Anda di halaman 1dari 18

1.

Sejumlah massa gas didinginkan sehingga volumenya berkurang dari 4,0 L menjadi 2,5

L. Pada tekanan konstan 1,0 105 Pa. Hitung usaha luar yang dilakukan oleh gas. Jawab: Usaha luar pada proses tekanan konstan (isobarik) dihitung dengan persamaan
W = 1,0 105 Pa(2,5 L = 1,0 105 Pa(-1,5 L)

4,0 L)

= 1,0 105 Pa(-1,5 10-3m3) = -1,5 102 J = -150 J (usaha bertanda negatif menunjukan bahwa volume gas berkurang.) 2. Diagram dibawah ini menunjukan suatu perubahan keadaan gas. Hitung usaha yang dilakukan dalam tiap bagian siklus: (a) Dari a ke b, (b) Dari b ke c, (c) Dari a ke c melalui b, (d) Dari a ke c langsung, (e) Bandingkan hasil (c) dan (d) kemudian nyatakan kesimpulan anda.
P 180 kPa b

100 kPa

a b

V 4m
3

10 m

Jawab: Disini kita akan menghitung usaha luar yang dilakukan gas dari luas di bawah grafik pV ketika suatu proses perubahan keadaan gas terjadi. Dari grafik tersebut kita peroleh ac = (10 4)m3 = 6 m3 bc = (180 100) kPa = 80 kPa = 8 x 104 Pa aa= 100 kPa = 1 x 105 Pa

(a) Usaha dari proses a ke b, Wab,

Wab = + luas abca (bertanda + karena Vb > Va) = luas abca + luas persegi panjang accaa = =

+ (ac x aa)
)

(b) (c)

(d)

(e)

= 24 = 8,4 J Usaha dari proses b ke c, Wbc, Wbc = 0 sebab volume tetap Usaha dari a ke c melalui b, Wabc, Wabc = Wab + Wbc = 8,4 = 8,4 J Usaha dari proses a ke c langsung, Wac, Wac = luas persegi panjang accaa = (ac x aa) = ) = 6,0 J Keadaan proses abc dan proses ac adalah sama, yaitu keadaan awal a dan keadaan akhir c. Usaha yang dilakukan gas ternyata tidak sama. Dapatlah kita simpulkan bahwa usaha yang dilakukan gas untuk suatu perubahan keadaan bergantung pada lintasan yang ditempuh dalam perubahan keadaan tersebut. Walaupun kedudukan awal dan akhir gas sama, tetapi jika lintasan yang ditempuh berbeda maka, usaha yang dilakukan gas adalah berbeda. Karena usaha bergantung pada lintasan yang ditempuh, maka dikatakan bahwa usaha bukanlah fungsi keadaan.

3. Untuk grafik fungsi p-V seperti pada soal nomor 2, hitung: (a) Usaha dari a kembali lagi ke a melalui bc; (b) Luas siklus abca (c) Bandingkan hasil (a) dan (b) kemudian nyatakan kesimpulan anda. Jawab: (a) Usaha dari a ke a melalui bc, Wabca, Wabca = Wab + Wbc + Wca = 8,4 6,0 = 2,4 Perhatikan Wca = -Wac = 6,0 J (b) Luas siklus abca = luas segitiga = =
( )

= 2,4

(c) Hasil dari (a) sama dengan (b), sehingga dapatlah kita tarik kesimpulan sebagai berikut. Usaha siklus = luas siklus Usaha yang dilakukan gas mulai dari suatu keadaan awal kembali lagi ke keadaan awal tersebut (disebut proses siklus) sama dengan luas siklus. 4. Grafik p-V berikut merupakan siklus mesinn kalor. Tentukan usaha yang dilakukanya.
A B

