BAGAN ALIR   SIKLUS PENGELOLAAN  KEUANGAN DAERAH 

Berdasarkan  PERMENDAGRI Nomor 13 Tahun 2006  Tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah 

DEPARTEMEN DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA 12 JUNI 2006

DAFTAR ISI
Proses A. Proses Penyusunan APBD
A.1. A.2. A.3. A.4. A.5. A.6. A.7. A.8. A.9. Penyusunan KUA dan PPAS Penyiapan Pedoman Penyusunan RKA SKPD Penyusunan RKA SKPD Penyiapan Raperda APBD Pembahasan Raperda APBD dan Penyusunan Raper KDH Penjabaran APBD Evaluasi Raperda APBD dan Raper KDH Penjabaran APBD Penetapan Perda APBD dan Per KDH Penjabaran APBD Pembatalan Perda APBD dan Per KDH Penjabaran APBD Penyusunan Raper KDH APBD

Halaman 1
2 4 6 8 10 12 14 16 18 20

A.10. Penetapan Raper KDH APBD

B. Pelaksanaan dan Penatausahaan Belanja
B.1. B.2. B.3. B.4. Penyiapan Rancangan DPA – SKPD dan Rancangan Anggaran Kas Penyusunan Rancangan DPA SKPD Pengesahan Rancangan DPA SKPD Penyediaan Dana

23
24 26 28 30 32 34 36 38 40 42 44 46 48 50 52 54 56 58 60 62 64 66 68 70 72 74 76 78 80 82

B.5.1. Pengajuan SPP – UP B.5.2. Penerbitan SP2D – UP B.5.3. Pembelanjaan Dana UP B.6.1. Pengajuan SPP – GU B.6.2. Penerbitan SP2D – GU B.6.3. Pembelanjaan Dana GU B.7.1 Pengajuan SPP – TU B.7.2. Penerbitan SP2D – TU B.7.3. Pembelanjaan Dana TU B.8.1. Pengajuan SPP – LS Gaji dan Tunjangan B.8.2. Penerbitan SP2D – LS Gaji dan Tunjangan B.8.3. Pembelanjaan Dana Gaji B.9.1. Pelaksanaan Pengeluaran Barang dan Jasa B.9.2. Pengajuan SPP – LS Barang dan Jasa B.9.3. Penerbitan SP2D – LS Barang dan Jasa B.9.4. Pembelanjaan Dana Barang & Jasa B.10.1. Pelaksanaan Pengeluaran Barang dan Jasa – Non Pihak Ketiga B.10.2. Pengajuan SPP – LS Barang dan Jasa – Non Pihak Ketiga B.10.3. Penerbitan SP2D – LS Barang dan Jasa – Non Pihak Ketiga B.10.4. Pembelanjaan Dana Barang & Jasa – Non Pihak Ketiga B.11.1. Pengajuan SPP – LS – Subsidi, Bunga, Hibah dan Pembiayaan B.11.2. Penerbitan SP2D – LS – Subsidi, Bunga, Hibah dan Pembiayaan B.11.3. Pembelanjaan Dana Bunga, Subsidi, Hibah, Bantuan dan Pembiayaan B.12. B.13. B.14. Dana Cadangan Pembuatan SPJ SPJ dengan Bendahara Pembantu

2. D. D.3.2.2. Pengesahan Rancangan DPPA SKPD .3. Penyusunan KUA dan PPAS Perubahan APBD Penyiapan Pedoman Penyusunan RKA SKPD untuk Perubahan APBD Penyusunan RKA SKPD Perubahan APBD Penyiapan Raperda Perubahan APBD Pembahasan Raperda Perubahan APBD Evaluasi Raperda Perubahan APBD dan Raper KDH Penjabaran P-APBD Penetapan Perda Perubahan APBD dan Per KDH – Penjabaran P-APBD Pembatalan Perda Perubahan APBD dan Per KDH – Penjabaran P-APBD Penyusunan Rancangan DPPA SKPD 113 114 116 118 120 122 124 126 128 130 132 134 E. Akuntansi SKPD Laporan Keuangan SKPD Akuntansi SKPKD Laporan Keuangan PEMDA Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Pembahasan Laporan Keuangan PEMDA 99 100 102 104 106 108 110 E.5.Proses C.1.4.9.1.1. Akuntansi dan Pelaporan D. D.10.8.2. D.2. E.4. E.1. Penatausahaan Penerimaan dengan Bendahara Pembantu Halaman 85 86 88 90 92 94 96 D.5. E. Penatausahaan Penerimaan C.1. E.11. Pembahasan Rancangan DPPA SKPD E. Pelaksanaan dan Penatausahaan Pendapatan C. E.3.1.6.6. Pelaksanaan Pendapatan Daerah – Bendahara Penerimaan Pembantu C. Pelaksanaan Pendapatan Daerah – Bank lain C. E. Perubahan APBD E.2.1. D. Pelaksanaan Pendapatan Daerah – Bank Kasda C. Pelaksanaan Pendapatan Daerah – Bendahara Penerimaan C.1.4. E. E.7.

4 Pelaksanaan Pendapatan Daerah–Bank Lain C.4 B.2.6 Evaluasi Raperda P-APBD & Raper KDH Penjabaran P-APBD E.Bendahara Penerimaan C.2.10.7.5.3.3.3. Bantuan. B.4 A.6.6.10 Pembahasan Rancangan DPPA SKPD E. B.2 A.1 Pelaksanaan Pendapatan Daerah . B.2.3 D.1. Penerbitan SP2D-LS Barang & Jasa –Non Pihak Ketiga B.10.8.7.3 A.2.3 Pelaksanaan Pendapatan Daerah–Bank Kasda C.5.9.5 Pembahasan Raperda P-APBD E.7 Pembatalan Perda APBD dan Per KDH Penjabaran APBD A.9. Subsidi Hibah. Bagi Hasil dan Pembiayaan B.2.13.1 Penyusunan KUA & PPAS P-APBD E.1.11.SIKLUS PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH MENURUT PERMENDAGRI PENYUSUNAN APBD A.1.3.1.2. B.9.5.8 Penetapan Perda P-APBD dan Per KDH Penjabaran P-APBD E. Penetapan Raper KDH (Dalam Hal DPRD Tidak Mengambil Keputusan Bersama) B.1. Pembuatan SPJ B.8.11. Pengajuan SPP-LS Barang & Jasa –Non Pihak Ketiga B. Subsidi Hibah.2 Pelaksanaan Pendapatan Daerah . B.1 D.3.3 Penyusunan RKA SKPD P-APBD E. B.2 Penatausahaan Penerimaan dengan Bendahara Pembantu AKUNTANSI DAN PELAPORAN D.7 Pembatalan Perda P-APBD dan Per KDH Penjabaran P-APBD E. B. B.11. Penyusunan Raper KDH APBD A.8 Penetapan Perda APBD dan Per KDH Penjabaran APBD A. Pembentukan Dana Cadangan B.6 Akuntansi SKPD Laporan Keuangan SKPD Akuntansi SKPKD Laporan Keuangan PEMDA Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Pembahasan Laporan Keuangan PEMDA E.1.5 Penyusunan KUA & PPAS Penyiapan Pedoman Penyusunan RKA SKPD Penyusunan RKA SKPD Penyiapan Raperda APBD Pembahasan Raperda APBD dan Penyusunan Raper KDH Penjabaran APBD A.1. Bantuan. Penerbitan SP2D Bunga. B.10.6 Evaluasi Raperda APBD & Raper KDH Penjabaran APBD A.2.7. Pengajuan SPP-LS Bunga. B. SPJ dengan Bendahara Pembantu PERUBAHAN APBD PELAKSANAAN & PENATAUSAHAAN PENERIMAAN C.2 D. B. Bantuan. Bagi Hasil dan Pembiayaan B. Pembelanjaan Dana Bunga.3 B.4.10.6.4 D.2.14.5 D.1.1 A.Bendahara Penerimaan Pembantu C.9. B.1.3. Subsidi Hibah.1.11 Pengesahan Rancangan DPPA SKPD .9 Penyusunan Rancangan DPPA SKPD E.2 B.3. Pembelanjaan Dana Barang & Jasa –Non Pihak Ketiga B.10. Bagi Hasil dan Pembiayaan B. B. B94 DOKUMEN PELAKSANAAN APBD DAN PENATAUSAHAAN PENGELUARAN Penyiapan Rancangan DPA-SKPD dan Rancangan Anggaran Kas Penyusunan Rancangan DPA-SKPD Pengesahan Rancangan DPA-SKPD Penyediaan Dana Pengajuan SPP-UP Penerbitan SP2D-UP Pembelanjaan Dana UP Pengajuan SPP-GU Penerbitan SP2D-GU Pembelanjaan Dana GU Pengajuan SPP-TU Penerbitan SP2D-TU Pembelanjaan Dana TU Pengajuan SPP-LS Gaji & Tunjangan Penerbitan SP2D-LS Gaji & Tunjangan Pembelanjaan Dana Gaji & Tunjangan Pelaksanaan Pengeluaran Barang & Jasa Pengajuan SPP-LS Barang & Jasa Penerbitan SP2D-LS Barang & Jasa Pembelanjaan Dana Barang & Jasa B.1. 2 Penyiapan Pedoman Penyusunan RKA SKPD untuk P-APBD E.2.4 Penyiapan Raperda P-APBD E. B.8.1 B. Pelaksanaan Pengeluaran Barang & Jasa–Non Pihak Ketiga B.12.1 Penatausahaan Penerimaan C.

6 Lanjutan dari Halaman. 7 Arsip / Database / Register 8 Pihak Lain di Luar Siklus .KETERANGAN GAMBAR No.. Gambar Keterangan 1 Proses / Aktivitas 2 Alternatif Keputusan atau Situasi 3 Dokumen 4 Proses yang Telah Dijelaskan Sebelumnya 5 Berlanjut ke Halaman....

DAFTAR SINGKATAN 1. Instansi Bank Kasda BPK BUD DPRD KDH PPKD PA PNS Daerah PPK PPTK SEKDA SKPD SKPKD TAPD 2. Dokumen BKU CALK DPA SKPD DPPA SKPD KUA LK LAK LRA Perda Per KDH PPA PPAS Raperda Raper KDH : Buku Kas Umum : Catatan Atas Laporan Keuangan : Dokumen Pelaksana Anggaran SKPD : Dokumen Pelaksanaan Perubahan Anggaran SKPD : Kebijakan Umum APBD : Laporan Keuangan : Laporan Arus Kas : Laporan Realisasi Angaran : Peraturan Daerah : Peraturan Kepala Daerah : Prioritas dan Plafon Anggaran : Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara : Rancangan Peraturan Daerah : Rancangan Peratruran Kepala Daerah : Bank Kas Daerah : Badan Pemeriksa Keuangan : Bendahara Umum Daerah : Dewan Perwakilan Rakyat Daerah : Kepala Daerah : Pejabat Pengelola Keuangan Daerah : Pengguna Anggaran : Pegawai Negeri Sipil Daerah : Pejabat Penatausahaan Keuangan : Panitia Pelaksana Teknis Kegiatan : Sekretaris Daerah : Satuan Kerja Perangkat Daerah : Satuan Kerja Pengelola Keuangan Daerah : Tim Anggaran Pemerintah Daerah .

RKA SKPD RKPD SE SK SPD SPJ SKP Daerah SKR SPM STS SPP GU SPP LS SPP TU SPP UP SPPD SP2D : Rencana Kerja dan Anggaran SKPD : Rencana Kerja Pemerintah Daerah : Surat Edaran : Surat Keputusan : Surat Penyediaan Dana : Surat Pertanggungjawaban : Surat Ketetapan Pajak Daerah : Surat Ketetapan Retribusi : Surat Perintah Membayar : Surat Tanda Setoran : Surat Permintaan Pembayaran Ganti Uang Persediaan : Surat Permintaan Pembayaran Langsung : Surat Permintaan Pembayaran Tambahan Uang Persediaan : Surat Permintaan Pembayaran Uang Persediaan : Surat Perintah Perjalanan Dinas : Surat Perintah Pencairan Dana .

PROSES PENYUSUNAN APBD Penyusunan KUA & PPAS Penyusunan Raperda APBD Pedoman Penyusunan RKA-SKPD (A2) Penetapan Perda APBD Pembahasan Raperda APBD (A5) Proses Perencanaan RKPD Penyusunan RKA-SKPD (A3) Persetujuan Bersama Raperda APBD Penyusunan KUA dan PPAS (A1) RKA-SKPD Evaluasi Gubernur/ Mendagri (A6) . Dalam kasus tertentu dimana DPRD tidak mengambil keputusan bersama.Nota Kesepakatan . Proses penetapan Perda APBD baru dapat dilakukan jika Mendagri/Gubernur menyatakan bahwa Perda APBD tidak bertentangan dengan kepentingan umum dan peraturan perundangan yang lebih tinggi.KUA dan PPA Raperda APBD (A4) Perda APBD (A7) Pembatalan Perda APBD (A8) Dalam Hal DPRD Tidak Mengambil Keputusan Bersama Penyusunan Raper KDH APBD (A9) Evaluasi & Penetapan Raper KDH APBD (A10) Raper KDH APBD Proses Penyusunan APBD dimulai dengan penyusunan rancangan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan dokumen Proiritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS). KDH dapat menyusun Peraturan KDH tentang APBD. 1 . Kedua dokumen tersebut kemudian dibahas bersama DPRD untuk menghasilkan sebuah Nota Kesepakatan KUA dan PPA. Berdasarkan Nota Kesepakatan tersebut. KDH memnyampaikan Surat Edaran yang berisi Pedoman Penyusunan RKA-SKPD yang kemudian ditindaklanjuti oleh SKPD-SKPD dengan melakukan penyusunan RKA-SKPD. PPKD melakukan kompilasi RKA-SKPD menjadi Raperda APBD untuk dibahas dan memperoleh persetujuan bersama dengan DPRD sebelum diajukan dalam proses Evaluasi.

Daerah b.A.Pokok-pokok kebijakan yang memuat sinkronisasi kebijakan Pusat . Rancangan awal KUA Rancangan awal KUA SEKDA menyetujui dan menyerahkan kepada KDH paling lambat Awal Juni Otorisasi KDH mengotorisasi dan menyerahkan kepada DPRD paling lambat Pertengahan Juni Pembahasan Bersama PEMDA . Menentukan urutan program tiap urusan 3.1. Penyusunan KUA dan PPAS TAPD RKPD Penyusunan Rancangan awal KUA SEKDA Rancangan KUA KDH Rancangan KUA Rancangan KUA DPRD Rancangan KUA Tidak Menyetujui Ya SE Mendagri Memuat: a.Hal-hal khusus lainnya.DPRD PPA disepakati paling lambat Akhir Juli PPA KUA dan PPAS Menjadi Dasar Penyusunan Pedoman RKA Nota Kesepakatan PPA Nota Kesepakatan PPA PPA Nota Kesepakatan PPA PPA 2 . Menentukan skala prioritas urusan 2. Menyusun plafon anggaran sementara tiap program Penyusunan Rancangan Awal PPAS Tidak Menyetujui Ya Rancangan PPAS Rancangan PPAS Rancangan PPAS Nota Kesepakatan KUA KUA Otorisasi Rancangan Awal PPAS Rancangan Awal PPAS KDH mengotorisasi dan menyerahkan kepada DPRD paling lambat Minggu Ke-2 Juli Rancangan PPAS Pembahasan Bersama PEMDA .DPRD Nota Kesepakatan KUA KUA KUA disepakati paling lambat Minggu Ke-1 Juli Nota Kesepakatan KUA KUA Nota Kesepakatan KUA KUA Tahapan: 1.Prinsip dan kebijakan penyusunan APBD c.Teknis penyusunan APBD d.

Menyusun plafon anggaran sementara tiap program Rancangan Awal PPAS 7. Awal Juni Rancangan KUA 4. Berdasarkan KUA dan Nota Kesepakatan KUA. TAPD SEKDA KDH DPRD Rancangan awal KUA Rancangan awal KUA 3.Teknis penyusunan APBD . DPRD membahas rancangan PPAS bersama PEMDA untuk menghasilkan PPA dan Nota Kesepakatan PPA. TAPD menyampaikan rancangan awal PPAS kepada SEKDA.Prinsip dan kebijakan penyusunan APBD . Mgg 2 Juli Rancangan PPAS 10.Pokok-pokok kebijakan yang memuat sinkronisasi kebijakan Pusat-Daerah .1. SEKDA menyetujui rancangan awal KUA dan menyerahkan rancangan KUA kpd KDH paling lambat awal Juni. SEKDA menyetujui rancangan awal PPAS menjadi Rancangan PPAS dan menyerahkan rancangan PPAS kepada KDH.Menentukan skala prioritas urusan . Tengah Juni Rancangan KUA 5. KDH mengotorisasi rancangan PPAS dan menyerahkan kepada DPRD paling lambat minggu ke-2 Juli.Hal-hal khusus lainnya 2.A. Nota Kesepakatan KUA KUA Nota Kesepakatan KUA KUA Minggu 1 Juli 6. KDH mengotorisasi rancangan KUA dan menyerahkan kpd DPRD paling lambat pertengahan Juni. DPRD membahas rancangan KUA bersama PEMDA untuk menghasilkan KUA dan Nota Kesepakatan KUA. Rancangan PPAS 9.Menentukan urutan program tiap urusan . Akhir Juli Nota Kesepakatan PPA PPA 3 . TAPD menyusun rancangan awal KUA. TAPD menyampaikan rancangan awal KUA kpd SEKDA. KUA disepakati paling lambat minggu ke-1 Juli. Penyusunan KUA & PPAS Uraian 1. Rancangan Awal PPAS 8. Rancangan Awal KUA tersebut memuat: . Kedua dokumen ini disepakati paling lambat akhir Juli. TAPD menyusun rancangan awal PPAS Tahapan PPAS: .

Sinkronisasi program dan kegiatan antar SKPD dengan kinerja SKPD sesuai dengan SPM c. Penyusunan RKA SKPD 4 .2.Hal-hal lainnya yang perlu mendapatkan perhatian dari SKPD e. b. Penyiapan Pedoman Penyusunan RKA SKPD TAPD SEKDA KDH Penyusunan Analisis Standar Belanja Penyusunan SPM Penyusunan Standar Satuan Harga Nota Kesepakatan KUA Nota Kesepakatan PPA Analisis Standar Belanja SPM Standar Satuan Harga Rancangan SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Rancangan SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Ya Penyiapan Rancangan AWAL Surat Edaran KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Tidak Menyetujui Otorisasi Diterbitkan paling lambat awal Agustus TA berjalan Mencakup: a.A.PPA untuk setiap program SKPD dan rencana pendapatan dan pembiayaan.Lampiran: -KUA -PPA -Kode rekening APBD -Format RKA-SKPD -Analisis standar belanja -Standar satuan harga Rancangan AWAL SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Rancangan AWAL SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SE KDH tentang SKPD Pedoman SE KDHRKA tentang Penyusunan Pedoman SKPD Penyusunan RKA SKPD SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD 1 Ke A.3.Batas waktu penyampaian RKASKPD kepada PPKD d.

SEKDA mengkoordinasi penyebaran Surat Edaran KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD kepada SKPDSKPD.Format RKA-SKPD . Rancangan Awal SE KDH ini mencakup: 1. paling lambat awal bulan Agustus tahun anggaran berjalan.Standar Satuan Harga 2. Rancangan AWAL SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD TAPD Rancangan AWAL SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD SEKDA KDH 3. Rancangan SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD 4. SPM. Lampiran: . TAPD menyiapkan Rancangan AWAL Surat Edaran (SE) KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA-SKPD. Hal-hal lain yang perlu mendapat perhatian dari SKPD 5. TAPD menyerahkan Rancangan AWAL Surat Edaran KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA-SKPD kepada SEKDA.2 Penyiapan Pedoman Penyusunan RKA-SKPD Uraian 1. SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Awal Agustus 5.A. KDH mengotorisasi Rancangan Surat Edaran KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD menjadi Surat Edaran KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD. Batas waktu penyampaian RKA-SKPD kepada PPKD 4.Kode Rekening APBD .Analisis Standar Belanja . Sebagai langkah awal penyusunan Raperda APBD. SKPD 5 . dan Standar Satuan Harga. PPA untuk tiap program SKPD dan rencana pendapatan dan pembiayaan 2.PPA . Sinkronisasi program dan kegiatan antar SKPD dengan kinerja SKPD sesuai dengan SPM 3. SEKDA menyetujui Rancangan AWAL Surat Edaran KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA-SKPD dan meneruskannya kepada KDH.KUA . Penyusunan Pedoman tersebut mengacu pada KUA dan PPA yang telah disepakati serta dokumen-dokumen pendukung lain seperti Analisis Standar Belanja.

A.4.Hal-hal lainnya yang perlu mendapatkan perhatian dari SKPD e.1 RKA SKPD 3.Batas waktu penyampaian RKA-SKPD kepada PPKD d.2.2 2 RKA SKPD RKA SKPD Penyusunan RKA SKPD Ke A.Lampiran: -KUA -PPA -Kode rekening APBD -Format RKA-SKPD -Analisis standar belanja -Standar satuan harga SEKDA Dari A.2 Form RKA SKPD 3.1 RKA SKPD 3. Penyusunan RKA SKPD SKPD Mencakup: a.2.3.1 dan 3.1 RKA SKPD 2.PPA untuk setiap program SKPD dan rencana pendapatan dan pembiayaan b. Penyiapan Pedoman Penyusunan RKA SKPD 1 SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Penyusunan Rincian Anggaran Pendapatan Penyusunan Rincian Anggaran Belanja Tidak Langsung Penyusunan Rincian Anggaran Belanja Langsung (Program & Kegiatan Penyusunan Rincian Penerimaan Pembiayaan Daerah Penyusunan Rincian Pengeluaran Pembiayaan Daerah RKA SKPD 1 Form RKA SKPD 1 Disiapkan Hanya Oleh SKPD Pemungut Pendapatan RKA SKPD 2. Penyiapan Raperda APBD 6 .2 Disiapkan Oleh SKPD yang bertindak sebagai SKPKD Penyusunan Rekapitulasi Rincian Anggaran Belanja Langsung (Program & Kegiatan RKA SKPD 2.Sinkronisasi program dan kegiatan antar SKPD dengan kinerja SKPD sesuai dengan SPM c.

1. SKPD yang bertindak sebagai SKPKD menyusun Rincian Penerimaan Pembiayaan Daerah untuk menghasilkan RKASPKD 3. SKPD menyusun Rincian Anggaran Pendapatan untuk menghasilkan RKA-SKPD 1. 6.1 RKA SKPD 2. 4.1.3 Penyusunan RKA-SKPD Uraian SKPD 1.1 RKA SKPD 2. 7.2. 3.2 8.2.2. SKPD menyusun Rincian Anggaran Belanja Langsung masing-masing kegiatan untuk menghasilkan RKA-SKPD 2. SKPD yang bertindak sebagai SKPKD menyusun Rincian Pengeluaran Pembiayaan Daerah untuk menghasilkan RKASKPD 3. SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA-SKPD RKA SKPD 2. SKPD mulai menyusun RKA masing-masing RKA SKPD 1 2. 7 . Form RKA-SKPD 1 disiapkan hanya oleh SKPD pemungut pendapatan.A.2. SKPD menerima Surat Edaran KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA-SKPD.1 untuk kemudian digabung dalam rekapitulasi Rincian Anggaran Belanja Langsung untuk menghasilkan RKASKPD 2.2 RKA SKPD RKA SKPD 3. Berdasarkan SE tersebut. SKPD menyusun Rincian Anggaran Belanja Tidak Langsung untuk menghasilkan RKA-SKPD 2. RKA-SKPD tersebut selanjutnya diserahkan kepada PPKD untuk proses peyusunan Raperda APBD.1 RKA SKPD 3. SKPD mengkompilasi dokumen RKA-SKPD diatas menjadi RKA-SKPD.

