0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
1K tayangan27 halaman

Karakteristik dan Pembelahan Bakteri

Dokumen tersebut membahas tentang karakteristik umum dan klasifikasi divisi Schizophyta yang terbagi menjadi 2 kelas yaitu bakteri dan ganggang biru. Bakteri dijelaskan memiliki berbagai bentuk, struktur, alat gerak, dan perkembangbiakan secara aseksual melalui pembelahan biner. Ganggang biru memiliki klorofil dan berkembang biak melalui pembelahan sel atau fragmentasi. Kedua organisme tersebut termasuk ke d
Hak Cipta
© Attribution Non-Commercial (BY-NC)
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
1K tayangan27 halaman

Karakteristik dan Pembelahan Bakteri

Dokumen tersebut membahas tentang karakteristik umum dan klasifikasi divisi Schizophyta yang terbagi menjadi 2 kelas yaitu bakteri dan ganggang biru. Bakteri dijelaskan memiliki berbagai bentuk, struktur, alat gerak, dan perkembangbiakan secara aseksual melalui pembelahan biner. Ganggang biru memiliki klorofil dan berkembang biak melalui pembelahan sel atau fragmentasi. Kedua organisme tersebut termasuk ke d
Hak Cipta
© Attribution Non-Commercial (BY-NC)
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

KARAKTERISTIK UMUM

Schizophyta adalah nama sebuah divisi untuk tumbuhan ciri khas berkembang biak dengan membelah diri. Schizophyta; Latin schizere atau; Yunani schizen berarti membelah dan phyton yang berarti tumbuhan. Schizophyta hanya terdiri oleh sebuah sel saja, protoplasma belum terdeferensiasi dengan jelas, inti belum tampak nyata, dan plastida juga belum tampak jelas.

KELAS SCHIZOPHYTA
Divisi Schizophyta terbagi ke dalam 2 kelas yaitu: Bacteria (Schizomycetes) Ganggang biru (Cyanophyceae, Schizophyceae, atau Myxophyceae )

Bacteria (Schizomycetes)
organisme uniselluler dan prokariot serta umumnya tidak memiliki klorofil dan berukuran renik (mikroskopis). organisme yang paling banyak jumlahnya dan lebih tersebar luas dibandingkan mahluk hidup yang lain. Bakteri memiliki ratusan ribu spesies yang hidup di darat hingga lautan dan pada tempat tempat yang ekstrim.

Ciri-ciri Bakteri
Organisme multiselluler Prokariot (tidak memiliki membran inti sel) Umumnya tidak memiliki klorofil Memiliki ukuran tubuh yang bervariasi antara 0,12 s/d ratusan mikron umumnya memiliki ukuran rata-rata 1 s/d 5 mikron. Memiliki bentuk tubuh yang beraneka ragam Hidup bebas atau parasit Yang hidup di lingkungan ekstrim seperti pada mata air panas,kawah atau gambut dinding selnya tidak mengandung peptidoglikan Yang hidupnya kosmopolit diberbagai lingkungan dinding selnya mengandung peptidoglikan

Struktur Bakteri
1. Struktur dasar (dimiliki oleh hampir semua jenis bakteri) Meliputi: dinding sel, membran plasma, sitoplasma, ribosom, DNA, dan granula penyimpanan. 2. Struktur tambahan (dimiliki oleh jenis bakteri tertentu) Meliputi kapsul, flagelum, pilus, fimbria, klorosom, Vakuola gas dan endospora.

Bentuk Bakteri
Bentuk dasar bakteri terdiri atas bentuk bulat (kokus), batang (basil),dan spiral (spirilial).

Alat Gerak
Alat gerak pada bakteri berupa flagellum atau bulu cambuk. Flagellum memiliki jumlah dan letak yang berbeda-beda yaitu: 1. Monotrik : bila hanya berjumlah satu 2. Lofotrik : bila banyak flagellum disatu sisi 3. Amfitrik : bila banyak flagellum dikedua ujung 4. Peritrik : bila tersebar diseluruh permukaan sel bakteri

JUMLAH DAN POSISI FLAGELLUM PADA BAKTERI

Perkembangbiakan Bakteri
Bakteri umumnya melakukan reproduksi atau berkembang biak secara aseksual (vegetatif = tak kawin) dengan membelah diri. Pembelahan sel pada bakteri adalah pembelahan biner yaitu setiap sel membelah menjadi dua. Pembelahan biner, proses ini mampu mereproduksi salinan genetik dari sel induk secara cepat dan tepat. Reproduksi yang cepat ini memungkinkan bakteri dapat berkembang biak menjadi sangat banyak dalam lingkungan yang menguntungkan seperti di tempat berlumpur atau makanan yang lembap.