4 x 105 Pa

2 x 105 Pa D C 4 m3

1 m3

2 m3

3 m3

Jawab: Dari grafik di peroleh, AB = (4 1) m3 = 3 m3 BC = (4 x 105) (2 x 105) N m-2 = 2 x 105 N m-2 Usaha W = luas siklus ABCD = AB x AC = (3 m3) (2 x 105 N m-2) = 6 x 105 J 5. 2 mol gas ideal pada awalnya bersuhu 27oC, volume V1 dan tekanan p1 = 6,0 atm. Gas mengembang secara isotermik ke volume V2 dan tekanan p2 = 3,0 atm. Hitung usaha luar yang dilakukan gas. (R = 8,3 J mol-1 K-1) Jawab: Jumlah mol n = 2,0; suhu mutlak T = 27 + 273 = 300 K.

6. Buktikan bahwa usaha yang dilakukan gas dalam proses tekanan tetap p dari keadaan awal dengan volume V1 dan suhu mutlak T1 ke keadaan akhir dengan volume V2 dan suhu mutlak T2, dapat dinyatakan oleh: (a) (b) Jawab: (a) Dari persamaan umum gas ideal kita peroleh

Karena tekanan p tetap, maka mutlak T.

bernilai tetap, dan volume V hanya merupakan fungsi suhu

Dengan demikian, perubahan volume,

(b) Dari persamaan umum gas ideal kita peroleh

Masukan nilai nR tersebut ke dalam nilai W yang telah kita cari, kita peroleh

7. 2,5 m3 gas neon bersuhu 52oC dipanaskan secara isobaric sampai 91oC. jika tekanan gas neon adalah 4,0 x 105 N/m2, tentukan usaha yang dilakukan gas neon.

Jawab:

Usaha yang dilakukan gas dalam proses isobarik adalah

J 8. Suatu gas ideal monoatomik ( di mampatkan secara adiabatik, dan volumenya berkurang

tinggal seperempatnya. Tentukan rasio tekanan sekarang terhadap tekanan awalnya. Jawab: V2 = V1 atau V1/V2= 4 ( ) ( )

9. Dua mol gas helium (

suhu awalnya 27oC dan menempati volume 20 liter. Gas mula-

mula memuai pada suhu tekanan konstan sampai volumenya menjadi 2 kali. Kemudian gas mengalami suatu perubahan adiabatik sampai suhunya kembali ke nilai awalnya. (R = 8,3 J mol-1 K-1). (a) Buat sketsa proses yang dialami gas pada diagram p-V (b) Berapa volume dan tekanan akhir gas? (c) Berapa usaha yang dilakukan gas?

Jawab: (a) Misalkan keadaan awal gas adalah A. Mula-mula gas mengalami tekanan tetap (isobarik) dari keadaan A ke keadaan B. Proses A pada diagram p-V sebagai garis mendatar sejajar sumbu-V. mengalami perubahan adiabatik dari B ke C. Proses adiabatik B pada diagram p-V sebagai garis melengkung. Sketsa proses dari A diagram p-V adalah sebagi berikut. perubahan pada B digambarkan Kemudian gas C digambarkan B C pada

P B (pb, Vb)

C (pc, VC)

(b) TA = 27 +273 = 300 K VA = 20 L = 20 x 10-3 m3, n = 2 mol Menghitung tekanan,

, VB = 2VA VB = 2(20 L) = 40 x 10-3 m3 Menghitung suhu gas di B,

Perubahan dari B ke C melalui proses adiabatik, dengan suhu akhir, dihitung dengan persamaan

Volume

(( )

,dimana

) 40 x 10-3 m3)

x 10-3 m3 Jadi tekanan akhir pC adalah

( ( (c) J [ * J Usaha totalnya )

] ( ) +

J = 12500 J 10. 200 J usaha dilakukan pada sebuah sistem dan 70,0 kalori dikeluarkan dari sistem. Berdasarkan hukum I termodinamika, berapakah nilai-nilai (termasuk aljabar) dari (a) W, (b) Q, (c) ? Jawab: (a) Usaha yang dilakukan sistem bertanda negatif, sehingga W = -200 J. (b) Kalor yang keluar dari sistem bertanda negatif, sehingga Q = -70,0 kalori = -70,0 (4,20 J) = -294 J (c) Perubahan energi dalam Q=W+