6. Rincian APBD (urusan PEMDA. Rekap Belanja (urusan PEMDA. Ringkasan APBD (urusan PEMDA dan organisasi) 3.3. Daftar perkiraan penambahan/pengurangan aset lain-lain 10. Daftar piutang daerah. Daftar kegiatan dianggarkan kembali 11. Daftar jumlah pegawai. Pembahasan Raperda APBD Akuntansi RKA SKPD RKA SKPD Laporan Keuangan Badan Kepegawaian RKA SKPD Ya Daftar Pegawai RKA SKPD Masyarakat Penyusunan Raperda APBD beserta Lampiran Lampiran Raperda APBD: 1. pembiayaan) 4.5. Penyiapan Raperda APBD SKPD Dari A. pendapatan. Daftar perkiraan penambahan/pengurangan aset tetap 9. organisasi. Ringkasan APBD 2. belanja. Daftar investasi daerah 8.A. PPA & Dokumen Lain Ke A.4. Penyusunan RKA SKPD PPKD TAPD SEKDA Nota Keuangan Raperda APBD dan Lampiran KDH Nota Keuangan Raperda APBD dan Lampiran 2 RKA SKPD RKA SKPD Pembahasan RKA SKPD 3 Tidak Raperda APBD dan Lampiran Penyusunan RKA SKPD Sesuai KUA. organisasi. Daftar dana cadangan daerah 12. keselarasan urusan – fungsi) 5. program dan kegiatan. Daftar pinjaman daerah 8 RKA SKPD Raperda APBD dan Lampiran Nota Keuangan Raperda APBD dan Lampiran . 7.

Apabila hasil pembahasan RKA-SKPD terdapat ketidaksesuaian. RKA-SKPD yang telah disiapkan oleh masing-masing SKPD (seperti dijelaskan di hal A. Lampiran APBD: . RKA SKPD RKA SKPD 3. SKPD harus melakukan penyempurnaan.4 Penyiapan Raperda APBD Uraian SKPD RKA SKPD PPKD TAPD SEKDA KDH 1.Daftar jumlah pegawai. indikator kinerja. kelompok sasaran kegiatan. Dengan data tambahan berupa Laporan Keuangan dan Daftar Pegawai. PPKD menyerahkan RKA-SKPD kepada TAPD untuk dilakukan pembahasan.3) diserahkan kepada PPKD untuk memulai penyusunan Raperda APBD. dan investasi daerah .A.Daftar perkiraan penambahan/ pengurangan aset tetap dan aset lain-lain . piutang daerah. Raperda APBD dan Lampiran 6. PPA. Nota Keuangan Raperda APBD dan Lampiran 9 .Daftar kegiatan dianggarkan kembali . PPKD melakukan kompilasi atas RKA-SKPD menjadi Raperda APBD beserta lampiran dan Nota Keuangan. 2.Ringkasan APBD . dan dokumen perencanaan lainnya. Pembahasan dilakukan untuk menelaah kesesuaian antara RKA-SKPD dengan KUA. serta sinkronisasi program dan kegiatan antar SKPD. SEKDA menyerahkan Raperda APBD beserta lampiran dan Nota Keuangan kepada KDH dengan sebelumnya melakukan sosialisasi kepada masyarakat. PPKD menyerahkan Raperda APBD beserta lampiran dan Nota Keuangan kepada SEKDA.Ringkasan APBD (urusan dan organisasi) . prakiraan . TAPD menyerahkan RKA-SKPD yang telah sesuai kepada PPKD untuk dikompilasi menjadi Raperda APBD 4. standar harga. SPM.Daftar dana cadangan daerah dan pinjaman daerah RKA SKPD Penyusunan Raperda APBD beserta Lampiran Raperda APBD dan Lampiran Nota Keuangan Nota Keuangan 5. SAB. serta capaian kinerja.Rekapitulasi belanja .

Penyiapan Raperda DPRD Nota Keuangan Raperda APBD dan Lampiran KUA PPA Nota Keuangan Penyiapan Raper KDH Penjabaran APBD Raperda APBD dan Lampiran Penyampaian Raperda APBD beserta lampirannya kepada DPRD paling lambat pada minggu pertama bulan Oktober RKA SKPD Pembahasan Bersama PEMDA .9.4. Evaluasi Raperda APBD dan Raper KDH Penjabaran APBD 10 .Ringkasan penjabaran anggaran pendapatan daerah.5. rincian obyek pendapatan.A. belanja daerah dan pembiayaan daerah b.DPRD SKPD RKA SKPD diberikan jika DPRD memerlukan penjelasan tambahan Raper KDH Penjabaran APBD Raper KDH Penjabaran APBD Tidak Sesuai KUA dan PPA DPRD Tidak Mengambil Keputusan Pengambilan keputusan bersama paling lambat 1 (satu) bulan sebelum TA ybs dilaksanakan 4 Ke A. Pembahasan Raperda APBD dan Penyusunan Raper KDH – Penjabaran APBD PPKD 3 RKA Persetujuan Bersama Raperda APBD Penyusunan Raperda APBD KDH Dari A. kegiatan. organisasi.Penjabaran APBD menurut urusan pemerintahan daerah. program. belanja dan pembiayaan. Penyusunan Raper KDH APBD Persetujuan Bersama Raperda APBD Persetujuan Bersama Raperda APBD Raperda APBD Dan Lampiran Nota Keuangan Raperda APBD Dan Lampiran Lampiran Raper KDH – Penjabaran APBD: a.6. kelompok. jenis. obyek. Raper KDH Penjabaran APBD Raperda APBD Dan Lampiran 5 Ke A.

dan pembiayaan daerah . Lampiran Raper KDH Penjabaran APBD: . PPKD menyerahkan Raper KDH Penjabaran APBD kepada KDH. DPRD menyerahkan Persetujuan Bersama Raperda APBD kepada PPKD. menyiapkan Raper KDH Penjabaran APBD. Setelah dinyatakan sesuai DPRD dan KDH membuat Persetujuan Bersama Raperda APBD selambat-lambatnya 1 bulan sebelum tahun anggaran bersangkutan dilaksanakan. pembiayaan Raper KDH Penjabaran APBD 7.4). Raperda APBD dan Lampiran Nota Keuangan 3. PPKD KDH Raperda APBD dan Lampiran Nota Keuangan DPRD Mgg 1 Oktober 2. berdasarkan Persetujuan Bersama Raperda APBD dan RKA-SKPD. jenis.5 Pembahasan Raperda APBD dan Penyusunan Raper KDH – Penjabaran APBD Uraian 1.A. Raper KDH Penjabaran APBD 11 . Jika lebih dari 1 bulan DPRD tidak mengambil keputusan maka proses langsung dilanjutkan ke penyusunan Raper KDH APBD (A. belanja. belanja daerah. organisasi. rincian objek pendapatan. program.9). kelompok. kegiatan. Persetujuan Bersama Raperda APBD Raperda APBD dan Lampiran Paling lambat 1 bulan sebelum pelaksanaan anggaran 5.Ringkasan penjabaran anggaran pendapatan daerah. KDH menyusun Raperda APBD beserta lampiran dan Nota Keuangan (seperti dijelaskan dalam proses A. Persetujuan Bersama Raperda APBD Raperda APBD dan Lampiran 6. KDH menyerahkan Raperda APBD beserta lampiran dan Nota Keuangan kepada DPRD paling lambat minggu pertama bulan Oktober. Pembahasan Bersama PEMDA 4. PPKD. objek. DPRD bersama PEMDA membahas kesesuaian Raperda APBD beserta lampiran dan Nota Keuangan dengan KUA dan PPAS.Penjabaran KDH menurut urusan.

Pembatalan Perda Raperda APBD Dan Lampiran Raperda APBD Dan Lampiran Raper KDH (Penjabaran APBD) Ke A.Nota keuangan dan pidato kepala daerah perihal penyampaian pengantar nota keuangan pada sidang DPRD.Persetujuan bersama Pemda .7.A.6.Risalah sidang jalannya pembahasan Raperda .8.5. Evaluasi Raperda APBD dan Raper KDH Penjabaran APBD KDH Gubernur/Mendagri Dari A.APBD d. Evaluasi Raperda Ya Ditindaklanjuti KDH & DPRD Tidak Batas Waktu Penyempurnaan Adalah 7 Hari Kerja Setelah Diterimanya Evaluasi Sesuai Kepentingan Umum dan Peraturan Perundangan Lebih Tinggi Hasil Evaluasi Disampaikan Paling Lambat 15 Hari Kerja Sejak Diterimanya Raperda Tidak 6 Ya Ke A.KUA dan PPA yang disepakati KDH dan pimpinan DPRD c. Penetapan Perda dan Per KDH 7 Raper KDH (Penjabaran APBD) 12 .APBD b. Pembahasan Raperda 5 Penetapan PerMendagri tentang Evaluasi Raperda Raperda APBD Dan Lampiran Raper KDH (Penjabaran APBD) Raperda APBD Dan Lampiran Raper KDH (Penjabaran APBD) PerMendagri tentang Evaluasi Raperda Penyampaian Raperda dan Raper KDH paling lambat 3 hari kerja setelah disetujui disertai: a.DPRD terhadap Raperda .

A.6 Evaluasi Raperda APBD dan Raper KDH Penjabaran APBD
Uraian
Raper KDH (Penjabaran APBD)

KDH
Raperda APBD Dan Lampiran

Gubernur/Mendagri

1. KDH menyerahkan Raperda APBD beserta lampiran dan Raper KDH Penjabaran APBD kepada Gubernur/Mendagri paling lambat 3 hari kerja setelah disetujui. Penyampaian Raperda dan Raper KDH disertai: - Persetujuan bersama PEMDA – DPRD terhadap Raperda APBD - KUA dan PPA yang disepakati KDH dan pimpinan DPRD - Risalah sidang jalannya pembahasan Raperda APBD - Nota Keuangan dan pidato kepala daerah perihal penyampaian pengantar nota keuangan pada sidang DPRD

3 hari kerja

2. Gubernur/Mendagri mengevaluasi kesesuaian Raperda APBD beserta lampiran dan Raper KDH Penjabaran APBD dengan Permendagri tentang Evaluasi Raperda. Jika Raperda APBD tidak dapat diterima dalam proses evaluasi, Pemda & DPRD harus melakukan penyempurnaan dalam jangka waktu 7 hari

Raper KDH (Penjabaran APBD)

Raperda APBD Dan Lampiran

Hasil Evaluasi disampaikan paling lambat 15 hari kerja setelah diterimanya Raperda

3. Gubernur/Mendagri menyerahkan Raperda APBD beserta lampiran dan Raper KDH Penjabaran yang sudah sesuai dengan Permendagri tentang Evaluasi Raperda kepada KDH.

Raper KDH (Penjabaran APBD)

Raperda APBD Dan Lampiran

13

A.7. Penetapan Perda APBD dan Per KDH Penjabaran APBD
KDH
7

Gubernur/Mendagri

Dari A.6. Evaluasi Raperda

Raper KDH (Penjabaran APBD)

Per KDH – Penjabaran APBD Raperda APBD Dan Lampiran

Perda - APBD

Penetapan Perda dan Per KDH

Paling lambat 31 Desember TA sebelumnya

Per KDH – Penjabaran APBD Per KDH – Penjabaran APBD Per KDH – Penjabaran APBD

8 Perda - APBD Perda - APBD Dilimpahkan Ke PPKD (Lembar B.1. Penyiapan Rancangan DPA SKPD dan Rancangan Anggaran Kas) Perda - APBD

Penyampaian Perda dan Per KDH ke Gubernur/Mendagri paling lambat 7 (tujuh) hari kerja setelah ditetapkan

14

A.7 Penetapan Perda APBD dan Per KDH Penjabaran APBD
Uraian
1. KDH menetapkan Raperda APBD beserta lampiran dan Raper KDH Penjabaran menjadi Perda APBD dan Raper KDH Penjabaran selambat-lambatnya 31 Desember tahun anggaran sebelumnya.
Raper KDH (Penjabaran APBD)

KDH
Raperda APBD Dan Lampiran

Gubernur/Mendagri

31 Des Per KDH (Penjabaran APBD)

31 Des

Perda APBD

7 hari

2. KDH menyerahkan Perda APBD dan Per KDH Penjabaran kepada Gubernur/Mendagri selambat-lambatnya 7 hari setelah ditetapkan.

7 hari

Per KDH (Penjabaran APBD)

Perda APBD

15

dan Berlakunya Pagu Tahun Sebelumnya Gubernur/Mendagri 6 Dari A. dan Berlakunya Pagu Tahun Sebelumnya 16 .A.6. Evaluasi Raperda Ditindaklanjuti KDH dan DPRD Penetapan Pelaksanaan Pengeluaran atas Pagu Tahun Sebelumnya Pemberhentian Pelaksanaan Perda dan Pencabutan Perda Paling Lama 7 (tujuh) hari kerja setelah pembatalan Tidak Per KDH – Pelaksanaan Pengeluaran atas Pagu Tahun Sebelumnya Pembatalan Perda APBD dan Per KDH Penjabaran APBD Perda – Pencabutan Perda APBD Kep Mendagri/Gubernur – Pembatalan Perda dan Per KDH. Pembatalan Perda APBD dan Per KDH – Penjabaran APBD KDH Kep Mendagri/Gubernur – Pembatalan Perda dan Per KDH.8.

KDH menetapkan pelaksanaan pengeluaran atas pagu tahun sebelumnya dengan Per KDH Pelaksanaan Pengeluaran atas Pagu Tahun Sebelumnya. Apabila hasil evaluasi Raperda APBD dan Raper KDH Penjabaran APBD tidak ditindaklanjuti oleh KDH dan DPRD maka Gubernur/Mendagri membatalkan Perda APBD dan Per KDH Penjabaran APBD. KDH Gubernur/Mendagri Raper KDH (Penjabaran APBD) Raperda APBD Dan Lampiran Pembatalan Perda dan Per KDH 2. Gubernur/Mendagri menyerahkan dokumen Keputusan Mendagri/Gubernur Pembatalan Perda dan Per KDH. Permendagri/Gubernur – Pembatalan Perda dan Per KDH. Gubernur/Mendagri mengeluarkan dokumen Keputusan Mendagri/Gubernur Pembatalan Perda dan Per KDH. dan Berlakunya Pagu Tahun Sebelumnya 3.8 Pembatalan Perda APBD dan Per KDH Penjabaran APBD Uraian 1. KDH juga memberhentikan pelaksanaan Perda dengan mengeluarkan Perda Pencabutan Perda APBD selambatlambatnya 7 hari kerja setelah pembatalan. Permendagri/Gubernur – Pembatalan Perda dan Per KDH.A. dan Berlakunya Pagu Tahun Sebelumnya 4. Per KDH – Pelaksanaan Pengeluaran atas Pagu Tahun Sebelumnya Perda – Pencabutan Perda APBD 17 . dan Berlakunya Pagu Tahun Sebelumnya. dan Berlakunya Pagu Tahun Sebelumnya kepada KDH.

7.APBD + Lampiran Lampiran Raper KDH . Daftar piutang daerah. pembiayaan) 4. Penyusunan Raper KDH APBD (Dalam Hal DPRD Tidak Mengambil Keputusan Bersama) SKPD 4 Raper KDH APBD dan Lampiran Raper KDH APBD dan Lampiran PPKD TAPD SEKDA KDH Penyusunan RKA SKPD RKA SKPD RKA SKPD RKA SKPD RKA SKPD Pembahasan RKA SKPD Raper KDH APBD dan Lampiran Raper KDH APBD dan Lampiran 8. pendapatan. Daftar perkiraan penambahan/pengurangan aset lain-lain 10. Daftar pinjaman daerah 18 RKA SKPD Raper KDH APBD dan Lampiran Raper KDH APBD dan Lampiran . Daftar kegiatan dianggarkan kembali 11.APBD: 1.APBD Laporan Keuangan Daftar Pegawai Penyusunan Raper KDH . 6. Daftar perkiraan penambahan/pengurangan aset tetap 9.10. Daftar jumlah pegawai. organisasi.A RKA SKPD Akuntansi Badan Kepegawaian RKA SKPD Ke A. Ringkasan APBD (urusan PEMDA dan organisasi) 3. Ringkasan APBD 2. program dan kegiatan. Daftar dana cadangan daerah 12. organisasi. Penetapan Raper KDH .9. Rekap Belanja (urusan PEMDA. belanja. Rincian APBD (urusan PEMDA.A. Daftar investasi daerah 8. keselarasan urusan – fungsi) 5.

TAPD menyerahkan RKASKPD yang telah dibahas kepada PPKD. SKPD RKA SKPD PPKD TAPD SEKDA KDH RKA SKPD RKA SKPD 5. Jika DPRD tidak mengambil keputusan bersama. dan investasi daerah . SEKDA menyerahkan Raperda APBD beserta lampiran kepada KDH.Ringkasan APBD (urusan dan organisasi) .Daftar jumlah pegawai.Daftar kegiatan dianggarkan kembali . PPKD menyerahkan RKA-SKPD kepada TAPD utk dibahas. SKPD menyerahkan RKASKPD kepada PPKD. PPKD menyerahkan Raperda APBD beserta lampiran kepada SEKDA. 2.A.Daftar dana cadangan daerah dan pinjaman daerah 7. SKPD kembali menyusun RKA-SKPD. Lampiran APBD: . piutang daerah.Daftar perkiraan penambahan/ pengurangan aset tetap dan aset lain-lain .Rekapitulasi belanja . 8.9 Penyusunan Raper KDH APBD (DPRD tidak mengambil Keputusan Bersama) Uraian 1. 6. 3. RKA SKPD Penyusunan Raper KDH APBD beserta Lampiran Raper KDH APBD dan Lampiran Raper KDH APBD dan Lampiran Raper KDH APBD dan Lampiran 19 .Ringkasan APBD . PPKD menyusun Raperda APBD beserta lampiran.

APBD Pengesahan Raper KDH APBD Penetapan Raper KDH – APBD oleh KDH Raper KDH . Penetapan Raper KDH APBD (Dalam Hal DPRD Tidak Mengambil Keputusan Bersama) KDH Dari A.APBD (Keputusan Gubernur/ Mendagri) Per KDH .APBD (Keputusan Gubernur/ Mendagri) Per KDH .A Raper KDH – APBD dan Lampiran Penyampaian paling lambat 15 (lima belas) hari kerja sejak DPRD tidak menetapkan keputusan bersama KDH Raper KDH .APBD Ya Melewati 30 (tigapuluh) Hari Kerja Tidak Per KDH – APBD (Keputusan KDH) Penetapan Per KDH APBD Per KDH .APBD (Keputusan Gubernur/ Mendagri) 20 .9.10.A. Penyusunan Raper KDH APBD (Dalam Hal DPRD Tidak Mengambil Keputusan Bersama) Gubernur/Mendagri 8.

Pengesahan harus sudah dilakukan dalam 30 hari kerja. Per KDH APBD (Keputusan Gubernur/Mendagri) 3.10 Penetapan Raper KDH APBD (DPRD tidak mengambil Keputusan Bersama) Uraian 1. KDH Raper KDH APBD dan lampiran 15 hari kerja Gubernur/Mendagri Raper KDH APBD dan lampiran 30 hari kerja 2. maka KDH menetapkan Raper KDH APBD menjadi Per KDH APBD (Keputusan KDH). paling lambat 15 hari kerja sejak DPRD tidak menetapkan Keputusan Bersama KDH. KDH menyerahkan Raper KDH APBD dan lampiran kepada Gubernur/Mendagri. Gubernur/Mendagri mengesahkan Raper KDH APBD menjadi Per KDH APBD. Gubernur/Mendagri menyerahkan Per KDH APBD (Keputusan Gubernur/Mendagri) kepada KDH. Per KDH APBD (Keputusan Gubernur/Mendagri) 21 . Apabila pengesahan melewati batas waktu 30 hari kerja.A.

.

PELAKSANAAN dan PENATAUSAHAAN BELANJA Penyiapan DPA SKPD dan SPD DPA SKPD Anggaran Kas Penyiapan DPA SKPD (B.3) Dana LS Gaji Pengajuan Dana (B.8.4) SPD Dana UP Pengajuan Dana (B.7.3) Penyediaan Dana (B.1) SPPGAJI Dana LS Barang Pengajuan Dana (B.6.3) Pembelanjaan Dana TU (B.1) SPPUP Dana GU Pengajuan Dana (B.3) Penerbitan SP2D (B.5.1 – B.10.11.3) Penerbitan SP2D (B.11.10.5.2) Penerbitan SP2D (B.11.2) Penerbitan SP2D (B.5.6.7.3) Pembelanjaan Dana GU (B.8.9.2) Penerbitan SP2D B.7.6.10.1) SPPGU Dana TU Pengajuan Dana (B.1) SPPLS SPM-GAJI SPM-LS SPM-LS SPM-LS Penerbitan SP2D (B.2) SPPLS Dana LS Pihak III Pengajuan Dana (B.2) SP2D SP2D SP2D Pembelanjaan Dana UP (B.4) Pembelanjaan Dana LS (B.2) SPPLS Dana LS Bantuan Pengajuan Dana (B.4) Pembelanjaan Dana LS (B.1) SPPTU SPM-UP SPM-GU SPM-TU Penerbitan SP2D (B.9.8.2) SP2D SP2D SP2D SP2D Pembelanjaan GAJI (B.3) Pembelanjaan Dana LS (B.3) 23 .9.

Perda APBD PER KDH Penjabaran Rancangan DPA-SKPD Pembuatan Surat Pemberitahuan Paling lambat 15 hari sejak ditetapkannya Per KDH Penjabaran APBD Verfikasi bersama Kepala SKPD Penyusunan Rancangan Anggaran Kas SKPD Surat Pemberitahuan Tidak Sesuai Per KDH Penjabaran Paling lambat 3 (tiga) hari setelah APBD ditetapkan Rancangan DPA-SKPD Rancangan Anggaran Kas SKPD Rancangan Anggaran Kas SKPD Ya Rancangan Anggaran Kas SKPD Rancangan DPA-SKPD Rancangan Anggaran Kas SKPD Rancangan DPA-SKPD 9 Paling lambat 6 (enam) hari setelah pemberitahuan Ke B.8.3. Penetapan Perda 8 Rancangan DPA-SKPD Rancangan Anggaran Kas SKPD Penyusunan Rancangan DPA-SKPD Halaman B. Pengesahan Rancangan DPA-SKPD 24 .B.1 Penyiapan Rancangan DPA-SKPD dan Rancangan Anggaran Kas SKPD PPKD TAPD Surat Pemberitahuan Dari A.2.

Rancangan DPA-SKPD Rancangan Anggaran Kas SKPD 7. Berdasarkan Rancangan DPA-SKPD yang telah dibuat.B. Surat Pemberitahuan 3. SKPD PPKD Surat Pemberitahuan 3 hari kerja sejak APBD ditetapkan TAPD 2. PPKD membuat Surat Pemberitahuan berdasarkan Perda APBD dan Per KDH Penjabaran APBD paling lambat 3 hari kerja sejak APBD ditetapkan. berdasar Per KDH Penjabaran. paling lambat 15 hari kerja sejak ditetapkannya Per KDH Penjabaran. Rancangan Anggaran Kas SKPD 5. SKPD menyusun Rancangan DPA-SKPD (Hal B. SKPD menyerahkan Rancangan DPA-SKPD dan Rancangan Anggaran Kas SKPD kpd PPKD paling lambat 6 hari kerja setelah adanya pemberitahuan. PPKD mengotorisasi Rancangan DPA-SKPD dan Rancangan Anggaran Kas SKPD kemudian diserahkan kepada TAPD. Rancangan DPA-SKPD 6 hari kerja setelah pemberitahuan Rancangan Anggaran Kas SKPD 6. SKPD menyusun Rancangan Anggaran Kas SKPD. TAPD melakukan verifikasi Rancangan DPA-SKPD dan Rancangan Anggaran Kas SKPD bersama Kepala SKPD. PPKD menyerahkan Surat Pemberitahuan kepada SKPD. Rancangan DPA-SKPD 6 hari kerja setelah pemberitahuan 4.2) berdasarkan Surat Pemberitahuan Perda APBD dan Per KDH Penjabaran APBD.1 Penyiapan Rancangan DPA-SKPD dan Rancangan Anggaran Kas Uraian 1. 15 hari kerja sejak penetapan Per KDH Penjabaran Verfikasi bersama Kepala SKPD Rancangan Anggaran Kas SKPD Rancangan DPA-SKPD 25 .

