BAGAN ALIR   SIKLUS PENGELOLAAN  KEUANGAN DAERAH 

Berdasarkan  PERMENDAGRI Nomor 13 Tahun 2006  Tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah 

DEPARTEMEN DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA 12 JUNI 2006

DAFTAR ISI
Proses A. Proses Penyusunan APBD
A.1. A.2. A.3. A.4. A.5. A.6. A.7. A.8. A.9. Penyusunan KUA dan PPAS Penyiapan Pedoman Penyusunan RKA SKPD Penyusunan RKA SKPD Penyiapan Raperda APBD Pembahasan Raperda APBD dan Penyusunan Raper KDH Penjabaran APBD Evaluasi Raperda APBD dan Raper KDH Penjabaran APBD Penetapan Perda APBD dan Per KDH Penjabaran APBD Pembatalan Perda APBD dan Per KDH Penjabaran APBD Penyusunan Raper KDH APBD

Halaman 1
2 4 6 8 10 12 14 16 18 20

A.10. Penetapan Raper KDH APBD

B. Pelaksanaan dan Penatausahaan Belanja
B.1. B.2. B.3. B.4. Penyiapan Rancangan DPA – SKPD dan Rancangan Anggaran Kas Penyusunan Rancangan DPA SKPD Pengesahan Rancangan DPA SKPD Penyediaan Dana

23
24 26 28 30 32 34 36 38 40 42 44 46 48 50 52 54 56 58 60 62 64 66 68 70 72 74 76 78 80 82

B.5.1. Pengajuan SPP – UP B.5.2. Penerbitan SP2D – UP B.5.3. Pembelanjaan Dana UP B.6.1. Pengajuan SPP – GU B.6.2. Penerbitan SP2D – GU B.6.3. Pembelanjaan Dana GU B.7.1 Pengajuan SPP – TU B.7.2. Penerbitan SP2D – TU B.7.3. Pembelanjaan Dana TU B.8.1. Pengajuan SPP – LS Gaji dan Tunjangan B.8.2. Penerbitan SP2D – LS Gaji dan Tunjangan B.8.3. Pembelanjaan Dana Gaji B.9.1. Pelaksanaan Pengeluaran Barang dan Jasa B.9.2. Pengajuan SPP – LS Barang dan Jasa B.9.3. Penerbitan SP2D – LS Barang dan Jasa B.9.4. Pembelanjaan Dana Barang & Jasa B.10.1. Pelaksanaan Pengeluaran Barang dan Jasa – Non Pihak Ketiga B.10.2. Pengajuan SPP – LS Barang dan Jasa – Non Pihak Ketiga B.10.3. Penerbitan SP2D – LS Barang dan Jasa – Non Pihak Ketiga B.10.4. Pembelanjaan Dana Barang & Jasa – Non Pihak Ketiga B.11.1. Pengajuan SPP – LS – Subsidi, Bunga, Hibah dan Pembiayaan B.11.2. Penerbitan SP2D – LS – Subsidi, Bunga, Hibah dan Pembiayaan B.11.3. Pembelanjaan Dana Bunga, Subsidi, Hibah, Bantuan dan Pembiayaan B.12. B.13. B.14. Dana Cadangan Pembuatan SPJ SPJ dengan Bendahara Pembantu

Pelaksanaan Pendapatan Daerah – Bendahara Penerimaan Pembantu C. Pengesahan Rancangan DPPA SKPD . E.5.2.1. Akuntansi SKPD Laporan Keuangan SKPD Akuntansi SKPKD Laporan Keuangan PEMDA Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Pembahasan Laporan Keuangan PEMDA 99 100 102 104 106 108 110 E.4. D. Pelaksanaan dan Penatausahaan Pendapatan C.9. E.1.4. E.6.8.2. D. E.5.2. Pelaksanaan Pendapatan Daerah – Bank Kasda C. E. Pelaksanaan Pendapatan Daerah – Bendahara Penerimaan C.2.1. E.1. Akuntansi dan Pelaporan D. E.3. Pelaksanaan Pendapatan Daerah – Bank lain C.3.1.1.2.6. Pembahasan Rancangan DPPA SKPD E. D. Penyusunan KUA dan PPAS Perubahan APBD Penyiapan Pedoman Penyusunan RKA SKPD untuk Perubahan APBD Penyusunan RKA SKPD Perubahan APBD Penyiapan Raperda Perubahan APBD Pembahasan Raperda Perubahan APBD Evaluasi Raperda Perubahan APBD dan Raper KDH Penjabaran P-APBD Penetapan Perda Perubahan APBD dan Per KDH – Penjabaran P-APBD Pembatalan Perda Perubahan APBD dan Per KDH – Penjabaran P-APBD Penyusunan Rancangan DPPA SKPD 113 114 116 118 120 122 124 126 128 130 132 134 E.2.1. Penatausahaan Penerimaan dengan Bendahara Pembantu Halaman 85 86 88 90 92 94 96 D. Perubahan APBD E.Proses C.7. D. Penatausahaan Penerimaan C.11.4. E.3.10. D.1.

4 Pelaksanaan Pendapatan Daerah–Bank Lain C.2.SIKLUS PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH MENURUT PERMENDAGRI PENYUSUNAN APBD A.3.4 D.3 A.8.3.6.9.3 Penyusunan RKA SKPD P-APBD E.2. Pelaksanaan Pengeluaran Barang & Jasa–Non Pihak Ketiga B.1.11.8.7. B94 DOKUMEN PELAKSANAAN APBD DAN PENATAUSAHAAN PENGELUARAN Penyiapan Rancangan DPA-SKPD dan Rancangan Anggaran Kas Penyusunan Rancangan DPA-SKPD Pengesahan Rancangan DPA-SKPD Penyediaan Dana Pengajuan SPP-UP Penerbitan SP2D-UP Pembelanjaan Dana UP Pengajuan SPP-GU Penerbitan SP2D-GU Pembelanjaan Dana GU Pengajuan SPP-TU Penerbitan SP2D-TU Pembelanjaan Dana TU Pengajuan SPP-LS Gaji & Tunjangan Penerbitan SP2D-LS Gaji & Tunjangan Pembelanjaan Dana Gaji & Tunjangan Pelaksanaan Pengeluaran Barang & Jasa Pengajuan SPP-LS Barang & Jasa Penerbitan SP2D-LS Barang & Jasa Pembelanjaan Dana Barang & Jasa B.6 Akuntansi SKPD Laporan Keuangan SKPD Akuntansi SKPKD Laporan Keuangan PEMDA Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Pembahasan Laporan Keuangan PEMDA E.3.1. B. B.1. Subsidi Hibah. Bagi Hasil dan Pembiayaan B.4.1 Pelaksanaan Pendapatan Daerah .10 Pembahasan Rancangan DPPA SKPD E.10.11.Bendahara Penerimaan Pembantu C.4 B.7.2.10.7 Pembatalan Perda P-APBD dan Per KDH Penjabaran P-APBD E.5 D.7. Penetapan Raper KDH (Dalam Hal DPRD Tidak Mengambil Keputusan Bersama) B. B.Bendahara Penerimaan C.2 D.1. Subsidi Hibah.3.1 B.2 Pelaksanaan Pendapatan Daerah .14. B. B. Bantuan.2. B.5.6 Evaluasi Raperda APBD & Raper KDH Penjabaran APBD A.2 Penatausahaan Penerimaan dengan Bendahara Pembantu AKUNTANSI DAN PELAPORAN D. B. B.6.8. B.4 Penyiapan Raperda P-APBD E. Pembuatan SPJ B. Penyusunan Raper KDH APBD A.6.1 Penatausahaan Penerimaan C. Penerbitan SP2D-LS Barang & Jasa –Non Pihak Ketiga B.10.1.8 Penetapan Perda P-APBD dan Per KDH Penjabaran P-APBD E. Bagi Hasil dan Pembiayaan B.9. Pembelanjaan Dana Bunga.2. 2 Penyiapan Pedoman Penyusunan RKA SKPD untuk P-APBD E.8 Penetapan Perda APBD dan Per KDH Penjabaran APBD A. Pembelanjaan Dana Barang & Jasa –Non Pihak Ketiga B.5.3 Pelaksanaan Pendapatan Daerah–Bank Kasda C.1 D.9. B. Bantuan.2.1.13. SPJ dengan Bendahara Pembantu PERUBAHAN APBD PELAKSANAAN & PENATAUSAHAAN PENERIMAAN C.3 D. Pengajuan SPP-LS Barang & Jasa –Non Pihak Ketiga B.10.3.3.1.4 A. B.1. Bagi Hasil dan Pembiayaan B. Penerbitan SP2D Bunga. B.1 A. Bantuan. Pembentukan Dana Cadangan B. Pengajuan SPP-LS Bunga. B.3.2.9 Penyusunan Rancangan DPPA SKPD E.11.9.7 Pembatalan Perda APBD dan Per KDH Penjabaran APBD A.5 Pembahasan Raperda P-APBD E.12.1 Penyusunan KUA & PPAS P-APBD E.2.10. Subsidi Hibah.1.5 Penyusunan KUA & PPAS Penyiapan Pedoman Penyusunan RKA SKPD Penyusunan RKA SKPD Penyiapan Raperda APBD Pembahasan Raperda APBD dan Penyusunan Raper KDH Penjabaran APBD A.2. B.1.1.2 A.3 B.5.6 Evaluasi Raperda P-APBD & Raper KDH Penjabaran P-APBD E.2 B.11 Pengesahan Rancangan DPPA SKPD .

KETERANGAN GAMBAR No... 6 Lanjutan dari Halaman.. Gambar Keterangan 1 Proses / Aktivitas 2 Alternatif Keputusan atau Situasi 3 Dokumen 4 Proses yang Telah Dijelaskan Sebelumnya 5 Berlanjut ke Halaman. 7 Arsip / Database / Register 8 Pihak Lain di Luar Siklus ..

Instansi Bank Kasda BPK BUD DPRD KDH PPKD PA PNS Daerah PPK PPTK SEKDA SKPD SKPKD TAPD 2.DAFTAR SINGKATAN 1. Dokumen BKU CALK DPA SKPD DPPA SKPD KUA LK LAK LRA Perda Per KDH PPA PPAS Raperda Raper KDH : Buku Kas Umum : Catatan Atas Laporan Keuangan : Dokumen Pelaksana Anggaran SKPD : Dokumen Pelaksanaan Perubahan Anggaran SKPD : Kebijakan Umum APBD : Laporan Keuangan : Laporan Arus Kas : Laporan Realisasi Angaran : Peraturan Daerah : Peraturan Kepala Daerah : Prioritas dan Plafon Anggaran : Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara : Rancangan Peraturan Daerah : Rancangan Peratruran Kepala Daerah : Bank Kas Daerah : Badan Pemeriksa Keuangan : Bendahara Umum Daerah : Dewan Perwakilan Rakyat Daerah : Kepala Daerah : Pejabat Pengelola Keuangan Daerah : Pengguna Anggaran : Pegawai Negeri Sipil Daerah : Pejabat Penatausahaan Keuangan : Panitia Pelaksana Teknis Kegiatan : Sekretaris Daerah : Satuan Kerja Perangkat Daerah : Satuan Kerja Pengelola Keuangan Daerah : Tim Anggaran Pemerintah Daerah .

RKA SKPD RKPD SE SK SPD SPJ SKP Daerah SKR SPM STS SPP GU SPP LS SPP TU SPP UP SPPD SP2D : Rencana Kerja dan Anggaran SKPD : Rencana Kerja Pemerintah Daerah : Surat Edaran : Surat Keputusan : Surat Penyediaan Dana : Surat Pertanggungjawaban : Surat Ketetapan Pajak Daerah : Surat Ketetapan Retribusi : Surat Perintah Membayar : Surat Tanda Setoran : Surat Permintaan Pembayaran Ganti Uang Persediaan : Surat Permintaan Pembayaran Langsung : Surat Permintaan Pembayaran Tambahan Uang Persediaan : Surat Permintaan Pembayaran Uang Persediaan : Surat Perintah Perjalanan Dinas : Surat Perintah Pencairan Dana .

Berdasarkan Nota Kesepakatan tersebut. KDH memnyampaikan Surat Edaran yang berisi Pedoman Penyusunan RKA-SKPD yang kemudian ditindaklanjuti oleh SKPD-SKPD dengan melakukan penyusunan RKA-SKPD.Nota Kesepakatan . Dalam kasus tertentu dimana DPRD tidak mengambil keputusan bersama. Kedua dokumen tersebut kemudian dibahas bersama DPRD untuk menghasilkan sebuah Nota Kesepakatan KUA dan PPA.PROSES PENYUSUNAN APBD Penyusunan KUA & PPAS Penyusunan Raperda APBD Pedoman Penyusunan RKA-SKPD (A2) Penetapan Perda APBD Pembahasan Raperda APBD (A5) Proses Perencanaan RKPD Penyusunan RKA-SKPD (A3) Persetujuan Bersama Raperda APBD Penyusunan KUA dan PPAS (A1) RKA-SKPD Evaluasi Gubernur/ Mendagri (A6) . Proses penetapan Perda APBD baru dapat dilakukan jika Mendagri/Gubernur menyatakan bahwa Perda APBD tidak bertentangan dengan kepentingan umum dan peraturan perundangan yang lebih tinggi. PPKD melakukan kompilasi RKA-SKPD menjadi Raperda APBD untuk dibahas dan memperoleh persetujuan bersama dengan DPRD sebelum diajukan dalam proses Evaluasi. KDH dapat menyusun Peraturan KDH tentang APBD.KUA dan PPA Raperda APBD (A4) Perda APBD (A7) Pembatalan Perda APBD (A8) Dalam Hal DPRD Tidak Mengambil Keputusan Bersama Penyusunan Raper KDH APBD (A9) Evaluasi & Penetapan Raper KDH APBD (A10) Raper KDH APBD Proses Penyusunan APBD dimulai dengan penyusunan rancangan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan dokumen Proiritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS). 1 .

Menentukan skala prioritas urusan 2. Menyusun plafon anggaran sementara tiap program Penyusunan Rancangan Awal PPAS Tidak Menyetujui Ya Rancangan PPAS Rancangan PPAS Rancangan PPAS Nota Kesepakatan KUA KUA Otorisasi Rancangan Awal PPAS Rancangan Awal PPAS KDH mengotorisasi dan menyerahkan kepada DPRD paling lambat Minggu Ke-2 Juli Rancangan PPAS Pembahasan Bersama PEMDA .Prinsip dan kebijakan penyusunan APBD c.Pokok-pokok kebijakan yang memuat sinkronisasi kebijakan Pusat .DPRD Nota Kesepakatan KUA KUA KUA disepakati paling lambat Minggu Ke-1 Juli Nota Kesepakatan KUA KUA Nota Kesepakatan KUA KUA Tahapan: 1.Teknis penyusunan APBD d. Rancangan awal KUA Rancangan awal KUA SEKDA menyetujui dan menyerahkan kepada KDH paling lambat Awal Juni Otorisasi KDH mengotorisasi dan menyerahkan kepada DPRD paling lambat Pertengahan Juni Pembahasan Bersama PEMDA .Daerah b.1.A. Penyusunan KUA dan PPAS TAPD RKPD Penyusunan Rancangan awal KUA SEKDA Rancangan KUA KDH Rancangan KUA Rancangan KUA DPRD Rancangan KUA Tidak Menyetujui Ya SE Mendagri Memuat: a. Menentukan urutan program tiap urusan 3.Hal-hal khusus lainnya.DPRD PPA disepakati paling lambat Akhir Juli PPA KUA dan PPAS Menjadi Dasar Penyusunan Pedoman RKA Nota Kesepakatan PPA Nota Kesepakatan PPA PPA Nota Kesepakatan PPA PPA 2 .

DPRD membahas rancangan PPAS bersama PEMDA untuk menghasilkan PPA dan Nota Kesepakatan PPA. KDH mengotorisasi rancangan KUA dan menyerahkan kpd DPRD paling lambat pertengahan Juni. Penyusunan KUA & PPAS Uraian 1.1. Tengah Juni Rancangan KUA 5. Rancangan Awal KUA tersebut memuat: . TAPD menyampaikan rancangan awal PPAS kepada SEKDA. TAPD menyusun rancangan awal KUA. TAPD menyampaikan rancangan awal KUA kpd SEKDA. Kedua dokumen ini disepakati paling lambat akhir Juli.Pokok-pokok kebijakan yang memuat sinkronisasi kebijakan Pusat-Daerah . SEKDA menyetujui rancangan awal PPAS menjadi Rancangan PPAS dan menyerahkan rancangan PPAS kepada KDH. Berdasarkan KUA dan Nota Kesepakatan KUA. Nota Kesepakatan KUA KUA Nota Kesepakatan KUA KUA Minggu 1 Juli 6.Menyusun plafon anggaran sementara tiap program Rancangan Awal PPAS 7.A. KUA disepakati paling lambat minggu ke-1 Juli. Mgg 2 Juli Rancangan PPAS 10.Prinsip dan kebijakan penyusunan APBD .Menentukan urutan program tiap urusan . DPRD membahas rancangan KUA bersama PEMDA untuk menghasilkan KUA dan Nota Kesepakatan KUA. Rancangan Awal PPAS 8. Akhir Juli Nota Kesepakatan PPA PPA 3 . TAPD SEKDA KDH DPRD Rancangan awal KUA Rancangan awal KUA 3. TAPD menyusun rancangan awal PPAS Tahapan PPAS: .Menentukan skala prioritas urusan .Teknis penyusunan APBD . KDH mengotorisasi rancangan PPAS dan menyerahkan kepada DPRD paling lambat minggu ke-2 Juli. Awal Juni Rancangan KUA 4.Hal-hal khusus lainnya 2. Rancangan PPAS 9. SEKDA menyetujui rancangan awal KUA dan menyerahkan rancangan KUA kpd KDH paling lambat awal Juni.

2.PPA untuk setiap program SKPD dan rencana pendapatan dan pembiayaan.Hal-hal lainnya yang perlu mendapatkan perhatian dari SKPD e.Batas waktu penyampaian RKASKPD kepada PPKD d.A.3. Penyiapan Pedoman Penyusunan RKA SKPD TAPD SEKDA KDH Penyusunan Analisis Standar Belanja Penyusunan SPM Penyusunan Standar Satuan Harga Nota Kesepakatan KUA Nota Kesepakatan PPA Analisis Standar Belanja SPM Standar Satuan Harga Rancangan SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Rancangan SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Ya Penyiapan Rancangan AWAL Surat Edaran KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Tidak Menyetujui Otorisasi Diterbitkan paling lambat awal Agustus TA berjalan Mencakup: a.Sinkronisasi program dan kegiatan antar SKPD dengan kinerja SKPD sesuai dengan SPM c. Penyusunan RKA SKPD 4 .Lampiran: -KUA -PPA -Kode rekening APBD -Format RKA-SKPD -Analisis standar belanja -Standar satuan harga Rancangan AWAL SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Rancangan AWAL SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SE KDH tentang SKPD Pedoman SE KDHRKA tentang Penyusunan Pedoman SKPD Penyusunan RKA SKPD SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD 1 Ke A. b.

Batas waktu penyampaian RKA-SKPD kepada PPKD 4. Lampiran: . KDH mengotorisasi Rancangan Surat Edaran KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD menjadi Surat Edaran KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD. paling lambat awal bulan Agustus tahun anggaran berjalan.Standar Satuan Harga 2. Sinkronisasi program dan kegiatan antar SKPD dengan kinerja SKPD sesuai dengan SPM 3.Analisis Standar Belanja .Format RKA-SKPD . Rancangan Awal SE KDH ini mencakup: 1. SKPD 5 . Hal-hal lain yang perlu mendapat perhatian dari SKPD 5. SPM. TAPD menyerahkan Rancangan AWAL Surat Edaran KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA-SKPD kepada SEKDA. PPA untuk tiap program SKPD dan rencana pendapatan dan pembiayaan 2. Sebagai langkah awal penyusunan Raperda APBD.A. dan Standar Satuan Harga. Rancangan SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD 4.PPA . SEKDA menyetujui Rancangan AWAL Surat Edaran KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA-SKPD dan meneruskannya kepada KDH. Penyusunan Pedoman tersebut mengacu pada KUA dan PPA yang telah disepakati serta dokumen-dokumen pendukung lain seperti Analisis Standar Belanja. SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Awal Agustus 5.2 Penyiapan Pedoman Penyusunan RKA-SKPD Uraian 1. SEKDA mengkoordinasi penyebaran Surat Edaran KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD kepada SKPDSKPD.KUA . Rancangan AWAL SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD TAPD Rancangan AWAL SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD SEKDA KDH 3. TAPD menyiapkan Rancangan AWAL Surat Edaran (SE) KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA-SKPD.Kode Rekening APBD .

Penyiapan Raperda APBD 6 .1 dan 3.1 RKA SKPD 3.Sinkronisasi program dan kegiatan antar SKPD dengan kinerja SKPD sesuai dengan SPM c.Hal-hal lainnya yang perlu mendapatkan perhatian dari SKPD e.Lampiran: -KUA -PPA -Kode rekening APBD -Format RKA-SKPD -Analisis standar belanja -Standar satuan harga SEKDA Dari A.2 Disiapkan Oleh SKPD yang bertindak sebagai SKPKD Penyusunan Rekapitulasi Rincian Anggaran Belanja Langsung (Program & Kegiatan RKA SKPD 2.2 Form RKA SKPD 3. Penyusunan RKA SKPD SKPD Mencakup: a.1 RKA SKPD 3.3.2 2 RKA SKPD RKA SKPD Penyusunan RKA SKPD Ke A. Penyiapan Pedoman Penyusunan RKA SKPD 1 SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Penyusunan Rincian Anggaran Pendapatan Penyusunan Rincian Anggaran Belanja Tidak Langsung Penyusunan Rincian Anggaran Belanja Langsung (Program & Kegiatan Penyusunan Rincian Penerimaan Pembiayaan Daerah Penyusunan Rincian Pengeluaran Pembiayaan Daerah RKA SKPD 1 Form RKA SKPD 1 Disiapkan Hanya Oleh SKPD Pemungut Pendapatan RKA SKPD 2.4.2.2.Batas waktu penyampaian RKA-SKPD kepada PPKD d.PPA untuk setiap program SKPD dan rencana pendapatan dan pembiayaan b.1 RKA SKPD 2.A.

SKPD menyusun Rincian Anggaran Belanja Tidak Langsung untuk menghasilkan RKA-SKPD 2. 3. 4. SKPD mengkompilasi dokumen RKA-SKPD diatas menjadi RKA-SKPD.2. Form RKA-SKPD 1 disiapkan hanya oleh SKPD pemungut pendapatan. SKPD mulai menyusun RKA masing-masing RKA SKPD 1 2. 6.2.2.2 RKA SKPD RKA SKPD 3. SKPD yang bertindak sebagai SKPKD menyusun Rincian Penerimaan Pembiayaan Daerah untuk menghasilkan RKASPKD 3.2. RKA-SKPD tersebut selanjutnya diserahkan kepada PPKD untuk proses peyusunan Raperda APBD.2 8. 7. SKPD menerima Surat Edaran KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA-SKPD.1 RKA SKPD 2.1 untuk kemudian digabung dalam rekapitulasi Rincian Anggaran Belanja Langsung untuk menghasilkan RKASKPD 2.1 RKA SKPD 3.3 Penyusunan RKA-SKPD Uraian SKPD 1.1. SKPD menyusun Rincian Anggaran Pendapatan untuk menghasilkan RKA-SKPD 1. 7 .A. SKPD yang bertindak sebagai SKPKD menyusun Rincian Pengeluaran Pembiayaan Daerah untuk menghasilkan RKASKPD 3. SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA-SKPD RKA SKPD 2.1 RKA SKPD 2. SKPD menyusun Rincian Anggaran Belanja Langsung masing-masing kegiatan untuk menghasilkan RKA-SKPD 2.1. Berdasarkan SE tersebut.