11. Suatu gas memuai dari 70,0 L menjadi 8,2 L pada tekanan tetap 2,5 bar (1 bar = 105 Pa). Selama pemuaian 500 J kalor ditambahkan. Tentukan perubahan energi dalam gas. Jawab: P = 2,5 bar = 2,5 x 105 Pa V1 = 7,0 L = 7,0 x 10-3 m3

V2 = 8,2 L = 8,2 x 10-3 m3 Untuk W = p(V2 - V1) W = 2,5 x 105 (8,2 - 7,0) 10-3 J = 300 J Kalor Q = +500 J bertanda positif karena kalor masuk ke sistem. Perubahan energi dalam, , dihitung dengan persamaan Q=W+ = 500 300 = 200 J 12. 0,1 mol udara dengan volume 2 L pada 27oC. Hitung: (a) volume akhir, (b) usaha luar yang dilakukan udara, (c) perubahan energi dalam, (d) kalor yang diberikan pada udara. Anggap CV,m = 20,8 J K-1 dan R = 8,3 J K-1 mol-1. Jumlah mol udara n = 0,1 mol. T1 = 27 + 273 = 300 K T2 = 87 + 273 = 360 K (a) Karena p2 = p1 dan n2 = n1 , maka persamaany menjadi

(b) W = p(V2 - V1) = 1,0 x 105 ( 2,4 2 ) x 10-3 = 40 J (c)

(d) Q = W + = 125 J + 40 J = 165 J 13. 1 g air volume 1 cm3 membentuk 1671 cm3 uap air selama penguapan pada 100oC dan tekanan udara luar 1,013 x 105 Pa. Jika kalor laten uap adalah 2,26 x 106 J kg-1, hitung: (a) Usaha luar dan (b) kenaikan energi dalam Jawab: (a) Proses penguspsn air dari air menjadi uap air berlangsung pada tekanan tetap p = 1,013 x 105 Pa, sehingga usaha luar,

(b) Q = m Lu Q = (10-3 kg)(2,26 x 106 J kg-1) = 2260 J Sehingga, = ( 2260 169,2 ) J = 2091 J 14. Sebutkan hukum pertama termodinamika. Jawab: Hukum pertama termodinamika dinyatakan oleh persamaan Q = W + . Hukum ini berbunyi: kalor yang diserap oleh gas akan digunakan untuk melakukan usaha atau meningkatkan energi dalamnya (salah satu atau keduanya). 15. Kebanyakan gas meningkat suhunya ketika dimampatkan. Dari mana energi ini berasal?jelaskan dalam 50 kata atau kurang. Jawab: Ketika gas ditempatkan, gas menerima usaha dari luar (usaha w adalah negatif). Sesuai hukum I termodinamika usaha luar ini digunakan untuk meningkatkan energi dalam. Peningkatan energi dalam gas akan tampak dengan peningkatan suhu gas. 16. Jelaskan dalam 50 kata atau kurang mengapa tampak kondensasi (pengembunan) terbentuk ketika kaleng minuman soda dibuka. Jawab: ketika kaleng minuman soda dibuka gas yang larut, yang tekananya lebih besar dari tekanan udara luar akan melakukan usaha positif terhadap lingkunganya. Sesuai hukum I termodinamika akan terjadi pengurangan energi dalam, yang berarti suhu gas berkurang. Suhu gas yang berkurang menyebabkan terbentuknya kondensasi. 17. Dalam suatu proses tertentu, 8,00 kkal panas diberikan ke suatu sistem yang melakukan usaha 6,00 kJ. Berapa perubahan energi internal sistem selama proses tersebut? Jawab:

18. Hitunglah efisiensi maksimum yang mungkin dari mesin pemana yang beroperasi di antara batas temperatur 100oC dan 400 oC. Jawab: Mesin yang paling efisien adalah mesin karnot, di mana

19. Tiga kilomol gas hidrogen (6,00 kg) pada S.T.P. memuai secara isobar menjadi tepat dua kali volumenya. (a) berapakah temperatur akhir gas? (b) berapakah usaha pemuaian yang dilakukan gas? (c) berapa besar energi internal dari perubahan gas? (d) berapakah

besar panas yang memasuki gas selama pemuaian? Untuk H2, cv = 10,0 kJ/kg . K. Asumsikan hidrogen akan berperilaku sebagai gas ideal. Jawab: (a) P1V1/T1 = P2V2/T2 dimana P1= P2 , maka ( ) (b) Karena 1 kmol pada S.T.P. menempati 22,4 m3, kita memperoleh V1 = 67,2 m3 maka ( )

(c) Untuk menaikan temperatur gas ideal ini sebesasr 273 K pada volume konstan membutuhkan ( )

Dengan energi internal yang harus ditambahkan ke 6,00 kg H2 untuk mengubah temperaturnya dari 273 K menjadi 546 K. Oleh karena itu, (d) 20. Suatu gas memiliki volume awal 2,0 m3 dipanaskan dengan kondisi isobaris hingga volume akhirnya menjadi 4,5 m3. Jika tekanan gas adalah 2 atm, tentukan usaha luar gas tersebut! (1 atm = 1,01 x 105 Pa) Jawab: V2 = 4,5 m3 V1 = 2,0 m3 P = 2 atm = 2,02 x 105 Pa Isobaris Tekanan Tetap W = P (V) W = P(V2 V1) W = 2,02 x 105 (4,5 2,0) = 5,05 x 105 joule 21. 1,5 m3 gas helium yang bersuhu 27oC dipanaskan secara isobarik sampai 87oC. Jika tekanan gas helium 2 x 105 N/m2 , gas helium melakukan usaha luar sebesar. A. 60 kJ B. 120 kJ C. 280 kJ D. 480 kJ E. 660 kJ (Sumber Soal : UMPTN 1995) Jawab: V1 = 1,5 m3

T1 = 27oC = 300 K T2 = 87oC = 360 K P = 2 x 105 N/m2 W = PV Mencari V2 :

22. 2000/693 mol gas helium pada suhu tetap 27oC mengalami perubahan volume dari 2,5 liter menjadi 5 liter. Jika R = 8,314 J/mol K dan ln 2 = 0,693 tentukan usaha yang dilakukan gas helium! Jawab: n = 2000/693 mol V2 = 5 L V1 = 2,5 L T = 27oC = 300 K Usaha yang dilakukan gas :

23. Mesin Carnot bekerja pada suhu tinggi 600 K, untuk menghasilkan kerja mekanik. Jika mesin menyerap kalor 600 J dengan suhu rendah 400 K, maka usaha yang dihasilkan adalah. A. 120 J B. 124 J C. 135 J D. 148 J E. 200 J (Sumber Soal : UN Fisika 2009 P04 No. 18) Jawab:

24. Diagram PV dari gas helium yang mengalami proses termodinamika ditunjukkan seperti gambar berikut! Usaha yang dilakukan gas helium pada proses ABC sebesar. A. 660 kJ B. 400 kJ C. 280 kJ D. 120 kJ E. 60 kJ (Sumber Soal : UN Fisika 2010 P04 No. 17) Jawab:

25. Suatu mesin Carnot, jika reservoir panasnya bersuhu 400 K akan mempunyai efisiensi 40%. Jika reservoir panasnya bersuhu 640 K, efisiensinya..% A. 50,0 B. 52,5 C. 57,0 D. 62,5 E. 64,0 Jawab: Data pertama:

Cari terlebih dahulu suhu rendahnya (Tr) hilangkan 100 % untuk mempermudah perhitungan:

Data kedua :

26. Perhatikan gambar berikut ini! Jika kalor yang diserap reservoir suhu tinggi adalah 1200 joule, tentukan :

a) Efisiensi mesin Carnot b) Usaha mesin Carnot c) Perbandingan kalor yang dibuang di suhu rendah dengan usaha yang dilakukan mesin Carnot d) Jenis proses ab, bc, cd dan da jawab: a) Efisiensi mesin Carnot Data :

b) Usaha mesin Carnot

c) Perbandingan kalor yang dibuang di suhu rendah dengan usaha yang dilakukan mesin Carnot Q2 = Q1 W = 1200 480 = 720 joule, Q2 : W = 720 : 480 =9:6 =3:2 d) Jenis proses ab, bc, cd dan da ab pemuaian isotermis (volume gas bertambah, suhu gas tetap) bc pemuaian adiabatis (volume gas bertambah, suhu gas turun) cd pemampatan isotermal (volume gas berkurang, suhu gas tetap) da pemampatan adiabatis (volume gas berkurang, suhu gas naik) 27. Suatu gas ideal mengalami proses siklus seperti pada gambar P V di atas. Kerja yang dihasilkan pada proses siklus ini adalah.kilojoule. A. 200 B. 400 C. 600 D. 800 E. 1000 Jawab:

W = Usaha (kerja) = Luas kurva siklus = Luas bidang abcda W = ab x bc W = 2 x (2 x 105) = 400 kilojoule 28. Tentukan efisiensi termal maksimum dari suatu mesin kalor yang bekerja antara suhu 0oC dan 100oC. Jawab:

Dalam % = 29. Sebuah mesin menerima kalor sebesar 2000 kalori dari reservoir bersuhu tinggi dan melepas kalor sebesar 1600 kalori pada reservoir bersuhu rendah. Jika mesin itu adalah mesin ideal, maka hitunglah besar efisisensi mesin tersebut. Jawab:

30. Koefisien performansi sebuah kulkas 4,5. Berapa banyak energi listrik yang digunakan untuk memindahkan 3600 joule kalor dari makanan yang terdapat dalam kulkas? Jawab:

31. Suatu gas memiliki volume awal 2,0 m3 dipanaskan dengan kondisi isobaris hingga volume akhirnya menjadi 4,5 m3. Jika tekanan gas adalah 2 atm, tentukan usaha luar gas tersebut!(1 atm = 1,01 x 105 Pa) Jawab: V2 = 4,5 m3 V1 = 2,0 m3 P = 2 atm = 2,02 x 105 Pa Isobaris Tekanan Tetap W = P (V) W = P(V2 V1) W = 2,02 x 105 (4,5 2,0) = 5,05 x 105 joule 32. 1,5 m3 gas helium yang bersuhu 27oC dipanaskan secara isobarik sampai 87oC. Jika tekanan gas helium 2 x 105 N/m2 , gas helium melakukan usaha luar sebesar. Jawab:

V1 = 1,5 m3 T1 = 27oC = 300 K T2 = 87oC = 360 K P = 2 x 105 N/m2 W = PV Mencari V2 : V V 2/T2 = 1/T1 V V2 = ( 1/T1 ) x T2 = ( 1,5/300 ) x 360 = 1,8 m3 W = PV = 2 x 105(1,8 1,5) = 0,6 x 105 = 60 x 103 = 60 kJ 33. 2000/693 mol gas helium pada suhu tetap 27oC mengalami perubahan volume dari 2,5 liter menjadi 5 liter. Jika R = 8,314 J/mol K dan ln 2 = 0,693 tentukan usaha yang dilakukan gas helium! Jawab: n = 2000/693 mol V2 = 5 L V1 = 2,5 L T = 27oC = 300 K Usaha yang dilakukan gas : W = nRT ln (V2 / V1) W = (2000/693 mol) ( 8,314 J/mol K)(300 K) ln ( 5 L / 2,5 L ) W = (2000/693) (8,314) (300) (0,693) = 4988,4 joule 34. Mesin Carnot bekerja pada suhu tinggi 600 K, untuk menghasilkan kerja mekanik. Jika mesin menyerap kalor 600 J dengan suhu rendah 400 K, maka usaha yang dihasilkan adalah. A. 120 J B. 124 J C. 135 J D. 148 J E. 200 J (Sumber Soal : UN Fisika 2009 P04 No. 18) Jawab: = ( 1 Tr / Tt ) x 100 % Hilangkan saja 100% untuk memudahkan perhitungan : = ( 1 400/600) = 1/3 = ( W / Q1 ) 1 /3 = W/600 W = 200 J 35. Diagram PV dari gas helium yang mengalami proses termodinamika ditunjukkan seperti gambar berikut!

Usaha yang dilakukan gas helium pada proses ABC sebesar. A. 660 kJ B. 400 kJ C. 280 kJ D. 120 kJ E. 60 kJ (Sumber Soal : UN Fisika 2010 P04 No. 17) Jawab: WAC = WAB + WBC WAC = 0 + (2 x 105)(3,5 1,5) = 4 x 105 = 400 kJ 36. Suatu mesin Carnot, jika reservoir panasnya bersuhu 400 K akan mempunyai efisiensi 40%. Jika reservoir panasnya bersuhu 640 K, efisiensinya..% A. 50,0 B. 52,5 C. 57,0 D. 62,5 E. 64,0 (Sumber Soal : SPMB 2004) Jawab: Data pertama: = 40% = 4 / 10 Tt = 400 K Cari terlebih dahulu suhu rendahnya (Tr) hilangkan 100 % untuk mempermudah perhitungan: = 1 (Tr/Tt) 4 / 10 = 1 (Tr/400) Tr ( /400) = 6 / 10 Tr = 240 K Data kedua : Tt = 640 K Tr = 240 K (dari hasil perhitungan pertama) = ( 1 Tr/Tt) x 100% = ( 1 240/640) x 100% = ( 5 / 8 ) x 100% = 62,5% 37. Perhatikan gambar berikut ini!

Jika kalor yang diserap reservoir suhu tinggi adalah 1200 joule, tentukan : a) Efisiensi mesin Carnot b) Usaha mesin Carnot c) Perbandingan kalor yang dibuang di suhu rendah dengan usaha yang dilakukan mesin Carnot d) Jenis proses ab, bc, cd dan da Jawab: a) Efisiensi mesin Carnot Data : Tt = 227oC = 500 K Tr = 27oC = 300 K = ( 1 Tr/Tt) x 100% = ( 1 300/500) x 100% = 40%

b) Usaha mesin Carnot = W/Q1 4 /10 = W/1200 W = 480 joule

c) Perbandingan kalor yang dibuang di suhu rendah dengan usaha yang dilakukan mesin Carnot Q2 = Q1 W = 1200 480 = 720 joule Q2 : W = 720 : 480 = 9 : 6 = 3 : 2 d) Jenis proses ab, bc, cd dan da ab pemuaian isotermis (volume gas bertambah, suhu gas tetap) bc pemuaian adiabatis (volume gas bertambah, suhu gas turun) cd pemampatan isotermal (volume gas berkurang, suhu gas tetap) da pemampatan adiabatis (volume gas berkurang, suhu gas naik) 38.

Suatu gas ideal mengalami proses siklus seperti pada gambar P V di atas. Kerja yang dihasilkan pada proses siklus ini adalah.kilojoule. A. 200 B. 400 C. 600 D. 800 E. 1000

jawab: W = Usaha (kerja) = Luas kurva siklus = Luas bidang abcda W = ab x bc W = 2 x (2 x 105) = 400 kilojoule