1 Surat Pemberitahuan Penyusunan Rincian DPA Pendapatan SKPD Penyusunan Rincian DPA Belanja Tidak Langsung SKPD Penyusunan Rincian DPA Belanja Langsung Program & Per Kegiatan SPKD Penyusunan Rincian Penerimaan Pembiayaan Daerah Penyusunan Rincian Pengeluaran Pembiayaan Daerah DPA-SKPD 1 DPA-SKPD 2.1.2 Penyusunan Rekapitulasi Belanja Langsung menurut Program & Kegiatan SKPD DPA-SKPD 2.2 Penyusunan Rancangan DPA-SKPD Penyusunan Rancangan Anggaran Kas SKPD Rancangan DPA-SKPD Rancangan DPA-SKPD Menjadi Sub Proses di B.1 DPA-SKPD 2.B.2.1 DPA-SKPD 3.1 DPA-SKPD 3. Penyiapan Rancangan DPA dan Rancangan Anggaran Kas 26 . Penyusunan Rancangan DPA SKPD SKPD Pembuatan Surat Pemberitahuan Mengacu pada proses B.2.

2 Rancangan DPA-SKPD 5.2.2.2. Perda APBD dan Per KDH Penjabaran.1 4.1. SKPD mengkompilasi dokumen-dokumen DPA-SKPD diatas menjadi Rancangan DPA-SKPD. SKPD PER KDH Penjabaran PERDA APBD Surat Pemberitahuan 2. DPA-SKPD 3. Berdasarkan Surat Pemberitahuan.1 DPA-SKPD 2. SKPD menyusun DPA-SKPD. 27 .B. SKPD menyusun Rincian DPA Belanja Langsung masing-masing kegiatan untuk menghasilkan DPA-SKPD 2. SKPD bertindak sebagai SKPKD menyusun Rincian Pengeluaran Pembiayaan Daerah utk menghasilkan DPA-SKPD 3.1 6. Rancangan DPA-SKPD ini digunakan sebagai dasar pembuatan Rancangan Anggaran Kas (Hal B.1.1 DPA-SKPD 2. SKPD bertindak sebagai SKPKD menyusun Rincian Penerimaan Pembiayaan Daerah utk menghasilkan DPA-SKPD 3. SKPD menyusun Rincian DPA Pendapatan SKPD untuk menghasilkan DPA-SKPD 1. SKPD menyusun Rincian DPA Belanja Tidak Langsung SKPD untuk menghasilkan DPA-SKPD 2.2 Penyusunan Rancangan DPA-SKPD Uraian 1.2 7. SKPD untuk kemudian digabung dalam rekapitulasi Rincian DPA Belanja Langsung untuk menghasilkan DPA-SKPD 2. DPA-SKPD 3.1). DPA-SKPD 1 3.2. DPA-SKPD 2.

4.1. Penyediaan Dana 28 . Pengesahan Rancangan DPA-SKPD SKPD DPA-SKPD PPKD Rancangan Anggaran Kas SKPD TAPD 9 Dari B.4.B. Penyiapan Rancangan DPA SEKDA Penyusunan Anggaran Kas Pemerintah Daerah Rancangan Anggaran Kas SKPD Anggaran Kas Pemerintah Anggaran Kas Daerah Pemerintah Daerah 10 Penyiapan Rancangan DPA-SKPD dan Rancangan Anggaran Kas Rancangan Anggaran Kas SKPD Rancangan DPA-SKPD Rancangan DPA-SKPD Ke B. Penyediaan Dana Rancangan DPA-SKPD Tidak Pengesahan Rancangan DPA-SKPD Rancangan DPA-SKPD DPA-SKPD DPA-SKPD DPA-SKPD DPA-SKPD DPA-SKPD Bawasda BPK Setuju Ya Rancangan DPA-SKPD 11 Ke B.3.

B.4. Penyediaan Dana
PA / Kuasa PA
SPD SPD

Kuasa BUD
Anggaran Kas Pemerintah Daerah

PPKD

10

Dari B.3. Pengesahan Rancangan DPA SKPD

11

DPA SKPD 12

Penyusunan Anggaran Kas Pemerintah Daerah

Pengesahan Rancangan DPA SKPD

Ke B.5.1., B.6.1., B.7.1., B.8.1., B.9.1., B.10.1., B.11.1. (Pengajuan SPP)

Penyiapan SPD

Anggaran Kas Pemerintah Anggaran Kas Daerah Pemerintah Daerah DPA SKPD

DPA SKPD DPA SKPD

Anggaran Kas Pemerintah Daerah

Rancangan SPD Rancangan SPD Rancangan SPD

Rancangan SPD Rancangan SPD Rancangan SPD

Otorisasi

SPD SPD SPD

29

B.3 Pengesahan Rancangan DPA-SKPD
Uraian
1. TAPD menyerahkan Rancangan DPASKPD yang lolos verifikasi kepada SEKDA dan Rancangan Anggaran Kas SKPD yang lolos verifikasi kepada PPKD.

SKPD

PPKD

TAPD
Rancangan DPA-SKPD

SEKDA
Rancangan DPA-SKPD

Rancangan Anggaran Kas SKPD

Rancangan Anggaran Kas SKPD

2. PPKD menyusun Rancangan Anggaran Kas SKPD menjadi Anggaran Kas Pemerintah Daerah. Dokumen ini akan digunakan dalam proses pembuatan dokumen penyediaan dana.

Anggaran Kas Pemerintah Daerah

3. SEKDA menyetujui Rancangan DPASKPD dan menyerahkan kepada PPKD.

Rancangan DPA-SKPD

Rancangan DPA-SKPD

4. PPKD mengesahkan Rancangan DPASKPD menjadi DPA-SKPD.
7 hari kerja

DPA-SKPD

5. PPKD menyerahkan DPA-SKPD kepada SKPD, Bawasda, dan BPK. Penyerahan kepada SPKD selambat-lambatnya 7 hari kerja sejak disahkan.

DPA-SKPD

BPK & Bawasda

30

B.4 Penyediaan Dana
Uraian
1. PPKD menyerahkan dokumen Anggaran Kas Pemerintah Daerah dan DPA-SKPD kepada Kuasa BUD.

PA/Kuasa PA

Kuasa BUD
Anggaran Kas Pemerintah Daerah

PPKD
Anggaran Kas Pemerintah Daerah

DPA SKPD

DPA SKPD

2. Berdasarkan dua dokumen tersebut, Kuasa BUD menyiapkan Rancangan SPD. 3. Kuasa BUD menyerahkan Rancangan SPD kepada PPKD.

Rancangan SPD

Rancangan SPD

4. PPKD mengotorisasi Rancangan SPD dan menyerahkan SPD kepada Pengguna Anggaran/Kuasa PA.

SPD

31

Salinan SPD 5. Penerbitan SP2D-UP SPP-UP dan Dokumen Lain Rancangan SPM Rancangan SPM Penyampaian SPP-UP Dilampiri: Daftar rincian rencana penggunaan dana s/d jenis belanja Register SPM UP 32 . Lampiran lain SPM Register Surat Penolakan Penerbitan SPM Penerbitan SPM Paling Lambat 2 Hari Kerja Sejak SPP Diterima 13. Ringkasan SPP-UP 3. Surat Pengantar SPP-UP 2.B. Rincian SPP-UP (Jenis Belanja) 4.Pengajuan SPP UP Bendahara Pengeluaran SPD PPK SKPD SPD SPD Pengguna Anggaran 12 Dari B.4.1. Surat Pernyataan Pengguna Anggaran 6.A Rancangan SPM Otorisasi Ke B.5.2.5. Penyediaan Dana Pembuatan SPP-UP SPP-UP dan Dokumen Lain DPA SKPD SPD Penelitian SPP-UP DPA SKPD Pembuatan Surat Penolakan SPM SPP UP dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM Surat Penolakan Penerbitan SPM Surat Penolakan Penerbitan SPM Otorisasi Penolakan SPM Paling Lambat 1 Hari Kerja Sejak SPP Diterima SPP UP dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM SPD SPP-UP dan Dokumen Lain dan SPP-UP Dokumen Lain SPD Lengkap Register SPP-GU Ya Pembuatan SPM Tidak Dokumen SPP-UP Terdiri dari: 1.

Rincian SPP-UP . PPK SKPD akan menerbitkan Surat Penolakan SPM. Bendahara membuat SPP-UP beserta dokumen lainnya. yang terdiri dari: . Jika SPP-UP dinyatakan tidak lengkap. PPK-SKPD meneliti kelengkapan dokumen SPPUP dan kesesuaiannya dengan SPD dan DPASKPD. Penolakan SPM paling lambat 1 hari kerja sejak SPP-UP diterima. 9. Bendahara menyerahkan SPP-UP beserta dokumen lain kepada PPK SKPD.d. 6.Lampiran lain (daftar rincian rencana penggunaan dana s.5. 2. Penerbitan SPM paling lambat 2 hari kerja sejak SPP-UP diterima. Berdasarkan SPD. SPP-UP yang dinyatakan lengkap akan dibuatkan Rancangan SPM oleh PPK-SKPD. Lengkap 2 hari kerja sejak SPP diterima Rancangan SPM Tidak Lengkap SPM 7.Salinan SPD .Surat Pengantar SPP-UP . 8.B. Surat Penolakan Penerbitan SPM diberikan kepada Bendahara agar Bendahara melakukan penyempurnaan SPP-UP. SPP-UP dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM SPP-UP dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM SPP-UP dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM 1 hari kerja sejak SPP diterima 33 . Pengguna Anggaran menyerahkan SPD kepada Bendahara dan PPK SKPD.1 Pengajuan SPP-UP Uraian 1.Ringkasan SPP-UP . Penelitian SPP-UP 5. Rancangan SPM ini kemudian diberikan PPKSKPD kepada Pengguna Anggaran untuk diotorisasi. Bendahara Pengeluaran SPD PPK SKPD Pengguna Anggaran SPD SPD SPP-UP dan Dokumen Lain SPP-UP dan Dokumen Lain DPA 4.Surat Penolakan Penerbitan SPM ini kemudian diberikan PPK-SKPD kepada Pengguna Anggaran untuk diotorisasi. jenis belanja) 3.Surat Pernyataan Pengguna Anggaran .

Buku Pembantu Pajak 4.3.5. Buku Rekapitulasi Pengeluaran per rincian objek SP2D Dokumen Penatausahaan Mencakup: 1.5.5.5. Buku Pembantu Simpanan/Bank 3.1.2. Buku Kas Pengeluaran Register SP2D 34 .D Nota Debet Pencatatan SP2D Dokumen Penatausahaan Mencakup: 1.3.B. Pembelanjaan Dana UP Pencatatan Diregister untuk keperluan pencatatan di PPK-SKPD SP2D SP2D SP2D 15. Buku Pembantu Panjar 5. BKU Pengeluaran 2.A Dari B. Pembelanjaan Dana UP Ya Penerbitan SP2D Paling Lambat 2 Hari Kerja Sejak SPM Diterima Penerbitan SP2D SP2D Register Surat Penolakan Penerbitan SP2D SP2D SP2D SP2D Dari B.B Tidak Lengkap Ke B. Pengajuan SPP-UP SPM SP2D Pembuatan SPM SPM Penolakan SP2D Paling Lambat 1 Hari Kerja Sejak SPM Diterima Surat Penolakan Penerbitan SP2D Surat Penolakan Penerbitan SP2D Pembuatan Surat Penolakan Penerbitan SP2D Penelitian Kelengkapan 13. Penerbitan SP2D-UP Bendahara Pengeluaran Pengguna Anggaran Kuasa BUD Bank 13. Buku Kas Penerimaan 2.

B. paling lambat 2 hari kerja sejak diterimanya pengajuan SPM.Buku Pembantu Pajak . SP2D Nota Debet SP2D 5. SP2D ini diserahkan kepada Bank dan Pengguna Anggaran.5. 2.2 Penerbitan SP2D-UP Uraian 1. Apabila SPM dinyatakan tidak lengkap. Pengguna Anggaran menyerahkan SPM kepada Kuasa BUD. Apabila SPM dinyatakan lengkap. SP2D 7. Bendahara mencatat SP2D pada dokumen Penatausahaan. Lengkap 2 hari kerja sejak SPM diterima SP2D Dari Bank 4. yang terdiri dari: .Buku Kas Pengeluaran Dokumen Penatausahaan 6.Buku Kas Penerimaan .Buku Rekapitulasi Pengeluaran Per Rincian Objek Dokumen Penatausahaan 8. Kuasa BUD sendiri harus mencatat SP2D dan Nota Debet (Dari Bank) pada dokumen Penatausahaan.BKU Pengeluaran . Surat penolakan penerbitan SP2D ini diserahkan kepada Pengguna Anggaran agar dilakukan penyempurnaan SPM 35 . Kuasa BUD menerbitkan surat penolakan penerbitan SP2D paling lambat 1 hari kerja sejak SPM diterima Surat Penolakan Penerbitan SP2D 1 hari kerja sejak SPM diterima Surat Penolakan Penerbitan SP2D 9.Buku Pembantu Simpanan Bank . Bendahara Pengguna Anggaran Pengeluaran SPM Kuasa BUD SPM Bank Tidak Lengkap Penelitian Kelengkapan 3.Buku Pembantu Panjar . yang terdiri dari: . Kuasa BUD menerbitkan SP2D. Kuasa BUD meneliti kelengkapan SPM yang diajukan. Pengguna Anggaran menyerahkan SP2D kepada Bendahara.

E Bukti Pembayaran 36 .B Dari B.5.D Ke B. Pembelanjaan Dana UP Bendahara Pengeluaran Bank Pihak Ketiga Penyedia Barang & Jasa 13.2.5. SPJ dengan Bendahara Pembantu 13.5.4. Penerbitan SP2D UP Bukti Pembayaran Uang SP2D Penerimaan Uang Pencairan Dana Bukti Pembayaran Uang SP2D SP2D Nota Debet Nota Debet Pembayaran ke Pihak Ketiga Bukti Pembayaran Uang 13. Penerbitan SP2D UP Ke D.B.5. Pembuatan SPJ dan D.2.3.

Bendahara Pengeluaran menyerahkan uang dan Bukti Pembayaran kepada Pihak Ketiga Penyedia Barang & Jasa. Bukti Pembayaran Uang Bukti Pembayaran Uang 5.3 Pembelanjaan Dana UP Uraian 1. Bank mencairkan dana. Bendahara Pengeluaran menyerahkan SP2D kepada Bank. Berdasarkan SP2D yang diterima. Pencairan Dana 3. Bukti Pembayaran 37 . Setelah menerima uang dan Bukti Pembayaran. Nota Debet ini kemudian diserahkan ke Kuasa BUD. Bendahara Pengeluaran Bank SP2D Pihak Ketiga Penyedia Barang & Jasa Dari Kuasa BUD 2. Pihak Ketiga menandatangani Bukti Pembayaran kemudian diserahkan kembali kepada Bendahara Pengeluaran. Uang Uang Nota Debet Diserahkan ke Kuasa BUD 4.5. Bank kemudian menyerahkan uang kepada Bendahara Pengeluaran dan membuat Nota Debet.B.

Rincian SPP-GU (Jenis Belanja) 4. Salinan SPD 6. Penerbitan SP2D-GU Register SPM GU 38 .4.6. Surat Pengantar SPP-GU 2.2.6. Ringkasan SPP-GU 3.1. Lampiran lain SPP-GU dan Dokumen Lain Rancangan SPM Rancangan SPM Rancangan SPM Otorisasi 14. Penyediaan Dana SPJ SPD SPP-GU dan Dokumen Lain Pembuatan SPP-GU Penolakan SPM Paling Lambat 1 Hari Kerja Sejak SPP Diterima DPA SKPD SPP-GU dan Dokumen Lain SPP-GU dan Dokumen Lain SPP-GU dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM Pembuatan Surat Penolakan SPM SPP-GU dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM Surat Penolakan Penerbitan SPM Surat Penolakan Penerbitan SPM Otorisasi SPD Penelitian SPP-GU SPD SPJ DPA SKPD SPD Lengkap Register SPP-GU Ya Penerbitan SPM Paling Lambat 2 Hari Kerja Sejak SPP Diterima Pembuatan SPM Tidak SPM Register Surat Penolakan Penerbitan SPM Dokumen SPP-GU Terdiri dari: 1. Surat Pernyataan Pengguna Anggaran 7. Pengajuan SPP-GU Bendahara Pengeluaran Pembuatan SPJ PPK SKPD SPD Pengguna Anggaran SPD 12 Dari B. Surat Pengesahan SPJ atas penggunaan dana SPP-GU sebelumnya 5.B.A Ke B.

Surat Penolakan Penerbitan SPM ini kemudian diberikan PPK-SKPD kepada Pengguna Anggaran untuk diotorisasi. Rancangan SPM SPM 6. PPK SKPD akan menerbitkan Surat Penolakan SPM. Berdasar SPD dan SPJ.1 Pengajuan SPP-GU Uraian 1. Surat Penolakan Penerbitan SPM SPP-GU dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM SPP-GU dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM 1 hari kerja sejak SPP diterima 39 . 2.Salinan SPD .Surat Pengesahan SPJ atas penggunaan dana SPP-GU sebelumnya . paling lambat 2 hari kerja sejak SPP diterima.Rincian SPP-GU . SPP-GU dan Dokumen Lain 7.Surat Pernyataan Pengguna Anggaran . Apabila SPP-GU dinyatakan lengkap maka PPK-SKPD membuat Rancangan SPM. DPA Tidak Lengkap 4.Lampiran lain SPJ Bendahara Pengeluaran SPD PPK SKPD Pengguna Anggaran SPD SPD SPP-GU dan Dokumen Lain SPP-GU dan Dokumen Lain 3. 9. yang terdiri dari: . Penolakan SPM paling lambat 1 hari kerja sejak SPP-GU diterima. PPK-SKPD menyerahkan SPM kepada Pengguna Anggaran untuk diotorisasi.B. Jika SPP-GU dinyatakan tidak lengkap.Ringkasan SPP-GU . Penelitian SPP-GU Lengkap 2 hari kerja sejak SPP diterima 5. Bendahara menyerahkan SPP-GU beserta dokumen lain kepada PPK-SKPD. Surat Penolakan Penerbitan SPM diberikan kepada Bendahara agar Bendahara melakukan penyempurnaan SPP-GU.6. Bendahara membuat SPP-GU beserta dokumen lainnya. 8. Pengguna Anggaran menyerahkan SPD kepada Bendahara dan PPK SKPD.Surat Pengantar SPP-GU . PPK-SKPD meneliti kelengkapan SPP-GU berdasar SPD dan DPA-SKPD.

1. Penerbitan SP2D-GU Bendahara Pengeluaran Pengguna Anggaran 14.A Dari B. Pengajuan SPP-GU Kuasa BUD SPM Kelengkapan Dokumen untuk Penerbitan SP2D: 1.2. Buku Pembantu Pajak 4. BKU Pengeluaran 2. Ringkasan pengeluaran per rincian objek disertai bukti pengeluaran yang sah dan lengkap 4.6.B Surat Penolakan Penerbitan SP2D Surat Penolakan Penerbitan SP2D Pembuatan Surat Penolakan Penerbitan SP2D Lengkap Ya Penerbitan SP2D Ke B.6.6.B. Buku Pembantu Panjar 5. Buku Rekapitulasi Pengeluaran per rincian objek SP2D Dokumen Penatausahaan Register SP2D 40 . Pembelanjaan Dana GU Penolakan SP2D Paling Lambat 1 Hari Kerja Sejak SPM Diterima Penerbitan SP2D Paling Lambat 2 Hari Kerja Sejak SPM Diterima SP2D Register Surat Penolakan Penerbitan SP2D SP2D Dari B.6. Surat Pengesahan Pertanggungjawaban Bendahara Pengeluaran periode sebelumnya 3. Buku Pembantu Simpanan/Bank 3. Pembelanjaan Dana GU Pencatatan Diregister untuk keperluan pencatatan di PPK-SKPD SP2D SP2D SP2D SP2D SP2D 14. Surat Pernyataan tanggung jawab PA/Kuasa PA 2.3.3.D Nota Debet Pencatatan SP2D Dokumen Penatausahaan Mencakup: 1. Bukti atas penyetoran PPN/PPh Bank SP2D Pembuatan SPM SPM Penelitian Kelengkapan 14.

Surat penolakan penerbitan SP2D ini diserahkan kepada Pengguna Anggaran agar dilakukan penyempurnaan SPM Surat Penolakan Penerbitan SP2D 41 . yang terdiri dari: .Bukti atas penyetoran PPN/PPh 4. Pengguna Anggaran menyerahkan SP2D kepada Bendahara. 5.Buku Pembantu Pajak . Bendahara mencatat SP2D pada dokumen Penatausahaan.Buku Pembantu Simpanan Bank . 3.2 Penerbitan SP2D-GU Uraian 1.Surat Pengesahan SPJ Bendahara Pengeluaran periode sebelumnya . Kelengkapan dokumen untuk penerbitan SP2D yaitu: .Buku Pembantu Panjar .Buku Kas Penerimaan . Kuasa BUD meneliti kelengkapan SPM. SP2D ini diserahkan kepada Bank dan Pengguna Anggaran. Apabila SPM dinyatakan tidak lengkap. yang terdiri dari: .BKU Pengeluaran .Buku Rekapitulasi Pengeluaran Per Rincian Objek 8. Kuasa BUD sendiri harus mencatat SP2D dan Nota Debet (Dari Bank) pada dokumen Penatausahaan. Kuasa BUD menerbitkan surat penolakan penerbitan SP2D paling lambat 1 hari kerja sejak SPM diterima SP2D SP2D Bendahara Pengeluaran Pengguna Anggaran SPM Kuasa BUD SPM Bank Tidak Lengkap Penelitian Kelengkapan Lengkap SP2D 2 hari kerja sejak SPM diterima Dari Bank Nota Debet SP2D Dokumen Penatausahaan Dokumen Penatausahaan Surat Penolakan Penerbitan SP2D 1 hari kerja sejak SPM diterima 9. 7.Buku Kas Pengeluaran 6.6.Ringkasan pengeluaran per rincian objek disertai bukti pengeluaran yg sah & lengkap . Pengguna Anggaran menyerahkan SPM kepada Kuasa BUD. 2. Bila SPM dinyatakan lengkap maka Kuasa BUD menerbitkan SP2D paling lambat 2 hari kerja sejak diterima pengajuan SPM.B.

B Dari B.3. Pembelanjaan Dana GU Bendahara Pengeluaran Bank Pihak Ketiga Penyedia Barang & Jasa 14.B. Penerbitan SP2D GU Bukti Pembayaran Uang SP2D Penerimaan Uang Pencairan Dana Bukti Pembayaran Nota Debet Nota Debet Pembayaran ke Pihak Ketiga Uang SP2D SP2D Bukti Pembayaran Uang 14.6.5.6.D Ke B.4. Pembuatan SPJ dan D.6.2. SPJ dengan Bendahara Pembantu 14.E Bukti Pembayaran 42 .2. Penerbitan SP2D GU Ke D.

Berdasarkan SP2D yang diterima.6. Bendahara Pengeluaran membuat Bukti Pembayaran dan menyerahkan uang serta Bukti Pembayaran kepada Pihak Ketiga. 2. Bank mencairkan dana. Bukti Pembayaran Uang Bukti Pembayaran Uang 5. Bendahara Pengeluaran menyerahkan SP2D kepada Bank. Bukti Pembayaran 43 .B. Pihak Ketiga menandatangani Bukti Pembayaran kemudian mengembalikan Bukti Pembayaran kepada Bendahara Pengeluaran.3 Pembelanjaan Dana GU Uraian Bendahara Pengeluaran Bank SP2D Pihak Ketiga Penyedia Barang & Jasa Dari Kuasa BUD 1. Nota Debet ini kemudian diserahkan kepada Kuasa BUD. Setelah menerima uang dan Bukti Pembayaran. Bank kemudian menyerahkan uang kepada Bendahara Pengeluaran dan membuat Nota Debet. Pencairan Dana 3. Uang Uang Nota Debet Diserahkan ke Kuasa BUD 4.