Rekap Belanja (urusan PEMDA. Daftar perkiraan penambahan/pengurangan aset lain-lain 10. organisasi. Daftar kegiatan dianggarkan kembali 11. Pembahasan Raperda APBD Akuntansi RKA SKPD RKA SKPD Laporan Keuangan Badan Kepegawaian RKA SKPD Ya Daftar Pegawai RKA SKPD Masyarakat Penyusunan Raperda APBD beserta Lampiran Lampiran Raperda APBD: 1. PPA & Dokumen Lain Ke A. Daftar piutang daerah. Penyiapan Raperda APBD SKPD Dari A. Daftar pinjaman daerah 8 RKA SKPD Raperda APBD dan Lampiran Nota Keuangan Raperda APBD dan Lampiran . program dan kegiatan.5.4. Daftar jumlah pegawai. Daftar perkiraan penambahan/pengurangan aset tetap 9. Ringkasan APBD (urusan PEMDA dan organisasi) 3. Ringkasan APBD 2. belanja. Penyusunan RKA SKPD PPKD TAPD SEKDA Nota Keuangan Raperda APBD dan Lampiran KDH Nota Keuangan Raperda APBD dan Lampiran 2 RKA SKPD RKA SKPD Pembahasan RKA SKPD 3 Tidak Raperda APBD dan Lampiran Penyusunan RKA SKPD Sesuai KUA.3. Daftar dana cadangan daerah 12. Rincian APBD (urusan PEMDA. 6. keselarasan urusan – fungsi) 5. Daftar investasi daerah 8. 7.A. organisasi. pembiayaan) 4. pendapatan.

Daftar jumlah pegawai. PPKD melakukan kompilasi atas RKA-SKPD menjadi Raperda APBD beserta lampiran dan Nota Keuangan. Raperda APBD dan Lampiran 6. indikator kinerja. piutang daerah. SKPD harus melakukan penyempurnaan.Rekapitulasi belanja . Dengan data tambahan berupa Laporan Keuangan dan Daftar Pegawai. PPA. Pembahasan dilakukan untuk menelaah kesesuaian antara RKA-SKPD dengan KUA.Daftar kegiatan dianggarkan kembali . dan investasi daerah .4 Penyiapan Raperda APBD Uraian SKPD RKA SKPD PPKD TAPD SEKDA KDH 1. PPKD menyerahkan Raperda APBD beserta lampiran dan Nota Keuangan kepada SEKDA. PPKD menyerahkan RKA-SKPD kepada TAPD untuk dilakukan pembahasan. Nota Keuangan Raperda APBD dan Lampiran 9 . serta capaian kinerja.Ringkasan APBD (urusan dan organisasi) . dan dokumen perencanaan lainnya. TAPD menyerahkan RKA-SKPD yang telah sesuai kepada PPKD untuk dikompilasi menjadi Raperda APBD 4.3) diserahkan kepada PPKD untuk memulai penyusunan Raperda APBD.A. RKA-SKPD yang telah disiapkan oleh masing-masing SKPD (seperti dijelaskan di hal A. standar harga. RKA SKPD RKA SKPD 3. kelompok sasaran kegiatan.Daftar dana cadangan daerah dan pinjaman daerah RKA SKPD Penyusunan Raperda APBD beserta Lampiran Raperda APBD dan Lampiran Nota Keuangan Nota Keuangan 5.Ringkasan APBD . Lampiran APBD: . Apabila hasil pembahasan RKA-SKPD terdapat ketidaksesuaian. prakiraan . serta sinkronisasi program dan kegiatan antar SKPD. SAB. 2.Daftar perkiraan penambahan/ pengurangan aset tetap dan aset lain-lain . SEKDA menyerahkan Raperda APBD beserta lampiran dan Nota Keuangan kepada KDH dengan sebelumnya melakukan sosialisasi kepada masyarakat. SPM.

kelompok. program. rincian obyek pendapatan.DPRD SKPD RKA SKPD diberikan jika DPRD memerlukan penjelasan tambahan Raper KDH Penjabaran APBD Raper KDH Penjabaran APBD Tidak Sesuai KUA dan PPA DPRD Tidak Mengambil Keputusan Pengambilan keputusan bersama paling lambat 1 (satu) bulan sebelum TA ybs dilaksanakan 4 Ke A. Evaluasi Raperda APBD dan Raper KDH Penjabaran APBD 10 .5. belanja dan pembiayaan. Penyiapan Raperda DPRD Nota Keuangan Raperda APBD dan Lampiran KUA PPA Nota Keuangan Penyiapan Raper KDH Penjabaran APBD Raperda APBD dan Lampiran Penyampaian Raperda APBD beserta lampirannya kepada DPRD paling lambat pada minggu pertama bulan Oktober RKA SKPD Pembahasan Bersama PEMDA .A.6.Penjabaran APBD menurut urusan pemerintahan daerah. kegiatan. Pembahasan Raperda APBD dan Penyusunan Raper KDH – Penjabaran APBD PPKD 3 RKA Persetujuan Bersama Raperda APBD Penyusunan Raperda APBD KDH Dari A.4. Penyusunan Raper KDH APBD Persetujuan Bersama Raperda APBD Persetujuan Bersama Raperda APBD Raperda APBD Dan Lampiran Nota Keuangan Raperda APBD Dan Lampiran Lampiran Raper KDH – Penjabaran APBD: a. belanja daerah dan pembiayaan daerah b. Raper KDH Penjabaran APBD Raperda APBD Dan Lampiran 5 Ke A. obyek.9. jenis.Ringkasan penjabaran anggaran pendapatan daerah. organisasi.

program. kelompok. rincian objek pendapatan. KDH menyusun Raperda APBD beserta lampiran dan Nota Keuangan (seperti dijelaskan dalam proses A. DPRD menyerahkan Persetujuan Bersama Raperda APBD kepada PPKD.Penjabaran KDH menurut urusan. KDH menyerahkan Raperda APBD beserta lampiran dan Nota Keuangan kepada DPRD paling lambat minggu pertama bulan Oktober. berdasarkan Persetujuan Bersama Raperda APBD dan RKA-SKPD. kegiatan. belanja daerah. Setelah dinyatakan sesuai DPRD dan KDH membuat Persetujuan Bersama Raperda APBD selambat-lambatnya 1 bulan sebelum tahun anggaran bersangkutan dilaksanakan.A. belanja. PPKD. organisasi. jenis. Pembahasan Bersama PEMDA 4. Jika lebih dari 1 bulan DPRD tidak mengambil keputusan maka proses langsung dilanjutkan ke penyusunan Raper KDH APBD (A. DPRD bersama PEMDA membahas kesesuaian Raperda APBD beserta lampiran dan Nota Keuangan dengan KUA dan PPAS. dan pembiayaan daerah . PPKD menyerahkan Raper KDH Penjabaran APBD kepada KDH. Lampiran Raper KDH Penjabaran APBD: .9).4). PPKD KDH Raperda APBD dan Lampiran Nota Keuangan DPRD Mgg 1 Oktober 2. menyiapkan Raper KDH Penjabaran APBD. Persetujuan Bersama Raperda APBD Raperda APBD dan Lampiran Paling lambat 1 bulan sebelum pelaksanaan anggaran 5. objek.5 Pembahasan Raperda APBD dan Penyusunan Raper KDH – Penjabaran APBD Uraian 1. Raper KDH Penjabaran APBD 11 . Raperda APBD dan Lampiran Nota Keuangan 3.Ringkasan penjabaran anggaran pendapatan daerah. pembiayaan Raper KDH Penjabaran APBD 7. Persetujuan Bersama Raperda APBD Raperda APBD dan Lampiran 6.

Pembahasan Raperda 5 Penetapan PerMendagri tentang Evaluasi Raperda Raperda APBD Dan Lampiran Raper KDH (Penjabaran APBD) Raperda APBD Dan Lampiran Raper KDH (Penjabaran APBD) PerMendagri tentang Evaluasi Raperda Penyampaian Raperda dan Raper KDH paling lambat 3 hari kerja setelah disetujui disertai: a.Persetujuan bersama Pemda .APBD d. Evaluasi Raperda Ya Ditindaklanjuti KDH & DPRD Tidak Batas Waktu Penyempurnaan Adalah 7 Hari Kerja Setelah Diterimanya Evaluasi Sesuai Kepentingan Umum dan Peraturan Perundangan Lebih Tinggi Hasil Evaluasi Disampaikan Paling Lambat 15 Hari Kerja Sejak Diterimanya Raperda Tidak 6 Ya Ke A.A.Nota keuangan dan pidato kepala daerah perihal penyampaian pengantar nota keuangan pada sidang DPRD.DPRD terhadap Raperda .7.6.5.8.KUA dan PPA yang disepakati KDH dan pimpinan DPRD c. Penetapan Perda dan Per KDH 7 Raper KDH (Penjabaran APBD) 12 .APBD b.Risalah sidang jalannya pembahasan Raperda . Evaluasi Raperda APBD dan Raper KDH Penjabaran APBD KDH Gubernur/Mendagri Dari A. Pembatalan Perda Raperda APBD Dan Lampiran Raperda APBD Dan Lampiran Raper KDH (Penjabaran APBD) Ke A.

A.6 Evaluasi Raperda APBD dan Raper KDH Penjabaran APBD
Uraian
Raper KDH (Penjabaran APBD)

KDH
Raperda APBD Dan Lampiran

Gubernur/Mendagri

1. KDH menyerahkan Raperda APBD beserta lampiran dan Raper KDH Penjabaran APBD kepada Gubernur/Mendagri paling lambat 3 hari kerja setelah disetujui. Penyampaian Raperda dan Raper KDH disertai: - Persetujuan bersama PEMDA – DPRD terhadap Raperda APBD - KUA dan PPA yang disepakati KDH dan pimpinan DPRD - Risalah sidang jalannya pembahasan Raperda APBD - Nota Keuangan dan pidato kepala daerah perihal penyampaian pengantar nota keuangan pada sidang DPRD

3 hari kerja

2. Gubernur/Mendagri mengevaluasi kesesuaian Raperda APBD beserta lampiran dan Raper KDH Penjabaran APBD dengan Permendagri tentang Evaluasi Raperda. Jika Raperda APBD tidak dapat diterima dalam proses evaluasi, Pemda & DPRD harus melakukan penyempurnaan dalam jangka waktu 7 hari

Raper KDH (Penjabaran APBD)

Raperda APBD Dan Lampiran

Hasil Evaluasi disampaikan paling lambat 15 hari kerja setelah diterimanya Raperda

3. Gubernur/Mendagri menyerahkan Raperda APBD beserta lampiran dan Raper KDH Penjabaran yang sudah sesuai dengan Permendagri tentang Evaluasi Raperda kepada KDH.

Raper KDH (Penjabaran APBD)

Raperda APBD Dan Lampiran

13

A.7. Penetapan Perda APBD dan Per KDH Penjabaran APBD
KDH
7

Gubernur/Mendagri

Dari A.6. Evaluasi Raperda

Raper KDH (Penjabaran APBD)

Per KDH – Penjabaran APBD Raperda APBD Dan Lampiran

Perda - APBD

Penetapan Perda dan Per KDH

Paling lambat 31 Desember TA sebelumnya

Per KDH – Penjabaran APBD Per KDH – Penjabaran APBD Per KDH – Penjabaran APBD

8 Perda - APBD Perda - APBD Dilimpahkan Ke PPKD (Lembar B.1. Penyiapan Rancangan DPA SKPD dan Rancangan Anggaran Kas) Perda - APBD

Penyampaian Perda dan Per KDH ke Gubernur/Mendagri paling lambat 7 (tujuh) hari kerja setelah ditetapkan

14

A.7 Penetapan Perda APBD dan Per KDH Penjabaran APBD
Uraian
1. KDH menetapkan Raperda APBD beserta lampiran dan Raper KDH Penjabaran menjadi Perda APBD dan Raper KDH Penjabaran selambat-lambatnya 31 Desember tahun anggaran sebelumnya.
Raper KDH (Penjabaran APBD)

KDH
Raperda APBD Dan Lampiran

Gubernur/Mendagri

31 Des Per KDH (Penjabaran APBD)

31 Des

Perda APBD

7 hari

2. KDH menyerahkan Perda APBD dan Per KDH Penjabaran kepada Gubernur/Mendagri selambat-lambatnya 7 hari setelah ditetapkan.

7 hari

Per KDH (Penjabaran APBD)

Perda APBD

15

8. Evaluasi Raperda Ditindaklanjuti KDH dan DPRD Penetapan Pelaksanaan Pengeluaran atas Pagu Tahun Sebelumnya Pemberhentian Pelaksanaan Perda dan Pencabutan Perda Paling Lama 7 (tujuh) hari kerja setelah pembatalan Tidak Per KDH – Pelaksanaan Pengeluaran atas Pagu Tahun Sebelumnya Pembatalan Perda APBD dan Per KDH Penjabaran APBD Perda – Pencabutan Perda APBD Kep Mendagri/Gubernur – Pembatalan Perda dan Per KDH. dan Berlakunya Pagu Tahun Sebelumnya Gubernur/Mendagri 6 Dari A. Pembatalan Perda APBD dan Per KDH – Penjabaran APBD KDH Kep Mendagri/Gubernur – Pembatalan Perda dan Per KDH.6.A. dan Berlakunya Pagu Tahun Sebelumnya 16 .

Apabila hasil evaluasi Raperda APBD dan Raper KDH Penjabaran APBD tidak ditindaklanjuti oleh KDH dan DPRD maka Gubernur/Mendagri membatalkan Perda APBD dan Per KDH Penjabaran APBD. dan Berlakunya Pagu Tahun Sebelumnya kepada KDH. Permendagri/Gubernur – Pembatalan Perda dan Per KDH.A. KDH juga memberhentikan pelaksanaan Perda dengan mengeluarkan Perda Pencabutan Perda APBD selambatlambatnya 7 hari kerja setelah pembatalan. dan Berlakunya Pagu Tahun Sebelumnya 3. KDH Gubernur/Mendagri Raper KDH (Penjabaran APBD) Raperda APBD Dan Lampiran Pembatalan Perda dan Per KDH 2. Permendagri/Gubernur – Pembatalan Perda dan Per KDH. Gubernur/Mendagri menyerahkan dokumen Keputusan Mendagri/Gubernur Pembatalan Perda dan Per KDH. dan Berlakunya Pagu Tahun Sebelumnya. Per KDH – Pelaksanaan Pengeluaran atas Pagu Tahun Sebelumnya Perda – Pencabutan Perda APBD 17 . KDH menetapkan pelaksanaan pengeluaran atas pagu tahun sebelumnya dengan Per KDH Pelaksanaan Pengeluaran atas Pagu Tahun Sebelumnya. dan Berlakunya Pagu Tahun Sebelumnya 4.8 Pembatalan Perda APBD dan Per KDH Penjabaran APBD Uraian 1. Gubernur/Mendagri mengeluarkan dokumen Keputusan Mendagri/Gubernur Pembatalan Perda dan Per KDH.

Daftar dana cadangan daerah 12. Penetapan Raper KDH .10.APBD Laporan Keuangan Daftar Pegawai Penyusunan Raper KDH . Daftar perkiraan penambahan/pengurangan aset lain-lain 10. Ringkasan APBD (urusan PEMDA dan organisasi) 3. organisasi. pendapatan. keselarasan urusan – fungsi) 5. Daftar perkiraan penambahan/pengurangan aset tetap 9. program dan kegiatan. 7. Penyusunan Raper KDH APBD (Dalam Hal DPRD Tidak Mengambil Keputusan Bersama) SKPD 4 Raper KDH APBD dan Lampiran Raper KDH APBD dan Lampiran PPKD TAPD SEKDA KDH Penyusunan RKA SKPD RKA SKPD RKA SKPD RKA SKPD RKA SKPD Pembahasan RKA SKPD Raper KDH APBD dan Lampiran Raper KDH APBD dan Lampiran 8. Daftar jumlah pegawai.APBD + Lampiran Lampiran Raper KDH . Daftar piutang daerah. belanja.A RKA SKPD Akuntansi Badan Kepegawaian RKA SKPD Ke A. Daftar kegiatan dianggarkan kembali 11. pembiayaan) 4. 6. organisasi. Daftar investasi daerah 8. Rekap Belanja (urusan PEMDA. Daftar pinjaman daerah 18 RKA SKPD Raper KDH APBD dan Lampiran Raper KDH APBD dan Lampiran .APBD: 1.9.A. Rincian APBD (urusan PEMDA. Ringkasan APBD 2.

2. PPKD menyusun Raperda APBD beserta lampiran.A. SKPD menyerahkan RKASKPD kepada PPKD.9 Penyusunan Raper KDH APBD (DPRD tidak mengambil Keputusan Bersama) Uraian 1. 8. PPKD menyerahkan Raperda APBD beserta lampiran kepada SEKDA.Ringkasan APBD (urusan dan organisasi) . Jika DPRD tidak mengambil keputusan bersama. PPKD menyerahkan RKA-SKPD kepada TAPD utk dibahas. dan investasi daerah .Daftar perkiraan penambahan/ pengurangan aset tetap dan aset lain-lain .Ringkasan APBD . SKPD kembali menyusun RKA-SKPD.Daftar kegiatan dianggarkan kembali . 3. RKA SKPD Penyusunan Raper KDH APBD beserta Lampiran Raper KDH APBD dan Lampiran Raper KDH APBD dan Lampiran Raper KDH APBD dan Lampiran 19 . TAPD menyerahkan RKASKPD yang telah dibahas kepada PPKD. piutang daerah.Daftar jumlah pegawai.Rekapitulasi belanja . 6.Daftar dana cadangan daerah dan pinjaman daerah 7. Lampiran APBD: . SEKDA menyerahkan Raperda APBD beserta lampiran kepada KDH. SKPD RKA SKPD PPKD TAPD SEKDA KDH RKA SKPD RKA SKPD 5.

A Raper KDH – APBD dan Lampiran Penyampaian paling lambat 15 (lima belas) hari kerja sejak DPRD tidak menetapkan keputusan bersama KDH Raper KDH .APBD (Keputusan Gubernur/ Mendagri) 20 . Penetapan Raper KDH APBD (Dalam Hal DPRD Tidak Mengambil Keputusan Bersama) KDH Dari A.APBD Pengesahan Raper KDH APBD Penetapan Raper KDH – APBD oleh KDH Raper KDH .10.APBD (Keputusan Gubernur/ Mendagri) Per KDH .APBD Ya Melewati 30 (tigapuluh) Hari Kerja Tidak Per KDH – APBD (Keputusan KDH) Penetapan Per KDH APBD Per KDH .9. Penyusunan Raper KDH APBD (Dalam Hal DPRD Tidak Mengambil Keputusan Bersama) Gubernur/Mendagri 8.A.APBD (Keputusan Gubernur/ Mendagri) Per KDH .

KDH menyerahkan Raper KDH APBD dan lampiran kepada Gubernur/Mendagri. KDH Raper KDH APBD dan lampiran 15 hari kerja Gubernur/Mendagri Raper KDH APBD dan lampiran 30 hari kerja 2. Per KDH APBD (Keputusan Gubernur/Mendagri) 3. maka KDH menetapkan Raper KDH APBD menjadi Per KDH APBD (Keputusan KDH). Pengesahan harus sudah dilakukan dalam 30 hari kerja.A. Gubernur/Mendagri mengesahkan Raper KDH APBD menjadi Per KDH APBD. Per KDH APBD (Keputusan Gubernur/Mendagri) 21 . Apabila pengesahan melewati batas waktu 30 hari kerja.10 Penetapan Raper KDH APBD (DPRD tidak mengambil Keputusan Bersama) Uraian 1. paling lambat 15 hari kerja sejak DPRD tidak menetapkan Keputusan Bersama KDH. Gubernur/Mendagri menyerahkan Per KDH APBD (Keputusan Gubernur/Mendagri) kepada KDH.

.

1) SPPGAJI Dana LS Barang Pengajuan Dana (B.9.4) Pembelanjaan Dana LS (B.1 – B.3) Penerbitan SP2D (B.3) 23 .7.3) Dana LS Gaji Pengajuan Dana (B.2) Penerbitan SP2D (B.3) Penerbitan SP2D (B.8.7.1) SPPGU Dana TU Pengajuan Dana (B.10.5.2) SPPLS Dana LS Pihak III Pengajuan Dana (B.9.6.8.2) Penerbitan SP2D B.2) SP2D SP2D SP2D Pembelanjaan Dana UP (B.6.11.4) Pembelanjaan Dana LS (B.11.10.3) Penyediaan Dana (B.8.6.PELAKSANAAN dan PENATAUSAHAAN BELANJA Penyiapan DPA SKPD dan SPD DPA SKPD Anggaran Kas Penyiapan DPA SKPD (B.9.2) SP2D SP2D SP2D SP2D Pembelanjaan GAJI (B.5.10.3) Pembelanjaan Dana GU (B.3) Pembelanjaan Dana TU (B.1) SPPUP Dana GU Pengajuan Dana (B.1) SPPTU SPM-UP SPM-GU SPM-TU Penerbitan SP2D (B.4) SPD Dana UP Pengajuan Dana (B.7.1) SPPLS SPM-GAJI SPM-LS SPM-LS SPM-LS Penerbitan SP2D (B.11.2) Penerbitan SP2D (B.2) SPPLS Dana LS Bantuan Pengajuan Dana (B.5.3) Pembelanjaan Dana LS (B.

B. Pengesahan Rancangan DPA-SKPD 24 .2.1 Penyiapan Rancangan DPA-SKPD dan Rancangan Anggaran Kas SKPD PPKD TAPD Surat Pemberitahuan Dari A. Penetapan Perda 8 Rancangan DPA-SKPD Rancangan Anggaran Kas SKPD Penyusunan Rancangan DPA-SKPD Halaman B.8. Perda APBD PER KDH Penjabaran Rancangan DPA-SKPD Pembuatan Surat Pemberitahuan Paling lambat 15 hari sejak ditetapkannya Per KDH Penjabaran APBD Verfikasi bersama Kepala SKPD Penyusunan Rancangan Anggaran Kas SKPD Surat Pemberitahuan Tidak Sesuai Per KDH Penjabaran Paling lambat 3 (tiga) hari setelah APBD ditetapkan Rancangan DPA-SKPD Rancangan Anggaran Kas SKPD Rancangan Anggaran Kas SKPD Ya Rancangan Anggaran Kas SKPD Rancangan DPA-SKPD Rancangan Anggaran Kas SKPD Rancangan DPA-SKPD 9 Paling lambat 6 (enam) hari setelah pemberitahuan Ke B.3.

Rancangan DPA-SKPD 6 hari kerja setelah pemberitahuan 4. PPKD mengotorisasi Rancangan DPA-SKPD dan Rancangan Anggaran Kas SKPD kemudian diserahkan kepada TAPD. paling lambat 15 hari kerja sejak ditetapkannya Per KDH Penjabaran. Rancangan DPA-SKPD 6 hari kerja setelah pemberitahuan Rancangan Anggaran Kas SKPD 6.2) berdasarkan Surat Pemberitahuan Perda APBD dan Per KDH Penjabaran APBD. SKPD menyusun Rancangan Anggaran Kas SKPD. Rancangan Anggaran Kas SKPD 5.1 Penyiapan Rancangan DPA-SKPD dan Rancangan Anggaran Kas Uraian 1. SKPD menyerahkan Rancangan DPA-SKPD dan Rancangan Anggaran Kas SKPD kpd PPKD paling lambat 6 hari kerja setelah adanya pemberitahuan.B. berdasar Per KDH Penjabaran. Berdasarkan Rancangan DPA-SKPD yang telah dibuat. PPKD membuat Surat Pemberitahuan berdasarkan Perda APBD dan Per KDH Penjabaran APBD paling lambat 3 hari kerja sejak APBD ditetapkan. PPKD menyerahkan Surat Pemberitahuan kepada SKPD. 15 hari kerja sejak penetapan Per KDH Penjabaran Verfikasi bersama Kepala SKPD Rancangan Anggaran Kas SKPD Rancangan DPA-SKPD 25 . Surat Pemberitahuan 3. SKPD PPKD Surat Pemberitahuan 3 hari kerja sejak APBD ditetapkan TAPD 2. SKPD menyusun Rancangan DPA-SKPD (Hal B. TAPD melakukan verifikasi Rancangan DPA-SKPD dan Rancangan Anggaran Kas SKPD bersama Kepala SKPD. Rancangan DPA-SKPD Rancangan Anggaran Kas SKPD 7.

