Anda di halaman 1dari 20

Melakukan Proses Bakar Bulu (Singeing)

Teknik Penyempurnaan Tekstil SMKN 3 PEKALONGAN Kelas X Semester 1

Pencukuran dan penyikatan bulu


Untuk memotong ujung serat yang muncul pada permukaan kain menjadi bersih dan rata Untuk menghilangkan kotoran karena kotoran akan memperbesar bahaya kebakaran pada proses pembakaran bulu. Kotoran yang terjadi karena proses penyikatan akan terhisap oleh kipas dan masuk ke kotak debu.
Teknologi dan Rekayasa

PROSES BAKAR BULU


TUJUAN Pembakaran bulu bertujuan untuk menghilangkan bulu bulu yang tersembul pada permukaan kain sehingga permukaan kain menjadi licin.

Mengapa kain berbulu? Bulu-bulu pada kain timbul karena adanya tegangan-tegangan dan gesekan pada benang lusi dalam proses pertenunan
Teknologi dan Rekayasa

Tidak semua kain dibakar bulunya

Terdapat kain yang tidak boleh dibakar bulunya :


Kain handuk Kain karpet Kain flanel, dsb.

Tetapi untuk kain-kain berikut harus dilakukan proses pembakaran bulu :


Kain untuk lapis (voering) Kain anyaman keeper, tenunan wafel, dan Kain-kain yang berusuk garis-garis ke dalam. Kain - kain yang akan di merser, dicelup, dan dicap. Kain kain murahan untuk meningkatkan kualitasnya.
Teknologi dan Rekayasa

PRINSIP PEMBAKARAN BULU adalah melewatkan kain di atas nyala api dengan kecepatan tertentu sesuai dengan tebal tipisnya kain. Kain yang tipis kecepatan prosesnya akan semakin tinggi.

Teknologi dan Rekayasa

PROSES BAKAR BULU

PROSES BAKAR BULU

MESIN
PLAT SILINDER GAS LISTRIK

Teknologi dan Rekayasa

JENIS-JENIS MESIN BAKAR BULU

1. Mesin Bakar Bulu Plat Terdapat satu atau dua plat tembaga berbentuk lengkung. Pemanas plat dipakai batu bara atau campuran antara udara dan gas. Kain dilewatkan dengan menggesekan pada plat logam panas membara dengan kecepatan 125 250 meter/menit sehingga bulu akan terbakar
Teknologi dan Rekayasa

Kebaikannya hasil pembakaran lebih mengkilat Kekurangannya

kurang sempurna hasil pembakaran pada kain yang memiliki ribs baik lusi atau pakan dengan alur agak dalam Memerlukan waktu yang lama untuk membakar dua permukaan karena harus mengulangi dari awal dengan cara membalikan kain.

Teknologi dan Rekayasa

Skema Mesin Bakar Bulu Plat

Keterangan : 1. Rol pengantar 2. Plat pembakar bulu 3. Kain


Teknologi dan Rekayasa

2) Mesin Bakar Bulu Silinder


Merupakan pengembangan dari mesin pembakar bulu plat, silinder terbuat dari tembaga, dipanasi dari dalam menggunakan bahan bakar gas, batu bara, minyak, listrik. Kain dilewatkan pada silinder berputar rotasi dengan dua permukaan, pembakar bulu silinder juga menghasilkan kain yang mengkilap.

Kedua jenis mesin ini sangat baik untuk jenis kainkain kapas yang berat.

Teknologi dan Rekayasa

Skema Mesin bakar bulu sillinder Keterangan : 1. Rol Pengantar 2. Kain 3. Silinder

Teknologi dan Rekayasa

3) Mesin Bakar Bulu Gas


Termasuk mesin pembakar bulu langsung karena kain langsung dilewatkan pada nyala api yang berwarna biru kehijauan.

Nyala api langsung didapatkan dari pencampuran gas dan udara dengan perbandingan tertentu yang pencampurannya dilakukan dengan blower. Bahan/kain dilewatkan melalui nyala api gas dengan kecapatan tertentu pada kedua permukaanya kemudian kain dilewatkan pada sepasang rol pemadam untuk mematikan api yang tersisa.
Teknologi dan Rekayasa

SKEMA MESIN BAKAR BULU GAS

Teknologi dan Rekayasa

MESIN BAKAR BULU GAS

Teknologi dan Rekayasa

4) MESIN BAKAR BULU LISTRIK

Mesin pembakar bulu listrik sama dengan mesin pembakar bulu plat dan silinder hanya pelat panasnya diganti dengan kawat pijar yang langsung menempel permukaan kain.

Teknologi dan Rekayasa

Mesin bakar bulu simultan dengan penghilangan kanji

Teknologi dan Rekayasa

Teknologi dan Rekayasa

Teknologi dan Rekayasa

PENGHILANGAN KANJI (DESIZING)

Teknologi dan Rekayasa

Penghilangan kanji
Penganjian : menambah kekuatan bahan dalam menahan gesekan yang terjadi selama proses pertenunan. Kanji yang tidak dihilangkan dapat menghambat proses penyerapan zatzat pada proses pencelupan, pencapan dan penyempurnaan. Tujuan: menghilangkan kanji yang terdapat pada bahan/kain yang berasal dari pertenunan.
Teknologi dan Rekayasa