A Dokumen SPP-TU Terdiri dari: 1. Surat Pengantar SPP-TU 2. Penyediaan Dana SPD SPP-TU dan Dokumen Lain DPA SKPD Penelitian SPP-TU SPD SPP-TU dan Dokumen Lain SPP-TU dan Dokumen Lain DPA SKPD SPD Penolakan SPM Paling Lambat 1 Hari Kerja Sejak SPP Diterima SPP-TU dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM Pembuatan Surat Penolakan SPM SPP-TU dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM Surat Penolakan Penerbitan SPM Surat Penolakan Penerbitan SPM Otorisasi Pembuatan SPP-TU SPD Lengkap Register SPP-TU Ya Pembuatan SPM Tidak Penerbitan SPM Paling Lambat 2 Hari Kerja Sejak SPP Diterima SPM Register Surat Penolakan Penerbitan SPM Rancangan SPM Otorisasi 15.1.2.7. Pengajuan SPP-TU Bendahara Pengeluaran PPK SKPD Pengguna Anggaran SPD SPD 12 Dari B. Rincian SPP-TU (Jenis Belanja) 4.4.7. Surat Pengesahan SPJ 5.B. Penerbitan SP2D-TU Register SPM TU 44 . Surat Keterangan penjelasan keperluan pengisian TU 7. Ringkasan SPP-TU 3. Lampiran lain SPP-TU dan Dokumen Lain Rancangan Rancangan SPM SPM Ke B. Salinan SPD 6.

Apabila SPP-TU dinyatakan lengkap maka PPK-SKPD membuat Rancangan SPM. PPK-SKPD meneliti kelengkapan SPP-TU berdasarkan DPA-SKPD dan SPD. Bendahara membuat SPPTU beserta dokumen lainnya.B. yang terdiri dari: . SPM SPP-TU dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM 7. SPP-TU dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM SPP-TU dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM 1 hari kerja sejak SPP diterima 45 . Tidak Lengkap Penelitian SPP-TU Lengkap 2 hari kerja sejak SPP diterima 5. SPJ Bendahara Pengeluaran SPD PPK SKPD Pengguna Anggaran SPD SPD 2.Surat Keterangan penjelasan keperluan pengisian TU . Surat Penolakan Penerbitan SPM diberikan kepada Bendahara agar Bendahara melakukan penyempurnaan SPP-TU.Lampiran lain SPP-TU dan Dokumen Lain SPP-TU dan Dokumen Lain 3.Salinan SPD .Surat Pengesahan SPJ atas penggunaan dana SPPTU sebelumnya . PPK SKPD akan menerbitkan Surat Penolakan SPM.Surat Penolakan Penerbitan SPM ini kemudian diberikan PPK-SKPD kepada Pengguna Anggaran untuk diotorisasi.7.Surat Pengantar SPP-TU . Pengguna Anggaran menyerahkan SPD kepada Bendahara dan PPK SKPD. 9. PPK-SKPD menyerahkan SPM kepada Pengguna Anggaran untuk diotorisasi. paling lambat 2 hari kerja sejak SPP diterima. Jika SPP-TU dinyatakan tidak lengkap. 8.Ringkasan SPP-TU .Rincian SPP-TU . Bendahara menyerahkan SPP-TU beserta dokumen lain kepada PPK-SKPD. DPA 4.1 Pengajuan SPP-TU Uraian 1. Rancangan SPM 6. Penolakan SPM paling lambat 1 hari kerja sejak SPP-TU diterima. Berdasarkan SPD dan SPJ.

B Surat Penolakan Penerbitan SP2D Surat Penolakan Penerbitan SP2D Pembuatan Surat Penolakan Penerbitan SP2D Lengkap Ya Ke B. Buku Rekapitulasi Pengeluaran per rincian objek SP2D Dokumen Penatausahaan Register SP2D 46 . Buku Pembantu Panjar 5.D Nota Debet Pencatatan SP2D Dokumen Penatausahaan Mencakup: 1.A Dari B.7.3.7. Pembelanjaan Dana TU Penolakan SP2D Paling Lambat 1 Hari Kerja Sejak SPM Diterima Penerbitan SP2D Paling Lambat 2 Hari Kerja Sejak SPM Diterima Penerbitan SP2D SP2D Register Surat Penolakan Penerbitan SP2D SP2D Dari B.7.7.3.Surat Pernyataan tanggung jawab PA/Kuasa PA Penelitian Kelengkapan 15. Pengajuan SPP-TU SPM SP2D Pembuatan SPM SPM Kelengkapan Dokumen untuk Penerbitan SP2D: . BKU Pengeluaran 2.2. Penerbitan SP2D-TU Bendahara Pengeluaran Pengguna Anggaran Kuasa BUD Bank 15. Buku Pembantu Pajak 4. Pembelanjaan Dana TU Pencatatan Diregister untuk keperluan pencatatan di PPK-SKPD SP2D SP2D SP2D SP2D SP2D 15.B.1. Buku Pembantu Simpanan/Bank 3.

7. 5. Bila SPM dinyatakan lengkap maka Kuasa BUD menerbitkan SP2D paling lambat 2 hari kerja sejak diterimanya pengajuan SPM. Apabila SPM dinyatakan tidak lengkap. yang terdiri dari: . Bendahara mencatat SP2D pada dokumen Penatausahaan. Kuasa BUD sendiri harus mencatat SP2D dan Nota Debet pd dokumen Penatausahaan.Buku Pembantu Pajak .Buku Kas Pengeluaran 6.B.Buku Pembantu Panjar . Pengguna Anggaran menyerahkan SP2D kepada Bendahara.Buku Kas Penerimaan . Pengguna Anggaran menyerahkan SPM kepada Kuasa BUD.Buku Rekapitulasi Pengeluaran Per Rincian Objek 8. 7. 2. yang terdiri dari: . Kelengkapan dokumen untuk penerbitan SP2D adalah: .Buku Pembantu Simpanan Bank . SP2D ini diserahkan kepada Bank dan Pengguna Anggaran. Surat penolakan penerbitan SP2D ini diserahkan kepada Pengguna Anggaran agar dilakukan penyempurnaan SPM Surat Penolakan Penerbitan SP2D 47 . Kuasa BUD menerbitkan surat penolakan penerbitan SP2D paling lambat 1 hari kerja sejak SPM diterima SPP-TU dan Dokumen Lain 1 hari kerja sejak SPM diterima SP2D Dokumen Penatausahaan Dokumen Penatausahaan SPP-TU dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SP2D 9. Kuasa BUD meneliti kelengkapan SPM.2 Penerbitan SP2D-TU Uraian 1. 3.Surat Pernyataan tanggung jawab Pengguna Anggaran/Kuasa Pengguna Anggaran SP2D Pengguna Anggaran SPM Bendahara Pengeluaran Kuasa BUD SPM Bank Tidak Lengkap Penelitian Kelengkapan Lengkap SP2D 2 hari kerja sejak SPM diterima Dari Bank Nota Debet SP2D 4.BKU Pengeluaran .

4.E Bukti Pembayaran 48 . Pembelanjaan Dana TU Bendahara Pengeluaran Bank Pihak Ketiga 15.2. Penerbitan SP2D TU Ke D.B Dari B. SPJ dengan Bendahara Pembantu 15.5.7.D Ke B.3. Pembuatan SPJ dan D.B.7.2. Penerbitan SP2D TU Bukti Pembayaran Uang SP2D Penerimaan Uang Pencairan Dana Bukti Pembayaran Uang SP2D SP2D Nota Debet Nota Debet Pembayaran ke Pihak Ketiga Bukti Pembayaran Uang 15.7.

B. Pihak Ketiga menandatangani Bukti Pembayaran kemudian mengembalikan Bukti Pembayaran kepada Bendahara Pengeluaran.3 Pembelanjaan Dana TU Uraian 1. Bukti Pembayaran Uang Bukti Pembayaran Uang 5.7. 3. Bukti Pembayaran 49 . Setelah menerima uang dan Bukti Pembayaran. Nota Debet ini kemudian diserahkan kepada Kuasa BUD. Bendahara Pengeluaran membuat Bukti Pembayaran dan menyerahkan uang beserta Bukti Pembayaran kepada Pihak Ketiga. Pencairan Dana Uang Uang Nota Debet Diserahkan ke Kuasa BUD 4. Bank kemudian menyerahkan uang kepada Bendahara Pengeluaran dan membuat Nota Debet. Berdasarkan SP2D yang diterima. Bendahara Pengeluaran menyerahkan SP2D kepada Bank. Bendahara Pengeluaran Bank SP2D Pihak Ketiga Dari Kuasa BUD 2. Bank mencairkan dana.

Surat Pengantar SPP-LS Gaji 2.1.4. Penyediaan Dana Pembuatan SPP-LS SPP-LS dan Dokumen Lain DPA SKPD Penelitian SPP-LS SPD SPP-LS dan Dokumen Lain dan SPP-LS Dokumen Lain DPA SKPD SPD SPP-LS dan Dokumen Lain Penolakan SPM Paling Lambat 1 Hari Kerja Sejak SPP Diterima Pembuatan Surat Penolakan SPM SPP-LS dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM Surat Penolakan Penerbitan SPM Surat Penolakan Penerbitan SPM Otorisasi Surat Penolakan Penerbitan SPM SPD Lengkap Register SPP-GU Ya Dokumen SPP-LS Terdiri Dari: 1.2. Pembayaran Gaji Induk 2.B. Register SPM LS Gaji Ke B. Kekurangan Gaji 4. ……………………..A Lampiran Dokumen SPP-LS Gaji: 1. Penerbitan SP2D-LS Gaji 50 . Rincian SPP-LS Gaji 4.8. Ringkasan SPP-LS Gaji 3. Gaji Terusan 5. Gaji Susulan 3. Pengajuan SPP-LS Gaji & Tunjangan Bendahara Pengeluaran SPD PPK SKPD Pengguna Anggaran SPD SPD 12 Dari B. Lampiran SPP-LS Gaji Pembuatan SPM Tidak Register Surat Penolakan Penerbitan SPM SPP-LS dan Dokumen Lain Rancangan Rancangan SPM SPM Penerbitan SPM Paling Lambat 2 Hari Kerja Sejak SPP Diterima SPM Rancangan SPM Otorisasi 16.8.

PPK-SKPD meneliti kelengkapan SPP-LS Gaji berdasar SPD dan DPA-SKPD.B.1 Pengajuan SPP-LS Gaji & Tunjangan Uraian 1.Surat Penolakan Penerbitan SPM ini kemudian diberikan PPK-SKPD kepada Pengguna Anggaran untuk diotorisasi.Ringkasan SPP-LS Gaji .Lampiran yang terdiri dari: . SPP-LS dan Dokumen Lain 1 hari kerja sejak SPP diterima Surat Penolakan Penerbitan SPM 9. Penolakan SPM paling lambat 1 hari kerja sejak SPP-LS Gaji diterima.8.Gaji Terusan .Gaji Susulan .Pembayaran Gaji Induk . Bendahara menyerahkan SPP-LS Gaji beserta dokumen lain kepada PPK-SKPD. Surat Penolakan Penerbitan SPM SPP-LS dan Dokumen Lain 8.Surat Pengantar SPP-LS Gaji . Surat Penolakan Penerbitan SPM 51 . PPK SKPD akan menerbitkan Surat Penolakan SPM. Apabila SPP-LS Gaji dinyatakan lengkap maka PPKSKPD membuat Rancangan SPM.Dll SPP-LS Gaji dan Dokumen Lain SPP-LS Gaji dan Dokumen Lain 3. DPA 4. Pengguna Anggaran menyerahkan SPD kepada Bendahara dan PPK-SKPD.Rincian SPP-LS Gaji . PPK-SKPD menyerahkan SPM kepada Pengguna Anggaran untuk diotorisasi. SPP-LS dan Dokumen Lain 7. Berdasarkan SPD. paling lambat 2 hari kerja sejak SPP diterima. yang terdiri dari: .Kekurangan Gaji . Bendahara Pengeluaran SPD PPK SKPD Pengguna Anggaran SPD SPD 2. Bendahara membuat SPP-Gaji beserta dokumen lainnya. Surat Penolakan Penerbitan SPM diberikan kepada Bendahara agar Bendahara melakukan penyempurnaan SPP-LS Gaji. Tidak Lengkap Penelitian SPP-LS Gaji Lengkap 5. Rancangan SPM 2 hari kerja sejak SPP diterima SPM 6. Jika SPP-LS Gaji dinyatakan tidak lengkap.

Penerbitan SP2D-LS Gaji & Tunjangan Bendahara Pengeluaran Pengguna Anggaran Kuasa BUD SPM 16. Pengajuan SPP-LS Gaji & Tunjangan Kelengkapan Dokumen untuk Penerbitan SP2D: 1.1. Surat Pernyataan tanggung jawab PA / Kuasa PA 2.C Nota Debet Pencatatan 16. BKU Pengeluaran 2. Bukti-bukti pengeluaran yang sah dan lengkap Pembuatan SPM SPM Penelitian Kelengkapan Surat Penolakan Penerbitan SP2D Penolakan SP2D Paling Lambat 1 Hari Kerja Sejak SPM Diterima Surat Penolakan Penerbitan SP2D Pembuatan Surat Penolakan Penerbitan SP2D Lengkap Ya Penerbitan SP2D SP2D Penerbitan SP2D Paling Lambat 2 Hari Kerja Sejak SPM Diterima SP2D Register Surat Penolakan Penerbitan SP2D SP2D SP2D SP2D SP2D Pencatatan SP2D Dokumen Penatausahaan Diregister untuk keperluan pencatatan di PPK-SKPD 16.2.3.8.B. Buku Rekapitulasi Pengeluaran per rincian objek Dari B.A Dari B.8. Pembelanjaan Dana Gaji SP2D Dokumen Penatausahaan Ke B.3. Buku Pembantu Simpanan/Bank 3.8.B Mencakup: 1. Buku Pembantu Pajak 4.8. Buku Pembantu Panjar 5. Pembelanjaan Dana Gaji Register SP2D 52 .

5.Surat Pernyataan tanggung jawab Pengguna Anggaran/Kuasa Pengguna Anggaran .Buku Pembantu Pajak . yang terdiri dari: .8.BKU Pengeluaran .B.Buku Pembantu Panjar . Bendahara mencatat SP2D pada dokumen Penatausahaan.Buku Kas Penerimaan .Buku Pembantu Simpanan Bank . Bila SPM dinyatakan lengkap maka Kuasa BUD menerbitkan SP2D paling lambat 2 hari kerja sejak diterimanya pengajuan SPM. 7. Penelitian Kelengkapan Tidak Lengkap Lengkap 3. Surat penolakan penerbitan SP2D ini diserahkan kepada Pengguna Anggaran agar dilakukan penyempurnaan SPM Surat Penolakan Penerbitan SP2D 53 .Bukti-bukti pengeluaran yang sah dan lengkap SP2D 2 hari kerja sejak SPM diterima SP2D Dari Bank Nota Debet 4. Apabila SPM dinyatakan tidak lengkap. Kuasa BUD sendiri harus mencatat SP2D dan Nota Debet pada dokumen Penatausahaan. Pengguna Anggaran menyerahkan SP2D kepada Bendahara. Kelengkapan dokumen untuk penerbitan SP2D: .Buku Rekapitulasi Pengeluaran Per Rincian Objek Dokumen Penatausahaan 8.2 Penerbitan SP2D-LS Gaji & Tunjangan Uraian 1. SP2D ini diserahkan kepada Pengguna Anggaran. Kuasa BUD meneliti kelengkapan SPM. yang terdiri dari: . Kuasa BUD menerbitkan surat penolakan penerbitan SP2D paling lambat 1 hari kerja sejak SPM diterima 1 hari kerja sejak SPM diterima Surat Penolakan Penerbitan SP2D 9. Pengguna Anggaran menyerahkan SPM kepada Kuasa BUD.Buku Kas Pengeluaran SP2D Dokumen Penatausahaan 6. Bendahara Pengeluaran Pengguna Anggaran SPM Kuasa BUD SPM 2.

Penerbitan SP2D LS Gaji SP2D SP2D Uang Ditransfer Ke Rekening Bendahara Pengeluaran untuk Didistribusikan Kepada Penerima Gaji Pencairan Dana Uang Uang SP2D Nota Debet Nota Debet 16. Penerbitan SP2D LS Gaji Uang Dapat Juga Ditransfer Langsung Ke Rekening PNS Daerah Penerima Gaji 54 .2. Pembelanjaan Dana Gaji Bendahara Pengeluaran Bank 16.8.8.B Dari B.8.B.3.2.C PNS Daerah Ke B.

Bendahara Pengeluaran SP2D Bank SP2D 2.B. Bank mencairkan dana dan membuat Nota Debet. Bendahara Pengeluaran menyerahkan SP2D kepada Bank. Bank mentransfer uang ke Rekening Bendahara Pengeluaran untuk didistribusikan kepada Penerima Gaji.8. Berdasarkan SP2D yang diterima.3 Pembelanjaan Dana Gaji & Tunjangan Uraian 1. Uang Uang Ditransfer Ke Rekening Bendahara Pengeluaran untuk Didistribusikan Kepada Penerima Gaji PNS Daerah Uang Dapat Juga Ditransfer Langsung Ke Rekening PNS Daerah Penerima Gaji 55 . Nota Debet ini kemudian diserahkan kepada Kuasa BUD Uang Nota Debet Diserahkan ke Kuasa BUD 3.

Pengajuan SPP-LS Barang & Jasa Keputusan Lelang Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan Kontrak Pelaksanaan Kontrak Pekerjaan Pelaksanaan Pekerjaan Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan Berita Acara Penyelesaian Berita Acara Pekerjaan Penyelesaian Pekerjaan 56 .9.A Pembuatan Kontrak Pekerjaan Ke D.2.B.4.1. Pelaksanaan Pengeluaran Barang & Jasa PPTK Bendahara Pengeluaran Pengguna Anggaran Pihak Ketiga 12 Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan Dari B.9. Penyediaan Dana Disertai Berita Acara Penyerahan Barang SPD SPD Pelaksanaan Lelang Pekerjaan Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan SPD SPD Keputusan Lelang Pelaksanaan Pekerjaan 17.

Keputusan Lelang Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan 3. melaksanakan lelang pekerjaan. Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan 5. PPTK Bendahara Pengeluaran SPD Pengguna Anggaran SPD Pihak Ketiga Pelaksanaan lelang pekerjaan 2. Pengguna Anggaran menyerahkan SPD kepada Bendahara Pengeluaran dan berdasarkan SPD. PPTK menyerahkan Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan & Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan kepada Bendahara Pengeluaran. Pihak Ketiga melaksanakan pekerjaan dan membuat Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan. Pihak Ketiga menyerahkan Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan dan Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan kepada PPTK.1 Pelaksanaan Pengeluaran Barang & Jasa Uraian 1. Pengguna Anggaran membuat Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan.9. Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan 4. Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan Disertai Berita Acara Penyerahan Barang Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan 57 . Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan 6. Pengguna Anggaran menyerahkan Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan kepada Pihak Ketiga. Setelah keluar dokumen Keputusan Lelang.B.

9.A Dari B. Penerbitan SP2D-LS Barang & Jasa 58 .2. Lampiran SPP-LS: a.B Register SPM LS Barang & Jasa Ke B. Salinan Surat Rekomendasi SKPD Terkait c. SPP-LS dan Dokumen Lain Rancangan SPM Otorisasi 17. Pengajuan SPP-LS Barang & Jasa Bendahara Pengeluaran 17. Ringkasan SPP-LS 3.1. …………………….B.2.9.9. Rincian SPP-LS (Jenis Belanja) 4. Surat Pengantar SPP-LS 2. Pelaksanaan Pengeluaran Barang & Jasa PPK SKPD Pengguna Anggaran Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan SPD SPD SPP-LS dan Dokumen Lain DPA SKPD Penelitian SPP-LS SPP-LS dan Dokumen Lain SPP-LS dan Dokumen Lain DPA SKPD Penolakan SPM Paling Lambat 1 Hari Kerja Sejak SPP Diterima SPP-LS dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM Otorisasi SPD SPP-LS dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM Pembuatan SPP-LS SPD Pembuatan Surat Penolakan SPM Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan SPD Surat Penolakan Penerbitan SPM Lengkap Tidak Surat Penolakan Penerbitan SPM Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan Register SPP-LS Ya Pembuatan SPM Register Surat Penolakan Penerbitan SPM Rancangan SPM Rancangan SPM Penerbitan SPM Paling Lambat 2 Hari Kerja Sejak SPP Diterima SPM Dokumen SPP-LS Terdiri Dari: 1.. Salinan SPD b.

Surat Penolakan Penerbitan SPM 59 .2 Pengajuan SPP-LS Barang & Jasa Uraian 1. Penolakan SPM paling lambat 1 hari kerja sejak SPP-LS diterima.Rincian SPP-LS Barang & Jasa Lampiran SPP-LS: . dan Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan. Rancangan SPM 2 hari kerja sejak SPP diterima SPM SPP-LS dan Dokumen Lain 5.9. PPK SKPD akan menerbitkan Surat Penolakan SPM. PPK-SKPD meneliti kelengkapan dokumen SPP-LS berdasarkan SPD yang diterima dari Pengguna Anggaran dan DPA-SKPD.Salinan SPD . Bendahara Pengeluaran menyerahkan SPPLS beserta dokumen lain kepada PPKSKPD untuk diteliti.SSP disertai faktur pajak yang ditandatangani WP .Salinan Surat Rekomendasi dari SKPD terkait . Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan. Dokumen lain tersebut terdiri dari: . Berdasar SPD. Surat Penolakan Penerbitan SPM SPP-LS dan Dokumen Lain 7. Jika SPP-LS dinyatakan tidak lengkap. SPP-LS dan Dokumen Lain 1 hari kerja sejak SPP diterima Surat Penolakan Penerbitan SPM 8.Ringkasan SPP-LS Barang & Jasa . maka PPK-SKPD membuat SPM.Surat Penolakan Penerbitan SPM ini kemudian diberikan PPK-SKPD kepada Pengguna Anggaran untuk diotorisasi. Tidak Lengkap Penelitian SPP-LS SPD SPD Lengkap 4.Dll Bendahara Pengeluaran Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan PPK-SKPD Pengguna Anggaran SPD SPP-LS dan Dokumen Lain 2.B. DPA SPP-LS dan Dokumen Lain 3.Surat Pengantar SPP-LS Barang & Jasa . 6. Surat Penolakan Penerbitan SPM diberikan kepada Bendahara agar Bendahara melakukan penyempurnaan SPP-LS. PPK-SPKD menyerahkan SPM kepada Pengguna Anggaran untuk diotorisasi. Bendahara Pengeluaran membuat SPP-LS dan dokumen lain. Bila SPP-LS dinyatakan lengkap. paling lambat 2 hari kerja sejak SPP diterima.

Pembelanjaan Dana Barang & Jasa Mencakup: 1. Pembelanjaan Dana Barang & Jasa Penerbitan SP2D Paling Lambat 2 Hari Kerja Sejak SPM Diterima SP2D SP2D SP2D SP2D Register Surat Penolakan Penerbitan SP2D SP2D SP2D SP2D Diregister untuk keperluan pencatatan di PPK-SKPD 17. Penerbitan SP2D-LS Barang & Jasa Bendahara Pengeluaran Dari B.9. Bukti-bukti pengeluaran yang sah dan lengkap Penelitian Kelengkapan 17.9. Buku Pembantu Simpanan/Bank 3.C Surat Penolakan Penerbitan SP2D Penolakan SP2D Paling Lambat 1 Hari Kerja Sejak SPM Diterima Surat Penolakan Penerbitan SP2D Pembuatan Surat Penolakan Penerbitan SP2D Lengkap Ya Penerbitan SP2D Ke B.4.9. Pengajuan SPP-LS Barang & Jasa Pengguna Anggaran Kuasa BUD SPM BANK SP2D 17. Buku Pembantu Pajak 4.D Nota Debet Pencatatan Pencatatan Dari B.4.2. Buku Rekapitulasi Pengeluaran per rincian objek SP2D Dokumen Penatausahaan Dokumen Penatausahaan SP2D Register SP2D 60 .B. Surat Pernyataan tanggung jawab PA / Kuasa PA 2.9. BKU Pengeluaran 2. Buku Pembantu Panjar 5.B Pembuatan SPM SPM Kelengkapan Dokumen untuk Penerbitan SP2D: 1.3.

Pengguna Anggaran menyerahkan SP2D kepada Bendahara Pengeluaran.9. 5.Bukti-bukti pengeluaran yang sah dan lengkap 4.Surat Pernyataan tanggung jawab Pengguna Anggaran/ Kuasa Pengguna Anggaran . Pengguna Anggaran menyerahkan SPM kepada Kuasa BUD.3 Penerbitan SP2D-LS Barang & Jasa Uraian 1. Kuasa BUD meneliti kelengkapan dokumen SPM.BKU Pengeluaran . 2. 6. Kuasa BUD menyerahkan SP2D kepada Bank dan Pengguna Anggaran. Apabila SPM dinyatakan tidak lengkap. Kuasa BUD menerbitkan surat penolakan penerbitan SP2D paling lambat 1 hari kerja sejak SPM diterima SP2D Bendahara Pengeluaran Pengguna Anggaran SPM Kuasa BUD SPM BANK Tidak Lengkap Penelitian Kelengkapan Lengkap SP2D 2 hari kerja sejak SPM diterima Dari Bank SP2D Nota Debet SP2D Dokumen Penatausahaan Dokumen Penatausahaan Surat Penolakan Penerbitan SP2D 1 hari kerja sejak SPM diterima 9. Surat penolakan penerbitan SP2D ini diserahkan kepada Pengguna Anggaran agar dilakukan penyempurnaan SPM Surat Penolakan Penerbitan SP2D 61 . Kuasa BUD sendiri harus mencatat SP2D dan Nota Debet ke dokumen Penatausahaan.Buku Pembantu Pajak . 3. Bila dokumen SPM dinyatakan lengkap. Kuasa BUD menerbitkan SP2D paling lambat 2 hari kerja sejak diterimanya pengajuan SPM.Buku Pembantu Panjar .Buku Rekapitulasi Pengeluaran Per Rincian Objek 8. Bendahara Pengeluaran mencatat SP2D ke dalam dokumen Penatausahaan yang terdiri dari: . 7. Kelengkapan dokumen untuk penerbitan SP2D: .B.Buku Pembantu Simpanan/ Bank .

Pembelanjaan Dana Barang & Jasa Pihak Ketiga Bank 17.9.B. Penerbitan SP2D LS Barang & Jasa 62 .C Dari B. Penerbitan SP2D LS Barang & Jasa SP2D Pencairan Dana Uang Uang SP2D Nota Debet Nota Debet Uang Ditransfer ke Rekening Pihak Ketiga 17.3.D Ke B.4.9.9.3.

Bank membayarkan/mentransfer uang kepada Pihak Ketiga. Berdasarkan SP2D yang diterima. Bank mencairkan dana dan membuat Nota Debet. Nota Debet ini kemudian diserahkan kepada Kuasa BUD. Uang Diserahkan ke Kuasa BUD 63 . Uang Nota Debet 2.9.B.4 Pembelanjaan Dana Barang & Jasa Uraian Pihak Ketiga Dari Kuasa BUD Bank SP2D 1.

2.B.1.A Surat Perintah dan atau SPPD Surat Perintah dan atau SPPD SK Tim Surat Perintah dan atau SPPD Laporan Pelaksanaan Tugas Ke D.4. Penyediaan Dana SK Tim Surat Perintah dan atau SPPD SPD SPD Penugasan SK Tim Surat Perintah dan atau SPPD Laporan Pelaksanaan Tugas SPD Pelaksanaan Tugas SK Tim SK Tim 18. Pelaksanaan Pengeluaran Barang & Jasa – Non Pihak Ketiga PPTK Bendahara Pengeluaran Pengguna Anggaran PNS Daerah SK Tim Surat Perintah dan atau SPPD Laporan Pelaksanaan Tugas 12 Dari B. Pengajuan SPP-LS Barang & Jasa – Non Pihak Ketiga 64 .8.10.

Pengguna Anggaran menyerahkan SPD kpd Bendahara Pengeluaran dan berdasarkan SPD tersebut Pengguna Anggaran melakukan penugasan. PPTK Bendahara Pengeluaran SPD Pengguna Anggaran SPD PNS Daerah 2. SK Tim Surat Perintah dan atau SPPD 4. Untuk penugasan.1 Pelaksanaan Pengeluaran Barang & Jasa – Non Pihak Ketiga Uraian 1. Pengguna Anggaran membuat dokumen SK Tim dan Surat Perintah dan atau SPPD.10. PPTK menyerahkan ketiga dokumen ini kepada Bendahara Pengeluaran. PNS Daerah melaksanakan tugas dan membuat dokumen Laporan Pelaksanaan Tugas. Pengguna Anggaran menyerahkan SK Tim dan Surat Perintah dan atau SPPD kepada PNS Daerah. PNS Daerah menyerahkan SK Tim. 6. SK Tim Surat Perintah dan atau SPPD 3. Surat Perintah dan atau SPPD.B. dan Laporan Pelaksanaan Tugas kepada PPTK. Surat Perintah dan atau SPPD Laporan Pelaksanaan Tugas SK Tim 65 . Laporan Pelaksanaan Tugas SK Tim Laporan Pelaksanaan Tugas Surat Perintah dan atau SPPD 5.

2.1. ……………………. Salinan Surat Rekomendasi SKPD Terkait c. Pengajuan SPP-LS Barang & Jasa – Non Pihak Ketiga Bendahara Pengeluaran 18.A Dari B.10. SPP-LS dan Dokumen Lain Register SPM LS Barang & Jasa Non Pihak Ketiga Ke B.B. Rincian SPP-LS 4. Pelaksanaan Pengeluaran Barang & Jasa – Non Pihak Ketiga PPK SKPD Pengguna Anggaran SK Tim Surat Perintah dan atau SPPD Laporan Pelaksanaan Tugas SPD SPD SPP-LS dan Dokumen Lain DPA SKPD Penelitian SPP-LS DPA SKPD SPD Surat Penolakan Penerbitan SPM Pembuatan SPP-LS Laporan Pelaksanaan Tugas SPP-LS dan Dokumen Lain SPP-LS dan Dokumen Lain SPD Pembuatan Surat Penolakan SPM Penolakan SPM Paling Lambat 1 Hari Kerja Sejak SPP Diterima Surat Perintah dan atau SPPD Surat Penolakan Penerbitan SPM Lengkap Tidak Surat Penolakan Penerbitan SPM Surat Penolakan Penerbitan SPM Otorisasi SPD Register SPP-LS SK Tim Ya Pembuatan SPM Register Surat Penolakan Penerbitan SPM SPM SPM SPM Otorisasi 18.2. Lampiran SPP-LS: a.10. Penerbitan SP2D-LS Barang & Jasa – Non Pihak Ketiga 66 . Surat Pengantar SPP-LS 2..10. Salinan SPD b.B Penerbitan SPM Paling Lambat 2 Hari Kerja Sejak SPP Diterima SPM Dokumen SPP-LS Terdiri Dari: 1. Ringkasan SPP-LS 3.

Rincian SPP-LS Lampiran: . Surat Penolakan Penerbitan SPM 7. PPK SKPD akan menerbitkan Surat Penolakan SPM. Surat Penolakan Penerbitan SPM diberikan kepada Bendahara agar Bendahara melakukan penyempurnaan SPP-LS. Surat Penolakan Penerbitan SPM 67 .2 Pengajuan SPP-LS Barang & Jasa – Non Pihak Ketiga Uraian 1. Surat Perintah dan atau SPPD.Salinan SPD .Surat Penolakan Penerbitan SPM ini kemudian diberikan PPK-SKPD kepada Pengguna Anggaran untuk diotorisasi. Dokumen lain tersebut terdiri dari: . Pembuatan SPM paling lambat 2 hari kerja sejak SPP diterima. Tidak Lengkap Penelitian SPP-LS SPD SPD Lengkap 4. PPK-SKPD meneliti kelengkapan dokumen SPP-LS berdasarkan SPD yang diterima dari Pengguna Anggaran dan DPA SKPD.Salinan Surat Rekomendasi dari SKPD terkait .Ringkasan SPP-LS .B.Dll Bendahara Pengeluaran Berita Acara Penyelesaian Tugas PPK SKPD Pengguna Anggaran Surat Tugas SPD SPP-LS dan Dokumen Lain 2.Surat Pengantar SPP-LS .10. 1 hari kerja sejak SPP diterima Surat Penolakan Penerbitan SPM 8. Laporan Pelaksanaan TUgas. 6. Penolakan SPM paling lambat 1 hari kerja sejak SPP-LS diterima. Jika SPP-LS dinyatakan tidak lengkap. Bendahara Pengeluaran membuat SPP-LS dan dokumen lain. SPM 2 hari kerja sejak SPP diterima SPM 5. Bendahara Pengeluaran menyerahkan SPPLS beserta dokumen lain kepada PPKSKPD untuk diteliti. SK Tim. PPK-SPKD menyerahkan SPM kepada Pengguna Anggaran untuk diotorisasi. DPA SPP-LS dan Dokumen Lain 3. Berdasar SPD.SSP disertai faktur pajak yang ditandatangani WP . Bila SPP-LS dinyatakan lengkap. maka PPK-SKPD membuat SPM.

Surat Pernyataan tanggung jawab PA / Kuasa PA 2. Buku Pembantu Pajak 4.2.10.B. Penerbitan SP2D-LS Barang & Jasa – Non Pihak Ketiga Bendahara Pengeluaran Pengguna Anggaran 18. Buku Pembantu Simpanan/Bank 3.B Kelengkapan Dokumen untuk Penerbitan SP2D: 1.10.4.10.10.4.D Diregister untuk keperluan pencatatan di PPK-SKPD Nota Debet Pencatatan Dari B. Buku Rekap Pengeluaran per rincian objek 18. BKU Pengeluaran 2.3. Bukti-bukti pengeluaran yang sah dan lengkap Kuasa BUD SPM Dari B. Pembelanjaan Dana Barang & Jasa – Non Pihak Ketiga Register SP2D 68 .C Ke B. Pengajuan SPPLS Gaji & Tunjangan Pembuatan SPM SPM Penelitian Kelengkapan Surat Penolakan Penerbitan SP2D Penolakan SP2D Paling Lambat 1 Hari Kerja Sejak SPM Diterima Surat Penolakan Penerbitan SP2D Pembuatan Surat Penolakan Penerbitan SP2D Lengkap Ya Penerbitan SP2D SP2D Penerbitan SP2D Paling Lambat 2 Hari Kerja Sejak SPM Diterima SP2D Pencatatan SP2D SP2D SP2D Register Surat Penolakan Penerbitan SP2D SP2D SP2D Dokumen Penatausahaan Mencakup: 1. Buku Pembantu Panjar 5. Pembelanjaan Dana Barang & Jasa – Non Pihak Ketiga SP2D Dokumen Penatausahaan 18.

Bila dokumen SPM dinyatakan lengkap. Surat penolakan penerbitan SP2D ini diserahkan kepada Pengguna Anggaran agar dilakukan penyempurnaan SPM Surat Penolakan Penerbitan SP2D 1 hari kerja sejak SPM diterima 69 . Kuasa BUD menerbitkan surat penolakan penerbitan SP2D paling lambat 1 hari kerja sejak SPM diterima SP2D SP2D Bendahara Pengeluaran Pengguna Anggaran SPM Kuasa BUD SPM Tidak Lengkap Penelitian Kelengkapan Lengkap 2 hari kerja sejak SPM diterima SP2D Dari Bank Nota Debet Dokumen Penatausahaan Dokumen Penatausahaan Surat Penolakan Penerbitan SP2D 9.Buku Pembantu Pajak . 5.Buku Pembantu Panjar . Pengguna Anggaran menyerahkan SPM kepada Kuasa BUD. Kelengkapan dokumen untuk penerbitan SP2D: . 7. Bendahara Pengeluaran mencatat SP2D ke dalam dokumen Penatausahaan yang terdiri dari: .3 Penerbitan SP2D-LS Barang & Jasa – Non Pihak Ketiga Uraian 1. Kuasa BUD sendiri harus mencatat SP2D dan Nota Debet ke dlm dokumen Penatausahaan. Kuasa BUD meneliti kelengkapan dokumen SPM. Kuasa BUD menerbitkan SP2D paling lambat 2 hari kerja sejak diterimanya pengajuan SPM.Buku Pembantu Simpanan/ Bank . Pengguna Anggaran menyerahkan SP2D kepada Bendahara Pengeluaran.Bukti-bukti pengeluaran yang sah dan lengkap 4. 3. Apabila SPM dinyatakan tidak lengkap. Kuasa BUD menyerahkan SP2D kepada Pengguna Anggaran.10.B. 6.Surat Pernyataan tangung jawab Pengguna Anggaran/Kuasa Pengguna Anggaran .BKU Pengeluaran .Buku Rekapitulasi Pengeluaran Per Rincian Objek 8. 2.

3.B.D Ke B. Penerbitan SP2D Barang & Jasa – Non Pihak Ketiga 70 .10. Pembelanjaan Dana Barang & Jasa – Non Pihak Ketiga Bendahara Pengeluaran Bank SP2D Uang Ditransfer Ke Rekening Bendahara Pengeluaran untuk Didistribusikan Kepada PNS Daerah Pelaksana Tugas Pencairan Dana Uang Uang SP2D Nota Debet Nota Debet 18.4.10.

Bendahara Pengeluaran menyerahkan SP2D kepada Bank.4 Pembelanjaan Dana LS Barang & Jasa .Non Pihak Ketiga Uraian 1. Nota Debet ini kemudian diserahkan kepada Kuasa BUD Uang Nota Debet Diserahkan ke Kuasa BUD 3. Bank mentransfer uang ke Rekening Bendahara Pengeluaran untuk didistribusikan kepada PNS Daerah Pelaksana Tugas.10. Bank mencairkan dana dan membuat Nota Debet. Uang 71 . Bendahara Pengeluaran Dari Kuasa BUD Bank SP2D 2. Berdasarkan SP2D yang diterima.B.

Bagi Hasil & Pembiayaan Bendahara Pengeluaran SKPKD PPK SKPKD PPKD Pembuatan Keputusan KDH – Subsidi. Lampiran SPP-LS: a. Hibah 72 . Subsidi.B. Bunga.11. Hibah. Ringkasan SPP-LS 3. Bunga. Surat Pengantar SPP-LS 2. Hibah SPD Pembuatan SPP-LS SPP-LS dan Dokumen Lain DPA SKPD Penelitian SPP-LS DPA SKPD Otorisasi Pembuatan Surat Penolakan SPM SPD Surat Penolakan Penerbitan SPM Keputusan KDH – Subsidi. Salinan SPD b. SPP-LS dan Dokumen Lain SPM SPM Otorisasi 19. Salinan Surat Rekomendasi SKPD Terkait c. Subsidi. Bunga. Penerbitan SP2D-LS – Bunga. Hibah Keputusan KDH – Subsidi.1. Hibah SPD SPP-LS dan Dokumen Lain dan SPP-LS Dokumen Lain SPD Surat Penolakan Penerbitan SPM Lengkap Tidak Surat Penolakan Penerbitan SPM Surat Penolakan Penerbitan SPM Register SPP-LS Ya Pembuatan SPM Register Surat Penolakan Penerbitan SPM SPM SPM Dokumen SPP-LS Terdiri Dari: 1. ……………………. Rincian SPP-LS (Rincian Objek) 4.A Register SPM LS Barang & Jasa Non Pihak Ketiga Ke B. Hibah SPD SPD Keputusan KDH – Subsidi. Pengajuan SPP-LS – Bunga. Bunga.. Bantuan.2.11.

PPK-SKPKD meneliti SPP-LS beserta dokumen lain berdasarkan SPD yang diterima dari Pengguna Anggaran dan DPA-SKPD. Surat Penolakan Penerbitan SPM 73 . PPKD menyerahkan SPD dan Keputusan KDH Subsidi. Hibah. yang terdiri dari: . Hibah PPK SKPKD PPKD SPD Keputusan KDH – Subsidi. Bunga.Rincian SPP-LS Lampiran: . SPP-LS dan Dokumen Lain 1 hari kerja sejak SPP diterima Surat Penolakan Penerbitan SPM 9. Surat Penolakan Penerbitan SPM diberikan kepada Bendahara agar Bendahara melakukan penyempurnaan SPP-LS. Hibah kepada Bendahara Pengeluaran SKPKD. Bendahara Pengeluaran SKPKD SPD Keputusan KDH – Subsidi.Surat Penolakan Penerbitan SPM ini kemudian diberikan PPK-SKPKD kepada PPKD untuk diotorisasi. Setelah diteliti dan dinyatakan lengkap. PPK SKPKD akan menerbitkan Surat Penolakan SPM.Salinan Surat Rekomendasi dari SKPD terkait . Bendahara Pengeluaran SKPKD menyerahkan SPP-LS beserta dokumen lain kepada PPK-SKPKD untuk diteliti.B.SSP disertai faktur pajak yang ditandatangani WP .11. Hibah 2. PPK-SKPKD membuat SPM. 4. paling lambat 2 hari kerja sejak diterimanya SPP. 5. Bunga. PPK-SKPKD menyerahkan SPM kepada PPKD untuk diotorisasi. Bunga. Bendahara Pengeluaran SKPKD membuat SPP-LS & Dokumen Lain.Dll 3.Salinan SPD . 6. Penolakan SPM paling lambat 1 hari kerja sejak SPP-LS diterima. Jika SPP-LS dinyatakan tidak lengkap. 7. Bagi Hasil & Pembiayaan Uraian 1. Bantuan. SPP-LS dan Dokumen Lain SPP-LS dan Dokumen Lain DPA Tidak Lengkap Penelitian SPP-LS Lengkap Rancangan SPM SPD 2 hari kerja sejak SPP diterima SPM SPP-LS dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM SPP-LS dan Dokumen Lain 8. Bunga. Berdasarkan kedua dokumen ini.Ringkasan SPP-LS .Surat Pengantar SPP-LS .1 Pengajuan SPP-LS – Subsidi.

B.11.2. Penerbitan SP2D-LS - Bunga, Subsidi, Hibah, Bantuan, Bagi Hasil & Pembiayaan
Bendahara Pengeluaran SKPKD
SPM

Kuasa BUD
19.A

PPKD
Dari B.11.1. Pengajuan SPP-LS Bunga, Subsidi, Hibah

BANK

Penelitian Kelengkapan

Kelengkapan Dokumen untuk Penerbitan SP2D: 1. Surat Pernyataan tanggung jawab PA / Kuasa PA 2. Bukti-bukti pengeluaran yang sah dan lengkap

Pembuatan SPM

SP2D

SPM Pembuatan Surat Penolakan Penerbitan SP2D Surat Penolakan Penerbitan SP2D Surat Penolakan Penerbitan SP2D Penolakan SP2D Paling Lambat 1 Hari Kerja Sejak SPM Diterima 19.B

Lengkap

Tidak

Ya Penerbitan SP2D
Penerbitan SP2D Paling Lambat 2 Hari Kerja Sejak SPM Diterima

Ke B.11.3. Pembelanjaan Dana Bunga, Subsidi, Hibah

Register Surat Penolakan Penerbitan SP2D SP2D SP2D SP2D SP2D Dari B.11.3. Pembelanjaan Dana Bunga, Subsidi, Hibah 19.C SP2D

SP2D

Otorisasi

Pencatatan

Nota Debet

Pencatatan

SP2D

Dokumen Penatausahaan

Mencakup: 1. BKU Pengeluaran 2. Buku Pembantu Simpanan/Bank 3. Buku Pembantu Pajak 4. Buku Pembantu Panjar 5. Buku Rekapitulasi Pengeluaran per rincian objek

SP2D

Dokumen Penatausahaan

Diregister untuk keperluan pencatatan di PPK-SKPKD

Register SP2D

74

B.11.2 Penerbitan SP2D-LS – Subsidi, Bunga, Hibah, Bantuan, Bagi Hasil & Pembiayaan
Uraian
1. PPKD menyerahkan SPM kepada Kuasa BUD. 2. Kuasa BUD meneliti kelengkapan SPM. 3. Jika dinyatakan lengkap, maka Kuasa BUD menerbitkan SP2D paling lambat 2 hari kerja sejak pengajuan SPM diterima. Kelengkapan dokumen untuk penerbitan SP2D: - Surat Pernyataan tangung jawab Pengguna Anggaran/Kuasa Pengguna Anggaran - Bukti-bukti pengeluaran yang sah dan lengkap 4. Kuasa BUD menyerahkan SP2D kepada Bendahara Pengeluaran SKPKD dan PPKD. 5. Sedangkan BUD sendiri harus mencatat SP2D dan Nota Debet ke dokumen Penatausahaan. 6. Bendahara Pengeluaran SKPKD mencatat SP2D ke dalam Dokumen Penatausahaan yang terdiri dari: - BKU Pengeluaran - Buku Pembantu Simpanan/ Bank - Buku Pembantu Pajak - Buku Pembantu Panjar - Buku Rekapitulasi Pengeluaran Per Rincian Objek 7. PPKD mengotorisasi SP2D dan menyerahkannya kepada Bank. 8. Apabila SPM dinyatakan tidak lengkap, Kuasa BUD menerbitkan surat penolakan penerbitan SP2D paling lambat 1 hari kerja sejak SPM diterima
SP2D 2 hari kerja sejak SPM diterima

Bendahara Pengeluaran SKPKD

Kuasa BUD
SPM

PPKD
SPM

BANK

Penelitian Kelengkapan

Tidak Lengkap

Lengkap

SP2D

Dari Bank Nota Debet SP2D

Dokumen Penatausahaan

Dokumen Penatausahaan

SP2D

Surat Penolakan Penerbitan SP2D

9. Surat penolakan penerbitan SP2D ini diserahkan kepada Pengguna Anggaran agar dilakukan penyempurnaan SPM

1 hari kerja sejak SPM diterima

Surat Penolakan Penerbitan SP2D

75

B.11.3. Pembelanjaan Dana Bunga, Subsidi, Hibah, Bantuan dan Pembiayaan
Pihak Ketiga Bank

19.B

Dari B.11.2. Penerbitan SP2D LS Bunga, Subsidi, Hibah, Bantuan dan Pembiayaan

SP2D

Pencairan Dana

Uang

Uang

SP2D

Nota Debet Nota Debet

19.C

Ke B.11.2. Penerbitan SP2D LS Bunga, Subsidi, Hibah, Bantuan dan Pembiayaan

76

Berdasarkan SP2D yang diterima. Uang 77 .11. Subsidi. Uang Nota Debet Diserahkan ke Kuasa BUD 2. Bantuan Bagi Hasil dan Pembiayaan Uraian Pihak Ketiga Dari Kuasa BUD Bank SP2D 1. Bank mencairkan dana dan membuat Nota Debet.3 Pembelanjaan Dana Bunga. Bank membayarkan/mentransfer uang kepada Pihak Ketiga.B. Hibah. Nota Debet ini kemudian diserahkan kepada Kuasa BUD.

12.B. Pembentukan Dana Cadangan Kuasa BUD PPKD Penetapan Perda Pembentukan Dana Cadangan Daftar Program/ Kegiatan Daftar Kebutuhan Dana Cadangan Perda Dana Cadangan Perda Dana Cadangan Penyisihan Dana Cadangan Tidak Verifikasi Kecukupan Daftar Program/ Kegiatan Daftar Kebutuhan Dana Cadangan Perda Dana Cadangan Pemilihan Program/Kegiatan Cukup Pembuatan Surat Perintah Pemindahbukuan Surat Perintah Pemindahbukuan Surat Perintah Pemindahbukuan Pencatatan Pemindahbukuan Surat Perintah Pemindahbukuan Surat Perintah Pemindahbukuan Ya Setuju Tidak Dokumen Penatausahaan Surat Perintah Pemindahbukuan Bank 78 .