1 DPA-SKPD 3.2.2.1 DPA-SKPD 2. Penyusunan Rancangan DPA SKPD SKPD Pembuatan Surat Pemberitahuan Mengacu pada proses B.1 DPA-SKPD 3. Penyiapan Rancangan DPA dan Rancangan Anggaran Kas 26 .2 Penyusunan Rekapitulasi Belanja Langsung menurut Program & Kegiatan SKPD DPA-SKPD 2.2 Penyusunan Rancangan DPA-SKPD Penyusunan Rancangan Anggaran Kas SKPD Rancangan DPA-SKPD Rancangan DPA-SKPD Menjadi Sub Proses di B.B.1.1 Surat Pemberitahuan Penyusunan Rincian DPA Pendapatan SKPD Penyusunan Rincian DPA Belanja Tidak Langsung SKPD Penyusunan Rincian DPA Belanja Langsung Program & Per Kegiatan SPKD Penyusunan Rincian Penerimaan Pembiayaan Daerah Penyusunan Rincian Pengeluaran Pembiayaan Daerah DPA-SKPD 1 DPA-SKPD 2.

Berdasarkan Surat Pemberitahuan. SKPD menyusun Rincian DPA Belanja Tidak Langsung SKPD untuk menghasilkan DPA-SKPD 2.2.B.1 DPA-SKPD 2. 27 . DPA-SKPD 1 3. SKPD menyusun Rincian DPA Belanja Langsung masing-masing kegiatan untuk menghasilkan DPA-SKPD 2.1 DPA-SKPD 2.2. DPA-SKPD 2. Perda APBD dan Per KDH Penjabaran. SKPD PER KDH Penjabaran PERDA APBD Surat Pemberitahuan 2. SKPD mengkompilasi dokumen-dokumen DPA-SKPD diatas menjadi Rancangan DPA-SKPD.1. SKPD bertindak sebagai SKPKD menyusun Rincian Pengeluaran Pembiayaan Daerah utk menghasilkan DPA-SKPD 3. DPA-SKPD 3. SKPD menyusun DPA-SKPD. DPA-SKPD 3. SKPD bertindak sebagai SKPKD menyusun Rincian Penerimaan Pembiayaan Daerah utk menghasilkan DPA-SKPD 3. SKPD menyusun Rincian DPA Pendapatan SKPD untuk menghasilkan DPA-SKPD 1.1.2.2 Rancangan DPA-SKPD 5.1).2 Penyusunan Rancangan DPA-SKPD Uraian 1. SKPD untuk kemudian digabung dalam rekapitulasi Rincian DPA Belanja Langsung untuk menghasilkan DPA-SKPD 2.2.1 6.1 4. Rancangan DPA-SKPD ini digunakan sebagai dasar pembuatan Rancangan Anggaran Kas (Hal B.2 7.

Penyiapan Rancangan DPA SEKDA Penyusunan Anggaran Kas Pemerintah Daerah Rancangan Anggaran Kas SKPD Anggaran Kas Pemerintah Anggaran Kas Daerah Pemerintah Daerah 10 Penyiapan Rancangan DPA-SKPD dan Rancangan Anggaran Kas Rancangan Anggaran Kas SKPD Rancangan DPA-SKPD Rancangan DPA-SKPD Ke B. Penyediaan Dana 28 .4.4.3. Pengesahan Rancangan DPA-SKPD SKPD DPA-SKPD PPKD Rancangan Anggaran Kas SKPD TAPD 9 Dari B.B. Penyediaan Dana Rancangan DPA-SKPD Tidak Pengesahan Rancangan DPA-SKPD Rancangan DPA-SKPD DPA-SKPD DPA-SKPD DPA-SKPD DPA-SKPD DPA-SKPD Bawasda BPK Setuju Ya Rancangan DPA-SKPD 11 Ke B.1.

B.4. Penyediaan Dana
PA / Kuasa PA
SPD SPD

Kuasa BUD
Anggaran Kas Pemerintah Daerah

PPKD

10

Dari B.3. Pengesahan Rancangan DPA SKPD

11

DPA SKPD 12

Penyusunan Anggaran Kas Pemerintah Daerah

Pengesahan Rancangan DPA SKPD

Ke B.5.1., B.6.1., B.7.1., B.8.1., B.9.1., B.10.1., B.11.1. (Pengajuan SPP)

Penyiapan SPD

Anggaran Kas Pemerintah Anggaran Kas Daerah Pemerintah Daerah DPA SKPD

DPA SKPD DPA SKPD

Anggaran Kas Pemerintah Daerah

Rancangan SPD Rancangan SPD Rancangan SPD

Rancangan SPD Rancangan SPD Rancangan SPD

Otorisasi

SPD SPD SPD

29

B.3 Pengesahan Rancangan DPA-SKPD
Uraian
1. TAPD menyerahkan Rancangan DPASKPD yang lolos verifikasi kepada SEKDA dan Rancangan Anggaran Kas SKPD yang lolos verifikasi kepada PPKD.

SKPD

PPKD

TAPD
Rancangan DPA-SKPD

SEKDA
Rancangan DPA-SKPD

Rancangan Anggaran Kas SKPD

Rancangan Anggaran Kas SKPD

2. PPKD menyusun Rancangan Anggaran Kas SKPD menjadi Anggaran Kas Pemerintah Daerah. Dokumen ini akan digunakan dalam proses pembuatan dokumen penyediaan dana.

Anggaran Kas Pemerintah Daerah

3. SEKDA menyetujui Rancangan DPASKPD dan menyerahkan kepada PPKD.

Rancangan DPA-SKPD

Rancangan DPA-SKPD

4. PPKD mengesahkan Rancangan DPASKPD menjadi DPA-SKPD.
7 hari kerja

DPA-SKPD

5. PPKD menyerahkan DPA-SKPD kepada SKPD, Bawasda, dan BPK. Penyerahan kepada SPKD selambat-lambatnya 7 hari kerja sejak disahkan.

DPA-SKPD

BPK & Bawasda

30

B.4 Penyediaan Dana
Uraian
1. PPKD menyerahkan dokumen Anggaran Kas Pemerintah Daerah dan DPA-SKPD kepada Kuasa BUD.

PA/Kuasa PA

Kuasa BUD
Anggaran Kas Pemerintah Daerah

PPKD
Anggaran Kas Pemerintah Daerah

DPA SKPD

DPA SKPD

2. Berdasarkan dua dokumen tersebut, Kuasa BUD menyiapkan Rancangan SPD. 3. Kuasa BUD menyerahkan Rancangan SPD kepada PPKD.

Rancangan SPD

Rancangan SPD

4. PPKD mengotorisasi Rancangan SPD dan menyerahkan SPD kepada Pengguna Anggaran/Kuasa PA.

SPD

31

5.A Rancangan SPM Otorisasi Ke B.5. Ringkasan SPP-UP 3.2.4. Penyediaan Dana Pembuatan SPP-UP SPP-UP dan Dokumen Lain DPA SKPD SPD Penelitian SPP-UP DPA SKPD Pembuatan Surat Penolakan SPM SPP UP dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM Surat Penolakan Penerbitan SPM Surat Penolakan Penerbitan SPM Otorisasi Penolakan SPM Paling Lambat 1 Hari Kerja Sejak SPP Diterima SPP UP dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM SPD SPP-UP dan Dokumen Lain dan SPP-UP Dokumen Lain SPD Lengkap Register SPP-GU Ya Pembuatan SPM Tidak Dokumen SPP-UP Terdiri dari: 1. Rincian SPP-UP (Jenis Belanja) 4.1. Lampiran lain SPM Register Surat Penolakan Penerbitan SPM Penerbitan SPM Paling Lambat 2 Hari Kerja Sejak SPP Diterima 13. Surat Pernyataan Pengguna Anggaran 6. Penerbitan SP2D-UP SPP-UP dan Dokumen Lain Rancangan SPM Rancangan SPM Penyampaian SPP-UP Dilampiri: Daftar rincian rencana penggunaan dana s/d jenis belanja Register SPM UP 32 .Pengajuan SPP UP Bendahara Pengeluaran SPD PPK SKPD SPD SPD Pengguna Anggaran 12 Dari B.B. Salinan SPD 5. Surat Pengantar SPP-UP 2.

Jika SPP-UP dinyatakan tidak lengkap.1 Pengajuan SPP-UP Uraian 1. jenis belanja) 3. PPK-SKPD meneliti kelengkapan dokumen SPPUP dan kesesuaiannya dengan SPD dan DPASKPD. Surat Penolakan Penerbitan SPM diberikan kepada Bendahara agar Bendahara melakukan penyempurnaan SPP-UP. Penolakan SPM paling lambat 1 hari kerja sejak SPP-UP diterima.d. Lengkap 2 hari kerja sejak SPP diterima Rancangan SPM Tidak Lengkap SPM 7.Surat Pernyataan Pengguna Anggaran .Rincian SPP-UP . PPK SKPD akan menerbitkan Surat Penolakan SPM.Salinan SPD .Lampiran lain (daftar rincian rencana penggunaan dana s. Berdasarkan SPD. Bendahara Pengeluaran SPD PPK SKPD Pengguna Anggaran SPD SPD SPP-UP dan Dokumen Lain SPP-UP dan Dokumen Lain DPA 4.5. SPP-UP dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM SPP-UP dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM SPP-UP dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM 1 hari kerja sejak SPP diterima 33 .Surat Penolakan Penerbitan SPM ini kemudian diberikan PPK-SKPD kepada Pengguna Anggaran untuk diotorisasi. 9. 8. Bendahara membuat SPP-UP beserta dokumen lainnya.Ringkasan SPP-UP .B. Penerbitan SPM paling lambat 2 hari kerja sejak SPP-UP diterima. 2. Rancangan SPM ini kemudian diberikan PPKSKPD kepada Pengguna Anggaran untuk diotorisasi. Bendahara menyerahkan SPP-UP beserta dokumen lain kepada PPK SKPD. SPP-UP yang dinyatakan lengkap akan dibuatkan Rancangan SPM oleh PPK-SKPD. Penelitian SPP-UP 5. Pengguna Anggaran menyerahkan SPD kepada Bendahara dan PPK SKPD.Surat Pengantar SPP-UP . 6. yang terdiri dari: .

Buku Pembantu Panjar 5. Pembelanjaan Dana UP Pencatatan Diregister untuk keperluan pencatatan di PPK-SKPD SP2D SP2D SP2D 15. Buku Kas Pengeluaran Register SP2D 34 . BKU Pengeluaran 2.5. Pengajuan SPP-UP SPM SP2D Pembuatan SPM SPM Penolakan SP2D Paling Lambat 1 Hari Kerja Sejak SPM Diterima Surat Penolakan Penerbitan SP2D Surat Penolakan Penerbitan SP2D Pembuatan Surat Penolakan Penerbitan SP2D Penelitian Kelengkapan 13.3.3.5. Buku Kas Penerimaan 2.A Dari B.5.2. Penerbitan SP2D-UP Bendahara Pengeluaran Pengguna Anggaran Kuasa BUD Bank 13. Pembelanjaan Dana UP Ya Penerbitan SP2D Paling Lambat 2 Hari Kerja Sejak SPM Diterima Penerbitan SP2D SP2D Register Surat Penolakan Penerbitan SP2D SP2D SP2D SP2D Dari B.1. Buku Pembantu Simpanan/Bank 3. Buku Pembantu Pajak 4. Buku Rekapitulasi Pengeluaran per rincian objek SP2D Dokumen Penatausahaan Mencakup: 1.D Nota Debet Pencatatan SP2D Dokumen Penatausahaan Mencakup: 1.B Tidak Lengkap Ke B.5.B.

Kuasa BUD meneliti kelengkapan SPM yang diajukan. yang terdiri dari: .5. SP2D Nota Debet SP2D 5.Buku Pembantu Panjar . Apabila SPM dinyatakan tidak lengkap. Lengkap 2 hari kerja sejak SPM diterima SP2D Dari Bank 4. Pengguna Anggaran menyerahkan SP2D kepada Bendahara.2 Penerbitan SP2D-UP Uraian 1. Pengguna Anggaran menyerahkan SPM kepada Kuasa BUD. SP2D 7. paling lambat 2 hari kerja sejak diterimanya pengajuan SPM.Buku Pembantu Simpanan Bank .Buku Pembantu Pajak .Buku Kas Penerimaan . Apabila SPM dinyatakan lengkap.B. yang terdiri dari: .Buku Rekapitulasi Pengeluaran Per Rincian Objek Dokumen Penatausahaan 8. Surat penolakan penerbitan SP2D ini diserahkan kepada Pengguna Anggaran agar dilakukan penyempurnaan SPM 35 . Kuasa BUD menerbitkan surat penolakan penerbitan SP2D paling lambat 1 hari kerja sejak SPM diterima Surat Penolakan Penerbitan SP2D 1 hari kerja sejak SPM diterima Surat Penolakan Penerbitan SP2D 9. Bendahara mencatat SP2D pada dokumen Penatausahaan. Kuasa BUD menerbitkan SP2D. 2. Kuasa BUD sendiri harus mencatat SP2D dan Nota Debet (Dari Bank) pada dokumen Penatausahaan.Buku Kas Pengeluaran Dokumen Penatausahaan 6. Bendahara Pengguna Anggaran Pengeluaran SPM Kuasa BUD SPM Bank Tidak Lengkap Penelitian Kelengkapan 3. SP2D ini diserahkan kepada Bank dan Pengguna Anggaran.BKU Pengeluaran .

2.3. Penerbitan SP2D UP Bukti Pembayaran Uang SP2D Penerimaan Uang Pencairan Dana Bukti Pembayaran Uang SP2D SP2D Nota Debet Nota Debet Pembayaran ke Pihak Ketiga Bukti Pembayaran Uang 13.B Dari B. SPJ dengan Bendahara Pembantu 13. Penerbitan SP2D UP Ke D.5.D Ke B. Pembuatan SPJ dan D. Pembelanjaan Dana UP Bendahara Pengeluaran Bank Pihak Ketiga Penyedia Barang & Jasa 13.5.E Bukti Pembayaran 36 .2.4.B.5.5.

3 Pembelanjaan Dana UP Uraian 1. Uang Uang Nota Debet Diserahkan ke Kuasa BUD 4. Bukti Pembayaran 37 . Nota Debet ini kemudian diserahkan ke Kuasa BUD. Pihak Ketiga menandatangani Bukti Pembayaran kemudian diserahkan kembali kepada Bendahara Pengeluaran. Bank mencairkan dana.B. Bendahara Pengeluaran Bank SP2D Pihak Ketiga Penyedia Barang & Jasa Dari Kuasa BUD 2. Setelah menerima uang dan Bukti Pembayaran. Bendahara Pengeluaran menyerahkan SP2D kepada Bank. Pencairan Dana 3. Bank kemudian menyerahkan uang kepada Bendahara Pengeluaran dan membuat Nota Debet. Bukti Pembayaran Uang Bukti Pembayaran Uang 5. Bendahara Pengeluaran menyerahkan uang dan Bukti Pembayaran kepada Pihak Ketiga Penyedia Barang & Jasa. Berdasarkan SP2D yang diterima.5.

4.1. Rincian SPP-GU (Jenis Belanja) 4.2. Surat Pengantar SPP-GU 2.6. Penerbitan SP2D-GU Register SPM GU 38 .B. Pengajuan SPP-GU Bendahara Pengeluaran Pembuatan SPJ PPK SKPD SPD Pengguna Anggaran SPD 12 Dari B. Salinan SPD 6. Lampiran lain SPP-GU dan Dokumen Lain Rancangan SPM Rancangan SPM Rancangan SPM Otorisasi 14. Surat Pernyataan Pengguna Anggaran 7.A Ke B. Surat Pengesahan SPJ atas penggunaan dana SPP-GU sebelumnya 5. Penyediaan Dana SPJ SPD SPP-GU dan Dokumen Lain Pembuatan SPP-GU Penolakan SPM Paling Lambat 1 Hari Kerja Sejak SPP Diterima DPA SKPD SPP-GU dan Dokumen Lain SPP-GU dan Dokumen Lain SPP-GU dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM Pembuatan Surat Penolakan SPM SPP-GU dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM Surat Penolakan Penerbitan SPM Surat Penolakan Penerbitan SPM Otorisasi SPD Penelitian SPP-GU SPD SPJ DPA SKPD SPD Lengkap Register SPP-GU Ya Penerbitan SPM Paling Lambat 2 Hari Kerja Sejak SPP Diterima Pembuatan SPM Tidak SPM Register Surat Penolakan Penerbitan SPM Dokumen SPP-GU Terdiri dari: 1. Ringkasan SPP-GU 3.6.

Penelitian SPP-GU Lengkap 2 hari kerja sejak SPP diterima 5. Surat Penolakan Penerbitan SPM SPP-GU dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM SPP-GU dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM 1 hari kerja sejak SPP diterima 39 . Bendahara menyerahkan SPP-GU beserta dokumen lain kepada PPK-SKPD. DPA Tidak Lengkap 4.Surat Pengesahan SPJ atas penggunaan dana SPP-GU sebelumnya . Berdasar SPD dan SPJ. PPK-SKPD menyerahkan SPM kepada Pengguna Anggaran untuk diotorisasi. SPP-GU dan Dokumen Lain 7.Surat Pengantar SPP-GU .B.Rincian SPP-GU . PPK-SKPD meneliti kelengkapan SPP-GU berdasar SPD dan DPA-SKPD.Lampiran lain SPJ Bendahara Pengeluaran SPD PPK SKPD Pengguna Anggaran SPD SPD SPP-GU dan Dokumen Lain SPP-GU dan Dokumen Lain 3.Surat Pernyataan Pengguna Anggaran .Surat Penolakan Penerbitan SPM ini kemudian diberikan PPK-SKPD kepada Pengguna Anggaran untuk diotorisasi. 8. 9. Rancangan SPM SPM 6. Pengguna Anggaran menyerahkan SPD kepada Bendahara dan PPK SKPD.Salinan SPD . Penolakan SPM paling lambat 1 hari kerja sejak SPP-GU diterima. PPK SKPD akan menerbitkan Surat Penolakan SPM.6. paling lambat 2 hari kerja sejak SPP diterima. Surat Penolakan Penerbitan SPM diberikan kepada Bendahara agar Bendahara melakukan penyempurnaan SPP-GU. 2.Ringkasan SPP-GU . yang terdiri dari: . Bendahara membuat SPP-GU beserta dokumen lainnya.1 Pengajuan SPP-GU Uraian 1. Apabila SPP-GU dinyatakan lengkap maka PPK-SKPD membuat Rancangan SPM. Jika SPP-GU dinyatakan tidak lengkap.

3. Ringkasan pengeluaran per rincian objek disertai bukti pengeluaran yang sah dan lengkap 4.1. Buku Pembantu Pajak 4.B.D Nota Debet Pencatatan SP2D Dokumen Penatausahaan Mencakup: 1. Buku Pembantu Simpanan/Bank 3. Surat Pernyataan tanggung jawab PA/Kuasa PA 2.B Surat Penolakan Penerbitan SP2D Surat Penolakan Penerbitan SP2D Pembuatan Surat Penolakan Penerbitan SP2D Lengkap Ya Penerbitan SP2D Ke B.3.2.A Dari B. Buku Rekapitulasi Pengeluaran per rincian objek SP2D Dokumen Penatausahaan Register SP2D 40 . BKU Pengeluaran 2. Pembelanjaan Dana GU Pencatatan Diregister untuk keperluan pencatatan di PPK-SKPD SP2D SP2D SP2D SP2D SP2D 14. Surat Pengesahan Pertanggungjawaban Bendahara Pengeluaran periode sebelumnya 3.6. Buku Pembantu Panjar 5.6. Penerbitan SP2D-GU Bendahara Pengeluaran Pengguna Anggaran 14.6. Bukti atas penyetoran PPN/PPh Bank SP2D Pembuatan SPM SPM Penelitian Kelengkapan 14. Pengajuan SPP-GU Kuasa BUD SPM Kelengkapan Dokumen untuk Penerbitan SP2D: 1.6. Pembelanjaan Dana GU Penolakan SP2D Paling Lambat 1 Hari Kerja Sejak SPM Diterima Penerbitan SP2D Paling Lambat 2 Hari Kerja Sejak SPM Diterima SP2D Register Surat Penolakan Penerbitan SP2D SP2D Dari B.

6. Kelengkapan dokumen untuk penerbitan SP2D yaitu: . Bila SPM dinyatakan lengkap maka Kuasa BUD menerbitkan SP2D paling lambat 2 hari kerja sejak diterima pengajuan SPM.Ringkasan pengeluaran per rincian objek disertai bukti pengeluaran yg sah & lengkap . 7.Buku Kas Penerimaan . 2.Bukti atas penyetoran PPN/PPh 4.2 Penerbitan SP2D-GU Uraian 1. Kuasa BUD menerbitkan surat penolakan penerbitan SP2D paling lambat 1 hari kerja sejak SPM diterima SP2D SP2D Bendahara Pengeluaran Pengguna Anggaran SPM Kuasa BUD SPM Bank Tidak Lengkap Penelitian Kelengkapan Lengkap SP2D 2 hari kerja sejak SPM diterima Dari Bank Nota Debet SP2D Dokumen Penatausahaan Dokumen Penatausahaan Surat Penolakan Penerbitan SP2D 1 hari kerja sejak SPM diterima 9. Apabila SPM dinyatakan tidak lengkap.Buku Pembantu Pajak . Kuasa BUD meneliti kelengkapan SPM.BKU Pengeluaran . Kuasa BUD sendiri harus mencatat SP2D dan Nota Debet (Dari Bank) pada dokumen Penatausahaan. Pengguna Anggaran menyerahkan SPM kepada Kuasa BUD. 3. SP2D ini diserahkan kepada Bank dan Pengguna Anggaran.Buku Rekapitulasi Pengeluaran Per Rincian Objek 8. yang terdiri dari: . Surat penolakan penerbitan SP2D ini diserahkan kepada Pengguna Anggaran agar dilakukan penyempurnaan SPM Surat Penolakan Penerbitan SP2D 41 . Pengguna Anggaran menyerahkan SP2D kepada Bendahara. Bendahara mencatat SP2D pada dokumen Penatausahaan.Buku Pembantu Panjar . 5.B. yang terdiri dari: .Buku Pembantu Simpanan Bank .Buku Kas Pengeluaran 6.Surat Pengesahan SPJ Bendahara Pengeluaran periode sebelumnya .

4.D Ke B.6. Pembelanjaan Dana GU Bendahara Pengeluaran Bank Pihak Ketiga Penyedia Barang & Jasa 14. SPJ dengan Bendahara Pembantu 14.5. Penerbitan SP2D GU Ke D. Pembuatan SPJ dan D.3.2.B Dari B.E Bukti Pembayaran 42 .2.B. Penerbitan SP2D GU Bukti Pembayaran Uang SP2D Penerimaan Uang Pencairan Dana Bukti Pembayaran Nota Debet Nota Debet Pembayaran ke Pihak Ketiga Uang SP2D SP2D Bukti Pembayaran Uang 14.6.6.

Uang Uang Nota Debet Diserahkan ke Kuasa BUD 4. Bank mencairkan dana. Bank kemudian menyerahkan uang kepada Bendahara Pengeluaran dan membuat Nota Debet. Nota Debet ini kemudian diserahkan kepada Kuasa BUD. Bendahara Pengeluaran membuat Bukti Pembayaran dan menyerahkan uang serta Bukti Pembayaran kepada Pihak Ketiga. Bukti Pembayaran Uang Bukti Pembayaran Uang 5. Pihak Ketiga menandatangani Bukti Pembayaran kemudian mengembalikan Bukti Pembayaran kepada Bendahara Pengeluaran.6.B.3 Pembelanjaan Dana GU Uraian Bendahara Pengeluaran Bank SP2D Pihak Ketiga Penyedia Barang & Jasa Dari Kuasa BUD 1. Bukti Pembayaran 43 . 2. Berdasarkan SP2D yang diterima. Setelah menerima uang dan Bukti Pembayaran. Pencairan Dana 3. Bendahara Pengeluaran menyerahkan SP2D kepada Bank.

B. Surat Keterangan penjelasan keperluan pengisian TU 7. Penerbitan SP2D-TU Register SPM TU 44 . Lampiran lain SPP-TU dan Dokumen Lain Rancangan Rancangan SPM SPM Ke B.7.2. Penyediaan Dana SPD SPP-TU dan Dokumen Lain DPA SKPD Penelitian SPP-TU SPD SPP-TU dan Dokumen Lain SPP-TU dan Dokumen Lain DPA SKPD SPD Penolakan SPM Paling Lambat 1 Hari Kerja Sejak SPP Diterima SPP-TU dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM Pembuatan Surat Penolakan SPM SPP-TU dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM Surat Penolakan Penerbitan SPM Surat Penolakan Penerbitan SPM Otorisasi Pembuatan SPP-TU SPD Lengkap Register SPP-TU Ya Pembuatan SPM Tidak Penerbitan SPM Paling Lambat 2 Hari Kerja Sejak SPP Diterima SPM Register Surat Penolakan Penerbitan SPM Rancangan SPM Otorisasi 15.4. Salinan SPD 6. Pengajuan SPP-TU Bendahara Pengeluaran PPK SKPD Pengguna Anggaran SPD SPD 12 Dari B. Rincian SPP-TU (Jenis Belanja) 4.A Dokumen SPP-TU Terdiri dari: 1. Surat Pengantar SPP-TU 2. Surat Pengesahan SPJ 5.1.7. Ringkasan SPP-TU 3.

Bendahara menyerahkan SPP-TU beserta dokumen lain kepada PPK-SKPD. PPK-SKPD meneliti kelengkapan SPP-TU berdasarkan DPA-SKPD dan SPD. yang terdiri dari: .Surat Penolakan Penerbitan SPM ini kemudian diberikan PPK-SKPD kepada Pengguna Anggaran untuk diotorisasi. 9.1 Pengajuan SPP-TU Uraian 1.Surat Pengantar SPP-TU . Penolakan SPM paling lambat 1 hari kerja sejak SPP-TU diterima. Surat Penolakan Penerbitan SPM diberikan kepada Bendahara agar Bendahara melakukan penyempurnaan SPP-TU.Lampiran lain SPP-TU dan Dokumen Lain SPP-TU dan Dokumen Lain 3.Surat Keterangan penjelasan keperluan pengisian TU . PPK SKPD akan menerbitkan Surat Penolakan SPM. SPP-TU dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM SPP-TU dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM 1 hari kerja sejak SPP diterima 45 . DPA 4.Ringkasan SPP-TU . Bendahara membuat SPPTU beserta dokumen lainnya. paling lambat 2 hari kerja sejak SPP diterima.Surat Pengesahan SPJ atas penggunaan dana SPPTU sebelumnya .7.Rincian SPP-TU . SPM SPP-TU dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM 7. Jika SPP-TU dinyatakan tidak lengkap. PPK-SKPD menyerahkan SPM kepada Pengguna Anggaran untuk diotorisasi. SPJ Bendahara Pengeluaran SPD PPK SKPD Pengguna Anggaran SPD SPD 2. Tidak Lengkap Penelitian SPP-TU Lengkap 2 hari kerja sejak SPP diterima 5.B. Rancangan SPM 6. Apabila SPP-TU dinyatakan lengkap maka PPK-SKPD membuat Rancangan SPM. Pengguna Anggaran menyerahkan SPD kepada Bendahara dan PPK SKPD. 8. Berdasarkan SPD dan SPJ.Salinan SPD .

7.7. BKU Pengeluaran 2.A Dari B.3.3.2. Buku Pembantu Panjar 5.Surat Pernyataan tanggung jawab PA/Kuasa PA Penelitian Kelengkapan 15.D Nota Debet Pencatatan SP2D Dokumen Penatausahaan Mencakup: 1.1. Buku Pembantu Simpanan/Bank 3. Pembelanjaan Dana TU Penolakan SP2D Paling Lambat 1 Hari Kerja Sejak SPM Diterima Penerbitan SP2D Paling Lambat 2 Hari Kerja Sejak SPM Diterima Penerbitan SP2D SP2D Register Surat Penolakan Penerbitan SP2D SP2D Dari B.B Surat Penolakan Penerbitan SP2D Surat Penolakan Penerbitan SP2D Pembuatan Surat Penolakan Penerbitan SP2D Lengkap Ya Ke B. Pembelanjaan Dana TU Pencatatan Diregister untuk keperluan pencatatan di PPK-SKPD SP2D SP2D SP2D SP2D SP2D 15. Penerbitan SP2D-TU Bendahara Pengeluaran Pengguna Anggaran Kuasa BUD Bank 15. Pengajuan SPP-TU SPM SP2D Pembuatan SPM SPM Kelengkapan Dokumen untuk Penerbitan SP2D: .B. Buku Rekapitulasi Pengeluaran per rincian objek SP2D Dokumen Penatausahaan Register SP2D 46 .7. Buku Pembantu Pajak 4.7.

Buku Pembantu Simpanan Bank . Bila SPM dinyatakan lengkap maka Kuasa BUD menerbitkan SP2D paling lambat 2 hari kerja sejak diterimanya pengajuan SPM. 3. 2. Kuasa BUD menerbitkan surat penolakan penerbitan SP2D paling lambat 1 hari kerja sejak SPM diterima SPP-TU dan Dokumen Lain 1 hari kerja sejak SPM diterima SP2D Dokumen Penatausahaan Dokumen Penatausahaan SPP-TU dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SP2D 9. Kuasa BUD meneliti kelengkapan SPM. yang terdiri dari: . Pengguna Anggaran menyerahkan SP2D kepada Bendahara. Apabila SPM dinyatakan tidak lengkap. Pengguna Anggaran menyerahkan SPM kepada Kuasa BUD.2 Penerbitan SP2D-TU Uraian 1. Bendahara mencatat SP2D pada dokumen Penatausahaan. Kuasa BUD sendiri harus mencatat SP2D dan Nota Debet pd dokumen Penatausahaan.Surat Pernyataan tanggung jawab Pengguna Anggaran/Kuasa Pengguna Anggaran SP2D Pengguna Anggaran SPM Bendahara Pengeluaran Kuasa BUD SPM Bank Tidak Lengkap Penelitian Kelengkapan Lengkap SP2D 2 hari kerja sejak SPM diterima Dari Bank Nota Debet SP2D 4. Kelengkapan dokumen untuk penerbitan SP2D adalah: . yang terdiri dari: .BKU Pengeluaran . 7.Buku Kas Pengeluaran 6. Surat penolakan penerbitan SP2D ini diserahkan kepada Pengguna Anggaran agar dilakukan penyempurnaan SPM Surat Penolakan Penerbitan SP2D 47 .Buku Pembantu Panjar .B.Buku Rekapitulasi Pengeluaran Per Rincian Objek 8. SP2D ini diserahkan kepada Bank dan Pengguna Anggaran.7. 5.Buku Kas Penerimaan .Buku Pembantu Pajak .

Penerbitan SP2D TU Bukti Pembayaran Uang SP2D Penerimaan Uang Pencairan Dana Bukti Pembayaran Uang SP2D SP2D Nota Debet Nota Debet Pembayaran ke Pihak Ketiga Bukti Pembayaran Uang 15. Penerbitan SP2D TU Ke D.7.5.B Dari B.E Bukti Pembayaran 48 .3.7.D Ke B. SPJ dengan Bendahara Pembantu 15. Pembelanjaan Dana TU Bendahara Pengeluaran Bank Pihak Ketiga 15.4.2.B.2.7. Pembuatan SPJ dan D.

Bukti Pembayaran 49 . Pencairan Dana Uang Uang Nota Debet Diserahkan ke Kuasa BUD 4. Bendahara Pengeluaran menyerahkan SP2D kepada Bank. Berdasarkan SP2D yang diterima.B.3 Pembelanjaan Dana TU Uraian 1. Pihak Ketiga menandatangani Bukti Pembayaran kemudian mengembalikan Bukti Pembayaran kepada Bendahara Pengeluaran. Nota Debet ini kemudian diserahkan kepada Kuasa BUD. 3. Setelah menerima uang dan Bukti Pembayaran. Bendahara Pengeluaran membuat Bukti Pembayaran dan menyerahkan uang beserta Bukti Pembayaran kepada Pihak Ketiga.7. Bukti Pembayaran Uang Bukti Pembayaran Uang 5. Bendahara Pengeluaran Bank SP2D Pihak Ketiga Dari Kuasa BUD 2. Bank mencairkan dana. Bank kemudian menyerahkan uang kepada Bendahara Pengeluaran dan membuat Nota Debet.

Gaji Susulan 3.A Lampiran Dokumen SPP-LS Gaji: 1.8.4. Lampiran SPP-LS Gaji Pembuatan SPM Tidak Register Surat Penolakan Penerbitan SPM SPP-LS dan Dokumen Lain Rancangan Rancangan SPM SPM Penerbitan SPM Paling Lambat 2 Hari Kerja Sejak SPP Diterima SPM Rancangan SPM Otorisasi 16. ……………………. Kekurangan Gaji 4. Penerbitan SP2D-LS Gaji 50 .1. Pembayaran Gaji Induk 2. Pengajuan SPP-LS Gaji & Tunjangan Bendahara Pengeluaran SPD PPK SKPD Pengguna Anggaran SPD SPD 12 Dari B. Register SPM LS Gaji Ke B. Ringkasan SPP-LS Gaji 3. Rincian SPP-LS Gaji 4.2. Gaji Terusan 5. Penyediaan Dana Pembuatan SPP-LS SPP-LS dan Dokumen Lain DPA SKPD Penelitian SPP-LS SPD SPP-LS dan Dokumen Lain dan SPP-LS Dokumen Lain DPA SKPD SPD SPP-LS dan Dokumen Lain Penolakan SPM Paling Lambat 1 Hari Kerja Sejak SPP Diterima Pembuatan Surat Penolakan SPM SPP-LS dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM Surat Penolakan Penerbitan SPM Surat Penolakan Penerbitan SPM Otorisasi Surat Penolakan Penerbitan SPM SPD Lengkap Register SPP-GU Ya Dokumen SPP-LS Terdiri Dari: 1.8..B. Surat Pengantar SPP-LS Gaji 2.

paling lambat 2 hari kerja sejak SPP diterima.Gaji Susulan . Surat Penolakan Penerbitan SPM SPP-LS dan Dokumen Lain 8. Bendahara membuat SPP-Gaji beserta dokumen lainnya.Kekurangan Gaji . Tidak Lengkap Penelitian SPP-LS Gaji Lengkap 5.Gaji Terusan .1 Pengajuan SPP-LS Gaji & Tunjangan Uraian 1. PPK SKPD akan menerbitkan Surat Penolakan SPM.Dll SPP-LS Gaji dan Dokumen Lain SPP-LS Gaji dan Dokumen Lain 3.Surat Pengantar SPP-LS Gaji . Penolakan SPM paling lambat 1 hari kerja sejak SPP-LS Gaji diterima. Jika SPP-LS Gaji dinyatakan tidak lengkap.Lampiran yang terdiri dari: . SPP-LS dan Dokumen Lain 1 hari kerja sejak SPP diterima Surat Penolakan Penerbitan SPM 9. Bendahara menyerahkan SPP-LS Gaji beserta dokumen lain kepada PPK-SKPD. Surat Penolakan Penerbitan SPM 51 . SPP-LS dan Dokumen Lain 7.B.Rincian SPP-LS Gaji . Surat Penolakan Penerbitan SPM diberikan kepada Bendahara agar Bendahara melakukan penyempurnaan SPP-LS Gaji. Pengguna Anggaran menyerahkan SPD kepada Bendahara dan PPK-SKPD. Rancangan SPM 2 hari kerja sejak SPP diterima SPM 6. Berdasarkan SPD.Pembayaran Gaji Induk . PPK-SKPD meneliti kelengkapan SPP-LS Gaji berdasar SPD dan DPA-SKPD. yang terdiri dari: . PPK-SKPD menyerahkan SPM kepada Pengguna Anggaran untuk diotorisasi.Ringkasan SPP-LS Gaji . Apabila SPP-LS Gaji dinyatakan lengkap maka PPKSKPD membuat Rancangan SPM. Bendahara Pengeluaran SPD PPK SKPD Pengguna Anggaran SPD SPD 2. DPA 4.Surat Penolakan Penerbitan SPM ini kemudian diberikan PPK-SKPD kepada Pengguna Anggaran untuk diotorisasi.8.

Buku Pembantu Panjar 5.2. Buku Pembantu Simpanan/Bank 3.8. Penerbitan SP2D-LS Gaji & Tunjangan Bendahara Pengeluaran Pengguna Anggaran Kuasa BUD SPM 16. Pembelanjaan Dana Gaji SP2D Dokumen Penatausahaan Ke B.A Dari B.8. Pengajuan SPP-LS Gaji & Tunjangan Kelengkapan Dokumen untuk Penerbitan SP2D: 1.3. Bukti-bukti pengeluaran yang sah dan lengkap Pembuatan SPM SPM Penelitian Kelengkapan Surat Penolakan Penerbitan SP2D Penolakan SP2D Paling Lambat 1 Hari Kerja Sejak SPM Diterima Surat Penolakan Penerbitan SP2D Pembuatan Surat Penolakan Penerbitan SP2D Lengkap Ya Penerbitan SP2D SP2D Penerbitan SP2D Paling Lambat 2 Hari Kerja Sejak SPM Diterima SP2D Register Surat Penolakan Penerbitan SP2D SP2D SP2D SP2D SP2D Pencatatan SP2D Dokumen Penatausahaan Diregister untuk keperluan pencatatan di PPK-SKPD 16. Surat Pernyataan tanggung jawab PA / Kuasa PA 2. BKU Pengeluaran 2. Buku Rekapitulasi Pengeluaran per rincian objek Dari B.B. Pembelanjaan Dana Gaji Register SP2D 52 . Buku Pembantu Pajak 4.3.C Nota Debet Pencatatan 16.8.8.1.B Mencakup: 1.

Bila SPM dinyatakan lengkap maka Kuasa BUD menerbitkan SP2D paling lambat 2 hari kerja sejak diterimanya pengajuan SPM.Bukti-bukti pengeluaran yang sah dan lengkap SP2D 2 hari kerja sejak SPM diterima SP2D Dari Bank Nota Debet 4. Kuasa BUD menerbitkan surat penolakan penerbitan SP2D paling lambat 1 hari kerja sejak SPM diterima 1 hari kerja sejak SPM diterima Surat Penolakan Penerbitan SP2D 9. Surat penolakan penerbitan SP2D ini diserahkan kepada Pengguna Anggaran agar dilakukan penyempurnaan SPM Surat Penolakan Penerbitan SP2D 53 . Pengguna Anggaran menyerahkan SP2D kepada Bendahara. SP2D ini diserahkan kepada Pengguna Anggaran. yang terdiri dari: . Kuasa BUD sendiri harus mencatat SP2D dan Nota Debet pada dokumen Penatausahaan. Pengguna Anggaran menyerahkan SPM kepada Kuasa BUD.2 Penerbitan SP2D-LS Gaji & Tunjangan Uraian 1. Bendahara Pengeluaran Pengguna Anggaran SPM Kuasa BUD SPM 2.Buku Rekapitulasi Pengeluaran Per Rincian Objek Dokumen Penatausahaan 8.8. Penelitian Kelengkapan Tidak Lengkap Lengkap 3.B. Kuasa BUD meneliti kelengkapan SPM.Buku Pembantu Simpanan Bank . Apabila SPM dinyatakan tidak lengkap. 5.Buku Pembantu Pajak . yang terdiri dari: . Bendahara mencatat SP2D pada dokumen Penatausahaan.Buku Kas Pengeluaran SP2D Dokumen Penatausahaan 6. Kelengkapan dokumen untuk penerbitan SP2D: .Buku Pembantu Panjar .BKU Pengeluaran .Surat Pernyataan tanggung jawab Pengguna Anggaran/Kuasa Pengguna Anggaran . 7.Buku Kas Penerimaan .

B.C PNS Daerah Ke B. Penerbitan SP2D LS Gaji Uang Dapat Juga Ditransfer Langsung Ke Rekening PNS Daerah Penerima Gaji 54 .3.8. Pembelanjaan Dana Gaji Bendahara Pengeluaran Bank 16.8. Penerbitan SP2D LS Gaji SP2D SP2D Uang Ditransfer Ke Rekening Bendahara Pengeluaran untuk Didistribusikan Kepada Penerima Gaji Pencairan Dana Uang Uang SP2D Nota Debet Nota Debet 16.B Dari B.8.2.2.

Bendahara Pengeluaran SP2D Bank SP2D 2.8. Nota Debet ini kemudian diserahkan kepada Kuasa BUD Uang Nota Debet Diserahkan ke Kuasa BUD 3.3 Pembelanjaan Dana Gaji & Tunjangan Uraian 1. Bank mencairkan dana dan membuat Nota Debet. Uang Uang Ditransfer Ke Rekening Bendahara Pengeluaran untuk Didistribusikan Kepada Penerima Gaji PNS Daerah Uang Dapat Juga Ditransfer Langsung Ke Rekening PNS Daerah Penerima Gaji 55 . Berdasarkan SP2D yang diterima. Bank mentransfer uang ke Rekening Bendahara Pengeluaran untuk didistribusikan kepada Penerima Gaji. Bendahara Pengeluaran menyerahkan SP2D kepada Bank.B.

Pengajuan SPP-LS Barang & Jasa Keputusan Lelang Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan Kontrak Pelaksanaan Kontrak Pekerjaan Pelaksanaan Pekerjaan Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan Berita Acara Penyelesaian Berita Acara Pekerjaan Penyelesaian Pekerjaan 56 .A Pembuatan Kontrak Pekerjaan Ke D.1.4.2.B.9. Penyediaan Dana Disertai Berita Acara Penyerahan Barang SPD SPD Pelaksanaan Lelang Pekerjaan Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan SPD SPD Keputusan Lelang Pelaksanaan Pekerjaan 17.9. Pelaksanaan Pengeluaran Barang & Jasa PPTK Bendahara Pengeluaran Pengguna Anggaran Pihak Ketiga 12 Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan Dari B.

Pengguna Anggaran membuat Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan.B. Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan 6. Setelah keluar dokumen Keputusan Lelang. Pihak Ketiga melaksanakan pekerjaan dan membuat Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan. PPTK menyerahkan Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan & Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan kepada Bendahara Pengeluaran. PPTK Bendahara Pengeluaran SPD Pengguna Anggaran SPD Pihak Ketiga Pelaksanaan lelang pekerjaan 2. Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan 5. Pengguna Anggaran menyerahkan SPD kepada Bendahara Pengeluaran dan berdasarkan SPD.1 Pelaksanaan Pengeluaran Barang & Jasa Uraian 1. Pihak Ketiga menyerahkan Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan dan Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan kepada PPTK. Pengguna Anggaran menyerahkan Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan kepada Pihak Ketiga. Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan Disertai Berita Acara Penyerahan Barang Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan 57 .9. Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan 4. Keputusan Lelang Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan 3. melaksanakan lelang pekerjaan.

Lampiran SPP-LS: a. Rincian SPP-LS (Jenis Belanja) 4.2. Surat Pengantar SPP-LS 2. Pelaksanaan Pengeluaran Barang & Jasa PPK SKPD Pengguna Anggaran Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan SPD SPD SPP-LS dan Dokumen Lain DPA SKPD Penelitian SPP-LS SPP-LS dan Dokumen Lain SPP-LS dan Dokumen Lain DPA SKPD Penolakan SPM Paling Lambat 1 Hari Kerja Sejak SPP Diterima SPP-LS dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM Otorisasi SPD SPP-LS dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM Pembuatan SPP-LS SPD Pembuatan Surat Penolakan SPM Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan SPD Surat Penolakan Penerbitan SPM Lengkap Tidak Surat Penolakan Penerbitan SPM Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan Register SPP-LS Ya Pembuatan SPM Register Surat Penolakan Penerbitan SPM Rancangan SPM Rancangan SPM Penerbitan SPM Paling Lambat 2 Hari Kerja Sejak SPP Diterima SPM Dokumen SPP-LS Terdiri Dari: 1.9. Salinan Surat Rekomendasi SKPD Terkait c.9.1.A Dari B. ……………………. SPP-LS dan Dokumen Lain Rancangan SPM Otorisasi 17. Salinan SPD b. Ringkasan SPP-LS 3.2..9. Penerbitan SP2D-LS Barang & Jasa 58 . Pengajuan SPP-LS Barang & Jasa Bendahara Pengeluaran 17.B.B Register SPM LS Barang & Jasa Ke B.

maka PPK-SKPD membuat SPM.Rincian SPP-LS Barang & Jasa Lampiran SPP-LS: .Ringkasan SPP-LS Barang & Jasa . PPK-SPKD menyerahkan SPM kepada Pengguna Anggaran untuk diotorisasi. Jika SPP-LS dinyatakan tidak lengkap.Surat Penolakan Penerbitan SPM ini kemudian diberikan PPK-SKPD kepada Pengguna Anggaran untuk diotorisasi. PPK-SKPD meneliti kelengkapan dokumen SPP-LS berdasarkan SPD yang diterima dari Pengguna Anggaran dan DPA-SKPD. Tidak Lengkap Penelitian SPP-LS SPD SPD Lengkap 4. paling lambat 2 hari kerja sejak SPP diterima. 6.Salinan SPD .2 Pengajuan SPP-LS Barang & Jasa Uraian 1.9. Surat Penolakan Penerbitan SPM 59 . Rancangan SPM 2 hari kerja sejak SPP diterima SPM SPP-LS dan Dokumen Lain 5.Surat Pengantar SPP-LS Barang & Jasa . dan Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan. Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan. Berdasar SPD.Salinan Surat Rekomendasi dari SKPD terkait .Dll Bendahara Pengeluaran Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan PPK-SKPD Pengguna Anggaran SPD SPP-LS dan Dokumen Lain 2. Dokumen lain tersebut terdiri dari: . Bila SPP-LS dinyatakan lengkap. Bendahara Pengeluaran membuat SPP-LS dan dokumen lain. SPP-LS dan Dokumen Lain 1 hari kerja sejak SPP diterima Surat Penolakan Penerbitan SPM 8. DPA SPP-LS dan Dokumen Lain 3. Surat Penolakan Penerbitan SPM diberikan kepada Bendahara agar Bendahara melakukan penyempurnaan SPP-LS. Bendahara Pengeluaran menyerahkan SPPLS beserta dokumen lain kepada PPKSKPD untuk diteliti. PPK SKPD akan menerbitkan Surat Penolakan SPM.B. Penolakan SPM paling lambat 1 hari kerja sejak SPP-LS diterima.SSP disertai faktur pajak yang ditandatangani WP . Surat Penolakan Penerbitan SPM SPP-LS dan Dokumen Lain 7.

4.D Nota Debet Pencatatan Pencatatan Dari B. Buku Pembantu Simpanan/Bank 3. Bukti-bukti pengeluaran yang sah dan lengkap Penelitian Kelengkapan 17. Pengajuan SPP-LS Barang & Jasa Pengguna Anggaran Kuasa BUD SPM BANK SP2D 17. Pembelanjaan Dana Barang & Jasa Mencakup: 1.C Surat Penolakan Penerbitan SP2D Penolakan SP2D Paling Lambat 1 Hari Kerja Sejak SPM Diterima Surat Penolakan Penerbitan SP2D Pembuatan Surat Penolakan Penerbitan SP2D Lengkap Ya Penerbitan SP2D Ke B.9.9.B Pembuatan SPM SPM Kelengkapan Dokumen untuk Penerbitan SP2D: 1. BKU Pengeluaran 2.B.9. Surat Pernyataan tanggung jawab PA / Kuasa PA 2. Penerbitan SP2D-LS Barang & Jasa Bendahara Pengeluaran Dari B.9. Pembelanjaan Dana Barang & Jasa Penerbitan SP2D Paling Lambat 2 Hari Kerja Sejak SPM Diterima SP2D SP2D SP2D SP2D Register Surat Penolakan Penerbitan SP2D SP2D SP2D SP2D Diregister untuk keperluan pencatatan di PPK-SKPD 17.3. Buku Rekapitulasi Pengeluaran per rincian objek SP2D Dokumen Penatausahaan Dokumen Penatausahaan SP2D Register SP2D 60 .4.2. Buku Pembantu Pajak 4. Buku Pembantu Panjar 5.

Buku Pembantu Simpanan/ Bank . Apabila SPM dinyatakan tidak lengkap.3 Penerbitan SP2D-LS Barang & Jasa Uraian 1. Kuasa BUD meneliti kelengkapan dokumen SPM. Surat penolakan penerbitan SP2D ini diserahkan kepada Pengguna Anggaran agar dilakukan penyempurnaan SPM Surat Penolakan Penerbitan SP2D 61 . Kelengkapan dokumen untuk penerbitan SP2D: .Bukti-bukti pengeluaran yang sah dan lengkap 4.Buku Pembantu Panjar .B.Buku Pembantu Pajak . Bila dokumen SPM dinyatakan lengkap. Bendahara Pengeluaran mencatat SP2D ke dalam dokumen Penatausahaan yang terdiri dari: . Pengguna Anggaran menyerahkan SPM kepada Kuasa BUD.Buku Rekapitulasi Pengeluaran Per Rincian Objek 8. Kuasa BUD menyerahkan SP2D kepada Bank dan Pengguna Anggaran.Surat Pernyataan tanggung jawab Pengguna Anggaran/ Kuasa Pengguna Anggaran . 5. Pengguna Anggaran menyerahkan SP2D kepada Bendahara Pengeluaran. Kuasa BUD menerbitkan surat penolakan penerbitan SP2D paling lambat 1 hari kerja sejak SPM diterima SP2D Bendahara Pengeluaran Pengguna Anggaran SPM Kuasa BUD SPM BANK Tidak Lengkap Penelitian Kelengkapan Lengkap SP2D 2 hari kerja sejak SPM diterima Dari Bank SP2D Nota Debet SP2D Dokumen Penatausahaan Dokumen Penatausahaan Surat Penolakan Penerbitan SP2D 1 hari kerja sejak SPM diterima 9.9. 6. Kuasa BUD menerbitkan SP2D paling lambat 2 hari kerja sejak diterimanya pengajuan SPM. 2. 3. Kuasa BUD sendiri harus mencatat SP2D dan Nota Debet ke dokumen Penatausahaan.BKU Pengeluaran . 7.

3.C Dari B.9. Pembelanjaan Dana Barang & Jasa Pihak Ketiga Bank 17.9. Penerbitan SP2D LS Barang & Jasa 62 .4. Penerbitan SP2D LS Barang & Jasa SP2D Pencairan Dana Uang Uang SP2D Nota Debet Nota Debet Uang Ditransfer ke Rekening Pihak Ketiga 17.B.3.9.D Ke B.

Uang Nota Debet 2. Bank membayarkan/mentransfer uang kepada Pihak Ketiga. Bank mencairkan dana dan membuat Nota Debet.B. Nota Debet ini kemudian diserahkan kepada Kuasa BUD. Berdasarkan SP2D yang diterima.4 Pembelanjaan Dana Barang & Jasa Uraian Pihak Ketiga Dari Kuasa BUD Bank SP2D 1.9. Uang Diserahkan ke Kuasa BUD 63 .

Pengajuan SPP-LS Barang & Jasa – Non Pihak Ketiga 64 .A Surat Perintah dan atau SPPD Surat Perintah dan atau SPPD SK Tim Surat Perintah dan atau SPPD Laporan Pelaksanaan Tugas Ke D.1. Pelaksanaan Pengeluaran Barang & Jasa – Non Pihak Ketiga PPTK Bendahara Pengeluaran Pengguna Anggaran PNS Daerah SK Tim Surat Perintah dan atau SPPD Laporan Pelaksanaan Tugas 12 Dari B.4.10.B. Penyediaan Dana SK Tim Surat Perintah dan atau SPPD SPD SPD Penugasan SK Tim Surat Perintah dan atau SPPD Laporan Pelaksanaan Tugas SPD Pelaksanaan Tugas SK Tim SK Tim 18.8.2.

SK Tim Surat Perintah dan atau SPPD 4. Laporan Pelaksanaan Tugas SK Tim Laporan Pelaksanaan Tugas Surat Perintah dan atau SPPD 5. PPTK Bendahara Pengeluaran SPD Pengguna Anggaran SPD PNS Daerah 2. dan Laporan Pelaksanaan Tugas kepada PPTK.1 Pelaksanaan Pengeluaran Barang & Jasa – Non Pihak Ketiga Uraian 1.B. PNS Daerah melaksanakan tugas dan membuat dokumen Laporan Pelaksanaan Tugas. PPTK menyerahkan ketiga dokumen ini kepada Bendahara Pengeluaran. Surat Perintah dan atau SPPD Laporan Pelaksanaan Tugas SK Tim 65 . Pengguna Anggaran membuat dokumen SK Tim dan Surat Perintah dan atau SPPD.10. Surat Perintah dan atau SPPD. Pengguna Anggaran menyerahkan SPD kpd Bendahara Pengeluaran dan berdasarkan SPD tersebut Pengguna Anggaran melakukan penugasan. PNS Daerah menyerahkan SK Tim. Untuk penugasan. 6. SK Tim Surat Perintah dan atau SPPD 3. Pengguna Anggaran menyerahkan SK Tim dan Surat Perintah dan atau SPPD kepada PNS Daerah.

B Penerbitan SPM Paling Lambat 2 Hari Kerja Sejak SPP Diterima SPM Dokumen SPP-LS Terdiri Dari: 1.10. Rincian SPP-LS 4. Ringkasan SPP-LS 3.2.1. SPP-LS dan Dokumen Lain Register SPM LS Barang & Jasa Non Pihak Ketiga Ke B. Salinan Surat Rekomendasi SKPD Terkait c. Salinan SPD b. …………………….A Dari B. Pelaksanaan Pengeluaran Barang & Jasa – Non Pihak Ketiga PPK SKPD Pengguna Anggaran SK Tim Surat Perintah dan atau SPPD Laporan Pelaksanaan Tugas SPD SPD SPP-LS dan Dokumen Lain DPA SKPD Penelitian SPP-LS DPA SKPD SPD Surat Penolakan Penerbitan SPM Pembuatan SPP-LS Laporan Pelaksanaan Tugas SPP-LS dan Dokumen Lain SPP-LS dan Dokumen Lain SPD Pembuatan Surat Penolakan SPM Penolakan SPM Paling Lambat 1 Hari Kerja Sejak SPP Diterima Surat Perintah dan atau SPPD Surat Penolakan Penerbitan SPM Lengkap Tidak Surat Penolakan Penerbitan SPM Surat Penolakan Penerbitan SPM Otorisasi SPD Register SPP-LS SK Tim Ya Pembuatan SPM Register Surat Penolakan Penerbitan SPM SPM SPM SPM Otorisasi 18.10. Penerbitan SP2D-LS Barang & Jasa – Non Pihak Ketiga 66 .B. Surat Pengantar SPP-LS 2.2.10. Pengajuan SPP-LS Barang & Jasa – Non Pihak Ketiga Bendahara Pengeluaran 18.. Lampiran SPP-LS: a.

Bila SPP-LS dinyatakan lengkap. Surat Perintah dan atau SPPD.Rincian SPP-LS Lampiran: . Dokumen lain tersebut terdiri dari: . Bendahara Pengeluaran membuat SPP-LS dan dokumen lain. Laporan Pelaksanaan TUgas.Ringkasan SPP-LS . Surat Penolakan Penerbitan SPM diberikan kepada Bendahara agar Bendahara melakukan penyempurnaan SPP-LS. PPK-SPKD menyerahkan SPM kepada Pengguna Anggaran untuk diotorisasi.Salinan SPD .Dll Bendahara Pengeluaran Berita Acara Penyelesaian Tugas PPK SKPD Pengguna Anggaran Surat Tugas SPD SPP-LS dan Dokumen Lain 2. 6. Pembuatan SPM paling lambat 2 hari kerja sejak SPP diterima.B.Surat Pengantar SPP-LS .Surat Penolakan Penerbitan SPM ini kemudian diberikan PPK-SKPD kepada Pengguna Anggaran untuk diotorisasi. Jika SPP-LS dinyatakan tidak lengkap. SPM 2 hari kerja sejak SPP diterima SPM 5. DPA SPP-LS dan Dokumen Lain 3. SK Tim. maka PPK-SKPD membuat SPM. Bendahara Pengeluaran menyerahkan SPPLS beserta dokumen lain kepada PPKSKPD untuk diteliti. Surat Penolakan Penerbitan SPM 7. Tidak Lengkap Penelitian SPP-LS SPD SPD Lengkap 4. PPK-SKPD meneliti kelengkapan dokumen SPP-LS berdasarkan SPD yang diterima dari Pengguna Anggaran dan DPA SKPD. 1 hari kerja sejak SPP diterima Surat Penolakan Penerbitan SPM 8. Penolakan SPM paling lambat 1 hari kerja sejak SPP-LS diterima.10.SSP disertai faktur pajak yang ditandatangani WP .2 Pengajuan SPP-LS Barang & Jasa – Non Pihak Ketiga Uraian 1. Surat Penolakan Penerbitan SPM 67 . Berdasar SPD.Salinan Surat Rekomendasi dari SKPD terkait . PPK SKPD akan menerbitkan Surat Penolakan SPM.

4. Surat Pernyataan tanggung jawab PA / Kuasa PA 2. Buku Pembantu Simpanan/Bank 3.10. Buku Pembantu Pajak 4.D Diregister untuk keperluan pencatatan di PPK-SKPD Nota Debet Pencatatan Dari B.2. Bukti-bukti pengeluaran yang sah dan lengkap Kuasa BUD SPM Dari B.4. Pengajuan SPPLS Gaji & Tunjangan Pembuatan SPM SPM Penelitian Kelengkapan Surat Penolakan Penerbitan SP2D Penolakan SP2D Paling Lambat 1 Hari Kerja Sejak SPM Diterima Surat Penolakan Penerbitan SP2D Pembuatan Surat Penolakan Penerbitan SP2D Lengkap Ya Penerbitan SP2D SP2D Penerbitan SP2D Paling Lambat 2 Hari Kerja Sejak SPM Diterima SP2D Pencatatan SP2D SP2D SP2D Register Surat Penolakan Penerbitan SP2D SP2D SP2D Dokumen Penatausahaan Mencakup: 1.10. Penerbitan SP2D-LS Barang & Jasa – Non Pihak Ketiga Bendahara Pengeluaran Pengguna Anggaran 18.B Kelengkapan Dokumen untuk Penerbitan SP2D: 1. Pembelanjaan Dana Barang & Jasa – Non Pihak Ketiga Register SP2D 68 .C Ke B.10.3.B.10. Buku Pembantu Panjar 5. BKU Pengeluaran 2. Pembelanjaan Dana Barang & Jasa – Non Pihak Ketiga SP2D Dokumen Penatausahaan 18. Buku Rekap Pengeluaran per rincian objek 18.

Bila dokumen SPM dinyatakan lengkap. Kuasa BUD menerbitkan SP2D paling lambat 2 hari kerja sejak diterimanya pengajuan SPM. 5. Kuasa BUD sendiri harus mencatat SP2D dan Nota Debet ke dlm dokumen Penatausahaan. Pengguna Anggaran menyerahkan SP2D kepada Bendahara Pengeluaran. Kuasa BUD meneliti kelengkapan dokumen SPM. Kuasa BUD menyerahkan SP2D kepada Pengguna Anggaran. Surat penolakan penerbitan SP2D ini diserahkan kepada Pengguna Anggaran agar dilakukan penyempurnaan SPM Surat Penolakan Penerbitan SP2D 1 hari kerja sejak SPM diterima 69 .10.Bukti-bukti pengeluaran yang sah dan lengkap 4.BKU Pengeluaran .Buku Pembantu Panjar .Buku Pembantu Simpanan/ Bank . Apabila SPM dinyatakan tidak lengkap.Buku Rekapitulasi Pengeluaran Per Rincian Objek 8. 7. 2. 6. Pengguna Anggaran menyerahkan SPM kepada Kuasa BUD.Surat Pernyataan tangung jawab Pengguna Anggaran/Kuasa Pengguna Anggaran . Kuasa BUD menerbitkan surat penolakan penerbitan SP2D paling lambat 1 hari kerja sejak SPM diterima SP2D SP2D Bendahara Pengeluaran Pengguna Anggaran SPM Kuasa BUD SPM Tidak Lengkap Penelitian Kelengkapan Lengkap 2 hari kerja sejak SPM diterima SP2D Dari Bank Nota Debet Dokumen Penatausahaan Dokumen Penatausahaan Surat Penolakan Penerbitan SP2D 9.B.3 Penerbitan SP2D-LS Barang & Jasa – Non Pihak Ketiga Uraian 1. Bendahara Pengeluaran mencatat SP2D ke dalam dokumen Penatausahaan yang terdiri dari: . Kelengkapan dokumen untuk penerbitan SP2D: . 3.Buku Pembantu Pajak .

D Ke B.3.B.4.10. Penerbitan SP2D Barang & Jasa – Non Pihak Ketiga 70 .10. Pembelanjaan Dana Barang & Jasa – Non Pihak Ketiga Bendahara Pengeluaran Bank SP2D Uang Ditransfer Ke Rekening Bendahara Pengeluaran untuk Didistribusikan Kepada PNS Daerah Pelaksana Tugas Pencairan Dana Uang Uang SP2D Nota Debet Nota Debet 18.

Uang 71 .Non Pihak Ketiga Uraian 1.10. Berdasarkan SP2D yang diterima. Bendahara Pengeluaran Dari Kuasa BUD Bank SP2D 2. Bank mentransfer uang ke Rekening Bendahara Pengeluaran untuk didistribusikan kepada PNS Daerah Pelaksana Tugas. Bank mencairkan dana dan membuat Nota Debet.4 Pembelanjaan Dana LS Barang & Jasa . Nota Debet ini kemudian diserahkan kepada Kuasa BUD Uang Nota Debet Diserahkan ke Kuasa BUD 3.B. Bendahara Pengeluaran menyerahkan SP2D kepada Bank.

Bantuan. Penerbitan SP2D-LS – Bunga. Hibah SPD SPD Keputusan KDH – Subsidi. Subsidi. Bunga.1. Rincian SPP-LS (Rincian Objek) 4. Subsidi.11.A Register SPM LS Barang & Jasa Non Pihak Ketiga Ke B. SPP-LS dan Dokumen Lain SPM SPM Otorisasi 19.2. Hibah SPD Pembuatan SPP-LS SPP-LS dan Dokumen Lain DPA SKPD Penelitian SPP-LS DPA SKPD Otorisasi Pembuatan Surat Penolakan SPM SPD Surat Penolakan Penerbitan SPM Keputusan KDH – Subsidi.. Bunga. Salinan SPD b.11. Hibah. Bunga. Surat Pengantar SPP-LS 2. Salinan Surat Rekomendasi SKPD Terkait c. Bagi Hasil & Pembiayaan Bendahara Pengeluaran SKPKD PPK SKPKD PPKD Pembuatan Keputusan KDH – Subsidi.B. ……………………. Bunga. Hibah 72 . Lampiran SPP-LS: a. Ringkasan SPP-LS 3. Hibah SPD SPP-LS dan Dokumen Lain dan SPP-LS Dokumen Lain SPD Surat Penolakan Penerbitan SPM Lengkap Tidak Surat Penolakan Penerbitan SPM Surat Penolakan Penerbitan SPM Register SPP-LS Ya Pembuatan SPM Register Surat Penolakan Penerbitan SPM SPM SPM Dokumen SPP-LS Terdiri Dari: 1. Hibah Keputusan KDH – Subsidi. Pengajuan SPP-LS – Bunga.

6.Rincian SPP-LS Lampiran: . 4. Bunga. Hibah kepada Bendahara Pengeluaran SKPKD.Surat Pengantar SPP-LS .SSP disertai faktur pajak yang ditandatangani WP . yang terdiri dari: . Bunga. Bagi Hasil & Pembiayaan Uraian 1. paling lambat 2 hari kerja sejak diterimanya SPP. 5. Bendahara Pengeluaran SKPKD membuat SPP-LS & Dokumen Lain. Bunga. Bendahara Pengeluaran SKPKD SPD Keputusan KDH – Subsidi. Jika SPP-LS dinyatakan tidak lengkap. Setelah diteliti dan dinyatakan lengkap.Ringkasan SPP-LS .Dll 3. Berdasarkan kedua dokumen ini. Hibah 2. Bunga.Surat Penolakan Penerbitan SPM ini kemudian diberikan PPK-SKPKD kepada PPKD untuk diotorisasi.11. 7. PPK SKPKD akan menerbitkan Surat Penolakan SPM.1 Pengajuan SPP-LS – Subsidi. Surat Penolakan Penerbitan SPM 73 . SPP-LS dan Dokumen Lain 1 hari kerja sejak SPP diterima Surat Penolakan Penerbitan SPM 9. SPP-LS dan Dokumen Lain SPP-LS dan Dokumen Lain DPA Tidak Lengkap Penelitian SPP-LS Lengkap Rancangan SPM SPD 2 hari kerja sejak SPP diterima SPM SPP-LS dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM SPP-LS dan Dokumen Lain 8. Hibah PPK SKPKD PPKD SPD Keputusan KDH – Subsidi. Hibah. Penolakan SPM paling lambat 1 hari kerja sejak SPP-LS diterima. Surat Penolakan Penerbitan SPM diberikan kepada Bendahara agar Bendahara melakukan penyempurnaan SPP-LS. Bantuan. Bendahara Pengeluaran SKPKD menyerahkan SPP-LS beserta dokumen lain kepada PPK-SKPKD untuk diteliti.B. PPK-SKPKD membuat SPM.Salinan SPD . PPKD menyerahkan SPD dan Keputusan KDH Subsidi. PPK-SKPKD menyerahkan SPM kepada PPKD untuk diotorisasi. PPK-SKPKD meneliti SPP-LS beserta dokumen lain berdasarkan SPD yang diterima dari Pengguna Anggaran dan DPA-SKPD.Salinan Surat Rekomendasi dari SKPD terkait .

B.11.2. Penerbitan SP2D-LS - Bunga, Subsidi, Hibah, Bantuan, Bagi Hasil & Pembiayaan
Bendahara Pengeluaran SKPKD
SPM

Kuasa BUD
19.A

PPKD
Dari B.11.1. Pengajuan SPP-LS Bunga, Subsidi, Hibah

BANK

Penelitian Kelengkapan

Kelengkapan Dokumen untuk Penerbitan SP2D: 1. Surat Pernyataan tanggung jawab PA / Kuasa PA 2. Bukti-bukti pengeluaran yang sah dan lengkap

Pembuatan SPM

SP2D

SPM Pembuatan Surat Penolakan Penerbitan SP2D Surat Penolakan Penerbitan SP2D Surat Penolakan Penerbitan SP2D Penolakan SP2D Paling Lambat 1 Hari Kerja Sejak SPM Diterima 19.B

Lengkap

Tidak

Ya Penerbitan SP2D
Penerbitan SP2D Paling Lambat 2 Hari Kerja Sejak SPM Diterima

Ke B.11.3. Pembelanjaan Dana Bunga, Subsidi, Hibah

Register Surat Penolakan Penerbitan SP2D SP2D SP2D SP2D SP2D Dari B.11.3. Pembelanjaan Dana Bunga, Subsidi, Hibah 19.C SP2D

SP2D

Otorisasi

Pencatatan

Nota Debet

Pencatatan

SP2D

Dokumen Penatausahaan

Mencakup: 1. BKU Pengeluaran 2. Buku Pembantu Simpanan/Bank 3. Buku Pembantu Pajak 4. Buku Pembantu Panjar 5. Buku Rekapitulasi Pengeluaran per rincian objek

SP2D

Dokumen Penatausahaan

Diregister untuk keperluan pencatatan di PPK-SKPKD

Register SP2D

74

B.11.2 Penerbitan SP2D-LS – Subsidi, Bunga, Hibah, Bantuan, Bagi Hasil & Pembiayaan
Uraian
1. PPKD menyerahkan SPM kepada Kuasa BUD. 2. Kuasa BUD meneliti kelengkapan SPM. 3. Jika dinyatakan lengkap, maka Kuasa BUD menerbitkan SP2D paling lambat 2 hari kerja sejak pengajuan SPM diterima. Kelengkapan dokumen untuk penerbitan SP2D: - Surat Pernyataan tangung jawab Pengguna Anggaran/Kuasa Pengguna Anggaran - Bukti-bukti pengeluaran yang sah dan lengkap 4. Kuasa BUD menyerahkan SP2D kepada Bendahara Pengeluaran SKPKD dan PPKD. 5. Sedangkan BUD sendiri harus mencatat SP2D dan Nota Debet ke dokumen Penatausahaan. 6. Bendahara Pengeluaran SKPKD mencatat SP2D ke dalam Dokumen Penatausahaan yang terdiri dari: - BKU Pengeluaran - Buku Pembantu Simpanan/ Bank - Buku Pembantu Pajak - Buku Pembantu Panjar - Buku Rekapitulasi Pengeluaran Per Rincian Objek 7. PPKD mengotorisasi SP2D dan menyerahkannya kepada Bank. 8. Apabila SPM dinyatakan tidak lengkap, Kuasa BUD menerbitkan surat penolakan penerbitan SP2D paling lambat 1 hari kerja sejak SPM diterima
SP2D 2 hari kerja sejak SPM diterima

Bendahara Pengeluaran SKPKD

Kuasa BUD
SPM

PPKD
SPM

BANK

Penelitian Kelengkapan

Tidak Lengkap

Lengkap

SP2D

Dari Bank Nota Debet SP2D

Dokumen Penatausahaan

Dokumen Penatausahaan

SP2D

Surat Penolakan Penerbitan SP2D

9. Surat penolakan penerbitan SP2D ini diserahkan kepada Pengguna Anggaran agar dilakukan penyempurnaan SPM

1 hari kerja sejak SPM diterima

Surat Penolakan Penerbitan SP2D

75

B.11.3. Pembelanjaan Dana Bunga, Subsidi, Hibah, Bantuan dan Pembiayaan
Pihak Ketiga Bank

19.B

Dari B.11.2. Penerbitan SP2D LS Bunga, Subsidi, Hibah, Bantuan dan Pembiayaan

SP2D

Pencairan Dana

Uang

Uang

SP2D

Nota Debet Nota Debet

19.C

Ke B.11.2. Penerbitan SP2D LS Bunga, Subsidi, Hibah, Bantuan dan Pembiayaan

76

3 Pembelanjaan Dana Bunga. Bank mencairkan dana dan membuat Nota Debet. Subsidi. Uang Nota Debet Diserahkan ke Kuasa BUD 2. Nota Debet ini kemudian diserahkan kepada Kuasa BUD.B. Bank membayarkan/mentransfer uang kepada Pihak Ketiga.11. Berdasarkan SP2D yang diterima. Hibah. Bantuan Bagi Hasil dan Pembiayaan Uraian Pihak Ketiga Dari Kuasa BUD Bank SP2D 1. Uang 77 .

Pembentukan Dana Cadangan Kuasa BUD PPKD Penetapan Perda Pembentukan Dana Cadangan Daftar Program/ Kegiatan Daftar Kebutuhan Dana Cadangan Perda Dana Cadangan Perda Dana Cadangan Penyisihan Dana Cadangan Tidak Verifikasi Kecukupan Daftar Program/ Kegiatan Daftar Kebutuhan Dana Cadangan Perda Dana Cadangan Pemilihan Program/Kegiatan Cukup Pembuatan Surat Perintah Pemindahbukuan Surat Perintah Pemindahbukuan Surat Perintah Pemindahbukuan Pencatatan Pemindahbukuan Surat Perintah Pemindahbukuan Surat Perintah Pemindahbukuan Ya Setuju Tidak Dokumen Penatausahaan Surat Perintah Pemindahbukuan Bank 78 .12.B.

Jika dinyatakan cukup. Perda Dana Cadangan Daftar Program/ Kegiatan Daftar Kebutuhan Dana Cadangan 3. PPKD memilih Program/Kegiatan untuk menghasilkan dokumen Daftar Program/Kegiatan dan Daftar Kebutuhan Dana Cadangan. BUD mencatat Surat Perintah Pemindahbukuan dalam Dokumen Penatausahaan dan menyerahkan Surat Perintah Pemindahbukuan kepada Bank.B. Surat Perintah Pemindahbukuan 6. BUD menyerahkan Surat Perintah Pemindahbukuan kepada PPKD. Penyisihan Dana Cadangan 4. PPKD menyetujui Surat Perintah Pemindahbukuan dan menyerahkannya kembali kepada BUD. PPKD menyerahkan ke tiga dokumen ini kepada BUD. maka BUD membuat Surat Perintah Pemindahbukuan. Verifikasi Kecukupan 5. Berdasarkan Perda Dana Cadangan. Kemudian BUD memverifikasi kecukupan Dana Cadangan. Dokumen Penatausahaan Bank 79 . Surat Perintah Pemindahbukuan 8. Surat Perintah Pemindahbukuan 7. Daftar Program/ Kegiatan Kuasa BUD PPKD Perda Dana Cadangan Daftar Kebutuhan Dana Cadangan 2.12 Pembentukan Dana Cadangan Uraian 1. Berdasarkan ke tiga dokumen ini. BUD menyisihkan Dana Cadangan.

ringkasan pengeluaran per rincian obyek disertai buktibukti yang sah c.14. b.E Dari B. Pembelanjaan Dana GU SPJ Pengeluaran SPJ Pengeluaran Bukti Pembayaran Bukti Pembayaran Bukti Pembayaran 20 Dari B.7.13 Pembuatan SPJ Bendahara Pengeluaran 13.3.6.3.register penutupan kas.E Dari B.B.3.bukti atas penyetoran PPN/PPh d. 80 .buku kas umum.E Dari B. Pembelanjaan Dana UP PPK SKPD 15. Pembelanjaan Dana TU Kepala SKPD SPJ Pengeluaran 14. SPJ dengan Bendahara Pengeluaran Pembantu Pencatatan Bukti Bukti Pembayaran Pembayaran Bukti Pembayaran Pengesahan SPJ Verifikasi BKU Pengeluaran Buku Pajak Buku Panjar Buku Simpanan/ Bank Buku Rekap Pengeluaran Per Objek SPJ Pengeluaran Pembantu Surat Penolakan SPJ Surat Penolakan SPJ Tidak Surat Pengesahan SPJSurat Pengesahan SPJ SPJ Pengeluaran Menyetujui Register Pengesahan SPJ Pembuatan SPJ Pengeluaran Ya SPJ Pengeluaran SPJ Pengeluaran Register Penolakan SPJ Paling lambat tanggal 10 bulan berikutnya SPJ Pengeluaran SPJ Pengeluaran SPJ Pengeluaran SPJ Pengeluaran Penyerahan SPJ ke Kepala SKPD paling lambat tanggal 10 bulan berikutnya Register Penerimaan SPJ BUD Menjadi Dasar Pengajuan SPP Surat Pengesahan SPJ Dokumen SPJ: a.5.

Bendahara Pengeluaran membuat SPJ Pengeluaran. Verifikasi 6.Buku Pembantu Panjar . Dari proses pencatatan ini dihasilkan dokumen sebagai berikut: . Register penutupan kas.B. Bendahara Pengeluaran melakukan pencatatan bukti-bukti pembelanjaan dana. Surat Pengesahan SPJ 8. BUD SPJ Pengeluaran 5. Bukti atas penyetoran PPN/PPh d. SPJ Pengeluaran Tgl 10 bln berikutnya SPJ Pengeluaran 7.Buku Rekap Pengeluaran Per Objek Buku Simpanan/ Bank Buku Pajak Buku Panjar Buku Rekap Pengeluaran Per Objek 3. Dokumen SPJ: a. Berdasarkan lima dokumen tersebut ditambah dokumen SPJ Pengeluaran Pembantu. Kepala SKPD mengesahkan SPJ Pengeluaran.Buku Pembantu Pajak . Bendahara Pengeluaran menyerahkan SPJ Pengeluaran kepada PPK-SKPD. Ringkasan pengeluaran per rincian obyek disertai bukti-bukti yang sah c. Apabila disetujui. Kepala SKPD menyerahkan Surat Pengesahan SPJ kepada Bendahara Pengeluaran.BKU Pengeluaran . PPK-SKPD memverifikasi SPJ Pengeluaran. Surat Pengesahan SPJ 81 .13 Pembuatan SPJ Uraian 1. b. PPK-SKPD menyampaikan SPJ Pengeluaran kepada Kepala SKPD paling lambat tanggal 10 bulan berikutnya. Bendahara Pengeluaran Bukti Transaksi UPGU-TU PPK SKPD Kepala SKPD BKU 2. SPJ Pengeluaran Pembantu SPJ Pengeluaran Tgl 10 bln berikutnya 4. Buku kas umum.Buku Pembantu Simpanan/Bank . Bendahara Pengeluaran juga harus menyerahkan SPJ Pengeluaran kepada BUD paling lambat tanggal 10 bulan berikutnya.

SPJ 82 .E SPJ Pengeluaran Pembantu Bukti Transaksi Bukti Transaksi Bukti Transaksi Verifikasi.buku kas umum b.bukti pengeluaran yang sah Ke B.3.E Dari B.E Dari B. dan Analisis Bukti Bukti Transaksi Bukti Transaksi Transaksi Pencatatan Paling lambat tanggal 5 bulan berikutnya Buku Kas Pengeluaran Pembantu Buku Pajak PPN/ PPh Pembantu Buku Panjar Pembantu Tidak Menyetujui Ya Pembuatan SPJ Pengeluaran Pembantu SPJ Pengeluaran Pembantu Buku Kas Pengeluaran Pembantu Buku Pajak PPN/ PPh Pembantu Buku Panjar Pembantu SPJ Pengeluaran Pembantu SPJ Pengeluaran Pembantu 20 Dokumen SPJ Pembantu: a.13. Pembelanjaan Dana GU 15.3.6. Evaluasi.B.3.14. Pembelanjaan Dana TU 14.buku pajak PPN/PPh c. Pembelanjaan Dana UP Bendahara Pengeluaran Dari B. SPJ Dengan Bendahara Pengeluaran Pembantu Bendahara Pengeluaran Pembantu 13.7.5.

Buku Kas Pengeluaran Pembantu .BKU . Dari proses pencatatan ini dihasilkan dokumen sebagai berikut: . dan Analisis 6. dan menganalisa SPJ Pengeluaran Pembantu. Bendahara Pengeluaran Pembantu mencatat buktibukti transaksi pembelanjaan dana. Verifikasi. Evaluasi.Buku Pajak PPN/PPh Pembantu . SPJ Pengeluaran Pembantu 83 . Berdasarkan ke tiga dokumen tadi. Bendahara Pengeluaran Pembantu membuat SPJ Pengeluaran Pembantu. mengevaluasi. Bendahara Pengeluaran memverifikasi. Bendahara Pengeluaran Pembantu menyerahkan SPJ Pengeluaran Pembantu kepada Bendahara Pengeluaran paling lambat tanggal 5 bulan berikutnya.14 SPJ Dengan Bendahara Pengeluaran Pembantu Uraian 1.B. SPJ Pengeluaran Pembantu 5.Buku Panjar Pembantu Buku Kas Pengeluaran Pembantu Buku Pajak PPN/PPh Pembantu Buku Panjar Pembantu 3. Dokumen SPJ Pembantu: . Setelah disetujui.Buku Pajak PPN/PPh . Bendahara Pengeluaran Pembantu Bukti Transaksi UPGU-TU Bendahara Pengeluaran 2. Bendahara Pengeluaran akan menggunakan SPJ Pengeluaran Pembantu dalam proses pembuatan SPJ.Bukti pengeluaran yang sah SPJ Pengeluaran Pembantu Tgl 5 bln berikutnya 4.

.

1.2.1.1.2.2) SPJ Penerimaan SPJ Penerimaan Pembantu 85 .3) Pelaksanaan Pendapatan – Bank Lain (C.1.Penatausahaan Penerimaan Pelaksanaan Pendapatan – Bendahara Penerimaan (C.4) STS SKP Daerah / SKR Surat Tanda Bukti Pembayaran / Bukti lain yg Sah Penatausahaan Penerimaan (C.2) Pelaksanaan Pendapatan – Bank Kasda (C.1) Pelaksanaan Pendapatan – Bendahara Penerimaan Pembantu (C.1) Penatausahaan Penerimaan dengan Bendahara Pembantu (C.

1.1. Pelaksanaan Pendapatan Daerah – Bendahara Penerimaan Wajib Pajak/Retribusi Bendahara Penerimaan Pengguna Anggaran Penerbitan SKP Daerah / SKR BANK SKP Daerah / SKR SKP Daerah / SKR SKP Daerah / SKR Pembayaran Uang SKP Daerah / SKR Uang STS SKP Daerah / SKR Uang Verifikasi Penerimaan Surat Tanda Bukti Pembayaran / Bukti Surat Tanda Bukti lain yg Sah Pembayaran / Bukti lain yg Sah SKP Daerah / SKR Uang STS STS Nota Kredit STS Surat Tanda Bukti Pembayaran / Bukti lain yg Sah 21.2.C.A Ke C.1. Penatausahaan Penerimaan Disampaikan kepada BUD 86 .

Wajib Pajak/Retribusi membayarkan sejumlah uang yang tertera dalam SKP Daerah/ SKR kepada Bendahara Penerimaan. Surat Tanda Bukti Pembayaran/Bukti Lain yang Sah STS Uang 6.1. Bank kemudian menyerahkan kembali STS kepada Bendahara Penerimaan. Bendahara Penerimaan memverifikasi kesesuaian jumlah uang yang diterimanya dengan dokumen SKP Daerah/ SKR yang diterimanya dari Pengguna Anggaran. SKP Daerah / SKR SKP Daerah / SKR WP/Retribusi Bendahara Penerimaan Pengguna Anggaran SKP Daerah / SKR Bank 3. Setelah diverifikasi. Surat Tanda Bukti Pembayaran/Bukti Lain yang Sah Uang STS Diserahkan ke BUD 7. Bendahara menyerahkan Tanda Bukti Pembayaran/Bukti Lain yang Sah kepada Wajib Pajak/ Retribusi dan menyerahkan uang yang diterimanya tadi beserta STS kepada Bank. Verifikasi 5. Bank membuat Nota Kredit dan mengotorisasi STS.C.1 Pelaksanaan Pendapatan Daerah – Bendahara Penerimaan Uraian 1. Uang Uang 4. Pengguna Anggaran menyerahkan SKP Daerah/SKR kepada Bendahara Penerimaan dan Wajib Pajak/Retribusi. Nota Kredit disampaikan kepada BUD Nota Kredit STS STS 87 . Bendahara Penerimaan akan menerbitkan STS dan Surat Tanda Bukti Pembayaran/Bukti Lain yang Sah.

C.B Ke C.2.2. Penatausahaan Penerimaan Dengan Bendahara Penerimaan Pembantu Disampaikan kepada BUD 88 .2.1. Pelaksanaan Pendapatan Daerah – Bendahara Penerimaan Pembantu Wajib Pajak/Retribusi Bendahara Penerimaan Pembantu Pengguna Anggaran BANK Penerbitan SKP Daerah / SKR SKP Daerah / SKR SKP Daerah / SKR SKP Daerah / SKR Pembayaran Uang SKP Daerah / SKR Uang STS SKP Daerah / SKR Uang Verifikasi Penerimaan Surat Tanda Bukti Pembayaran / Surat Tanda Bukti Bukti lain Pembayaran yg Sah / Bukti lain yg Sah SKP Daerah / SKR Uang STS STS Nota Kredit STS Surat Tanda Bukti Pembayaran / Bukti lain yg Sah 21.

Nota Kredit disampaikan ke BUD Nota Kredit STS STS 89 .C. Bendahara Penerimaan Pembantu menyerahkan Surat Tanda Bukti Pembayaran/Bukti Lain yang Sah kepada Wajib Pajak/Retribusi dan STS beserta uang kepada Bank. Surat Tanda Bukti Pembayaran/Bukti Lain yang Sah STS Uang 5. Surat Tanda Bukti Pembayaran/Bukti Lain yang Sah STS Uang Diserahkan ke BUD 6. Verifikasi 4. Jika sesuai maka Bendahara Penerimaan Pembantu membuat dokumen STS dan Surat Tanda Bukti Pembayaran/ Bukti Lain yang Sah. Bank mengotorisasi STS dan menerbitkan Nota Kredit. Bendahara Penerimaan Pembantu memverifikasi uang yang diterimanya dengan SKP Daerah/SKR dari Pengguna Anggaran. SKP Daerah / SKR SKP Daerah / SKR WP/Retribusi Bendahara Penerimaan Pengguna Anggaran Pembantu SKP Daerah / SKR BANK 2. Pengguna Anggaran menyerahkan SKP Daerah/SKR kepada Wajib Pajak/Retribusi dan Bendahara Penerimaan Pembantu.2 Pelaksanaan Pendapatan Daerah – Bendahara Penerimaan Pembantu Uraian 1. Bank mengembalikan STS Bendahara Penerimaan Pembantu. Wajib Pajak/Retribusi membayarkan uang kepada Bendahara Penerimaan Pembantu sejumlah yang tertera di SKP Daerah/SKR.1. Uang Uang 3.

1. Penatausahaan Penerimaan 90 .1.2.C. Pelaksanaan Pendapatan Daerah – Bank Kasda Wajib Pajak/Retribusi Bank Kasda Bendahara Penerimaan Pengguna Anggaran Penerbitan SKP Daerah / SKR BUD SKP Daerah / SKR SKP Daerah / SKR SKP Daerah / SKR Pembayaran Uang SKP Daerah / SKR Uang Penerimaan Slip Setoran (Bukti Lain yg Sah) Slip Setoran (Bukti Lain yg Sah) Slip Setoran (Bukti Lain yg Sah) Slip Setoran (Bukti Lain yg Sah) Nota Kredit Nota Kredit Slip Setoran (Bukti Lain yg Sah) SKP Daerah / SKR 21.3.A Ke C.

Bank Kasda menyerahkan Slip Setoran/Bukti Lain yang Sah kepada WP/Retribusi dan Nota Kredit kepada BUD.C. Wajib Pajak/Retribusi membayarkan uang kepada Bank Kasda sejumlah yang tertera di SKP Daerah/SKR. Slip Setoran/ Bukti Lain yang Sah 91 . Slip Setoran/ Bukti Lain yang Sah Nota Kredit 4. Pengguna Anggaran menyerahkan SKP Daerah/SKR kepada Wajib Pajak/Retribusi dan Bendahara Penerimaan.3 Pelaksanaan Pendapatan Daerah – Bank Kasda Uraian 1. Bank Kasda menerbitkan Slip Setoran/Bukti Lain yang Sah dan Nota Kredit.1. Slip Setoran/ Bukti Lain yang Sah Nota Kredit 5. WP/Retribusi menyerahkan Slip Setoran/Bukti Lain yang Sah kepada Bendahara Penerimaan. Uang Uang 3. SKP Daerah / SKR SKP Daerah / SKR WP/Retribusi Bank Kasda Bendahara Penerimaan Pengguna Anggaran SKP Daerah / SKR BUD 2.

A Ke C.1.4.C.2.1. Penatausahaan Penerimaan 92 . Pelaksanaan Pendapatan Daerah – Bank Lain Wajib Pajak/Retribusi Bank Lain Bendahara Penerimaan Pengguna Anggaran Bank Kasda Penerbitan SKP Daerah / SKR SKP Daerah / SKR SKP Daerah / SKR SKP Daerah / SKR Pembayaran Uang SKP Daerah / SKR Uang Uang Penerimaan Slip Setoran (Bukti Lain yg Sah) Slip Setoran (Bukti Lain yg Sah) Slip Setoran (Bukti Lain yg Sah) Slip Setoran (Bukti Lain yg Sah) Nota Kredit Uang Nota Kredit Slip Setoran (Bukti Lain yg Sah) SKP Daerah / SKR Disampaikan kepada BUD 21.

4 Pelaksanaan Pendapatan Daerah – Bank Lain Uraian 1. Bank Lain membuat Slip Setoran/Bukti Lain yang Sah dan Nota Kredit serta menyerahkan uang kepada Bank Kasda.1. Pengguna Anggaran menyerahkan SKP Daerah/ SKR kepada Wajib Pajak/ Retribusi dan Bendahara Penerimaan. Wajib Pajak/Retribusi membayarkan uang kepada Bank Lain sejumlah yang tertera di SKP Daerah/SKR. Slip Setoran/ Bukti Lain yang Sah 93 . WP/Retribusi Bank Lain Bendahara Penerimaan Pengguna Anggaran SKP Daerah / SKR Bank Kasda SKP Daerah / SKR SKP Daerah / SKR 2. WP/Retribusi menyerahkan Slip Setoran/Bukti Lain yang Sah kepada Bendahara Penerimaan. Uang Uang 3. Slip Setoran/ Bukti Lain yang Sah Slip Setoran/ Bukti Lain yang Sah Nota Kredit Nota Kredit Uang 4.C.

C.1.C. Evaluasi.1.1. Bank Kasda.BKU b. dan Analisis Dilakukan Dalam Rangka Rekonsiliasi Penerimaan 15 Ke D.3. C.. Penatausahaan Penerimaan Bendahara Penerimaan 21..A Dari C.1. 94 . Penatausahaan Penerimaan dengan Bendahara Pembantu SPJ Penerimaan 22 Otorisasi Verifikasi.Buku pembantu per rincian objek penerimaan c.1. Akuntansi SKPD SPJ Penerimaan SPJ Penerimaan SKP Daerah / SKR STS Surat Tanda Bukti Pembayaran / Bukti lain yg Sah BKU Penerimaan Buku Pembantu (Rincian Obyek Penerimaan) Buku Rekapitulasi Penerimaan Harian SPJ Penerimaan Pembantu Pengesahan SPJ Pembuatan SPJ Penerimaan Surat Pengesahan SPJ Surat Pengesahan SPJ Surat Pengesahan SPJ SPJ Penerimaan BKU Penerimaan Buku Pembantu (Rincian Obyek Penerimaan) Buku Rekapitulasi Penerimaan Harian SPJ Penerimaan Pembantu SPJ Penerimaan SPJ Penerimaan SPJ Penerimaan Lampiran SPJ Penerimaan: a.Buku rekapitulasi penerimaan harian d.2.1. Bank Lain) PPK SKPD Pengguna Anggaran BUD Paling lambat tanggal 10 bulan berikutnya SKP Daerah / SKR STS Surat Tanda Bukti Pembayaran / Bukti lain yg Sah SPJ Penerimaan SPJ Penerimaan SPJ Penerimaan Penatausahaan Penerimaan Dari C.Bukti penerimaan lainnya yang sah. Pelaksanaan Pendapatan Daerah (Bendahara Penerimaan.4.2.2.

dan Analisis Surat Pengesahan SPJ 95 . 5. Kemudian BUD mengesahkan SPJ Penerimaan. SKR.BKU Penerimaan . Bendahara Penerimaan membuat SPJ Penerimaan.Buku Rekapitulasi Penerimaan Harian 3. Setelah diotorisasi. dan menganalisis SPJ Penerimaan. dan Surat Tanda Bukti Pembayaran/Bukti Lain yang Sah PPK SKPD Pengguna Anggaran BUD BKU Penerimaan Buku Pembantu Buku Rekapitulasi SPJ Penerimaan Pembantu SPJ Penerimaan Tgl 10 bulan berikutnya SPJ Penerimaan Tgl 10 bulan berikutnya SPJ Penerimaan Tgl 10 bulan berikutnya SPJ Penerimaan Verifikasi. BUD menyerahkan Surat Pengesahan SPJ kepada Pengguna Anggaran. mengevaluasi. BUD memverifikasi. SKR. dan Surat Tanda Bukti Pembayaran/Bukti Lain yang Sah. Bendahara Penerimaan melakukan penatausahaan penerimaan. Berdasarkan ke tiga dokumen tadi ditambah dokumen SPJ Penerimaan Pembantu.1 Penatausahaan Penerimaan Uraian 1.Buku Rekapitulasi Penerimaan Harian . Pengguna Anggaran menyerahkan SPJ Penerimaan kepada BUD paling lambat tanggal 10 bulan berikutnya.Buku Pembantu Per Rincian Objek Penerimaan . 6. Dari proses penetausahaan penerimaan. Berdasarkan dokumen SKP Daerah.2.Buku Pembantu (Rincian Objek Penerimaan) . 9.C. 8. 7. PPK-SKPD menyerahkan SPJ Penerimaan kepada Pengguna Anggaran paling lambat tanggal 10 bulan berikutnya. STS. Dalam rangka rekonsiliasi penerimaan. Bendahara Penerimaan menyerahkan SPJ Penerimaan kepada PPK-SKPD paling lambat tanggal 10 bulan berikutnya.Bukti Penerimaan lain yg sah 4. Lampiran SPJ Penerimaan: . STS. Surat Pengesahan SPJ Dilakukan Dalam Rangka Rekonsiliasi Penerimaan Bendahara Penerimaan SKP Daerah. Evaluasi.BKU . 2. Bendahara Penerimaan akan menghasilkan dokumen sebagai berikut: .

dan Analisis SKP Daerah SKR STS Bukti Lain Yang Sah BKU Penerimaan Pembantu Buku Rekapitulasi Penerimaan Harian Pembantu SPJ Penerimaan Pembantu Pembuatan SPJ Pembantu 22 BKU Penerimaan Pembantu Buku Rekapitulasi Penerimaan Harian Pembantu SPJ Penerimaan Pembantu SPJ Penerimaan Pembantu Ke C.1.1. Pelaksanaan Pendapatan Daerah – Bendahara Pembantu SKP Daerah / SKR STS Surat Tanda Bukti Pembayaran / Bukti lain yg Sah Paling lambat tanggal 5 (lima) bulan berikutnya SPJ Penerimaan Pembantu Penatausahaan Penerimaan Verifikasi.2.2.B Dari C. Evaluasi.2. Penatausahaan Penerimaan Dengan Bendahara Pembantu Bendahara Penerimaan Pembantu Bendahara Penerimaan 21. Penatausahaan Penerimaan 96 .2.C.

SKR. Bendahara Penerimaan memverifikasi. Bendahara Penerimaan Pembantu menghasilkan dokumen BKU Penerimaan Pembantu dan Buku Rekapitulasi Penerimaan Harian Pembantu. Dari proses penatausahaan penerimaan. STS. STS. Berdasarkan dokumen SKP Daerah. Evaluasi. SPJ Penerimaan Pembantu 97 . SKR.2. dan Surat Tanda Bukti Pembayaran/Bukti Lain yang Sah Bendahara Penerimaan 2. BKU Penerimaan Pembantu Buku Rekapitulasi Penerimaan Harian Pembantu 3. SPJ Penerimaan Pembantu Tgl 5 bulan berikutnya 4.C. mengevaluasi. Bendahara Penerimaan Pembantu SKP Daerah. SPJ Penerimaan Pembantu 5. SPJ Penerimaan Pembantu diserahkan Bendahara Penerimaan Pembantu kepada Bendahara Penerimaan paling lambat tanggal 5 bulan berikutnya. Kemudian SPJ Penerimaan Pembantu digunakan dalam penatausahaan penerimaan.2 Penatausahaan Penerimaan Dengan Bendahara Pembantu Uraian 1. dan Analisis 6. dan Surat Tanda Bukti Pembayaran/Bukti Lain yang Sah. Berdasarkan kedua dokumen ini. Bendahara Penerimaan melakukan penatausahaan penerimaan. Verifikasi. Bendahara Penerimaan Pembantu membuat SPJ Pembantu. dan menganalisis dokumen ini.

.

LAK. Neraca.6) LK PEMDA (LRA. Neraca. CALK) LK Perusahaan Daerah LK PEMDA (LRA. Neraca. LAK. LAK. Neraca.Akuntansi dan Pertanggungjawaban Akuntansi SKPD (D. CALK) Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD (D.3) LK PEMDA (LRA. CALK) Laporan Keuangan PEMDA (D.4) LK SKPKD (LRA. LAK.1) Neraca Saldo SKPD Laporan Keuangan SKPD (D. CALK) Akuntansi SKPKD (D.2) LK SKPD (LRA. CALK) Berupa Perda LK Perusahaan Daerah Penjabaran LRA 99 . Neraca.5) LK Perusahaan Daerah Penjabaran LRA Pembahasan LK PEMDA (D.

Berita Acara Penilaian 7.2. Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan Terdiri Dari: 1. Berita Acara Penerimaan Barang 2. SK Penghapusan Barang 3. SK Penghapusan Barang 3. Berita Acara Pemusnahan Barang 5.D. Akuntansi SKPD PPK SKPD Akuntansi Penerimaan Kas 15 Dari C. Berita Acara Serah Terima Barang 7. SK Mutasi Barang 5.1 Penatausahaan Penerimaan Akuntansi Pengeluaran Kas Akuntansi Aset Pengelolaan Barang Daerah Terdiri Dari: 1. Berita Acara Serah Terima Barang 6. Surat Pengiriman Barang 4.2. Berita Acara Pemusnahan Barang 6. Berita Acara Penerimaan Barang 2. Berita Acara Penilaian Akuntansi Selain Kas Identifikasi transaksi Selain Kas SPJ Penerimaan SPJ Pengeluaran SP2D Bukti Transaksi Bukti Transaksi Pembuatan Bukti Memorial Pembuatan Bukti Memorial Bukti Memorial Bukti Memorial PENJURNALAN PENJURNALAN PENJURNALAN PENJURNALAN Jurnal Penerimaan Kas Jurnal Pengeluaran Kas Jurnal Umum Jurnal Umum POSTING Buku Besar SKPD Neraca Saldo SKPD PEMBUATAN NERACA SALDO 23 Ke D. SK Mutasi Barang 4. Laporan Keuangan SKPD 100 .1.

Bukti Memorial transaksi Aset Tetap dibuat berdasarkan bukti transaksi yang terdiri dari: .SPJ Penerimaan dalam Register Jurnal Penerimaan Kas. PPK-SKPD menjurnal: .BA Penerimaan Barang . Akuntansi SKPD Uraian 1.BA Penilaian .BA Penerimaan Barang .SPJ Pengeluaran dan SP2D dalam Register Jurnal Pengeluaran Kas.1.Bukti memorial transaksi Aset Tetap dalam Register Jurnal Umum. Jurnal-jurnal tersebut oleh PPKSKPD diposting ke Register Buku Besar SKPD. Neraca Saldo SKPD 101 .SK Mutasi Barang . Berdasarkan Buku Besar SKPD.BA Seraht Terima Barang .Bukti memorial transaksi Selain Kas dalam Register Jurnal Umum. .BA Pemusnahan Barang . PPK SKPD membuat Neraca Saldo SKPD.SK Penghapusan Barang . .SK Penghapusan Barang .BA Penyelesaian Pekerjaan Bukti Memorial transaksi Selain Kas dibuat berdasarkan bukti transaksi yang terdiri dari: .Surat Pengiriman Barang .BA Seraht Terima Barang .D.SK Mutasi Barang .BA Penilaian Akuntansi Penerimaan Kas PPK SKPD Akuntansi Pengeluaran Kas Akuntansi Aset Akuntansi Selain Kas SPJ Penerimaan SPJ Pengeluaran SP2D Bukti Transaksi Bukti Transaksi Bukti Memorial Bukti Memorial Register Jurnal Penerimaan Kas Register Jurnal Pengeluaran Kas Register Jurnal Umum Register Jurnal Umum 2. Register Buku Besar SKPD 3.BA Pemusnahan Barang . .

4. CALK) 102 . Akuntansi SKPD 23 Laporan Keuangan SKPD (LRA. Neraca.2.1. Laporan Keuangan SKPD PPK SKPD Pengguna Anggaran PPKD Dari D. CALK) Surat Pernyataan Laporan Keuangan SKPD (LRA. Neraca. CALK) Surat Pernyataan Laporan Keuangan SKPD (LRA.D. Laporan Keuangan PEMDA Laporan Keuangan SKPD (LRA. Neraca. Neraca. CALK)Laporan Keuangan SKPD (LRA. Neraca. CALK) Neraca Saldo SKPD 24 Pembuatan LK SKPD Otorisasi Ke D.

Neraca . Laporan Keuangan SKPD Uraian PPK SKPD Neraca Saldo SKPD Pengguna Anggaran PPKD 1.2. Neraca. Surat Pernyataan Laporan Keuangan SKPD (LRA. CALK) 2. Pengguna Anggaran menyerahkan Laporan Keuangan SKPD berikut Surat Pernyataan kepada PPKD Surat Pernyataan 103 .Laporan Realisasi Anggaran . dan membuat Surat Pernyataan. CALK) 3. Berdasarkan Neraca Saldo SKPD. CALK) Laporan Keuangan SKPD (LRA. PPK SKPD menyusun Laporan Keuangan SKPD yang terdiri dari: .D. Laporan Keuangan SKPD (LRA. Neraca. Neraca. PPK SKPD menyerahkan Laporan Keuangan SKPD kepada Pengguna Anggaran untuk diotorisasi.Catatan Atas Laporan Keuangan Laporan Keuangan SKPD (LRA. Pengguna Anggaran mengotorisasi Laporan Keuangan SKPD. Neraca. CALK) 4.

SK Mutasi Barang 4. BA Penerimaan Barang 2. Surat Pengiriman Barang 4.3. Nota Debet 2. CALK) Laporan Arus Kas Laporan Posisi Kas Harian Buku Besar SKPKD Pembuatan Neraca Saldo SKPKD Neraca Saldo SKPKD Laporan Arus Kas Laporan Posisi Kas Harian dilampiri: 1. BA Penyelesaian Pekerjaan Fungsi Akuntansi SKPKD Akuntansi Pengeluaran Kas Akuntansi Aset / Hutang Pengelolaan Barang /Hutang Daerah Terdiri Dari: 1.D. SK Mutasi Barang 5. BA Serah Terima Barang 6. Laporan Keuangan PEMDA 104 . BA Penerimaan Barang 2. BA Penilaian Akuntansi Selain Kas Identifikasi transaksi Selain Kas Nota Kredit Nota Debet Bukti Transaksi Bukti Transaksi PENJURNALAN Pembuatan Bukti Memorial Pembuatan Bukti Memorial Jurnal Penerimaan/ Pengeluaran Kas Bukti Memorial Bukti Memorial POSTING PENJURNALAN PENJURNALAN PENJURNALAN PENJURNALAN Buku Besar Kas Jurnal Penerimaan Kas Jurnal Pengeluaran Kas Jurnal Umum Jurnal Umum Pembuatan Laporan Keuangan POSTING Laporan Keuangan SKPKD (LRA. BA Serah Terima Barang 7. BA Penilaian 7. SK Penghapusan Barang 3. Neraca.4. Nota Kredit Pembuatan LK SKPKD 25 Ke D. BA Pemusnahan Barang 6. LAK. SK Penghapusan Barang 3. BA Pemusnahan Barang 5. Akuntansi SKPKD BUD Akuntansi Penerimaan Kas Laporan Posisi Kas Harian Terdiri Dari: 1.

Berdasarkan Laporan Posisi Kas Harian. 6. 9. Fungsi Akuntansi SKPKD memposting jurnal-jurnal tsb ke dalam Buku Besar SKPKD 8. Berdasarkan Buku Besar SKPKD. Neraca. Fungsi Akuntansi juga menjurnal Bukti Memorial transaksi Aset / Hutang dan Bukti Memorial transaksi Selain Kas ke dalam Register Jurnal Umum 7.BUD menjurnal Nota Kredit dan Nota Debet ke dalam Register Jurnal Penerimaan/Pengeluaran Kas 2. Akuntansi SKPKD Uraian Nota Kredit BUD Nota Debet Fungsi Akuntansi SKPKD Akuntansi Penerimaan Akuntansi Pengeluaran Kas Kas Akuntansi Aset / Hutang Akuntansi Selain Kas 1. BUD menyerahkan Laporan Arus Kas dan Laporan Posisi Kas Harian yang dilampiri Nota Kredit dan Nota Debet kepada Fungsi Akuntansi SKPKD. Berdasarkan Buku Besar Kas. CALK) 105 . BUD membuat Laporan Arus Kas dan Laporan Posisi Kas Harian 4. 3.3. Neraca. 5. LAK. Fungsi Akuntansi SKPKD melakukan penjurnalan dalam Register Jurnal Penerimaan Kas dan Register Jurnal Pengeluaran Kas. BUD kemudian memposting jurnal tersebut ke dalam Buku Besar Kas. CALK) Register Jurnal Penerimaan / Pengeluaran Kas Buku Besar Kas Laporan Arus Kas Laporan Posisi Kas Harian Laporan Posisi Kas Harian Bukti Transaksi Bukti Transaksi Register Jurnal Penerimaan Kas Register Jurnal Pengeluaran Kas Bukti Memorial Bukti Memorial Register Jurnal Umum Register Jurnal Umum Buku Besar SKPKD Laporan Arus Kas Neraca Saldo SKPKD Laporan Keuangan SKPKD (LRA. Fungsi Akuntansi Menggabungkan Neraca Saldo dan Laporan Arus Kas dalam menyusun Laporan Keuangan SKPKD (LRA. Fungsi Akuntansi membuat Neraca Saldo SKPKD.D.

CALK) LK Perusahaan Daerah Konsolidasi (Penggabungan) LK PEMDA (LRA.5. Neraca. LAK. CALK) Laporan Keuangan SKPD (LRA. CALK) LK Perusahaan Daerah Perusahaan Daerah LK PEMDA (LRA. CALK) LK Perusahaan Daerah 26 Ke D. Neraca. Neraca. LAK. CALK) LK Perusahaan Daerah Pembuatan Surat Pernyataan KDH Penjabaran LRA LK PEMDA (LRA. CALK) Laporan Keuangan SKPD (LRA. LAK. Neraca. Neraca. CALK) LK PEMDA (LRA. Neraca. Neraca. LAK. CALK) LK Perusahaan Daerah LK PEMDA (LRA. CALK) LK Perusahaan Daerah Surat Pernyataan KDH Otorisasi LK PEMDA (LRA. Neraca. LAK. LAK. Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 106 .D. Laporan Keuangan PEMDA Fungsi Akuntansi SKPKD 25 PPKD 24 SEKDA KDH Laporan Keuangan SKPKD (LRA.4. Neraca. LAK.

Neraca. CALK LK Perusahaan Daerah LK PEMDA (LRA. PPKD kemudian menyerahkan kedua laporan tsb kepada SEKDA 6. 7. Laporan Keuangan PEMDA Uraian 1. Proses konsolidasi tsb menghasilkan Laporan Keuangan PEMDA dan Penjabaran LRA. Setelah mengotorisasi Laporan Keuangan PEMDA dan Laporan Keuangan Perusahaan Daerah. 4. LAK.4. CALK) Laporan Keuangan SKPD (LRA. Neraca. Setelah menerima Laporan Keuangan PEMDA dan Laporan Keuangan Perusahaan Daerah. SEKDA meneruskan kedua laporan tersebut kepada Kepala Daerah. 3. LAK. CALK LK Perusahaan Daerah Perusahaan Daerah LK PEMDA (LRA. Kepala Daerah membuat surat pernyataan. Neraca. Konsolidasi Penjabaran LRA LK PEMDA (LRA. Neraca. CALK) SEKDA KDH 2. Neraca. Laporan Keuangan PEMDA dan Laporan Keuangan Perusahan Daerah diserahkan oleh Fungsi Akuntansi SKPKD ke PPKD untuk diotorisasi. LAK.D. CALK) PPKD Laporan Keuangan SKPD (LRA. Neraca. Fungsi Akuntansi SKPKD Laporan Keuangan SKPKD (LRA. LAK. CALK LK Perusahaan Daerah LK PEMDA (LRA. 5. CALK LK Perusahaan Daerah Surat Pernyataan KDH 107 . Neraca. Laporan Keuangan PEMDA dan Perusahaan Daerah beserta Surat Pernyataan KDH berlanjut ke proses Pertanggungjawaban Pelaksanaa APBD. yang diserahkan oleh PPKD. Laporan Keuangan Pemda tersebut disertai oleh Laporan Keuangan Perusahaan Daerah. Fungsi Akuntansi SKPKD melakukan konsolidasi (penggabungan) Laporan Keuangan SKPKD dan Laporan Keuangan SKPD. LAK.

LAK. Laporan Keuangan Pemda KDH 26 BPK Penyampaian LK paling lambat 3 bulan setelah TA berakhir LK PEMDA (LRA. CALK) LK Perusahaan Daerah Tanggapan dan Penyesuaian LK PEMDA (LRA. Neraca. Neraca. CALK) LK Perusahaan Daerah Surat Pernyataan KDH LK PEMDA (LRA. Neraca. Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Fungsi Akuntansi SKPKD Dari D. CALK) LK Perusahaan Daerah LK PEMDA (LRA. LAK. LAK. CALK) LK Perusahaan Daerah Penjabaran LRA 27 Ke D. CALK) LK Perusahaan Daerah Penjabaran LRA LK PEMDA (LRA. Neraca. Neraca.6. CALK) LK Perusahaan Daerah LK PEMDA (LRA. LAK. LAK. CALK) LK Perusahaan Daerah Surat Pernyataan KDH Pemeriksaan Penjabaran LRA Ya Melewati Batas Waktu? Pemeriksaan diselesaikan paling lambat 2 bulan setelah penerimaan LK Pemda Tidak Laporan Hasil Pemeriksaan Laporan Hasil Pemeriksaan Laporan Hasil Pemeriksaan LK PEMDA (LRA.4. Neraca.5. Pembahasan LK Pemda 108 . LAK.D. LAK. Neraca.

LAK. KDH menyerahkan LK PEMDA dan LK Perusahaan Daerah beserta Surat Pernyataan KDH kepada BPK. BPK menyerahkan Laporan Hasil Pemeriksaan dan Laporan Keuangan yang telah diperiksa kepada KDH. LK PEMDA (LRA.D. LAK. Fungsi Akuntansi melakukan penyesuaian dan meyiapkan tanggapan terhadao Laporan Hasil Pemeriksaan. LAK. Neraca. Neraca. LAK. CALK LK PEMDA (LRA. LAK. CALK LK Perusahaan Daerah LK PEMDA (LRA. Neraca. BPK melakukan pemeriksaan atas LK PEMDA dan LK Perusahaan Daerah. LK PEMDA (LRA. LAK. Neraca. Fungsi Akuntansi juga menambahkan penjabaran LRA ke Laporan Keuangan. CALK LK Perusahaan Daerah Laporan Hasil Pemerikaan 5. Fungsi Akuntansi menyerahkan Laporan Keuangan yang disertai Penjabaran LRA kepada KDH LK Perusahaan Daerah Penjabaran LRA 109 . CALK LK Perusahaan Daerah Laporan Hasil Pemerikaan Laporan Hasil Pemerikaan 4. Neraca. KDH meneruskan Laporan Hasil Pemeriksaan dan Laporan Keuangan yang telah diperiksa kepada Fungsi Akuntansi untuk disesuaikan. Pemeriksaan diselesaikan paling lambat 2 bulan setelah diterimanya LK. Neraca. LK PEMDA (LRA. CALK LK Perusahaan Daerah Penjabaran LRA 6. LAK. Penjabaran LRA Tanggapan dan Penyesuaian LK PEMDA (LRA. Neraca. CALK LK Perusahaan Daerah Pemeriksaan 3. Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Uraian 1. CALK LK Perusahaan Daerah BPK Surat Pernyataan KDH 2. Fungsi Akuntansi SKPKD Surat Pernyataan KDH KDH LK PEMDA (LRA.5.

CALK) LK Perusahaan Daerah Penjabaran LRA LK PEMDA (LRA. LAK.D. Neraca. Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 27 Paling lambat 6 bulan setelah Tahun Anggaran berakhir Raperda Pertanggungjawaban APBD LK PEMDA (LRA. CALK) LK Perusahaan Daerah Penjabaran LRA Pembahasan Persetujuan bersama paling lambat 1 bulan sejak diterimanya Raperda Perda Pertanggungjawaban APBD yang harus dipublikasikan LK PEMDA (LRA. CALK) LK Perusahaan Daerah Penjabaran LRA 110 .6. Neraca.5. Pembahasan LK Pemda KDH DPRD Dari D. LAK. LAK. Neraca.

Penjabaran LRA). LK Perusahaan Daerah. Neraca. KDH menyerahkan LK PEMDA. Neraca. dan Penjabaran LRA. Perda ini harus dipublikasikan Berupa Perda Pertanggungjawaban APBD LK PEMDA (LRA. LK Perusahan Daerah. DPRD melakukan pembahasan terhadap LK Pemda. LK Perusahaan Daerah. Pembahasan LK PEMDA Uraian KDH DPRD 1. LAK. LK PEMDA (LRA. Persetujuan bersama dicapai paling lambat 1 bulan sejak diterimanya Raperda Pertanggungjawaban APBD. LAK. dan Penjabaran LRA (Berupa Raperda Pertanggungjawaban APBD) kepada DPRD. CALK LK Perusahaan Daerah Penjabaran LRA 3. CALK LK Perusahaan Daerah Penjabaran LRA 111 . CALK LK Perusahaan Daerah Penjabaran LRA Berupa Raperda Pertanggungjawaban APBD 2.6.D. LAK. Raperda yang disetujui ditetapkan menjadi Perda Pertanggungjawaban APBD (LK Pemda. Neraca. LK PEMDA (LRA.

.

4) RKA-SKPD Perubahan Penyusunan RKASKPD Perubahan APBD (E.6) Raper KDH Penjabaran Perubahan APBD Raperda Perubahan APBD Pembatalan Perda Perubahan APBD (E.10) Rancangan DPPA-SKPD DPPA-SKPD 113 .1) KUA Perubahan PPA Perubahan Penyiapan Pedoman Penyusunan RKA.11) Rancangan DPPA-SKPD Pembahasan Rancangan DPPA-SKPD (E.5) Raperda Perubahan APBD Evaluasi Raperda Perubahan APBD (E.9) Pengesahan Rancangan DPPASKPD (E.8) Penetapan Perda Perubahan APBD (E.2) Pedoman Penyusunan RKA-SKPD Perubahan Raperda Perubahan APBD Penyiapan Raperda Perubahan APBD (E.Perubahan APBD Penyusunan KUA dan PPAS Perubahan APBD (E.3) Raper KDH Penjabaran Perubahan APBD Pembahasan Raperda Perubahan APBD (E.7) Per KDH-Pelaksanaan Pengeluaran atas Pagu TA Berjalan Perda-Pencabutan Perda Perubahan APBD Per KDH Penjabaran Perubahan APBD Perda Perubahan APBD Penyusunan Rancangan DPPA-SKPD (E.SKPD Perubahan (E.

Capaian target kinerja yang harus ditingkatkan Penyusunan Rancangan Awal PPAS Perubahan Tidak Menyetujui Ya Rancangan PPAS Perubahan Rancangan PPAS Perubahan Rancangan PPAS Perubahan Rancangan PPAS Perubahan Otorisasi Nota Kesepakatan KUA Perubahan KUA Perubahan Nota Kesepakatan PPA Perubahan PPA Perubahan Rancangan Awal PPAS Perubahan Rancangan Awal PPAS Perubahan Pembahasan Bersama PEMDA .DPRD Nota Kesepakatan KUA Perubahan KUA Perubahan Rancangan KUA & PPAS Perubahan APBD disepakati menjadi KUA & PPA Perubahan paling lambat minggu kedua Agustus TA berjalan Nota Kesepakatan KUA Perubahan KUA Perubahan Nota Kesepakatan KUA Perubahan KUA Perubahan Rancangan KUA dan PPAS Perubahan Menjelaskan: 1. Penyusunan KUA dan PPAS Perubahan APBD TAPD Identifikasi Faktor Penyebab Perubahan APBD Penyusunan Rancangan awal KUA Perubahan Rancangan awal KUA Perubahan SEKDA Rancangan KUA Perubahan Rancangan KUA Perubahan KDH Rancangan KUA Perubahan DPRD Rancangan KUA Perubahan Tidak Menyetujui Ya Rancangan awal KUA Perubahan Otorisasi Penyampaian ke DPRD paling lambat minggu pertama Agustus TA berjalan Pembahasan Bersama PEMDA . Program dan kegiatan diusulkan dalam perubahan APBD 3.E. Perbedaan asumsi KUA 2.DPRD Nota Nota Kesepakatan PPA Kesepakatan PPA Perubahan Perubahan PPA PPA Perubahan Perubahan 114 . Capaian target kinerja yang harus dikurangi 4.1.

7. TAPD menyampaikan rancangan awal PPAS Perubahan kepada SEKDA.1. yang disepakati paling lambat minggu ke-2 Agustus TA berjalan. KDH mengotorisasi rancangan PPAS Perubahan dan menyerahkan kepada DPRD. DPRD membahas rancangan PPAS Perubahan bersama PEMDA untuk menghasilkan PPA Perubahan dan Nota Kesepakatan PPA Perubahan. Minggu 1 Agustus Rancangan awal KUA Perubahan Nota Kesepakatan KUA Perubahan KUA Perubahan Nota Kesepakatan KUA Perubahan KUA Perubahan Minggu 2 Agustus 6.E. TAPD menyusun rancangan awal KUA Perubahan. SEKDA menyetujui rancangan awal KUA Perubahan dan menyerahkan rancangan KUA Perubahan kpd KDH. Rancangan PPAS Perubahan Minggu 2 Agustus Nota Kesepakatan PPA Perubahan PPA Perubahan 115 . TAPD menyusun rancangan awal PPAS Perubahan berdasarkan KUA Perubahan dan Nota Kesepakatan KUA Perubahan. DPRD membahas rancangan KUA Perubahan bersama PEMDA untuk menghasilkan KUA Perubahan dan Nota Kesepakatan KUA Perubahan. DPRD menyerahkan KUA Perubahan dan Nota Kesepakatan KUA Perubahan kepada TAPD. KDH mengotorisasi rancangan KUA Perubahan dan menyerahkan kpd DPRD paling lambat Minggu 1 Agustus. Rancangan Awal PPAS Perubahan Rancangan KUA & PPAS Perubahan APBD disepakati menjadi KUA & PPA Perubahan paling lambat minggu kedua Agustus TA berjalan 8. 10. KUA Perubahan disepakati paling lambat minggu ke-2 Agustus. Rancangan awal KUA Perubahan 4. TAPD menyampaikan rancangan awal KUA Perubahan kpd SEKDA. SEKDA menyetujui rancangan awal PPAS Perubahan menjadi Rancangan PPAS Perubahan dan menyerahkan rancangan PPAS Perubahan kepada KDH. Rancangan awal KUA Perubahan TAPD SEKDA KDH DPRD 3. Rancangan KUA Perubahan 5. Rancangan Awal PPAS Perubahan Rancangan PPAS Perubahan 9. 2. Penyusunan KUA & PPAS Perubahan APBD Uraian 1.

Lampiran: . PPA Perubahan APBD untuk program baru dan/atau kriteria DPA-SKPD yang dapat diubah 2.Format RKA SKPD dan/atau DPPA SKPD .Kode rekening APBD .PPA Perubahan APBD . Batas waktu penyampaian RKA – SKPD 4.2.Standar Harga 28 Ke E. Penyusunan RKA SKPD – Perubahan APBD 116 . Hal lain yang perlu mendapat perhatian 5.KUA Perubahan APBD . Penyiapan Pedoman Penyusunan RKA SKPD Perubahan TAPD SEKDA KDH Nota Kesepakatan KUA Perubahan Nota Kesepakatan PPA Perubahan Rancangan SE KDH Pedoman Penyusunan RKA SKPD – Perubahan APBD Rancangan SE KDH Pedoman Penyusunan RKA SKPD – Perubahan APBD Ya Penyiapan Rancangan AWAL SE KDH Pedoman Penyusunan RKA SKPD Perubahan APBD Tidak Menyetujui Otorisasi Rancangan AWAL SE KDH Pedoman Penyusunan RKA SKPD – Perubahan APBD Rancangan AWAL SE KDH Pedoman Penyusunan RKA SKPD – Perubahan APBD Diterbitkan paling lambat minggu ketiga Agustus TA berjalan SE KDH Pedoman Penyusunan RKA SKPD – Perubahan APBD SE KDH Pedoman Penyusunan RKA SKPD – Perubahan APBD Rancangan SE KDH Mencakup: 1.SAB . Sinkronisasi program 3.E.3.

117 .PPA Perubahan APBD .Format RKA SKPD dan/atau DPPA SKPD . paling lambat minggu ke-3 Agustus tahun anggaran berjalan. Rancangan AWAL SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Perubahan APBD 3. Lampiran: . SEKDA mengkoordinasi penyebaran Surat Edaran KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Perubahan APBD kepada SKPD. Berdasarkan dokumen Nota Kesepakatan KUA Perubahan dan Nota Kesepakatan PPA Perubahan. PPA Perubahan APBD untuk program baru dan/ atau kriteria DPA-SKPD yang dapat diubah 2.SAB .SKPD.E.Standar Harga Rancangan SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Perubahan APBD 4.KUA Perubahan APBD . Batas waktu penyampaian RKA – SKPD 4. SEKDA menyetujui Rancangan AWAL Surat Edaran KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA-SKPD Perubahan APBD dan menyerahkan Rancangan Surat Edaran KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Perubahan APBD kepada KDH. TAPD menyerahkan Rancangan AWAL Surat Edaran KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA-SKPD Perubahan APBD kepada SEKDA. KDH mengotorisasi Rancangan Surat Edaran KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Perubahan APBD menjadi Surat Edaran KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Perubahan APBD.2 Penyiapan Pedoman Penyusunan RKA-SKPD Perubahan APBD Uraian 1.Kode rekening APBD . SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Perubahan APBD SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Perubahan APBD Minggu ke-3 Agustus 5. Rancangan SE KDH Mencakup: 1. TAPD menyiapkan Rancangan AWAL Surat Edaran KDH tentang Pedoman Penyusunan RKASKPD Perubahan APBD TAPD Rancangan AWAL SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Perubahan APBD SEKDA KDH 2. Hal lain yang perlu mendapat perhatian 5. Sinkronisasi program 3.

PPA Perubahan APBD untuk program baru dan/atau kriteria DPA-SKPD yang dapat diubah 2.1 RKA SKPD 3.Format RKA SKPD dan/atau DPPA SKPD . Penyiapan Raperda Perubahan APBD 118 .E.2.KUA Perubahan APBD . Penyusunan RKA SKPD Perubahan APBD SKPD Rancangan SE KDH Mencakup: 1. Hal lain yang perlu mendapat perhatian 5.PPA Perubahan APBD .Standar Harga SEKDA Dari E.1 RKA SKPD 3. Lampiran: .Kode rekening APBD . Penyiapan Pedoman Penyusunan RKA Perubahan APBD 28 SE KDH Pedoman Penyusunan RKA SKPD – Perubahan APBD SE KDH Pedoman Penyusunan RKA SKPD – Perubahan APBD Penyusunan Rincian Anggaran Pendapatan Penyusunan Rincian Anggaran Belanja Tidak Langsung Penyusunan Rincian Anggaran Belanja Langsung (Program & Kegiatan Penyusunan Rincian Penerimaan Pembiayaan Daerah Penyusunan Rincian Pengeluaran Pembiayaan Daerah RKA SKPD 1 Form RKA SKPD 1 Disiapkan Hanya Oleh SKPD Pemungut Pendapatan RKA SKPD 2. Batas waktu penyampaian RKA – SKPD 4.4.3.1 dan 3.2 29 RKA SKPD – Perubahan RKA SKPD – APBD Perubahan APBD Penyusunan RKA SKPD – Perubahan APBD Ke E.SAB .2.1 RKA SKPD 2.2 Disiapkan Oleh SKPD yang bertindak sebagai SKPKD RKA SKPD 2. Sinkronisasi program 3.2 Penyusunan Rekapitulasi Rincian Anggaran Belanja Langsung (Program & Kegiatan Form RKA SKPD 3.

RKA SKPD 2.Sinkronisasi kinerja-SPM .2.PPAS untuk tiap program .Batas waktu penyampaian RKA .1. SKPD yang bertindak sebagai SKPKD menyusun Rincian Pengeluaran Pembiayaan Daerah untuk menghasilkan RKA-SKPD 3. RKA SKPD 1 3.2. SKPD yang bertindak sebagai SKPKD menyusun Rincian Penerimaan Pembiayaan Daerah untuk menghasilkan RKA-SPKD 3. KDH menyerahkan Pedoman Penyusunan RKA-SKPD Perubahan APBD kepada SKPD. SKPD menyusun Rincian Anggaran Belanja Tidak Langsung untuk menghasilkan RKA-SKPD 2.1 4.Format RKA .2. RKA SKPD 3.2.2 6. Pedoman ini mencakup: .Standar Harga SKPD SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Perubahan APBD KDH SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Perubahan APBD 2.KUA & PPAS . SKPD menyusun Rincian Anggaran Pendapatan untuk menghasilkan RKA-SKPD 1.Kode rekening . RKA SKPD 2. RKA SKPD 3. RKA SKPD Perubahan APBD 119 . SKPD menyusun Rincian Anggaran Belanja Langsung masing-masing kegiatan untuk menghasilkan RKASKPD 2.Standar Analisis Belanja .Sinkronisasi program nasional-daerah .1 7.2 8. Penyusunan RKA-SKPD Perubahan APBD Uraian 1.3.Hal lain terkait prinsip transparansi & akuntabilitas Lampiran: .1.E. SKPD mengkompilasi dokumen RKA-SKPD diatas menjadi RKA-SKPD Perubahan APBD.1 dan merekapitulasi Rincian Anggaran Belanja Langsung untuk menghasilkan RKA-SKPD 2.1 RKA SKPD 2.

Penyiapan Raperda Perubahan APBD SKPD PPKD TAPD SEKDA KDH 29 Dari E. Neraca. CALK). keselarasan urusan – fungsi) 5. Daftar kegiatan dianggarkan kembali 8.5. Rekap Belanja (urusan PEMDA. Pembahasan Raperda Perubahan APBD Akuntansi Laporan Keuangan Daftar Pegawai RKA SKPD – Perubahan APBD RKA SKPD – Perubahan APBD Masyarakat Penyusunan Raperda Perubahan APBD beserta Lampiran RKA SKPD – Perubahan APBD Raperda Perubahan APBD dan Lampiran Nota Keuangan Perubahan APBD Raperda Perubahan APBD dan Lampiran Lampiran Raperda Perubahan APBD: 1. 7. pembiayaan) 4. LK Daerah (LRA. belanja. program dan kegiatan. organisasi. Rincian APBD (urusan PEMDA. Daftar jumlah pegawai. pendapatan. organisasi. LAK. Ringkasan APBD (urusan PEMDA dan organisasi) 3. Daftar pinjaman daerah 120 . 6.4. Penyusunan RKA Perubahan APBD RKA SKPD – Perubahan APBD RKA SKPD – Perubahan APBD Nota Keuangan Perubahan APBD Raperda Perubahan APBD dan Lampiran Nota Keuangan Perubahan APBD Raperda Perubahan APBD dan Lampiran Penyusunan RKA SKPD – Perubahan APBD Pembahasan RKA SKPD – Perubahan APBD RKA SKPD – Perubahan APBD RKA SKPD – Perubahan APBD Badan Kepegawaian Raperda Perubahan APBD dan Lampiran Sesuai KUA. PPAS & Dokumen Lain 30 Ke E.3.E. Ringkasan APBD 2.

Tim Anggaran membahas kesesuaian RKASKPD Perubahan APBD dengan KUA & PPAS.daftar perubahan jumlah pegawai . 2. 3. PPKD mengotorisasi RKA-SKPD Perubahan APBD kemudian menyerahkannya kpd TAPD. TAPD menyerahkan Raperda APBD beserta lampiran dan Nota Keuangan Perubahan APBD kpd PPKD.daftar pinjaman daerah Raperda APBD dan Lampiran Nota Keuangan Perubahan APBD Nota Keuangan Perubahan APBD Raperda Perubahan APBD dan Lampiran Raperda Perubahan APBD dan Lampiran Masyarakat Nota Keuangan Perubahan APBD 121 . SKPD menyerahkan RKA-SKPD Perubahan APBD kepada PPKD. 6.4 Penyiapan Raperda Perubahan APBD Uraian 1.ringkasan perubahan APBD . 7. 5.E.laporan keuangan pemda . TAPD menyusun Raperda Perubahan APBD beserta lampiran dan Nota Keuangan Perubahan APBD. SEKDA akan mengotorisasi kedua dokumen ini dan menyerahkannya kepada KDH setelah sebelumnya melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Apabila dinyatakan sesuai. SKPD RKA SKPD Perubahan APBD PPKD RKA SKPD Perubahan APBD TAPD SEKDA KDH RKA SKPD Perubahan APBD Pembahasan RKA SKPD Perubahan APBD Raperda APBD dan Lampiran Nota Keuangan Perubahan APBD Lampiran: .rekapitulasi perubahan belanja . PPKD mengotorisasi Raperda APBD beserta lampiran dan Nota Keuangan Perubahan APBD & menyerahkannya kepada SEKDA.daftar kegiatan tahun sebelumnya yang belum terealisasi dan dianggarkan kembali . 4.

Evaluasi Raperda Perubahan APBD dan Raper KDH Penjabaran Perubahan APBD 122 .4. Penyiapan Raperda Perubahan APBD DPRD Nota Keuangan Perubahan APBD Raperda Perubahan APBD dan Lampiran KUA Perubahan PPA Perubahan RKA SKPD Perubahan Penyiapan Raper KDH Penjabaran Perubahan APBD Nota Keuangan Perubahan APBD Raperda Perubahan APBD dan Lampiran SKPD Pembahasan Bersama PEMDA .5. Pembahasan Raperda APBD dan Penyusunan Raper KDH – Penjabaran APBD PPKD 30 RKA Persetujuan Bersama Raperda Perubahan APBD Penyusunan Raperda Perubahan APBD KDH Dari E. Penjabaran perubahan APBD Bersama Raperda Perubahan APBD Raperda Perubahan APBD dan Lampiran Raperda Perubahan APBD dan Lampiran Nota Keuangan Perubahan APBD Raperda Perubahan APBD dan Lampiran 31 Ke E.E.6.DPRD RKA SKPD Perubahan diberikan jika DPRD memerlukan penjelasan tambahan Raper KDH – Penjabaran Perubahan APBD Raper KDH Penjabaran Perubahan APBD Tidak Sesuai KUA dan PPA Pengambilan keputusan bersama paling lambat 3 bulan sebelum TA ybs berakhir Ya Persetujuan Bersama Raperda Perubahan APBD Persetujuan Raper KDH Penjabaran Perubahan APBD Lampiran: 1. Ringkasan penjabaran perubahan anggaran APBD 2.

E.DPRD 3. paling lambat tiga bulan sebelum tahun anggaran yang bersangkutan berakhir. Setelah Raperda Perubahan APBD beserta lampiran dan Nota Keuangan Perubahan APBD dinyatakan sesuai dengan KUA Perubahan APBD & PPA Perubahan APBD. Pembahasan Bersama PEMDA . DPRD membahas Raperda Perubahan APBD beserta lampiran dan Nota Keuangan Perubahan APBD bersama PEMDA.5 Pembahasan Raperda Perubahan APBD Uraian 1. KDH menyiapkan Raper KDH Penjabaran Perubahan APBD. dibuatlah Persetujuan Bersama Raperda Perubahan APBD antara DPRD dan KDH.Penjabaran perubahan APBD Raper KDH – Penjabaran Perubahan APBD 123 . Lampiran Raper KDH Penjabaran Perubahan APBD adalah sebagai berikut: . KDH menyerahkan Raperda Perubahan APBD beserta lampiran dan Nota Keuangan Perubahan APBD kepada DPRD paling lambat akhir September tahun anggaran berjalan. KDH Raperda Perubahan APBD dan Lampiran Nota Keuangan Perubahan APBD DPRD Akhir September Raperda Perubahan APBD dan Lampiran Nota Keuangan Perubahan APBD 2. Berdasarkan Persetujuan Bersama Raperda Perubahan APBD.Ringkasan penjabaran perubahan anggaran APBD . Persetujuan Bersama Raperda Perubahan APBD Persetujuan Bersama Raperda Perubahan APBD 3 bulan sebelum tahun anggaran bersangkutan berakhir 4.

7.8. Penetapan Perda Perubahan APBD dan Per KDH Penjabaran Perubahan APBD 33 Raperda Perubahan APBD dan Lampiran 124 .E.6. Evaluasi Raperda Perubahan APBD dan Raper KDH Penjabaran Perubahan APBD KDH 31 Dari E. Pembatalan Perda Perubahan APBD dan Per KDH Penjabaran Perubahan APBD 32 Ya Raper KDH (Penjabaran Perubahan APBD) Raper KDH (Penjabaran Perubahan APBD) Raperda Perubahan APBD Dan Lampiran Ke D.5. Pembahasan Raperda Perubahan APBD Gubernur/Mendagri Penetapan PerMendagri tentang Evaluasi Raperda Perubahan APBD Raper KDH (Penjabaran Perubahan APBD) PerMendagri tentang Evaluasi Raperda Perubahan APBD Penyusunan Raper KDH (Penjabaran Perubahan APBD) Pembahasan Bersama Raperda Perubahan APBD Dan Lampiran Raper KDH (Penjabaran Perubahan APBD) Raperda Perubahan APBD Dan Lampiran Evaluasi Raperda dan Raper KDH Perubahan Hasil Evaluasi Disampaikan Paling Lambat 15 Hari Kerja Sejak Diterimanya Raperda Penyempurnaan paling lama 7 (tujuh) hari kerja setelah diterimanya hasil evaluasi Ya Ditindaklanjuti KDH dan DPRD Tidak Sesuai Kepentingan Umum dan Peraturan Perundangan Lebih Tinggi Tidak Ke D.

KDH menyerahkan Raperda Perubahan APBD beserta lampiran dan Raper KDH Penjabaran Perubahan APBD kepada Gubernur/ Mendagri.E. Gubernur/Mendagri meneliti kesesuaian Raperda dan Raper KDH dengan PerMendagri tentang Evaluasi Raperda Perubahan APBD . KDH Raper KDH (Penjabaran Perubahan APBD) Gubernur/Mendagri Raper KDH (Penjabaran Perubahan APBD) Raperda Perubahan APBD Dan Lampiran Raperda Perubahan APBD Dan Lampiran 2. Raperda Perubahan APBD Dan Raper KDH Lampiran (Penjabaran Perubahan APBD) 125 . Raperda dan Raper KDH yang telah lolos evaluasi diserahkan kembali oleh Gubernur/Mendagri kepada KDH. Evaluasi Raperda dan Raper KDH Perubahan Raperda Perubahan APBD Dan Lampiran Raper KDH (Penjabaran Perubahan APBD) 3. Gubernur/Mendagri mengevaluasi Raperda dan Raper KDH.6 Evaluasi Raperda Perubahan APBD dan Raper KDH Penjabaran Perubahan APBD Uraian 1.

6.E.7. Penetapan Perda Perubahan APBD dan Per KDH Penjabaran Perubahan APBD KDH Dari F. Penyusunan Rancangan DPPA SKPD Penyampaian Perda Perubahan APBD dan Per KDH Penjabaran Perubahan APBD ke Gubernur/Mendagri paling lambat 7 (tujuh) hari kerja setelah ditetapkan 126 . Evaluasi Perda Perubahan APBD Gubernur/Mendagri 33 Raper KDH (Penjabaran Perubahan APBD) Raperda Perubahan APBD Dan Lampiran Per KDH – Penjabaran Perubahan APBD Perda Perubahan APBD Penetapan Perda dan Per KDH Per KDH – Penjabaran Perubahan APBD Per KDH – Penjabaran Perubahan APBD Per KDH – Penjabaran Perubahan APBD 34 Perda Perubahan APBD Perda Perubahan APBD Perda Perubahan APBD Ke F.9.

Per KDH (Penjabaran Perubahan APBD) Perda Perubahan APBD 127 . KDH menyerahkan Perda Perubahan APBD dan Per KDH Penjabaran Perubahan APBD kepada Gubernur/Mendagri.7 Penetapan Perda Perubahan APBD dan Per KDH Penjabaran Perubahan APBD Uraian 1.E. KDH menetapkan Raperda Perubahan APBD beserta lampiran dan Raper KDH Penjabaran Perubahan APBD menjadi Perda Perubahan APBD dan Raper KDH Penjabaran Perubahan APBD. Raper KDH (Penjabaran Perubahan APBD) KDH Raperda Perubahan APBD Dan Lampiran Gubernur/Mendagri Per KDH (Penjabaran Perubahan APBD) Perda Perubahan APBD 2.

6.8. Pembatalan Perda Perubahan APBD dan Per KDH – Penjabaran Perubahan APBD KDH Kep Mendagri/Gubernur – Pembatalan Perda Perubahan APBD dan Per KDH Penjabaran Perubahan. Evaluasi Raperda Perubahan APBD Ditindaklanjuti KDH dan DPRD Penetapan Pelaksanaan Pengeluaran atas Pagu TA Berjalan Pemberhentian Pelaksanaan Perda Perubahan APBD dan Pencabutan Perda Perubahan APBD Paling Lama 7 (tujuh) hari kerja setelah pembatalan Tidak Pembatalan Perda Perubahan APBD dan Per KDH Penjabaran Perubahan APBD Per KDH – Pelaksanaan Pengeluaran atas Pagu TA Berjalan Perda – Pencabutan Perda Perubahan APBD Kep Mendagri/Gubernur – Pembatalan Perda Perubahan APBD dan Per KDH Penjabaran Perubahan.dan Berlakunya Pagu TA Berjalan 128 .E.dan Berlakunya Pagu TA Berjalan Gubernur/Mendagri 32 Dari E.

Bila KDH dan DPRD tidak menindaklanjuti. Berdasarkan dokumen ini KDH: . Apabila Raperda Perubahan APBD dan Raper KDH Penjabaran APBD dinyatakan tidak sesuai Kepentingan Umum.Memberhentikan pelaksanaan Perda Perubahan dan mencabut Perda Perubahan dengan mengeluarkan Perda – Pencabutan Perda Perubahan APBD selambatlambatnya 7 hari kerja setelah pembatalan. dan Berlakunya APBD TA Berjalan 7 Hari Kerja setelah pembatalan 4. Penyempurnaan ini dilakukan paling lambat 7 hari kerja sejak diterimanya hasil evaluasi.Menetapkan Per KDH – Pelaksanaan Pengeluaran atas Pagu Tahun Anggaran Berjalan. Per Mendagri/Gubernur – Pembatalan Perda Perubahan dan Per KDH Perubahan. Gubernur/Medagri kemudian menyerahkan Per Mendagri/ Gubernur – Pembatalan Perda Perubahan dan Per KDH Perubahan. dan PerMendagri tentang Evaluasi Raperda Perubahan APBD maka Gubernur/Mendagri akan mengembalikan kedua dokumen tersebut kepada KDH untuk ditindaklanjuti bersama DPRD. dan Berlakunya APBD TA Berjalan. Raperda Perubahan APBD Dan Lampiran Raperda Perubahan APBD Dan Lampiran 2. Per KDH – Pelaksanaan Pengeluaran atas Pagu TA Berjalan Perda – Pencabutan Perda Perubahan APBD 129 . Per Mendagri/Gubernur – Pembatalan Perda Perubahan dan Per KDH Perubahan.8. Pembatalan Perda Perubahan APBD dan Per KDH – Penjabaran Perubahan APBD Uraian KDH Raper KDH (Penjabaran Perubahan APBD) Gubernur/Mendagri Raper KDH (Penjabaran Perubahan APBD) 1. dan Berlakunya APBD TA Berjalan 3. . Peraturan Perundangan yang lebih tinggi.E. dan Berlakunya APBD TA Berjalan kepada KDH. maka Gubernur/ Mendagri membatalkan Perda Perubahan APBD dan Per KDH Penjabaran Perubahan APBD dengan mengeluarkan Per Mendagri/Gubernur – Pembatalan Perda Perubahan dan Per KDH Perubahan.

Pembahasan Rancangan DPPA SKPD 130 .8.10. Penyusunan Rancangan DPPA SKPD SKPD Surat Pemberitahuan Paling lambat 3 hari kerja setelah penetapan Perda Perubahan APBD Penyusunan Rancangan DPPA SKPD PPKD Dari F.9. Penetapan Perda Perubahan APBD KDH 34 Per KDH – Penjabaran Perubahan APBD Per KDH – Penjabaran Perubahan APBD Perda Perubahan APBD Pembuatan Surat Pemberitahuan Perda Perubahan APBD Disertai penjelasan perbedaan jumlah anggaran sebelum dan setelah perubahan Rancangan DPPA SKPD Surat Pemberitahuan Surat Pemberitahuan Per KDH – Penjabaran Perubahan APBD Perda Perubahan APBD Rancangan DPPA SKPD 35 Ke E.E.

Surat Pemberitahuan 3. SKPD menyusun Rancangan DPPA-SKPD. PPKD membuat Surat Pemberitahuan. PPKD mendistribusikan Surat Pemberitahuan kepada SKPD. Rancangan DPPA SKPD 5.E. Berdasarkan Surat Pemberitahuan. SKPD menyerahkan Rancangan DPPA-SKPD kepada PPKD paling lambat 3 hari kerja setelah perubahan APBD ditetapkan. Berdasarkan kedua dokumen ini. 3 hari kerja Rancangan DPPA SKPD 131 . SKPD PPKD Perda Perubahan APBD KDH Perda Perubahan APBD Per KDH – Penjabaran Perubahan APBD Per KDH – Penjabaran Perubahan APBD 2. Surat Pemberitahuan 4. KDH menyerahkan Perda Perubahan APBD dan Per KDH Penjabaran Perubahan APBD kepada PPKD.9 Penyusunan Rancangan DPPA SKPD Uraian 1.

Penyusunan DPPA SKPD 35 Penyusunan Rancangan DPPA SKPD Pembahasan Rancangan DPPA SKPD Rancangan DPPA SKPD Rancangan DPPA SKPD Tidak Menyetujui Ya Rancangan DPPA SKPD Rancangan DPPA SKPD Pengesahan DPPA SKPD 36 DPPA SKPD Ke E.9.10. Pembahasan Rancangan DPPA SKPD PPKD TAPD Rancangan DPPA SKPD SEKDA Dari E.E.11. Pengesahan Rancangan DPPA SKPD 132 .

E. TAPD membahas Rancangan DPPA-SKPD. PPKD mengotorisasi Rancangan DPPA-SKPD kemudian menyerahkannya kepada TAPD. Rancangan DPPA SKPD TAPD PPKD Rancangan DPPA SKPD SEKDA 2. SEKDA menyerahkan Rancangan DPPA-SKPD kepada TAPD. Setelah disetujui.10 Pembahasan Rancangan DPPA SKPD Uraian 1. DPPA SKPD 133 . Rancangan DPPA SKPD 3. Rancangan DPPA SKPD 4. TAPD mengesahkan Rancangan DPPA-SKPD menjadi DPPA-SKPD kemudian DPPA-SKPD diserahkan kepada PPKD. Kemudian menyerahkan Rancangan DPPASKPD ini kepada SEKDA untuk disetujui.

10. Pengesahan Rancangan DPPA SKPD SKPD PPKD SEKDA DPPA SKPD Rancangan DPPA SKPD 36 Dari E.E.11. Pembahasan Rancangan DPPA SKPD Pengesahan Rancangan DPPA SKPD Pembahasan Rancangan DPPA SKPD DPPA SKPD Rancangan DPPA SKPD 134 .

SKPD PPKD Rancangan DPPA SKPD SEKDA Rancangan DPPA SKPD 2.E. PPKD menyerahkan DPPA-SKPD kepada SKPD.11 Pengesahan Rancangan DPPA-SKPD Uraian 1. SEKDA menyerahkan dokumen Rancangan DPPA-SKPD kepada PPKD. DPPA SKPD 135 . DPPA SKPD 3. PPKD mengesahkan Rancangan DPPASKPD menjadi DPPA-SKPD.