Perkembangbiakan Bakteri
Reproduksi bakteri secara seksual yaitu dengan pertukaran materi genetik dengan bakteri lainnya. Pertukaran materi genetik disebut rekombinasi genetik atau rekombinasi DNA. Rekombinasi genetik dapat dilakukan dengan transformasi, transduksi dan konjugasi.

Transformasi; pemindahan sedikit materi genetik, bahkan satu gen saja dari satu sel bakteri ke sel bakteri yang lainnya.
Transduksi; pemindahan materi genetik satu sel bakteri ke sel bakteri lainnnya dengan perantaraan organisme yang lain yaitu bakteriofage (virus bakteri). Konjugasi; pemindahan materi genetik berupa plasmid secara langsung melalui kontak sel dengan membentuk struktur seperti jembatan diantara dua sel bakteri yang berdekatan.

Peranan Bakteri
Menguntungkan Pembusukan (penguraian sisa-sisa mahluk hidup contohnya Escherichia colie). Pembuatan makanan dan minuman hasil fermentasi contohnya Acetobacter pada pembuatan asam cuka dan Lactobacillus bulgaricus pada pembuatan yoghurt Berperan dalam siklus nitrogen sebagai bakteri pengikat nitrogen yaitu Rhizobium leguminosarum yang hidup bersimbiosis dengan akar tanaman kacang-kacangan dan Azotobacter chlorococcum. Penghasil antibiotik contohnya adalah Streptomyces griseus penghasil antibiotik streptomisin untuk pengobatan bakteri gram negatif termasuk bakteri penyebab TBC dan Streptomyces rimosus penghasil antibiotik terasiklin untuk berbagai bakteri. Pembuatan zat kimia misalnya aseton dan butanol oleh Clostridium acetobutylicum Penelitian rekayasa genetika dalam berbagai bidang.sebagai contoh dalam bidang kedokteran dihasilkan obat-obatan dan produk kimia bermanfaat yang disintesis oleh bakteri, misalnya enzim, vitamin dan hormon.

Peranan Bakteri
Merugikan o Penyebab penyakit pada manusia contohnya Mycobacterium tuberculosis

(penyebab penyakit TBC), Vibrio cholerae (penyebab kolera atau muntaber),


Clostridium tetani (penyebab penyakit tetanus) dan Mycobacterium leprae (penyebab penyakit lepra)

o Penyebab penyakit pada hewan contohnya Bacilluc antrachis (penyebab


penyakit antraks pada sapi) o Penyebab penyakit pada tanaman budidaya contohnya Pseudomonas

solanacearum (penyebab penyakit pada tanaman tomat, lombok, terung dan


tembakau) serta Agrobacterium tumafaciens (penyebab tumor pada tumbuhan)

Ganggang Biru (Cyanophyceae)


Ganggang hijau biru termasuk kedalam monera, karena struktur selnya sama dengan struktur sel bakteri, yaitu bersifat prokariotik. Ganggang hijau biru berukuran mikroskopis, keberadaanya tersebar luas dan banyak ditemukan di perairan tanah yang lembab, permukaan dinding tembok, pot, dan batu karang yang lembab.

Ciri dan Sifat


Tumbuhan bersel satu, berbentuk benang (filamen) dan hidup berkoloni Memiliki klorofil, karotenoid serta pigmen fikobilin yang terdiri dari fikosianin dan fikoeritin (sering disebut ganggang hijau biru) Dinding sel mengandung peptida, hemiselulosa dan selulosa, kadangkadang berlendir Inti sel tidak memiliki membran (prokarion) Pada umumnya tidak bergerak (gerakan merayap atau meluncur pada alas yang basah) Tidak mempunyai bulu cambuk (gerakan adanya kontraksi tubuh dan pembentukan lendir) Perkembangbiakan vegetatif (membelah)

Klasifikasi Chyanophyceae
Klasifikasi Kelas Chyanophyceae dibagi menjadi 3 ordo, yaitu: Croococcales Chamaesiphonales Hormogonales

Ordo Croococcales
Ciri ciri : Berbentuk tunggal tanpa spora Memiliki warna biru kehijauan Membentuk selaput lendir pada cadas atau tembok Terbagi dalam famili Chroococcaceae, Contoh : Chroococcus turgidius, Gleocaspa sanguinea,

Ordo Chamaesiphonales
Ciri ciri : Bersel tunggal atau koloni berbentuk benang dan mempunyai spora Apabila lingkungan tidak sesuai maka membentuk sel-sel awetan dengan menambah zat makanan cadangan serta mempertebal dinding sel Terdapat famili : Chamaesiphonaceae, Contoh : Chamaesiphon confervicolus

Ordo Hormogonales
Ciri ciri : Sel merupakan koloni yang berbentuk benang (filamen) Mempunyai percabangan semu dan jarang mempunyai percabangan sejati Benang-benang selalau dapat hormogonium Terbagi dalam tiga famili, yaitu : Oscillatoriaceae, Rivulariaceae, Nostacaceae, Contoh : Oscillatoria limosa, Rivularia bullata, Nostoc commune,

Perkembangbiakan Chyanophyceae
Pembelahan sel Melalui cara ini sel dapat langsung terpisah atau tetap bergabung membentuk koloni Misal: Gloeocapsa. Fragmentasi memutuskan bagian tubuh tumbuhan yang kemudian membentuk individu baru. Pada filamen yang panjang, bila salah satu selnya mati, maka sel mati itu membagi filamen menjadi dua bagian atau lebih. Masing-masing bagian disebut Hormogonium. Fragmentasi terutama pada ganggang Oscillatoria.

Perkembangbiakan Chyanophyceae
Spora Pada keadaan yang kurang menguntungkan akan terbentuk spora yang sebenarnya merupakan sel vegetatif. Spora membesar dan tebal karena penimbunan zat makanan. Contoh: Chamaesiphon comfervicolus.

Peranan/Manfaat Chyanophyceae
Sebagai vegetasi perintis karena ganggang tersebut mampu/dapat mengawali kehidupan sebelum organisme lainnya dapat hidup di suatu tempat. Sejumlah ganggang hijau biru berfilamen (bentuk benang) dapat mengikat nitrogen (N2) bebas dari atmosfer dan diubah menjadi amoniak (NH3). Jenis ganggang yang bermanfaat antara lain : o Nostoc : Perendaman sawah selama musim hujan mengakibatkan Nostoc tumbuh subur dan memfiksasi N2 dan udara sehingga dapat membantu penyediaan nitrogen yang digunakan untuk pertumbuhan padi. o Anabaena azollae : Hidup bersimbiosis dengan Azolla pinata (paku air). Paku air mendapat keuntungan berupa amonia hasil fiksasi nitrogen oleh Anabaena azollae. o Spirullina : Ganggang ini mengandung kadar protein yang tinggi, sehingga dijadikan sumber makanan.

KELOMPOK 1
ETRY ISMIRIANTY IRVAN ANWAR MUH. ZULFIKAR TAHIR NENI TRI WAHYUNI RIFA ATUL MAHMUDAH WAODE DISMA TIARA ZARMIANTI Wd. NUR DEWI YUYUN MANAN (F1F1 11006) (F1F1 11008) (F1F1 11014) (F1F1 11016) (F1F1 11022) (F1F1 11024) (F1F1 11026) (F1F1 11028)

Nama yang bertanya :


Rahmat Sutrisna : Bagaimana bentuk-bentuk bakteri ? serta berikan contohnya ! Salim : Bagaimana perkembangbiakan bakteri, apa yang merangsang sel di dalamnya sehingga dapat terjadi pembelahan biner ? Azan Cahyadi : Mengapa bakteri digolongkan kedalam plantae ?

Anda mungkin juga menyukai