Penyisihan Dana Cadangan 4. Verifikasi Kecukupan 5. Jika dinyatakan cukup. maka BUD membuat Surat Perintah Pemindahbukuan. Surat Perintah Pemindahbukuan 6. BUD mencatat Surat Perintah Pemindahbukuan dalam Dokumen Penatausahaan dan menyerahkan Surat Perintah Pemindahbukuan kepada Bank. PPKD memilih Program/Kegiatan untuk menghasilkan dokumen Daftar Program/Kegiatan dan Daftar Kebutuhan Dana Cadangan. BUD menyisihkan Dana Cadangan. Kemudian BUD memverifikasi kecukupan Dana Cadangan. Berdasarkan ke tiga dokumen ini. Perda Dana Cadangan Daftar Program/ Kegiatan Daftar Kebutuhan Dana Cadangan 3.12 Pembentukan Dana Cadangan Uraian 1. Daftar Program/ Kegiatan Kuasa BUD PPKD Perda Dana Cadangan Daftar Kebutuhan Dana Cadangan 2. Surat Perintah Pemindahbukuan 8. BUD menyerahkan Surat Perintah Pemindahbukuan kepada PPKD. Berdasarkan Perda Dana Cadangan. Surat Perintah Pemindahbukuan 7. Dokumen Penatausahaan Bank 79 .B. PPKD menyerahkan ke tiga dokumen ini kepada BUD. PPKD menyetujui Surat Perintah Pemindahbukuan dan menyerahkannya kembali kepada BUD.

3.14.6.3.E Dari B.bukti atas penyetoran PPN/PPh d. 80 .13 Pembuatan SPJ Bendahara Pengeluaran 13.register penutupan kas.5.buku kas umum.3. SPJ dengan Bendahara Pengeluaran Pembantu Pencatatan Bukti Bukti Pembayaran Pembayaran Bukti Pembayaran Pengesahan SPJ Verifikasi BKU Pengeluaran Buku Pajak Buku Panjar Buku Simpanan/ Bank Buku Rekap Pengeluaran Per Objek SPJ Pengeluaran Pembantu Surat Penolakan SPJ Surat Penolakan SPJ Tidak Surat Pengesahan SPJSurat Pengesahan SPJ SPJ Pengeluaran Menyetujui Register Pengesahan SPJ Pembuatan SPJ Pengeluaran Ya SPJ Pengeluaran SPJ Pengeluaran Register Penolakan SPJ Paling lambat tanggal 10 bulan berikutnya SPJ Pengeluaran SPJ Pengeluaran SPJ Pengeluaran SPJ Pengeluaran Penyerahan SPJ ke Kepala SKPD paling lambat tanggal 10 bulan berikutnya Register Penerimaan SPJ BUD Menjadi Dasar Pengajuan SPP Surat Pengesahan SPJ Dokumen SPJ: a.ringkasan pengeluaran per rincian obyek disertai buktibukti yang sah c.E Dari B. b.B.7. Pembelanjaan Dana GU SPJ Pengeluaran SPJ Pengeluaran Bukti Pembayaran Bukti Pembayaran Bukti Pembayaran 20 Dari B. Pembelanjaan Dana TU Kepala SKPD SPJ Pengeluaran 14. Pembelanjaan Dana UP PPK SKPD 15.E Dari B.

Berdasarkan lima dokumen tersebut ditambah dokumen SPJ Pengeluaran Pembantu. b. Kepala SKPD menyerahkan Surat Pengesahan SPJ kepada Bendahara Pengeluaran. SPJ Pengeluaran Tgl 10 bln berikutnya SPJ Pengeluaran 7. Ringkasan pengeluaran per rincian obyek disertai bukti-bukti yang sah c. PPK-SKPD memverifikasi SPJ Pengeluaran. Surat Pengesahan SPJ 81 . Dokumen SPJ: a.BKU Pengeluaran . SPJ Pengeluaran Pembantu SPJ Pengeluaran Tgl 10 bln berikutnya 4. BUD SPJ Pengeluaran 5.Buku Pembantu Simpanan/Bank . Register penutupan kas. Buku kas umum. Dari proses pencatatan ini dihasilkan dokumen sebagai berikut: . Bendahara Pengeluaran menyerahkan SPJ Pengeluaran kepada PPK-SKPD.Buku Pembantu Pajak . Bendahara Pengeluaran melakukan pencatatan bukti-bukti pembelanjaan dana. Bendahara Pengeluaran Bukti Transaksi UPGU-TU PPK SKPD Kepala SKPD BKU 2. Bendahara Pengeluaran membuat SPJ Pengeluaran.13 Pembuatan SPJ Uraian 1. Apabila disetujui.B. Verifikasi 6. PPK-SKPD menyampaikan SPJ Pengeluaran kepada Kepala SKPD paling lambat tanggal 10 bulan berikutnya. Surat Pengesahan SPJ 8. Kepala SKPD mengesahkan SPJ Pengeluaran.Buku Pembantu Panjar . Bukti atas penyetoran PPN/PPh d.Buku Rekap Pengeluaran Per Objek Buku Simpanan/ Bank Buku Pajak Buku Panjar Buku Rekap Pengeluaran Per Objek 3. Bendahara Pengeluaran juga harus menyerahkan SPJ Pengeluaran kepada BUD paling lambat tanggal 10 bulan berikutnya.

SPJ 82 . Pembelanjaan Dana GU 15. Pembelanjaan Dana UP Bendahara Pengeluaran Dari B.6.7.3.E Dari B.13. Pembelanjaan Dana TU 14.buku kas umum b.E SPJ Pengeluaran Pembantu Bukti Transaksi Bukti Transaksi Bukti Transaksi Verifikasi. Evaluasi.bukti pengeluaran yang sah Ke B.B. dan Analisis Bukti Bukti Transaksi Bukti Transaksi Transaksi Pencatatan Paling lambat tanggal 5 bulan berikutnya Buku Kas Pengeluaran Pembantu Buku Pajak PPN/ PPh Pembantu Buku Panjar Pembantu Tidak Menyetujui Ya Pembuatan SPJ Pengeluaran Pembantu SPJ Pengeluaran Pembantu Buku Kas Pengeluaran Pembantu Buku Pajak PPN/ PPh Pembantu Buku Panjar Pembantu SPJ Pengeluaran Pembantu SPJ Pengeluaran Pembantu 20 Dokumen SPJ Pembantu: a. SPJ Dengan Bendahara Pengeluaran Pembantu Bendahara Pengeluaran Pembantu 13.E Dari B.3.14.3.buku pajak PPN/PPh c.5.

14 SPJ Dengan Bendahara Pengeluaran Pembantu Uraian 1.Buku Panjar Pembantu Buku Kas Pengeluaran Pembantu Buku Pajak PPN/PPh Pembantu Buku Panjar Pembantu 3. Verifikasi. Bendahara Pengeluaran Pembantu menyerahkan SPJ Pengeluaran Pembantu kepada Bendahara Pengeluaran paling lambat tanggal 5 bulan berikutnya. Bendahara Pengeluaran memverifikasi. mengevaluasi. Dokumen SPJ Pembantu: . SPJ Pengeluaran Pembantu 83 .Bukti pengeluaran yang sah SPJ Pengeluaran Pembantu Tgl 5 bln berikutnya 4. Bendahara Pengeluaran Pembantu Bukti Transaksi UPGU-TU Bendahara Pengeluaran 2. Bendahara Pengeluaran Pembantu membuat SPJ Pengeluaran Pembantu.BKU . Dari proses pencatatan ini dihasilkan dokumen sebagai berikut: . Setelah disetujui. dan Analisis 6. SPJ Pengeluaran Pembantu 5.B. Bendahara Pengeluaran Pembantu mencatat buktibukti transaksi pembelanjaan dana. Bendahara Pengeluaran akan menggunakan SPJ Pengeluaran Pembantu dalam proses pembuatan SPJ.Buku Pajak PPN/PPh .Buku Kas Pengeluaran Pembantu . dan menganalisa SPJ Pengeluaran Pembantu.Buku Pajak PPN/PPh Pembantu . Berdasarkan ke tiga dokumen tadi. Evaluasi.

.

1.2) Pelaksanaan Pendapatan – Bank Kasda (C.3) Pelaksanaan Pendapatan – Bank Lain (C.1.1) Pelaksanaan Pendapatan – Bendahara Penerimaan Pembantu (C.2.1) Penatausahaan Penerimaan dengan Bendahara Pembantu (C.1.Penatausahaan Penerimaan Pelaksanaan Pendapatan – Bendahara Penerimaan (C.2) SPJ Penerimaan SPJ Penerimaan Pembantu 85 .1.4) STS SKP Daerah / SKR Surat Tanda Bukti Pembayaran / Bukti lain yg Sah Penatausahaan Penerimaan (C.2.

Penatausahaan Penerimaan Disampaikan kepada BUD 86 .2.C. Pelaksanaan Pendapatan Daerah – Bendahara Penerimaan Wajib Pajak/Retribusi Bendahara Penerimaan Pengguna Anggaran Penerbitan SKP Daerah / SKR BANK SKP Daerah / SKR SKP Daerah / SKR SKP Daerah / SKR Pembayaran Uang SKP Daerah / SKR Uang STS SKP Daerah / SKR Uang Verifikasi Penerimaan Surat Tanda Bukti Pembayaran / Bukti Surat Tanda Bukti lain yg Sah Pembayaran / Bukti lain yg Sah SKP Daerah / SKR Uang STS STS Nota Kredit STS Surat Tanda Bukti Pembayaran / Bukti lain yg Sah 21.1.1.1.A Ke C.

Verifikasi 5. Bank membuat Nota Kredit dan mengotorisasi STS.1 Pelaksanaan Pendapatan Daerah – Bendahara Penerimaan Uraian 1. Surat Tanda Bukti Pembayaran/Bukti Lain yang Sah STS Uang 6. Wajib Pajak/Retribusi membayarkan sejumlah uang yang tertera dalam SKP Daerah/ SKR kepada Bendahara Penerimaan. Bendahara menyerahkan Tanda Bukti Pembayaran/Bukti Lain yang Sah kepada Wajib Pajak/ Retribusi dan menyerahkan uang yang diterimanya tadi beserta STS kepada Bank. Bank kemudian menyerahkan kembali STS kepada Bendahara Penerimaan. Nota Kredit disampaikan kepada BUD Nota Kredit STS STS 87 .C. Setelah diverifikasi. Bendahara Penerimaan akan menerbitkan STS dan Surat Tanda Bukti Pembayaran/Bukti Lain yang Sah. SKP Daerah / SKR SKP Daerah / SKR WP/Retribusi Bendahara Penerimaan Pengguna Anggaran SKP Daerah / SKR Bank 3. Pengguna Anggaran menyerahkan SKP Daerah/SKR kepada Bendahara Penerimaan dan Wajib Pajak/Retribusi. Uang Uang 4.1. Surat Tanda Bukti Pembayaran/Bukti Lain yang Sah Uang STS Diserahkan ke BUD 7. Bendahara Penerimaan memverifikasi kesesuaian jumlah uang yang diterimanya dengan dokumen SKP Daerah/ SKR yang diterimanya dari Pengguna Anggaran.

C. Penatausahaan Penerimaan Dengan Bendahara Penerimaan Pembantu Disampaikan kepada BUD 88 .B Ke C.2. Pelaksanaan Pendapatan Daerah – Bendahara Penerimaan Pembantu Wajib Pajak/Retribusi Bendahara Penerimaan Pembantu Pengguna Anggaran BANK Penerbitan SKP Daerah / SKR SKP Daerah / SKR SKP Daerah / SKR SKP Daerah / SKR Pembayaran Uang SKP Daerah / SKR Uang STS SKP Daerah / SKR Uang Verifikasi Penerimaan Surat Tanda Bukti Pembayaran / Surat Tanda Bukti Bukti lain Pembayaran yg Sah / Bukti lain yg Sah SKP Daerah / SKR Uang STS STS Nota Kredit STS Surat Tanda Bukti Pembayaran / Bukti lain yg Sah 21.1.2.2.

Uang Uang 3. Bank mengembalikan STS Bendahara Penerimaan Pembantu.C. Jika sesuai maka Bendahara Penerimaan Pembantu membuat dokumen STS dan Surat Tanda Bukti Pembayaran/ Bukti Lain yang Sah. Verifikasi 4. Surat Tanda Bukti Pembayaran/Bukti Lain yang Sah STS Uang Diserahkan ke BUD 6. Bank mengotorisasi STS dan menerbitkan Nota Kredit. Pengguna Anggaran menyerahkan SKP Daerah/SKR kepada Wajib Pajak/Retribusi dan Bendahara Penerimaan Pembantu.1. Wajib Pajak/Retribusi membayarkan uang kepada Bendahara Penerimaan Pembantu sejumlah yang tertera di SKP Daerah/SKR. Bendahara Penerimaan Pembantu memverifikasi uang yang diterimanya dengan SKP Daerah/SKR dari Pengguna Anggaran. Bendahara Penerimaan Pembantu menyerahkan Surat Tanda Bukti Pembayaran/Bukti Lain yang Sah kepada Wajib Pajak/Retribusi dan STS beserta uang kepada Bank. Nota Kredit disampaikan ke BUD Nota Kredit STS STS 89 . SKP Daerah / SKR SKP Daerah / SKR WP/Retribusi Bendahara Penerimaan Pengguna Anggaran Pembantu SKP Daerah / SKR BANK 2. Surat Tanda Bukti Pembayaran/Bukti Lain yang Sah STS Uang 5.2 Pelaksanaan Pendapatan Daerah – Bendahara Penerimaan Pembantu Uraian 1.

1.1. Penatausahaan Penerimaan 90 .C. Pelaksanaan Pendapatan Daerah – Bank Kasda Wajib Pajak/Retribusi Bank Kasda Bendahara Penerimaan Pengguna Anggaran Penerbitan SKP Daerah / SKR BUD SKP Daerah / SKR SKP Daerah / SKR SKP Daerah / SKR Pembayaran Uang SKP Daerah / SKR Uang Penerimaan Slip Setoran (Bukti Lain yg Sah) Slip Setoran (Bukti Lain yg Sah) Slip Setoran (Bukti Lain yg Sah) Slip Setoran (Bukti Lain yg Sah) Nota Kredit Nota Kredit Slip Setoran (Bukti Lain yg Sah) SKP Daerah / SKR 21.2.3.A Ke C.

Slip Setoran/ Bukti Lain yang Sah 91 .C. Bank Kasda menerbitkan Slip Setoran/Bukti Lain yang Sah dan Nota Kredit. Pengguna Anggaran menyerahkan SKP Daerah/SKR kepada Wajib Pajak/Retribusi dan Bendahara Penerimaan. Bank Kasda menyerahkan Slip Setoran/Bukti Lain yang Sah kepada WP/Retribusi dan Nota Kredit kepada BUD.1.3 Pelaksanaan Pendapatan Daerah – Bank Kasda Uraian 1. WP/Retribusi menyerahkan Slip Setoran/Bukti Lain yang Sah kepada Bendahara Penerimaan. Uang Uang 3. Slip Setoran/ Bukti Lain yang Sah Nota Kredit 4. Slip Setoran/ Bukti Lain yang Sah Nota Kredit 5. Wajib Pajak/Retribusi membayarkan uang kepada Bank Kasda sejumlah yang tertera di SKP Daerah/SKR. SKP Daerah / SKR SKP Daerah / SKR WP/Retribusi Bank Kasda Bendahara Penerimaan Pengguna Anggaran SKP Daerah / SKR BUD 2.

1.4.A Ke C. Penatausahaan Penerimaan 92 .2.1. Pelaksanaan Pendapatan Daerah – Bank Lain Wajib Pajak/Retribusi Bank Lain Bendahara Penerimaan Pengguna Anggaran Bank Kasda Penerbitan SKP Daerah / SKR SKP Daerah / SKR SKP Daerah / SKR SKP Daerah / SKR Pembayaran Uang SKP Daerah / SKR Uang Uang Penerimaan Slip Setoran (Bukti Lain yg Sah) Slip Setoran (Bukti Lain yg Sah) Slip Setoran (Bukti Lain yg Sah) Slip Setoran (Bukti Lain yg Sah) Nota Kredit Uang Nota Kredit Slip Setoran (Bukti Lain yg Sah) SKP Daerah / SKR Disampaikan kepada BUD 21.C.

C.4 Pelaksanaan Pendapatan Daerah – Bank Lain Uraian 1. Wajib Pajak/Retribusi membayarkan uang kepada Bank Lain sejumlah yang tertera di SKP Daerah/SKR. Slip Setoran/ Bukti Lain yang Sah 93 . Pengguna Anggaran menyerahkan SKP Daerah/ SKR kepada Wajib Pajak/ Retribusi dan Bendahara Penerimaan. Uang Uang 3.1. Bank Lain membuat Slip Setoran/Bukti Lain yang Sah dan Nota Kredit serta menyerahkan uang kepada Bank Kasda. Slip Setoran/ Bukti Lain yang Sah Slip Setoran/ Bukti Lain yang Sah Nota Kredit Nota Kredit Uang 4. WP/Retribusi Bank Lain Bendahara Penerimaan Pengguna Anggaran SKP Daerah / SKR Bank Kasda SKP Daerah / SKR SKP Daerah / SKR 2. WP/Retribusi menyerahkan Slip Setoran/Bukti Lain yang Sah kepada Bendahara Penerimaan.

94 . Bank Lain) PPK SKPD Pengguna Anggaran BUD Paling lambat tanggal 10 bulan berikutnya SKP Daerah / SKR STS Surat Tanda Bukti Pembayaran / Bukti lain yg Sah SPJ Penerimaan SPJ Penerimaan SPJ Penerimaan Penatausahaan Penerimaan Dari C.BKU b.4..Bukti penerimaan lainnya yang sah. C.1.2.2.Buku pembantu per rincian objek penerimaan c. Evaluasi.1. Penatausahaan Penerimaan Bendahara Penerimaan 21.1..1.1.3. Akuntansi SKPD SPJ Penerimaan SPJ Penerimaan SKP Daerah / SKR STS Surat Tanda Bukti Pembayaran / Bukti lain yg Sah BKU Penerimaan Buku Pembantu (Rincian Obyek Penerimaan) Buku Rekapitulasi Penerimaan Harian SPJ Penerimaan Pembantu Pengesahan SPJ Pembuatan SPJ Penerimaan Surat Pengesahan SPJ Surat Pengesahan SPJ Surat Pengesahan SPJ SPJ Penerimaan BKU Penerimaan Buku Pembantu (Rincian Obyek Penerimaan) Buku Rekapitulasi Penerimaan Harian SPJ Penerimaan Pembantu SPJ Penerimaan SPJ Penerimaan SPJ Penerimaan Lampiran SPJ Penerimaan: a.1. Penatausahaan Penerimaan dengan Bendahara Pembantu SPJ Penerimaan 22 Otorisasi Verifikasi. dan Analisis Dilakukan Dalam Rangka Rekonsiliasi Penerimaan 15 Ke D.A Dari C.2. Bank Kasda. Pelaksanaan Pendapatan Daerah (Bendahara Penerimaan.C. C.Buku rekapitulasi penerimaan harian d.

STS. Bendahara Penerimaan akan menghasilkan dokumen sebagai berikut: .Buku Pembantu (Rincian Objek Penerimaan) . Kemudian BUD mengesahkan SPJ Penerimaan. dan Analisis Surat Pengesahan SPJ 95 . Surat Pengesahan SPJ Dilakukan Dalam Rangka Rekonsiliasi Penerimaan Bendahara Penerimaan SKP Daerah.2. BUD menyerahkan Surat Pengesahan SPJ kepada Pengguna Anggaran. 6.1 Penatausahaan Penerimaan Uraian 1. 5. Bendahara Penerimaan menyerahkan SPJ Penerimaan kepada PPK-SKPD paling lambat tanggal 10 bulan berikutnya. dan Surat Tanda Bukti Pembayaran/Bukti Lain yang Sah PPK SKPD Pengguna Anggaran BUD BKU Penerimaan Buku Pembantu Buku Rekapitulasi SPJ Penerimaan Pembantu SPJ Penerimaan Tgl 10 bulan berikutnya SPJ Penerimaan Tgl 10 bulan berikutnya SPJ Penerimaan Tgl 10 bulan berikutnya SPJ Penerimaan Verifikasi. mengevaluasi. PPK-SKPD menyerahkan SPJ Penerimaan kepada Pengguna Anggaran paling lambat tanggal 10 bulan berikutnya. dan menganalisis SPJ Penerimaan. Evaluasi. SKR.BKU Penerimaan . STS. Pengguna Anggaran menyerahkan SPJ Penerimaan kepada BUD paling lambat tanggal 10 bulan berikutnya.Bukti Penerimaan lain yg sah 4.C. BUD memverifikasi. 9.Buku Rekapitulasi Penerimaan Harian 3. 7. 8. 2.Buku Rekapitulasi Penerimaan Harian . Dalam rangka rekonsiliasi penerimaan. Setelah diotorisasi. dan Surat Tanda Bukti Pembayaran/Bukti Lain yang Sah. Bendahara Penerimaan membuat SPJ Penerimaan. Berdasarkan ke tiga dokumen tadi ditambah dokumen SPJ Penerimaan Pembantu. Berdasarkan dokumen SKP Daerah. Dari proses penetausahaan penerimaan.Buku Pembantu Per Rincian Objek Penerimaan . Bendahara Penerimaan melakukan penatausahaan penerimaan. Lampiran SPJ Penerimaan: . SKR.BKU .

Evaluasi.1. Penatausahaan Penerimaan 96 .1.2. Penatausahaan Penerimaan Dengan Bendahara Pembantu Bendahara Penerimaan Pembantu Bendahara Penerimaan 21.C.B Dari C. dan Analisis SKP Daerah SKR STS Bukti Lain Yang Sah BKU Penerimaan Pembantu Buku Rekapitulasi Penerimaan Harian Pembantu SPJ Penerimaan Pembantu Pembuatan SPJ Pembantu 22 BKU Penerimaan Pembantu Buku Rekapitulasi Penerimaan Harian Pembantu SPJ Penerimaan Pembantu SPJ Penerimaan Pembantu Ke C.2.2.2. Pelaksanaan Pendapatan Daerah – Bendahara Pembantu SKP Daerah / SKR STS Surat Tanda Bukti Pembayaran / Bukti lain yg Sah Paling lambat tanggal 5 (lima) bulan berikutnya SPJ Penerimaan Pembantu Penatausahaan Penerimaan Verifikasi.

SPJ Penerimaan Pembantu Tgl 5 bulan berikutnya 4.2. Bendahara Penerimaan memverifikasi. SKR. STS. Dari proses penatausahaan penerimaan.2 Penatausahaan Penerimaan Dengan Bendahara Pembantu Uraian 1. dan Surat Tanda Bukti Pembayaran/Bukti Lain yang Sah Bendahara Penerimaan 2. SPJ Penerimaan Pembantu 97 . Berdasarkan dokumen SKP Daerah. Evaluasi. SPJ Penerimaan Pembantu diserahkan Bendahara Penerimaan Pembantu kepada Bendahara Penerimaan paling lambat tanggal 5 bulan berikutnya. SPJ Penerimaan Pembantu 5. BKU Penerimaan Pembantu Buku Rekapitulasi Penerimaan Harian Pembantu 3. dan menganalisis dokumen ini. Bendahara Penerimaan Pembantu menghasilkan dokumen BKU Penerimaan Pembantu dan Buku Rekapitulasi Penerimaan Harian Pembantu. Kemudian SPJ Penerimaan Pembantu digunakan dalam penatausahaan penerimaan. SKR. Bendahara Penerimaan Pembantu SKP Daerah. mengevaluasi. dan Surat Tanda Bukti Pembayaran/Bukti Lain yang Sah. Bendahara Penerimaan melakukan penatausahaan penerimaan. Berdasarkan kedua dokumen ini.C. Verifikasi. dan Analisis 6. Bendahara Penerimaan Pembantu membuat SPJ Pembantu. STS.

.

1) Neraca Saldo SKPD Laporan Keuangan SKPD (D. CALK) Akuntansi SKPKD (D. LAK.2) LK SKPD (LRA.4) LK SKPKD (LRA.3) LK PEMDA (LRA. CALK) Berupa Perda LK Perusahaan Daerah Penjabaran LRA 99 . LAK. CALK) LK Perusahaan Daerah LK PEMDA (LRA. Neraca. LAK. CALK) Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD (D.5) LK Perusahaan Daerah Penjabaran LRA Pembahasan LK PEMDA (D. Neraca.Akuntansi dan Pertanggungjawaban Akuntansi SKPD (D. Neraca. Neraca.6) LK PEMDA (LRA. Neraca. CALK) Laporan Keuangan PEMDA (D. LAK.

Berita Acara Serah Terima Barang 6. Berita Acara Serah Terima Barang 7. Berita Acara Pemusnahan Barang 5. Laporan Keuangan SKPD 100 . Berita Acara Pemusnahan Barang 6. SK Mutasi Barang 5. SK Penghapusan Barang 3. SK Penghapusan Barang 3. Berita Acara Penerimaan Barang 2. Berita Acara Penilaian Akuntansi Selain Kas Identifikasi transaksi Selain Kas SPJ Penerimaan SPJ Pengeluaran SP2D Bukti Transaksi Bukti Transaksi Pembuatan Bukti Memorial Pembuatan Bukti Memorial Bukti Memorial Bukti Memorial PENJURNALAN PENJURNALAN PENJURNALAN PENJURNALAN Jurnal Penerimaan Kas Jurnal Pengeluaran Kas Jurnal Umum Jurnal Umum POSTING Buku Besar SKPD Neraca Saldo SKPD PEMBUATAN NERACA SALDO 23 Ke D.2. SK Mutasi Barang 4.1 Penatausahaan Penerimaan Akuntansi Pengeluaran Kas Akuntansi Aset Pengelolaan Barang Daerah Terdiri Dari: 1. Berita Acara Penilaian 7.1. Akuntansi SKPD PPK SKPD Akuntansi Penerimaan Kas 15 Dari C. Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan Terdiri Dari: 1. Berita Acara Penerimaan Barang 2.D. Surat Pengiriman Barang 4.2.

Bukti Memorial transaksi Aset Tetap dibuat berdasarkan bukti transaksi yang terdiri dari: .Surat Pengiriman Barang .BA Penerimaan Barang .BA Penilaian Akuntansi Penerimaan Kas PPK SKPD Akuntansi Pengeluaran Kas Akuntansi Aset Akuntansi Selain Kas SPJ Penerimaan SPJ Pengeluaran SP2D Bukti Transaksi Bukti Transaksi Bukti Memorial Bukti Memorial Register Jurnal Penerimaan Kas Register Jurnal Pengeluaran Kas Register Jurnal Umum Register Jurnal Umum 2.SK Penghapusan Barang . Jurnal-jurnal tersebut oleh PPKSKPD diposting ke Register Buku Besar SKPD.Bukti memorial transaksi Selain Kas dalam Register Jurnal Umum.D. PPK SKPD membuat Neraca Saldo SKPD.BA Seraht Terima Barang . Berdasarkan Buku Besar SKPD. Akuntansi SKPD Uraian 1. PPK-SKPD menjurnal: .Bukti memorial transaksi Aset Tetap dalam Register Jurnal Umum.SK Penghapusan Barang .SPJ Pengeluaran dan SP2D dalam Register Jurnal Pengeluaran Kas.BA Penerimaan Barang .BA Pemusnahan Barang .BA Penilaian .BA Penyelesaian Pekerjaan Bukti Memorial transaksi Selain Kas dibuat berdasarkan bukti transaksi yang terdiri dari: . Register Buku Besar SKPD 3.SK Mutasi Barang . .SPJ Penerimaan dalam Register Jurnal Penerimaan Kas. Neraca Saldo SKPD 101 . .BA Pemusnahan Barang .SK Mutasi Barang .BA Seraht Terima Barang . .1.

Neraca. CALK) Neraca Saldo SKPD 24 Pembuatan LK SKPD Otorisasi Ke D. Neraca.1. Neraca. Neraca.D. CALK) Surat Pernyataan Laporan Keuangan SKPD (LRA. Laporan Keuangan SKPD PPK SKPD Pengguna Anggaran PPKD Dari D. Neraca.4. CALK) 102 .2. Laporan Keuangan PEMDA Laporan Keuangan SKPD (LRA. Akuntansi SKPD 23 Laporan Keuangan SKPD (LRA. CALK) Surat Pernyataan Laporan Keuangan SKPD (LRA. CALK)Laporan Keuangan SKPD (LRA.

Neraca.2. Surat Pernyataan Laporan Keuangan SKPD (LRA. CALK) 2. PPK SKPD menyusun Laporan Keuangan SKPD yang terdiri dari: . dan membuat Surat Pernyataan. Berdasarkan Neraca Saldo SKPD.D. Laporan Keuangan SKPD Uraian PPK SKPD Neraca Saldo SKPD Pengguna Anggaran PPKD 1. Neraca.Catatan Atas Laporan Keuangan Laporan Keuangan SKPD (LRA. Neraca. Neraca. Pengguna Anggaran mengotorisasi Laporan Keuangan SKPD. CALK) 4. CALK) 3. PPK SKPD menyerahkan Laporan Keuangan SKPD kepada Pengguna Anggaran untuk diotorisasi. Laporan Keuangan SKPD (LRA. Pengguna Anggaran menyerahkan Laporan Keuangan SKPD berikut Surat Pernyataan kepada PPKD Surat Pernyataan 103 .Neraca . CALK) Laporan Keuangan SKPD (LRA.Laporan Realisasi Anggaran .

3. BA Penerimaan Barang 2. BA Penerimaan Barang 2. Akuntansi SKPKD BUD Akuntansi Penerimaan Kas Laporan Posisi Kas Harian Terdiri Dari: 1. Laporan Keuangan PEMDA 104 .4. SK Mutasi Barang 5. SK Penghapusan Barang 3. BA Serah Terima Barang 7. BA Pemusnahan Barang 5. Surat Pengiriman Barang 4. SK Penghapusan Barang 3. Neraca. BA Serah Terima Barang 6. BA Pemusnahan Barang 6. SK Mutasi Barang 4. BA Penilaian Akuntansi Selain Kas Identifikasi transaksi Selain Kas Nota Kredit Nota Debet Bukti Transaksi Bukti Transaksi PENJURNALAN Pembuatan Bukti Memorial Pembuatan Bukti Memorial Jurnal Penerimaan/ Pengeluaran Kas Bukti Memorial Bukti Memorial POSTING PENJURNALAN PENJURNALAN PENJURNALAN PENJURNALAN Buku Besar Kas Jurnal Penerimaan Kas Jurnal Pengeluaran Kas Jurnal Umum Jurnal Umum Pembuatan Laporan Keuangan POSTING Laporan Keuangan SKPKD (LRA. Nota Kredit Pembuatan LK SKPKD 25 Ke D. LAK. Nota Debet 2. BA Penilaian 7. CALK) Laporan Arus Kas Laporan Posisi Kas Harian Buku Besar SKPKD Pembuatan Neraca Saldo SKPKD Neraca Saldo SKPKD Laporan Arus Kas Laporan Posisi Kas Harian dilampiri: 1. BA Penyelesaian Pekerjaan Fungsi Akuntansi SKPKD Akuntansi Pengeluaran Kas Akuntansi Aset / Hutang Pengelolaan Barang /Hutang Daerah Terdiri Dari: 1.D.

5. Berdasarkan Laporan Posisi Kas Harian. Neraca. Fungsi Akuntansi SKPKD melakukan penjurnalan dalam Register Jurnal Penerimaan Kas dan Register Jurnal Pengeluaran Kas. 6. 3.BUD menjurnal Nota Kredit dan Nota Debet ke dalam Register Jurnal Penerimaan/Pengeluaran Kas 2. Berdasarkan Buku Besar Kas. LAK. CALK) 105 . Fungsi Akuntansi SKPKD memposting jurnal-jurnal tsb ke dalam Buku Besar SKPKD 8. BUD kemudian memposting jurnal tersebut ke dalam Buku Besar Kas. CALK) Register Jurnal Penerimaan / Pengeluaran Kas Buku Besar Kas Laporan Arus Kas Laporan Posisi Kas Harian Laporan Posisi Kas Harian Bukti Transaksi Bukti Transaksi Register Jurnal Penerimaan Kas Register Jurnal Pengeluaran Kas Bukti Memorial Bukti Memorial Register Jurnal Umum Register Jurnal Umum Buku Besar SKPKD Laporan Arus Kas Neraca Saldo SKPKD Laporan Keuangan SKPKD (LRA. BUD membuat Laporan Arus Kas dan Laporan Posisi Kas Harian 4. 9. Fungsi Akuntansi membuat Neraca Saldo SKPKD. Neraca.3. Fungsi Akuntansi Menggabungkan Neraca Saldo dan Laporan Arus Kas dalam menyusun Laporan Keuangan SKPKD (LRA. Berdasarkan Buku Besar SKPKD. Fungsi Akuntansi juga menjurnal Bukti Memorial transaksi Aset / Hutang dan Bukti Memorial transaksi Selain Kas ke dalam Register Jurnal Umum 7. Akuntansi SKPKD Uraian Nota Kredit BUD Nota Debet Fungsi Akuntansi SKPKD Akuntansi Penerimaan Akuntansi Pengeluaran Kas Kas Akuntansi Aset / Hutang Akuntansi Selain Kas 1.D. BUD menyerahkan Laporan Arus Kas dan Laporan Posisi Kas Harian yang dilampiri Nota Kredit dan Nota Debet kepada Fungsi Akuntansi SKPKD.

Neraca. CALK) LK Perusahaan Daerah Konsolidasi (Penggabungan) LK PEMDA (LRA. LAK. Neraca. Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 106 .D. LAK. Neraca. Neraca. Neraca. CALK) LK Perusahaan Daerah Pembuatan Surat Pernyataan KDH Penjabaran LRA LK PEMDA (LRA. Laporan Keuangan PEMDA Fungsi Akuntansi SKPKD 25 PPKD 24 SEKDA KDH Laporan Keuangan SKPKD (LRA. LAK. Neraca. CALK) LK Perusahaan Daerah LK PEMDA (LRA. LAK. LAK. Neraca. CALK) LK Perusahaan Daerah Perusahaan Daerah LK PEMDA (LRA. CALK) LK Perusahaan Daerah Surat Pernyataan KDH Otorisasi LK PEMDA (LRA. CALK) LK Perusahaan Daerah 26 Ke D. LAK. CALK) LK PEMDA (LRA.5.4. CALK) Laporan Keuangan SKPD (LRA. Neraca. LAK. CALK) Laporan Keuangan SKPD (LRA. Neraca.

Laporan Keuangan PEMDA Uraian 1. CALK LK Perusahaan Daerah LK PEMDA (LRA. LAK. Proses konsolidasi tsb menghasilkan Laporan Keuangan PEMDA dan Penjabaran LRA. LAK. Neraca. 3. Laporan Keuangan PEMDA dan Laporan Keuangan Perusahan Daerah diserahkan oleh Fungsi Akuntansi SKPKD ke PPKD untuk diotorisasi. Neraca. Neraca. LAK. 5. Neraca. Konsolidasi Penjabaran LRA LK PEMDA (LRA. 7. Setelah menerima Laporan Keuangan PEMDA dan Laporan Keuangan Perusahaan Daerah. CALK) PPKD Laporan Keuangan SKPD (LRA. Neraca. yang diserahkan oleh PPKD. Fungsi Akuntansi SKPKD melakukan konsolidasi (penggabungan) Laporan Keuangan SKPKD dan Laporan Keuangan SKPD. CALK LK Perusahaan Daerah Surat Pernyataan KDH 107 . CALK LK Perusahaan Daerah LK PEMDA (LRA. Neraca. CALK LK Perusahaan Daerah Perusahaan Daerah LK PEMDA (LRA. Neraca. 4. Laporan Keuangan Pemda tersebut disertai oleh Laporan Keuangan Perusahaan Daerah. CALK) SEKDA KDH 2. SEKDA meneruskan kedua laporan tersebut kepada Kepala Daerah. CALK) Laporan Keuangan SKPD (LRA. Setelah mengotorisasi Laporan Keuangan PEMDA dan Laporan Keuangan Perusahaan Daerah.D. LAK. Fungsi Akuntansi SKPKD Laporan Keuangan SKPKD (LRA. Kepala Daerah membuat surat pernyataan. PPKD kemudian menyerahkan kedua laporan tsb kepada SEKDA 6.4. Laporan Keuangan PEMDA dan Perusahaan Daerah beserta Surat Pernyataan KDH berlanjut ke proses Pertanggungjawaban Pelaksanaa APBD. LAK.

LAK. CALK) LK Perusahaan Daerah Tanggapan dan Penyesuaian LK PEMDA (LRA. Neraca. Neraca. Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Fungsi Akuntansi SKPKD Dari D. LAK. LAK. CALK) LK Perusahaan Daerah Penjabaran LRA 27 Ke D.4. LAK. Neraca. LAK. Neraca.D. CALK) LK Perusahaan Daerah LK PEMDA (LRA. CALK) LK Perusahaan Daerah Surat Pernyataan KDH Pemeriksaan Penjabaran LRA Ya Melewati Batas Waktu? Pemeriksaan diselesaikan paling lambat 2 bulan setelah penerimaan LK Pemda Tidak Laporan Hasil Pemeriksaan Laporan Hasil Pemeriksaan Laporan Hasil Pemeriksaan LK PEMDA (LRA. LAK. Neraca. CALK) LK Perusahaan Daerah Penjabaran LRA LK PEMDA (LRA.6. Neraca. Pembahasan LK Pemda 108 . Laporan Keuangan Pemda KDH 26 BPK Penyampaian LK paling lambat 3 bulan setelah TA berakhir LK PEMDA (LRA. LAK. CALK) LK Perusahaan Daerah Surat Pernyataan KDH LK PEMDA (LRA.5. CALK) LK Perusahaan Daerah LK PEMDA (LRA. Neraca.

CALK LK Perusahaan Daerah Pemeriksaan 3. CALK LK Perusahaan Daerah LK PEMDA (LRA. LK PEMDA (LRA. Penjabaran LRA Tanggapan dan Penyesuaian LK PEMDA (LRA. LAK. Neraca. Fungsi Akuntansi juga menambahkan penjabaran LRA ke Laporan Keuangan. LAK. LAK. Neraca. LAK. Fungsi Akuntansi menyerahkan Laporan Keuangan yang disertai Penjabaran LRA kepada KDH LK Perusahaan Daerah Penjabaran LRA 109 . CALK LK Perusahaan Daerah Laporan Hasil Pemerikaan Laporan Hasil Pemerikaan 4. Pemeriksaan diselesaikan paling lambat 2 bulan setelah diterimanya LK. Neraca. Fungsi Akuntansi SKPKD Surat Pernyataan KDH KDH LK PEMDA (LRA. Neraca. LAK. LAK. LK PEMDA (LRA. Neraca. BPK melakukan pemeriksaan atas LK PEMDA dan LK Perusahaan Daerah. LAK. Neraca. CALK LK PEMDA (LRA. CALK LK Perusahaan Daerah Penjabaran LRA 6. Neraca. KDH menyerahkan LK PEMDA dan LK Perusahaan Daerah beserta Surat Pernyataan KDH kepada BPK.D. BPK menyerahkan Laporan Hasil Pemeriksaan dan Laporan Keuangan yang telah diperiksa kepada KDH. CALK LK Perusahaan Daerah BPK Surat Pernyataan KDH 2. Fungsi Akuntansi melakukan penyesuaian dan meyiapkan tanggapan terhadao Laporan Hasil Pemeriksaan. KDH meneruskan Laporan Hasil Pemeriksaan dan Laporan Keuangan yang telah diperiksa kepada Fungsi Akuntansi untuk disesuaikan. LK PEMDA (LRA.5. CALK LK Perusahaan Daerah Laporan Hasil Pemerikaan 5. Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Uraian 1.

CALK) LK Perusahaan Daerah Penjabaran LRA 110 . Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 27 Paling lambat 6 bulan setelah Tahun Anggaran berakhir Raperda Pertanggungjawaban APBD LK PEMDA (LRA. LAK. LAK. Neraca. Neraca. Neraca.6. CALK) LK Perusahaan Daerah Penjabaran LRA LK PEMDA (LRA.D. CALK) LK Perusahaan Daerah Penjabaran LRA Pembahasan Persetujuan bersama paling lambat 1 bulan sejak diterimanya Raperda Perda Pertanggungjawaban APBD yang harus dipublikasikan LK PEMDA (LRA. LAK. Pembahasan LK Pemda KDH DPRD Dari D.5.

LAK.6. LK Perusahaan Daerah. LK PEMDA (LRA. dan Penjabaran LRA. LK Perusahan Daerah. KDH menyerahkan LK PEMDA. Persetujuan bersama dicapai paling lambat 1 bulan sejak diterimanya Raperda Pertanggungjawaban APBD. Penjabaran LRA). Perda ini harus dipublikasikan Berupa Perda Pertanggungjawaban APBD LK PEMDA (LRA. Neraca. LAK. Neraca. Pembahasan LK PEMDA Uraian KDH DPRD 1. LK PEMDA (LRA. DPRD melakukan pembahasan terhadap LK Pemda. Neraca. CALK LK Perusahaan Daerah Penjabaran LRA Berupa Raperda Pertanggungjawaban APBD 2. dan Penjabaran LRA (Berupa Raperda Pertanggungjawaban APBD) kepada DPRD.D. Raperda yang disetujui ditetapkan menjadi Perda Pertanggungjawaban APBD (LK Pemda. LK Perusahaan Daerah. LAK. CALK LK Perusahaan Daerah Penjabaran LRA 111 . CALK LK Perusahaan Daerah Penjabaran LRA 3.

.

4) RKA-SKPD Perubahan Penyusunan RKASKPD Perubahan APBD (E.8) Penetapan Perda Perubahan APBD (E.5) Raperda Perubahan APBD Evaluasi Raperda Perubahan APBD (E.2) Pedoman Penyusunan RKA-SKPD Perubahan Raperda Perubahan APBD Penyiapan Raperda Perubahan APBD (E.SKPD Perubahan (E.9) Pengesahan Rancangan DPPASKPD (E.Perubahan APBD Penyusunan KUA dan PPAS Perubahan APBD (E.7) Per KDH-Pelaksanaan Pengeluaran atas Pagu TA Berjalan Perda-Pencabutan Perda Perubahan APBD Per KDH Penjabaran Perubahan APBD Perda Perubahan APBD Penyusunan Rancangan DPPA-SKPD (E.6) Raper KDH Penjabaran Perubahan APBD Raperda Perubahan APBD Pembatalan Perda Perubahan APBD (E.10) Rancangan DPPA-SKPD DPPA-SKPD 113 .3) Raper KDH Penjabaran Perubahan APBD Pembahasan Raperda Perubahan APBD (E.11) Rancangan DPPA-SKPD Pembahasan Rancangan DPPA-SKPD (E.1) KUA Perubahan PPA Perubahan Penyiapan Pedoman Penyusunan RKA.

1.E.DPRD Nota Kesepakatan KUA Perubahan KUA Perubahan Rancangan KUA & PPAS Perubahan APBD disepakati menjadi KUA & PPA Perubahan paling lambat minggu kedua Agustus TA berjalan Nota Kesepakatan KUA Perubahan KUA Perubahan Nota Kesepakatan KUA Perubahan KUA Perubahan Rancangan KUA dan PPAS Perubahan Menjelaskan: 1. Capaian target kinerja yang harus dikurangi 4. Perbedaan asumsi KUA 2.DPRD Nota Nota Kesepakatan PPA Kesepakatan PPA Perubahan Perubahan PPA PPA Perubahan Perubahan 114 . Penyusunan KUA dan PPAS Perubahan APBD TAPD Identifikasi Faktor Penyebab Perubahan APBD Penyusunan Rancangan awal KUA Perubahan Rancangan awal KUA Perubahan SEKDA Rancangan KUA Perubahan Rancangan KUA Perubahan KDH Rancangan KUA Perubahan DPRD Rancangan KUA Perubahan Tidak Menyetujui Ya Rancangan awal KUA Perubahan Otorisasi Penyampaian ke DPRD paling lambat minggu pertama Agustus TA berjalan Pembahasan Bersama PEMDA . Capaian target kinerja yang harus ditingkatkan Penyusunan Rancangan Awal PPAS Perubahan Tidak Menyetujui Ya Rancangan PPAS Perubahan Rancangan PPAS Perubahan Rancangan PPAS Perubahan Rancangan PPAS Perubahan Otorisasi Nota Kesepakatan KUA Perubahan KUA Perubahan Nota Kesepakatan PPA Perubahan PPA Perubahan Rancangan Awal PPAS Perubahan Rancangan Awal PPAS Perubahan Pembahasan Bersama PEMDA . Program dan kegiatan diusulkan dalam perubahan APBD 3.

2. KDH mengotorisasi rancangan KUA Perubahan dan menyerahkan kpd DPRD paling lambat Minggu 1 Agustus. TAPD menyusun rancangan awal PPAS Perubahan berdasarkan KUA Perubahan dan Nota Kesepakatan KUA Perubahan. 7. KDH mengotorisasi rancangan PPAS Perubahan dan menyerahkan kepada DPRD. Rancangan KUA Perubahan 5. DPRD menyerahkan KUA Perubahan dan Nota Kesepakatan KUA Perubahan kepada TAPD. Rancangan awal KUA Perubahan 4. SEKDA menyetujui rancangan awal PPAS Perubahan menjadi Rancangan PPAS Perubahan dan menyerahkan rancangan PPAS Perubahan kepada KDH. KUA Perubahan disepakati paling lambat minggu ke-2 Agustus. Rancangan Awal PPAS Perubahan Rancangan KUA & PPAS Perubahan APBD disepakati menjadi KUA & PPA Perubahan paling lambat minggu kedua Agustus TA berjalan 8. Rancangan PPAS Perubahan Minggu 2 Agustus Nota Kesepakatan PPA Perubahan PPA Perubahan 115 . SEKDA menyetujui rancangan awal KUA Perubahan dan menyerahkan rancangan KUA Perubahan kpd KDH. DPRD membahas rancangan KUA Perubahan bersama PEMDA untuk menghasilkan KUA Perubahan dan Nota Kesepakatan KUA Perubahan. yang disepakati paling lambat minggu ke-2 Agustus TA berjalan.1. TAPD menyusun rancangan awal KUA Perubahan. Minggu 1 Agustus Rancangan awal KUA Perubahan Nota Kesepakatan KUA Perubahan KUA Perubahan Nota Kesepakatan KUA Perubahan KUA Perubahan Minggu 2 Agustus 6. Penyusunan KUA & PPAS Perubahan APBD Uraian 1. Rancangan Awal PPAS Perubahan Rancangan PPAS Perubahan 9. TAPD menyampaikan rancangan awal KUA Perubahan kpd SEKDA.E. 10. DPRD membahas rancangan PPAS Perubahan bersama PEMDA untuk menghasilkan PPA Perubahan dan Nota Kesepakatan PPA Perubahan. Rancangan awal KUA Perubahan TAPD SEKDA KDH DPRD 3. TAPD menyampaikan rancangan awal PPAS Perubahan kepada SEKDA.

Batas waktu penyampaian RKA – SKPD 4. Penyusunan RKA SKPD – Perubahan APBD 116 .Format RKA SKPD dan/atau DPPA SKPD . Sinkronisasi program 3.SAB . Penyiapan Pedoman Penyusunan RKA SKPD Perubahan TAPD SEKDA KDH Nota Kesepakatan KUA Perubahan Nota Kesepakatan PPA Perubahan Rancangan SE KDH Pedoman Penyusunan RKA SKPD – Perubahan APBD Rancangan SE KDH Pedoman Penyusunan RKA SKPD – Perubahan APBD Ya Penyiapan Rancangan AWAL SE KDH Pedoman Penyusunan RKA SKPD Perubahan APBD Tidak Menyetujui Otorisasi Rancangan AWAL SE KDH Pedoman Penyusunan RKA SKPD – Perubahan APBD Rancangan AWAL SE KDH Pedoman Penyusunan RKA SKPD – Perubahan APBD Diterbitkan paling lambat minggu ketiga Agustus TA berjalan SE KDH Pedoman Penyusunan RKA SKPD – Perubahan APBD SE KDH Pedoman Penyusunan RKA SKPD – Perubahan APBD Rancangan SE KDH Mencakup: 1. Lampiran: .PPA Perubahan APBD . Hal lain yang perlu mendapat perhatian 5.KUA Perubahan APBD .Standar Harga 28 Ke E. PPA Perubahan APBD untuk program baru dan/atau kriteria DPA-SKPD yang dapat diubah 2.3.Kode rekening APBD .2.E.

TAPD menyerahkan Rancangan AWAL Surat Edaran KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA-SKPD Perubahan APBD kepada SEKDA. 117 . KDH mengotorisasi Rancangan Surat Edaran KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Perubahan APBD menjadi Surat Edaran KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Perubahan APBD.PPA Perubahan APBD . Rancangan AWAL SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Perubahan APBD 3.E. TAPD menyiapkan Rancangan AWAL Surat Edaran KDH tentang Pedoman Penyusunan RKASKPD Perubahan APBD TAPD Rancangan AWAL SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Perubahan APBD SEKDA KDH 2. Hal lain yang perlu mendapat perhatian 5.2 Penyiapan Pedoman Penyusunan RKA-SKPD Perubahan APBD Uraian 1. Sinkronisasi program 3. SEKDA mengkoordinasi penyebaran Surat Edaran KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Perubahan APBD kepada SKPD. PPA Perubahan APBD untuk program baru dan/ atau kriteria DPA-SKPD yang dapat diubah 2.Format RKA SKPD dan/atau DPPA SKPD . Rancangan SE KDH Mencakup: 1.KUA Perubahan APBD . Batas waktu penyampaian RKA – SKPD 4.SKPD.Kode rekening APBD . Lampiran: . SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Perubahan APBD SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Perubahan APBD Minggu ke-3 Agustus 5.Standar Harga Rancangan SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Perubahan APBD 4. Berdasarkan dokumen Nota Kesepakatan KUA Perubahan dan Nota Kesepakatan PPA Perubahan. SEKDA menyetujui Rancangan AWAL Surat Edaran KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA-SKPD Perubahan APBD dan menyerahkan Rancangan Surat Edaran KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Perubahan APBD kepada KDH.SAB . paling lambat minggu ke-3 Agustus tahun anggaran berjalan.

2 29 RKA SKPD – Perubahan RKA SKPD – APBD Perubahan APBD Penyusunan RKA SKPD – Perubahan APBD Ke E. Penyusunan RKA SKPD Perubahan APBD SKPD Rancangan SE KDH Mencakup: 1.2.2 Disiapkan Oleh SKPD yang bertindak sebagai SKPKD RKA SKPD 2.2 Penyusunan Rekapitulasi Rincian Anggaran Belanja Langsung (Program & Kegiatan Form RKA SKPD 3.SAB . Batas waktu penyampaian RKA – SKPD 4. Sinkronisasi program 3.1 RKA SKPD 2.1 RKA SKPD 3. Penyiapan Raperda Perubahan APBD 118 .4. Lampiran: .2. PPA Perubahan APBD untuk program baru dan/atau kriteria DPA-SKPD yang dapat diubah 2.PPA Perubahan APBD . Penyiapan Pedoman Penyusunan RKA Perubahan APBD 28 SE KDH Pedoman Penyusunan RKA SKPD – Perubahan APBD SE KDH Pedoman Penyusunan RKA SKPD – Perubahan APBD Penyusunan Rincian Anggaran Pendapatan Penyusunan Rincian Anggaran Belanja Tidak Langsung Penyusunan Rincian Anggaran Belanja Langsung (Program & Kegiatan Penyusunan Rincian Penerimaan Pembiayaan Daerah Penyusunan Rincian Pengeluaran Pembiayaan Daerah RKA SKPD 1 Form RKA SKPD 1 Disiapkan Hanya Oleh SKPD Pemungut Pendapatan RKA SKPD 2.Kode rekening APBD .E.Standar Harga SEKDA Dari E.3.1 dan 3.Format RKA SKPD dan/atau DPPA SKPD .KUA Perubahan APBD . Hal lain yang perlu mendapat perhatian 5.1 RKA SKPD 3.

Standar Analisis Belanja .1.Kode rekening .3. Penyusunan RKA-SKPD Perubahan APBD Uraian 1. SKPD mengkompilasi dokumen RKA-SKPD diatas menjadi RKA-SKPD Perubahan APBD.1 4. KDH menyerahkan Pedoman Penyusunan RKA-SKPD Perubahan APBD kepada SKPD.Format RKA .PPAS untuk tiap program . SKPD yang bertindak sebagai SKPKD menyusun Rincian Pengeluaran Pembiayaan Daerah untuk menghasilkan RKA-SKPD 3. RKA SKPD 1 3.2 6.1. SKPD menyusun Rincian Anggaran Pendapatan untuk menghasilkan RKA-SKPD 1. RKA SKPD Perubahan APBD 119 . SKPD menyusun Rincian Anggaran Belanja Tidak Langsung untuk menghasilkan RKA-SKPD 2. RKA SKPD 2. SKPD yang bertindak sebagai SKPKD menyusun Rincian Penerimaan Pembiayaan Daerah untuk menghasilkan RKA-SPKD 3.1 7.2.2.2.2.KUA & PPAS .Sinkronisasi program nasional-daerah . RKA SKPD 3.Sinkronisasi kinerja-SPM . RKA SKPD 2.E.Hal lain terkait prinsip transparansi & akuntabilitas Lampiran: .2 8. SKPD menyusun Rincian Anggaran Belanja Langsung masing-masing kegiatan untuk menghasilkan RKASKPD 2.1 RKA SKPD 2.1 dan merekapitulasi Rincian Anggaran Belanja Langsung untuk menghasilkan RKA-SKPD 2. Pedoman ini mencakup: .Batas waktu penyampaian RKA . RKA SKPD 3.Standar Harga SKPD SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Perubahan APBD KDH SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Perubahan APBD 2.

belanja. pendapatan. CALK). program dan kegiatan.E. Daftar kegiatan dianggarkan kembali 8. Ringkasan APBD (urusan PEMDA dan organisasi) 3. Penyiapan Raperda Perubahan APBD SKPD PPKD TAPD SEKDA KDH 29 Dari E. Daftar jumlah pegawai.4. Pembahasan Raperda Perubahan APBD Akuntansi Laporan Keuangan Daftar Pegawai RKA SKPD – Perubahan APBD RKA SKPD – Perubahan APBD Masyarakat Penyusunan Raperda Perubahan APBD beserta Lampiran RKA SKPD – Perubahan APBD Raperda Perubahan APBD dan Lampiran Nota Keuangan Perubahan APBD Raperda Perubahan APBD dan Lampiran Lampiran Raperda Perubahan APBD: 1.5. Ringkasan APBD 2.3. LAK. Neraca. organisasi. 6. Daftar pinjaman daerah 120 . Rincian APBD (urusan PEMDA. Rekap Belanja (urusan PEMDA. keselarasan urusan – fungsi) 5. LK Daerah (LRA. pembiayaan) 4. 7. organisasi. Penyusunan RKA Perubahan APBD RKA SKPD – Perubahan APBD RKA SKPD – Perubahan APBD Nota Keuangan Perubahan APBD Raperda Perubahan APBD dan Lampiran Nota Keuangan Perubahan APBD Raperda Perubahan APBD dan Lampiran Penyusunan RKA SKPD – Perubahan APBD Pembahasan RKA SKPD – Perubahan APBD RKA SKPD – Perubahan APBD RKA SKPD – Perubahan APBD Badan Kepegawaian Raperda Perubahan APBD dan Lampiran Sesuai KUA. PPAS & Dokumen Lain 30 Ke E.

PPKD mengotorisasi RKA-SKPD Perubahan APBD kemudian menyerahkannya kpd TAPD.daftar perubahan jumlah pegawai . Tim Anggaran membahas kesesuaian RKASKPD Perubahan APBD dengan KUA & PPAS.ringkasan perubahan APBD . 5. 3. 6.daftar pinjaman daerah Raperda APBD dan Lampiran Nota Keuangan Perubahan APBD Nota Keuangan Perubahan APBD Raperda Perubahan APBD dan Lampiran Raperda Perubahan APBD dan Lampiran Masyarakat Nota Keuangan Perubahan APBD 121 . 7. 4. TAPD menyusun Raperda Perubahan APBD beserta lampiran dan Nota Keuangan Perubahan APBD. SKPD RKA SKPD Perubahan APBD PPKD RKA SKPD Perubahan APBD TAPD SEKDA KDH RKA SKPD Perubahan APBD Pembahasan RKA SKPD Perubahan APBD Raperda APBD dan Lampiran Nota Keuangan Perubahan APBD Lampiran: . PPKD mengotorisasi Raperda APBD beserta lampiran dan Nota Keuangan Perubahan APBD & menyerahkannya kepada SEKDA.rekapitulasi perubahan belanja .4 Penyiapan Raperda Perubahan APBD Uraian 1. SEKDA akan mengotorisasi kedua dokumen ini dan menyerahkannya kepada KDH setelah sebelumnya melakukan sosialisasi kepada masyarakat.E.laporan keuangan pemda .daftar kegiatan tahun sebelumnya yang belum terealisasi dan dianggarkan kembali . 2. SKPD menyerahkan RKA-SKPD Perubahan APBD kepada PPKD. Apabila dinyatakan sesuai. TAPD menyerahkan Raperda APBD beserta lampiran dan Nota Keuangan Perubahan APBD kpd PPKD.

Evaluasi Raperda Perubahan APBD dan Raper KDH Penjabaran Perubahan APBD 122 . Penyiapan Raperda Perubahan APBD DPRD Nota Keuangan Perubahan APBD Raperda Perubahan APBD dan Lampiran KUA Perubahan PPA Perubahan RKA SKPD Perubahan Penyiapan Raper KDH Penjabaran Perubahan APBD Nota Keuangan Perubahan APBD Raperda Perubahan APBD dan Lampiran SKPD Pembahasan Bersama PEMDA .5. Pembahasan Raperda APBD dan Penyusunan Raper KDH – Penjabaran APBD PPKD 30 RKA Persetujuan Bersama Raperda Perubahan APBD Penyusunan Raperda Perubahan APBD KDH Dari E. Ringkasan penjabaran perubahan anggaran APBD 2. Penjabaran perubahan APBD Bersama Raperda Perubahan APBD Raperda Perubahan APBD dan Lampiran Raperda Perubahan APBD dan Lampiran Nota Keuangan Perubahan APBD Raperda Perubahan APBD dan Lampiran 31 Ke E.4.DPRD RKA SKPD Perubahan diberikan jika DPRD memerlukan penjelasan tambahan Raper KDH – Penjabaran Perubahan APBD Raper KDH Penjabaran Perubahan APBD Tidak Sesuai KUA dan PPA Pengambilan keputusan bersama paling lambat 3 bulan sebelum TA ybs berakhir Ya Persetujuan Bersama Raperda Perubahan APBD Persetujuan Raper KDH Penjabaran Perubahan APBD Lampiran: 1.E.6.

Setelah Raperda Perubahan APBD beserta lampiran dan Nota Keuangan Perubahan APBD dinyatakan sesuai dengan KUA Perubahan APBD & PPA Perubahan APBD. Berdasarkan Persetujuan Bersama Raperda Perubahan APBD. dibuatlah Persetujuan Bersama Raperda Perubahan APBD antara DPRD dan KDH. KDH menyiapkan Raper KDH Penjabaran Perubahan APBD.DPRD 3. KDH menyerahkan Raperda Perubahan APBD beserta lampiran dan Nota Keuangan Perubahan APBD kepada DPRD paling lambat akhir September tahun anggaran berjalan. DPRD membahas Raperda Perubahan APBD beserta lampiran dan Nota Keuangan Perubahan APBD bersama PEMDA. paling lambat tiga bulan sebelum tahun anggaran yang bersangkutan berakhir.Ringkasan penjabaran perubahan anggaran APBD . Persetujuan Bersama Raperda Perubahan APBD Persetujuan Bersama Raperda Perubahan APBD 3 bulan sebelum tahun anggaran bersangkutan berakhir 4.5 Pembahasan Raperda Perubahan APBD Uraian 1. Pembahasan Bersama PEMDA .Penjabaran perubahan APBD Raper KDH – Penjabaran Perubahan APBD 123 . Lampiran Raper KDH Penjabaran Perubahan APBD adalah sebagai berikut: .E. KDH Raperda Perubahan APBD dan Lampiran Nota Keuangan Perubahan APBD DPRD Akhir September Raperda Perubahan APBD dan Lampiran Nota Keuangan Perubahan APBD 2.

5.E.7.6. Pembatalan Perda Perubahan APBD dan Per KDH Penjabaran Perubahan APBD 32 Ya Raper KDH (Penjabaran Perubahan APBD) Raper KDH (Penjabaran Perubahan APBD) Raperda Perubahan APBD Dan Lampiran Ke D. Pembahasan Raperda Perubahan APBD Gubernur/Mendagri Penetapan PerMendagri tentang Evaluasi Raperda Perubahan APBD Raper KDH (Penjabaran Perubahan APBD) PerMendagri tentang Evaluasi Raperda Perubahan APBD Penyusunan Raper KDH (Penjabaran Perubahan APBD) Pembahasan Bersama Raperda Perubahan APBD Dan Lampiran Raper KDH (Penjabaran Perubahan APBD) Raperda Perubahan APBD Dan Lampiran Evaluasi Raperda dan Raper KDH Perubahan Hasil Evaluasi Disampaikan Paling Lambat 15 Hari Kerja Sejak Diterimanya Raperda Penyempurnaan paling lama 7 (tujuh) hari kerja setelah diterimanya hasil evaluasi Ya Ditindaklanjuti KDH dan DPRD Tidak Sesuai Kepentingan Umum dan Peraturan Perundangan Lebih Tinggi Tidak Ke D. Penetapan Perda Perubahan APBD dan Per KDH Penjabaran Perubahan APBD 33 Raperda Perubahan APBD dan Lampiran 124 . Evaluasi Raperda Perubahan APBD dan Raper KDH Penjabaran Perubahan APBD KDH 31 Dari E.8.

E. KDH Raper KDH (Penjabaran Perubahan APBD) Gubernur/Mendagri Raper KDH (Penjabaran Perubahan APBD) Raperda Perubahan APBD Dan Lampiran Raperda Perubahan APBD Dan Lampiran 2. Raperda Perubahan APBD Dan Raper KDH Lampiran (Penjabaran Perubahan APBD) 125 . Evaluasi Raperda dan Raper KDH Perubahan Raperda Perubahan APBD Dan Lampiran Raper KDH (Penjabaran Perubahan APBD) 3. KDH menyerahkan Raperda Perubahan APBD beserta lampiran dan Raper KDH Penjabaran Perubahan APBD kepada Gubernur/ Mendagri. Gubernur/Mendagri mengevaluasi Raperda dan Raper KDH. Gubernur/Mendagri meneliti kesesuaian Raperda dan Raper KDH dengan PerMendagri tentang Evaluasi Raperda Perubahan APBD .6 Evaluasi Raperda Perubahan APBD dan Raper KDH Penjabaran Perubahan APBD Uraian 1. Raperda dan Raper KDH yang telah lolos evaluasi diserahkan kembali oleh Gubernur/Mendagri kepada KDH.

Evaluasi Perda Perubahan APBD Gubernur/Mendagri 33 Raper KDH (Penjabaran Perubahan APBD) Raperda Perubahan APBD Dan Lampiran Per KDH – Penjabaran Perubahan APBD Perda Perubahan APBD Penetapan Perda dan Per KDH Per KDH – Penjabaran Perubahan APBD Per KDH – Penjabaran Perubahan APBD Per KDH – Penjabaran Perubahan APBD 34 Perda Perubahan APBD Perda Perubahan APBD Perda Perubahan APBD Ke F.9. Penetapan Perda Perubahan APBD dan Per KDH Penjabaran Perubahan APBD KDH Dari F.E. Penyusunan Rancangan DPPA SKPD Penyampaian Perda Perubahan APBD dan Per KDH Penjabaran Perubahan APBD ke Gubernur/Mendagri paling lambat 7 (tujuh) hari kerja setelah ditetapkan 126 .7.6.

E.7 Penetapan Perda Perubahan APBD dan Per KDH Penjabaran Perubahan APBD Uraian 1. KDH menyerahkan Perda Perubahan APBD dan Per KDH Penjabaran Perubahan APBD kepada Gubernur/Mendagri. Raper KDH (Penjabaran Perubahan APBD) KDH Raperda Perubahan APBD Dan Lampiran Gubernur/Mendagri Per KDH (Penjabaran Perubahan APBD) Perda Perubahan APBD 2. KDH menetapkan Raperda Perubahan APBD beserta lampiran dan Raper KDH Penjabaran Perubahan APBD menjadi Perda Perubahan APBD dan Raper KDH Penjabaran Perubahan APBD. Per KDH (Penjabaran Perubahan APBD) Perda Perubahan APBD 127 .

6. Evaluasi Raperda Perubahan APBD Ditindaklanjuti KDH dan DPRD Penetapan Pelaksanaan Pengeluaran atas Pagu TA Berjalan Pemberhentian Pelaksanaan Perda Perubahan APBD dan Pencabutan Perda Perubahan APBD Paling Lama 7 (tujuh) hari kerja setelah pembatalan Tidak Pembatalan Perda Perubahan APBD dan Per KDH Penjabaran Perubahan APBD Per KDH – Pelaksanaan Pengeluaran atas Pagu TA Berjalan Perda – Pencabutan Perda Perubahan APBD Kep Mendagri/Gubernur – Pembatalan Perda Perubahan APBD dan Per KDH Penjabaran Perubahan. Pembatalan Perda Perubahan APBD dan Per KDH – Penjabaran Perubahan APBD KDH Kep Mendagri/Gubernur – Pembatalan Perda Perubahan APBD dan Per KDH Penjabaran Perubahan.dan Berlakunya Pagu TA Berjalan Gubernur/Mendagri 32 Dari E.E.dan Berlakunya Pagu TA Berjalan 128 .8.

Penyempurnaan ini dilakukan paling lambat 7 hari kerja sejak diterimanya hasil evaluasi.Menetapkan Per KDH – Pelaksanaan Pengeluaran atas Pagu Tahun Anggaran Berjalan. dan PerMendagri tentang Evaluasi Raperda Perubahan APBD maka Gubernur/Mendagri akan mengembalikan kedua dokumen tersebut kepada KDH untuk ditindaklanjuti bersama DPRD.8. Raperda Perubahan APBD Dan Lampiran Raperda Perubahan APBD Dan Lampiran 2. Bila KDH dan DPRD tidak menindaklanjuti. . Per Mendagri/Gubernur – Pembatalan Perda Perubahan dan Per KDH Perubahan. maka Gubernur/ Mendagri membatalkan Perda Perubahan APBD dan Per KDH Penjabaran Perubahan APBD dengan mengeluarkan Per Mendagri/Gubernur – Pembatalan Perda Perubahan dan Per KDH Perubahan.E. Berdasarkan dokumen ini KDH: . dan Berlakunya APBD TA Berjalan 3.Memberhentikan pelaksanaan Perda Perubahan dan mencabut Perda Perubahan dengan mengeluarkan Perda – Pencabutan Perda Perubahan APBD selambatlambatnya 7 hari kerja setelah pembatalan. Peraturan Perundangan yang lebih tinggi. dan Berlakunya APBD TA Berjalan 7 Hari Kerja setelah pembatalan 4. Pembatalan Perda Perubahan APBD dan Per KDH – Penjabaran Perubahan APBD Uraian KDH Raper KDH (Penjabaran Perubahan APBD) Gubernur/Mendagri Raper KDH (Penjabaran Perubahan APBD) 1. Per KDH – Pelaksanaan Pengeluaran atas Pagu TA Berjalan Perda – Pencabutan Perda Perubahan APBD 129 . Apabila Raperda Perubahan APBD dan Raper KDH Penjabaran APBD dinyatakan tidak sesuai Kepentingan Umum. Per Mendagri/Gubernur – Pembatalan Perda Perubahan dan Per KDH Perubahan. Gubernur/Medagri kemudian menyerahkan Per Mendagri/ Gubernur – Pembatalan Perda Perubahan dan Per KDH Perubahan. dan Berlakunya APBD TA Berjalan kepada KDH. dan Berlakunya APBD TA Berjalan.

E.8. Penetapan Perda Perubahan APBD KDH 34 Per KDH – Penjabaran Perubahan APBD Per KDH – Penjabaran Perubahan APBD Perda Perubahan APBD Pembuatan Surat Pemberitahuan Perda Perubahan APBD Disertai penjelasan perbedaan jumlah anggaran sebelum dan setelah perubahan Rancangan DPPA SKPD Surat Pemberitahuan Surat Pemberitahuan Per KDH – Penjabaran Perubahan APBD Perda Perubahan APBD Rancangan DPPA SKPD 35 Ke E. Pembahasan Rancangan DPPA SKPD 130 .10. Penyusunan Rancangan DPPA SKPD SKPD Surat Pemberitahuan Paling lambat 3 hari kerja setelah penetapan Perda Perubahan APBD Penyusunan Rancangan DPPA SKPD PPKD Dari F.9.

E. Surat Pemberitahuan 4. Berdasarkan Surat Pemberitahuan. KDH menyerahkan Perda Perubahan APBD dan Per KDH Penjabaran Perubahan APBD kepada PPKD. SKPD PPKD Perda Perubahan APBD KDH Perda Perubahan APBD Per KDH – Penjabaran Perubahan APBD Per KDH – Penjabaran Perubahan APBD 2. Berdasarkan kedua dokumen ini. Surat Pemberitahuan 3. PPKD membuat Surat Pemberitahuan. SKPD menyusun Rancangan DPPA-SKPD. PPKD mendistribusikan Surat Pemberitahuan kepada SKPD. Rancangan DPPA SKPD 5. 3 hari kerja Rancangan DPPA SKPD 131 . SKPD menyerahkan Rancangan DPPA-SKPD kepada PPKD paling lambat 3 hari kerja setelah perubahan APBD ditetapkan.9 Penyusunan Rancangan DPPA SKPD Uraian 1.

11. Penyusunan DPPA SKPD 35 Penyusunan Rancangan DPPA SKPD Pembahasan Rancangan DPPA SKPD Rancangan DPPA SKPD Rancangan DPPA SKPD Tidak Menyetujui Ya Rancangan DPPA SKPD Rancangan DPPA SKPD Pengesahan DPPA SKPD 36 DPPA SKPD Ke E.E. Pembahasan Rancangan DPPA SKPD PPKD TAPD Rancangan DPPA SKPD SEKDA Dari E.9. Pengesahan Rancangan DPPA SKPD 132 .10.

10 Pembahasan Rancangan DPPA SKPD Uraian 1. PPKD mengotorisasi Rancangan DPPA-SKPD kemudian menyerahkannya kepada TAPD. Kemudian menyerahkan Rancangan DPPASKPD ini kepada SEKDA untuk disetujui. Rancangan DPPA SKPD 4. SEKDA menyerahkan Rancangan DPPA-SKPD kepada TAPD. TAPD mengesahkan Rancangan DPPA-SKPD menjadi DPPA-SKPD kemudian DPPA-SKPD diserahkan kepada PPKD.E. TAPD membahas Rancangan DPPA-SKPD. Rancangan DPPA SKPD 3. Setelah disetujui. Rancangan DPPA SKPD TAPD PPKD Rancangan DPPA SKPD SEKDA 2. DPPA SKPD 133 .

11. Pembahasan Rancangan DPPA SKPD Pengesahan Rancangan DPPA SKPD Pembahasan Rancangan DPPA SKPD DPPA SKPD Rancangan DPPA SKPD 134 . Pengesahan Rancangan DPPA SKPD SKPD PPKD SEKDA DPPA SKPD Rancangan DPPA SKPD 36 Dari E.E.10.

11 Pengesahan Rancangan DPPA-SKPD Uraian 1. PPKD mengesahkan Rancangan DPPASKPD menjadi DPPA-SKPD. DPPA SKPD 135 . SEKDA menyerahkan dokumen Rancangan DPPA-SKPD kepada PPKD. SKPD PPKD Rancangan DPPA SKPD SEKDA Rancangan DPPA SKPD 2. DPPA SKPD 3. PPKD menyerahkan DPPA-SKPD kepada SKPD.E.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful