anggaran Kas Pemerintah Daerah

PPKD

10

Dari B.3. Pengesahan Rancangan DPA SKPD

11

DPA SKPD 12

Penyusunan Anggaran Kas Pemerintah Daerah

Pengesahan Rancangan DPA SKPD

Ke B.5.1., B.6.1., B.7.1., B.8.1., B.9.1., B.10.1., B.11.1. (Pengajuan SPP)

Penyiapan SPD

Anggaran Kas Pemerintah Anggaran Kas Daerah Pemerintah Daerah DPA SKPD

DPA SKPD DPA SKPD

Anggaran Kas Pemerintah Daerah

Rancangan SPD Rancangan SPD Rancangan SPD

Rancangan SPD Rancangan SPD Rancangan SPD

Otorisasi

SPD SPD SPD

29

B.3 Pengesahan Rancangan DPA-SKPD
Uraian
1. TAPD menyerahkan Rancangan DPASKPD yang lolos verifikasi kepada SEKDA dan Rancangan Anggaran Kas SKPD yang lolos verifikasi kepada PPKD.

SKPD

PPKD

TAPD
Rancangan DPA-SKPD

SEKDA
Rancangan DPA-SKPD

Rancangan Anggaran Kas SKPD

Rancangan Anggaran Kas SKPD

2. PPKD menyusun Rancangan Anggaran Kas SKPD menjadi Anggaran Kas Pemerintah Daerah. Dokumen ini akan digunakan dalam proses pembuatan dokumen penyediaan dana.

Anggaran Kas Pemerintah Daerah

3. SEKDA menyetujui Rancangan DPASKPD dan menyerahkan kepada PPKD.

Rancangan DPA-SKPD

Rancangan DPA-SKPD

4. PPKD mengesahkan Rancangan DPASKPD menjadi DPA-SKPD.
7 hari kerja

DPA-SKPD

5. PPKD menyerahkan DPA-SKPD kepada SKPD, Bawasda, dan BPK. Penyerahan kepada SPKD selambat-lambatnya 7 hari kerja sejak disahkan.

DPA-SKPD

BPK & Bawasda

30

B.4 Penyediaan Dana
Uraian
1. PPKD menyerahkan dokumen Anggaran Kas Pemerintah Daerah dan DPA-SKPD kepada Kuasa BUD.

PA/Kuasa PA

Kuasa BUD
Anggaran Kas Pemerintah Daerah

PPKD
Anggaran Kas Pemerintah Daerah

DPA SKPD

DPA SKPD

2. Berdasarkan dua dokumen tersebut, Kuasa BUD menyiapkan Rancangan SPD. 3. Kuasa BUD menyerahkan Rancangan SPD kepada PPKD.

Rancangan SPD

Rancangan SPD

4. PPKD mengotorisasi Rancangan SPD dan menyerahkan SPD kepada Pengguna Anggaran/Kuasa PA.

SPD

31

A Rancangan SPM Otorisasi Ke B.B.5. Salinan SPD 5.5. Surat Pengantar SPP-UP 2. Lampiran lain SPM Register Surat Penolakan Penerbitan SPM Penerbitan SPM Paling Lambat 2 Hari Kerja Sejak SPP Diterima 13.1. Penerbitan SP2D-UP SPP-UP dan Dokumen Lain Rancangan SPM Rancangan SPM Penyampaian SPP-UP Dilampiri: Daftar rincian rencana penggunaan dana s/d jenis belanja Register SPM UP 32 . Ringkasan SPP-UP 3.2. Surat Pernyataan Pengguna Anggaran 6. Rincian SPP-UP (Jenis Belanja) 4. Penyediaan Dana Pembuatan SPP-UP SPP-UP dan Dokumen Lain DPA SKPD SPD Penelitian SPP-UP DPA SKPD Pembuatan Surat Penolakan SPM SPP UP dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM Surat Penolakan Penerbitan SPM Surat Penolakan Penerbitan SPM Otorisasi Penolakan SPM Paling Lambat 1 Hari Kerja Sejak SPP Diterima SPP UP dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM SPD SPP-UP dan Dokumen Lain dan SPP-UP Dokumen Lain SPD Lengkap Register SPP-GU Ya Pembuatan SPM Tidak Dokumen SPP-UP Terdiri dari: 1.Pengajuan SPP UP Bendahara Pengeluaran SPD PPK SKPD SPD SPD Pengguna Anggaran 12 Dari B.4.

Jika SPP-UP dinyatakan tidak lengkap. 8. PPK-SKPD meneliti kelengkapan dokumen SPPUP dan kesesuaiannya dengan SPD dan DPASKPD. Bendahara Pengeluaran SPD PPK SKPD Pengguna Anggaran SPD SPD SPP-UP dan Dokumen Lain SPP-UP dan Dokumen Lain DPA 4. Rancangan SPM ini kemudian diberikan PPKSKPD kepada Pengguna Anggaran untuk diotorisasi.Surat Pengantar SPP-UP . Berdasarkan SPD.Rincian SPP-UP . yang terdiri dari: . Penolakan SPM paling lambat 1 hari kerja sejak SPP-UP diterima. 9.Lampiran lain (daftar rincian rencana penggunaan dana s. 6. Surat Penolakan Penerbitan SPM diberikan kepada Bendahara agar Bendahara melakukan penyempurnaan SPP-UP.Surat Pernyataan Pengguna Anggaran . 2. Lengkap 2 hari kerja sejak SPP diterima Rancangan SPM Tidak Lengkap SPM 7. Penelitian SPP-UP 5.B.5. Penerbitan SPM paling lambat 2 hari kerja sejak SPP-UP diterima. SPP-UP dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM SPP-UP dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM SPP-UP dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM 1 hari kerja sejak SPP diterima 33 . jenis belanja) 3.Salinan SPD .Surat Penolakan Penerbitan SPM ini kemudian diberikan PPK-SKPD kepada Pengguna Anggaran untuk diotorisasi. PPK SKPD akan menerbitkan Surat Penolakan SPM. Bendahara menyerahkan SPP-UP beserta dokumen lain kepada PPK SKPD.d. Pengguna Anggaran menyerahkan SPD kepada Bendahara dan PPK SKPD. SPP-UP yang dinyatakan lengkap akan dibuatkan Rancangan SPM oleh PPK-SKPD. Bendahara membuat SPP-UP beserta dokumen lainnya.1 Pengajuan SPP-UP Uraian 1.Ringkasan SPP-UP .

Buku Pembantu Panjar 5.B Tidak Lengkap Ke B.1.5. Pembelanjaan Dana UP Ya Penerbitan SP2D Paling Lambat 2 Hari Kerja Sejak SPM Diterima Penerbitan SP2D SP2D Register Surat Penolakan Penerbitan SP2D SP2D SP2D SP2D Dari B.3.2.3. Pengajuan SPP-UP SPM SP2D Pembuatan SPM SPM Penolakan SP2D Paling Lambat 1 Hari Kerja Sejak SPM Diterima Surat Penolakan Penerbitan SP2D Surat Penolakan Penerbitan SP2D Pembuatan Surat Penolakan Penerbitan SP2D Penelitian Kelengkapan 13.5. Pembelanjaan Dana UP Pencatatan Diregister untuk keperluan pencatatan di PPK-SKPD SP2D SP2D SP2D 15. Buku Rekapitulasi Pengeluaran per rincian objek SP2D Dokumen Penatausahaan Mencakup: 1.D Nota Debet Pencatatan SP2D Dokumen Penatausahaan Mencakup: 1.5. Buku Pembantu Pajak 4. Buku Pembantu Simpanan/Bank 3. Buku Kas Pengeluaran Register SP2D 34 .5. BKU Pengeluaran 2.B.A Dari B. Penerbitan SP2D-UP Bendahara Pengeluaran Pengguna Anggaran Kuasa BUD Bank 13. Buku Kas Penerimaan 2.

2. Kuasa BUD meneliti kelengkapan SPM yang diajukan.Buku Pembantu Simpanan Bank .Buku Pembantu Pajak .Buku Kas Penerimaan . Pengguna Anggaran menyerahkan SPM kepada Kuasa BUD. Kuasa BUD menerbitkan surat penolakan penerbitan SP2D paling lambat 1 hari kerja sejak SPM diterima Surat Penolakan Penerbitan SP2D 1 hari kerja sejak SPM diterima Surat Penolakan Penerbitan SP2D 9. yang terdiri dari: . Kuasa BUD menerbitkan SP2D. Pengguna Anggaran menyerahkan SP2D kepada Bendahara.2 Penerbitan SP2D-UP Uraian 1.Buku Rekapitulasi Pengeluaran Per Rincian Objek Dokumen Penatausahaan 8. yang terdiri dari: .B. SP2D ini diserahkan kepada Bank dan Pengguna Anggaran. Surat penolakan penerbitan SP2D ini diserahkan kepada Pengguna Anggaran agar dilakukan penyempurnaan SPM 35 . SP2D 7. Lengkap 2 hari kerja sejak SPM diterima SP2D Dari Bank 4. paling lambat 2 hari kerja sejak diterimanya pengajuan SPM. SP2D Nota Debet SP2D 5. Apabila SPM dinyatakan lengkap. Kuasa BUD sendiri harus mencatat SP2D dan Nota Debet (Dari Bank) pada dokumen Penatausahaan. Bendahara Pengguna Anggaran Pengeluaran SPM Kuasa BUD SPM Bank Tidak Lengkap Penelitian Kelengkapan 3.Buku Pembantu Panjar .Buku Kas Pengeluaran Dokumen Penatausahaan 6.5. Apabila SPM dinyatakan tidak lengkap.BKU Pengeluaran . Bendahara mencatat SP2D pada dokumen Penatausahaan.

5.4. Pembelanjaan Dana UP Bendahara Pengeluaran Bank Pihak Ketiga Penyedia Barang & Jasa 13.3.E Bukti Pembayaran 36 .B Dari B.5.2.5. SPJ dengan Bendahara Pembantu 13.5.2. Penerbitan SP2D UP Ke D. Penerbitan SP2D UP Bukti Pembayaran Uang SP2D Penerimaan Uang Pencairan Dana Bukti Pembayaran Uang SP2D SP2D Nota Debet Nota Debet Pembayaran ke Pihak Ketiga Bukti Pembayaran Uang 13. Pembuatan SPJ dan D.B.D Ke B.

Pencairan Dana 3. Bukti Pembayaran 37 . Bank mencairkan dana. Nota Debet ini kemudian diserahkan ke Kuasa BUD. Setelah menerima uang dan Bukti Pembayaran. Bukti Pembayaran Uang Bukti Pembayaran Uang 5. Bendahara Pengeluaran menyerahkan uang dan Bukti Pembayaran kepada Pihak Ketiga Penyedia Barang & Jasa. Berdasarkan SP2D yang diterima. Bendahara Pengeluaran menyerahkan SP2D kepada Bank. Uang Uang Nota Debet Diserahkan ke Kuasa BUD 4. Bendahara Pengeluaran Bank SP2D Pihak Ketiga Penyedia Barang & Jasa Dari Kuasa BUD 2. Bank kemudian menyerahkan uang kepada Bendahara Pengeluaran dan membuat Nota Debet.B.5.3 Pembelanjaan Dana UP Uraian 1. Pihak Ketiga menandatangani Bukti Pembayaran kemudian diserahkan kembali kepada Bendahara Pengeluaran.

Penyediaan Dana SPJ SPD SPP-GU dan Dokumen Lain Pembuatan SPP-GU Penolakan SPM Paling Lambat 1 Hari Kerja Sejak SPP Diterima DPA SKPD SPP-GU dan Dokumen Lain SPP-GU dan Dokumen Lain SPP-GU dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM Pembuatan Surat Penolakan SPM SPP-GU dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM Surat Penolakan Penerbitan SPM Surat Penolakan Penerbitan SPM Otorisasi SPD Penelitian SPP-GU SPD SPJ DPA SKPD SPD Lengkap Register SPP-GU Ya Penerbitan SPM Paling Lambat 2 Hari Kerja Sejak SPP Diterima Pembuatan SPM Tidak SPM Register Surat Penolakan Penerbitan SPM Dokumen SPP-GU Terdiri dari: 1.6.2. Penerbitan SP2D-GU Register SPM GU 38 .1. Surat Pernyataan Pengguna Anggaran 7. Salinan SPD 6.B. Rincian SPP-GU (Jenis Belanja) 4. Surat Pengantar SPP-GU 2. Lampiran lain SPP-GU dan Dokumen Lain Rancangan SPM Rancangan SPM Rancangan SPM Otorisasi 14.4. Pengajuan SPP-GU Bendahara Pengeluaran Pembuatan SPJ PPK SKPD SPD Pengguna Anggaran SPD 12 Dari B.A Ke B.6. Surat Pengesahan SPJ atas penggunaan dana SPP-GU sebelumnya 5. Ringkasan SPP-GU 3.

Surat Penolakan Penerbitan SPM SPP-GU dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM SPP-GU dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM 1 hari kerja sejak SPP diterima 39 . Surat Penolakan Penerbitan SPM diberikan kepada Bendahara agar Bendahara melakukan penyempurnaan SPP-GU.Surat Pengesahan SPJ atas penggunaan dana SPP-GU sebelumnya .Salinan SPD . yang terdiri dari: .Surat Penolakan Penerbitan SPM ini kemudian diberikan PPK-SKPD kepada Pengguna Anggaran untuk diotorisasi. PPK-SKPD meneliti kelengkapan SPP-GU berdasar SPD dan DPA-SKPD.Surat Pengantar SPP-GU .Ringkasan SPP-GU .Rincian SPP-GU . Berdasar SPD dan SPJ.Lampiran lain SPJ Bendahara Pengeluaran SPD PPK SKPD Pengguna Anggaran SPD SPD SPP-GU dan Dokumen Lain SPP-GU dan Dokumen Lain 3. paling lambat 2 hari kerja sejak SPP diterima. Bendahara menyerahkan SPP-GU beserta dokumen lain kepada PPK-SKPD. Apabila SPP-GU dinyatakan lengkap maka PPK-SKPD membuat Rancangan SPM.1 Pengajuan SPP-GU Uraian 1. Pengguna Anggaran menyerahkan SPD kepada Bendahara dan PPK SKPD. PPK SKPD akan menerbitkan Surat Penolakan SPM.B. Penolakan SPM paling lambat 1 hari kerja sejak SPP-GU diterima. Penelitian SPP-GU Lengkap 2 hari kerja sejak SPP diterima 5. PPK-SKPD menyerahkan SPM kepada Pengguna Anggaran untuk diotorisasi. DPA Tidak Lengkap 4. Bendahara membuat SPP-GU beserta dokumen lainnya. Rancangan SPM SPM 6. SPP-GU dan Dokumen Lain 7.6. 9. 8. Jika SPP-GU dinyatakan tidak lengkap. 2.Surat Pernyataan Pengguna Anggaran .

2.B. Buku Pembantu Simpanan/Bank 3.B Surat Penolakan Penerbitan SP2D Surat Penolakan Penerbitan SP2D Pembuatan Surat Penolakan Penerbitan SP2D Lengkap Ya Penerbitan SP2D Ke B.6. Ringkasan pengeluaran per rincian objek disertai bukti pengeluaran yang sah dan lengkap 4. Pembelanjaan Dana GU Pencatatan Diregister untuk keperluan pencatatan di PPK-SKPD SP2D SP2D SP2D SP2D SP2D 14.6.3.1. Buku Pembantu Panjar 5.3.6. Bukti atas penyetoran PPN/PPh Bank SP2D Pembuatan SPM SPM Penelitian Kelengkapan 14.6. Surat Pernyataan tanggung jawab PA/Kuasa PA 2. BKU Pengeluaran 2. Pengajuan SPP-GU Kuasa BUD SPM Kelengkapan Dokumen untuk Penerbitan SP2D: 1.A Dari B. Surat Pengesahan Pertanggungjawaban Bendahara Pengeluaran periode sebelumnya 3. Penerbitan SP2D-GU Bendahara Pengeluaran Pengguna Anggaran 14. Buku Rekapitulasi Pengeluaran per rincian objek SP2D Dokumen Penatausahaan Register SP2D 40 . Pembelanjaan Dana GU Penolakan SP2D Paling Lambat 1 Hari Kerja Sejak SPM Diterima Penerbitan SP2D Paling Lambat 2 Hari Kerja Sejak SPM Diterima SP2D Register Surat Penolakan Penerbitan SP2D SP2D Dari B.D Nota Debet Pencatatan SP2D Dokumen Penatausahaan Mencakup: 1. Buku Pembantu Pajak 4.

Surat penolakan penerbitan SP2D ini diserahkan kepada Pengguna Anggaran agar dilakukan penyempurnaan SPM Surat Penolakan Penerbitan SP2D 41 . yang terdiri dari: . SP2D ini diserahkan kepada Bank dan Pengguna Anggaran. 7.Buku Pembantu Simpanan Bank .Buku Pembantu Panjar . Kuasa BUD menerbitkan surat penolakan penerbitan SP2D paling lambat 1 hari kerja sejak SPM diterima SP2D SP2D Bendahara Pengeluaran Pengguna Anggaran SPM Kuasa BUD SPM Bank Tidak Lengkap Penelitian Kelengkapan Lengkap SP2D 2 hari kerja sejak SPM diterima Dari Bank Nota Debet SP2D Dokumen Penatausahaan Dokumen Penatausahaan Surat Penolakan Penerbitan SP2D 1 hari kerja sejak SPM diterima 9. 2.Buku Kas Pengeluaran 6. Pengguna Anggaran menyerahkan SP2D kepada Bendahara. 3. Bendahara mencatat SP2D pada dokumen Penatausahaan.BKU Pengeluaran . 5. Pengguna Anggaran menyerahkan SPM kepada Kuasa BUD.Buku Rekapitulasi Pengeluaran Per Rincian Objek 8.2 Penerbitan SP2D-GU Uraian 1.Buku Kas Penerimaan .Ringkasan pengeluaran per rincian objek disertai bukti pengeluaran yg sah & lengkap .Buku Pembantu Pajak . Kelengkapan dokumen untuk penerbitan SP2D yaitu: . Bila SPM dinyatakan lengkap maka Kuasa BUD menerbitkan SP2D paling lambat 2 hari kerja sejak diterima pengajuan SPM. yang terdiri dari: .Surat Pengesahan SPJ Bendahara Pengeluaran periode sebelumnya . Kuasa BUD meneliti kelengkapan SPM. Apabila SPM dinyatakan tidak lengkap.Bukti atas penyetoran PPN/PPh 4.B. Kuasa BUD sendiri harus mencatat SP2D dan Nota Debet (Dari Bank) pada dokumen Penatausahaan.6.

D Ke B. Pembelanjaan Dana GU Bendahara Pengeluaran Bank Pihak Ketiga Penyedia Barang & Jasa 14.5. Penerbitan SP2D GU Ke D.6.6.2.3.E Bukti Pembayaran 42 .4.B Dari B. Penerbitan SP2D GU Bukti Pembayaran Uang SP2D Penerimaan Uang Pencairan Dana Bukti Pembayaran Nota Debet Nota Debet Pembayaran ke Pihak Ketiga Uang SP2D SP2D Bukti Pembayaran Uang 14.2. SPJ dengan Bendahara Pembantu 14. Pembuatan SPJ dan D.B.6.

6. Uang Uang Nota Debet Diserahkan ke Kuasa BUD 4. Bukti Pembayaran 43 . Setelah menerima uang dan Bukti Pembayaran. Bukti Pembayaran Uang Bukti Pembayaran Uang 5. Berdasarkan SP2D yang diterima.3 Pembelanjaan Dana GU Uraian Bendahara Pengeluaran Bank SP2D Pihak Ketiga Penyedia Barang & Jasa Dari Kuasa BUD 1. Bendahara Pengeluaran membuat Bukti Pembayaran dan menyerahkan uang serta Bukti Pembayaran kepada Pihak Ketiga. Bank kemudian menyerahkan uang kepada Bendahara Pengeluaran dan membuat Nota Debet. Bank mencairkan dana. Pencairan Dana 3. Nota Debet ini kemudian diserahkan kepada Kuasa BUD. Pihak Ketiga menandatangani Bukti Pembayaran kemudian mengembalikan Bukti Pembayaran kepada Bendahara Pengeluaran. Bendahara Pengeluaran menyerahkan SP2D kepada Bank. 2.B.

Ringkasan SPP-TU 3. Pengajuan SPP-TU Bendahara Pengeluaran PPK SKPD Pengguna Anggaran SPD SPD 12 Dari B.A Dokumen SPP-TU Terdiri dari: 1. Surat Keterangan penjelasan keperluan pengisian TU 7.1.4.2. Surat Pengantar SPP-TU 2.7. Penerbitan SP2D-TU Register SPM TU 44 . Rincian SPP-TU (Jenis Belanja) 4.7. Lampiran lain SPP-TU dan Dokumen Lain Rancangan Rancangan SPM SPM Ke B. Salinan SPD 6. Surat Pengesahan SPJ 5. Penyediaan Dana SPD SPP-TU dan Dokumen Lain DPA SKPD Penelitian SPP-TU SPD SPP-TU dan Dokumen Lain SPP-TU dan Dokumen Lain DPA SKPD SPD Penolakan SPM Paling Lambat 1 Hari Kerja Sejak SPP Diterima SPP-TU dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM Pembuatan Surat Penolakan SPM SPP-TU dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM Surat Penolakan Penerbitan SPM Surat Penolakan Penerbitan SPM Otorisasi Pembuatan SPP-TU SPD Lengkap Register SPP-TU Ya Pembuatan SPM Tidak Penerbitan SPM Paling Lambat 2 Hari Kerja Sejak SPP Diterima SPM Register Surat Penolakan Penerbitan SPM Rancangan SPM Otorisasi 15.B.

PPK-SKPD menyerahkan SPM kepada Pengguna Anggaran untuk diotorisasi.Rincian SPP-TU .7. 8.Surat Penolakan Penerbitan SPM ini kemudian diberikan PPK-SKPD kepada Pengguna Anggaran untuk diotorisasi.B. Pengguna Anggaran menyerahkan SPD kepada Bendahara dan PPK SKPD.Surat Pengesahan SPJ atas penggunaan dana SPPTU sebelumnya . Rancangan SPM 6. Surat Penolakan Penerbitan SPM diberikan kepada Bendahara agar Bendahara melakukan penyempurnaan SPP-TU. yang terdiri dari: .Surat Keterangan penjelasan keperluan pengisian TU .1 Pengajuan SPP-TU Uraian 1.Ringkasan SPP-TU . Penolakan SPM paling lambat 1 hari kerja sejak SPP-TU diterima. Bendahara membuat SPPTU beserta dokumen lainnya.Salinan SPD . 9.Surat Pengantar SPP-TU . Jika SPP-TU dinyatakan tidak lengkap. Bendahara menyerahkan SPP-TU beserta dokumen lain kepada PPK-SKPD. Berdasarkan SPD dan SPJ. SPM SPP-TU dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM 7. DPA 4. Apabila SPP-TU dinyatakan lengkap maka PPK-SKPD membuat Rancangan SPM. PPK-SKPD meneliti kelengkapan SPP-TU berdasarkan DPA-SKPD dan SPD. paling lambat 2 hari kerja sejak SPP diterima. Tidak Lengkap Penelitian SPP-TU Lengkap 2 hari kerja sejak SPP diterima 5. PPK SKPD akan menerbitkan Surat Penolakan SPM. SPJ Bendahara Pengeluaran SPD PPK SKPD Pengguna Anggaran SPD SPD 2. SPP-TU dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM SPP-TU dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM 1 hari kerja sejak SPP diterima 45 .Lampiran lain SPP-TU dan Dokumen Lain SPP-TU dan Dokumen Lain 3.

7. Buku Pembantu Simpanan/Bank 3.D Nota Debet Pencatatan SP2D Dokumen Penatausahaan Mencakup: 1.7.2. Buku Pembantu Panjar 5.B.A Dari B. Pengajuan SPP-TU SPM SP2D Pembuatan SPM SPM Kelengkapan Dokumen untuk Penerbitan SP2D: .B Surat Penolakan Penerbitan SP2D Surat Penolakan Penerbitan SP2D Pembuatan Surat Penolakan Penerbitan SP2D Lengkap Ya Ke B. Pembelanjaan Dana TU Penolakan SP2D Paling Lambat 1 Hari Kerja Sejak SPM Diterima Penerbitan SP2D Paling Lambat 2 Hari Kerja Sejak SPM Diterima Penerbitan SP2D SP2D Register Surat Penolakan Penerbitan SP2D SP2D Dari B.1.3. Pembelanjaan Dana TU Pencatatan Diregister untuk keperluan pencatatan di PPK-SKPD SP2D SP2D SP2D SP2D SP2D 15. Penerbitan SP2D-TU Bendahara Pengeluaran Pengguna Anggaran Kuasa BUD Bank 15.7.3. Buku Pembantu Pajak 4. Buku Rekapitulasi Pengeluaran per rincian objek SP2D Dokumen Penatausahaan Register SP2D 46 .7.Surat Pernyataan tanggung jawab PA/Kuasa PA Penelitian Kelengkapan 15. BKU Pengeluaran 2.

Buku Kas Pengeluaran 6.2 Penerbitan SP2D-TU Uraian 1. Pengguna Anggaran menyerahkan SPM kepada Kuasa BUD.Buku Pembantu Pajak .Buku Pembantu Panjar . 3. yang terdiri dari: . 7.Buku Pembantu Simpanan Bank .B. SP2D ini diserahkan kepada Bank dan Pengguna Anggaran. Kelengkapan dokumen untuk penerbitan SP2D adalah: .7.Buku Kas Penerimaan . Kuasa BUD sendiri harus mencatat SP2D dan Nota Debet pd dokumen Penatausahaan. Bendahara mencatat SP2D pada dokumen Penatausahaan. 2.Buku Rekapitulasi Pengeluaran Per Rincian Objek 8. Kuasa BUD meneliti kelengkapan SPM. Surat penolakan penerbitan SP2D ini diserahkan kepada Pengguna Anggaran agar dilakukan penyempurnaan SPM Surat Penolakan Penerbitan SP2D 47 . 5. Kuasa BUD menerbitkan surat penolakan penerbitan SP2D paling lambat 1 hari kerja sejak SPM diterima SPP-TU dan Dokumen Lain 1 hari kerja sejak SPM diterima SP2D Dokumen Penatausahaan Dokumen Penatausahaan SPP-TU dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SP2D 9.BKU Pengeluaran . yang terdiri dari: . Bila SPM dinyatakan lengkap maka Kuasa BUD menerbitkan SP2D paling lambat 2 hari kerja sejak diterimanya pengajuan SPM.Surat Pernyataan tanggung jawab Pengguna Anggaran/Kuasa Pengguna Anggaran SP2D Pengguna Anggaran SPM Bendahara Pengeluaran Kuasa BUD SPM Bank Tidak Lengkap Penelitian Kelengkapan Lengkap SP2D 2 hari kerja sejak SPM diterima Dari Bank Nota Debet SP2D 4. Apabila SPM dinyatakan tidak lengkap. Pengguna Anggaran menyerahkan SP2D kepada Bendahara.

2. SPJ dengan Bendahara Pembantu 15. Penerbitan SP2D TU Bukti Pembayaran Uang SP2D Penerimaan Uang Pencairan Dana Bukti Pembayaran Uang SP2D SP2D Nota Debet Nota Debet Pembayaran ke Pihak Ketiga Bukti Pembayaran Uang 15. Pembelanjaan Dana TU Bendahara Pengeluaran Bank Pihak Ketiga 15.E Bukti Pembayaran 48 . Penerbitan SP2D TU Ke D.7.3.5.4.7.D Ke B.2.7. Pembuatan SPJ dan D.B Dari B.B.

Bendahara Pengeluaran menyerahkan SP2D kepada Bank.B. Bank kemudian menyerahkan uang kepada Bendahara Pengeluaran dan membuat Nota Debet. Pencairan Dana Uang Uang Nota Debet Diserahkan ke Kuasa BUD 4.3 Pembelanjaan Dana TU Uraian 1. Bukti Pembayaran 49 . Bendahara Pengeluaran Bank SP2D Pihak Ketiga Dari Kuasa BUD 2. Nota Debet ini kemudian diserahkan kepada Kuasa BUD. Setelah menerima uang dan Bukti Pembayaran. Bukti Pembayaran Uang Bukti Pembayaran Uang 5. Pihak Ketiga menandatangani Bukti Pembayaran kemudian mengembalikan Bukti Pembayaran kepada Bendahara Pengeluaran.7. Bendahara Pengeluaran membuat Bukti Pembayaran dan menyerahkan uang beserta Bukti Pembayaran kepada Pihak Ketiga. Bank mencairkan dana. 3. Berdasarkan SP2D yang diterima.

Gaji Susulan 3.. Surat Pengantar SPP-LS Gaji 2. Kekurangan Gaji 4. Penyediaan Dana Pembuatan SPP-LS SPP-LS dan Dokumen Lain DPA SKPD Penelitian SPP-LS SPD SPP-LS dan Dokumen Lain dan SPP-LS Dokumen Lain DPA SKPD SPD SPP-LS dan Dokumen Lain Penolakan SPM Paling Lambat 1 Hari Kerja Sejak SPP Diterima Pembuatan Surat Penolakan SPM SPP-LS dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM Surat Penolakan Penerbitan SPM Surat Penolakan Penerbitan SPM Otorisasi Surat Penolakan Penerbitan SPM SPD Lengkap Register SPP-GU Ya Dokumen SPP-LS Terdiri Dari: 1. Ringkasan SPP-LS Gaji 3. Gaji Terusan 5. Pembayaran Gaji Induk 2.A Lampiran Dokumen SPP-LS Gaji: 1. Pengajuan SPP-LS Gaji & Tunjangan Bendahara Pengeluaran SPD PPK SKPD Pengguna Anggaran SPD SPD 12 Dari B. …………………….2.B. Register SPM LS Gaji Ke B.4. Lampiran SPP-LS Gaji Pembuatan SPM Tidak Register Surat Penolakan Penerbitan SPM SPP-LS dan Dokumen Lain Rancangan Rancangan SPM SPM Penerbitan SPM Paling Lambat 2 Hari Kerja Sejak SPP Diterima SPM Rancangan SPM Otorisasi 16.1. Rincian SPP-LS Gaji 4. Penerbitan SP2D-LS Gaji 50 .8.8.

Surat Penolakan Penerbitan SPM SPP-LS dan Dokumen Lain 8. Pengguna Anggaran menyerahkan SPD kepada Bendahara dan PPK-SKPD. Bendahara menyerahkan SPP-LS Gaji beserta dokumen lain kepada PPK-SKPD.Kekurangan Gaji .Pembayaran Gaji Induk .Lampiran yang terdiri dari: . paling lambat 2 hari kerja sejak SPP diterima. yang terdiri dari: . Rancangan SPM 2 hari kerja sejak SPP diterima SPM 6. Penolakan SPM paling lambat 1 hari kerja sejak SPP-LS Gaji diterima. PPK-SKPD menyerahkan SPM kepada Pengguna Anggaran untuk diotorisasi.Surat Pengantar SPP-LS Gaji . Apabila SPP-LS Gaji dinyatakan lengkap maka PPKSKPD membuat Rancangan SPM. SPP-LS dan Dokumen Lain 7. Tidak Lengkap Penelitian SPP-LS Gaji Lengkap 5. Bendahara membuat SPP-Gaji beserta dokumen lainnya.1 Pengajuan SPP-LS Gaji & Tunjangan Uraian 1. Surat Penolakan Penerbitan SPM 51 . SPP-LS dan Dokumen Lain 1 hari kerja sejak SPP diterima Surat Penolakan Penerbitan SPM 9. PPK-SKPD meneliti kelengkapan SPP-LS Gaji berdasar SPD dan DPA-SKPD.8. PPK SKPD akan menerbitkan Surat Penolakan SPM.Rincian SPP-LS Gaji . Berdasarkan SPD.Surat Penolakan Penerbitan SPM ini kemudian diberikan PPK-SKPD kepada Pengguna Anggaran untuk diotorisasi.Gaji Terusan .Ringkasan SPP-LS Gaji . Jika SPP-LS Gaji dinyatakan tidak lengkap.Dll SPP-LS Gaji dan Dokumen Lain SPP-LS Gaji dan Dokumen Lain 3.Gaji Susulan .B. DPA 4. Surat Penolakan Penerbitan SPM diberikan kepada Bendahara agar Bendahara melakukan penyempurnaan SPP-LS Gaji. Bendahara Pengeluaran SPD PPK SKPD Pengguna Anggaran SPD SPD 2.

8. Buku Pembantu Pajak 4.8.1. Surat Pernyataan tanggung jawab PA / Kuasa PA 2. Buku Pembantu Simpanan/Bank 3. Bukti-bukti pengeluaran yang sah dan lengkap Pembuatan SPM SPM Penelitian Kelengkapan Surat Penolakan Penerbitan SP2D Penolakan SP2D Paling Lambat 1 Hari Kerja Sejak SPM Diterima Surat Penolakan Penerbitan SP2D Pembuatan Surat Penolakan Penerbitan SP2D Lengkap Ya Penerbitan SP2D SP2D Penerbitan SP2D Paling Lambat 2 Hari Kerja Sejak SPM Diterima SP2D Register Surat Penolakan Penerbitan SP2D SP2D SP2D SP2D SP2D Pencatatan SP2D Dokumen Penatausahaan Diregister untuk keperluan pencatatan di PPK-SKPD 16.B.3.3. BKU Pengeluaran 2.8. Buku Pembantu Panjar 5. Pembelanjaan Dana Gaji Register SP2D 52 .C Nota Debet Pencatatan 16. Buku Rekapitulasi Pengeluaran per rincian objek Dari B. Pembelanjaan Dana Gaji SP2D Dokumen Penatausahaan Ke B.B Mencakup: 1. Pengajuan SPP-LS Gaji & Tunjangan Kelengkapan Dokumen untuk Penerbitan SP2D: 1.2.8. Penerbitan SP2D-LS Gaji & Tunjangan Bendahara Pengeluaran Pengguna Anggaran Kuasa BUD SPM 16.A Dari B.

yang terdiri dari: .Buku Kas Penerimaan . Kuasa BUD menerbitkan surat penolakan penerbitan SP2D paling lambat 1 hari kerja sejak SPM diterima 1 hari kerja sejak SPM diterima Surat Penolakan Penerbitan SP2D 9. Bendahara mencatat SP2D pada dokumen Penatausahaan. 5. Apabila SPM dinyatakan tidak lengkap. 7.Buku Pembantu Panjar . Kelengkapan dokumen untuk penerbitan SP2D: . SP2D ini diserahkan kepada Pengguna Anggaran. Penelitian Kelengkapan Tidak Lengkap Lengkap 3.2 Penerbitan SP2D-LS Gaji & Tunjangan Uraian 1. Kuasa BUD sendiri harus mencatat SP2D dan Nota Debet pada dokumen Penatausahaan.BKU Pengeluaran .Buku Rekapitulasi Pengeluaran Per Rincian Objek Dokumen Penatausahaan 8.Surat Pernyataan tanggung jawab Pengguna Anggaran/Kuasa Pengguna Anggaran . Pengguna Anggaran menyerahkan SPM kepada Kuasa BUD. Bila SPM dinyatakan lengkap maka Kuasa BUD menerbitkan SP2D paling lambat 2 hari kerja sejak diterimanya pengajuan SPM.Buku Kas Pengeluaran SP2D Dokumen Penatausahaan 6.Buku Pembantu Simpanan Bank .B. yang terdiri dari: .Bukti-bukti pengeluaran yang sah dan lengkap SP2D 2 hari kerja sejak SPM diterima SP2D Dari Bank Nota Debet 4. Bendahara Pengeluaran Pengguna Anggaran SPM Kuasa BUD SPM 2. Pengguna Anggaran menyerahkan SP2D kepada Bendahara. Kuasa BUD meneliti kelengkapan SPM.8. Surat penolakan penerbitan SP2D ini diserahkan kepada Pengguna Anggaran agar dilakukan penyempurnaan SPM Surat Penolakan Penerbitan SP2D 53 .Buku Pembantu Pajak .

2.C PNS Daerah Ke B.B Dari B. Penerbitan SP2D LS Gaji Uang Dapat Juga Ditransfer Langsung Ke Rekening PNS Daerah Penerima Gaji 54 . Penerbitan SP2D LS Gaji SP2D SP2D Uang Ditransfer Ke Rekening Bendahara Pengeluaran untuk Didistribusikan Kepada Penerima Gaji Pencairan Dana Uang Uang SP2D Nota Debet Nota Debet 16.8.B.3.8. Pembelanjaan Dana Gaji Bendahara Pengeluaran Bank 16.8.2.

Nota Debet ini kemudian diserahkan kepada Kuasa BUD Uang Nota Debet Diserahkan ke Kuasa BUD 3. Uang Uang Ditransfer Ke Rekening Bendahara Pengeluaran untuk Didistribusikan Kepada Penerima Gaji PNS Daerah Uang Dapat Juga Ditransfer Langsung Ke Rekening PNS Daerah Penerima Gaji 55 .8. Bendahara Pengeluaran menyerahkan SP2D kepada Bank. Bank mentransfer uang ke Rekening Bendahara Pengeluaran untuk didistribusikan kepada Penerima Gaji.3 Pembelanjaan Dana Gaji & Tunjangan Uraian 1. Berdasarkan SP2D yang diterima. Bank mencairkan dana dan membuat Nota Debet.B. Bendahara Pengeluaran SP2D Bank SP2D 2.

A Pembuatan Kontrak Pekerjaan Ke D. Pelaksanaan Pengeluaran Barang & Jasa PPTK Bendahara Pengeluaran Pengguna Anggaran Pihak Ketiga 12 Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan Dari B. Pengajuan SPP-LS Barang & Jasa Keputusan Lelang Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan Kontrak Pelaksanaan Kontrak Pekerjaan Pelaksanaan Pekerjaan Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan Berita Acara Penyelesaian Berita Acara Pekerjaan Penyelesaian Pekerjaan 56 .2. Penyediaan Dana Disertai Berita Acara Penyerahan Barang SPD SPD Pelaksanaan Lelang Pekerjaan Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan SPD SPD Keputusan Lelang Pelaksanaan Pekerjaan 17.9.1.9.4.B.

B. PPTK menyerahkan Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan & Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan kepada Bendahara Pengeluaran. melaksanakan lelang pekerjaan.1 Pelaksanaan Pengeluaran Barang & Jasa Uraian 1. Pengguna Anggaran membuat Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan. Pengguna Anggaran menyerahkan Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan kepada Pihak Ketiga. Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan 5. Pihak Ketiga melaksanakan pekerjaan dan membuat Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan.9. PPTK Bendahara Pengeluaran SPD Pengguna Anggaran SPD Pihak Ketiga Pelaksanaan lelang pekerjaan 2. Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan Disertai Berita Acara Penyerahan Barang Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan 57 . Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan 4. Pihak Ketiga menyerahkan Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan dan Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan kepada PPTK. Pengguna Anggaran menyerahkan SPD kepada Bendahara Pengeluaran dan berdasarkan SPD. Keputusan Lelang Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan 3. Setelah keluar dokumen Keputusan Lelang. Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan 6.

Salinan Surat Rekomendasi SKPD Terkait c.. Lampiran SPP-LS: a. SPP-LS dan Dokumen Lain Rancangan SPM Otorisasi 17.2. Pelaksanaan Pengeluaran Barang & Jasa PPK SKPD Pengguna Anggaran Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan SPD SPD SPP-LS dan Dokumen Lain DPA SKPD Penelitian SPP-LS SPP-LS dan Dokumen Lain SPP-LS dan Dokumen Lain DPA SKPD Penolakan SPM Paling Lambat 1 Hari Kerja Sejak SPP Diterima SPP-LS dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM Otorisasi SPD SPP-LS dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM Pembuatan SPP-LS SPD Pembuatan Surat Penolakan SPM Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan SPD Surat Penolakan Penerbitan SPM Lengkap Tidak Surat Penolakan Penerbitan SPM Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan Register SPP-LS Ya Pembuatan SPM Register Surat Penolakan Penerbitan SPM Rancangan SPM Rancangan SPM Penerbitan SPM Paling Lambat 2 Hari Kerja Sejak SPP Diterima SPM Dokumen SPP-LS Terdiri Dari: 1. Salinan SPD b.B Register SPM LS Barang & Jasa Ke B.9. Penerbitan SP2D-LS Barang & Jasa 58 .2.9. …………………….1. Surat Pengantar SPP-LS 2.9.B. Ringkasan SPP-LS 3. Pengajuan SPP-LS Barang & Jasa Bendahara Pengeluaran 17. Rincian SPP-LS (Jenis Belanja) 4.A Dari B.

PPK-SKPD meneliti kelengkapan dokumen SPP-LS berdasarkan SPD yang diterima dari Pengguna Anggaran dan DPA-SKPD. Surat Penolakan Penerbitan SPM 59 .SSP disertai faktur pajak yang ditandatangani WP . Bila SPP-LS dinyatakan lengkap.2 Pengajuan SPP-LS Barang & Jasa Uraian 1. Surat Penolakan Penerbitan SPM SPP-LS dan Dokumen Lain 7.Salinan Surat Rekomendasi dari SKPD terkait .Surat Penolakan Penerbitan SPM ini kemudian diberikan PPK-SKPD kepada Pengguna Anggaran untuk diotorisasi. dan Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan. Penolakan SPM paling lambat 1 hari kerja sejak SPP-LS diterima. Bendahara Pengeluaran membuat SPP-LS dan dokumen lain. maka PPK-SKPD membuat SPM. Dokumen lain tersebut terdiri dari: . Tidak Lengkap Penelitian SPP-LS SPD SPD Lengkap 4. Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan. PPK SKPD akan menerbitkan Surat Penolakan SPM. SPP-LS dan Dokumen Lain 1 hari kerja sejak SPP diterima Surat Penolakan Penerbitan SPM 8.Ringkasan SPP-LS Barang & Jasa .9. PPK-SPKD menyerahkan SPM kepada Pengguna Anggaran untuk diotorisasi. 6. DPA SPP-LS dan Dokumen Lain 3. Rancangan SPM 2 hari kerja sejak SPP diterima SPM SPP-LS dan Dokumen Lain 5.B. Berdasar SPD.Salinan SPD .Surat Pengantar SPP-LS Barang & Jasa . Surat Penolakan Penerbitan SPM diberikan kepada Bendahara agar Bendahara melakukan penyempurnaan SPP-LS.Rincian SPP-LS Barang & Jasa Lampiran SPP-LS: .Dll Bendahara Pengeluaran Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan PPK-SKPD Pengguna Anggaran SPD SPP-LS dan Dokumen Lain 2. paling lambat 2 hari kerja sejak SPP diterima. Jika SPP-LS dinyatakan tidak lengkap. Bendahara Pengeluaran menyerahkan SPPLS beserta dokumen lain kepada PPKSKPD untuk diteliti.

2.B. Bukti-bukti pengeluaran yang sah dan lengkap Penelitian Kelengkapan 17. Pengajuan SPP-LS Barang & Jasa Pengguna Anggaran Kuasa BUD SPM BANK SP2D 17. Pembelanjaan Dana Barang & Jasa Penerbitan SP2D Paling Lambat 2 Hari Kerja Sejak SPM Diterima SP2D SP2D SP2D SP2D Register Surat Penolakan Penerbitan SP2D SP2D SP2D SP2D Diregister untuk keperluan pencatatan di PPK-SKPD 17. Buku Pembantu Simpanan/Bank 3. BKU Pengeluaran 2. Pembelanjaan Dana Barang & Jasa Mencakup: 1.3.C Surat Penolakan Penerbitan SP2D Penolakan SP2D Paling Lambat 1 Hari Kerja Sejak SPM Diterima Surat Penolakan Penerbitan SP2D Pembuatan Surat Penolakan Penerbitan SP2D Lengkap Ya Penerbitan SP2D Ke B.4. Surat Pernyataan tanggung jawab PA / Kuasa PA 2. Buku Rekapitulasi Pengeluaran per rincian objek SP2D Dokumen Penatausahaan Dokumen Penatausahaan SP2D Register SP2D 60 .D Nota Debet Pencatatan Pencatatan Dari B. Penerbitan SP2D-LS Barang & Jasa Bendahara Pengeluaran Dari B.9.4.9. Buku Pembantu Panjar 5.9.B Pembuatan SPM SPM Kelengkapan Dokumen untuk Penerbitan SP2D: 1.9. Buku Pembantu Pajak 4.

3 Penerbitan SP2D-LS Barang & Jasa Uraian 1. Pengguna Anggaran menyerahkan SP2D kepada Bendahara Pengeluaran. Kuasa BUD sendiri harus mencatat SP2D dan Nota Debet ke dokumen Penatausahaan.Buku Pembantu Pajak .BKU Pengeluaran .B. 3. Bendahara Pengeluaran mencatat SP2D ke dalam dokumen Penatausahaan yang terdiri dari: .Buku Pembantu Panjar .Surat Pernyataan tanggung jawab Pengguna Anggaran/ Kuasa Pengguna Anggaran . 5.Buku Pembantu Simpanan/ Bank .Buku Rekapitulasi Pengeluaran Per Rincian Objek 8. 7. Surat penolakan penerbitan SP2D ini diserahkan kepada Pengguna Anggaran agar dilakukan penyempurnaan SPM Surat Penolakan Penerbitan SP2D 61 . 6. Apabila SPM dinyatakan tidak lengkap. Kuasa BUD menerbitkan surat penolakan penerbitan SP2D paling lambat 1 hari kerja sejak SPM diterima SP2D Bendahara Pengeluaran Pengguna Anggaran SPM Kuasa BUD SPM BANK Tidak Lengkap Penelitian Kelengkapan Lengkap SP2D 2 hari kerja sejak SPM diterima Dari Bank SP2D Nota Debet SP2D Dokumen Penatausahaan Dokumen Penatausahaan Surat Penolakan Penerbitan SP2D 1 hari kerja sejak SPM diterima 9. 2. Kuasa BUD menerbitkan SP2D paling lambat 2 hari kerja sejak diterimanya pengajuan SPM. Kuasa BUD menyerahkan SP2D kepada Bank dan Pengguna Anggaran. Kuasa BUD meneliti kelengkapan dokumen SPM. Kelengkapan dokumen untuk penerbitan SP2D: . Bila dokumen SPM dinyatakan lengkap.9.Bukti-bukti pengeluaran yang sah dan lengkap 4. Pengguna Anggaran menyerahkan SPM kepada Kuasa BUD.

Penerbitan SP2D LS Barang & Jasa SP2D Pencairan Dana Uang Uang SP2D Nota Debet Nota Debet Uang Ditransfer ke Rekening Pihak Ketiga 17. Pembelanjaan Dana Barang & Jasa Pihak Ketiga Bank 17.B.C Dari B.D Ke B.4.3.9.3.9.9. Penerbitan SP2D LS Barang & Jasa 62 .

Uang Nota Debet 2. Uang Diserahkan ke Kuasa BUD 63 .4 Pembelanjaan Dana Barang & Jasa Uraian Pihak Ketiga Dari Kuasa BUD Bank SP2D 1. Bank membayarkan/mentransfer uang kepada Pihak Ketiga. Berdasarkan SP2D yang diterima. Nota Debet ini kemudian diserahkan kepada Kuasa BUD. Bank mencairkan dana dan membuat Nota Debet.9.B.

4.2. Penyediaan Dana SK Tim Surat Perintah dan atau SPPD SPD SPD Penugasan SK Tim Surat Perintah dan atau SPPD Laporan Pelaksanaan Tugas SPD Pelaksanaan Tugas SK Tim SK Tim 18.1.8. Pengajuan SPP-LS Barang & Jasa – Non Pihak Ketiga 64 .10.B. Pelaksanaan Pengeluaran Barang & Jasa – Non Pihak Ketiga PPTK Bendahara Pengeluaran Pengguna Anggaran PNS Daerah SK Tim Surat Perintah dan atau SPPD Laporan Pelaksanaan Tugas 12 Dari B.A Surat Perintah dan atau SPPD Surat Perintah dan atau SPPD SK Tim Surat Perintah dan atau SPPD Laporan Pelaksanaan Tugas Ke D.

Laporan Pelaksanaan Tugas SK Tim Laporan Pelaksanaan Tugas Surat Perintah dan atau SPPD 5. Surat Perintah dan atau SPPD. Pengguna Anggaran menyerahkan SPD kpd Bendahara Pengeluaran dan berdasarkan SPD tersebut Pengguna Anggaran melakukan penugasan. SK Tim Surat Perintah dan atau SPPD 3. Untuk penugasan. Surat Perintah dan atau SPPD Laporan Pelaksanaan Tugas SK Tim 65 . PNS Daerah menyerahkan SK Tim. SK Tim Surat Perintah dan atau SPPD 4.10. PPTK Bendahara Pengeluaran SPD Pengguna Anggaran SPD PNS Daerah 2. PNS Daerah melaksanakan tugas dan membuat dokumen Laporan Pelaksanaan Tugas. 6. dan Laporan Pelaksanaan Tugas kepada PPTK. Pengguna Anggaran menyerahkan SK Tim dan Surat Perintah dan atau SPPD kepada PNS Daerah. Pengguna Anggaran membuat dokumen SK Tim dan Surat Perintah dan atau SPPD. PPTK menyerahkan ketiga dokumen ini kepada Bendahara Pengeluaran.B.1 Pelaksanaan Pengeluaran Barang & Jasa – Non Pihak Ketiga Uraian 1.

B. Pengajuan SPP-LS Barang & Jasa – Non Pihak Ketiga Bendahara Pengeluaran 18.10.10.2.2. Salinan SPD b.A Dari B. ……………………..1. Ringkasan SPP-LS 3.B Penerbitan SPM Paling Lambat 2 Hari Kerja Sejak SPP Diterima SPM Dokumen SPP-LS Terdiri Dari: 1. SPP-LS dan Dokumen Lain Register SPM LS Barang & Jasa Non Pihak Ketiga Ke B. Salinan Surat Rekomendasi SKPD Terkait c. Rincian SPP-LS 4.10. Penerbitan SP2D-LS Barang & Jasa – Non Pihak Ketiga 66 . Pelaksanaan Pengeluaran Barang & Jasa – Non Pihak Ketiga PPK SKPD Pengguna Anggaran SK Tim Surat Perintah dan atau SPPD Laporan Pelaksanaan Tugas SPD SPD SPP-LS dan Dokumen Lain DPA SKPD Penelitian SPP-LS DPA SKPD SPD Surat Penolakan Penerbitan SPM Pembuatan SPP-LS Laporan Pelaksanaan Tugas SPP-LS dan Dokumen Lain SPP-LS dan Dokumen Lain SPD Pembuatan Surat Penolakan SPM Penolakan SPM Paling Lambat 1 Hari Kerja Sejak SPP Diterima Surat Perintah dan atau SPPD Surat Penolakan Penerbitan SPM Lengkap Tidak Surat Penolakan Penerbitan SPM Surat Penolakan Penerbitan SPM Otorisasi SPD Register SPP-LS SK Tim Ya Pembuatan SPM Register Surat Penolakan Penerbitan SPM SPM SPM SPM Otorisasi 18. Lampiran SPP-LS: a. Surat Pengantar SPP-LS 2.

Rincian SPP-LS Lampiran: .Surat Pengantar SPP-LS .Dll Bendahara Pengeluaran Berita Acara Penyelesaian Tugas PPK SKPD Pengguna Anggaran Surat Tugas SPD SPP-LS dan Dokumen Lain 2.2 Pengajuan SPP-LS Barang & Jasa – Non Pihak Ketiga Uraian 1.Ringkasan SPP-LS . SK Tim.B. Bendahara Pengeluaran menyerahkan SPPLS beserta dokumen lain kepada PPKSKPD untuk diteliti. Surat Penolakan Penerbitan SPM diberikan kepada Bendahara agar Bendahara melakukan penyempurnaan SPP-LS.Salinan SPD . PPK-SPKD menyerahkan SPM kepada Pengguna Anggaran untuk diotorisasi. Surat Penolakan Penerbitan SPM 7. Berdasar SPD. 1 hari kerja sejak SPP diterima Surat Penolakan Penerbitan SPM 8. PPK-SKPD meneliti kelengkapan dokumen SPP-LS berdasarkan SPD yang diterima dari Pengguna Anggaran dan DPA SKPD. Surat Penolakan Penerbitan SPM 67 . Penolakan SPM paling lambat 1 hari kerja sejak SPP-LS diterima. Laporan Pelaksanaan TUgas. maka PPK-SKPD membuat SPM. DPA SPP-LS dan Dokumen Lain 3. Bendahara Pengeluaran membuat SPP-LS dan dokumen lain.10. Pembuatan SPM paling lambat 2 hari kerja sejak SPP diterima. Dokumen lain tersebut terdiri dari: . SPM 2 hari kerja sejak SPP diterima SPM 5.Salinan Surat Rekomendasi dari SKPD terkait .Surat Penolakan Penerbitan SPM ini kemudian diberikan PPK-SKPD kepada Pengguna Anggaran untuk diotorisasi. Tidak Lengkap Penelitian SPP-LS SPD SPD Lengkap 4. Jika SPP-LS dinyatakan tidak lengkap. Bila SPP-LS dinyatakan lengkap. Surat Perintah dan atau SPPD. PPK SKPD akan menerbitkan Surat Penolakan SPM. 6.SSP disertai faktur pajak yang ditandatangani WP .

Buku Pembantu Pajak 4.10. BKU Pengeluaran 2. Bukti-bukti pengeluaran yang sah dan lengkap Kuasa BUD SPM Dari B. Buku Rekap Pengeluaran per rincian objek 18. Buku Pembantu Panjar 5. Penerbitan SP2D-LS Barang & Jasa – Non Pihak Ketiga Bendahara Pengeluaran Pengguna Anggaran 18.10. Pembelanjaan Dana Barang & Jasa – Non Pihak Ketiga SP2D Dokumen Penatausahaan 18.3. Surat Pernyataan tanggung jawab PA / Kuasa PA 2. Buku Pembantu Simpanan/Bank 3.10.4.4.D Diregister untuk keperluan pencatatan di PPK-SKPD Nota Debet Pencatatan Dari B. Pengajuan SPPLS Gaji & Tunjangan Pembuatan SPM SPM Penelitian Kelengkapan Surat Penolakan Penerbitan SP2D Penolakan SP2D Paling Lambat 1 Hari Kerja Sejak SPM Diterima Surat Penolakan Penerbitan SP2D Pembuatan Surat Penolakan Penerbitan SP2D Lengkap Ya Penerbitan SP2D SP2D Penerbitan SP2D Paling Lambat 2 Hari Kerja Sejak SPM Diterima SP2D Pencatatan SP2D SP2D SP2D Register Surat Penolakan Penerbitan SP2D SP2D SP2D Dokumen Penatausahaan Mencakup: 1. Pembelanjaan Dana Barang & Jasa – Non Pihak Ketiga Register SP2D 68 .C Ke B.2.B.10.B Kelengkapan Dokumen untuk Penerbitan SP2D: 1.

Pengguna Anggaran menyerahkan SPM kepada Kuasa BUD. Kuasa BUD sendiri harus mencatat SP2D dan Nota Debet ke dlm dokumen Penatausahaan.B. Surat penolakan penerbitan SP2D ini diserahkan kepada Pengguna Anggaran agar dilakukan penyempurnaan SPM Surat Penolakan Penerbitan SP2D 1 hari kerja sejak SPM diterima 69 . Pengguna Anggaran menyerahkan SP2D kepada Bendahara Pengeluaran. Apabila SPM dinyatakan tidak lengkap. Kuasa BUD meneliti kelengkapan dokumen SPM. 2. 7.BKU Pengeluaran .10. 3. Kuasa BUD menerbitkan SP2D paling lambat 2 hari kerja sejak diterimanya pengajuan SPM.Bukti-bukti pengeluaran yang sah dan lengkap 4.Buku Pembantu Panjar . Kuasa BUD menyerahkan SP2D kepada Pengguna Anggaran.Surat Pernyataan tangung jawab Pengguna Anggaran/Kuasa Pengguna Anggaran .3 Penerbitan SP2D-LS Barang & Jasa – Non Pihak Ketiga Uraian 1.Buku Rekapitulasi Pengeluaran Per Rincian Objek 8.Buku Pembantu Simpanan/ Bank . 5. 6. Bila dokumen SPM dinyatakan lengkap. Kelengkapan dokumen untuk penerbitan SP2D: . Bendahara Pengeluaran mencatat SP2D ke dalam dokumen Penatausahaan yang terdiri dari: .Buku Pembantu Pajak . Kuasa BUD menerbitkan surat penolakan penerbitan SP2D paling lambat 1 hari kerja sejak SPM diterima SP2D SP2D Bendahara Pengeluaran Pengguna Anggaran SPM Kuasa BUD SPM Tidak Lengkap Penelitian Kelengkapan Lengkap 2 hari kerja sejak SPM diterima SP2D Dari Bank Nota Debet Dokumen Penatausahaan Dokumen Penatausahaan Surat Penolakan Penerbitan SP2D 9.

4.D Ke B.10. Penerbitan SP2D Barang & Jasa – Non Pihak Ketiga 70 .10.B.3. Pembelanjaan Dana Barang & Jasa – Non Pihak Ketiga Bendahara Pengeluaran Bank SP2D Uang Ditransfer Ke Rekening Bendahara Pengeluaran untuk Didistribusikan Kepada PNS Daerah Pelaksana Tugas Pencairan Dana Uang Uang SP2D Nota Debet Nota Debet 18.

Bank mencairkan dana dan membuat Nota Debet.10.4 Pembelanjaan Dana LS Barang & Jasa . Uang 71 . Nota Debet ini kemudian diserahkan kepada Kuasa BUD Uang Nota Debet Diserahkan ke Kuasa BUD 3. Bendahara Pengeluaran Dari Kuasa BUD Bank SP2D 2.Non Pihak Ketiga Uraian 1. Berdasarkan SP2D yang diterima. Bendahara Pengeluaran menyerahkan SP2D kepada Bank.B. Bank mentransfer uang ke Rekening Bendahara Pengeluaran untuk didistribusikan kepada PNS Daerah Pelaksana Tugas.

Salinan Surat Rekomendasi SKPD Terkait c.B. Hibah.2. Bagi Hasil & Pembiayaan Bendahara Pengeluaran SKPKD PPK SKPKD PPKD Pembuatan Keputusan KDH – Subsidi. Salinan SPD b. Hibah 72 . Bunga. Lampiran SPP-LS: a. Ringkasan SPP-LS 3. Bunga. Rincian SPP-LS (Rincian Objek) 4. Bantuan.A Register SPM LS Barang & Jasa Non Pihak Ketiga Ke B.. Surat Pengantar SPP-LS 2. ……………………. Pengajuan SPP-LS – Bunga. Bunga. Subsidi. Hibah SPD SPD Keputusan KDH – Subsidi. Hibah Keputusan KDH – Subsidi. SPP-LS dan Dokumen Lain SPM SPM Otorisasi 19. Bunga. Hibah SPD SPP-LS dan Dokumen Lain dan SPP-LS Dokumen Lain SPD Surat Penolakan Penerbitan SPM Lengkap Tidak Surat Penolakan Penerbitan SPM Surat Penolakan Penerbitan SPM Register SPP-LS Ya Pembuatan SPM Register Surat Penolakan Penerbitan SPM SPM SPM Dokumen SPP-LS Terdiri Dari: 1.11. Subsidi.11.1. Hibah SPD Pembuatan SPP-LS SPP-LS dan Dokumen Lain DPA SKPD Penelitian SPP-LS DPA SKPD Otorisasi Pembuatan Surat Penolakan SPM SPD Surat Penolakan Penerbitan SPM Keputusan KDH – Subsidi. Penerbitan SP2D-LS – Bunga.

Bantuan.Rincian SPP-LS Lampiran: . PPK-SKPKD menyerahkan SPM kepada PPKD untuk diotorisasi. Bendahara Pengeluaran SKPKD menyerahkan SPP-LS beserta dokumen lain kepada PPK-SKPKD untuk diteliti. 6.Dll 3. PPK-SKPKD meneliti SPP-LS beserta dokumen lain berdasarkan SPD yang diterima dari Pengguna Anggaran dan DPA-SKPD. Hibah kepada Bendahara Pengeluaran SKPKD.1 Pengajuan SPP-LS – Subsidi. Bagi Hasil & Pembiayaan Uraian 1. Jika SPP-LS dinyatakan tidak lengkap. Surat Penolakan Penerbitan SPM 73 . Bunga.Ringkasan SPP-LS . SPP-LS dan Dokumen Lain 1 hari kerja sejak SPP diterima Surat Penolakan Penerbitan SPM 9. PPKD menyerahkan SPD dan Keputusan KDH Subsidi. paling lambat 2 hari kerja sejak diterimanya SPP. Berdasarkan kedua dokumen ini. Hibah PPK SKPKD PPKD SPD Keputusan KDH – Subsidi. Bunga.Surat Penolakan Penerbitan SPM ini kemudian diberikan PPK-SKPKD kepada PPKD untuk diotorisasi. 7. 5.11. Bendahara Pengeluaran SKPKD membuat SPP-LS & Dokumen Lain.Surat Pengantar SPP-LS . Bendahara Pengeluaran SKPKD SPD Keputusan KDH – Subsidi. Surat Penolakan Penerbitan SPM diberikan kepada Bendahara agar Bendahara melakukan penyempurnaan SPP-LS. Hibah 2. 4. PPK-SKPKD membuat SPM. Bunga.Salinan Surat Rekomendasi dari SKPD terkait . yang terdiri dari: . SPP-LS dan Dokumen Lain SPP-LS dan Dokumen Lain DPA Tidak Lengkap Penelitian SPP-LS Lengkap Rancangan SPM SPD 2 hari kerja sejak SPP diterima SPM SPP-LS dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM SPP-LS dan Dokumen Lain 8. Setelah diteliti dan dinyatakan lengkap.B. Penolakan SPM paling lambat 1 hari kerja sejak SPP-LS diterima. Hibah. PPK SKPKD akan menerbitkan Surat Penolakan SPM.SSP disertai faktur pajak yang ditandatangani WP .Salinan SPD . Bunga.

B.11.2. Penerbitan SP2D-LS - Bunga, Subsidi, Hibah, Bantuan, Bagi Hasil & Pembiayaan
Bendahara Pengeluaran SKPKD
SPM

Kuasa BUD
19.A

PPKD
Dari B.11.1. Pengajuan SPP-LS Bunga, Subsidi, Hibah

BANK

Penelitian Kelengkapan

Kelengkapan Dokumen untuk Penerbitan SP2D: 1. Surat Pernyataan tanggung jawab PA / Kuasa PA 2. Bukti-bukti pengeluaran yang sah dan lengkap

Pembuatan SPM

SP2D

SPM Pembuatan Surat Penolakan Penerbitan SP2D Surat Penolakan Penerbitan SP2D Surat Penolakan Penerbitan SP2D Penolakan SP2D Paling Lambat 1 Hari Kerja Sejak SPM Diterima 19.B

Lengkap

Tidak

Ya Penerbitan SP2D
Penerbitan SP2D Paling Lambat 2 Hari Kerja Sejak SPM Diterima

Ke B.11.3. Pembelanjaan Dana Bunga, Subsidi, Hibah

Register Surat Penolakan Penerbitan SP2D SP2D SP2D SP2D SP2D Dari B.11.3. Pembelanjaan Dana Bunga, Subsidi, Hibah 19.C SP2D

SP2D

Otorisasi

Pencatatan

Nota Debet

Pencatatan

SP2D

Dokumen Penatausahaan

Mencakup: 1. BKU Pengeluaran 2. Buku Pembantu Simpanan/Bank 3. Buku Pembantu Pajak 4. Buku Pembantu Panjar 5. Buku Rekapitulasi Pengeluaran per rincian objek

SP2D

Dokumen Penatausahaan

Diregister untuk keperluan pencatatan di PPK-SKPKD

Register SP2D

74

B.11.2 Penerbitan SP2D-LS – Subsidi, Bunga, Hibah, Bantuan, Bagi Hasil & Pembiayaan
Uraian
1. PPKD menyerahkan SPM kepada Kuasa BUD. 2. Kuasa BUD meneliti kelengkapan SPM. 3. Jika dinyatakan lengkap, maka Kuasa BUD menerbitkan SP2D paling lambat 2 hari kerja sejak pengajuan SPM diterima. Kelengkapan dokumen untuk penerbitan SP2D: - Surat Pernyataan tangung jawab Pengguna Anggaran/Kuasa Pengguna Anggaran - Bukti-bukti pengeluaran yang sah dan lengkap 4. Kuasa BUD menyerahkan SP2D kepada Bendahara Pengeluaran SKPKD dan PPKD. 5. Sedangkan BUD sendiri harus mencatat SP2D dan Nota Debet ke dokumen Penatausahaan. 6. Bendahara Pengeluaran SKPKD mencatat SP2D ke dalam Dokumen Penatausahaan yang terdiri dari: - BKU Pengeluaran - Buku Pembantu Simpanan/ Bank - Buku Pembantu Pajak - Buku Pembantu Panjar - Buku Rekapitulasi Pengeluaran Per Rincian Objek 7. PPKD mengotorisasi SP2D dan menyerahkannya kepada Bank. 8. Apabila SPM dinyatakan tidak lengkap, Kuasa BUD menerbitkan surat penolakan penerbitan SP2D paling lambat 1 hari kerja sejak SPM diterima
SP2D 2 hari kerja sejak SPM diterima

Bendahara Pengeluaran SKPKD

Kuasa BUD
SPM

PPKD
SPM

BANK

Penelitian Kelengkapan

Tidak Lengkap

Lengkap

SP2D

Dari Bank Nota Debet SP2D

Dokumen Penatausahaan

Dokumen Penatausahaan

SP2D

Surat Penolakan Penerbitan SP2D

9. Surat penolakan penerbitan SP2D ini diserahkan kepada Pengguna Anggaran agar dilakukan penyempurnaan SPM

1 hari kerja sejak SPM diterima

Surat Penolakan Penerbitan SP2D

75

B.11.3. Pembelanjaan Dana Bunga, Subsidi, Hibah, Bantuan dan Pembiayaan
Pihak Ketiga Bank

19.B

Dari B.11.2. Penerbitan SP2D LS Bunga, Subsidi, Hibah, Bantuan dan Pembiayaan

SP2D

Pencairan Dana

Uang

Uang

SP2D

Nota Debet Nota Debet

19.C

Ke B.11.2. Penerbitan SP2D LS Bunga, Subsidi, Hibah, Bantuan dan Pembiayaan

76

Berdasarkan SP2D yang diterima. Subsidi. Nota Debet ini kemudian diserahkan kepada Kuasa BUD.B. Hibah.11.3 Pembelanjaan Dana Bunga. Bank mencairkan dana dan membuat Nota Debet. Bantuan Bagi Hasil dan Pembiayaan Uraian Pihak Ketiga Dari Kuasa BUD Bank SP2D 1. Uang 77 . Uang Nota Debet Diserahkan ke Kuasa BUD 2. Bank membayarkan/mentransfer uang kepada Pihak Ketiga.

Pembentukan Dana Cadangan Kuasa BUD PPKD Penetapan Perda Pembentukan Dana Cadangan Daftar Program/ Kegiatan Daftar Kebutuhan Dana Cadangan Perda Dana Cadangan Perda Dana Cadangan Penyisihan Dana Cadangan Tidak Verifikasi Kecukupan Daftar Program/ Kegiatan Daftar Kebutuhan Dana Cadangan Perda Dana Cadangan Pemilihan Program/Kegiatan Cukup Pembuatan Surat Perintah Pemindahbukuan Surat Perintah Pemindahbukuan Surat Perintah Pemindahbukuan Pencatatan Pemindahbukuan Surat Perintah Pemindahbukuan Surat Perintah Pemindahbukuan Ya Setuju Tidak Dokumen Penatausahaan Surat Perintah Pemindahbukuan Bank 78 .B.12.

Surat Perintah Pemindahbukuan 7. Verifikasi Kecukupan 5. maka BUD membuat Surat Perintah Pemindahbukuan. BUD menyerahkan Surat Perintah Pemindahbukuan kepada PPKD. PPKD menyetujui Surat Perintah Pemindahbukuan dan menyerahkannya kembali kepada BUD. PPKD memilih Program/Kegiatan untuk menghasilkan dokumen Daftar Program/Kegiatan dan Daftar Kebutuhan Dana Cadangan. Surat Perintah Pemindahbukuan 6. Jika dinyatakan cukup.12 Pembentukan Dana Cadangan Uraian 1. Penyisihan Dana Cadangan 4. Perda Dana Cadangan Daftar Program/ Kegiatan Daftar Kebutuhan Dana Cadangan 3. Surat Perintah Pemindahbukuan 8. BUD menyisihkan Dana Cadangan. Dokumen Penatausahaan Bank 79 . BUD mencatat Surat Perintah Pemindahbukuan dalam Dokumen Penatausahaan dan menyerahkan Surat Perintah Pemindahbukuan kepada Bank.B. Daftar Program/ Kegiatan Kuasa BUD PPKD Perda Dana Cadangan Daftar Kebutuhan Dana Cadangan 2. Kemudian BUD memverifikasi kecukupan Dana Cadangan. Berdasarkan ke tiga dokumen ini. PPKD menyerahkan ke tiga dokumen ini kepada BUD. Berdasarkan Perda Dana Cadangan.

b.7.buku kas umum.3.E Dari B.bukti atas penyetoran PPN/PPh d. Pembelanjaan Dana UP PPK SKPD 15. Pembelanjaan Dana GU SPJ Pengeluaran SPJ Pengeluaran Bukti Pembayaran Bukti Pembayaran Bukti Pembayaran 20 Dari B.B.14.E Dari B.13 Pembuatan SPJ Bendahara Pengeluaran 13.ringkasan pengeluaran per rincian obyek disertai buktibukti yang sah c.3.6. Pembelanjaan Dana TU Kepala SKPD SPJ Pengeluaran 14.E Dari B.register penutupan kas. SPJ dengan Bendahara Pengeluaran Pembantu Pencatatan Bukti Bukti Pembayaran Pembayaran Bukti Pembayaran Pengesahan SPJ Verifikasi BKU Pengeluaran Buku Pajak Buku Panjar Buku Simpanan/ Bank Buku Rekap Pengeluaran Per Objek SPJ Pengeluaran Pembantu Surat Penolakan SPJ Surat Penolakan SPJ Tidak Surat Pengesahan SPJSurat Pengesahan SPJ SPJ Pengeluaran Menyetujui Register Pengesahan SPJ Pembuatan SPJ Pengeluaran Ya SPJ Pengeluaran SPJ Pengeluaran Register Penolakan SPJ Paling lambat tanggal 10 bulan berikutnya SPJ Pengeluaran SPJ Pengeluaran SPJ Pengeluaran SPJ Pengeluaran Penyerahan SPJ ke Kepala SKPD paling lambat tanggal 10 bulan berikutnya Register Penerimaan SPJ BUD Menjadi Dasar Pengajuan SPP Surat Pengesahan SPJ Dokumen SPJ: a.3. 80 .5.

Register penutupan kas. Bendahara Pengeluaran juga harus menyerahkan SPJ Pengeluaran kepada BUD paling lambat tanggal 10 bulan berikutnya. BUD SPJ Pengeluaran 5. Verifikasi 6. Bendahara Pengeluaran melakukan pencatatan bukti-bukti pembelanjaan dana.B. Apabila disetujui. Kepala SKPD menyerahkan Surat Pengesahan SPJ kepada Bendahara Pengeluaran. Ringkasan pengeluaran per rincian obyek disertai bukti-bukti yang sah c. Bendahara Pengeluaran menyerahkan SPJ Pengeluaran kepada PPK-SKPD. Kepala SKPD mengesahkan SPJ Pengeluaran. SPJ Pengeluaran Tgl 10 bln berikutnya SPJ Pengeluaran 7.BKU Pengeluaran .Buku Rekap Pengeluaran Per Objek Buku Simpanan/ Bank Buku Pajak Buku Panjar Buku Rekap Pengeluaran Per Objek 3. Bukti atas penyetoran PPN/PPh d.Buku Pembantu Pajak . b. Berdasarkan lima dokumen tersebut ditambah dokumen SPJ Pengeluaran Pembantu. Surat Pengesahan SPJ 8. SPJ Pengeluaran Pembantu SPJ Pengeluaran Tgl 10 bln berikutnya 4. Bendahara Pengeluaran Bukti Transaksi UPGU-TU PPK SKPD Kepala SKPD BKU 2.13 Pembuatan SPJ Uraian 1. Dokumen SPJ: a. PPK-SKPD menyampaikan SPJ Pengeluaran kepada Kepala SKPD paling lambat tanggal 10 bulan berikutnya.Buku Pembantu Simpanan/Bank .Buku Pembantu Panjar . Buku kas umum. PPK-SKPD memverifikasi SPJ Pengeluaran. Bendahara Pengeluaran membuat SPJ Pengeluaran. Surat Pengesahan SPJ 81 . Dari proses pencatatan ini dihasilkan dokumen sebagai berikut: .

buku kas umum b.bukti pengeluaran yang sah Ke B.3. Pembelanjaan Dana UP Bendahara Pengeluaran Dari B.buku pajak PPN/PPh c.E SPJ Pengeluaran Pembantu Bukti Transaksi Bukti Transaksi Bukti Transaksi Verifikasi.5.B. Pembelanjaan Dana GU 15. SPJ 82 .3.6.14.13. SPJ Dengan Bendahara Pengeluaran Pembantu Bendahara Pengeluaran Pembantu 13.E Dari B. Pembelanjaan Dana TU 14.E Dari B. Evaluasi. dan Analisis Bukti Bukti Transaksi Bukti Transaksi Transaksi Pencatatan Paling lambat tanggal 5 bulan berikutnya Buku Kas Pengeluaran Pembantu Buku Pajak PPN/ PPh Pembantu Buku Panjar Pembantu Tidak Menyetujui Ya Pembuatan SPJ Pengeluaran Pembantu SPJ Pengeluaran Pembantu Buku Kas Pengeluaran Pembantu Buku Pajak PPN/ PPh Pembantu Buku Panjar Pembantu SPJ Pengeluaran Pembantu SPJ Pengeluaran Pembantu 20 Dokumen SPJ Pembantu: a.3.7.

Buku Panjar Pembantu Buku Kas Pengeluaran Pembantu Buku Pajak PPN/PPh Pembantu Buku Panjar Pembantu 3. Bendahara Pengeluaran memverifikasi. Dari proses pencatatan ini dihasilkan dokumen sebagai berikut: . Evaluasi.BKU .Buku Kas Pengeluaran Pembantu .Buku Pajak PPN/PPh Pembantu .14 SPJ Dengan Bendahara Pengeluaran Pembantu Uraian 1. Bendahara Pengeluaran Pembantu menyerahkan SPJ Pengeluaran Pembantu kepada Bendahara Pengeluaran paling lambat tanggal 5 bulan berikutnya. Bendahara Pengeluaran akan menggunakan SPJ Pengeluaran Pembantu dalam proses pembuatan SPJ. SPJ Pengeluaran Pembantu 5. Berdasarkan ke tiga dokumen tadi. Bendahara Pengeluaran Pembantu mencatat buktibukti transaksi pembelanjaan dana. Bendahara Pengeluaran Pembantu membuat SPJ Pengeluaran Pembantu. SPJ Pengeluaran Pembantu 83 . Verifikasi. dan Analisis 6. Bendahara Pengeluaran Pembantu Bukti Transaksi UPGU-TU Bendahara Pengeluaran 2.Buku Pajak PPN/PPh . dan menganalisa SPJ Pengeluaran Pembantu. mengevaluasi.Bukti pengeluaran yang sah SPJ Pengeluaran Pembantu Tgl 5 bln berikutnya 4. Dokumen SPJ Pembantu: . Setelah disetujui.B.

.

2) Pelaksanaan Pendapatan – Bank Kasda (C.1.1.1.Penatausahaan Penerimaan Pelaksanaan Pendapatan – Bendahara Penerimaan (C.3) Pelaksanaan Pendapatan – Bank Lain (C.1) Penatausahaan Penerimaan dengan Bendahara Pembantu (C.2) SPJ Penerimaan SPJ Penerimaan Pembantu 85 .1) Pelaksanaan Pendapatan – Bendahara Penerimaan Pembantu (C.2.2.4) STS SKP Daerah / SKR Surat Tanda Bukti Pembayaran / Bukti lain yg Sah Penatausahaan Penerimaan (C.1.

1. Penatausahaan Penerimaan Disampaikan kepada BUD 86 .1.2.1.A Ke C.C. Pelaksanaan Pendapatan Daerah – Bendahara Penerimaan Wajib Pajak/Retribusi Bendahara Penerimaan Pengguna Anggaran Penerbitan SKP Daerah / SKR BANK SKP Daerah / SKR SKP Daerah / SKR SKP Daerah / SKR Pembayaran Uang SKP Daerah / SKR Uang STS SKP Daerah / SKR Uang Verifikasi Penerimaan Surat Tanda Bukti Pembayaran / Bukti Surat Tanda Bukti lain yg Sah Pembayaran / Bukti lain yg Sah SKP Daerah / SKR Uang STS STS Nota Kredit STS Surat Tanda Bukti Pembayaran / Bukti lain yg Sah 21.

Bendahara Penerimaan akan menerbitkan STS dan Surat Tanda Bukti Pembayaran/Bukti Lain yang Sah. Surat Tanda Bukti Pembayaran/Bukti Lain yang Sah STS Uang 6.1 Pelaksanaan Pendapatan Daerah – Bendahara Penerimaan Uraian 1. SKP Daerah / SKR SKP Daerah / SKR WP/Retribusi Bendahara Penerimaan Pengguna Anggaran SKP Daerah / SKR Bank 3. Setelah diverifikasi.1. Nota Kredit disampaikan kepada BUD Nota Kredit STS STS 87 . Bendahara menyerahkan Tanda Bukti Pembayaran/Bukti Lain yang Sah kepada Wajib Pajak/ Retribusi dan menyerahkan uang yang diterimanya tadi beserta STS kepada Bank. Verifikasi 5.C. Wajib Pajak/Retribusi membayarkan sejumlah uang yang tertera dalam SKP Daerah/ SKR kepada Bendahara Penerimaan. Uang Uang 4. Pengguna Anggaran menyerahkan SKP Daerah/SKR kepada Bendahara Penerimaan dan Wajib Pajak/Retribusi. Bendahara Penerimaan memverifikasi kesesuaian jumlah uang yang diterimanya dengan dokumen SKP Daerah/ SKR yang diterimanya dari Pengguna Anggaran. Surat Tanda Bukti Pembayaran/Bukti Lain yang Sah Uang STS Diserahkan ke BUD 7. Bank membuat Nota Kredit dan mengotorisasi STS. Bank kemudian menyerahkan kembali STS kepada Bendahara Penerimaan.

2.2. Pelaksanaan Pendapatan Daerah – Bendahara Penerimaan Pembantu Wajib Pajak/Retribusi Bendahara Penerimaan Pembantu Pengguna Anggaran BANK Penerbitan SKP Daerah / SKR SKP Daerah / SKR SKP Daerah / SKR SKP Daerah / SKR Pembayaran Uang SKP Daerah / SKR Uang STS SKP Daerah / SKR Uang Verifikasi Penerimaan Surat Tanda Bukti Pembayaran / Surat Tanda Bukti Bukti lain Pembayaran yg Sah / Bukti lain yg Sah SKP Daerah / SKR Uang STS STS Nota Kredit STS Surat Tanda Bukti Pembayaran / Bukti lain yg Sah 21. Penatausahaan Penerimaan Dengan Bendahara Penerimaan Pembantu Disampaikan kepada BUD 88 .1.C.B Ke C.2.

Surat Tanda Bukti Pembayaran/Bukti Lain yang Sah STS Uang 5. Bank mengembalikan STS Bendahara Penerimaan Pembantu. Uang Uang 3. SKP Daerah / SKR SKP Daerah / SKR WP/Retribusi Bendahara Penerimaan Pengguna Anggaran Pembantu SKP Daerah / SKR BANK 2. Bank mengotorisasi STS dan menerbitkan Nota Kredit. Bendahara Penerimaan Pembantu memverifikasi uang yang diterimanya dengan SKP Daerah/SKR dari Pengguna Anggaran. Bendahara Penerimaan Pembantu menyerahkan Surat Tanda Bukti Pembayaran/Bukti Lain yang Sah kepada Wajib Pajak/Retribusi dan STS beserta uang kepada Bank.2 Pelaksanaan Pendapatan Daerah – Bendahara Penerimaan Pembantu Uraian 1. Jika sesuai maka Bendahara Penerimaan Pembantu membuat dokumen STS dan Surat Tanda Bukti Pembayaran/ Bukti Lain yang Sah.1. Verifikasi 4. Pengguna Anggaran menyerahkan SKP Daerah/SKR kepada Wajib Pajak/Retribusi dan Bendahara Penerimaan Pembantu. Surat Tanda Bukti Pembayaran/Bukti Lain yang Sah STS Uang Diserahkan ke BUD 6. Nota Kredit disampaikan ke BUD Nota Kredit STS STS 89 . Wajib Pajak/Retribusi membayarkan uang kepada Bendahara Penerimaan Pembantu sejumlah yang tertera di SKP Daerah/SKR.C.

Penatausahaan Penerimaan 90 .3.A Ke C.1.C. Pelaksanaan Pendapatan Daerah – Bank Kasda Wajib Pajak/Retribusi Bank Kasda Bendahara Penerimaan Pengguna Anggaran Penerbitan SKP Daerah / SKR BUD SKP Daerah / SKR SKP Daerah / SKR SKP Daerah / SKR Pembayaran Uang SKP Daerah / SKR Uang Penerimaan Slip Setoran (Bukti Lain yg Sah) Slip Setoran (Bukti Lain yg Sah) Slip Setoran (Bukti Lain yg Sah) Slip Setoran (Bukti Lain yg Sah) Nota Kredit Nota Kredit Slip Setoran (Bukti Lain yg Sah) SKP Daerah / SKR 21.1.2.

Bank Kasda menyerahkan Slip Setoran/Bukti Lain yang Sah kepada WP/Retribusi dan Nota Kredit kepada BUD. Slip Setoran/ Bukti Lain yang Sah Nota Kredit 4.1.C. SKP Daerah / SKR SKP Daerah / SKR WP/Retribusi Bank Kasda Bendahara Penerimaan Pengguna Anggaran SKP Daerah / SKR BUD 2. Slip Setoran/ Bukti Lain yang Sah 91 . Pengguna Anggaran menyerahkan SKP Daerah/SKR kepada Wajib Pajak/Retribusi dan Bendahara Penerimaan. Bank Kasda menerbitkan Slip Setoran/Bukti Lain yang Sah dan Nota Kredit. Uang Uang 3.3 Pelaksanaan Pendapatan Daerah – Bank Kasda Uraian 1. Slip Setoran/ Bukti Lain yang Sah Nota Kredit 5. WP/Retribusi menyerahkan Slip Setoran/Bukti Lain yang Sah kepada Bendahara Penerimaan. Wajib Pajak/Retribusi membayarkan uang kepada Bank Kasda sejumlah yang tertera di SKP Daerah/SKR.

1.A Ke C.2.1. Penatausahaan Penerimaan 92 . Pelaksanaan Pendapatan Daerah – Bank Lain Wajib Pajak/Retribusi Bank Lain Bendahara Penerimaan Pengguna Anggaran Bank Kasda Penerbitan SKP Daerah / SKR SKP Daerah / SKR SKP Daerah / SKR SKP Daerah / SKR Pembayaran Uang SKP Daerah / SKR Uang Uang Penerimaan Slip Setoran (Bukti Lain yg Sah) Slip Setoran (Bukti Lain yg Sah) Slip Setoran (Bukti Lain yg Sah) Slip Setoran (Bukti Lain yg Sah) Nota Kredit Uang Nota Kredit Slip Setoran (Bukti Lain yg Sah) SKP Daerah / SKR Disampaikan kepada BUD 21.4.C.

1. Slip Setoran/ Bukti Lain yang Sah Slip Setoran/ Bukti Lain yang Sah Nota Kredit Nota Kredit Uang 4.C. WP/Retribusi menyerahkan Slip Setoran/Bukti Lain yang Sah kepada Bendahara Penerimaan.4 Pelaksanaan Pendapatan Daerah – Bank Lain Uraian 1. WP/Retribusi Bank Lain Bendahara Penerimaan Pengguna Anggaran SKP Daerah / SKR Bank Kasda SKP Daerah / SKR SKP Daerah / SKR 2. Pengguna Anggaran menyerahkan SKP Daerah/ SKR kepada Wajib Pajak/ Retribusi dan Bendahara Penerimaan. Bank Lain membuat Slip Setoran/Bukti Lain yang Sah dan Nota Kredit serta menyerahkan uang kepada Bank Kasda. Wajib Pajak/Retribusi membayarkan uang kepada Bank Lain sejumlah yang tertera di SKP Daerah/SKR. Slip Setoran/ Bukti Lain yang Sah 93 . Uang Uang 3.

Penatausahaan Penerimaan dengan Bendahara Pembantu SPJ Penerimaan 22 Otorisasi Verifikasi. C.BKU b..2.1.1.Buku pembantu per rincian objek penerimaan c.4. dan Analisis Dilakukan Dalam Rangka Rekonsiliasi Penerimaan 15 Ke D. Akuntansi SKPD SPJ Penerimaan SPJ Penerimaan SKP Daerah / SKR STS Surat Tanda Bukti Pembayaran / Bukti lain yg Sah BKU Penerimaan Buku Pembantu (Rincian Obyek Penerimaan) Buku Rekapitulasi Penerimaan Harian SPJ Penerimaan Pembantu Pengesahan SPJ Pembuatan SPJ Penerimaan Surat Pengesahan SPJ Surat Pengesahan SPJ Surat Pengesahan SPJ SPJ Penerimaan BKU Penerimaan Buku Pembantu (Rincian Obyek Penerimaan) Buku Rekapitulasi Penerimaan Harian SPJ Penerimaan Pembantu SPJ Penerimaan SPJ Penerimaan SPJ Penerimaan Lampiran SPJ Penerimaan: a.2.1. Bank Kasda.2. Penatausahaan Penerimaan Bendahara Penerimaan 21. Bank Lain) PPK SKPD Pengguna Anggaran BUD Paling lambat tanggal 10 bulan berikutnya SKP Daerah / SKR STS Surat Tanda Bukti Pembayaran / Bukti lain yg Sah SPJ Penerimaan SPJ Penerimaan SPJ Penerimaan Penatausahaan Penerimaan Dari C.1.1.3.Buku rekapitulasi penerimaan harian d.A Dari C. 94 .. Evaluasi.Bukti penerimaan lainnya yang sah.C. Pelaksanaan Pendapatan Daerah (Bendahara Penerimaan. C.1.

mengevaluasi.Buku Pembantu (Rincian Objek Penerimaan) . dan menganalisis SPJ Penerimaan.1 Penatausahaan Penerimaan Uraian 1. 6.C. Surat Pengesahan SPJ Dilakukan Dalam Rangka Rekonsiliasi Penerimaan Bendahara Penerimaan SKP Daerah. BUD memverifikasi.Bukti Penerimaan lain yg sah 4. 7. dan Surat Tanda Bukti Pembayaran/Bukti Lain yang Sah PPK SKPD Pengguna Anggaran BUD BKU Penerimaan Buku Pembantu Buku Rekapitulasi SPJ Penerimaan Pembantu SPJ Penerimaan Tgl 10 bulan berikutnya SPJ Penerimaan Tgl 10 bulan berikutnya SPJ Penerimaan Tgl 10 bulan berikutnya SPJ Penerimaan Verifikasi. Bendahara Penerimaan akan menghasilkan dokumen sebagai berikut: . Dari proses penetausahaan penerimaan.BKU Penerimaan .Buku Rekapitulasi Penerimaan Harian . STS. Bendahara Penerimaan menyerahkan SPJ Penerimaan kepada PPK-SKPD paling lambat tanggal 10 bulan berikutnya. BUD menyerahkan Surat Pengesahan SPJ kepada Pengguna Anggaran. dan Surat Tanda Bukti Pembayaran/Bukti Lain yang Sah. Kemudian BUD mengesahkan SPJ Penerimaan. Dalam rangka rekonsiliasi penerimaan. PPK-SKPD menyerahkan SPJ Penerimaan kepada Pengguna Anggaran paling lambat tanggal 10 bulan berikutnya. 5. 8. STS. Evaluasi.Buku Pembantu Per Rincian Objek Penerimaan . Setelah diotorisasi. Berdasarkan dokumen SKP Daerah. Bendahara Penerimaan melakukan penatausahaan penerimaan. Bendahara Penerimaan membuat SPJ Penerimaan. Berdasarkan ke tiga dokumen tadi ditambah dokumen SPJ Penerimaan Pembantu. 9. SKR. Lampiran SPJ Penerimaan: . Pengguna Anggaran menyerahkan SPJ Penerimaan kepada BUD paling lambat tanggal 10 bulan berikutnya. dan Analisis Surat Pengesahan SPJ 95 . SKR. 2.BKU .Buku Rekapitulasi Penerimaan Harian 3.2.

C.2.2.1. Evaluasi.B Dari C.2. Penatausahaan Penerimaan 96 .2. Pelaksanaan Pendapatan Daerah – Bendahara Pembantu SKP Daerah / SKR STS Surat Tanda Bukti Pembayaran / Bukti lain yg Sah Paling lambat tanggal 5 (lima) bulan berikutnya SPJ Penerimaan Pembantu Penatausahaan Penerimaan Verifikasi. Penatausahaan Penerimaan Dengan Bendahara Pembantu Bendahara Penerimaan Pembantu Bendahara Penerimaan 21. dan Analisis SKP Daerah SKR STS Bukti Lain Yang Sah BKU Penerimaan Pembantu Buku Rekapitulasi Penerimaan Harian Pembantu SPJ Penerimaan Pembantu Pembuatan SPJ Pembantu 22 BKU Penerimaan Pembantu Buku Rekapitulasi Penerimaan Harian Pembantu SPJ Penerimaan Pembantu SPJ Penerimaan Pembantu Ke C.1.

Verifikasi. STS. SPJ Penerimaan Pembantu Tgl 5 bulan berikutnya 4. dan menganalisis dokumen ini. Bendahara Penerimaan Pembantu menghasilkan dokumen BKU Penerimaan Pembantu dan Buku Rekapitulasi Penerimaan Harian Pembantu. Berdasarkan kedua dokumen ini. SKR. SPJ Penerimaan Pembantu diserahkan Bendahara Penerimaan Pembantu kepada Bendahara Penerimaan paling lambat tanggal 5 bulan berikutnya. Bendahara Penerimaan Pembantu SKP Daerah. SKR. SPJ Penerimaan Pembantu 97 . Bendahara Penerimaan memverifikasi. Berdasarkan dokumen SKP Daerah.2 Penatausahaan Penerimaan Dengan Bendahara Pembantu Uraian 1.2. dan Surat Tanda Bukti Pembayaran/Bukti Lain yang Sah Bendahara Penerimaan 2. Bendahara Penerimaan melakukan penatausahaan penerimaan. dan Surat Tanda Bukti Pembayaran/Bukti Lain yang Sah. Kemudian SPJ Penerimaan Pembantu digunakan dalam penatausahaan penerimaan. SPJ Penerimaan Pembantu 5.C. Evaluasi. Dari proses penatausahaan penerimaan. Bendahara Penerimaan Pembantu membuat SPJ Pembantu. dan Analisis 6. mengevaluasi. BKU Penerimaan Pembantu Buku Rekapitulasi Penerimaan Harian Pembantu 3. STS.

.

CALK) LK Perusahaan Daerah LK PEMDA (LRA. Neraca.6) LK PEMDA (LRA. LAK. LAK. Neraca. CALK) Akuntansi SKPKD (D. Neraca. CALK) Laporan Keuangan PEMDA (D.4) LK SKPKD (LRA.2) LK SKPD (LRA. Neraca.3) LK PEMDA (LRA. CALK) Berupa Perda LK Perusahaan Daerah Penjabaran LRA 99 . LAK. LAK.1) Neraca Saldo SKPD Laporan Keuangan SKPD (D.5) LK Perusahaan Daerah Penjabaran LRA Pembahasan LK PEMDA (D. Neraca. CALK) Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD (D.Akuntansi dan Pertanggungjawaban Akuntansi SKPD (D.

Berita Acara Penilaian 7.1 Penatausahaan Penerimaan Akuntansi Pengeluaran Kas Akuntansi Aset Pengelolaan Barang Daerah Terdiri Dari: 1. Surat Pengiriman Barang 4. Laporan Keuangan SKPD 100 .D.2.1. Berita Acara Serah Terima Barang 6. Berita Acara Pemusnahan Barang 5. SK Penghapusan Barang 3. Berita Acara Serah Terima Barang 7. Berita Acara Penerimaan Barang 2. Akuntansi SKPD PPK SKPD Akuntansi Penerimaan Kas 15 Dari C. SK Penghapusan Barang 3. Berita Acara Pemusnahan Barang 6. SK Mutasi Barang 5. Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan Terdiri Dari: 1. SK Mutasi Barang 4. Berita Acara Penilaian Akuntansi Selain Kas Identifikasi transaksi Selain Kas SPJ Penerimaan SPJ Pengeluaran SP2D Bukti Transaksi Bukti Transaksi Pembuatan Bukti Memorial Pembuatan Bukti Memorial Bukti Memorial Bukti Memorial PENJURNALAN PENJURNALAN PENJURNALAN PENJURNALAN Jurnal Penerimaan Kas Jurnal Pengeluaran Kas Jurnal Umum Jurnal Umum POSTING Buku Besar SKPD Neraca Saldo SKPD PEMBUATAN NERACA SALDO 23 Ke D.2. Berita Acara Penerimaan Barang 2.

Register Buku Besar SKPD 3. . .SK Penghapusan Barang .D.SK Mutasi Barang .BA Penilaian Akuntansi Penerimaan Kas PPK SKPD Akuntansi Pengeluaran Kas Akuntansi Aset Akuntansi Selain Kas SPJ Penerimaan SPJ Pengeluaran SP2D Bukti Transaksi Bukti Transaksi Bukti Memorial Bukti Memorial Register Jurnal Penerimaan Kas Register Jurnal Pengeluaran Kas Register Jurnal Umum Register Jurnal Umum 2.SPJ Penerimaan dalam Register Jurnal Penerimaan Kas.BA Penilaian .SK Penghapusan Barang .BA Penyelesaian Pekerjaan Bukti Memorial transaksi Selain Kas dibuat berdasarkan bukti transaksi yang terdiri dari: .BA Penerimaan Barang .BA Pemusnahan Barang .SPJ Pengeluaran dan SP2D dalam Register Jurnal Pengeluaran Kas.Surat Pengiriman Barang . Bukti Memorial transaksi Aset Tetap dibuat berdasarkan bukti transaksi yang terdiri dari: .BA Seraht Terima Barang .1.SK Mutasi Barang . PPK-SKPD menjurnal: .BA Seraht Terima Barang . .Bukti memorial transaksi Aset Tetap dalam Register Jurnal Umum. Neraca Saldo SKPD 101 .Bukti memorial transaksi Selain Kas dalam Register Jurnal Umum.BA Penerimaan Barang . Berdasarkan Buku Besar SKPD. Akuntansi SKPD Uraian 1.BA Pemusnahan Barang . PPK SKPD membuat Neraca Saldo SKPD. Jurnal-jurnal tersebut oleh PPKSKPD diposting ke Register Buku Besar SKPD.

Laporan Keuangan SKPD PPK SKPD Pengguna Anggaran PPKD Dari D. CALK) Neraca Saldo SKPD 24 Pembuatan LK SKPD Otorisasi Ke D.1. Neraca. CALK) 102 . CALK)Laporan Keuangan SKPD (LRA. Neraca. CALK) Surat Pernyataan Laporan Keuangan SKPD (LRA. CALK) Surat Pernyataan Laporan Keuangan SKPD (LRA.D.4. Neraca. Laporan Keuangan PEMDA Laporan Keuangan SKPD (LRA. Neraca. Neraca. Akuntansi SKPD 23 Laporan Keuangan SKPD (LRA.2.

D. CALK) 3. CALK) Laporan Keuangan SKPD (LRA.Laporan Realisasi Anggaran . Berdasarkan Neraca Saldo SKPD. Pengguna Anggaran mengotorisasi Laporan Keuangan SKPD. Pengguna Anggaran menyerahkan Laporan Keuangan SKPD berikut Surat Pernyataan kepada PPKD Surat Pernyataan 103 .Neraca . Neraca. CALK) 2. Surat Pernyataan Laporan Keuangan SKPD (LRA. PPK SKPD menyusun Laporan Keuangan SKPD yang terdiri dari: . Laporan Keuangan SKPD (LRA.2. Neraca. dan membuat Surat Pernyataan. CALK) 4. Laporan Keuangan SKPD Uraian PPK SKPD Neraca Saldo SKPD Pengguna Anggaran PPKD 1. Neraca. Neraca.Catatan Atas Laporan Keuangan Laporan Keuangan SKPD (LRA. PPK SKPD menyerahkan Laporan Keuangan SKPD kepada Pengguna Anggaran untuk diotorisasi.

BA Penilaian 7. Neraca. Surat Pengiriman Barang 4. LAK. SK Penghapusan Barang 3.4. BA Pemusnahan Barang 6. Nota Kredit Pembuatan LK SKPKD 25 Ke D. BA Penerimaan Barang 2. Laporan Keuangan PEMDA 104 . BA Pemusnahan Barang 5. SK Mutasi Barang 5. BA Penilaian Akuntansi Selain Kas Identifikasi transaksi Selain Kas Nota Kredit Nota Debet Bukti Transaksi Bukti Transaksi PENJURNALAN Pembuatan Bukti Memorial Pembuatan Bukti Memorial Jurnal Penerimaan/ Pengeluaran Kas Bukti Memorial Bukti Memorial POSTING PENJURNALAN PENJURNALAN PENJURNALAN PENJURNALAN Buku Besar Kas Jurnal Penerimaan Kas Jurnal Pengeluaran Kas Jurnal Umum Jurnal Umum Pembuatan Laporan Keuangan POSTING Laporan Keuangan SKPKD (LRA. BA Penyelesaian Pekerjaan Fungsi Akuntansi SKPKD Akuntansi Pengeluaran Kas Akuntansi Aset / Hutang Pengelolaan Barang /Hutang Daerah Terdiri Dari: 1. CALK) Laporan Arus Kas Laporan Posisi Kas Harian Buku Besar SKPKD Pembuatan Neraca Saldo SKPKD Neraca Saldo SKPKD Laporan Arus Kas Laporan Posisi Kas Harian dilampiri: 1. SK Mutasi Barang 4. BA Penerimaan Barang 2. Nota Debet 2. BA Serah Terima Barang 7.3. BA Serah Terima Barang 6. SK Penghapusan Barang 3.D. Akuntansi SKPKD BUD Akuntansi Penerimaan Kas Laporan Posisi Kas Harian Terdiri Dari: 1.

Neraca. CALK) 105 . 5. Berdasarkan Buku Besar SKPKD.BUD menjurnal Nota Kredit dan Nota Debet ke dalam Register Jurnal Penerimaan/Pengeluaran Kas 2. Fungsi Akuntansi SKPKD melakukan penjurnalan dalam Register Jurnal Penerimaan Kas dan Register Jurnal Pengeluaran Kas. BUD menyerahkan Laporan Arus Kas dan Laporan Posisi Kas Harian yang dilampiri Nota Kredit dan Nota Debet kepada Fungsi Akuntansi SKPKD. Fungsi Akuntansi SKPKD memposting jurnal-jurnal tsb ke dalam Buku Besar SKPKD 8. Neraca. 3. LAK. Fungsi Akuntansi Menggabungkan Neraca Saldo dan Laporan Arus Kas dalam menyusun Laporan Keuangan SKPKD (LRA. BUD membuat Laporan Arus Kas dan Laporan Posisi Kas Harian 4. CALK) Register Jurnal Penerimaan / Pengeluaran Kas Buku Besar Kas Laporan Arus Kas Laporan Posisi Kas Harian Laporan Posisi Kas Harian Bukti Transaksi Bukti Transaksi Register Jurnal Penerimaan Kas Register Jurnal Pengeluaran Kas Bukti Memorial Bukti Memorial Register Jurnal Umum Register Jurnal Umum Buku Besar SKPKD Laporan Arus Kas Neraca Saldo SKPKD Laporan Keuangan SKPKD (LRA. Berdasarkan Laporan Posisi Kas Harian.3. 9. Fungsi Akuntansi membuat Neraca Saldo SKPKD. 6. Akuntansi SKPKD Uraian Nota Kredit BUD Nota Debet Fungsi Akuntansi SKPKD Akuntansi Penerimaan Akuntansi Pengeluaran Kas Kas Akuntansi Aset / Hutang Akuntansi Selain Kas 1. Berdasarkan Buku Besar Kas. BUD kemudian memposting jurnal tersebut ke dalam Buku Besar Kas.D. Fungsi Akuntansi juga menjurnal Bukti Memorial transaksi Aset / Hutang dan Bukti Memorial transaksi Selain Kas ke dalam Register Jurnal Umum 7.

Neraca. LAK. Neraca.D. LAK. LAK. Neraca. Neraca. CALK) LK Perusahaan Daerah LK PEMDA (LRA. CALK) Laporan Keuangan SKPD (LRA. LAK. CALK) LK Perusahaan Daerah Perusahaan Daerah LK PEMDA (LRA. CALK) LK PEMDA (LRA. LAK. CALK) LK Perusahaan Daerah Konsolidasi (Penggabungan) LK PEMDA (LRA. Neraca. Neraca. Neraca. Neraca. Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 106 . LAK. LAK. Neraca. CALK) LK Perusahaan Daerah Pembuatan Surat Pernyataan KDH Penjabaran LRA LK PEMDA (LRA. Laporan Keuangan PEMDA Fungsi Akuntansi SKPKD 25 PPKD 24 SEKDA KDH Laporan Keuangan SKPKD (LRA.4. CALK) LK Perusahaan Daerah 26 Ke D. CALK) LK Perusahaan Daerah Surat Pernyataan KDH Otorisasi LK PEMDA (LRA. CALK) Laporan Keuangan SKPD (LRA.5.

Fungsi Akuntansi SKPKD Laporan Keuangan SKPKD (LRA. Neraca. LAK. Laporan Keuangan PEMDA dan Perusahaan Daerah beserta Surat Pernyataan KDH berlanjut ke proses Pertanggungjawaban Pelaksanaa APBD. Konsolidasi Penjabaran LRA LK PEMDA (LRA. Fungsi Akuntansi SKPKD melakukan konsolidasi (penggabungan) Laporan Keuangan SKPKD dan Laporan Keuangan SKPD. Laporan Keuangan PEMDA dan Laporan Keuangan Perusahan Daerah diserahkan oleh Fungsi Akuntansi SKPKD ke PPKD untuk diotorisasi. Setelah menerima Laporan Keuangan PEMDA dan Laporan Keuangan Perusahaan Daerah. CALK) Laporan Keuangan SKPD (LRA. Neraca. Neraca. SEKDA meneruskan kedua laporan tersebut kepada Kepala Daerah. CALK LK Perusahaan Daerah Surat Pernyataan KDH 107 . CALK LK Perusahaan Daerah Perusahaan Daerah LK PEMDA (LRA. LAK. CALK LK Perusahaan Daerah LK PEMDA (LRA. Neraca. yang diserahkan oleh PPKD. CALK LK Perusahaan Daerah LK PEMDA (LRA. Laporan Keuangan PEMDA Uraian 1. CALK) SEKDA KDH 2. 3. 7. CALK) PPKD Laporan Keuangan SKPD (LRA. Neraca.D. PPKD kemudian menyerahkan kedua laporan tsb kepada SEKDA 6. Setelah mengotorisasi Laporan Keuangan PEMDA dan Laporan Keuangan Perusahaan Daerah. LAK. LAK. Proses konsolidasi tsb menghasilkan Laporan Keuangan PEMDA dan Penjabaran LRA. Neraca. Laporan Keuangan Pemda tersebut disertai oleh Laporan Keuangan Perusahaan Daerah.4. 4. 5. LAK. Neraca. Kepala Daerah membuat surat pernyataan.

Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Fungsi Akuntansi SKPKD Dari D. CALK) LK Perusahaan Daerah Penjabaran LRA LK PEMDA (LRA. Pembahasan LK Pemda 108 . Neraca. LAK. Neraca. Neraca. Laporan Keuangan Pemda KDH 26 BPK Penyampaian LK paling lambat 3 bulan setelah TA berakhir LK PEMDA (LRA. CALK) LK Perusahaan Daerah LK PEMDA (LRA. CALK) LK Perusahaan Daerah Tanggapan dan Penyesuaian LK PEMDA (LRA. LAK. LAK.4. LAK. Neraca.5. Neraca. LAK. LAK.D.6. LAK. Neraca. Neraca. CALK) LK Perusahaan Daerah Surat Pernyataan KDH LK PEMDA (LRA. CALK) LK Perusahaan Daerah Penjabaran LRA 27 Ke D. CALK) LK Perusahaan Daerah Surat Pernyataan KDH Pemeriksaan Penjabaran LRA Ya Melewati Batas Waktu? Pemeriksaan diselesaikan paling lambat 2 bulan setelah penerimaan LK Pemda Tidak Laporan Hasil Pemeriksaan Laporan Hasil Pemeriksaan Laporan Hasil Pemeriksaan LK PEMDA (LRA. CALK) LK Perusahaan Daerah LK PEMDA (LRA.

Penjabaran LRA Tanggapan dan Penyesuaian LK PEMDA (LRA. Neraca. Fungsi Akuntansi SKPKD Surat Pernyataan KDH KDH LK PEMDA (LRA. LAK. CALK LK PEMDA (LRA. Neraca. Fungsi Akuntansi melakukan penyesuaian dan meyiapkan tanggapan terhadao Laporan Hasil Pemeriksaan. LAK. Neraca. LAK. LAK. Neraca. Neraca. Pemeriksaan diselesaikan paling lambat 2 bulan setelah diterimanya LK. CALK LK Perusahaan Daerah BPK Surat Pernyataan KDH 2.D. Neraca. Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Uraian 1. KDH menyerahkan LK PEMDA dan LK Perusahaan Daerah beserta Surat Pernyataan KDH kepada BPK. Fungsi Akuntansi juga menambahkan penjabaran LRA ke Laporan Keuangan. CALK LK Perusahaan Daerah Laporan Hasil Pemerikaan 5. CALK LK Perusahaan Daerah LK PEMDA (LRA. LK PEMDA (LRA. LAK. BPK menyerahkan Laporan Hasil Pemeriksaan dan Laporan Keuangan yang telah diperiksa kepada KDH. CALK LK Perusahaan Daerah Penjabaran LRA 6. KDH meneruskan Laporan Hasil Pemeriksaan dan Laporan Keuangan yang telah diperiksa kepada Fungsi Akuntansi untuk disesuaikan. LK PEMDA (LRA.5. LK PEMDA (LRA. CALK LK Perusahaan Daerah Laporan Hasil Pemerikaan Laporan Hasil Pemerikaan 4. Fungsi Akuntansi menyerahkan Laporan Keuangan yang disertai Penjabaran LRA kepada KDH LK Perusahaan Daerah Penjabaran LRA 109 . CALK LK Perusahaan Daerah Pemeriksaan 3. LAK. Neraca. LAK. BPK melakukan pemeriksaan atas LK PEMDA dan LK Perusahaan Daerah.

5.D. CALK) LK Perusahaan Daerah Penjabaran LRA LK PEMDA (LRA. CALK) LK Perusahaan Daerah Penjabaran LRA 110 . LAK. LAK. Neraca. CALK) LK Perusahaan Daerah Penjabaran LRA Pembahasan Persetujuan bersama paling lambat 1 bulan sejak diterimanya Raperda Perda Pertanggungjawaban APBD yang harus dipublikasikan LK PEMDA (LRA. Pembahasan LK Pemda KDH DPRD Dari D. LAK.6. Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 27 Paling lambat 6 bulan setelah Tahun Anggaran berakhir Raperda Pertanggungjawaban APBD LK PEMDA (LRA. Neraca. Neraca.

LK PEMDA (LRA. LK Perusahan Daerah.D. Perda ini harus dipublikasikan Berupa Perda Pertanggungjawaban APBD LK PEMDA (LRA. LK Perusahaan Daerah. dan Penjabaran LRA (Berupa Raperda Pertanggungjawaban APBD) kepada DPRD. LK PEMDA (LRA. LAK. Persetujuan bersama dicapai paling lambat 1 bulan sejak diterimanya Raperda Pertanggungjawaban APBD. LAK. Raperda yang disetujui ditetapkan menjadi Perda Pertanggungjawaban APBD (LK Pemda.6. Neraca. DPRD melakukan pembahasan terhadap LK Pemda. Penjabaran LRA). CALK LK Perusahaan Daerah Penjabaran LRA Berupa Raperda Pertanggungjawaban APBD 2. KDH menyerahkan LK PEMDA. LK Perusahaan Daerah. Neraca. LAK. Neraca. CALK LK Perusahaan Daerah Penjabaran LRA 111 . Pembahasan LK PEMDA Uraian KDH DPRD 1. CALK LK Perusahaan Daerah Penjabaran LRA 3. dan Penjabaran LRA.

.

11) Rancangan DPPA-SKPD Pembahasan Rancangan DPPA-SKPD (E.6) Raper KDH Penjabaran Perubahan APBD Raperda Perubahan APBD Pembatalan Perda Perubahan APBD (E.4) RKA-SKPD Perubahan Penyusunan RKASKPD Perubahan APBD (E.8) Penetapan Perda Perubahan APBD (E.7) Per KDH-Pelaksanaan Pengeluaran atas Pagu TA Berjalan Perda-Pencabutan Perda Perubahan APBD Per KDH Penjabaran Perubahan APBD Perda Perubahan APBD Penyusunan Rancangan DPPA-SKPD (E.9) Pengesahan Rancangan DPPASKPD (E.1) KUA Perubahan PPA Perubahan Penyiapan Pedoman Penyusunan RKA.Perubahan APBD Penyusunan KUA dan PPAS Perubahan APBD (E.10) Rancangan DPPA-SKPD DPPA-SKPD 113 .SKPD Perubahan (E.2) Pedoman Penyusunan RKA-SKPD Perubahan Raperda Perubahan APBD Penyiapan Raperda Perubahan APBD (E.5) Raperda Perubahan APBD Evaluasi Raperda Perubahan APBD (E.3) Raper KDH Penjabaran Perubahan APBD Pembahasan Raperda Perubahan APBD (E.

Perbedaan asumsi KUA 2. Program dan kegiatan diusulkan dalam perubahan APBD 3.DPRD Nota Nota Kesepakatan PPA Kesepakatan PPA Perubahan Perubahan PPA PPA Perubahan Perubahan 114 . Capaian target kinerja yang harus ditingkatkan Penyusunan Rancangan Awal PPAS Perubahan Tidak Menyetujui Ya Rancangan PPAS Perubahan Rancangan PPAS Perubahan Rancangan PPAS Perubahan Rancangan PPAS Perubahan Otorisasi Nota Kesepakatan KUA Perubahan KUA Perubahan Nota Kesepakatan PPA Perubahan PPA Perubahan Rancangan Awal PPAS Perubahan Rancangan Awal PPAS Perubahan Pembahasan Bersama PEMDA .1. Capaian target kinerja yang harus dikurangi 4.DPRD Nota Kesepakatan KUA Perubahan KUA Perubahan Rancangan KUA & PPAS Perubahan APBD disepakati menjadi KUA & PPA Perubahan paling lambat minggu kedua Agustus TA berjalan Nota Kesepakatan KUA Perubahan KUA Perubahan Nota Kesepakatan KUA Perubahan KUA Perubahan Rancangan KUA dan PPAS Perubahan Menjelaskan: 1.E. Penyusunan KUA dan PPAS Perubahan APBD TAPD Identifikasi Faktor Penyebab Perubahan APBD Penyusunan Rancangan awal KUA Perubahan Rancangan awal KUA Perubahan SEKDA Rancangan KUA Perubahan Rancangan KUA Perubahan KDH Rancangan KUA Perubahan DPRD Rancangan KUA Perubahan Tidak Menyetujui Ya Rancangan awal KUA Perubahan Otorisasi Penyampaian ke DPRD paling lambat minggu pertama Agustus TA berjalan Pembahasan Bersama PEMDA .

Rancangan awal KUA Perubahan 4. SEKDA menyetujui rancangan awal PPAS Perubahan menjadi Rancangan PPAS Perubahan dan menyerahkan rancangan PPAS Perubahan kepada KDH. Rancangan KUA Perubahan 5. KUA Perubahan disepakati paling lambat minggu ke-2 Agustus. 7.E. Penyusunan KUA & PPAS Perubahan APBD Uraian 1. DPRD menyerahkan KUA Perubahan dan Nota Kesepakatan KUA Perubahan kepada TAPD. KDH mengotorisasi rancangan KUA Perubahan dan menyerahkan kpd DPRD paling lambat Minggu 1 Agustus. Rancangan PPAS Perubahan Minggu 2 Agustus Nota Kesepakatan PPA Perubahan PPA Perubahan 115 . yang disepakati paling lambat minggu ke-2 Agustus TA berjalan.1. 2. TAPD menyampaikan rancangan awal KUA Perubahan kpd SEKDA. TAPD menyampaikan rancangan awal PPAS Perubahan kepada SEKDA. Rancangan Awal PPAS Perubahan Rancangan PPAS Perubahan 9. TAPD menyusun rancangan awal KUA Perubahan. DPRD membahas rancangan PPAS Perubahan bersama PEMDA untuk menghasilkan PPA Perubahan dan Nota Kesepakatan PPA Perubahan. KDH mengotorisasi rancangan PPAS Perubahan dan menyerahkan kepada DPRD. Rancangan Awal PPAS Perubahan Rancangan KUA & PPAS Perubahan APBD disepakati menjadi KUA & PPA Perubahan paling lambat minggu kedua Agustus TA berjalan 8. TAPD menyusun rancangan awal PPAS Perubahan berdasarkan KUA Perubahan dan Nota Kesepakatan KUA Perubahan. SEKDA menyetujui rancangan awal KUA Perubahan dan menyerahkan rancangan KUA Perubahan kpd KDH. Minggu 1 Agustus Rancangan awal KUA Perubahan Nota Kesepakatan KUA Perubahan KUA Perubahan Nota Kesepakatan KUA Perubahan KUA Perubahan Minggu 2 Agustus 6. DPRD membahas rancangan KUA Perubahan bersama PEMDA untuk menghasilkan KUA Perubahan dan Nota Kesepakatan KUA Perubahan. Rancangan awal KUA Perubahan TAPD SEKDA KDH DPRD 3. 10.

SAB . Penyusunan RKA SKPD – Perubahan APBD 116 .3.Kode rekening APBD . Batas waktu penyampaian RKA – SKPD 4.PPA Perubahan APBD .Standar Harga 28 Ke E. Lampiran: .2.E. PPA Perubahan APBD untuk program baru dan/atau kriteria DPA-SKPD yang dapat diubah 2. Hal lain yang perlu mendapat perhatian 5. Sinkronisasi program 3. Penyiapan Pedoman Penyusunan RKA SKPD Perubahan TAPD SEKDA KDH Nota Kesepakatan KUA Perubahan Nota Kesepakatan PPA Perubahan Rancangan SE KDH Pedoman Penyusunan RKA SKPD – Perubahan APBD Rancangan SE KDH Pedoman Penyusunan RKA SKPD – Perubahan APBD Ya Penyiapan Rancangan AWAL SE KDH Pedoman Penyusunan RKA SKPD Perubahan APBD Tidak Menyetujui Otorisasi Rancangan AWAL SE KDH Pedoman Penyusunan RKA SKPD – Perubahan APBD Rancangan AWAL SE KDH Pedoman Penyusunan RKA SKPD – Perubahan APBD Diterbitkan paling lambat minggu ketiga Agustus TA berjalan SE KDH Pedoman Penyusunan RKA SKPD – Perubahan APBD SE KDH Pedoman Penyusunan RKA SKPD – Perubahan APBD Rancangan SE KDH Mencakup: 1.Format RKA SKPD dan/atau DPPA SKPD .KUA Perubahan APBD .

117 .KUA Perubahan APBD . Hal lain yang perlu mendapat perhatian 5.PPA Perubahan APBD . Rancangan SE KDH Mencakup: 1. TAPD menyerahkan Rancangan AWAL Surat Edaran KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA-SKPD Perubahan APBD kepada SEKDA.Format RKA SKPD dan/atau DPPA SKPD .2 Penyiapan Pedoman Penyusunan RKA-SKPD Perubahan APBD Uraian 1. paling lambat minggu ke-3 Agustus tahun anggaran berjalan.E. Rancangan AWAL SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Perubahan APBD 3. SEKDA mengkoordinasi penyebaran Surat Edaran KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Perubahan APBD kepada SKPD. SEKDA menyetujui Rancangan AWAL Surat Edaran KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA-SKPD Perubahan APBD dan menyerahkan Rancangan Surat Edaran KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Perubahan APBD kepada KDH. Berdasarkan dokumen Nota Kesepakatan KUA Perubahan dan Nota Kesepakatan PPA Perubahan.SAB . Lampiran: . SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Perubahan APBD SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Perubahan APBD Minggu ke-3 Agustus 5.Kode rekening APBD . TAPD menyiapkan Rancangan AWAL Surat Edaran KDH tentang Pedoman Penyusunan RKASKPD Perubahan APBD TAPD Rancangan AWAL SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Perubahan APBD SEKDA KDH 2. KDH mengotorisasi Rancangan Surat Edaran KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Perubahan APBD menjadi Surat Edaran KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Perubahan APBD. PPA Perubahan APBD untuk program baru dan/ atau kriteria DPA-SKPD yang dapat diubah 2. Sinkronisasi program 3.SKPD. Batas waktu penyampaian RKA – SKPD 4.Standar Harga Rancangan SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Perubahan APBD 4.

2. Sinkronisasi program 3.Format RKA SKPD dan/atau DPPA SKPD .4.1 RKA SKPD 3.2 29 RKA SKPD – Perubahan RKA SKPD – APBD Perubahan APBD Penyusunan RKA SKPD – Perubahan APBD Ke E.1 RKA SKPD 2. Lampiran: . Penyiapan Raperda Perubahan APBD 118 . Hal lain yang perlu mendapat perhatian 5.2 Disiapkan Oleh SKPD yang bertindak sebagai SKPKD RKA SKPD 2.1 RKA SKPD 3.SAB .1 dan 3. Batas waktu penyampaian RKA – SKPD 4.Standar Harga SEKDA Dari E.KUA Perubahan APBD .2.PPA Perubahan APBD . PPA Perubahan APBD untuk program baru dan/atau kriteria DPA-SKPD yang dapat diubah 2. Penyiapan Pedoman Penyusunan RKA Perubahan APBD 28 SE KDH Pedoman Penyusunan RKA SKPD – Perubahan APBD SE KDH Pedoman Penyusunan RKA SKPD – Perubahan APBD Penyusunan Rincian Anggaran Pendapatan Penyusunan Rincian Anggaran Belanja Tidak Langsung Penyusunan Rincian Anggaran Belanja Langsung (Program & Kegiatan Penyusunan Rincian Penerimaan Pembiayaan Daerah Penyusunan Rincian Pengeluaran Pembiayaan Daerah RKA SKPD 1 Form RKA SKPD 1 Disiapkan Hanya Oleh SKPD Pemungut Pendapatan RKA SKPD 2.E.2 Penyusunan Rekapitulasi Rincian Anggaran Belanja Langsung (Program & Kegiatan Form RKA SKPD 3.3.Kode rekening APBD . Penyusunan RKA SKPD Perubahan APBD SKPD Rancangan SE KDH Mencakup: 1.

SKPD menyusun Rincian Anggaran Belanja Langsung masing-masing kegiatan untuk menghasilkan RKASKPD 2. SKPD menyusun Rincian Anggaran Pendapatan untuk menghasilkan RKA-SKPD 1. KDH menyerahkan Pedoman Penyusunan RKA-SKPD Perubahan APBD kepada SKPD. RKA SKPD Perubahan APBD 119 .1 4. SKPD yang bertindak sebagai SKPKD menyusun Rincian Penerimaan Pembiayaan Daerah untuk menghasilkan RKA-SPKD 3. RKA SKPD 3.Format RKA .PPAS untuk tiap program . Penyusunan RKA-SKPD Perubahan APBD Uraian 1. Pedoman ini mencakup: .2. RKA SKPD 2.1 RKA SKPD 2. RKA SKPD 1 3.Kode rekening .Hal lain terkait prinsip transparansi & akuntabilitas Lampiran: .Standar Harga SKPD SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Perubahan APBD KDH SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Perubahan APBD 2.2 6.3.1 7. SKPD yang bertindak sebagai SKPKD menyusun Rincian Pengeluaran Pembiayaan Daerah untuk menghasilkan RKA-SKPD 3.KUA & PPAS .Batas waktu penyampaian RKA .Sinkronisasi program nasional-daerah .1.2 8.E.Sinkronisasi kinerja-SPM . RKA SKPD 2.2. SKPD mengkompilasi dokumen RKA-SKPD diatas menjadi RKA-SKPD Perubahan APBD. SKPD menyusun Rincian Anggaran Belanja Tidak Langsung untuk menghasilkan RKA-SKPD 2.1. RKA SKPD 3.2.1 dan merekapitulasi Rincian Anggaran Belanja Langsung untuk menghasilkan RKA-SKPD 2.Standar Analisis Belanja .2.

keselarasan urusan – fungsi) 5. PPAS & Dokumen Lain 30 Ke E. LK Daerah (LRA. 6. Daftar kegiatan dianggarkan kembali 8. Pembahasan Raperda Perubahan APBD Akuntansi Laporan Keuangan Daftar Pegawai RKA SKPD – Perubahan APBD RKA SKPD – Perubahan APBD Masyarakat Penyusunan Raperda Perubahan APBD beserta Lampiran RKA SKPD – Perubahan APBD Raperda Perubahan APBD dan Lampiran Nota Keuangan Perubahan APBD Raperda Perubahan APBD dan Lampiran Lampiran Raperda Perubahan APBD: 1. organisasi.E. Rincian APBD (urusan PEMDA. Neraca.4. Ringkasan APBD (urusan PEMDA dan organisasi) 3. CALK). Daftar pinjaman daerah 120 . Rekap Belanja (urusan PEMDA. Penyiapan Raperda Perubahan APBD SKPD PPKD TAPD SEKDA KDH 29 Dari E.5.3. Daftar jumlah pegawai. program dan kegiatan. Penyusunan RKA Perubahan APBD RKA SKPD – Perubahan APBD RKA SKPD – Perubahan APBD Nota Keuangan Perubahan APBD Raperda Perubahan APBD dan Lampiran Nota Keuangan Perubahan APBD Raperda Perubahan APBD dan Lampiran Penyusunan RKA SKPD – Perubahan APBD Pembahasan RKA SKPD – Perubahan APBD RKA SKPD – Perubahan APBD RKA SKPD – Perubahan APBD Badan Kepegawaian Raperda Perubahan APBD dan Lampiran Sesuai KUA. organisasi. LAK. pendapatan. pembiayaan) 4. Ringkasan APBD 2. belanja. 7.

E.daftar pinjaman daerah Raperda APBD dan Lampiran Nota Keuangan Perubahan APBD Nota Keuangan Perubahan APBD Raperda Perubahan APBD dan Lampiran Raperda Perubahan APBD dan Lampiran Masyarakat Nota Keuangan Perubahan APBD 121 . PPKD mengotorisasi Raperda APBD beserta lampiran dan Nota Keuangan Perubahan APBD & menyerahkannya kepada SEKDA. 6. Apabila dinyatakan sesuai.rekapitulasi perubahan belanja .ringkasan perubahan APBD . SKPD menyerahkan RKA-SKPD Perubahan APBD kepada PPKD.laporan keuangan pemda . Tim Anggaran membahas kesesuaian RKASKPD Perubahan APBD dengan KUA & PPAS. 4. 2.4 Penyiapan Raperda Perubahan APBD Uraian 1. 7. TAPD menyusun Raperda Perubahan APBD beserta lampiran dan Nota Keuangan Perubahan APBD. SKPD RKA SKPD Perubahan APBD PPKD RKA SKPD Perubahan APBD TAPD SEKDA KDH RKA SKPD Perubahan APBD Pembahasan RKA SKPD Perubahan APBD Raperda APBD dan Lampiran Nota Keuangan Perubahan APBD Lampiran: . PPKD mengotorisasi RKA-SKPD Perubahan APBD kemudian menyerahkannya kpd TAPD.daftar kegiatan tahun sebelumnya yang belum terealisasi dan dianggarkan kembali . 3. 5. TAPD menyerahkan Raperda APBD beserta lampiran dan Nota Keuangan Perubahan APBD kpd PPKD.daftar perubahan jumlah pegawai . SEKDA akan mengotorisasi kedua dokumen ini dan menyerahkannya kepada KDH setelah sebelumnya melakukan sosialisasi kepada masyarakat.

4. Ringkasan penjabaran perubahan anggaran APBD 2. Evaluasi Raperda Perubahan APBD dan Raper KDH Penjabaran Perubahan APBD 122 .6. Penyiapan Raperda Perubahan APBD DPRD Nota Keuangan Perubahan APBD Raperda Perubahan APBD dan Lampiran KUA Perubahan PPA Perubahan RKA SKPD Perubahan Penyiapan Raper KDH Penjabaran Perubahan APBD Nota Keuangan Perubahan APBD Raperda Perubahan APBD dan Lampiran SKPD Pembahasan Bersama PEMDA .5.E. Pembahasan Raperda APBD dan Penyusunan Raper KDH – Penjabaran APBD PPKD 30 RKA Persetujuan Bersama Raperda Perubahan APBD Penyusunan Raperda Perubahan APBD KDH Dari E. Penjabaran perubahan APBD Bersama Raperda Perubahan APBD Raperda Perubahan APBD dan Lampiran Raperda Perubahan APBD dan Lampiran Nota Keuangan Perubahan APBD Raperda Perubahan APBD dan Lampiran 31 Ke E.DPRD RKA SKPD Perubahan diberikan jika DPRD memerlukan penjelasan tambahan Raper KDH – Penjabaran Perubahan APBD Raper KDH Penjabaran Perubahan APBD Tidak Sesuai KUA dan PPA Pengambilan keputusan bersama paling lambat 3 bulan sebelum TA ybs berakhir Ya Persetujuan Bersama Raperda Perubahan APBD Persetujuan Raper KDH Penjabaran Perubahan APBD Lampiran: 1.

Persetujuan Bersama Raperda Perubahan APBD Persetujuan Bersama Raperda Perubahan APBD 3 bulan sebelum tahun anggaran bersangkutan berakhir 4. DPRD membahas Raperda Perubahan APBD beserta lampiran dan Nota Keuangan Perubahan APBD bersama PEMDA. KDH menyiapkan Raper KDH Penjabaran Perubahan APBD.Penjabaran perubahan APBD Raper KDH – Penjabaran Perubahan APBD 123 .Ringkasan penjabaran perubahan anggaran APBD . paling lambat tiga bulan sebelum tahun anggaran yang bersangkutan berakhir. Lampiran Raper KDH Penjabaran Perubahan APBD adalah sebagai berikut: . Pembahasan Bersama PEMDA .E. Berdasarkan Persetujuan Bersama Raperda Perubahan APBD. KDH Raperda Perubahan APBD dan Lampiran Nota Keuangan Perubahan APBD DPRD Akhir September Raperda Perubahan APBD dan Lampiran Nota Keuangan Perubahan APBD 2.5 Pembahasan Raperda Perubahan APBD Uraian 1. dibuatlah Persetujuan Bersama Raperda Perubahan APBD antara DPRD dan KDH.DPRD 3. Setelah Raperda Perubahan APBD beserta lampiran dan Nota Keuangan Perubahan APBD dinyatakan sesuai dengan KUA Perubahan APBD & PPA Perubahan APBD. KDH menyerahkan Raperda Perubahan APBD beserta lampiran dan Nota Keuangan Perubahan APBD kepada DPRD paling lambat akhir September tahun anggaran berjalan.

E.7.6.8. Pembahasan Raperda Perubahan APBD Gubernur/Mendagri Penetapan PerMendagri tentang Evaluasi Raperda Perubahan APBD Raper KDH (Penjabaran Perubahan APBD) PerMendagri tentang Evaluasi Raperda Perubahan APBD Penyusunan Raper KDH (Penjabaran Perubahan APBD) Pembahasan Bersama Raperda Perubahan APBD Dan Lampiran Raper KDH (Penjabaran Perubahan APBD) Raperda Perubahan APBD Dan Lampiran Evaluasi Raperda dan Raper KDH Perubahan Hasil Evaluasi Disampaikan Paling Lambat 15 Hari Kerja Sejak Diterimanya Raperda Penyempurnaan paling lama 7 (tujuh) hari kerja setelah diterimanya hasil evaluasi Ya Ditindaklanjuti KDH dan DPRD Tidak Sesuai Kepentingan Umum dan Peraturan Perundangan Lebih Tinggi Tidak Ke D.5. Evaluasi Raperda Perubahan APBD dan Raper KDH Penjabaran Perubahan APBD KDH 31 Dari E. Pembatalan Perda Perubahan APBD dan Per KDH Penjabaran Perubahan APBD 32 Ya Raper KDH (Penjabaran Perubahan APBD) Raper KDH (Penjabaran Perubahan APBD) Raperda Perubahan APBD Dan Lampiran Ke D. Penetapan Perda Perubahan APBD dan Per KDH Penjabaran Perubahan APBD 33 Raperda Perubahan APBD dan Lampiran 124 .

E. Gubernur/Mendagri meneliti kesesuaian Raperda dan Raper KDH dengan PerMendagri tentang Evaluasi Raperda Perubahan APBD .6 Evaluasi Raperda Perubahan APBD dan Raper KDH Penjabaran Perubahan APBD Uraian 1. KDH menyerahkan Raperda Perubahan APBD beserta lampiran dan Raper KDH Penjabaran Perubahan APBD kepada Gubernur/ Mendagri. KDH Raper KDH (Penjabaran Perubahan APBD) Gubernur/Mendagri Raper KDH (Penjabaran Perubahan APBD) Raperda Perubahan APBD Dan Lampiran Raperda Perubahan APBD Dan Lampiran 2. Raperda dan Raper KDH yang telah lolos evaluasi diserahkan kembali oleh Gubernur/Mendagri kepada KDH. Evaluasi Raperda dan Raper KDH Perubahan Raperda Perubahan APBD Dan Lampiran Raper KDH (Penjabaran Perubahan APBD) 3. Raperda Perubahan APBD Dan Raper KDH Lampiran (Penjabaran Perubahan APBD) 125 . Gubernur/Mendagri mengevaluasi Raperda dan Raper KDH.

9. Penetapan Perda Perubahan APBD dan Per KDH Penjabaran Perubahan APBD KDH Dari F.6.7.E. Penyusunan Rancangan DPPA SKPD Penyampaian Perda Perubahan APBD dan Per KDH Penjabaran Perubahan APBD ke Gubernur/Mendagri paling lambat 7 (tujuh) hari kerja setelah ditetapkan 126 . Evaluasi Perda Perubahan APBD Gubernur/Mendagri 33 Raper KDH (Penjabaran Perubahan APBD) Raperda Perubahan APBD Dan Lampiran Per KDH – Penjabaran Perubahan APBD Perda Perubahan APBD Penetapan Perda dan Per KDH Per KDH – Penjabaran Perubahan APBD Per KDH – Penjabaran Perubahan APBD Per KDH – Penjabaran Perubahan APBD 34 Perda Perubahan APBD Perda Perubahan APBD Perda Perubahan APBD Ke F.

KDH menyerahkan Perda Perubahan APBD dan Per KDH Penjabaran Perubahan APBD kepada Gubernur/Mendagri.E. KDH menetapkan Raperda Perubahan APBD beserta lampiran dan Raper KDH Penjabaran Perubahan APBD menjadi Perda Perubahan APBD dan Raper KDH Penjabaran Perubahan APBD.7 Penetapan Perda Perubahan APBD dan Per KDH Penjabaran Perubahan APBD Uraian 1. Raper KDH (Penjabaran Perubahan APBD) KDH Raperda Perubahan APBD Dan Lampiran Gubernur/Mendagri Per KDH (Penjabaran Perubahan APBD) Perda Perubahan APBD 2. Per KDH (Penjabaran Perubahan APBD) Perda Perubahan APBD 127 .

6. Evaluasi Raperda Perubahan APBD Ditindaklanjuti KDH dan DPRD Penetapan Pelaksanaan Pengeluaran atas Pagu TA Berjalan Pemberhentian Pelaksanaan Perda Perubahan APBD dan Pencabutan Perda Perubahan APBD Paling Lama 7 (tujuh) hari kerja setelah pembatalan Tidak Pembatalan Perda Perubahan APBD dan Per KDH Penjabaran Perubahan APBD Per KDH – Pelaksanaan Pengeluaran atas Pagu TA Berjalan Perda – Pencabutan Perda Perubahan APBD Kep Mendagri/Gubernur – Pembatalan Perda Perubahan APBD dan Per KDH Penjabaran Perubahan.dan Berlakunya Pagu TA Berjalan Gubernur/Mendagri 32 Dari E.dan Berlakunya Pagu TA Berjalan 128 .8. Pembatalan Perda Perubahan APBD dan Per KDH – Penjabaran Perubahan APBD KDH Kep Mendagri/Gubernur – Pembatalan Perda Perubahan APBD dan Per KDH Penjabaran Perubahan.E.

Gubernur/Medagri kemudian menyerahkan Per Mendagri/ Gubernur – Pembatalan Perda Perubahan dan Per KDH Perubahan. maka Gubernur/ Mendagri membatalkan Perda Perubahan APBD dan Per KDH Penjabaran Perubahan APBD dengan mengeluarkan Per Mendagri/Gubernur – Pembatalan Perda Perubahan dan Per KDH Perubahan. Peraturan Perundangan yang lebih tinggi. Per Mendagri/Gubernur – Pembatalan Perda Perubahan dan Per KDH Perubahan. Penyempurnaan ini dilakukan paling lambat 7 hari kerja sejak diterimanya hasil evaluasi. Apabila Raperda Perubahan APBD dan Raper KDH Penjabaran APBD dinyatakan tidak sesuai Kepentingan Umum. Bila KDH dan DPRD tidak menindaklanjuti.8. dan Berlakunya APBD TA Berjalan kepada KDH. Berdasarkan dokumen ini KDH: . Per KDH – Pelaksanaan Pengeluaran atas Pagu TA Berjalan Perda – Pencabutan Perda Perubahan APBD 129 . . dan Berlakunya APBD TA Berjalan 3.Menetapkan Per KDH – Pelaksanaan Pengeluaran atas Pagu Tahun Anggaran Berjalan. Per Mendagri/Gubernur – Pembatalan Perda Perubahan dan Per KDH Perubahan. dan Berlakunya APBD TA Berjalan.E. Pembatalan Perda Perubahan APBD dan Per KDH – Penjabaran Perubahan APBD Uraian KDH Raper KDH (Penjabaran Perubahan APBD) Gubernur/Mendagri Raper KDH (Penjabaran Perubahan APBD) 1.Memberhentikan pelaksanaan Perda Perubahan dan mencabut Perda Perubahan dengan mengeluarkan Perda – Pencabutan Perda Perubahan APBD selambatlambatnya 7 hari kerja setelah pembatalan. dan Berlakunya APBD TA Berjalan 7 Hari Kerja setelah pembatalan 4. dan PerMendagri tentang Evaluasi Raperda Perubahan APBD maka Gubernur/Mendagri akan mengembalikan kedua dokumen tersebut kepada KDH untuk ditindaklanjuti bersama DPRD. Raperda Perubahan APBD Dan Lampiran Raperda Perubahan APBD Dan Lampiran 2.

10.8. Penyusunan Rancangan DPPA SKPD SKPD Surat Pemberitahuan Paling lambat 3 hari kerja setelah penetapan Perda Perubahan APBD Penyusunan Rancangan DPPA SKPD PPKD Dari F. Pembahasan Rancangan DPPA SKPD 130 . Penetapan Perda Perubahan APBD KDH 34 Per KDH – Penjabaran Perubahan APBD Per KDH – Penjabaran Perubahan APBD Perda Perubahan APBD Pembuatan Surat Pemberitahuan Perda Perubahan APBD Disertai penjelasan perbedaan jumlah anggaran sebelum dan setelah perubahan Rancangan DPPA SKPD Surat Pemberitahuan Surat Pemberitahuan Per KDH – Penjabaran Perubahan APBD Perda Perubahan APBD Rancangan DPPA SKPD 35 Ke E.E.9.

SKPD menyusun Rancangan DPPA-SKPD.9 Penyusunan Rancangan DPPA SKPD Uraian 1. 3 hari kerja Rancangan DPPA SKPD 131 . Berdasarkan Surat Pemberitahuan. SKPD menyerahkan Rancangan DPPA-SKPD kepada PPKD paling lambat 3 hari kerja setelah perubahan APBD ditetapkan. PPKD membuat Surat Pemberitahuan. Surat Pemberitahuan 4. Surat Pemberitahuan 3. SKPD PPKD Perda Perubahan APBD KDH Perda Perubahan APBD Per KDH – Penjabaran Perubahan APBD Per KDH – Penjabaran Perubahan APBD 2. Berdasarkan kedua dokumen ini. KDH menyerahkan Perda Perubahan APBD dan Per KDH Penjabaran Perubahan APBD kepada PPKD.E. PPKD mendistribusikan Surat Pemberitahuan kepada SKPD. Rancangan DPPA SKPD 5.

E.11. Pengesahan Rancangan DPPA SKPD 132 . Pembahasan Rancangan DPPA SKPD PPKD TAPD Rancangan DPPA SKPD SEKDA Dari E.9.10. Penyusunan DPPA SKPD 35 Penyusunan Rancangan DPPA SKPD Pembahasan Rancangan DPPA SKPD Rancangan DPPA SKPD Rancangan DPPA SKPD Tidak Menyetujui Ya Rancangan DPPA SKPD Rancangan DPPA SKPD Pengesahan DPPA SKPD 36 DPPA SKPD Ke E.

Rancangan DPPA SKPD 3. TAPD membahas Rancangan DPPA-SKPD. Kemudian menyerahkan Rancangan DPPASKPD ini kepada SEKDA untuk disetujui. Rancangan DPPA SKPD TAPD PPKD Rancangan DPPA SKPD SEKDA 2. TAPD mengesahkan Rancangan DPPA-SKPD menjadi DPPA-SKPD kemudian DPPA-SKPD diserahkan kepada PPKD. Rancangan DPPA SKPD 4.E. SEKDA menyerahkan Rancangan DPPA-SKPD kepada TAPD.10 Pembahasan Rancangan DPPA SKPD Uraian 1. Setelah disetujui. PPKD mengotorisasi Rancangan DPPA-SKPD kemudian menyerahkannya kepada TAPD. DPPA SKPD 133 .

Pembahasan Rancangan DPPA SKPD Pengesahan Rancangan DPPA SKPD Pembahasan Rancangan DPPA SKPD DPPA SKPD Rancangan DPPA SKPD 134 .10.11.E. Pengesahan Rancangan DPPA SKPD SKPD PPKD SEKDA DPPA SKPD Rancangan DPPA SKPD 36 Dari E.

DPPA SKPD 135 . SEKDA menyerahkan dokumen Rancangan DPPA-SKPD kepada PPKD. PPKD menyerahkan DPPA-SKPD kepada SKPD. PPKD mengesahkan Rancangan DPPASKPD menjadi DPPA-SKPD.E. DPPA SKPD 3. SKPD PPKD Rancangan DPPA SKPD SEKDA Rancangan DPPA SKPD 2.11 Pengesahan Rancangan DPPA-SKPD Uraian 1.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful